Ratu Adil semakin dekat

Eyang Sabdapalon-Eyang Noyogenggong,

Satria Piningit, Ratu Adil

Prakata

Saya salut terhadap segenap upaya generasi bangsa saat ini yang peduli dengan nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal (local wisdom) yang pada zaman dahulu pernah mengantarkan bumi Nusantara meraih kejayaannya. Tampak geliat semangat ada pada para generasi muda bangsa yang gigih menelusuri jejak sejarah kebesaran para leluhur bumi putra bangsa besar ini. Bagaimana kita dapat menghargai bumi Nusantara jika kita buta dan tidak mau peduli apa yang terjadi di zaman dulu, apa dan bagaimana saja perjuangan para leluhur besar di masa silam.

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa rekam jejak sejarah bangsa Indonesia mengalami berbagai upaya pemalsuan sejarah. Dengan tujuan dan alasan tertentu, yang positif maupun negatif. Misalnya untuk menyamarkan agar tidak terjadi pengrusakan dan pemusnahan. Namun tampaknya banyak pula upaya pemalsuan sejarah dengan tujuan untuk menghapus akar sejarah dan jati diri suatu bangsa. Jika jati diri suatu bangsa menjadi lemah dan tidak jelas, tentu bangsa itu pun akan menjadi bangsa yang lemah dan terombang-ambing dalam dinamika dunia. Menjadi bangsa primitif, tidak mempunyai prinsip tegas dan jelas, serta menjadi bangsa miskin. Bangsa yang kehilangan arah dan tujuan, karena selalu minder tak ada sesuatu nilai orisinil bisa dibanggakan. Nasionalisme pun akan menjadi lemah kemudian benar-benar runtuh.

Bagaimana ‘jiwa dan raga’ bangsa ini akan sehat sentosa, sementara konstruksinya terdiri dari ‘daging dan darah’ yang kotor, busuk, bau dan banyak penyakit. Berkali-kali saya pribadi melihat suatu kebenaran sejarah yang membuktikan keagungan penduduk asli Nusantara dalam spiritualitas, seni, budaya, politik dan ekonomi, tetapi sengaja maupun tidak justru ditutup-tutupi dengan ‘cadar’ agama, bahkan dengan dengan kekerasan fisik, ancaman-ancaman dogmatis, dengan tindakan-tindakan anarkhis, dengan kekuatan dan kekuasaan yang legal maupun ilegal. Banyak pula yang berani mengklaim diri sebagai pahlawan yang mengaku paling suci dan dijamin menjadi ahli syurga, dan mengaku pembawa ‘obor’ kehidupan dilengkapi dengan bom penghancur ‘dunia kegelapan’, serta mengaku sebagai pembawa ‘tongkat’ penegak kebenaran. Di mata masyarakat, tindakannya hanya mengesankan sebagai wujud tindakan jahiliah/bodoh dengan disertai wajahnya yang menyiratkan nafsu angkara murka.

Ironis sekali. Jika tradisi dan budaya luhur moyangnya sendiri dianggap sebagai sumber kesesatan, musyrik, syirik. Untuk itu budaya adiluhung sendiri harus dihina-hina dan dihancurleburkan agar tidak mengganggu sepak terjang para pengaku ‘utusan’ Tuhan. Sebagian penduduk lokal justru lebih menghargai nilai-nilai tradisi, budaya, dogma, yang diimpor dari leluhur bangsa lain. Lebih suka ngemut kerikil dari pada ngemut gula Jawa.

Meskipun demikian berbagai tindakan intimidasi dan provokasi tidak pernah membuat orang menjadi bergidik untuk kembali menelaah nilai-nilai kearifan lokal atau nilai luhur budaya Jawa, Tradisi leluhur kita sendiri yang terbukti pernah membawa pada era kejayaannya.

Sudah menjadi rumus-rumus yang tercantum di dalam hukum alam, (baca : kehendak Tuhan), bahwa kebenaran tak pernah bisa dikalah oleh kejahiliahan. Sekalipun kebenaran itu datang terlambat. Jika sudah tiba saatnya Tuhan berkehendak, maka tampaklah yang benar itu benar dan yang salah itu salah. Hanya saja, tugas manusia harus eling dan waspada, sebab datangnya kebathilan, kebodohan, kejahatan, kedengkian, kemunafikan kadang lahir justru dari pemikiran-pemikiran fanatik, tekstual dogmatis, kedangkalan fikir, bahkan unsur manipulasi dalam memahami berbagai macam kitab suci apapun namanya. Jika penelaahannya mengesampingkan anugerah Tuhan paling besar yakni akal sehat, jiwa yang bening, hati yang bersih, –atau malah memanipulasinya untuk kepentingan kelompok, golongan dan melegitimasi suatu tindakan brutal dan anarkhis–, niscaya agama dengan dogma-dogmanya menjadi senjata canggih penghancur rumus-rumus Tuhan dan tatanan keselarasan dan sistem keseimbangan di planet bumi ini. Orang jaman sekarang tampak kesulitan membaca tanda-tanda kebesaran (bahasa) Tuhan. Orang tidak menyadari bahwa kebenaran bisa datang dari mana saja asal muasal sumbernya. Tidak selalu melalui dogma agama dan kitab suci, tetapi langsung dari Tuhan melalui bahasa alam yang tersirat dalam gerak-gerik seluruh mahluk penghuninya. Sayangnya, sebagian orang lebih sering menafikkan atau mengingkarinya secara sinis dan membabi buta. Mudah-mudahan seluruh pembaca yang budiman tidak termasuk tipikal manusia tersebut. Agar tidak bodoh dan hidup sesat, maka dalam khasanah spiritual Jawa dianjurkan kepada setiap orang untuk arif dan bijaksana dalam membaca tanda dan gejala alam, sehingga manusia bisa memahami maksud dan kehendak Tuhan, (Jawa:nggayuh kawicaksananing Gusti).

Wirayat Gaib

Menyibak misteri siapa sejatinya sang tokoh kembar bersaudara Sabdopalon dan Noyogenggong. Banyak analisa dan penafsiran yg mendekati pemaknaan yg masuk akal dan dapat menjelaskan secara rinci kronologi dan eksistensi Sabdapalon-Noyogenggong. Prediksi-prediksi atau ramalan yang ditulis sejak zaman dahulu seperti dalam serat Kalatida R Ronggowarsito, Jongko Joyoboyo ing Kadhiri,  KPH Cakraningrat, ISKS PB III,IV (serat Centini) dan PB VI berupa sanepan/cangkriman/ tebakan yg sulit ditafsirkan secara harfiah/wadag semata melainkan hrs melalui olah batin yang mendalam. Kecuali KPH Cakraningrat ada juga yg lebih lugas ditafsirkan yakni dalam serat Wedhatama karya Gusti Mangkunegoro IV dan Babad Centini sejak PB III s/d PB V, lebih eksplisit anda dapat meraba-raba siapa sebenarnya Sabdapalon & Noyogenggong.

Beliau Sabdapalon dan Noyogenggong bukanlah Satrio Piningit (SP)seperti disebut sebagian orang. Beliau berdua entitasnya sudah ada sejak 2500 tahun lebih, tentu saja sebelum dialektika misteri SP muncul dalam satra-sastra kuna. Beliau adalah sosok pamomong, pembimbing para Raja besar Nusantara, perannya sebagai penasehat, pelindung sekaligus guru spiritual para Raja-raja besar di Nusantara. Beliau bukan pemimpin atau raja tetapi sosok yang selalu mengasuh (Jawa:momong) kepada setiap raja-raja besar di bumi nusantara. SP konotasinya adalah kesatria yang berperan sebagai pahlawan atau pemimpin spiritual dan negarawan namun statusnya sebagai ksatria sulit disangka diduga. Sebelum beliau memimpin bangsa figurnya sulit terekspose oleh masyarakat umum, kecuali orang yang memiliki mata batin tinggi. SP tidak lain adalah Ratu Adil (RA). SP atau Ratu Adil adalah kesatria yang amat tersamar jati dirinya, maka disebut juga Satrio Piningit. Beliau TIDAK AKAN PERNAH MENGAKU (mengklaim) kepada khalayak apalagi mengekpose dirinya di depan publik sebagai Satrio Piningit atau Ratu Adil. Tetapi orang lain lah yang akan menjulukinya, karena seluruh karakter pribadi dan perjuangannya sesuai dengan misi sang Kalipatullah Paneteb Panatagama, Satria Pinandhita Sinisihan Wahyu, Ratu Adil Herucakra, yang tanda-tandanya telah diungkapkan lebih dahulu dalam prediksi-prediksi kuno. Ratu Adil akan menjadi asuhan penasehat/pembimbing/dahyang para raja-raja besar dan pengasuh seluruh manusia Jawa yakni Sabdopalon dan Noyogenggong. Jadi konsep Sabdopalon-Noyogenggong, dengan Satrio Piningit atau Ratu Adil konsepnya berbeda, berdiri sendiri tetapi memiliki untaian atau rangkaian peranan yang sangat erat. Kehadiran mereka dikiaskan sebagai kepanjangan tangan Tuhan (kalifatullah), pemimpin (imam mahdi/messiah/ herucakra) yang bersifat universal meliputi seluruh agama, bangsa, suku, ras, golongan dalam upaya penyelamatan bumi khususnya bumi nusantara.

Saya tidak akan membahas panjang lebar tentang konsep Sabdapalon-Noyogenggong. Tetapi akan mengupas makna dalam kiasan sastra kuno, tentang misteri SP atau RA dan kaitannya dengan Sabdapalon-Noyogenggong serta tanda-tanda zaman akan kehadirannya. Puji syukur kepada Tuhan YME, setelah melalui ‘laku’ spiritual yang sangat lama, Sabdalangit telah memperoleh sedikit sekali gambaran dan jawaban atas misteri besar tersebut.

Ratu Adil Berbeda figur dan person maupun konsep dibanding Sabdopalon-Noyogenggong. Ratu Adil juga memiliki konsep sendiri yang jelas. Ratu adalah sosok atau tokoh jenis kelamin perempuan yang menjadi ‘raja’ atau pemimpin, atau negarawan. Menjadi ‘ratu’ atas bangsa ini, dengan dasar sikap adil paramarta, hambeg lakutama, bèrbudhi bawaleksana, dikenal sebagai senjata trisula wedha) dan ‘pedang katresnan‘ sangat tajam berupa niat suci, dengan lautan kasih sayang. Bernaung di bawah payung kuning (kebenaran). Ratu adil berasal dari gunung srandil artinya puncak keprihatinan, topo broto, topo ngrame, loro wirang.

Berada di dalam kandungan/rahim ibu selama lebih dari telung podho (3 bait, maksudnya sewindu atau 8 tahun) untuk menggenapi tapa brata-nya. Jiwanya telah digembleng oleh para leluhur besar bumi nusantara. Ratu adil dari “tanah arab” (kebetulan KTP Islam) yang menegakkan ‘gama budi’.  Gama-budi bukan berarti secara harfiah adalah agama Budha, tetapi menjunjung tinggi budi pekerti luhur. (lihat; Betal Jemur Quraisin Adammakna/kitab Betal Jemur jilid 7). Kelak bumi nusantara akan adil, subur, makmur, menjadi ‘kiblat’ mercusuar dunia. Pada saatnya nanti masing-masing suku bangsa akan menghidupkan kembali nilai kearifan lokal (local wisdom) dan membuat hidup lagi budaya warisan leluhur bumi Nusantara yang pernah mengalami masa jayanya di masa silam. Perbedaan suku, ras, agama justru menjadi bahan untuk membakar semangat Bhineka Tunggal Ika, bersama-bersatu di atas ragam perbedaan, bermuara pada keutuhan dan kesatuan bangsa, di Bumi Nusantara.

Ciri-ciri Ratu Adil

  1. Ratu Adil: ratu memiliki makna seorang perempuan pemimpin nan cantik luar dalam, adil dan bijaksana sebagai pemimpin bumi nusantara menggapai kemakmuran, kesejahteraan,  ketenteraman dan kebahagiaan.
  2. Seorang yang memakai Nama Tua ; bukan berarti sebutan spt embah, ki, kyai, dst, melainkan nama tua yang sesungguhnya spt misalnya ‘Sekar Kedaton …..’
  3. Senjata Ratu Adil; Pedang sirulah/sir sejati atau (pedhang katresnan) rahsa sejati, senjata ratu adil antara lain berupa ‘pedang sangat tajam’ berupa niat suci dan lautan kasih sayang kepada sesama tanpa membedakan apa agamanya, suku bangsanya, ras dan golongannya.
  4. Di bawah payung kuning; payung kuning adalah lambang kemuliaan dan keluhuran budi pekerti. Juga bermakna keberanian yang berpijak pada suatu kebenaran universal.
  5. Lumuh bandha; walaupun Ratu Adil kelak merupakan sosok yang sukses ekonominya dan makmur, sejahtera, tetapi hidupnya tidak gila harta, justru dengan kekayaannya akan didermakan kepada orang-orang yang sangat membutuhkan, sebab Ratu Adil gemar membantu orang-orang yang menderita, kesusahan dan kesulitan.
  6. Kalipatullah panetep panatagama; lahir di bumi nusantara untuk mengemban amanat Roh Jagad Agung (Hyang Jagadnata), sebagai pemimpin yang memberikan banyak pelajaran tentang makna hidup yang sejati. Untuk diimplementasikan di bumi (Nusantara. agar supaya manusia mampu memahami makna sejatinya dari agama. Pemahaman agama yang mendalam akan menumbuhkan rasa saling menghargai, bahu membahu, serta membantu seluruh umat beragama agar dapat memahami apa hakikat sesungguhnya agama itu sendiri, sehingga tidak ada lagi konflik antar agama, primordialisme, rasisme, sikap hipokrit. Minimal di bumi nusantara.
  7. Bayi calon Ratu adil dilahirkan oleh seorang ibu yg rambutnya sudah keluar uban, didampini dua bayi laki-laki yg  wajahnya tampan rupawan  sebagai saudara kembarnya. Bayi calon ratu adil lahir dari rahim ibu sekaligus kembar tiga (triplet), satu perempuan di tengah yang dua laki-laki sebagai kakak dan adik kembarnya. Kakak kandung Ratu Adil, sejak masih di dalam rahim ibu sudah terdapat tanda-tanda memiliki talenta luarbiasa dalam bidang medis, sedangkan adik kandung ratu adil, sejak masih di dalam rahim ibunya pula telah memiliki keajaiban super jenius yg kemampuan otaknya tidak bisa diukur. Kelak, sejak lahir ketiganya menjadi aset bangsa Indonesia yang akan mampu membawa kemakmuran dan keadilan seluruh rakyat.
  8. Ketiga bayi tersebut, sejak lahir (bahkan sejak dlm kandungan ibu) sudah bisa berkomunikasi dgn ibu dan bapaknya. Sebagai persiapannya menjadi aset besar bangsa dan calon penyelamat bumi nusantara, ketiganya digembleng sejak masih di dalam rahim ibunya tentang berbagai ilmu pengetahuan dan ilmu ‘linuwih’. Karenanya Ratu Adil sejak lahir sudah membawa talenta dan kemampuan luar biasa dalam hal ilmu agama, kesaktian, joyokawijayan, olah kanuragan (beladiri), kawaskitan lahir batin yg sangat tinggi, arif bijaksana, luhur budi pekertinya (sebagai warisan dari ibunya). Ratu adil memiliki keahlian dlm bidang tatanegara, politik, hingga kesenian misalnya beksa atau menari, seni tembang jawa, dan pandai pula dalam tataboga.

Sejak masih di dalam kandungan rahim ibu, badan halus dan sukmanya, sudah digembleng oleh para leluhur Ratugung Binatara, eyang-eyangnya sendiri dari kalangan priyayi dan bangsawan (garis keturunan dari sang ibu) yang dahulu menjadi Natapraja Ratu Gung Binatara. Dengan materi pelajaran meliputi ilmu kesaktian, kedigjayaan, tatanegara, hukum, politik, ekonomi, kesenian (menari dan tembang), memasak. Materi pelajarannya termasuk di antaranya serat Wulang Reh, Wulang Sunu, sejarah, berbagai macam suluk, kitab Wedhatama, Babad Centini, Pangreh Praja dan masih sekian banyak lagi kitab-kitab Jawa masa lampau. Keluhuran budi pekerti Ratu Adil diperoleh dari ibunya yang telah banyak sekali mengajarkan tentang keluhuran budi pekerti dan kebersihan hati sejak masih di dalam kandungan. Calon Ratu Adil juga mendapat bimbingan oleh para leluhur garis keturunan dari bapaknya yang dari kalangan rakyat biasa sekaligus  keturunan kyai, meliputi kesaktian, sipat kandel, diajarkan pula hakikat dari semua agama yang ada di bumi Nusantara. Sukma calon Ratu Adil, atas kehendak Tuhan YME, sudah dipersiapkan dan direstui oleh para leluhur besar bumi nusantara, termasuk para raja dan seluruh ratu/raja dari jagad gaib, di antaranya Kanjeng Ratu Kidul, Betara Kala, serta seluruh pembesar dari jagad maya di seluruh bumi nusantara memberikan doa dan memberikan restu kepada Calon Ratu Adil untuk kelak menyelamatkan dan memimpin bangsa ini menuju masa kejayaannya kembali.

PREDIKSI; mata batin RAHSA SEJATI

Untuk meminimalisir terjadinya berbagai kontroversi dan kesimpangsiuran, sejenak Saya mengulas tentang sejatinya Kanjeng Ratu Kidul. Beliau entitasnya sebagaimana manusia adalah tetap sebagai makhluk ciptaan Tuhan. Beliau sangat religius, arif bijaksana, juga menyembah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Beliau bukan jin, bukan siluman, bukan sebangsa setan. Kanjeng Ratu Kidul adalah titisan dari bidadari yang diizinkan Tuhan menjadi ratu jagad maya pesisir selatan. Tuhan menciptakan entitas Ratu Kidul supaya menjadi bandul keseimbangan antara alam gaib dan alam nyata. Semestinya antara manusia dengan makhluk gaib, membangun sinergisme; dengan saling “silaturahmi”, menghargai, memiliki hubungan simbiosis mutual, serasi dan harmoni dalam bahu membahu menjaga alam semesta dari kerusakan. Manusia dengan makhluk gaib pada arasnya dapat saling melengkapi, saling mengisi kelemahan masing-masing. Tetapi manusia sering takabur, merasa sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna sehingga lebih suka menyia-nyiakan, menghina, aniaya, dan merendahkan, terhadap makhluk gaib (yang juga ciptaan Tuhan) secara pukul rata. Padahal kesempurnaan manusia hanya tergantung akalnya saja. Bila akal digunakan untuk mendukung kejahatan bukankah manusia tidak lebih mulia daripada binatang yang paling hina sekalipun.

Tidak seluruh makhluk gaib itu berkarakter jahat, seperti halnya manusia ada yang berkarakter jahat, suka mengganggu, tetapi ada yang berkarakter baik pula. Tetapi makhluk gaib terlanjur sering menjadi kambing hitam, oleh  manusia-manusia “jahat” agar dapat berkilah bahwa mereka melakukan kejahatan karena ulah “si setan”. Bukankah, manusia akan menjadi lebih bijaksana jika mengatakan bahwa manusia melakukan kejahatan karena menuruti hawa nafsunya (NAR/api/ke-aku-an) sendiri yang menjelma menjadi ’setan’. Pembaca yang budiman dapat saksikan sendiri, bilamana bulan suci tiba, setan-setan dibelenggu, tapi kenapa pada bulan puasa tetap saja banyak kasus korupsi, pembunuhan, maling, rampok, penggendam, penipuan, bahkan pernah saya melihat ada orang kesurupan, pernah pula melihat ‘penampakan’!? Mungkin manusia salah mengartikan, setan yang dibelenggu tidak lain adalah nafsu negatif kita sendiri. Dan yang membelenggu hawa nafsu negatif (NAR) tidak lain menjadi tugas kita sendiri, dengan borgol berujud jiwa yang suci (NUR) atau an nafsul mutmainah, dengan artikulasi akal dan budi pekerti yang luhur.

Berbeda dengan konsep Kanjeng Ratu Kidul, adalah Betara Kala disebut-sebut raja makhluk gaib dari ‘dunia kegelapan’. Sebutan itu muncul karena Betara Kala mencari korbannya yakni manusia. Tetapi seyogyanya jangan terburu-buru pada kesimpulan bahwa Betara Kala merupakan makhluk jahat dari dunia gaib yang ‘hitam’. Karakter ‘jahat’nya, karena Betara Kala hanya menjalankan titah atau kodrat Tuhan, sebagai eksekutor/algojo bagi orang-orang  yang melawan kodrat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan termasuk eksekutor bagi orang yang melanggar paugeran dan wewaler. Peranan Betara Kala sama halnya dengan Kanjeng Ratu Kidul sebagai penyeimbang antara jagad kecil dan jagad besar. Membangun sinergisme antara dunia manusia dengan dunia makhluk gaib. Jika manusia mempercayai peran-peran tersebut, manfaatnya dalam kehidupan kita sehari-hari justru membangun sikap religius, kita menjadi lebih hati-hati dalam menjalankan roda kehidupan yang penuh “ranjau”. Manusia selalu menjaga diri dengan sikap eling lan waspada. Semakin banyak orang lupa diri; tidak eling waspada, suka melanggar wewaler,  maka cepat atau lambat Tuhan pasti memberikan azab, baik dalam bentuk bencana kemanusiaan maupun bencana alam di bumi nusantara.

Sekalipun saat ini semakin banyak orang-orang yang tampak sangat religius, mengaku sebagai pahlawan agama, jago ceramah, namun banyak pula di antara mereka yang sesungguhnya amat dangkal pengetahuannya, ilmunya sebatas “kulit”. Golongan ini tak menyadari jika sedang kekenyangan makan ‘kulit’(syari’at) saja. Selanjutnya muncul gejala semakin gencar manusia tampil sebagai pembela agama baik dengan menghalalkan cara-cara kekerasan maupun pedagog verbal. Semakin banyak jumlah orang-orang yang seolah-olah soleh-solehah, giat pergi ke tempat ibadah, tetapi semakin banyak pula mereka terbukti melakukan perbuatan keji, korupsi, selingkuh, merampok hak orang lain, memperkosa, mencuri, menipu, mencelakai orang, pagar makan tanaman. Tentusaja mereka melakukannya dengan kesadaran sambil mencari-cari dalil yang mengada-ada sebagai alasan pembenar. Kesalahan kecil dibesar-besarkan, namun jelas-jelas kejahatan besar tidak dihiraukan.

PERTANDA KEDATANGAN CALON SATRIA PININGIT

Jangkajayabaya; Sabda Gaib

Babon asli kagunganipun Dalem Bandara Pangeran Harya Suryanegara ing Ngayugyakarta

Sinom

Wirayat kanthi dahuru, lalakone jaman wuri, kang badhe Jumeneng Nata, amengku bawana jawi, kusuma trahing Narendra, kang sinung panggalih suci.

(Tanda-tanda dengan diawali munculnya huru-hara, kejadian zaman nanti, yang akan menjadi Pemimpin di tanah Jawa (Nusantara), seorang keturunan raja, yang memiliki hati suci.

Ing mangke karseng Hyang Agung, taksih sinengker marmaning, akeh ingkang katambuhan, mung kang para ulah batin, sinung weruh dening pangeran, iku kang saged mastani.

(Di saat nanti, sudah menjadi kehendak Tuhan Maha Agung, tetapi sekarang masih di dalam tabir rahasia Tuhan, banyak orang tidak mengetahui, hanya orang yang mau mengolah batinnya, diijinkan Tuhan mengetahui (sebelum terlaksana), itulah orang yang tiada diragukan lagi)

Dene wontene dahuru, sasampune hardi Mrapi, gung kobar saking dahara, sigar tengahira kadi lepen mili toya lahar, ngidul ngetan njog pasisir.

(Sedangkan munculnya huru-hara (ditandai) setelah Gunung Merapi berkobar hebat (meletus) oleh sebab adanya bencana (gempa bumi), (Merapi) terbelah tengahnya seperti sungai, mengalir di dalamnya air (hujan) membawa lahar dingin, arahnya ke tenggara, lahar dingin yang dibawa oleh air, hanyut hingga masuk ke laut selatan.

Keterangan: pertanda ini sudah terjadi pada tahun 2007 lalu.

Glacap Gunung yang bernama Gegerboyo Merapi (punggung buaya) kini tinggal kenangan

ini sebagai salah satu pertanda yang telah diprediksi ratusan tahun silam

gegerboyo

Myang amblese Glacapgunung, sarta ing Madura nagri, meh gathuk lan Surabaya, sabibaripun tumuli, wiwit dahuru lonlona, soyo lami soyo ndadi.

(Pertanda punggung G Merapi (populernya disebut punggung buaya atau geger boyo) amblas/longsor. Serta Surabaya dan Madura hampir bertemu daratan.

Keterangan: Geger boyo runtuh terjadi Mei-Juni tahun 2006 setelah terjadi gempa Jogja, disusul letusan Gunung Merapi yang dahsyat.

Pulau atau wilayah Surabaya-Madura hampir bertemu daratan, sudah terjadi karena jebolnya lumpur lapindo yang dibuang ke selat Madura. Penafsiran lainnya; jembatan yang menghubungkan kota Surabaya dengan Madura atau jembatan Suramadu hampir selesai.

Temah peperangan agung, rurusuh mratah sabumi mungsuhe datan karuwan, polahe jalma keha sami, kadi gabah den interan, montang-manting rebut urip. Papati atumpuk undhung,desa-desa morat marit, kutha-kutha karusakan,

kraton kalih manggih kinkin, ing Sala kaleban toya, Ngayugyakarta Sumingkir.

(Setelah itu terjadi konflik besar, kerusuhan merata di seluruh bumi, penyebabnya tidak jelas, tingkah manusia sama saja, bagaikan gabah ditampi, kocar-kacir berebut hidup. Kematian massal terjadi di mana-mana, desa carut-marut, kota-kota banyak terjadi kerusakan, dua kerajaan (Jogja dan Solo) terjadi musibah, di Solo kerajaannya “terendam banjir”*. Yogyakarta tersingkir**.

Keterangan; *konflik antar pewaris tahta antara Hangabehi dengan Tejowulan,

**sementara Keraton Jogja tersingkir karena tidak mendapatkan anak laki-laki sebagai Pangeran Putra Mahkota calon pewaris tahta.

Saat ini sudah terjadi.

Ratunya murca sing Kraton, ngilang kalingan cecendis, sanget kasangsayanira, wus karsaning Hyang Widi, gaib ingkang kelampahan, kinarya buwana balik.

(Ratu/rajanya meninggalkan keraton, kemasyhurannya kalah dengan gaung keonaran para penghianat, semua itu sudah menjadi kehendak Tuhan, gaib yang terjadi, membuat keadaan zaman serba terbalik.

Jangka Jayabaya ; Catursabda

Pethikan seratan tangan

Kangge sambetan jangka triwikrama

Pameca wontening jaman dahuru, tuwin rawuhipun ratu adil panetep panatagama kalipatullah.

Pamecanipun sang prabu Jayabaya ing kadhiri. Kulup ingsun mangsit marang sira, yen ing tembe tanah Jawa wis kesingget-singget saenggon-enggon, desa-desa wus sigar mrapat, pasar-pasar ilang kumarane, kali ilang kedhunge, kereta tanpa turangga, lan ana satriya teka kang putih kulite, saka kulon pinangkane, nuli ana agama tatakonan padha agama.

(Mencermati terjadinya zaman kesengsaraan, hingga kedatangan Ratu Adil panetep panatagama, utusan Tuhan. Kewaskitaan Sang Prabu Jayabaya ing Kadhiri. Anak-anakku, ingsun berpesan (secara gaib) kepadamu, bilamana kelak tanah Jawa (nusantara)telah terpilah-pilah, pasar (tradisional) kehilangan gaungnya, sungai-sungai semakin surut airnya, kereta tanpa kuda, segera datanglah kesatria berkulit putih, dari barat asalnya, sejak itu terjadi perselisihan antar agama)

Apamaneh dhayoh mbagegake kang duwe omah, ana kebo nusu gudhel, endah-endah cacahing gendhing sekar kaendran, sanalika iku wong Jawa akeh kang tesmak bathok, sanajan mlorok ora ndelok, andheng-andheng dingklik,

lah ing kono kulup, ora suwe bakal katon alat-alate kang minangka dadi cacaloning Sang Ratu Adil panetep panata agama kalipatulah utusan kang ngemban dhawuhing Gusti, paribasane sumur marani timba, guru luru murid, prajurit ngunus pedang katresnan,

(apalagi (pertanda) tamu mempersilahkan tuan rumah, orang tua berguru pada yang muda, muncul beragamnya nyanyian dan musik yang populer, seketika itu pula banyak orang Jawa yang berkacamata tempurung (walaupun melotot, tetap tidak bisa melihat), tahi lalat di wajah (yang nyata ada pada diri sendiri tidak dapat diketahuinya), nah di situlah anakku, tidak lama lagi akan mulai tampak tanda-tandanya siapa yang akan menjadi calon Ratu Adil, utusan yang mengemban perintah Tuhan, diumpamakan sumur mendatangi timba, guru berburu murid, prajurit menghunus pedang kasih sayang)

nanging akeh wong-wong kang padha mangkelake atine, nyumpelake kupinge, ngeremake matane.

(tetapi banyak orang-orang yang membuat kesal hati, mentulikan telinganya, dan menutup mata (tidak peduli).

Nanging sapiro anane wong kang melek, padha ngrungu lan padha anggarubyung tut wuri lakune cacala mau mesthi slamet.

(tetapi seberapapun adanya orang yang peduli, mau mendengar, dan mengikuti jejak langkah Ratu Adil, maka mereka pasti selamat hidupnya)

…….awit sadurunge ratu adil rawuh, ing tanah Jawa ana setan mindha manungsa rewa-rewa anggawa agama, dhudhukuh ing glasah wangi, dadine manungsa banjur padha salin tatane, satemah ana ilang papadhange, awit padha ninggal sarengate, dadi kapiran wiwit timur mula.

(….sebab sebelum RA datang, di tanah Jawa (nusantara) muncul “setan” berlagak manusia “berbulu” lebat mengaku pembela agama, menetap di “glasah wangi” menjadikan manusia berganti tatanan, menyebabkan datangnya kegelapan, karena orang-orang meninggalkan tradisinya, lalai sejak masih muda)

Mulane wekas ingsun marang sira, sira kang ngati-ati, krana  gusti sang ratu adil, lagi tapa mungsang ana sapucuking gunung sarandhil,

(Maka pesanku pada kalian, kalian harus berhati-hati, karena gusti sang Ratu Adil baru melakukan penempaan diri dalam ‘pertapaan’nya)

mung gagamane bae golekana kongsi katemu, awit ing tembe bakal ana jumeneng ratu kang padha baguse, padha pangagemane lan iya padha paraupane, lah ing kono para wong-wong padha pakewuh pamulihane, satemah padha bingung,

(..hanya saja, carilah “senjata”nya (RA) sampai ketemu (budi pekerti luhur), sebab kelak bakal ada berdiri ratu yang sama cakapnya, sama pakaiannya dan juga sama wajahnya, nah di situlah orang-orang akan merasa malu sendiri, sebagian yang lain kebingungan (ket: karena orang yang sangka calon SP ternyata bukan).

Keterangan; Cermatilah ciri-ciri Ratu Adil sejati, karena ada yang seolah dianggap sebagai Ratu Adil, padahal ia palsu. Maka banyak orang yang menyangka, lantas menjadi malu dan bingung telah salah sangka.

…nanging luwih beja wong kang wis mangerti kang dadi pangerane, mulane sira kulup, dipoma aja nganti lali marang tetengering sang ratu Adil panetep panata gama.

(…tetapi lebih beruntung orang yang sudah mengerti siapa yang menjadi pemimpin dan panutannya, makanya kalian semua jangan sampai lupa akan ciri-khas atau tanda khusus siapa sang Ratu Adil panetep panata gama).

Dene sira wis ketemu aja nganti sira katilapan, tutu buriya ing satindake lan embunan tumetesing banyu janjam, mesthi slameta langgeng ing salawas-lawas…mung iki piweling ingsun marang sira kulup, poma den estokna.

(jika kalian sudah bertemu (calon SP), jangan sampai kalian terlena, ikutilah jejak langkahnya, pasti selamat, abadi selamanya…hanya ini pesan ku kepada kalian semua, maka patuhilah)

Jangka Jayabaya, pethikan serat tangan

Bilih sampun wonten tandha-tandha ingkang sampun celak rawuhipun calon Ratu Adil;

(Tanda-tanda kehadiran Ratu Adil sudah dekat:

Padha kaping 1

Besuk ing jaman akhir, sawise jaman hadi, ratu Adil Imam mahdi saka tanah Arab meh rawuh, tengarane tatanduran suda pametune, para pandhita kurang sabare, ratu kurang adile, wong wadon ilang wirange, akeh wong padu lan padha goroh, akeh wong cilik dadi priyayi, wong ngelmu kurang lakune lan nganeh-anehi.

(Kelak, pada saat Ratu Adil “imam mahdi” (pemimpin umat manusia) “dari tanah arab” (semacam kiasan: orang asli Indonesia tetapi kebetulan beragama Islam) sudah hampir tiba waktunya, tanda-tandanya adalah; tanaman berkurang hasilnya, para pemuka agama kehilangan watak sabarnya, pemimpin kurang rasa keadilannya, perempuan kehilangan rasa malu, banyak orang bertengkar dan berbohong, banyak orang kecil menjadi priyayi, orang berilmu kurang pengamalannya dan tindak-tanduknya janggal/aneh.

Dene yen rawuhe ratu Adil wis cedhak banget, ana tengarane maneh:

Tanda-tanda jika datangnya Ratu Adil sudah dekat sekali;

1) yen sasi sura ana tundhan dhemit.

(bulan sura ini terjadi pada sekitar Januari-Februari 2007, sebagai bulan sura duraka, di tahun kalabendu; maka banyak musibah dan kecelakaan mengerikan baik di udara, darat, laut (kereta, pesawat, kapal laut, bus, kendaraan)

2) srengenge salah mangsa mletheke.

(awal 2007 matahari terbit setelah jam 06.00 wib; seharusnya terbit mulai jam 05.30 wib)

3) rembulan ireng rupane

(dibarengi dengan kejadian gerhana bulan berturut-turut selama tiga hari, di tiga lokasi wilayah nusantara).

4) banyu abang rupane.

(awal bulan februari 2007 hampir diseluruh  wilayah Indonesia terjadi banjir, airnya keruh berwarna coklat kemerahan, lamanya sekitar 3-5 hari)

Tengara iki telung dina lawase, yen wis ana tengara mangkono, kabeh wong bakal ditakoni, sing ora bisa mangsuli bakal dadi pakane dhemit, sebab ratu adil mau rawuhe anggawa bala jim, setan lan seluman pirang-pirang tanpa wilangan.

(tengara ini 3 hari lamanya, bila sudah terdapat tengara itu, mulai memasuki zaman di mana semua orang akan ditanyai, yang tidak bisa menjawab bakal menjadi makanan makhluk halus, sebab ratu Adil kedatangannya membawa berjuta malaikat, jin dan makhluk halus (siluman) banyak tak terhitung.

Keterangan; semua orang “ditanyai”; dalam arti disodorkan dua pilihan, ingin jalan yang baik dengan mengikuti langkah RA atau memilih jalan kegelapan dengan menentang RA. Yang tidak bisa menjawab, berarti termasuk orang-orang menentang kedatangan RA utusan Tuhan. RA dibimbing dan dituntun (jangkung dan jampangi) berjuta leluhur bumi nusantara (mayuta malekat), sedangkan orang-orang yang melawan RA akan mendapatkan celaka sebagai hukuman tuhan.

Padha kaping 2

Dene pitakone lan wangsulane mangkene;

(Pertanyaan dan jawabannya sebagai berikut)

asalmu saka ngendi = saking kodratulah,

yen bali apa sangumu = sahadat iman tokid makripat islam,

apa kowe weruh aranku = Gusti Ratu Adil Idayatullah,

apa agamamu = sabar darana,

apa kowe weruh bapakku = Gusti ratu adil Idayat Sengara,

apa kowe weruh ing ngendi panggonanku dilairake = Kalahirake Hyang Wuhud wonten sangandhaping cemara pethak.

Keterangan: ratu adil imam mahdi dari tanah arab maksudnya, pemimpin umat manusia di bumi nusantara yang bersifat universal, kebetulan sebagai pemeluk Islam. “berbaju” Islam tetapi memperoleh “makrifat” seluruh agama di bumi.

Dari mana asalmu ? Jawab; atas kehendak Gusti Hyang Jagadnata. Ratu adil lahir di bumi nusantara,  sudah menjadi kehendak Tuhan. Jika ‘pulang’ mempertanggungjawabkan tugas manusia sebagai utusan Tuhan, bekalnya adalah ikrar janji dan menepati janjinya, sebagai manusia yang menggapai makrifat. Kesaksian bahwa Ratu Adil membawa amanat bagi kebahagiaan seluruh rakyat melalui ilmu makrifat yang  universal melampaui semua agama, suku, ras, golongan.

Apa kamu tahu namaku? Jawab; gusti Ratu Adil pembawa petunjuk dari Tuhan.

Apa agamamu? Jawab; kesabaran yang seluas samudera.

Apa kamu tahu bapakku? Jawab; gusti Ratu Adil Idayah Sengara, orang selalu mengutamakan keadilan dan keluhuran budi pekerti, dan hidupnya berada selalu dalam ‘laku prihatin’.

Apa kamu tahu dimana aku dilahirkan? Jawab; Dilahirkan oleh Hyang Wuhud, di bawahnya pohon cemara putih.

Maknanya; dilahirkan oleh seorang ibu yang berbudi pekerti amat luhur, suci hatinya, bersih lahir batinnya, cerdas pikirannya. Lahir di bawah (pohon) cemara putih, artinya RA dilahirkan dari rahim seorang ibu yang rambutnya sudah mempunyai uban, atau seorang ibu (yang secara teori), sudah tak mungkin bisa melahirkan anak.

Jangka Jayabaya

Salebare Raja Kuning

Babon asli kagungan Dalem

Bandara Pangeran Harya Suryawijaya

ing Ngayugyakarta

padha kaping 16

Ana ratu kinuya-kuya, mungsuhe njaba njero, ibarate endhog ngapit sela, gampang pecahe, nanging rineksa Hyang Suksma, mungsuhe kaweleh-weleh,

(ada ratu yang teraniaya, musuhnya luar dalam, ibarat telur terhimpit batu, mudah pecah, tetapi selalu dijaga keselamatannya oleh Tuhan, sehingga musuhnya menanggung malu sendiri)

ratu mau banget teguhe kinuya-kuya ora rinasa, malah weh suka raharja, kaesa mbelani negara sigar semangka, ambeg utama tan duwe pamrih, mung netepi kasatriyane, tambal bandha mau, mung ngengeti kawukane,

(ratu tadi sangat tabah teraniaya tidak dirasakannya, sebaliknya memberikan kesejahteraan kepada yang menganiaya, demi membela negara secara adil seperti membelah semangka, budi pekertinya yang sungguh mulia tidak memiliki pamrih, hanya memenuhi tanggungjawabnya sebagai kesatria (kodratulah), bersedia mengeluarkan hartanya karena ingat sejatinya tugas dan tanggungjawab manusia lahir ke dunia (sangkan paraning dumadi).

ratu mau putrane mbok randha kasiyan, kawelas arsa wit timur mial, sinuyudan mring pra kawula,

(ratu tadi putranya ibu yang (lama) menjanda dan selalu prihatin dan teraniaya, namun penuh belas kasih sejak usia muda, sehingga sangat disayangi dan hormati oleh banyak orang)

ratu mau ijih sinengker Hyang Widhi, mapan samadyaning rananggana, sajroning babaya, minangka tapa bratane, kesampar kesandhung nora kawruhan, kajaba wong kang wis kabuka rasane, meruhi mas tulen lan kang palsu, ing kono katon banyu sinaring, wong becik ketitik ala ketara, wong palsu mecucu.

(ratu tadi masih disembunyikan oleh Tuhan, bertempat di dalam wahana rahasia Tuhan, di antara berbagai marabahaya, sebagai wujud tapa brata-nya, dianggap remeh dan tidak disangka oleh banyak orang, kecuali orang yang sudah terbuka rasanya, mampu mengetahui mana emas tulen dengan yang palsu, kebenaran ibarat air yang tersaring, orang baik akan tampak baiknya, orang jahat akan  terlihat jahatnya)

Begjane wong sing padha eling, cilakane kang padha lali. Sing sapa krasa lan rumangsa, bakal antuk kamulyan lan karaharjan.

(beruntung bagi orang yang selalu ingat, celaka bagi yang lupa diri. Barang siapa yang dapat mawas diri, tahu diri, bakal mendapatkan kemuliaan dan kebahagiaan)

pada kaping 17

nuli ana ratu kembaran atismak bathok,

(kemudian ada ratu yang lahir bersama-sama saudara kembarnya,(atismak bathok = senajan melorok ora ndelok artinya walaupun orang bertatapan atau bertemu langsung, tetapi tidak menyadari bahwa dialah sesungguhnya calon RA dan saudara-saudara kembarnya)

dhepe-dhepe marang wong pidak pedarakan,

(Menjadi anak yang berlindung kepada bapaknya dari kalangan rakyat biasa)

nagara dadi siji, pinilih endi kang asih

(negara bersatu dalam kesatuan, akan terseleksi siapa yang mencintai negara)

pada kaping 19

ahire Pangeran anitahake, ratu adil imam mahdi, iya putrane mbok randha kasiyan, kang kesampar kesandhung, durung kinawruhan, ijih sinengker Hyang Widhi.

(akhirnya Tuhan mengutus, ratu adil imam mahdi, yakni putranya “mbok randa kasiyan” yang terlunta, belum terungkap jati dirinya, masih dirahasiakan Tuhan)

Keterangan: akhirnya Tuhan mencipta dan mengutus ratu adil sebagai pemimpin yang membawa amanat untuk membenahi kerusakan dahsyat bumi nusantara akibat bencana kemanusian dan bencana alam,

Ia adalah putrinya seorang ibu yang hidupnya selalu dalam lara lapa (penderitaan batin) tetapi banyak dikasihi orang dan menjadi tempat berlindung orang-orang yang lemah dan menderita. Seorang ibu yang hidup lama menyendiri seperti ‘menjanda’ karena perjuangan hidupnya sebagai single parrent dan single fighter, dalam kurun waktu lama puluhan tahun, kemudian bertemu laki-laki yang menjadi jodoh sejatinya (garwa), juga calon ayah sang ratu adil. Tetapi di mana mereka sekarang tidak banyak diketahui orang keberadaanya, karena masih tengah ‘menyamar’, dan dalam ‘persembunyian’ di dalam perlindungan Tuhan.

Hanya orang-orang yang beruntung, juga orang-orang linuwih yang memiliki kawaskitan sangat tinggi yang dapat mengetahui sejatinya siapa ‘mbok rondo kasiyan’, bapaknya, dan calon ratu adil, dan di mana keberadaannya pada saat ini.

pada kaping 20

Ratu iku asikep mbelani bangsa tansah ana samadyaning ranggana, nanging setengah ijih dadi buburon, marga dicurigani dening jaba jero,

luwih-luwih para pidak pedarakan sebab yen iku katon bakal mbabarake sakehing lalakon kang oran bener,

temah ora bisa kakeeh utawa aji mumpung, Karsa Gusti Kang Akarya Jagad wus cedak titimangsane,

arep binabar kanggo mlerat sakehing piala kang rumangsuk samungsa Jawa.

Babare (lahirnya) ratu iki mawa gara-gara sindhung riwut karawati ngakaka,

kilat thatit liliweran bledeg ngampar-ampar, kasusul panjebluging gunung Tidhar,

sasideming gara-gara, ing jagad padhang sumilak, pangeran paring pangapura, kang pepulasan melecet pulase, katon sawantahe, kang emas katon emas, kang timah katon timah, satriyo katon satriyo, kere katon kere, kang ala ketara, kang becik ketitik, kang salah seleh, rawe-rawe rantas, malang-malang putung.

Ratu mau ambleg utama, lumuh bandha, dahare mung sajung, marga saking welas asih mring kawula.

Julukane imam mahdi iya Kalana jayeng palugon, akedhaton ing grjiwati, tengah-tengahing bumi Mataram,

saiki kasangsaya lagi tarakbrata anglindhung mring pra kawula, entenana den saranta kalayan madhep Hyang Suksma.

Dene rawuhe Ratu Adil iku saka lor kulon, mulih mring pakuwone, ing kono mulyaning Nungsa Jawa, harja Kreta tan ana sakara-kara.

Mohon maaf; Silahkan anda telaah sendiri!

Kapan lahirnya calon ratu adil dapat dipahami dari tanda-tanda kehadiran kembali Sabdapalon-Noyogenggong. Sebab tugas Sabdapalon-Nayagenggong kembali hadir di bumi nusantara adalah dalam rangka mendampingi dan momong sejak Ratu Adil lahir dari rahim ibunya. Jika dilihat  tanda-tandanya maka pada saat ini sudah dekat kelahiran sang ratu adil;

Jangka Jayabaya

Sabda Gaib

KPH Suryanegara ing Ngayugyakarta

SINOM

1. Sesotyaning tanah Jawa. Oncat embananeki, owahing kang tata cara, golongan patang prakawis, aluluh dadi siji angrasuk kasudranipun, nagara tanpa tata, mung ngluru kasil pribadi, tingalira tumuju salak rukma.

2. Kusuma taruna tama, mbeg suci ngupala wening, linawuran dening Gusti Sang Jagadnata wus mantun denya piningit, kinen anyapih sami, kang samya gung perang pupuh, lan nyirnaken durmala, mamalaning Nungsa Jawi, gya tumindak nglakoni pakoning Gusti Sang Jagadnata.

3. Ngrabaseng prang mung priyangga, prasasat tan ngadu jalmi prajurite mung sirolah (baca;sirullah), tutunggaleng langgeng eling, parandene kang san ara mangsah kabarubuh, duhaka tutumpesan, tan lami pan sirep sami, ginantyaning ing jaman kreta raharja.

4. Pan wus ilang malaningrat, sinalin tulusing becik, lire murah sandang tedha, durwiala, dursila enting, enak atine sami, wong Jawa sadayanipun, sawusnya tentram samya, neng gih Sang Satriya Suci, pan jinunjung wong ngakathah madeg nata.

5. Ambawani tanah Jawa, julukira Narpati, Kanjeng Sultan Herucakra, ugi kangjeng Ratu Adil, kawentar asmaneki, tekeng tanah Sabrang kemput, tuhu musthikeng jana, nyata kekasihing Widhi, mila tansah pinuji mring wong sajagad.

6. Duh sanggyaning sanakingwang, mangga sami den titeni, dora tanapi temenya, ujare wirayat gaib, mugi saget netesi, yeku pitulungan agung, nging kedah sawi srana, sranane tobat mring Widhi, tobatira mung suci manah raharja.

7. Wirayat gaib kang weca, yekti nora cidra pasti, rawuhaw Sri Herucakra, lamun para pamugari, kang ngasta pusaraning, Tanah Jawa sami emut, marang para kawula, nanging yen katungkul sami salah wengweng rerebatan mas salaka.

8. Yen mangkono pasti gila, Herucakra Ratu Adil, nora teka malah lunga, sarwi nabda nyupatani, dhuh Gusti mugi-mugi, maringi enget pukulan, mring pra manggaleng praja, suci jujur eka kapti, yen mangkono Ratu Adil enggal prapta.

Jangka Jayabaya ‘Sabdapalon’

Babon asli Kagungan Dalem

Bandara Pangeran Harya Suryanegara

ing Ngayugyakarta

Sinom

pada kaping 5

…….pratanda tembayan mami, Hardi Merapi yen wus njeblug mili lahar

(…pertanda kadatanganku, Gunung Merapi bila telah meletus keluar lahar)

pada kaping 6

ngidul ngetan purug ira, ngganda banger ingkang warih, manggih punika medal kula, wus nyebar gama budi, Merapi jangji mami, anggereng jagad satuhun Rarsanireng jawata, sadaya gilir gumanti, mboten kenging kalamunta kaewahan.

(ke tenggara arahnya, berbau busuk airnya, itulah tanda kedatanganku, sudah mulai menyebar ajaran budi pekerti luhur, Merapi adalah janjiku, bumi bergemuruh menjadi hukuman Tuhan, semua bergilir silih berganti, tidak dapat dipungkiri dan dirubah lagi)

Keterangan: Tahun 2007 merapi sudah meletus ke arah tenggara (selatan-timur) yakni ke arah kali Kuning, laharnya menimbun sungai terbawa air hujan menyusuri sungai tanggung (tidak besar tidak kecil), memisahkan tanah antara Kraton Yogya dan Solo, dan di pertengahan 2007 lahar dingin merapi telah sampai di pesisir selatan masuk kedalam lautan. Peristiwa ini baru terjadi sekali pada tahun 2007.

Kawah Gunung Merapi
Saat meletus dahsyat 7 Juni 2006 atau seminggu setelah gempa Jogja. Tampak kawah sudah jebol ke arah tenggara. Baru kali ini terjadi fenomena seperti itu. (+- 500 tahun setelah Sabdapalon Nayagenggong muksa)

merapi4

Ngidul Ngetan (Tenggara) purug ira

dadi kali Tanggung nami

merapi5

Jangka Jayabaya,

Pethikan Serat Tangan

Pangkur

1. Sekar pangkur ginupito, wonten resi saking ing ngatas angin, ngajawi njujug ing gunung, kondhang tanah Ngayugya, asung weca yen hardi Merapi njeblug, benjing pecah hardi sigal, dadi kali Tanggung nami

(Tembang pangkur berkumandang, ada lah resi turun dari atas angin, keluar menuju ke gunung, sehingga tersohor tanah Jogjakarta, memberi tanda bahwa gunung Merapi meletus, besok akan terbelah gunungnya, kemudian menjadi sungai Tanggung (baca; sungai sedang)namanya.

2. Ngayugyakarta kalawan Sala, dadya pisah datan atunggal siti, sinela kali Tanggung, ilining ponang tirta, langkung banter anjog ing seganten kidul, para dhemit gegeran, wadyane sang Ratu Dewi

3. Jeng Ratu Kidul punika, lan para dhemit darat amor lan jalmi, sarengan lindu ping pitu, obah bumi prakempa, gara-gara gonjang-ganjing agumuruh, gunung kendheng lorot gempal udan awu wah kerikil.

(nomer 2&3: Jogjakarta dan Solo, menjadi pisah daratan, dipisah oleh sungau Tanggung, mengalirnya air lebih kencang memasuki laut selatan, sehingga membuat para makhluk halus geger, yakni rakyatnya sang Ratu Dewi Kanjeng Ratu Kidul, dan para makhluk halus pergi ke daratan bercampur aduk dengan manusia, bersamaan dengan terjadinya gempa sehari tujuh kali, bumi berguncang, gogo-goro gonjang ganjing bergemuruh di mana-mana, gunung merapi longsor, hujan abu dan kerikil)

Keterangan: menunjuk peristiwa 13 Mei dan 27 Mei 2006 di Yogyakarta.

4. Caleret tahun ngregancang, kilat tathit kukuwung obar-abir, rakarta pindahipun, tan kenging yen dinuwa, apen sampun pepesthi nira Hyang Agung, yeku negri Surakarta, karatone benjing angadeg

5. Kacrita wonten bengawan, pan ing wara ketangga manggih mukti, suli wirayat wau, longsor pecahing harga, ingkang tirta amili awor lan lendhut, lan rawa pening Bahrawa, mubal geni keh jalma

(…(geger boyo/glacap gunung Merapi) longsor karena pecahnya gunung (Merapi), muncul air yang mengalir bercampur lumpur, dan Rawapening di Ambarawa berkobar api,

6. Sinareng ing tanah Jawa, nuli wonten penyakit andhatengi, lamon triwulan iku, satanah Jawa wrata, pra kawula sami giris manahipun, kataman bebenduning Hyang, nyarengi mangsa paceklik.

(bersamaan di tanah Jawa, muncul berbagai macam penyakit, dalam tiga bulan itu, tanah Jawa rata, orang-orang kecil sangat ketakutan, terkena hukuman Tuhan, bersamaan dengan musim paceklik)

7. Jumenengira Narendra, kalamrecu candrane srinarpati, kalasesatihipun, ngalamat praja rengka, nagri pindah akathah bot reipun, kawulane saya ndadra, ing prakarti kan tan yukti

8. Kawastanan jaman edan, kathah jaman nglampahi sungsang balik taman ing kalabendu, mukarda ngambra-ambra para ambleg sarjan kontit kasingkur, kasor hardaning angkara murka candhalaning.

(Disebut sebagai zaman edan, zaman yang serba terbalik, terkena hukuman Tuhan,

9. Wong agung reren mbehahak, marang raja branartane wong cilik, lang tabete budyayu, kisruh adiling praja, pra kawula sami andhang pakewuh, wuwuh-wuwuh tanpa mendha, pinupu pajeg mas picis

10. Kathah solahing kawula, kukumpulan arsa ngupaya budi, nanging tawur-tawur tinalen ing pepacak, dening praja ingkang ngasta kum apus, kang tan welas mring kawula, ratu nakoda mbeg juti

11. Puniku pinanggihira, nanging wuri badhe atimbul malih, angsa tulung Hyang Agung, wangsul wahyu nurbuwat, tanah Jawa pulih di duk rumuhun, Majapahit du ing kina, nagri mandhiri pribadi.

(Ini pendapatku, tetapi kelak akan muncul lagi, sudah menjadi kehendak Illahi, kembalinya wahyu nurbuat, nusantara kembali seperti zaman dahulu, seperti waktu kejayaan Majapahit, negeri yang mandiri secara pribadi.

12. Gemah ripah harja kreta, tata tentrem ing salami-lami, ilang kang samya laku dur, murah sandang lan boga, kang hamangkuasih mring kawulanipun, lumintu salining dana, sahasta pajeg saripis.

(kemakmuran melimpah ruah, langgeng, tertib tenteram selamanya, hilang lah kedurjanaan, murah sandang pangan, pemimpin yang penuh tanggungjawab dan kasih sayang kepada rakyatnya, selalu tidak kekurangan uang, ibaratnya tanah satu hektar pajaknya satu rupiah.

13. Siti sajung mung sareal, tanpa ubarampe sanese malih, antinen bae meh rawuh, mulyaning tanah Jawa, awit saking tan karegon liyanipun, nakoda wus tan kuwasa, pulih asal mung gagrami.

Kelak, tanah yang sangat luas pajaknya hanya satu real, tidak ada tambahan pajak lainnya, tunggulah saja (Ratu Adil)hampir tiba saatnya kemuliaan untuk nusantara,

Piweling (Peringatan)

Nuli ana janget ing ngatelon, nalika iku Jawa kari separo, walanda kari loro, sedulur ilang kangene, wong lanang ninggal lanange, wong wadhon ilang wirange, saenggon-enggon akeh ratu apung gawane pating belasak, wong nonoman akeh kang dadi mantri Bupati lan punggawane.

…kelak di kemudian hari, Jawa tinggal separo, belanda tinggal dua, saudara kehilangan rasa rindunya, laki-laki meninggalkan sifat kelelakiannya, perempuan tidak punya rasa malu lagi, di mana-mana banyak ditemukan pemimpin palsu, kerjaannya tidak karuan, anak muda-mudi banyak yang menjadi pejabat.

Sajabane tanah Jawa ana perang gedhe, saenggon-enggon ana pailan, pageblug, rupa-rupa sangsarane, bebaya warna-warna, wong-wong padha mangan watu, mangan wedhi, omben-omben peresan blonthong, wong wadhon akeh kang kolu endhonge dhewe, amarga saka rusuhe wong lanang wadon akeh kang ketaman lelara bubrah paribasane jaman edan, yen ora ngedan samar yen ora keduman, mangkono wong kang ora duwe iman.

Di luar Jawa ada peperangan (konflik) besar, di mana-mana terjadi kejahatan dan pembunuhan, beraneka ragam kesengsaraan dan marabahaya, orang-orang pada makan batu, makan pasir, minum tirisan busuk, perempuan tega makan rahimnya sendiri, sebab saking rusuhnya laki-laki perempuan banyak terserang penyakit rusak, ibaratnya zaman gila, jika tidak ikut gila maka tidak akan kebagian, tetapi yang seperti itu orang tidak memiliki iman.

Nanging piweling ingsun, diawas dieling, jejegna imanira, turuten gustinira ratu adil panetep panata gama. Golekana gegamane sing nganti ketemu, turuten dalane, ngetutburia saparane, lumebuwa oparibasaning wadya balane, ora suwe bakal katon tanda tandhane rawuhing ratunira ngagem kamulyan gedhe, rawuhe liar kilat kairingake bala “malekat” mayuta-yuta cacahe, ngadeg payunge kuning, tegese bang-bang wetan karepe, wus ndungkap paletheking papadhang.

Tetapi pesanku, waspadalah dan ingatlah, tegakkan iman mu, jadilah pengikut Ratu Adil penegak kebenaran. Carilah ‘senjatanya’ (trisula wedha; tentang budi pekerti luhur) sampai ketemu, ikuti jalannya kemanapun perginya, jadilah, ibaratnya sebagai pasukannya Ratu Adil, tidak lama akan tampak tanda tanda datangnya ratumu yang mendapat kemuliaan agung, datangnya tiba-tiba secepat kilat, diiringi berjuta-juta “malaikat” (berjuta leluhur bumi nusantara), berdiri dengan payung kuning (kebenaran sejati), maknanya ‘bang-bang’ timur keinginannya (gerakan dari wilayah timur nusantara), maka terbitlah sinar yang terang.

Umbul-umbule alaras bendera pare anom, yaiku tandhane pangeran pati, denen titihane jaran napas, cumathine penjalin tinggal, jemparinge tekad suci kang mingis-mingis pucuke, mubyar-mubyar pamore, kakedher kendhenge, membat-membat gandhewane, lang ilang nalika iku kulup, kocapo ing kono banjur ana perang kang luwih gedhe, marga saka gedhene, gandarwa, thethekan, ilu-ilu, banaspati, sakehing iblis, jajalanat kabeh, padha buyar sar-saran padha ngungsi, saenggon-enggon mamangan wong padha ora sumurup marang ratu adil panata gama.

…umbul-umbul ditingkahi ‘bendera pare anom’ itulah pertanda pangeran pati, tunggangannya kuda nafas, cambuknya tunggak rotan, membawa panah berupa tekad suci yang sangat tajam ujungnya, sangat elok kharismanya, sangat berwibawa wajahnya, lengannya rampng tetapi amat kokoh, …

…ada perang yang lebih besar, saking besarnya, makhluk halus genderuwo, hantu, jin, berbagai macam iblis laknat, semua buyar lari tunggang langgang menyingkir, di sembarang tempat makan korban orang-orang yang tidak peduli dan tidak mengerti kepada Ratu Adil petunjuk kebenaran.

……………………………..ora antara lawas tumuli rawuh (ratu adil) jumeneng angratoni jagad rating kono, sawah sajung pajege mung sedinar, denen panggaweyan negara bakal padha ora anan, awit wong akeh kaperdi sembahyang marang Gusti Hyang Widhi bae. sarta memuji saben dina tanpa kendat.

…tidak berapa lama segera datang Ratu Adil duduk menjadi pemimpin dan suri tauladan di wilayah tersebut, sehingga menjadi makmur diibaratkan sawah yang sangat luas pajaknya sangat kecil, diibaratkan tidak ada lagi yang harus dilakukan negara, sebab saking adil makmurnya nusantara, ibaratnya kegiatan orang-orang tinggal terfokus untuk sembahyang kepada Tuhan saja, serta memanjatkan puji-pujian tanpa henti.

…………………………….iku kang ambuka agama kang samar-samar nanging sira do awas den eling, awit sadurunge ratu adil rawuh, ing tanah Jawa ana setan mindha menungsa rewa-rewa anggawa agama, dudukuh ana ing glasah wangi, dadine manungsa banjur padha salin tatane, satemah ana ilang papadhange, awit padha ninggal sarengate, dadi kapiran wiwit cilik mula.

…itu yang membuka mata hati manusia yang memaknai agama secara tidak karuan, tetapi kalian harus waspada dan selalu ingat, sebab sebelum Ratu Adil datang, di tanah Jawa ada setan berkedok manusia berbulu lebat seolah sebagai penegak agama, bertempat tinggal di ‘glasah wangi’, sehingga mengakibatkan manusia berganti tatanan, berakibat hilangnya petunjuk dan tatakrama kehidupan, sebab banyak orang meninggalkan syariat (sebelumya), sehingga menjadi terlantar hidupnya sejak kecil.

Keterangan; menungsa rewa-rewa anggawa agama maksudnya manusia dengan wajah penuh ditumbuhi bulu-bulu menyeramkan yang (mengaku-aku) sebagai penegak dan pembela agama. Tetapi perilakunya justru sebaliknya tidak simpatik, tidak tampak aura kasih sayang sesama manusia, dapat diumpamakan menyerupai karakter ‘setan’ yang membawa kerusakan di mana-mana, kerusakan baik lahir/fisik maupun kerusakan batin (fanatisme), pikiran (irrasional, egois (negative thinking) dan kerusakan hati, menjadi penuh dengan kedengkian dan nafsu angkara murka.

Wirayat Gaib;

Sastrajendra Hayuning-Rat (ilmu linuwih, ilmu tertinggi, sumber dari segala ilmu). Ilmu yang dapat dicapai siapapun, yang dapat menyatukan hakikatnya sebagai mahluk Tuhan dengan dzat Sang Khaliq.  Sastrajendra adalah Makrifat dari Tuhan yang kita peroleh setelah berhasil ‘manunggal ing kawula-gusti’.

Jika Gusti Sang Jagadnata sudah menghendaki, kelak akan lahir pada pertengahan atau akhir tahun tinarbuka, pada saat Nusantara dipimpin oleh seorang Satria Pambukaning Gapura), bila mana adalah seorang ibu yang rambutnya telah beruban tetapi melahirkan bayi triplet, dua laki-laki, dan satu perempuan. Bayi perempuan lahir dengan tangan kanannya menggenggam keris kecil (jawa;cundrik), tangan kiri menggenggam berlian, mungkin telah tiba saatnya, bagi beliau calon Ratu Adil imam mahdi menjadi pusaraning adil uga kamukten (mukti). Ibunya dari keturunan raja-raja besar sakti mandraguna, dan ayahnya tan kena kinira, tak ubahnya wong cilik. Calon RA akan lahir di tengah bumi Mataram, mungkin berada di sekitar wilayah keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Kelak pada saat kelahiran calon RA akan diiringi aktivitas vulkanik gunung-gunung berapi yang serempak menyemburkan isi bumi, gempa bumi menghentak mengguncang bumi Nusantara, air laut pasang menghantam daratan, bukit kecil Tidar di kota Magelang sebagai pusat gravitasi pulau Jawa (puser bumi) mengejutan masyarakat dengan aktivitas-anehnya mengeluarkan semburan dari dalam bumi, berbarengan dengan peristiwa itu danau bernama Rawapening di pinggiran kota Ambarawa mengejutkan publik dengan berkobarnya api besar dari dalam bumi(mubal geni). Guntur, kilat menyambar-nyambar mengiringi kelahiran calon RA. Badai menyapu daratan, dan hujan lebat turun mengguyur bumi. Namun semua tidak akan mencelakai manusia sebab fenomena alam tersebut sebagai pertanda bahwa alam turut bersyukur atas lahirnya bayi Ratu Adil, yang serta merta lahir bersama dua bayi laki-laki calon aset besar bumi nusantara. Segera setelah itu, langit tampak byar padhang sumilak. Semua itu merupakan perilaku alam dalam menyambut anugrah Sang Jagadnata bagi bumi Nusantara.

Sekar kinanti karya Gusti MN IV tersirat;

jebeng…canggahku, Anjasmoro, besuk ingsun bakal titip getih kang edi peni kang bakal jumeneng ratu ing tanah Jawa. Genepono lakumu telung padha (tiga langkah –3 tahun– untuk laku prihatin yg amat sangat berat) kanggo njangkepi tapa brata mu, ojo parang tumulih, supaya antuk pitulungan saking ngarsaning Gusti Kang Maha Wisesa. Ing mbesuk tanah Jawa nemahi gemah ripah loh jinawi adil makmur tata titi tentrem kertaraharja dadi keblating dunyo.

Cucu ku, Anjasmoro, kelak aku akan titip darah yang elok, yang akan menjadi ratu di tanah Jawa. Genapilah perjalanan hidupmu tiga langkah lagi, untuk memenuhi tapa bratamu, jangan ragu, supaya mendapatkan pertolongan Tuhan yang Maha Kuasa. Supaya kelak tanah Nusantara mengalami subur makmur melimpah, adil, tertib, tenteram, selamat selamanya, menjadi tolok ukur dan contoh untuk negara-negara di seluruh dunia.

Keterangan;

Telung podho maksudnya untuk melengkapi laku prihatin, supaya genap tujuh langkah (7; jawa; pitu= pitulungan; pertolongan Tuhan) yang 4 langkah adalah jumlah kaki sang ibu dan bapa yg telah lama dalam menempuh laku lara lapa, lara wirang, tapa brata, tapa ngrame, tapa mendhem, tapa ngeli.

Keterangan:

Tapa brata; mengekang semua hawa nafsu; nafsu lauwamah (hitam), amarah (merah), supiyah (kuning), untuk mencapai nafsul mutma’inah (putih).

Lara wirang; sering difitnah, dipermalukan, dihina, dicemooh

Tapa ngrame; ramai dalam bekerja (giat menolong sesama), sepi dalam pamrih (ikhlas).

Tapa mendhem; mengubur ingatannya, tidak pernah mengungkit-membangkit segala amal kebaikannya yang telah dilakukan kepada orang lain, dalam rangka hubungan dengan sesama manusia (hablum minan nas) dengan kadar keikhlasan yang mutlak.

Tapa ngeli; menghanyutkan diri ke dalam ‘aliran sungai’(kehendak Illahi) agar dapat mencapai muara dalam ‘lautan’ keberuntungan (kabegjan)

Kelak Sabdapalon dan Nayagenggong menitis sebagai Garujita dan Garumukti yg akan mengasuh kodratullah; Ratu Adil imam mahdi kalifatullah, panetep panatagama.

About these ads

About SABDå

gentleman, Indonesia Raya

Posted on September 11, 2008, in Ratu Adil Semakin Dekat and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 3.617 Komentar.

  1. Urun Rembug
    Ratu pantai selatan /Nyi Roro Kidul
    adalah Dewi Kwam Im. bukan bangsa dedemit
    keponakan Semar
    bersuamikan Budhi
    dr Atas laut datangnya bukan dr dalam laut
    baju wrna merah menyala ato kuning emas
    rencana akan MENARI sehingga laut akan bergelombang besar trkena angin selendangnya. menyapu semua.

    Bunga Wijaya
    knp yg aku tau bunga TERATAI ya. bentuknya miripkah?
    Aneh..

  2. itu yg saya dengar
    suwun

  3. Allah lah Yang Maha Ghoib…Ya Baathin…
    Yang Maha Mendengar…Ya Samii’…
    Yang Maha Melihat…Ya Bashiir…

    Dia lah Yang Maha Penerima Taubat…Ya Tawwaab.
    Yang Maha Pembuka…Ya Fattaah…dan
    Yang Maha Menetapkan…Ya Hakam.

  4. 0saya mau tanya pada siapapun yang merasa BISA dan bukan asal
    1. apakah anda tau siapakah sang khidir dimana baginda musa aspun masih belajar padanya
    2. jika sabdopalon masih gentayangan,apakah jeng sulaiman as dan khidir masih jumeneng
    3. menurut anda jika sabdopalon mau numpes agama islam..apakah seluruh nabi wali akan tinggal diam? kenapa waktu dalam riwayat saat eyang brawijaya masuk islam didampingi juragan waliyulloh sunan kali DIAM SAJA…apa sabdopalon takut?

    jika ada yang berkenan menjawab…jawab saja…gak perlu berkelit atau pakai syair ini itu…
    salam hormat
    wassalam

  5. Kakang Raja Pandita ternyata disini ya pantesan nggak pulang2. Masih penasaran ya dg pertanyaan2 tsb. Kan udah aku jelaskan kalau nabi musa, nabi khidir, nabi sulaiman, sabdo palon itu cuma persepsi yg berupa simbol dari intuisi seseorang. Kakang ini terlalu tegang dalam memahami ilmu yg kakang terima selama ini. Kakang kurang dalam action ke masarakat luas. Coba energi yg kakang terima dari alam gaib, kakang salurkan ke masarakat dalam bentuk amal tiap hari, niscaya dalam beberapa tahun kakang akan otomatis mengerti tentang rahasia ilmu yg menjadi pertanyaan2 kakang. Untung kakang masih mau bertanya ke orang lain, tapi untuk level ilmu kakang yg tinggi ini membutuhkan amal yg rutin dan terus menerus yg bisa dirasakan masarakat luas. Kalau tidak keberuntungan dunia kakang terganggu, baik ekonomi, keluarga, atau hubungan ke masyarakat. Kakang mendapat beban yg terlalu berat, makanya harus aktif di salurkan dalam bentuk amal cuma2 di masyarakat . Banyak orang yg seperti kakang yg susah hidupnya karena kurang berbagi dan beramal nyata ke masyarakat atau lingkungan. Ayo pulang kakang..

  6. Nyai, aku disini. Nyai baru aja aku tinggal tiga hari tiga malam udah gelisah nyai. Yang nyai kasih saran itu bukan saya nyai, mestinya saya yg nyai kasih saran. Sori Raja phandita, istri saya salah sasaran. Napunten, salam, wilujeng…

  7. Salam kenal semuanya

    sangat menarik …
    jadi tambah ilmu …
    membaca artikelnya pak sabda langit , juga komen komen untuk artikelnya …
    semoga Indonesia segera sampai pada kejayaannya
    dan kita semua masih ada untuk menyaksikan kebangkitan Indonesia
    atau Nusantara …

  8. ga apa apa saudaraku tak seayah dan seibu..he he
    saya kaget ada yang mau jadi istri saya…he he
    saya kaget lagi
    waktu baca perang antara segoro kidul sama segoro utara
    dewi roro sama dewi permoni..kata posmo koran
    ..
    jika mereka perang dan berkuasa..LAH MANUSIA MAU DIKEMANAKAN
    LAH NABI KHIDIR HINGGA SULAIMAN AS DIKEMANAKAN
    LAH PARA SESEPUH JAWA SAMA PARA DEWAN WALI PADA KEMANA..

    apa saya harus meminang meraka berdua..katanya titisan bidadari…..

    aneh DUNIA INI….

    • pangeran kegelapan

      dewi permoni emang cantik sih, tp udah dicopy raga nya ke batari uma..

      batara uma kan istri batara guru (aka batara syiwa)

      setelah dicopy raga dewi permoni jadi raksesi deh, trus dikawinin sama batara kala..

      istananya di Kahyangan Setra Ganda Mayit.

      kalo mo pinang dewi permoni..harus bisa ngalahin batara kala dulu, siap kang?

      • Sy kalau baca sastra mantra murwakala bagus banget,
        cerita ini berasal dari budaya lokal nusantara tentang asal-usulnya dunia dan isinya:

        Kala awang-awang (kosong) belum ada bumi, langit………….,
        akan tetapi Sanghyang Wisesa lah yg “kocap/ucap” serta “jumeneng/melakukan” semedi/bertapa di tengah2nya jagad (bawono langgeng).

        Sanghyang wisesa, mendengarkan suwara, kadi genta serta anon tigan, gumantung neng awang-awang, sinangga ngasto pinusti dadi 3 perkara :

        1. jadi ………… > bumi – langit
        2. jadi ………….> tejo – cahyo
        3. jadi ………….> manik – maya
        manik dadi 4, batara guru uger-ugere minangka gegantine Sanghyang Wisesa,
        ndadekake isi di bumi, serta winesik saliring wewadi.
        Batara garwo Dewi Uma………………………………………

  9. kang Raja ‘Pandhita’…
    ada apa gerangan dengan gaGak berkoar…?!

    • HAHAHAHA……salah satu GAGAK BERKOAR tuh ya anda hahaha….mohon maap,,,,,saya ga ada rasa kasihan buat anda….hehehe……

      RATU ADIL TUH WAKTUNYA GA LAMA, SABDANYA GA LAMA,…maksudnya….tuh gerakan watu adil harus cepat…..GA ADA WAKTU MENGHABISKAN WAKTU NGURUSIN ORANG MACAM ANDA….

      kalau ga mau tunduk ya TINGGAL SAJA….EGP….TOH SUDAH BERKALI-KALI DIBERIKAN TAWARAN DISKUSI TAPI GA MAU MENANGGAPI….INGIN AKU MENGATAKAN BANGSAT BUAT ANDA,…TAPI HATIKU KU TAHAN….HAHAHA…

      hmmmm…tau gak burung gagak, datangnya belakangan…berkoar seenak perut,,..dilempar batu tetapi kemudian kembali lagi…..terus meneruskan kicauannya sengaunya…

      buruk gagak tidak bisa diajak dialog beda dengan burung beo atau nuri,,,,akan patuh dan patuh…

      burung gagak makanannnya bangkai,.,kalau pun bisa ditaruh di kurungan pun akan tetap dikasih bangkai…

      sadis yah….hahaha…memang sih….waktunya cepat…gerakan harus cepat….intinya siapa yang ga mau diatur dan diarahkan karena masih memandang sombong kepada kemampuan diri,,, dan tidak mau diajak diskusi….ini ciri khas orang arogan,,,dan NO WAY buat orang arogan,,,,tinggalkan tipikal anak buah sepert itu…

      hehehe….

  10. Ki Sabda…

    Tengok lah ke belakang…ada ‘aliran dingin’ yang dapat menyejukkan diri mu…Insya Allah.

    • puterinya bu lurah

      STREESS nih orang…..sudah BODOH BANDEL LAGI…..hahaha…

      TS bandel dan bodoh…..

      yah bisa jadi sebuah pelajaran bagi muslim lain seperti TS, bahwa memang keburukan nama Islam adalah karena ulah muslim seperti TS ini,,,,

      semoga saja Allah tidak menjadikan dia muslim seperti TS jadi penguasa….atau khalifah…atau raja..

      selama ini dunia Islam dikuasai muslim arogan macam si TS dan kelompoknya….sehingga Islam itu seolah seperti yang ada dalam kelompok dan perilaku TS…

      sungguh tiada berarti apapun segala nilai kebaikan muslim semacam TS…mereka hanya berteriak..ini dan itu…tapi apa hasilnya ……semakin membuat agama Islam menjadi buruk dalam pandangan dunia…

      sudah saatnya ALlah menghentikan kelakukan muslim seperti TS agar tidak merusak agama ISlam lebih parah lagi…

      sungguh lebih indah kelakuan penggemar pornografi daripada kelakuan muslim seperti TS…hahahaha….mereka sedang berminpi….seolah2 Imam Mahdi dan Nabi Isa pun akan menemui mereka…

      saya katakan TIDAK SAMA SEKALI…..Imam Mahdi dan Nabi Isa tidak akan menemui muslim seperti TS…

      selama ini nama baik Imam Mahdi dan Nabi Isa seolah dirusakkan oleh tafsir dan pemahaman barbarian bahwa seolah2 Imam Mahdi dan nabi Isa adalah orangnya arogan…dan suka berperang….

      keyakinan ini adalah salah dan kacau…..mereka tidak tahu tentang Imam Mahdi dan Nabi Isa tetapi seolah paling tahu…dan mereka masih mengaku berada di dalam agama Islam yang benar…sungguh seorang preman pun tahu bahwa hakekat agama pun membawa kasih sayang dan perdamaian…

      bukan aroganisme….lantas kenapa bisa muncul muslim2 arogan seperti TS…..

      hanya orang bodoh, bandel dan tidak mau diatur yang bisa dijebak oleh Dajjal…

      dan hahahaha…..Dajjal pun sudah mendapat makanannya….aduh kasihan…

      saya jawab,,,tidak perlu mengasihani muslim bandel macam TS.,,,karena dikasihani akan tambah melunjak dia….diminta dialog ga mau…..lantas apa mau mereka….

      biarkan saja..sampai dajjal mendatangai dia…

      mohon maap…..woiii TS kalau lu ga terima saya masih memberi kesempatan muslim seperti anda untuk berdebat dan adu argumen,…..selama saya ada waktu melayani anda…

      saya tunggu…..hehehe…

    • hmmm…gak Level ……..
      adidas….. IQ dibawah dasar

    • padahal di hati si TS banyak angin panas……
      bagai mana kamu bisa sabar….?, sdg kamu tak berpengatahuan ttg itu…
      .
      kasian …..fikiran dan hati nya ke tarik terus ke sini……., tanda iman gak tetap….
      wajidir……wajib hadir………..

    • Mas Ts yth
      Apapun yg panjenengan nilai, saya lbh mengenali jatidiri sy pribadi daripada siapapun orgnya. Saya sungguh menikmati anugrah agung berupa ketentraman, kenyamanan, kesejukan, ketenangan lahir batin dlm menjalani hdp ini apa adanya. Semua itu sy sukuri bukan lg dgn mulut, tp dgn perbuatan konkrit. Hanya saja sy trmasuk individu yg enggan berteori muluk. Bagi saya, penghayatan dan pengalaman adlh guru yg bijak dlm memahami hdp ini. Kesibukan ada pada evaluasi kekurangan diri, bukan sibuk mencari-cari kesalahan org lain. Dan sy pahami, kodrat alam itu ada pd alamiahnya keberagaman, bukan pd homogenitas paksa. Hidup mjd ringan mengalir sprti aliran air yg sejuk dan lbh indah. Adalah pelajaran hdp yg begitu berharga..adalah hukum alam yg tak bisa dipungkiri, bhw siapapun yg memaksa diri dlm aras homogenitas, justru akan menemui fragmentasi yg berkeping-keping. Krn sdikit saja perbedaan warna, rasa, nada, pola, akan mjd jurang pemisah yg sgt dalam. Trims sdh peduli utk sll sibuk “mengingatkan” pd smuanya. Smoga brmanfaat pula utk hdp panjenengan.
      Rahayu karaharjan

      • ini aku suka bijaksana dan penuh santun berilmu tinggi tetapi rendah hati tapi tak tampakkan kesombongan,andai banyak orang yang mengerti dan bisa berbudi bahasa yang luhur, walaupun merupakan himbauan tapi bisa menyadarkan diri manusia yg mau menentramkan suasana kemungkinan apapun pendapatnya akan bisa dan mudah diterima laksana menjaring ikan didanau mendapatkan banyak ikan tetapi airnya tetap bening menciptakan suasana damai beramal yang tak terlihat dan tidak butuh sanjungan/pengakuan saluut buaat Eyang kakung nah ini pelajaran yg bermanfaat eyang aku sadar akupun masih Nol besar gak bisa apa” apalagi punya Ilmu gak sama sekali tapi sy suka orang bijaksana dan bersahaja.

  11. Jangka Jayabaya Sabda Gaib
    KPH Suryanegara ing Ngayugyakarta

    SINOM
    1. Sesotyaning tanah Jawa. Oncat embananeki, owahing kang tata cara, golongan patang prakawis, aluluh dadi siji angrasuk kasudranipun, nagara tanpa tata, mung ngluru kasil pribadi, tingalira tumuju salak rukma.

    2. Kus uma taruna tama, mbeg suci ngupala wening, linawuran dening Allah, wus mantun denya piningit, kinen anyapih sami, kang samya gung perang pupuh, lan nyirnaken durmala, mamalaning Nungsa Jawi, gya tumindak nglakoni pakoning Allah.

    3. Ngrabaseng prang mung priyangga, prasasat tan ngadu jalmi prajurite mung sirolah, tutunggaleng langgeng eling, parandene kang san ara mangsah kabarubuh, duhaka tutumpesan, tan lami pan sirep sami, ginantyaning ing jaman kreta raharja.

    4. Pan wus ilang malaningrat, sinalin tulusing becik, lire murah sandang tedha, durwiala, dursila enting, enak atine sami, wong Jawa sadayanipun, sawusnya tentram samya, neng gih Sang Satriya Suci, pan jinunjung wong ngakathah madeg nata.

    5. Ambawani tanah Jawa, julukira Narpati, Kanjeng Sultan Herucakra, ugi kangjeng Ratu Adil, kawentar asmaneki, tekeng tanah Sabrang kemput, tuhu musthikeng jana, nyata kekasihing Widhi, mila tansah pinuji mring wong sajagad.

    6. Duh sanggyaning sanakingwang, mangga sami den titeni, dora tanapi temenya, ujare wirayat gaib, mugi saget netesi, yeku pitulungan agung, nging kedah sawi srana, sranane tobat mring Widhi, tobatira mung suci manah raharja.

    7. Wirayat gaib kang weca, yekti nora cidra pasti, rawuhaw Sri Herucakra, lamun para pamugari, kang ngasta pusaraning, Tanah Jawa sami emut, marang para kawula, nanging yen katungkul sami salah wengweng rerebatan mas salaka.

    8. Yen mangkono pasti gila, Herucakra Ratu Adil, nora teka malah lunga, sarwi nabda nyupatani, dhuh Allah mugi-mugi, maringi enget pukulan, mring pra manggaleng praja, suci jujur eka kapti, yen mangkono Ratu Adil enggal prapta.

  12. Kayaknya yg boleh nulis di blog ini cuma orng jawa yah?…………saya boleh g ikutan

    • ini Banaspati impor dari mana? arab, hindia, china?
      dari dulu kita well come kpd siapa saja, kamu boleh makan kenyang di sini
      tapi jangan ngrusak y?
      kamu ini banaspati jenis apa? laki2 atau perempuan atau kelamin ganda?
      awas ini ada tamu dari arab TS dan ades (kalau dulu sunan bonang) lg berdialog dgn Banaspti. ilmu mrk seimbang, gak ada yg menang atau kalah,
      kamu jangan ikut2an ya! Mendingan kita nonton aja y sambil pacaran, enak
      eh kamu awas y! udah berani pegang2 kita kan bkn muhrimnya, kabur ah, hihihihihi ….

  13. Mas Ts yth
    Apapun yg panjenengan nilai, saya lbh mengenali jatidiri sy pribadi daripada siapapun orgnya. Saya sungguh menikmati anugrah agung berupa ketentraman, kenyamanan, kesejukan, ketenangan lahir batin dlm menjalani hdp ini apa adanya. Semua itu sy sukuri bukan lg dgn mulut, tp dgn perbuatan konkrit. Hanya saja sy trmasuk individu yg enggan berteori muluk. Bagi saya, penghayatan dan pengalaman adlh guru yg bijak dlm memahami hdp ini. Kesibukan ada pada evaluasi kekurangan diri, bukan sibuk mencari-cari kesalahan org lain. Dan sy pahami, kodrat alam itu ada pd alamiahnya keberagaman, bukan pd homogenitas paksa. Hidup mjd ringan mengalir sprti aliran air yg sejuk dan lbh indah. Adalah pelajaran hdp yg begitu berharga..adalah hukum alam yg tak bisa dipungkiri, bhw siapapun yg memaksa diri dlm aras homogenitas, justru akan menemui fragmentasi yg berkeping-keping. Krn sdikit saja perbedaan warna, rasa, nada, pola, akan mjd jurang pemisah yg sgt dalam. Trims sdh peduli utk sll sibuk “mengingatkan” pd smuanya. Smoga brmanfaat pula utk hdp panjenengan.
    Rahayu karaharjan
    —————————————————————————————
    @SABDa…

    Bukankah saat ini, kamu pun tengah sibuk ‘menikmati’ aliran dingin yang diturunkan-Nya kepada mu?! dan bukankah sejak lahir, ‘hidung’ mu pun telah ‘menyibukkan’ diri mu dengan bernafas?!

    Tentu lah aliran ‘air’ akan sejuk dan indah pabila tidak ‘berdampingan’ dengan ‘sampah’ yang mengotorinya…dan tentu lah ada ‘dinding’ sebagai batas pemisahnya.

    Dan bukankah ‘air’ itu adalah sesuatu yang ‘homogen’?!
    dan ‘sampah’ itu adalah sesuatu yang heterogen?!

    Bersyukur dan bersujud lah kepada Allah, atas rahmat dan karunia yang diberikan-Nya.

    Dialah yang ‘memasukkan’ malam ke dalam siang dan ‘memasukkan’ siang ke dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati. (QS. 57.6. AL HADIID).

    • DUSTA…….. anda bilang bahwa anda mengalami ketentraman hidup…dan ketenangan hidup, tapi kelakuan anda bukan memberikan ketenangan kepada orang lain….tapi sebuah keresahan….kapan anda memberikan ketenangan, kapan anda memberikan kebahagian kepada orang lain walau musuh anda sekalipun,…

      itu artinya anda masih egois…dan sejatinya ketenangan yang anda dapatkan hanyalah KOSONG…..DEBU …YANG TERTIUP ANGIN DAN HILANG HAHAHA…

      TS pendusta pantaslah kalau didekati Dajjal nantinya…

      hahaha…rasain luh……huh….

      anda semakin dengki kalau melihat kesenangan orang lain, anda ada bakat dalam soal ini, maka dari itu ANDA GA PANTAS MERASA SEBAGAI ORANG SHALEH….
      KARENA AMALAN DENGKI AKAN MEMBAKAR AMAL SHALEH, dan ini sesuai hadist shahih…

      lihat nabi Muhammad saw,,,,beliau telah mencapai ketenangan sejati,,,,karena beliau bisa memberiakn ketenangan, harapan keindahan kepada orang lain…bukan selamanya dan sehari-harinya mengancam dengan adzab…

      hahaha….dusta lah anda ini…

      dan bandel lagi….dan sombong lagi…

      TS,,,,sederhana saja andai anda membuang kebencian kepada saya, anda akan menerima nasehat saya dan anda akan bertambah iman saya,…itu saja ,,,tapi anda meremehkan saya,,,dan menolak ajakan diskusi saya dan bandel,,,

      hahaha…..pergi sana dari blog ini,,,bikin sebel saja huh…..

      • woii TS,,,lama2 habis kesabaran saya ,,,,huh…….anda memang pendusta,,,anda bilang akan memberikan aliran dingin, kesejukan ketentraman….namun apa yang ada bawa ,,,

        AROGANISME,,,BANDEL,,,SUSAH DIATUR,…BODOH GA TAU DIRI…..SOMBONG.,..TIDAK MENGHARGAI ORANG LAIN….

        INILAH AURA NEGATIF YANG ANDA PUNYA DAN MEMBUAT ANDA TIDAK BISA MEMBERIKAN KESEJUKAN KEPADA ORANG LAIN…
        ANDA TIDAK BISA MEMBERIKAN ALIRAN DINGIN KEPADA ORANG LAIN…DUSTA LAH ANDA INI.,….HAHAHA…

        huh…..memang anda ini menyebalkan TS….ingat lho saya orangnya berwatak baladewa,…kalau anda susah diatur dan tidak mau menghargai saya…saya ga peduli…

        sudah saya bilang bahwa blog ini blog kejawen, kalau anda niat ke sini ingin BERDAKWAH INI DAN ITU,.,..NGACA DULU DONG…..

        LIHAT SEBERAPA ILMU ANDA….SAYA TANTANG DEBAT SAJA MELEMPEM SEPERTI KERUPUK HAHAHA…

        hargai keyakinan orang lain….jaman susah begini anda malah bikin rusak persatuan bangsa dengan menyerang blog orang lain dan memberikan keresahan bukan kenyamanan dan kasih sayang….

        woii…TS….satu saja hal…kalau anda patuh kepada saya….ah males saya nerusin…lagian sebentar lagi juga saya akan pamitan dari blog ini,..saya tahu TS sering kesini karena mengejar saya….dia merasa sebagai resah….karena dirinya tertarik oleh magnet…

        hahaha….ini warning buat muslim lain hahahaha…..bahwa memang aroganisme dalam segala bentuk harus dibabat habis termasuk aroganisme berbaju agama…

        EGP hehe…

        mohon maap pak sabda kalau saya marah2 ga jelas di blog ini selama ini karena kemarahan hanya karena ulah muslim arogan macam TS….barangkali hawa lelembut banaspati masih menempel kuat di tubuh saya kayaknya belum berhenti sebelum makan muslim teroris atau siapa saja yang teroris dan arpgan hahaha…

        ya memang sih, hawa banaspati memiliki aura negatif, pak sabda pasti sudah tahu….

        maka dari itu kalau hawa banaspati melihat orang lain yang punya aura negatif macam TS hawanya pasti ingin menerjang…

        dan tenang semua rakyat Indonesia.. hawa banaspati akan menerkam siapa saja yang arogan, bandel sombong seperti TS…hehehe…
        banaspati akan menjauh dari rakyat Indonesia yang cintai damai dan tidak arogan…

        ya mereka dulu pernah menyerang saya, tapi saya lawan dan saya tundukkan mereka dan saya kasih umpan pornograri hahaha….

        memang kelebihan ajaran filsafat Kejawen membuat hati menjadi lembut dan tenang serta bijaksana, dan inilah yang tidak dipahami oleh muslim arogan dari kelompol TS….kasihan mereka…

        ya itu salah mereka sendiri…mereka sombong tapi bodoh…bandel lagi, dan tidak mau diajak diskusi seolah sudah pasti masuk surga…

        lah makanya Tuhan sebenarnya telah menghilangkan keraguan buat TS dan muslim setipe dengan mereka….tapi ya begitulah semakin mereka diberikan bukti dari langit semakin ingkarlah mereka,…dan inilah yang terjadi pada diri TS…semoga muslim lain dihindarkan dari virus merusak seperti yang dimiliki TS…..virus yang lebih bahaya dari pornografi….huh…hehehe…

    • Oh ya nwn sewu kalau salah. Setahu saya air itu tdk homogen tetapi trdiri dari molekul hydrogen dan oxigen.
      Rahayu

      • SABDa…

        Air hujan turun dari ‘langit’…dan ‘zarah’ adalah kadar yang diturunkan-Nya…

        Al Furqan adalah pembeda yang hak dan yang bathil. Insya Allah.

  14. Bukan kah kamu sendiri yang bertanya:
    “Apakah Nasib Orang-Orang Ini Tergantung Pada Agama ?”

    dan bukan kah kamu sendiri pula yang ‘membuka’ jawabannya dalam:
    “MERAPI TAK PERNAH INGKAR JANJI”

    • @ TS

      GOBLOK….bisa DIAM GA SIH……

      saya tunggu anda di sinih :

      http://eddycorret.wordpress.com/

      • puterinya bu lurah lagi frustasi berat

        mana nih TS,,,..saya akan kejar terus dia sampai dia hilang kesombongannya…

        huh…hahahaha…..saya ga peduli dengan TS….memang sih, menghadapi rakyat yang bandel macam TS harus tegas…..dia bisa merusak strategi pimpinan,…

        dan itu saja harus lah kau akan saya kejar kemanapun TS…saya ga peduli dengan latar belakang status kamu di masyarakat entah anda ustadz terkenal atau apa lah…EGP….percayalah anda tidak akan mampu berdebat dengan saya…

        huh..hahahahaha….dimanapun pimpinan manapun pasti tidak suka kepada rakyat yang bandel tuh jelas,,,

        TS,…saya hajar kau….dan ternyata kau memang ga punya nyali……buktikan kalau punya ilmu….tuh tanda kalau kau ngeper dan lari terus menghindar dariku..

        hahaha…..saya kasih tahu buat teman yang lain…mungkin dalam hati kalian berpikir kalau saya orangnya kasar…tapi perhatikan saya tidak pernah mengancam dengan adzab apalagi pakai bawa2 ayat quran …….

        itu perbedaan saya dengan TS,,bahwa memang kemampuan menghapal ayat Quran dan ibadah khusyu bukan ukuran, tapi bagaimana efek dia dan manfaat dia di masyarakat…

        banyak orang muslim tertipu dengan orientasi ibadah lahiriah, kemampuan hapalan quran tapi penalaran dan budi adalah minim sekali..

        muslim jangan nangis dan cengeng…karena ini KAWAH CANDRADIMUKA hahahaha…

        ini belum seberapa…sengaja kalian semua saya hajar dengan kelembutan biar kalian ga kaget kalau DAJJAL sudah muncul…..karena saya sudah melihat pasukan aliien dajjal dan pesawat UFO mereka…ah barangkali ada yang bilang saya pembual…

        hahaha….terserah lah…..yang penting tidak setiap dari penghargaan dan pujian dari manusia sebagai ukuran tapi gimana masyarakat bisa selamat tu sajah…

        MANA NIH TS……SAYA HAJAR KAU….huh…

    • TS kalau boleh nimbrung nih ya
      yg dimaksud dgn MERAPI tak PERNAH INGKAR JANJI
      adalah bahwa sudah diprediksikan pada masa lalu lebih dari 500 th yg lalu tanda2nya pergantian dari jaman edan ke jaman budi, ditandai dgn Gunung Merapi.
      Kita buktikan saja? apakah setelah gunung merapi meletus apakah jaman budi benar2 akan terwujud?
      Sepertinya proses menuju jaman budi ini sedang berjalan ….
      Spt TS ini akan diajari oleh teman2 untuk mengenal isi dari pada kulit?
      TS akan diajari bukan saja pandai MENGAJI dgn suara merdu (pamer kemana2) membuat teman2 yg juga pandai mengaji menjadi risih, akan tetapi TS akan diajari untuk MENGKAJI A-Qur’an …… Artinya banyak muslim yg pandai MENGAJI tetapi tidak pandai MENGKAJI.
      Allah memang hendak menjaga tulisan Al-Qur’an yg telah dibukukan dgn banyaknya umat muslim yg pandai mengaji/menghafal tulisan Al-Qur’an, itulah salah satu keajaiban Al-Qur’an tidak bisa dicoret2 oleh tangan2 jail manusia.

      Mudah2an janji Merapi dpt dipenuhi dan TS akan menjadi org yg berbudi karena jamannya telah berubah menjadi jaman budi (berbudi baik) mengenal wolak-waliknya budi (mlebu-metunya nafas) atau sangkan paraning pambudi.

      Ayo kita bersilahturahmi ke fb sy KANJENG ROMO JOKO SURYO
      kelak akan mendapatkan keraharjan.

  15. Allah lah Yang Maha Pandai…Ya Rosyiid…
    dan Dia lah Yang Maha Melindungi…Ya Waliyy.

    Bertobat lah sebelum adzab-Nya diturunkan ‘kembali’ kepada mu…

    • Assallamu Allaikum wr.wb
      Kepada Yth
      Kang TS

      Allah lah Yang Maha Pandai…Ya Rosyiid…
      dan Dia lah Yang Maha Melindungi…Ya Waliyy.

      Bertobat lah sebelum adzab-Nya diturunkan ‘kembali’ kepada mu…

      Alloh SWT memberikan kepandaian padamu hanya sebatas mengcopy paste ayat, hadits dan asmaul husna….dan juga sekedar mengetahui arti…tanpa mengetahui makna yang terkandung…kamu tidak pandai memberikan jawaban yang memberikan solusi…tetapi kamu pandai memberikan jawaban yang mengundang hujatan, cacian dan makian terhadap agama dan Tuhanmu…
      Dan sekali-kali Alloh SWT tidak akan melindungi orang…yang selalu berdebat tanpa “kepandaian” dan juga silaturahmi terhadap sesama…dan selalu membuka celah untuk menimbulkan cacian, makian dan hujatan terhadapmu dan Tuhanmu….dan Alloh SWT tidak akan melindungi mahluknya….yang hanya sekedar membaca dan tahu arti KATA-KATA maupun KALIMAT ALLOH SWT….tanpa mengetahui makna yang tersirat dari kata-kata maupun kalimat Alloh SWT…
      Semoga kamu bertobat…sebelum Alloh SWT…memberikan azab kepada mahluknya….yang merasa ahli kitab…tetapi berlaku seperti orang yang tidak beragama…..
      Semoga kamu bisa menyadari ini semua…..dan saya sebagai sesama muslim…hanya memperingatkan….

      Wassallamu Allaikum wr.wb
      Salam Hormat

    • ya…TS,………
      dipersilakan anda pulang dan berkumpulah dengan habitatmu para ahli dakwah yg berbusa. Disini dakwahmu gak ada ruh nya, tdk membangkitkan andrenalin keimanan, dakwahmu tak menyentuh akal sama sekali.

      Kamu mengatakan bahwa :
      Bertobat lah sebelum adzab-Nya diturunkan ‘kembali’ kepada mu……..???.

      h…he…he sudah keduluan kok sama ayat ayat di alam nyata pada Merapi, prediksimu ketinggalan jauh…. .Tunggu saja sampai dg merapi selesai hajatan

  16. Pangeran Kegelapan

    Anakku TS..
    kamu sudah lama saya cari-cari..
    saudara-saudara kamu sudah lama menunggu..

    yuk pulang ke setra ganda mayit..

    disana banyak mayit yang harus di urus..

  17. Yth TS…
    1. apakah anda tau makna tangga yang ada didalam ka’bah baitulloh( 3 tangga )
    2. tangga terakhir terputus..silokanya apa yo…dan kemana itu menuju?
    3. menurut anda eyang siliwangi itu islam/apa….dan mengapa tuhan menciptakan aneka macam makanan..eh salah..aneka macam agama..
    4 menurut anda tuhan itu ada berapa?…jika 1 yg agama lain gimana?
    5. almahdi salah satu tugasnya apa yo dengan siloka panji lailla haillallah muhamad rosulluloh?
    6. apakah dewi roro kidul manusia/siluman/jin?
    7. apakah makna sirulloh menurut anda?
    8 apakah makna nurtajalli Allah…bagaimanakah untuk mencapi itu?
    9. baginda sidartha gautama menurut pandangan islam bagaimana sih ya?
    10 kemanakah beliau sidartha gautama?
    11.nyi roro kidul masih jumeneng menurut yang tau dan yakin..nah loh kalau baginda sulaiman as bagaimana? apakah beliau masih jumeneng dimanakah sekarang?

    itu diatas pertanyaan yang dengan salam damai..
    silahkan jika berkenan menjawab….kalau gak menjawab..jangan salah tafsir..
    makasih haturnuhun.ksuwun..
    wassalamualaikum…

  18. Raja ‘Pandhita’…rahayu…

    rahsa sudah menjadi layu…h h h…

    • puterinya bu lurah lagi frustasi berat

      dan sekarang aku sedang malu…karena ternyata aku harus banyak belajar sebelum bicara,,,

      HAHAHAHA….INILAH HATI TS SEDANG BICARA BEGINI…dan dia masih ada sedikit kesombongan makanya dia ga pernah menanggapi pertanyaan saya…dia suka kepada raja pandhita….(mudah-mudahan ga homo hahahaha…)…

      karena apa,,,raja pandhita bisa menawarkan sebuah kelembutan di tengah ‘musibah’ yang sedang TS alami…..duh cengeng amat…..JANGAN LEBAY AH……

      baru segini saja sudah lebay dan cengeng…….

      dan dia takut menghadapi saya…hahahaha…….

      • ….(mudah-mudahan ga homo hahahaha…)…
        ——————————————————————-
        barangkali pak ustadz TS cuma masih MAHO/doyan yg homogen dulu, ya kalo diterusin sih ntar bisa doyan “mainin” prostatnya. he3

        se(sok)tau sy air yg homogen = bahaya buat bio-machine kayak manusia/bintang…tu ada (lautan) air homo (liquid hydrogen) di dlm planet jupiter.

  19. SABDa…

    AIR hujan turun dari ‘LANGIT’…dan ‘ZARAH’ adalah KADAR yang diturunkan-Nya…

    Al Furqan adalah pembeda yang ‘HAK’ dan yang ‘BATHIL’. Insya Allah.

    • puterinya bu lurah

      kalau anda bicara demikian bukan berarti anda sudah pasti masuk surga,,,,ga ada jaminan buat anda masuk surga….hahaha…

      dan jangankan masuk surga….menjadi pengikut SP/pemuda bani tamim, imam mahdi dan nabi isa saja barangkali anda ga akan masuk,….tuh sudah jelas…

      saya hahahaha…harus mengulang2 biar menjadi kemantapan…bahwa memang tipe orang arogan dan bandel seperti anda ga akan pernah dipilih oleh nabi Isa untuk jadi pengiikut,,,

      tuh jelas….ingat sementara ini saya masih baru memberikan penyadaran kepada anda, nanti kalau saya sudah berkuasa, dan anda masih bandel anda akan saya jerat dengan hukuman yang pantas buat anda….itu saja…

      tapi saya juga adil kalau anda bertobat dan patuh kepada SP maka anda akan diberikan balasan dan penghargaan yang layak…

      tuh sudah saya kasih harapan keindahan buat anda…

      hehe…

  20. Assalamu’ alaikum Wr. Wb

    Ki Sabda dan Pinih Sepuh di Pondok Sabdalangit
    Ingin menginformasikan aja
    1. Kepada Ki Sabda dan Pinih Sepuh di Pondok Sabdalangit jangan terpancing dengan Adik Kita TS, Sayang Seribu Sayang amalan Pinihsepuh selama ini akan hilang.

    2. Adik TS ini ikut aliran baru dalam Islam yang dipelopori oleh Muhammad Ibn Abn al Wahab (1703-1791), Belia (Wahab) orang yang dibesarkan di lingkungan penganut paham Hanbali, Abd al-Wahab adalah seorang yang puritan dalam hal praktik keagamaan. Sama seperti Ibn Hanbal (pendiri mazhab Hanbali) sendiri dan juga pengikut-pengikutnya kemudian (seperti Ibn Taymiyyah dan Ibn Al-QayyimAl-Jauziyyah)

    3. Ibn Abd al-Wahab sendiri tidak pernah menyuruh murid-muridnya untuk membongkar nisan-nisan kuburan para sahabat atau simbol-simbol keagamaan lainnya di tempat-tempat suci di Hijaz. Tapi para pengikutnya, khususnya setelah kerajaan Arab Saudi berdiri dan mengadopsi ajaran-ajaran Abd al-Wahab, mengambil langkah radikal dalam membersihkan praktik-praktik keagamaan masyarakat Hijaz saat itu. Mereka bukan hanya membersihkan keyakinan dan cara berpikir kebanyakan kaum Muslim di wilayah Hijaz itu. Tapi juga membersihkan tempat-tempat dan simbol-simbol keagamaan yang selama itu diagungkan, termasuk nisan-nisan kuburan para sahabat dan orang-orang suci di Madinah.

    4. Sikap Abd al-Wahab yang mendukung ijtihad dan menolak taqlid, kendati banyak dipengaruhi oleh pemikiran dan karya-karya Ibn Taymiyyah dan Ibn Qayyim Al-Jauziyyah, ia sendiri mengaku tidak kaku dalam mengikuti pendapat dua ulama besar itu. “Ibn Taymiyyah dan Ibn Qayyim Al-Jauziyyah adalah dua ulama terpandang bagi kaum Sunni, tapi saya tidak mengikuti mereka secara ketat,” akunya dalam bukunya al-Hadyat al-Saniyyah (edited by Sulaiman Bin Sahman). Sayang, sikapnya yang independen serta sangat percaya diri ini tidak diikuti oleh para pengikutnya. Para pengikut Abd al-Wahab yang dikenal sebagai anggota Wahabi cenderung tertutup serta sangat fanatik terhadap pandangan-pandangan gurunya. Dalam beberapa hal, mereka bahkan melakukan praktik taqlid, sesuatu yang dibenci oleh Abd al-Wahab sendiri.

    5. Kehidupan sekarang akan dikembalikan menjadi tahun 600 an, makanya sekarang banyak umat Muslim di timurtengah yang pindah agama/kepercayannya karena melihat praktek keagaman yang membabi buta, beda pendapat dibunuh, perempuan adalah budak, Hak Azasi milik Guru mereka, mereka siap mati untuk jihat dan lain-lain.

    6. Tokoh dunia saat ini salah satunya OSAMA BIN LADEN, dan aliran ini yang telah membunuh Ulama dan Kiyai NU yang di Jawa Timur dan Jawa Tengah, melakukan Bom bunuh diri dan perampokan besar di Indonesia. Jumlahnya tidak banyak, tapi telah membombardir dengan buku-buku yang banyak di toko buku dan meracuni di setiap blog yang berseberangan dengan kepercayaannya.

    7. Ki Sabda dan Pinih Sepuh di Pondok Sabdalangit yang Saya Hormati, trimakasih telah bersedia Berbagi.

    Wassalam
    Salam Buat Keluarga

  21. Ini yang ketiga SABDa…

    AIR HUJAN TURUN DARI ‘LANGIT’…DAN ‘ZARAH’ ADALAH KADAR YANG DITURUNKANNYA…

    AL FURQAN ADALAH PEMBEDA YANG ‘HAK’ DAN YANG ‘BATHIL’. INSYA ALLAH.

    Kembali lah kepada agama yang ‘lurus’…
    ISLAM sebagai agama yang diturunkan-Nya kepada umat-Nya yang ‘satu’. Subhanallah.

    Maha Benar dan Maha Suci Allah dengan segala firman-Nya.

    Wassalam.

    • puterinya bu lurah

      adalah kaum khawarij yang bacaan al quran mereka tidak melampaui kerongkongan mereka,,,doa mereka tertolak langit…

      karena mereka tidak punya jiwa kasih sayang kepada manusia…

      dan punya jiwa pemberontak, bandel dan susah diatur, sementara diri mereka adalah bodoh namun tidak sadar…

      huh…

    • @TS :
      ISLAM sebagai agama yang diturunkan-Nya kepada umat-Nya yang ‘SATU’.. …????????
      ——————————————–

      hmm:
      “Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat………”

      “Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan”……”
      ———————————————-
      Tuhan Maha ber KEHENDAK, sedang TS hanya berkeinginan (nafsu ambisi).
      maka tak pantas manusia menyaingi kehendak Tuhan, jangankan bertemu Tuhan, melihat perbuatan sifat Tuhan di alam nyata pun tak mampu.

      Makhluq yg menganggap dirinya paling benar hanyalah Iblis (… ana khoiruminkum…) , karena sifat iblis tak mampu melihat sifat-sifat ilahiyah dalam alam kehidupan sebagai ayat-ayat yang nyata. Sehingg tanda-tanda alam yang sedang terjadi dan yg akan datang tak mampu difahami nya, kecuali ayat tertulis yang membutakan dalam dirinya.
      ———————————-
      “Dan sesungguhnya kebanyakan (dari manusia) benar-benar hendak menyesatkan (orang lain) dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan……….”

      “Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu, yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?………..”
      —————————————-

      Wahai TS jika kamu tak berpengatahuan ttg berbagai perbuatan sifat Tuhan di alam kehidupan ini, alangkah lebih baik anda dipersilakan segera pergi dari sini…………, karena disini bukan level mu, janganlah memaksakan sesuatu yang kamu masih buta ttg hal itu, karena hanya akan menyiksa fikiran dan hatimu, sehingga selalu dan selalu tertarik terus untuk hadir disini.

      Sedang kamu tak dapat mengimbangi pengetahuan disini, kecuali hanya omong doang ayat-ayat buta yang menyesatkan dirimu sendiri.

      Kasihanilah diri ( jiwa ) mu yang tersiksa, jangan paksakan menandingi kehendak Tuhan, sebab kamu bukan utusan dan wakil Tuhan. Maka Bertaubatlah…………man….!!, sebelum kamu gentayangan menjadi makhluk yang penuh penasaran, seperti kehidupan mu disini.

  22. Masih ingat kah kalian?!

    13.31. Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentu Al Qur’an itulah dia). Sebenarnya segala itu adalah kepunyaan Allah. Maka tidakkah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya. Dan orang-orang yang kafir senantiasa ditimpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat kediaman mereka, sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.

    “Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentu Al Qur’an itulah dia).”
    —————————————————————————————————

    13.32. Dan sesungguhnya telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka Aku beri tangguh kepada orang-orang kafir itu kemudian Aku binasakan mereka. Alangkah hebatnya siksaan-Ku itu! (QS. AR RA’D)

    Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.

    Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.

    Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.

    “MAA SYAA ALLAH, LAA QUWWATA ILLAA BILLAH”

    • puterinya bu lurah

      hapalan quran fasih bukan jaminan untuk menjadi pengikut nabi Isa, Imam mahdi dan SP…

      kaum khawarij sekte sesat dalam Islam kaum pembangkang bahkan kepada nabi muhammad saw sebagai pimpinan sah waktu itu, masih saja membangkang…

      dan anda ada bakat dalam hal ini, maka dari itu saya keras kepada anda, agar anda tidak merusak agama Islam…

      sungguh biar ALlah menghancurkan kaum Khawarij mereka yang membunuh shahabat ali bin abi thalib ra….dan anda ada bakat ke arah khawarij……

      karena anda tipikal bandel dan mudah mengingkari kenyataan yang tidak bisa anda tolak…

      camkan itu…..

    • 13.31 jadi pengen denger lagu (lama) : kapan-kapan ♫ …lah wong sekiranya :P
      13.32 siapa itu Aku ? kayak Ge-eR duluan neh pak ustadz TS

      13.33 pak ustadz TS kayak menjadikan Al-Quran sebagai sekutu Allah, melalui perkataan/kopasan kulitnya saja.

      ah dibawah ada tukang kulit, MANG..MANG BELI MANG..

  23. ada yang begitu cintanya padaku mereka rela masuk neraka,begitu pun yang sangat bencinya padaku rela pula masuk neraka

  24. kulit kulit kulit kulit kulit kulit kulit…
    kulit kulit kulit kulit kulit kulit kulit…
    kulit kulit kulit kulit kulit kulit kulit…
    kulit kulit kulit kulit kulit kulit kulit…

    habis idul adha banyak yg jualan kulit…

  25. kulit kulit kulit kulit kulit kulit kulit…

    habis idul adha banyak yg jualan kulit…

  26. TS (sunan Bonang) sdg adu argumen dgn Buta Locaya.

    “TS kamu kerjanya merusak! ini bukan negaramu, kamu ini disini tamu, kalau kamu tetap bandel, bikin rusak suasana akan saya kroyok, apa kamu berani?” kata Buta Locaya.

    “aku gak mau melayani kamu …. buta jelek, betakil …” kata TS

    “Biar jelek begini disayang oleh Allah, dari pada kamu, kerjanya ngrusak, apa aja dirusak, gak bisa balas budi, dikasih ati minta ampela! kami itu kelompok glagah wangi antara mulut dgn hati berbeda! sana pulang jangan di sini!” lanjut Buta Locaya.

    “Gua mau ngrusak tanah jawa lagi tp setelah 500 th aku akan kembali adu argumen dgn anak keturunanmu” kata TS

    Lima ratus tahun berlalu …… kini TS muncul lagi.
    Terjadilah pertarungan hebat, membuat gunung-gunung bergetar akibat pertarungan sengit mengulang cerita jaman bahela

    • puterinya bu lurah

      mau tahu rahasia besar umat Islam biar sebagian umat Islam seperi TS bisa MENGUBAH KURIKULUM MEREKA…maksud saya neh sebagian kecil umat Islam yang barbarian, bandel dan arogan…..

      bahwa ya…hahaha…..dinasti ibu saud yang sekarang sedang berkuasa dii saudi sebenarnya bukan darah bangsawan….mereka tidak punya aura bangsawan,,,tapi lebih cocok sebagai aura makanan lezat sama seperti thaliban yang melempem ketika dikasih tentara AS roti burger yang lezat hahaha…

      ternyata benar kelebihan ajaran tirakat ala jawa yang intisari dari ajaran kaum bangsawan jawa…lihatlah sultan agung beliau pemimpin muslim yang adil dan suka tirakat (ga suka makan…hahaha…)

      dinastu saud sekarang ini bukan pewaris sejati kekhalifan yang diberikan TUhan…pewaris sejati (dalam artian lebih layak dan pantas) adalah dari suku qurays bangawan arab, suku tamim, kaum habaib (keturunan nabi saw)…

      hanya kurang pantas saja jadi pemimpin yang adil..

      sementara darah qurasys dan pemuda bani tamim, serta darah kaum habaib telah diwariskan keapda sosok SP yang mempunyai darah Jawa juga…hahaha…

      ya emang sih…harus tahu lah…..bahwa SELAMA INI SEBAGIAN ULAMA SAUDI SEKARANG INI DAN PARA PEMIMPIN MEREKA MASIH MENGANGGAP PARADIGMA BUDAK KEPADA PARA TKI WANITA DARI INDONESIA……ITU JELAS……GA PERCAYA….

      SAYA TANTANG PARA ULAMA SAUDI BERDEBAT SEKARANG JUGA…..AKAN SAYA TKO MEREKA KURANG DARI 100 MENIT…

      mereka ga pantas jadi ulama dan penguasa…huh……kalau mereka tidak menghentikan kebiadaban mereka kepada perbudakan wanita ala arab jahiliyah sebelum kedatangan nabi muhammad saw….akan mereka saya hajar dengan pasuka banaspati.,….hehehe,.,,,

      tuh para kroni saudi dari kelompok semacam TS, saya minta bertaubat…..dan patuh kepada SP……pemuda bani tamim…

      karena sudah banyak tanda dari langit diberikan Allah,,,kalian masih juga membantah dan mengingkarinya….

      kemarin malam saudi hujan lebat dan petir menyambar ketika di alam Indonesia,…dituliskan nama kekasih SP……

      ini semua adalah kehendak Tuhan….hahahaa……

    • TS and Raja Pandita alias ades takutnya cuma ama Budak Angon

      Wangsit siliwangi TS and Raja pendeta diminta mencari Budak Angon jangan sampai menoleh ke belakang. Tapi dasar bandel, dia noleh ke belakang terus menerus, bisa bahaya nabrak tiyang listrik! kepalanya bisa benjol-benjol.

      TS & raja pendeta itu ibaratnya domba-domba (bahasa jawa wedus, atawa kambing (dibimbing) ) yg hilang, harus dicari, dan dibimbing, kalau dia gak dibimbing bisa makan rumput dimana-mana……, bahkan pagar ayu juga dia makan.
      Walaupun mrk di usir, cancang, tetap aja mbrontak, selalu mbek mbek …… dgn dalil2 ini lah itu lah …… tp apa yg dia omong ttg dalil2, dia sendiri gak ngerti maksudnya.

      Salah satu cara agar “diam” hidungnya di kasih kecap manis ….. maka dia akan diam, krn sibuk lidahnya menjilat-jilat kecap manis yg menetes ke bibirnya ….. cara ini lebih efektif.

      • puterinya bu lurah

        sebenarnya kelompok semacam TS ini terbagi dua :
        1. kelompok yang sebenarnya baik, tapi karena apes saja kemudian terkena ajaran yang ngawur…dan mereka mudah diingatkan….
        2. kelompok yang memang pada dasarnya tidak pernah mau tunduk karena memang dalam darahnya sudah mewarisi sifat2 pemberontak dan bandel…..

        sebenarnya ada beberapa hierarki untuk menyadarkan mereka ;
        1. dialog dua arah, dari langkah ini akan ada penyaringan, dan pasti lah ada yang tobat
        2. langkah ketegasan, tapi ini berlaku dalam kondisi darurat dalam artian mereka sudah membahayakan masyarakat dengan pembunuhan atau pengeboman….analogi sama lah seperti para perampok
        3. langkah isolasi, karantina, bisa dengan memberi mereka manisan seperti kata pepatah…berikan manisan kepada semut….niscaya mereka akan mengerubutinya..

        yang jelas langkah kedua dan ketiga atau seperti yang kang BA sarankan adalah langkah darurat atau dalam kondisi terakhir setelah hierarki pertama dijalankan…

        itu saja,.,kalau kata sidarta andai ada orang memanah diriku akan aku datangi dia dan aku tanyakan apa sebabnya dia memanahku….

        artinya cari akar masalahnya kenapa mereka bisa berpemahaman demikian…

        dan ternyata mereka tuh ada dua macam dari segi akar masalah ;
        1. mereka korban dari perang ideologi global yang dijalankan dajjal dari balik layar
        2. mereka bagian dari pelaku (dalam artian sudah mendarahdaging atau dalam artian mereka adalah designer sendiri)

        tentunya memperlakukan antara pertama dan kedua adalah beda sesuai akar masalahnya….

        antara korban dan pelaku tentu beda…

        pelajaran terbesar dari sebuah solusi adalah MENCARI AKAR MASALAH…

        dan ilmu ini hanya dimiliki para nabi, para wali, para ahli filsafat yang bijak….dan tidak pernah dimiliki oleh kelompok semacam punya TS..

        ah kasihan mereka….hahahaha…biarin lah EGP…..

  27. Saya paham betul bahwa sebagian besar dari kalian adalah non muslim…
    dan kalian sangat takut dan sangat khawatir terhadap Janji Allah bahwa
    Islam akan memimpin dunia…

    Kalian tidak dapat lari dari kenyataan bahwa sejarah akan berulang…
    dan kisah rasul-rasul termasuk amanah Rasulullah adalah perjanjian yang Allah ambil dari mereka dan pasti terlaksana.

    Bukankah terputusnya pengiriman rasul-rasul adalah salah satu dari Ketetapan-Nya pula?!
    dan bukankah Allah juga senantiasa mengutus rasul-rasul-Nya
    dan laki-laki sebagai pemberi peringatan sekaligus menjadi pemimpin umatnya.

    Gunung-gunung yang meletus adalah tanda-tanda dari-Nya yang tidak dapat kalian tolak…
    dan meletusnya gunung-gunung itu juga terjadi di seluruh penjuru bumi…
    hingga tiada lagi bermanfaat kalian berlindung di balik tameng kejawen.

    Tengoklah dalam alkitab Zakharia (Zekheriah 1-8) yang kalian miliki itu,
    Tuhan pun telah menyebutkannya pula tentang hal ini sebagai “TEMBOK API”…
    yang seluruh pendeta kalian pun telah mengakui tidak dapat menafsirkannya.

    Bencana dan musibah yang diturunkan-Nya adalah
    sebagai azab sekaligus sebagai peringatan bahwa Allah pasti akan menepati Janji-Nya.
    Insya Allah.

    nb.
    Buat SABDa…
    Bagaimana mungkin kamu dapat menebar kasih sayang dan budi pekerti yang luhur?!
    sementara kata-kata yang tidak layak untuk dibaca tersebar di dalam blog mu sendiri.

    • …Janji Allah bahwa Islam akan memimpin dunia…
      ———————————————————————–
      lalu apakah selama ini cuma merknya saja (Islam kulit) yg mengobral janji, dan mengapa pak ustadz berkesan jadi begitu bergairah terhadap (gila) gelar kepemimpinan dunia

      dari aslama menjadi islam sah2 saja sebagai kata serapan, artinya sekedar: untuk menerima, menyerah atau tunduk.
      “the problem”: untuk menerima, menyerah atau tunduk pada apa/siapa serta bagaimananya, pak ustadz ?

      pada si AKU kah ???
      sementara mengenai si AKU, sekedar pedagang/berpromosi agama bermerk Islam.
      fahami QS Al-Maa’idah : 3

      jika pak ustadz mengklaim diri/merasa muslim, tentunya FAHAM donk apa itu Allah pada tingkat ilmiah & alamiah.
      fahami lagi QS Muhammad : 7

    • puterinya bu lurah

      WOIIII TS…MEMANG SIAPA LU…MASIH BERANI MENYEBUT NAMA RASULULLAH…SETELAH BERBAGAI BUKTI DARI LANGIT KAU TOLAK….BAHWA PERINTAH RASUL UNTUK TUNDUK KEPADA SP PUN KAU TOLAK.,..MASIHKAH KAU BERANI DAN PD BANGET MENYEBUT NAMA RASUL…

      WOOII…..TS….INGIN RASANYA MENGATAKAN KAU INI BANGSAT…..HAHAHAHA…..TAPI HATIKU KU TAHAN…INGIN RASANYA MENGGAMPAR KELAKUANMU YANG BANDEL TAPI TUHAN MEMERINTAHKAN AKU UNTUK TERUS BERSABAR…

      NGACA DONG TS…….PERINTAH RASUL SAJA ENGKAU DUSTAKAN,,,,ENGKAU INGKARI…

      ENGKAU KAN BERBAKAT BANDEL….ALA KAUM KHAWARIJ…..ANDA ADA BAKAT MENJADI KAUM KHAWARIJ……

      MAKANYA JANGAN MIMPI UNTUK MENJADI PENGIKUT NABI ISA…HAHAHAHA…

      JANGANKAN KAU MENAATI PERINTAH RASULULLAH….MENGHARGAI SEDIKITPUN KAU TIDAK MELAKUKAN….KALAU ANDA ORANG YANG WARAS….PASTI MAU DIAJAK DIALOG DAN DISKUSI DAN MENANGGAPI PERTANYAAN ORANG LAIN…

      TERNYATA SAMPAI DETIK INI PUN KAU TIDAK PERNAH MENANGGAPI AJAKAN DISKUSI SAYA…

      KENAPA KAU TAKUT YAH…

      KALAU KAU TAKUT KEPADAKU….KENAPA KAU MENGIKUTI AKU DAN MEMANTAU TERUS APA YANG AKU LAKUKAN…SIAPAKAH YANG MEMAKSA ANDA UNTUK TERUS MEMANTAU SAYA….

      ITULAH PERTANYAAN YANG SEHARUSNYA MEMBUAT ANDA WAHAI TS BISA SADAR DAN MERENUNGKAN KEGOBLOKAN ANDA SELAMA INI HAHAHAHA….

    • TS, aku juga islam, jgnlah kamu membuat kerusakan di bumi ini.

      Tanda2 akhir jaman adalah banyaknya bencana alam, kalau TS mampu memahami gejala tsb, adalah sebuah goro-goro (perang), mata lahir ini hanya mampu melihat fenomena alam spt sunami, tanah longsor, angin puntingbeliung, api dll. Tp sesungguhnya itu adalah perang tan kasat mata.

      Umat nb saw yg terbagi, intinya 2 golongan (hanya mengenal kulit saja, melawan yg mengenal isi juga kulit), artinya umat nb saw akan berperang “DIATAS KEBENARAN”.
      semuanya merasa benar, golongan TS (yg cuma kenal huruf) yg juga BENAR, dan golongan Sabdalangit (yg kenal isi dan kulit) juga benar. Tapi insyalloh golongan yg minoritas yg menang!

      “Umatku akan berperang di atas kebenaran, akan senantiasa ada satu kelompok dari umatku yang meraih kemenangan di atas kebenaran, orang-orang yang menelantarkan mereka tidak akan mampu menimbulkan bahaya kepada mereka, sampai datangnya urusan Allah sementara keadaan mereka tetap seperti itu.”

      “Akan senantiasa ada satu kelompok dari umatku yang berperang di atas urusan Allah. Mereka mengalahkan musuh-musuh mereka. Orang-orang yang memusuhi mereka tidak akan mampu menimpakan bahaya kepada mereka sampai datangnya kiamat, sementara keadaan mereka tetap konsisten seperti itu.”

      TS tidak tahu apa yg dimaksud dgn “urusan Allah” dimana letaknya? tapi sy yakin sabdalangit pasti paham, karena sy yakin dgn memahami makna-makna dibalik lahir ada bhatin. Dia mampun menjabarkan hal2 yg TS tdk mengerti. Jadi TS harus hati2 dgn kelompok ini.

      He he he …… kalau sy kan yg nanggap wayang, jadi penonton ngawasi dalang yg lg kerja, kalau dalangnya keluar dari pakem akan sy tegor.
      sy bagaikan Kresna yg punya kitab rahasia, bernama kitab jiptasoro, ibaratnya sy ini adalah sutradara lah gitu.
      sy mendapatkan Kitab jiptasoro ini krn terpaksa, ditukar dgn kembang wijaya kusuma.
      Jika kembang wijaya kusuma masih sy pegang maka mutlak pendawa jelas2 akan menang?
      karena jika pendawa tewas cukup diusap dengan kembang wijaya kusuma seketika itu juga akan hidup lagi. Mungkin itu alasannya mengapa sy tidak boleh memiliki kembang wijaya kusuma. Oleh karena itulah maka kembang wijaya kusuma ditukar dgn buku jiptosoro. Dgn buku ini jelas dong sy tahu siapa yg kelak jadi pemenang?

      Nah TS dalam sekenario ini nanti golongan TS akan tewas oleh pasukan panji-panji hitam, pimpinannya yg lahir dari sulbi sayidina ali ra golongan Qodariah Naqsabandiah? karena TS dalam ibadahnya tdk punya guru yg ijasahkan.

      Rasulullah SAW sambil memegang tangan Sayidina Ali; baginda berkata: “Akan keluar dari sulbi ini seorang pemuda yang memenuhi bumi ini dengan keadilan. Maka apabila kamu menyakini demikian itu hendaklah bersama Pemuda Bani Tamim itu. Sesungguhnya dia datang dari sebelah Timur dan dialah pemegang panji-panji Al Mahdi.” (Hadis riwayat At Tabrani)

      Dari Tsauban r.a dia berkata, telah bersabda Rasulullah SAW, akan datang Panji-Panji Hitam (kekuasaan) dari sebelah Timur, seolah-olah hati mereka (pendukung-pendukung) umpama kepingan-kepingan besi (jiwa berani). Barangsiapa mendengar tentang mereka, hendaklah datang kepada mereka dan berbai’ahlah kepada mereka sekalipun merangkak di atas salji. (Dikeluarkan oleh Al Hafiz Abu Naim)

      Nah sudah jelaslah Panji2 hitam, akan lahir di jawa dwipa/nusantara, karena di negeri ini inilah kelak munculnya al-mahdi (orang yg diberi petunjuk). Menurut riwayat Tsauban Ciri khas Ashabu Rayati Suud : Memiliki kemampuan membunuh lawan yang tidak pernah dimiliki oleh kaum sebelumnya. Menurut buku jiptasoro belum waktunya, sekarang ini baru adu mulut dulu lah …. biasa kalau 2 petinju sebelum maju diarena kan memang adu mulut dulu agar tiket nya laku dijual.
      Sudah sy katakan bahwa panji-panji hitam itu “BESI” yaitu SEMAR. Istilahnya ditengah2 asma Allah dan Muhammad adalah semar. Muhammad disini jangan diartikan dgn nabi muhammad.
      Selamat menonton wayang ………….

      Ashabu Rayati Suud, Generasi Akhir Thaifah Mansurah yang dijanjikan

      Dalam sebuah riwayat tentang Thaifah manshurah disebutkan, “Akan senantiasa ada sekelompok umatku yang berperang di atas kebenaran. Mereka meraih kemenangan atas orang-orang yang memerangi mereka, sampai akhirnya kelompok terakhir mereka memerangi Dajjal.”<!–[i

      • puterinya bu lurah

        hehe….saya protes dikit kang BA..maap pasukan panji hitam tu bukan monopoli dan otonomi khusus tarekat naqsabandiyah..

        hmmmm….kalau saya bilang saya tidak pernah belajar dari seorang manusia atau guru atau kyai atau syaikh atau ahli filsafat tapi ilmu saya dapat mengalahkan mereka semua…kira-kira gimana komentar kang BA…

        saya dapat ilmu sejak saya masih ABG….dan guru saya adalah beliau para arwah yang sudah meninggal…dan tentunya arwah yang baik adalah kalau tidak para nabi, para wali dan para ulama besar atau ahli filsafat besar di masa silam..

        hehe….saya jelas GA PUNYA SANAD….tapi tuh dengar siapa yang sedang benyanyi di luar….hehehehe……alhamdulillah dia yang selalu bernyanyi di sisiku…mengiringiku kemanapun aku pergi….semakin banyak bersautan ke segala penjuru…

        hehehe….

  28. @TS
    Saya mengerti “madu” yg Anda sampaikan..
    Tapi kok “empedu” yg saya rasakan dari dasar hati mu..?

  29. Tuhan pun takan ridhoi dunia ini dipimpin umat islam yang selalu berseleisih terpecah belah dalam kelompok golongan yang masing-masing merasa paling benar, hingga perang pembantaian, pengeboman, dan pertikaian tak kunjung usai di timur tengah hingga detik ini.
    Mana mungkin islam memimpin dunia………….?, dengan budi pekerti yang buruk perangai.

    Si TS itu hanya cari benarnya sendiri, dan merasa paling benar, dengan mencari-cari kesalahan orang lain yang tak perlu, padahal uruslah agama pada diri nya sendiri hingga islam bisa pimpin dunia (……kalau bisa……???).

    Pemimpin islam masyarakat Madani (Rasulullah saw dan para shohabat ) tak pernah cari-cari perkara seperti anda. Beliau saw melindungi sekalipun non islam dalam genggaman jiwanya. Tapi si TS kok malah gak tenang hidup nya karena ada kejawen.

    Tuhan takan mencelakai kaum Kejawen, bahkan Tuhan berikan petunjuk kepada kaum kejawen sebagai mana telah di jelaskan dalam Artikel Merapi dengan nyata. Gunung-gngung meletus di seantero bumi pun, Allah telah sampaikan ada tanda-tanda nya pada kaum kejawen 500 tahun yang lalu. Sedang umat islam sesat seperti TS hanya bisa bergumul dengan Alqurán yang buta dalam hati.

    Allah yang menciptakan seluruh umat manusia dalam berbagai macam suku bangsa, agama dan keyakinan. ITU Semua adalah kehendak ALLAH, bukan pilihan manusia ingin lahir sebagai agama dan suku bangsa apapun, kenapa TS memaksakan diri…….?.

    Sungguh si TS akal nya sempit tak mampu menjangkau hikmah kehidupan yang diciptakan Allah, padahal si TS gak punya andil apapun dalam kehidupan ini, kecuali hanya menyesakan sebagai virus untuk menguji keimanan kaum kejawen yang beriman kepada Ilahi sungguh buta nian hatimu wahai TS.

    Kaum kejawen dan Islam kejawen takan pernah luntur dan surut oleh manusia macam TS, karena kaum kejawen lebih awas waspada waskita dalam memahami dan melihat serta mendapatkan petunjuk atas hudalilmutaqin pada ayat-ayat Alqurán yang nyata, di alam kehidupan dan di dalam dadanya.

    Islam yang telah tersesat jauh menjadi beberpa golongan takan mampu memimpin dunia. itu hanyalah mimpi-mimpi dan dongeng pengantar tidur bagi islam penghaayal, yang memahami Alqurán hanya pada nafsu imajinasi nya. ……………Mereka kaum TS hanya mengambil sebagaian ayat Alqurán untuk pembenaran nafsunya, dan menginjak-nginjak sebagiannya lagi.

    Maka kaum TS ketika berhadapan dengan ayat-ayat Alqurán yang nyata di dalam dada dalam perediksi Merapi, dia si TS gak punya kemampuan apapun dan tak mempu mengimbangi petunjuk Allah ttg Merapi 500 th yg lalu. Yang akhirnya hanya iri dan kedengkian, yang ada di hatinya, ternyata tak ada ayat-ayat yang nyata dalam dadanya, kecuali hanya berisi ayat- ayat ancaman yg menakut nakuti dalam otak nya.

    Manusia macam TS adalah seperti yang diberitakan dalam Alqurán Qs.2:

    “Sesungguhnya orang-orang seperti TS ( yg keluar dari hukum-hukum Allah di alam nyata ), sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka ( kaum TS ) tidak akan beriman. ”

    “Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran TS, dan penglihatan mereka( kaum TS) ditutup. Dan bagi mereka adzab yang berat “.

    “Mereka (kaum TS) hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, pada hal mereka ( Kaum TS) hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka ( kaum TS) tidak sadar.”

    “Dalam hati mereka ( Kaum TS) ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya” ( Maka penyakit TS tak pernah surut malah bertambah )

    “Dan bila dikatakan kepada mereka(Kum TS) : Janganlah kamu-TS membuat kerusakan di muka bumi, mereka-TS menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.”

    Kaum si TS tak pernah memelihara alam dan memperbaiki alam karena tak mampu bersatu dengan alam kehidupan, kaum TS hanya pandai membuat kerusakan dengan kebencian, perselisihan, pertengkaran, pembantaian, pemgeboman, demim pahala dan surga.

    “Mereka itulah (kaum TS) yang membeli kesesatan dengan petunjuk, maka tidaklah beruntung perniagaan mereka dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.”

    Nyatalah si TS gak pernah dpt petunjuk apapun di sini, kecuali hanya menebar kebencian dan kedengkian melalui yat Alqurán.

    Perumpamaan mereka(kaum TS) adalah seperti orang yang menyalakan api, maka setelah api itu menerangi sekelilingnya, Allah hilangkan cahaya (yang menyinari) mereka , dan membiarkan mereka( Kaum TS) dalam kegelapan, tidak dapat melihat.

    Maka nyatalah kebutaan si TS, tak mampu melihat haqikat kebenaran dalam alam kehidupan, yanga telah dijabarkan panjang lebar oleh kaum KEJAWEN sebagai ajaran yang selamat dan menyelamatkan rahmatililálamin.

    Sementara si TS dan kaum nya, makin hari malah semakin sempit dadanya, exixtensinya hanya itu-itu saja tak pernah berkembang akal fikiran nya, apalagi jiwanya kerdil, sekerdil pola pikirnya.

  30. wsahai saudara2 sekalian kenapa kalian semua tidak percaya kalau Islam akan memimpin dunia padahal semua itu sudah disampaikan dalam alquran , bahwa nanti jika bala tentara jenggot2 panjang dan celana2 cingkrang sudah bangkit dan bersatu untuk melawan kebatilan itulah tanda2nya Islam akan memimpin dunia , sekarang mereka sedang berlatih membuat bom kecil2an untuk mengebom hotel2, pasar2 , terminal2 , dan stasiun2 nanti pada saatnya jika pasukan jenggot2 sudah mampu membuat bom nuklir baru mereka akan mengebom negara2 kafir laknatullah dan negara yahudi ini berarti tanda2 islam akan memimpin dunia akan terbukti , kepada saudara2 yang belum percaya mulai sekarang bertobatlah dan kembalilah ke jalan ALLAH sebelum kalian kami hancurkan dengan bom2 buatan kami

    • puterinya bu lurah

      hanya ada dua kalimat buat kelompok anda :
      1. apa anda benar berada dalam agama Islam yang benar
      2. hanya orang yang mau dijebak saja yang bisa dijebak

      sampaikan kepada pimpinan anda…syaikh anda, ustadz anda,,,,,

      saya menantang debat mereka….saya masih memberi kesempatan mereka sebuah proses penyadaran sebagai hierarki pertama dari pembelaan diri yang saya lakukan sesuai dengan hikmah dari Allah yang dimasukkan ke hati dan kalbu saya…

      saya tunggu….

      • puterinya bu lurah

        woi ismail usman dan kelompok kacau anda…saya kasih dikit ya tentang gambaran dari pembelaan diri yang akan saya lakukan menghadapi serangan dan kezaliman anda kepada manusia di seluruh dunia :
        1. SATU….bahwa ketika saya masih bergerak dalam kesamaran….maka yang akan melawan anda adalah mereka para lelembut, banaspati, dan segala pasukan demit, vampire, jin gunung fujiyama, dll dll……anda tetap tidak akan mampu melawan, walau anda mengandalkan bacaan ayat Quran percuma saja, karena DOA ANDA TERTOLAK….DAN BACAAN QUR’AN ANDA HANYA MELEWATI KERONGKONGAN ANDA SAJA…hahaha….duh kasihan…weeeekss emang gue pikirin…

        2. DUA, …bahwa ketika saya sudah bergerak dalam cahaya terang dan punya kendali kekuasaan di muka bumi maka hukum sesuai negara yang berdaulat yang akan mengatasi anda….hehehe…

        salam …….hehehe….

        dari legiun banaspati dan kawan-kawan HAHAHAHA….

    • Sesungguhnya fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan.

      • puterinya bu lurah

        maksudnya…fitnah kepada siapa dan siapa yang memfitnah
        1. bahwa saudi, pemerintahnya dan sebagian ulama masih memandang paradigma budak dalam TKI adalah benar…..itu bukan fitnah…makanya saya tantang mereka berdebat dan siapa saja yang berpehamaman demikian…

        kalau mereka tidak memandang paradigma budak, paling tidak sedikit banyak pengaruh sisa kebudayaan perbudakan birahi masih melekat kuat dalam tradisi mereka…
        itu jelas…makanya kenapa mereka para pemerintah dan ulama saudi selalu diam melihat TKI wanita dibunuh, diperkosa dll….mereka bilang penjaga syariah…apa buktinya…. kalau minimal sedikitnya 82 TKI wanita setiap bulannya dibunuh disana,…tuh yang sempat ketahuan…

        mereka membunuh, menyiksa karena mereka masih memandang TKI sebagai budak yang telah mereka beli….itu pemikiran mereka…maka kalau ada TKI yang menolak disetubuhi, diperkosa maka akan mereka siksa….itu satu sisi,,,belum lagi betapa banyak shelter penampungan yang dimiliki para syaikh arab yang menampung puluhan wanita yang dijadikan gundik atau budak wanita…..
        siapa bilang budak telah sepenuhnya hilang dari arab….tidak,,,,budaya mereka masih lebih menitikberatkan perbudakan wanita daripada kecerdasan wanita…..dan peradaban….hahahaha…

        bagaimana suku klan saudi yang berasal dari klan ga jelas suka akan perabadan dan kemajuan…yang jelas malah sebagain ulama mereka memusuhi logika dan ilmu pengetahuan…hahaha….kacaulah mereka…dan indonesia begitu takut kepada saudi….

        hehehe…sepertinya ada yang belum tahu bahwa ada para ulama mereka yang mencoba menghidupkan kembali tradisi perbudakan wanita yang cantik, imut dan menggemaskan…..
        saya pernah membaca pendapat mereka…dan kedalaman hati mereka yang masih dipenuhi syahwat….hahaha….
        saya ga bicara fitnah tapi memang ada niat sebagian ulama mereka yang hendak menghidupkan kembali tradisi perbudakan wanita….dan kata mereka itu bagian dari ajaran Islam…..
        ah sungguh kalau hati masih dipenuhi syahwat maka akan jelas memilih perbudakan wanita dan roti burger yang lezat hahaha….

        dan dimintalah para wanita dari negeri melayu, indonesia phililipina menjadi budak wanita…yang cantik dipilih dan dibungkus…..yang menolak akan dibinasakan…minimal disiksa….ahahaha…..

        siapa bilang fitnah….itu semua nyata…..

        2. kedua…fitnah dalam masalah apakah, kalau memang sebagian dari muslim minoritas memang menganut ajaran terorisme dan menghalalkan kekerasan pengeboman dengan dalih jihad…hahahaha….dan mereka memang lebih layak dan condong ke arah khawarij…

        fitnah apakah….bahkan ajuga dari da mereka niat memberontak dan menggulingkan pemerintahan NKRI untuk menegakkan pemerintah syariat SESUAI SELERA MEREKA SENDIRI…tuh jelas….saya tahu semuanya….

        dan saya berdiri di belakang NKRI demi keutuhan negara,,,,

        siapa yang memberontak kepada negara apapun alasan ideologisnya akan saya lawan…dan jangan mimpi mereka mampun membinasakan saya….huh….hehehe..

        KESIMPULAN…:

        MAKANYA UMAT ISLAM ITU PATUH KEPADA SP kalau patuh semua akan diatur dan dikendalikan dengan tertib dan ditata sebaiknya demi mengejar kemakmuran dan keadilan di Indonesia….

        masalah dialog antara agama, filsafat, paham bukan saatnya sekarang dibahas…

        KARENA PERUT LAPER MEMBUAT AURA NEGATIF DAN PASTI BERANTEM KALAU DEBAT AGAMA…DAN KENYATAAN TELAH MEMBUKTIKAN…

        saya tahu muslim yang suka debat agama dan suka arogan karena perut mereka sudah kenyang jadi sudah kehilangan EMPATI DAN KEPEDULIAN UNTUK LEBIH MEMILIH MEMAKMURKAN NEGARA,,,,

        KEMANA UMAT ISLAM,M,,KALAU MASALAH PORNOGRAFI SAJA DIKEJAR HABIS-HABISAN TAPI MASALAH KORUPSI YANG SEDEMIKIAN PARAH…MEREKA DIAM DAN MALES DEMO hahahahaa,.,,…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 897 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: