MEMULAI LAKU PRIHATIN

MEMULAI LAKU PRIHATIN

 

 

PRIHATIN

adalah kata-kata yg akrab di telinga kita, bahkan saya pernah mendengar kata “prihatin” saban hari selama sebulan. Tapi saya semakin judeg memaknainya. Setelah sekian lama, barulah saya pahami bahwa “prihatin” mungkin singkatan dari “perih ing batin” (pedih yang dirasakan oleh batin). Mengapa pedih ? Yah, tentu saja, karena batin (jiwa) ini tidak diujo (dibiarkan semau gue) memuaskan hawa nafsu. Padahal tahu sendiri kan, betapa nikmatnya bila kita sedang keturutan (terpenuhi) hawa nafsunya. Apalagi untuk urusan “under ground stomach“.. namun dalam suasana jiwa yang “prihatin” pemuasan nafsu jasadiah sangat dikendalikan, sekalipun sudah menjadi hak kita. Sampai ada wewaler “ngono yo ngono ning ojo ngono” (gitu ya gitu tapi jangan gitu dong..). Sebagai rambu-rambu agar supaya tidak sampai berlebihan atau melampaui batas kewajaran. Jadi, garis besarnya “laku prihatin” adalah upaya kita agar badan/jasad ini selalu berkiblat mengikuti kehendak guru sejati/rahsa sejati (kareping rahsa sejati) yang selalu dalam koridor kesucian (berkiblat pada kodrat Tuhan). Sehingga kecenderungan nafsu/hawa/nafs/jiwa/soul kita yang cenderung ingin berbuat negatif nuruti rahsaning karep (nafsu negatif), senaniasa kita belokkan kepada kesucian sang guru sejati dan rahsa sejati. Sehingga menjadi nafsu yang selalu berkeinginan baik (an nafsul mutmainah). Nah, “kekalahan” jasad (bumi) atas jiwa yang suci ini seringkali terasa pedih/gundah/marah di dalam kalbu.

 

Karena banyaknya pertanyaan mengenai tata cara atau apa yang harus ditempuh dalam mengawali sebuah perjalanan spiritual (laku prihatin) untuk menggapai tataran kesejatian, maka perlu kami paparkan tulisan berikut ini. Seluruh catatan di sini, semua semata-mata sebagai salah satu upaya saya untuk mewujudkan rasa syukur yang paling konkrit kepada Gusti Allah yang sudah menganugrahkan rahmat, kebahagiaan, ketentraman, dan kecukupan pada kami & keluarga. Bagi saudara-saudaraku para pembaca yang budiman dan seluruh sahabat handai taulan yang menanyakan bagaimana memulai sebuah “laku” prihatin untuk menggapai spiritualitas sejati, berikut ini yang dapat kami paparkan secara sederhana agar mudah dipahami. Apa yang saya paparkan di bawah ini sekedar contoh langkah-langkah yang saya lakukan selama ini untuk memahami kehidupan sejati dan selanjutnya menggapai kemuliaan hidup. Terdiri dari 5 jurus atau empat tahapan yakni;

 

0. Nol adalah nihil. Substansi nihil di sini berarti belum ada manifestasi perbuatan konkrit.  Masih berupa niat; niat ada dua level yakni; Niat Demi Tuhan, dan Niat  Ingsun. Yang pertama menyiratkan pemahaman saya yang belum utuh akan jati diri.  Setiap mengikrarkan Demi Tuhan; saya terbayang bahwa perbuatan baik saya tujukan kepada Tuhan, dengan membayangkan Tuhan itu nun jauh di atas langit ke tujuh. Akan tetapi kemudian dalam perjalanan spiritual ini sampailah pada pemahaman bahwa saya lebih merasa mantab bila berkata; Niat Ingsun. Alasannya ; niat Ingsun lebih pas, karena bukankah Tuhan itu lebih dekat dengan urat leher kita ? Tuhan (Sifat hakekat) berada dalam JATI DIRI (sifat zat). Maka Ingsun bermakna “Aku” . Sedangkan “Aku atau Ingsun” merupakan hakekat Tuhan (sifat zat) dalam diri. Aku (manusia) melakukan apa yang diridhoi AKU (hakekat Tuhan di dalam makhlukNya). Saya temukan suatu makna bahwa melakukan kebaikan pada sesama itu tidak lain memposisikan diri kita pada jalur “kodrat” Ilahi. Jelasnya menurut pemahaman saya, bahwa Niat Ingsun ternyata memiliki makna; sebuah ucapan yang keluar dari hakekat “manunggaling kawula-Gusti”.

 

1. Membersihkan hati; dengan cara membiasakan berfikir positif, sekalipun menghadapi situasi yang buruk dan tidak menyenangkan, tetapi selalu berusaha  mengurai sisi baiknya. Sebaliknya waspadai diri kita sendiri, selalu mengevaluasi diri, karena setiap orang akan cenderung merasa sudah melakukan banyak amal kebaikan maupun merasa telah beriman. Namun mengapa banyak pula orang yang merasa banyak amal, banyak membantu, merasa sudah banyak sodaqah, merasa sudah bersih hati, merasa sudah menjalankan sariat, tapi kehidupannya kontradiktif; masih selalu merasa sial, dirundung musibah dan kesulitan. Dan dengan percaya diri lantas menganggapnya  sebagai cobaan bagi orang-orang beriman. Ini menjadi suatu “kelucuan”  hidup yang sering tidak kita sadari.

 

2. Berusaha setiap saat agar hidup kita bermanfaat bagi sesama. Dalam terminologi ajaran Jawa disebut donodriyah; atau sodaqoh. Dhonodriyah ada 4 cara dan tingkatan; yakni (1) dhonodriyah doa; (2) dhonodriyah tutur kata/nasehat yg baik dan menentramkan, (3) dhonodriyah tenaga, (4) dhonodriyah harta. Yang terakhir inilah yang paling sulit dilakukan tapi nilainya paling tinggi. Kita  lakukan semua kebaikan kepada sesama dengan tulus dan ikhlas. Kita jadikan sebagai sarana tapa ngrame; ramai/giat dalam membantu sesama, tetapi sepi dalam berpamrih.

 

3. Belajar tulus dan ikhlas sepanjang masa. Agar supaya mampu mewujudkan keikhlasan yg sempurna. Ukuran kesempurnaan ikhlas itu dapat diumpamakan “keikhlasan” kita sewaktu buang air besar. Kita  enggan menoleh, bahkan selekasnya dilupakan dan disiram air agar tidak berbau dan membekas. Setelah itu kita tak pernah membahas dan mengungkit-ungkit lagi di kemudian hari. Itu yang harus kita lakukan, sekalipun yang kita perbantukan berupa harta paling berharga. Mengapa harus belajar ketulu-ikhlasan sepanjang masa ? Tidak lain karena keihklasan hari ini dan dalam kasus tertentu, belum tentu berhasil kita lakukan esok hari, belum tentu berhasil dalam kasus lain, dan belum tentu sukses kita wujudkan dalam kondisi mental yang berbeda.

 

4. Meghilangkan sikap ke-aku-an (nar/api/iblis); menghindari watak mencari benernya sendiri, mencari menangnya sendiri, dan mencari butuhnya sendiri. Sebaliknya, jaga kesucian badan dan batin dari polusi hawa nafsu negatif agar sinar kesucian (nur) menjadi semakin terang dalam kehidupan anda.

 

5. Perbanyak bersyukur, sebab tiada alasan sedikitpun untuk menganggap Tuhan belum memberikan anugrah kepada kita. Coba hitung saja anugrah Tuhan dalam setiap detiknya, berpuluh-puluh anugrah selalu mengalir pada siapapun orangnya; sekali lagi dalam setiap detiknya. Maka bersyukur yang paling ideal adalah mewujudkannya dalam perbuatan. Misalnya kita diberi kesehatan; bersukurnya dengan cara gemar membantu orang yang sedang sakit dan menderita. Latih diri kita agar selalu  membiasakan bersukur TIDAK dengan mulut saja, tetapi dengan sikap dan perbuatan konkrit.

 

Dalam setiap melakukan amal baik kepada sesama, kita “transaksikan” kebaikan itu dengan Tuhan, jangan dengan orang yang kita baiki. Jika kita “bertransaksi” dengan orang, maka kita hanya akan mendapat pujian atau upah saja. Jika 5 tahap itu bisa dilaksanakan menjadi kebiasaan sehari-hari, niscaya hidup kita akan menemukan kamulyan sejati. Baik dunia maupun akhirat. Bahkan kita dapat meraih anugrah Tuhan berupa “ngelmu beja” atau “ilmu” keberuntungan. Tidak dapat dicelakai orang, selalu menemukan keberuntungan, selalu hidup kecukupan, dan tenteram. Bahkan semakin banyak kita memberi, semakin banyak pula kita menerima.

Selamat menjalankan, dan lihatlah buktinya.

 

salam sejati

rahayu

About these ads

About SABDå

gentleman, Indonesia Raya

Posted on Januari 21, 2009, in Memulai Laku Prihatin and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 122 Komentar.

  1. terima kasih, mas sabda atas petuahnya, walopun ndak pernah tanya tapi dari semua jawaban memberikan arti begitu dalam, saya hanya mengucapkan terima kasih, karena sudah bisa ikut membacanya, mohon doa serta dukungannya smoga bisa menjalankan sesuai petunjuk mas sabda, matur nuwun lan nyuwun pangapunten

  2. pamuji rahayu..,

    Sedulur saya mau nanya,hampir 9 bln’an ini saya diikuti cahaya biru(tpatnya dhadapan,mncul hnya sekelebatan ja)..niku nopo yo ki??? trus kul kudu pripun,suwun ki…

    • Nuwun sewu..
      @ Sdr/i Putu lebeh mat kenal…
      Berbicara soal warna, berarti kita berbicara soal bahasa simbul/sign,
      dari pernyataan/pertanyaan anda di atas izinkan saya mencoba sedikit untuk menggagasnya. Disini menurut saya ada dua hal yg sngat perlu di high light, di garis bawahi yaitu, 1. Cahaya, 2 Warna biru.
      Cahaya: adalah (propertie of lifes), sumber/ tempat bersemayamnya daya hidup. boleh di sebut, Nur, Light, Cahyo, atau apa saja bahsanya namun eksiistensi dan Esensinya sama.

      Warna biru: Untuk memaknai warna saya cenderung untuk bersikap fleksibel, mengingat banyaknya referensi yg berbeda2, jadi ter gantung dari sudut pandang yg mana anda mau melihatnya. karna satu jenis warna akan mempunyai makna yg berbeda2 pula. Misal warna Biru, bisa bermakna, keindahan, kedalaman kasih sayang, kalau di dunia barat (orng2 bule) warna biru juga bisa berarti kesedihan, orang bule kalau sedang sedih, galau, brocken heart mereka akan menggunakan istilah ‘ Feeling blue” (merasa biru) Anda juga boleh memaknai warna biru adalh warna Partai Demokrat atau PAN. kalau saya pribadi memaknai Biru sebagai warna Langit dan samudra artinya ke luasan tanpa batas.

      tapi kalau anda pingin memaknai warna biru dari sudut kebatinan Kejawen, saya sarankan anda membaca/ mempelajari ttg sedulur papat lima pancer dg sifat2 nya
      atau anda juga bisa menelusuri ttg cerita Dewa Ruci yg menceritakan di mana sang Bima menjumpai Cahaya yg ber warna2 dg pemaknaan masing2.

      saya tertarik untuk menginfestigasi/ mencari sumber dari mana cahaya biru yg mengikuti anda itu, nah..ini PR juga buat anda sendiri,

      sekarang saya giliran bertanya, kalau menurut anda sendiri warna biru artinya apa?

      ok, segitu aja ya maaf atas keterbatasan saya ini.

      Salam asah asih asuh..

      Dalbo, with Love…

  3. sugeng enjing mas sabda,
    kebetulan almarhum simbah kakung saya meninggalkan empat buah pusaka, yaitu 3 keris dan 1 tombak. masalahnya adalah saat ini sudah tidak ada yang mampu mengurusi pusaka2 tersebut. sebenarnya saya itu ingin sekali merawat, tapi saya juga merasa takut, mas. tapi kalau tak ada yang mengurusi, sayang sekali rasanya. karena ada satu buah keris yang pernah saya liat itu sangat bagus, jadi kalau rusak sayang.
    kebetulan pula simbah putri masih sehat dan saat ini tinggal bersama-sama dengan saya, jadi keempat pusaka itu ditinggal di rumahnya, dan sampai sekarang rumah tersebut sepi. kata pakdhe saya yang bersebelahan, setiap surup itu sering terdengar bunyi gaduh, serta lampu-lampu di rumah tsb tidak mau hidup, padahal setelah dipindah lampunya mau hidup.
    nah, saya bingung mas, diantara ingin melestarikan tapi takut…
    mohon sarannya, mas maturnuwun

    • Mahisa Medari Yth
      Pusaka wrisan leluhur sebaiknya memang dirawat dan dirumat. Paling tdk dilakukan sebisanya, misalnya membersihkannya dengan air jeruk nipis biar kelihatan mengkilap dan pamornya menjadi tampak tajam lagi. Selanjutnya dioles pake minyak cendana utk mencegah korosi, juga biar berbau harum semerbak. Fungsi pusaka pusaka tersebut setidaknya bisa mengingatkan kembali akan sangkan paraning dumadi, panjenengan dulu asal muasalnya dari adanya simbah kakung dan putri. Kelak juga akan menyusul mbah kakung utk pindah alam, ke alam yg abadi. Dgn begitu kita akan selalu eling dan wspada menjalani hdp. Merawat merumat pusaka simbah termasuk sebagai salah satu bentuk tindakan berbakti dan menghargai jerih payah leluhur di masa lalu, mengenang perjuangannya, keprihatinannya sehingga kita sekarang hidup. Anak turun yg berbakti, pasti hidupnya akan lebih berharga, mudah meraih sukses, selamat, dan bahagia. Kelak juga anak turun kita akan gantian membalas dengan berbakti kpd kita setelah menjadi orang tua maupun setelah menjadi leluhur.
      Salam karaharjan

  4. nyambung ki sabda, apakah juga perlu diberi kembang-kembang gitu? soalnya selama dirawat sama simbah putri saya, tiap malem selasa dan jumat kliwon selalu diberi kembang. pernah suatu ketika beliau lupa, terus malam harinya simbah saya didatangi seseorang dengan pakaian layaknya prajurit kraton. orang tersebut mendatangi kamar simbah saya, kemudian berkata, “lha endi jatahe?” kemudian oleh simbah saya hanya dijawab akan diberi kembang yang lebih untuk mengganti yang lupa. kemudian orang itu pergi. oleh salah seorang tetangga, tidak perlu diberi hal2 macam itu, ndak tuman, katanya.
    nah, bagaimana seharusnya? maturnuwun ki…

  5. PencariKebenaran

    nunut ndherek ngangsu kawruh Ki…

    Perkenalkan nama saya Antoni, saya mahasiswa semester 4 di salah satu universitas di Kota Solo. Namun saya saat ini sedang berada di Thailand karena mendapatkan beasiswa.

    Keluarga saya semuanya memiliki sejarah spiritual yang panjang. Kakek canggah saya dari pihak ayah merupakan salah satu kerabat kraton Banten, yang menurut cerita rakyat sekitar Banten beliau moksa, hanya meninggalkan tongkatnya saja (tongkat tersebut sampai sekarang masih tersimpan di masjid agung Serang, Banten.

    Sedangkan dari pihak ibu, banyak sekali yang bercerita tentang pengalaman spiritual yang pernah mereka alami. Termasuk ibu saya ketika mengandung saya, beliau bermimpi kedatangan kakek buyut saya. Sekedar info, ibu saya pelaku kejawen yang kuat,beliau mengajarkan saya laku. Oia, kembali ke mimpi tadi, dalam mimpi ibu saya kakek buyut saya berkata, “Sri (nama kecil ibu saya)…kowe bakal nduwe anak lanang, awake mbambang awak gedhe duwur (tinggi saya 183 dengan berat badan 67 ki), wonge pinter (tanpa bermaksud takabur, nilai akademik saya cukup memuaskan) kang bakal dadi GURU..”. Ibu saya karena sudah begitu akrab dengan kakek buyut saya (ibu saya merupakan cucu kesayangan kakek buyut saya tersebut, bahkan beberapa kaluwihan yang dimilik kakek buyut saya diturunkan kepada ibu saya) lantas menjawab, “kok Guru to mbah, nopo mboten wonten liyane??”. Ibu saya berkata demikian karena pada waktu itu pekerjaan guru bukan merupakan pekerjaan yang menjanjikan. Kakek buyut saya lantas menjawab, “heh nduk..iki dudu guru sembarang guru…anakmu mbesuk bakal dadi GURUNING GURU”…ibu saya lantas terbangun…

    Setelah itu selang beberapa bulan, lahirlah saya. Sedari masa kanak-kanak hingga remaja, saya nyaris tidak ada pengalaman spiritual yang hebat. Namun “mungkin” (saya bilang mungkin karena saya belum tahu pasti ato tidak) saya diberikan kanugrahan berupa feeling yang nyaris tidak pernah salah (tanpa bermaksud takabur ki,,). Sampai ketika saya kelas 3 SMA saya bertemu dengan seorang guru yang mengajarkan saya laku prihatin. Sayapun mulai menjalankannya, dari puasa senin-kamis untuk latihan, sampai akhirnya puasa nge-Bleng…Laku tersebut saya iringi dengan sering menyepi di tempat-tempat sekitar Gunung Lawu…Semenjak itulah saya menjadi semakin peka, mulai bisa mengendalikan hawa nafsu, tidak tempramen lagi, menjadi lebih pendiam (kata teman-teman saya)..

    Namun sayangnya saya tidak meneruskan laku tersebut setelah saya menginjak bangku kuliah. Sayapun menjadi semakin tumpul dan tidak peka, .. Sayapun pernah di’elik’ne sama eyang kakung saya(beliau juga pelaku kejawen, “neg meh laku ki ojo setengah-setengah, mengko hasile yo setengah”..Namun saya tidak menggubrisnya (dengan alasan kesibukan kuliah dll)..

    Tetapi beberapa hari yang lalu, saya sepertinya (saya bilang sepertinya karena saya tidak tahu benar atau tidak) mendapatkan pituduh. Saya bermimpi didatangi sesosok tua, berpakaian jawa tempo dulu, beliau berkata demikian, “ngger, elikno bapakmu kon ati-ati olehe usaha, konco kui durung mesti dadi konco”..saya karena merasa familiar dengan orang tua tadi lantas bertanya, “njenengan niku sinten nggih mbah?? La punapa mboten panjenengan elik’ne piyambak bapa kula niku??”,,Beliau lantas menjawab, “sing iso taktitipi pesen gur kowe kok ngger..putuku…”..Setelah itu saya bangun..

    Kebetulan dalam 2 minggu terakhir ayah saya memang seret usahanya serta banyak cobaan yang dialami. Mulai dari kerampokan, di demo masyarakat lantaran kandang ternaknya dianggap bau dan mengganggu masyarakat(padahal sebelumnya masyarakat fine-fine saja),ternak ayam yang tiba-tiba mati semua, dll..

    Saya lalu mencoba ‘nggathukne’ mimpi saya tadi dengan keadaan keluarga saya. Ternyata nggathuk. Namun sampai sekarang saya belum berani mengungkapkannya secara langsung ke ayahanda saya.. :(

    Belom habis rasa bingung dan bimbang saya, saya kembali didatangi sosok yang sama, beliau berkata, “ngger, ilmu iku kelakone kanthi laku, sakabehing kaselametan-kawibawan-lan kamulyan iku kudu ana lakune”..belom sempat saya berkata apa-apa sosok tersebut lalu menghilang.
    setelah kejadian itu saya merasa menajdi sangat peka, bahkan kemarin malam saat berjalan di lorong apartment saya dapat melihat sesosok makhluk hidup mirip kuntilanak melintas di depan lorong kamar saya. Saya mencoba bersikap biasa, namun dalam hati mbatin, “kok disini ada kuntilanak juga ya??” (saya saat ini sedang menempuh studi di luar negeri)

    Setelah serentetan kejadian tadi (semua kejadian berlangsung dalam waktu 3 hari) saya kembali ingat kata-kata yang ‘ilmu iku kelakone kanthi laku”, saya terhenyak karena sadar saya sudah lama tidak menjalaninya. Saya karena posisi di luar negeri lantas searching di Internet (kondisi tidak memungkinkan untuk konsultasi dengan spiritualis secara langsung..) lantas ketemu situs milik ki Sabda ini..

    Yang ingin saya tanyakan :
    1. Kira-kira apa arti mimpi ibu saya yang mengatakan saya akan menjadi GURUNING GURU tadi??
    2. Apa pula arti mimpi-mimpi saya tadi ki??
    3. Apa yang harus saya lakukan menangapi mimpi-mimpi yang saya alami tadi??

    mohon maaf saya merasa awam..
    mohon piwulangnya..
    NB= saya juga mengirimkan naskah serupa di email ki Sabda..
    salam raharja..

  6. Alkhamdulillah………………..Semoga saja di negeri ini masih banyak orang yang memegang teguh prinsip2 kejawen yang adi luhung, sehingga negeri ini tidak hancur
    , rahayu…………rahayu……………rahayu

  7. segeng enjang Ki Sabdo..
    nunut ngangsu kawruh Ki Sabdo…
    estu kulo niki nembe ajar urip..sinau pados upo kangge nyukupi keluaga kecil kulo..
    keleresan ing wulan suro niki, utawi tahun baru Islam. sasampunipun maos artikel Ki Sabdo MEMULAI LAKU PRIHATIN kulo kepengen nindakake laku prihatin supados ndadosaken lampah kulo sakeluarga tansah pinaringan rezeki engkang berkah.amin.
    engkang dados pertanyaan, punopo Laku Prihatin meniko kedah dipun sarengi poso utawi punopo kemawon ..nyuwun pentunjukipun Ki sabdo…sakderenge agunging panuwun…

  8. Salam rahayu n’ kenal ki Sabda
    Pertama tama saya ucapkan puji syukur kpd Tuhan YME telah menemukan blok ki Sabda, setelah sy baca sprtinya saya menemukan apa yg selama ini saya cari yaitu belajar tentang kejawen yg syarat filosofinya, karena saya nggak mau dikatakan “wong jowo ilang jowone”. Setiap baca artikel dr ki Sabda saya spt mendpt suatu pencerahan. oya ki, kebetulan saya ni orang jawa tp saya masih awam dgn kejawen. saya ingin belajar kejawen yg baik dan benar kiranya Ki Sabda mau membimbing saya. Hidup ibarat qta sekolah suatu saat pasti ada ujian, bila qta belajar rajin qta jd pintar dan bs lulus ujian. bila qta bandel pasti kena hukuman n klo qta gk lulus pasti qta disuruh mengulang. Untuk itu mohon ijinkan saya belajar pd ki Sabda yg saya anggap mampu membimbing saya lulus ujian hidup di dunia n akhirat.
    Mohon maaf bila ada kata” yg tdk berkenan Ki Sabda….matur nuwun Ki. Salam paseduluran buat teman” semua yg ada di blok Ki Sabdalangit…..

  9. Kawulo sangat kepengen melakukan laku tersebut, mohon doanya semoga bisa dan istiqomah ,selalu mendapat rahmat dan petunjuk Allah.

  10. @Anti Kafir
    Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat dari Tuhannya lalu dia berpaling daripadanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya, (QS. 18:57)

    Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada. (QS. 22:46)

    dua ayat ini saya rasa sudah cukup sebagai bahan pijakan untuk perenungan anda, apabila anda telah memahaminya rasakan dengan hati anda yang jernih , niscaya Tuhan akan semakin memberikan hidayahnya.
    Saudara Anti Kafir sebagai manusia biasa banyak-banyaklah membaca istigfar sungguh itu lebih baik daripada suka berteriak-teriak tanpa ujung pangkal. Rasakan nak…..sampai ke dasar hati istigfar itu sampai ketemu wujudnya….LAA MAUJUDA ILLALLAH
    wassalam

  11. @Anti Kafir

    Anda telah lancang mengucapkan “Ya Quddus”, dengan mengabaikan “Ya Hakim”.
    ==========================================
    Mmmm baiklah…
    Anda fikir Ya Hakim’ Nya Allah seperti kamu, sekali memahami Yaa Quddus maka Yaa Hakim pasti mengikutinya. Karena di dalam Asma Allah Yaa Quddus termasuk didalamnya Yaa hakim. Allah Maha Adil , Dia Maha menghakimi, tapi jangan disamakan seperti hakim Bao, Jangan kau bayangkan setelah manusia mati terus amal kebaikanya ditimbang kaya orang jual gabah, masa’ tuhan kok manual sekali.Program Tuhan lebih dari matic, maka kau pelajari lagi baik-baik apa yang disebut Sunatullah, Qodo’, Qodar dll, kalau belum faham -faham juga belajar lagi yang giat, jangan ilmu baru seujung kuku sudah gembar-gembor mengkafirkan orang, benar-benar tindakan saudara ini memalukan.
    Hati-hati, apaka anda termasuk ini,
    “Akan keluar suatu kaum akhir jaman, orang-orang muda yang pemahamannya sering salah paham. Mereka banyak mengucapkan perkataan “Khairil Bariyyah” (maksudnya: suka berdalil dengan Al Qur’an dan Hadits). Iman mereka tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama sebagaimana meluncurnya anak panah dari busurnya. Kalau orang-orang ini berjumpa denganmu perangilah mereka (luruskan pemahaman mereka).” (Hadits Sahih riwayat Imam Bukhari 3342).

    • hemmm….
      justru anda yg di awal posting, yang menyebutkan bahwa hukuman bagi manusia itu tdk ada! masih ingat kan dg ucapan anda sendiri?!
      Oleh krn itu lah ane ingatkan anda, ada Kekuasaan Allah selain dari Ya Quddus itu, yakni Ya Hakim.

      Sekarang simpel saja,
      menurut anda, ‘AZAB’ yg diturunkanNya adalah merupakan HUKUMAN dari tuhan kpd manusia atau bukan?! mohon jawab dg singkat:
      1. betul (hukuman tuhan)
      2. salah (bukan hukuman tuhan)

      monggo den mas……
      kalo ente sudah berani menjawab dg tegas, nanti saya lanjutkan dg pertanyaan selanjutnya…..hehe monggo.

      • Saya rasa anda perlu membaca kembali tulisan saya di atas, apakah saya menafikan hukuman Tuhan itu tidak ada? Yang saya tegaskan adalah hakekat dari hukuman itu, siapapun yang tidak masuk dalam program hukuman tentu tak akan terkena hukuman. Analoginya sederhana mas, ketika anda melanggar tatib lalu lintas kemudian di tilang, apakah aturan dan polisi yang menghukum anda? tentu tidak kan? Tatib, peraturan lalin, hanyalah tatacara(uborampe) sedangkan pak polisi dan jajarannya hanya pelaksana, kalau anda tidak melanggar tentu tidak terkena hukuman, sekarang saya balik tanya, siapa yang menzalimi (Menghukum) diri anda? Anda sendiri kan? Tuhan Maha suci mas, Dia sudah menyiapkan semua Uborampenya, tinggal kita mau milih yang mana.
        Mau dalil??
        Dan Allah mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, ‎
        kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman, “Sebutkanlah ‎kepada-Ku nama benda-beda itu jika kamu memang orang-orang yang benar.

        tolong jangan ditafsir keluar ya……
        bocoranya mas….manusia itu telah diprogram sedemikian lengkap dan sempurna, tinggal kitanya bisa membacanya apa tidak…
        salam merenung…..pokoke komplit-plit-plit

      • haha….anda ngeles tidak berani menjawab pertanyaan ane…
        ok lah sampai batas ini (pertanyaan tsb), ane makin dapat melihat, sampai dimana kapasitas ente…hehe

        Saya rasa anda perlu membaca kembali tulisan saya di atas, apakah saya menafikan hukuman Tuhan itu tidak ada? Yang saya tegaskan adalah hakekat dari hukuman itu, siapapun yang tidak masuk dalam program hukuman tentu tak akan terkena hukuman. Analoginya sederhana mas, ketika anda melanggar tatib lalu lintas kemudian di tilang, apakah aturan dan polisi yang menghukum anda? tentu tidak kan? Tatib, peraturan lalin, hanyalah tatacara(uborampe) sedangkan pak polisi dan jajarannya hanya pelaksana, kalau anda tidak melanggar tentu tidak terkena hukuman, sekarang saya balik tanya, siapa yang menzalimi (Menghukum) diri anda? Anda sendiri kan? Tuhan Maha suci mas, Dia sudah menyiapkan semua Uborampenya, tinggal kita mau milih yang mana.

        hehe…ane jadi harus tersenyum lagi….
        Perumpamaan ente tentang hukum buatan manusia (hukum lalu lintas) itu, tetap saja ‘diterbitkan’ oleh orang/pihak yg memiliki jabatan TERTINGGI yg menciptakannya.

        Ente melihat dari sisi:

        hukum sebagai sunnah-Nya….yg sering saya ingatkan sbg Hukum Qishash.

        sedangkan Azab juga merupakan Hukum Yang DiturunkanNya sbg Ketetapan Mutlak dari Allah.

        Jadi mau ngeles kemane lagi ente….
        semua adalah HUKUM Yang DIturunkannya sesuai dg ‘Qadar’ dari-Nya, untuk meng-‘Qada’ mu nantinya.

        Mau dalil??
        Dan Allah mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, ‎
        kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman, “Sebutkanlah ‎kepada-Ku nama benda-beda itu jika kamu memang orang-orang yang benar.

        tolong jangan ditafsir keluar ya……
        bocoranya mas….manusia itu telah diprogram sedemikian lengkap dan sempurna, tinggal kitanya bisa membacanya apa tidak…
        salam merenung…..pokoke komplit-plit-plit

        —————————————-

        Jadi pelajari dulu apa itu Sunatullah, Hukum Qishash, Hukum Azab, dan hukum lainnya…hmmm

    • monggo den mas ngabehi….

      jawab pertanyaan yg sangat mudah (menurut saya loooo..haha) di atas!
      ane tunggu!

    • Tentang ini den mas ngabehi…

      Dia Maha menghakimi, tapi jangan disamakan seperti hakim Bao, Jangan kau bayangkan setelah manusia mati terus amal kebaikanya ditimbang kaya orang jual gabah, masa’ tuhan kok manual sekali.Program Tuhan lebih dari matic, maka kau pelajari lagi baik-baik apa yang disebut Sunatullah, Qodo’, Qodar dll, kalau belum faham -faham juga belajar lagi yang giat, jangan ilmu baru seujung kuku sudah gembar-gembor mengkafirkan orang, benar-benar tindakan saudara ini memalukan.

      —————————-

      justru saya yang telah menyebutkan jauh sebelum anda mendebat ane…hehe
      bahwa tiap2 diri manusia, tak akan dapat lepas dari timbangan Hak dan Kewajiban manusia itu sendiri. Jadi sopo sing kesadarane terlambat dan terhambat haha…

      qadar mu pasti akan musnah terkena azab….Insya Allah

      • Jangan berlebihan, jangan lancang seolah-olah kamu itu Allah…
        hati-hati dengan ucapanmu…..

      • huahaha haha…..den mas ngabehi ngambek….

        mana argumennya?! kita ini LIVE loooo….haha….

        LEBIH CEPAT LEBIH BAIK…..(mas sepuluh jari atw satu jari?!) hehe..

        oke lah ane….kasih ‘nafas dulu….ane rehat dulu ya….

    • ooo ya…den mas ngabehi….hehe

      kelihatannya ente masih rancu antara HUKUM dan HUKUMAN….
      ane sarankan ente pahami dulu perbedaan antara kedua istilah itu…haha…

      HUKUM itu pasti diciptakan oleh Yang Maha Tinggi sebagai Yang Mutlak Menciptakannya….
      sedangkan HUKUMAN adalah ‘qadar hukum’ bagi object (dlm hal ini) manusia atau ‘pengendara’ yg menjalankan HUKUM itu. Kembali kpd manusia itu sendiri, mau menjalankan (menyetirnya) di jalan yg lurus, atau sesat seperti ente…yg lebih senang memilih jalan yg bengkok…..haha…

      contoh…tuhan memerintahkan anda untuk sholat lima ‘waktu, sedangkan ‘waktu anda habiskan waktu itu untuk pesugihan….haha haha

      • wah semakin ngaco……
        udah ya, saya cukupkan sampai sekian, saya tulus berdoa semoga Anda dibimbing Oleh Allah yang benar-benar Allah, bukan Allah dari hasil ilusi anda.
        Pergilah ke sawah dan lihatlah padi yang merunduk itu, niscaya engkau akan mengerti kebesaran ALLAH…..

      • Pergilah ke sawah dan lihatlah padi yang merunduk itu, niscaya engkau akan mengerti kebesaran ALLAH…..
        ===========================
        ini bahasa kias yang kalau di jabarkan terlalu banyak, makan tempat , makan waktu, kalau ga mudeng juga ,saya kasih tau dikit bocorannya ya..
        jadi orang itu lebih baik banyak prakteknya seperti sedulur-sedulur di sini, dari pada kebanyakan berwacana, ngumbar gagasan, mentelengi kitab bukan tujuan untuk sangu urip, tapi buat sangu debat, menghakimi orang…..
        wis yo ngger Anti Kafir …sing tenanan le sinau yo, pelajaran hari ini cukup ini dulu…..

      • Ayat Sapi/Al Baqarah 2:62

        إِنَّالَّذِينَآمَنُواْوَالَّذِينَهَادُواْوَالنَّصَارَىوَالصَّابِئِينَمَنْ آمَنَبِاللَّهِوَالْيَوْمِالآخِرِ وَعَمِلَصَالِحاًفَلَهُمْأَجْرُهُمْعِندَرَبِّهِمْوَلاَخَوْفٌعَلَيْهِمْوَلاَ هُمْيَحْزَنُونَ
        Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Kristen/Katholik dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
        ——————-
        ‘contoh…tuhan memerintahkan anda untuk sholat lima ‘waktu, sedangkan ‘waktu anda habiskan waktu itu untuk pesugihan….haha haha ‘(ANTI KAFIR)

        @ ANTI KAFIR yang terkasih,

        Saya tertarik Islam. Tolong beritahu saya, ayat MANA yang bilang sholat lima waktu ?

        Salam katresnan kejawen,Yahudi,Kristen,Katholik,Shabiin,Buddha,Hindu,dll

      • sudah lah den mas ngabehi…..hehe

        kalo dah ga mampu ber-argumen…..duduk manis and minkem….haha..

        sapa suruh mendebat ane……huahaha hahaha haha

  12. ‘Saya juga tidak mudeng tentang 10 ayat yang ada dalam diri manusia…..apakah ayat itu berbentuk tulisan atau sebagai ayat yang sudah tersirat dan menjadi bentuk ujud gambar alam…..karena menurut saya semua yang ujud ada ini adalah ayat…kalam Tuhan ……..'(JS)

    @Mas JS,

    Saya tidak akan …. kaget kalau beliau dengan seribu nama itu TIDAK bisa menunjukkan ayatnya … Jujurkah dia ? Kalau beliau betul2 beragama yang mengajarkan kejujuran, pasti beliau tidak ganti2 nama/avatar hanya untuk mencemooh orang2 yang tak sepaham… Mengapa tidak berani pakai nama/avatar yang dulu beliau pakai ? Setuju, kalau kita mau membuka mata dimana-mana ada ayat. Ayat2 tidak terbatas di satu/dua buku saja, DAN juga tidak bisa dibatasi . Saya juga membaca ayat2 di blog ini.

    Salam katresnan kebo nyusu gudel (-:

    • penasaran ni ye…..hehe…

      sakit kah hati kalian?!
      kerana tak ada satupun kata ‘gereja’ dalam kitab mu itu?! haha..

      ‘tempatnya aja ga disebut, apalagi ibadah na,
      palsu ting ting…huahaha….ibadah kok dikarang2….huh

      ————————————–

      sedangkan nama2 sholat, jelas2 ada dalam Al-Qur’an…begitu juga dengan nama tempatnya.
      mosok gitu aja mau diputer2…..dasar kafiran….haha

      Nanti ane jelaskan ….kalo kalian sudah mewek2…..huahaha

  13. Nuwun sewu..
    @ P.JS, sdr Tan.w. …
    saya ingin urun rembug sebatas kemampuan sj…

    Sholat dlm conseptnya di awali dari perjalanan Isro’ miraj, Muhamad ke langit ke tuju, ketemu Tuhan
    Di beri perintah untuk sholat dlm perjalanan balik lagi ke bumi ketemu Nabi Musa.
    sampai beliau mengadakan transakasi tawar menawar dg Allah, yg awalnya 50 x sehari di tawar menjadi 5 x/hari..
    Hmmm tuhan ternyata bisa juga di tawar..
    Perlu di fahami kenapa Muhhammad menawar, karena Muhammad adalah saudagar/pedagang.
    Peristiwa Isra’ mi’raj ini sebenarnya sdh terjadi dari nabi sebelumnya yaitu Nabi idris, nabinya Orang Yahudi dan Nasrani..tapi di isni tidak ada perintah untuk sholat,dan tentu sj Nabi Idris tidak ketemu nabi musa karena Musa belum Exist… lha kenapa kok ada lagi cerita Isra’ mi’raj versi Mohhamad? Wah sy nggak tahu…Tapi kalau mau jujur banyak sekali cerita2/ kejadian2 dalam konsep Yahudi atau Nasrani di pakai lagi dlm Islam tentu saja sudah memakai setingan Arab. Contohnya ttg Korban, dr cerita Ibrahim yg mendapat perintah untuk mengorbankan anaknya Isak, dari istri pertamanya, di ganti dg setingan Arab bhw Ibrahim bermimpi untuk menyembelih anaknya Ismail, dari Istri keduanya..dan masih banyak lagi cerita2 yg lain.
    Perlu di ketahui korban menyembelih kambing ini adalah tradisi yahudi yg ada sebelumya yaitu sebagai ritual persembahan kepada tuhan, kalau di Jawa seperti seaji begitulah.
    Dari kitab2 Yahudi, dan Nasrani tidak ada yg menyebutkan bahwa Nabi Ibrahim pergi ke Mekah dan membangun Ka’bah…. lha..lalu siapa yg membangun ka’bah…hhmmm? Saya tidak tahu…
    Daging Babi, ini sebenarnya sudah di haramkan oleh kaum yahudi sebelumya mungkin sampai ekarang masih di lanjutkan oleh kaum Yahudi orthodox.
    Tradisi Sunatan ini juga tradisi/ritual orang2 yahudi…
    Saya sering mendengar kata2 dr temen2 yg begini…..Itulah kenapa banyak nabi2 di turunkan di Arab……karena bla.bla.bla…
    Dulu sy juga percayabegitu sj, nah sekarang aku bertanya2 hhmm berapa banyak sih nabi2 yg di turunkan di Arab? Eh jangan2 Cuma satu saja yaitu Mohammad dan yg lainya adalh Nabi2 kaum Yahudi dan Nasrani, lalu kenapa umat Islam begitu bencinya dg kaum Yahudi dan Nasrani? Seperti kebencian terhadap orang2 lain yg tidak islam walaupun itu bangsa sendiri..?
    Ah jangan2 sikap kebencian ini memamng di halalkan dlm ajaranya…
    Sebagai umat Islam yg sejati saya sarankan anda2 semua tidak segan2 membaca kitab2 Injil, perjajian lama dan baru juga Taurat dan Zabur kalau masih ada karena Umat islam mesti harus jujur dan mengakuai itu adalah kitab2 babon sebelumnya. Kalau itu najis bagi Umat Islam..hhmm kenapa najis, kenapa dilarang,, ada apa dibalik itu,,?
    Dulu waktu saya masih ngaji cara Islam sering bertanya2 dlm hati, apakah betul sih Qur’an itu turun wahyu/kata2 Tuhan yg dari langit?
    Coba hayati kata2 ini:
    Aku berlindung ke pada Allah dari goda’an syaiton yg terkutuk..
    Dengan Nama Allah yg Maha pengasih lagi maha penyayang..
    Segala Puji Bagi Allah pencipta semesta alam….dst, dst….
    Maha benar Allah dg segala Fiemanya.
    Pertanyaanya..masak Alalh berlindung kepada Allah..masak Allah memuji dirinya sendiri dg kata2 yg maha2 itu..
    Ini jelas kata2 manusia untuk Tuhan kan? Dan itu ada dlm Alqur’an kan?

    Untuk. PJS, sdr Tanwaskito dan Baok..ini khusus buat anda:
    ….
    KERBAUKU BESAR KERBAUKU SERAM TETAPI DIA BUKAN PEMALAS..
    HIDUPNYA SEDERHANA…
    WALAU KERBAUKU BUKAN HARIMAU TETAPI IA BISA SEPERTI HARIAMAU..
    SANCAKU MELILITNYA..TETAPI KERBAUKU TIDAK TERGANGGU
    KARENA SANCA DAN KERBAUKU ADALAH TEMAN PETANI…

    Asah asih asuh..
    Dalbo with love

    • keknya…masih budeg….haha

      pan dah ane bilang 5 X 10 ayat yg ada di ‘diri’ mu…heh

      dan belajar lagi: apa itu Umul Quro…..h h h

    • Salam Mas Dalbo…….

      Terima kasih banyak tentang uraian diatas…….benar sekali bahwa kita sebagai manusia seharusnya selalu berpikir dengan akal dan tidak dengan dengkul…hi hi hi…..
      Akal kita yang tercipta dan terproses dengan kecerdasan tingkat tinggi…..otak kita yang juga seharusnya bisa cerdas pula seperti apa yang dimau sang pembuat otak….
      Kita yang katanya sebagai mahluk tercedas diatas bumi kadang dan ternyata kalah dengan naluri insting dan kemampuan binatang dalam hal yang khusus…..otak yang didesain untuk kepentingan yang bersangkutan …otak yang ada dalam binatang ternyata seperti receiver atau penyimpan data yang sangat akurat dan tidak pernah salah atau meleset…..itu yang mungkin dikatakan sebagai insting atau naluri untuk bisa bertahan hidup atau bisa menempatkan dirinya dialam yang dihuninya….he he binatang hidup yang tidak berakal cerdas tapi mempunyai insting dan naluri yang hebat bukan main…..

      Bagaimana dengan naluri dan insting manusia yang dikatakan sebagai mahluk tercedas diantara semua mahluk binatang tentang banyak hal diatas bumi ini….dengan kemampuan otaknya yang ternyata bisa berdaya cipta…berpikir….menganalisa …belajar…utak atik gatuk….dan akhirnya dikatakan bahwa manusia adalah binatang yang berakal……
      Sebagai mahluk dengan kecerdasan tinggi karena otak manusia yang memang dan dimungkinkan untuk bisa mengerti kepada sipembuat otak dan dirinya dengan mempergunakan daya logika pikir dan juga naluri atau instingnya…..otak manusia yang berakal cerdas pastinya diberi kekuatan…naluri…insting…dan rasa perasaan seperti dan seolah olah kenal kepada sang pembuat otaknya…..he he he otak yang munkin didalamnya ada foto dan tanda tangan sipembuatnya …he he he atau ada rekaman suara sang pembuat otak….sang pembuat yang dikatakan atau kita panggil sebagai Tuhan……Sang Arsitek ..pemilik Manusia….

      Tulisan Njenengan diatas sudah jelas maksudnya bahwa wahyu adalah perkataan Tuhan dan didalam buku kitab itu ternyata ada tulisan manusia yang dicurigai dikatutkan nunut membonceng demi maunya manusia untuk kepentingan manusia…..siapakah dia ??…he he he …..lalu akal kita muter muter berpikir….naluri…insting…perasaan juga ikut uwel uwelan untuk bersama sama menjawab soal sebuah permasalahan atau keadaan yang mencurigakan dan diduga tidak benar….kita yang akhirnya merasakan dan dijejali dengan ajaran yang sangat keras…..Tuhan menjadi sangat tidak adil dan bahkan kejam…….kita memang kadang takut mengutarakan kebenaran rasa dan insting suara Tuhan karena itu dianggap adalah pelanggaran berfaham…berdosa karena melawan dogma……

      Kita yang berpikir dan beranalogi atau berteori dalam masalah agama dan keTuhanan atau tentang kebenaran pasti ada suara suara kebenaran / suara Tuhan hanya dan kadang sering kita lupakan……..atau sengaja suara suara Tuhan itu kita kecilkan atau kita mute…he he he karena suara Tuhan itu ngriwuki ngrecoki dan menghalangi kemauan ego dan nafsu bejatnya…………nuwun Mas Dalbo…….salam rahayu…..

      • kalu di kitab ada sholat ga?! huahaha haha…

        tapi mas….mengapa yesus bersedia ‘sujud yaaa……?!
        ada ayatnya lagi…..heh
        sedangkan kamu kapiran….pembangkang…..haha

  14. ANTI KAFIR :
    Desember 9th, 2011 pukul 01:12
    kalu di kitab ada sholat ga?! huahaha haha……………..
    tapi mas….mengapa yesus bersedia ‘sujud yaaa……?!
    ada ayatnya lagi…..heh
    sedangkan kamu kapiran….pembanngkang …..hah ———————————————————————————————-

    Ayat Sapi/Al Baqarah 2:62

    إِنَّالَّذِينَآمَنُواْوَالَّذِينَهَادُواْوَالنَّصَارَىوَالصَّابِئِينَمَنْ آمَنَبِاللَّهِوَالْيَوْمِالآخِرِ وَعَمِلَصَالِحاًفَلَهُمْأَجْرُهُمْعِندَرَبِّهِمْوَلاَخَوْفٌعَلَيْهِمْوَلاَ هُمْيَحْزَنُونَ
    Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Kristen/Katholik dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
    ——————–

    @ ANTI KAFIR yang terkasih,

    Re perintah Allah sholat lima waktu : Tolong anda copy/paste ayat itu seperti di atas. Ayat yang MANA, NOMOR BERAPA. Ini kan permintaan sederhana,tidak perlu IQ tinggi seperti IQ Einstein untuk mang copy/paste ayat tsb …. KALAU ADA ….Syokran, ana ahaibaq …(-:

    Salam katresnan kejawen,Kristen,Katholik,Yahudi,Buddha,Hindu,Sikh,Baha’i.

  15. Mas Anti Kafir Yth.

    Berdebat, berargumen, silang pendapat mah boleh dan sah-sah saja. Tetapi apakah harus menggunakan bahasa/kata-kata yang kasar dan sarkatis?? Apalagi njenengan bawa Agama njenengan dan Kitab suci njenengan… Sbg bangsa Indonesia yang terkenal ramah, berbudaya, beradat tentu memiliki sopan santun, toto kromo dan saling menghormati. Monggo jadi warga negara yang baik deh.. Karena perkataan Anda adalah mencerminkan siapa Anda sebenarnya. Maturnuwun.

    Salah Hormat.

  16. mas sabda…….., saya sangat membutuhkan panjenengan, bolehkah saya tau alamat dan nomer telepon panjenengan???maturnuwun

  17. Sebuah karya yang bagus dan sangat berguna untuk menuju gerbang kemulyaan ,kini telah senyap tanpa penghuni demi sesuatu yang baru dan ketajaman argumen yang lebih bermutu (maaf sekedar niat mengapresiasi bukan yg lain).

    Mohon ijin copy paste Ki Sabda u/melanggengkan karya panjenengan di file pribadi dan pengiling laku.

    Salam katresnan

  18. assalamungalaikum

    ngapunten

    kata guru aturan dilakoni dudu nggo padu

    matur suwun

  19. Setuju sama mas edi, g usah brantem
    Klo yg setuju bsa dijadikan pelajaran yg g setuju ya g usah jalanin. Lgi pula tahapan diatas g ada yg dilarang agama kok, g mengajarkan utk sirik,musrik,atau apalah. Kan intinya cma nahan hawa nafsu
    Hehehe… Maaf klo salah bicara

  20. selamat malam,izin ikut nyimak

  21. orang menanam pasti memanennya….

  22. ki sabdo apa apa puasa termasuk laku prihatin suwun jawabanya.

    • Bung Ahmadun8 Yth
      Ya, puasa termasuk prihatin. Tapi gunanya untuk diri sendiri si pelaku puasa. Kalau mau prihatin level yg lebih tinggi ya lakukan sesuatu yg bermanfaat utk seluruh kehidupan, atau kehidupan yg lbh luas. Misalnya memberi makan org kelaparan, memberi minum org kehausan, mengobati/menolong orang sakit/menderita dst.
      Salam karaharjan

  23. salam sejahtera buat smua
    puji tuhan dgn segala kesempurnaan-Nya.
    mari kita sambut kematian dengan bekal sbenar-benarnya

  24. Sedulur ingkang kinasih,
    Ngapunten ingin pensiun dini dari dunia hiburan (ngeblog termasuk gak ya?hihihi…) demi anu… hmmmuachh, sunces kagem sedoyo.. matur suwun ruanganipun…

  25. @anti kafir
    seharusnya anda juga lebih rajin mentafakuri diri anda sendiri, mumpung masih ada kesempatan. Terlalu banyak melihat keluar kurang menguntungkan untuk diri sendiri. Coba dipelajari lagi surat al ashri -nya ya, terutama ayat ini :3. Kecuali orang-orang yang beriman dan berbuat kebaikan, dan saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran, Sekali lagi coba dicermati baik-baik ya, semoga Alla membukakan pintu hidaya untuk anda yang masih terkungkung dalam kegelapan budi ini. Maaf terpaksa saya harus bicara apa adanya.

  26. ente itu pegimane seh….

    justru blog ini adalah blog ‘kegelapan….haha
    maka na ane ingatkan dengan judul yg bagus:

    “Runtuhnya Sebuah (Blog) Dinanti”…..huahaha….haha

    btw:
    gimana masalah ‘hukuman na….kok ga ada komentar….haha
    hanya segitu kemampuan mu…..huh

  27. @ngabehi

    Sebagai penegasan, saya ulang sekali lagi:

    Sudah lah…tidak usah banyak cakap….

    Tidak akan ada yg percaya dg anda, meskipun kamu menyalin 1000 ayat ke dalam blog ini. Anda tidak mengamalkan Asma ‘Ul Husna itu secara utuh dan benar.

    Anda telah lancang mengucapkan “Ya Quddus”, dengan mengabaikan “Ya Hakim”.

    Silahkan anda jelaskan ke’lalai-an anda tersebut….monggo!
    jangan ngeles lagi! dan jangan pura2 budeg….heh

  28. @ngabehi…

    @anti kafir
    seharusnya anda juga lebih rajin mentafakuri diri anda sendiri, mumpung masih ada kesempatan. Terlalu banyak melihat keluar kurang menguntungkan untuk diri sendiri. Coba dipelajari lagi surat al ashri -nya ya, terutama ayat ini :3. Kecuali orang-orang yang beriman dan berbuat kebaikan, dan saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran, Sekali lagi coba dicermati baik-baik ya, semoga Alla membukakan pintu hidaya untuk anda yang masih terkungkung dalam kegelapan budi ini. Maaf terpaksa saya harus bicara apa adanya.

    heh….ente bukan lah tergolong orang2 yg beriman,
    kerana ente adalah ‘anggota genk kegelapan……jelas?!

  29. benar mas, tapi belum universal……,kebenaran itu dari arah manapun bener tidak harus dari ras ,kaum,…….tertentu..,orang tertutup hanya sedikit manfaatnya,akibatnya,tidak punya karya….,merasa superior…..jelas salah,tersesat.

  30. Pakde kalo bicara yg jelas dikit dong, jangan stengah2. Knapa harus pakai baca surat2an sgala? Wong di dlm diri ini ada guru sejati ko’. Kalo pakde blm tau mnding gk usah komen, dari pada mnunjuk kan kbodohan sampean sndiri di banyak para penyimak (para pembaca). Ketawai diri sendiri dulu pakde, sebelum sampean ngetawai orang lain. Pakde bisa bicara iman, sebenar nya iman itu apa mnurut pakde? Apa cuma di bibir saja? Ma’af bila trlalu dalam ingsun ngucap.

  31. Mas ngabehi@
    saya minta panjenengan jangan pake2 ayat2 al’quran deh,itu ayat khusus untuk muhamad dan orang2 seperti saya dan AnTi Kafir, terpaksa saya katakan karena dengan adanya ayat2 alquran saya bisa menikmati hidup seperti nabi muhamad yang bebas ngesex dengan siapapun yang beliau mau,makanya kita ngefans.
    Sekali lagi saya tegaskan HANYA UNTUK MUHAMMAD DAN ORANG2 SEPERTI SAYA DAN ANTI KAFIR!!
    zaenab,aisha,maria ooh..aku ingin merasakanya ya muhammad…

  32. Salam Mas Tan Waskita……

    Weeh…ternyata Njenengan masih mau meladeni manusia para ustad yang sedang mencari dan melindungi para jamaahnya untuk tidak kabur dan mungkin bisa bertambah banyak……lebih banyak lebih untung……..

    Apa benar perintah solat 5 waktu tidak ada perintahnya di buku besarnya toh ??…..lha kalau tidak ada perintah seperti itu mungkin agama islam tidak akan bisa sebesar sekarang…… masjid tidak kleleran seperti sekarang ini…..islam tidak akan berkembang mendunia…..

    Kalau benar benar tidak ada perintah sholat 5 waktu berdasarkan wahyu itu artinya Nabinya agama islam benar benar manusia cerdas….manusia yang memang pandai dalam politik …diplomasi…ahli perang….ahli hukum….dagang ekonomi dan ahli dalam hal yang lain lain…..

    Kalau sholat 5 waktu bukan wahyu dari Tuhan maka Nabi Muhammad disetiap harinya pasti dan selalu berpikir keras dan berpolitik bagaimana caranya membuat agama islam dan penganutnya menjadi semakin kuat dan semakin besar dan selalu menang dalam bayak kepentingan dijaman edan waktu itu lalu ketemu caranya yaitu dengan mencetuskan sholat 5 waktu itu……..apa benar begitu ??…..weeh kepalaku jadi mumet……

    Kalau misalkan perintah sholat 5 waktu adalah suatu akal akalan hanya untuk mengumpulkan kekuatan laskar partai untuk menjadi besar dan selalu menang maka artinya dalam menyembah Allah ternyata tidak dengan cara jentat jentit dhohir saja dan jelas boleh dengan cara perilaku hati nurani dengan berbuat baik dan pener seperti ajaran Nabi sebelum Nabi Muhammad lahir ada…..atau menyembah Tuhan itu dengan cara yang diam diam…sunyi sendiri…tidak bengak bengok atau teriak teriak…..menempatkan rasa cinta dan hormat dan selalu berpuji sukur kepada Sang Pencipta atas hidup yang begini ajaib ini……….

    Menyembah Tuhan itu ternyata terserah kepada manusia dengan caranya masing masing …..memakai cara 5 waktu….setiap hari dirumah dan 1 kali ke gereja…Vihara…Pura dan lain lain lain lain…..yang jelas Tuhan itu sangat mengerti hati manusia……
    Tuhan yang sejatinya tidak butuh disembah dan tidak butuh lem leman manusia….
    Tuhan tidak kedonyan dan meminta minta kepada mahluk…….menyembah supaya manusia bisa menemukan dan mengerti tentang rasa untuk mengenal Tuhan dan manusia berharap Tuhan berkenan memperkenalkan diri NYA kepada si penyembah ….

    Rasa mengenal Sang Pencipta yang berawal dari panca indranya lalu berpikir dan berpikir…bertanya dan terus bertanya kepada hati nuraninya tentang apa saja….bertafakur disetiap waktunya…..dibuktikan dengan benar dalam perbuatan…jujur leres pener…sabar nrimo…tawakal…welas asih…dono driyo…dono roso….dan banyak hal baik yang lain…………………………..salam tafakur…………

  33. @Tanwaskita….

    Ayat Sapi/Al Baqarah 2:62

    إِنَّالَّذِينَآمَنُواْوَالَّذِينَهَادُواْوَالنَّصَارَىوَالصَّابِئِينَمَنْ آمَنَبِاللَّهِوَالْيَوْمِالآخِرِ وَعَمِلَصَالِحاًفَلَهُمْأَجْرُهُمْعِندَرَبِّهِمْوَلاَخَوْفٌعَلَيْهِمْوَلاَ هُمْيَحْزَنُونَ
    Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Kristen/Katholik dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
    ——————-
    ‘contoh…tuhan memerintahkan anda untuk sholat lima ‘waktu, sedangkan ‘waktu anda habiskan waktu itu untuk pesugihan….haha haha ‘(ANTI KAFIR)

    @ ANTI KAFIR yang terkasih,

    Saya tertarik Islam. Tolong beritahu saya, ayat MANA yang bilang sholat lima waktu ?

    Salam katresnan kejawen,Yahudi,Kristen,Katholik,Shabiin,Buddha,Hindu,dll
    ———————————————————————————————–

    10 ayat yg berada dalam ‘diri’ mu…..hmmm

  34. Js@
    memang tidak ada perintah sholat di al quran,waktu malam yang dikatakan muhamad sebagai isro mi’roj,sebenernya itu akal2an muhamad saja yang terinspirasi apa yang baru saja dia lakukan dengan seorang perempuan,pasti anda tahulah siapa perempuan itu?
    Dia baru saja nungging dan doggy style.
    Untuk mengenangnya dia buat gerakan sholat.

  35. Ayat Sapi/Al Baqarah 2:62

    إِنَّالَّذِينَآمَنُواْوَالَّذِينَهَادُواْوَالنَّصَارَىوَالصَّابِئِينَمَنْ آمَنَبِاللَّهِوَالْيَوْمِالآخِرِ وَعَمِلَصَالِحاًفَلَهُمْأَجْرُهُمْعِندَرَبِّهِمْوَلاَخَوْفٌعَلَيْهِمْوَلاَ هُمْيَحْزَنُونَ
    Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Kristen/Katholik dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
    ——————–

    @Mas JS,

    Nyuwun sewu – dollar, Euro nggih purun (-:

    Sholat lima waktu : Lha KALAU ada dalam Al Quran , itu ayat yang mana ? ANTI KAFIR tidak bisa menunjukkan ayatnya ! Misalnya, ayat meja kah,ayat perempuan kah,ayat gua kah,ayat munafik kah, ayat penyair kah,ayat Yusuf kah, ayat nomor berapa ?
    Terus, jelas2 agama Kristen,Katholik, dan YAHUDI itu agama yang direstui …. Allah sendiri , tapi banyak orang Islam sendiri yang, mungkin, tidak tahu ayat ini ! Kalau tahu, ya pura2 … tidak tahu. Buktinya ? Orang Kristen kan paling sering menderita di Nusantara : gereja mereka dibakar, atau ijin mendirikan gereja mereka … dipersulit … ANTI KAFIR – AK, dengan nama/avatar lain,menertawakan pemeluk agama Kristen di sini,lho apa ini bukan berarti dia menertawakan ….Allah,Gusti sendiri ? Apa Allah waktu menurunkan Al Baqarah 2: 62 cuma …. guyon, berhumor saja ? he he he …

    Saya bukan mau …meladeni AK, saya berangkat dengan semangat ‘kebo nyusu gudel’ – semangat njenengan ; (tetap) selalu belajar meskipun dari yang jauh lebih muda. Kalau saya tidak tahu, ya saya bilang/ akui saya tidak tahu. Dari ketidaktahuan saya ini saya mau lebih tahu, dus belajar. A K menulis sholat lima waktu itu perintah Allah, tapi ketika ditanya ayat yang MANA, tidak bisa menjawab secara gamblang, cuma bilang ’10 ayat dalam dirimu … hmmm’ . Saya bolak balik Al Quran saya, ya belum/ tidak ketemu ’10 ayat dalam dirimu, hmm’ itu ! AK kalau tidak bisa menunjukkan ayatnya , berarti dia bohong atau cuma pakai aji2 pengawuran …., kurang atau sama sekali tidak kritis berpikir ….(-:(-: Mekaten,Mas JS.

    Salam katresnan mbulet kritis (-:

  36. Salam Mas Tanwaskita……..

    Iyalah Mas….kita ini memang si kebo yang maunya nyusu gudel terus…..nyusu supaya selalu bisa sehat…ha ha ha…….

    Saya bukan seorang pesantren dan bukan seorang mahasiswa ilmiah atau agama…….
    Saya yang belajar langsung dengan alam dan kasunyatan……tidak memakai teori mbulet…..menjalankan yang pakem pakem saja tapi malah sangat berat….untuk.menjadi manusia yang pener…….dan buku petunjuknya sudah ditanamkan oleh Tuhan di hati manusia….tinggal dan tergantung manusianya…mau apa tidak menjalankan hal hal yang benar dan meninggalkan yang buruk…..kalau dijalankan maka manusia itu sendiri yang bakal mengerti bahwa janji dn ucapan Gusti Allah adalah benar dan terbukti…….proses yang memerlukan waktu panjang dan berliku…..tidak sabar dan tidak ikhlas dijamin pasti tumbang ditengah jalan…..digandholi pahala dan dunia…..menjadi lupa diri……

    Saya juga menunggu keterangan dari si beliaunya untk menerangkan soal perintah sholat 5 waktu itu dan bersumber dari apa ??…..
    Apakah para Nabi selain Nabi Muhammad juga mengajarkan tentang sholat.??….kalau ada maka bagaimana rukun syaratnya….tapi yang sering disebut oleh Tuhan adalah tentang …akhlak…rasa iman…. amal sholeh…berbaik kepada sesama dan banyak hal lain…..untuk menjadi manusia manfaat…mengajarkan manusia untuk tidak berbuat biadab dan membunuh atau perbuatan keji yang lain…..tidak memperbudak manusia……

    Saya juga tidak mudeng tentang 10 ayat yang ada dalam diri manusia…..apakah ayat itu berbentuk tulisan atau sebagai ayat yang sudah tersirat dan menjadi bentuk ujud gambar alam…..karena menurut saya semua yang ujud ada ini adalah ayat…kalam Tuhan ……..

    Apakah si beliaunya tahu bahwa didalam tubuh manusia banyak sekali gambar dan tulisan…….tulisan nama Tuhan dan juga ada gambar ..bumi…bulan…bintang…laut…alam hitam pekat…bola hitam…kabah…gunung….matahari dll…he he saya yang juga tidak mudeng…….

    Mas Tanwaskita……semoga Njenengan dan kami bisa faham soal benar dan samar….kita yang selalu belajar terus sampai mati dengan tidak pernah meninggalkan hati nurani yang selalu berkata baik dan benar……………..salam rahay

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 937 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: