SELAMATAN USIA KEHAMILAN

November 21, 2009 at 3:29 am (SELAMATAN USIA KEHAMILAN) (, , , , , , , )

SELAMATAN  MENJELANG BERSALIN

Dalam tradisi Jawa dari dulukala telah dikenal berbagai uborampe sesaji atau sesuatu yang disajikan sebagai bentuk pewujudan doa (baca: sinergisme/harmonisasi) dan harapan (upaya penyelarasan) ke dalam simbol. Doa dan harapan tak cukup sekedar di ucapkan dalam hati dan mulut saja. Sebagai ungkapan dari ketangga (keketeg hing hangga) atau tekad bulat di dalam jiwaraga. Dengan harapan agar supaya lahirnya si ponang jabang bayi dan ibu yang mengandung diberikan keselamatan, kelancaran, selalu dalam lindungan dan berkah Ilahi melalui perantara energi hidup manasaja ; lewat perantara suami, perantara dokter, bidan, perawat, orang lain tak dikenal, tetangga, teman, kerabat, saudara, maupun perantara para leluhurnya sendiri.

Adapun syarat-syarat atau uborampe jika usia kehamilan sudah mencapai :

SATU BULAN

Materi selamatan berupa : bubur abor-abor atau bubur sungsum, yang dibuat dari tepung beras dengan sedikit garam. Cara menghidangannya dengan diberi 2 macam kuah yakni ; juruh, atau gula jawa yang sudah dicairkan dan, santan yang diperas dengan air putih matang ditambah garam secukupnya (dicolok uyah). Read the rest of this entry »

Permalink 1 Comment

THE MYSTERIOUS DAY

November 11, 2009 at 12:21 pm (THE MYSTERIOUS DAY) (, )

MARILAH KITA SEMUA SEBAGAI RAKYAT JELATA LEBIH ELING DAN WASPADA
SEMAKIN MEMBANGUN ERATNYA TALI PERSAHABATAN DAN PERSAUDARAAN

Negeri ini tengah dilanda gelombang angkara murka, kemunafikan, oleh ulah para durjana yang kebetulan duduk sebagai penguasa, penegak hukum, dan orang yang mewakili rakyatnya. Entah yang beredok buaya, tikus, tokek, bulus, ular, harimau, cicak. Toh semua pemain sandiwara, para akrobator politik, para praktisi kebusukan akan segera sembunyikan diri di balik hiruk pikuknya gelombang bencana. Tapi jangan merasa aman dulu, luput dari pembalasan hukum alam saat ini, kesengsaraan setelah ajal sudah menanti dengan pasti.

September puncak bencana, yang dibuka dengan gempa Jawa Barat pada hari Rabu Pon tanggal 2 September 2009 kurang lebih pukul 14.55 WIB, dan ditutup oleh gempa Sumatera Barat pada hari Rabu Legi tanggal 30 September 2009 antara pukul 17.15 waktu Padang/16,55 waktu Jakarta/16.45 waktu Jateng-DIY/18.15 WIT/19.15 WITim. Puncak bencana tak hanya dilihat dari skala kerusakannya, namun juga jumlah korban jiwa yang berjatuhan. Benar, puncak bencana pada tahun ini sudah berlalu, tetapi kita masih tetap harus lebih waspada, lebih banyak bersyukur, agar selalu eling sangkan paraning dumadi. Sebab sepertinya tanda-tanda bahasa alam ingin menyampaikan pesan kepada bangsa ini, bahwa masih ada sekali lagi yang (lebih) besar. Bila secara geologi dan geografi memprediksi terjadi di wilayah Sumbar lagi, walau lebih besar tentu saja saat ini kondisinya lebih menguntungkan, di mana banyak rumah dan tenda-tenda darurat yang justru tidak membahayakan bila sewaktu-waktu terjadi gempa lagi. Yah, itulah prinsip keadilan alam semesta, di bawah kendali yang berasal dari sumber dari segala sumber energi pengendali. Bila harus mengulang, mudah-mudahan tak ada lagi korban nyawa dan penderitaan masyarakat, saudara-saudara kita di wilayah Sumatera Barat. Read the rest of this entry »

Permalink 22 Comments

MISTERI 2012 (Seri 3)

November 9, 2009 at 12:52 pm (MISTERI 2012 (Seri 3)) (, , , , )

Lihat Titik Putih Sebagai Badai Magnetik Matahari

Kunci penunjuk waktu galaktika bangsa Maya adalah Kalender Sakral yang disebut tzolkin (hitungan siklus 260 hari). Tzolkin bersilangan dengan Tahun Samar (kelender 365 hari). Kedua kalender tersebut berjalan sejajar seperti rel, tetapi pada suatu ketika kedua titik rel ini akan bertemu dalam waktu yang disebut “hari yang langka” yakni terjadinya pertemuan antara “kalender sakral” dengan Tahun Samar. Peristiwa yang teramat langka menandainya sebagaai siklus besar 52 tahunan. Namun peristiwa galaktika ini masih merupakan “Siklus Besar” yang terakhir terjadi pada tahun 3114 SM. Ini merupakan waktu perkiraan dalam hiroglif bangsa Mesir pertama, dan akan berakhir pada 21-12-2012 Masehi di mana matahari berada pada posisi langsung dengan ekuator dari galaksi Bimasakti. Read the rest of this entry »

Permalink 11 Comments

TATA CARA BANCAKAN WETON

November 4, 2009 at 9:46 am (TATA CARA BANCAKAN WETON) (, , , , , , , )

Bancakan WetonBancakan weton dilakukan tepat pada hari weton kita. Dalam tradisi Jawa, seseorang harus dibuatkan bancakan weton minimal sekali selama seumur hidup. Namun akan lebih baik dilakukan paling tidak setahun sekali. Apabila seseorang sudah merasakan sering mengalami kesialan (sebel-sial), ketidakberuntungan, selalu mengalami kejadian buruk, biasanya dilakukan bancakan weton selama 7 kali berturut-turut, artinya sekali bancakan setiap 35 hari, selama 7 bulan berturut-turut.

MANFAAT BANCAKAN

Manfaat dan tujuan bancakan weton adalah untuk “ngopahi sing momong”, karena masyarakat Jawa percaya dan memahami jika setiap orang ada yang momong (pamomong) atau “pengasuh dan pembimbing” secara metafisik. Pamomong bertugas selalu membimbing dan mengarahkan agar seseorang tidak salah langkah, agar supaya lakune selalu pener, dan pas. Pamomong sebisanya selalu menjaga agar kita  bisa terhindar dari perilaku yang keliru, tidak tepat, ceroboh, merugikan. Antara pamomong dengan yang diemong seringkali terjadi kekuatan tarik-menarik. Pamomong menggerakkan ke arah kareping rahsa, atau mengajak kepada hal-hal baik dan positif,  sementara yang diemong cenderung menuruti rahsaning karep, ingin melakukan hal-hal semaunya sendiri, menuruti keinginan negative,  dengan mengabaikan kaidah-kaidah hidup dan melawan tatanan yang akan mencelakai diri pribadi, bahkan merusak ketenangan dan ketentraman masyarakat. Antara pamomong dengan yang diemong terjadi tarik menarik, Dalam rangka tarik-menarik ini,  pamomong tidak selalu memenangkan “pertarungan” alias kalah dengan yang diemong. Dalam situasi demikian yang diemong lebih condong untuk selalu mengikuti rahsaning karep (nafsu). Bahkan tak jarang apabila seseorang kelakuannya sudah tak terkendali atau mengalami disorder, sing momong biasanya sudah enggan untuk memberikan bimbingan dan asuhan. Termasuk juga bila yang diemong mengidap penyakit jiwa. Dalam beberapa kesempatan saya pernah  nayuh si pamomong seseorang yang sudah mengalami disorder misalnya kelakuannya liar dan bejat, sering mencelakai orang lain,  ternyata pamomong akhirnya meninggalkan yang diemong karena sudah enggan memberikan bimbingan dan  asuhan kepada seseorang tersebut. Pamomong sudah tidak  lagi mampu mengarahkan dan membimbingnya. Apapun yang dilakukan untuk mengarahkan kepada segala kebaikan, sudah sia-sia saja. Read the rest of this entry »

Permalink 25 Comments

Misteri 2012 (seri 2)

November 1, 2009 at 8:25 pm (MISTERI 2012 (Seri 2)) (, , )

MISTERI 2012

(seri 2)

HARI PEMBALASAN (HISAB)

Terdapat banyak sekali gagasan dari para futurolog dan visioner tentang apa yang kita harapkan dengan semakin dekatnya akhir kalender Maya tepatnya tahun 2012. Mayoritas pengamat merasa bahwa akan ada kejadian luarbiasa yang penuh misteri. Sesuatu akan terjadi, namun sulitnya memprediksi secara akurat apa yang akan terjadi nanti. Segala macam peristiwa mungkin saja terjadi bahkan di luar apa yang dapat kita bayangkan, yang akan menimpa tatasurya jagad raya, di mana planet bumi merupakan bagian sangat kecil bagai debu di antara gugusan galaktika. Sementara itu, waktu terus bergerak linier, saat ini pada angka 2009 artinya  semakin mendekati angka 2012 tak terasa kurang lebih hanya tinggal 3 tahun lagi. Lantas hal yang paling bijak kita lakukan adalah mencermati apa-saja yang tampak dan bisa dilihat sebagai gejala atau fenomena yang mendekati dan mengarah pada berbagai prediksi. Kenapa kita perlu prediksi ? Saya kira kita paham bahwa menempuh menjalani kehidupan ini selalu menggunakan prediksi untuk menentukan langkah-langkah hari ini, menuai hasil di hari esok. Sebab pada dasarnya hidup ini adalah hari pembalasan, hari penghitungan atau khisab. Tak perlu menunggu 2012, dan tak perlu menanti hari “kiamat” karena apa yang kita alami hari ini merupakan buah khisab dari apa yang kita lakukan hari kemarin, minggu lalu, bulan lalu atau tahun yang lalu. Hukum sebab akibat atau karma merupakan buah dari adanya hari pembalasan atau khisab. Read the rest of this entry »

Permalink 22 Comments