FAQ; Manitis, Jangkung, Pamomong, Guru Sejati, Moksa, Ngahiang

Tulisan ini sekaligus untuk menjawab pertanyaan Kang Ades/Raja Pandita, dan berbagai pertanyaan serupa dalam  Media Tanya Jawab, serta beberapa pertanyaan senada dari para sahabat lainnya melalui email. Kiranya perlu saya share dalam thread khusus agar lebih mudah  dibaca oleh seluruh sahabat yang hadir di sini. Untuk lebih melengkapi makna dan pengertiannya, para pembaca yang budiman, silahkan buka pula thread yang telah saya tulis sebelumnya ; Membangun Kesadaran Rahsa Sejati.

Kepada Yth Sabdalangit saya mau bertanya mohon jawaban dan pandangannya.

  1. Apa beda reinkarnasi dan nitis.
  2. Fenomena ngahiyang dan moksa masuk ke arah yang mana, mohon pandangannya ki.

Jawab;

Saya akan menjawab bukan melalui berbagai referensi. Tapi menurut apa yang berkali-kali saya saksikan sendiri. Jadi mohon maaf bila mungkin ada perbedaan dengan yang ada dalam referensi apapun. Silahkan nanti bisa disimpulkan sendiri.

  1. Ada seseorang sudah memiliki rohnya sendiri yang asli. Ciri-ciri rohnya yang asli jika dilihat/tampak maka bentuk, gambaran, tubuh, wajah dan wujud rohnya sangat mirip dengan raganya. Nah, di samping itu raga tersebut sering digunakan oleh leluhurnya sendiri dan atau leluhur besar utk berkomunikasi dgn jagad wadag termasuk dgn sesama manusia. Sukma sejati leluhur tersebut seringkali masuk ke dalam raga seseorang tersebut, serta menjiwai dan mensifatinya. Kasus semacam ini kemudian saya pahami sebagai roh leluhur yang menitis ke dalam raga anak turunnya, bisa juga raga orang yang bukan anak turunnya.
  2. Ada seseorang dengan rohnya sendiri yang asli. Tapi banyak leluhurnya sendiri dan atau leluhur besar yang selalu membimbing dan mengarahkan langkah-langkanya dalam menapaki kehidupan ini. Kasus seperti ini saya sebut dijangkung dan dijampangi (dibimbing dan diasuh/diarahkan). Leluhur tersebut berfungsi ibarat sebagai guru besarnya.
  3. Ada pula seseorang yang selalu didampingi oleh seorang leluhur, bisa satu bisa dua leluhur sebagai pendamping intensif seseorang tersebut. Kasus ini ada yang menyebut sama dengan no 2, leluhur yang njangkung, tetapi secara khusus bisa disebut sebagai sang pamomong atau sing momong.
  4. Masing-masing orang apapun agamanya, pasti memiliki guru sejati. Guru sejati tidak lain adalah sukma sejati kita sendiri. Wujud dan suaranya, mirip dengan wujud raga kita. Hanya bedanya sifat dan tabiatnya sangatlah arif dan bijaksana, karena guru sejati tidak terikat oleh raga kita yang seringkali banyak terkena polusi nafsu dan angkara murka.  Guru sejati merupakan wujud kesatuan antara sukma (ruh) dan rasa sejati (sir). Saat berkomunikasi dengan raga kita, bisa dilihat dalam wujud pada saat terjadi peristiwa di mana kita ketemu dan berdialog dengan “diri kita” (yang tampak sebagai badan halus).  Bagi yang tak bisa melihat, bisa merasakan getaran nurani kita sendiri, karena guru sejati biasanya mengirim sinyal kebenaran melalui getaran nurani. Guru sejati bersifat langgeng, abadi, dan tidak pernah melakukan kesalahan. Sebab  ia  berujud gaib dan sangat mudah berinteraksi di dalam alam kehidupan yang sejati (alam kelanggengan) di mana tak ada lagi tabir yang menutupi mana kebenaran sejati dan manapula “halusinasi” nafsu. Jadi sebenarnya setiap orang sudah memiliki sensor untuk memilah dan memilih mana kebenaran sejati dan manapula hanyalah “getaran” nafsu. Hanya saja, banyak orang yang tidak telaten mengolah batin sehingga jiwanya cenderung dikuasai oleh unsur-unsur ragawi (nuruti rahsaning karep). Celakanya, tidak sedikit orang yang kemudian salah menyangka bahwa getaran nafsunya dianggap sebagai getaran nurani. Ini lah sumber kesalahkaprahan. Sumber dari wolak-waliking jaman. Untuk itu, kita perlu suatu upaya untuk Mengolah dan Mempertajam Nurani.

Moksa, Ngahiyang, Mukswa atau Kamuksan

Berbicara moksa, ngahiyang, mukswa, kamuksan, merupakan sebuah peristiwa perpindahan manusia dari dimensi planet bumi/wadag ke dalam dimensi gaib, alam kelanggengan atau keabadian. Biasa di sebut sebagai peristiwa kematian. Sama halnya dengan peristiwa kematian, tetapi kematian untuk menunjuk raganya saja. Sedangkan sukmanya masih akan terus hidup selamanya di alam keabadian. Kematian yang sudah bersifat umum, tentu saja yang mati raganya saja. Sedangkan kamuksan, moksa raga tidak mati, melainkah masuk ke dalam dimensi keabadian. Syaratnya cukup “sederhana” asalkan raga kita bersih atau suci dari segala macam kesalahan, terutama terhadap sesama manusia dan seluruh makhluk, dan selama hidup di dalam dimensi wadag planet bumi kita sangat memberikan manfaat seluas-luasnya kepada seluruh makhluk, maka akan memenuhi syarat untuk pindah tempat ke alam keabadian melanjutkan suatu kehidupan model baru. Secara singkat peristiwa ini digambarkan sebagai warangka manjing curiga, atau selongsong keris masuk ke dalam pamornya. Raga yang menyatu ke dalam sukma. Agak aneh dibayangkan, tetapi anda akan manggut-manggut begitu mafhum bila telah memahami rumus-rumus yang berlaku di alam gaib khususnya tentang hal ini. Sebab tak ada hal gaib yang tidak masuk akal. Jika masih belum masuk akal, ibarat dongeng, dapat dipastikan anda belum lengkap mengetahui rumus-rumus tuhan yang ebrlaku di alam gaib, khususnya peristiwa ini. Untuk mempermudah pengertian, peristiwa moksa sebagai kebalikan dari peristiwa kelahiran. Peristiwa lahir digambarkan secara simpel sebagai curiga manjing warangka, atau sukma yang manjing, menyatu ke dalam raga. Peristiwa ini tidaklah aneh, karena anda telah memang telah memahami rumus-rumusnya.

Saya yakin saat ini masih banyak orang yang mampu meraih kamoksan, hanya saja peristiwa lenyapnya raga tidak terjadi manakala seseorang tersebut mati, dan masih dilihat banyak orang. Jadi peristiwa kamoksan berlangsung manakala raganya telah dikubur di dalam tanah agar supaya tidak menimbulkan fitnah banyak orang yang hidup di zaman modern ini. Salah satu ciri-ciri orang yang kemungkinan bisa meraih kamuksan, coba perhatikan raganya, biasanya walau dokter sudah menyatakan mati, tetapi 4 jam kemudian, suhu raganya masih terasa hangat, tubuhnya tidak mengeras, dan tidak kaku.  Sebagaimana beberapa tahun yang lalu, saat guru besar Fak Filsafat UGM Prof Dr Damarjati Supadjar ditelpon temannya yang tinggal di Magelang, bahwa dirinya sudah akan mati. Cepatlah datang kemari agar bisa melihat peristiwa kebesaran tuhan. Pak Damar telat sampai di Magelang dan sahabatnya telah wafat beberapa jam lalu. Tetapi temannya yang lain yang sempat menunggui saat kematiannya, lalu menutupnya dengan tikar pandan. Pak Damar penasaran bagaimana kondisi terakhir fisik sahabatnya itu yang katanya tidak sakit samasekali. Lalu dibukanya tikar tersebut dan kagetlah ia, begitu dibuka raganya telah hilang musnah. Ooh inilah betapa kebesaran tuhan yang dimaksudkan tadi. Akhirnya tak ada upacara pemakaman jenazah. Sebab raganya sudah ikut manjing ke dalam sukma, untuk pindah tempat hidup ke alam kehidupan yang abadi. Semoga peristiwa tersebut menjadi pelajaran yang bermanfaat untuk kebaikan hidup kita semua. Sabdalangit. Salam karaharjan

About these ads

About SABDå

gentleman, Indonesia Raya

Posted on Mei 9, 2010, in -, FAQ: Manitis; Jangkung; Pamomong; Guru Sejati; Moksa; Ngahiang and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 137 Komentar.

  1. ANTI O’ON
    Desember 7th, 2011 pukul 18:11
    saya hanyalah seorang biasa dengan sedikit pemahaman dangkal dan bukan juga apa-apa…………
    —————————————–
    tumben masih ada yang jujur di blog ini…..haha
    hayo jawab pertanyaan ane:
    lanjut lagi…
    bagaimana ‘jiwa mu?! hehe
    hayo jawab!
    ——————–

    إِنَّالَّذِينَآمَنُواْوَالَّذِينَهَادُواْوَالنَّصَارَىوَالصَّابِئِينَمَنْ آمَنَبِاللَّهِوَالْيَوْمِالآخِرِ وَعَمِلَصَالِحاًفَلَهُمْأَجْرُهُمْعِندَرَبِّهِمْوَلاَخَوْفٌعَلَيْهِمْوَلاَ هُمْيَحْزَنُونَ
    Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Kristen/Katholik dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.(Al Baqarah2:62)

    @ANTI O’ON yang terkasih (-:

    Saya yakin anda juga … jujur – mudah2an saya tidak keliru, orang beragama biasanya jujur. Tolong jawab pertanyaan saya :

    – Betul kan anda ini Bima,TS,Temannya Bima,Genk Gang,Domba Game Bel,Domba Botak,Surti,SP, Hi Hi Hi,Diturunkannya Azab, ANTI KAFIR, dll, yang mau blog ini bubar ?

    – Ayat MANA yang mengatakan Tuhan mau orang sholat lima waktu ? Saya sudah bolak balik Al Quran saya, tidak ketemu. Al Baqarah 2 : 63 kah ? Al Baqarah 2: 65 kah ? Apakah Al Baqarah 2:62 itu ayat dari Setan Kober ???

    Salam katresnan kejawen,Katholik,Yahudi,Hindu,Buddha.

  2. subhanallah,sungguh sngt membantu kami dlm menapaki hidup& kehidupan ini,matursembah nuwun.mohon bmbingan Ki sabdalangit.
    Salam karaharjan
    RAHAYU

  3. Tak ulang posting ya sabda…….biar para tamu mengharapkan mu……hehe

    mam’i omah di

    Selamat malam mas Kafur,

    >>> pagi mas Sabda……..
    maaf baru sempat membaca postinganmu krn kesibukan yang selangit….hehe

    terima kasih sudah meluangkan waktu sudah mengomentari Koment saya mas kapur,
    saya merasa sedikit tersanjung…walaupun buat saya sanjungan bukanlah teramat sangat penting…..oleh “SEBAB” saya menulis tanpa sebuah keinginan pun…hanya menulis…..dan Mohon MAAF kalau tulisan itu “BERAKIBAT” anda tergelitik menjawabnya,Manusiawi Toh….

    >>> sing penting ‘rasa ne…..hehe

    Sejujurnya saya Khawatir mas tidak memahami Uraian saya di atas,dan anda sejatinya tidak juga memahami arti Ketuhanan anda sendiri….(maaf)

    >>> itu karena (ref.mu pancanitas) haha…..

    jangan meradang dulu mas kapur……saya lanjutkan K……..(anda) pastilah kalau kecerdasan anda merasa tertantang sedikit merasa terhina…lalu dalam hati anda akan bertanya-tanya….kenapa kau…teganyaaa…teganyaa…teganya mengatakan hal itu…….Saya akan jawab mas…demi Tuhan saya akan jawab….wkwkwkwkw sambil guling-guling….

    >>> masak sih….dah saya tanggapin tuh dg satu kalimat saja…hehe
    saya juga mencoba dg gaya bahasa yg lain, tapi kok ya ora mempan haha….

    Jawaban Satu/bukti satu :
    ++ Ketika bayi lahir,ia akan nangis sekerasnya,siapa yang mengajarinya…?????

    >>> gemerincing air pada permukaan kristal??? hik
    dan aliran sungai melantunkan suling ke dalam telingamu?!
    lir….ilir……………..

    ** dan pikiran cerdas anda akan berargument…itukan sudah sifat kelahiran manusia…

    >>> loooo……..(ref. dewi di atas ‘getek di tempat yg cetek) haha

    ++ okeeee…lalu saya akan mengatakan..bagaimana dengan bayi yang Tuna wicara kan ga bisa nangis
    ** Anda : kan karena ga ada pita suaranya,ya ga mungkin bisa bicara donk

    >>> renungkan! di atas langit ada taman langit……haha.
    ————————————————————————

    NEXT mami sabda….hehe

    Lalu saya jadi kebingungan karena anda bisa mematahkan semua jawaban saya…lalu say putar otak untuk menyerang kepintaran anda lagi……lalu saya punya Alibi/IDE ngeles lagi…saya arahkan ke hal yang lebih Gaib…

    >>> biasa aja dew…….haha

    Pertanyaan saya begini : Siapa yag mengajari Sperma-sperma itu lari estafet memasuki indung telur sebagai syarat proses pembuahan…kan sperma ga punya otak…..kenapa mereka harus mati-matian berjuang seperti itu emang dia ga punya kerjaan lain selain berlarian/berenang ga keruan kya gtu…..
    apakah karena takdirnya seperti itu atau sebutlah karena memang mereka dicipta harus begitu….

    >>> dibaca bukan PERTEMUAN….PERUBAHAN!
    (ref. Zig-Zag……) dada dam……hmmm.

    Tapi oOKE-lah kita akui saja argument tsb sebagai kebenaran…

    >>> membuktikan kebenaran……ketika menyadari kesalahan. heh

    Lalu setelah berada di dalam kandungan……bagaimana pula setitik sperma yg hampir tak kasat mata tersebut mampu tumbuh didalam Rahin yang berair dan tidak mungkin bisa bernafas dalam hitungan 9,7 hari menjadi seorang bayi…kebayang ga…dari sperma/hampir ga tampak,9,7 hari jadi bayi tanpa bernafas pula…lah…ya opo zeee…koq iso….bagaimana jika setelah lahir ke Bumi pertumbuhanya seperti itu….saya yakin-seyakin-yakinnya di umur 30 taun saja manusia setinggi langit…tapi itu tak terjadi toh..

    >>> menahan 9.8 ‘merubah aliran air (ref. 99% dalam dirimu ????
    kemana yg satu…. haha….

    Nah itu bukti satu yang kalau mas cukup Open mind akan berusaha mencari jawabanya/pembuktianya sendiri/karena saya udah bosen kluar masuk kesana jadi maaf saya ga bisa lanjutkan karena itu rahasia Tuhan wkwkwkwk…sambil guling-guling…..

    >>> haha lama anda tak menyadari satu kata ‘satu’ dalam dirimu sendiri….sep kasep……hehe
    satu ditambah satu…..sama dengan dua……..song by anti kafir…hik
    ————————————————————–

    Untuk menghindari pemahaman Ganda/multi tafsir/fitnah saya akan berikan Alur berfikir yang harus/wajib/mutlak anda gunakan adalah Sbb :

    A) Itu bukan Gaib : semua dapat dijabarkan secara logika maupun teory…ada theory yang berlaku Umum (seperti yg saya tau) dan ada teory berlaku khusus (teory khususnya tanya sama yang Ahlinya,jangan cuman liat Buku mas…buku itu benda mati,yang hanya berbunyi ketika di baca,coba aja kalau ga di baca…mana mungkin Bunyi,ya toh mas’e)

    >>> tak akan mencapai limit tak hingga, hingga ditarik sebelum memasuki kadar cahaya……..masih mau guling2??? haha….

    B) Kecenderungan Manusia Awam adalah..apa yang Ia dengar itulah yang Ia percaya,maka itulah kita di bekali akal untuk memilih/membantu kita mempermudah memilah-memilih menjalani hidup ini,bukan untuk mengakali orang lain,atau manut-manut sperti kerbau dicocok irung (maaf kekasaran saya,ga dimaafin jg gpp,kan cuman Tulisan doank yang berasal dr abjad A-Z menjadi kalimat)

    >>> tambahin dikit satu tambah satu jadi dua……(kosong)…hik

    C) Jika anda ingin Bukti : saya anjurkan Fokus lah pada ITU/apa yang anda ingin ketahui,Yakinilah apa yang ingin anda ketahui sama persis seperti keyakinan anda pada Tuhan itu sendiri….saya yakin Tuhan yang Sejati akan memahami keinginan mas kapur tersebut,….kalau ga percaya Coba aja……pasti ada bukti,setidaknya Tuhan akan memberikan anda pemenuhan intelektual…..Saya yakin itu,do U ?

    >>> bagaimana dg Tiga Tanda Air……hmmm.

    D) Proses Pertumbuhan Sperma selama 9’7 hari itulah cara Tuhan untuk menantang keingin tahuan manusia untuk mengetahui Ke’MAHA’esaan Tuhan yang lebih spesifik lebih dalam,selain kerja,makan,tidur,ngelez,menyumbang,
    sopan,santun,sumpah-jerapah dll

    >>> masih tetap selisih mendekati ‘satu……haha….

    Catatan : Kalau yang anda maksud adalah Pembuktian MATAHARI terbit dari BARAT…ok akan say Buktikan…tunggu ya…….(saya diam dalam Hening sambil komat-kamit) memanggil Tuhan saya(yang saya tidak sadari ada disebelah saya dan di dalam diri saya,wah….ternyata bukan di Langitnya sana aja yaaaa..ternyata dia Deket-dekat situ jua ckckckck,lali aku)….

    >>> Perubahan (Ref. Allah lah yang memasukkan MALAM ke dalam SIANG, dan memasukkan SIANG ke dalam MALAM….huh)

    setelah sekian menit…..berlalu……
    Waduhhhh masss….ciloko iki mas…Kapok aku…….kata TUHAN belum ada Ijin/SK nya mas….Galak dia mas…Katanya ke saya DIA ga perlu memberi Bukti ke saya untuk dijabarkan ke manusia awam supaya ga salah memahami’NYA sebagai AGEN GAIB…

    >>> tertulis pada kitab Lauh Mahfuz di atas ‘papan yg kau banggakan….hmmm.

    katanya lge bwat apa pula DIA harus membuktikan,kita akui atau tidakpun AKU ga peduli dan ga merubah apa-apa,Gtu kata’NYA mas….Dan lagi….kalau elo mau tau…cari dan buktikan sendiri…jangan coba-coba perintah aku untuk ini dan itu…loe pikir Gwe KACUNG,AKU ini SEGALANYA disemua ALAM yang AKU Cipta kalau kamu ingin tau perangkat dan alat-alat selam yang kamu butuhkan sudah aku sediakan komplit-plit di DIRIMU..itu kata’e mas…Malu aku nanya-nanya macem-macem lagi mas’e

    >>> hamba Nya mas…..jgn rendah diri gitu……haha….

    …menurut DIA lagi itu akan membuat ketidak seimbangan Di semesta mas….semua Malaikat,jin,hantu,gondorwo,dewa,Alien dll harus buat MOU dulu supaya bisa terlaksana…..perlu waktu juga bwat ngumpulin mereka…..waduhhhh….ada yg lagi holiday pula malaikatnya nih…ckckckkckck…..udah deh nanti-nanti aja mas yo..kalau saya udah terpilih jadi MESSENGER…itupun kalau dapet SK (saya ga punya ckup duit bwat pelicinnya mas)
    Klo mas kapur ga percaya…coba aja tanya sendiri kle aja mas lbih beruntung,
    Selamat mencoba kata sinchan…qeqeqeeq..sambil guling-guling

    >>> semakin dekat mas sabda…..hehe…..memang cuma negeri ini
    yg punya guling?!….kamu suka ya (ref. jajahan belanda gitu….)…jujur….haha

    Jawaban dua/Bukti dua :
    ++ Sebaiknya taon depan aja ya mas Kapur,masalahnya biaya waktu konsultasi per 20 menit saya Patok $ 200

    >>> masih bisa GR?! haha….

    Pembelaan :
    Kalau Jawaban Saya dianggap MUter-muter…saya akan berargument bahwa BUMI ini belum siap Untuk di ajak tidak meter-muter seperti angka delapan,kalau bumi sudah siap untuk ga muter-muter…….kemugkinan besar saya akan berusaha untuk Focus and ga muter-muter,dus…jika anda menyimak dan mendalami uraian saya di atas…saya jamin setengah Umur andapun akan Habis untuk menjawabannya,kalau ga percaya coba aja sendiri…ok ok

    Ckup sekian dulu mas Kapur/sampai taon depan,SALAM!
    MERDEKA…eh Bukan…MEREKA….MEREKA…

    semoga Damai di Hati

    >>> ‘pandangannya tak berubah, mungkinkah tak ‘berkedip?!…h h h
    artikan sendiri ya…..
    Waktu ada di sisi Nya. Salam.

    catatan kecil seorang hamba:
    menanti mu di final……sukur2 kamu ga di bye………bye bye……..haha

    • Kalo gtu anda 100% ya… kalah donk Tuhan
      99% sdh lebih dr cukup yg 1% adalah ke Tuhan
      Kecuali kamu tdk pernah merasa cukup dan ingin jadi Tuhan. hehehehe
      dasar….. arab…..

      • maaf….blum ada waktu tuk melayani yg gak level….hehe…

        saya masih menunggu komen2 yg sesuai konteks…………..h h h

    • baru…….setengah ya?!…..dari hanya ‘dua kalimat………..haha

      bagaimana dengan 111 kalimat lainnya?! haha
      111 + 2 = pancanitas….hehe

      this is the 112 posting ku………………..huahaha haha….Makin sakit jiwaku

      • baru…….setengah ya?!…..dari hanya ‘dua kalimat………..haha

        bagaimana dengan 111 kalimat lainnya?! haha
        111 + 2 = pancanitas….hehe

        this is the 112 posting ku………………..huahaha haha….Makin sakit jiwaku
        ————————————–

        Sabda……!
        mengapa kamu tambahkan kata2 ‘tercela pada kalimat terakhir di atas??? Begini kah caramu jika sudah tak mampu???

        Bukankah perbuatan mu itu menunjukkan ‘jati dirimu sendiri???

        Benar kata kang TS dan Bima….

        Berdiskusilah dengan sehat dan bertanggung jawab!

  4. (ref. semakin larut pagi)…..

    mungkin kah ada relawan yang menolong sabda??? h h h

    Salam.

    • Tak perlu relawan…h.h.h.h.
      tak perlu penolong. h.h.h.h

      tak ada yang kalah dan menang
      karena tak suka cari kemenangan, dan anti jadi pencundang
      tidak ada wasit yang memutuskan siapa yang kalah dan menang
      kecuali ego nya masing-masing yang terasa dalam dada

      seluruh isi artikel Blog ini ada relawan ( “realisasi yang melawan” prilaku buruk yang penuh kesombongan dan ketakaburan atas kedunguan makhluk yang belum berbentuk manusia, sesuai syarat fitrah nya insaan)

      justru yang menang adalah yang mengalah, bertahan, eksis, tanpa, cela, dan mencela, tanpa pamrih pujian dan sanjungan.

      Kenyataan yang kalah selalu penasaran keluar masuk Blog menabur benih racun perpecahan, mencari pamrih atas pembenaran, yang tampak pada ego, merasa seperti pemenang, padahal pecundang sejati yang selalu penasran untuk selalu terpanggil kembali pada Blog ini.

      Mana karyamu…???………

      INLAH KARYA BANGSAKU KU….!!!,
      Yang telah meluluh lantakan para penjajah terusir dengan hina.
      JAYALAH NKRI…..

    • Buat apa relawan? toh kamu juga ga da yg bantu hehehehe
      kamu pikir orang arab d sni bantu kamu. weeeee najis

    • yg km smbah km juga ga tw aja sudah sombong di blog orang

      Biasanya, orang yg masih Islam suka mengejek umat agama lain sebagai penyembah berhala atau pelaku syirik.
      Kita tidak perlu marah atau malu bila diejek oleh mereka. Katakan saja begini kepada orang yg masih Islam tersebut, “Mengapa anda sujud ke arah Kabah? Bukankah di Kabah itu, ada berhalanya suku Quraish? Dengan anda sujud ke Kabah, sama halnya anda sedang mensujudi berhala suku Quraish tersebut.”

      Kalau orang yg masih Islam itu menjawab, “Itu hanyalah arah kiblat, untuk arah persatuan!”
      Jawablah orang yg masih Islam itu dengan logika sederhana, “Apakah anda juga akan percaya, kalau seandainya penyembah matahari membela diri dengan mengatakan matahari hanyalah sekedar sebagai arah kiblat?”

      Kalau orang yg masih Islam itu menjawab dengan ngotot, “Kami tidak menyembah batu, yang kami sembah adalah Alloh.”
      Jelaskan kepada orang yg masih Islam itu, “Di situlah jahatnya Arab, anda sudah ditipu. Karena sebenarnya, batu itulah manifestasi wujud Alloh.”

      Pembahasan

      Tahukah anda, bahwa Alloh, walau di Alquran dikonsep “tidak serupa dengan apapun”, namun sebenarnya Alloh itu memiliki wujud nyata di bumi ini? Wujud tersebut adalah BATU HITAM. Batu Hitam Hajar Aswad, adalah BERHALA KAUM QURAISH MEKKAH yang paling KERAMAT dan paling TINGGI kedudukannya. Berikut ini adalah riwayatnya:

      Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid 1 Halaman 162-163

      Konflik Orang-orang Quraisy dalam Peletakan Hajar Aswad

      lbnu Ishaq berkata, “Semua kabilah di Quraisy mengumpulkan batu-batu untuk pembangunan Ka’bah. Setiap kabilah mengumpulkan batu sendiri-sendiri, kemudian mereka membangun Ka’bah. Ketika pembangunan memasuki tahap peletakan Hajar Aswad, mereka bertengkar. Setiap kabilah ingin mengangkat Hajar Aswad ke tempatnya tanpa melibatkan kabilah lainnya. Itulah yang terjadi hingga mereka berdebat, saling sumpah, dan bersiap-siap untuk perang. Bani Abduddaar mendatangkan mangkok yang penuh dengan darah, kemudian mereka bersekutu dengan Bani Adi bin Ka’ab bin Luai untuk mati bersama dan memasukkan tangan mereka ke dalam mangkok darah tersebut. Oleh karena itu, mereka dinamakan La aqatu Ad-Dami (sesendok darah). Orang-orang Quraisy selama empat atau lima malam dalam kondisi seperti itu.”

      Penyelesaian Konflik

      lbnu Ishaq berkata, “Kemudian mereka bertemu di Masjidil Haram untuk berunding. Sebagian perawi mengaku bahwa Abu Umaiyyah bin Al-Mughirah bin Umar bin Makhzum, orang tertua di kalangan Quraisy berkata, ‘Hai orang-orang Quraisy, serahkan penyelesaian konflik kalian ini kepada orang yang pertama kali masuk ke dalam masjid.’ Mereka menuruti perintah Abu Umaiyyah bin Al-Mughirah, dan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjadi orang yang pertama kali masuk ke dalam masjid. Ketika mereka melihat Rasulullah Shaliallahu Alaihi wa Sallam sudah berada di dalam Masjid, mereka berkata, ‘Kami ridha terhadap orang yang terpercaya ini, Muhammad.’ Ketika beliau bertemu dengan mereka, maka diceritakan kepada beliau, kemudian beliau berkata, ‘Serahkan kain Ka’bah kepadaku.’ Kain Ka’bah diberikan kepada beliau. Rasulullah mengambil Hajar Aswad yang diperebutkan, kemudian meletakkannya ke dalam kain dengan tangannya sendiri dan berkata, ‘Hendaklah setiap kepala kabilah memegang ujung kain, kemudian mengangkat kain tersebut bersama-sama.’ Mereka menuruti perintah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Ketika mereka tiba di tempat Hajar Aswad, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengambil Hajar Aswad dari kain tersebut kemudian meletakkannya di tempatnya. Sebelum Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menerima wahyu, orang-orang Quraisy menamakan beliau Al Amin (orang yang dipercaya memindahkan hajar aswad).”

      Di dalam hadist, Muhammad mengakui bahwa dia sangat menghormati batu tersebut:

      Hadist Sahih Muslim, Book 030, Number 5654:
      Diriwayatkan oleh Jabir Ibnu Samura bahwa Rasulullah SAW bersabda : Aku mengenal batu yang biasa aku berikan penghormatan di Mekkah, sebelum aku menjadi nabi dan aku mengenalnya bahkan sampai saat ini.

      MUWATTA, Book 20, Number 20.33.113:
      Yahya bercerita padaku dari Malik apa yang dia dengar bahwa ketika Rasul Allah SAW telah selesai Tawaf Kabah, sholat dua rokaat, dan ingin berangkat ke Safa dan Marwa, dia akan memberi hormat ke sudut tempat Batu Hitam berada sebelum berangkat.

      Bahkan tidak hanya dihormat, tapi juga dicium dan disujudi:

      Dari Ibnu Umar r.a. berkata, saya pernah melihat Umar bin Khattab r.a. mencium hajar aswad dan sujud di atasnya, kemudian kembali lagi mencium (lagi) dan sujud (lagi) di atasnya. Kemudian dia berkata, “Begitulah saya melihat Rasulullah saw. (berbuat).” (Hasan: Irwa-ul Ghalil IV:312 dan al-Bazzar II:23 no:1114).

      Tentu saja, kita tidak akan tahu, bahwa batu hitam itulah “WUJUD ALLOH”, apabila Muhammad tidak meneriakinya “Allah”:

      Hadist ABU DAWUD, Book 10, Number 1813:
      Diriwayatkan Abdullah ibn Abbas:
      Nabi SAW berkata: Orang yang melakukan umrah harus berteriak talbiyah sampai dia menyentuh Batu Hitam.

      Talbiyah adalah berteriak “Ya Allah, aku datang memenuhi undanganmu. Tiada sekutu bagimu…”

      Jadi, ibaratnya kita hendak menyongsong seseorang, di dalam perjalanan, kita berseru-seru: “Ya Alloh, aku datang menemuimu….” begitu terus diulang-ulang, sampai akhirnya kita persis berada di depan batu hitam, lalu kita menyentuhnya dan menciumnya. Jadi, BATU itulah ALLOH.

      Tidak heran, kenapa Muhammad di dalam Qurannya mengarang ayat ini:

      QS 27:91. Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.

      • Batu hitam di Jawa, jadi penghias taman taman
        Batu hitam dibawa dari sini, tanda mata saat merantau ke padang pasir
        Mengajarkan tatakrama bahasa sana akhlakul kharimah

        Tata bahasa Allah katanya…itu mah macapat konsonan akhir buat ilmi Jawa
        Alif lam mim yg Allah saja…alami…alif lam…alam
        Udah ah ….
        Kitab bullah itu 99999999999999999999999999999999999999999999999999970 juz
        Wong Jawa yg punya kitabnya.
        Makanya di Jawa semua agama bis diterima dan hidup bersama

        Wis ndang pada tobat
        Balik nang ajaran mbahe dewe
        Welas asih marang sapada pada … Bukan hanya pada manusia saja
        Mah mbahmu luwih sakti
        Perang ndak sampai gigi nya patah
        Perang ndak usah pakai pedang
        Tidak usah sembunyi ketakutan dalam gua, diam aja musuh tdk kelihatan

        Ah bodoh benar kita dikibuli manusia yg niatnya hanya ingin numpang hidup nyaman di tanah Jawa. Lupa tdk bela tanah airnya sendiri
        Ajaran wong sing ora cinta negerinya sendiri asal uslnya kok diugemi
        Jadinya bangsa yg tdk cinta tanah air semdiri, ya seperti sekarang ini

        Kembalilah cinta ajaran negeri sendiri
        Ojo keblinger, elingo kowe kabeh Indonesia dudu Arab
        Paham, ngerti, sadar ?
        Yang lain mau marah…..hilangkan dulu dotakmu dan kitabmu kata kafir, syirik, musyrik, syirik, seran, iblis, tidak mengaku ajaran paling benar ( super riya’ )
        Baru kamu berhak marah pada KU

  5. teruntuk sadulur sepuh sadayana yang budi ‘man…….
    terkhusus buat ‘mas dewi yang hmmmuah………………………..haha

    kalau yakin lakukan, kalau ragu tinggalkan……………..hehe

  6. Lalu saya jadi kebingungan karena anda bisa mematahkan semua jawaban saya…lalu say putar otak untuk menyerang kepintaran anda lagi……lalu saya punya Alibi/IDE ngeles lagi…saya arahkan ke hal yang lebih Gaib…

    yang ini pengakuan atau kejujuran mu kah??? haha haha…..

    • Ini namanya merendah broo…. otak oon loe….
      wkwkwkwkwkwkwkwk…… katanya dah pinter. kok ga bs baca kayak nabimu
      wkwkwkwk

      • kayaknya memang rendah…..rendah diri………hehe
        bukti: belum ada yg mampu jawab! h h h

        merpati terbang tinggi….
        hati2…..abang bisa tinggi hati……….haha

        hayo……dijawab! kalau tdk mampu….buka topengmu! huahaha…

  7. bnyk yg alergi ke sini….atau alergi sunat???
    hehe….bye2……………..

  8. mas……numpang minum yooo…….hehe

    ono banyu sing segor………………………….ono mas, sing banyu langitan…..h h h

  9. betul itu ki….
    sing penting rasain…..eh rasa ne…..hehehe

  10. binun??? mau di’cap omdo???

    mangga’…..diantosan pisan…………………..haha

  11. Kulo tumut nyimak njeehh Puhh niki lare seg belajar… mugi2 manfaat matur sembah nuwun

  12. Ki Agung Gledek Sayuto

    Untuk tahap awal, sp akan memiliki 2 istri.
    Selanjutnya ribuan istri. istri arjunasasrabahu 16.000.000 (sumber literatur india).
    “berumah seperti raden gatokaca di ngawi” karena istrinya banyak.
    berhati-hatilah terhadap guntur surojoyo dari madiun yang mengaku sp, mengaku krisna, dan mengaku jesus. rumahnya bukanlah rumah sp karena dia ada dimadiun sedang kraton sp terakhir adalah hutan pudak ketonggo – sumber musarar jayabaya.
    kraton kedua jawabarat (ringin telu, sebelah tempuran, dekat gunung perahu), kraton pertama yogya (ing grijiwati, tengahing bumi mataram).
    berhati-hatilah terhadap guntur dari jatim dan ades dari jawabarat yang hendak mengambil hak saya sebagai sp. meskipun kalian muslim, setidaknya harus punya harga diri. jangan suka menipu.

    • Ki Agung Gledek Sayuto

      berhati-hatilah terhadap guntur dari jatim dan ades dari jawabarat yang hendak mengambil hak saya sebagai sp. meskipun kalian muslim, setidaknya harus punya harga diri. jangan suka menipu.

      berhati-hati juga terhadap anak jombang bernama panji trisula yang merasa dirinya berbagai macam yang aneh-aneh.

      • Ki Agung Gledek Sayuto

        kalau saya sudah terlalu marah bisa terlalu kejam “sing bregadul musti mati ora tuwo enom pada dene bayi” – jayabaya. jangan membiarkan saya terlalu kejam, dengan cara tidak berlaku aniaya atau menistakan saya sehingga akibatnya saya berjuluk ratu amisan.

  13. Ki Agung Gledek Sayuto

    “diarani ratu amisan, karsaning sukmo buwana balik, nitahake ratu adil sultan herucakra (sudharshan cakra pemegang cakra dunia). diarani raden amisan.”

    • Ki Agung Gledek Sayuto

      “timbuling buddha wekasan, hiya iku ratune majapahit (jadi bukan mataram, cuma rumahnya dimataram alias yogya) kanjeng nabi isa roh allah.” (bukan kerasukan isa, tapi isa itu sendiri).

  14. Ki Agung Gledek Sayuto

    dan isa (yeshua) bukanlah muslim, ndul. sampai jumpa dilain waktu.

  15. Terima kasih ki,
    sangat bermanfaat.

  16. Tumut ngangsu kaweruh.

  17. salam jabat hati n lamkomsel semua….
    nderek nyimak terus ki….
    upssssssssss……………..

  18. mukso saya pun percaya itu…..

  19. Assalamu’alaikum Ki…sugeng sonten, sugeng tetepangan kaleh kulo lare ndeso, jenegan tepang aken nami kulo Gamoer Terate saking tlatah Pacitan, lare engkang mboten ngertos punopo22, nanging sak sampunipun nyasar teng padepokannipun Ki Sabdo, sekedik demi sekedik asal pencerahan engkang selami niki dados pitakon22 wonten ing saklebeting ati Ki.
    lan kulo gadah pengarep22 mbenjang wonten wedal saget kepangeh langsung kalian Ki Sabdo, raose pengen sanget asal wejangan langsung saking Ki Sabdo.
    Sepindah malih maturnuwun mugi Ki Sabdo tansah pinaringan rahayu wilujeng kalis ing sambi kolo

    salam Gamoer Terate

  20. Kulo ndherek bingah lan raos syukur, sanajan namung mireng critanipun kemawon. Kok bejo kemayangan temen Prof Damardjati nyalirani mukswanipun tiyang. Sampun asring mireng babagan mukswa, lan kulo pitados sanget. Soto soyo jaman sakniki wonten crito tiyang muswa. Wah temtunipun pinunjul sanget tiyang puniko.

    Sak mboten mbotene saged dados tulodho amrih lakune tumoto, sanajan lakune dhewe wis kebanjur olo, reged, akeh dosa, akeh gawe salah.

    Matur nuwun sanget. Puniko dados pepeling dhumateng sagung poro konco konco bloger sedoyo. Nuwun.

  21. Nuwun sewu…..
    Guru sejati ora liya kedadeyan kang wus kelakon marang awake dewe-dewe kanggo piwulang marang manungsa iku anggone nglakoni urip lan gesange.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 897 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: