Benarkah Manusia Bisa Mendahului Kehendak Tuhan ??

Sebuah Refleksi Menjelang Hari Kemerdekaan
Benarkah Manusia Bisa Mendahului Kehendak Tuhan ??
HATI-HATI MEMASUKI KWARTAL BENCANA!!

Kyai Slamet Nyai Slamet, Kyai Among Nyai Among…Mugya kita sedaya tansah pinaringan wilujeng, rahayu, slamet, slamet…saka karseng Gusti.

Kini telah memasuki bulan Agustus, tahun 2010. Hati terasa resah-gelisah, gundah-gulana, tak kuasa hati untuk tetap berdiam diri. Diam bukan lagi emas, melainkan sikap tega hati karena enggan bersaksi. Bila memberanikan diri untuk bertutur kata, resikonya bisa-bisa dihujat dan dilaknat orang yang menganggap diri aparat tuhan. Jika diri menjadi takut lalu memilih bersikap pengecut, hal itu hanya menjadikan diri tak ada guna hidup di bumi ini. Membiarkan banyak orang menghadapi resiko mati. Tutup mulut hanya karena alasan takut dihujat orang yang tak mengerti hidup sejati, apalah arti. Maka tak ada pilihan lagi kecuali menoreh untaian kalimat, siapa tahu bermanfaat untuk bisa dimengerti, apa gerangan yang akan terjadi di kemudian hari. Walau dicap sebagai tindakan mendahului kehendak tuhan, apalah arti, sebab anggapan itu lahir dari logika pikir bagi yang malas berfikir.

Masih ingat dalam beberapa artikel yang pernah saya upload setahun yang lalu, secara tersirat dan tersurat pernah saya singgung, ketika terbersit gambaran bahwa nusantara akan melewati puncak bencana di tahun 2009, yang terjadi pada bulan September. Dan menimpa wilayah Jawa Barat dan Sumatra Barat. Sempat saya dicemooh sodara yang ada di Sumbar, dituduh mendahului kehendak tuhan, dibilang pula bualan omong kosong. Namun ketika bencana “pembuka”  benar-benar terjadi pada hari Rabu tanggal 1 September peristiwa gempa besar di seputar Jawa Barat, Tasikmalaya, Garut, Cianjur dan bencana “penutup” terjadi pada hari Rabu (pula) tanggal 30 September 2009 di wilayah Sumatra Barat, lantas apa mau dikata ? Salahkah saya, ketika mata tak sengaja melihat tanda-tanda akan terjadi bencana ? Salahkan bila diri mengerti apa yang akan terjadi? Padahal saya tak pernah berharap bisa menangkap bahasa isyarat, tak pernah berharap-harap bisa mengerti apa yang akan terjadi. Semua hanyalah faktor kebetulan saja. Mata ini kebetulan menatap bahasa isyarat yang berlangsung tak lebih dari 5 menit saja. Masihkah saya bersalah mendahului kehendak tuhan ? Tuhan mana yang kehendaknya bisa didahului manusia ? Ataukah tuhan sengaja menampakkan tanda-tanda itu agar banyak manusia berbuat “dosa” karena mendahului kehendakNya? Jika demikian halnya, adalah Tuhan yang bertabiat aneh !

MENDAHULUI KEHENDAK TUHAN, Cara Berfikir Lucu!?

Apapun umatnya, apapun sukunya, siapapun orangnya tetap memiliki kesempatan yang sama untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Cobalah untuk sering-sering hening cipta barang sejenak di antara kesibukan anda. Namun biasanya orang enggan untuk hening cipta, bahkan lebih memilih tak mau tahu apa yang sedang dan akan terjadi di waktu mendatang (weruh sadurunge winarah) di sekitar kita. Kebanyakan orang takut jika dirinya dianggap mendahului kehendak tuhan. Namun benarkah demikian ? Tuhan bisa didahului kehendakNya ? Tentu saja tidak ! Paul si gurita dan Mani si parkit sudah tahu negara mana yang akan menjadi juara dunia sepak bola. Tapi statementnya segera divonis haram karena dianggap “mendahului kehendak tuhan”. Barangkali, suatu saat prediksi/ramalan tentang perkembangan masa depan perekonomian nasonal dan dunia juga diharamkan. Bahkan mungkin saja kelak ramalan cuaca yang biasa dilakukan BMKG juga akan diharamkan. Jika demikian seterusnya, barangkali lebih baik dan aman menjadi manusia super bodoh saja, yang nggak tahu apa-apa seperti binatang yang bebas dari “neraka dan surga”.

Jika ditelaah lebih dalam, tentang mind-set “mendahului kehendak tuhan” terasa menjadi sebuah pemahaman yang banyak sekali kejanggalannya. Pada saat anda menangkap sinyal akan terjadi banjir besar, apakah tuhan saat itu belum berkehendak ? Pada saat Paul si gurita dan Mani si parkit sudah menebak-nebak negara mana yang akan keluar sebagai jawara dunia sepak bola, betulkah tuhan belum menghendaki dan merencanakan siapa pemenang piala dunia tahun 2010..? Saya kira tuhan pun tak ikut-ikutan ngurusin piala dunia. Tuhan (alam semesta) hanya mencipta rumus, bahwa siapa yang disiplin dan giat berlatih, siapa yang menjunjung sikap dan tradisi fairplay, dengan didukung adanya kesejahteraan bagi para pemainnya, maka merekalah yang akan keluar sebagai juara.

Pertanyaan di atas wajar muncul dari dalam benak kita semua, karena terasa ada yang error dalam memahami konsep “mendahului kehendak tuhan”.  Ah yang bener..katanya tuhan maha berkehendak, kok bisa didahului kehendakNya oleh manusia ? Jika kita renungkan dalam-dalam, cara berfikir demikian ini sama halnya terlalu menyederhanakan saat berimajinasi tentang tuhan. Secara tidak sadar tuhan dibayangkan seperti halnya manusia yang kehendaknya dapat didahului oleh orang lain. Sehingga membuat tuhan kehilangan sifat kemahaanNya.  Kenyataannya kehendak tuhan tak ada yang mendahului. Kalaupun sampai ada yang dapat mendahului, tuhan perlu belajar lagi agar menjadi lebih sakti, supaya tidak kalah, tidak dapat ditebak dan didahului kehendaknya oleh mahluk ciptaanNya. Tuhan macam mana pula yang kepandaiannya begitu dangkal ? Begitulah, buah pikir lugas yang keluar dari lubuk hati paling dalam. Setelah membaca goresan hati ini, jangan keburu murka! Cobalah, renungkan dengan hati yang bersih, pikiran netral, dan batin yang bening. Barangkali goresan hati ini akan membawa kepada kesadaran spirit yang lebih tinggi. Barangkali !

BEBENDU IS CAMEBACK !!!

Sikap lebih hati-hati dan waspada, hendaknya dimulai sejak pertengahan bulan Agustus ini. Segala sesuatu mungkin terjadi, di mana pun tempatnya. Hawa terasa semakin tidak nyaman, cuaca semakin hari semakin tidak karuan. Perubahan suhu dan cuaca dapat terjadi dalam hitungan jam, bahkan menit. Sehari bisa terjadi 10 kali perubahan suhu dan cuaca. Gejala alam itu sekaligus menjadi bahasa alam yang penuh dengan makna isyarat baik yang tersirat maupun tersurat. Asalkan kita mau membaca dan mempelajari, menandai dan menciri (niteni) setiap tanda-tanda, pasti kita akan menjadi terbiasa, lalu mudah mengerti apa yang menjadi kehendak alam. Begitulah kira-kira pesan-pesan tuhan dalam bahasa yang asli yang bermanfaat sebagai alat komunikasi resmi dan universal antara manusia dengan alam semesta, antara manusia dengan tuhan. Bukan melalui bahasa manusia yang tidak universal.

Tanda-tanda dalam bahasa alam, kemunculannya bukan tanpa maksud dan manfaat. Di dalam bahasa alam telah terangkum pesan-pesan yang dapat menjadi pedoman bagi manusia supaya lebih eling dan waspada. Jika kita memakai konsep keadilan dan kasih sayang tuhan, maka sudah selayaknya, sebelum suatu bencana terjadi, terlebih dahulu tuhan memberikan sinyalemen suatu bahaya yang akan terjadi. Hal ini menjadi mekanisme seleksi alam, siapa yang selalu eling dan waspada akan selamat.

Akhir-akhir ini beberapa daerah tengah dilanda hujan salah mongso yang mengakibatkan banjir besar dan merendam ribuan rumah penduduk. Di belahan wilayah lain, terjadi panas kering yang menimbulkan berbagai bencana kebakaran, menebarkan virus penyakit, demam, diare, flu, batuk, pilek, cikungunya, DB, dan penyakit-penyakit misterius lainnya. Terasa hawa panas bebendu menebarkan udara panas, pengap, lembab, gerah, membuat sesak nafas, menimbulkan perasaan limbung, bingung, bosan dan jengah. Banyak orang menjadi mudah terbakar api emosi, pikiran dilanda kepanikan, dan kebingungan hati mendera jutaan umat. Musibah kebakaran yang ditimbulkan oleh arus pendek, ledakan gas, kompor rumah tangga terjadi ribuan kasus. Seolah segala musibah dan bencana terjadi secara bertubi-tubi, kompak dan sudah kangsen/janjian sebelumnya. Semua itu bukanlah faktor kebetulan saja, melainkan derivasi dari perilaku umat manusia yang kian timpang dengan keharmonisan alam semesta.  Tak ada hubungan timbal balik saling menguntungkan antara manusia dengan mahluk lain, antara manusia dengan tumbuhan, manusia dengan lingkungan alamnya. Kelakuan manusia sudah membuat kerusakan lingkungan alam, membuat gerah mahluk penghuni bumi lainnya. Ulah dan perbuatan manusia sudah tidak melahirkan keselarasan dan keharmonisan alam semesta. Bahkan hanya menimbulkan ekses-ekses “kemurkaan” pada para mahluk “tetangganya” di dimensi “halus”. Akibatnya, nasib manusia sudah tak ada yang mempedulikan lagi, kecuali oleh kepentingan pribadi, kerakusan dan ketamakannya sendiri. Pelan tapi pasti, manusia menuju pada penghancuran dirinya sendiri.

Musibah dan bencana tahun ini (besar kemungkinan) akan berpuncak antara bulan September s/d Nopember 2010. Berarti kita berada pada kumparan berbahaya yang semakin hari semakin dekat dan sulit untuk ditolak. Mulai awal tahun ini sudah muncul tanda-tanda yang dapat dibaca melalui bahasa alam yang sering tampak bahwa gempa lebih besar (dan mungkin disertai tsunami) dapat melanda wilayah sepanjang pantai Sumatra Barat ke utara. Dan bulan-bulan rawan yang harus diwaspadai berkisar antara September hingga Nopember 2010. Walaupun tanda-tanda dapat terbaca melalui bahasa alam secara jelas, namun naluri dan nurani kemanusiaan saya tetap berharap mudah-mudahan bencana segera usai melanda negeri ini. Justru harapan sebaliknya, mudah-mudahan kami lah yang keliru membaca tanda-tanda alam tersebut.

Pada bulan Juni lalu, saat perjalanan udara dengan twin otter dari Tanjung Bara, Kutai Timur menuju Sepinggan Balikpapan, saat pesawat kecil berzig-zag menghindari mendung yang tebal, kami sempat maneges dengan harapan diberi tahu apakah masih bisa diwiradat/mendapat dispensasi sekiranya memang bencana akan benar-benar terjadi? Jika memang masih bisa didispensasi apakah gerangan yang bisa dilakukan agar bencana tersebut menjadi ringan dan tidak menimbulkan banyak korban ? Pada saat hening cipta, tiba-tiba terjadi hentakan keras pada pesawat. Seluruh penumpang yang berjumlah 16 orang sempat terkejut. Tiba-tiba tampak oleh mata kami muncul sosok sepuh mengenakan pakaian kebesaran seorang raja. Tenyata wajah yang tak asing lagi, beliau adalah Yang Mulia Sultan Adjie M Sulaeman. Raja Kutai Kertanegara generasi ke 17 masa kepemimpinan sekitar tahun 1850. Rupanya beliau mendengar dan merasakan apa yang ada dalam benak saya. Beliau menjawab singkat dengan suara yang berat, dengan logat melayu kuno bagaikan sedang berpantun,”…..andaikan saja masyarakat di wilayah Sumatra Barat bersedia untuk kembali menghargai dan menghayati kearifan lokal…bencana akan dapat diwiradat! Lebih hati-hati dan waspada lah anakku….jadilah orang yang bermanfaat untuk alam semesta dan seisinya !

Kenapa Musti Kembali Ke Kearifan Lokal ??

Hmm, kenapa musti kembali ke kearifan lokal..? Mungkin pertanyaan itu muncul di benak para pembaca yang budiman. Terdengar sepele memang, namun kembali kepada local wisdom bukanlah sekedar latah, ela-elu, ikut sana-ikut sini, taklid buta tanpa makna. Bukan ! Kembali kepada kearifan lokal, artinya kembali mengenali jati diri. Bukan hanya jati diri mikro kosmos, jagad kecil, tetapi lebih dari itu, kembali memahami jati diri bangsa besar ini. Bangsa besar nusantara yang terdiri dari berbagai wilayah yang memiliki karakter alam berbeda-beda, telah melahirkan rangkaian nilai kearifan lokal yang sangat beragam. Berbeda wilayah, berbeda suku, berbeda bahasa dan budaya, berbeda pula nilai kearifan lokalnya. Kiranya ada kesinambungan antara cita-cita dan harapan Indonesia adil makmur gemah ripah loh jinawi, akan benar-benar terwujud manakala masing-masing suku, daerah, wilayah kembali nguri-uri, menghayati dan melestarikan nilai kearifan lokalnya. Orang Batak kembali kebatakannya, orang Sunda kembali kesundaannya, orang Jawa kembali kekejawaannya, orang Minang kembali keminangkabauannya, orang Aceh kembai keacehannya, orang Madura kembali kemaduraannya, orang Ambon kembali keambonannya, orang Melayu kembali kemelayuannya. Dengan demikian lebih menjamin kelestarian lingkungan alam dan keseimbangan akan tetap terpelihara. Beda karakter alam beda pula sifat-sifat alamnya. Beda sifat alam, maka akan berbeda pula cara manusia mensikapinya. Perbedaan cara mensikapi lingkungan alam akan melahirkan ragam tradisi dan budaya. Oleh sebab itu tradisi dan budaya tak dapat dianggap sepele, karena di dalamnya penuh dengan nilai kearifan lokal, dan hikmat kebijaksanaan yang benar-benar adiluhung, sebagai hasil dari interaksi ratusan bahkan ribuan tahun antara manusia dengan lingkungan alamnya. Timbal baliknya, lingkungan alam  ini akan lestari dan terjaga manakala masyarakatnya sunguh-sungguh mengerti dan memahami apa yang menjadi kehendak alam. Sehingga sikap dan perilakunya selaras dengan kodrat alam. Perilaku masyarakat akan selaras dengan kodrat alam sekitarnya, hanya jika masyarakat mau memahami dan menghayati nilai-nilai kearifan lokal.

BANGUNLAH JIWANYA, BANGUNLAH BADANNYA..! Dengan berandai-andai dapat terbangun kesadaran jiwa pada bangsa besar ini, semoga dapat menyudahi berbagai bencana yang menimpa negeri ini..! Sehingga bumi pertiwi benar-benar akan terbangun.

Semoga kami keliru membaca tanda-tanda dalam bahasa alam yang tampak secara spontan. Kami tak tega lagi menyaksikan derita demi derita sanak sodara di bumi nusantara tercinta ini.

salam asah asih asuh Muara Wahau Agustus, 2010

About these ads

About SABDå

gentleman, Indonesia Raya

Posted on Agustus 15, 2010, in Benarkah Manusia Bisa Mendahului Kehendak Tuhan ?? and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 100 Komentar.

  1. Salam kenal Mastono.

    Mastono, saya anak kemarin sore di blok ini. Saya benar-benar pingin belajar lebih banyak dari manapun dan dari siapapun mas. Kalau Mastono tidak keberatan dan mau menterjemahkan tulisan Panjenengan di atas, dengan bahasa yang lebih popular, pasti lebih banyak manfaatnya lho mas.

    Saya akan banyak berterimakasih , kalo ada yang membantu menterjemahkan dan menyebutkan sumbernya. Nuwun

  2. Sepuluh menit lalu telah terjadi gempa 7, 2 SR , di Kep. Mentawai, Sumatera Barat, dg kedalaman 10 km.

    Ya Tuhan, semoga tidak menelan kurban jiwa.

  3. wah… leres panjenengan ki…
    sinabung meletus, wasior papua banjir longsor, jakarta terendam, merapi meletus, mentawai gempa dan tsunami. Mugi2x bangsa indonesia tansah diparingi welas asih lan saged sadar dadi wong sing “ojo dumeh”

  4. assalamu’alaikum ki,,,
    Salam kenal dari saya,untuk pemilik & semua para pengunjung blog ini,,,
    Mohon pencerahan & bimbingannya,untuk memndekatkan diri kepada Tuhan,,,
    Untuk ki Sabda,mohon izin share halaman ini,semoga dapat dijadikan bahan perenungan diri,,,,
    ================
    Salam kenal kembali Mas Tio Yth
    Silahkan share mas semoga ada manfaatnya. Nuwun

  5. leres kang njenengan

  6. Bagus mas..postingannya, izin copy paste…. Rahayu

  7. assalamu alaikum,
    salam kenal, saya baru menemukan web ini dan membaca tulisan dg judul tersebut diatas….hummm miris juga ya tapi ada benarnya karena tulisan ini di post bulan agustus dan saya baca pada hari ini 9 nov 10, jadi sebenernya kehendak Tuhan itu bisa dipelajari dari tanda2 alam.
    saya juga pernah melihat awan yang menurut saya agak beda, tapi mungkin tidak ada artinya ya. Awan itu menyerupai hantu (yang ada di film kartun) tp di pagi hari pada saat saya berangkat kerja.
    Wassalam,

  8. Salam sejatining Urip agawe Urup,
    Salam senyum nguborampe…

    Sejak SD ada pelajaran tentang IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), yg masih saya ingat adalah Bumi selalu berputar pada porosnya, kemudian ada praktek dengan ember yg di isi air..kemudian diputar ke atas dengan cepat…wowww., air tidak tumpah…

    kemudian ada pelajaran SEJARAH tentang PKI, dsb….

    Menginjak KULIAH, di bidang Disain Komunikasi Visual yang dituntut harus banyak ilmu yang dipelajari…wowww…betapa Luasnya Ilmu ini…hingga saya tahu….Buku sejarah SD tentang sejarah itu bisa ditarik dari edaran..

    Misal ada Jalur Akademik yang berani dan mampu untuk membahas tentang Siapa dan Sign apa yang ada dibalek ember itu………………..?????
    Sapa tahu evakuasi bisa terkoodinir setiap saat, “Bila” ember itu berhenti berputar…

  9. @ ki sabdo : hatur sembah sungkem dateng panjenengan
    semoga gusti ingkang maha suci selalu memberi perlindungan marang panjenengan sekeluarga……..

  10. Wiwik Hardaningsih

    tgl 5 Mei sblm gempa Yogya yg meluluhlantakkan, sy di sms klw beliau meliat gambaran ada gempa besar di Yogya, tp ga tau asalnya dr gunung ato laut.wkt itu Merapi sedang erupsi.beliau msh di Jkt.Kmdn tgl 25 Mei beliau pulang ke Yogya,tgl 27 Mei dinihari jam 2, sy disms, laut berdentum keras spt bom.beliau sms liat mayat bnyk sekali.Ya Allah, Lindungilah kami slrh umat-Mu.pagi jam 5.55 tjd gempa besar Bantul.Sms itu semua sampai skrg msh ada di hp sy.sengaja sy simpan.sejak ki sabda n ibu berkunjung ke Sumatera Barat th 2004, ke Pesisir Selatan dan hampir semua wilayah Sumatera Barat,kedekatan hubungan batin sepertinya ada.ga tau oleh karena apa, sy saksi hidup dr semua apa yg telah disampaikan/diingatkan.pd akhir 2004 atau 2005 waktu Sumatera Barat ada isu kain kafan sering terbang di langit, sesekali dlm hitungan detik ada yg melihat, sy sms ke beliau.Itu semua cleret tahun, kata beliau,suatu fenomena/peringatan Allah akan tjd bencana.bbrp bln stlh itu tjg gempa Bengkulu.2 hari sbl gempa Bengkulu,beliau sempat menyaksikan awan berbentuk naga bumi sepanjang kira2 60 km di langit Bengkulu,kbtln beliau sdg berada di sana, sy masih menyimpan foto2 awan yg beliau kirim.kmdn bbrp th kmdn, th 2006 sy diingatkan kembali, bahwa beliau n ibu melihat gambaran jalan2 n tnh di pdg retak2 n terbelah.sy tanya kok bisa tau itu Padang?jalan2 di Padang kan sy ingat betul, kata beliau.sampai sy n kelg diiingatkan untuk membuat kalung yg diberi tulisan nama n no hp keluarga yg berada di luar Sumbar untuk anak2 sy yg SD, sy juga dipesan jgn lama2 meninggalkan anak2 keluar kota.Th 2007 tjd gempa 7.2 SR.stlh itu diingatkan kembali, pindah rmh saja dr Pdg keluar kota.kmdn disms kembali, beliau meliat gambaran gempa besar dan tsunami tjd,berkali2 disms, jg ke temen2 yg beliau ngrasa deket.sms terakhir tgl 5 Februari 2010, gambaran jelas sekali keliatan, yg keliatan dari Sumatera Barat ke utara.tgl 25 oktober, gempa Mentawai.Tdk disangka sama sekali, ternyata, bener2 tjd tsunami.Ya Allah,kalaulah semua ini kebetulan, apapun yg terjadi,mohon ampun Hamba-Mu ya Allah.Ampuni atas dosa2 kami yg selalu lalai n tdk waspada dg semua yg telah Engkau berikan. yang telah engaku beri peringatan.Tuntun kami ke JalanMu,untuk dapat mjd umatMu yg rahmatan lil aalamiin.yg membawa berkah bagi alam, lingkungan.Kuatkan semua saudara2 kami yang terkena musibah,ujian, atau peringatan dariMu ya Rabb.semoga kami segera tersadar mjd UmatMu yang seharusnya.Amin.Trima kasih untuk semua pelajaran, wejangan, n peringatan.smga dapat mengambil pelajaran dari semua kejadian2 ini.Amin

  11. Kin Fayakun. Tuhan berkuasa mutlak menjadikan yang dikehendaki terdjadi—mewujud sempurna dengan disertai segala kesempurnaan yang dikehendaki.
    Tuhan bersabda “bumi ada.” Maka jadilah bumi. bulan, matahari dan juga langit yang melengkapi atau menyempurnakan keberadaan bumi.
    Manusia dan seluruh mahluk yang ada di alam semesta ini, keberadaannya dengan Sabda Tuhan.
    Apakah orang mati itu dikehendaki Tuhan? Tidak. Sebab Tuhan tidak pernah mematikan yang hidup. Tuhan selalu menghidupkan dan menghidupi setiap yang dihidupkam. Yang dihidupkan bisa mati dengan sendirinya. Dan juga bisa dimatikan oleh sesamanya atau sesama mahluk.
    Seorang terpidana mati dieksekusi, sama sekali bukan kehendak Tuhan. Melainkan atas kepastian hukum yang berlaku dan ditaati para penegak hukum.
    Mati sebagai korban bencana alam, bukan dikehendaki Tuhan. Sebab Tuhan tidak menghendaki manusia dikprbankan hidupnya.
    Jadi kehendak manusia tidak bisa mendahului kehendak Tuhan. Karena kehendak manusia tidak sama dengan kehendak Tuhan.
    Tapi bisa saja terjadi. Entah di zaman apa. Berapa abad lagi. Tuhan menghendaki kehendakNYA sama dengan kehendak manusia.. Yaitu pada zaman setiap orang sudah merasa menyatu dengan Tuhannya.

  12. kakek saya pernah mengatakan…
    golek ilmu iku wajib, ora ono wates e…tapi ojo nganti ninggal budoyo jowo, mergo iku cikal bakal mu..tempat lahir mu..

    apakah itu yang dimaksud Kembali Ke Kearifan Lokal ??

  13. salam kenal ki sabda

  14. Assalamu’alaikum wr.wb

    nyuwon sewu nggeh pak penulis,,,mbok bilih wonten kelepatan kulo nyuwon pangapuntene sak jeruning samudro lan sak agenge jagad,marang gusti kulo nyuwon ampun (astaghfirullahal’adzim)….
    yang anda katakan memang bnr dan yang anda lihat dr tanda2 ALLAH jg tdk slah,,,krn ALLAH mnciptakan dan merencanakan sgala sswtu nya tdk ada yg sia2 dan mmpunyai makna,hikmah dan tujuanya.memeng ada ayat yang mngatakan bahwa “jika kamu(manusia) mncintai AKU(ALLAH SWT) mka AKU akn cinta kpadamu,maka akan KU jadikan penglihatanmu adlah penglihatanKU,pendengaranmu adalah pendengaranKU,dan apa yg kau perbwt adlah atas kehendaKU”…kalau tdk salah sperti itu bnyi nya (jika slah saya mhon ampun krn ALLAH lah yg mmiliki sgalaNYA)….ayat itu diberikan untuk hamba nya yang hati nya suci,,,yg punya pangkat PINANDHITO / WASKITO yang mngetahui kjadian yg akan terjadi/ngerti sakdurunge winarah…akan tetapi org yg memiliki gelar tersebut tdk pernah mengexplor / mempublikasikannya,,,ditakutkan kalau prediksi itu bisa memcahkan argumentasi yg negatif untuk smw kalangan yg membaca dan mndengarnya.misal kata prediksi suku maya yg mngatakan bahwa th 2012 akn terjadi kiamat..sbenary bkan itu mksud yg TUHAN mksudkan.bisa saja kiamat kecil atau pun bnyak org yg sling mementingkan hawa nafsu nya untuk kepentingan pribadi seperti yg terjadi di negara kita ini.
    tak ada yg bisa mndahului kehendak sang maha pencipta,,,akn tetapi kita bs mngetahui akan khendak sang pencipta itu sperti yg anda alami dan anda lihat…
    wahai mz penulis “kalau anda sudah mngetahui hal tersebut berarti anda diberikan ilmu lbh dr sang pencipta”,akan tetapi cukup untuk diri kita sendiri aja,jgn untuk org lain pa lagi sampai mengexplor hal tsb….takut apa yg kita sudah ketahui berbeda dengan apa yg ALLAH ketahui…seperti kisahnya penciptaan manusia pertama yaitu nabi ADAM a.s,,,malaikat bertanya “kenapa kita hrs mnyembah manusia dan kenapa ENGKAU menurunkan manusia di bumi,apakah itu tidak mngakibatkan khancuran dan merusak/memporak-porandakan dibumi ENGKAU ya ALLAH”…ALLAH SWT pun mnjawab “engkau tidak mngetahui apa-apa yang AKU ketahui”…dari kisah tersebut kita bisa mnarik kesimpulan bhwa ALLAH mngetahui hal-hal yang styap makhluk ciptaaNYA tidak ada yg mngetahuinya.
    so jika kita mngetahui hal-hal yg blum terjadi jangan dulu kita EXPLOR agar tidak mnimbulkan fitnah,kita hrs mnimbangkan manfaat dan mudhorot nya.
    kalau kata orang jawa mah,,,”OLEH NGONO MUNG OJO NGONO”
    bisa saja hal-hal yg kita ketahui berbeda dengan pengetahuan ALLAH yg blm kita ketahui….
    so JANGAN kita mendahului perkataan ALLAH sbelum ALLAH mengatakan dengan bukti-bukti kejadianNYA…
    jika mas sang penulis memang memiliki pengetahuan yg lbih atau sudah berpangkat PINANDHITO SINISIHAN WAHYU / WASKITO / ngerti sak jeruning winarah itu sebuah anugrah/hadiah yg agung yg ALLAH berikan pada mas sang penulis…
    akan tetapi perlu mas sang penulis ketahui,”orang yg sudah mmeliki pangkat trsbut tidak akn mengexplor ttg hal2 yg diketahuinya”…layaknya padi,,,smakin berisi maka akan smakin merunduk…
    MOHON dipertimbangkan dan direnungi…

    sekali lagi jika perkataan saya ini salah dan msih ada kekurangan mohon maf beribu-ribu maaf…krena manusia tak lain adalah tempat salah,kurang dan khilaf…dan saya kembalikan kpd ALLAH SWT yg memiliki sgalaNYA yang tak dimiliki stiap makhluk ciptaanNYA…

    “kebodohan dan kepintaran q,ksalahan dan kbenaran q,q kmbalikan kpd sang maha PINTAR dan maha BENAR…kebodohan dan kesalahan q adalah karunia dari MU,suatu berkah yg maha agung yang hrus saya terima dg bangga…krena dngan kebodohan dan ksalahan itu lah yg mmbuat q semangat untuk belajar dan belajar untuk mncari kepintaran dan kebenaran”…SUNGGUH ENGKAU maha diatas maha segalaNYA,,,

    wassalamu’alaikum wr.wb

  15. salam kenal ki sabda,

    saya hanya seorang anak kecil yang ingin bertanya
    mohon alamat emailnya kalau boleh. matur nuwun

    semoga semua makhluk selalu dalam kebahagiaan dan lindunganNya.

  16. @ Niken,

    Alamat email ada di media tanya jawab : http://www.sabdalangit@gmail.com

  17. Kang Sabdo.. Kulo izin KOpy Paste ….

  18. Bhikkhu Dhammaraja

    Saya tidak akan mengajar apapun sehubungan topik diatas. Bukan begitu enak, ada judul harus dijelaskan sehingga banyak orang indo atau muslim menjadi tahu.

    Ratu Adil yang sebenarnya “mengerti jangka jaman. tahu putaran hidup setiap orang, agama, dsb” – Jayabaya. Ini sesuai dengan nama Ratu Adil yaitu sultan herucakra, yang berarti penguasa ilmu maha kalachakra.

    Kalau seperti ades itu, dia bukan ratu adil, dikarenakan jika mau tahu apa-apa harus “melihat”, sesuai dengan ilmunya. selain itu pula 100% tindakan dan pikirannya cuma proyeksi semata berdasarkan sunnah nabi. yang seperti itu tidak tercakup dalam ramalan.

    Yang dimaksudkan dalam ramalan adalah ratu adil tahu jika anda berbuat sesuatu ujungnya akan seperti apa, contoh lain adalah ratu adil tahu berapa lama kuasa seseorang dalam bertiingkahlaku tertentu, sehingga dari situ ratu adil bisa merumuskan tindakannya.

    • Bhikkhu Dhammaraja

      Bisa dikatakan ratu adil itu semacam buku hidup. kalau bicara, ia bukan mentrawang. ia sudah tahu. makanya ratu adil bicaranya banyak sekali.
      dalam ramalan dinyatakan bahwa satu-satunya kekuatan ratu adil adalah maha kalachakra dengan sumbunya adalah tiga point.
      segala ajaran islam tidak berstruktur pada tiga point tapi pada dua jika anda mencermatinya. yakin bukanlah tiga tapi cuma dua yakin atau tidak. makrifat bukanlah tingkat karena masih termasuk hakikat. jadi apa itu syariat atau sudah hakikat, begitu saja. allah-muhammad. satulagi mana, tidak ada. karena itulah islam tidak bisa untuk membangun nusantara baru yang dijanjikan. begitupula pendekar yang mencoba tampil dari kalangan islam sebagai tokoh dalam ramalan jayabaya tersebut.

      kembali ke soal tiga point. ratu adil sudah menguasai tehnologi makro dan mikro alam. dan itu tidaklah sesederhana penjabaran kalian akan manusia, lalu satulagi Tuhan.
      untuk apa saya beritahu pun, saya beritahu pun yang mendengar tidak akan jadi siapapun. karena ratu adil itu sudah ada orangnya. yaitu rudra chakrin, dari sambhala.

      • Bhikkhu Dhammaraja

        ada yang mau berkuasa dengan uang, ada yang mau dengan rakyat, ada yang mau dengan ilmu. tapi cara ratu adil mengkudeta rezim islam adalah cukup dengan ilmu maha kalachakra dengan sumbu tiga pointnya. ini bukan saya ada-adakan tapi saya cuma baca apa adanya sesuai ramalan.
        ada orang berkata pada saya kok tergantung dengan bacaan, saya rasa tidak ada orang yang tidak tergantung dengan bacaan. kalian semua beragama karena bacaan, jadi spiritualist masih bacaan. mungkin kalian gak mau ambil semua dari ramalan, itu urusan kalian, tapi jangan buru-buru mengaku tanpa bacaan.
        gak ada orang takut dengan muslim. tidak saya.

  19. Bhikkhu Dhammaraja

    Tuhan dan manusia sama cepatnya, tidak ada manusia lebih cepat dari Tuhan atau Tuhan lebih cepat dari manusia.
    Yang patut sabdo langit ketahui, jika sabdo langit hendak mengarang jalan cerita sendiri akan indonesia sabdo langit perlu meningkatkan level pikiran sabdo langit setara dewa atau Tuhan. bukan cuma bermodalkan paham aku aslinya kan tuhan.
    karena itu saja tidak cukup untuk sabdo langit ubah indonesia, atau untuk berhadapan dengan sebuah buku jayabaya itu.

  20. Bhikkhu Dhammaraja

    Memang di alam Tuhan waktunya lebih cepat, karena itulah seorang bhikkhu tidak suka kawin, karena hari ini juga dia melihat kotoran istri dan anaknya.
    Tapi yang membuat saya mengatakan sama cepatnya antara Tuhan dan manusia adalah karena ….. (nanti dulu, kalau sh sudah sampai ke indonesia baru saya bilang).

    • Bhikkhu Dhammaraja

      Telinga Buddha saya mendengar orang berpikir, “kok di alam tuhan lebih cepat, bukannya lebih lama?” Hahaha jangan terlalu tergantung pada dualitas. yang cepat itu lama, yang lama itu cepat. tapi terlalu rahasia untuk dibahas.
      Hehehe… (tertawa bijak)

  21. SAYA IBU NURMALA MENGUCAPKAN
    BANYAK TERIMA KASIH KEPADA
    MBAH CAHYO ATAS ANGKA JITUNYA
    SUDAH 3X PUTARAN SAYA MENANG
    MALAM INI SAYA MENANG LAGI 4D
    ALHAMDULILLAH DAPAT 187JT AMIN DAN CIKA ANDA INGGIN SEPERTY SYA HUB

    NO.HP 082317575796 MBAH CAHYO….?

  22. menurut pengalaman yang saya alami, ketika seseorang mengetahui apa yang akan terjadi di masa akan datang di karenakan orang tersebut mampu membaca informasi dari alam (secara visual tampak sebagai layar putih yang berisi tulisan bahkan gambar seperti di bioskop). tampilan itu menurut saya adalah suratan takdir yang sdh disusun sedemikian rupa oleh Sang Hyang Wisesa untuk tiap2 mahkluk di dunia ini. Menurut kesaksian guru saya, beliau mampu bisa membaca suratan takdir seseorang mulai dari lahir sampai orang itu meninggal, detail brp umur orang tsb, dan bagaimana dia mati.

  23. Bhikkhu Dhammaraja

    Kehendak manusia adalah kehendak manusia, kehendak Tuhan adalah.. (kok tertawa saudari susi) kehendak Tuhan.
    Tertawa terus berbahaya juga saudari susi ini, karena menurut bayangan saya, setelah memakai baju robotnya yang dilengkapi kemampuan time travel, sp bisa mundur ke masalalu dan pergi ke rumah mbak susi, lalu mbak susi di bawa ke masa sekarang. Untuk tidak mengejutkan mbak susi, sp lalu menunjukkan pada mbak susi semua yang ditulisnya di blog sabdo langit sehingga mbak susi mengerti bahwa ia memang telah dibawa melintas waktu.
    Setelah itu sp pergi lagi ke masalalu mengambil gadis kembar. sp masalalu yang sedang berbicara dengan gadis kembar itu terkejut melihat sp berbaju robot datang. Tapi untuk tidak membuat sp masalalu kawatir, sp bajurobot berkata, “ini untuk kamu!” teriaknya, lalu menghilang.

    • Bhikkhu Dhammaraja

      Saya menjadi teringat masa remaja saya saat saya sedang menonton film di bioskop tiba-tiba saya menjadi hilang kesadaran selama 1 jam, tapi mata tetap terbuka menyaksikan seluruh jalan cerita film.
      Setelah saya lihat saat ini ternyata itu adalah sp dari masadepan yang berdiri di belakang saya mengalirkan kekuatan aneh pada otak saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 910 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: