Kepada para pembaca yang budiman. Apabila berkenan mohon sekiranya dapat ngudari ruwet renteng, memberikan pencerahan atas berbagai tanda tanya yang selama ini selalu menggantung di dalam benak. Suatu hal yang menyangkut konsep/prinsip keadilan tuhan, seperti yang ada dalam dua pertanyaan berikut ini.
1. Saya punya sahabat suku pedalaman sejak lahir tinggal di wilayah Kalbar. Ia tidak memiliki kemampuan baca tulis, sementara itu di daerahnya tak ada listrik, koran, radio, apalagi televisi masuk desa. Jadi jangan mengharap ia bisa mendengar kabar berita soal ilmu, budaya, maupun agama. Lha wong ia juga belum tau nama negara ini, apalagi nama Presiden RI saat ini. Masyarakat di sana tidak juga menganut Islam maupun agama yang lainnya. Agamanya tidak jelas, bahkan ia tidak tahu soal agama, dan tidak pernah tau kalau di dunia ini ternyata ada agama. Tapi perilakunya begitu religius, ia memiliki perilaku welas asih, ia sangat menghormati, menjaga, merawat, lingkungan alam dan makhluk seisinya. Ia tidak mau menyakiti siapapun dan apapun mahluk. Tapi sayang sekali, ia telah wafat beberapa bulan yang lalu.

2. Adalah seorang sahabat yang tinggal di Jakarta Selatan. Ia sejak lahir mengalami cacat; BUTA, TULI, BISU. Ia tidak mengenal agama apapun. Tak bisa diajarkan pula agama apapun.
Pertanyaannya, apakah mereka berdua juga ditanya malaikat sesaat setelah dikubur ? Apakah ia pasti pula masuk neraka karena tak pernah mengucap kalimat persaksian ? Bingung saya ?! Mohon pencerahannya.

salam asah asih asuh

About these ads