RUNTUHNYA SEBUAH (jembatan) DINASTI

Awan Naga Tenggarong

RUNTUHNYA SEBUAH (JEMBATAN) DYNASTY

GURUKU BERNAMA TUMBUHAN

Oh…Pameungpeuk…

PROLOG

Jembatan Kukar

Sehari menjelang 1 Surà, pada hari Sabtu Pon, 26-11-2011 pukul 16.10 Wita (sudah masuk peralihan malam 1 Suro) di mana sebagai saat memasuki sengkala taliwangke atau kematian. Jembatan itu memasuki usianya yang ke-11 (sêwêlas) jembatan megah sepanjang 500 meter sekaligus sebagai simbol mercusuar Kabupaten Kutai Kertanegara runtuh dalam waktu beberapa detik. Beberapa pekerja dan banyak orang-orang yang sedang lalu lalang di atas jembatan menikmati panorama alam serta kemegahan jembatan menjadi korban. Dikabarkan ada sebanyak 40 mobil, 1 bus karyawan, 1 bus umum tenggelam, truk trailler, puluhan sepeda motor hanyut dan diperkirakan lebih dari 60 jiwa melayang terseret arus sungai Mahakam yang dalamnya lebih dari 50 meter itu. Ironinya, ia runtuh disaat usianya memasuki tahun kesebelas (sêwêlas) di mana merupakan pralampita kawêlasaning Gusti. Apakah semua ini artinya? Musibah ? Tanpa menggunakan referensi, petunjuk, dan analisa jelaslah peristiwa ini dapat dikategorikan sebagai musibah. Azabkah ? Semua musibah boleh saja dinilai sebagai musibah, boleh pula dinilai sebagai berkah. Tinggal dari sudut pandang mana kita akan menilai dan memaknai suatu peristiwa. Semua orang bisa saja mengatakannya sebagai azab tuhan atau mekanisme hukum alam. Namun persoalannya bagaimana cara menjelaskan hubungan sebab akibatnya jika memang dinilai sebagai hukuman ? Memang tampak paradoksal, tetapi jika kita tahu duduk permasalahannya barulah mafhum atas peristiwa tragis tersebut.

PEMIMPIN TANPA LEGITIMASI ALAM

Istana Lama Kerajaan Kutai Kertanegara sekarang menjadi museumKekuasaan turun-temurun era pemerintahan sekarang, dari ayah turun ke anak. Walaupun dilaksanakan Pemilu langsung bukanlah parameter signifikan adanya legitimasi politik secara obyektif, apalagi legitimasi oleh alam dan yang transenden (wahyu). Faktanya, saat ini beaya politik mampu menggantikan wahyu kepemimpinan (berupa téja yang melesat merasuk ke dalam tubuh si calon pemimpin). Untuk saat ini mayoritas pemimpin daerah maupun pusat menjalankan kekuasaannya dengan tanpa wahyu. Orang zaman sekarang lebih percaya “wahyu” berujud uang daripada wahyu yang sesungguhnya. Yakni cahyà sejati berasal dari inti hidup (sang wisnu) sebagai pertanda atas keselarasan manusia dengan hukum tata kosmos. Termasuk di dalamnya adalah restu dan dukungan dari yang transenden atau supernatural being mencakup para para leluhur dan seluruh penghuni dimensi metafisik (astral). Lain halnya masyarakat kita di masa lalu begitu memahami jika seorang pemimpin adalah orang yang mendapat wahyu yang artinya ia menjadi manusia pinilih, terpilih oleh mekanisme hukum tata keseimbangan alam. Oleh sebab itu pemimpin yang memiliki wahyu mendapat semacam “jaminan” bahwa kepemimpinannya akan membawa kemakmuran bagi masyarakat dan lingkungan alamnya. Untuk pemimpin zaman sekarang, boro-boro mendapat wahyu dan apalagi tahu bagaimana seseorang agar bisa mendapatkannya, sebaliknya orang zaman sekarang kadang menganggap wahyu sebagai omong kosong, bullshit, musrik, sesat dsb hanya karena tidak ada dalam kamus suci. Ya, tak dapat dipungkiri orang merasa lebih aman dicap memberhalakan uang daripada menyandang tuduhan-tuduhan tersebut. Apalagi pilihan itu lebih menguntungkan secara materiil. Namun sebagai konsekuensinya, kasus-kasus politik, malapetaka, musibah dan bencana datang silih berganti. Akan tetapi orang cenderung mencari-cari alasan pembenar untuk menghibur diri dengan menganggap malapetaka sebagai cobaan bagi dirinya yang beriman dan cobaan atas misi-misi mulia yang ia jalankan. Konsep cobaan memang masih laku dijual pada saat kondisi kepepet.

Jika rakyat Kukar mau mengevaluasi kira-kira apa yang telah diberikannya kepada alam, selain mengeksploitasi hutan dan buminya serta pembangunan simbol-simbol kemegahan super mercusuar. Ironis memang, di mana Kabupaten Kutai Kertanegara menyandang predikat sebagai Kabupaten terkaya di antara kabupaten-kabupaten seluruh Indonesia dengan PAD kurang lebih sebesar Rp. 2,5 triliun pertahun pada periode tahun lalu, tetapi sedikit masuk ke wilayah pinggiran saja maka kita akan mudah mendapati hutan dan jalanan rusak parah di mana-mana. Sangat kontradiktif. Bandingkan dengan Kabupaten sahabat saya Ki Alus & Mas Kumitir di Sidoarjo, sebagai kabupaten terkaya di Propinsi Jawa Timur, rasanya sulit sekali hanya untuk melampuai PAD sebesar Rp. 300 milyar saja. Apabila permainan kekuasaan seperti ini terjadi 20 tahun lalu barangkali efek hukum sebab akibatnya belumlah secepat saat ini yang seringkali terjadi secara spontan. Di masa lalu bahkan mungkin untuk sementara masih bisa lolos dari jerat hukum tata kosmos. Namun jika terjadi pada saat ini resikonya akan lebih besar dan cepat terjadi hari pembalasan. Saat ini di mana putaran hukum sebab akibat terasa lebih cepat, terlebih genderang kebangkitan kesadaran spiritualitas sejati Nusantara telah ditabuh oleh sang pamomong Nusantara, Sabdopalon dan Noyogenggong. Itu menengarai bahwa kini saatnya seluruh leluhur bumiputra perintis bangsa cancut taliwàndà, njêjêgaké sàkà guru bangsa agar supaya kembali kepada jati diri manusia nusantara. Saat ini sebagian generasi penerus bangsa sudah kebablasan. Para moyangnya sendiri leluhur bumiputra perintis bangsa, diangap demit, jin atau setan penggoda iman. Sementara sebagian yang lain meletakkan leluhurnya sendiri tak ubahnya tamu hina di rumah sendiri. Padahal beliau adalah nenek moyangnya sendiri yang telah mewariskan kemerdekaan, kekayaan alam yang berlimpah, tanah subur makmur, dan mewariskan segenap tata nilai luhur yang dapat menjadi pedoman sikap dan perilaku arif bijaksana dalam hubungannya antar manusia dengan manusia, manusia dengan lingkungan alam, manusia dengan mahluk halus, binatang dan tumbuhan telah dirusaknya. Lantas di mana wujud bakti generasi bangsa ini kepada para leluhurnya ? Generasi yang durhaka dan lebih suka menjadi pengkhianat atas perjuangan para leluhurnya di masa lalu tentu akan menimbulkan bencana kehidupan. Malapetaka, skandal politik, musibah dan bencana alam akan selalu ada mewarnai sepanjang tampuk kepemimpinannya.

RUNTUHNYA SEBUAH DINASTI

Istana Kutai KertanegaraBukannya ikut-ikutan latah, dahwèn dan opèn, atau mau mengait-ngaitkan runtuhnya jembatan dengan nasib sebuah dinasti. Mau dianggap ngóyówóró, celoteh, apapun jenisnya juga tidak apa-apa, mónggó. Sukur-sukur jika mau dijadikan bahan evaluasi diri bagi siapapun yang sedang memimpin di wilayah manapun. Peristiwa naas itu sudah terjadi dan menjadi tengara akan runtuhnya “dinasti Kutai Kertanegara” baru. Waktu yang akan membuktikan. Bukan tanpa sebab, seperti yang telah penulis uraikan di atas. Ini persoalan seberapa besar bakti yang dilakukan generasi sekarang kepada para leluhur besar yang berada di Kutai Kertanegara. Apa dan bagaimana yang sudah dilakukan terhadap YM Sultan Aji Sulaeman, YM Sultan Aji Parikesit, Ratu Bungsu dan masih banyak lagi. Sehingga leluhur sudah merasa enggan terhadap nasib anak turun beserta warga di sana. Tentu saja leluhur tahu persis siapa saja orang-orang zaman sekarang yang masih peduli dan menghargainya walau hanya sekedar menegok batu nisannya saja. Wahyu dan ndaru akan melesat ke arah timur laut menuju Kutai Timur, di mana para pemimpinnya beserta rakyatnya lebih memahami akan arti berbakti kepada para leluhur bumiputra perintis bangsa. Tidaklah mustahil wilayah tersebut akan segera menggeser prestasi Kab Kukar sebagai kabupaten terkaya seindonesia.

Kiranya belumlah terlambat, barangkali kisah selanjutnya akan berbeda bila peristiwa naas kemarin sore dapat dijadikan sebuah cambuk penggugah kesadaran untuk lebih menghormati dan menghargai nilai kearifan lokal (local wisdom), di mana erat kaitannya dengan wujud bakti kepada moyangnya. Generasi yang penuh bakti adalah mereka yang selalu eling sangkan paraning dumadi, ingat akan asal muasal hidup dan apa tujuan dan tanggungjawab hidup berikutnya. Generasi demikian ini tidak akan pernah melupakan kebaikan dan jasa orang lain. Kebaikan selalu dibalas dengan kebaikan, bak pantun berbalas, ia akan gayung bersambut menjadi berkah yang berlimpah ruah.

TUMBUHAN ADALAH MURSYIDKU

Salah satu hukum alam tata kosmos yang telah berkali diajarkan oleh seluruh tetumbuhan di permukaan bumi ini. Mari kita cermati, tumbuhan mendapatkan energi hidup dari tanah, namun tumbuhan akan mengembalikan kesuburan tanah melalui guguran daun-daunnya yang jatuh ke bumi kemudian berproses menjadi kompos.

Tumbuhan butuh mineral dari dalam tanah, akan tetapi tabiat tetumbuhan selalu memberikan suplay air kepada tanah, tetumbuhan menangkap air hujan dan embun untuk kemudian tanah menyimpannya lagi. Tumbuhan dan tanah adalah dua makhluk dalam simbiosis mutual. Faktanya tumbuhan telah jutaan tahun bertindak arif dan bijaksana, dan tak pernah melakukan kesalahan sedikitpun. Tumbuhan seolah memiliki kesadaran tata kosmos, ia menjalani hidup selaras dan harmonis dengan ketentuan alam. Tumbuhan telah menemukan hidup yang sejati sedari awal. Manusia yang pandai tentu bersedia berguru kepada sang mursyid yang tak pernah salah dan bohong, yakni kepada tetumbuhan. Manusia akan meraih hidup yang sejati, jika hidupnya mampu memberikan kehidupan bagi seluruh makhluk, seperti halnya dilakukan oleh kaum pepohonan. Terimakasih guru ku !

Di saat alam memberlakukan hukum-hukumnya secara ketat, di saat para leluhur serempak njêjêgaké sàkà guru bangsa. Tak ada kunci sukses lahir dan batin selain menjadi generasi penerus yang mampu menyelaraskan diri dan harmonisasi dengan keseimbangan tata kosmos. Tak ada pilihan yang lebih mulia selain generasi harus berbakti kepada para leluhur bumiputra perintis bangsa. Sebagaimana anak yang berbakti kepada kedua orang tua. Caranya mudah, jangan remehkan dan hinakan nilai-nilai kearifan lokal. Sebaliknya hayati, dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab ia mengandung nilai-nilai luhur sebagai hasil rangkuman atas suatu hubungan yang selaras, harmonis, dan seimbang antara manusia dengan lingkungan alam tempat di mana mereka hidup regenerasi selama ratusan bahkan ribuan tahun lamanya. Sebaliknya, menjadi generasi durhaka dan pengkhianat bangsa, cepat atau lambat malapetaka pasti akan terjadi. Sebab berarti pula telah melawan ketentuan alam serta tidak selaras dan harmonis dengan keseimbangan tata kosmos.

BELAJAR LEBIH HIDUP

Jembatan itu hanya beberapa ratus meter jaraknya dari Pasarean Agung YM Sultan Aji Sulaeman, YM Sultan Aji Parikesit, dan YM Ratu Putri Bungsu di Kota Tenggarong. Peristiwa rontoknya jembatan megah dan terpanjang di Kaltim itu masih merupakan teguran awal. Boleh jadi merupakan bencana bagi Pemerintah Daerah, sebaliknya bisa jadi merupakan tengara terbukanya pintu berkah bagi rakyat di sana di waktu yang akan datang. Akibat pengabaian atas teguran itu tidaklah mustahil di tengah tampuk periode pemerintahannya terjadi gejolak yang berujung lengser keprabon, atau bahkan berujung kematian. Sulit untuk mengelak dari jeratan hukum alam kecuali manusia mau eling dan waspada, yakni menempatkan dirinya agar selalu berada pada koridor hukum tata keseimbangan alam. Lagi-lagi, sebuah peristiwa naas bertepatan pada saat R-1 sedang mengadakan hajatan resepsi pernikahan putranya. Sebagai orang Jawa yang telah hilang kejawaaanya, pernikahan itu dilaksanakan tanpa mengindahkan wêwalêr dan paugêran. Justru dilaksanakan tepat pada 3 sengkàlà besar yakni ; malem Suro, serta dilaksanakan hingga 1 Surà bertepatan dengan neptu Minggu Wage tibo làrà. Satu Suro tali wangke, alias mati dan sakit di bulan keramat. Di mana pada saat-saat seperti itu seharusnya orang memanfaatkan waktunya untuk banyak-banyak mengevaluasi diri sembari lebih manembah kepada Tuhan. Semua sudah kadung terjadi. Mudah-mudahan beliau masih ingat bahwa hitungan neptu merupakan sistem kalender Jawa yang unik dan sangat akurat, sebagai hasil karya moyang di zaman dulu atas kecermatannya membaca karakter alam sesuai siklusnya. Mudah-mudahan peristiwa naas Sabtu sore di Jembatan Kukar dijadikan sarana pêpéling untuk tidak semakin gegabah melaksanakan tampuk pemerintahannya, atau tidak akan sampai akhir 2012.

ARTI SEBUAH PENGABDIAN

YM Sultan Aji SulaemanPukul 08.47 wib tanggal 27 Nop 2011. Demi melaksakan titah ayahanda Yang Mulia Sultan Aji M Sulaeman (YM SAMS) untuk segera marak sowan ke pepunden di Tenggarong, tak lupa untuk tabur bunga dan beras kuning ke sungai dengan harapan titah gaib di sungai Mahakam mau melepas para korban agar supaya jasadnya segera ditemukan tim SAR. YM Sams selalu berpesan, sebagai bentuk “laku” tapa ngrame, adalah berbuat baik sembari tidak boleh mengharap-harap pengakuan dan penghargaan dari siapapun. Juga manusia tak boleh mentang-mentang, merasa paling suci dan mulia. Sudah seharusnya manusia menghargai dan menghormati penuh rasa welas asih kepada sesama makhluk di dunia ini tanpa kecuali para lelembut, tumbuhan, binatang dan lingkungan alamnya. Perjalanan harus dilanjutkan pergi ke arah timur laut tempat di mana melesatnya sang wahyu, mengambil sesuatu di sana untuk sesegera mungkin dilabuh ke pantai selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat. Persis seperti saat membawa sesuatu ke puncak Merapi tepat pada 11 hari sebelum gunung api paling angker itu meletus dahsyat tahun lalu. Kali ini sesuatu musti dilabuh di pesisir PEMEUNGPEUK, dengan harapan agar sesuatu itu nanti dapat dibawa gulungan ombak tinggi dan dahsyat yang dapat menerjang pesisir itu. Suatu peristiwa alam sulit untuk didispensasi, namun kali ini semoga masih bisa diupayakan agar mendapat dispensasi. Sementara itu, YM Sams segera melanjutkan perjalanan ke arah samudra selatan untuk suatu urusan, semoga Kanjeng Ratu berkenan membantu supaya badai tropis dan lampor tidak sampai menerjang wilayah pesisir timur Kalimantan Timur, kalaupun harus menerjang semoga tak ada korban jiwanya. Mugya Gusti Jawatagung taksih paring kawelasan dumateng sagung titah dumadi. Segala daya upaya upaya para titah luhur dan mulia itu semata demi keselamatan umat nusantara yang masih hidup dengan raga dan hawa nafsu, khususnya yang bertempat tinggal di wilayah pesisir timur Kaltim. Dengan segenap kebeningan batin dan kebersihan hati mari kita bersama belajar dari segala kearifan para leluhur dan para titah alus yang sangat bijaksana. Kita tiru sikap-tabiatnya yang penuh rasa welas asih kepada seluruh makhluk tanpa kecuali. Termasuk terhadap orang-orang yang tak paham bagaimana kehidupan yang sejatinya, sehingga bersikap menghinakan dan tumbuh kebencian di dalam hatinya terhadap para titah alus. Beliau-beliau adalah bangsa manusia yang sudah berada pada kehidupan dalam tataran derajat luhur, beliau-beliau adalah bangsa makhluk hidup yang lebih arif dan bijaksana, namun sering dituduh oleh umat manusia sebagai dedemit, hantu, jin dan setan penggoda iman. Mereka itu moyang kita sendiri yang kini tengah disia-siakan generasi anak turunnya sendiri. Sampai kapankah kebodohan itu akan terus merajalela ? Tentu saja, sampai saat di mana para titah ngaluhur penuh kemuliaan dan kearifan itu telah habis masa toleransinya. Saat di mana genderang itu menggetarkan nurani, menjadi tengara kebangkitan spiritualitas yang sejati bagi bangsa manusia yang hidup di Nusantara.

Makam YM Sultan Sulaeman

Additional :

Sengatta, 29 Nopember 2011

Pagi dini hari pukul 04.00 Wita, YM Sams mengingatkan bahwa peristiwa Kukar’s Bridge Tragedy merupakan salah satu bentuk kutukan alam atas ulah generasi sekarang yang sudah tidak lagi “berpijak pada bumi pertiwi” tempat di mana mereka menyandarkan hidupnya ; menghirup udara, makan hasil bumi. Lupa diri akan pentingnya memahami kearifan lokal. Satu lagi pesan beliau yang tak kalah penting ; khususnya untuk Bapak S yang dahulu pernah menjabat… coba bapak ingat baik-baik, beberapa tahun yang telah lalu pernah iseng mencoba-coba, mengenakan MAHKOTA RAJA kerajaan Kutai Kertanegara yang sekarang disimpan di museum Kukar. Itu tindakan berlebihan terlebih lagi jika disertai dengan sikap meremehkan nilai keramatnya, nilai yang dijunjung tinggi oleh kearifan lokal. Sama halnya mendurhakai nilai yang dijunjung tinggi secara turun-temurun oleh manusia pinilih terpilih di masa lalu, yakni para Ratugung Binatara yang pernah memerintah wilayah Kutai di masa lalu. Barangkali beliau-beliau Bapak anggap telah mati dan tak bisa berbuat apa-apa, serta tidak tahu menahu atas segala ulah tidak baik para generasi penerusnya. Dugaan itu salah besar, beliau tetap mengetahui persis apa-apa yang terjadi dan dilakukan generasi penerus saat ini. Bapak pun sampai saat ini tidak pernah merasa bersalah, sekalipun juga belum pernah meminta maaf. Akibatnya tidak hanya bapak sendiri yang mengalaminya melainkan pada putra-putri bapak termasuk rakyat Kukar. Perlu bapak ketahui bahwa sukma tidak pernah berbohong. Saya hanya sekedar menyampaikan apa adanya yang terjadi barangkali ada manfaatnya, terutama bagi rakyat Kukar yang tak berdosa tetapi ikut merasakan efek pahitnya. Nyaris terlambat dan mumpung Kukar belum terisolasi seluruh aksesnya oleh LONGSORNYA bukit kecil kerajaan mahluk astral, yang ada di LOA KULU, yang bisa terjadi kapan saja. Atau hanya akan sibuk menghibur diri dengan menganggap semua itu merupakan wujud cobaan karena disayang tuhan.

Semoga seluruh kejadian itu dapat diambil sebagai bahan pelajaran berharga bagi Pemerintah Kukar, juga oleh Pemerintah Samarinda dan seluruh jajaran pejabat di sana. Masyarakat dan dulur-dulur semua di sana hendaknya lebih eling dan waspada karena bahaya tak kalah besar tengah mengintai wilayah Samarinda.

Semoga seluruh makhluk dalam kesadaran dan keselarasan dengan alam, semoga selalu dalam naungan keselamatan.

Berikut adalah foto pertanda suatu bahaya alam, sesaat sebelum peristiwa jembatan runtuh terjadi di Kukar. Dapat ditengarai sebagai awan naga hitam.

20111129-152820.jpg

Salam karaharjan

About these ads

Posted on November 28, 2011, in Runtuhnya Sebuah (jembatan) Dinasti and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 820 Komentar.

  1. @ Sederek Sedoyo,

    Indonesia ini satu2nya negara dengan jumlah ‘pahlawan’ terbanyak di dunia, ada setidaknya 156 gelar pahlawan nasional Republik Indonesia, mulai dari pahlawan kemerdekaan, perjuangan, seni, sastra, agama, pendidikan dsb. (kecuali pahlawan kesiangan… he he he …)

    Dengan banyaknya pahlawan di bumi pertiwi inipun tak serta merta memacu masyarakatnya untuk melanjutkan perjuangan mereka secara estafet sehingga mentog di tengah jalan atau tidak bersinergis dengan cita2 bangsa?…

    Dengan ribuan pulau dan banyaknya suku yang multi ethnis serta agama, dari sejak jaman dulu kala ‘nusantara’ ini seperti ladang kolam yang jadi rebutan untuk di semai bibit2 sebuah penerapan paham oleh penghuni2nya sendiri yang seharusnya tak perlu berebut paham oleh karena mereka sama2 hidup dalam sumber daya alamnya yang bak lautan kekayaannya. Daripada memaksakan kehendak paham asing/ lainya, mengapa tak kita jaga, rawat dan lestarikan lautan kolam susu itu, sekalipun kita ambil berkali2pun tak akan pernah sat/ habis. konon lagu, ‘bukan lautan hanya kolam susu’ by koes plus adalah hanya satu2nya di dunia, yang menggambarkan betapa kaya rayanya sumber hayati nusantara.

    Jika kita pandai, kreatif mengelolah, ibarat susu sapi segar itu juga ada rasa yang murni (nusantara), sedang rasa strawberry, coklat melon dan vanilla adalah sebagai percampuran atau variasi (budaya luar/ asing) saja, tapi tetep bahan dasarnya adalah susu hanya rasanya beda2, namun begitu apapun rasa susu itu tetep susu murni (asli leluhur) yang menyehatkan, tanpa gula, zat pewarna dan tanpa essence rasa buah dsb, di jamin 100% full dan mantab rasanya… betul nggak?..

    Ngapunten, sejatinya kolam susu itu hanya kiasan saja, dan susu murni ini julukannya ‘emas putih’ untuk menggambarkan kekayaan alam nusantara ini.

    Hmmm, gimana rasanya… lagunya?…

    Salam manis,

    Dewi

  2. @ Yhredaya, Cah Pathi, Dalbo, Gentholet, RP, JS, Tanwaskita, Wongsorejo, Ngabehi, Widodo, Baok, O`on, Jayadi, Seloroh Pagi and All,

    Melanjutkan sejarah singapura, permukiman Singapura berasal dari abad ke-2 Masehi. Pulau ini merupakan pos luar Kerajaan sriwijaya di sumatra yang memberi nama ‘temasek’ dalam bahasa jawa yang berarti ‘kota laut’. Antara abad ke-16 dan awal abad ke-19, Singapura menjadi bagian dari kesultanan johor, perompak Portugis membakar permukiman di mulut sungai singapura dan pulau ini menjadi tidak terlalu diperhatikan sampai dua abad selanjutnya…. hingga sir Thomas Stanford Rafles datang, mendarat di pulau utama di Singapura. Setelah melihat potensinya sebagai pos dagang strategis untuk kawasan Asia Tenggara…

    Jika di runut sejarahnya, menurut beberapa sumber info, baik yang dapat di percaya maupun yang tidak dapat di percaya (he he he…), sebenarnya seluruh tribe/ suku di asia tenggara merupakan saudara kita sendiri, di mulai dari manusia purba yang di temukan di solo jawa tengah yang merupakan nenek moyang mereka juga, adanya jaman es yang mencair hingga bencana di permukaan daratan maupun lempengan bawah lautannya yang bergeser menyebabkan geografisnya terpecah2 dan membentuk suatu daratan tersendir2, hingga seiring berjalannya waktu mereka membentuk kelompok dan budayanya masing2, coba tengok bahasa filipina yang mirip dialegnya orang sumatra/ batak, malaysia yang mirip indonesia, lihatlah aksa huruf thailand yang menyerupai huruf hanacaraka hingga sejarah sri maha patih Gajah Mada yang berhasil menyatukan Nusantara yang ada di seluruh semenanjung Asia dan berhasil memperistri putri champa/ vietnam(?)…

    Indonesia sebagai penduduk terbesar no.4 di dunia sudahlah tentu juga banyak menyebar di negara2 tetangganya serta banyak juga yang merantau ke seluruh penjuru dunia, di malaysia, singapore, arab, hongkong, eropa, hingga australia orang indonesia banyak kita jumpai, sayangnya penyebaran penduduknya tidak di bekali dengan pengetahuan spiritual leluhurnya sejak dini, sangat sedikit sekali masyarakat kita yang benar2 ingin mengenal budaya leluhurnya sendiri, ntah karena kesulitannya untuk mendapatkan aksesnya serta banyaknya sudah gempuran budaya asing yang sudah mendarah daging di bumi pertiwi ini, namun jika kita mau telaten menggali budaya nusantara ini, tidak ada kata terlambat, masih bisa kita temukan akar2nya yang masih tersisah dan jika kita mau merawatnya/ mengurusnya, ia akan bisa tumbuh menjadi pohon yang kuat dan kokoh atau jika bunga ia akan menjadi bunga yang tumbuh cantik yang mekar sepanjang musim.

    Sangat aneh jika bangsa Nusantara ini yang notebenenya sebagai cikal bakal nenek moyangnya peradaban dunia belum bisa mandiri masyarakatnya dan hanya sebagai warga nomor 2, 3 atau ke sekian saja di kelasnya/ kastanya jika berada di negara lainya atau bahkan di negrinya sendiri. padahal secara fakta, negri ini kaya akan kultur, seni, budaya, bahasa dan spiritual yang tak ada duanya di dunia…

    Pemikiran sehebat apa yang bisa menumbuhkan semangat gembiraloka para generasinya agar supaya lebih percaya diri dengan kulturnya sendiri?… tindakan sehebat apa yang bisa mengoptimalkan kualitas SDM nya untuk mengembalikan dan meneruskan kejayaan leluhur bangsa ini?…

    Semua jawaban akan bermuara pada para winasis di sini, semua pemikiran njenengan akan mencerminkan cita2 yang luhur dan mulia untuk ‘indonesia mercusuar dunia’….

    Salam Nusantara,

    Dewi

  3. selamat malam dan salam kenal mas sabda nuwon sewu bade tumut uri2 warisan para leluhur

  4. saya heran…
    saya pikir pembaca blog ini adalah orang2 yang khusuk menjalani kehidupan,orang yang khusuk beragama,orang yang ingin tahu apa rahasia kehidupan ini…
    tapi ternyata saya salah..
    yang komen disini adalah orang2 yang ilmunya baru sepucuk kuku,mereka saling memaki,saling menghina kepercayaan orang lain,,,adakah dalam ajaran kalian ada anjuran untuk saling memaki?
    tak sadarkah kalian yang merasa benar ini ternyata salah besar?
    bukalah pintu hati kalian,berkaca sebelum memvonis seseorang…
    agar tiada kemurkaan di nusantara tercinta ini…amin..

    • @ Anan,

      Terima kasih dan salam kenal mas/pak Anan, selamat datang di blog kahyangan ini, tempat para budiman yang ingin belajar dan ngangsu kaweruh, mohon di maafkan kalau banyak yang amburadul komentarnya, maklum kami masih dalam tahap belajar, saya di sini juga masih baru, ibaratnya masih tingkat anak TK yang kadang masih suka berantem namun tetep bercanda, mohon mas Anan bisa sabar dan tidak lelah dalam memberi kami pencerahan dan bimbingan, jangan takut dan jijai untuk masuk blog ini lagi, walaupun muridnya banyak yang urakan tetapi kami selalu saling merindukan jika tak berjumpa….

      Salam play group,

      Dewi

      • @ dewi
        Iya terimakasih dan salam kenal juga mbak dewi…maaf atas perkataan saya,tangan saya sangat gatal untuk tak berkomentar…hahaha
        sebenarnya saya tahu niat tulus ki sabda,,beliau berusaha menjelaskan kepada kita atas apa yang telah dia pandang…
        tapi tentu ada pro dan kontra…
        jadi mari sama2 kita belajar dengan baik,,tidak dengan mulut besar,, agar ilmu yang kita pelajari ini bermanfaat bagi semua…

      • @ Anan,

        Yo`i, nggap pa2 mas, santai aja, di sini memang banyak pendekar2 silat eh ketik… xixixixi…

        Eh, Kalau mau tangan lebih gatal lagi, coba jelejahi ruang2 yang lainya, untuk saat ini yang ramai antara lain ada di ruang2 terbaru seperti ‘2012 (4)’… di jamin pingin garuk2 terus alias pingin perang bersilat lidah eh silat keyboardingan… he he he…

        take easy bro, don`t worry be happy N have fun, ber-senang2lah, mumpung kita masih di taman kanak2 ini… qeqeqeqe…

        Salam pendekar (pendek mekar),

        Dewi

  5. @ Bunda Yhredaya, Suhu Ijogading, Kangmas Cah Pathi, Paman Tembayat…

    Salam kangen, My beloved ones, where are you all?..

    Dear I`m still waiting for your enlightenement, especially about the ‘ciwaratri’ mantra gift secret…

    Mengapa dalam menjalankan lelaku spiritual kangmas Cah Pathi merekomendasikan garam laut sebagai detoxifikasi, sedang paman Tembayat malah menganjurkan untuk berpantang makan yang asin2/ mengandung garam?… (saya baca di ruang bancakan weton dan apit puasa).

    Terima kasih atas perhatiannya…

    Salam karaharjan,

    Dewi

    • Salam nuswantara..
      @dewi dan salam mas cahpathi,wm,o”on dll sederek sedulur…
      Rahasia itu lebih jelas dari istilah misteri. Kalau rahasia hidup lebih banyak yg bisa membantu untuk membuka. Setelah rahasia terbuka kadang juga seseorang belum tentu mampu untuk mengerti karena kemampuannya tidak cukup untuk itu.. sehingga jadilah itu seperti misteri yg akhirnya muncul kata final yg tergesa gesa: hanya Tuhan/Allah yang maha mengetahui..! keluar dari mulut yg latah..
      Ruang Hidup istilah Allah ini menjadi momok yg justru membatasi pikiran dan logika dayapikir manusia untuk terlena dalam keterbatasan manusia itu sendiri.

      Budaya leluhur kita tidak ada istilah Tuhan atau Allah ini Allah itu.. dalam menggapai pengetahuan hidup untuk mengerti tujuan hidup di dunia ini.. kecuali manunggaling kawulo gusti dalam pengertian jatidirinya sendiri yaitu

      »Aku yg selalu semangat dan bergembira dalam keserasian hidup bersama segala mahluk alam semesta dalam segala perbedaan berwarna warni.

      Bumi kita adalah planet air, kalau kita berada diangkasa raya maka bumi ini terlihat sebagai bola “biru” yg sangat indah, shg bumi pertiwi kita disebut sebagai beautiful blue planet.
      Duapertiga bumi kita adalah air..
      Setara dengan tubuh manusia yg sebagian besar bagiannya adalah air.
      Phenomena air tidak akan habis untuk dipelajari, seperti, red water phenomena, pelajaran kimia dasar atom dari molekul ion besi dan ion mangan dalam air, bila tercampur dg chlorine maka air itu menjadi jingga/ungu merah (red purple).. begitulah yg terjadi dikota kota besar disaat air “pdam” bermaksud men-disinfectant bakterti mikroorganisme merugikan di injeksi dg gas chlorine maka jadilah air yg bermasalah ini… penduduk yg menggunakan air ini menanak nasi akan membuat nasi menjadi kuning… buah simalakama bagi pdam.. jadilah salah memngakibatkan nasi penduduk cepat basi…
      Begitulah dalam mempelajari dan menjalankan samudra kehidupan ini seperti meraih kewajiban dalam trial dan error. Kalau mau mempelajari samudra kehidupan maka menyelamlah kedalamNya, tinggalkan gelembung nafsu dan ikatan kesombongan sebagai penghambat, bawalah pengetahuan agar mudah dalam penyelamanmu kedasar samudra.
      Apakah yg kita peroleh dalam perjalanan hidup.? Tentu “kesan” dari sejarah perjalanan itu sendiri bukan ujung/tujuan perjalanan, kita sesungguhnya menyelam dikedalaman “proses” kehidupan itu sendiri dan mungkin sebelum ajal tiba belum pernah akan sampai didasar samudra yg katanya indah.
      Tapi jalan pengetahuan adalah jalan yg lebih menjamin “kenikmatan” perjalanan hidup dari pada untuk tujuan akhir hidup itu sendiri.

      Salam Dewi Saraswati.
      oOo

      • @ Yhredaya,

        Maturnuwun atas pencerahannya.., Sacred and secret?…, Inilah sebuah istilah rahasia publik… kik kuk.

        Di bilang rahasia tapi sudah di ketahui dan di mahfumi oleh seluruh publik atau masyarakatnya. Rahasia sudah Menjadi konsumen bagi masyarakatnya yang tak lagi mengindahkan kesakralan menjadi prerogative pribadi namun menjadi hak istimewah bersama. Senang duka di ketahui dan di rasakan bersama, itulah rahasia simpathy, antipathy dan empathy yang membangun misteri keindahan karakter suatu masyarakat bangsa.

        Salam keindahan,

        Dewi

    • rahayu sedoyo poro dulur yang masih deengan setianya menyajikan diskusi hangat diruang blog tercinta ini. spesial utk jeng dewi yang tetap semangat menyirami taman rumah kang sabda dengan komentar2 cerdasnya.sehingga rumah ini tetap terlihat menjadi rumah yang berbudi luhur..
      menanggapi pertanyaan jeng dewi ttg tidak munculnya poro sepuh winasis akhir2 ini. kemungkinan beliau2 sedang berkonsentrasi penuh dengan bahasa alam dinusantara tercinta ini yang mulai lebih aktif dari sebelumnya dalam menunjukkan eksistensi mereka ke segenap penghuni nusantara.bagi yang kurang awas dengan alam mungkin menganggap bahasa alam saat ini adalah bencana.namun tidak bagi poro dulur nusantara yang winasih lan mengerti dengan keadaan saat ini.alam nusantara sedang memberikan super energinya kpd segenap penghuni nusantara.tetumbuhan, hewan mulai menyambutnya.poro winasih mulai membuka lebar2 pintu energinya utk menerima anugrah dari alam.yang tidak akan datang lagi kcuali saat ini…..
      jeng dewi,heningkan rasa mu.walau dirimu jauh pasti dirimu bisa merasakan nyanyian energi alam yang indah.

      salam hening…

      • Mengenal ISLAM
        dari sudut pandang ajaran PURWO. Namaste Nusantara…
        Salam Jatidiri..
        Islam dalam perjalanan Raja Akbar yg benar benar seorang Raja Sufi di jaman kejayaan Islam dalam perang di daratan India.. disaat itu merambah hingga 85% orang India menganut agama Islam meninggalkan budaya hindustan.
        Singkat cerita sejarah, Raja Akbar tersadarkan oleh sebuah kitab “bagavad gita” waktu beliau “berburu wanita taj mahal” dan jadilah India dibebaskan memilih jalan bagi spirit masing2 rakyatnya… India sekarang menjadi negara penganut brahma wisnu ciwa-budha terbesar didunia,
        Kalau menghitung populasi manusia didunia maka aliran ciwa-buddha adalah terbesar dimuka bumi ini, karena dihuni oleh bangsa India dan China dan jutaan “atheist” tersebar dunia.

        Konsep ‘trinitas’ sudah ada sebelum manusia berbudaya didaratan timur tengah india dan china..
        Konsep trinitas diawali dari penemuan artifak negeri “purwo” yg diprediksi ilmuwan sebagai kitab negeri “ATALA” negeri kita tercinta ini 6000tahun silam.. 4000tahun sebelum Isa lahir sebelum Budha Gautama lahir sebelum aristokrat lahir.
        Lahir Hidup Mati
        Ismaya Antaga Manikmaya
        Sabdo Bayu Idep
        Ang Ung Mang
        Hrang Hring Hsah
        Bhur Bwah Swah
        Brahma Wisnu Ciwa
        Pencipta Pemelihara Pelebur
        Allah Bapa Bunda Maria.. Dst Dst…
        Konsep trinitas adalah substansi kehidupan bangsa Purwo.

        Dalam Wedanta.. keESAan trinitas itu dilambangkan dengan energy kehidupan dalam bentuk SATU yaitu Sang Narayana, Sang Kausa Prima, Sang Jagad Natha, Sang Semaranatha(semar) dan dinegara kita ini dikenal sebagai TUHAN YME.
        Dijaman nabi2 di daratan timur tengah(baca eropa tenggara dan asia barat termasuk mesir) hanya di kenal istilah Ilah Dewa Surya(matahari) yg dalam perkembangannya menjadi Sang Allah.. dijaman Isa konsep trinitas masih melekat seperti sumber pengetahuannya biangNya dari “timur” sampai sekarang.
        Islam Muhammad/Ahmad dalam kehidupannya menggunakan nama Allah juga sebagai lanjutan peradaban sejarah spiritual pendahulunya (“samawi”) termasuk penggunaan istilah jin dan malaikat.
        Dalam Islam; Allah seolah sebagai Tuhan, Narayana.. Yang Tunggal.. padahal ‘ilah-allah’ adalah Ciwa (surya-raditya) dalam “trinitas” pelebur/pengkiamat Wedanta..ini yg sudah dimaklumi oleh orang hindu buddha.

        Saya/Kita sebagai penonton dari gejolak kedua kubu besar (yg sebenarnya kecil) yg berdampak kurang baik dari penganut garis lurus ajaran samawi ini tetap ‘terjebak’ dalam perbedaan yg tajam, membuat jurang pemisah lebih dalam diantara mereka sampai memperebutkan istilah Allah sebagai hak kelompok masing**… mengenaskan..dan menyedihkan.

        Islam adalah ajaran aliran siwaisme atau Ciwa’sidanta..
        Mau bukti..?
        1, Saya tidak harus mengulang istilah ILAH-ALLAH adalah Dewa Surya-Ciwa.
        2. Lambang bulan bintang(ardha chandra) adalah “arca” lambang Dewa Ciwa.
        3. Batu ka’bah adalah archa stana Ciwa sebagai Lingga dan bumi sebagai Yoni..
        4)Tiga bukti cukup untuk kita maklumi.

        Allah adalah Sang Ciwa dalam TRINITAS Wedanta.
        Jadi anda anda yg fanatik islam jangan sok “keminter” apalagi dengan orang Kawitan/Purwo/Kejawen..
        Mereka mengerti dan menjiwai wedanta adalah ajaran leluhur nenek moyang bangsa ini.
        Mereka lebih mudah mempelajari segala hal dan islam adlh bagian/cabang dari ajaran Wedanta dan mereka maklum atas keterbatasan dan isi kitabnya yg banyak kontradiktif.
        Mereka adalah seperti Sultan Agung, syeh SitiJenar, Kalijogo dll yg mengerti islam lebih baik, menyaring dan menghindar dari ke-dogmatis-an dan keberhalaan lingga Ciwa yg terselubung di mekkah.
        Mereka pantang untuk berbohong apalagi menutup kebenaran dalam berprilaku.
        Mereka lebih tahu untuk diam menunggu saatnya bersuara karena suara mereka adalah Sabdo Palon buat anak cucunya.

        »Nama siwa budaya…
        »ang ung mang narayana ya.
        oOo

      • @ Jayadi,

        Sugeng dalu mas, weeeehh, manter anyar nih, saya mengucapkan happy new weds!… selamat menikmati dunia baru dalam kehidupan baru bro.

        Oh Asyiknya married di bangka belitong, tiap hari seperti bulan madu karena keindahan pulaunya bak Bali Sepotong… siiipp deh.

        Maturnuwun atas perhatian dan pujiannya, nggih saat ini bbrp poro pinisepuh masih ada di kahyangan ini, tapi hanya beda ruang, sekarang banyak yang ngrumpi di ruang ‘2012(4)’… xixixixi…

        Terima kasih atas pencerahannya tentang rasa yang lebih hening untuk nyanyian energi yang indah…. bravo!

        @ Suhu Yhredaya,

        Maturnuwun sanget atas ilmu pencerahannya, jadi semakin bertambah wawasan kami tentang peradaban Atalantis yang aslinya adalah Nusantara ini.

        Jika semua benang merahnya di urai satu persatu maka semuanya akan menjadi lebih jelas sejarah dan riwayatnya…

        Jika kita bisa mengetahui lika-liku sejarahnya yang panjang dan berliku-liku, kita akan menjadi pribadi/bangsa yang lebih bijaksana dan tak akan mudah terjebak oleh sesuatu peperangan sebuah paham yang hanya sia2 untuk di perjuangkan.

        Sudah saatnya kita menelusuri jejak sejarah spiritual leluhur, sebagai cikal bangsa yang menurunkan peradaban dalam hal berRahsa berkeTuhanan, yang telah lama kita abaikan dan tak kita hiraukan keberadaannya maupun kebenarannya, kembali ke jati diri bangsa ini, kembali ke jati diri sendiri…

        Salam hening manis,

        Dewi

  6. Salam, Pak Sabdo . . pak sy tgl. dan mencari nafkah ditenggarong hampir 4 tahun ini. sya minta petunjuk ki sabdo tentang tata cara ziara ke makm leluhur kutai. maksud sy untuk nyuwun sewu/permisi untuk berdagang mencari nafkah di tenggarong. seminggu sblum jembatan runtuh sy pernah bermimpi sisi barat p.kumala s.mahakam dibendung shg sungai surut sampai kelihatan dsrnya. sy jg melihat bnyk org yg berkerumun di pgr sungai. sy tdk pernah tau arti mimp itu sampai kejadian jmbtn runtuh. sampai saat ini sy dn kekuarga bersyukur diberi keselamatan, krn sblm kjdian sy berencana kesmd lwt jmbatan. terima kasih. . . salam.

  7. Matur nuwun sampun maringi pepadang dhateng kulo….sungkem sanking wargo kulon progo ingkang ngrntau ing karawang

  8. @ All,

    Sugeng dalu sedoyo, hari ini tgl 11 maret adalah tepat terjadinya bencana tsunami jepang setahun lalu, di kota nelayan minakisanriku sekarang menjadi kota ‘mati’ namun pemerintah setempat menjadikannya sebagai tempat tujuan wisata sebagai kota ‘sejarah tsunami’ di negara jepang. Sebanyak 70% penduduknya sudah tak mendiami kota itu lagi karena selain rusak parahnya bagunan juga masih terasa akibat trauma gempa tsunami, mereka berpindah ke daerah perbukitan yang lebih tinggi lagi. Saya turut mengheningkan cipta dalam hati namun saya yakin kita semua juga di bikin kagum karena Jepang adalah contoh konkret ‘tsunami survivor’.

    Saya masih ingat dengan peristiwa tsunami yang menimpa saudara kita di aceh, sebagai pusat terjadinya bencana terbesar di kawasan asia tenggara yang hampir menyapu bersih wilayah propinsinya hingga ke berbagai negara, waktu itu Kak Seto, pemerhati hak2 anak menyarankan pada pemerintah untuk mengakomodir anak2 aceh korban bencana untuk di pindahkan sementara ke kota/ propinsi tetangga, sehingga pemulihan psikologis anak2 akan bisa berjalan dengan cepat, hal ini di karenakan karena anak2 adalah tunas generasi bangsa yang sebisanya tidak boleh mengalami tarumatis yang berkepanjangan, alih2 di sambut baik ide kak Seto ini, malah di tolak oleh sebagaian besar kalangan berbagai lapisan masyarakatnya, mereka menilai tidak tepat kiranya jika untuk menyelamatkan anak2 aceh dengan mengungsikan mereka ke tempat luar aceh, karena di takutkan nilai2 agama yang sudah tertanam dejak dini nanti akan tercemari oleh lingkungan sekitar, hal ini tentu saja membuat sebagian besar masyarakat indonesia terutama pemerhati hak2 anak prihatin, mereka warga aceh lebih memilih bersikap skeptik, apatis, rasis atas nama agama dan membiarkan anak2 menderita secara psikis daripada berpikir dengan positif yang justru sangat baik bagi perkembangan masa depan mereka.

    Pada perang dunia kedua, bangsa finlandia juga pernah merasakan penderitaan karena selain di jajah rusia juga kena imbas perang dunia, ibu kota helsinki waktu itu luluh lantak, ini membuat pemerintah ketar-ketir terutama menyangkut masa depan anak-anak, untungnya masih ada negara tetangga yang ‘berbaik hati’ mau menerima sementara anak2 korban negara dalam keadaan perang, yaitu swedia. Pada waktu itu tidak semua warga helsinki menyetujui ide pemerintah ini, lha kalau di ungsikan di luar kota sepanjang masih dalam satu negara mungkin masih bisa di terima, lha ini di ungsikan di luar negara?… namun pemerintah finlandia sangat tegas, mereka berpikir jika hanya di ungsikan ke luar kota, tentunya juga akan tidak baik buat anak2 apalagi negara masih dalam keadaan miskin, kekurangan gizi, tak berkualitas pendidikannya dan terutama dampak psikologis akibat trauma perang, mereka juga mengerahkan relawan2 yang siap menjemput paksa anak2 di bawah umur dari pangkuan orang tua mereka untuk di ungsikan ke luar negri.

    Swedia adalah salah satu negara di eropa yang tidak ikut dalam peperangan, sehingga negaranya relatif aman, pemerintahannya juga telah bekerja sama dengan warganya bagi yang bersedia menampung anak2 helsinki-finlandia untuk sementara waktu hingga perang berakhir, di sana para orang tua yang bersedia menampung juga di daftar oleh pemerintah sehingga tidak terjadi hal2 yang tak di inginkan, seperti bersedia menyekolahkan mereka, merawat mereka seperti merawat anak mereka sendiri dan juga bersedia memulangkan anak tsb jika perang sudah usai plus di perkenankan berkirim surat kepada keluarga/ kedua orang tua anak pungut mereka.

    Pada waktu itu sedikitnya ada 70 rb lebih anak2 helsinki yang di ungsikan ke swedia melalui perjalanan kapal laut, untuk beberapa bulan kedepannya banyak kisah sedih dan mengharu birukan selama proses adaptasi ini berlangsung, karena ada orang tua mereka yang meninggal akibat perang dan juga memang ada orang tua asuh mereka yang sudah memiliki kedekatan emosional sehingga ingin mengangkat mereka seperti anak mereka sendiri, tapi ada yang berontak dan tidak kerasan karena merindukan kampung halaman. akhirnya setelah perang berakhir, para orang tua di swedia juga ‘mengembalikan’ anak pungut mereka ke para orang tua kandung mereka. bahkan hingga kini masih ada dari mereka yang masih berhubungan baik dengan orang tua asuh mereka, minimal saling berkirim surat walaupun berbeda kebangsaan, berbeda budaya dan berbeda bahasa.

    Kini setelah dewasa/ lansia, mereka merasakan betapa beruntungnya mereka pada saat itu pernah memiliki orang tua ganda, baik orang tua kandung ataupun orang tua angkat. Bandingkan dengan mental feodalisme saudara kita aceh yang sangat anty kepada rakyat indonesia yang lainya, sekalipun satu negara, satu bahasa, satu bangsa, namun kefanatikan agama sepertinya telah menutup mata dan hati mereka sehingga tak memperhatikan masa depan generasi anak2 mereka kecuali hanya untuk nilai2 agama yang semu.

    Salam damai di bumi pertiwi,

    Dewi

  9. wisnu tiang djawi

    Salam poro sesepuh, pinisepuh lan poro sedulor
    Artikel ini saya copas dr fb, mungkin bs jd bahan shering para saudara/pinisepuh/sesepuh yg saya hormati di blog ki sabda ini,,,,
    Jelajah Unik
    MISTERI PIRAMIDA DI INDONESIA

    Saat ini media Indonesia diramaikan dengan berita mengenai dugaan terdapat bangunan berbentuk piramida yang terdapat di Indonesia. ialah Gunung Sadahurip di Kabupaten Garut dan Gunung Padang Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Dugaan ini sendiri dikeluarkan oleh Staf Ahli Presiden Bidang bidang Bencana Alam dan Bantuan Sosial Andi Arief. Andi Arief mengatakan bahwa tim katastropik purba menemukan dugaan adanya bangunan berbentuk piramida di Desa Sadahurip Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang cukup mengagetkan.

    Andi menambahkan dari beberapa gunung yang di dalamnya diduga ada bangunan menyerupai piramida, setelah diteliti secara intensif dan uji “karbon dating”, dipastikan umurnya lebih tua dari Piramida Giza. Tentu saja Gunung Sadahurip Garut dan Gunung Padang | Misteri Piramida di Indonesia menjadi perdebatan di Indonesia khususnya para akademisi, dan ahli purba, sejarah, dan geologist.

    Tetapi sebenarnya apa benar ada Piramida di Indonesia?berikut ini merupakan hasil kutipan dari beberapa media di Indonesia mengenai kabar berita penemuan Piramida di Indonesia. Banyak perdebatan seputar penelitian yang dilakukan Tim Bencana Katastropik Purba, yang difasilitasi Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam, Andi Arief. Banyak yang salah sangka dengan mengira tim itu mencari piramida, bahkan harta karun.
    Gunung Sadahurip di Garut, Jawa Barat, dan Gunung Padang di Cianjurmencuri perhatian publik. Apalagi kalau bukan ‘harta karun’ berupa piramida berusia ribuan tahun yang katanya berada di dalam gunung tersebut. Mungkinkah ada piramida seperti Piramida Giza yang ada di Mesir sana?

    “Mungkin dan ada. Orang pada umumnya menganggap piramida adalah seperti piramida di Mesir yang banyak bertebaran di tepi barat Sungai Nil,” ujar interpreter Geotrek Indonesia, Awang Harun Satyana, dalam diskusi bertajuk ‘Menguak tabir peradaban dan bencana katastropik purba di nusantara untuk memperkuat karakter dan ketahanan nasional’ di Gedung Krida Bakti, Jl Veteran, Jakarta, Selasa (7/2/2012).

    Dijelaskan dia, piramida seperti yang ada di Mesir adalah square pyramid karena mempunyai alas persegi empat dengan empat dinding berbentuk segitiga yang di puncaknya bertemu membentuk dinding sekitar 52 derajat. Nah, piramida di Mesir juga mengalami perubahan bentuk dari masa ke masa. Yang juga dominan tetapi kurang dikenal adalah piramida dengan bentuk berundak atau step pyramid.

    Selain di Mesir, Piramida juga ditemukan di beberapa negara lain seperti Persia, Amerika tengah, Spanyol, Nigeria, Yunani dan sebagainya. Nah, di Indonesia dalam sejarah kebudayaannya dikenal bentuk bangunan prasejarah dan sejarah dengan ciri piramida yang disebut punden berundak. Menurut Awang, punden berundak merupakan variasi dari step pyramid.

    “Punden berundak dalam skala besar pada masa prasejarah adalah situs megalitik Gunung Padang di Cianjur yang diperkirakan situs megalitik terbesar di Asia Tenggara,” terangnya.

    Selain itu ada Candi Borobudur di Jawa Tengah. Karena itu, tradisi piramida atau dalam bentuk step pyramid bukanlah tradisi yang asing bagi Indonesia. Sebab semua candi dan situs punden berundak dibangun dengan gaya piramidal.

    Dari penampakan, sekitar 90 persen bentuk Sadahurip menyerupai piramida. Faktanya, Sadahurip merupakan bukit setinggi 1463 meter dpl yang berdekatan dengan Gunungapi Talagabodas dan Gunung Galunggung. Beberapa batuan yang tersingkap di dindingnya atau di sekitarnya menunjukkan bukit ini disusun oleh batuan beku andesitik atau variasinya. Di Sadahurip juga tidak dilaporkan keberadaan kawah di puncak atau di dindingnya. Selain itu terdapat punggungan Baturahong yang hilang setengah masa batuannya.

    “Tanpa data penelitian yang cukup, kontroversi Sadahurip tidak bisa diselesaikan dengan cepat,” sambung Awang.

    Disampaikan dia, dari bebrapa fakta yang ada dapat diindikasikan bahwa Sadahurip adalah semacam volcanic mound atau gumuk (gundukan) piroklastika atau bahan muntahan gunung api tanpa pipa di dalamnya. Apakah gumuk piroklastika tak bisa dimanfaatkan untuk pembangunan piramida? Menurut Awang, berkaca dari ditemukannya situs di Gunung Padang, Cianjur, maka tak bisa dinafikkan hal itu terjadi pula di Sadahurip.

    “Walaupun mungkin bukan dalam bentuk arsitektur piramida yang persis seperti di Mesir, sebab setiap negara punya bentuk variasi piramidanya sendiri,” tambah Awang.

    Punggungan Baturahong yang hilang, lanjut dia, dapat mengarah bahwa pernah terjadi penggalian batuan skala besar untuk membuat sesuatu. Pernah ditafsirkan hilangnya setengah punggungan Baturohang ini akibat amblesan oleh patahan normal yang bidangnya membentuk tebing curam Baturahong. Mengingat pada masa kini mata pencaharian penduduk Sadahurip adalah bertani dan berladang, dan menurut keterangan masyarakat tidak pernah ada sejarah penambangan, maka jika benar ada penambangan batuan berskala besar di sana, terjadi di masa sejarah atau prasejarah.

    “Jika ini benar, untuk apa penambangan batuan ini? Apa dipakai membangun piramida Sadahurip, mengubah gumuk piroklastika Sadahurip menjadi punden berunden seperti di Gunung Padang,” ujar Awang.

    Menurut dia, untuk menginterpretasi Gunung Sadahurip harus menggunakan pendekatan multidimensi yang melibatkan berbagai keilmuan. Jika hanya mengupas dengan satu ilmu, alhasil terperangkap pada hal dogmatik.

    Anggota tim yang juga Ahli Gempa dari LIPI, Danny Hilman, kemudian menjelaskan bahwa tim ini terbentuk untuk mengetahui siklus bencana, yang juga terjadi di masa lalu. Karena itu sebuah kewajaran jika kemudian tim peneliti ini juga melakukan penelitian terhadap peradaban kuno, yang diduga banyak yang ikut terhempas bencana.
    Danny menuturkan, tim berusaha meneliti keterkaitan bencana dan peradaban. Mulai dari meneliti kemungkinan musnahnya suatu peradaban karena bencana, hingga mencari tahu kearifan lokal masyarakat masa lalu dalam menghadapi bencana.

    “Peradaban berkembang pelan-pelan. Tapi kemudian ada yang dihajar bencana,” ucap Danny Hilman. Sejumlah pembabakan sejarah di Indonesia kemudian memunculkan sejumlah kecurigaan. MIsalnya saja peristiwa tsunami yang terjadi di sekitar tahun 1390-an dan 1450-an.

    “Saat itu ada istilah ‘Ieu Beuna’ yang berarti air bah besar. Mungkin juga bencana yang menyebabkan terputusnya sejarah Pasai dan Kerajaan (pimpinan) Iskandar Muda,” ucap Danny Hilman.

    Selain itu, Danny melanjutkan, di Aceh pun belum diketahui mengenai hilangnya kerajaan kuno dari masa Pra-Islam. Danny memberikan contoh lain, peninggalan dari situs Batujaya di Karawang kemungkinan terkait peristiwa letusan Krakatau Purba yang terjadi tahun 416. Ada kemungkinan peradaban di Batujaya ‘menghilang’ akibat letusan dan tsunami purba. “Karena ditemukan pasir pantai di bawah candi-candi Batujaya,” ucap Danny.

    Tim Bencana Katastropik Purba percaya bahwa peradaban Indonesia di masa lalu terbilang tinggi. Bahkan, mengutip Raffles, kerajaan-kerajaan di Sumatra dan Jawa merupakan kemunduran dari kejayaan dari masa sebelumnya.

    “Raffles mengatakan ‘Masyarakat Sumatra, seperti halnya di Jawa, sedang mengalami kemunduran yang terus menerus dari masa kejayaan para leluhurnya yang gilang gemilang’,” tutur Danny.

    ~ Tak Masuk Akal ada Piramida di Indonesia

    Arkeolog Dr Bambang Sulistyanto menyatakan bahwa kemungkinan temuan piramida di Gunung Sadahurip, Kabupaten Garut, dari aspek arkeologi tidak masuk akal karena Indonesia tidak mengenal kebudayaan piramida.

    Menurut Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional tersebut, di Jakarta, Minggu (18/12/2011), piramida merupakan kebudayaan Mesir dari abad Sebelum Masehi, sedangkan kebudayaan Indonesia kuno bukanlah piramida, melainkan punden berundak pada masa prasejarah dan candi pada era klasik atau periode Hindu-Buddha.

    “Lebih dari seperempat abad saya belajar arkeologi, baru kali ini saya mendengar adanya dugaan piramida di Indonesia. Kebudayaan Indonesia kuno itu tidak mengenal piramida, tetapi sangat akrab dengan bangunan suci bernama punden berundak atau candi,” katanya.

    Bambang berkomentar, di lereng barat Gunung Lawu memang ada bangunan suci yang bentuknya mirip piramida yang terpancung atapnya, namanya Candi Sukuh, yang dibangun sekitar abad ke-15 Masehi. Namun, Candi Sukuh sangat berbeda baik fungsi maupun maknanya dengan piramida di Mesir.

    Sebelumnya, Staf Khusus Presiden bidang Bencana Alam dan Bantuan Sosial Andi Arief mengatakan bahwa tim katastropik purba menemukan dugaan adanya bangunan berbentuk piramida di Desa Sadahurip Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang cukup mengagetkan.

    Andi menambahkan dari beberapa gunung yang di dalamnya diduga ada bangunan menyerupai piramida, setelah diteliti secara intensif dan uji “karbon dating”, dipastikan umurnya lebih tua dari Piramida Giza.

    Ditegaskan Bambang, temuan Gunung Sadahurip Garut dan Gunung Padang | Misteri Piramida di Indonesia memerlukan bukti ilmiah karena, jika tidak, maka ia tidak bisa memercayainya. “Boleh-boleh saja orang menduga, tetapi soal kebenarannya, nanti dulu. Tanpa bermaksud merendahkan pandangan, pendapat atau dugaan para ahli, adanya piramida di Sadahurip perlu pembuktian secara ilmiah,” katanya.

    Pengujian yang diperlukan untuk membuktikan kebenaran dugaan tersebut, menurut dia, melalui pengujian ekskavasi (penggalian) sehingga bisa dibuktikan sejelas-jelasnya.

    “Tapi apa mungkin menggali Gunung? Sampai berapa meter batas kedalamannya? Dan berapa luas diameternya? Harus dipikirkan berapa kubik tanah galian yang harus digali dan dibuang ke mana? Apa malah tidak merusak lingkungan?” ujarnya bertanya-tanya.

    Ia juga tidak bersedia berkomentar soal uji georadar yang disebutkan sudah dilakukan oleh tim tersebut di Gunung Sadahurip karena merasa bukan ahlinya.

    “Saya tidak yakin ada ahli yang berpendapat begitu. Jangan-jangan itu pendapat atau pelintiran wartawan saja,” katanya.

    Menurut dia, seharusnya Indonesia bangga mempunyai Candi Borobudur dan Prambanan yang berasal dari abad ke-9 Masehi yang tak kalah tingginya dengan peradaban piramida.

    Tentu kita harus menunggu penemuan ini selesai dilakukan. Baik ada atau tidaknya lebih baik dilakukan penelitian secara mendalam dari berbagai aspek. Tetapi yang pasti bahwa Gambaran bahwa manusia purba itu kuno, berbentuk seperti monyet, zaman batu, zaman perak itu hanyalah Karangan para ilmuwan Barat belaka terutama Charles Darwin. Apabila kita menjawab segala keajaiban masa lampau dengan kehebatan dan kecanggihannya, teori Darwin mengenai dan segala hal tentang manusia purba itu PALSU !!. Para Ilmuwan Indonesia saat ini masih mengacu pada teori barat tersebut, padahal sebetulnya Orang-orang zaman dulu sama seperti kita, punya kecerdasan yang sama dan kemampuan yang sama.

    Lihat Nabi Nuh yang mampu membuat bahtera kapal yang besar dan modern, mana mungkin orang purba primitif seperti kata buku2 itu bisa membuat kapal secanggih dan sebesar itu?..Kemudian lihat Nabi Ibrahim yang mempu membuat bangunan Mekkah, kemudian Nabi Sulaiman yang mempu membuat istana mewah dan megah, apa itu yang dimaksud orang primitif purba? Semua kemegahan teknologi zaman dahulu itu terkubur di dalam bumi dikarenakan bencana yang terjadi, seperti halnya Candi Borobudur, Piramida di Mesir yang ditemukan setelah ternyata terkubur. Tentu dibawah tanah yang kita pijak, serta lautan yg luas pasti terdapat misteri kehidupan zaman dulu yang terkubur dan tersimpan.

    Seharusnya teori-teori tentang manusia purba dihilangkan terutama teori darwin karena itu hanyalah konspirasi dan rekaan belaka. Pelajari Al Quran, AL Kitab dan kitabkitab tuhan karena disana merupakan pusat ilmu dan kebenaran. Bahwa manusia itu turun dari langit, manusia tidak ada yang primitif semua sama dengan sekarang baik itu ilmu, wajah. Tengkorak-tengkorak manusia purba itu merupakan hewan purba seperti halnya gorilla, orang utan zaman sekarang. Untuk Lebih jelas silahkan Video Youtube berikut ini, untuk meluruskan dan membuka pikiran kita tentang kebenaran zaman dahulu kala.

    • @ Wisnu Tiyang Jawi,

      Maturnuwun atas postingnya kangmas Wisnu, semoga misteri gunung sadahurip ini lekas terkuak, kami semua baik masyarakat nusantara dan dunia menantikan khabar kebenarannya.

      Salam rahayu,

      Dewi

    • @ mas wisnu
      saya pernah melihat relief di candi penataran, disitu ada relief sosok manusia biasa, manusia berekor dan manusia raksasa/tinggi besar. kemudian dari teorinya prof.santos, dia memperkirakan bahwa mungkin didunia ini dulunya ada 3-4 spesies manusia. pada rilief candi menunjukkan adanya peperangan antara ketiga spesies tersebut, dan sosok berekor kalah dan lari kearah timur dan yang tinggi besar lari kearah barat.
      mungkin bukunya prof.santos bisa mendekatkan kearah hipotesa yang lebih mendalam.

      • wisnu tiang djawi

        @mas kuncoro
        Saya blm pernah liat candi panataran, cm pernah denger cerita yg konon di pintu utama candi akan disambut dua buah arca penjaga pintu atau disebut dengan Dwaraphala yang dikalangan masyarakat Blitar terkenal dengan sebutan “Mba Bodo” wujudnya yg besar dan seram,,,, utk pembuktian kebenaran species yg tertera di relief yakni sosok manusia biasa, manusia berekor dan manusia raksasa/tinggi besar memang perlu adanya pembuktian secara ilmiah misal dgn mencari fosil/tulang dr jenis spesies tersebut, karena kemungkinan itu bisa jg merupakan simbol pd jaman itu.
        maturnuwun.


    • Lihat Nabi Nuh yang mampu membuat bahtera kapal yang besar dan modern, mana mungkin ORANG PURBA PRIMITIF seperti kata buku2 itu bisa membuat kapal secanggih dan sebesar itu?…
      ————————–
      apa bedanya antara proto-human dan manusia (modern/spt kita saat ini) ?.
      http://en.wikipedia.org/wiki/Human_evolution

      adakah yg tahu sktr tahun berapakah, disertai sampel DNA dari jenazah/kerangka/fosilnya sebagai bukti ilmiah bahwa tokoh nabi Nuh pernah eksis?.

      tentu saja orang purba primitif tidak bisa membuat kapal besar lan canggih,
      lah di jaman skrg saja,…yg bisa membuat kapal spt itu ternyata (dibawah naungan “payung”) perusahaan yg notabene terdiri dari orang2 yg kompeten untuk memproduksi itu..atau tidak semua manusia yg hidup saat ini bisa membuat.

      namun dgn iptek yg tersedia hingga saat ini, akan lebih mudah dan cepat untuk membuat piramid spt di mesir (bahkan lebih manstab), dll,..asalkan…ada yg mendanainya. (^_^)v

    • wisnu tiang djawi

      @Dewi
      Iya Jeng Dewi, mudah”an akan terkuak tabir misteri gunung sadahurip seiring waktu berjalan,,,, kata kang einstein ” misteri abadi dunia adalah kemampuanya utk dimengerti”,,,,hehehe

      Salam misteri dech,,,,,

  10. Maaf, saya tak bisa menyiapkan situs saat ini, karena sedang bersiap-siap untuk berubah wujud menjadi Shiva.

    Awas, saya sudah berubah menjadi Shiva. respon saya sekarang cuma membunuh. Berhati-hatilah.

  11. Wonderful goods from you, man. I have consider your stuff previous to
    and you’re just extremely magnificent. I really like what you’ve received right here, certainly
    like what you are saying and the best way wherein you assert
    it. You are making it enjoyable and you continue to care for to keep
    it smart. I cant wait to read much more from you.
    This is really a tremendous site.

  12. If you want to improve your know-how simply keep visiting this site and be updated with the most up-to-date gossip posted here.

  13. * Kangen Pasuryan Paduka.
    * Kanjeng Nabi Kang Angon Langit Lan Bumi.
    * Kuthaning Berkah Lan Ilmu.
    * Endah Tan Kinaya Ngapa.
    * Kekasihing Gusti Ingkang Maha Agung.
    * Duh Nabi Nyuwun Margi.
    * Tresna Lahir Trusing Batin.

    Aamiiin.

  14. * Kangen Pasuryan Paduka.
    * Kanjeng Nabi Kang Angon Langit Lan Bumi.
    * Kuthaning Berkah Lan Ilmu.
    * Endah Tan Kinaya Ngapa.
    * Kekasihing Gusti Ingkang Maha Luhur.
    * Duh Nabi Nyuwun Margi.
    * Tresna Lahir Trusing Batin.

    * Aamiiin *

  15. Hello, Neat post. There’s a problem along with your site in web explorer, could test this? IE nonetheless is the marketplace chief and a large section of other folks will miss your wonderful writing due to this problem.

  16. This article provides clear idea for the new viewers of blogging, that actually how to do running a blog.

  17. Hi, I do believe this is a great web site. I stumbledupon it ;) I’m going to revisit yet again since i have bookmarked it. Money and freedom is the greatest way to change, may you be rich and continue to guide other people.

  18. Howdy would you mind sharing which blog platform you’re working with? I’m looking to
    start my own blog soon but I’m having a hard time deciding between BlogEngine/Wordpress/B2evolution and Drupal. The reason I ask is because your design seems different then most blogs and I’m looking for something completely unique.
    P.S My apologies for getting off-topic but I had to ask!

  19. Hello there, You have done an incredible job. I will definitely digg it and personally suggest to my friends.
    I’m confident they’ll be benefited from this website.

  20. Bhikkhu Dhammaraja

    Judul itu mengingatkan saya akan salahsatu masalalu saya sebagai Bhikkhu Zhu Yuan Zhang yang meruntuhkan dinasty Yuan, dan berganti nama menjadi Kaisar Hong Wu.
    Saya bisa membayangkan diri saya mengacungkan pedang disampul komik dan diberi judul, “Berdirinya Dinasti Ming.”

  21. arep lapo lapo monggo… sak karepmu… hihihi

    • Memang manusia TERCIPTA tidaklah sama… jangan harap akan menjadi sama… tak lagi sama.. dari jaman Adam kemudian NOAH dst… semua berbeda selalu… ya sudahlah.. terserah saja…

  22. JIKA ANDA BUTUH ANGKA RITUAL 2D 3D 4D DI JAMIN 100% JEBOL 7X PUTARAN BERTURUT TURUT BILA BERMINAT HUB KI SANTANU DI NMR (_082 317 877 775 JIKA INGIN MENGUBAH NASIB THA,SK ROO,MX SOBAT ATAU

  23. trus…bagaimana dg yang non jawa….dasar rasis kamu…
    tukang adu domba! domba gambel…..huahaha haha
    —————————————————————————–
    Kan dah mbok PERKOSA ngunu lho kok takok maneh….. wong awakmu RASISE PARAH POLL…. ngunu ngaku** bener

  24. maksud na MM pelacur yg kamu banggakan itu….huahaha…
    pelacur kok dipercaya jadi mediator wahyu….hahaha…

    dapet komisi berapa mas?! seeep….

  25. @Anti kafir……pernyataanmu seperti manusia tak berpendidikan :)

  26. ini mirip tulisan antek yahudi dan amerika, yang menggunakan agama sebagai kedok. kasihan sekali dikau nak.

  27. @ Saudara sekalian, para sedherek sedaya,

    Dengan hormat ,

    Bagi saudara2 yang barusan datang di blog ampuh ini, saya copy /paste kan tulisan saya yang tidak begitu mutu . Ya, saya cuma mau memberi sekedar latar belakang ‘saudara’ yang …. mau mengambil alih blog ini dari Mas Sabda sendiri, yang juga mau blog ini …. bubar saja. Mas Bima aka TS aka Hi Hi Hi,SP,Domba Botak aka Domba Game Bel,War Ning,Diturunkannya Azab, dan akhir2 ini ‘Anti Kafir’,’Muslim Friend’ – harusnya ‘FRIENDLESS MUSLIM’ (-: , seribu nama lah. Saya tidak akan kaget kalau Mas Anti Kafir atau Mas Friendless Muslim ini nanti muncul dengan nama/avatar lain .

    Salam sabar adhem ayem kejawen

    PS : Untuk Mas Bima/TS aka Anti Kafir, salam hormat dan katresnan. JANGAN LUPA BACA AL QUR’AN Ayat Sapi 2: 62, Tuhan, Allah itu mengasihi tidak hanya orang Islam saja, Dia juga mengasihi orang KRISTEN,YAHUDI, dan KEJAWEN .
    ———————-
    Tanwaskita
    Oktober 21st, 2011 pukul 18:00
    @ Semua, dan Diturunkanya Azab – aka Mas Bima/TS/Domba Game Bel/Biang Ngeles,dll

    Fyi – untuk info anda – sekedar copy paste dan sedikit tambahan ……….

    ….Lha wong blog Islam -Islamlib dot com – saja diserang oleh orang2 Islam sendiri, apalagi blog kejawen ! ….
    Bima,TS,Temannya Bima,War Ning,Domba Botak, Domba Game Bel,dll, menunjuk pada orang yang sama, Mas Bima/TS. Operator Ngumpet/Diturunkannya Azab kalau bukan Mas Bima , ya kembarannya Bima, sami mawon ! Menurut Mas Bima dengan bermacam-macam nama ini, versi Islamnya lah yang paling benar …. Mas Bima mau blog ini dibubarkan saja, tapi beliau bilang begitu dengan nama/avatar lain…. Pernah Mas Bima ini nulis, dengan nama lain ‘ Mas Bima dah lama ga muncul, pertanyaan2 beliau banyak yg ga dijawab …’ Mas Bima mungkin berpikir orang2 di blog kejawen ini begitu dungunya, mereka tidak akan tahu bahwa tulisan itu adalah dari Mas Bima sendiri .

    Saya tidak habis berpikir kenapa Mas Bima …. betah di blog kejawen ini ….Apakah di luar sana tak ada blog Islam yang bisa membuat Mas Bima betah ? Jawabnya mungkin saya harus tanya rumput yang bergoyang …. Tapi, bahwa Mas Bima , dengan cem macem nama itu, betah disini, ini merupakan bukti bahwa blog ini memang …ruarrr biasa ! Acungan jempol untuk Mas Sabda dan komentator2 yang ikut membuat blog ini
    …. dahsyat …….

    Pernah Mas Sabda …menanggapi Mas Bima, ada semacam perdebatan …. Tapi, saya pikir itu …. buang2 waktu Mas Sabda saja …. Mas Bima/TS/Temannya Bima/Domba Botak/Domba Game Bel/War Ning/Operator Ngumpet dan sekarang DITURUNKANNYA AZAB biarkan jadi …. dirinya sendiri. Selama blog kejawen ini masih BAGUS, selama itu pula Mas Bima bin Diturunkannya Azab akan selalu berusaha mengislamkan siapa saja ….

    Oh, Mas Bayangan dan yang lain2 – yang belum tahu Mas Bima – mungkin perlu sedikit tahu latar belakang oknum utusan tuhan (?) ini.Mungkin kita perlu fokus pada kejawen saja, bukan pada utusan keblinger yg mau … blog ini bubar…. Blog ini membuat Islam – versi Mas Bima/Domba Botak/Biang Ngeles/Diturunkanya Rahmat …ooops Azab – tidak laku.

    Kalau Mas Bima aka TS membaca ini, semoga Allah semua mahluk selalu memberkati dan menyertai anda,dan ingat kata Allah – BUKAN kata saya – …Agamamu untukmu, agamaku untukku ….Tak ada paksaan dalam agama …
    Tambahah : Salam ayat Sapi : Sura 2 : 62

    Salam katresnan

  28. ANTI KAFIR ......... yg sudah tobat

    Maafkan saya, selama ini telah salah menulis….

  29. Maaf, ana sudah toubat. Yg td nulis tangan kiri. Nah nyang ini tangan kanan.
    Mohon, tulisan2 saya jangan dihiraukan….
    Terima kasih

  30. Waduh, ente masih masih majenun juga ANTI KAFIR..hik hik..

  31. @ANTI KAFIR
    Ente majenun..

  32. jembatan itu tanda kecil awalgorogoro..jangan pada ngorong saja
    nanti krakatau sebentar lagi, sisabda bikin judullagi KRAKATAU letusan yANG DUSYAT..ha ha
    hanya iseng di kabari nyonya dewi suruh mampir kesini

    PAJAJARAN-MATARAM-KUTAI KERTANEGARA….

  33. @ Ijogading, BAYANGAN, Widodo, Putune Mbah Wongso, Gus Supri, Ngabehi, Baby Sangkuriang, Dalbo, Baok, JS, Wohing Ranthi, MAHATMA, Ecf Kelapa, Tanwaskita, TS-ANTI KAFIR, Cah Pathi, Keni, Yohanes Hardi, Tembayat, lan sedulur sedoyo…

    Sugeng sonten sekalian poro pinisepuh lan poro winasis, saya minta maaf sebesar-besarnya jika ada yang dirasa tidak nyaman atas komment saya kemarin dengan mas TS/ Anti Kafir…

    Saya merasa bersalah, lebih-lebih kita semua masih dalam suasana prihatin dan saya yakin kita semua juga masih menunggu khabar kelanjutan dari Ki sabda tentang nasib para korban yang belum di ketemukan serta khabar ki sabda sendiri. Semoga beliau di beri kelimpahan kesehatan, kedamaian dan kasih sayang dari NYA.

    Dan ini saya ada info, Perkenankan saya mau berbagi info yang menarik tentang buku ‘Ngelmu Urip’ dari ki sondong mandali, tentang nguri uri budaya jawa, saya baru kemarin membelinya dan kebetulan saya sudah membacanya, buku ini sangat bagus, sehingga kita bisa membedakan tentang concept ‘agama’ jawa dengan kejawen, agama jawa memang sudah ada sejak jaman dulu kala jauh sebelum aji saka datang, sedang kejawen merupakan bagian/ produk dari peradaban agama/ budaya jawa. dengan pendekatan yg lebih ilmiah dan gampang di telaah dan masuk akal, sehingga kita bisa lebih bijaksana serta selalu eling lan waspada untuk selalu mengasah akal, hati dan pikiran kita.

    kalau mas2 dan mbak2 berkenan bisa menghubungi KSM (ki sondong mandali) di FB nya : kisondongmandali@yahoo.com NGELMU URIP, (Bawarasa Kawruh Kejawen) karya KI SONDONG MANDALI /Totok Joko winarto, ini no HP nya : 08157611019, 081390478229, 08179522629, 08882572343.

    masnya cukup SMS beri tahu alamat dan berapa buah buku yang mau di beli, pemesanan akan di antar terlebih dulu, baru bayar kemudian, buku ini relatif murah, Cuma 30 rb di tambah ongkos kirim 20 rb jadi cuman 50 rb, saya yakin KSM tidak mengambil keuntungan yang berupa uang.

    Nggih sampun maturnuwun, sekali lagi saya minta maaf kepada para blogger di sini jika saya ada salah ucap eh ketik.

    Salam katresnan,

    Dewi

  34. @ Dewi
    Terimakasih Jeng Dewi informasinya

    @Ki Sabda
    Ki ,Saya hanya bisa mendoakan,semoga perjalanannya lancar nir ing sambikolo,bila mau memasuki Jakarta,gerbang masuknya di sekitar Cibubur bila lewat Jaborawi,bila lewat Cikampek gerbangnya sekitar bekasi,kalau ada waktu silahkan mampir di gubug saya di Pakujati Tri Jaya Nunggal.
    selamat jalan.

  35. INDONESIAKU

    Hidup adalah perjalanan dharma dalam mengemban amanah Alam dan Tuhan.
    Mudah telah dibaca, beratpun telah diduga
    Demikian pula amanah hidup bagi Pujangga Negara dan Satria Bangsa
    Suka tidak suka, diterima atau tidak, tetapi dijalankan
    Demikian pula cinta dan hidupnya, karena inilah amanahnya
    Tak lari karena sulitnya, tak undur karena pahit dan beratnya

    Orang tidak merasa, apa yang kita rasa
    Orang tak tahu, apa yang kita tahu
    Orang tidak akan berbuat seperti apa yang kita perbuat
    Walau akhirnya, kita hanya tinggal sendiri, takkan larut oleh dinamikanya
    Karena tidak semua paham akan amanah kita dan kehendak Alam, oleh kuasa Tuhan
    Ibarat “memlih” seribu Raja atau Satu Kresna, sudah jelas bagi siapa yang tahu rahasia semesta ini.

    Sastra Tuhan, sastra Alam yang nyata tiada kiasan tak berujung
    Bila diukur dengan bahasa dunia
    Melainkan bagi yang paham rahasia alam semesta
    Tiada gentar manakala beda
    Itu pula yang diajarkan alam melalui para leluhur sebelum kita
    Kami tak butuh pengakuan, kecuali harapan
    Manusia tegak kembali dengan harkat kemanusiaannya

    Moment itu takkan lama, namun harus diawali gejolak besar dunia
    Sabar, Ingat, Waspada
    Sebab bangsa kita menjadi Magnet / Kiblatnya
    Karena rubahnya peralihan peradaban manusia
    Amanah Bangsa adalah amanah Ksatria
    Yang bertanggungjawab pada penerus bangsa
    Harus kita mulai dari sekarang !

    Padahal kita Ksatria
    Air biar mengalir, tapi mustikanya air tidak boleh hanyut !
    Ingat tanda-tanda:
    Mendung, Petir, Angin Dingin nyata hujan akan datang
    Ini hal rasional, kadang dianggap ramal !
    ( Tapi tidak bagi yang paham )
    Bukan hujan yang dibendung sebab itu “Lakunya Alam”
    Tapi kita tahu solusinya sehingga manfaat bagi sesama

    ” Selamat Berjuang Sahabat dan Ksatriaku ”
    Aku mendukung dan berdoa untuk keberhasilan sahabatku
    Jangan ragu dan yakinlah Semua
    Karena moment yang harus kita jalani sebagai Dharma bagi Bangsa dan Negara.

    Nuwun, nuwun, nuwun
    Sahabat Doaku Selalu

  36. sudah lah nak.!!
    yu pulang, jangan kau umbar syahwat mu, tar syaraff mu tambah kumat…

  37. API itu berjalan dengan perintah samar, BUTHO KAMBANG berjalan dengan satu permintaan….

    Sudah siapkah ?????

    jalan………..

  38. sembah suwun kawulo dumaten sadayane. kawulo haturaken sembah sungkem lan bekti kawulo. ….. monggo lereh lan ndang bali mreng papan panggonan piyambak**. memuji marang GUSTI PANGERAN kang pun di yata’ake mring agemanipun piyambak… meniko mung pepiling

  39. SATRIA BAJA HITAM

    kalau jadi islam jadilah islam sejati
    kejawen kejawen sejati..
    kalau ngising tinggal saling nungging, jangan pada berhadepan, entar perang pedang..manggut manggut jenggotmu kaya jembut
    tembayat dan sabdalangit..calon kuat SP….
    getaran JAWA TINGGAL SETENGAH MULAI TERASA..DAN AKAN RAMPUNG AWAL JANUARI 2011

    yang punya blog goblog, bikin tulisan disaring dulu, seperti gerbang tinatar trowulan, sangat ortodok dan dangkal sekali..
    ini blog penuh NAFSU, RAHWANA KECIL BERKELIARAN..TEMPAT YANG SESAT DAN MENYESATKAN….

    tarik kuncung semarmu..
    perbandingan antara maqom 38 wali sungguh naif dengan membahas anak indigo..
    mau dikemanakan indonesia ini
    jika ada kesempatan ..KAU MAKAN..DASAR SERAKAH..
    yang kejawen jangan totol..
    otakmu yang tersesatkan semua ini terjadi karena ALAM??
    TUHANMU DIKEMANAKAN..???
    MAKA RASAKAN ADZAB TUHAN..YANG SETELAH DEWASA KAU MENJADI PEMBANGKANG YANG NYATA…

    jangan sampai seperti simarijan..contoh tulen yang orang jowo hormati, berprilaku bodoh..tuhan memberi kesempatan untuk menyelamatkan diri…hanya karena tugas membuat ABU ABU YANG BENAR..MEMBUAT TAMBAH TERANG YANG SESAT
    MAKAN TUH BUTA BUTA YANG ADA DIGUNUNG GUNUNG JAWAMU

    GUNUNG MARAPI, GUNUNG SELAMET, GUNUNG RINJANI, BROMO..SEMUA AKAN BENAR BENAR HANCUR..
    YOGYAKARTA TIHANG EGO ORANG JAWA..AKAN RATA…

    berlindunglah ditempat yang kalain kira bisa untuk berlindung, sesungguhnya tiada tempat YANG LUPUT DARI AZAB TUHAN…

    sudah dibabarkan maulana ngali samsujen memberi wejangan pada paduka yang dipertuan prabumu jawa..masih saja kalian terperangkap oleh budaya JIN…

    yang mengatakan alqurr’an dikilokan..
    aku setan SP..melaknatmu hingga 7 turunan itupun jika kamu masih hidup dan bisa punya anak..dan tujuh turunan diatasmu aku laknat..
    biar mereka mengerang atas adzab ALLAH..
    dan merengek merangkak menghiba..KESALAHAN CUCU TURUNANKU DAN KESOMBONGANNYA MEMBUATKU SENGSARA…

    aji saka sudah mati
    jangan pada goblog..ajisaka adalah TOGONG JADI JANGAN PADA MONYONG ABONG ABONG TURUNAN ANJING
    LIR ILIR TANDUNE WONGSUMILIR..
    SEJATINE SETAN SP YA TUANMU KALIJOGO BERPAKIAN HITAM KARENA BERKABUNG, BADAN DAN JIWA KALIAN SUNGGUNG GELAP…

    sang wilahong yang lagi ngorong
    hentakakn kakimu ditanah marapi..biar mereka merasakan adzab tuhan bagi orang yang BUTA MATA DAN HATI..

    DASAR TURUNAN RAHWANA..
    kemarin arjuna saya tampar
    kresna saya jitak jidatnya
    batara indra saya tendang bokongnya
    raja raja jawa saya pukul punggungnya

    URUS OLEH KALIAN TURUNAN KALIAN YANG SESAT…

  40. Salam Mas Satria BJ…….

    Semoga Njenengan tidak salah menduga tentang apa yang sedang terjadi di Bumi Nusantara ini……….

    Banyak para Pinisepuh hebat di rumah kahyangan ini……biar para beliau ini menulis apa yang sedang diketahui……

    Saya percaya bahwa Mas Satria banyak tahu soal apa apa yang sedang terjadi dan saya juga pernah membaca apa yang Mas tulis di blog ini atau blog EC…..
    Semoga kita sadar dan benar benar mengakui bahwa Tuhan sedang berkehendak yang mungkin sangat menyakitkan kita semua….Tuhan marah karena sifat kasih dan sayangnya….Tuhan yang tidak pernah membenci dan menyiksa mahluk ciptaan NYA dan tentunya kehendak dan rencana Tuhan tidak bisa kita jawab dengan logika pikir kita dan saya hanya menduga dan saya percayai bahwa dengan banyak bencana ini semoga kita semua menjadi sangat sadar tentang lupa kita….salam rahayu…………

  41. DASAR TURUNAN RAHWANA..
    kemarin arjuna saya tampar
    kresna saya jitak jidatnya
    batara indra saya tendang bokongnya
    raja raja jawa saya pukul punggungnya

    URUS OLEH KALIAN TURUNAN KALIAN YANG SESAT…
    ——————————————————————–
    emang arjuna ada ?? kok bisa ditampar
    emang kresna ada ?? kok bisa dijitak
    emang batara indra ada ?? kok bisa ditendang
    wow……..sakti sekali anda !

  42. @SATRIA BH

    SEJATINE SETAN SP YA TUANMU KALIJOGO BERPAKIAN HITAM KARENA BERKABUNG, BADAN DAN JIWA KALIAN SUNGGUNG GELAP
    __________________________________________________________
    Untuk komen yang ini saya tdk sepenuhnya setuju,

    Menurut teman saya mahasiswa perdalangan yg sedang kuliah di negri belanda,
    Warna Hitam itu tak sepenuhnya warna berkabung/walaupun dia tdk menampik
    Malah katanya : Warna hitam adalh warna MISTERY/KOKOH yaitu Simbol PEMELIHARAAN/WISNU…
    argument dia : HITAM adalah REPRESENTATIVE/simbol warna AIR UDARA Dan SINAR…..Justru Karena Tuhan belum menyediakan warna Air UDARA dan SINAR untuk kita pakai maka Hitamlah warna representative sementara waktu (sebelum ada fatwa baru untuk menggantikan makna itu)

    Dilanjutkan sebagai kesahihan argumennya :
    AIR UDARA dan SINAR adalah Warna-warna yg bersifat bunglon
    BUKTI REAL sebagai pelengkap Argumentnya dia Jabarkan AIR UDARA SINAR akan berwarna seperti apapun yang menghinggapinya/meresapi/mendistorsi
    Contoh nyatanya bukan katanya atau dugaan yaitu : Ketika siang hari AIR UDARA seakan berwarna Bening,sedemikian juga ketika malam hari ia berwarna seakan-akan Gelap/menyerap kegelapan,yg kalau di amati lebih jauh dia tetaplah bening itu sendiri yang merefleksikan kegelapan lingkungan sekitar
    lalu SINAR sendiri akan terserap bahkan bisa disebut melingkupi semua warna yang dihinggapi/diterangi,sedangkan SINAR itu sejatinya tidak terikat pada warna yang dihinggapi/dilalui..demikian jg AIR dan UDARA

    begitu Kata teman saya itu pak Satria,
    setidaknya itulah yang ia pahami sementara waktu menjawab pertanyaan saya waktu itu,entah ada yg berpendapat berbeda kita maklumi saja krn dia msh mahasiswa baru
    dan dia PESAN ke saya : Hijaukan dulu rumput mu sendiri sebelum menghijaukan rumput tetangga,supaya tidak dijadikan bahan tertawaan atau di olok-olok
    begitu “KATANYA” pak Satria BH/itu baru katanya sih,benar tidaknya walah-walah U alami aja sendiri,ya ga!?

    Saya sendiri sih tdk tau kalau itu salah atau benar,karena saya takut KUALAT sama TUHAN karena wejangan kakek saya yg tertancap di sanubari mengatakan kita harus takut sama Tuhan,banyak-banyak berdoa supaya kalau mati Amal ibadah kita akan menuntun kita kepada NYA itupun kalau kita gak lupa dengan PASSWORD nya,
    kira-kira begitu Pak Satria BH

    Dan satu Lagi Untuk Makian Pak satria BH kepada le/luhur(mulia) orang Jawa (buyut moyang saya juga)….bagi mereka itu bagaikan makian bapak terhadap teriknya panas matahari yang menyengat dan sinarnya tidak akan meredup walau bapak mencak-mencak dengan semua jurus kungfu andalan yang bapak kuasai,
    karena tugas matahari hanya bersinar,
    Satu lagi pesan mereka : Lahir hidup dan mati sejatinya sendiri,di dunia ini mungkin kita punya komunitas yg solid dan bersifat masiv agak destructive sehingga menimbulkan rasa bangga berlebih dan terlindungi/rasa aman,tapi ingat lagi ketika lahir-hidup-mati kita sendiri (mnurut wahyu yg diterima teman’NYA teman saya : itu perintah Tuhan/ada SK’nya)…mati dan meninggalkan semua kebanggan kita di dunia…sendirian…hanya penegetahuan/kesadaran SEJATI kita yg bisa menuntun kita disana(katanya lo)
    Beliau-beliu ITU hanya brpesan…”Sampai Jumpa” :)

    Sekian,Kalau salah kata-kata mohon koreksi’nya
    SUKSMA

  43. S B J @

    Suatu SAAT Para JIN dan Penghuni ALAM RENDAH LAIN’NYA
    akan BERSORAK_SORAI menyambut-MU di saat kamu
    “TERSEDAK menelah OMONGANMU”
    yang GAgah BERANI

  44. AKU TIDAK PERNAH SALAH MENDUGA
    AKU MENANGIS DENGAN NASIB LELUHUR KALIAN
    MEREKA MENANGIS MERENGEK
    SATRIA BAJA HITAM, MAAFKAN TURUNAN KAMI…SAMPAIKAN SALAM SEJAHTERA PADA BAGINDA ROSUL MUHAMMAD SAW..
    aku maafkan..TAPI TUGASKU HIDUP DAN DIHIDUPKAN KEDUNIA

    YA JADI
    SATRIA BAJA HITAM..LEBIH TEBAL BAJANYA DARI TUAN DATUK SULTAN ISKANDAR ZULKARNAEN

  45. fikir saja sendiri..atau tanya ke siraja dewa atau ke purbajati biange INGSUN..

    yang pasti semua tokoh itu adalah pemuka ummat yang baik dan bijaksana..
    kebetulan disini tempatnya wc umum..maka sayapun membuat siloka supaya mereka pada MIKIRRR..
    salam sejahtera pada ummat budha hindu atau semua yang percaya dewa
    surah albaqoroh ( walaupun artinya sapi: konotasinya bukan mengejek sapi: monyet cocot ga dijaga )
    kenapa disebut ayat sapi
    utamanya surah itu menerangkan si SAMIRI dajjal yang membuat Tuhan dari kepingan emas menjadi anak sapi yang bisa bicara..saat ditinggal baginda musa as
    ..jangan menjadi iblis yang tak tunduk pada Tuhan- kecuali Iblis yang sombong dan membangkang..busyett

    perlu diingat
    semua kata kataku tidak asal
    aku nendang, jitak arjuna kresna etc..mereka hanya bisa tersenyum..
    ADA ADA SAJA SATRIA BAJA HITAM..hk hk hk

  46. Nuwun sewu…
    @ all, poro kadang sutrisno…

    BECIK KETITIK OLO KETORO..( Siapa yg baik dan siapa yag jahat akan kelihatan)
    Dari tingkah laku, dari gerak gerik dari ucapan dan tulisan2 kita tentunya dg sngat mudah membedakan dan merasakan mana yg baik dan sebaliknya.

    Baladewa… said @Satria Baja Hitam,
    Saya tidak tahu apa agama dan bangsa anda. Dari pelajaran agama saya duluu, sejak di SD, setahu saya Gusti,Allah itu maha pengasih dan penyayayang….
    —————————————————————————
    Dalbo saying…..
    Sy pernah menulis di ruang sebelah yg intinya menyatakan bahwa tidak semua agama itu sama, baik konsept2 dan ajaran2nya demikian sejarahnya pun akan sngt berbeda (meskipun banyak yg tdk setuju), Para pemeluk agama dimanapun pasti akan di obsesi oleh karakter nabi2nya dan ayat2 dan orang2 yg berpengaruh di sekitarnya juga sikon invironment/ dunia lingkungan dari mana asal agama itu.
    nah..disini kita musti jujur pada diri sendiri dan berani melihat kenyataan yg sebener2nya nyata dan tidak perlu membela2 karena kenyataan adalah kenyataan.
    dari sekian banyak agam2 di dunia mari kita jujur lagi melihat, kenyataan yg ada dan sy ingin tanyakan, Agama mana yg membawa missi dg jln “Damai dan kasih”, agama mana yg membawa misi ttg “Penyatuan dan menghormati Alam semesta” Agama mana yg mngajarkan agar manusia selalu “Waspada akan Karma Phala nya” dan Agama mana yg membawa misi dg “Pedang2 nya yg siap membantai siapa sj yg diluar kelompoknya (dianggap musuh Allah) dan boleh merampas harta& mengawini bekas Istri2 musuhnya dg Firman2 pembenaran yg katanya
    dari Allah”

    Oh ya sebagai referensi sy sangat menyaran kan siapa sj yg di blog ini untuk membaca buku yg berjudul ” Kristus, Muhhamad dan aku”
    sdra Mahatma punya copy anya ( E book)dn beliau sgt senang hati membagikan pada siapa saja yg mau, ini E mailnya lucky_tiens06@yahoo.com

    @ UNIQUE
    ————————————————————–
    emang arjuna ada ?? kok bisa ditampar
    emang kresna ada ?? kok bisa dijitak
    emang batara indra ada ?? kok bisa ditendang
    wow……..sakti sekali anda !
    ___________________________________________
    Don’t worry bro..
    tdak sekali ini sj kita mendengar2 bualan2 semacam ini di blog ini. bahkan sering kali merka meminta agar blog ini di bubarkan,,,HHmm kenapa ya,, apa mereka merasa terancam oleh Pendekar2 Nusantara Sejati ini..
    dulu ada juga yg menamakan dirinya Imam Mahdi, dg kesaktianya beliau kasih Warning pada kita semua yg kafir dan sesat ini bahwa akan terjadi kiamat di tgl 11 syuro..dan sy sendiri exited, menunggu sampai skrg sdh expired..sy masih enjoy makan mie goreng + teh botol…hemmm

    @ saudara saudariku..
    sy mohon maaf kalau tulisan ini sedikit terasa panas..karena nulisnya emang saat siang bolong jam 12 pas..puanasnya pol …

    Santen peresan kelopo, nggowo nanas di dol ning pasar,,
    Cekap semanten piatur kulo, Ndonyo wis panas ayo tetep sing sabar…

    Asah asih asuh..
    Dalbo with Love.

  47. SOTOy-ONTAy-DUNGUy

    SATRIA BAJA HITAM@
    AKU TIDAK PERNAH SALAH MENDUGA
    _________________________________________

    Bahasa–MENUNJUKAN—bangsa
    AKU TIDAK PERNAH SALAH MENDUGA = bagaimana kamu bisa begitu yakin dengan sebuah dugaan,Kalau dugaan saja bisa kamu yakini artinya hidupmu tak lebih hanya menduga-duga,artinya kamu itu tak lebih hanya manusia rapuh/hidup berdasar dugaan
    Sedikitpun aku tak ada niat menghujat kamu,aku hanya mengupas/menelanjangi apa yang kamu katakan sendiri,yang ternyata kata-katamu itu —-MENUNJJUKAN—sekaligus mengungkap kebodohan dan kerapuhan jiwamu sendiri

    Jangan juga selalu berlindung dibalik Tuhanmu,yang menurut DUGAANmu dia akan melindungimu,Tuhanmu akan mengatakan hal sama *AKU MENDUGA KAMU BUKAN ORANG YANG SAYA DUGA*
    Dari Dugaanku yang kuPASTIkan tanpa KERAGUAN sediktpun,
    antara kamu dan tuhanmu itu HANYA-lah saling MENDUGA

    Lalu dengan lantang tuhanmu akan berseru….SELAMAT MENDUGA….sambil baca koran pagi dan urut-urut dada

    aku juga ga menuntut bukti apa-apa dari dugaanmu itu,karena aku tau otakmu isinya cuma pasir + tanah liat
    mikir ga sie loe….wajarlah klo engga…..bahan dasar mu kemungkinan dari tanah liat…
    mana ada tanah liat bisa mikir..yang terbukti..tidak lebih baik dari monyet yang setidaknya masih punya NALURI….ya toh jaL

  48. Apakah saya
    Extrimis LIBERAL.?

    Sedulur @Sabda’sbloger,
    Saya tidak harus berkelit bila ketersinggungan sdh masuk dlm perasaan saya, sedulur mungkin menilai saya sosok extrim fundamentalist ajaran Kejawen campur baur.. apalagi anda melecehkan nama Hyang Semar yg sangat saya junjung tinggi diubun-ubun saya.
    Saya berusaha untuk fundamentalis liberal atau mungkin moderat dlm jalan tengah mengutarakan kehendak, Kebebasan menulis harusnya mempunyai nilai dasar, historis, wahyu, sabda, ataupun bukti sejarah dan nama yg terkait topik shg tidak terlalu mangada ada yg tertuang dlm bentuk emosi khayalan belaka.

    Bagi anda yg fundamentalis Islam atau kristen, hindu ataupun budha, silahkan anda utarakan dlm kritik saran atau pertanyaan, seperti kenapa kami berhubungan dg Wong Alus, Jin, Parewangan atau yg lebih halus dan kuat ataupun ke”luhur”an ke-murni/suci-an dari itu spt contohnya Kanjeng Ratu Kidul, Hyang Ismoyo dll sesuai tempat stana aura dan energiNya. Kami lebih pada energy harmoni yg lebih dan sangat besar yg kami “unduh” karena kami mumpunyai konsep naik tangga untuk mencoba mampu secara langsung menyembah Hyang Maha Esa atau Hyang Widi/Tuhan. Konsep yg menyatu dlm ekosystem kehidupan yg global, dari kesadaran mikrokosmos menuju kesadaran makrokosmos shg kami “merasa” lebih banyak tahu tentang hal itu.
    Dan saya pribadi siap anda kutuk oleh “tuhan”anda bila memang saya salah atau menyinggung perasaan anda.
    Tapi seharusnya dan sebaiknya kita saling memperbaiki pernyataan yg sekiranya salah., shg ada titik temu pengertian yg lebih mendasar dari kenapa kepercayaan agama yg kita anut ini seperti itu.!
    Kenapa saya menulis lambang Bulan sabit ada Bintang ditengah.? apa kaitannya dg arda-chandra Ciwa.. Dan Batu Lingga Ciwa ka’bah di mekah, shg anda berdasar untuk mencari ketersinggungan anda, kalau anda mampu silahkan diutarakan agar kita tidak debat sumpah serapah lari kemana-mana membawa emosi khayalan semu.!
    Tapi saya sangat tersinggung anda katakan Siti Jontor untuk Siti Jenar yg saya hormati..tapi saya tidak pernah mengatakan Muhamad buta huruf dan poligami..

    Salam Jatidiri.
    RAHAYU.

  49. .jangan menjadi iblis yang tak tunduk pada Tuhan- kecuali Iblis yang sombong dan membangkang..busyett
    ———————————————————
    He…he…he…kata siapa IBLIS tak tunduk pada Tuhan? Katamu ya?
    Katanya kamu Islam, kok ndak tahu ya kalau iblis itu juga patuh pada Tuhan, untuk menggoda manusia? Coba kalau iblis mbangkang, ndak jadi nggoda manusia dong!
    Buka lagi tuh surat AL-BAQARAH-mu, adakah ayat yang menuliskan IBLIS disuruh tunduk pada manusia? yang disuruh sujud itu cuma para malaikat dongok!!!

  50. SOTOy-ONTAy-DUNGUy

    Satria Baja-bajaan@

    perlu diingat
    semua kata kataku tidak asal
    aku nendang, jitak arjuna kresna etc..mereka hanya bisa tersenyum..
    ADA ADA SAJA SATRIA BAJA HITAM..hk hk hk
    ____________________________________________________
    Akhhh itu mah biasa aja X bang,

    provokasi ala timur tengah….jangankan nendangin arjuna sama kresna,
    orang mati waktu perang aja di arak kliling kota disana….budaya yg luhur bnget x yee …makanya Anak umur belasan taun di peke tameng perang di timteng,mirip juga kya di priok kmaren dulu itu…
    osama bin laydown istrinya malah yg di pke tameng…contoh jihadis ASLI…
    Gw jdi pngen tanya…dimana tuch..makam junjungan elo itu….moksa YA..dia nyeee…nah tuch…badanya aja ga ada…..naek buraq klie yeeee….
    kasian bnget…moksanya dibantuin kaum kafir amric…ckckcck…..Kualat sma tuhan gtu tuhhhh…..anaknye ndiri kga bisa mbahyangin jasadnye…..
    *************
    jangan salah bung,ini Nsantara bukan rumahnya Boy jadul buatan Arab,
    jangan lupa taun 65 bang,komunis yg ckarnye nencep dalem2 dtanah entuh disapu bersih juga gtau bner slah nyeee dmana…ckckkck…ga pernah mau blajar dri msa lalu…..
    Gw ksi tau bsik2 tetangga dkit yeee…menurut slentingan…pasukan panji hitam dr benua timur yg naik kpal selam penuh dg sniper2 brbaju hitam bakal dteng di saat yg genting
    jngan loe pkir gerakan loe loe pde gda yg amatin,amatiran bnget sie loeee…..loe pkir ini negara moyang loe,loe kira ini tanah leluhur loe,kira-kira dkit donk…dasar barbarian nazar…tengik….

    berharap loe…tpi jnga gde2….klo loe baca perjalanan laksmana cheng ho yg muslim…n menjlajah 2/3 blahan dunia..sampai di nusantara perjalananya brakhir dg mystery boy…klo loe dah baca..loe bkal paham apa itu nusantara…nah elo elo pde siapa juga coba…..hdup ini penuh mistery bung…..apalagi Di NUSANTARA….
    klo kalian emang sakti npa waktu sampit klian pda tiarap….Dsar kolor ijo…buka tuch kolor…

  51. @ KINGKONG Cap SATRIA BAJA HITAM, SANGKURIANG Cap RAJA PHANDITA, Wajah BABY Cap Cip Cup…

    Sesungguhnya Apa yang kau ketahui tentang kematian?…

    Pak harto yang meninggal dengan pemakaman yang super mewah ala keraton dan militer, bandingkan dengan pak karno yang meninggal dengan nista dan tidak mendapatkan peti mati yang selayaknya ukurannya…

    Syeh maulanan maghribi meninggal dengan pemakaman ala seorang baginda, syeh siti jenar meninggal dengan cara yang tidak manusiawi….

    Nabi muhammad yang meninggal dengan di tangisi seluruh umatnya, bandingkan dengan nabi isa yang meninggal dengan cara di siksa dan di salib…

    Mereka sama2 orang yang linuwih, waskita, besar dan berpengaruh, Mengapa mereka berbeda nasib ketika meninggalkan dunia ini?…

    Tidak bijaksana kalau kita menilai seseorang hanya ketika pada hari akhir/ matinya saja, orang di katakan berhasil dan mulia dalam hidup ini kalau dalam kehidupannya banyak berbuat kebaikan dan tidak pernah berbuat aniaya kepada yang lainya.

    Dunia ini fana, tempat manusia yang kebanyakan hanya memandang wadag/ fisik semata, secara spiritual mereka belumlah awas dan waspada, dengan pandangan berbagai kepentingan saja, apakah ada yang tahu kehidupan setelah kematian pak karno vs pak harto?, syeh siti jenar vs ke-8 wali?, nabi muhammad vs nabi isa?…

    Belum tentu orang yang di dunia selalu hidup dengan kemewahan, kewibawaan dan kesuksesan di alam penantiannya akan senikmat di dunia, sebaliknya orang yang banyak menderita bahkan matinyapun dengan cara yang tidak terhormat, bukan tidak mungkin mereka malah menemukan kebahagian dan kedamaian yang sejati di sisiNYA.

    Kalau masih tidak percaya, tanyakan pada mbah wongsorejo bagaiamana nasib arwah nabi mu di alam penantian…

    @ Gus Supri dan Baok,

    Gus Supri terima kasih dan salam kenal, meneruskan ‘untold story’nya…

    Ada baiknya kita menggali sejarah peradaban nenek moyang kita, jauh sebelum ribuan th masehi, di jaman kuno, negri ini sudah mengenal sistem perekonomian negara/ bangsa dengan konsep desa ke desa dengan kemakmuran dan kekayaan alamnya, kumpulan desa2 yang manunggal itulah yang di sebut ‘paradesa’ atau yang di sebut pradesh, paradise, paradiso, firdaus, taman eden dll, inilah negri puncak surganya dunia. Namun oleh karena letaknya di atas pegunungan yang aktif maka sewaktu2 bisa seperti ancaman/ neraka yang bisa meletus kapan saja, dan itu adalah alam yang sedang membangun dari masa ke masa demi kesuburan tanahnya untuk kekayaan sumber hayati yang tak ada duanya di dunia.

    Banyak orang beranggapan, bahwa jawa adalah tempat purba dan hanya hutan belantara kalau bukan pendatang dari india, arab, china dan eropa yang masuk maka jawa tidak akan maju…, kenyataannya, bangsa ini ribuan th lalu sudah di kenal oleh bangsa2 lain di dunia sbg bangsa yang mumpuni dalam ilmu2 : irigasi, perbintangan, logam/batu mulia, pranata sosial, sistem religi, mitology dan spiritual, seni budaya, metrum- baja, sastra mantra dan bahari. Nenek moyang kita adalah bangsa pelaut dan bahari yang andal dan mumpuni di seluruh penjuruh dunia.

    Dan oleh karena akuratnya ilmu perbintangan hitungan jawa ini, hingga tak bisa di samai dengan kecanggihan hitungan peradaban lainya. karena hitungan jawa memakai surya sengkala/ ilmu matahari. Sehingga angka tahunnya meninggalkan angka saka (india) dan angka hijriyah (arab) serta angka masehi (barat).

    Itulah mengapa di jaman nabi musa, jaman fir`aun bangsa ini telah di kenal dengan ‘bani jawi’ yang gemah ripah loh jinawi…. banyak spekulasi kisah kapal nabi musa dan tongkatnya adalah karena mukjizat allah… ‘story’ inipun di bantah oleh para ilmuwan dunia… bagaimana bangsa arab bisa membangun kapal yang terbuat dari kayu, sedang alamnya tak pernah bisa menyediakan bahan kayu?… ternyata kayunya pun setelah di teliti adalah kayu yang beriklimkan tropis alias dari nusantara ini… bukan tidak mungkin nenek moyang kita dahulu kala dengan sistem baharinya, mereka juga mengekspor/ menyediakan kebutuhan supplay barang2 untuk negri dan bangsa yang fakir, maksutnya fakir peradaban manusia dan kekayaan alamnya…

    Jadi apakah benar bahwa dongeng adam dan hawa yang di kitab sucikan adalah manusia pertama di dunia?… coba njenengan pikirkan lagi menggunakan akal- logika serta hati- sanubari.

    Janganlah kita menjadi bangsa yang ‘samar kalingan padhang’ tersamarkan (gelap) oleh sesuatu yang sebenarnya terang benerang. Apakah benar hanya agama yang produk dari samawi saja yang bernilai paling tinggi di dunia ini?… rasionalitas nilai2 spiritual asli jawa, di saat bangsa2 di dunia masih mengorbankan nyawa binatang, bangsa jawa mengenalkan bahwa semua makhluk baik binatang, alam bahkan makhluk astral/ lelembut semua adalah saudara, sebagai gantinya, untuk persembahanya nenek moyang kita mengajarkan ‘slametan’ dengan tidak menyembelih nyawa binatang apapun, tetapi melengkapinya dengan sesaji hasil buminya beserta filosofy tumbuhan bunga2nya…

    Agama/ bangsa hindu mewariskan budaya feodalnya yang sangat kental, sedang agama/ bangsa arab mewariskan budaya dogmatisnya yang sangat keras, lalu kapankan bangsa ini akan berdiri dengan kakinya sendiri?… dengan ajaran sukma kawekas yang lebih berkeTuhanan, lebih beradab, lebih tua sekaligus lebih modern dan hanya satu2nya di dunia ini.

    @ Ijogading dan dalbo,

    Thank you for you enlightenentment, you both have a ‘fuel’ of civilisation that derived from the spring of atlantis, the root of flower and the tree : keep going strong… stronger… and strongest…

    @ Tembayat, JS, Widodo, Tanwaskita, MAHATMA, Yohanes dan semuanya, sugeng rahayu…

    Salam katresnan,

    Dewi

  52. bung siti jenar agamanya apasih? tersinggung mana dengan pernyataan ALQUR’AN DIKILOKAN?..saya bertanya..anda menjawab silahkan?

  53. sayang disini perempuan yang pemberani cuma dewi..kemana yang lain sih..hk hk
    salam sayang bahenol..he he he

  54. tersinggung mana dengan pernyataan ALQUR’AN DIKILOKAN?..saya bertanya..anda menjawab silahkan?
    Baru baca…. hahahahaha….kenapa juga ngladenin orng yg mudah tersinggyungan… aku belikan cermin yg gede mau???

  55. satria baja monyet
    Desember 4th, 2011 pukul 22:52

    bung siti jenar agamanya apasih? tersinggung mana dengan pernyataan ALQUR’AN DIKILOKAN?..saya bertanya..anda menjawab silahkan?

    saya coba jawab ya. maaf klo salah
    KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……
    KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……
    KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……
    KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……
    KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……
    KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……
    KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……KILOKAN SAJA……

    Semoga bermanfaat tulisan saya
    Salam katresnan

  56. Salam untuk Jeng Dewa Dewi……..

    Kenapa saya memanggil dengan JDD……ha ha ha Seorang Dewi yang berilmu Dewa……..

    Sepertinya uraian JDD diatas bisa mewakili sebagian besar uneg uneg bangsa Nusantara tentang apa sebenarnya yang terjadi saat ini……

    Semoga sifat bengal dan pongahnya mereka bisa diredam atau dihilangkan atas dasar bukti sejarah dan supaya mata mereka mau melek untuk melihat lebih dekat atas semua gambar dan bukti yang sudah dipaparkan oleh alam dan juga oleh banyak orang spiritual Nusantara…….

    Agama adalah baju dan penghias atau penutup aurat…untuk indah menawan dan santun…..tapi dan ternyata banyak orang yang mengaku beragama dan menyembah Tuhan sebenarnya malah orang yang sedang telanjang…anehnya mereka ternyata tidak malu……

    Salam Mas Ijo Gading…….biarkan mereka menghinakan poro Beliau yang terhormat…..mereka mungkin tidak tahu babar blas soal spiritual atau topo broto tirakat….. menahan hawa nafsu buruk selama hidup…memerangi sampai matek….
    Hidup manembah Gusti dipikir hanya dengan jentat jentit dan komat kamit….tanpa makna dan tanpa bukti nyata ….bekas sholatnya tidak terlihat di lingkungan masyarakat dan hanya terlihat dijidat….he he he stempel orang suci…..

    Menyembah kepada Gusti Allah ditafsirkan dengan yang mboten mboten…..mengumpulkan pahala yang sedang diberikan Tuhan karena Tuhan sangat senang disembah dan dielu elukan…..aneh kalau Tuhan bersfat seperti itu….Tuhan yang ternyata kedonyan dengan apa yang sudah diciptakan….ha ha ha Tuhan menjadi ngambek dan marah karena tidak disembah manusia…….

    Agama diadakan untuk kepentingan manusia dan bukan untuk kepentingan Tuhan…he he he Tuhan tidak berpolitik dan tidak membodohi manusia…tidak cari untung……weeeh kalau kita berpikir berkebalikan maka Tuhan bukan sebagai yang bersifat wajib Maha tapi bersifat yang mustahil…..Tuhan yang ternyata miskin….
    Sangat jelas arti maknanya bahwa menyembah bukan untuk kepentingan Tuhan tapi untuk manusia demi selamatnya dalam hidup…..menyembah dengan cara dan aturan yang berbeda…..

    Mas Ijo Gading…..Mereka yang mengatakan yang mboten mboten terhadap sosok gaib terhormat mungkin menjalani hidup hanya dengan nafsunya dan mungkin pengetahuan logika pikir dan agama dijadikan sebagai Tuhan …..
    Mereka mungkin tahu hal yang aneh aneh dan gaib hanya dari buku tanpa tahu rasa dan peristiwanya….mereka menyepelekan dan merendahkan mahluk yang tidak disebut dalam kitabnya….mahluk yang dianggap lebih rendah sepele dan ecek ecek bila dibandingkan dengan tokoh yang ada di kitabnya………

    Buku mereka yang setebal begitu mungkin bisa selesai dibaca hanya dalam waktu 1 minggu…apakah dijalankan isinya??…..atau hanya sebagai cara mendapat materi…jual ayat kepada orang bodoh dan lalu rakyat jamaah dibodohi juga…..

    Hanya dengan perintah….manusia harus JUJUR…..maka itu membuat banyak orang yang mengaku ber Tuhan menjadi golong komeng……
    Dengan bermodal berperilaku jujur saja maka manusia pasti terdidik oleh Gusti Allah melalui alam dan perisriwa dalam hidupnya dan mungkin diberi oleh Tuhan dengan ilmu pengetahuan yang tidak pernah diduganya…………. salam rahayu…..

  57. Jeng Dewi Ysh,

    Adam dan Hawa dikultuskan sebagai manusia pertama hanyalah rekayasa para dogmator agama samawi, yang menurut saya juga amat sangat rasialis mentang-mentang mereka punya tata cara nulis lebih dulu.

    Saya pernah adu argumen sama pastur saya tentang hal ini,yang pada akhirnya beliau kepepet dan menyatakan bahwa pernyataan itu hanya bahasa termudah untuk menunjukkan bahwa manusia itu diciptakan oleh TUHAN..!!!

    Logika manusia modern jelas menolak argumen tersebut ( termasuk saya ). Logikanya kalau manusia dimulai dari Adam yang diurut silsilahnya 24 sebelum Isa dan 24 sampaii ke Isa yang berarti 48 generasi x umur masing 1000 tahun ( gak mungkin ) maka umur manusia baru 48.000 tahun + 2011 = 50.000 an.
    Sementara ilmu pengetahuan kasih tahu kita bahwa umur fosil manusia purba lebih dari 500.000 tahun, sungguh ini pembodohan dan pemaksaan argumentasi yang keblinger. Belum lagi info lainnya tentang keberadaan jenis manusia lainnya di belahan bumi lain yang juga sudah lebih pinter dan canggih ( Aztec,MAYA dsbnya)

    Saya hidup beragama, tapi juga pakai nurani dan akal pikiran , jadi gak membabi buta termakan dogma konyol ( kalau karena hal ini saya disebut murtad ya gak jadi soal ). Saya hanya punya satu iman dan keyakinan bahwa saya adalah hasil ciptaanNYA melalui campur tangan orang tua, saya gak perduli kalau nenek moyang saya adalah homo saphiens, yang penting dengan pola pikir saya, saya beriman hanya kepada SANG MAHA SEGALANYA, sebagai pemilik jiwa raga ini.

    Salam puji rahayu….

  58. Sastra dan
    LAMBANG
    Salam stasiun jati’negoro..!
    (salut buat kang tembayat)

    Salam poro sedulur diseluruh dunia…
    @dewi,
    Terimakasih ya, sudah mengeluarkan cahaya bintang yg melekat ehm..didirimu.. menggugah, mengingatkan, ngelingono, jati diri kita semua sebagai anak negeri yg harusnya sadar bahwa bumi pertiwi dan leluhur kita adalah tempat dan sumber peradaban dunia.

    @sangkuriang,
    kang, salam kenal ya,
    semalam saya sudah bobok, sabar ya untuk menanti jawaban.., mengenai kitab dikiloin emangnya nggak boleh, kalau orang lain di kafir kan apa betul diperbolehkan oleh siapa.?! Hayoooo ..?
    Kang kalau saya teropong spektrum akang berdarah pasundan ya.. tapi sudah tidak di parahyangan lagi..
    Yang anda tulis semalam itu ilmu ketuhanan atau ilmu agama ?
    Saya merasakan otorisasi kekuasaan Allah dlm tafsir yg membentuk logika berpikir anda, tak perlu dijabarkan semua, karena itu sdh ada di kitab anda dan kalau dijabarkan, pemirsa disini merasa jadi murid madrasah donk jadinya.
    »Jadi Alam semesta, dan spektrum dimensi waktu menurut anda dan mungkin dosen/guru anda itu dlm “pelembungan” atau lingkaran bola yg ada labirinnya.. Terus Allah mu neng endi yo.? Diluar ndekep bola alam dng mata mendelik pengawasan? opo melok ning jero.? Tapi itu terserah anda.. tapi saya kasihan Allah anda itu.. caaapek dech..!
    »Mengenai sitiJenar, anda seperti membawa bap 8 wali aja, siapa yg membuat itu kang.? Moderator nya siapa waktu itu.? Apa ada copy-nya.. Jatiman njaluk sitok yo..!
    Persepsi AKU dlm logika anda tetap podo wae.. Jadi ekor para ahli tafsir padang pasir yg harus memprediksi musim tanam padi..!
    Sudut pandang kita berbeda,
    Lebih baik anda cerita sangkuriang sakti menurut versimu sendiri aja … mungkin lebih asyik.!

    @mbahpoJS, matur nuwun atas kegamblangannya… Salam mbah.

    @mas widodo, baru tahu atau baru mau membuka ya… hehehe.. Leres niku mas.

    @Sabda’sbloger..
    ARCA.
    Pernah lihat arca.? Di Bali sekarang paling banyak ada dan terus dibuat.. tapi peninggalan arca yg paling banyak adalah di pulau Jawa dibanding pulau lain di nusantara kita. Arca ini disembah oleh Leluhur kita, tapi semenjak ajaran islam datang arca mulai dihilangkan karena ustad atau wali islam melarang untuk itu..saya belum ngecek apa di Qur’an ada larangan untuk itu apa nggak takutnya kayak babi haram dll nggak muncul di qur’an.. tapi tumbuh subur di hadis..

    Archa atau arco adalah kata dari ARda dan CAndra/condro, saya tidak menemukan kata bahasa arca di India apalagi Arab. Justru saya merasa lebih dekat dengan bumbu boso jowo..dan menjadi bahasa indonesia. Arca yg sebenarnya artinya bulan bintang.., yaitu lambang ilmu Alam Semesta dengan dimensi waktu (bhuta-kala atau buto-kolo).
    Bintang adalah matahari, matahari itu surya, ilmu perbintangan dan waktu adalah SURYA Sang KALA… ref.ulang@dewi.
    Leres niku mbak dewiku yg bersinar cerah.
    Eh Kang Baok sering jadi muridnya mbak dewi, gemana kalau saya juga., ikut pelajaran ngeling-eling..hahaha…

    Dilematisnya justru lambang arca ini digunakan sebagai Lambang agama Islam(bulan-bintang).. nah lho.. kenapa lambang ini dipakai.. Ayo siapa yg bisa jawab..?
    Lalu satu sisi yg paling vital adalah ka’bah, Arca ini berbentuk Batu(hitam) Lingga Ciwa.., bingung dah.. kenapa jadi begini-begono.?
    Sing iso nerangke khudune didikane Sang Kalijogo utawi Sang SitiJenar..!

    Kalau agama Hindu lambangnya Swastika, yg ditiru oleh Hitler tapi untainya terbalik dan diposisikan miring..jadinya lambang nazi jerman.! Swastika artinya Ilmu pengetahuan Saraswati adalah Dewinya. Maksudnya kalau hidup harus berpengetahuan agar eling lan waspodo plus selamat jadi manusia., membangun negara, mencintai ibu pertiwi, jauh dari kkn.

    Kalau Kristen lambangnya Yesus disalib, maknanya rela disalib/disiksa agar umatnya masuk sorga… ah masak sih..? Emang sorga bisa diwakilkan atau pengorbanan manusia lain..? Ehm ehm… watuk aku..! Bagi yg mau meralat sumonggo kerso…

    Agama Budha lambangnya manusia seutuhnya, dengan kecemerlangan aura di seputar dari pundak seperti sinat matahari terbit. Maksudnya kesadaran yg sangat amat sebagai manusia.

    @poro mas: dalbo,baok,gus’pri,dll sing penting hépi..naik kereta ke jatinegara melok kang tembayat. Mas kalau dikilo hargae dadi piro yo…ehm ehm..!

    Salam jatidiri Bangsa,
    RAHAYU.

  59. ARCA

    Mengingatkan kita sebagai benda bersejarah dan benda prasasti
    Benda bersejarah yang bisa bercerita
    Tan kena owah lan gingsir,
    meski dimakan waktu dan terpendam dalam tanah

    Simbol satrio pinandito
    Bertapa di dalam dirinya
    Hanya bisa menebarkan aura kebaikan bagi lingkungannya
    Akan keluar apabila situasi di luar dirinya memaksanya
    apakah sudah waktunya ?
    Sang Satrio Pinandito Jumedul

    Rahayu Sesanti Sekaring Bawono Langgeng
    Jayanti Mandasari

  60. @Ijo gading
    Saya sendiri dalam hal umuran masih muda masih dibawah 50,hal itu pula yg menyebabkan masih banyak keinginan,jatuh bangun lebih tepatnya.Sayapun sering terkecoh dalam pembimbingan Semar memang berubah-ubah sosok,semaunya dia ,dan itu berarti memang saya masih jauh dari sempurna.Kalau saya diskusi dg sahabat saya saya hanya diketawaain sahabat saya bilang itu dia-dia juga.Jadi kalau begitu saya termasuk nak asuh yang dableg,masih tak mau mendengarkan nasehat,masih mau nuruti karepe dewe,meski sering ke sasar dan salah tindakan memang ada hikmahnya.
    kalau bicara Ciwa tak lepas dari Trisulanya inilah yang membuat kepalaku nyer-nyeran.Rupanya dalam kondisi samar yang menyamar saya terkecoh karena ternyata kadalang kala saya masih suka yang gemerlap.Memang saya pun pernah disuruh ke Candi Cetho,kalau ingin jelasnya,tapi menurut saya belum perlu.kalau saya renungkan dan rangkum begitu banyak yang saya terima tapi masih saja belum jelas.maslahnya ada titik sambung yg memang belum diberikan.dua puluh tahun lalu saya pernah ditanya begini ,”apa yang engakau ketahui tentang dia,saya jawab apa artinya beragama,apa artinya bersariat,saya mengenal dia tidak secara sariat dan tarekat,tapi saya mengenal dia secara hakekat dan makrifat.jawabnya oh…begitu,Lalu pergi menghilang,ketika samapi dirumah saya diambut seorang wanita dan dia bilang dua sahabatmu telah pulang,tapi salah satu sahabatmu masih menunggumu,itu ada dua kendaraan satu untuk dan satu lagi untuk sahabtmu.
    Pertemuan itu spertinya lanjutan setelah sekian lama berpisah ratusan tahun lalu.

  61. @Cah Pati
    Mencari itu memang sulit,jangankan mencari menjalakan saja sangat sulit,karena nafsu manusia selalu membelenggunya.Kita beribadah saja tak bisa lepas dari pengaruh nafsu-nafsu kita,bagimana kita bisa mencapai tahap yang dicita-citakan ?
    kadang saya merasa gamang sebenarnya saya itu berpijak dimana ?semakin tahu banyak hal semakin bodoh.Ketika saya mencoba menelusuri berbagai wasilah dan dapat ibarat isi kitab diperas tinggal isinya,ternyata ketika ada utusan dari “sana” dibilang itu belum apa-apanya,masih ada induk dari segala induk ilmu,salah satunya bila diwiridkan/dimantrakan/didoakan/diucapakan oleh si pemilik maka akan menggetarkan tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi,Bahkan langit dan bumi pun tak sanggup untuk menerima amanah itu.Gambaran yang lain ketika diucapkan gunung-gunung seakan terlempar,jin demit bekasaan akan sperti panas terpanggang para malaikat akan kehilangan daya-dayanya (kecuali satu malaikat….).Sungguh sebesar itu kedekatannya dengan Sang Pemilik.

    menyoal segita memang,secara spirtual cahaya segitiga putih perak itu merupakan lambang dan isi tempat suci diantaranya yg di mekah dan Yerusalem,tapi kata beberapa sahabt lambang itu sudah ada di Pulau Jawa,kayaknya ini merupakan rencana peralihan dari timur tengah ke Nusantara.Ibarat kraton yang sdh koncatan wahyu maka suasannya akan menjelang sore contohnya akhir Majapahit,Demak,Pajang,Mataram begitupun Timur tengah(coba tengok sekarang).Peralihan itu dimulai th 1986 akhir dan akan berjalan kurang lebih 2035.Inilah masa-masa penggemblengan Satria Piningit satria Jawa.

    Kita-kita ini sebenarnya lagi dilirak-lirik oleh yang punya gawe apakah kita itu ber-bobot,bibit dan bebas ing pamrih,yang bisa dijadikan tunas-tunas baru sebagai paraga untuk mengisi zaman keemasan nanti.

  62. Buah
    SIMALAKAMA.

    @dewi,
    Ur req in rgd on dibilik Sitijenar…
    Simalakama apa nama buah.?
    (Si-Mala-Kama)
    Si» adalah Sang, wujud.
    Mala» adalah Yang datang, akibat, lebih pada penderitaan.
    Kama» Keinginan.
    Monggo dirangkai sendiri.

    Seperti istlah bahasa Sansekerta di india sankreta(san-secret) biaungnya urdu atau pali/wali/bali, adalah Sang Sekerta.
    Apakah Sang Sekerta bahasa dari India.?
    Kalau saya jawab: nehi nehi..!

    Kembali ke buah simalakama,
    Mengenai sedulur kita, teman @ki Sabda “Wong Alus” yg suka prihatin, yg berada diseputaran LAPINDO… Saya mau tanya, dg perasaan yg anda “unduh” dari Sang Alam… Apakah mampu saat ini mengutarakan agar Sang Lemah Abang tidak mengganas dan menyengsarakan manusia.?
    Apakah mampu menguraikan syarat untuk seluruh manusia disana kembali ber”BUDHI” keajaran LUHUR..?

    Duh Gusti, Hyang Jagad Batara,
    Kita semua hanya bisa menunggu selain hanya mencoba menjadi semut yg berusaha membangun bendung yang seujung rambutMU..

    Salam prihatin.
    RAHAYU.

  63. iki apa bener sliramu Mas?
    pawongan nyalawadi saka tlatah wewengkone Eyang Seti Sukoco (Mbah Cantung)

  64. Salam Rahayu Slamet
    Kasinggihan Mas Tommy. Sampun sakwetawis dangu ndherek nyimak wonten padepokanipun Ki Sabda punika.
    Matur sembah nuwun kagem para sedherek kinasih sedaya
    atas segala dinamika yang ada, semoga menjadikan kita bersama dalam asih, asah dan asuh.
    Berkah Dalem Gusti

  65. ealah… pun dangu boten kepireng kabare nganti adhimu iki ya kangen
    jebul malah kepanggih teng padepokanipun Kangmas Sabda
    kasinggihan Mas, mbok njenengan kintun sms punapa pripun kersane mboten kicalan obor Mas. nomer kula taksih ingkang rumiyin mboten gantos-gantos
    nun injih, salam pasedherekan sagung sedherek sedaya pandhemen blog Membangun Bumi Nusantara yang Berbudi Pekerti Luhur
    sumangga sesarengan necep toyaning panguripan kanthi manah kang mardika lan wening.

  66. @ RD,

    Sugeng rahayu lan Wellcome back kang RD, kami semua tahu njenengan sudah berbuat yang terbaik untuk bangsa ini, tapi mungkin belum beruntung dan belum waktunya saja, dan kami berterima kasih atas dedikasi njenengan pada tim nasional kita…. Bravo, ehmmuuaahh!

    @ O`on,

    This is to answer your curiousity…

    Peradaban jawa memiliki kalender sendiri yang merupakan hasil karya pemikiran dan perhitungan nenek moyang kita, ada dua macam penanggalan : peredaran bumi mengelilingi matahari (suryasengkala) dan peredaran bulan mengelilingi bumi (candrasengkala), kenyataan bahwa kalender jawa lebih rumit dan komplit itu membuktikan bahwa orang jaman dahulu kala lebih teliti, cermat dan matang dalam menanggapi fenomena alam dan astronomi yang mempengaruhi bumi, yang juga menyangkut hidup dan kehidupan manusianya.

    Kelengkapannya adalah sbb:

    1.pasaran: 5 harian-pancawara: kliwon (kasih), legi (manis), paing (jenar), pon (palguna), wage (cemengan)
    2.paringkelan: hitungan 6 harian-sadwara: tungel, aryang,uwas dll
    3.padinan:hitungan 7 harian-saptawara: minggu (radhit), senin (soma), seloso (anggara), rebo (budha), kemis (respati), jumuwah (sukra), saptu (tumpak).
    4.padewa:hitungan 8 harian-hastawara: sri,indra,yama,kala dsb
    5.padangan:hitungan 9 harian-nawawara: dangu, jagur, gigis,wogan,tulus dsb
    6.wuku:nama minggu ada 30 hari, sinta, landhep, wukir, gumbreg, bala, dhukut, wayang, watugunung, sungsang, galungan dsb
    7.sasi:ada 12; sura,sapar,sawal,besar dsb
    8.nama taun ada 8 : alip, ehe, je, dal, be, wawu dsb
    9.nama windu (umur 8 th) ada 4: windu adi (linuwih), windu kuntara (ulah), windu sengara (panjir), windu sancaya (sarawungan), siklus windu satu putaran berumur 32 th.
    10.nama lambang umur 8 th ada 2 : yang sesuai dengan nama wuku yg jatuh pada 1 suro th alip, sehingga nama lambanga adalah wukunya, siklus lambang berumur 16 th.
    11.kurup (umur 15 windu=120th), nama kurup menurut jatuhnya th suro, apabila jatuh pada hari rebo wage, di sebut kurup abpge, setelah berjalan 120 th kurup maju sehari menjadi selasa pon, dengan nama kurup asapon, dsb
    12.mangsa (bulan menurut suryasengkala, tahun jawa lama): kasa=kartika, karo=pusa, katelu=manggasri, kapat=citra, kanem=naya… dst.

    Sesungguhnya penanggalan itu berperan besar sekali dalam falsah orang jawa, tidak hanya untuk mengetahui waktu, tetapi juga ada pengaruhnya terhadap tata cara hidup dan kehidupan manusia, dan ini sangat masuk akal dan dapat di nalar, sebab tata hidup dan kehidupan manusia itu ada di bumi. Kenyataannya, planet bumi bukanlah benda mati yang diam, tetapi berputar pada porosnya, sehingga menghasilkan siang dan malam.

    Pada jaman kepemimpinan sultan agung hitungannya di jadikan satu dengan hijriyah, di sesuaikan, maksutnya agar rakyatnya dapat menyatu dalam menentukan waktu hari, bulan dan tahun, meskipun begitu ada yang belum sesuai benar antara kalender jawa dan hijriyah. Contohnya adalah penanggalan hijriyah seolah2 tidak pasti seperti yang terjadi dalam menentukan permulaan bulan puasa dan hari raya idul fitri, karena penanggalannya memerlukan syarat terlihatnya posisi bulan (hilal) pada awal bulan. Sedang jawa yang lebih pasti karena di tetapkan berdasarkan hitungan matematis pada hari penanggalan hingga berakhirnya senja, sekitar 17.00-18.00, umur bulan tetap tergantung panjang pendeknya tahun, apakah pada tahun panjang, tahun pendek, hingga windu dan kurup, dalam kalender jawa sudah di tetapkan dengan enak dan tepat karena matematis.

    Hitungan jumlah hari ada 2, yaitu tahun wastu : 354 hari dan tahunwuntu : 355 hari, setiap windu ada 3 wuntu, wuku pawukon bila di kombinasikan dengan penanggalan akan berumur 5.670 hari. Penganggalan pranata mangsa cocok untuk sebagai pedoman berlayar dengan patokan lintang yang tepat berada di garis khatulistiwa. Penanggalan paranata mangsa tahun wuntu ini ternyata cocok dan lestari dengan peredaran bumi terhadap matahari yang di tentukan setiap 400 th sekali…

    Mana ada di dunia ini yang bisa menghitung siklus kalender hingga 400 th lebih kedepan selain jawa?… inilah mengapa hingga ada sindiran yang di maknai sangat mendalam :

    “ jawa jangan menurut saja kepada saka (india) karena lebih pintar, meskipun sekarang kalah sama barat (masehi) nanti akan dapat mengejar dan meninggalkannya (nyalip), sedang untuk arab (hijriyah) meskipun sampai kiamat arab tak bakalan bisa mengejar dan menyamai jawa”.

    @ JS,

    Pakpo, sedih dan gelisah itu pasti, tapi ampun resah yang berkepanjangan, apa yang telah terjadi, yang sedang terjadi dan yang akan terjadi, seperti berbagai bencana yang silih berganti menghampiri itu semua adalah proses alam, bumi ini bukanlah benda mati, tetapi ia selalu bergerak dan membangun. Bahkan seorang pujangga jawa sudah meramalkannya dengan siklus 400 th an nya, bahwa pulau jawa akan terpecah menjadi 9 oleh alamnya, dan konon sekarang ini adalah jaman peralihan, jaman menuju pada nusantara yang baru. Dan ini memang sudah waktunya (?), Jadi ini bukan masalah manusia yang tidak mau menyembah Tuhan lagi atau tak mau tobat nasional dsb, saya yakin rakyat indonesia ini masih banyak yang baik, jujur dan lugu walaupun pemerintahanya tidak banyak yang sempurna alias amburadul tatanan etika bernegara dan mental politiknya. Alangkah kejamnya Tuhan jika rakyat indonesia yang sudah menderita lahir batin ini masih harus di beri bencana yang tidak berkesudahan?…

    Tuhan tidak ada hubungannya sama sekali dengan hukum-menghukum manusianya, itu hanya paham dan konsep orang arab saja yang memandang semuanya sebagai ‘azab dan cobaan’, ketika masih SD di Madrasah, saya selalu terkesima, ndlahom, dengan dongeng2 kehebatan nabi2, seperti tongkat nabi musa, dsb. Kini saya baru sadar, mengapa kapal nabi Nuh pecah/ karam?… mereka bilang itu adalah azab dari allah, padahal bukan tidak mungkin kapal itu pecah dan karam karena orang arab tak pandai ilmu perbintangan, perkapalan dan bahari, tetapi karena mereka tak begitu mumpuni dan malas saja (berpikir) jadi mereka selalu memulangkan segala sesuatu kepada allah, sebutan Tuhan samawi.

    Apa yang di sebut azab dan cobaan bagi bangsa samawi, bangsa nusantara memandangnya itu adalah proses kesemestaan dan seluruh isinya, itulah mengapa ada pepatah dan pepeling dari leluhur untuk selalu tetap ‘awas dan waspada’ serta ‘ngono yo ngono neng ojo ngono’ dsb, dan untuk itulah kita memang harus selalu mengasah akal dan hati serta jiwa kita untuk dekat dengan alam dengan membaca tanda2 yang tersembunyi sekaligus yang tersirat dalam nadi kehidupan di semesta ini. seluruh agama di dunia ini tidak ada yang mengajarkannya secara bijakasana dan cermat selain hanya harus berdoa, meminta, mengharap keajaiban dari Tuhan. Sehingga menjadi umat yang taat dalam tanda petik alias tetap pemalas, tidak pandai dan menjadi ketergantungan yang tidak lagi positif bentuknya. Jika manusia bisa lebih eling dan waspada membaca tanda2 alam niscaya akan menyelamatkan hidupnya dan kehidupan yang lainya, masalahnya tidak banyak orang yang mengerti oleh karena memang kita selama ini kehilangan akses untuk kesana, mudah2an seriring berjalannya waktu (terbukanya jaman), manusia nanti menjadi semakin sadar, sehingga bisa membuka akses kebebasan untuk berinteraksi dengan alam secara spiritual juga, tanpa takut di sebut syirik dan sesat. sehingga kita bisa lebih menghormati alam, bukan sekedar mencintai tetapi malah merusak dan menjarahnya.

    Jadi, Bisa di bedakan antara hubungan manusia dengan manusia (sosial), manusia dengan alam (semesta) dan manusia dengan Tuhan (spiritual), sebijaksananya tidak di campur adukkan…

    1.Untuk keberadaban antar umat manusia, ajaran orang jawa yang asli (belum tersentuh agama hindu, budha, islam, kristen dan kong hu chu) menekankan keharmonisasisan untuk manusia, itulah mengapa nenek moyang kita tak pernah ‘menelurkan’ kitab yang berisi hukuman berupa cambuk, rajam, penggal dsb jika manusia tak bisa di tata, sebaliknya nenek moyang mengajarkan ritual ruwatan (penyembuhan) berupa slametan dan mantra/do`a hingga manusia itu bisa serasi, harmonis dengan dirinya sendiri, dengan alam, dengan manusia dan Tuhannya.

    2.untuk keselarasan manusia dengan alamnya, ajaran jawa menanamkan bahwa semua makhluk ciptaan Tuhan itu sama derajatnya, sehingga kita tak boleh congkak dan merendahkan lainya, jika nilai ini sudah tertanam, maka kita akan menjadi makhluk yang lebih beradap untuk selanjutnya di wujudkan dengan penhormatan, persembahan dari alam untuk alam, jika kita berbaik pada alam, maka alampun akan mencintai kita dengan merawat, menjaga dan melestarikan bumi ini.

    3.untuk kesadaran ber-ke-Tuhan-an, leluhur menanamkan nilai jagad mikro kosmik, makro kosmik dan meta kosmik, sebuah pandangan tentang mendudukkan manusia tentang kesadarannya yang sejati dan tulus luhur sehingga membentuk keseimbangan, keselarasan dan kesatuan masing2 dalam memberi kekuatan energy yang bersumber dari Sukma Sejatinya. Itulah mengapa ajaran ini tidak pernah memaksakan kehendak apalagi menakut-nakuti manusia jika tidak menyembah Sang Hyang akan di siksa lahir batinnya, namun akan halnya tumbuhnya kesadaran itu adalah proses yang tidak bisa di intervensi oleh yang lainya kecuali dari jiwanya yang paling dalam, di mana di situlah zat sukma Tuhan bersemayam.

    @ Cah Pathi,

    Interaksi ‘wiji spiritual jawa’ dengan situasi dan kondisi geo spiritual menumbuhkan kesadaran antar semua yang ada di jagad raya:

    1.kesadaran adanya Tuhan sebagai penguasa alam semesta
    2.kesadaran adanya hubungan kesemestaan dan seluruh isisnya
    3.kesadaran keberadaban antar sesama manusianya

    Sukma kawekas adalah inti dari sukma atau jiwa Sang Hyang, sesembahan asli orang jawa, dengan penciptaannya ‘Antiga’ :

    1.langit dan bumi (semesta)
    2.teja (cahaya yang tidak bisa di indera) dan cahya (cahaya yang bisa di indera)
    3.manikmaya, yaitu zat urip atau sejatining urip.

    Maka seluruh semesta seisinya adalah ciptaan Sang Hyang wisesa di alam ‘suwung’, artinya mencipta di dalam haribaan-Nya sendiri, di mana dalam kesemestaan tsb ada materi (bumi dan langit), ada sinar dan energy (cahya lan teja) dan ada zat urip sebaai derivasi (asal muasal) emanasi, pancaran dan tajali zat Tuhan, yang di implementasikan sebagai Rahayuning jagad.

    Ajaran membuka pemahaman petunjuk keberadaan ‘awan-uwung’… suwung atau alam hampa ada 7 hal yang meliputi : awang-uwung, teja cahaya, rahsa, herah (zat urip),warna, badan halus (roh) dan tabir yang berupa titah ke bumi. hal yang pertama adalah : aku berada dalam alam kehampaan (awang-uwung) yang tiada awal dan tiada akhir, yaitu alam-Ku yang masih tersembunyi.

    Sebutan untuk Tuhan bagi orang jawa ada banyak, al : Sang Hyang Sukma, Sang Hyang Kahanan Tungal, Sang Hyang wenanging jagad, Sang Hyang Maha Mulya, Sang Hyang Sidhem… dst, tak ada Tuhan yang feminin maupun maskulin, karena ia adalah Tunggal, sedang bagi bangsa hindu yang berasal dari india, memanifestasikan Tuhan kedalam wujud para Dewa dan Dewi yang bisa kakawin dan memiliki keturunan hinga ke bumi ini. Dan saya melihat (menilai) manifestasi Tuhan dalam ajaran jawa tidak berwujud perempuan maupun lelaki tetapi zatNYA ada di mana saja, baik dalam tubuh perempuan, lelaki, hewan, pohon (alam tumbuhan), laut, batu (meteor,bintang, matahari dst), api, air, udara… dst dsb…

    Mengingat ajaran jawa sudah ada selama ratusan tahun, sedang peradaban arab baru di mulai ribuan tahun sebelum masehi, bukan tidak mungkin kata roh itu berasal dari ‘rahayu’ yang karena huruf ro` tidak berbunyi ‘rah’ jadi menjadi ‘roh’, lalu di bahasa indonesiakan menjadi ‘ruh’, dan kita umumnya hanya berhenti di situ saja, di permukaan pemahaman‘Ruh’, apakah ada yang bisa mengejawantahkan isi Ruh (inti atom) itu? … selain ‘Sukma’ (inti plasma) sejati dari Sang Hyang.

    @ Ijogading,

    Thank you… for trusting me, but I think I`m not a good and capable teacher, to be honestly I`m always searching for a teacher for all my life, so I decided that the ‘experience’ of this life is the best teacher for all of human kind. And you`re stll my darling friend… ( I don`t have the heart to call you my darling student.. he he he…), becouse you`re the source of baghita, the fruit of this life, while I`m just still the root, not growing yet, don`t know wether to become a fruit or a flower. I`m just like a sukma behind the scene, ain`t have the form yet, but you still can feel and see me everytime, and that would be my energy and my spirit!

    Terima kasih atas pencerahannya, Sang Ilah, Allah… bangsa mesir memiliki peradaban yang juga cantik, indah dan bersemi, mereka mengibaratkan Tuhan sebagaimana Matahari, sumber dari cahaya dan kehidupan. Rasanya hampir tak percaya, kalau umat samawi selama ini ternyata hanya menyembah matahari saja, allah berasal dari kata ilah, la illa ha illaallah= tiada matahari lain selain matahari itu sendiri, ini tak ubahnya seperti agama shinto yang mendewakan Matahari, hanya beda suku, budaya dan bahasa saja. Dan perbedaanya lagi agama shinto tidak dogmatis dan repressif, sehingga bangsa jepang tidak mewajibkan menyembah Tuhannya, malah rakyatnya banyak yang nontheis dan atheis, kalau budaya arab agamanya masih lestari karena selama ini selalu di jaga algojo2 utusannya, memang bukan algojo secara fisik tetapi algojo secara mental, selalu di ancam, di takut2i, jika tak menyembah sang Tuhan (Dewa Matahari) akan di siksa di alam kubur dan alam neraka. belum lagi di dunia kalau sistem hukum negaranya secara syariat, yang nggak sholat jum`at akan di cambuk, melirik wanita/ pria di haramkan, yang kedapatan ngobrol dengan bukan sesama keluarga/muhrim akan di hukum, dan masih banyak yang lainya… (kata bang haji ).

    Secara pribadi, saya tak pernah mempermasalahkan orang lain menyembah apa, itu adalah jagad mikro individu (HAM), apakah menyembah bintang meteor, matahari, api, pohon dsb, bahkan orang yang tidak menyembah apa2 saja (nontheis/ atheis), saya tidak pernah dan tidak mau menghina/ melecehkan. Mau menyebut Gusti Allah, Gusti Yesus, Gusti Pengeran, Gusti Brahma, dsb , Gusti saja atau yang lainya ya monggo silahkan kalau kerso, Saya tidak hanya toleransi tetapi saya juga meyakini bahwa leluhur kita juga bisa memangku semua ajaran di dunia dan di terima dengan baik, leluhur menanamkan keharmonisan ‘hayu-memayu’ jauh sebelum Pujangga Yunani mengangkat tema harfiah arti dari sebuah kata ‘toleransi’.

    Itulah mengapa saya banyak menulis, bahwa indonesia ini akan menjadi mercusuar dunia, jika bumi ini bisa menjadi ‘taman sari’ dunia, di mana semua agama, semua ajaran bahkan yang tidak berTuhanpun bisa hidup damai berdampingan serta tentrem lahir batinya di bumi ini. Tapi kalau masih ada suatu agama yang dengan pongah mengatakan bahwa agamanya sekonyong-konyong turun dari langit dan dengan pongahnya mencengkram segala sendi kehidupan sebagai status quo… di nusantara, untuk apa mereka melakukan semua itu?, alangkah lucunya alias tidak sopan dan semena-mena , semua akan ada waktunya untuk terbuka ke permukaan dengan sendirinya, bagaimana sifat asli mereka yang sesungguhnya. Di tambah lagi orang jawa/ nusantara sendiri yang sekarang semakin melupakan bahkan ogah menghormati budaya spiritual leluhurnya, Kenyataannya banyak orang yang bangga menyandang predikat ‘telah pernah pergi ke tanah suci’… apakah mereka masih tidak sadar atau pura2 tidak tahu, kalau ribuan th lalu nenek moyang kitalah yang meletakkan fondasi rahsa keTuhanan di muka bumi ini… kita menjadi bangsa yang ‘samar kalingan padhang’… kita lebih suka menghijaukan rumput tetangga/ bangsa lain, sementara rumput di kebun (negara)kita sendiri gersang tak terawat.

    Ini seperti kalau kita bangga bisa jalan2 keluar negri membeli produk sepatu merk italy, tetapi ketika di telusuri, ternyata bahannya dari indonesia, atau hanya menjual suatu nama merk seperti sepatu ‘Nike’ yang mendirikan pabrik di tanah ini, pekerjanya adalah orang pribumi, bahan bakunya 100% asli lokal, lalu setelah udah jadi sepatu di beri lebel merk amerika, lalu orang dengan bangga membeli dan memakainya karena merknya asing dan terkenal. Sementara untuk saat ini, banyak warga kita yang bangga memakai produk lebel luar made in luar negri, walaupun ada masyarakat kita yang fanatik memakai sepatu made in lokal, dan juga ada yang cuek saja memakai sepatu tanpa nama/ merk yang penting enak, nyaman dan kuat di pakai. Namun ada juga orang yang tak suka menggunakan alas kaki, bukan karena tak mampu beli atau ketinggalan jaman, tetapi ia merasakan jika kaki berjalan bisa menyentuh bumi, supaya bisa merasakan tanah bumi pertiwi ini.

    Kangmas, Kini saya semakin menemukan titik terangnya dari sebuah perjalanan dalam pribadi spiritualku, mengapa selama ini saya tak pernah bisa ‘sreg’ menyebut dewa (matahari) dalam tiap do`a ku, karena saya orangnya sangat simple dan tidak ruwet, saya selalu berpikir/ memikirkan segalanya. kalau ada kerinduan kepada Gusti atau denganNYA, saya cukup sembahYang, menyembah Hyang dalam lubuk hati yang terdalam, Tuhan Hyang adalah yang sejatinya tidak berwujud dan terkonotasi apa2 selain puncak dari rasa suwung itu sendiri, yaitu hanya ada ingsun dan se-dzati-NYA.

    @ Baok,

    Terima kasih atas undangannya untuk les privat, baiklah, kita sama2 belajar bersama di pangkalan kahyangan ini saja, tempat para Dewa dan Dewi untuk menimbah ilmu kahuripan…

    Budaya mesir kuno adalah bagian dari peradaban Yucatan dari suku Maya, peradaban tertua ke-2 setelah Atalantis (Nusantara). Piramida di bangun oleh raja2 mesir atau yang di kenal dengan nama fir`aun sekitar tahun 1224-1214 SM. Menurut etimology, fir`aun adalah berasal dari bahasa pharaou yang artinya adalah “Rumah Besar”. Pertama-pertama ini adalah istilah untuk istana kerajaan, tetapi lama-lama artinya adalah penghuni istana ini, yaitu sang raja.

    Apakah fir`aun dulunya adalah orang garut?, penelitian menunjukkan bahwa gen fir`aun adalah suku kaukasia atau eropa masa kini. Jadi tidak ada titisan leluhur jawa/ nusantara sama sekali. Lalu bagaimana dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa piramid di garut lebih tua daripada mesir?… bukan tidak mungkin bangsa arab (mesir) meniru, mencontoh ide arsitek piramid yang berbentuk gunungan/ kerucut dari leluhur kita sendiri, jaman dahulu kala nenek moyang kita kan sudah keliling dunia, selain untuk ‘klangenan’ atau berpariwisata juga untuk menjual rempah2, memasok bahan wewangian/ dupa (pohon cendana hanya ada di negara tropis dan sub tropis), untuk ritual sesembahan serta tidak lupa hasil2 bumi lainya seperti baja, logam, emas, permata dsb …. termasuk untuk bangsa Rum (romania) dan bangsa mesir.

    Jauh sebelum bangsa mesir menemukan arti do`a yang di kenalkan oleh nabi2nya, bangsa kita sudah memiliki budaya metrum yaitu budaya mengucap mantra yang mampu beresonansi, budaya metalurgi seperti keris, tosan aji dan jimat adalah kreatifitas yang unik dan bertuah yang semua rakyat bisa dan boleh memilikinya, berbeda dengan budaya bangsa lain yang menganganggap bahwa metalurgi atau mukjizat (barang bertuah) hanya boleh di monopoli para kaum raja dan nabi saja. Hal ini menandakan begitu majunya peradaban manusia jawa-nusantara pada waktu itu, sehingga setiap pribadi/ individu begitu sangat di hargai dan juga di hormati.

    Jadi kalau ente lihat film gladiator yang bertamengkan baja beserta belatinya yang terbuat dari baja… kira2 sumber alam mereka menyediakan semua itu nggak?… Bukan hanya mengekspor bahan mentah, leluhur kita menemukan (membuat) keris dengan estetika seni bentuknya yang indah, dengan tehnik percampuran dan penempaan berbagai logam yang tidak bisa di angap remeh… darimana ilmu dan bahannya? kalau nggak di pasok dari belahan benua yang lainya, yaitu bangsa nusantara, si kaum/ bani jawi yang di jaman fir`aun sudah terkenal dengan puncak tanah surga di muka bumi yang gemah ripah loh jinawi…

    Sebuah bangsa yang hingga kini tak juga di akui oleh keturunannya oleh karena mereka malu mempunyai leluhur yang berfisik seperti kera. Sebenarnya kalau mau jujur semua leluhur bangsa2 di dunia ini masing2 memiliki peradaban nenek moyang manusia purba semua pada awalnya, nenek moyang kita bukanlah manusia yang tertua di bumi ini, manusia tertua adalah nenek moyang orang africa yang fosilnya di perkirakan sudah berumur 4 jt tahun lalu, namun peradaban nenek moyang kita bisa di katakan peradaban yang tertua di bumi ini, nenek moyang kita termasuk homo sapiens atau manusia yang berpikir, lewat interaksi dengan alamnya selama ratusan ribu tahun jadilah hingga peradaban leluhur tidak hanya tertua tetapi juga paling maju dan berkembang. Semua itu adalah hasil dari proses karya, cipta dan rahsa… sebuah peradaban kuncinya adalah melalui sebuah proses evolusi, baik fisik, psikis/mental dan spiritual serta budayanya.

    … Jadi kalau ada suatu kaum bangsa yang menyebutkan sekonyong-konyong bahwa manusia pertama adalah adam dan hawa yang sudah berwujud ‘sempurna’, maka kita bisa saja memberi apresiasi kepada mereka dengan ketegasan: bahwa semua itu akan terbantahkan oleh waktu dengan sendirinya, kalau sekedar dongeng ya memang patut di beri applaus yang sangat bagus dan terindah sepenjang jaman, tetapi masak kita mau di kibulin terus oleh dongeng sampai tua?… ampe dut.

    @ Tembayat,

    Leluhur menyampaikan ajaran yang sangat mendalam yang sekaligus menjadi mbahnya/moyangnya seluruh ajaran agama di dunia ini yang berdasarkan welas asih, 2500 th lalu sang Budha gautama menemukan jati dirinya dengan rasa nibbana atau nirwana di mana alam itu adalah ketika tidak ada lagi rasa nafsu, ego dsb yang melekat di tubuh manusia itulah nirwana yang sejatinya, jauh sebelumnya, ratusan ribu tahun lalu leluhur sudah mewujudkannya lewat ‘byar padang awang-uwung sing ono mung ingsun’ semua hampa kecuali hanya ada aku dan Tuhan.

    Jauh sebelum aji saka datang, nusantara memiliki peradaban yang terkenal hinga ke penjuru daratan hindia, zaman dulu leluhur kita juga banyak yang mengirim pujangga dan guru ke hindia, india waktu itu tidak mengenal bahari, bahkan kitab tertua negri itu tidak mengenal relief kalau tidak di ajarkan oleh para pujangga pribumi, itu menandakan bahwa bangsa ini sudah memiliki peradaban yang cukup maju.

    Di bidang sosial dan spiritual, pujangga Ronggowarsito selalu menyebut Tuhan dengan berbagai sebutan nama : Gusti Allah, Sang Hyang, kang Murbengg Dumadhi, Sang Dewa dsb, itu menandakan bahwa proses ajaran sinkretisme kejawen bisa di terima di nusantara ini apapun agamanya semua bisa di pangku ‘memayu’ oleh ibu pertiwi, puncaknya adalah ajaran Syeh Siti Jenar yang terkenal dengan ‘manunggaling Gusti’ dengan kawula/ manusianya, bagi islam kejawen, sebuah ajaran yang lebih dahsyat dari ilmu sufistik dan hanya ada satu2nya di dunia.

    Inilah peradaban dari dataran Atlantis yang pernah hilang pada zaman es pleiseton, peradaban tertua di bumi, bukan karena ke-murka-an-Nya, tetapi ini adalah proses siklus bumi yang akan selalu berproses dan membangun. Namun jejak napak tilasnya masih bisa di lacak (lewat penemuan fisik) dan di rasakan (tidak berwujud fisik namun energy), semuanya itu tumbuh subur karena nenek moyang kita memang waskita dan linuwih, inilah inti dan awal dari bangsa yang memiliki gen nunggak semi yang sejatinya (yang berasal dari Tuhan yang sejatinya), ibaratanya dia di tebang, di cabut, di ratakan, baik oleh bangsa lain ataupun oleh bencana, namun akarnya tetap bersemi sepanjang zaman sampai kapanpun atau bumi ini akan berubah bentuk dan lapisan atmosfirnya, akar nungak semi akan selalu bersemi di jagad semesta ini.

    Jika saya mengikuti cerita perjalanan hidup spiritual njenengan, seperti sebuah ‘time mechine’ dari waktu ke waktu yang bisa seketika ke alam lain dsb, ini juga seperti film fiksi ‘the Metrix’… yang konon manusia di masa mendatang akan mudah ngawang/terbang ke tempat dan alam yang ia inginkan, apakah film ini film modern?…, jaman dahulu kala ada cerita bahwa ada manusia yang bisa terbang walaupun sukmanya saja ke tempat/alam lain… ternyata nenek moyang kita yang pandai ilmu kanuragan/ kesejatian memang lebih modern dari pada orang jaman sekarang(?), (lagi2)barat menyomot cerita misteri ini dari nusantara, rupanya mereka penasaran dan ingin menyelidikinya.

    Bagaimana dengan paman sendiri?… apakah hidup ini seperti air yang mengalir saja?… di mana di masa sekarang menjadi/ beragama islam, di lain waktu pernah menjadi seorang sri baduga di jaman hindu nusantara dsb, lalu kadang di lihatkan bahwa nabi Musa adalah orang bogor (atau isinya saja?)… semoga njenengan bisa memiliki akar tunggak semi yang bersenyawa dalam diri sendiri?… mungkin hanya waktu yang bisa menjelajahinya… ketika sang sinar adalah cahaya yang terlihat dan sang teja adalah cahaya energy yang terasakan… menerangi lentera hati dan jiwa… untuk memancarkan sinar energy sukma…. sukma sejatiNYA.

    @ Gus Supri,Widodo,Wohing Ranti,Gamalpra,Sangkuriang,Tanwaskita,Bimo,Dalbo dan semuanya,

    Anda semua adalah guru-guru saya, saya masih belajar dan saya juga tidak memiliki ilmu dewa he he he… kik kuk, semua yang saya tulisan di atas itu sebagaian besar sumbernya saya dapatkan dari buku ‘Ngelmu Urip’ yang baru saya dapatkan seminggu ini, serta ketelatenan saya belajar privat dengan eyang google.. .he he he…, semoga nanti kita bisa sama2 belajar dan saling sharing pandangan serta lebih arif dalam memahami ilmu hidup dan kehidupan yang sejatinya.

    Ada banyak hal yang tidak mungkin saya tuliskan semua di sini, seperti: mantra huruf jawa kawi yang asli atau yang sudah ada sejak aji saka belum menginjakkan kaki di bumi jawa, konon huruf hanacaraka ini masih sangat wingit, huruf hanacaraka dari jaman ke jaman memang mengalami perubahan dst. Misal beberapa kalimat yang menyebut 4 utusan Tuhan jawa yang asli adalah : joborolo, mokoholo, hojorolo dan horosopolo, lalu oleh pujanga pada zaman kesultanan Agung, yang terkenal dengan islam huruf arab pegonnya, bhs itu di ganti di latinkan menjadi malaikat versi islam, yaitu : jibril, mikail, ijroil dan isroil…, padahal itu adalah mantra pangruwat untuk ruwatan. Jadi kalau mau lebih mandhi mantranya, lebih baik memakai yang asli biar cess pleng. Kalau pake versi yang lainya ntar malah nggak nyambung (?).

    Dan juga ada uraian perwujudan Tuhan dalam perkawinan, yang bukan sekedar legalisasi suatu hubungan, serta proses bertemunya mani wanita dan mani pria hingga kelahiran dan kematian, leluhur asli jawa menguraikannya dengan sempurna hingga proses pengguraian jenazah dsb yang kalau di kitab lain juga mungkin ada tetapi juga tidak selengkap dan sedetil leluhur kita.

    Dan melalui tulisan saya yang panjang lebar ini, saya juga ingin menyampaikan serta mengajak para pinisepuh di sini, apapun agama dan suku njenengan untuk ikut dan mendukung dalam gerakan ‘reinessance jawa’ (kebangkitan budaya jawa),dengan membeli bukunya, yang bertujuan untuk …

    1.membangkitkan peradaban tertua, yaitu jawa.
    2.membangun ketangguhan idea nusantara secara berkesinambungan dalam rangkah menghadapi perubahan nilai2 peradaban manusia sejagad.
    3.mendirikan, membangun, menstimulir, aktualisasi, sosialisasi untuk menkaji, menggali, merekonstruksi dan memberdayakan peradaban dan nilai2 budaya bangsa.

    Semoga pemerhati budaya bangsa segera meresponnya untuk dapat memberikan kontribusi sebagai pemikir2 dan cendikia2 jawa di masa depan.

    @ Ki Sabda,

    Saya mengucapkan terima kasih sekaligus minta maaf, jika saya dulu pernah punya ide ingin kejawen ini di jadikan sebuah agama, waktu itu saya masih naif, yang di sebabkan oleh kecintaan saya pada budaya leluhur, kini saya tahu, bahwa kejawen bukanlah agama tetapi sebuah budaya peradaban sosial spiritual jawa, di mana leluhur mengajarkan pada kita bahwa semua ajaran di dunia bisa di terima dan tak boleh di celah/ hinakan. Terima kasih juga kepada mbah wonsgorejo yang selalu mengingatkan saya, bahwa kejawen jangan di jadikan sebuh agama, itu hanya akan menurunkan derajat kewibawaannya saja (?), kejawen adalah peradaban budaya dan agama jawa. Sedang manusia, budaya dan agama jawa adalah peradaban Atlantis, yaitu peradaban tertua di muka bumi ini. kalaupun ada agama jawa yang baru di nusantara nanti, itu adalah agama sukma kawekas sukma Tuhan yang sejatinya atau apapun namanya yang asli jawa, (bukan sekedar agama kulit/ label), Minimal ajaran leluhur menjadi tuan rumah di negrinya sendiri.

    @ ki Sondong Mandali,

    Terima kasih yang sebesar-besarnya atas informasi buku dan sharing ilmunya, Kini pengetahuan saya semakin bertambah…

    Ada unen-unen jawa yang mengena : “Samar kalingan padhang, kesandhung rata, ketatap suwung, lan kebenthus ing tawang”, yang artinya : “ pandangan tersamarkan sesuatu yang terang, tersandung jalan yang rata, menabrak kekosongan dan kepala terbentur angkasa”, makna dari unen-unen itu adalah menggambarkan kebingungan orang nusantara masa kini dalam memahami nilai2 budaya dan peradabannya sendiri.

    Terima kasih kepada semua para pinisepuh yang sangat saya cintai dan saya hormati.

    Salam Katresnan Ngelmu Urip,

    Dewi

  67. Seruling Bisu

    #@SATRIA BH
    #begitu “KATANYA” pak Satria BH/itu baru katanya sih,
    #dengan PASSWORD nya,kira-kira begitu Pak Satria BH
    #Dan satu Lagi Untuk Makian Pak satria BH kepada le/luhur(mulia) orang Jawa
    ____________________________________________________________________
    HAHAHAH….seruling bisu sungguh terlalu,nama orang dsingkatsaingkat jdi satrai BH
    dan sengaja diulang-ulang,aku jdi tringat ksaksian Buyyutnya kafir sewaktu nyerang Osama bin laydown di makras besarnya,nurut slentinganya dia bersembunyi di balik punggung/BH istri keduanya,
    rupa-rupanya setiap org takut juga klo mo mati…..GUBRAAAKKHHHH….wkwkwkwkwk
    da-ada ajh seruling bisu ini

    jadi kangen nieh ma si dia,kira-kira dimana ya Osama bin laydown karang….
    kuburan ga jelaz gtu..orang mati pun ga luput dizolimi…ksian yach…sesuatu banget…sungguh terlalu amerika bin Vampir itu

  68. satria BH vs Satria Raja Dangdut RD..
    kemana kau bersembunyi bang dangdut…???

    ceritanya gini mamang dan bibi,…..
    ane ketemu paranormal yang gak normal..
    sorot matanya tajam kaya mau menjitak kutu dalam rambut..gemess..

    dia bisa melihat jin/khodam/atau bangsa ghoib di badan orang/atau disekeliling dia..

    lalu..
    dia melihatku..dengan mantap dia menatap..
    dia bilang ada 3 jin dibadanku ..2 putih dan 1 hitam..
    yg putih dipundak dan udel..yang hitam di dada..
    yang hitam tinggi besar..saya bilang kenapa yg putih kalah?..he he
    katanya bisa mengeluarkan jin disetiap manusia..bagian jin dibadanku malah dia tersipu..
    katanya kok malah terpesona dengan aura yang sungguh terang didepan keningku..

    ehhhhhhhh gak nyambung..
    ternyata didadaku ada jin hitam…jubah hitam?..
    dan sama seperti pakwardi eks paranormal bayaran yg pernah diajak ngambil harta qorun di bogor sama menteri..dia terpesona dan meringis melihat jin hitam didadaku..

    ha ha ha..jinku lebih tinggi ternyata elmunya..tapi sayang hitam…
    seperti si mang RD..MENTOG menembus diriku karena dialingi JUBAH HITAM..
    atau lamarhum habib yg dipertuan..gemetar seluruh tubuhnya saat menembus sinyal diriku, semakin dia menembus semakin dia menggeliat menahan beban yang amat sangat berat..
    aku rendahkan sinyal sehingga titik O..diapun berhenti menghela nafas..ALLOH HUAKHBAR..

    dia mengatakan
    ” SEKARANG AKU BARU PERCAYA APA YANG SELAMA INI ORANG CARI ITU TERNYATA MEMANG BENAR ADA…pesan dia tolong kang turunkan SINYALNYA..langsung saja aku tekuk/lipat antena di keningku..hk hk hk…
    wusssssssssssssssssssssssssss

  69. SETAN SP @

    aku rendahkan sinyal sehingga titik O
    _________________________________

    “aku rendahkan sinyal sehingga titik O”…………..titik ‘O’ ini maksudnya alif ya mas ???
    trims atas sedianya menerangkan

    SALAM

  70. @ Bu Dewi, Pak Tembayat, Pak RD, Pak Tommy, Pak Hardi, Pak Widodo, dan semuanya, termasuk kangmas Satria Baja Iteng :)

    sungguh saya mohon izin untuk ngangsu kawruh sama njenengan bapak bapak dan ibu ibu lain yang ada di kahyangan ini

    umur saya masih seumur jagung, belum genap akil balig, masih 1 blan menuju akil balig. tapi hasrat untuk mengenal budaya nan luhur Nusantara ini yaitu Kejawen
    sudah begitu besar. mbalung-sungsum
    setiap hari saya tilik kahyangan ini

    berharap ada tulisan baru dari Eyang Ki Sabda. atau komen komen berguna untuk saya dan semua tamu di kahyangan ini. sungguh saya berterima kasih atas pelajaran yang diberi dari kahyangan ini

  71. Hiks…. senengane dowo dowo. mumet aku… hiks….

  72. Salam poro pinisepuh,

    He…he…he… terima kasih pencerahannya Jeng Dewi,
    Wah,wah, Jeng Dewi punya kitab baru njih?
    Bukankah uraian Jeng Dewi sudah pernah saya tuliskan di bilik @siti jenar? dengan tambahan yang ada di bilik @runtuhnya jembatan? cuma dengan bahasa yang berbeda?Apakah kata puzzle Piramid dan piramid terbalik bila disatukan tidak dapat mewakilinya?
    1.Awang-uwung- Bukankah itu alam sukma sejati kita?alam kelanggengan kita? alam dzat-Nya itu sendiri?
    2.Teja cahaya.-Bukankah itu akal kita,untuk menerima semua petunjuknya?inti dari ilmu pengetahuan?
    3.Rahsa- Bukankah itu alam batin kita?merasakan segala sesuatu di “Jawi” ini?=Alam dunia/alam wujud oleh panca driya/indera.
    4.Herah-apakah herah itu? apakah disana ,tidak memerlukan makan?raga butuh makan, sukma pun butuh makan.
    5.Warna- bukankah itu lambang/sanepa daripada segala sesuatu yang halus?
    6.Roh-Bukankah itu sukma sejati,sukma kawekas,mayonggo seto,guru sejati yang terpelihara?
    7.Tabir yang berupa titah ke bumi-Bukankah itu adalah raga kita yang sejatinya adalah penghalang untuk menembus ke alam Suwung? makanya raga kita diberi lubang biar roh bisa menerjemahkannya.Dengan menutup ke sembilan lubang kita, bukankah kita bisa melompati tabir? itulah semedi,tafakur,meditasi,konsentrasi.
    Jeng Dewi, tingginya gunung pernah ku daki dan kutanyakan, para pujangga,pertapa pernah ku suruh menceritakan, he…he…he…ketemunya pada “wong angon”-guru sejati.
    Pertanyaannya sekarang Jeng Dewi,sejak kapankah orang jawa menemukan mantra “byaar terawangan….”?
    Apakah warna aura asli orang Jawa/pribumi asli?apakah ada di bukunya Ki Sondong Mandali?
    kulo tenggo lho jeng dewi!

    Salam Damai

  73. ternyata….dewi itu ‘panjang ya….haha

  74. @Indrabayu,

    Selamat datang ! Wah, anda pasti yang paling muda di blog disini (-: (-: Blog ini seperti ‘Universitas/Sekolah Terbuka’ bagi siapa saja yang mau … belajar disini. Belajar adalah proses yang terjadi (untuk) seumur hidup , kita tidak (boleh) berhenti belajar, mendidik diri sendiri. Pilihan anda tidak keliru, disini banyak berkumpul orang2 pinter, ampuh, dan waskita.

  75. Nuwun sewu..
    @ sdr Indrabayu… salam kenal..
    Harapan saya anda adalha generasi penerus yg akan membangkitkan budaya Nusantara ini.
    diblog ini tidak hanya berkumpulnya pendekar yg pinter2 dan ampuh2 sj tapi juga berkumpulnya manusia yg unik2,
    Ada yg sopan sekali, ada yg suka merendahkan diri walaupun dia berilmu, ada yg sok paling bener sendiri dan selalu mengkafirkan orang lain, ada yg suka hal2 yg ghaib, ada yg suka berilmiah, ada yg dua2nya di gabung, ada yg komenya gak jelas tapi suka ngeyel, ada yg suka muter2 terus gak nyampai2, ada yg senang dg romantika masa lalu, ada yg mengaku Jawa tulen tapi ngomongnya pake ane dan ente, ada yg anti pati dg blog ini tapi masih sj berkunjung di blog ini, ada yg suka berpuisi, ada yg suka nyunat perempuan, ada yg suka Parikan seperti saya ini, ada yg kereng ( suka marahi) , ada yg bahasa jawanya mripiiiitt sekali sampai sy yg dr Jatim ini gak ngerti, ada yg harga mati kalo gak hadist dan qura’n gak mau, ada yg bla.bla.bala..wah pokoknya komplit plit plit..
    o.k selamat datang di blog ini, Nasehat saya kalau anda benar2 mau belajar ,
    1, bebaskan pikiran dari dogma dogma yg membelenggu, 2. gunakan nalar dan 3 gunakan rasa 4. jangan takut salah, 5 mintalah maaf kalau salah, ikuti aruran dan keteraturan walaupun tidak tertulis disini ( wah kayak militer aja ya,,)
    oh ya..alangkah baiknya kalau anda ketuk pintu dulu kepada tuan rumah (Ki Sabdalangit) lewat ruang ATUR SABDO PAMBAGYO, supaya pas.

    Katak, kadal melayang,..tak kenal maka tak sayang…

    Asah asih asuh
    Dalbo with love.

  76. ada banyak orang menelusuri tentang huruf mati..alif,lam,mim,dan yang menghebohkan adalah BA..
    sharing kumpulan data hening dan cipta….tentang BA…
    apakah makna ba dan apakah istimewanya BA..
    alqur’an 30 zuz dirangkum menjadi alfateha. alfateha diambil intinya jadi Bismillah..dari Bismillah menjadi intinya dihuruf BA..ba , adalah huruf ezaan arabica yang ke-2 setelah alif.
    lalu diantara seluruh suroh dalam alqur’an terdapat satu suroh yang tidak memakai Bismillah..yakni suroh attaubah….suroh yang ke-9..angka tertinggi adalah 9..
    dari Ba menembus ke angka 2…tembuslah rahasia ke 2 ayat terakhir Suroh Attaubah..antara 128-129..makna intinya tentang Allah dan Muhamamad..
    dalam khasanah ilmu ada elmu yang dinamakan asma sunge rajeh( ciptaan nabi Khidir as ) asma sunge rajeh tertinggi dari asma sungerajeh cirebon adalah asma ke-5 ( INNAKUWWATIN, NAKATA BANNATA,KINNA NATTABA )..diantara asma sunge rajeh baik madure, cirebon etc..terdapat satu asma tertinggi diantara asma asma itu yakni asma pamungkas siliwangi..ternyata bunyinya ialah 2 ayat terakhir suroh attaubah..
    maka kenapa hujungnya ke ayat alqur’an??
    dengan banyak orang mumpuni baik kyai maupun paranormal etc menyatakan bahwa alqur’an dijaga Allah, maka setiap huruf,ayat dan suroh memiliki penjaganya masing2, dengan nama dan ketentuan masing-masing…bangsa malaikat SIRRULLOH..
    bisa dibayangkan jika ke-2 ayat terakhir suroh ataubah itu dibuka isi makna dan hikmahnya..weleh weleh lebih tinggi dari asma manapun????

    itu baru 2 ayat..bagaimana dengan ayat ayat yang lain..sungguh tak terbayangkan..

    ” namun pesan dari RP..2 ayat terakhir suroh attaubah itu lebih menekankan pada penghormatan kita kepada junjungan nabiyulloh muhammad saw, dan meneguhkan menetapkan serta meyakinkan diri bahwa CUKUPLAH ALLAH PENOLONG KITA “

  77. Raja phandita@

    Waw..komplit ya mas,makasi penjelasanya,
    dulu waktu msh SMP sy pernah hampir belajar Sri Murni,mencari alif dan kewajiban menyebut syahadat(maaf kalau slah tulis),tpi sy ga jdi ikut
    Kebetulan waktu kecil saya ingin tau yg bgitu,tpi sekarang sudah tidak,

    Ok kang mas berarti hampir mirip juga yg pernah saya dengar dari kakek saya….sy dkasi tau ttg hruf
    bunyinya kurang lebih begini mas : SA,BA,TA,…,…,…,….,SI,WA,YA (sy singkat karena tkut salah/kualat) huruf ini juga mewakili banyak hal di dalam tubuh manusia,tpi itu ajaran tua mas…pke bnyak simbol,rumit…saya ga enak lanjutin,tkut dkira gurui….

    berarti Alif kesatu dan yang mas sebut itu berada di urutan “kedua” dri yg sepuluh itu (BA) sedangkan menurut pemahaman saya 1 0 (bilangan biner) penciptaan,
    Katanya komputer inipun diwujudkan memakai bilangan tersebut
    sdangkan 9 adalh bentuk akhirnya manu-sia (manuk-sia)/ini rekaan saya pribadi ya mas

    saya jdi mengerti sedikit perbedaanya antara arabic dengan yg tdi saya sebut

    kalau dilihat dari simbol alif yang saya pernah ditunjukkan/pernah saya lihat adalah seperti angka delapan dipotong/menyisakan sedikit potongan disebelah kiri dan kananya/seperti angka o bertanduk ( ’0′ ) (ini kalau ga salah lo mas ya)

    Dulu ketika saya masih tekun belajar meditasi,saya dilihatkan trisula berbentuk tiga buah angka nol bertumpuk…kalau saya amati dan (kalau saya tdk salah ttg bentuk alif) itu adalah angka nol terbawah yg terpotong,jdi klo ditembus ke BA adalah yg keduanya,hingga bentuknya angka delapan,(saya ga tau yang ketiga di arabic apa) yang ketiga dan teratas itu menurut pemahaman saya adalah alam SWAha tempatnya pemilik/pembuat badan ini/wadag…namanya kalau di india disebut Kali/durga…kira-kira seperti itu yang saya pahami mas,

    sayangnya saya sekarang sudah tidak bertualang lagi seperti dulu…kayaknya asik juga mengingat masa lau
    terima kasih masukanya mas,maaf kalau ada salah kata,Selamat Malam

    “Suksma”

  78. Katak, kadal melayang,..Sandal jepit mampir…plak
    tak kenal maka tak sayang…Mau yg sempit…mampir pak…

  79. matur nuwun, kangmas @sen karma
    izinkan saya untuk menimba ilmu disini :)
    saya banyak mendapat (yang menurut saya) masukan dari comment comment
    kangmas kangmas kaliyan mbakyu nan waskita yang ada di kahyangan ki sabda ini :)

  80. @Indrabayu,

    Nek umurmu baru se … umur jagung, lha saya ini harusnya ‘Pakde’ ! (-: Minimal Pak Lik. Yang berhak pakai kangmas itu … bapak atau ibu mu … (-: (-: Salam.

  81. @Indrabayu,

    Fyi – for your information – bahasa Jermannya (jejer kauman) ‘info untuk mu’, Bu Dewi Murni berkembenkan sutra ungu itu kalau panggil saya Pak Lik je …(-: Coba tanya Bu(lik) Dewi ! (-: (-:

  82. DRUPADI
    (the character)

    Sedulur kabeh@Sabda bloger.
    @dewi,mbhpo@JS,cahpathi,o’on.

    Dewi Saraswati Itu lambang Ilmu Pengetahuan, gambar seorang ibu/wanita yg cantik, membawa segala alat tulis dan teknologi….
    » Itu menurut cerita temannya teman saya dan mungkin dari buku bagus yg dia baca.. dan dianya menyarankan sy baca..lalu sy bagikan kesedulur agar tersiar kebaikannya begitu katanya..
    »(bahasa orang yg suka bersembunyi or bahasanya yg terselip.? like the hidden man or pussy cat.. Is this our ” tiang JAWI” character or what.? hehehe…

    Ikut ikutan ah..
    somebody beauty teacher told me» “Be more concerned about character than your reputation becouse the character is ‘who’ you are, and your reputation is ‘what’ other think of you.! >wedawati)”.

    Sifat Saraswati tercermin dalam wayang “bagita” hehehe.. mhn dikoreksi mbhpo@JS nggih..

    @persembunyian dewi Saraswati dalam tabir “bagita” adalah dewi Drupadi..
    Manusia harus sangat maklum thd adik Sang Krisna ini, apalagi Krisna adalah Sang Avatar(awatara) Wisnu.!
    Sifat manusia pintar adalah sangat idealis, plus perfectionist.. shg dg kemampuan hebatnya itu Drupadi memohon kepada Narayana Yang TERHEBAT di alam jagad raya..

    »Berilah Aku seorang pendamping hidup.. dg syarat DIA harus sakti, suci, tampan, bijaksana, adil dan tidak sombong, ksatria hebat, pokoknya yg TER.. .. !!!

    Narayana’pun bersabda :
    »Kamu pasti mendapatkan itu.!
    (Selama kamu ‘menyembah’KU)

    Eh..ternyata Drupadi bernasib sama dg apa yg dia harapkan, setelah di sayembara kan ternyata yg mendapatkan dia adalah seorang ksatria tulen dan tangguh namanya ARJUNA..
    Dalam perjalanan ke pondok pengasingan di HUTAN.. Drupadi terus bertanya dlm hati.. Apakah kakang Arjuna ini benar jodohKu seperti permuhonanku?!
    Akupun baru kenal., semoga Sang Narayana tidak ingkar sabda..!

    Sesampainya di pondok hutan yg sangat sederhana, Arjunapun berkata kepada ibunya yg sedang ada di dalam “dapur” memasak..

    Dari luar.. Arjuna berkata :
    »Oh Ibu yg paling kuhargai dimuka bumi ini.. Aku anakmu.., ini Arjuna, aku sdh menang dlm sayembara dan saat ini membawa “hadiah” yg sangat Indah ini..!

    Dari dapur.. Kunti dewi berkata ;
    »Bagus dan hebatlah engkau anakKu Arjuna..
    »Bagikanlah hadiah yg sangat indah itu kepada “ke empat” saudara saudaramu agar mereka juga mendapat rasa keindahan..!

    Maka jadilah Drupadi bersuami lima..

    So..,
    What are you think about “kitab suci”
    Don go eniwér an don go to dogmatis.!

    @rd
    kalau cerita sang hyang tunggal, wisnu dll, saya sarankan sebaiknya tanya dulu dari temannya teman saya ya… hehehe.. Salam Pelawak.!
    Jatiman.
    RAHAYU.

  83. Salam Mas Ijogading…….

    Faham dan ajaran mayoritas yang bila disandingkan dengan cerita yang Njenengan sampaikan maka dan pasti mereka akan kebakaran jenggot…jangan pakai faham ilmu DOGMA….ilmu dan senjata andalan pamungkas mereka….

    Kalau disandingkan maka berakibat fatal…he he..surga nikmat syahwat manusia atau neraka tempat algojo menyiksa manusia bangsat akan ILANG PLASS…eeh ternyata .. tidak ada he he he……dunia dan alam alam itu yang hanya illusi dari dunia daya pikir……

    Ada dan nampak karena hasil dari daya pikir….. ruang dan waktu yang hanya seperti titik kosong….tiada ada tiada ….sebab dan akibat …itu berasal dari pengetahuan…sesuatu yang berkedudukkan mulia……

    Saya yang menulis dari buku kerpekan tentang ajaran dari Dewi Saraswati…..ternyata ujud kehidupan dan tujuan hidup ini dipilah menjadi 3 bagian pokok yang sebagai dasar. …

    Pertama….terdiri ruang jarak …tahapan dan elemen kandungannya…embuh itu berarti dunia micro macro kosmos manusia dan alam semesta yang bersifat tidak langgeng …rusak…koit………

    Kedua…. alam daya pikir….sesuatu yang berada disetiap ujud materi / manusia sebagai penunjang……

    Ketiga….alam ilmu pengetahuan…..sesuatu yang dipercayai sebagai tujuan dan terminal akhir dari perjalanan manusia…..manusia yang berkedudukan mulia dan damai….

    Kalau semua itu dijabarkan maka akan terjawab kenapa Dewi Drupadi bersuami Pandawa / 5 manusia pinunjul……pernikahan atas anjuran dari Dewi Kunti si Ibu yang sempurna dan sangat berakhlak itu………

    Mas Ijogading…saya hanya menyimak dan masih terus belajar kepada Njenengan…Mas Dalbo….Mas Cah Pathi dan poro Dewa dan Dewi yang lain…untuk bisa pener………….he he si Kebo yang masih selalu ingin nyusu…….Nuwun….

  84. dasar ijogadung…….haha

    dijawab donk….apa bedanya dogma dan aksioma?! huahaha haha….GAK level….

  85. ijogading @

    »Bagikanlah hadiah yg sangat indah itu kepada “ke empat” saudara saudaramu agar mereka juga mendapat rasa keindahan..!
    _______________________________________________________________

    Maafkan Saya yang rendah ingin numpang Koment,tdi udah sempet nulis eh ilang,jdi cape sendiri cuman mau koment tok koq ya susah di blog ini…..hmmmmm

    Kebetulan saya lagi ambil Kuliah Master Sejarah di Belanda kangmas….lgi ga bs bobo…nulis sekenanya ya kangmas,mohon jangan diketawain
    Kebetulan saya Tau sedikit tentang cerita kangmas itu,sebenarnya saya ga enak dibaca banyak orang,Pengetahuan ku cuma segenggam pasir dibandingkan dengan orang Nagari

    Saya pernah Membaca ini berkali-kali…ternyata Semua Itu adalah Wujud manusia Kang mas,

    Khrisna Sebagai Kekang kuda/Atman
    Dharmawangsa sebagai Kebijkasanaan/kewaspadaan
    Arjuna Sebagai Manah/Sifat Kesatria
    Bima sebagai Preman hehee
    Nakula dan sahadewa…ga tau
    Kereta sebagai Wadag dan kuda sebagai Indrya

    Dalam kelanjutan cerita ini sang Khrisna harus mati lo kangmas…tpi ya gpp juga toh…cuman mati koq…..kerjaannya emang kya gtu klie yeee….kerjaan yang aneh…ckckcckk…ada ya yang mau kya gtu….khrisss..khriiss….ada ada aja si khriss…mati koq bilang bilang wkwkwkwwkwkkw

    Singkat cerita : Arjuna Pun Harus diyakinkan Dengan memperlihatkan Dirinya sebagai
    WISHU MURTI Bentuk Maya Tuhan yang Menyerap semua tak terkecuali Malaikat,Dewa,Raksasa,semua ketakutan dan menyembah…namun apa daya tetap terserap…kedalam pusaran KeMAHA Esaan Sejati Dari bentuk maya Tuhan sebagi WISHNU MURTI…
    Barulah disini Arjuna Hilang keraguan,

    tapi sebelum itu Khrisna menjelaskan tentang banyak hal tentunya
    di antaranya tentang alam dan sifat-sifat maya tuhan : untuk pembekalan

    oya mumpung inget minggu lalu saya iseng ke perpustakaan niatnya nyari NegaraKertagama eh ga ketemu,malah dapetnya yang lain,bukunya bagus bnget ceritranya klo ga salah judulnya : Dasaksara,buku cerita tentang Siwa,antara dua ini tergantung sifat kelahiran dan lalu biasanya di bali wishnu/air disimbolkan warna Hitam Kangmas…ga tau klo di jawa…kalau di dalam triloka dia di tengah,Kalau Iswara di Krongkongan,kalau brahma di Pusar….lalu disitu disebutkan lagi……Brahma whisnu iswara(1,2,3) dados asiki(menyatu)mewasta hyang guru/4

    tak lanjut ya kangmas,masih blom bs bobo,

    Di dalam cerita selanjutnya sebenarnya menerangkan hal-hal biasa aja,nothing SPecial….Hanya ada dua jalan menuju satu Seperti kotak pandora,tempatnya di kepala tepat di tengah kening dilihat dari dalam menuju 5 ,Sinar saja,selain itu mengabaikanya adalah keharusan sebagai Bukan Maya

    Kayaknya sih gtu kangmas….Doowwwhhh…bnyak alap-alap…mengganggu aja,huss husss….ntar dlu entaaarrrr……ntar tak temeni maen…. :D
    maaf Kang mas,ada ada aja…ga boleh liat orng seneng nie….qiqiiqi….disininya banyak alap-alap mas…Ujan….jdi Harus ditemenin ngbrol jg biar ga ngambeq…wkwkwkwk…..masukin botol yar kapok yaaa…

    duh cape mas,mo popo dyuuuu…thaaa…..

  86. kalo ‘dewa mu itu…..pake jubah ungu ya?! huahaha hahah ahahahahahahaha………….

  87. @Pakdhe Sen Karna
    nyuwun pangapunten pakdhe, saya tidak tahu tata krama nggih?

  88. ‘@ Bu Dewi, Pak Tembayat, Pak RD, Pak Tommy, Pak Hardi, Pak Widodo, dan semuanya, termasuk kangmas Satria Baja Iteng Baja Iteng ……………………..
    matur nuwun, kangmas @sen karma ‘ …. (Indrabayu)

    ***
    Nek umurmu baru se … umur jagung, lha saya ini harusnya ‘Pakde’ ! (-: Minimal Pak Lik. Yang berhak pakai kangmas itu … bapak atau ibu mu … (-: (-: Salam……………
    Fyi – for your information – bahasa Jermannya (jejer kauman) ‘info untuk mu’, Bu Dewi Murni berkembenkan sutra ungu itu kalau panggil saya Pak Lik je …(-: Coba tanya Bu(lik) Dewi ! (-: (-: (SK)

    @ Jeng DM berkembenkansutraungu (-: ,

    Lho, Indra panggil njenengan ‘Bu’, nek saya malah kebagian …. ‘kangmas’. Apa ora kewalik ini ? (-:

    SK

  89. gelak amat “nak” hati-hati ntar kesedak lo…!
    Kalau ketawa itu “TETEK”nya dilepas dulu,biar gak kesedak….!!!

  90. ANTI KAFIR
    Desember 11th, 2011 pukul 14:34

    kalo ‘dewa mu itu…..pake jubah ungu ya?! huahaha hahah ahahahahahahaha………….

    kok tau?? Sering liat ya?? nge fans donk……. jangan di bom yaa…

  91. sebentar lagi kalau di candi borobudur ada sinar terang seperti bola cahaya putih seukuran bis mengambang diatas stupa tertinggi..maka kalian semua aku undang untuk datang..jangan lupa bawa nasi putih…
    wassalam
    sedangkan krakatau akan segera meletus..segeralah berhati hati bagi yg dekat dengan krakatau…..
    wasssalam
    bagi yang dekat dengan merapi, ada baiknnya mengungsi …merapi akan meletus lagi..
    wassalam
    yang dijawa timur, gempa dekat lumpur sidoarjo akanmengakibatkan kertakan dan lubang yang sangat besar..waspada,jangan terlalu berani melewati tanggul lumpur…
    mengungsilah sekitar 15km dari lingkaran lumpur tanggul..
    ADA KHABAR DUKA CITA DI YOGYAKARTA..beribu ummat berkabung…
    wassalam

    semoga pesan ini tak menjadi benci bagi yang benci pada saya..
    semoga pesan ini dijadikan kewaspadaan bagi semua..
    semoga tuhan melindungi manusia yang baik hati pikiran dan laku lampahnya
    wassalam

  92. Salam……terima kasih Mas Raja Pandhita…….atas peringatan dan saran diatas…..nuwun

  93. GEMBIRA.
    Life must be enjoy,
    Apakah gembira datang dari
    Tuhan GAIB.?

    bergembiralah dlm hidup ini.., seperti kalian dibuat oleh orang tua kalian dlm nyanyian kamasutra…

    Misteri, rahasia, keanehan, kegaiban atau apapun namanya adalah dialektika dan komunikasi manusia dlm mencoba menyatukan pendapat pikiran dan pandangan hidupnya dlm ber-transformasi energi, usaha dan daya,..
    Apa ‘daya’ yg paling pas bagi semua mahluk.? Jawabannya adalah DAYA-GUNA… daya dari usaha untuk selalu lebih terlindungi dan terhindar dari hal yg mengancam dirinya. Apa itu? ke-KHAWATIR-an.
    Daya Guna sering membawa diri yg justru ketemu pintu2 kosong beraneka warna yg justru membuat kecewa dan bersedih.
    salam @dewi ku dari gulagaluku.

    Agama adalah kesepakatan keprcayaan manusia, karena sifat2 sosialnya. Agama sesungguhnya lebih bersifat individu..
    Dari Agama ada pengetahuan batin yg lebih hakiki yg disebut filsafat (inipun sbh kata kesepakatan rasa).
    Agama merupakan jalan untuk bersama sama menuju ke satu titik yaitu.. Semangat KEGEMBIRAan..!
    Sebaliknya untuk apa ber-Agama kalau tidak ketemu gembira dlm kebanyakan masa hidup.?
    Kenyataan banyak saudara kita dg kemampuan hebat agama yg dianut jarang mendapat nuansa “gembira”.. Itu yg terlihat.
    Agama juga berdampak bagi bertambahnya KESEDIHAN diantara kita, seperti salah sangka menjadi perang, makian, cemooh, cacian kedengkian dan segala sumpah serapah yg membuat dendam berlarut dlm relung sukma sebagai manusia individu..

    Agama tidak lebih dari sebuah kata “sangkaan” seperti anda mengatakan “allah” yg harus dilafalkan atau disuarakan dg lidah “menyentuh sang langit-langit dalam diatasnya”.
    Anda tidak punya hak secuil-apapun untuk melarang apalagi menyalahkan orang sebagai pendahulu anda memperdengarkan “allah” dengan lidah menyentuh gigi tanpa banyak menyentuh langit..!

    Apakah lidah tempat “sang rasa” ?
    Apakah ‘allah’ berada di langit..?
    Untuk apa allah dlm keterbatasan di dalam atau diatas langit.?
    Sayapun tidak harus berprasangka buruk yg membuat anda batal untuk bergembira.!

    Seperti saya mengatakan nama @mbahpoJS dgn rasa dlm sangkaan, yg sesungguhnya secara biologis sama sekali tidak dalam garis eyang kakung debog bosok..!

    @mas cupu, wyn arcan..
    Salam sa-ba-ta-a-na-ma-si-wa.. i ya nya mana?, dg kemampuan penguraian anda, membuat sy pribadi berprasangka baik ttg anda dlm penguasaan ‘bagita’mantra.., semoga menambah daya guna bagi individu-individu di blog Sabda ini.. suksema bli.

    @sampurasun kang RP.. raja pandhita.. Kalau seseorang mengatakan anda pelawak, apakah anda marah? Bukankah lawakan membuat orang tertawa dan bergembira..? Ehm ehm.. Apapun kemampuan anda, semoga lebih membuat anda bergembira secara pribadi.. including me and all of us…
    Darah prabu Siliwangi itu darah para-hyang-an.. semoga darah itu tidak membuat kebencian kepada ‘jatiman’ Mojopahit dlm menggapai kegembiraan hidup..
    Dg Kalimat Ber’seri panjenengan itu.. Semoga membuat yg membaca lebih eling lan waspodo.., jauh dari rasa was-was dan bersedih… matur nuwun.
    Rahasia Allah itu rahasia Alam bagi yg terlalu banyak bervariasi dlm berpikir rasa., salam roso2 kang.

    @mas gus’supri Gunung Tidar emangnya ada apa ya.? hehehe.
    Jangan terbang diawang awang, Dari “DALEM” taman sari kraton jogja jalan jalan, kalau ke utara ketemu merapi kalau ke selatan ketemu Ratu Kidul disegoro, dari pertigaan merapi ada jalan ketimur dan kebarat, ke utara sdh buntu..
    Ontorejo anaknya Bima’Sakti.. Kalau jalan.. jangan jauh jauh agar tidak nyasar, tapi kalau nyasar alampun tak akan pernah membuat luka dan sedih.

    @mas dalbo,
    unpredictable source of energy among of us, but we are in the word, we are all the world.. In to catching the joy and warm.
    Dari langit jadi gatotkaca dari bawah dadi ontorejo… semua itu rasanya pahit.. tapi semoga tidak membuat pahit karena pahit itu obat di apotek trijaya.
    jatiman ora iso puitis lho.!

    Salam bimasakti.
    RAHAYU.

  94. Tukang Rongsok@

    maksud dikilokan ituuu apa kang……di jual kiloan ya kang….koq sperti Koran….

  95. ANTI KAFIR@

    Jal,pesan Boss….ambil Gaji KorLap (kordinator lapangan) di tempat boss,
    saudara-saudara lain sudah pda ambil semua,tinggal ente yang belum,
    ana telp2 gda yang aktif nmormu….terpaksa ana pesen dsini…..
    Ente juga jngan lupa Jumat pertemuan untuk strategi selanjutnya…skalian Bagi-bagi FEE jal,..see U,
    ana tunggu Ente scepatnya drumah boss,jangan telpon,ana ada perlu ma ente, …penting,OK

  96. selamat siang mas2 dan mbak2 yang ada di blog ini, salam kenal ya.. Nggak tau kenapa nia nyasar ke sini, tapi blog ini asyik juga lho..

  97. Cepet deh ambil gaji. makan dulu. capek kan koar koar lom bayaran. Ato mnta tukang rongsok duit dulu. hasil jual kiloan QORAN

  98. Anti Pecinta Arca@
    ANTI KAFIR@

    Nah looo’…ktahuan belang lo………..
    noh cpet noh tafir gajian dulu,msa ngaco blog molo ga inget ma gaji…..mpe dipesenin di blog orang sgala….sok penting bnget loe jdi orang…fir……loe pkir bus bisa mke blog orang seenakmu bwat info gajian….dasar ga punya otak loe…..Gajjjjiiii…Gajiiiiiii….cpet pay-daaayyyy pay dayyy…gajiaaan ni yeeeee,cpet fir..ntar kburu abis duit boss loe….gajian gajiaannn…pay day pay dayyy

  99. Anti Pecinta Arca@
    ANTI KAFIR@

    Nah looo’…ktahuan belang lo………..
    noh cpet noh tafir gajian dulu,msa ngaco blog molo ga inget ma gaji…..mpe dipesenin di blog orang sgala….sok penting bnget loe jdi orang…fir……loe pkir bus bisa mke blog orang seenakmu bwat info gajian….dasar ga punya otak loe…..Gajjjjiiii…Gajiiiiiii….cpet pay-daaayyyy pay dayyy…gajiaaan ni yeeeee,cpet fir..ntar kburu abis duit boss loe….gajian gajiaannn…pay day pay dayyy

  100. ANTI KAFIR @

    Waaaaahhhhhh…..gajiang ya bang….bagi-bagi dooonk….
    aku kan baik ma kamu bang….diem-diem aku penggemar koment2 mu lo bang…….ga usah bnyak2 bang….ceban aj ckup bang bwat bayar utang doank bang……
    tx sbelomnya ats att nya bang…salam

  101. salam kenal juga mbak, moga betah di blog ini. Para sederek sedoyo mohon dijaga sopan santun kita dalam menulis demi kenyamanan kita bersama.
    Asah asih asuh.

  102. @Mbak Nia,

    Salam dan selamat datang di blog ampuh ini. Hmm, Mas Sabda itu yang mbaureksa (-:
    - yang punya – blog ini, kalau anda belum tahu. Anda pasti … sangat istimewa, spesial, baru nulis sedikit sudah disambut oleh yang punya blog ! (-: Ini … jarang terjadi lho ! (-:

    Ngomong2, ada banyak orang ampuh – hebat – di blog ini. Tapi, ada juga yang … ‘nampaknya’ ampuh, tapi gak ada … isinya. Malah ada yang mau blog ini …. bubar saja ! Secara keseluruhan blog ini bagus, berbobot, tapi jangan kaget kalau ada tulisan2 yang bernada (sangat) negatif terhadap blog (kejawen) ini. Yang negatif ini cuma minoritas saja, tapi suaranya kerasss sekali. Tong kosong nyaring bunyinya, kata pepatah ‘jerman’ – jejer Kauman.

    Selamat datang di ‘Universitas/Sekolah terbuka Sabdalangit’ !

  103. mas sabda usul ni, gimana kalau blog sabdalangit ini ditambah dg irama gamelan supaya kita lebih kerasan lg di sini seperti blognya mas alang2kumitir hehehe, usul saja mas mudah2an berkenan. salam kenal utk dulur2 semua disini ….salam….

  104. loadingnya nti klamaan bro.. pke musik

  105. NB : SK By micro accumulation

  106. Ijogading@
    maaf kang saya ga brani acung jempol kanan,karena saya cuman berteori,
    muka saya kcil SuarA sy serak he he jDi terpaksa Jempol saya masukin kuping kannmas,suksma atas Wejanganya

  107. @Ijogading
    Aku yo asli jatiman ker..

    Tentang lembah tidar, terus terang aku gak tahu apa-apa, itulah sebabnya aku pingin tanya kepada para winasis lan sesepuh yang tahu persis.

    Aku hanya dapat gambaran adanya semacam sinar kristal sebagai sinyal ( tanda ) di seputar makam Syech Subakir ( siapa beliau aku juga gak tahu ) yang diperlihatkan ada di sekitar magelang, lembah tidar sebagai tanda puncak goro-goro yang mungkin akan berlangsung tak lama lagi.( Candi lebih besar dari Borobudur diikuti dengan 3 gunung meletus hampir bersamaan dan ….banjir bandang sampe koyo-koyo tanah jowo iki sinigar dadi loro )

    Terus terang sudah beberapa tahun ini mata ini selalu dibawah kesana. Saya sendiri juga gak tahu apa berada di forum ini bisa kasih jawaban untuk semua beban pikiran ini atau malah bikin masalah untuk orang lain.

    Mau tak simpan sendiri bikin nyesek dada, kalo sekarang dikeluarin kok ya rasanya salah tempat lha wong ini forum yang berbeda….

    Cuma ada satu hal yang bikin dada ini sering nyesek…semua pemberitahuan itu bener terjadi dan aku cuma boleh ngeliat / nyekseni…

    Permohonanku semoga ada yang mau dan mampu bertindak untuk mencegah ( kalau bisa dan diperbolehkan ), dan tolong… aku ojo diguyu ….

    Salam Jatiman

  108. JS @
    Ada dan nampak karena hasil dari daya pikir….. ruang dan waktu yang hanya seperti titik kosong….tiada ada tiada ….sebab dan akibat …itu berasal dari pengetahuan…sesuatu yang berkedudukkan mulia……
    __________________________________________

    Itulah Akar Pengetahuan ANDA,Tidak Akan mampu Lebih Dari itu,
    Jika Perak Dibentuk perhiasan akan menjadi perhiasan perak,dibentuk dari emas menjadi hiasan emas,
    jika dari Berlian atau Lazuardi jadinya ,……, ???………….who knows !!!!!

    Entahlah……EGO itu terlalu mengakar dan membutakan…ataukah sebaiknya kita mencoba merendahkan hati sedetik saja…..hanya sedetik…dan mulai membuka-buka kamus sifat-sifat iblis yang sudah ada di ACASIC RECORD masing-masing….. mungkin sekedar KEMUNGKINAN akan sedikit beruntung di kemudian waktu,

  109. Gus Supri @

    DOA anda sangatlah MULIA,rasa cinta anda kepada sesama terurai dan mencair disini….di…NAGA’RI ini mencintai Lebih banyak orang-orang seperti anda yang saya MULIAAKAN,
    karena permohonan anda adalah sama permohonan setiap insan yang sudah memohon jauh sebelum tanda-tanda terompet sangkakala HADIR,
    Lipat BEBAN’MU naiklah GIRI KESADARAN sempurna/sejati karena BE’NING itu AKU
    Pandanglah MATAHARI’MU sesaat hingga engkau lupa arah PandangMU,
    maka kedamaian ITU menyelimuti MU menuju

    RASA malu dan semua RASA adalah SEMU adanya,
    ITU bukan sifat SEJATI ksah’tri’a DHARMA sejatinya KSATRIA
    Oleh sebab DHARMA SEJATI adalah kesatria yang meng’ATAS’i/MERAJAI semua RASA’NYA pun AKU meng’ATAS’i KEMATIAN’KU

    Jika Oleh sebab ini dada’MU bergejolak ITU’lah Keberadaan’KU

    Cintailah Ciptaku seperti juga mencintai’KU
    SEMOGA DIMUDAHKAN
    ASMWWB/AAA/OS

  110. @Gus Supri
    Ijinkan saya sedkit menanggapi ,sebenarnya disini banyak para winasis yg ada cuma hanya lihat2 saja tak mau coment.

    kang supri,beberapa waktu yg sy pernah menulis disini tentang tugu yogya dan kyai spanjang,dan secang kalau digabung maka lebih lengkap dan informatif,tapi ini bukan untuk menakuti atau ndisiki kerso,artinya kita diberi warning untuk bersiap siaga soal waktu itu hanya Tuhan yang tahu,manusia diberi hak untuk usaha.Ketika Sodom dan Gomora mau dihancurkan Lewat Nabi Luts memberi peringatan pada kaum itu,tapi malah diejek,ditertawakan namun Tuhan masih memberi penawaran kalau masih ada 5 orang beriman saja maka akan di undur.

    Coba kita sambungkan dan ulas,
    Saat itu dari ujung barat saya melihat ketimur,semula saya menuju ke solo tapi oleh seseorang supaya saya menuju kearah Secang dari mata ketiga saat itu muncul sebuah nama Sultan Agung Hanyokrokusumo,lalu saya menuju Secang tapi dari kejauhan kelihatan asab putih kehitaman membumbung tinggi.Kalau dilihat kondisi sekarang gunung Sindoro aktif,mungkinkah letusan itu gunung Sindoro nantinya.Gunung sindoro daerah Temanggung.Dalam gambar yg saya dapat sebuah tugu kecil tanah disebelahnya terbelah/menganga tapi belahan tanah ini masih bisa disantukan lagi oleh seseorang dg sebuah tongkat,Menurut ramalan Ratu Adil akan keluar saat ada letusan Merapi yang mungkin bisa membelah Yogya -Solo(Bedahing Ngayogyokarto lan Surakarto kairing bledosing redi Merapi,tumuwuh lahiring Ratu Adil).

    Dalam lain waktu sydiminta untuk tanya kepada Kyai Spanjang,lalu ada apa dan korelasinya ?Dari penelusuran kayi Spanjang adalah tombak yg dipakai oleh Syeh Subakir untuk mengusir jin/siluman dan mendesaknya ke gunung dan pantai selatan.lalu tombak kyai spanjang dikubur di gunung Tidar,makamnya sekitar 2M,sedang makam syek subakir yg disitu sebenarnya hnyalah petilasan,sedang syek subakir kembali ke bagdad.Tempat yg sdh dikuasai syek subakir lalu diberi tolak bala/ditumbal salah satunya adalh gunung Tidar.Gunung Tidar merupakan pusar tanah jawa,bila patok gaib gunung tidar goyah atau tercabut/dicabut maka pulau jawa bisa goyah atau bahasa lain sesuai yg dimaksud dalam ramalan yogya solo terbelah karena letusan Merapi ,sindoro dan gunung disekitarnya.

    Borobudur adalah salah satu gerbang energi yg cukup besar selain di Yerusalem dan Ka’bah.Maka ketiga tempat itu sejak zaman dahulu oleh para lelhur dijadikan tempat ibadah.Dari ramalan Indonesia akan menjadi mercusuar dunia, dan nusantara akan menjadi kiblat dunia,itu artinya gerbang energi Yerusalem dan Mekah akan menyatu di Borobudur,maka bagi yg bisa melihat di borobudur akan terlihat energi yg sangat besar dg warna-warni saat ini kemungkinan hijau.

    Segala sesuatu memang sudah digariskan oleh Yang Maha Kuasa,jangan melihat adanya peristiwa alam itu sebagai azab/hukuman tdk selalu benar,benar salahnya tergantung dari mana kita melihat dan bisa sangat subyektif.Kalau saat ini Gunung Gamalaama meletus tdk ada yg bilang kalu itu azab kan,semua diam kenapa,tapi yg meletus Merapi atau yg lain hujan kutukan azab.

    Dibalik musibah ada anugerah,dibalik pertobtan ada pengampunan,dibalik pengampunan ada Rahmat.Yogya Solo semarang,(joglosemar) dulu pernah saya katakan akan sering mendapat musibah dan itu merupakan ujian bagi umat manusia agar lebih memupuk pohon kasih sayang,agar hatinya melek rasa kasih tidak buta kasih sayang.Dibalik ujian yg maha berat itu wilayah Joglosemar terpilih menjadi lahan tumbuhnya bibit unggul jago wiring kuning yaitu satria piningit Ratu adil yang akan membawa nusantara jadi Mercusuar dunia.Jerbasuki mowo beo.
    Gunung Merapi simbol/kedaton Semar begitu juga gunung Tidar.Sultan Agung Hanyokrokusumo memperoleh wahyu keprabon di Tidar,dan kelak SP RA terlahir dari jalur beliau yg dilahirkan disegitiga Joglosemar.
    sekian dulu

  111. the
    HABIT
    (Source of Nir)

    Sang Mijil (kelahiran) tanpa mampu untuk memilih hari bulan tahun dari dan dimana Sang “bopo-biung” kita berada,, apakah karakter(kwalitas) kita datang hanya dari setelah lahir.. oh @karma..

    @mas widodo,
    Sugeng dinten aksoro kajeng kliwon kulantir, anggoro/rabu, Rahayu, Selamet Raharjo,. Wilujeng Alamin, Nama menunjukkan makna kejujuran. Ortu kita selalu memberi nama sesuai dg karep:
    “bayangan dari angan -CITA RASA, “CIPTA dan KARSA’. agar nantinya bermanfaat(berdaya-guna) bagi segala mahluk dan Alam dlm hidup kita.
    Kejujuran kadang terdengar “nylekit’ setajam silet.. yg justru menyayat sukma kalbu kita sendiri..

    @dewi, my gulagaluku..
    entahlah kulo niki, mboten saget memuji anda untuk mengatakan yg lebih lagi selain “you is my little Saraswati in millennium era”… Salute for ur emotional flexibility like mas Sabda the “source of Nir”, mas Cahpathi, mas Dalbo..dan pinisepuh yg lainnya.. calm like ocean of “teduh”.
    Do you think “that” me like stormy water Atlantic inside Pacific area ?
    Ehm ehm.. warm blower kiss f u in all night on ur empty space sleeping.

    @mbhpoJS,
    TIGA nuansa kebatinan terasa pahit, kenapa bisa begitu mbah.. mohon petujuk kenapa terkadang saya menjadi liar begitu.. Apa karena kuncinya diranah “empedu”.?

    @mas Gus’pri,
    Mas, di pulau menjangan Bali Barat ada PURA, arca mahkota Gajah Mada, saat saya(sering) kesana membawa niat, tapi hati ini sulit untuk sungkem di hadapan Mahkota arca, Energy Beliau, pemangkunya tanya ke saya, darimana nak dapat cincin yg kisanak pakai? saya bilang ini pemberian sesepuh di “…”Bogor Prabu Siliwangi.., terus pemangku mengatakan: lepaskan itu ya nak..(Saya sadari ada sejarah majapahit vs parahyangan waktu itu).
    Mengenai jatiman dolan dolan ke TIDAR, ya mas kalau mau buka tabir itu seperti buah “simalakama” seperti kalau tabir ka’bah dibuka” apa “kita2 yg muslim “sudah siap” mau melihat wujud lambang arca LINGGA itu.. apa mau naik haji lagi kesana .. hehehe.. ibaratnya kalau ingin tau, apa setelah tahu kita tidak gundah dan gulana? Mas mau masuk ke “saringan” lapis mana.. karena dimensi “triloka” pada kebanyakan bangunan bersejarah yg sangat banyak terpendam di bumi nusantara ini.
    Bagus sih kalau kita harus membatasi keinginan… »Apa yg “Ada” tiada pernah tidak Ada…
    apa yg “tidak-ada” tiada “Pernah Ada” ….bagita(Avatar). Kita jauh lebih susah menghadapi manusia..

    ACINTYA,
    is this ur name?
    (cld u pls what is that mean)
    Apakah sudah nuwun sewu sama yg punya @Sabda.blog.?
    Beliau yg mbaurekso disini, kami hanya penyamun yg ngunduh ilmu “teduh” di lautan kehidupan..
    Salam kenal, saya tidak harus menjawab apa dari tulisan anda, karena pengetahuan mbak sdh tercermin dari cara yg ditulis..
    Mungkin saya sedikit menyimak maksud hati, dlm batasan yg masuk ke wilayah “kepercayaan” manusia, di India, bagita(bagavad gita) begitu kental dipakai sebagai suluh kehidupan umat hindu disana, kalau nanti sempat singgah dari New Delhi minta info guidance ke banyak perGURUan, terutama arah ajaran Wisnu (padepokan Sila/Shri Prabu Pad). Beliau disana benar2 100% meYAKINi Khrisna adalah avatar(awatara) Wisnu. Banyak kaum seleb amrik dan dunia kesana, di India sana ada 3 aliran yg dominan, Rama/Khrisna/Sai Baba, Brahma Kumaris, dan Ciwa’is.
    Nah di nusantara kita yg tercinta justru kandungan dan peradaban “utuh” triloka-trisakti ada di pulau Jawa terutama di Bali…yang menurut teman temannya kawan kakek saya seorang petapa, wiku, bagawanta serta ki aki dan kyai.. seperti itu. Saya disuruh menyepi di alas purwo belajar sama “demit” kemudian jadi “dedemit” masuk pintu gerbang berwarna hitam.. Begitu kira kira.. untuk mengenal isi perut Sang Guru Semar alias Hyang Ismoyo cikal bakal semua aliran animisme, dinamisme, agama yg ada diatas bumi ini.
    Salam wayang.

    Jatiman.
    RAHAYU.

  112. the
    HABIT
    (Source of Nir)

    Sang Mijil (kelahiran) tanpa mampu untuk memilih dari dan dimana Sang “bopo-biung” kita berada,, apakah karakter(kwalitas) kita datang hanya dari setelah lahir.. oh @karma..

    @mas widodo,
    Salam Sugeng enjing, Rahayu, Selamet Raharjo,. Wilujeng Alamin, Nama menunjukkan makna kejujuran. Ortu kita selalu memberi nama sesuai dg karep:
    “bayangan dari angan -CITA RASA, “CIPTA dan KARSA’. agar nantinya bermanfaat(berdaya-guna) bagi segala mahluk dan Alam dlm hidup kita.
    Kejujuran kadang terdengar “nylekit’ setajam silet.. yg justru menyayat sukma kalbu kita sendiri..

    @dewi, my gulagaluku..
    entahlah kulo niki, mboten saget memuji anda untuk mengatakan yg lebih lagi selain “you is my little Saraswati in millennium era”… Salute for ur emotional flexibility like mas Sabda the “source of Nir”, mas Cahpathi, mas Dalbo..dan pinisepuh yg lainnya.. calm like ocean of “teduh”.
    Do you think “that” me like stormy water Atlantic inside Pacific area ?
    Ehm ehm.. warm blower kiss f u in all night on ur empty space sleeping.

    @mbhpoJS,
    TIGA nuansa kebatinan terasa pahit, kenapa bisa begitu mbah.. mohon petujuk kenapa terkadang saya menjadi liar begitu.. Apa karena kuncinya diranah “empedu”.?

    @mas Gus’pri,
    Mas, di pulau menjangan Bali Barat ada PURA, arca mahkota Gajah Mada, saat saya(sering) kesana membawa niat, tapi hati ini sulit untuk sungkem di hadapan Mahkota arca, Energy Beliau, pemangkunya tanya ke saya, darimana nak dapat cincin yg kisanak pakai? saya bilang ini pemberian sesepuh di “…”Bogor Prabu Siliwangi.., terus pemangku mengatakan: lepaskan itu ya nak..(Saya sadari ada sejarah majapahit vs parahyangan waktu itu).
    Mengenai jatiman dolan dolan ke TIDAR, ya mas kalau mau buka tabir itu seperti buah “simalakama” seperti kalau tabir ka’bah dibuka” apa “kita2 yg muslim “sudah siap” mau melihat wujud lambang arca LINGGA itu.. apa mau naik haji lagi kesana .. hehehe.. ibaratnya kalau ingin tau, apa setelah tahu kita tidak gundah dan gulana? Mas mau masuk ke “saringan” lapis mana.. karena dimensi “triloka” pada kebanyakan bangunan bersejarah yg sangat banyak terpendam di bumi nusantara ini.
    Bagus sih kalau kita harus membatasi keinginan… »Apa yg “Ada” tiada pernah tidak Ada…
    apa yg “tidak-ada” tiada “Pernah Ada” ….bagita(Avatar). Kita jauh lebih susah menghadapi manusia..

    ACINTYA,
    is this ur name?
    (cld u pls what is that mean)
    Apakah sudah nuwun sewu sama yg punya @Sabda.blog.?
    Beliau yg mbaurekso disini, kami hanya penyamun yg ngunduh ilmu “teduh” di lautan kehidupan..
    Salam kenal, saya tidak harus menjawab apa dari tulisan anda, karena pengetahuan mbak sdh tercermin dari cara yg ditulis..
    Mungkin saya sedikit menyimak maksud hati, dlm batasan yg masuk ke wilayah “kepercayaan” manusia, di India, bagita(bagavad gita) begitu kental dipakai sebagai suluh kehidupan umat hindu disana, kalau nanti sempat singgah dari New Delhi minta info guidance ke banyak perGURUan, terutama arah ajaran Wisnu (padepokan Sila/Shri Prabu Pad). Beliau disana benar2 100% meYAKINi Khrisna adalah avatar(awatara) Wisnu. Banyak kaum seleb amrik dan dunia kesana, di India sana ada 3 aliran yg dominan, Rama/Khrisna/Sai Baba, Brahma Kumaris, dan Ciwa’is.
    Nah di nusantara kita yg tercinta justru kandungan dan peradaban “utuh” triloka-trisakti ada di pulau Jawa terutama di Bali…yang menurut teman temannya kawan kakek saya seorang petapa, wiku, bagawanta serta ki aki dan kyai.. seperti itu. Saya disuruh menyepi di alas purwo belajar sama “demit” kemudian jadi “dedemit” masuk pintu gerbang berwarna hitam.. Begitu kira kira.. untuk mengenal isi perut Sang Guru Semar alias Hyang Ismoyo cikal bakal semua aliran animisme, dinamisme, agama yg ada diatas bumi ini.
    Salam wayang.

    Jatiman.
    RAHAYU.

  113. @Ki Nara Singa,

    Matur sembah nuwun atas siraman bathinnya, agak plong rasanya.
    Saya merasa kurang bisa ngatur rasa, masih sering meledak .
    Sekali lagi matur nuwun.

  114. Ki Tembayat ingkang winasis

    Matur sembah nuwun atas semua pembabarannya,terima kasih.
    Semoga kita masih diberi kesempatan untuk saling berbagi, dan semoga semua orang mau berbenah diri.
    Seandainya…

    Salam

  115. @Indrabayu,

    Kemarin itu saya cuma … guyon saja lho, biar anda gak … takut2 …(-: (-:

    Anda harus tahu kapan orang itu serius, kapan dia cuma guyon (-: – berhumor – dan kapan dia cuma … mbelgedes – nggedabrus, omong asal bunyi. Kadang2 memang susah dibedakan antara ke tiga hal itu tadi. Fyi, saya cuma mau mengatakan kebiasaan,tradisi orang Nusantara ,yaitu menggunakan sebutan Mas,Mbakyu,Kang,
    PakDe/Lik,BuDe/Lik,dll.

    Sebenarnya kalau Indra mau panggil saya kangmas, ya saya gak keberatan kok. Mungkin di ‘kehidupan yang lalu’ saya ini kangmas anda (-: (-: Peneran, siapa tahu ini bisa membuat saya tidak … awet tua lagi (-: (-: Mau menyapa tanpa sebutan, juga gak apa2. Kata Mbak Juliet, pacar Romeo dalam drama karangan Pakde Shakespeare :

    ‘Apakah arti sebuah nama ? Yang kita namakan mawar
    Dengan nama lain pun akan tetap wangi.’

    Konon, hal2 yang penting itu sering tidak kelihatan. Pakai Pakde/mbah tapi tanpa … hormat, ya gak ada gunanya .

    Selamat belajar di sekolah/universitas terbuka Sabdalangit ! Semoga anda bisa lekas pinter dan ampuh seperti … Wisanggeni !

  116. ijogading @
    (master )Saya disuruh menyepi di alas purwo belajar sama “demit” kemudian jadi “(ching)” masuk pintu gerbang berwarna hitam
    _______________________________
    hmmmmm (hai)…. Quick & Correct,the place name is sohang,that kind of black hole…the place with no end,the place with many trap,jika ada seseorang yang sudah memahami daerah alas itu,tepat,Nirv is in yor hand,konon kabarnya di als itu ada pintu khusus demit yg hanya bs dimasuki para demit yg sdh bs keluar msuk ke sana…..ataukah coba cari di dalam kurung secara berurutan) i wrote on top !!!
    nanti sy ksih tau alamt teman yang lebih mahir,dia sangat baik,pasti dibantu.good luck

  117. Ijogading@

    is this ur name?

    Sang Mijil (kelahiran) tanpa mampu untuk memilih dari dan dimana Sang “bopo-biung” kita berada,, apakah karakter(kwalitas) kita datang hanya dari setelah lahir
    ____________________
    rewind your soul journey for last ten year,After 1999 u visit me 2 or 3 mybe 4 time :D hope u remember it,
    ____________________
    darimana kamu menyelam dari situ pulalah kita akan kembali,
    apakah ketidak Damaian awal kita menyelam dari itu pulalah kita akan berakhir@karma
    semua alur seperti sungai menuju laut,semua tau itu…..apakah semudah itu…..tentu tidak….ya…kakangmas Sanghyan ijo-gading manunggaling raga…….he he he….
    betapa indahnya hidup ini jika semua orang bisa berbagi seperti ini,dan jika
    saya kumpulkan koment-koment saya jadi satu akan jdi sebuah puzzle atau buku kalie ya kang mas…..sungguh hidup ini sebuah misteri yang harus dipecahkan,hanya dengan waktulah yg menjawabnya…kita hanya berhak pada kerja……sang AKU lah penentu hasilnya……kadang saya bisa membaca ketidak sabaran saya sendiri….tpi itulah system canggih yang dbuatnya…..tentu bukan karena alasan seadanya……iya kan kakangmas ijo gading (manunggaling raga/nirv mania :D)

    AAA

  118. kereteg hate
    krakatau benar-benar sebentar lagi..waspadalah…
    dan yogyakarta ada apa kilauan berkabung begitu riuh…hitam

    namanya juga kereteg hate, kadang salah kadang benar….

    pangrango-pangrango-pangrango

    wussssssssssssss

  119. Ijogading@

    mungkin itu pulalah Tuhan tidak menurunkan Cap Chay,sayur or bening ke dunia…..tapi hanya tumbuhan sayur yg kadang hrs ditanam dan dipelihardl a sebelum bisa dijadian Cap chay…..ataukah penggorengan….tpi adanya justru…biji besi yg harus diolah menjadi besi kemudian penggorengan…..atau sutil…atau dan atau lagi…maafkan saya….. :D ….. masalah adalah jalan tercepat untuk ber-Evolusi………MYBE OR NOT MYBE…. bagaimanalah mungkin tanpa baju selam yang memadai kita akan mampu bertahan menyelam ke DASAR SAMUDERA…..this is not about smart…..its pure about WISDOM…and what wisdom for…..is to know the holly spirit…and….then way HOME…….MYBE OR NOT MYBE………

    oya tdi mlem sy cerita ttg diri sy ya kangmas…..saya jarang jalan keluar mas…..lebih nyaman didalam rumah dan melihat dari Windows sj…..diluar terlalu ramai dan banyak kendaraan lalu lalang….rumit,dalam rumah sy mrasa simple….nyaman…damai…. ..walaupun akan jdi agk kuper….tpi itu bagian dari memory dissolution untk menyelesaikan kuliah Master sy dsini

    dan org jarang mngenal sy,(seperti tinggal dirumah kaca aja kayaknya he he…jdi putri kaca..)..tpi klo sy mau tau pasti sy cari tau….dan berbagi spt cyber inilh satu-satunya jalan menikmati kesendirian sy ketimbang jalan sana sini….walaupun sulit dan agak lama meloading topic2 dsini…..

    awalnya sulit meninggalkan teman–teman main dan di awal saya mau ambil kuliah….bapak sy yg hnya kepala sekolah SMA 3 di kota sy menanyakn alsn sy pergi jauh,lalu dia sedih dan agak tersinggung…krn sy syang bnget sma bapak & bapak sebaliknya…rasanya sperti perjuangan melawan kematian rsanya….
    tp ya bgtulah kang mas…menaklukan kematianpun adalah sebuah keharusan untuk meraih cita-cita……trnyata ikatan karma lbih rumit dr yg kita duga….antara kuliah atau melepakan teman dan sahabat…bahkan kepala suku/bapak sy :D
    .tpi tentulah tidak smua org sama skenarionya….

    jika bukan krn kerinduan pd Pengetahuan sy yg besar,lebih nyaman kyaknya balik ke nol lgi waktu di TK…bermain dan bermain….tp begitulah adanya….sekali kt mngikuti jalan itu…tak kan ada jlan untk kembali…kecuali menyelesaikan……ataukah mengulang lgi taun depan/remidi…cape jg klie ya kangmas……..jujur sy cape disini,membosankan,ribet,rame,penuh aturan ga jelas……….
    I NEED TO HOME VERY SOON…istirahat dan menikmati kedamaian di negeri Asal,
    “wat a beautiful”

    MAAFkan atas kelancangan curhat saya kangmas,trims

  120. ACINTYA
    Engkau Ada dan Tiada, seperti Sinar yg selalu membuat Terang Semesta Alam.. tanpa mampu untuk ku’raih. Engkau Ibu segala warna, Ibu segala sinar.. Durga pun harus merasa iri dengan kelembutan ArdenareswariMU .. duh@Gusti..

    inref@acintya.
    rewind your soul journey for last ten year,After 1999 u visit me 2 or 3 mybe 4 time :D hope u remember it,
    -oOo-
    Ow ow ow, “acintya” you predicted my own in around to 11 years ago.. how great YOU are.. How could it be ur time tract energy to know how I’AM to visit YOU.. while I had been on evacuation in jungle in a half year.. and the other quarter month’s I take course in perth australia.
    Maybe I visit You in my time on jungle or maybe or not to be.

    The imagination is what we hope inside and the planning is our mind to set-up HOPE to be reality.
    So, how the reality could be fulfill our enough.?

    Seberapa kuat harapan untuk mengendalikan nafsu.?
    Seberapa kuat nafsu yang membuat kita berharap.?
    Seberapa hebat kemampuan diri untuk memuaskannya semua.?
    Apakah kepuasan hidup hanya berwujud realitas kasat mata sebagai pembuktian.?
    Apakah hidup untuk mencari kepuasan.?

    Akupun harus membatasi diri dalam kewajaran keliaran yg liar dlm menggapai angan dan harapan..
    Akupun belajar sadar dan menjadi iri untuk berharap menjadi Angling Dharmo sbg burung nuri yg selalu bernyanyi GEMBIRA.

    Salam
    gembira.
    RAHAYU.

  121. Udah gosoto k gigi mas,koq bau kencing onta

  122. @ Kang Ijo Gading,
    wah ada sobatnya ya?Salam kenal @acintya, disini banyak demitnya lho! ikut menyimak Kang!

  123. Cah Pathi @
    salam kenal juga kangmas

    hahahahaha….biasanya demit kesadaran Ketuhananya rendah,itu sebabnya beratus-ratus taun jabatanya slalu itu itu aja ga bs jdi malaikat he heee
    apakah kira-kira Bisma juga akan melakukan hal yang sama ya….????….tpi maaf….saya lagi ga mood mbahasnya…..lagian saya ga ikut-ikut waktu kejadian itu…..yang realitas kita sekarang aja lebih menarik dan dinamis untuk di bahas…

    jika pertanyaanya Apakah saya harus takut….. :
    PENGETAHUAN MULIA HANYA AKAN MENGHASILKAN KEMULIAAN,thats it.

    Apakah dengan ini akan menghasilkan HAL BURUK…apa perduli SAYA….Haruskah SAYA PERDULI…..HARUSKAH TUHAN’MU PERDULI….saya tidak bermaksud kasar lo (mohon maaf sebesar-besarnya dan seluas Cakrawala…MAAFKAN KEBODOHAN SAYA….)…akan tetapi saya punya sedikit ARGUE tentang apa yang saya maksud……

    Kalau boleh saya akan contohkan :
    LAKI + PEREMPUAN menghasilkan keturunan/penciptaan…
    LAKI perlambang pemimpin/imam –
    PEREMPUAN perlambang Asuh(pengasuh)/pemelihara/Per(EMPU)an,…ahhh rumit pke yg ini,terlalu vulgar…

    Saya pakai simbol SEGITIGA aja YA :
    Nb : Segitiga perlambang CAUSE = Penyebab/Asal?wit/Leluhur
    (causa prima = Penyebab Pesempurnaan/Asal Kesempurnaan)

    + LAKI (AKASA?Bapa/Romo) : Kita lambangkan segitiga keatas melahirkan sifat kepemimpinan/ksatria,mencari jalan untuk perkembangan hidup
    + PEREMPUAN (PERTIWI/Ibu/Empu) : Kita lambangkan segitiga kebawah melahirkan sifat memelihara/asuh/empu

    dari semua Sifat Kelahiran itu tentu mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing,
    Lalu untuk melahirkan kesempurnaan gabungkanlah keduanya dengan CINTA-MULIA yang akan melahirkan ANAK/KESEMPURNAAN,
    Tentunya dengan pengetahuan itu pulalah orang-orang TUHA kita dahulu kala selalu mengatakan BAPA AKASA-IBU PERTIWI…bukan karena AS-BUN aja Bro…

    jika itu digabungkan dalam cinta…hmmmmmmm..C.I.N.T.A nih ye..Me’LAHIR’kan sesuatu……….(min tambah plus samadengan X hahahaha)
    Selanjutnya tentulah akan ada pertanyaan(naluri ni yeee) : apakah yang dilahirkan ituuuu…..ya anak lah…mso jin & jun….. :D …….

    Kira-kira Tuhan akan menjawab (itupun klo Tuhan ga sedang bobo atau holiday :D ) :”JIKA PERTANYAAN YANG DIMAKSUD DALAM KONTEKS SPRITUAL”
    yang di Lahirkan adalah : KEMULIAAN

    Mengapa kamu begitu YAKIN TUHAN : (saya aja yang pura-pura jadi tuhan ya,supaya irit……)
    Sambil menguap dia akan menjawab : Manusia yang memahami Kedua Unsur Welas’Asih oleh MAHA cipta’KU,adalah manusia (bukan Hanya) yang mendekati kesempurnaan budi,jika IA mampu menggabungkan BAPA AKASA-IBU PERTIWI maka IA akan menjadi mahluk termulia di BUMI INI,

    lalu Tuhan melanjutkan : klo loe ga percaya juga…guwe jelaskan lagi…..kata Tuhan begini :
    ++ Untuk Menjadi pemimpi….eh pemimpin(segitiga ke atas/bapa/akasa….kamu haruslah lahir menjadi seorang laki-laki
    + + Untuk menjadi Empon.asuh/inang/sifat memelihara/wisnu kamu akan kulahirkan menjadi Per-EMPU-an dan jika kamu ingin menjadi keduanya…kamu harus mengalami dua kehidupan….
    ++ Jika ingin menjadi keduanya dalam satu kehidupan kamu harus mengalami kematian/Mengatasi kematian dan lahir kembali di satu kehidupan yang sama (reinkarnasai)…..jika kamu sanggup kamu adalah yang TER-MULIA dari CIPTAKU DAN MEWARISI SIFAT-SIFAT CIPTA dan MAHA’KU……untuk INI tak ada keraguan ……..itulah kotak pandora yang aku simpan kuncinya dalam dirimu masing-masing…aaahkkk…udah akhhh…..guwe mau bobo lagi : begitu kata Tuhan,(kalau aku TAKUT,itu tandanya masa PENSIUN’KU sudah DEKAT)

    Kenapa saya bisa tau….lah wong saya’nya sering breakfast koq dengan Belia’U…kadang dia yang bilang Good Morning duluan….kadang saya yg duluan…pokoke udah kaya sohib Abeeezzzz dah….hehehe (MAAFKAN AKU TUHAN,Kikuk)….Believe it or Not….

    kata Tuhan lagi : mau loe percaya ma guwe Ato kga….bukan urusan Guwe….Tidak akan merubah apa-apa….oleh sebab…”AKU TAU APA YANG KUMAU”…kikuk…: Katanya,
    ….cuwek bebek guwe itu klo ga salah waktu “AWAL” guwe mencipta dulu itu dengan suatu maksud tersembunyi dech…….guwe lupa……kayaknya ada sebabnya dech….
    entar guwe buka-buka kamus’KU dulu yeee….sabar ya…….ooo YA ini ADA….
    ……..disini tertulis dan terukir : guwe udah siapin koq semua peralatanya dalam tubuh wadagmu itu..loe mau perangkat keras atau lunak…dsitu udah komplit plit Alias PA-LU-GA-DA (apa elo gwa ADA )…termasuk kunci kotak PANDORA yang Kumaksud untuk meraih KESADARAN SEMPURNA….
    ” Manunggaling BAPA AKASA -IBU PERTIWI ” Hasilnya hanya KEMULIAAN,selain itu NOT MY REAL PRODUCT,saya tidak bertanggung jawab terhadap product GAGAL……….

    Kalau ga PAHAM kemuliaan itu apa cari aja di kamus Besar Karma/AKASIC RECORD/kamus besar catatan seluruh perjalan hidup dari beberapa kali kehidupan yang pernah masing-masing individu lalui,dan sudah juga kusertakan di dalam diri kalian masing-masing,bagi yang AWAM : Akasic rcoed ini akan aku buktikan ketika menjelang ajal : kaset/CD ITU akan berputar secara OTOMATIS/ON
    dan kamu akan menyaksikan semua kelakuanmu itu dalam putaran yang sangat cepat…dari itulah kamu yang awam akan merasakan ketakutan neraka yang sebenarnya-benar….kalau ga percaya Ehipasiko/Alami ndiri…nanti tak temeni…he heee…..iki…iku..iki…iku…jadinya kikuk…
    NB : Dan Bila kamusnya ga ketemu : saya buka les privat : biaya $100/sekali Konsultasi,lah saya kan juga butuh hidup pak jadi harap makalum,untuk ini saya SERI’US Looooo !!!!!!

    Seterusnya untuk membantah kecue’kan guwe terhadap elo-elo pade…Kata Tuhan lagi saking keselnya :
    guwe juga udah siapin Hukum Karma Oleh sebab aku tidak terikat pada Maya’KU/Cipta,KU…….
    Jika “ELO” sudah dihinggapi Rasa Kerinduan Kepadaku…elo bakal merangkak sendiri mencari KU( Tuhan akan Datang Apabila kita SIAP)…..begitu “KATANYA”
    ( inilah juga yang akan menjelaskan tentang REINKARNASI : oleh sebab Welas-Asih melalui MAHA KASIH’NYA….TUHAN kepada Ciptanya/manusia Demi Tujuan ber’Evolusi/mengembangkan (hampir) KESEMPURNAAN/KESADARAN SEMPURNA )…….selesai…tentu tidak….

    Katanya lagi : dengan Engkau Mewarisi Sifat WELAS ASIHKU…KABAR’kanlah tentang AKU melalui Pengetahuan “MAHA AGUNG” yang “KUWARISKAN ITU”
    ( la iki sing erpot) kepada Ciptaku yang lain dengan CINTA-KASIH seperti ENGKAU mencintai AKU…
    kata TUHAN lagi : Nota-Bene(dengan catatan) Janganlah Engkau menghinaku Dengan Menjual pengetahuan’KU hanya untuk menyambung Hidup…oleh sebab AKU melalui sifat ke’MAHA TAHUAN’KU Akan kutambahkan Segalanya PADAMU…..(Tuhan berguman dalah Hati : Loe pkir guwe Priuk Nasi,kikuk)
    ( ATMAN AIKYAM BRAHMAN,AKU – ITU)

    Saya pernah membaca Veda berulang kali,di masing-masing tahapan saya membaca ayat dan bab yang sama..namun didalam memahami ayat yang sama itu dengan pemahaman yang berbeda dan lebih luas disetiap pengulangan tsb….
    apakah karena veda adalah pengertian Universal ataukah tergantung tingkat intelektualitas/ppencerahan kita yg berbeda-beda di saat kita membaca…entahlah…..EHIPASIKO ( Lihat,Datang,Buktikan)……..
    bagaimana mungkin brosur makanan bisa mengenyangkan,bagaimanalah juga Orang lain yang ujian aku’nya yang lulus..lusss….improoofsible….kikuk

    kemungkinan karena itu pulaa di dalam Veda tidak menyertakan nama penciptanya(nabi)…(saya ga tau pasti apakah demikian adanya,itu hanya dugaan saya yang oleh sebab pengetahuan saya yang rendah ini…kikuk)
    …..mungkin jg karena penulis veda sangat menyadari semua pengetahuan yg dia peroleh dari pengetahuan yang ada sebelumnya,lalu dia tidak merasa berhak merasa memiliki/menciptanya…mungkin krn itu juga dinamakan VEDA yg terjemahanya sangat sederhana yaitu VEDA = TAU/PENGETAHUAN (bisa saja WIT/asal pengetahuan itu dari tanah jawa pada jaman Ice Age para penghuninya mengungsi ke himalaya bersama-sama pengetahuannya,termasuk jg suku maya)
    kalau saya ditanya…saya jawab Ga tau,waktu itu saya sedang Liburan/hOLY’day

    SEMUA MANUSIA MEMPUNYAI HAK YANGS SAMA, Demit di alam kesatu/alam rendah yg NB juga Cipta’NYA…minimal berevolusi ke alam kedua(intelektualitas) dari kedua menuju ketiga (sor-ga/kerajaan maya)….selanjutnya alam mengatasi pikiran(ALAM GELAP) alam ke empat……kemudian NirVana=tanpa maya ( tanpa dunia vana/moksa/TAN/NIR,Alam tanpa APA-APA,ALAM KEBEBASAN/Tidak Terikat/Tanpa Ikatan/Kebebasan UNiversal/KEDAMAIAN dan bnyak lg )
    kalau ga ada apa-apa disana….ngapain juga Itu diributin and di akuin sebagai milik sendiri yang konon-katanya ada SK/BERSERTIFIKAT RESMI bercap Jempol TUHAN
    (emangnya sejak kapan TUHAN punya Tangan,trus jarine piro,opo ono jempole juga ya….aduh mak….pusing aku)

    lalu kenapa dlakukan dengan kalimat trsembunyi sebab memerlukan naluri besar,kesungguhan hati dan tingkat kecerdasan tertentu untuk memahami dalam mencari-cari sesuatu…sebagai pencerahan awal…apapun niat Awalnya…akan berakhir pada kemuliaan itu sendiri….kelaut bro….jdi asin semua…hehehehhe..
    kalau bs saya contohkan Lembah Tidar : bisa saja kalimat tersembunyinya berarti mati dahar(kematian ekonomi) tapi itu kan dugaan,dari dugaan orang akan mencari tau mengapa dinamakan demikian dan seterusnya…..

    seorang anak kcil yag ditakut-takutii ortu untuk maksud kebaikanya sendiri dan kebetulan sifat kelahiran anak ini pemberani secara naluri,justru akan melahirakan anak yang sebaliknya,yaitu dengan nalurinya tsb (terlepas apakah dia sadari atau tidak) akan berusaha mancari tau..mencari dan mencariii dan orang yang mencari ujungnya pasti MENGETAHUI/PEMBUKTIAN,TAU/VEDA/PENCERAHAN/KEMULIAAN/INTELEKTUAL sesuai Sub bidang yang ditekuni…
    mengenai…besar kecil-luas sempitnya pengetahuan yang dia dapat/hasilkan……walah U alami aja sendiri/Lihat,datang dan Buktikan…. seperti kotak PAN-DORA(DORAemon) he heee….kikuk (maaf jeng dewi yang saya muliakan……saya curi ungkapan cinta yang yahut bin cihuuuuyy mu ini…maafkan Atman saya-aku adalah kamu-kamu adalah aku :D )

    apakah saya orang Idialis “mybe YA” dan saya akan lanjutkan
    “SAYA IDIALIS NON SKEPTIC”……..think about that :D

    MAAF uraian/tulisan saya panjang,jika tidak berkenan saya mohon dengan segala kerendahan hati…..JANGAN DIBACA

    SALAM KI DALANG CUPU AS

  124. Cah Pathi @
    dari : ACINTYA
    Desember 14th, 2011 pukul 10:25

    OoHHH ya saya lupa,
    Sese’ORANG/WONG/WAYANG yg Merindukan :Manunggaling Bapa Akasa-Ibu Pertiwi …….Tentulah Bukan Orang-orangan/Bukan Orang Sceptic (Peragu/Pencuriga) …melainkan Orang yang sangat memahami Arti HIDUP dan KEANTUHAN,
    ….dari pengetahuan itu pulah akan ter’BANGKIT’kan Kerinduan pada MA-NUNGGAL/TUHAN/AKU DAN BAPA SATU…..Orang seperti Ini Biasanya mempunyai KELUHURAN BUDHI YANG TIDAK TERCELA…oleh sebab “ITU” orang-orang seperti beliau-beliau ini sangat mengetahui dimana rumah/tempat Transitnya ketika meningglkan dunia ini………untuk ini tiada keraguan,…… nah..setelah bertualang-Bhuana di alam setelah kematian tersebut…..ternyata oh ternyata….lumayan membosankan dan Kurang lengkap perabotanya……..Naluri Mulianya pun akan mempertanyakan…..is that ALL..or…..there’s….somthing bigger than this……Demikianlah terjadinya pergumulan berupa pencarian-pencarian yang lumayan melelahkan…..and so’on…and so’on,

    Menurut Kamus Lain yang saya pernah baca waktu pengungsian saya di
    “HUTAN TAN NAMA”…..Manusia jenis ini manusia setingkat malaikat….yang artinya…manusia yang selayaknya melampaui Kelahiranya/Maya….Dan (hampir) tanpa DOSA,
    Orang seperti yang dimaksud inipun di bekali peralatan/mesin cuci/tong sampah untuk mencuci baju dan membuang kotoran bajunya ketempat sampah/alaminya/alam masing-masing/sesuai kebutuhan…….selayaknya bagaikan mengelap DEBU di atas CERMIN dengan alat yang tersedia di tubuhnya….

    Menurut Buku Panduan ITU lagi ( Katanya) :
    MA-NUNGGAL(AKU-BAPAKU SATU,ATMAN AIKYAM BRAHMAN)……
    Se’PATUT’nya LAH (tidak-LAH) Orang-orang seperti ini menjadi TERIKAT (MALA-IKAT = IKAT-MALA)…..selayaknya IA tidak menjadi MALAIKAT yang EGO’is (Maafkan saya,Tat Twam Asi,Atman Aikyam Brahman,AKU-ITU)
    melainkan oleh sebab ketidak terikatan pada MALA/Tak terdistorsi MALA tersebut Mampu MENYADARI Ke’LUPA’an manusia lain sebagai Sampah Cosmic/debu negatif yang meng’IKAT para Manusia yang Seharusnya MAMPU di bersihkan dengan peralatan (lapCermin)) yang di miliki oleh masing-masing malaikat HIDUP ini…..dikumpulkan (selayaknya cleaning service) lalu di ubah menjadi (karma) Bahan bakar untuk Melesat ke atas seperti Sebuah ROKET yang membutuhkan BAHAN-BAKAR yang cukup untuk menembus Lapisan ATMAOsfer Bumi menuju Ruang Hampa……yang menurut bisik-bisik tetangga dari tetangganya Teman PEMBANTU pemilik “Hutan Tan Nama” ini bahwa PESAWAT Yang Bisa Digunakan Adalah Pesawat Yang Dirancang Khusus dan Dilengkapi peralatan KHUSUS,ga bisa pke pesawat Komersil biasa…karena akan hancur berkeping-keping begitu menyentuh (sebelum) UJUNG ATMAOsfer tersebut….
    …….itu sih Baru Katanya loooo…..sekali lagi “KATA’NYA BRO”………

    AAA

  125. @ACINTYA

    “M E R D E K A”

    wah pelan-pelan atuh MANG-

    Salam S U B UD

    Damai

  126. ijogading @
    Kangmas SABDA LANGIT@

    Salam ketresnan Kangmas Sabda : mohon maaf kelancangan saya di kahyangan ini,
    saya butuh sedikit ruang dan waktu melepas kepengapan dan kebetulan saya membuka Blog yang indah ini,dan setelah ini hanya sunyi,mohom maaf atas keliaran saya,krn sifat kelahiran saya,
    Saya pun pernah tidak mengerti dengan Pesan bapak saya sebelum meninggalkan saya :pesan singkat ketika saya remaja,beliau hanya berkata
    sifat Mayamu adalah :WISNU berbadan BRAHMA,
    entah karena itukah saya menjadi bersifat liar,mohon maaf sebesar-besarnya,tapi di Blog ini hanyalah mengisi waktu senggang Kangmas SAbda lalu kenyamanan ruang dan waktu Kangmas-kangmas disini,dan sejatinya alur sy ini untuk Perkenalan kpada para penabuh genderang,terompet taun baru diperdengarkan Pekerjaan diluar sanalah pekerjaan saya yang sebenarnya untuk penghidupan ini,
    dan semua itu akan akan berlaku dalam keheningan,setelah itu sunyi,maafkan saya.

    Ijo gading@
    (terima kasih mperingatkan untk PERMISI diri ke empunya blog,lali,tx)
    maaf KANgmas IJO-GADING kalau saya salah duga,saya pernah dikunjung (2-4 X ) sinar Ijo-Gading,mungkin hanya bias sinar matahari dikepala sy membuat saya ber ilusi,sekali lagi maaf kangmas!
    sya jarang mau lihat bentuk,tdk sperti dulu-saya mengabaikan bentuk,hanya fokus pada sinar-suara, MAAF kalau salah orang…mungkin yang lain,lalu setelah ini saya kembali hening,SUKSMA

    MAAFKAN SAYA

  127. Cah Pathi @
    njih kangmas,maaf

    iya kangmas waktu sy sempit,sy ngtik sambil berkemas-kemas,jdi agak sangar he he, setelah ini saya Off blog,lgian mau dket taun baru,mau jalan nyari petasan sma dengerin orang niup trompet, heheheh……
    habis itu baru bs agak nyantai diam dirumah aja lanjutin kuliah,pasti kangen deh ma blogger2 di kahyangan ini,sayangnya harus balik pulang ga bole engga sma bapak,trims udah mau nemenin share orang gila kya saya,makasi

    salam dalang

  128. Salam Mas Dalang yang banyak nama………

    Saya juga dan sudah membaca apa yang Mas tulis….sayang bahwa saya tidak mampu menerjemahkan intelektual Mas karena saya orang yang telmi dan manusia jadul yang jarang dan terlambat belajar……lalu berubah ujud saya menjadi si kerbau yang dungu…..

    Saya juga membaca tulisan Anda yang sepertinya berbau spiritual dan tentunya sangat mengerti tentang dimensi dunia manusia yang memang aneh dan ajaib…..Ilmu dan spiritual Anda yang sepertinya sudah lulus ujian akhir dari yang selalu Maha Hidup……..

    Pintu ruang jasad dan ruang alam kejiwaan saya buka blak dan silahkan Anda datangi rumah saya…kapanpun….sesuai dengan ilmu Anda yang sepertinya hebat dan mumpuni yang sudah Anda dapat dan sudah Anda pelajari dalam hidup dan ilmu yang Anda duga dari pemilik hidup sampean atau dari guru sejati sampean….he he he Anda yang sepert…..bapak…mbah dan mbah kakung saya…..yang memanggil saya dengan kata NAK………

    Saya tunggu ujud energi Anda untuk mendatangi saya atau anak anak saya karena menurut anak anak saya dalam kondisi seperti itu ruang dan waktu tidak berlaku……..hormat saya untuk paduka Dalang Kondang…..

  129. Arek iki pinter banget yooo… ngomonge nyrocos. Sekolahe mestine dhuwur tenan. Nganggo boso londo barang. Jan persis londo di dong. Ga peduli sopo seng di jak omong. Corone di rungok no karepmu ora di rungok no yo karepmu. Mbahas soko ngendi wiwitane ndi mbahas opo tekan ndi gak cetho. bener iku yen diarani gedhe rumongso utowo rumongso wes gedhe. Seng tuwo ngalah. ben wae di pek penere karo seng enom. wooo…. kuwalik .. seng enom ngalah… seng pener seng tuwek..

  130. Nuwun sewu..
    @ Gus Supri..
    Semua kitab itu di tulis olah manusia, walaupun itu di yakini dan di imanai sebagai Wahyu Tuhan, tapi tuhan tidak pernah menulis kitab, yg nulis adalah manusia, dan tidak hanya satu manusia sj yg menulis kanya, Gus pasti dah faham kan apa dan siapa manusia itu? (tandatanya besar Gus) satu2nya kitab yg di tulis oleh Tuhan sendiri yaitu kalo orang jawa bilang ‘Papan tanpo tulis” adanya ya di Alam raya ini dg segala, proses, gejolak, simbolic dan dinamikanya, Jadi kebenaran cerita Adam dan Hawa itu berlaku ribuan tahun yg lalu, sama seperti dulu orang percaya bahwa bumi ini datar, nah kebenaran Cerita Adam dan hawa sekarang dah nggak relevan lagi, Ingat Alam semesta adalah dinamic, tidak static, sedangkan acuhan pada kitab bersifat statik, nah di sinilah para beiliver/ orang2 yg beriman sering kewalahan ketika terjadi fenomena alam yg baru sdgkan jawabanya tidak ada di Kitab2 garing itu, dan sebagai pelarianya paling2 kita bilang “Hanya Tuhan lah yg tahu”..he.he.he…

    soal Fosil manusia di perkirakan lebih dari 500.000 tahun Gus. Fosil Javanicus cantropus erectus yg di temukan di Sangiran (Solo) sj berumur krb lebih 1jt 500 tahun,

    @ Ijogading
    Kalo Cinta sdh melekat Tahi kucing pun terasa coklat, tapi kalu cinta sdh oncat, duhh lebih baik kiamat…
    Oh ya kang Njenengan kok selalu bilang Nothing to be FREE, so let me ask..what is realy holding you back????

    @ Dewi…” Mencintaimu Adalah Mencintai hidup”

    @ Cah Pati..

    Duh.. ampun galak2 to mas mundak kabur tu murid2 yg baru..
    Keris adalah juga sebagai simbul Ilmu/ kesaktian, di sengkelit/ ditaruh di belakang pinggang maksudnya, ” jgn memamer2 kan ilmu/kesaktian apa yg kita miliki jd di simpan saja di belakan agar tidak ada yg tahu”, lain halnya dg saudar2 kita yg di Aceh/ daerah lainya rencongnya/ golok di sengkelit di depan, dg tujuan mungkin menakut2ti siapa sj yg melihatnya atau musuhnya,
    ini tidak berarti di Jawa lebih baik dari pada yg lain, hanya berbeda saja filsafatnya..
    Sor mejo ono ulane, jo gelo wis carane..

    Asah asih asuh.
    Dalbo with Love

  131. @ gus supri, bu guru dan pak guru semuanya…salam hormat.

    biar tambah hangat aja,
    diskusi siapa mahluk pertama di bumi ini ga akan ada habisnya, ahli agama kalo sudah nyerocos dengan segala dalil dan ayat buat yang meng-imani tentu masuk di akal, begitu juga teorinya kang Darwin juga secara ilmiah ala ki lanceuk kang o’on tentunya juga benar…

    Adam a.s bukan manusia pertama yang di ciptakan Allah, melainkan mahluk pertama yang di bentuk…
    manusia pertama (manusia purba) di ciptakan Allah lewat sabda-Nya (firman-Nya), langsung ADA dari sebelumnya TIDAK ADA karena Allah menghendaki…itulah yang disebut DICIPTAKAN.
    Adam a.s di bentuk (bukan diciptakan) dari material yang ada di bumi yakni debu tanah…

    hampir sebagian besar manusia yang ada sekarang adalah hasil cangkokan antara anak cucu adam a.s+ hawa dengan anak cucu manusia purba sehingga munculah ke aneka ragaman ras….
    hampirlah tidak mungkin manusia purba afrika yang tiggi gede keling mata belo segede lampu belor kaya si gerandong menghasilkan keturunan manusia-manusia sempurna berkulit kuning dan bermata sipit seperti orang cina atau menghasilkan wanita-wanita ayu wong jawa dan gadis bahenol ala mojang priangan pujaan akang tea…..

    jangan percaya si-kami cuman lagi ngigau aja..he.he.he…

    wallahualam

    nuhun.

  132. Salam Mas Dalbo…..Mas Cah Pathi………

    Saya sedikit usul saja.dan hanya ilmu gathuk………
    Keris mungkin bisa diartikan sebagai suatu simbol roso dan ilmu orang Jawa…..
    Iilmu roso pangroso orang jawa yang mengajarkan andap asor dan saling menghormati sesama manusia…..semua pepadane urip itu sama derajatnya karena semua itu adalah mahluk Gusti Allah dan meskipun beda dalam ujud fisik derajat pangkat……dan kalau sudah begini maka tidak ada sopo siro sopo ingsun dan tentunya hal ini tidak ada pendholiman dan perbudakan kemana manusia lain……..

    Keris Raja…patih…hulu balang mungkin tidak sama bentuk dan isinya dan menurut saya keris menggambarkan status pangkat dan derajat penyandangnya dan tetap tidak boleh dikedepankan demi ego atau kepentingan pribadinya dan karena itu keris diletakan dibelakang…..keris yang sebagai pengingat bahwa manusia penyandangnya harus tahu siapa dirinya dan tahu tugas masing masing ketika sedang dan dalam bermasyarakat atau bernegara………..

    Keris yang ketika dikeluarkan adalah diwaktu dan dikeadaan yang sangat penting dan hal yang sudah bukan main main maka disitulah akan terlihat siapa dan apa dirinya ………

    Blangkon yang menurut ilmu gathuk saya adalah lambang kawicaksanaan manusia Jawa tentang ilmu roso budi dan keadilan atau sebagai sifat dari Gusti ……
    Blangkon yang diletakan dikepala dan gelung yang dibelakang yang artinya manusia dalam berpikir harus menjalankan sesuai dan seperti ilmunya yang sudah didapat dan disimpan rapi / digelung / digulung dan disembunyikan dan tidak harus diketahui orang lain dan dipamer pamerkan….menjalankan hidup yang berdasar dari ilmu Gustine dan ilmu atau pangerten itu harus sebagai dasar dalam segala tindakan……..mohon maaf bila salah….nuwun…..

  133. apakah hanya sekedar JOG….eh….joke maksudnya…….hehe

  134. little joke Jeng?….haus gak jeng?

  135. wong gajah ajah ikut berdoa….buktinya…..

  136. dunia bak panggung sandiwara dan senda gurau…….

    dan penontonnya sedang kepanasan……air….air….air……………………..dam………

  137. jadi teringat syair lagu…..kolam susu jen g dew i……

    bukan lautan tapi kolam susu…………………………….dung…………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 895 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: