RUNTUHNYA SEBUAH (jembatan) DINASTI

Awan Naga Tenggarong

RUNTUHNYA SEBUAH (JEMBATAN) DYNASTY

GURUKU BERNAMA TUMBUHAN

Oh…Pameungpeuk…

PROLOG

Jembatan Kukar

Sehari menjelang 1 Surà, pada hari Sabtu Pon, 26-11-2011 pukul 16.10 Wita (sudah masuk peralihan malam 1 Suro) di mana sebagai saat memasuki sengkala taliwangke atau kematian. Jembatan itu memasuki usianya yang ke-11 (sêwêlas) jembatan megah sepanjang 500 meter sekaligus sebagai simbol mercusuar Kabupaten Kutai Kertanegara runtuh dalam waktu beberapa detik. Beberapa pekerja dan banyak orang-orang yang sedang lalu lalang di atas jembatan menikmati panorama alam serta kemegahan jembatan menjadi korban. Dikabarkan ada sebanyak 40 mobil, 1 bus karyawan, 1 bus umum tenggelam, truk trailler, puluhan sepeda motor hanyut dan diperkirakan lebih dari 60 jiwa melayang terseret arus sungai Mahakam yang dalamnya lebih dari 50 meter itu. Ironinya, ia runtuh disaat usianya memasuki tahun kesebelas (sêwêlas) di mana merupakan pralampita kawêlasaning Gusti. Apakah semua ini artinya? Musibah ? Tanpa menggunakan referensi, petunjuk, dan analisa jelaslah peristiwa ini dapat dikategorikan sebagai musibah. Azabkah ? Semua musibah boleh saja dinilai sebagai musibah, boleh pula dinilai sebagai berkah. Tinggal dari sudut pandang mana kita akan menilai dan memaknai suatu peristiwa. Semua orang bisa saja mengatakannya sebagai azab tuhan atau mekanisme hukum alam. Namun persoalannya bagaimana cara menjelaskan hubungan sebab akibatnya jika memang dinilai sebagai hukuman ? Memang tampak paradoksal, tetapi jika kita tahu duduk permasalahannya barulah mafhum atas peristiwa tragis tersebut.

PEMIMPIN TANPA LEGITIMASI ALAM

Istana Lama Kerajaan Kutai Kertanegara sekarang menjadi museumKekuasaan turun-temurun era pemerintahan sekarang, dari ayah turun ke anak. Walaupun dilaksanakan Pemilu langsung bukanlah parameter signifikan adanya legitimasi politik secara obyektif, apalagi legitimasi oleh alam dan yang transenden (wahyu). Faktanya, saat ini beaya politik mampu menggantikan wahyu kepemimpinan (berupa téja yang melesat merasuk ke dalam tubuh si calon pemimpin). Untuk saat ini mayoritas pemimpin daerah maupun pusat menjalankan kekuasaannya dengan tanpa wahyu. Orang zaman sekarang lebih percaya “wahyu” berujud uang daripada wahyu yang sesungguhnya. Yakni cahyà sejati berasal dari inti hidup (sang wisnu) sebagai pertanda atas keselarasan manusia dengan hukum tata kosmos. Termasuk di dalamnya adalah restu dan dukungan dari yang transenden atau supernatural being mencakup para para leluhur dan seluruh penghuni dimensi metafisik (astral). Lain halnya masyarakat kita di masa lalu begitu memahami jika seorang pemimpin adalah orang yang mendapat wahyu yang artinya ia menjadi manusia pinilih, terpilih oleh mekanisme hukum tata keseimbangan alam. Oleh sebab itu pemimpin yang memiliki wahyu mendapat semacam “jaminan” bahwa kepemimpinannya akan membawa kemakmuran bagi masyarakat dan lingkungan alamnya. Untuk pemimpin zaman sekarang, boro-boro mendapat wahyu dan apalagi tahu bagaimana seseorang agar bisa mendapatkannya, sebaliknya orang zaman sekarang kadang menganggap wahyu sebagai omong kosong, bullshit, musrik, sesat dsb hanya karena tidak ada dalam kamus suci. Ya, tak dapat dipungkiri orang merasa lebih aman dicap memberhalakan uang daripada menyandang tuduhan-tuduhan tersebut. Apalagi pilihan itu lebih menguntungkan secara materiil. Namun sebagai konsekuensinya, kasus-kasus politik, malapetaka, musibah dan bencana datang silih berganti. Akan tetapi orang cenderung mencari-cari alasan pembenar untuk menghibur diri dengan menganggap malapetaka sebagai cobaan bagi dirinya yang beriman dan cobaan atas misi-misi mulia yang ia jalankan. Konsep cobaan memang masih laku dijual pada saat kondisi kepepet.

Jika rakyat Kukar mau mengevaluasi kira-kira apa yang telah diberikannya kepada alam, selain mengeksploitasi hutan dan buminya serta pembangunan simbol-simbol kemegahan super mercusuar. Ironis memang, di mana Kabupaten Kutai Kertanegara menyandang predikat sebagai Kabupaten terkaya di antara kabupaten-kabupaten seluruh Indonesia dengan PAD kurang lebih sebesar Rp. 2,5 triliun pertahun pada periode tahun lalu, tetapi sedikit masuk ke wilayah pinggiran saja maka kita akan mudah mendapati hutan dan jalanan rusak parah di mana-mana. Sangat kontradiktif. Bandingkan dengan Kabupaten sahabat saya Ki Alus & Mas Kumitir di Sidoarjo, sebagai kabupaten terkaya di Propinsi Jawa Timur, rasanya sulit sekali hanya untuk melampuai PAD sebesar Rp. 300 milyar saja. Apabila permainan kekuasaan seperti ini terjadi 20 tahun lalu barangkali efek hukum sebab akibatnya belumlah secepat saat ini yang seringkali terjadi secara spontan. Di masa lalu bahkan mungkin untuk sementara masih bisa lolos dari jerat hukum tata kosmos. Namun jika terjadi pada saat ini resikonya akan lebih besar dan cepat terjadi hari pembalasan. Saat ini di mana putaran hukum sebab akibat terasa lebih cepat, terlebih genderang kebangkitan kesadaran spiritualitas sejati Nusantara telah ditabuh oleh sang pamomong Nusantara, Sabdopalon dan Noyogenggong. Itu menengarai bahwa kini saatnya seluruh leluhur bumiputra perintis bangsa cancut taliwàndà, njêjêgaké sàkà guru bangsa agar supaya kembali kepada jati diri manusia nusantara. Saat ini sebagian generasi penerus bangsa sudah kebablasan. Para moyangnya sendiri leluhur bumiputra perintis bangsa, diangap demit, jin atau setan penggoda iman. Sementara sebagian yang lain meletakkan leluhurnya sendiri tak ubahnya tamu hina di rumah sendiri. Padahal beliau adalah nenek moyangnya sendiri yang telah mewariskan kemerdekaan, kekayaan alam yang berlimpah, tanah subur makmur, dan mewariskan segenap tata nilai luhur yang dapat menjadi pedoman sikap dan perilaku arif bijaksana dalam hubungannya antar manusia dengan manusia, manusia dengan lingkungan alam, manusia dengan mahluk halus, binatang dan tumbuhan telah dirusaknya. Lantas di mana wujud bakti generasi bangsa ini kepada para leluhurnya ? Generasi yang durhaka dan lebih suka menjadi pengkhianat atas perjuangan para leluhurnya di masa lalu tentu akan menimbulkan bencana kehidupan. Malapetaka, skandal politik, musibah dan bencana alam akan selalu ada mewarnai sepanjang tampuk kepemimpinannya.

RUNTUHNYA SEBUAH DINASTI

Istana Kutai KertanegaraBukannya ikut-ikutan latah, dahwèn dan opèn, atau mau mengait-ngaitkan runtuhnya jembatan dengan nasib sebuah dinasti. Mau dianggap ngóyówóró, celoteh, apapun jenisnya juga tidak apa-apa, mónggó. Sukur-sukur jika mau dijadikan bahan evaluasi diri bagi siapapun yang sedang memimpin di wilayah manapun. Peristiwa naas itu sudah terjadi dan menjadi tengara akan runtuhnya “dinasti Kutai Kertanegara” baru. Waktu yang akan membuktikan. Bukan tanpa sebab, seperti yang telah penulis uraikan di atas. Ini persoalan seberapa besar bakti yang dilakukan generasi sekarang kepada para leluhur besar yang berada di Kutai Kertanegara. Apa dan bagaimana yang sudah dilakukan terhadap YM Sultan Aji Sulaeman, YM Sultan Aji Parikesit, Ratu Bungsu dan masih banyak lagi. Sehingga leluhur sudah merasa enggan terhadap nasib anak turun beserta warga di sana. Tentu saja leluhur tahu persis siapa saja orang-orang zaman sekarang yang masih peduli dan menghargainya walau hanya sekedar menegok batu nisannya saja. Wahyu dan ndaru akan melesat ke arah timur laut menuju Kutai Timur, di mana para pemimpinnya beserta rakyatnya lebih memahami akan arti berbakti kepada para leluhur bumiputra perintis bangsa. Tidaklah mustahil wilayah tersebut akan segera menggeser prestasi Kab Kukar sebagai kabupaten terkaya seindonesia.

Kiranya belumlah terlambat, barangkali kisah selanjutnya akan berbeda bila peristiwa naas kemarin sore dapat dijadikan sebuah cambuk penggugah kesadaran untuk lebih menghormati dan menghargai nilai kearifan lokal (local wisdom), di mana erat kaitannya dengan wujud bakti kepada moyangnya. Generasi yang penuh bakti adalah mereka yang selalu eling sangkan paraning dumadi, ingat akan asal muasal hidup dan apa tujuan dan tanggungjawab hidup berikutnya. Generasi demikian ini tidak akan pernah melupakan kebaikan dan jasa orang lain. Kebaikan selalu dibalas dengan kebaikan, bak pantun berbalas, ia akan gayung bersambut menjadi berkah yang berlimpah ruah.

TUMBUHAN ADALAH MURSYIDKU

Salah satu hukum alam tata kosmos yang telah berkali diajarkan oleh seluruh tetumbuhan di permukaan bumi ini. Mari kita cermati, tumbuhan mendapatkan energi hidup dari tanah, namun tumbuhan akan mengembalikan kesuburan tanah melalui guguran daun-daunnya yang jatuh ke bumi kemudian berproses menjadi kompos.

Tumbuhan butuh mineral dari dalam tanah, akan tetapi tabiat tetumbuhan selalu memberikan suplay air kepada tanah, tetumbuhan menangkap air hujan dan embun untuk kemudian tanah menyimpannya lagi. Tumbuhan dan tanah adalah dua makhluk dalam simbiosis mutual. Faktanya tumbuhan telah jutaan tahun bertindak arif dan bijaksana, dan tak pernah melakukan kesalahan sedikitpun. Tumbuhan seolah memiliki kesadaran tata kosmos, ia menjalani hidup selaras dan harmonis dengan ketentuan alam. Tumbuhan telah menemukan hidup yang sejati sedari awal. Manusia yang pandai tentu bersedia berguru kepada sang mursyid yang tak pernah salah dan bohong, yakni kepada tetumbuhan. Manusia akan meraih hidup yang sejati, jika hidupnya mampu memberikan kehidupan bagi seluruh makhluk, seperti halnya dilakukan oleh kaum pepohonan. Terimakasih guru ku !

Di saat alam memberlakukan hukum-hukumnya secara ketat, di saat para leluhur serempak njêjêgaké sàkà guru bangsa. Tak ada kunci sukses lahir dan batin selain menjadi generasi penerus yang mampu menyelaraskan diri dan harmonisasi dengan keseimbangan tata kosmos. Tak ada pilihan yang lebih mulia selain generasi harus berbakti kepada para leluhur bumiputra perintis bangsa. Sebagaimana anak yang berbakti kepada kedua orang tua. Caranya mudah, jangan remehkan dan hinakan nilai-nilai kearifan lokal. Sebaliknya hayati, dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab ia mengandung nilai-nilai luhur sebagai hasil rangkuman atas suatu hubungan yang selaras, harmonis, dan seimbang antara manusia dengan lingkungan alam tempat di mana mereka hidup regenerasi selama ratusan bahkan ribuan tahun lamanya. Sebaliknya, menjadi generasi durhaka dan pengkhianat bangsa, cepat atau lambat malapetaka pasti akan terjadi. Sebab berarti pula telah melawan ketentuan alam serta tidak selaras dan harmonis dengan keseimbangan tata kosmos.

BELAJAR LEBIH HIDUP

Jembatan itu hanya beberapa ratus meter jaraknya dari Pasarean Agung YM Sultan Aji Sulaeman, YM Sultan Aji Parikesit, dan YM Ratu Putri Bungsu di Kota Tenggarong. Peristiwa rontoknya jembatan megah dan terpanjang di Kaltim itu masih merupakan teguran awal. Boleh jadi merupakan bencana bagi Pemerintah Daerah, sebaliknya bisa jadi merupakan tengara terbukanya pintu berkah bagi rakyat di sana di waktu yang akan datang. Akibat pengabaian atas teguran itu tidaklah mustahil di tengah tampuk periode pemerintahannya terjadi gejolak yang berujung lengser keprabon, atau bahkan berujung kematian. Sulit untuk mengelak dari jeratan hukum alam kecuali manusia mau eling dan waspada, yakni menempatkan dirinya agar selalu berada pada koridor hukum tata keseimbangan alam. Lagi-lagi, sebuah peristiwa naas bertepatan pada saat R-1 sedang mengadakan hajatan resepsi pernikahan putranya. Sebagai orang Jawa yang telah hilang kejawaaanya, pernikahan itu dilaksanakan tanpa mengindahkan wêwalêr dan paugêran. Justru dilaksanakan tepat pada 3 sengkàlà besar yakni ; malem Suro, serta dilaksanakan hingga 1 Surà bertepatan dengan neptu Minggu Wage tibo làrà. Satu Suro tali wangke, alias mati dan sakit di bulan keramat. Di mana pada saat-saat seperti itu seharusnya orang memanfaatkan waktunya untuk banyak-banyak mengevaluasi diri sembari lebih manembah kepada Tuhan. Semua sudah kadung terjadi. Mudah-mudahan beliau masih ingat bahwa hitungan neptu merupakan sistem kalender Jawa yang unik dan sangat akurat, sebagai hasil karya moyang di zaman dulu atas kecermatannya membaca karakter alam sesuai siklusnya. Mudah-mudahan peristiwa naas Sabtu sore di Jembatan Kukar dijadikan sarana pêpéling untuk tidak semakin gegabah melaksanakan tampuk pemerintahannya, atau tidak akan sampai akhir 2012.

ARTI SEBUAH PENGABDIAN

YM Sultan Aji SulaemanPukul 08.47 wib tanggal 27 Nop 2011. Demi melaksakan titah ayahanda Yang Mulia Sultan Aji M Sulaeman (YM SAMS) untuk segera marak sowan ke pepunden di Tenggarong, tak lupa untuk tabur bunga dan beras kuning ke sungai dengan harapan titah gaib di sungai Mahakam mau melepas para korban agar supaya jasadnya segera ditemukan tim SAR. YM Sams selalu berpesan, sebagai bentuk “laku” tapa ngrame, adalah berbuat baik sembari tidak boleh mengharap-harap pengakuan dan penghargaan dari siapapun. Juga manusia tak boleh mentang-mentang, merasa paling suci dan mulia. Sudah seharusnya manusia menghargai dan menghormati penuh rasa welas asih kepada sesama makhluk di dunia ini tanpa kecuali para lelembut, tumbuhan, binatang dan lingkungan alamnya. Perjalanan harus dilanjutkan pergi ke arah timur laut tempat di mana melesatnya sang wahyu, mengambil sesuatu di sana untuk sesegera mungkin dilabuh ke pantai selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat. Persis seperti saat membawa sesuatu ke puncak Merapi tepat pada 11 hari sebelum gunung api paling angker itu meletus dahsyat tahun lalu. Kali ini sesuatu musti dilabuh di pesisir PEMEUNGPEUK, dengan harapan agar sesuatu itu nanti dapat dibawa gulungan ombak tinggi dan dahsyat yang dapat menerjang pesisir itu. Suatu peristiwa alam sulit untuk didispensasi, namun kali ini semoga masih bisa diupayakan agar mendapat dispensasi. Sementara itu, YM Sams segera melanjutkan perjalanan ke arah samudra selatan untuk suatu urusan, semoga Kanjeng Ratu berkenan membantu supaya badai tropis dan lampor tidak sampai menerjang wilayah pesisir timur Kalimantan Timur, kalaupun harus menerjang semoga tak ada korban jiwanya. Mugya Gusti Jawatagung taksih paring kawelasan dumateng sagung titah dumadi. Segala daya upaya upaya para titah luhur dan mulia itu semata demi keselamatan umat nusantara yang masih hidup dengan raga dan hawa nafsu, khususnya yang bertempat tinggal di wilayah pesisir timur Kaltim. Dengan segenap kebeningan batin dan kebersihan hati mari kita bersama belajar dari segala kearifan para leluhur dan para titah alus yang sangat bijaksana. Kita tiru sikap-tabiatnya yang penuh rasa welas asih kepada seluruh makhluk tanpa kecuali. Termasuk terhadap orang-orang yang tak paham bagaimana kehidupan yang sejatinya, sehingga bersikap menghinakan dan tumbuh kebencian di dalam hatinya terhadap para titah alus. Beliau-beliau adalah bangsa manusia yang sudah berada pada kehidupan dalam tataran derajat luhur, beliau-beliau adalah bangsa makhluk hidup yang lebih arif dan bijaksana, namun sering dituduh oleh umat manusia sebagai dedemit, hantu, jin dan setan penggoda iman. Mereka itu moyang kita sendiri yang kini tengah disia-siakan generasi anak turunnya sendiri. Sampai kapankah kebodohan itu akan terus merajalela ? Tentu saja, sampai saat di mana para titah ngaluhur penuh kemuliaan dan kearifan itu telah habis masa toleransinya. Saat di mana genderang itu menggetarkan nurani, menjadi tengara kebangkitan spiritualitas yang sejati bagi bangsa manusia yang hidup di Nusantara.

Makam YM Sultan Sulaeman

Additional :

Sengatta, 29 Nopember 2011

Pagi dini hari pukul 04.00 Wita, YM Sams mengingatkan bahwa peristiwa Kukar’s Bridge Tragedy merupakan salah satu bentuk kutukan alam atas ulah generasi sekarang yang sudah tidak lagi “berpijak pada bumi pertiwi” tempat di mana mereka menyandarkan hidupnya ; menghirup udara, makan hasil bumi. Lupa diri akan pentingnya memahami kearifan lokal. Satu lagi pesan beliau yang tak kalah penting ; khususnya untuk Bapak S yang dahulu pernah menjabat… coba bapak ingat baik-baik, beberapa tahun yang telah lalu pernah iseng mencoba-coba, mengenakan MAHKOTA RAJA kerajaan Kutai Kertanegara yang sekarang disimpan di museum Kukar. Itu tindakan berlebihan terlebih lagi jika disertai dengan sikap meremehkan nilai keramatnya, nilai yang dijunjung tinggi oleh kearifan lokal. Sama halnya mendurhakai nilai yang dijunjung tinggi secara turun-temurun oleh manusia pinilih terpilih di masa lalu, yakni para Ratugung Binatara yang pernah memerintah wilayah Kutai di masa lalu. Barangkali beliau-beliau Bapak anggap telah mati dan tak bisa berbuat apa-apa, serta tidak tahu menahu atas segala ulah tidak baik para generasi penerusnya. Dugaan itu salah besar, beliau tetap mengetahui persis apa-apa yang terjadi dan dilakukan generasi penerus saat ini. Bapak pun sampai saat ini tidak pernah merasa bersalah, sekalipun juga belum pernah meminta maaf. Akibatnya tidak hanya bapak sendiri yang mengalaminya melainkan pada putra-putri bapak termasuk rakyat Kukar. Perlu bapak ketahui bahwa sukma tidak pernah berbohong. Saya hanya sekedar menyampaikan apa adanya yang terjadi barangkali ada manfaatnya, terutama bagi rakyat Kukar yang tak berdosa tetapi ikut merasakan efek pahitnya. Nyaris terlambat dan mumpung Kukar belum terisolasi seluruh aksesnya oleh LONGSORNYA bukit kecil kerajaan mahluk astral, yang ada di LOA KULU, yang bisa terjadi kapan saja. Atau hanya akan sibuk menghibur diri dengan menganggap semua itu merupakan wujud cobaan karena disayang tuhan.

Semoga seluruh kejadian itu dapat diambil sebagai bahan pelajaran berharga bagi Pemerintah Kukar, juga oleh Pemerintah Samarinda dan seluruh jajaran pejabat di sana. Masyarakat dan dulur-dulur semua di sana hendaknya lebih eling dan waspada karena bahaya tak kalah besar tengah mengintai wilayah Samarinda.

Semoga seluruh makhluk dalam kesadaran dan keselarasan dengan alam, semoga selalu dalam naungan keselamatan.

Berikut adalah foto pertanda suatu bahaya alam, sesaat sebelum peristiwa jembatan runtuh terjadi di Kukar. Dapat ditengarai sebagai awan naga hitam.

20111129-152820.jpg

Salam karaharjan

About these ads

Posted on November 28, 2011, in Runtuhnya Sebuah (jembatan) Dinasti and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 820 Komentar.

  1. @Dewa nanta matur sembah nuwun mas..monggo mas silahkan belajar bersama-sama dng saya dan para sedulur serta para sesepuh di gubuk cinta damai ini semoga mas dewa bisa menemukan apa yang mas dewa cari selama ini matur sembah nuwun..@kaget matur sembah nuwun mas kalo pun ada seorang linuwih dan waskitha yang tahu apa yang sebenarnya terjadi setelah amrozi cs di dor dan di ceritakan kpd semua org tentu saja akan percuma..knp kok percuma? Karena biasanya setelah seorang linuwih menceritakan kebenaran sejati si pendengar pasti akan membantah dan memuntahkan semua yang ia dengar itu,akibat pola pikirnya tidak sanggup mencerna apa yang sesungguhnya terjadi pada nasib para pengantin bom yang yakin 100% dirinya akan masuk surga..itulah kenapa di blog ini diulas tentang OLAH SEMEDI tujuannya adalah agar kita bisa melihat dan mengetahuinya sendiri tentang rahasia gaib yang selama ini di tutup-tutupi dan di anggap musyrik,syirik,bid’ah,sesat dll..biasanya bagi org yang sudah terbuka hijabnya dan mengetahui rahasia gaib alam semesta mereka justru tdk berani mengungkapkannya di dpn khalayak krn hasilnya sudah tentu akan di bantah habis-habisan..yg saya tulis diatas itu hny sebagian contoh kecil yg bisa diterima oleh kesadaran manusia kalo langsung di ceritakan ma’rifatnya di jamin langsung degleng nih kepala karena ter-kaget-kaget-seperti mas kaget matur sembah nuwun salam sihkatresnan

  2. Joko Sigit Pangarso

    Milo kasinggihan,
    Blog ini memberikan kesempatan dan ruang yang seluas-luasnya bagi siapapun mereka yang berkenan untuk berpendapat dan urun pangandikan. Siapapun boleh mengeluarkan uneg2 dan tanggapan secara bebas dan merdiko. Bahkan komentar yang ‘idiot’ (waton omong) dan membuat gerah hati yang maos/membaca juga dipersilakan.

    Mereka yang bertamu baik-baik diterima dengan senang hati, mereka yang niatnya hanya sekedar mampir atau sinau pintu selalu dibukakan, bahkan mereka yang datang dengan tujuan untuk ngamuk, ngrusak, waton omong, waton sulaya atau yang sejenisnya juga diperbolehkan. Sebab kita semua adalah kadang/sedulur/saudara.

    Berbeda pendapat itu hal yang lumrah mengingat latar belakang, keterbatasan kemampuan dan batas ambang toleransi kita yang tidak sama. Maka saya mengajak kita semua untuk belajar semakin arif menanggapi segala macam keberbedaan yang ada. Bukankan berbeda itu juga ada sisi indahnya? Itu saja. Salam Sejahtera untuk kita semua dan RAHAYU INGKANG SAMI PINANGGIH. Nuwun.

  3. Kagem Ki Joko,
    Salam kenal, apa yang panjengan sampaikan benar Ki, namun karena kita masih ada yang kadunyan, tentu nafsu kadang masih berperan tanpa kita sadari. Cinta damai bukan berarti membiarkan sgala sesuatu disekitar kita berantakan, ada bagian masing-masing yang sudah otomatis memberi respon terhadap hal-hal yang demikian.

    Untuk para pinisepuh yang waskita, saya dapat warning untuk keep on eye pada werdi Sindoro, Slamet dan Kelud. Apa masih valid info ini ???. Sementara Borobudur akan ada masalah dikit and Magelang dsknya perlu juga dijaga.
    Mohon maaf kalo lancang , tapi itu yang saya terima.

    Salam

    • Joko Sigit Pangarso

      Katur Gus Supri.
      Salam kenal juga. Terima kasih atas ‘warning’nya. saya tinggal di jogja dan kebetulan banyak saudara yang tinggal di temanggung dan sekitarnya. ijinkan saya teruskan info panjenengan ke sanak sedulur saya.
      Matur sembah nuwun.
      RAHAYU…!!!

  4. Assalamu’alaikum wr wb..

    Salam hormat kepada Ki Sabda.. dan Salam Sejahtera kpd Bpk/Ibu/Mas/Mbak/Adek..
    Saya Mohon Izin Menyimak kajian yang menarik ini..
    Semoga bisa menambah pencerahan dgn ilmu2 yang ada di Blog ini..
    Terima kasih..
    Salam
    Rahayu

  5. dulur ojo sok ngopar ngapirne liyan.sopo ngerti ngko awake dewe sing kapir.urip sing ono gunane kanggo wong wong liyo mesti luwih becik timbang ngomong wong liyo.tulungen wong sing kok anggep kapir.nek gur nulung kelompok/golonganmu podo agomo gur koyo parpol ae.wis dulur ayo di jogo cangkeme dewe dewe.ben ga nyinggung persaane liyan.nuwun pangapunten ngomonge kulo kasar.mergi kulo tiyang dusun.sugeng rahayu

  6. @gus supri matur sembah nuwun ki..injih ki matur nuwun atas pepelingipun semoga sedulur yang berada di wilayah magelang terutama disekitar lajur lahar dingin merapi untuk waspada yang dari gunung akan bersih-bersih wilayahnya..matur sembah nuwun

  7. @ kang mas widodo

    saya ini masih sangat dangkal akan ilmu mas
    saya hrs bnyak belajar kepada semua makhluk
    agar saya bisa berbuat lebih baik.Ironis ya
    kang saat musibah menimpa saudara kita
    ada saja yg ngasih tebakan “azab atau ujian”

    mungkin lebih baik kita berbuat sesuatu buat mereka yg terkena musibah.lha ini udah g berbuat apa apa ngomongnya pun ga menghibur
    kalo kita hanya mau menolong kepada yg sama agama di mana rasa kemanusiaan kita.paling tidak kita bisa berdoa buat keluarga yg kena musibah di beri ketabahan.saya cuma mau pesan kang buat yg merasa paling benar dalam hidupnya”JIKA KALIAN MERASA SURGA HANYA BUAT GOLONGAN KALIAN SAJA DAN BUKAN BUAT GOLONGAN YANG LAIN,MAKA HARAPKANLAH KEMATIANMU,JIKA KAMU MERASA BERIMAN”. kalo masih berdoa minta panjang umur, masa dunia masih lebih nikmat dr pd surga.
    buat kangmas widodo sudilah juga kiranya kakang memberi wejangan kpd saya yg dangkal ilmu ini.

    salam rahayu kagem keluarga

  8. @ki selo…injih ki matur nuwun dongo pangestu nipun damel kulo sklrg.mugi gusti tansah pinaring berkah wilujeng rahayu kang tinemu bondo lan bejo kang teko dumateng panjenengan sekeluarga leres punopo ingkang panjenengan babar..sudah saatnya kita instropeksi diri kita sendiri jangan suka meremehkan orang lain kalau tidak ingin di remehkan,jangan suka menghina org lain kalau tdk ingin di hina dan direndahkan kita harus bisa ngemong awake dewe supaya bisa ngemong org banyak,tansah legowo,lembah manah,andap asor kinaryo karyenak ing tyas sesama=bertutur kata yang bisa menentramkan hati sesama.bukan sebaliknya malah saling sumpah serapah,saling ejek saling gebuk sana sini yang tdk ada perlunya..kalau kita begitu terus kapan nusantara akan jaya???yang saya tulis diblog ini adalah benang merahnya saja yang simpel,praktis yg sesuai dng keadaan dan mudah di cerna para sedulur yang baru belajar ngelmu hakekat kasunyatan sejati soal kegaiban biarlah nanti para sedulur muda akan tahu sendiri seiring berjalannya waktu..karena hal gaib itu sangat sulit di cerna oleh otak dangkal kita dan bagi yang belum siap pasti akan sangat berat tuk menerimanya jadi biarlah nanti para sedulur muda melihatnya sendiri tanpa harus dijabarkan sulit memang tapi nanti sedikit demi sedikit pasti akan tahu sendiri,pada saat itu kita memang sudah siap secara mental dan spiritual mengalir saja mengikuti jalan nya air..saran saya tuk sedulur yg pingin belajar spiritual sejati diblog eyang sabda ini silahkan dibuka posting terlama bisa dimulai membaca artikel:PUSAKA HASTA BRATA di situ bisa dipelajari ttg hakekat laku seseorang yang ingin mencapai tataran spiritual tingkat tinggi selamat belajar dan semoga tercapai apa yg selama ini anda semua harapkan matur sembah nuwun salam sihkatresnan

    • @Widodo
      Sugeng enjing kang,kados pundi pawartosipun ?

      Sebenarnya terjadinya suatu perubahan itu hal yang lumrah,karena yang abadi itu ya perubahan itu baik dunia politik,ekonomi,sosial ,alam raya bahkan dunia spiritual.Saya membatasi dunia spiritual saja,ketika Syeh Siti Jenar membabar tentang makrifat ke umum maka gegerlah saat itu,dianggap menyalahi tatanan yang sudah mapan.Setiap perubahan yang bersinggungan dg kemapanan maka akan timbul gesekan kepentingan bahkan guncangan.Dunia spirtual pun kayaknya juga begitu.

      Masa -masa depan adalah masa terbukanya zaman kalasuba,pada saat itu terbukanya pintu zaman dunia dan spiritual dan sekarang ini masa transisinya.Untuk spiritual memang saat ini sedang terbuka,meski belum full,maka pada abad inilah manusia bisa mencapai puncak spiritual agung.Dari info para sepuh memang ditanah jawa akan diturunkan dua “wahyu” yaitu wahyu dunia dan wahyu spiritual.Kedua wahyu itu nantinya akan jadi pegangan sosok-sosok yang akan membawa Indonesia menjadi “Mercusuar dunia”.

      Dari informasi itulah maka banyak kaum spiritualis dari berbagai negara sudah mulai mengintai bahkan masuk ke tanah jawa dengan berbagai cara dan kamuflase.Kalau kang widodo sempat jalan2 ke seputaran Gunung Salak Jabar disana akan ditemui berbagai kelompok/padepokan dll bahkan oarang asing pun sdh merambah kesana.

      Sungguh heran kalau kita yang punya wilayah tidak tahu dan kadangmasih suka bengkerengan sendiri,yang kita butuhkan adalh persatuan kaum spirtualis,guna membendung kekuatan dari luar itu.

      Sejak th 2010 para sepuh dan leluhur nusantara sudah sibuk bukan main,para ghaib dari manca pun sdh pada berdtangan ke jawa.Mereka mencari beberapa hal diantaranya perabot-perabot masa depan yang banyak tersimpan di Nusantara ini.

      Saya sangat menghimbau pada kang widodo dg wasilah yg akang punya itu diasah dan dipertajam,tetap istiqomah,karena bila pada tataran tertentu mampu menembus berbagai lapis,yg kelak akan amat sangat berguna terutama bila kakang kelak harus mendampingi seseorang biar lebih permana.

      kalau boleh tahu kang widodo bila ditarik ke atas ke siapa(salah satu saja),biar saya tahu kita nge-link nya kemana ?

  9. Wong Bodo
    November 29th, 2011 pukul 07:05
    Yth Ki Sabda, JS,TS,Anti kafir, Bayangan,Bima, temannya Bima, Blog runtuh dll
    Saya dapat info mengenai orang indigo dan kelebihannya dari vivanews.com,
    semoga bermanfaat sebagai wacana, sebenarnya ada 10 kelebihan orang indigo, tapi yg ke 10 sy tdk dpt keterangannya, jadi saya anggap sembilan, berikut copy pastenya..
    9 Kemampuan Luar Biasa Orang Indigo ∙
    ——————————-
    @Wong Bodo,

    Terima kasih atas info mengenai orang indigo. Oh ya, SIAPA seh yang menulis artikel di Vivanews itu ? Dari mana Vivanews itu mendapat tulisan tsb ? Ini,menurut saya, sangat penting. Misalnya oleh professor (?), atau doktor siapa, dari , misalnya, universitas mana – Gama,UI, Airlangga, Harvard, Yale,Oxford,Leiden, Sorbonne,dsb ? Dari copy paste anda belum,tidak jelas apa tulisan itu cuma pendapat pribadi, ataukah tulisan ilmiah yang biasanya dimuat di penerbitan ilmiah juga. Kalau dimuat dalam majalah ilmiah selalu ada semacam ‘peer review’ – tulisan itu ditelaah, atau mungkin disanggah oleh ahli2 yang lain. Terima kasih lagi.

    Salam katresnan

  10. @Jeng Dewi,para sedherek sedaya,

    Dari thread : Puncak Ilmu Kejawen.

    Ini saya copy/paste tulisan lama dari Mas Ngglosor Madhep Wetan, salah satu wong pinter di blog ini . Dulu Jeng Dewi punya pertanyaan2 mengenai meditasi dan ageman – mana yang harus dipilih. Wah, kok ya dulu saya tidak baca tulisan Mas NMW ini …. Tapi, tulisan ini masih tetap relevan, dan akan tetap relevan .Mengutip Mas NMW, mari membangun, memperkaya, menyejukkan. Semoga beliau terpancing untuk muncul lagi, berbagi kearifan dan pengetahuan di sini.

    @Mas Dalbo,

    Lha ini saya lagi gak punya ide, jadi ya copy/paste saja. Saya masih tetap rajin nginjen tulisan2 di sini kok.Salam.
    ————————
    (Oleh) Ngglosor Madhep Wetan – NMW
    Desember 31st, 2010 pukul 11:12

    Mas Tio Repro, tolak ukur kebenaran kejawen adalah hukum semesta : hukum tarik-menarik, hukum sebab-akibat, serta hukum pertumbuhan. Hukum semesta ini diarahkan secara postif sehingga termanifestasi di dalam ajaran asah-asih-asuh, ajar-ajur-ajer, eling lan waspodho, ojo gumunan, ojo kagetan, dlsb.

    Memilih agama atau aliran spiritual mungkin bisa diibaratkan seperti memilih makanan / minuman Mas. Mungkin kita lebih suka soto dibanding dg mie ayam. dua2nya bisa dimakan, namun mungkin ada suatu rasa / aroma di mie ayam yg membuat lidah kita kurang sreg utk menyantapnya.

    atau bila kita begitu menggandrungi mie ayam, setiap saat maunya nge-mieee terus… eeehhh blakang2 waktu tiba2 perut kita sakit, mungkin krn bahan mie yg digunakan dpt membuat efek di lambung kita (soda abu misalnya).

    soto & mie ayam, dua2nya bisa disantap, bisa membuat kenyang, namun balik lagi kepada masalah selera & efek samping yg bisa ditimbulkan.

    kalau menurut aliran kejawen yg sy ikuti, sebaiknya kita ndak membuat penilaian terbuka terhadap agama / aliran spiritual apapun. penilaian cukup dilakukan tertutup (personal). subjektif ? sepertinya memang, namun di dalam menilai & menimbang kita sudah diberikan perabotannya secara lengkap, tinggal kita mau mengolahnya apa ndak. Masalahnya manusia jaman sekarang ini malas sekali untuk mengolah rasa, maunya instaaannn saja. Ngelmu saja maunya thek shek langsung jadi sakti mandraguna serba bisa serba super.

    Biasanya aliran kejawen ndak pernah ajak2 orang utk ikut Mas, mau ikut yaa silakaaan, ndak ikut yaa silakan. Mungkin bila dibanding dg agama2 samawi, aliran kejawen kurang bersemangat ya Mas hehehe…

    Oh ya di dalam kejawen, bila kita bingung maka kita akan mencari sendiri jawabannya karena memang jawabannya sudah tersedia. namun jika jawaban yg ada tetap membuat kita bingung (mungkin karena terbatasnya referensi pikir kita), maka kita bisa mendiskusikannya di dalam paguyuban, seperti di blog Mas Sabda ini. diskusi ini dapat menjadi ajang tukar pengalaman bagi saudara2 yg lain juga.

    sumber informasi, selain dari diri sendiri, juga dari saudara2 lain. sumbernya banyak, tidak terpusat pd satu orang – satu kitab, karena penyelesaian tiap persoalan bisa berbeda2. serapannya bisa banyak, maka itu para penghayat kejawen diusakan secara pribadi untuk merenung – ngudar roso – meresapkan segala hal yg terjadi pd diri serta akibatnya kepada semesta.

    Dg demikian yg keluar dari mulut kita sudah tersaring, mencegah menyakiti hati orang lain, yg terucap diusahakan membangun – bukan meruntuhkan, memperkaya – bukan mempermiskin, menyejukkan – bukan memanaskan.

    mudah2an pendapat saya ini tidak semakin membuat Mas Tio Repro menjadi semakin pusing yaa.. hehehehehe…

    nuwun
    Rahayu

  11. @ Semua,

    Ini saya copy,paste dari ‘Puncak Ilmu Kejawen’, ditulis oleh yang mbaureksa blog ini (-:
    Lha, saya termasuk orang baru, tidak kinyis2 memang – konyos2 saja, tulisan ini kelewatan, gak saya baca, karena saya baru mulai menemukan blog ini bulan Juli yang lalu. Yang ingin saya garis bawahi : SETIAP ORANG BERHAK MENJADI ‘UTUSAN’ BAGI DIRINYA SENDIRI. (Sabda) Ini bukan pernyataan yang baru bagi telinga saya, tapi saya nyaris jatuh dari kursi saya waktu membaca ini, kaget karena ini keluar dari seorang penganut kejawen. Matur nuwun,Mas Sabda !
    —————-
    SABDå
    Desember 30th, 2010 pukul 17:17
    Mas Tio Repro Yth
    Kejawen bukanlah agama. Kejawen merupakan falsafah hidup dan lebih bersifat ilmu ilmiah, alias bisa dibuktikan dan diverifikasi secara ilmiah, atau diuji kebenarannya. Sedangkan yang menyangkut kebatinan, bisa dibuktikan dengan cara menghayati nilai-nilai luhur, kemudian membuktikan efeknya melalui pengalaman lahir danengalaman batin. Saya kira tuhan tidak pernah menunjuk-nunjuk orang utk menggali ilmu. Semua adalah pilihan manusia, apakah mau belajar dan memerdekakan diri secara lahir dan batin ataukah tidak. Bagi yang berusaha belajardan menghayati ilmu lebih banyak lagi, tentunya akan mendapatkan ilmu dan ngelmu lebih besar dan mendalam.
    Kejawen memperoleh ilmu melalui jalan spiritual, dengan menghayati, mengamati, dan merasakan efeknya. Kitab sucinya bukan berupa buku, tetapi “papan tanpa tulis”, “ayat-ayat” yg tergelar dijagad raya atau sastra jendra. Membacanya tidak sekedar dengan mata wadag dan pikiran, tetapi musti melibatkan mata hati, ketajaman dan kebeningan batin. Jadi orang TIDAK BERTUGAS UNTUK MENYEBARKAN, tetapi LEBIH PENTING dan utama adalah menghayati, mengimplementasi ke dalam perbuatan sehari-hari. Dalam konsep Jawa memang tak ada model kenabian, karena ilmu Jawa memandang keadilan tuhan bisa berlimpah kepada setiap orang, setiap suku, bangsa, dan agama. Setiap orang berhak menjadi “utusan” bagi dirinya sendiri. Menjadi orang Jawa, yakni JIWA KANG KAJAWA, atau Jawi, JIWA KANG KAJAWI. dengan kata lain, menghayati nilai luhur lebih utama ketimbang pandai menghafal teori dan referensi yang hanya “katanya”, ujare, ceunah, ceuk ceunah. Setelah menjiwai, selanjutnya dihayati.
    Salam sih katresnan

  12. @kakangmas tembayat ingkang winasis lan wicaksana matur sembah nuwun kakang..adimu ini bukanlah seorang pinilih lan terpilih adimu hanya bertugas jadi cah angon yang lebih sreg cari rumput tuk makan wedhus babon lan anake di rumah walau pun hanya kadang-kadang saja,tapi muji syukur si wedhus babon ndak pernah ngamuk nyerudak nyeruduk adimu ini..nyuwun pangapunten kang mas adimu ini belum siap tampil di atas panggung kasunyatan sejati biarlah adimu ini jadi penjaga kampung saja yang sebagian orang nya wis podho ilang jawane..ngapunten kangmas kalau boleh saya tau apakah semalam kangmas sowan ke rumah saya ?? Karena semalam saya mencium bau parfum yang wangi dan lembut parfum yang biasa dikenakan para pekerja kantor yang adimu ini ndak kelar tumbas nyuwun pangapunten adimu ini wis rada ketul kangmas harap dimaklumi kalo meleset ndak tepat sasaran injih kangmas mangke ndalu kulo cubi malih ngamalaken wasilah puniko asal kangmas mangertosi mawon adimu ini rada ndableg tur keshet,kadang hal itu juga sering membuat eyang sabda gregetan sama saya tapi eyang sabda sungguh seorang sosok yg waskitha linuwih,bijaksana,sabar berbudi bawa leksana,hal itulah yg saya kagumi dari beliau dan juga dari kangmas sendiri yang ndak bosan-bosannya memberi saya semangat tuk bangkit berjuang..injih sendiko dawuh kulo tumindakaken nyuwun idi dongo pangestunipun eyang sabda lan kangmas tembayat mugi menopo ingkang kulo lampahi pikantuk berkah dumateng gusti ingkang murbeng dumadi lan enggal kasembadan matur sembah nuwun salam sih katresnan

  13. ndherek ndedonga mugi-mugi Ki Sabda tansah pinaringan kekiyatan lan keslametan lahir batos. amin.

  14. ngapunten kangmas kalau boleh saya tau apakah semalam kangmas sowan ke rumah saya ?
    ================
    Mas Wid , maaf saya kritik ya walau mungkin ndak penting.Kalau pakai tata bahasa jawa untuk orang lain itu kita tinggikan dan untuk kita sendiri diposisikan sakmadya.
    jadi seharusnya:
    ngapunten kangmas kalau boleh saya tau apakah semalam kangmas rawuh ke rumah saya ?
    bahasa jawa itu cen angel banget, tapi itu bukti tingginya peradaban…., mbok menawi lho, hi hi, sepisan maleh nyuwun pangapunten.

    • Kang Ngabehi soho kang Widodo,kedua-duanya betul dalam arti yang nyata dan nggak nyata(ghaib).Dalam bahasa jawa memang ada 12 tingkat boso,kang Ngabehi betul bila itu diposisikan sebagai tata pergaulan biasa atau tatakrama pada umumnya,kang widodo juga betul bila diposisikan secara tdk nyata(ghaib) kalau ini betul.namun bagi saya tdk apa-apa disini kan kita saling asah asuh asih.arti sowan dan rawuh sama penggunakannya berbeda,begitu pula maringi dan nyaosi .Kembali pada posisi yang sowan ? Apakah betul kang widodo masih trah jafar Sidik Sunan Kudus ? bila benar maka kalimat itu tidak salah.Tiga tahun yang lalu memang sayang diundang untuk sowan ke Kudus dan ditawari mau jalan cepat atau jalan lambat,saya memilih jalan lambat,saya berpikir cepat-cepat juga ngapain kalau belum waktunya juga tetap nunggu.Memang sebagian wasilah saya dari Kanjeng Sunan Kudus.
      Kalau semua ini benar sebenarnya ini pengulangan sejarah masa lalu,atau hanya sekedar untuk mengingatkan saja.Atau kang Wid ada darah Jipang ?
      Mohon pertanyaan dijawab jujur,ini nanti akan mengungkap masa lalu,tentu kalau kang widodo tdk keberatan.Mohon maaf bila pertanyaan ini kurang berkenan.

      suwun

  15. Runtuhnya Jembatan Tenggarong di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur,pada 26 November 2011, mengejutkan. Jembatan ini masih terbilang muda karena baru digunakan tahun 2001. Belum ketahuan apa penyebabnya karena masih dalam proses penyelidikan.
    Di dunia peristiwa semacam itu sudah beberapa kali terjadi. Sepuluh kejadian berikut termasuk yang terburuk sepanjang sejarah.
    1. Jembatan Ashtabula Ohio
    Jembatan kereta yang berada di atas sungai Ashtabula, Ohio, AS, ini runtuh pada 29 Desember 1876, petang. Peristiwanya terjadi saat keretaThe Pacific Express melintasi jembatan itu dan tinggal 100 meter sampai di stasiun Ashtabula. Tiba-tiba jembatan patah membuat lokomotif dan sejumlah gerbong masuk kedalam sungai. Sebanyak 64 orang terluka dan 92 orang meninggal.
    2. Jembatan Tay Skotlandia
    Peristiwanya juga terjadi pada bulan Desember, yaitu 28 Desember 1879, pada waktu yang hampir sama sekitar jam tujuh malam. Ketika itu kereta sedang melintas di atasnya dalam suasana hujan badai. Tiba-tiba jembatan jatuh membawa enam gerbong kereta yang sedang melintas. Sebanyak 75 orang tewas. Hasil penyelidikan menyebutkan, runtuhnya jembatan karena kualitas baja yang digunakan rendah.
    3. Jembatan Perak Sungai Ohio
    Jembatan ini dibangun pada tahun 1928 yang dicat dengan warna perak sehingga dikenal sebagai Jembatan Perak (Silver Bridge) dan menghubungkan Point Pleasant, Virgina Barat dan Kanauga, Ohio, yang membentang di atas sungai Ohio. Pada 15 Desember 1967 jembatan ini runtuh ketika lalu-lintas sedang padat. Sebanyak 46 orang meninggal.
    4. Sunshine Skyway Bridge
    Jembatan dua lajur di atas teluk Tampa ini runtuh ketika sebuah kapal barang menabrak tiang penyangga jembatan saathujan badai pada 9 Mei 1980. Tabrakan itu membuat bagian jembatan sepanjang 360 meterjatuh ke laut dengan membawaenam mobil dan sebuah bis. Sebanyak 35 orang meninggal. Satu-satunya korban selamat yang mobil pick-up -nya jatuh digeladak kapal SS Summit Venture yang menabrak jembatan itu menuntut ganti rugi pada pemilik kapal dan mendapatkannya pada tahun 1984. Sunshine Skyway Bridge kemudian dibangun kembali dan sekarang menjadi salah satu jembatan terpanjang di dunia, 6,67 km.
    5. Schoharie Creek Bridge New York
    Jembatan ini membentang di atas sungai Mohawk, New York. Pagi-pagi 5 April 1987 setelah 30 tahun digunakan jembatan itu runtuh. Sebanyak lima mobil jatuh ke sungai menyebabkan 10 orang meninggal. Penyebab runtuhnya karena fondasinya terkikis erosi.
    6. Hatchie River Bridge
    Musim dingin tahun 1988-1989 merupakan yang paling basah di sekitar sungai Hatchie, Tennessee, AS, yang menyebabkan sungai itu meluap. Luapan air itu membuat jembatan di atas sungai Hatchie di Memphis, runtuh pada 1 April 1989 membawa empat mobil dan sebuah trailer masuk ke dalam sungai. Sebanyak delapan orangmeninggal.
    7. Queen Isabella Causeway Texas
    Pagi 15 September 2001 empatkapal tongkang menabrak tiang penyangga jembatan Queen Isabella Causeway, di Texas. Sepanjang 24 meter bagian jembatan itu masuk ke dalam air pas di bagian tertinggi jembatan yang di bawahnya biasa digunakan untuk melintas kapal. Sebanyakdelapan orang meninggal setelah mobilnya masuk ke dalam laut.
    8. Oklahoma
    Jembatan sepanjang 150 meterdi atas sungai Arkansas runtuh setelah sebuah tongkang menabrak tiang penyangganya padabulan Mei 2002. Sebanyak sembilan orang meninggal setelah mobil dan trailer yang sedang melintas masuk ke sungai terbawa jembatan yang runtuh.
    9. Arroyo Pasajero Bridges California
    Petang 10 Maret 1995 jembatan Arroyo Pasajero di California runtuh setelah penyangganya diterjang arus air karena banjir. Dilaporkan tujuh orang tewas karena peristiwa itu.
    10. Minneapolis Bridge
    Sebanyak 50 mobil terjebak ketika jembatan di atas sungai Mississippi, Minneapolis, AS, runtuh. Dilaporkan 62 orang cedera dan sebanyak lima orangmeninggal pada kejadian yang berlangsung pada 1 Agustus 2007 itu.
    Dari peristiwa mengerikan di atas, penyebab runtuhnya suatu jembatan bisa macam-macam. Ada yang karena konstruksi yang menggunakan bahan kurang bagus, karena bencana alam, dan bahkan karena keteledoran manusia.

    • Sedulur-sedulur semua yang budiman

      Sengatta, 29 Nopember 2011
      Pagi dini hari pukul 04.00 Wita, YM Sams mengingatkan bahwa peristiwa Kukar’s Bridge Tragedy merupakan salah satu bentuk kutukan alam atas ulah generasi sekarang yang sudah tidak lagi “berpijak pada bumi pertiwi” tempat di mana mereka menyandarkan hidupnya ; menghirup udara, makan hasil bumi. Lupa diri akan pentingnya memahami kearifan lokal. Satu lagi pesan beliau yang tak kalah penting ; khususnya untuk Bapak S yang dahulu pernah menjabat sebagai Bupati, coba bapak ingat baik-baik, beberapa tahun yang telah lalu Anda pernah iseng mencoba-coba, mengenakan MAHKOTA RAJA kerajaan Kutai Kertanegara yang sekarang disimpan di museum Kukar. Itu tindakan berlebihan apalagi disertai dengan sikap meremehkan nilai keramatnya, nilai yang dijunjung tinggi oleh kearifan lokal. Sama halnya mendurhakai nilai yang dijunjung tinggi secara turun-temurun oleh manusia pinilih terpilih di masa lalu, yakni para Ratugung Binatara yang pernah memerintah wilayah Kutai di masa lalu. Barangkali beliau-beliau Bapak anggap telah mati dan tak bisa berbuat apa-apa, serta tidak tahu menahu atas segala ulah tidak baik para generasi penerusnya. Dugaan itu salah besar, beliau tetap mengetahui persis apa-apa yang terjadi dan dilakukan generasi penerus saat ini. Bapak pun sampai saat ini tidak pernah merasa bersalah, sekalipun juga belum pernah meminta maaf. Akibatnya tidak hanya bapak sendiri yang mengalaminya melainkan pada putra-putri bapak. Perlu bapak ketahui bahwa sukma tidak pernah berbohong. Saya hanya sekedar menyampaikan apa adanya yang terjadi barangkali ada manfaatnya, terutama bagi rakyat Kukar yang tak berdosa tetapi ikut merasakan efek pahitnya. Nyaris terlambat dan mumpung Kukar belum terisolasi seluruh aksesnya. Atau hanya akan sibuk menghibur diri dengan menganggap semua itu merupakan wujud cobaan karena disayang tuhan.
      Semoga seluruh kejadian itu dapat diambil sebagai bahan pelajaran berharga bagi Pemerintah Samarinda dan seluruh jajaran pejabat di sana. Masyarakat dan dulur-dulur semua di sana hendaknya lebih hati-hati dan waspada karena bahaya tak kalah besar tengah mengintai.
      Semoga seluruh makhluk dalam kesadaran dan keselarasan dengan alam, semoga selalu dalam naungan keselamatan.

      Salam karaharjan

      • sudahlah sabda…ga usah banyak basa basi…
        seperti ‘nasi kuning’ mu yang sudah basi….haha

        kamu bilang ‘kutukan alam’…sejak kapan alam bisa mengutuk?!
        alam itu selalu patuh kepada pencipta-Nya. ia selalu mengikuti SunnahNYa, kecuali adanya azab dan mukjizat, sbg ketetapanNYa yang Mutlak.

        Ambruknya jembatan itu karena perbuatan bathil dan mudharat kalian sendiri. Tidak perlu azab, sudah qishash Nya kalian memperoleh itu.

        hahahah sabda masih harus belajar banyak lagi…ki harto mencoba menolong orang, tapi dirinya sendiri tidak tau apa yang ditolongnya.

      • ANTI KAFIR…. BUKANKAH KEMARIN SUDAH Q TANYAKAN PERTANYAAN jelas KEPADA MU …
        SEKARANG jawablah
        Jawablah aku……….
        Di manakah engkau berdiri ?????
        AKU hanya pingin tau……
        Bila jalan telah sampai di persimpangan. (HIDUP/MATI)

        Kenapa kau takut menjawab pertanyaanku sedang q tidak pernah takut menjawab pertanyaan TUHANMU juga TUHANKU

      • hei…’bayangan jangan sok ilmiah…O’on…haha

        belajar dulu apa itu ‘integrasi’….huahaha hahah……..
        1/2 ilmu dunia….1/2 nya lagi apa On……..apa?! haha

      • …coba bapak ingat baik-baik, beberapa tahun yang telah lalu Anda pernah iseng mencoba-coba, mengenakan MAHKOTA RAJA…

        berarti….yesus mu sendiri kualad donk…..haha haha

        huahaha haha…..terharu….huhuhu

    • hei…’bayangan jangan sok ilmiah…O’on…haha

      belajar dulu apa itu ‘integrasi’….huahaha hahah……..
      1/2 ilmu dunia….1/2 nya lagi apa On……..apa?! haha
      ———————————————
      Gak NGURUS…….
      Urusen dewe urusanmu… wes cepak jelas URUSANE. Gak perlu kakean COCOT.

      • @ ANTIKAFIR.

        Argumen2 mu tu sngt gak mutu, jeles memperlihatkan orang yg tak berpendidikan atau paling banter kamu tu lulusan Madrasah,sanagt kelihatan sekali masih tingkatan spiritual kelas pondokan, atau memang masih mondok skrg, tahu nggak artinya mondok, itu artinya masuk rumah sakit.
        Kamu mondok bangga, tpi kamu tdk sadar kamu tuh hanyalah salah satu domba2 gembel yg di pelihara Ustad2mu di cuci otak mu dan di iming2 surga2 yg ustadmu sendiri tidak mengerti kecuali katanya kitab.
        km tdk sadr bahwa Domba2 seperti kamu bakalan di sembelih buat korban…dan karna otakmu dah bodoh kamu yakin bakalan naik surga,,,ha,ha,ha,ha,,,

        oh ya kamu tahu nggak Koerban Kambing yg di peringati setiap tahun itu ternyata Tradisi Yahudi yaitu kaum yg kamu benci turun temurun,,dan juga Sunatan yg kamu wajibkan atau sunahkan itu juga tradisi kaum Yahudi yg kamu benci..ha,ha,ha,,
        Bukalah matamu, bukalah pikiranmu,,,makanya sekali2 keluar dari pondok biar tahu betapa luasnya kehidupan ini,,,nah nanti kamu baru bisa bilang kl Tuhan itu maha besar…

        Mengerti!!!!!!

      • pura2 bukan kresetan….dah jadul mas…

        yahudi dulu beda On….haha haha…

        ga sadar ya…ada ‘bukit’ di atas kepala mu…
        liat teman mu di sebelah…lebih cerdas dia! haha haha

      • putune mbah wongso

        @BAYANGAN,
        ingkang sareh, sampun ngantos kedlarung-dlarung
        prayogi dipun jaraken kemawon mboten sah pun ladosi

        salam kekadhangan,

      • @BAYANGAN,
        ingkang sareh, sampun ngantos kedlarung-dlarung
        prayogi dipun jaraken kemawon mboten sah pun ladosi

        salam kekadhangan,
        —————————————————————————
        Oc….. salam kekadhangan juga

      • pura2 bukan kresetan….dah jadul mas…
        yahudi dulu beda On….haha haha…
        —————————————
        untuk Beliau yg ber-id: ANTI KAFIR
        mendingan serahkan semua rasa kesalmu dan keinginanmu mempertahankan dan membela hayalan..eh..keyakinan pada si الله‎

        kalo si الله‎ yg kamu yakini itu memang ada, biarlah si الله‎ yg berurusan dgn sy (si O’on). ^_^

        kalo si الله‎ yg kamu yakini ternyata ndak ada dan tidak akan pernah kamu saksikan,
        maka kamu maafkan & maklumilah junjunganmu si Muhammad SAW,
        beserta siapapun yg mengajarkan agama islam dan al-qur’an hingga kamu menjadi stres.
        junjungan dan guru2mu itu hanyalah tak sempat (baca: kurang lada) dalam memahami dirinya dan alam semesta ini. ^_^

        oya, kamu baca dulu tuh tentang kisah si Yesus.
        kamu kenalan dulu dech ma perumpamaan si Bapa di surga.
        dan yaaah kamu juga ndak usah kecewa juga, si virgin Mary (baca: keinginanmu pada para perempuan sebagai pemuas nafsumu saja) malah jadi ndak virgin. ^_^

        daripada kamu stres dan mantau ni blog..mendingan kamu bobok dech
        si sy kasih iringan dech dgn ni lagu yg dibawain Mbak2 (bule). ^_^

      • pura2 bukan kresetan….dah jadul mas…
        yahudi dulu beda On….haha haha…
        —————————————
        untuk Beliau yg ber-id: ANTI KAFIR
        mendingan serahkan semua rasa kesalmu dan keinginanmu mempertahankan dan membela hayalan..eh..keyakinan pada si الله‎
        ——————————
        betul….
        rasa kesal sebaiknya dituangkan dalam blog ini,
        sedangkan ibadah di mesjid….hehe

        btw, memang ada sebutan ‘gereja dalam kitab mu on?! haha
        sebaiknya kamu ibadah di tanah ‘rumput, sesuai status mu sebagai domba gembel….huahaha haha
        ……………………….

        kalo si الله‎ yg kamu yakini itu memang ada, biarlah si الله‎ yg berurusan dgn sy (si O’on). ^_^

        kalo si الله‎ yg kamu yakini ternyata ndak ada dan tidak akan pernah kamu saksikan,
        maka kamu maafkan & maklumilah junjunganmu si Muhammad SAW,
        beserta siapapun yg mengajarkan agama islam dan al-qur’an hingga kamu menjadi stres.
        junjungan dan guru2mu itu hanyalah tak sempat (baca: kurang lada) dalam memahami dirinya dan alam semesta ini. ^_^
        ——————————
        dalam kerongkongan mu ada lafadz Allah, mau ngumpet kemana kamu?!
        dasar pembangkang….
        ——————————

        oya, kamu baca dulu tuh tentang kisah si Yesus.
        kamu kenalan dulu dech ma perumpamaan si Bapa di surga.
        dan yaaah kamu juga ndak usah kecewa juga, si virgin Mary (baca: keinginanmu pada para perempuan sebagai pemuas nafsumu saja) malah jadi ndak virgin. ^_^
        ——————————
        huahaha haha….haha haha….kitabnya sendiri ga paham…!
        MM itu bukan virgin M (VM) lage…..huahahaha….
        MM itu pelacur yang mengkhabarkan kebangkitan….dasar O’on!

        agama sendiri ga paham……pas banget kamu disebut O’on..haha
        ——————————

        daripada kamu stres dan mantau ni blog..mendingan kamu bobok dech
        si sy kasih iringan dech dgn ni lagu yg dibawain Mbak2 (bule). ^_^
        ——————————

        dah ga usah banyak lagak….
        bisanya cuma download upload streaming, ga ada cara lain apa buat ngehack??

        sebatas itu aja On kapasitas mu?!….hehe

      • DALAM kerongkongan mu ADA lafadz Allah, mau NGUMPET kemana kamu?!
        dasar pembangkang….
        ———————————-
        nah jelas ya :mrgreen:
        tu si Allah mu justru YANG MALAH NGUMPET DALAM kerongkongan saya. :mrgreen:
        hayoo…suruh si Allah mu nongol dan keluar dari persembunyiannya dong..untuk memberikan pencerahan langsung kepada Anda/ANTI-KAFIR. :mrgreen:

        dah ga usah banyak lagak….
        bisanya cuma download upload streaming, ga ada cara lain apa buat ngehack??
        sebatas itu aja On kapasitas mu?!….hehe
        ————————-
        sebatas itukah kemampuan si Allah mu ?
        koq si Allah mu BISANYA CUMA NGUMPET dalam kerongkongan saya. :mrgreen:
        pantesan yah…si Allah mu kagak berani nongol dan keluar dari kerongkongan
        padahal dah lama saya tungguin barangkali si Allah mu mau mengazab si sy.

        untuk para pembaca Yth,
        FYI, si sy sirius loh, dah lama nungguin si Allah (spt tuhan hayalannya Mas Anti-Kafir) itu nongol..masak cuma nongol secara suara teriakan (via toa juga) doank. ^_^
        namun…in fact…kehadiran Beliau (ANTI-KAFIR) disini, buat si sy berkesan semakin terbuka peluang bahwa banyak (maaf) scientific error pada kitab/pedoman agamanya.

      • Oon bodoh….
        ga bisa bedain lafadz Allah dengan Allah….huh

        males nanggepin yang laennya…dah ketahuan bobotnya..

        haha haha haha

  16. mengapa dipilih jembatan sungai mahakam, maha-kam-i atau kami yang maha……, sekitar jam 2 malam sebelum jembatan runtuh sp mendengar suara dari langit dengan jelas: ” kami yang maha……. semudah membalik telapak tangan meruntuhkan jembatan yang sesungguhnya tidaklah mudah runtuh begitu saja…………”

    artinya:
    1. bisa seperti yang diutarakan para winasis diatas
    2. sudah tiba saatnya bagi kami yang maha…….meruntuhkan tatanan yang ada dajalisme atau jaman edan, atau runtuhnya pemerintahan sekarang yang dipenuhi koruptor, saatnya sp muncul
    3. kami yang maha……akan meruntuhkan ajaran jembatan dalam khayalan di awang-awang setelah mati, yang lebarnya selebar sehelai rambut yang tak masuk akal itu …… sehingga arwah leluhur tidak bisa pulang ke asal, seperti anak kecil saja yang akan mau dan bersedia rajin beribadah karena di iming2 i hadiah dan di takut-takuti hukuman, kasihan benar bayi2 tua itu…..

  17. @sedherek sepuh semuanya…

    Saya memiliki 2 buah E-Book ( electronic book ) yang berjudul ” Yesus, Muhammad, dan Aku ” kemudian ” Yesus dan Muhammad “.
    Filenya dalam bentuk pdf.
    Bagi yang ingin membacanya silahkan kirim email ke saya, nanti akan saya reply. Sehingga semuanya bisa didownload. Ini email saya : lucky_tiens06@yahoo.com
    Semoga e-book tsb ada manfaatnya bagi perkembangan kesadaran spiritual kita masing-masing.

    Salam rahayu…:)

    • boleh kang saya coba membaca?
      agar mata ini tidak seperti menggunakan kacamata kuda
      seperti Mas Anti Kafir
      yang tidak pernah membuka matanya dan selalu berkutat dengan kebenaran yang hanya ada dikepalanya sendiri

  18. @ Baok,

    Menurut saya kekerasan yang terjadi itu bukan suatu kutukan dari Tuhan…, ini seperti penyakit AIDS yang dulu orang mungkin tidak tahu penyakit ini berasal dari mana, akhirnya manusia memutuskan bahwa penyakit ini adalah penyakit kutukan dari Tuhan yang tidak ada obatnya, namun sekarang sudah di temukan penyebab penyakit AIDS itu dari mana, ternyata dari gaya hidup manusianya sendiri yang tidak ‘bersih’… dsb, yang mungkin kang Baok dan semua para pinisepuh di sini lebih tahu. Tinggal sekarang bagaiamana manusia itu berusaha menemukan obatnya, baik melakukan penelitihan/ riset hingga upaya pencegahan dsb dsb dst.

    Rumus ini sebenarnya juga berlaku pada penyakit ‘kekerasan’ini, penyakit yang mentradisi dan mendarah daging, jika di runut dari sejarah kekerasan, negri/ bangsa ini sudah mengalaminya selama berabad-abad lamanya, hingga kekerasan seperti menjadi fenomena budaya, warisan budaya yang satu ini memang tak perlu untuk di lestarikan, walaupun budaya bukanlah faktor utama, melainkan manusianya/ masyarakatnya sendiri yang melakukannya, dengan berbagai dalih dan kepentingan, bahkan ada yang melakukannya atas nama agama misalnya.

    Di mulai dari diri sendiri, damai dalam hati, lalu ke masyarakatnya yang gotong royong dan kekeluargaan hingga ke institusi negaranya lewat suatu badan hukum yang welas asih, sehingga saling bahu membahu saling bersinergis… untuk mencari akar permasalahnnya selanjutnya di lakukan upaya2 perdamaian yang menyentuh seluruh komponennya, lalu katakan TIDAK pada KEKERASAN… “STOP KEKERASAN!”

    Jadi sekali lagi kekerasan ini bukan suatu kutukan apalagi azab ataupun cobaan dari NYA, kalaupun berlaku hukum karma itu semata sebab akibat dari perbuatan yang manusia itu lakukan sendiri. usahlah bersedih hati dan sakit hati, kuatkan hati njenengan bahwa ini bukan karena Tuhan yang maha menghukum, kuatkan jiwa njenengan untuk mengahadapi suatu keadaan yang ‘Barbar’ di daerah njenengan, ini seperti efek merokok pasif, mereka yang menikmati rokok, kita yang kena asapnya malah lebih berbahaya karena lebih membuat sakit jantung, ini seperti mereka yang tawuran/ berkelahi, tapi kita yang melihatnya bisa lebih sakit/ patah hati ini… inilah yang di namakan Trauma, baik secara langsung maupun tidak langsung.

    Untuk mengikis trauma ada dua, memaafkan perbuatan masa lalu mereka dan mengupayakan perdamaian secara langsung, dan jangan lupa selalu kuatkan benteng pertahanan hati anda dengan cinta dan kasih kepada sesamanya.

    @ Tanwaskita,

    Njenengan niki tidak hanya awet tua, tapi juga awet muda lewat statement2 njenengan yang cespleng.. he he he…, lha iya saya ini masih berkembenkan sutra ungu… di tangan kiri selalu membawa bunga, di tangan kanan membawa suntikan… he he he… serta masih dalam taraf suka belajar meditasi untuk mengendalikan amarah/ emosi diri…

    Ageman=baju… hmmm, bagaimana kalau kita semuanya di sini bisa telanjang sejenak… terutama om TS, jangan bawa2 kitab agama… bisa nggak kita putih seputih bayi… seputih kertas… alias polosan saja…??… sehingga apa yang kita kommentkan itu jauh dari sifat kepentingan2 yang lainya, tapi murni dari lubuk hati, setulus jiwa… apa2 yang polos itu sebenarnya lebih bersinar aura cahanya… cahaya cinta kasih NYA.

    @ Ki Sabda,

    Kami mengikuti perkembangan berita njenengan, semoga pak ‘S’ pejabat di masa silam, masih di bukakan pintu hatinya oleh NYA, sehingga beliau bersedia meminta maaf atas kekeliruannya pada leluhurnya, dengan upaya yang real, bukan hanya berdoa ndremimil saja, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali…

    Oalah, saya ini sebenarnya masih dan selalu prihatin melihat keadaan saudara kita ini, kadang orang yang berbuat kesalahan/ ketidak adilan mengapa kita dan orang lain yang kena, mengapa kok tidak orangnya yang berbuat sendiri itu yang terkena musibah (maaf). Misal si pejabat yang berbuat tidak sopan, kok rakyatnya yang kena?, ini juga ketika pak SBY menggelar acara pesta pernikahan putranya pas hari suro yang seharusnya di isi dengan ketenangan, intropeksi diri dsb…. padahal sudah di ingatkan… masak pak SBY itu seperti orang jawa yang sudah hilang jawane?… masak kalah sama orang china atau suku tionghai, walaupun agama mereka kong hu chu tapi mereka punya filsafat, di mana bumi di pijak di situ langit di junjung, orang china di sini yang lebih menghormati jawa/ kejawen juga banyak, bahkan mereka juga nggak canggung lagi kalau harus melakukan bancakan dengan mengundang orang kampung. Harusnya kita semua terutama pak SBY bisa belajar dari kearifan hidup orang tionghai di nusantara ini.

    Salam rahayu,

    Dewi

    • @ ibu guru…salam hormat…

      nyeeees rasane…
      jempol buat bu guru, walau dalam keriuhan kemarin sempet kena cubit tapi bu guru tetep berdiri tegar di depan kelas…

      katakan TIDAK pada kekerasan…STOP pada kekerasan…
      slogan yang pendek padat singkat,di dalamnya mengandung makna dan pesan yang dalam,ada himbauan disana…ada harapan di sana…juga mengandung do’a dan mudah-mudahan itu jadi obat yang ampuh dan mujarab…

      konon katanya masyrakat kita terkenal dengan ke-ramah tamahan-nya, tapi di akui atau tidak kekerasan di negR1 tercinta ini sekarang sudah mendarah daging,sudah menjadi budaya dan sulit mencari obatnya…
      dan percaya atau tidak gara-gara duit 1000 orang bisa bunuh-bunuhan…

      kekerasan ada sejak peradaban ini ada, jadi rasa-rasanya selama masih ada peradaban, selama ada nafsu, selama ada keinginan dan kepentingan yang namanya kekerasan akan ikut nyelip di dalam-nya…

      menurut kisah…
      kalo ga salah begini, kalo salah tolong koreksi he.he.he…

      nabi adam adalah bapak moyangnya manusia, konon katanya nabi adam dan siti hawa mempunyai anak laki-laki kabil dan habil dan anak perempuan iklima dan labuda…
      kabil di jodohkan dengan labuda dan habil di jodohkan dengan iklima yang lebih cantik, karena kabil ga sreg dinikahkan dengan labuda maka timbul niat jahatnya, ringkas cerita di bunuhlah habil oleh kabil…

      kembali ke atas…
      nabi adam adalah bapak moyang manusia, punya anak laki-laki kabil dan habil, demi cintrong kabil membunuh habil…

      si-baok yang bodoh katotoloyo ini bertanya dalam hati, kalo begitu kita semua keturunan nabi adam dari kabil yang jahat dan pembunuh itu…???
      @$$@$# he..he..tau ah lieur
      (si baok garuk-garuk kepala tanda tak gatal)


      nuhun

      • Nuwun sewu..
        @ Sdr Baok.
        si-baok yang bodoh katotoloyo ini bertanya dalam hati, kalo begitu kita semua keturunan nabi adam dari kabil yang jahat dan pembunuh itu…???
        @$$@$# he..he..tau ah lieur
        (si baok garuk-garuk kepala tanda tak gatal)
        —————————————————————————————-

        Hmmmm untung buyut moyangku bukan Nabi adam, melainkan Petrocantropus Erectus.

        Asah asih asuh..
        Dalbo with nyengir.

      • hahaha Baok…baok…kamu selalu senengnya mabok…haha

        kamu harus belajar lebih banyak lagi…
        Turunnya nabi Adam ke bumi itu HIDUP atw MATI…heh?!

        Dimana HIDUP nya dimana MATI nya…hu hu hu…
        Belajar lagi tentang makna ‘JIWA’…modar kowe….haha

      • @ ANTI KAFIR…salam hormat.

        wahh seneng rasanya si-baok yang islam keturunan, islam fhoto copy, masih mending kalo copy-an nya asli, ini mah copyan di copy lagi..lagi dan lagi berulang-ulang terus sehingga warnanya pudar dan buram sudah di sapa dan di tegur sama kang mas yang ulama kondang dan beken…he.he.he.

        nuhun.

      • Baok…kalau dah ga ada komentar….
        duduk manis di samping mbah mu ya…diem dan minkem…haha

        baok…baok….kemampuannya hanya segitu toh….huahaha…

        GAK GAK GAK…GAK KUAT….
        GAK GAK GAK…GAK LEVEL

      • @pak Anti Kafir
        kalau dari komentarnya, saya sih bisa nebak-nebak dikit basic keilmuan sampeyan ke arah mana.Itu kalau ga keliru lho.Mungkin sebetulnya sampeyan juga ingin andil menyebarkan kebenaran yang sudah anda capai dan kemudian anda yakini, ga ada salahnya juga sih.Tapi saya bingung juga, cara sampeyan terlalu unik bahkan bisa saya nggap terlalu keras. Memang ada sih orang2 nyentrik waskita yang memberikan pelajaran ke orang lain dengan cara yang unik. Ada lho yang ngasih pelajaran dengan cara meludahi, menempeleng, mengentuti dll.Apa sampeyan udah masuk tataran ini ya? Pak Anti Kafir, salah satu guru saya ada yang sufi tulen lho, kalau mau mah saya pertemukan dan saya akan mendengarkan obrolan sampeyan berdua, siapa tau tambah kecipratan ilmu, ini tulus saya sampaikan bukan kaya iklan rokok, gimana? berani???.
        saya tunggu jawabannya.
        “Jazakumullah khairan katsiran

      • MbhpoJS,CahPathi, Dewi, Baok,dalbo,bayangan dan sedulur @Sabda’sbloger semua.

        Dibilik sebelah.., kang CahPathi yg buahnya sudah ranum, minta “buah” lainnya yg juga rasanya manis…, buah ini saya dapat dari “kahuripan” samudra atalantis, yg juga ada disekujur hidup kita khususnya @dewi…
        Semoga kita semua dapat me”rasa”kan.

        MUSTIKA
        @sabdapalon.

        Penderitaan dan kebahagiaan adalah sebuah pengalaman rasa yang dulu pernah kau pilih untuk menjadi bagian dari pembelajaran dan proses pertumbuhan kesadaranmu, namun justru lebih banyak kau sesali saat menjalaninya di dunia ini.

        Semua bentuk penderitaan yang kau rasakan di kehidupanmu kali ini adalah hasil dari pilihanmu sendiri. Kau telah memilihnya dengan pikiran, kata-kata, sikap, dan perilakumu pada kehidupan terdahulu. Aku tidak pernah menghukummu melalui semua bentuk penderitaan itu.

        Kau mengalaminya karena kau membutuhkan semua itu. Hanya agar kau bisa  memahami penderitaan yang sama sebagaimana pernah kau ciptakan bagi orang dan makhluk lain. Bukan Aku, bukan pula dirimu yang menghukum diri sendiri dengan semua penderitaan. Penderitaan bukanlah hukuman, ia hanya pembelajaran bagi pikiran dan rasamu.

        Aku tidak berharap kau menikmati penderitaan itu ataupun menyesalinya sepanjang hidup. Aku hanya berharap kau mengerti bahwa penderitaan itu sedang memberimu pemahaman utuh atas rasa yang tidak benar-benar kau pahami sebelumnya. Pelajarilah setiap penderitaan sampai kau tidak lagi merasakannya sebagai penderitaan.

        Setiap penderitaan hidup yang kau rasakan, sesungguhnya hanya terbatas pada pikiran . Ia hanyalah persepsi pikiran yang tidak bisa memahami tujuan positif dari sebuah pengalaman hidup.

        Saat pikiranmu memahami dan bisa menerima bahwa penderitaan itu adalah kebutuhan jiwa yang berhasil kau dapatkan di kehidupan ini, ia akan berubah menjadi rasa kebahagiaan. Bukankah sebuah harapan yang bisa terpenuhi adalah kunci dari kebahagiaan ?

        Aku tahu pikiranmu tidak menginginkan penderitaan, ia hanya menginginkan kebahagiaan . Tapi kau tidak tahu bahwa sebagai jiwa, kau sangat memerlukan penderitaan itu untuk memahami kehidupan semesta ini secara utuh.

        Akulah sumber segala kebahagiaan semesta. Aku tidak memiliki penderitaan karena semua hal dalam pandanganKu hanyalah kebahagiaan. Dan jika kau masih ingin mengalami kebahagiaan abadi sepertiKu, maka jadilah jiwa dalam tubuh manusia yang mampu menggunakan pikiran untuk belajar mengubah setiap penderitaan duniawi menjadi kebahagiaan rohani.

        Dengan semua pemahaman ini, pada hari hari yang lain Aku tidak lagi mendengar doamu agar kau Kubebaskan dari penderitaan hidup. Bebaskanlah dirimu sendiri dengan membebaskan pikiran dari cara pandang yang menderitakan. Jika karena kasih sayangKu padamu lalu Aku sendiri melenyapkan penderitaan itu, maka kau tak akan pernah memahami makna penderitaan itu. Kau tak akan pernah bertumbuh menjadi jiwa yang matang.

        Kelahiran dan kehidupan yang kau jalani saat ini, menjadi ruang dan waktu bagimu untuk bertumbuh semakin matang dalam kesadaran. Kau tidak memerlukan kebahagiaan untuk kau lihat sebagai penderitaan, tapi kau butuh penderitaan untuk kau lihat sebagai kebahagiaan. Itulah kematangan sempurna dari kesadaran jiwa semesta.

        Maka, mintalah agar cahaya kesadaranKu membukakan makna terang bagi penderitaanmu. Mintalah kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi dan mempelajari penderitaan itu, bukan kekuatan untuk menghidarinya. Jika kau menghindarinya saat ini, ia akan datang di saat yang lain. Namun jika kau telah memahaminya, penderitaan itu akan berhenti mendatangimu.

        Ketahuilah, Aku memiliki tubuh yang tak terbatas, yaitu alam semesta ini dan memiliki pikiran yang tak terjangkau, yakni kecerdasan semesta. Dan kau sendiri memiliki semesta yang kecil, yaitu tubuhmu serta kecerdasan semesta yang terbatas yakni pikiranmu.

        Kau adalah jiwa kecil yang akan tumbuh menjadi jiwa besar sepertiKu. Kau mesti terus berkembang dari kesadaran semesta kecil dalam tubuh manusia agar kelak bisa memiliki kesadaran semesta raya seperti kesadaranKu. Saat mana setiap penderitaan tubuh dan pikiranmu bisa kau rasakan hanya sebagai sebuah kebahagiaan, kau akan memahami caraKu memandang alam semesta ini sebagai ruang dan waktu yang selalu membahagiakan bagiKu.

        Taka ada satu pun kejadian di alam semesta yang bisa membuatKu menderita, karena Aku adalah kebahagiaan sempurna yang abadi. Jika kau sungguh-sungguh ingin menjadi diriKu, belajarlah untuk tidak melihat segala kejadian pada tubuh dan pikiranmu sebagai penderitaan. Pahami semua itu hanyalah sejumlah proses untuk memahami kesempurnaan tubuh, pikiran, serta kehidupanmu. Saat kau memahaminya, begitulah akan kau pahami kesempurnaan alam semesta dengan kecerdasan dan  kehidupan yang terus bergulir di dalamnya dari masa ke masa.

        Dan untuk setiap penderitaan yang kau alami di kehidupan ini, janganlah bersedih dan takut. Karena sesungguhnya Aku selalu ada bersamamu saat kau menjalani penderitaan itu. Aku diam memperhatikanmu selama dalam proses pemahaman atas penderitaan itu. Aku mendengar setiap doa dan kepedihanmu.

        Tapi, dalam kuasaKu yang tak terbatas, Aku mesti membatasi diriKu. Tidak setiap penderitaanmu harus kulenyapkan karena bukan untuk itu Aku mendampingimu. Aku membawa kebahagiaan bagimu bukan saat kau masih menderita oleh ketidaktahuan pikiranmu. Hanya ketika kau telah memahami makna penderitaanmu sebagai bagian dari pemurnian jiwa, saat itulah kebahagiaan akan Kuberikan bagimu. Pemahaman akan makna penderitaan adalah kunci bagimu untuk mencapai kebahagiaan jiwa.

        Sumber dari setiap penderitaan dan kebahagiaan adalah harapan. Pikiran akan bahagia ketika harapan itu terpenuhi dan menderita saat ia tidak tercapai. Aku tidak bermaksud meniadakan harapan bagimu karena harapanlah yang bisa membuatmu hidup dalam semangat. Jadi, tetaplah berharap pada sesuatu lalu kerjakan sesuatu bagi harapanmu.

        Namun begitu, bekerjalah hanya demi kerja itu sendiri tanpa terbelenggu oleh harapan dan hasil kerja. Fokuslah pada tugas dan kerjamu di dunia dengan penuh keyakinan. Sisanya biarlah Aku sendiri yang akan menentukan hasil yang layak bagi setiap kerja yang telah kau lakukan demi kelangsungan alam semesta. Aku adalah penentu hasil kerjamu karena Aku-lah pemilik semesta tempatmu menjalankan kerja ini. Maka, berbahagialah pada setiap kerjamu dan berbahagialah pula pada setiap hasilnya.

        Moksa’tam jagadita.
        RAHAYU

      • @ kang ijogading,kang ngabehi…salam hormat

        saya ikut belajar sama akang-akang semua-nya disini.

        nuhun

      • Salam Mas Ijo Gading…….

        Terima kasih atas tulisan Njenengan diatas……ajaran dan faham yang sangat tidak gampang dijalankan……hanya bagi pencari dan pencinta Tuhan yang mau dan berusaha untuk bisa mampu dalam menjalankan……..

        He he he adzab….nikmat…ujian….cobaan…..surga dan neraka hanyalah kata kata pembeda dari logika pikir manusia sebagai ungkapan rasa yang diindera oleh tubuh jasadnya……

        Derita dan ketidak enakan yang drasakan jasad bisa jadi adalah nikmat dan bukan sebagai beban hidup bagi manusia yang sudah menemukan Tuhan yang selama ini dicari dalam diri dan hidupnya………

        Saya menyimak tulisan para pinisepuh disini…untuk belajar pener….nuwun……

      • Mbah JS, Kang Dalbo
        Matur nuwun atas uraian yg lebih memantapkan Sang Roso di kehidupan dan kedalaman Samudra Kahuripan.

        JEMBATAN.
        (siro’tol’mustakim)
        sanepannya(agar nggak setress):
        siro=saya/aku, tol=jembatan/penghubung, mustakim=mustika. (Jembatan yg membawa Aku “sadar”)

        Untuk apa menyebrang kalau tak tahu arah dan tujuan..?

        Di lain SISI ..
        Diujung jembatan ada SORGA kata ulama top, yg sering diperdengarkan… jembatan itu sangat kecil dan rapuh, sehingga sulit untuk disebrangi, apalagi dengan membawa barang bawaan. Hanya roh suci yg mampu melewati jembatan itu…
        Sorga adalah pahala (maksudnya lebih pada hadiah kenikmatan).
        Sehingga seseorang sangat tertarik dan rela menurut gurunya, ustadnya, untuk melakukan apasaja… hehehehehe…
        Tapi pertanyaannya apa mungkin roh itu mampu “suci” kalau diawal huruf yg BESAR sebagai “alif” sudah membawa beban pikiran untuk bertemu “nikmat”.?
        Yaitu nikmat para bidadari bagi para yg mengaku keturunan “adam” dan nikmat bidadara yg mengaku keturunan “hawa”…??

        Menyedihkan kalau perbedaan “nikmat” harus membawa mereka kearah nafsu (“setan”) yg justru bertentangan dg maknanya.. (setan)yg mereka usir disetiap awal doanya..

        Apakah jembatan sirotolmustakim itu sejenis jembatan nafsu..?
        Yg justru akan menambah beban sarat pikiran yg membelenggu harapan di alam KHAYAL.?

        Kang Baok, kang O”on, Jeng dewi,
        Apakah kita ini keturunan buah mangga(“gandarasa”) yg dimakan “kera” yg kemudian tumbuh dan menjelma di “setra-gandamayit”..?
        *tapi ini jauh lebih bermartabat dibanding hanya keturunan sosok nabi adam yg lebih ber”nafsu”.sex.!

        Salam tol”
        Rahayu.

    • @ kang dalbo…salam.

      hmmm…kalo begitu kembali ke teori…

      ” JIKA SEPASANG MONYET TIDUR…JADI BUYUT MOYANG KU ”
      (si-baok ikut nyengir sambil ngeloyor) he..he..he…

      • @ Baok,

        Makasih akang, hmmm, kemarin yang kena cubit siapa ya? saya atau akang? … he he he… Dan siapa yang mencubit?… siapa? … siapa?… he he he… kik kuk.

        Pithecantropus Erectus atau mungkin maksutnya paleo javanicus adalah manusia yang berpikir, berbudaya dan bercipta rasa. fosil mereka sudah ada sejak 600.000 th lalu dan peradaban mereka di mulai sejak 2 jt th lalu, nenek moyang kita adalah cikal bakal moyangnya seluruh peradaban Atlantis, lebih tua dari peradaban mesir ataupun yunani.

        http://roni-pascal.blogspot.com/2009/10/ternyata-benar-benua-atlantis-itu.html

        Kang Baok, semuanya itu berasal dari mind-set, dari sebuah pemikiran itulah yang bisa mengubah peradaban manusianya. Sedangl kisah/legenda Adam-Hawa yang ada baru sekitar tahun 5872-4942, yang di percaya oleh kaum keturunan abrahamik yang berkembang menjadi 3 agama samawi, yaitu: yahudi, kristen dan islam sebagai manusia pertama yang turun ke bumi melalui dakwah kitab mereka.

        http://id.wikipedia.org/wiki/Adam

        Namun begitu sampai sekarang tidak di temukan makam ataupun kerangka fosil mereka selain hanya napak tilas mereka menurut hadist dalam kitab mereka saja. kalau kang Baok masih merasa romantis dengan kisah2 hidup keturunan mereka ya nggak pa2, romantis boleh saja namun harus tetap awas dan bijaksana pada diri sendiri, evolusi pemikiran adalah warisan yang luhur dari evolusi peradaban nenek moyang kita. Jadi jangan merasa takut/ gengsi dan terhinakan kalau nenek moyang kita berwujud kera purba, menurut saya mereka lebih polos, jujur dan tulus serta cerdas dan cerdik. Apakah kang Baok tahu wujud nenek moyang bangsa lain jutaan th lalu, selain dinosaurus di muka bumi ini?, lalu jika ada orang yang bilang ada orang yang turun ke bumi sekonyong-konyong menjadi manusia pertama penghuni bumi, itu patut di waspadai…, apakah mereka berbohong?, Lalu untuk apa mereka berbohong?… dan mengapa kita mau di bohongi?…

        Salam Evolusi Diri, Masyarakat & Bangsa,

        Dewi

      • @ bu guru…semangat sore

        nuhun pencerahannya…
        salam…

      • Nuwun sewu..
        @ Sdr Ijigading…
        thanks..
        Sebuaah filsafat yg begitu syarat akan makna kebijakan dalam memaknahi suatu penderitaan, jadi kalau menurut sy inti dari Filsafat tsb adalah dua titik poin yang berbeda namun menjadi saling melengkapi, dibutuhkanya penderitaan untuk memahami arti kebahagiaan, seperti halnya di butuhkanya kegelapan utntuk memaknai sebuah cahaya terang, dibutuhkan sakit tuk menikmati rasa sehat dan sejahtera, dst nya.
        jadi seperti energi Yin dan Yang begitu ya kang???

        @ Baok, tuk Bu guru Dewi..

        Dewi, namanya ibu manis bak permen
        berilah les prifat agar otak ku paten..
        Hadiahku tas plastik bisa pesan di biutik..
        Tidurpun aku tak nyenyak ..
        Sebelum aku sebutkan namamu..
        Guru si dewi montok….

        Asah asih asuh..
        Dalbo with cengengesan…

      • berilah les prifat…
        nah ini yang di tunggu-tunggu dari seorang ibu guru, biar otak ku paten dan maknyoos..
        aku tambahin ngerayunya ya biar gudang ilmunya dikuras semua isinya…

        dari @kang dalbo, tuk bu guru

        baru melihat kaki ibu melangkah, hati di dalam dag dig dug mirip bedug.
        apalagi he he he tak kan kuat ku berdiri…

        kalo setuju kita bolos sehari,bohong sedikit mungkin tuhan tak marah.
        asmara tak bedakan,aku murid kau guru…

        kebon binatang lokasi yang ideal, murah meriah ongkos untuk les prifat.
        ku tau gaji ibu sudah cukup untuk beli mersi.
        rasanya ingin punya bank ku traktir engkau seorang, impianku ibu ngasih les prifat…

        dewi namamu asli cangkokan jawa,busana biasa saja ramping kau punya pinggang.
        tai lalatmu genit nankring di dagu, goda iman ku klikitik iman ku,merah bibir mu bukan polesan pabrik, mulus kulit mu tak perlu lagi ke salon, betis mu bukan maen indah bak padi bunting, apa lagi he he he takakan kuat ku berdiriiii…

        salam nyengirrr…
        nuhun.

      • @ Salam Mas Ijogading, Kang JS, Mas Baok dan para Begawan.

        Matur nuwun Mas Ijogading. Tulisan Jenengan sungguh bagus. Terima kasih, telah memberi alternatif gaya “berenang” yang lain, di Samudra Kahuripan yang luas tak bertepi, yang dalamnya tak berdasar.

        Mudah-mudahan, kita tetap “bisa” menemukan “batas dan kedalam” kita sendiri, walau dengan ukuran yang mungkin tak mesti sama.

        Kaki langit pun tak pernah bergerak, saat kita mengejar. Nuwun.

      • @mas edy benar…disini kumpul pelatih-pelatih renang dan handal…dan mas ijogading adalah salah satu pelatih yang te-o-pe be-ge-te yang banyak memberikan metode latihan dengan gaya altenatif.

        siapapun tanpa kecuali yang latihan di lautan lepas ga kuat tentunya akan tercecer ketinggalan jauh bahkan ke lelep dan mungkin ga akan nyampe ke garis finis…

        dan neng pamela anderson sang gadis baywach di ujung sono sudah siap-siap melemparkan ban dalem mobil untuk menolong..he.he.he..

        kang ijogading,mas edy dan semua…
        nuhun.

  19. @ki ngabehi matur sembah nuwun ki..injih matur nuwun sanget atas kritikannya biar tambah pinter saya, belajar bahasa jawa..harap maklum ki saya ini termasuk wus luntur jawane dlm segi bahasa rada cadel lan blepotan..injih ki matur nuwun sanget atas ngelmu bahasanya sepindah malih matur nuwun..@kangmas tembayat…kangmas ini kok tega menganggap saya punya trah eyang sunan kudus dan punya darah jipang panolan..nyuwun pangapunten kangmas saya ini hanya wedhus gembel yang luntang lantung ngalor ngidul di suruh begini dan begitu sama majikan yang selalu datang silih berganti tuk menyampekan pesan sang majikan kepada anak turunnya supaya ELING jangan ngoyo nguber harta dan lupa sama yang menurunkannya dan lebih parah lagi anak turun sang majikan sekarang sudah mulai mbalelo printah sang majikan disuruh cepat pulang tetap saja ndak mau dng dalih sibuk banyak PR di kantor bahkan ada yg tega berbohong pada diri sendiri dng alasan ndak punya duit,padahal duit numpuk di bank tinggal ambil saja tetap ndak mau ya sudah kalo begitu monggo diterusaken edan donyane ndak ada yg melarang..nyuwun pangapunten kangmas saya ini kadang suka kebablasan kalo uthak athik tombol hp rosok kesayangan..mohon dimaafkan bila saya salah menyampaikan pesan para leluhur kangmas tembayat dan juga para leluhur sanak kadhang semua yg ada di sini,,mohon jng salah paham terus terang saja saya ini seperti org gila..kemarin saya sebut kakang cah pathi pernah olah rasa di gunung Rahtawu padahal saya blm pernah brtemu beliau Dan entah kenapa kok tiba-tiba tergiang di batin saya tembang ILIR-ILIR kanjeng sunan kalijaga padahal terus terang saya ini ndak hapal tembang itu..mohon dimengerti kangmas tembayat dan juga para sedulur para pembaca yg budiman,sekali lagi saya tegaskan saya ini bukanlah siapa-siapa semua tulisan saya itu hanya mengikuti suara hati nurani entah ada hubungannya dng pesan dari para leluhur ataukah hanya bualan org gila yg pengin populer,entahlah. Saya Pasrah saja dng keputusan para sedulur semua yg ada disini mekaten mawon njih nuwun

  20. Kang Sabda Langit, mohon izin bertanya. Mengenai RI1, apakah istri beliau yang tak lain adalah anak dari Alm. Sarwo Edi Wibowo, juga memiliki pengaruh dalam perjalanan kekasaan? Maksud saya, apakah trah keturunan yang menurunkan Alm. Sarwo Edhie Wibowo juga masih berdarah biru? Karena saya membaca analisis di majalah Tempo tentang hal tesebut. Mohon kiranya bisa dijawab.
    Matur sembah nuwun :)

  21. @Baok,
    ini ada ringkasan untold story about nabi Adam:
    1. Jauh sebelum Adam diciptakan, di dunia ini dah ada manusianya.
    2. Karena dianggap mbalelo, maka diturunkan adam dan istrinya ke dunia ini.
    3. Sayangnya Hawa kena rayu penduduk asli dan selingkuh, tahu begitu si adam juga ikut-ikutan selingkuh ( ingat riwayat makan buah Kuldi ), sehingga rencana semula untuk membuat trah makluk yang sesuai target jadi berantakan.
    4. nah kita-kita ini keturunan yang mana ???

    Teruntuk rekan-rekan semuanya jangan lupa ” mandi ” dan siap-siap, karena acara gawe besar sudah dimulai.
    Satu tanda lagi sudah mulai terlihat, yakni akan ada ” Candi ” yg lebih besar dari Borobudur ( ternyata bukan candi Raja ) sejenis piramida yang bukan mustahil bentuk dasarnya adalah candi.

    Info yang lebih lengkap tolong tanyakan langsung kepada beliau-beliau yang lebih mumpuni, saya takut ndisiki kerso.

    Salam

  22. @kagem kakang tembayat semalam saya bermimpi diajak oleh seseorang ke suatu tempat yang saya tidak kenal..ditempat itu ada batu prasasti berukuran besar bertuliskan daftar nama trah raja-raja jaman dulu,tulisan yang paling jelas di ingatan saya saat ini adalah MULAWARMAN,kalo tidak salah nama itu di urutan ketiga didaftar batu prasasti..o iya kangmas sudah dua malam ini di rumah saya kedatangan tamu agung entah siapa saya ndak tau.kedatangan beliau tepat jam 11:30 berturut-turut mulai malam selasa kemarin dan tadi malam di wkt yg sama kedatangan beliau ditandai dng aroma dupa ratus yang wangi dan lembut..bukan hanya saya saja yg mencium aroma dupa ratus itu istri saya juga bisa ikut merasakannya.kalo biasanya paling hanya aroma kopi luwak,sirih/kinang,bakau harum pertanda ada leluhur saya yang rawuh…apakah arti semua itu kangmas ?? Nyuwun pencerahanipun matur sembah nuwun

    • @widodo
      kang widodo ini suka merendah aja,tapi belum jujur sama saya kan ?buktinya pertanyaan saya belum dijawab !Nggak usah sungkan,biarkan orang omong apa.

      Soal wangi,saya sendiri hingga kini masih belum diperbolehkan,bahkan nyari sambungan sebagian leluhur juga sebagian masih dilarang alasannya belum waktunya.

      Mati dan hidup itu ibarat dua sisi mata uang nyaris tiada bedanya.Kedua belah belah bisa berinteraksi(walau menurut pakem agama tdk).Para leluhur dari alam sana pada saat-saat tertentu masih diberi kesempatan menengok para keturunannya.Nah waktu nengok itu(silaturahim) kadang memberi wawasan/pelajaran/peringatan dalam bahasa kias/sandi.Begitu pula kita yang masih di dunia nyata ini juga bisa berkunjung(silaturahim) bisa ziarah kubur atau kirim doa.

      Kita Saking sibuknya dunia atau maruknya dunia suka lupa dari mana kita asal dari siap kita diturunkan,lalu bakti apa yang kita berikan pada pendahulu kita.Kunjungan para leluhur ke rumah kang Widodo sebenarnya untuk mengingatkan/memberitahu aku inilho leluhurmu,mereka yg sdh dialam sana tdk bisa berbuat banyak lewat dunia,maka kitalah yg masih didunia nyata yang dg ketulusan hati berbuat untuk mereka dg cara amal soleh,doa 2 buat mereka,kalau perlu ziarah kubur bila ada waktu dan terjangkau.

      Kalau leluhur mendatangi kita atau kita dibawa ketempat dimana ada ssesuatu itu dimakasudkan untuk mengingatkan kita kalau kita ini trahnya sekaligus sebagai bentuk pengakuan mereka pada kita,Meski kita secara wadah masih trah belum tentu para leluhur mengakui kita sebagai cucunya,lho kenapa?hal itu terjadi karena hidup kita selalu berselimut kebencian,kedengkian,keserakahan, dan selalu merugikan orang lain,menjelek-jelekan orang lain sombong,pohah,ria dll,pada siapakah yang bisa memastikan ibadah kita,amal kita,suhud kita,pertobatan kita pasti diterima oleh Nya?

      Pengalaman saya mencari pengakuan kita sebagai trah/cucu tdk mudah harus dibuktikan dalam tingkah laku dulu.nanti lama-lama akan banyak leluhur mengingatkan kang wid sperti itu.Bahkan saya dapat wasilah-wasilah tdk berguru tapi dari sebagian pengajaran leluhur,bahkan saya pernah didatangi seseorang katanya disuruh untuk mengijasahkannya.

      Awal tahun kemarin saya dibawa ke Afrika/sekitar Maroko disana diberi kesempatan cucci muka dan minum sendang yang dipakai oleh Sultan Aulia Syeh Hasan Sadzili ketika beliau mau diangkat jadi sultan wali.Saya saat itu bingung korelasinya apa ?baru 3 bln lalu dijelaskan kalau beberapa wasilah saya ada punya beliu danjuga sunan Kudus.Untuk wasilah ini memang tdk bisa di share dan ini termasuk ilmu carik yg hanya diwejangkan lewat lisan dan harus dihafal dalam satu malam.

      Oleh karena itu kang widodo ini coba mulai membersihkan diri,istiqomah.Untuk mendapat pelajaran hikmat,makrifat cobaannya berat dan amat berat,saya sendiri kalau boleh memilih tidak mau,karena untuk mendapatkan hikmat kita harus siap kehilangan segala apa yg kita cintai,harga diri kita akan dibikin nol putul,tapi yang perlu diyakini adalh dibalik musibah ada rahmat,dibalik duka ada suka,dst.Orang bisa hafal kita suci diluar kepala tapi apa ia sanggup melaksanakan ?Pada zaman isa Almasih saja banyak orang Yahudi ahli Taurat,ahli dalil2,ahli debat kusir,ahli mencela orang lain tapi mereka tidak mampu melaksanakan,mereka hanya berlindung dari jubah.

      Perlu diingat jangan mudah terpesona oleh penampilan,Durna dikasih surban tetap saja Durna,sengkuni dikasih jubah tetap Sengkuni.

      kang widodo ,waktu persiapan makin sempit ,tukang fitnah akan makin banyak,hati-hati eling lan waspada.Kalau nanti tongkat langit harus difungsikan itu berarti saatnya tiba dan itu hanya satu kun(perintah).
      Mugi-mugi kito sak kurowongso tansah pinaringan widodo,teguh,rahayu,slamet nir ing sambikolo,nir ing sekoro-koro.kalau akang sdh bontos rumus yg akang miliki itu maka akang sdh tdk bingung-bingung lagi atau tanya sana-sini !

      suwun

  23. Apakah pyramid yg baru2 ini ditemukan di jabar yg usianya jauh lebih tua drpd pyramid di mesir,benar benar ukurannya lbh besar dari candi borobudur ?! Monggo di babar..

  24. Apakah pyramid yg baru2 ini ditemukan di jabar yg usianya jauh lebih tua drpd pyramid di mesir,benar benar ukurannya lbh besar dari candi borobudur ?! Monggo di babar poro sedulur..

  25. kukidungkan kesedihan, tangisan lampau kisahkan derita menjelang
    Kala manusia menyusut hanya menjadi bagian dari suatu nilai kegunaan
    dan waktu dirampat ketam bagai binatang buruan
    Ilusi diproduksi dalam hingar bingar iklan, jadikan mimpi lebih meyakinkan dibanding kenyataan
    Tercampak laiknya budak…
    Jalanmu didiktekan sesuai peta…

    Coba kayuh asa sebrangi sungai…
    Apa lacur, sesampai di tengah diterjang banjir bandang
    Apa yang bisa kau jadikan pegangan?
    Pemimpinmu lebih suka berebut remahan roti yang disebut kekuasaan
    Sedang…

    Pemegang peta tak lebih dari calo tiket yang sibuk perkaya diri berslogan ayat suci hingga membusa mulut
    Tuntunan menjadi tontonan..!!!
    Pupus harapanmu tiada lagi pegangan

  26. yang terjadi biarlah terjadi sebagai tanda agung Ilahi
    Keadilan adalah dendam, seruan akan sebuah harapan
    Sebab dunia adalah ladang, tempat menabur benih dan menuai hasil
    Maka siapa yang menabur dialah yang akan menuainya

    Sungguh…
    Yang dinanti telah datang, namun tak seperti yang kau kira :mrgreen:
    Dia datang membawa api
    dan seperti yang dikehendakinya api itu telah berkobar menjalar kemana-mana

    • Ibu …………………
      Senja kian hari kian merah
      Lukisan alam di ufuk barat kian menyeramkan
      sedangkan sang timur diam seribu bahasa.

      Ibu …………………
      Aku belum pernah melihatmu menangis sejak hari itu
      Di temaramnya hari
      Di sela – sela banjir darah dan air mata

      Kau dekap diri ini dengan isak yang tertahan
      Kau besarkan rasa bangga dan percaya diri di hari – hari setelahnya
      Tapi ibu…….
      Kenapa hari ini kau menangis lagi, walau itu kau sembunyikan dariku ?????

      Bukankah engkau pernah bersumpah
      Tak akan menangis lagi
      Dan kaupun pernah melarangku untuk
      Lemah hati dan menjatuhkan air mata itu walaupun sekali saja sejak pertemuan terakhir kita.

      Ibu………….
      Nanda tak begitu faham akan duniamu
      Tapi nanda cuma yakin dalam satu hal
      Bahwa hari itu ada yg begitu menyakitkan, hingga kau menangis lagi

      Ibu………..
      Telah lama nanda tak mendengar senandung kidungmu yg menelusup jiwa
      Lamat dan lirih bagai orang berbisik
      Tapi bisa menidurkan aku di pangkuanmu,

      Ibu…………
      Aku rindu………….
      Akankah kau berikan lagi kedamaian hatimu untukku
      Ataukah kau akan memberikan yang lain kepadaku ?????

      Ibu…………….
      Pernah aku melihatmu menaruh pedang keadilan milik ayah di pangkuanmu
      Kadang pula aku melihatmu menari – nari dengan selendang milik nenek
      Di pekatnya malam, di derunya gelombang samudra yang mengamuk

      Ibu…………..
      Kau pernah berbisik padaku,
      Akan menyanyagiku selamanya
      Tapi kenapa sejak kemarin kau membisu ???

      Marahkah ???????
      Bencikah ?????
      Atau engkau tidak setuju dengan keputusanku ??????
      Salahkah nanda bila meminta ???????

      Ibu…………
      Bukankah semalam telah nanda utarakan padamu
      Ku lepas semua bagai ingimu yang telah terlanjur
      Nanda rela, walau nanda harus seperti kanda RAMA

      Ibu………
      Bukan aku menentangmu, tapi nanda tak tega
      Untuk melihatmu menangis lagi dipekat malam
      Di tempat sunyi, jauh dari nanda,

      Ibu………
      Seperti halnya dirimu
      Aku kan mendampingimu kemanapun engkau pergi
      Walau sampai harus ke ujung langit, nanda akan lakukan untukmu……..

      untuk masnya, terima kasih….. ( puisi di atas milik seseorang yg pernah q baca, apakah ada hubungannya ??? ), sebagai tanda persahabatan q kirim lyrik lagu berikut….

  27. Ngomong ngomong tentang nenek moyang manusia,baik itu yg stuju nenek moyang berwujud manusia ataupun yg berwujud monyet skalipun,.ternyata mereka punya score sama..heemmmm ini kisahnya :mrgreen:

  28. @kangmas tommyarjunanto matur sembah nuwun kangmas..tiap kali panjenengan datang selalu bikin saya deg-degan karena ndak ada yg bisa disimpan di dalam hati selain kejujuran..sangat sulit menghindar dari panjenengan menutupi kebohongan mudah-mudahan saya bisa kecipratan ngelmu panjenengan matur sembah nuwun

    • @ Mas Widodo,

      Setuju ! Dari duluu – saya sering membaca tulisan2 lama – komentar2 Mas Tomyarjunanto ini selalu … berbobot bin berwibawa ! Blog Sabdalangit yang dahsyat ini semakin … dahsyat dengan adanya Mas Tomy disini ! Dibanding dengan tulisan2 ‘sedulur’ yang suka mengkopar-kapirkan orang lain, ya seperti malam dan siang ! …
      Terima kasih,Mas Tomy ! (-:
      Ah, Mas Widodo, jangan bosan2 berbagi pengalaman dan kearifan di sini !

      @ Mas Bayangan,

      Puisi anda …. menggetarkan ! Matur nuwun.

      Salam katresnan tergetarrr (-:

      • Mas SEN KARNA…
        terima kasih….. puisi itu copy paste dr sebelah ( milik seseorang yg q coba masukkan ke sini ), Salam juga untukmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 896 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: