RUNTUHNYA SEBUAH (jembatan) DINASTI

Awan Naga Tenggarong

RUNTUHNYA SEBUAH (JEMBATAN) DYNASTY

GURUKU BERNAMA TUMBUHAN

Oh…Pameungpeuk…

PROLOG

Jembatan Kukar

Sehari menjelang 1 Surà, pada hari Sabtu Pon, 26-11-2011 pukul 16.10 Wita (sudah masuk peralihan malam 1 Suro) di mana sebagai saat memasuki sengkala taliwangke atau kematian. Jembatan itu memasuki usianya yang ke-11 (sêwêlas) jembatan megah sepanjang 500 meter sekaligus sebagai simbol mercusuar Kabupaten Kutai Kertanegara runtuh dalam waktu beberapa detik. Beberapa pekerja dan banyak orang-orang yang sedang lalu lalang di atas jembatan menikmati panorama alam serta kemegahan jembatan menjadi korban. Dikabarkan ada sebanyak 40 mobil, 1 bus karyawan, 1 bus umum tenggelam, truk trailler, puluhan sepeda motor hanyut dan diperkirakan lebih dari 60 jiwa melayang terseret arus sungai Mahakam yang dalamnya lebih dari 50 meter itu. Ironinya, ia runtuh disaat usianya memasuki tahun kesebelas (sêwêlas) di mana merupakan pralampita kawêlasaning Gusti. Apakah semua ini artinya? Musibah ? Tanpa menggunakan referensi, petunjuk, dan analisa jelaslah peristiwa ini dapat dikategorikan sebagai musibah. Azabkah ? Semua musibah boleh saja dinilai sebagai musibah, boleh pula dinilai sebagai berkah. Tinggal dari sudut pandang mana kita akan menilai dan memaknai suatu peristiwa. Semua orang bisa saja mengatakannya sebagai azab tuhan atau mekanisme hukum alam. Namun persoalannya bagaimana cara menjelaskan hubungan sebab akibatnya jika memang dinilai sebagai hukuman ? Memang tampak paradoksal, tetapi jika kita tahu duduk permasalahannya barulah mafhum atas peristiwa tragis tersebut.

PEMIMPIN TANPA LEGITIMASI ALAM

Istana Lama Kerajaan Kutai Kertanegara sekarang menjadi museumKekuasaan turun-temurun era pemerintahan sekarang, dari ayah turun ke anak. Walaupun dilaksanakan Pemilu langsung bukanlah parameter signifikan adanya legitimasi politik secara obyektif, apalagi legitimasi oleh alam dan yang transenden (wahyu). Faktanya, saat ini beaya politik mampu menggantikan wahyu kepemimpinan (berupa téja yang melesat merasuk ke dalam tubuh si calon pemimpin). Untuk saat ini mayoritas pemimpin daerah maupun pusat menjalankan kekuasaannya dengan tanpa wahyu. Orang zaman sekarang lebih percaya “wahyu” berujud uang daripada wahyu yang sesungguhnya. Yakni cahyà sejati berasal dari inti hidup (sang wisnu) sebagai pertanda atas keselarasan manusia dengan hukum tata kosmos. Termasuk di dalamnya adalah restu dan dukungan dari yang transenden atau supernatural being mencakup para para leluhur dan seluruh penghuni dimensi metafisik (astral). Lain halnya masyarakat kita di masa lalu begitu memahami jika seorang pemimpin adalah orang yang mendapat wahyu yang artinya ia menjadi manusia pinilih, terpilih oleh mekanisme hukum tata keseimbangan alam. Oleh sebab itu pemimpin yang memiliki wahyu mendapat semacam “jaminan” bahwa kepemimpinannya akan membawa kemakmuran bagi masyarakat dan lingkungan alamnya. Untuk pemimpin zaman sekarang, boro-boro mendapat wahyu dan apalagi tahu bagaimana seseorang agar bisa mendapatkannya, sebaliknya orang zaman sekarang kadang menganggap wahyu sebagai omong kosong, bullshit, musrik, sesat dsb hanya karena tidak ada dalam kamus suci. Ya, tak dapat dipungkiri orang merasa lebih aman dicap memberhalakan uang daripada menyandang tuduhan-tuduhan tersebut. Apalagi pilihan itu lebih menguntungkan secara materiil. Namun sebagai konsekuensinya, kasus-kasus politik, malapetaka, musibah dan bencana datang silih berganti. Akan tetapi orang cenderung mencari-cari alasan pembenar untuk menghibur diri dengan menganggap malapetaka sebagai cobaan bagi dirinya yang beriman dan cobaan atas misi-misi mulia yang ia jalankan. Konsep cobaan memang masih laku dijual pada saat kondisi kepepet.

Jika rakyat Kukar mau mengevaluasi kira-kira apa yang telah diberikannya kepada alam, selain mengeksploitasi hutan dan buminya serta pembangunan simbol-simbol kemegahan super mercusuar. Ironis memang, di mana Kabupaten Kutai Kertanegara menyandang predikat sebagai Kabupaten terkaya di antara kabupaten-kabupaten seluruh Indonesia dengan PAD kurang lebih sebesar Rp. 2,5 triliun pertahun pada periode tahun lalu, tetapi sedikit masuk ke wilayah pinggiran saja maka kita akan mudah mendapati hutan dan jalanan rusak parah di mana-mana. Sangat kontradiktif. Bandingkan dengan Kabupaten sahabat saya Ki Alus & Mas Kumitir di Sidoarjo, sebagai kabupaten terkaya di Propinsi Jawa Timur, rasanya sulit sekali hanya untuk melampuai PAD sebesar Rp. 300 milyar saja. Apabila permainan kekuasaan seperti ini terjadi 20 tahun lalu barangkali efek hukum sebab akibatnya belumlah secepat saat ini yang seringkali terjadi secara spontan. Di masa lalu bahkan mungkin untuk sementara masih bisa lolos dari jerat hukum tata kosmos. Namun jika terjadi pada saat ini resikonya akan lebih besar dan cepat terjadi hari pembalasan. Saat ini di mana putaran hukum sebab akibat terasa lebih cepat, terlebih genderang kebangkitan kesadaran spiritualitas sejati Nusantara telah ditabuh oleh sang pamomong Nusantara, Sabdopalon dan Noyogenggong. Itu menengarai bahwa kini saatnya seluruh leluhur bumiputra perintis bangsa cancut taliwàndà, njêjêgaké sàkà guru bangsa agar supaya kembali kepada jati diri manusia nusantara. Saat ini sebagian generasi penerus bangsa sudah kebablasan. Para moyangnya sendiri leluhur bumiputra perintis bangsa, diangap demit, jin atau setan penggoda iman. Sementara sebagian yang lain meletakkan leluhurnya sendiri tak ubahnya tamu hina di rumah sendiri. Padahal beliau adalah nenek moyangnya sendiri yang telah mewariskan kemerdekaan, kekayaan alam yang berlimpah, tanah subur makmur, dan mewariskan segenap tata nilai luhur yang dapat menjadi pedoman sikap dan perilaku arif bijaksana dalam hubungannya antar manusia dengan manusia, manusia dengan lingkungan alam, manusia dengan mahluk halus, binatang dan tumbuhan telah dirusaknya. Lantas di mana wujud bakti generasi bangsa ini kepada para leluhurnya ? Generasi yang durhaka dan lebih suka menjadi pengkhianat atas perjuangan para leluhurnya di masa lalu tentu akan menimbulkan bencana kehidupan. Malapetaka, skandal politik, musibah dan bencana alam akan selalu ada mewarnai sepanjang tampuk kepemimpinannya.

RUNTUHNYA SEBUAH DINASTI

Istana Kutai KertanegaraBukannya ikut-ikutan latah, dahwèn dan opèn, atau mau mengait-ngaitkan runtuhnya jembatan dengan nasib sebuah dinasti. Mau dianggap ngóyówóró, celoteh, apapun jenisnya juga tidak apa-apa, mónggó. Sukur-sukur jika mau dijadikan bahan evaluasi diri bagi siapapun yang sedang memimpin di wilayah manapun. Peristiwa naas itu sudah terjadi dan menjadi tengara akan runtuhnya “dinasti Kutai Kertanegara” baru. Waktu yang akan membuktikan. Bukan tanpa sebab, seperti yang telah penulis uraikan di atas. Ini persoalan seberapa besar bakti yang dilakukan generasi sekarang kepada para leluhur besar yang berada di Kutai Kertanegara. Apa dan bagaimana yang sudah dilakukan terhadap YM Sultan Aji Sulaeman, YM Sultan Aji Parikesit, Ratu Bungsu dan masih banyak lagi. Sehingga leluhur sudah merasa enggan terhadap nasib anak turun beserta warga di sana. Tentu saja leluhur tahu persis siapa saja orang-orang zaman sekarang yang masih peduli dan menghargainya walau hanya sekedar menegok batu nisannya saja. Wahyu dan ndaru akan melesat ke arah timur laut menuju Kutai Timur, di mana para pemimpinnya beserta rakyatnya lebih memahami akan arti berbakti kepada para leluhur bumiputra perintis bangsa. Tidaklah mustahil wilayah tersebut akan segera menggeser prestasi Kab Kukar sebagai kabupaten terkaya seindonesia.

Kiranya belumlah terlambat, barangkali kisah selanjutnya akan berbeda bila peristiwa naas kemarin sore dapat dijadikan sebuah cambuk penggugah kesadaran untuk lebih menghormati dan menghargai nilai kearifan lokal (local wisdom), di mana erat kaitannya dengan wujud bakti kepada moyangnya. Generasi yang penuh bakti adalah mereka yang selalu eling sangkan paraning dumadi, ingat akan asal muasal hidup dan apa tujuan dan tanggungjawab hidup berikutnya. Generasi demikian ini tidak akan pernah melupakan kebaikan dan jasa orang lain. Kebaikan selalu dibalas dengan kebaikan, bak pantun berbalas, ia akan gayung bersambut menjadi berkah yang berlimpah ruah.

TUMBUHAN ADALAH MURSYIDKU

Salah satu hukum alam tata kosmos yang telah berkali diajarkan oleh seluruh tetumbuhan di permukaan bumi ini. Mari kita cermati, tumbuhan mendapatkan energi hidup dari tanah, namun tumbuhan akan mengembalikan kesuburan tanah melalui guguran daun-daunnya yang jatuh ke bumi kemudian berproses menjadi kompos.

Tumbuhan butuh mineral dari dalam tanah, akan tetapi tabiat tetumbuhan selalu memberikan suplay air kepada tanah, tetumbuhan menangkap air hujan dan embun untuk kemudian tanah menyimpannya lagi. Tumbuhan dan tanah adalah dua makhluk dalam simbiosis mutual. Faktanya tumbuhan telah jutaan tahun bertindak arif dan bijaksana, dan tak pernah melakukan kesalahan sedikitpun. Tumbuhan seolah memiliki kesadaran tata kosmos, ia menjalani hidup selaras dan harmonis dengan ketentuan alam. Tumbuhan telah menemukan hidup yang sejati sedari awal. Manusia yang pandai tentu bersedia berguru kepada sang mursyid yang tak pernah salah dan bohong, yakni kepada tetumbuhan. Manusia akan meraih hidup yang sejati, jika hidupnya mampu memberikan kehidupan bagi seluruh makhluk, seperti halnya dilakukan oleh kaum pepohonan. Terimakasih guru ku !

Di saat alam memberlakukan hukum-hukumnya secara ketat, di saat para leluhur serempak njêjêgaké sàkà guru bangsa. Tak ada kunci sukses lahir dan batin selain menjadi generasi penerus yang mampu menyelaraskan diri dan harmonisasi dengan keseimbangan tata kosmos. Tak ada pilihan yang lebih mulia selain generasi harus berbakti kepada para leluhur bumiputra perintis bangsa. Sebagaimana anak yang berbakti kepada kedua orang tua. Caranya mudah, jangan remehkan dan hinakan nilai-nilai kearifan lokal. Sebaliknya hayati, dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab ia mengandung nilai-nilai luhur sebagai hasil rangkuman atas suatu hubungan yang selaras, harmonis, dan seimbang antara manusia dengan lingkungan alam tempat di mana mereka hidup regenerasi selama ratusan bahkan ribuan tahun lamanya. Sebaliknya, menjadi generasi durhaka dan pengkhianat bangsa, cepat atau lambat malapetaka pasti akan terjadi. Sebab berarti pula telah melawan ketentuan alam serta tidak selaras dan harmonis dengan keseimbangan tata kosmos.

BELAJAR LEBIH HIDUP

Jembatan itu hanya beberapa ratus meter jaraknya dari Pasarean Agung YM Sultan Aji Sulaeman, YM Sultan Aji Parikesit, dan YM Ratu Putri Bungsu di Kota Tenggarong. Peristiwa rontoknya jembatan megah dan terpanjang di Kaltim itu masih merupakan teguran awal. Boleh jadi merupakan bencana bagi Pemerintah Daerah, sebaliknya bisa jadi merupakan tengara terbukanya pintu berkah bagi rakyat di sana di waktu yang akan datang. Akibat pengabaian atas teguran itu tidaklah mustahil di tengah tampuk periode pemerintahannya terjadi gejolak yang berujung lengser keprabon, atau bahkan berujung kematian. Sulit untuk mengelak dari jeratan hukum alam kecuali manusia mau eling dan waspada, yakni menempatkan dirinya agar selalu berada pada koridor hukum tata keseimbangan alam. Lagi-lagi, sebuah peristiwa naas bertepatan pada saat R-1 sedang mengadakan hajatan resepsi pernikahan putranya. Sebagai orang Jawa yang telah hilang kejawaaanya, pernikahan itu dilaksanakan tanpa mengindahkan wêwalêr dan paugêran. Justru dilaksanakan tepat pada 3 sengkàlà besar yakni ; malem Suro, serta dilaksanakan hingga 1 Surà bertepatan dengan neptu Minggu Wage tibo làrà. Satu Suro tali wangke, alias mati dan sakit di bulan keramat. Di mana pada saat-saat seperti itu seharusnya orang memanfaatkan waktunya untuk banyak-banyak mengevaluasi diri sembari lebih manembah kepada Tuhan. Semua sudah kadung terjadi. Mudah-mudahan beliau masih ingat bahwa hitungan neptu merupakan sistem kalender Jawa yang unik dan sangat akurat, sebagai hasil karya moyang di zaman dulu atas kecermatannya membaca karakter alam sesuai siklusnya. Mudah-mudahan peristiwa naas Sabtu sore di Jembatan Kukar dijadikan sarana pêpéling untuk tidak semakin gegabah melaksanakan tampuk pemerintahannya, atau tidak akan sampai akhir 2012.

ARTI SEBUAH PENGABDIAN

YM Sultan Aji SulaemanPukul 08.47 wib tanggal 27 Nop 2011. Demi melaksakan titah ayahanda Yang Mulia Sultan Aji M Sulaeman (YM SAMS) untuk segera marak sowan ke pepunden di Tenggarong, tak lupa untuk tabur bunga dan beras kuning ke sungai dengan harapan titah gaib di sungai Mahakam mau melepas para korban agar supaya jasadnya segera ditemukan tim SAR. YM Sams selalu berpesan, sebagai bentuk “laku” tapa ngrame, adalah berbuat baik sembari tidak boleh mengharap-harap pengakuan dan penghargaan dari siapapun. Juga manusia tak boleh mentang-mentang, merasa paling suci dan mulia. Sudah seharusnya manusia menghargai dan menghormati penuh rasa welas asih kepada sesama makhluk di dunia ini tanpa kecuali para lelembut, tumbuhan, binatang dan lingkungan alamnya. Perjalanan harus dilanjutkan pergi ke arah timur laut tempat di mana melesatnya sang wahyu, mengambil sesuatu di sana untuk sesegera mungkin dilabuh ke pantai selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat. Persis seperti saat membawa sesuatu ke puncak Merapi tepat pada 11 hari sebelum gunung api paling angker itu meletus dahsyat tahun lalu. Kali ini sesuatu musti dilabuh di pesisir PEMEUNGPEUK, dengan harapan agar sesuatu itu nanti dapat dibawa gulungan ombak tinggi dan dahsyat yang dapat menerjang pesisir itu. Suatu peristiwa alam sulit untuk didispensasi, namun kali ini semoga masih bisa diupayakan agar mendapat dispensasi. Sementara itu, YM Sams segera melanjutkan perjalanan ke arah samudra selatan untuk suatu urusan, semoga Kanjeng Ratu berkenan membantu supaya badai tropis dan lampor tidak sampai menerjang wilayah pesisir timur Kalimantan Timur, kalaupun harus menerjang semoga tak ada korban jiwanya. Mugya Gusti Jawatagung taksih paring kawelasan dumateng sagung titah dumadi. Segala daya upaya upaya para titah luhur dan mulia itu semata demi keselamatan umat nusantara yang masih hidup dengan raga dan hawa nafsu, khususnya yang bertempat tinggal di wilayah pesisir timur Kaltim. Dengan segenap kebeningan batin dan kebersihan hati mari kita bersama belajar dari segala kearifan para leluhur dan para titah alus yang sangat bijaksana. Kita tiru sikap-tabiatnya yang penuh rasa welas asih kepada seluruh makhluk tanpa kecuali. Termasuk terhadap orang-orang yang tak paham bagaimana kehidupan yang sejatinya, sehingga bersikap menghinakan dan tumbuh kebencian di dalam hatinya terhadap para titah alus. Beliau-beliau adalah bangsa manusia yang sudah berada pada kehidupan dalam tataran derajat luhur, beliau-beliau adalah bangsa makhluk hidup yang lebih arif dan bijaksana, namun sering dituduh oleh umat manusia sebagai dedemit, hantu, jin dan setan penggoda iman. Mereka itu moyang kita sendiri yang kini tengah disia-siakan generasi anak turunnya sendiri. Sampai kapankah kebodohan itu akan terus merajalela ? Tentu saja, sampai saat di mana para titah ngaluhur penuh kemuliaan dan kearifan itu telah habis masa toleransinya. Saat di mana genderang itu menggetarkan nurani, menjadi tengara kebangkitan spiritualitas yang sejati bagi bangsa manusia yang hidup di Nusantara.

Makam YM Sultan Sulaeman

Additional :

Sengatta, 29 Nopember 2011

Pagi dini hari pukul 04.00 Wita, YM Sams mengingatkan bahwa peristiwa Kukar’s Bridge Tragedy merupakan salah satu bentuk kutukan alam atas ulah generasi sekarang yang sudah tidak lagi “berpijak pada bumi pertiwi” tempat di mana mereka menyandarkan hidupnya ; menghirup udara, makan hasil bumi. Lupa diri akan pentingnya memahami kearifan lokal. Satu lagi pesan beliau yang tak kalah penting ; khususnya untuk Bapak S yang dahulu pernah menjabat… coba bapak ingat baik-baik, beberapa tahun yang telah lalu pernah iseng mencoba-coba, mengenakan MAHKOTA RAJA kerajaan Kutai Kertanegara yang sekarang disimpan di museum Kukar. Itu tindakan berlebihan terlebih lagi jika disertai dengan sikap meremehkan nilai keramatnya, nilai yang dijunjung tinggi oleh kearifan lokal. Sama halnya mendurhakai nilai yang dijunjung tinggi secara turun-temurun oleh manusia pinilih terpilih di masa lalu, yakni para Ratugung Binatara yang pernah memerintah wilayah Kutai di masa lalu. Barangkali beliau-beliau Bapak anggap telah mati dan tak bisa berbuat apa-apa, serta tidak tahu menahu atas segala ulah tidak baik para generasi penerusnya. Dugaan itu salah besar, beliau tetap mengetahui persis apa-apa yang terjadi dan dilakukan generasi penerus saat ini. Bapak pun sampai saat ini tidak pernah merasa bersalah, sekalipun juga belum pernah meminta maaf. Akibatnya tidak hanya bapak sendiri yang mengalaminya melainkan pada putra-putri bapak termasuk rakyat Kukar. Perlu bapak ketahui bahwa sukma tidak pernah berbohong. Saya hanya sekedar menyampaikan apa adanya yang terjadi barangkali ada manfaatnya, terutama bagi rakyat Kukar yang tak berdosa tetapi ikut merasakan efek pahitnya. Nyaris terlambat dan mumpung Kukar belum terisolasi seluruh aksesnya oleh LONGSORNYA bukit kecil kerajaan mahluk astral, yang ada di LOA KULU, yang bisa terjadi kapan saja. Atau hanya akan sibuk menghibur diri dengan menganggap semua itu merupakan wujud cobaan karena disayang tuhan.

Semoga seluruh kejadian itu dapat diambil sebagai bahan pelajaran berharga bagi Pemerintah Kukar, juga oleh Pemerintah Samarinda dan seluruh jajaran pejabat di sana. Masyarakat dan dulur-dulur semua di sana hendaknya lebih eling dan waspada karena bahaya tak kalah besar tengah mengintai wilayah Samarinda.

Semoga seluruh makhluk dalam kesadaran dan keselarasan dengan alam, semoga selalu dalam naungan keselamatan.

Berikut adalah foto pertanda suatu bahaya alam, sesaat sebelum peristiwa jembatan runtuh terjadi di Kukar. Dapat ditengarai sebagai awan naga hitam.

20111129-152820.jpg

Salam karaharjan

About these ads

Posted on November 28, 2011, in Runtuhnya Sebuah (jembatan) Dinasti and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 820 Komentar.

  1. Pertama2, sy haturkan puji syukur karena telah sempat sowan ke makam YM Sutan Sulaeman dan leluhur agung lainnya dr kraton Kutai.
    Berikutnya..sy memaklumi jk terjadi musibah pas menimpa simbol yg dibanggakan pemda kukar. Pembangunan Kukar memang belum
    menunjukkan keadilan yg bg semua. Seperti komunitas dayak, mrk teraniaya krn ulah korporasi yg didukung oknum birokrasi.
    Sudah waktunya kita mengevaluasi diri scr total dan mulai mengembangkan pembangunan yg berkeadilan dan berwawasan lingkungan.
    Syukur2 jk kt sdh mulai sadar akan pentingnya kehadiran pemimpin yg mendapatkan wahyu kedaton. rahayu.

  2. Mas Sabdo, nyuwun pangapunten kawu;lo nembe spindah meniko nyerat wonten ing papan puniko, kawulo bade ngangsu kawruh dumateng mas sabda dos punti anggen kawulo miwiti, nyuwun pidedahipun mas

  3. @kakang sen karna matur sembah nuwun kakang matur nuwun sanget atas dukungan semangatnya..@kakang bayangan matur sembah nuwun kakang..sudahlah kang jangan di ladeni mas@ANTI KAFIR nanti juga dia akan menyesal sendiri tenang saja ingat pesan eyang sabda kpd panjenengan ”MULAT LAKU JANTRANING BANTALA LAN SAMUDRA jadi santai saja okey ^ ^..kepada seluruh pembaca yg budiman dimanapun anda berada hendaklah selalu berhati-hati dan jangan lengah saat ini pasukan bhatara kala di empat penjuru sudah di sebar di seantero negri bila kita mau memperhatikan di sekeliling kita,perubahan suhu udara sangat terasa. Hawa panas angkara murka mulai menyebar,hawa nafsu mulai tak terkendali tak peduli dia wanita maupun laki2 sudah mulai terkena polusi kekuatan tak kasat mata yg membuat mrk jadi gelap mata,para penghayat kajiman/hijib akan mulai saling serang tuk menuruti hawa nafsu para durjana yg gila harta,kekuasaan dan wanita…naga bumi sudah di sebar keseantero negri dan akan menjatuhkan eksekusi bagi para durjana perusak lingkungan alam di bumi nusantara ini..nasibi dari arab bawaan para sodagar masa lampau akan terlibat pertempuran dng jagad alus tanah jawa,sesungguhnya makhluk halus yg perlu di waspadai adalah jin nasibi bukan para makhluk halus asli tanah jawa..karena yg sering membuat kerusakan jagad alus di tanah jawa ini adalah para jin nasibi,jin suku bangsa arab yg oleh kebanyakan org di yakini sebagai khodam..para manggalayudha mulai menjalankan perintah dari sang ratugung binatara ingkang sinuhun kanjeng ratu kidul tuk menjaga kpd siapa saja yg menjalin tali paseduluran dan menghormati kraton kidul…eyang siti jenar dan eyang kalijaga akan mulai mengumpulkan ranting2 kering yg berserakan,para sodagar pengkhianat akan di suruh menyaksikan kehancuran ajaran yg dibawanya,ajaran yg membabi buta yg bila di hayati dan di resapi hanya mendatangkan bencana dan musibah yg datang silih berganti dan tak pernah kunjung usai…seperti yang terjadi di negara asalnya saat ini..hancur karena ulah para leluhurnya sendiri nuwun

    • terima kasih kakang WIDODO, akang adimu ingat selalu nasehat kakang** semua, ma’afkan ADIMU sudah terlanjur ngucap. Adimu akan mempertanggungjawabkan semuanya, percayalah….

  4. aduuuhhh tiap baca tulisan sedulur semua, hati jadi sejuk…banyak nasehat berharga sebagai bekal hidup…tapi begitu baca tulisan anti kafir…masya Allah….inikah tulisan orang yang mengaku memahami agama??…begitu kasar dan keras…gak ada damai2nya dihati…bisa jadi sebenarnya anti kafir itu ngefans dengan sedulur semua, buktinya dia menyimak detail tulisan dulur2 semua, hanya saja lalu dia munafikkan sendiri, biar diri terlihat lebih suci dan beda….

  5. dulur, hormati kang sabda selaku pemilik blog…abaikan saja orang2 yang ngomongnya kasar dan cenderung meremehkan. lebih baik kita sharing hal-hal yang berguna bagi hidup dan mati kita nanti…salam kenal sedulurku semua…

  6. BIARKAN SAJA… SESUNGGUHNYA SI “ANTIKAFIR” SEDANG BLAJAR… MEMANG SEPERTI ITU PROSESNYA… TIDAK PERLU KITA MEMBENCINYA… DIAPUN TETAP SATU RAS DAN SAUDARA DENGAN KITA… ADA WAKTUNYA DIA MENJADI LEBIH BAIK LG… AMIEN…

  7. Blog ini sungguh sangat bagus, isinya cukup komplit, dengan latar belakang penulis yang sangat beragam. Bisa menjadi jendela bagi anak cucu, ataupun siapa saja yang membaca…
    Para penulis semua disini sungguh telah mewakili hasil produk ajaran yang telah diterima masing-masing, dengan melihat tulisan yang ada….
    Dalam sejarah umat manusia, biasanya yang baik akan terlihat, dan yang kurang pas akan terlihat pula. Dan itu menjadi penilaian tersendiri dari para pembaca.
    Sungguh bijak bagi pengelola blog ini yang tidak menghapus tulisan-tulisan yang berbau menggoda, guna bukti otentik capaian nilai akidah dari suatu produk ajaran tertentu. Walaupun itu mungkin memang disengaja guna menguji blog ini.
    Bagi yang benar, agar instropeksi diri, jangan sampai terjadi kesalahan pendidikan hingga menghasilkan pemahaman seperti yang dilakukan oleh yang kurang pas.
    Bagi yang kurang pas, ada 2 hal, sebenarnya mengerti tapi pura-pura, atau memang seperti itulah produk ajaran yang diyakini.
    Keduanya sama-sama memberikan warna bagi blog ini. Ada siang pasti ada malam. Ada panas, pasti ada pula dingin. Itulah hukum alam…
    Yang perlu mendapat perhatian adalah:) Saling menghormati sesamanya….
    Karena sebenarnya semua ada titik temu yang sama…
    Hati-hati, bahwa blog ini bersifat umum. Semua dialog yang ada di sini bisa mempengaruhi keimanan seseorang, yang mungkin malah justru membuat orang tersebut menjadi menurun keimanannya dengan melihat produk ajaran yang dianutnya… Apakah kalo itu terjadi, bukannya pahala yang didapat, tapi malah…….
    Efek pengaruh tulisan sungguh besar bagi para pembaca, dibandingkan dengan tontonan visual… Itulah kenapa beberapa buku box office tidak bersedia difilmkan.
    Maka berhati-hatilah…
    Salam

  8. monggo pada sinau karo alam, panase donya soyo kroso, ayo pada iling lan waspada

    salam rahayu, matur nuwun

  9. @Anti Kafir,
    Terima kasih sudah menguji kesabaran kami, semoga amal ibadah andhika ini menjadi bekal untuk bisa lebih menghargai orang lain.
    Kalo andhika orang Islam, saya juga orang Islam, tapi kenapa berbeda pola dan tata cara berfikir. Guru saya sejak dulu wanti-wanti untuk tidak memberi ” CAP ” pada orang lain, sing biso ndelok githokmu dewe, kata beliau dgn arif.
    Kalau kami semua di Blog ini kafir, paling tidak kami merasa lebih baik karena tidak pernah berani menuduh orang lain. Kami tahu, kami masih terus belajar dengan harapan suatu saat nanti kami ada gunanya buat orang lain. Kebahagiaan kami adalah jika eksistensi kami bisa diterima oleh siapapun termasuk andhika.
    Tapi ingat, kesabaran ada batasnya……
    Mari saling menerima, saling belajar ASAH, ASIH dan ASUH
    Kalo andhika orang jawa, atau ngerti bahasa jawa, cobalah SING ISO NGRUMANGSANI, OJO MUNG RUMONGSO BISO…..

    Catatan :
    Kalo bisa nerawang atau kemampuan yang lain silahkan, jeneng ingsun asli, bukan alias. Ditunggu…!!!

    Salam karaharjan……..

  10. Wkwkwkwk…!! Poro sedulur smua…kalo ati udah uatos pol bahkan sudah melebihi titik jenuh ya sangat sulit utk dirubah ! Ibarat batu yg mengkristal meski di tetesi air terus menerus sampe ga ada air lg ya tetep menteleng malah tertawa ngakakk ckckck…!! Watek sing koyo ngono yo kudu di palu waé..nek perlu pakakké pesugihan…ups !! Subkan ngowoh…

  11. sebuah analisis yang mengesankan. saya sangat setuju. Mari kita junjung tinggi nilai nilai luhur bangsa ini. Tapi bagaimana jika ada yang menganggap nilai nilai luhur bangsa sebagai klenik dan tahyul? Mohon bimbinganya.

    Salam sejati

  12. @ sedulur-sedulur yang sudah membaca ebook dari saya, mudah2an bisa mengambil hikmah dari ebook tsb.
    Sekali lagi “bacalah yang tak terlihat atau tak tertulis”, Insya Allah ada manfaatnya.

    Salam rahayu…:)

  13. Surabaya (ANTARA) – Pemerhati aksara dan bahasa Jawa, Ki Demang Sokowetan, menegaskan bahwa aksara Jawa akan segera menjadi “font” dalam program “windows” terbaru pada komputer buatan Microsoft.

    “UNESCO telah membantu kami untuk mendaftarkan aksara Jawa masuk `font` komputer kepada Unicode,” katanya kepada ANTARA di sela-sela Kongres Bahasa Jawa (KBJ) ke-5 di Surabaya, Kamis.

    Di sela-sela KBJ-5 yang diikuti 600-an peserta di Surabaya (27-30/11) itu, ia bersyukur Unicode selaku lembaga resmi yang berwenang membuat standar kode pada sistem komputer di seluruh dunia, telah mengakui aksara Jawa masuk dalam “font” komputer.

    “Sekarang, kami tinggal menunggu realisasinya dan Microsoft sudah berjanji akan memasukkan dalam windows versi terbaru. Kalau sekarang windows7, ya mungkin nanti windows8 atau versi terbaru sudah ada,” ucapnya.

    Menurut dia, UNESCO tertarik untuk membantu karena dunia menganggap aksara Jawa sudah perlu diselamatkan agar tidak punah, karena itu registrasi secara “font” diharapkan akan dapat menjamin hal itu.

    “Saya belum tahu kapan dimulainya, karena hal itu tergantung Microsoft, tapi informasinya sekitar dua tahun lagi. Kalau Microsoft sudah, tentu Apple akan mengikuti,” paparnya.

    Sebagai pengembang piranti lunak, katanya, Microsoft dan Apple juga sangat berkepentingan dengan aksara Jawa, karena Indonesia merupakan pasar komputer yang dinamis.

    “Bahkan, pengembang seluler juga sudah setahun lalu menghubungi saya, karena saya sudah menciptakan `software` Bahasa dan Aksara Jawa sebagai aplikasi Unicode yang sangat mudah dipelajari siapa saja,” tukasnya.

    Ia mengatakan siapapun yang menggunakan “software” miliknya akan dapat menulis Bahasa Jawa dengan tepat dan benar, asalkan dia bisa menggunakan program “Ms Word”, karena tinggal aplikasi pada font “Ajisaka”.

    “Tapi, saya belum dapat memenuhi keinginan pengembang seluler itu secepatnya, karena saya masih menunggu aplikasi Microsoft dan juga peluncuran software itu,” ujarnya, menjelaskan.

    Hingga kini, katanya, banyak teman peneliti asing siap membantu peluncuran “software Jawa” itu di negaranya. “Saya masih berharap peluncuran software Jawa itu ya di Jawa, saya menunggu respons pihak berwenang dulu,” katanya.

    Sumber : YahooNEWS

    • SANGKURIANGsangkuriang

      mudah2an dimasa depan ada negara jawa,,seperti negara israel, lalu indonesia kemana..
      perasaan enak pake bahasa jawa cirebon jawa kowek….
      nah jawa tinggal setengah, mungkin jabar hilang yah..jateng jatim tetap berdiri selamat, negara mercusuar dunia ibukotanya yogyakarta…

      anti kafir bagus saya dukung comen comenmu…
      semia yang ada disini jadi kaya cacing kepanasan membaca cocot anda..
      nah loh aki ngabehi kebawa gemereget…aki islamyah///

      jangan pada bodo..bilang saja sama sisabdo setiap comennt anti kafir didelete saja…atau elmune anti kafir lebih unggul..weleh weleh…

      sidewi jadi beringas..jangan gitu sayang…tenangkan hati, pikiran dan ketikan ha ha ha

  14. Sedulur kinasih semuanya matur sembah nuwun.. Sebenarnya mas@ANTI KAFIR itu memang suka ngajak bercanda kita..kadang saya juga guemeess buanget sama beliau,pingin tak cubit pipinya hehehe..sungguh benar sekali apa yang di sampaikan mas@pembaca blog ini isinya komplit ada siang ada malam,ada panas ada dingin,pedas,manis,asin tawar.itulah alam semesta dan itulah yang terjadi di sekitar kita,bedanya di sini kita aman tentram tidak sampai baku hantam seperti di kehidupan nyata..tapi sebagai gantinya mau tidak mau kita terpaksa perang urat syaraf yang melibatkan HATI-PIKIRAN-UCAPAN ucapan disini adalah KEMBANG TELENG ING ATI dan sudah tentu itu juga akan mempengaruhi segenap perasaan kita yakni EMOSI..di blog ini sebenarnya bisa dijadikan tempat mengasah mental spiritual yang kita punya apakah kita memang sudah siap secara mental dan spiritual bila suatu saat nanti kita di hadapkan dng suatu masalah yang teramat sangat berat di dalam kehidupan kita sehari-hari.. Banyak orang mengaku sudah sabar tapi setelah di bombardir simas anti kafir jebol juga pertahanannya. EYANG SABDA selalu menegaskan'”KESABARAN ITU ADALAH PELAJARAN HIDUP YANG TIDAK ADA BATASNYA” kalau sudah sabar,harus lebih sabar lagi semoga bermanfaat tuk kesadaran spiritual kita semua matur sembah nuwun salam sih katresnan

    • Kakang…..
      Benar apa kata Kakang**ku semua, semoga. ADIMU lebih waspada.

      dan ini catatanku di waktu lalu, mengingatnya. q jadi malu, kenapa bisa jadi begitu
      ————————————————————————–
      Hari berlalu tanpa bisa di gantungi apapun. Dia berlalu meninggalkan cerita untuk di kenang ataupun untuk disesali dan mungkin saja bisa di gunakan sebagai penanda sebuah maksud.

      Sebuah buku tergeletak di depanku sekarang. Penulisnya PUTU OKA SUKANTA sedang judulnya adalah MERAJUT HARKAT. Buku yang sarat makna sekaligus miris…. 568 lbr ( jumlah totalnya )

      Buku yang awalnya mampu menusuk kalbu ini begitu dalam…. sedalam sebuah penghianatan yang terjadi tanpa sengaja….

      Deretan kata berjajar rapi menempeleng kesadaran ini, betapa sesuatu itu merupakan hasrat dan nikmat perih tak terbantahkan…… Awalan sebuah buku yang sarat makna pelepasan ketidaktahuan sekaligus kepedihan mendalam.

      Lembar pertama kubuka…. tertulis di sana …..

      BUAT ISTRI DAN ANAKKU SERTA KAWAN – KAWAN
      YANG SUDAH MENDAHULUI MAUPUN YANG MASIH
      TEGAR MEMPERJUANGKAN KEMANUSIAAN

      Seperti halnya kemarin.. ( buku PRAHA LAGUE) sekarang aku kembali terdiam….. mampukah aku menyelesaikan membacanya ???? kalau kemarin q berjuang memahami budayanya… sekarang q dihadapkan dengan pertarungan batin… mampukah aku menahan gejolak perasaan ini ???? Semoga saja bisa …..
      —————————————————————————————
      Catatan ke 2
      ——————————————-
      Entah mengapa pertanyaan itu selalu ada ?
      Entah mengapa harus juga di tanyakan ….. padahal jawabannya pun tetap akan sama, yaitu ( abstrud ).

      Dalam tarikan napas membawa asap rokok masuk kedalam relung darah dan terhembus keluar lewat hidung dan juga mulut, lepas bebas bercampur angin senja yang temaram…… BUZZZZZ

      Hembusan angin malam kemarin bagai tamparan panas untuk hati dan perasaan. Binggung di buatnya. Haruskah aku menangis karena senang ??? ataukah aku harus memaki-maki karena sedih ????? Standar di dalam hatiku menyatakan GOBLOK ( nilai untuk kebingunganku sendiri )…

      Dalam senyummu kadang terlihat duka….
      Dalam lambaian tangan kerinduanmu kadang terlihat pahit
      Dalam isak tangismu terlihat juga bahagia
      Tapi kenapa kau selalu palingkan muka ????

      Bisumu meresahkan hati ini…
      Diam mu mengiris luka yang lalu…
      Tatapan matamu kelukan lidah dan langkah ini
      Senyummu sungguh ganjil

      Mau bagai mana lagi ??????? bila harus ya begitulah adanya…..
      Mau bilang BEDEBAH, terserah…
      Aku memang BEDEBAH…..

      Bisik** angin dan daun
      Silih berganti datang lalu pergi,
      Sapaan air juga api
      Muncul dan hilang tanpa arti…

      Sampai hari ini…. aku genggam melodi pertanyaanmu….
      sampai hari ini….. aku tetap mencarimu
      Dan sampai hari ini…… aku menunggumu…
      Walau tak pernah ada pelangi…. tapi aku masih merasakan dekap angin alam yg semilir….

      Kadang di tepi jalan, saat menunggu pesanan mie goreng. Bisikanmu tergiang, sama seperti saat waktu kecil dulu…
      “Nikmatilah detik** waktu yang berlalu dengan riang. Nikmatilah sepuasnya, karena besok tak kau dapatkan lagi hal yang sama dengan hari ini “.

      Seperti hari ini…. Aku nikmati tiap tarikan dan hembusan asap rokok dengan tanpa perduli. mau gempa… mau longsor…. mau puting beliung, tarikan dan hembusannya aku nikmati dengan rilex… seakan besok tak dapat lagi kunikmati hal yang sama seperti hari ini…
      ———————————————————
      Dan untuk melepas kejenuhanku, biasanya q menikmati lagu ini….. semoga berkenan, bila da kata** yg salah dan tidak berkenan di hati, yuwun GUNGGE PANGAPURO… SALAM… RAHAYU

  15. Rahayu…
    “Ajining diri soko lathi, ajining sariro soko busono”.
    Sugeng dalu dumatheng para sederek ingkang kinasih. Boten lepat jagad ageng kalian jagad alit sejatose manunggal, sambung sinambung lan “saling mempengaruhi” [pangapunten kawula radi kangelan madosaken ukara ingkang pas]. Sampun pinten-pinten posting wonten blog punika ingkang kula waos sami “dol tinuku”, utamine saking komentaripun mas AK/utawi sinten asmane ingkang dipun wales kalian para sederek. Benteripun alam saget dipun raosaken saking komentar ingkang saling serang. Senaoso kula piyambak sejatosipun inggih boten cecek kalian komentar ingkang dipun posting mas AK, tapi kok ndilalah menawi bade mbales komentar ingkang kirang cecek menika mesti wonten mawon alanganipun. Milo, kula ngemutaken dumatheng pribadi kula, boten sisah males komentar ingkang kirang sekeca dipun raosaken datheng manah. Kuwatos menawi kewedal ukara ingkang kirang sae, amargi ukara niku wau saget ngregeti manah. Padahal sebatanipun Gusti saking ukara “bagusing ati”, dados panggenanipun Gusti inggih wonten ing lebetipun manah ingkang suci / bersih / bagus, lah menawi ati / manah asring dipun isi kalian ukara ingkang kirang sae, lajeng kados pripun Gusti saget remen manggen wonten lebetipun manah / ati? Menawi Gusti sampun boten kraos lenggah wonten manah kula, lajeng ngantos kapan kula saget manunggal kalian Gusti???
    Pramilo, monggo para sederek, kita anglampahi sareh kemawon menawi wonten malih rencang-rencang ingkang nggoda lampahipun piyambak. Kersane menawi wonten ingkang boten remen kalian lampahipun piyambak, amargi miturut tiyang sepuh rumiyin, tiyang ingkang dereng saget nglampahi ingkang leres dipun wastani tasik dereng Jawa. Dados ingkang sae miturut kawula inggih dipun singkur mawon.
    Mugi-mugi saget dipun tampi napa ingkang ngganjel wonten manah kawula, menawi wonten lepatipun ukara, kula nyuwun agungipun samudra pangaksama…
    @mBak Dewi ingkang sampun wongsal-wangsul nyentil kawula, ngaturaken sugeng tetepangan malih. Pangapunten menawi kula dangu boten urun rembag datheng blog punika, amargi wonten tanggel jawab wonten ing papan pedamelan ingkang boten saget dipun tilar. Sanes “secara fisik” nanging “secara fokus” pikiran.
    @Sedaya kemawon sederek ingkang wonten blog punika, mugi kita tansah pinaringan teguh rahayu slamet, tebih saking godha rencana, nir ing sambikala…ingkang awrat, mugi kita tansah eling kelawan waspada…

    Rahayu…_/l\_

  16. orang yang berilmu itu.. tidak cerewet, tidak sibuk mengurusi urusan orang lain, lebih banyak diam (berpikir)..
    orang yang belum kenal tuhan, pasti SIBUK mencari kebenarannya, sementara yang sudah kenal dan yakin akan tuhan.. sudah terdiam menikmati “pertemuannya”..
    mari kita lanjutkan berbuat baik ,berbudi pekerti luhur, sip!!!

  17. @kakang BAYANGAN kita semua jalmo menungso tidak luput dari khilaf.tidak ada manusia manapun di dunia ini yang sempurna semua pernah berbuat salah,termasuk saya juga. Memang seperti itulah proses kesadaran spiritual manusia,semua butuh proses,semua butuh pengalaman dan pelajaran tidak ada yang gratis..semakin tinggi kesadaran spiritual seseorang semakin berat rintangan yang menghadang salah satu rintangan yang paling berat itu adalah HAWA NAFSU kita sendiri. Seseorang belum bisa mengetahui apakah sejatinya KESABARAN TIADA BATAS itu bila dia tidak pernah mengalaminya sendiri suatu penderitaan lahir dan batin yang menghajar habis-habisan harga diri kita yang bisa membuat kita jadi gelap mata tuk menuruti sang hawa nafsu seperti yang saya alami sampai detik ini,tinggal bagaimana kita menyikapi semua itu.bagi saya apa yang saya alami ini bukanlah cobaan hidup tapi anugrah alam semesta yang harus di syukuri,terserah org mau omong apa,terserah bila ada yg mengatakan saya sedang mengikuti air bah atau apalah sebutannya,toh diakui maupun tidak sang guru sejati punya cara sendiri membimbing kita menggapai puncak spiritualitas tingkat tinggi..sungguh benar sekali kata eyang sabda: PENGALAMAN HIDUP DAN GURU SEJATI,ADALAH GURU YANG SANGAT HEBAT.kakang BAYANGAN teruslah berkarya,kakang punya potensi menjadi pujangga besar seperti eyang Ronggowarsito kuncinya..selalu dengarkanlah SUARA HATI NURANI matur sembah nuwun salam sih katresnan

    • KAKANGku…..
      begitulah rahasia alam…. salam katresnan…. ma’afkan ADIMU bila adabnya begitu…… Jangan marah ya… ADIMU juga masih belajar SABAR, tulisan dan masukan KAKANG akan tetap selalu di hati ADIMU.
      kalau tentang menjadi PUJANGGA….. hehehehehe… ADIMU ndak berani, takut…..SALAM…. RAHAYU…

      NB: lagunya cuma hiburan, tiada maksud melecehkan atau apapun. ITU cuma pesemon…

      • MONYETNYA SATRIA BAJA HITAM

        rahasia alam..?
        DENGARKAN JERITAN DAN TERIAKAN SEKITAR JOGJA, MERAPI DAN BROMO..

        aku adalah satria baja hitam yang barusan keluar dari liang lahat karena dipanggil mas karebet
        karebet bilang tolong saya paduka satria baja hitam, bumi jowoku puanasss
        kamu sudah minta izin sama seluruh dewan wali memanggilku????
        sudah paduka, apa sesajenmu……????
        karebet kerlingkan mata..ini saja banteng / kebo bule..
        najisss????
        ini saja umbe rampe kepala kerbau hitam???
        najiss??
        lalu apakah paduka
        karebet kamu gila, sudah berapa lama ruhmu menggantung di gunung tidar???
        350 tahun paduka
        lalu kamu masih belum belajar alif, ba ta sa ..etc
        sudah belajar ngaji belum….loh kakang paduka aku ini karebet JOKO TINGKIR ANAKE KYAI PENGGING MURIDE SI SITI JONTOR, EH SITI JENAR..

        makanya kamu jangan lempeng begitu..
        memang ada apa dengan bumi jowo..
        wis tugel bae jadi loro paduka..
        wah motor hitamku dimana yah akukan satria baja hitam..
        ada paduka kemarin mau direbiut oleh segerombolan penyamun diketuai sabdo bloon sama tem bikar..
        katanya ini hak kami..
        hak kentutmu ….
        kamu ngisin ngisini semua leluhurmu…dangkal sekali otak kalian..
        sana pergi, aku gak mau mengakumu sebagai turunan orang jowo…

        amblesnang ora yogyakartanya rebet
        monggo mawon, punika kulo apa kata paduka saja…
        sisemar kemana rebet..
        diamah lagi NAIK HAJI SAMA SI PETRUK DAN GARENG
        saya suruh pulang ngayomi jowo,, mereka bilang ORA SUDI..
        DOSAKU WIS AKEH, AKU EMOH MENGINJAKKAN KAKI LAGI ING JOWO,
        ORA ORA ojo pokso aku..

        aku mau membersihkan diri di hadapan BAITULLOH….
        ” ya gusti amblesnang wae wis jowo tengah karo wetane, monggo monggo”
        sekonyong koyong kresna datang tapi ga pake kincir angin cakra, hanya memegang tasbeh
        waduh rusuh rusuh…iran wis siap ngebom eropa..
        iran lagi kedesek..kumaha yeuh kuncung..
        udahlah..
        aku gak mau ngurus nusantara lagi..EDAN KABEH
        TUH sisukarno, juga ada disini, mereka merah semua mukanya..MALU..
        lalu tampaklah nabi sulaiman tersenyum…
        hemmm adik adikku semua
        semua jin dan iblis laknatulloh sudah aku perintahkan memayungi jowo
        kamu semua tenang hati pikiran..
        itu bukan urusan kalian, khidir as sudah aku suruh bergeser 80 km dari seluruh pantai jawa…
        nabi sulaiman mengerlingkan mata pada sukarno..
        tugasmu selesai dik
        pancasila dasar negharamu sudah diinjak injak.

        menurut laporan sebgian raja jin
        INDONESIA SUDAH RAPAT DENGAN JIN SYETAN DAN IBLIS….

        berdoalah , semoga manusia yang baik budinya, baik perkataan dan hatinya, benar perilaku dan kehidupannya semoga diayomi TUHAN YANG MAHA ESA
        baik dirinya maupun keluarganya..baik saudara maupun rekan rekannya yang ada DALAM JALAN SABR BENAR DAN JUJUR..

        lalu sulaiman as, memegang kuncung semar,
        kuncung kau tampak sudah suci sekarang…
        terimakasih baginda Rosul junjungan kami

        …….

  18. numpang lewat :
    saya jadi ingat kata2 alm.Gus Dur ,DPR isinya tak ubahnya anak2 play group,debat kusir ilmu agama diblog ki sabda ini saya rasa mirip juga ,kaya play group juga ! ha.ha….
    Ada yang merasa sariatnya hebat tahu surga ,pada hal baru katanya…..ha ha……..
    itulah orang yang sok pada tahu….agama apapun kalau sudah ditumpangi politik dan ujungnya harta dan kekuasaan dan kepuasan hi hi….
    membunuh itu dosa
    iri dengki itu dosa
    menghina itu dosa
    ria itu dosa
    sombong itu dosa

    sudah tahu dosa dilakukan disini hi hi……..
    ora podo ngoco gitoke dewe-dewe he he….

    biyung..biyung…tak senggol megol-megol
    tak sundul mumbul mumbul…..

    hayo yen pancen podo limpat susulen aku ono ing jonggring saloko,jangan hanya hebat disariat aja.Mulane susah sinau mikraj lha wong senengane mung podo ngumbar kehendak daging dan pikir.

    weleh…weleh……

    wis aku arep lungo ndisik aku arep zikir,iki rak malem jumat,aku arep mikraj ayo pada susulen aku…….

    • hayo yen pancen podo limpat susulen aku ono ing jonggring saloko,jangan hanya hebat disariat aja.Mulane susah sinau mikraj lha wong senengane mung podo ngumbar kehendak daging dan pikir.
      ———————————————————
      ntar dulu lah….. q kan masih ngopi, kendaraanku belum di panasi nih… tunggu ya,
      Ayo leme’an sekelku di lambari karo kang IWAN FALS…… SEMRIWINGGGG…

      Nah….dah sampai KANG…. AKANG…. AKANG di MANA ???? Q dah sampai nih

      • Ayo kawan** ku semua… dah tak siapin bis nuju ke JONGGRING SALOKO… ayo** masuk** semua…. DAH masuk semua…. brangkat kang IWAN…

        CIIIT dah… sampai… ayo** turun**

      • Poro dulur kinasih ingkang tuhu kinurmatan
        Matur sembah nuwun, terimakasih tiada terhingga, atas segala dukungan, donga pangestu, tuwin energi, dan semua kebisaan yg dulur2 semua miliki. Puji sukur dumateng Hyang Jagadnata, dumateng poro dulur titah alus ing Mahakam. Usaha panjenengan semua telah menunjukkan beberapa hasil, malam Selasa legi kemarin pukul 23 wita terlaksana sudah tabur bunga dan beras kuning, setelah marak sowan YM Sams dan para kerabat. Paginya Selasa Legi jam 07-09 wita tim sar berhasil mengangkat 5 jasad, sorenya 2 jasad, dan hari Rabu 1 jasad (8jasad) semuanya terapung persis di sekitar tempat tabur. Total sementara yang sdh ditemukan menjadi 20 orang. Akan tetapi tdk semua jasad akan (di) kembali-kan. Namun setidaknya sebagian bisa kembali walau dalam keadaan jasad mati. Semua itu adl hasil jerih payah poro dulur2 ku semua di sini. Arti sebuah kebaikan kpd sesama.

        “DIRI KITA BARULAH MENGGAPAI HIDUP YANG SEJATINYA, MANAKALA KITA MAMPU MEMBERIKAN KEHIDUPAN BAGI SESAMA MANUSIA DAN SELURUH MAKHLUK”
        HYANG MENGHIDUPKAN —> HIDUP —> MEMBERI KEHIDUPAN.

        Di balik semua itu, kiranya jika ada dulur2 yang ikut dapat menyaksikan sendiri, betapa bijak perilaku titah alus. Tidak ganas, tidak pula emosional. Mereka tidak dapat berbohong dan selalu pegang teguh komitmennya. Tidak ada istilah penghianatan yg berlaku dalam kehidupan para titah alus. Jika ya..akan bilang ya, jika tidak…selamanya akan bilang tidak. Ucapan tidak pernah mencla-mencle, teguh dalam prinsip, dan sangat jelas garis perbedaan antara benar dan salah. Mereka tidak akan melepas semuanya. Karena manusia zaman sekarang sudah banyak yg tidak bisa/mau/mengerti bagaimana menebus kesalahannya. Termasuk oleh sebab pemahaman yg salah kaprah akan apa sesungguhnya hidup dan kehidupan ini. Peristiwa ini bagaikan sebuah penyanderaan, sbg alat bargaining power. Dengan suatu tuntutan sederhana,…agar manusia lbh memahami dan menghargai para titah alus yg selama ini “pesanggrahannya” sdh diacak-acak oleh kecongkakan manusia dgn tanpa hati dan tanpa resa iba, welas, sedikitpun.
        Sikap ketidakterimaan titah alus sdh disampaikan beberapa wakru sebelum tragedi, dgn munculnya naga hitam di langit sungai Mahakam. Namun tak banyak org yg mau/bisa membaca isyarat alam itu. Manusia sdh kalah dgn kepekaan naluri para binatang. Padahal katanya manusia adl mahluk paling sempurna di antara makhluk hidup.
        Beberapa kilometer arah selatan dari jembatan, terdapat daerah bernama LOA KULU, di situ secara wadag terdapat bukit kecil, tetapi secara gaib merupsksn wujud kerajaan alus. Bukit kecil di Loa Kulu getarannya sangat terasa yg berasal dari gesekan lempeng tanah di bawah bukit itu. Sewaktu2 bisa terjadi longsor. Jika longsor benar2 terjadi, kemungkinan besar dapat menutup satu-satunya akses jalan darat ke Tggr. Akibatnya..Tenggarong terisolir !
        Di dasar sungai Mahakam dgn kedalaman 30 hingga 80 meter itu, terdapat bus besar karyawan, bus angkutan umun, truk trailler, banyak mobil dan sepeda motor. Kondisi jembatan yg tenggelam di dasar sungai pun tidak patah, hanya sedikit melengkung saja. Rangka jembatan itu berhasil memerangkap sekian banyak kendaraan.
        Mohon tambahing sawab donga lan pengestu dumateng poro dulur, bloger’s, kinasih sedaya di blog ini. Perjalanan menuju pantai Selatan Garut pagi ini pukul 03.00 wib, kemudian Jkt. Duh jagaddewabathara…duh hyang jagadnata, mugya sagung sedulur tansah punaringan wilujeng, begja, tuwin mulya ing pundi papan kemawon.
        Hong..wilah..heng, hayu hayu, rahayu karaharjan, om swasti astu, rahajeng, salam taklim.

    • sabda…lebih baik artikel mu daftarkan di koran…hehe
      sukur2 dapet imbalan nasi kuning……haha ha….

      • ANTI KAFIR ......... yg sudah tobat

        Maafkan saya, selama ini telah salah menulis…

      • @ Ki Sabda

        Hanya bisa membantu doa ki. Mudah-mudahan apa yang telah dan akan panjenengan ikhtiarkan, bisa membantu dan meringankan banyak pihak, terutama bagi korban, keluarga, dan sanak famili yang telah kehilangan.

        Terlebih panjenengan sendiri, semoga selalu dalam lindungan dari yang maha melindungi dan memberkati- disetiap jengkal langkah dan setiap tarikan nafas, disetiap detak jangtung dan denyut nadi.

        Mudah-mudahan di wilayah pesisir Garut, tak terjadi suatu apa. Sebagai mana yang kita harapkan bersama. Nuwun.

  19. buat para sedulur yg ada disini, tolong jgn terpancing dgn kata2 yg memprovokasi…..
    tong kosong nyaring bunyinya………….dan ingat, kita mempunyai Tuhan dan kita jg mempunyai falsafah yg slalu mengajarkan utk slalu berwelas asih trhadap siapapun tanpa terkecuali termasuk terhadap org2 yg menghina kita……..ingat2lah isi dari serat wedhatama “Nggugu karsaning priyangga, Nora nganggo peparah lamun angling, Lumuh ing ngaran balilu, Uger guru aleman, Nanging janma ingkang wus waspadeng semu Sinamun ing samudana, Sesadon ingadu manis, Si pengung nora nglegawa,
    Sangsayarda deniro cacariwis, Ngandhar-andhar angendhukur, Kandhane nora kaprah, saya elok alangka longkanganipun “……..
    ayo sedulur, jgn dimasukkan ke hati segala penghinaan yg diberikan kepada kita karena sesungguhnya mereka tidak mengerti apa yg mereka katakan………sebagai org yg lbh mengerti, janganlah kita terpancing emosi kita………….

    buat kang sabda,

    saya suka blog anda ini……..saya jg org jawa dan ingin belajar kejawen lbh dalam………..kalo bicara tentang negeri ini, ga kan ada habisnya…………sbg manusia yg mengerti, kita hanya bs banyak tirakat dan sabar………apalg sbentar lg tahun 2012…….akan bnyk cobaan yg akan kita lalui…………jembatan kutai, gunung merapi dan gempa jogja barulah awal………..smua itu ga kan berhenti sampai kita bs menyelaraskan diri dgn alam dan kembali pada ajaran leluhur yg sudah bnyk dilupakan oleh masyarakat indonesia akhir2 ini……………..agama hanyalah pakaian saja……………

  20. sebagai muslim saya meragukan keislaman ..anti kafir dan konco2xnya…jelas tidak mencerminkan islam yg rahmatan lil alamin..dan kelihatan betapa dangkalnya pola pikir anda..ibarat makan durian tanpa dikupas..tahukan apa akibatnya..???.nafsu syetan senantiasa didahulukan tanpa melihat sisi2x kebenaran..padahal sekalipun ia kafir klaupun ada kebenaran harus kita hormati tanpa merendahkan…kanjeng nabi muhammad..tak pernah mengajarkan umatnya menebar benih2x kebencian ..apalagi sampai pertumpahan darah….dan untuk sedulur2x yg lain mari kita rekatkan tali persaudaraan apapun agamanya..islam,hindu,budha,kristen..kong hu chu,shinto,wetu telu,ataupun seorang atheis..sekalipun..janganlah suka menghakimi..karena itu bukan wilayah kita…biarlah allah swt….yg memiliki integritas tertinggi…manusia hanya setitik debu yg tak berguna…bila dikuasai nafsu angkara murka……

  21. mana suaranya anti kafir, bima dan begundal tiruannya yahh.. saya rindu hinaannya..
    ayoo, keluarkan limu hinaan yang anda dapat dari negeri gurun, akan semakin menguatkan saya terhadap Jawa… teruskan perjuanganmu nak.. hehe

    • kenapa….dah ga bisa ngeblock….huahaha….dasar Oon….

      punten na….ane lagi menghadiri peresmian film:

      “RUNTUHNYA (blog) ini DINANTI”

      Produser tunggal: sabda
      bintang film: dewi dan begundal2nya
      peran pembantu: oon dan antek2nya

      editing/IT: MojopahIT………..huahaha haha………….

  22. Sungguh catatan yang sangat menggugah dan inspiring……

  23. @Ki Sabda….
    Mohon maaf sebelumnya kalo kami hanya bisa membantu dengan doa untuk keberhasilan tugas yang diemban oleh Ki Sabda. Semoga Tuhan YME selalu mempermudah segala urusan Ki Sabda.
    Btw, ada apa dengan Jakarta Ki ?
    Mohon penjabarannya. Matur sembah nuwun.

    Salam rahayu….:)

    • banyak yg ‘minta maaf di blog ini yah….huahaha haha
      apa tah salah ku eyang?!….haha

      • @ Mas Bima/TS/Blog Runtuh//Domba Botak/Domba Game Bel/War Ning,dll, ANTI KAFIRyang terkasih,
        Saya copy/paste kan dari Al Qur’an saya. Kalau Al Qur’an saya SALAH, mohon dikoreksi . Syokran.

        2: 62 (Al Baqarah alias sapi)

        إِنَّالَّذِينَآمَنُواْوَالَّذِينَهَادُواْوَالنَّصَارَىوَالصَّابِئِينَمَنْ آمَنَبِاللَّهِوَالْيَوْمِالآخِرِ وَعَمِلَصَالِحاًفَلَهُمْأَجْرُهُمْعِندَرَبِّهِمْوَلاَخَوْفٌعَلَيْهِمْوَلاَ هُمْيَحْزَنُونَ

        Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Kristen dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
        ———————–
        Saya sering ketemu orang Islam yang mengkafirkan orang Kristen/Katholik, orang Yahudi,Kejawen,dll. Dalam hati saya bilang, sudah baca ayat sapi itu ?

        Salam katresnan kejawen

  24. @kagem eyang sabda dhalem doakan eyang sabda selalu mendapat pitulungan lan kawelasanipun gusti,sluman slumun slamet sak kabehane dumateng panjenengan sekeluarga yang ikut andil hamemayu hayuning bawana dan menjadi berkah tuk alam semesta dan seisinya..para pembaca yang budiman yang sangat tertarik dengan dimensi halus) selama perjalanan eyang sabda beliau selalu di kawal para ratugung binatara bumi nusantara..para sedulur bolo sewu,para manggalayudha,para dahnyang smara bhumi selalu mengiringi disetiap perjalanan eyang sabda yang jumeneng SATRIYA PINANDITHA kesinungan wahyu PUSAKA HASTA BRATA sungguh beliau ini adalah contoh seorang sosok KSATRIYA JAWA SEJATI..banyak orang telah salah kaprah terhadap beliau,banyak orang meremehkan beliau,banyak orang berprasangka buruk kepada beliau termasuk juga saya hihihi)-TAPI ITU DULUUU SEKALI sebelum saya benar-benar paham tentang kejawen setelah belajar memperhatikan tulisan demi tulisan di gubug eyang sabda ini selama kurang lebih 3 tahun ini dan saya hayati,saya praktekkan dalam kehidupan sehari-hari barulah sedikit demi sedikit saya mulai paham dengan apa yang telah di sampaikan beliau lewat tulisan-tulisan beliau yang bagi saya pribadi mengandung ngelmu kasunyatan sejati.walaupun begitu terus terang saya akui saya baru menguasai 000000,% saja alias nol puthul nyuwun pangapunten..selama kurun waktu 3 tahun ini saya belum pernah bertemu secara langsung dng eyang sabda..nyuwun pangapunten bila saya terlalu lugu tur wagu tapi ini sungguh diri saya yang sejati tanpa rekayasa..tiada hal yang paling berharga selain jujur kepada diri sendiri matur sembah nuwun salam sejati

  25. Sugeng siang ki sabdo sarto sedulur sedoyo ingkang dipun pinaringan sehat badan sarto batin.

    Semoga pendongeng pencerita
    Sekaligus jadi pelaksana
    Sehingga dewasa bijaksana
    Jadi pendukung program Negara

    Pembina Umaro dan Ulama
    Damai Agama amal Pancasila
    Aman nyaman suku dan bangsa
    Hilang curiga dan buruk sangka

    Tida ada itu kapeka
    Tetapi ada penjabat Negara
    Tegas umaro dan ulama
    Bagai ibu beserta bapa

    Tida lagi mengadu domba
    Di luruskan program media
    Tida bebas mengisi berita
    Penjahat wajib di binasa

    Penjahat dunya pembicara
    Dari bicara mengadu domba
    Unjuk rasa merusak dunya
    Demo tawuran merusak Negara

    Coba disiplin hai manusa
    Coba belajar ke orang gila
    Gila ituh berupa-rupa
    Ada sigila tapi muliya

    Diah bodoh tetapi bisa
    Mendidik orang jadi dewasa
    Bisa menuntun ke bijaksana
    Asalkan yakin juga percaya

    Tida yakin tida percaya
    Kelas perusak iman agama
    Mereka hobi mengadu domba
    Mereka wajib putus kepala

  26. Penjabaran di lembaran inih
    Amat penting perlu sekalih
    Dan wajib ain berterimakasih
    Demi rumasa silih asih

    Bukan untuk tau rasa
    Tapi untuk punya rumasa
    Tahapan ilmu seperti tangga
    Tau dirilah siapa kita

    Buwang hobi silih cacih
    Tanam hidup silih kasih
    Ahlak jelek cuci bersih
    Kedepan hidup supaya bersih

    Pencuriga kepala duwa
    Buruk sangka pengadu domba
    Rasa diri paling bisa
    Alloh perintah dibinasa

    Setik balik coba telitih
    Penagak hukum wajib bersih
    Zaman sekarang coba telitih
    Setik balikan ta ada lagih

    Pencuriga semangkin senang
    Pemburuk sangka semangkin girang
    Mereka bebas menuding orang
    Tanpa ada balik kebelakang

  27. Mahluk goib mahluk johir
    Manusia wajib berpikir
    Agar tida tergelincir
    Pada dunia karakter kapir

    Ada agama ahli berpikir
    Ada agama ahli berzikir
    Ada agama menuntun kapir
    Mumin muminat wajib mahir

    Cerdik cermat itulah mahir
    Sidik tableg bahan berpikir
    Amanat patonah bahan berzikir
    Dewasa ilmu mengenal kapir

    Bukan tuduhan nuduh kapir
    Tapi amanat mereka pungkir
    Walau rajin solat zikir
    Bila hianat menjadi kapir

    Sidik ituh benar mikir
    Tableg tentang hari ahir
    Patonah pandai dalam berpikir
    Sarat dan rukun pengesah zikir

    Istinjapun namanyah zikir
    Mandi hadas sambil mikir
    Wudu sambil zikir mikir
    Alloh abstrak ezat muttahir

    Arti muttahir abis mikir
    Alloh montong di pikir-pikir
    Tetapi inget saat berzikir
    Istinja juga di sebut zikir

    Inget Alloh artinyah zikir
    Sekujur tubuh wajib di pikir
    Bukan lagih di pikir-pikir
    Tetapi Alloh serba terpikir

    Tida sedikit orang berzikir
    Kepada Alloh tida mikir
    Sehingga tartil mereka pungkir
    Solat juga seperti ngacir

    Sarat rukun tida dipikir
    Malah usaha yang terpikir
    Ekonomi serba kepikir
    Alloh kuasa tida terpikir

    Alloh kuasa ngeja pakir
    Ngeja kaya dari pakir
    Kuasa Alloh abstrak esir
    Kepada Alloh wajib naksir

    Dalam Alqur’an bahasa kapir
    Hadis rosul telah mentapsir
    Tida perlu di pikir-pikir
    Tetapi perlu dewasa mikir

    Idiologi mikir-mikir
    Beridiolohi dalam mentapsir
    Logika jadi nuntun kapir
    Imajinasi salah mengukir

    Amal ibadah ibarat ngukir
    Tujuwannyah supaya di taksir
    Yang menyuruh kita mengukir
    Minta yang terbaik ngukir

  28. kang sabda,batinku merasakan sedih sekali,mengapa selalu ada perbedaan?

    • @Ariwijaya,

      Gak usah sedih, alam memang sudah menghendaki adanya perbedaan. Sepuluh jari2 tangan kita berbeda, tidak sama. Saudara2 yang lahir dari satu ibu juga sering, itu tadi, berbeda; ada yang pendek, ada yang tinggi, ada yang pendiam, ada yang cerewet, ada yang pinter, ada yang tak begitu pinter, dll. Manusia, ya sama saja, berbeda , ada yang putih, hitam manis ,coklat, merah,kuning,dll.
      Menurut saya kalau semua manusia sama : hitam manis, satu agama, satu bahasa,semua sama, malah … membosankan …. Tahu warna pelangi ? Coba bayangkan pelangi dengan SATU warna saja .

      Salam pelangi warna warni

  29. assalamuala’ikum…

    ijin nyimak ya…

  30. @kangmas ariawijaya ingkang kinasih..ijinkan saya menjawab pertanyaan kangmas..bagi orang yang punya hati nurani seperti kangmas ariawijaya perbedaan itu adalah anugrah keindahan alam semesta,tetapi keindahan itu sekarang telah dirusak oleh oknum-oknum yang mengaku utusan tuhan calon penghuni surga dan berhak mengeksekusi orang yang tidak sependapat dengan mereka dengan cara mencaci maki memfitnah,mengharamkan tradisi warisan leluhur dng alasan klenik dan tahyul,membunuh orang yang tidak seiman dng mereka..bagi kami para penghayat kejawen sangat sadar hal itu terjadi karena ulah para pendakwah asing dari masa lampau yang mengajarkan ajarannya dng cara membabibuta tanpa mau menghargai menghormati dan menjunjung tinggi budaya tradisi,adat istiadat di berbagai daerah di seluruh penjuru nusantara..para pendakwah itu cenderung menggunakan kekerasan dan ancaman tuk menuruti ambisi dan hawa nafsunya sendiri,mereka sudah melenceng jauh dari tugasnya,yang seharusnya menjadi pelita tuk alam semesta malah berubah menjadi api neraka yang membakar apa saja yang dilewatinya..lebih parah lagi ajaran mereka sudah terlanjur mendarah daging di bumi nusantara hingga detik ini,bila kita mau mencermati dan memperhatikan keadaan sekitar kita pasti kita akan menemukan benang merah dari apa yang di sampaikan oleh eyang sabda:YANG BAIK DI SANGKA BURUK DAN YANG BURUK DI SANGKA BAIK para pendakwah jaman sekarang sudah serba salah kaprah mereka sudah tidak peduli lagi dng lingkungan alam disekitar mereka,yang mereka sampaikan hanya iming-iming air susu surga tapi tanpa bisa mengarahkan bagaimana caranya kita bisa sampai disana bila diri kita sama sekali tidak pernah berbagi dng sesama paling hanya setahun sekali yang pada saat itu banyak orang meyakini pintu surga pengampunan dibuka..jangankan melihat surga melihat JIN NASIBI yg diyakini sbg KAROMAH dan jadi piaraan mereka saja tidak bisa mana mungkin bisa melihat surga???cukup sekian dulu ya mas,obrolan kita ini sudah memasuki ruang ma’rifat yang sensitif sekali nuwun

    • @mas widodo : sungguh trawaca wasktita njih panjenengan mas…salam tetepangan, salam sih katresnan, mugi berkahipun Gusti Ingkang Akarya Jagad tansah dumawah dumateng panjenengan…nuwun

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 931 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: