RUNTUHNYA SEBUAH (jembatan) DINASTI

Awan Naga Tenggarong

RUNTUHNYA SEBUAH (JEMBATAN) DYNASTY

GURUKU BERNAMA TUMBUHAN

Oh…Pameungpeuk…

PROLOG

Jembatan Kukar

Sehari menjelang 1 Surà, pada hari Sabtu Pon, 26-11-2011 pukul 16.10 Wita (sudah masuk peralihan malam 1 Suro) di mana sebagai saat memasuki sengkala taliwangke atau kematian. Jembatan itu memasuki usianya yang ke-11 (sêwêlas) jembatan megah sepanjang 500 meter sekaligus sebagai simbol mercusuar Kabupaten Kutai Kertanegara runtuh dalam waktu beberapa detik. Beberapa pekerja dan banyak orang-orang yang sedang lalu lalang di atas jembatan menikmati panorama alam serta kemegahan jembatan menjadi korban. Dikabarkan ada sebanyak 40 mobil, 1 bus karyawan, 1 bus umum tenggelam, truk trailler, puluhan sepeda motor hanyut dan diperkirakan lebih dari 60 jiwa melayang terseret arus sungai Mahakam yang dalamnya lebih dari 50 meter itu. Ironinya, ia runtuh disaat usianya memasuki tahun kesebelas (sêwêlas) di mana merupakan pralampita kawêlasaning Gusti. Apakah semua ini artinya? Musibah ? Tanpa menggunakan referensi, petunjuk, dan analisa jelaslah peristiwa ini dapat dikategorikan sebagai musibah. Azabkah ? Semua musibah boleh saja dinilai sebagai musibah, boleh pula dinilai sebagai berkah. Tinggal dari sudut pandang mana kita akan menilai dan memaknai suatu peristiwa. Semua orang bisa saja mengatakannya sebagai azab tuhan atau mekanisme hukum alam. Namun persoalannya bagaimana cara menjelaskan hubungan sebab akibatnya jika memang dinilai sebagai hukuman ? Memang tampak paradoksal, tetapi jika kita tahu duduk permasalahannya barulah mafhum atas peristiwa tragis tersebut.

PEMIMPIN TANPA LEGITIMASI ALAM

Istana Lama Kerajaan Kutai Kertanegara sekarang menjadi museumKekuasaan turun-temurun era pemerintahan sekarang, dari ayah turun ke anak. Walaupun dilaksanakan Pemilu langsung bukanlah parameter signifikan adanya legitimasi politik secara obyektif, apalagi legitimasi oleh alam dan yang transenden (wahyu). Faktanya, saat ini beaya politik mampu menggantikan wahyu kepemimpinan (berupa téja yang melesat merasuk ke dalam tubuh si calon pemimpin). Untuk saat ini mayoritas pemimpin daerah maupun pusat menjalankan kekuasaannya dengan tanpa wahyu. Orang zaman sekarang lebih percaya “wahyu” berujud uang daripada wahyu yang sesungguhnya. Yakni cahyà sejati berasal dari inti hidup (sang wisnu) sebagai pertanda atas keselarasan manusia dengan hukum tata kosmos. Termasuk di dalamnya adalah restu dan dukungan dari yang transenden atau supernatural being mencakup para para leluhur dan seluruh penghuni dimensi metafisik (astral). Lain halnya masyarakat kita di masa lalu begitu memahami jika seorang pemimpin adalah orang yang mendapat wahyu yang artinya ia menjadi manusia pinilih, terpilih oleh mekanisme hukum tata keseimbangan alam. Oleh sebab itu pemimpin yang memiliki wahyu mendapat semacam “jaminan” bahwa kepemimpinannya akan membawa kemakmuran bagi masyarakat dan lingkungan alamnya. Untuk pemimpin zaman sekarang, boro-boro mendapat wahyu dan apalagi tahu bagaimana seseorang agar bisa mendapatkannya, sebaliknya orang zaman sekarang kadang menganggap wahyu sebagai omong kosong, bullshit, musrik, sesat dsb hanya karena tidak ada dalam kamus suci. Ya, tak dapat dipungkiri orang merasa lebih aman dicap memberhalakan uang daripada menyandang tuduhan-tuduhan tersebut. Apalagi pilihan itu lebih menguntungkan secara materiil. Namun sebagai konsekuensinya, kasus-kasus politik, malapetaka, musibah dan bencana datang silih berganti. Akan tetapi orang cenderung mencari-cari alasan pembenar untuk menghibur diri dengan menganggap malapetaka sebagai cobaan bagi dirinya yang beriman dan cobaan atas misi-misi mulia yang ia jalankan. Konsep cobaan memang masih laku dijual pada saat kondisi kepepet.

Jika rakyat Kukar mau mengevaluasi kira-kira apa yang telah diberikannya kepada alam, selain mengeksploitasi hutan dan buminya serta pembangunan simbol-simbol kemegahan super mercusuar. Ironis memang, di mana Kabupaten Kutai Kertanegara menyandang predikat sebagai Kabupaten terkaya di antara kabupaten-kabupaten seluruh Indonesia dengan PAD kurang lebih sebesar Rp. 2,5 triliun pertahun pada periode tahun lalu, tetapi sedikit masuk ke wilayah pinggiran saja maka kita akan mudah mendapati hutan dan jalanan rusak parah di mana-mana. Sangat kontradiktif. Bandingkan dengan Kabupaten sahabat saya Ki Alus & Mas Kumitir di Sidoarjo, sebagai kabupaten terkaya di Propinsi Jawa Timur, rasanya sulit sekali hanya untuk melampuai PAD sebesar Rp. 300 milyar saja. Apabila permainan kekuasaan seperti ini terjadi 20 tahun lalu barangkali efek hukum sebab akibatnya belumlah secepat saat ini yang seringkali terjadi secara spontan. Di masa lalu bahkan mungkin untuk sementara masih bisa lolos dari jerat hukum tata kosmos. Namun jika terjadi pada saat ini resikonya akan lebih besar dan cepat terjadi hari pembalasan. Saat ini di mana putaran hukum sebab akibat terasa lebih cepat, terlebih genderang kebangkitan kesadaran spiritualitas sejati Nusantara telah ditabuh oleh sang pamomong Nusantara, Sabdopalon dan Noyogenggong. Itu menengarai bahwa kini saatnya seluruh leluhur bumiputra perintis bangsa cancut taliwàndà, njêjêgaké sàkà guru bangsa agar supaya kembali kepada jati diri manusia nusantara. Saat ini sebagian generasi penerus bangsa sudah kebablasan. Para moyangnya sendiri leluhur bumiputra perintis bangsa, diangap demit, jin atau setan penggoda iman. Sementara sebagian yang lain meletakkan leluhurnya sendiri tak ubahnya tamu hina di rumah sendiri. Padahal beliau adalah nenek moyangnya sendiri yang telah mewariskan kemerdekaan, kekayaan alam yang berlimpah, tanah subur makmur, dan mewariskan segenap tata nilai luhur yang dapat menjadi pedoman sikap dan perilaku arif bijaksana dalam hubungannya antar manusia dengan manusia, manusia dengan lingkungan alam, manusia dengan mahluk halus, binatang dan tumbuhan telah dirusaknya. Lantas di mana wujud bakti generasi bangsa ini kepada para leluhurnya ? Generasi yang durhaka dan lebih suka menjadi pengkhianat atas perjuangan para leluhurnya di masa lalu tentu akan menimbulkan bencana kehidupan. Malapetaka, skandal politik, musibah dan bencana alam akan selalu ada mewarnai sepanjang tampuk kepemimpinannya.

RUNTUHNYA SEBUAH DINASTI

Istana Kutai KertanegaraBukannya ikut-ikutan latah, dahwèn dan opèn, atau mau mengait-ngaitkan runtuhnya jembatan dengan nasib sebuah dinasti. Mau dianggap ngóyówóró, celoteh, apapun jenisnya juga tidak apa-apa, mónggó. Sukur-sukur jika mau dijadikan bahan evaluasi diri bagi siapapun yang sedang memimpin di wilayah manapun. Peristiwa naas itu sudah terjadi dan menjadi tengara akan runtuhnya “dinasti Kutai Kertanegara” baru. Waktu yang akan membuktikan. Bukan tanpa sebab, seperti yang telah penulis uraikan di atas. Ini persoalan seberapa besar bakti yang dilakukan generasi sekarang kepada para leluhur besar yang berada di Kutai Kertanegara. Apa dan bagaimana yang sudah dilakukan terhadap YM Sultan Aji Sulaeman, YM Sultan Aji Parikesit, Ratu Bungsu dan masih banyak lagi. Sehingga leluhur sudah merasa enggan terhadap nasib anak turun beserta warga di sana. Tentu saja leluhur tahu persis siapa saja orang-orang zaman sekarang yang masih peduli dan menghargainya walau hanya sekedar menegok batu nisannya saja. Wahyu dan ndaru akan melesat ke arah timur laut menuju Kutai Timur, di mana para pemimpinnya beserta rakyatnya lebih memahami akan arti berbakti kepada para leluhur bumiputra perintis bangsa. Tidaklah mustahil wilayah tersebut akan segera menggeser prestasi Kab Kukar sebagai kabupaten terkaya seindonesia.

Kiranya belumlah terlambat, barangkali kisah selanjutnya akan berbeda bila peristiwa naas kemarin sore dapat dijadikan sebuah cambuk penggugah kesadaran untuk lebih menghormati dan menghargai nilai kearifan lokal (local wisdom), di mana erat kaitannya dengan wujud bakti kepada moyangnya. Generasi yang penuh bakti adalah mereka yang selalu eling sangkan paraning dumadi, ingat akan asal muasal hidup dan apa tujuan dan tanggungjawab hidup berikutnya. Generasi demikian ini tidak akan pernah melupakan kebaikan dan jasa orang lain. Kebaikan selalu dibalas dengan kebaikan, bak pantun berbalas, ia akan gayung bersambut menjadi berkah yang berlimpah ruah.

TUMBUHAN ADALAH MURSYIDKU

Salah satu hukum alam tata kosmos yang telah berkali diajarkan oleh seluruh tetumbuhan di permukaan bumi ini. Mari kita cermati, tumbuhan mendapatkan energi hidup dari tanah, namun tumbuhan akan mengembalikan kesuburan tanah melalui guguran daun-daunnya yang jatuh ke bumi kemudian berproses menjadi kompos.

Tumbuhan butuh mineral dari dalam tanah, akan tetapi tabiat tetumbuhan selalu memberikan suplay air kepada tanah, tetumbuhan menangkap air hujan dan embun untuk kemudian tanah menyimpannya lagi. Tumbuhan dan tanah adalah dua makhluk dalam simbiosis mutual. Faktanya tumbuhan telah jutaan tahun bertindak arif dan bijaksana, dan tak pernah melakukan kesalahan sedikitpun. Tumbuhan seolah memiliki kesadaran tata kosmos, ia menjalani hidup selaras dan harmonis dengan ketentuan alam. Tumbuhan telah menemukan hidup yang sejati sedari awal. Manusia yang pandai tentu bersedia berguru kepada sang mursyid yang tak pernah salah dan bohong, yakni kepada tetumbuhan. Manusia akan meraih hidup yang sejati, jika hidupnya mampu memberikan kehidupan bagi seluruh makhluk, seperti halnya dilakukan oleh kaum pepohonan. Terimakasih guru ku !

Di saat alam memberlakukan hukum-hukumnya secara ketat, di saat para leluhur serempak njêjêgaké sàkà guru bangsa. Tak ada kunci sukses lahir dan batin selain menjadi generasi penerus yang mampu menyelaraskan diri dan harmonisasi dengan keseimbangan tata kosmos. Tak ada pilihan yang lebih mulia selain generasi harus berbakti kepada para leluhur bumiputra perintis bangsa. Sebagaimana anak yang berbakti kepada kedua orang tua. Caranya mudah, jangan remehkan dan hinakan nilai-nilai kearifan lokal. Sebaliknya hayati, dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab ia mengandung nilai-nilai luhur sebagai hasil rangkuman atas suatu hubungan yang selaras, harmonis, dan seimbang antara manusia dengan lingkungan alam tempat di mana mereka hidup regenerasi selama ratusan bahkan ribuan tahun lamanya. Sebaliknya, menjadi generasi durhaka dan pengkhianat bangsa, cepat atau lambat malapetaka pasti akan terjadi. Sebab berarti pula telah melawan ketentuan alam serta tidak selaras dan harmonis dengan keseimbangan tata kosmos.

BELAJAR LEBIH HIDUP

Jembatan itu hanya beberapa ratus meter jaraknya dari Pasarean Agung YM Sultan Aji Sulaeman, YM Sultan Aji Parikesit, dan YM Ratu Putri Bungsu di Kota Tenggarong. Peristiwa rontoknya jembatan megah dan terpanjang di Kaltim itu masih merupakan teguran awal. Boleh jadi merupakan bencana bagi Pemerintah Daerah, sebaliknya bisa jadi merupakan tengara terbukanya pintu berkah bagi rakyat di sana di waktu yang akan datang. Akibat pengabaian atas teguran itu tidaklah mustahil di tengah tampuk periode pemerintahannya terjadi gejolak yang berujung lengser keprabon, atau bahkan berujung kematian. Sulit untuk mengelak dari jeratan hukum alam kecuali manusia mau eling dan waspada, yakni menempatkan dirinya agar selalu berada pada koridor hukum tata keseimbangan alam. Lagi-lagi, sebuah peristiwa naas bertepatan pada saat R-1 sedang mengadakan hajatan resepsi pernikahan putranya. Sebagai orang Jawa yang telah hilang kejawaaanya, pernikahan itu dilaksanakan tanpa mengindahkan wêwalêr dan paugêran. Justru dilaksanakan tepat pada 3 sengkàlà besar yakni ; malem Suro, serta dilaksanakan hingga 1 Surà bertepatan dengan neptu Minggu Wage tibo làrà. Satu Suro tali wangke, alias mati dan sakit di bulan keramat. Di mana pada saat-saat seperti itu seharusnya orang memanfaatkan waktunya untuk banyak-banyak mengevaluasi diri sembari lebih manembah kepada Tuhan. Semua sudah kadung terjadi. Mudah-mudahan beliau masih ingat bahwa hitungan neptu merupakan sistem kalender Jawa yang unik dan sangat akurat, sebagai hasil karya moyang di zaman dulu atas kecermatannya membaca karakter alam sesuai siklusnya. Mudah-mudahan peristiwa naas Sabtu sore di Jembatan Kukar dijadikan sarana pêpéling untuk tidak semakin gegabah melaksanakan tampuk pemerintahannya, atau tidak akan sampai akhir 2012.

ARTI SEBUAH PENGABDIAN

YM Sultan Aji SulaemanPukul 08.47 wib tanggal 27 Nop 2011. Demi melaksakan titah ayahanda Yang Mulia Sultan Aji M Sulaeman (YM SAMS) untuk segera marak sowan ke pepunden di Tenggarong, tak lupa untuk tabur bunga dan beras kuning ke sungai dengan harapan titah gaib di sungai Mahakam mau melepas para korban agar supaya jasadnya segera ditemukan tim SAR. YM Sams selalu berpesan, sebagai bentuk “laku” tapa ngrame, adalah berbuat baik sembari tidak boleh mengharap-harap pengakuan dan penghargaan dari siapapun. Juga manusia tak boleh mentang-mentang, merasa paling suci dan mulia. Sudah seharusnya manusia menghargai dan menghormati penuh rasa welas asih kepada sesama makhluk di dunia ini tanpa kecuali para lelembut, tumbuhan, binatang dan lingkungan alamnya. Perjalanan harus dilanjutkan pergi ke arah timur laut tempat di mana melesatnya sang wahyu, mengambil sesuatu di sana untuk sesegera mungkin dilabuh ke pantai selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat. Persis seperti saat membawa sesuatu ke puncak Merapi tepat pada 11 hari sebelum gunung api paling angker itu meletus dahsyat tahun lalu. Kali ini sesuatu musti dilabuh di pesisir PEMEUNGPEUK, dengan harapan agar sesuatu itu nanti dapat dibawa gulungan ombak tinggi dan dahsyat yang dapat menerjang pesisir itu. Suatu peristiwa alam sulit untuk didispensasi, namun kali ini semoga masih bisa diupayakan agar mendapat dispensasi. Sementara itu, YM Sams segera melanjutkan perjalanan ke arah samudra selatan untuk suatu urusan, semoga Kanjeng Ratu berkenan membantu supaya badai tropis dan lampor tidak sampai menerjang wilayah pesisir timur Kalimantan Timur, kalaupun harus menerjang semoga tak ada korban jiwanya. Mugya Gusti Jawatagung taksih paring kawelasan dumateng sagung titah dumadi. Segala daya upaya upaya para titah luhur dan mulia itu semata demi keselamatan umat nusantara yang masih hidup dengan raga dan hawa nafsu, khususnya yang bertempat tinggal di wilayah pesisir timur Kaltim. Dengan segenap kebeningan batin dan kebersihan hati mari kita bersama belajar dari segala kearifan para leluhur dan para titah alus yang sangat bijaksana. Kita tiru sikap-tabiatnya yang penuh rasa welas asih kepada seluruh makhluk tanpa kecuali. Termasuk terhadap orang-orang yang tak paham bagaimana kehidupan yang sejatinya, sehingga bersikap menghinakan dan tumbuh kebencian di dalam hatinya terhadap para titah alus. Beliau-beliau adalah bangsa manusia yang sudah berada pada kehidupan dalam tataran derajat luhur, beliau-beliau adalah bangsa makhluk hidup yang lebih arif dan bijaksana, namun sering dituduh oleh umat manusia sebagai dedemit, hantu, jin dan setan penggoda iman. Mereka itu moyang kita sendiri yang kini tengah disia-siakan generasi anak turunnya sendiri. Sampai kapankah kebodohan itu akan terus merajalela ? Tentu saja, sampai saat di mana para titah ngaluhur penuh kemuliaan dan kearifan itu telah habis masa toleransinya. Saat di mana genderang itu menggetarkan nurani, menjadi tengara kebangkitan spiritualitas yang sejati bagi bangsa manusia yang hidup di Nusantara.

Makam YM Sultan Sulaeman

Additional :

Sengatta, 29 Nopember 2011

Pagi dini hari pukul 04.00 Wita, YM Sams mengingatkan bahwa peristiwa Kukar’s Bridge Tragedy merupakan salah satu bentuk kutukan alam atas ulah generasi sekarang yang sudah tidak lagi “berpijak pada bumi pertiwi” tempat di mana mereka menyandarkan hidupnya ; menghirup udara, makan hasil bumi. Lupa diri akan pentingnya memahami kearifan lokal. Satu lagi pesan beliau yang tak kalah penting ; khususnya untuk Bapak S yang dahulu pernah menjabat… coba bapak ingat baik-baik, beberapa tahun yang telah lalu pernah iseng mencoba-coba, mengenakan MAHKOTA RAJA kerajaan Kutai Kertanegara yang sekarang disimpan di museum Kukar. Itu tindakan berlebihan terlebih lagi jika disertai dengan sikap meremehkan nilai keramatnya, nilai yang dijunjung tinggi oleh kearifan lokal. Sama halnya mendurhakai nilai yang dijunjung tinggi secara turun-temurun oleh manusia pinilih terpilih di masa lalu, yakni para Ratugung Binatara yang pernah memerintah wilayah Kutai di masa lalu. Barangkali beliau-beliau Bapak anggap telah mati dan tak bisa berbuat apa-apa, serta tidak tahu menahu atas segala ulah tidak baik para generasi penerusnya. Dugaan itu salah besar, beliau tetap mengetahui persis apa-apa yang terjadi dan dilakukan generasi penerus saat ini. Bapak pun sampai saat ini tidak pernah merasa bersalah, sekalipun juga belum pernah meminta maaf. Akibatnya tidak hanya bapak sendiri yang mengalaminya melainkan pada putra-putri bapak termasuk rakyat Kukar. Perlu bapak ketahui bahwa sukma tidak pernah berbohong. Saya hanya sekedar menyampaikan apa adanya yang terjadi barangkali ada manfaatnya, terutama bagi rakyat Kukar yang tak berdosa tetapi ikut merasakan efek pahitnya. Nyaris terlambat dan mumpung Kukar belum terisolasi seluruh aksesnya oleh LONGSORNYA bukit kecil kerajaan mahluk astral, yang ada di LOA KULU, yang bisa terjadi kapan saja. Atau hanya akan sibuk menghibur diri dengan menganggap semua itu merupakan wujud cobaan karena disayang tuhan.

Semoga seluruh kejadian itu dapat diambil sebagai bahan pelajaran berharga bagi Pemerintah Kukar, juga oleh Pemerintah Samarinda dan seluruh jajaran pejabat di sana. Masyarakat dan dulur-dulur semua di sana hendaknya lebih eling dan waspada karena bahaya tak kalah besar tengah mengintai wilayah Samarinda.

Semoga seluruh makhluk dalam kesadaran dan keselarasan dengan alam, semoga selalu dalam naungan keselamatan.

Berikut adalah foto pertanda suatu bahaya alam, sesaat sebelum peristiwa jembatan runtuh terjadi di Kukar. Dapat ditengarai sebagai awan naga hitam.

20111129-152820.jpg

Salam karaharjan

About these ads

Posted on November 28, 2011, in Runtuhnya Sebuah (jembatan) Dinasti and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 820 Komentar.

  1. Alloh pencipta manusia
    Dari adam dan hawa
    Punya rasa dan rumasa
    Jadi manusia sempurna

    Bercabang banyak jadi duwa
    Jadi kelompok suku dan bangsa
    Punya tobeat watak berbeda
    Menjadi seni adat budaya

    Artinya seni rasa cinta
    Artinya adat rumasa suka
    Arti budaya punya kebisa
    Di satukan jadi bahagia

    Sempurna Alloh sang pencipta
    Nyipta akal bagi manusia
    Nyipta nafsu guna daya
    Guna daya berpola karya

    Turun temurun banyak manusia
    Setelah banyak, banyaklah pola
    Mulailah serakah harta
    Berawal dari ulah wanita

    Kobil habil perang saudara
    Gara-gara rebutan wanita
    Berkelanjutan dendam sukma
    Sampai hilang rasa rumasa

    Maka Alloh ngutus ke dunya
    Nabi rosul penyadar rasa
    Bila manusia sadar rumasa
    Utusan Alloh mereka terima

    Ego congkak manusia
    Tidak punya sipat rumasa
    Tiep utusan mereka cela
    Mereka tuduh orang gila

    Bila manusia sadar rumasa
    Datang utusan riang gembira
    Mereka yaqin serta percaya
    Itulah manusia sempurna

    19 sept 2011-

    Banyak cerita luwar biasa
    Hidup rasa di luwar angkasa
    Banyak omongan tanpa rumasa
    Banyak pujian tanpa pakta

    Hanya hayalan di baca-baca
    Bagaikan mimpi penuh cerita
    Cerita senang tiada nyata
    Namanyah mimpi wajar cerita

    Cerita pokus cerita duniya
    Ketahun depan coba rumasa
    Tahun yang sudah kalau dirasa
    Hancur agama dan pancasila

    Ketahun depan cobala keja
    Aman damai program duniya
    Pendidikan bijak dewasa
    Tida terjadi perang saudara

    Pendidikan janganlah Cuma
    Di bangga-bangga di manja-manja
    Demo tauran dan unjuk rasa
    Itulah nyata didikan gila

    Gelar propesor sukses sarjana
    Tapi ko tega ngadu saudara
    Antar agama perang agama
    Perang Negara se Pancasila

    Ilmu sariat mendidik taqwa
    Ilmu kejawen mendidik bisa
    Jengjawokan didik rumasa
    Buhun mendidik panganan jaya

    Iblis setan musuh manusia
    Ejin iprit napsu manusia
    Sirik dengki napsu belaka
    Pinter bermain nyelundup taqwa

    Permata duniya itu wanita
    Bila solihat ahlak wanita
    Bila wanita mengejar harta
    Lanang semuwah jadinyah gila

  2. Tipuwan dari dusta agama
    Pergi haji tibang berharta
    Bangun masjid bangun musola
    Ujub riya ngorbanin banda

    Menilai bener hanya menduga
    Mencari dari banyak masa
    Yang banyakan mereka puja
    Yang dikitan mereka hina

    Jumlah total begituh rupa
    Bener semuwah ahli naroka
    Bener menghayal masuk sorga
    Pakta buktinyah Cuma kesiksa

    Bener yang betul tanpa masa
    Bener dewekan Alloh Taala
    Masa mencari Alloh Taala
    Pabila bener di gosip gila

    Hidup tidak mencari harta
    Malah dirinyah di cari harta
    Seluruh alam yang Alloh cipta
    Pada dirinyah jatuh cinta

    Si bener tida mencari cinta
    Karena cinta sering kecewa
    Kecewa akibat cemburu buta
    Terpancing cinta bisa kesiksa

    Si bener hanya hobi bercanda
    Bercanda pada siapah suka
    Pabila Alloh hobi bercanda
    Alloh juga di ajak bercanda

    Alloh Tuhan sang pencipta
    Utusannyah ogah di duga
    Alloh kuasa segala rupa
    Wajib ain yaqin percaya

    Tida make bukti pakta
    Kepada Alloh yaqin percaya
    Percaya dengan bukti pakta
    Menjadi musrik batal taqwa

    Sesudah batal iman taqwa
    Amal taqwa tinggal belaga
    Solat puasa dusta belaka
    Dusta agama batalin taqwa

    Basa basi yaqin percaya
    Yang isinyah mencari masa
    Gamis jubah adat budaya
    Mekah madinah zolim agama

    Selagi Rosul masih ada
    Mekah medinah sudah dusta
    Saking takut pada binasa
    Kepada Rosul ngaku percaya

    Ngaku islam bertemu muka
    Di balik Rosul malah mencela
    Alloh ta’ala balik berdusta
    Akhirnya Rosul di buwat kaya

    Setelah Rosul menjadi kaya
    Malah dahsat perang agama
    Sehingga Rosul menutup mata
    Saking cape di adu domba

  3. Kecap ulama dalam negeri
    Ustad habib dukun kiai
    Pastur biksu tukang semedi
    Montongan hasud sirik dengki

    Kecap umaro dalam negeri
    Persiden RT pun polisi
    Montong make silih caci
    Dukung persiden sepenuh hati

    Banyak contoh sudah terjadi
    Bapa persiden di repormasi
    Lalu berganti silih berganti
    Rusuh resah ra berhenti-henti

    Seumur hidup rosul nabi
    Setelah wapat baru ganti
    Baru aman nyaman negri
    Penjahat timbang di pencuri

    Alloh mendengar mengetahuwi
    Alloh melihat kereteg hati
    Alloh bicara di lubuk hati
    Istilah orang hati nurani

    Sering sekali hati nurani
    Di penuhi oleh hodam memedi
    Hasud musrik sirik dengki
    Jadi Allohnya kaga sudi

    Akibat dari salah mengaji
    Hati nurani salah mengisi
    Semangkin tinggi ilmu pengerti
    Semangkin pula sirik dengki

    Jin iblis nafsu emosi
    Setan iprit tinggi ambisi
    Tidak sabar dengan ambisi
    Gampang kecewa gampang gengsi

    Penyakit ulama hasud dengki
    Serakah sirik di propesi
    Pabila kalah merendah diri
    Tetapi tetap hasud dengki

    Dari itulah saudara saudari
    Jangan salah belajar ngaji
    Irsyadi ustad wajib cari
    Walau adanya di tong tai

    Sabar tabah ihlas hati
    Hati nurani berjati diri
    Walau terhina dan tercaci
    Yaqin Alloh lebih mengerti

    Duga lurus duga suci
    Meraba-raba beridolohi
    Dengan bertanya merasa gengsi
    Itulah diah penyakit hati

    Sirik dalam berpropesi
    Otomatis hasud dan dengki
    Timbul rasa bener sendiri
    Pinter dalih bela diri

    Menyalah guna hak azaji
    Titel dowang habib kiai
    Membabi buta mencaci maki
    Merasa diri paling suci

    Pemberontak ituh rakyat
    Pemerintah ituh bawa amanat
    Jika rakyat nyerang aparat
    Wajib di bunuh sampai wapat

    Supaya dunia ini selamat
    Dari sikap orang-orang jahat
    Yang juga jadi penjabat
    Tibang kalah bersaing pangkat

    Tida perlu minta pendapat
    Tetapi perlu amal amanat
    Pendapat orang-orang jahat
    Tidak akan sependapat

    Selalu nyela aparat penjabat
    Sekalipun dirinyah penjabat
    Cuma kecewa kalah pangkat
    Penyebab jelek punya pendapat

    Meresahkan banyak rakyat
    Menggelisahkan para penjabat
    Sehingga wajib di buwat wapat
    Tida dosa Alloh yang amanat

    Kalau dipinta berpendapat
    Alasannyah berlipat-lipat
    Tujuwannyah jatoin pangkat
    Supaya dirinyah naek pangkat

    Masa lalu montong dilihat
    Yang maslahat perlu di ingat
    Teroris komunis pekai jahat
    Sudah sajah buwat wapat

    Media tivi coba lihat
    Ngadu domba orang pangkat
    Adu argumen silih debat
    Anak sekolah kebawa sesat

    Merdeka indonesia mumin muminat
    Agama apapun yang maslahat
    Bersatu demi membangun rakyat
    Aman nyaman rukun merakyat

  4. Kepada seluruh pembaca yang budiman terutama yang berdomisili di wilayah kudus dan sekitarnya hendaklah berhati-hati akan ada badai petir yang datang dari arah barat jepara menuju ke arah kudus,semoga eyang ki ageng selo berkenan melindungi seluruh masyarakat kudus dan sekitarnya sluman slumun slamet sak kabehane wilujeng rahayu kang tansah tinemu semua atas ijin gusti ingkang murbeng dumadi matur sembah nuwun salam sejati

  5. Hidup julang sebatang kara
    Pendidikan tidak punya
    Amal ibadah sekaba kaba
    Entek anu Alloh kejumpa

    Qur’an hadis kias ijma
    Hanya itu padoman taqwa
    Sampai Alloh ketemu juga
    Tapi julang ketuduh gila

    Begitulah cerita dunya
    Dalam soal iman taqwa
    Alim ulama cemburu buta
    Mitnah tidak pernah rumasa

    Untungnyah Alloh maha bisa
    Nulung julang walau gila
    Dateng sohib satu duwa
    Mereka iklas beri harta

    Semoga Alloh selalu bela
    Pada sohib yang setia
    Dunia berkah dan bahagia
    Di akherat masuk sorga

    Semoga teman suku bangsa
    Bila betul telah membaca
    Sabdo langit punya bicara
    Jadi kajian sekujur jiwa

    Kalau julang mah sudah gila
    Sampai juga anak keluarga
    Kompak ama banyak warga
    Kaya ulama ngatain gila

    Namun tida tiep ulama
    Masíh banyak alim ulama
    Aji baca uji dan tanya
    Rendah hati iklas bertanya

    Agama bukan kadar cerita
    Simbol itu tida berguna
    Tapi ngaji mengkaji jiwa
    Sampai Alloh bisa kejumpa

    Wujud Alloh montong di tanya
    Tapi iklas yakin percaya
    Islam iman ihsan agama
    Husu taqwa Alloh kejumpa

    Aparatur pemerintah
    Jika mereka sadar pangkatnyah
    Pasti hormat menghargainyah
    Pada manusia insan kamilnyah

    Insan kamil horikul adah
    Ia istirahat ibadah
    Alloh izinkan apa maonyah
    Tapi hidupnyah semalah susah

    Memang Alloh ituh sipatnyah
    Alloh raja julukannyah
    Tapi melarat ama duwitnyah
    Alloh raja paling bugegnyah

    Manusia pakar duwitnyah
    Terutama pemerintah
    Alloh juga ampe kalah
    Bisa jadi Alloh kebantah

    Amanat Alloh lihat sajah
    Sawah ladang jadi rumah
    Pepohonan abis semuwah
    Bumi gundul Allohnya marah

    Manusia gundul gede anunyah
    Bumi gundul semalah lemah
    Azab bahla tentu sajah
    Melanda dunya seluruhnyah

    Jika manusia coba sadarlah
    Pancasila coba kajilah
    Lambat laun amalkanlah
    Insha Alloh duniya berkah

    Sabdo langit serta jamaah
    Jangan segan di solusinyah
    Julang ini sudah rebah
    Semuwah orang pada ogah

    Semuwah tida semuwahnyah
    Epro contra itulah rohmah
    Jika sama bertuhannyah
    Apah alasan amanat ogah

    Hasud musrik dengki serakah
    Montong nuduh montong mitnah
    Tapi rumasa sadar dirinyah
    Begitulah Alloh amanah.

  6. nyuwun ijin nyimak ki
    nuwun sak derenge

  7. Kulo nuwun,rahayu buat semua kadhang disini..terutama tuk ki Sabda yang lagi nggenepi laku satria utama.Saya faham apa yg ki Sabda lakukan,moga bisa ngereh2 poro kadhang alus jg para leluhur bangsa nusantara.kami dr kota malang jatim bersama2 juga nyengkuyung panutan kami ki Ageng sri widadi untuk meluhurkan bangsa nusantara ben beneh semula.Rahayu

    • Nuwun sewu..
      @ Guswage7…
      Salam lanek, salam ongis nade…yoopo kabare ngalam, jare tambah ayahab..

      Asah asih asuh..
      Dalbo with Love.

  8. Rahayu…
    Namung saget mbiantu donga Ki, mugi lampahipun panjenengan tansah dipun jangkungi sedaya lelluhur kalian sukma agung ingkang lenggah wonten ing papan ingkang panjenengan sebataken. Upami saget dipun wiradati, sumonggo sareng2 nenuwun dateng ngarsane Gusti ingkang maha asih. Upami sedaya panci kedhah kelampahan, mugi Gusti maringi sareh, tatag lan narimo dumatheng manah kita sedaya. Boten lepat “urip ora yasa, amung sak dherma nglakoni”, menawi sampun ginaris inggih kedhah dipun tampi kanthi manah ingkang ikhlas.
    Matur sembah nuwun, salam asih karaharjan…
    Rahayu…

  9. mugi lancar sedayanipun kang sabda.. Rahayu..

  10. mugi-mugi Ki Sabda tansah pinaringan kekiyatan, kesarasan lan keslametan saking Gusti..lan mugi-mugi arwah para korban jembatan mahakam saged ngaso kanthi tentrem wonten ing pangayunan nDalem Gusti.Amin..
    Salam Katentreman.

  11. @kangmas TIO ingkang linuwih lan waskita matur sembah nuwun kangmas…andaikan saja saya punya keberanian seperti kangmas membuka salah satu rahasia gaib yang kangmas sampaikan diatas di kehidupan nyata dan mendapat ijin sang guru sejati sungguh akan saya bongkar kedok para kyai,para penyariat dan para-para lainnya yang bersembunyi dibelakang simbol kesucian yang mencatut nama2 gusti..tapi apa daya diri ini kalah tenar dng para kyai nol puthul yang sudah mapan dng kekuatan hukum politik,sehingga yang ada hanyalah KETAKUTAN belaka..tiada dukungan dari sekitar yang ada hanyalah kata2 sumbang dan sinis sungguh berat menegakkan kembali tradisi masa lampau di zaman yang serba terbalik ini.tradisi yang sangat rentan dengan fitnaf tradisi luhur yang rentan dng sebutan pengundang syetan..duh gusti.selama ini yang ada hanyalah ketakutan akan ancaman yang akan terjadi…seperti yang terjadi di masa lampau bagi org yg telah mengetahui sebagian rahasia alam semesta mereka dipancung..kalo jaman sekarang mungkin akan di bantai,di caci maki habis2an,ditelanjangi,diarak para kyai edan donyo di sumpah serapah dng dalil dan hadist dan tidak lupa di CAP kopar kapir dukun sesat,tukang santet dan lain sebagainya..sungguh miris hati ini bila membayangkan hal seperti itu terjadi pada diri saya yang terlahir sebagai anak ontang anting tanpa sodara kandung yang bisa diajak tukar pikiran,,saya membayangkan bagaimana nasib anak dan istri serta ortu yg hanya tinggal ibu saja,,bila terjadi pada diri saya yang dng lantang menyerukan kebenaran sejati yang selama ini oleh kebanyakan org tidak mengetahuinya..hasilnya sudah bisa diduga saya pasti akan langsung di sumpah pocong dan diancam tuk tidak lagi menyebarkan ajaran sesat sebutan yg sangat akrab di telinga yg sering diucapkan oleh org yg mengaku sudah mengenal tuhan..kangmas Tio saya mengerti tulisan kangmas tdk ditujukan tuk saya tapi tuk seluruh para pembaca yang budiman..semoga bisa menumbuhkan semangat para ksatriya jawa lainnya sungguh saya ini bukanlah sosok ksatriya sejati nuwun

    • Aki@Tio, pantun anda sarat dengan isi yg bermakna, mengingatkan saya dg K Gibran, juga spiritual2 sejati dan para sufi kalifa,…

      @mas Widodo, ehm ehm…
      Kemampuan anda keraguan anda, tapi saya jauh dari rasa untuk menentang kehendak..
      Islam tidak mengajarkan perusakan.!
      Orang yg mengaku Islam yg sewenang wenang apalagi melecehkan agama atau kepercayaan lain pasti DIBERANGUS dimuka bumi Indonesia.! Yakinlah itu.!
      Jangan takut ataupun segan, utarakan kebenaran, dengan spt inilah harusnyya membuat
      mereka selamat, jalankan dan tirulah SitiJenar.!
      Islam dinegerinya juga mengalami hal yg sama, ada yg sufi ada yg kesetanan,
      Bila minyak di Arab habis, disaat kepentinga negara yg mereka anggap kapir(yahudi-amrik)maka merekapun hancur sendiri.!

      • Salam Mas Ijo Gading….Mas Widodo dan semua Dewa di kahyangan ini……….

        Agama memang adalah cara hidup menuju arah yang benar meskipun dan kadang masih banyak manusia tidak bisa mencapai keadaan benar itu………
        Agama yang sudah sangat jelas mengajarkan perilaku mulia dan bukan hanya mengajarkan menyembah Tuhan saja tetapi mengajarkan cara hidup ketika terjadi interaksi dengan alam dan isinya…..ada sebab dan akibat dalam semua
        peristiwa….ada salah dan benar…..kita diwajibkan memilih yang paling benar…….

        Agama yang semestinya menimbulkan roso rumongso…..ngrungmasani bahwa dirinya hidup tidak sendiri dan banyak kembaran manusia seperti dirinya…….
        Sudah kewajiban dan keharusan kalau kita harus adil dalam hidup…..adil terhadap hidup diri sendiri dan adil kepada hidup orang lain….roso adalah sama bunyinya…..tidak bisa berbohong………

        Semoga kita adalah manusia yang jujur ketika melangkah dan menjalankan hidup……hidup yang hanya seperti mampir ngombe….meminum air putih tawar yang menyegarkan tubuh….bumi sebagai tempat istirahat sebentar dalam perjalanan panjang untuk bisa kembali dan pulang kepada NYA…..hidup dibumi yang bukan sebagai tempat tujuan…bumi yang hanya tempat mampir dan waktu yang sebentar….bumi sebagai tempat pembelajaran untuk mengenal NYA dan mengenal kembali dirinya dan mengenal hidup yang lain…he he he bukan dengan cara yang sangat mbulet…bukan hanya teori dengan buku tebal yang bikin kepala botak mengkilat …..mbingungi dan malah bikin keblinger dengan kebendaan dan kadang malah membodohkan atau sinis dan sombong kepada orang lain yang berfaham lain yang dianggap orang berkelas dan berilmu ecek ecek…..

        Hidup kita yang bersumber dari Dzat yang sama…..hidup kita yang harus membuktikan sendiri bahwa DIA adalah bersifat kasih sayang maha pemurah dan maha pemberi….hanya manusia yang pandai bersukur yang mampu dan diperkenankan mengenal Gusti Allah………nuwun….

        ..

      • BULAN SABIT.
        (Gelung Ciwasidanta?)
        Semestinya ini saya tulis di bilik “sitijenar”.

        MbahpoJS,
        nuwun sewu, terimakasih penjabarannya, leres mbah, kulo nyimak kegamblangan nurani mbah..

        CahPathi,
        Dikejauhan ada Bulan Sabit dg titik terang.. apakah titik yg terang itu kang.?
        Islam adalah agama yg seharusnya mudah dimengerti, menggunakan lambang ini sebagai lambang makrokosmos.! ditempatkan paling atas dari masjid.
        Entah dari kapan lambang “ciwa” ini berdampingan atau diganti, menjadi tulisan arab yg berbunyi “Allah” pada ujung dari rumah ibadat saudara kita moslem.. rumah yg dianggap akan memberi kesucian jiwa…tidak untuk pengertian lain selain itu..
        Apakah Muhamad lupa mengingatkan umatnya akan kesadaran Makrokosmos Mikrokosmos ajaran leluhur mereka.?
        Lihatlah Lingga Ciwa “ka’bah” yg kita/kalian putari disaat “haji” (baca;meditasi-tapa-samadi).!
        Apakah kata bahasa Allah ini justru kita-kita yg penganut Islam tanpa sadar jauh melayang diawang awang dlm ke”abstrakan” tiada henti..
        Sehingga roh’nyapun tetap bingung menjadi hantu gentayangan tersiksa setelah mereka mati.?!
        Sesal berkepanjangan, tiada mampu ber-reinkarnasi karena diikat para dedemit.!

        Apakah sdh cukup keinginan(sukma) ini untuk terbang keluar lepas.? Mencari tahu.?
        Mas, ini ada prosa alas Purwo;
        Dengan NIAT LUHUR, dg dasar tabungan JUJUR, Sang Sukma mengetahui hasrat bathin ini untuk tidak mengajak terbang melayang dikejauhan tinggi.. tapi justru melayang jauh dikedalaman samudra bathin ini..
        Saya tahu jawaban ternyata sinar itu adalah matahari kecil dari milyaran matahari yg ada.., saya tahu dalam kesadaran bahwa AKU adalah sekecil Atom dalam ATALA.! Ku tahu akan kekecilanKu..
        Oh Sang Ismaya…, terimakasih atas pengetahuanMu.!
        Engkaulah yg memberikan jalan pengetahuan ini.!
        Kutahu ternyata bumi ini berada dlm perutmu.!
        Kutahu mengapa Leluhur membawa mas@Sabda dalam semangat dalam Sang SEMAR dg dunia diperutnya..!
        Ehmm…salut buat Mas CahPathi..

        @Dewi,
        Thanks, ya, Bagavad Gita.?.
        Ehmm. Ehmm Ehmm..
        Dirimu itu lho… Menarik..!
        Meditasi bunganya bagus seindah bintang bintang yg melekat didirimu.. Adakah rayuan pria yg mampu menyapa derajatmu yg selalu bersemi tajam.? Yg juga terpancar dlm nyanyian pengetahuanmu., kucoba untuk berharap semoga ada yg mampu untukmu.! Tapi Kutahu seseorang yg mampu untukmu.. Jangan pernah bersedih ya..

        @mas widodo,
        Apalah arti doa selain untuk diri sendiri, adakah doa yg paling bermanfaat selain untuk terhindar dari perbuatan jahat? Adakah manusia semilyard yg mampu untuk melawan hukum “karma”..hukum Alam..?
        Topan Cirebon? Ehm..
        Biarkanlah Alam yg membawa angin, biarlah pertiwi yg bergerak dalam gempa.. Biarlah tsunami samudra yg melebur.. Itulah sifat Ciwa yg sejati.. untuk menyadarkan manusia yg masih hidup dimuka bumi ini..!
        Tapi janganlah kita menjadi ciwa kecil yg menyakiti sesama.
        Manusia sebatas menolong yg TELAH terjadi, menolong manusia selain dirinya…
        seperti kebaikan mas@Sabda yg luhur..
        Bagi yg Moslems jadilah seperti Siti Jenar..!

        Salam Jatidiri
        RAHAYU.

    • Matur suwun mas Widodo mohon maaf mas saya hanya penerus penyampaian dari guru semoga bermanfaat kalau saya sendiri nembe sinau alon2 kemawon asal kelakon, sepindah malih matur suwun.

  12. KAKANGku lan MBAKYUku semua…… memang tiada salah waktu terbuat, tapi itu semua membawa cerita hidup yg sarat makna…

    yang sedikit banyak telah membantuku menapak hidup dalam menemukan ….. …

    Dan untuk yg kesekian kalinya… q pamit kembali… Dan mungkin tak kan kembali lagi…. Ma’afkan segalanya….. SALAM PAMUJAKU tuk semua

    RAHAYU….

  13. Nderek sakmadyo lampah-laku panjenengan Ki Sabda..saking katebihan kanthi pinuwun sageto kanugrahan sihing Jawoto-Sang Hyang Jagadnoto amrih kasudibyan ugi kawilujengan bhumi nuswantoro, poro kawulo.. pinanggih rahayu wilujeng

  14. Nderek sakmadyo lampah-laku panjenengan Ki Sabda keng minulyo ..saking katebihan kanthi pinuwun sageto kanugrahan sihing Jawoto-Sang Hyang Jagadnoto amrih kasudibyan ugi kawilujengan poro kawulo soho bhumi nuswantoro, sageto manggih rahayu njejegaken-nyengkuyung panjangki memayu hayuning bawono ambrasto durangkoro..lir ing sambikolo saiyeg sak eko proyo sesarengan dipun kanthi poro leluhur ageng nuswantoro, ..rahayu..rayahu skalaminipun

  15. yang punya blog perbaiki bahasanya..
    kenapa saya dan kami bisa mudah masuk kesini???
    inikan WC UMUM…

  16. salam kenal mas dan semua penikmat tulisan @ kisabdalangit aku cuman bisa mendoakan moga negara kita indonesia berjaya kembali.!!! mungkin tuk saat ini aku cuman jadi penikmat tulisan @ ki sabdalangit dan tulisan sesepuh yang laina rahayu tukl semuanya

  17. Shaun just Talk Only

    mbeeeeeeeeeekkkkk…………….
    lama-lama wedus gembel ini cuma bisa meringis.. memonyongkan mulut kesamping kiri dan kanan, klo org jawa bilang merat-merot…….
    manusia manusia ini ada-ada saja… pada Rebut Bener.. entek-e crito.. nanti jadi REBUT DUCUNG…

    Tuhan berfirman:
    -semua sudah berjalan di garis edarnya
    -semua sudah tertulis di Lauh Mahfudz
    -termasuk kadar keimanan sdh ditentukan
    -lan liyo-liyane… isih ajeh bangetzzz…

    Marilah kita ber-orbit pada garis edar masing2, klo suatu saat bersinggungan ya nggak apa2..
    gitu aja koq repot…

    yg sebenarnya jd masalah adalah: tiada pengetahuan manusia tentang hukum alam kecuali sedikit…
    yg hidupnya di alam tropis ya perlu adaptasi dg alam gurun…
    yg biasa hidup di gurun ya juga hrs belajar banyak ttg alam tropis…
    tapiii…. yaitu td….

    maaf ki Sabda dan sesepuh2 semua.. terus terang saya sudah neg dg komen sedulur2 kita yg berkomen tdk senonoh..

    tapi.. ya kita mmg harus tunduk pada hukum Seleksi Alam….

    marilah masing2 kita berlomba-lomba siapa yang lebih bisa MELAYANI TUHAN…. yg bisa membuat GUSTI TERSENYUM…. yg bisa MELAYANI ALAM SEMESTA…. yg bisa membuat Dunia bersinar… yg bisa HAMEMAYU HAYUNING RAT…
    Mari kita Manifestasikan Woh Kawruh yg sdh kita dapatkan…
    tak perlulah kita bicara n berdebat panjang lebar.. yg diperlukan Bhakti Nyata kita…

    Bhakti pada Ibu Pertiwi…
    Bhakti pada Bapa Angkasa…
    Bhakti pada Leluhur….
    Bhakti pada seluruh Entitas Alam…
    dan Bhakta pada Tuhan Semesta Alam…

    Karaharjan- Kabagyan- Kawilujengan- Katentreman..
    Tumrap Sagung Dumadi..

    Monggo dilanjut… nyimak sj sambil merumput…
    mbeeeeeeeeekkkkkkk………

  18. Yth Mas Sabda,

    Masalahnya adalah tdk semua org paham bahwa manusia tidak pernah mati. Sukma tetap hidup. Bedanya ada yg hidup diatas (wong becik) dan hidup di bawah (wong olo). Akhirat selalu diartikan surga dan neraka. Padahal kehidupan setelah mati itulah alam akhirat. Tempat hidup yg sebenar benarnya hidup.

    Buat Satria Baja Hitam. Sy yakin apa yg menjadi pangerten anda adalah benar. InsyaAllah. Tapi sayang anda malah menontonkan sebaliknya.

    Wass wr wb
    Rudy F

  19. BIMA=SATRIA BJ… ud ganti avatar lg kah??
    para sedulur terkasih,,, qta dulunya jg pernah hidup mjd bima2 yg lain,,,
    biarkanlah ia terus berjalan, krna dimasa depan BIMA=QTA,,

    salam karaharjaan,,, ;)

  20. BIMA=ANTI KAFIR=SATRIA BJ
    sudah ganti avatar lagi kah?? :)

    para sedulur terkasih,,, dulunya QT= BIMA/ANTI KAFIR/SATRIA BJ
    biarkanlah ia berjalan….terusssssss
    nanti dimasa depan BIMA/ANTI KAFIR/SATRIA BJ =QTA :)

    Salam Karaharjaan,,,

  21. @kangmas -Bejo- matur sembah nuwun kangmas matur nuwun sanget dongo pangestu nipun panjenengan kagem kawulo sekeluarga,mugi gusti tansah paring berkah seger kuwarasane,mulya sentosa lan raharja wilujeng rahayu kang tansah tinemu banda lan begja kang teko dumateng panjenengan sekeluarga sedoyo saking kersaning gusti ingkang murbeng dumadi matur sembah nuwun @kangmas ijo gading @pak.JS Ingkang waskita lan linuwih matur sembah nuwun terimakasih atas segala ngelmu yang telah panjenengan berdua ajarkan kepada saya,sungguh sangat menyejukkan hati dan juga menjadi pemacu semangat tuk bangkit dan berjuang menegakkan kebenaran sejati.Dan kepada para pembaca yang budiman yang haus akan ngelmu kasunyatan sejati hendaklah semua dialog yang ada disini disaring dan diambil hikmahnya yang baik-baik saja yang pas lan pener dng diri pribadi anda masing2 nyuwun pangapunten hanya itu saja yang bisa saya sampaikan semoga kita semua bisa lebih memahami dan menghargai segala perbedaan yang ada di sekitar kita tanpa harus mencaci-maki hanya karena tidak bisa menerima pelajaran baru yang sesungguhnya adalah ngelmu spiritual tingkat tinggi,marilah bersama-sama kita saling bertukar pengalaman jangan segan bertanya dengan para waskita yang ada disini dijamin akan mendapatkan jawaban yang memuaskan yang pas lan pener dng diri pribadi anda semoga bermanfaat matur sembah nuwun salam sih katresnan

  22. Dan kepada para pembaca yang budiman yang haus akan ngelmu kasunyatan sejati hendaklah semua dialog yang ada disini disaring dan diambil hikmahnya yang baik-baik saja yang pas lan pener dng diri pribadi anda masing2 …. (Widodo)
    —————————
    @Mas Widodo, para sedherek, semua,

    Setuju, memang begitu seharusnya. Internet bisa membawa bukan saja berkat/rahmat, tapi juga … laknat ! Dari blog ini – internet – kita bisa saling belajar, berbagi,tukar pikiran, tapi – agak susah dihindari – muncul …’ sampah2′ yang mengotori blog ini ! Jadi, ya kita harus pandai2 memilah-milah mana yang baik, berguna untuk kita.

    @Satria Baja Hitam,

    Saya tidak tahu apa agama dan bangsa anda. Dari pelajaran agama saya duluu, sejak di SD, setahu saya Gusti,Allah itu maha pengasih dan penyayang, mengasihi SEMUA umatnya, tidak hanya yang berdoa pakai bahasa asing. Di SD – puluhan tahun yang lalu – saya diajari sopan santun, hormat pada tuan rumah – yang punya blog, dan pada orang lain. Saya agak telmi,mungkin saya kurang paham kalau ternyata Allah itu juga suka guyon/humor dan merevisi ajaranNYa , misalnya Beliau bilang (sekarang) tak perlu ada hormat dan kasih sayang lagi untuk sementara orang …dan orang2 dengan kepercayaan yang BERBEDA boleh atau perlu digasak.

    Salam katresnan adhem ayem

  23. Sunggeng ndalu para saderek kinasih,

    Belajar sabar memang susah ya…????
    Duh Gusti, seandainya mereka tahu apa yang telah dilakukan atau masih dipikirkan !!
    Ya Rabb, ya Karim sesembahan ingsun, kulo nyuwun pangapunten Gusti, semoga kami tetap mampu bertahan menjalani kewajiban mengawal harmonisasi alam raya ini.

    Tan ono jalma kang kuwoso,
    tan ono,
    sing sopo siro kemutan,
    lan wapodo,
    bakal biso nemahi,

    Sejatine urip iki mung sak dermo,
    kawajiban siro den enggal di rampungno,

    Sisi wetan kidul ,
    lor kulon werdi,
    wis pinasti
    wangsit iki mung kanggo tetenger,
    isih ono wektu
    sadurunge lelayon teko……

    ……………….. E S P ……………

    Ra,
    wis tekan wancine,
    Ra,
    wis podo lali,
    Ra,
    mung kari separuh,
    Ra,
    nggenepi janji,
    tetep suloyo
    wis wektune,
    wis wektune,
    wis wektune,

    ……………… E S D N ……………

    Ingsun Banjaran Panji

  24. salam…

    semua ajaran pasti mengajarkan kebenaran…
    di mana-mana rel kereta api baris sejajar…ga mungkin bertabrakan…kalo tabrakan ya berarti ada rel nya ada yang bengkok…zzzes..zessss…kuuuik…kuikkk..kuuiiik

    • Setuju kang Iwung,
      Ibarat kereta api di jawa yg menuju jakarta,semua akhirnya pasti lewat Jatinegara mau yang jalur selatan,tengah maupun utara baik yg ekonomi,bisnis ataupun exekutif akhirnya muaranya jatinegara juga.Mau ngomong kereta saya paling sempurna,jalurnya paling bagus(bibit/bobt/bebet)kecepatan tinggi toh akhirnya nyapainya jatinegara juga.Baru stelah jatinegara mau yg ke kota,tanah abang,senin,gambir atau bahkan berhenti di jatinegara itu semua tergantung amal perbuatan masing-masing.Perlu dingat orang yang saking bencinya bisa jadi masih menjadi cinta setengah mati.Itu sdh dterbukti dimana-mana.Oleh karena bencilah segala sesuatu skedarnya saja,begitu pula cintailah sesuatu sekedarnya juga kecuali Cintailah Tuhan Allamu dengan segenap hati,jiwa dan segenap akal budimu.
      Apa kalu kita teriak2 aku cinta padamu lalu perbuatannya sama dg yg diucapkan,perlu pembuktian !

      sugeng sonten juga kang widodo,nggak liburan nih !

      • setuju mas tembayat…
        kalo relnya sudah lurus,rambu-rambu dan signal dilayar berjalan normal, masinis tinggal anteng aja duduk manis fokus ke depan ga musti cape-cape lirak lirik kiri kanan celingak celinguk ngeliatin spion….

        ting…tong….ting toooong…..
        perhatian……perhatian……kereta api jurusan jati negara akan segera di berangkatkan…

        apabila kita sudah mempunyai tiket resmi mustinya tidak usah berebut masuk daripada desek-desekan saling sikut, saling dorong, saling injek akhirnya kita malah bonyok sendiri, tujuan deket malah jauh, rumah sakit malah menanti…

        ….SANTAI AJE TOH TAK AKAN LARI KERETA DI KEJAR…

        apabila ada yang ribut karena desek-desekan. orang didepan antri kita tonjok, orang berdiri kita injek,ibu ibu lagi nungging kita dorong…
        berarti kita belum yakin akan ke aslian tiket yang kita pegang sehingga kita harus gelut papuket dulu dengan yang lain untuk meyakinkan diri bahwa tiket yang kita pegang memang asli dan kita memang layak sebagai ahli waris calon penumpang…

        naik kereta api…tut..tut..tuttt….siapa hendak turut….
        ke bandung surabaya…………………..
        zeeees..zeeees…kuik..kuikkk…kuikkkkk

        salam

    • hhh..di saudi arabia ada kereta api nggak ya..? jagan2 cuma relnya onta doang..

  25. @Bapa yohanes hardi ingkang waskita arif bijaksana,berbudi bawa leksana,matur sembah nuwun bapa,ijinkan saya yang seorang gelandangan miskin dan tidak mengenyam pendidikan ini menerima wejangan sakti pusaka sastra jendra hayuningrat panggruating diyu yang bapa sampaikan lewat tulisan-tulisan bapa yohanes diatas..tuk dipelajari dan dihayati didalam sanubari atas saran sang guru sejati.semoga bermanfaat tuk wadag ini menemukan jati dirinya yang sejati matur sembah nuwun rahayu rahayu rahayu

  26. @kakangmas tembayat matur sembah nuwun kangmas lan sugeng sonten maunya sih liburan kangmas tapi hati ini penasaran ada sesuatu di gubug eyang sabda ini yang perlu dilihat diraba,ditrawang..eh ternyata bener..dapat wejangan sakti dari seorang pertapa wiku..o iya kangmas tembayat saya dapet gosip mas sbj yg jauh2 nyomot nama satria kondang dari jepang kena walat gusti rumahnya kebanjiran gara2 menghina para leluhur agung nusantara..benarkah ituuu??? Hegh..nyuwun pangapunten sampun rumiyen njih dhalem badhe pakpung matur sembah nuwun salam sih katresnan

    • @widodo
      kalau mengingat peristiwa 7 tahunlalu saya jadi sedih………!

      sedih hatiku….sedih….,saya tidak mengindahkan pepelingnya kakang Ismoyo,maksud baik ,tujuan baik belum tentu ditanggapi dengan baik dan dipergunakan dengan baik.Segala nasehat orang tua seolah tak berguna,terlanjur basah ya sudah……mungkin sudah menjadi kodrat memang harus terjadi,Keris eluk sembilan ternyata membuat ulah ,
      Kang widodo kelak bila kondisi tak karuan terpaksa pusaka itu akan diambil lagi,indikasinya bila ada cahyo cumlorong rembulan ndadari ing angkoso sisih wetan,saat itulah akan diredam keganasan keris pusaka itu.Pusaka itu memang memiliki energi dahsat,bila yg memegang kurang bersih hatinya maka si pemegang akan terkuasai energi pusaka itu,Dan peringatan kakang Ismoyo kalau pusaka itu akan bikin dredah ano ing Nusantoro.Maka sejak akhir 2004 phrahara ngombro-ombro.Tapi kalau sekarang belum waktunya dengan harapan masih bisa diperbaiki.
      Bila saatnya tiba mungkin terpaksa harus turun tangan sendiri untuk mengatasi keadaan.Meski tadi malem Gamalama batuk itu belum cukup alasan untuk mengambil lagi.Saya sangat berharap semoga tdk perlu menggunakan kekuatan cahyo rembualan dadari itu.

      Bgaimana kang RD ? kok baru muncul !Bagimana cara nya agar saya bisa meniup seruling itu ?

      • kang Tembayat,

        Sepakbola adalah olahraga rakyat, pelipur lara ditengah banyak musibah..
        kemaren saya sibuk membantu pasukan Garuda melawan tim malaysia..

        sebenarnya saya sudah kerahkan pasukan naga hijau untuk membantu u-23, tim malaysia juga didukung tim spiritual (baca: dukun)

        Pelatih timnas, RD dengan seragam perwira marinir, menggaet tangan saya dan menunjukkan banyak koleksi jam (terbang) yang bagus2…seakan protes ke Gusti Allah..kenapa timnas masih kalah (baca: tipis) dari tim malay?

        Gusti Allah berkata ke RD: Secara Teknis sudah bisa.. tapi belum waktunya ..

        Rahayu

  27. Rahayu…_/l\_
    Salam asih Katresnan.
    @Kakang Dalbo, Kakang Ijogading, Gus Supri, Kakag Baok, salam kenal. Mengenai tulisan2 yang kurang pas dengan apa yang sedang kita pelajari dan yakini sebaiknya tidak usah ditanggapi atau di wales, toh menurut para sesepuh orang2 yang menulis kurang pas tersebut adalah orang durung kedunungan/belum dibuka. jadi apapun yang kita tulis tetap tidak akan bisa diterima, malah malah ditanggapi yang tidak pas lagi. Sumonggo kita niru Ki Sabda yang tetap anteng dan tak goyah meskipun dihujat gak karuan.
    @mBak Dewi,
    Leres mbak, tidak mungkin orang bisa membuat kapal tanpa adanya kayu. Apalagi kapal berukuran raksasa yang bisa memuat binatang dan manusia sekian banyak. Mungkin ada pohon, tapi itu pohon kurma, yang tidak mungkin untuk dijadikan kapal karena sifat kayunya tidak tahan air. Apalagi setelah di adakan penelitian mengenai gen manusia ternyata ditemukan bahwa gen tertua justru dimiliki oleh orang indonesia / nusantara…
    Salam Asih
    Rahayu…rahayu…rahayu…_/l\_

  28. @Dewi, thank you so much

    Ternyata bukan cuma Adam Cs saja yang hebring…..
    Saya bangga sebagai anak banga NUSANTARA….

    Tuk rekan-rekan yang lain,,,,
    Kayaknya mulai panas lagi nih suasana ruang tamu ini,,,
    Kalo kemarin ada yang dipertuan besar Anti Kafir, sekarang ada den bagus Satria Baja HItam memberi pelajaran.
    Terima kasih kisanak. teguran andhika semoga menjadikan kami makin sadar betapa sulitnya menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain,
    Kami masih belajar dan akan terus belajar sampai tercapai impian kami.

    Salam sejahtera selalu.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 930 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: