KEJAWEN ; Ajaran Luhur Yang Dicurigai & Dikambinghitamkan
KEJAWEN
“Permata” Asli Bumi Nusantara yang Selalu Dicurigai
Dan Dikambinghitamkan
Kearifan Lokal yang Selalu Dicurigai
Ajaran kejawen, dalam perkembangan sejarahnya mengalami pasang surut. Hal itu tidak lepas dari adanya benturan-benturan dengan teologi dan budaya asing (Belanda, Arab, Cina, India, Jepang, AS). Yang paling keras adalah benturan dengan teologi asing, karena kehadiran kepercayaan baru disertai dengan upaya-upaya membangun kesan bahwa budaya Jawa itu hina, memalukan, rendah martabatnya, bahkan kepercayaan lokal disebut sebagai kekafiran, sehingga harus ditinggalkan sekalipun oleh tuannya sendiri, dan harus diganti dengan “kepercayaan baru” yang dianggap paling mulia segalanya. Dengan naifnya kepercayaan baru merekrut pengikut dengan jaminan kepastian masuk syurga. Gerakan tersebut sangat efektif karena dilakukan secara sistematis mendapat dukungan dari kekuatan politik asing yang tengah bertarung di negeri ini.
Selain itu “pendatang baru” selalu berusaha membangun image buruk terhadap kearifan-kearifan lokal (baca: budaya Jawa) dengan cara memberikan contoh-contoh patologi sosial (penyakit masyarakat), penyimpangan sosial, pelanggaran kaidah Kejawen, yang terjadi saat itu, diklaim oleh “pendatang baru” sebagai bukti nyata kesesatan ajaran Jawa. Hal itu sama saja dengan menganggap Islam itu buruk dengan cara menampilkan contoh perbuatan sadis terorisme, menteri agama yang korupsi, pejabat berjilbab yang selingkuh, kyai yang menghamili santrinya, dst.
Tidak berhenti disitu saja, kekuatan asing terus mendiskreditkan manusia Jawa dengan cara memanipulasi atau memutar balik sejarah masa lampau. Bukti-bukti kearifan lokal dimusnahkan, sehingga banyak sekali naskah-naskah kuno yang berisi ajaran-ajaran tentang tatakrama, kaidah, budi pekerti yang luhur bangsa (Jawa) Indonesia kuno sebelum era kewalian datang, kemudian dibumi hanguskan oleh para “pendatang baru” tersebut. Kosa kata Jawa juga mengalami penjajahan, istilah-istilah Jawa yang dahulu mempunyai makna yang arif, luhur, bijaksana, kemudian dibelokkan maknanya menurut kepentingan dan perspektif subyektif disesuaikan dengan kepentingan “pendatang baru” yang tidak suka dengan “local wisdom”. Akibatnya; istilah-istilah seperti; kejawen, klenik, mistis, tahyul mengalami degradasi makna, dan berkonotasi negatif. Istilah-istilah tersebut “di-sama-makna-kan” dengan dosa dan larangan-larangan dogma agama; misalnya; kemusyrikan, gugon tuhon, budak setan, menyembah setan, dst. Padahal tidak demikian makna aslinya, sebaliknya istilah tersebut justru mempunyai arti yang sangat religius sbb;
Klenik : merupakan pemahaman terhadap suatu kejadian yang dihubungkan dengan hukum sebab akibat yang berkaitan dengan kekuatan gaib (metafisik) yang tidak lain bersumber dari Dzat tertinggi yakni Tuhan Yang Maha Suci. Di dalam agama manapun unsur “klenik” ini selalu ada.
Mistis : adalah ruang atau wilayah gaib yang dapat dirambah dan dipahami manusia, sebagai upayanya untuk memahami Tuhan Yang Maha Kuasa. Dalam agama Islam ruang mistik untuk memahami sejatinya Tuhan dikenal dengan istilah tasawuf.
Tahyul : adalah kepercayaan akan hal-hal yang gaib yang berhubungan dengan makhluk gaib ciptan Tuhan. Manusia Jawa sangat mempercayai adanya kekuatan gaib yang dipahaminya sebagai wujud dari kebesaran Tuhan Sang Maha Pencipta. Kepercayaan kepada yang gaib ini juga terdapat di dalam rukun Islam.
Tradisi : dalam tradisi Jawa, seseorang dapat mewujudkan doa dalam bentuk lambang atau simbol. Lambang dan simbol dilengkapi dengan sarana ubo rampe sebagai pelengkap kesempurnaan dalam berdoa. Lambang dan simbol juga mengartikan secara kias bahasa alam yang dipercaya manusia Jawa sebagai bentuk isyarat akan kehendak Tuhan. Manusia Jawa akan merasa lebih dekat dengan Tuhan jika doanya tidak sekedar diucapkan di mulut saja (NATO: not action talk only), melainkan dengan diwujudkan dalam bentuk tumpeng, sesaji dsb sebagi simbol kemanunggalan tekad bulat. Maka manusia Jawa dalam berdoa melibatkan empat unsur tekad bulat yakni hati, fikiran, ucapan, dan tindakan. Upacara-upacara tradisional sebagai bentuk kepedulian pada lingkungannya, baik kepada lingkungan masyarakat manusia maupun masyarakat gaib yang hidup berdampingan, agar selaras dan harmonis dalam manembah kapada Tuhan. Bagi manusia Jawa, setiap rasa syukur dan doa harus diwujudkan dalam bentuk tindakan riil (ihtiyar) sebagai bentuk ketabahan dan kebulatan tekad yang diyakini dapat membuat doa terkabul. Akan tetapi niat dan makna dibalik tradisi ritual tersebut sering dianggap sebagai kegiatan gugon tuhon/ela-elu, asal ngikut saja, sikap menghamburkan, dan bentuk kemubadiran, dst.
Kejawen : berisi kaidah moral dan budi pekerti luhur, serta memuat tata cara manusia dalam melakukan penyembahan tertinggi kepada Tuhan Yang Maha Tunggal. Akan tetapi, setelah abad 15 Majapahit runtuh oleh serbuan anaknya sendiri, dengan cara serampangan dan subyektif, jauh dari kearifan dan budi pekerti yg luhur, “pendatang baru” menganggap ajaran kejawen sebagai biangnya kemusyrikan, kesesatan, kebobrokan moral, dan kekafiran. Maka harus dimusnahkan. Ironisnya, manusia Jawa yang sudah “kejawan” ilang jawane, justru mempuyai andil besar dalam upaya cultural assasination ini. Mereka lupa bahwa nilai budaya asli nenek moyang mereka itulah yang pernah membawa bumi nusantara ini menggapai masa kejayaannya di era Majapahit hingga berlangsung selama lima generasi penerus tahta kerajaan.
Ajaran Tentang Budi Pekerti, Menggapai Manusia Sejati
Dalam khasanah referensi kebudayaan Jawa dikenal berbagai literatur sastra yang mempunyai gaya penulisan beragam dan unik. Sebut saja misalnya; kitab, suluk, serat, babad, yang biasanya tidak hanya sekedar kumpulan baris-baris kalimat, tetapi ditulis dengan seni kesusastraan yang tinggi, berupa tembang yang disusun dalam bait-bait atau padha yang merupakan bagian dari tembang misalnya; pupuh, sinom, pangkur, pucung, asmaradhana dst. Teks yang disusun ialah yang memiliki kandungan unsur pesan moral, yang diajarkan tokoh-tokoh utama atau penulisnya, mewarnai seluruh isi teks.
Pendidikan moral budi pekerti menjadi pokok pelajaran yang diutamakan. Moral atau budi pekerti di sini dalam arti kaidah-kaidah yang membedakan baik atau buruk segala sesuatu, tata krama, atau aturan-aturan yang melarang atau menganjurkan seseorang dalam menghadapi lingkungan alam dan sosialnya. Sumber dari kaidah-kaidah tersebut didasari oleh keyakinan, gagasan, dan nilai-nilai yang berkembang di dalam masyarakat yang bersangktan. Kaidah tersebut akan tampak dalam manifestasi tingkah laku dan perbuatan anggota masyarakat.
Demikian lah makna dari ajaran Kejawen yang sesungguhnya, dengan demikian dapat menambah jelas pemahaman terhadap konsepsi pendidikan budi pekerti yang mewarnai kebudayaan Jawa. Hal ini dapat diteruskan kepada generasi muda guna membentuk watak yang berbudi luhur dan bersedia menempa jiwa yang berkepribadian teguh. Uraian yang memaparkan nilai-nilai luhur dalam kebudayaan masyarakat Jawa yang diungkapkan diatas dapat membuka wawasan pikir dan hati nurani bangsa bahwa dalam masyarakat kuno asli pribumi telah terdapat seperangkat nilai-nilai moralitas yang dapat diterapkan untuk mengangkat harkat dan martabat hidup manusia.
Dua Ancaman Besar dalam Ajaran Kejawen
Dalam ajaran kejawen, terdapat dua bentuk ancaman besar yang mendasari sikap kewaspadaan (eling lan waspada), karena dapat menghancurkan kaidah-kaidah kemanusiaan, yakni; hawanepsu dan pamrih. Manusia harus mampu meredam hawa nafsu atau nutupi babahan hawa sanga. Yakni mengontrol nafsu-nafsunya yang muncul dari sembilan unsur yang terdapat dalam diri manusia, dan melepas pamrihnya.
Dalam perspektif kaidah Jawa, nafsu-nafsu merupakan perasaan kasar karena menggagalkan kontrol diri manusia, membelenggu, serta buta pada dunia lahir maupun batin. Nafsu akan memperlemah manusia karena menjadi sumber yang memboroskan kekuatan-kekuatan batin tanpa ada gunanya. Lebih lanjut, menurut kaidah Jawa nafsu akan lebih berbahaya karena mampu menutup akal budi. Sehingga manusia yang menuruti hawa nafsu tidak lagi menuruti akal budinya (budi pekerti). Manusia demikian tidak dapat mengembangkan segi-segi halusnya, manusia semakin mengancam lingkungannya, menimbulkan konflik, ketegangan, dan merusak ketrentaman yang mengganggu stabilitas kebangsaan
NAFSU
Hawa nafsu (lauwamah, amarah, supiyah) secara kejawen diungkapkan dalam bentuk akronim, yakni apa yang disebut M5 atau malima; madat, madon, maling, mangan, main; mabuk-mabukan, main perempuan, mencuri, makan, berjudi. Untuk meredam nafsu malima, manusia Jawa melakukan laku tapa atau “puasa”. Misalnya; tapa brata, tapa ngrame, tapa mendhem, tapa ngeli.
Tapa brata ; sikap perbuatan seseorang yang selalu menahan/puasa hawa nafsu yang berasal dari lima indra. Nafsu angkara yang buruk yakni lauwamah, amarah, supiyah.
Tapa ngrame; adalah watak untuk giat membantu, menolong sesama tetapi “sepi” dalam nafsu pamrih yakni golek butuhe dewe.
Tapa mendhem; adalah mengubur nafsu riak, takabur, sombong, suka pamer, pamrih. Semua sifat buruk dikubur dalam-dalam, termasuk “mengubur” amal kebaikan yang pernah kita lakukan kepada orang lain, dari benak ingatan kita sendiri. Manusia suci adalah mereka yang tidak ingat lagi apa saja amal kebaikan yang pernah dilakukan pada orang lain, sebaliknya selalu ingat semua kejahatan yg pernah dilakukannya.
Tapa ngeli, yakni menghanyutkan diri ke dalam arus “aliran air sungai Dzat”, yakni mengikuti kehendak Gusti Maha Wisesa. “Aliran air” milik Tuhan, seumpama air sungai yang mengalir menyusuri sungai, mengikuti irama alam, lekuk dan kelok sungai, yang merupakan wujud bahasa “kebijaksanaan” alam. Maka manusia tersebut akan sampai pada muara samudra kabegjan atau keberuntungan. Berbeda dengan “aliran air” bah, yang menuruti kehendak nafsu akan berakhir celaka, karena air bah menerjang wewaler kaidah tata krama, menghempas “perahu nelayan”, menerjang “pepohonan”, dan menghancurkan “daratan”.
PAMRIH
Pamrih merupakan ancaman ke dua bagi manusia. Bertindak karena pamrih berarti hanya mengutamakan kepentingan diri pribadi secara egois. Pamrih, mengabaikan kepentingan orang lain dan masyarakat. Secara sosiologis, pamrih itu mengacaukan (chaos) karena tindakannya tidak menghiraukan keselarasan sosial lingkungannya. Pamrih juga akan menghancurkan diri pribadi dari dalam, kerana pamrih mengunggulkan secara mutlak keakuannya sendiri (istilahnya Freud; ego). Karena itu, pamrih akan membatasi diri atau mengisolasi diri dari sumber kekuatan batin. Dalam kaca mata Jawa, pamrih yang berasal dari nafsu ragawi akan mengalahkan nafsu sukmani (mutmainah) yang suci. Pamrih mengutamakan kepentingan-kepentingan duniawi, dengan demikian manusia mengikat dirinya sendiri dengan dunia luar sehingga manusia tidak sanggup lagi untuk memusatkan batin dalam dirinya sendiri. Oleh sebab itu pula, pamrih menjadi faktor penghalang bagi seseorang untuk mencapai “kemanunggalan” kawula gusti.
Pamrih itu seperti apa, tidak setiap orang mampu mengindentifikasi. Kadang orang dengan mudah mengartikan pamrih itu, tetapi secara tidak sadar terjebak oleh perspektif subyektif yang berangkat dari kepentingan dirinya sendiri untuk melakukan pembenaran atas segala tindakannya. Untuk itu penting Sabdalangit kemukakan bentuk-bentuk pamrih yang dibagi dalam tiga bentuk nafsu dalam perspektif KEJAWEN :
- Nafsu selalu ingin menjadi orang pertama, yakni; nafsu golek menange dhewe; selalu ingin menangnya sendiri.
- Nafsu selalu menganggap dirinya selalu benar; nafsu golek benere dhewe.
- Nafsu selalu mementingkan kebutuhannya sendiri; nafsu golek butuhe dhewe. Kelakuan buruk seperti ini disebut juga sebagai aji mumpung. Misalnya mumpung berkuasa, lantas melakukan korupsi, tanpa peduli dengan nasib orang lain yang tertindas.
Untuk menjaga kaidah-kaidah manusia supaya tetap teguh dalam menjaga kesucian raga dan jiwanya, dikenal di dalam falsafah dan ajaran Jawa sebagai lakutama, perilaku hidup yang utama. Sembah merupakan salah satu bentuk lakutama, sebagaimana di tulis oleh pujangga masyhur (tahun 1811-1880-an) dan pengusaha sukses, yang sekaligus Ratu Gung Binatara terkenal karena sakti mandraguna, yakni Gusti Mangkunegoro IV dalam kitab Wedhatama (weda=perilaku, tama=utama) mengemukakan sistematika yang runtut dan teratur dari yang rendah ke tingkatan tertinggi, yakni catur sembah; sembah raga, sembah cipta, sembah jiwa, sembah rasa. Catur sembah ini senada dengan nafsul mutmainah (ajaran Islam) yang digunakan untuk meraih ma’rifatullah, nggayuh jumbuhing kawula Gusti. Apabila seseorang dapat menjalani secara runtut catur sembah hingga mencapai sembah yang paling tinggi, niscaya siapapun akan mendapatkan anugerah agung menjadi manusia linuwih, atas berkat kemurahan Tuhan Yang Maha Kasih, tidak tergantung apa agamanya.
sabdalangit















1453 tanggapan kepada “KEJAWEN ; Ajaran Luhur Yang Dicurigai & Dikambinghitamkan”
Edi Tepak
Oktober 26th, 2012 pada 22:02
krn forum /blog ini sejatinya saya maksudkan untuk belajar, untuk forum debat , untuk forum propaganda, untuk forum menghujat, dsb… Rahayu………..(wassalamualaikum, ntar ditolak he he he h)
MATAMU_PICEK.COM
Maret 26th, 2013 pada 10:23
kebablasen cuk…
jokotole
Oktober 26th, 2012 pada 23:21
Agomo, ugemane mumpung sik ono,…
Jalankan sesuai dengan Hati Nuranmui ok bro………. he he he
Wongsorejo
Oktober 29th, 2012 pada 00:14
tuhan melengkapi adam dengan hati yang berisi keillahian cinta kasih dan dajjal atau ketertarikan akan keduniawian, dalam kitab suci disebut iblis menggoda adam adalah sekedar lambang dari penulis kitab jaman kuno yang sebetulnya melambangkan hati adam tertarik kepada keduniawian dan terus diikuti manusia sampai jaman sekarang, sampai kapanpun ular tidak bisa bicara dengan manusia, bahkan menganalisa hadis carilah ilmu sampai negeri cina yang artinya lengkapilah sifat allah bapa dengan sifat allah ibu atau agama langit dengan agama bumi karena di cina banyak guru2 spiritual yang membumi dan sampai ke cina harus melalui india yang beragama bumi, tuhan menganugerahkan ajaran berbede bede suoaya manusia saling mengenal bukan malah disebar dengan kekerasan yang mati sia sia banyak sekali yang menang tentu saja iblis yang kemudian berpesta denga darah koran perang dari kedua belah pihak, jaman adam pada saat itu tuhan menciptakan dunia seperti firdaus karena tujuan utama tuhan adalah menciptakan kehidupan yang bersuasana surgawi , surga dimana adam atau manusia dengan mudah bisa berkomunikasi dengan tuhannya karena manusia saat ini sudah jauh tertarik dengan keduniawian, saat ini manusia hanya mampu melihat keindahan tuhan melalui ciptaannya saja, sesuai dengan pesan siti maryam atau bunda maria indonesia harus menjadi center of exelence peradaban dunia yang berkeillahian bukan berdasarkan roi return of infesment, dan ini harus dimulai dari indonesia negara kesatuan, manusia harus bersatu, bersatu dan bersatu duduk bersama mengadakan dialog besar peradaban diikuti oleh semua baik agama formal yaitu agama langit islam kristen yahudi dan agama bumi budha hindu tao maupun agama2 non formal, dan kearifan2 lokal bangsa bangsa, dengan semangat hati nurani yang bersih dan penuh cinta kasih arsi 8 dan 9 bahasa spiritualnya mengadakan perjamua besa peradaban yang dipenuhi hidangan yaitu nilai2 luhur yang bersifat universal, disebut luhur artinya bisa diterima semua, dan mampu merubah siapapun baik manusia bangsa2 atau ciptaan non human lingkungan hidup menjadi lebih baik, jadi yang bersifat lokal maupun bersifat hanya untuk satu kaum saja tidak terpakai, nilai2 luhur yang bersifat universal dan disepakati bersama dan bisa diterima oleh semua ini harus dikumpulkan dan dibukukan sebagai kitab kehidupan bagaimana seharusnya manusia ini hidup didunia ini secara tepat dan benar, dari indonesia hasil dialog besar peradaban ini dipersembahkan kepada dunia nanti akan terbukti nilai nilai luhur yang bersifat unifersal itu bertebaran pada kearifan lokal jawa dan sunda yang membuktikan bahwa leluhur kita dahulu sudah mulai bekerja menggunakan arsi 8 dan9
datuk buana
Oktober 29th, 2012 pada 11:43
Ada rasa miris, kalo niat baik dan terpuji dari penulis justru jadi ajang ” carut marut ” yang melanda dunia virtual. Hanya karena polah laku beberapa oknum yang terjebak dengan kedangkalan pikir dan kementahan zikir.
Mbok yo neyebut pade mas,…..
javanizis
Desember 19th, 2012 pada 13:26
Mending mas berdebat di dunia virtual dan maya ini, Saling mengolok, mungkin bahkan saling menghina. Yang diharapkan akhirnya mendapatkan masukan untuk menimang, menimbang wawasan tentang keagamaan sendiri dan juga keagamaan orang lain. Hal yang utama adalah intropeksi diri….Kenapa sih aku selalu menyalahkan bahkan mungkin mencaci keimanan orang lain? Seolah-olah tidak ada kebenaran di keagamaan orang lain.
Dengan begitu kita akan mengadu argumen dan mengasah otak. Paling-paling kalau emosi komputernya di amer. Laptopnya di banting. Tidak melempar granat dan bom yang mencelakakan
Berita Aneh Unik & HOT
Oktober 29th, 2012 pada 15:13
hmmmmmmm
islam dan Kejawen seperti Air dan Minyak,
apa Mungkin bisa disatukan ?
javanizis
Januari 9th, 2013 pada 23:35
Islam tidak hanya seperti itu kepada jawa, tetapi juga kepada agama dan budaya lain di dunia ini.
Entahlah….
Doktrin dari sononya kali…..
endah
Februari 2nd, 2013 pada 00:49
mas javanizis ini ko sepertinya benci sekali islam ya sampe bilang gitu
semua diseragamkan dr bahasa sampe agama mau disalib semua, pasar tradsional yg symbol kearifan lokal digusur dijadiin mall..
kata Soekarno “jasmerah” jangan sekali2 melupakan sejarah..perjanjian renville&linggarjati dibuat setelah kemenangan partai katolik diBelanda.yang agresi kenegara2 bangsa2 dunia itu juga tentara salib loh
SEJARAH
SINGKAT TIMBULNYA AGAMA KRISTEN
ISTILAH
YESHUA adalah nama asli dalam bahasa Ibrani Aramic
YESUS adalah nama terjemahan dalam bahasa Yunani
ISA adalah nama terjemahan dalam bahasa Arab
KRONOLOGI
PADA WAKTU YESUS MASIH HIUDP
1. Pada mulanya Yesus diutus Allah untuk menegakkan hukum Taurat dikalangan Bangsa Israel (Matius 5/17)
2. Yesus adalah nabi dari Nasaret di Galelia (Matius 21/11)
3. Pengikut Yesus 12 orang (Matius 10/2)
4. Ajaran Yesus adalah tauhid (Markus 12/29)
5. Yesus mengajarkan apa yang diperintahkan Allah (Yohanes 7/16)
6. Pengikut Yesus disebut Nasrani (Kisah rasul 24/5)
SEPENINGGAL YESUS
1. Kurang lebih duapuluhlima (25) tahun sepeninggal Yesus datang orang bernama Paulus membuat sekte Nasrani (Kisah rasul 24/5)
2. Paulus belum pernah ketemu Yesus . Hanya dengar nama saja.(2Korintus 12/2)
3. Pada mulanya Paulus memusuhi murid2 Yesus (Kisah rasul 9/1)
4. Paulus memberitahukan bahwa Yesus disalib (I Korintus 1:23_
5. Kata Paulus Yesus diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. .(2Korintus 12/2)
6. Paulus memberitakan bahwa Yesus adalah Kristtus kepada orang-orang yang belum pernah mengenal Yesus kepada orang Roma (Roma 15/20)
7. Paulus mengajarkan bahwa :
• Yesus adalah Allah (Roma 9/5)
• Yesus adalah Tuhan (Roma 10/9)
• Yesus adalah Kristus (Kisah rasul 9/22)
• Yesus adalah anak Allah IKisahrasul 9/19)
8. Pengikut Paulus disebut KRISTEN/SEKTE NASRANI .(Kisahrasul 11/26)
9. Pertama kali timbul istilah Kristen di Antiokhia .(Kisahrasul 11/26)
10. Ketika Paulus memberitakan bahwa Yesus adalah Kristus di kota Korintus . Paulus mau dibunuh oleh orang-orang Yahudi.(Kisahrasul 18/2-6)
11. Paulus mengatakan kepada orang-orang Yahudi bahwa mulai sekarang akan pergi ke bangsa-bangsa lain .(Kisahrasul 18/2-6)
12. Akhirnya ajaran Paulus banyak diikuti oleh bangsa-bangsa lain diluar Yahudi.
13. Kemudian ajaran Paulus menjadi UMUM.
14. UMUM dalam bahasa Yunani disebut KATOLIKA
SEPENINGGAL PAULUS
1. Kristen Katolik menyebar ke Timur tengah dan sekitarnya.
2. Pada abad ke 4 Kristen Katolik dipakai oleh Kaisar Romawi Konstantin sebagai alat untuk mengembangkan kekuasaan.
3. Pada abad ke 11 (sebelas) Kristen Katolik pecah menjadi 2 (dua)
4. 1. Katolik Timur berpusat di Alexandira (sekarang Iskandariyah di Mesir). Kemudian berkembang ke Asia Tengah menjadi KRISTEN ORTODOX.
5. 2. Katolik Barat berpusat di Roma (Italis) berkembang ke Eropa menjadi ROMA KATOLIK.
6. Pada abad ke 15 Katolik Roma pecah menjadi Katolik Roma dan Protestan.
7. Perpecahan terjadi ketika Paus ingin mendirikan Gereja Basilika Santo Petrus tetapi tidak cukup uang.
8. Ada seorang uskup memberi nasehat supaya menjual SURAT PENGAMPUNAN DOSA.
9. Beberapa uskup ada yang tidak setuju (protes). Kemudian mendirikan sekte tersendiri yang sekarang disebut PROTESTAN.
javanizis
Februari 6th, 2013 pada 13:00
@Endah
PADA WAKTU YESUS MASIH HIUDP
1. Pada mulanya Yesus diutus Allah untuk menegakkan hukum Taurat dikalangan Bangsa Israel (Matius 5/17)
@Javanisis
Jawabannya Jelas
Tidak ada satu iotapun yang berubah dari hukum taurat.
Menegakkan dalam artian seperti apa?
Hukum Taurat adalah Syariatnya Yahudi sedang Yesus adalah mahrifatnya Yahudi,
Yaitu hukum harus dilakukan dengan kesadaran dan berdasar hati nurani.
Hukum tidak dapat menyelamatkan manusia tetapi kesadaran manusai akan hukumlah yang dapat menyelamatkan manusia.
Contoh Ada peritah jangan membunuh. apakah perintah itu dapat menyelamatkan yang dibunuh atau yang membunuh? Tetapi kesadaran untuk tidak membunuh itulah yang menyelamatkan.
2. Yesus adalah nabi dari Nasaret di Galelia (Matius 21/11)
3. Pengikut Yesus 12 orang (Matius 10/2)
4. Ajaran Yesus adalah tauhid (Markus 12/29)
Jawab
Ketahuitan itu dilihat dari cara pandang yang seperti apa?
5. Yesus mengajarkan apa yang diperintahkan Allah (Yohanes 7/16)
6. Pengikut Yesus disebut Nasrani (Kisah rasul 24/5)
@endah
SEPENINGGAL YESUS
1. Kurang lebih duapuluhlima (25) tahun sepeninggal Yesus datang orang bernama Paulus membuat sekte Nasrani (Kisah rasul 24/5)
2. Paulus belum pernah ketemu Yesus . Hanya dengar nama saja.(2Korintus 12/2)
3. Pada mulanya Paulus memusuhi murid2 Yesus (Kisah rasul 9/1)
4. Paulus memberitahukan bahwa Yesus disalib (I Korintus 1:23_
5. Kata Paulus Yesus diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. .(2Korintus 12/2)
6. Paulus memberitakan bahwa Yesus adalah Kristtus kepada orang-orang yang belum pernah mengenal Yesus kepada orang Roma (Roma 15/20)
7. Paulus mengajarkan bahwa :
• Yesus adalah Allah (Roma 9/5)
• Yesus adalah Tuhan (Roma 10/9)
• Yesus adalah Kristus (Kisah rasul 9/22)
• Yesus adalah anak Allah IKisahrasul 9/19)
8. Pengikut Paulus disebut KRISTEN/SEKTE NASRANI .(Kisahrasul 11/26)
9. Pertama kali timbul istilah Kristen di Antiokhia .(Kisahrasul 11/26)
10. Ketika Paulus memberitakan bahwa Yesus adalah Kristus di kota Korintus . Paulus mau dibunuh oleh orang-orang Yahudi.(Kisahrasul 18/2-6)
11. Paulus mengatakan kepada orang-orang Yahudi bahwa mulai sekarang akan pergi ke bangsa-bangsa lain .(Kisahrasul 18/2-6)
12. Akhirnya ajaran Paulus banyak diikuti oleh bangsa-bangsa lain diluar Yahudi.
13. Kemudian ajaran Paulus menjadi UMUM.
14. UMUM dalam bahasa Yunani disebut KATOLIKA
SEPENINGGAL PAULUS
1. Kristen Katolik menyebar ke Timur tengah dan sekitarnya.
2. Pada abad ke 4 Kristen Katolik dipakai oleh Kaisar Romawi Konstantin sebagai alat untuk mengembangkan kekuasaan.
3. Pada abad ke 11 (sebelas) Kristen Katolik pecah menjadi 2 (dua)
4. 1. Katolik Timur berpusat di Alexandira (sekarang Iskandariyah di Mesir). Kemudian berkembang ke Asia Tengah menjadi KRISTEN ORTODOX.
5. 2. Katolik Barat berpusat di Roma (Italis) berkembang ke Eropa menjadi ROMA KATOLIK.
6. Pada abad ke 15 Katolik Roma pecah menjadi Katolik Roma dan Protestan.
7. Perpecahan terjadi ketika Paus ingin mendirikan Gereja Basilika Santo Petrus tetapi tidak cukup uang.
8. Ada seorang uskup memberi nasehat supaya menjual SURAT PENGAMPUNAN DOSA.
9. Beberapa uskup ada yang tidak setuju (protes). Kemudian mendirikan sekte tersendiri yang sekarang disebut PROTESTAN.
Kristen adalah istilah yang dipakai untuk menyebut pengikut Kristus rasanya itu mengacu pada siapa saja yang merasa simpati dan mau melakukan ajaran Yesus.
apapun sektenya meskipun dalam perkembangan mereka memahami ajaran Yesus hanya pada batas syariah/hukum, Bahkan mungkin dijadikan alat kekuasaan untuk mengekploitasi bangsa dan umat. Itulah penyimpangan yang dimaksud oleh Yesus.
Nabi palsu atau Antikris dapat dilihat dari buahnya yaitu untuk tujuan dan kepentingan duniawai semata. jadi jauh dengan yang dimaksud Yesus dan dicorongan oleh paulus untuk hidup menurut kehendak ROH.
Dalam surat-surat Paulus rasanya Paulus tidak ada pernyataan yang menyatakan tentang penguasaan terhadap sesama manusia dengan dalih agama.
Selanjutanya yang diajarkan paulus adalah saling mengasihi dan mencintai baik untuk mereka yang sunat ataupun tidak sunat. Penekanan sunat ala paulus adalh sunat rohani yaitu pengendalian nafsu.
.
Bukti paulus ketemu dengan YESUS :
Kisah Rasul 9:1-5
Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar, dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem. Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia.
Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?” Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: “Akulah Yesus yang kauaniaya itu
sugiono
April 12th, 2013 pada 16:38
Sangat mungkin disandingkan. Asal masing masing menyisakan ruang prasangka yang baik. Toh yang anti kejawen juga nggak tau detailnya ajaran trus sisi mana yang dianggab nggak cocok juga baru prasangka atau hanya dengar dari tetangga yang kurang lengkap pemahamannya dan juga sebaliknya si pengagum jalan islam kejawen juga belum banyak tau fikih Islam mungkin.
Jalan terbaiknya bagi yang merasa sudah Islamnya bener klarifikasi dengan Istiqoroh dan bagi penganut Islam kejawen bisa klarifikasi dengan para tokoh Islam yang berjiwa besar. Kususnya pentolan NU. Mau Islam arab atau Islam kejawen sumbernya sama khan dari Alloh juga. Nggak ada ilmu selain dari Alloh datangnya. Sekalipun ilmu santet hakikatnya milik Alloh
Benere Dewe
April 14th, 2013 pada 04:09
http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2013/04/13/pembangkit-rubrik-teenagers-troya-545876.html
andi cahyadi
Oktober 30th, 2012 pada 21:02
Bhineka Tunggal lka ..Artinya ya saudara2 ku semua ..begini nih ..pasang telinga kalian ,buka mata lebar2 ,tenangkan hati kalian semua yaah .. Artinya walaupun nama agama,ajaran,keyakinan kita berbeda2 tapi tujuannya sama yaitu kepingin ke surga ..Walaupun nama Tuhan kita berbeda2 namun sebenarnya cuma 1 yaitu Tuhan Yang Maha Esa atau Sang Maha Pencipta alam semesta ..sadarlah kalian dgn hal ini ..? Silahkan hormati dan hargai semua saudara2 yg melakukan bekti kepada Tuhan nya walau dgn apapun caranya .. Paham paham paham kalian semua …Sebab hanya Tuhan dan kita masing2 sendiri yang sebenar2nya tau sekecil apapun amalan kita ..ga usah diperdebatkan ,ga usah dipersoalkan ,ga usah dimusuhi ..marilah kita bersatu bangun bumi Nusantara ini …kini aku muncul dgn kepedulian atas keprihatinan bangsa ini ,aku sdh terlalu lama berdiam diri ..dan kini aku lah yang akan mengawali ..sebuah perubahan dgn sebuah persahabatan dan persaudaraan ..TUNGGAL PIWULANG..
pamewu diningrat
Oktober 31st, 2012 pada 12:25
saya di besarkan di lingkungan orng islam sudah biasa di cekoki dalil-dalil semenjak anak-anak. sekian lama saya pikir2, wahtu tuhan yg tersirat dalam al-quran dan hadist kok identik isinya cuma cerita, dikisahkan, riwayat, balasan, permusuhan kafir qurais…aku jadi bingung apakah tuhan bener bener memberi wahyu petunjuk atau cuma mengeluhkan kejadian2 masa lampau? mustahil jika tuhan kok curhat?
————————————
kemudian riwayat yg mengisahkan nabi ibrahim menyembelih anaknya ismail dgn alasan menguji keimanan dlm al-quran dan abraham yg menyembelih ishak dlm injil, dua kitab mengisahkan cerita yg sama tapi berbeda ceritanya. mustahil, tuhan macam apa yg menyuruh ayahnya memotong anaknya..tak jauh beda cerita tumbal orng yg mengharapkan pesugihan/kejayaan dari setan dgn memberikan anaknya sbgai korban/tumbal.
———————————–
saya jadi tertarik dgn kejawen murni, tapi kemana saya bisa bertemu dgn orng yg bisa membimbing saya.
yadi
November 14th, 2012 pada 21:54
apa yg anda paparkan dulu saya jg merasakan dan saat ini saya baru mengerti arti kesempurnaan hidup dr kejawen ini…di kejawen akan di paparkan rinci..kami tdk ada istilah surga neraka serta pahala dan dosa..yg kami tahu adalah hukum alam atas darma dan karma yg telah kita lakukan di alam dunia ini…dan itu lbh mengena di hati ketimbang hdp hrs slalu di ancam surga neraka yg blm pernah di lihat..sedangkan darma dan karma nyata adanya..siapa yg menanam cabe tdk akan tumbuh tomat…itu sekelumit tentang kami penghayat kejawen yg slalu mengutamakan budi pekerti yg luhur dlm kehdpan ini…rahayu..
amran
Desember 21st, 2012 pada 15:55
saya juga wargo rahayu slamet, saya sependapat dengan anda
didik
Maret 22nd, 2013 pada 23:42
iya mas brooo !!!! setuju
tapi mendingan ajaran itu buat diri sendiri aja,g usah dikoar2kan,BAHAYA.
tapi g ada salahnya kalo ada yg datang & ingin mempelajarinya.
RAHAYU !!!!
javanizis
Desember 19th, 2012 pada 20:45
Setuju…
Kitab Suci Hanyalah kisah tentang kehidupan orang yang disebut nabi. Itung-itung ga ada beda dengan membaca novel….Laskar Pelangi karya Andrea Herata, Bilangan Fu karya Ayu Utami, Dll. Selanjut apa yang dapat kita petik dan pahami dari kisah itu.
KITAB SUCI.
APANYA YANG SUCI?
Kunjungi
https://javanizis.wordpress.com/apanya-yang-suci/
Kisah Ibrahim alias Abraham yang di perintah mengorbankan anaknya hanyalah sanepan (Jawa) Perumpamaan.
Pelajaran yang aku dapat adalah:
Untuk menjadi dekat dengan Allah kita harus meninggalkan hal-hal duniawi.
Yesus Berkata: “Tinggalkan Hartamu, Anak dan Istrimu lalu ikutlah aku.
Ibrahim/Abraham itu orang berpengaruh, Punya harta dan jabatan. Untuk dekat dengan tuhan dia dapat meninggalkan harta dan jabatan dunia. Tapi dia belum bisa meninggalkan yang sangat di cintainya yaitu anaknya yang sulung.
Yang relevan untuk arti sekarang adalah berdoa dalam kekusukan. Menep lan meninge roso. Ninggalake…….
sugiono
April 12th, 2013 pada 16:49
Sebenarnya ajaran kejawen itu ajaran budi pekerti yang bagus. Tapi….sayang pakemnya nggak ada yang baku. Sehingga timbulah banyak macam aliran. Menurut saya kejawen itu sebenarnya bukan agama tapi lebih cenderung ajaran Filsafat. Sangat beda jauh antara filsafat dengan agama. Walau dalam Islam juga terkandung ajaran filsafat tapi ada ukuran bakunya yaitu Tauhidnya. Yang jelas beda jauh karena Islam itu ajaran Tauhid sedang kejawen itu bukan. Tetapi beda lagi Islam kejawen. Itu lebih lengkap dan mendasar. Tapi tetap saja ada yang alergi. Bagi yang kurang senang dengan kisah kisah yang dikisahkan dalam al-Quraan sebaiknya jangan membenci Islam tapi coba mendekat kepada ahlinya untuk minta penjelasan
Benere Dewe
April 14th, 2013 pada 04:13
TIDAK MEMBENCI ISLAMNYA, HANYA SAJA PELAKU DAN PENGANUTNYA MENJADIKAN ALERGI. HABIS PINGINYA MENANG SENDIRI
Nugrohoyudha
April 14th, 2013 pada 21:06
Saya kira nggak ada yang benci islam…tapi “umat islam” itu yang sering kurang ajar (golek menange dhewe)…ada berapa banyak orang islam di negeri ini mas Sugiono ?
damarwulan
November 5th, 2012 pada 17:30
opo ae to ikiii….wes podo weruh temenan po…tentang Tuhan? ojo2…mung khayalane dewe…dewe!!!! wus mangkono wae ulun bali mring pertapan hargosunyo…
SALAM
MATAMU_PICEK.COM
Maret 26th, 2013 pada 10:30
iki kisahe poro wong wuto pengin ketemu gustialah nanging ketemune gajah…
javanizis
Maret 31st, 2013 pada 00:02
Lha iyo gusti allah iku koyo ngopo yo
Muhan Al Ahmady
November 6th, 2012 pada 07:52
HATI NURANI TIDAK AKAN PERNAH BOHONG SAMPAI MANUSIA YANG PUNYA HATI NURANI ITU MATI PASTI MENGAKUI TUHANNYA ADALAH TUHAN YANG MENCIPTAKAN ALAM SEISINYA, TUHANNYA ADALAH TUHAN YANG MEMBERIKAN KEPADANYA MAKAN, MINUM DAN REZEKI LAINNYA TERMASUK YANG MELINDUNGINYA DARI SEGARA MACAM BAHAYA DAN YANG MEBERIKAN KEPADANYA BERBAGAI KESENANGAN/KENIKMATAN, SIAPA DIA YANG DISEBUT TUHAN ITU, DIA ADALAH ALLAH SWT, CAMKANLAH AL QUR’AN SURAT AL IKHLASH DAN SURAT AL QURAIY DAN SURAT-SURAT KLAINNYA DALAM AL QUR’AN AL KARIM.
wira
Desember 16th, 2012 pada 22:43
benar bagi anda blm tentu benar bagi orang lain ,
yadi
November 14th, 2012 pada 21:38
saya putra jawa asli penghayat kejawen…bangkit lah putra putri tanah jawa…agung kan kembali warisan pitutur luhur dari leluhur kita…buktikan bahwa kita bukan aliran sesat dgn prilaku yg luhur…satukan ucap tekad dan langkah kita dlm manunggaling kawula gusti kang moho agung…
Cantrik Nggunung
November 14th, 2012 pada 22:12
Bpk Yadi yth,
Sungguh anugerah tak terkira dari SangHyang Maha Wisesa, blog ini mendapatkan kunjungan dari seorang putra jawa asli penghayat kejawen.
Saya yakin disini banyak sekali sedulur-sedulur (termasuk saya) yang tertarik untuk mendalami ajaran kejawen, namun bingung tak tahu harus kemana belajarnya. Blog Ki Sabda ini sungguh laksana mata air jernih penyejuk dahaga kami , orang Jawa gundah, yakni orang Jawa yang tergerus dan ilang Jawane dan sekarang resah mencari kedirisejatian kami sebagai orang Jawa (balik neng Jawane)
Kami berterima kasih sekali sekiranya Bpk Yadi berkenan berbagi pengalaman, ilmu dan kawruh kejawen yang adi luhung sehingga bukan saja menyejukkan dahaga para pembelajar pemula seperti saya ini, namun juga membuka mata seklaigus meluruskan persepsi – persepsi keliru yang selama ini menyebabkan kejawen dimata mereka yang masih menganut agama secara dogmatis-formalistis seolah – olah merupakan ajaran sesat dan irasional.
Rahayu
Paman Dalbo
November 15th, 2012 pada 12:06
Nuwub sewu…
@ Cantrik Nggunung..
Salam kenal ya..kenapa masih bingung??? anda sepertinya sudah memulai, harus dari mana? menurut Paman itu tdklah penting, tp yg terpenting dan jelas anda sudah memulainya, yaitu dari keinginan hati yg terdalam. semua dalm hidup ini adalah perjalanan, dan perjalanan adalah proses dr hidup itu sendiri,
banyak sekali situs2/ blog2 yg sudah mulai gencar2nya bangkit guna bangkitnya budaya Jawa kembali, Anda bisa juga mulai dari ikut diskusi, urun rembug, bertanya dll, lalu dipraktekan dlm kehidupan sehari2.
Jangan kuwatir jangan ragu2, anda, seperti Paman dan yg lainnya adalah punya, saudara batin/spiritual yg selalu ikut kemana2 dg kita, yaitu sedulur papat limo pancer, sukmo jati, sukmo kawekas dll. selalu ber sinergilah dg mereka, Paman yakin Dia juga akan selalu membimbingmu ke mana anda pergi dan apa yg anda cari.
Yang ter penting lagi anda perlu Open mind, lepaskan doktrin2 yg membelenggu selama ini, hanya anda sendirilah yg berhak dan bisa membebaskan diri anda sendiri.
berikut ini adalh blog2 yg mungkin bisa di kunjungi:
http://dongengbudaya.wordpress.com/
http://sabdadewi.wordpress.com/2012/09/01/kontroversi-peradaban-atlantis-nusantara/
dan masih banyak lagi yg lainya..silahkan di coba.
semoga bermanfaat
Asah asih asuh
PD
Cantrik Nggunung
November 24th, 2012 pada 09:02
Sungkem kula untuk Paman Dalbo yth,
Saya memang baru saja melalui proses “mretheli” doktrin2 dogmatis yang selama ini lebih terasa membelenggu/menghambat perjalanan spiritual saya daripada mencerahkannya. Ibarat cangkir, saya baru mampu mengosongkan isinya -meski belum bisa benar-benar kosong- untuk memberi ruang yang cukup untuk disi kembali dg air bening kejawen yg segarrr menyejukkan
Saya sering mampir ke blog-blog yg panjenengan sebutkan, tapi ya – mohon maaf- cuma sebagai SR ( Silent Reader) saja karena ilmu saya yg masih nol puthul ini.
Satu hal yang pasti, saya banyak belajar dan mengambil manfaat dari obrolan para sesepuh disana dan juga di blog ini. Untuk itu dari hati terdalam, saya haturkan agenging panuwun.
Rahayu
Paman Dalbo
November 24th, 2012 pada 20:00
Nuwun sewu..
@ Cantrik nggunung..
Inggih sami sami Paman juga masih perlu banyak belajar dari apa saja dan siapa saja, yg ter penting jangan malu bertanya kalau memeng perlu bertanya , karana kehidupan ini sanagtlah luas, dan janganlah ragu2 untuk sharing /berbagi ilmu apa[un kepada siapa saja walaupun se kecil debu pun, ilmu adalah ilmu, kita perlu menghargainya sepanjang ilmu itu adalah baik demi sesama mahkluk hidup dan alam semesta dan bukan untuk kepentingan satu golonganya saja.
asah asih asuh
PD
javanizis
Desember 19th, 2012 pada 13:36
Rahayu…Rahayu..Rahayu..
MULAI SAIKI OJO GELEM DISEBUT KEJAWEN
BAHASA INDONESIA DARI KATA JAWA MENDAPAT AWALAN KE YANG ARTINYA MENUJU JAWA.
BUKANKAH KITA INI PEMILIK TANAH JAWA, SPIRITUAL JAWA KENAPA HARUS KE-JAWA YANG LALU MENJADI KEJAWEN.
JAWA, JAWA, DAN JAWA.
SPIRITUAL JAWA
Kalau orang ambon mau ke pergi ke jawa, ditanya mau ke mana? Dia akan menjawab ke Jawa La kita masak Ke. Kita kan sudah di jawa.
Jadi
Jawa…Jawa…Jawa.
AGOMO JOWO, SPIRITUAL JOWO, ADAT JOWO, BUDOYO JOWO.
jokotole
November 15th, 2012 pada 21:31
Nuwon Sewu
Mas Yadi lan Paman Dalbo.
Sebetulnya kejawen sudah ada sebelum saya ada, karena orang tua saya Agama Hindu, kita percaya Hukum karma Pala jadi jangan mukul orangm kalo ga mau di pukul orang, Jadi saya juga percaya Manungaling Kawulo Gusti, Rahayu
Hamba Allah
November 18th, 2012 pada 22:09
Assalamu’alaikum… Sesungguhnya ibadah itu akan diterima Allah jika ada dua syarat yaitu ikhlas (karena mengharapkan wajah Allah SWT saja) dan i’tiba (sesuai ajaran Rasulullah SAW). Maka, sangat salah jika kita beribadah tanpa mengikuti ibadah seperti yang Rasulullah SAW ajarkan.
inikah?
November 19th, 2012 pada 10:38
wira
Desember 16th, 2012 pada 22:50
sakti donk kl bs lihat wajahnya Allah?
Edi Tepak
November 19th, 2012 pada 01:26
Assalamu’alaikum… Sesungguhnya ibadah itu akan diterima Allah jika ada dua syarat yaitu ikhlas (karena mengharapkan wajah Allah SWT saja) dan i’tiba (sesuai ajaran Rasulullah SAW). Maka, sangat salah jika kita beribadah tanpa mengikuti ibadah seperti yang Rasulullah SAW ajarkan, antara lain : kawin sampai 4 kali, membunuhi kafir, selalu mengkambinghitamkan setan ….
(NB: jangankan mengharapkan wajah Allah SWT, …Rasulullah SAW saja wajahnya nggak boleh digambar ?!?! … ajaran sesat)
MUHAMMAD ASLI
Desember 17th, 2012 pada 11:42
hei edi tapak bodoh, jangan bicara sembarangan tentang Muhammad,
Muhammad itu tidak rakus, ia kawin dengan wanita-wanita tua untuk menguji nafsu, apakah dia rela /tidak,
siapa yg mau mencontoh RASULULLAH, SEORANG RAJA YD DIMULIAKAN DAN DIJAMIN SURGA, TETAPI TETAP MEMOHON AMPUNAN SETIAP HARI,
IA TIDAK MEMILIH GADIS-GADIS,
TAPI TUHAN MEMBERINYA PENGHIBUR HATI -AISYAH.
padahal kalau nabi mau, ia bisa menikahi banyak gadis,karena ia panglima paling hebat, tentu banyak gadis suka pada laki-laki KSATRIA HEBAT seperti Muhammad
saat jibril menawarkan isi dunia yg komplit( gadis-gadis , harta , kerajaan, pujian) ,
nabi memilih jadi hamba (yg berarti RENDAH DI HADAPAN SANG TUAN)
anggit mei kisworo
Desember 17th, 2012 pada 12:49
@ MUHAM MAD ASS LI yth sing pinter dhewe :…wah kok misuh-misuh…ora pantes Muhammad (asli lagi…hehehe) kasar omongane/tulisane…kok ndadak nyonto Rasul to mas…??? Opo ora kangelan ???
tri buwono paksi
Januari 1st, 2013 pada 13:52
Hadist rosulullah di tulis 350 th setelah rosulullah meninggal, apa jaminannya bahwa hadist2 tsb benar adanya? Banyak sekali perawi hadist sementara mrk sendiri mgkn sudah lupa dengan pesan2 dari kakek buyutnya..
javanizis
Januari 10th, 2013 pada 01:16
Dikutip dari
http://answeringislam.org/indonesian/isu-isu-terkini/hukum-penistaan-agama.html
Hukum-Hukum ‘Penistaan Agama’ Justru Akan Melarang Keberadaan Islam
Tetapi bagaimana dengan penggambaran Kekristenan dalam teks-teks inti Islam yang “sangat menghina dan menjijikkan”? Apakah orang-orang Muslim bersedia menghapuskannya dari Quran dan Hadis,”untuk memperlihatkan penghormatan terhadap sentimen-sentimen religius yang dianggap sakral … oleh mereka yang berasal dari iman-iman yang lain,” dalam hal ini, orang-orang Kristen?
Sementara dunia Islam, dengan berkedok sebagai ke-57 anggota negara-negara OKI terus mendorong penerapan hukum-hukum “penistaan agama” di arena Internasional – yang secara teoritis terus mengembangkan perlindungan terhadap semua agama-agama dari pernghinaan, tetapi dalam kenyataannya semua itu hanyalah dibuat untuk kepentingan Islam – satu ironi besar telah hilang, khususnya bagi orang-orang Muslim, yaitu: Jika hukum-hukum seperti melarang film-film dan kartun-kartun yang menghina Islam diberlakukan, maka mereka juga, berdasarkan pemikiran logis, harus melarang agama Islam itu sendiri – sebagai satu-satunya agama yang teks-teks intinya secara aktif menghina agama-agama lainnya.
Untuk memahami hal ini, coba perhatikan apa artinya “penghinaan”. Definisi-definisi tipikal termasuk “merendahkan reputasi seseorang” dan “menilai secara salah atau tidak adil reputasi baik dari seseorang, yaitu melalui cemoohan atau pencemaran nama baik”. Dalam pemahaman Muslim, penghinaan secara simple mengandung pengertian menghina atau menyerang perasaan-perasaan Islami.
Namun demikian, untuk mendapatkan daya tarik di antara komunitas internasional, OKI mengatur supaya hukum-hukum seperti itu dibuat untuk melindungi ‘semua agama’ dari penghinaan, bukan hanya agama Islam. Secara menyeluruh, OKI setuju bahwa setiap ekspresi yang “melecehkan” sentimen-sentimen religius orang lain, seharusnya dilarang.
Lantas, apa yang harus kita lakukan terhadap teks-teks religius yang menjadi inti Islam itu sendiri; yang dimulai dengan Quran sendiri yang melecehkan, mencemarkan dan merendahkan reputasi agama-agama lainnya?
Sebagai contoh terhadap agama Kristen sendiri: Quran Sura 5:73 menyatakan bahwa “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, sebuah referensi terhadap Trinitas Kristen; Quran Sura 5:72 berkata, ”Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, dan Quran 9:30 menyerang “Orang-orang Kristen yang mengatakan bahwa Kristus adalah Putera Allah … semoga laknat Allah turun atas mereka!”
Perhatikan bahwa kata ‘kafir’ adalah sebuah istilah Islam yang bersifat paling menghina. Lantas bagaimana jika ada sebuah buku Kristen atau film Barat yang menyatakan “kafirlah orang-orang yang berkata bahwa Muhammad adalah Nabi Tuhan – semoga kutuk Tuhan menimpa mereka”? Jika orang Muslim menganggap itu sebagai sebuah penghinaan yang sangat besar terhadap Islam – dan karena itu adalah sah jika mereka membuat kerusuhan, pembunuhan dan sebagainya – maka dengan standard yang sama, harus diakui bahwa Quran telah menghina dan melecehkan orang-orang Kristen dan Kekristenan.
Hal yang mirip adalah penghinaan Islam terhadap Salib Kristen, benda yang sangat dihormati diantara jutaan orang Kristen, yang dalam Islam: berdasarkan hadis-hadis kanonik, ketika datang kembali ke bumi, maka Yesus akan menghancurkan semua salib; dan Muhammad, yang tidak pernah mengijinkan tanda salib ada di hadapannya, pernah memerintahkan seseorang yang mengenakan salib untuk “melepaskan benda yang ia anggap sebagai berhala itu.”
Bagaimana jika buku-buku Kristen atau film-film Barat menyatakan bahwa hal-hal yang sakral dari Islam – misalnya Batu Hitam yang ada di Ka’bah Mekah – adalah ‘berhala’ dan bahwa Muhammad sendiri akan datang kembali untuk menghancurkan Ka’bah dan Batu Hitam itu? Jika orang-orang Muslim menganggap itu sebagai penghinaan terhadap Islam – dan karena itu mereka akan membuat kerusuhan, pembunuhan-pembunuhan dan sebagainya – maka dengan standard yang sama, harus diakui bahwa hadis telah menghina Salib Kristen.
Disini ada sebuah bentuk penghinaan yang menjijikkan yang merupakan sentimen Kristen, khususnya terhadap jutaan orang Katolik dan Kristen Ortodoks. Berdasarkan penafsiran Quran yang paling otoritatif, termasuk penafsiran yang dilakukan oleh tokoh yang sangat dihormati bernama Ibn Kathir, Muhammad akan menikah dan melakukan hubungan seks dengan perawan Maria di Firdaus.
Bagaimana jika ada sebuah buku Kristen atau film Barat yang menggambarkan, katakanlah, isteri Muhammad, Aisyah yang dianggap sebagai “Ibu orang-orang beriman,” akan menikah dan akan melakukan hubungan seks dengan seorang nabi palsu di surge? Jika orang Muslim menganggapnya sebagai sebuah hinaan yang sangat besar terhadap Islam – dan karena itu mereka akan melakukan kerusuhan, pembunuhan dan sebagainya – maka dengan standard yang sama harus diakui bahwa penafsiran Quran yang paling otoritatif adalah sebuah penghinaan terhadap Perawan Maria.
Penghinaan-penghinaan terhadap Kekristenan tidak hanya muncul dalam teks-teks kuno Islam saja; tetapi para sarjana Muslim modern dan para sheikh setuju dan memberikan ijin untuk menghina Kekristenan. “Situs Islam” yang berasal dari Qatar bahkan mengeluarkan sebuah fatwa yang melegitimasi penghinaan terhadap Kekristenan.
Kini coba renungkan kata-kata yang dipakai oleh para pemimpin Muslim yang menyerukan PBB untuk menerapkan hukum-hukum penghinaan agama, sebagai respon terhadap film Muhammad dalam YouTube, dan bagaimana ekspresi-ekspresi ini bisa dengan mudah dipakai untuk menentang Islam:
OKI “menyesalkan … sebuah film yang sangat menghina dan menjijikkan mengenai kehidupan Nabi Muhammad” dan “menyerukan kepada para produser film untuk memperlihatkan penghormatan terhadap sentimen-sentimen yang dianggap sakral oleh orang-orang Muslim dan iman-iman lainnya.”
Tetapi bagaimana dengan penggambaran Kekristenan dalam teks-teks inti Islam yang “sangat menghina dan menjijikkan”? Apakah orang-orang Muslim bersedia menghapuskannya dari Quran dan Hadis,” untuk memperlihatkan penghormatan terhadap sentimen-sentimen religius yang dianggap sakral … oleh mereka yang berasal dari iman-iman yang lain,” dalam hal ini, orang-orang Kristen?
Perdana Menteri Turki, Erdogan mengatakan bahwa film-film yang “menghina agama-agama” (perhatikan kata agama yang dipakai disini ada dalam bentuk plural), dan menyerukan “regulasi legal internasional terhadap serangan-serangan yang oleh masyarakat [bukan hanya orang Muslim] dianggap sebagai sangat sakral.”
Jika demikian, bagaimana dengan fakta bahwa Islam “menghina agama-agama” – termasuk Yudaisme dan semua agama-agama polities? Haruskah Barat menyerukan “regulasi legal internasional menghadapi serangan terhadap apa yang orang anggap sakral, dalam hal ini Kekristenan, regulasi menentang ajaran-ajaran Islam yang menyerang kekudusan keilahian Kristus, Salib dan Perawan Maria?
Bahkan Mufti Agung Saudi Arabia – yang beberapa bulan lalu menyerukan penghancuran semua gereja-gereja Kristen yang ada di semenanjung Arab (pertama kali dilaporkan di sini) – menyerukan sebuah “larangan global terhadap penghinaan yang mentargetkan semua” figur-figur religius, sementara Imam Agung Al Azhar Mesir menyerukan agar “PBB menetapkan sebuah resolusi yang “menghina simbol-simbol dan hal-hal yang dianggap suci dalam Islam dan agama-agama lainnya.” Sekali lagi, mereka juga yang mengklaim tetarik untuk melarang penghinaan terhadap semua agama, sementara mengabaikan fakta bahwa agama mereka sendiri dibangun di atas penghinaan terhadap semua agama yang lain.
Dan tentu saja ini ironi terbesar dari semua: mengenai “penghinaan” yang dikeluhkan orang-orang Muslim – dan yang menyebabkan gelombang kekerasan dan banjir darah di seluruh dunia – melalui pembuatan kartun-kartun atau film-film yang dibuat oleh para individu yang hanya merepresentasikan diri mereka sendiri; pada sisi lain, Islam sendiri, melalui teks-teksnya yang mereka anggap paling suci dan otoritatif, telah melecehkan dan sangat merendahkan semua agama-agama lainnya – ditambah dengan seruan untuk melakukan kekerasan terhadap mereka.
Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah[638] dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk. (Quran Sura 9:29)
Jadi Islam dianggap memiliki hak ‘ilahi’ untuk merendahkan dan menghancurkan seluruh agama-agama selain dirinya – sementara komunitas Internasional dilarang keras untuk menghina Islam, baik lewat kartun-kartun maupun film-film yang melecehkan.
slamers
Desember 17th, 2012 pada 12:48
emang betul kawin 4 istri yang tugasnya masing-masing istri utuk berdakwah membantu Nabi saw dalam menjelaskan iqih wanita, takmungkin Nabi saw menjelaskan kepada wanita langsung.
membunuh kafir yang memerangi Nabi saw, kalau tidak memerangi tak pernah perang duluan. Melindungi kafir dengan segenap jiwa raga berada dalam jaminan jiwa Nabi saw, bagi kafir yanag bersikap netral.
mengkambig hitamkan syetan yang ada dalam diri masing-masing , karena syetan selalu menjauhkan kebenaran seperti si Edi Tepak.
dilarang menggambar wajah Saw, khawatir gambar -Nabi di sembah-sembah dibuat berhala
Wajah Rupa sifat Allah ( dzat sifat asma af’al) telah tapak jelas pada seluuh makhluq nya, kenapa mesti dicari-cari wajah nya.?, yang sifat nya telah mensifati seluruh kehidupan ini.
———–
anggit mei kisworo
Desember 17th, 2012 pada 13:02
@ Slamers yth : berhala opo to kui jane ???
slamers
Desember 17th, 2012 pada 14:32
ya buanyak to ngger,…..memberhalakan gambar Nabi, memberhalakan tuhanimaginer dalamfikiran, memberhalakan manusia and so on
anggit mei kisworo
Desember 17th, 2012 pada 15:05
@ Slamurs…hehe…owalah tak kiro opo…jebule ukur koyo ngono to…!!! jan bodho tenan…!!!…eh ngapunten kulo sing bodho….ora mudhengan…!!! maturnuwun mbah…
javanizis
Desember 19th, 2012 pada 13:43
Rah Nyembah Muhammad mek nunut ngultus ake. Ra bedo alias sego rawon
Benere Dewe
Februari 23rd, 2013 pada 00:20
Arep Nyemabah Allah ta allah….
Allah sing koyo ngopo to jane kuwi.
Lek jaman Ibrahim. Ibrahim ngejur patung-patung sing digawe menungso.
Patung-patung kuwi di potensino dadi allah.
Kuwi jaman ne Ibrahim lan poro nabi.
Jaman saiki braholone melu modern. Internet dadi braholo, komputer iso dadi braholo, harta, pangkat, ugo watu hajar aswat uga iso dadi braholo.
Lek watu hajar aswad di pindah nang Papua kiro-kiro wong islam kebakaran jenggot lek mbelani nganti labuh pati ngeluwihi leh mbelani Allah. Dengan kata lain Hajar Aswad luweh penting timbange nyawane lan Allahe.
He..he..Mangkane ojo internetan yo, Ojo numpak Toyota, Merzedes, Limosine. Numpak o Unto wae. Kuwi ngono gawenane wong kafir. Amerika, Eropa, Yahudi, Chino, Jepang, Korea. Kuwi ngono braholo. Wong Arab rung mikir nggawe komputer lan internet soale wis sugih dodol minyak karo tour ibadah ndeleng watu kotak hajar aswad.
Edi Tjapek Deh..
Desember 18th, 2012 pada 02:11
Sdr Edi Tepak ini cocoknya ketemu sama sdr TS/BIMA hahahaha.. Sama-sama nyolot dan ngga mutu komennya..
anggit mei kisworo
Desember 18th, 2012 pada 10:30
wis-wis ra sah podho ece-ecenan !!!…kabeh yo isih podho sinau ???…isin karo ingkang kagungan blog niki…!!!
endah
Februari 2nd, 2013 pada 01:04
Dear Edi Tepak
zaman dulu itu semua laki2 yang berkuasa bisa memiliki selir/gundik/geisha alias wanita2 untuk digilir tanpa dinikah tanpa dibatasi pula jumlahnya..leluhur saya aja beristri 3 berselir 40 
Muhammad menikah sampai 4 kali itu juga ada jalan ceritanya loh
tapi islam melalui prilaku rasul, selain membatasi jumlah juga menikahkan perempuan2 yang ditiduri itu..mereka diberikan hak&kewajiban yang sama, itupun dengan syarat ketat “adil”.
Yang dinikah rasul pun janda2 tua..cuma aisyah yang masih belia karena kecerdasan Aisyah itu bisa membantu nabi dalam syi’arnya..Aisyah menikah atas kehendak Aisyah sendiri yang bening hatinya sejernih kecerdasannya juga restu ayahnya selaku sahabat nabi, ditiduri pun menunggu sampai akhil baliq, hanya dipinang.Dengan kedekatan rasul terhadapa Aisyah, rasul jadi lebih memahami tumbuh kembang perempuan, makanya ada ayat Qur’an tentang haid, nikah, nifas dsb.
Yang so sweet dari rasul Muhammad adalah, beliau menikah lagi/poligami setelah perempuan yang dicintainya wafat..beda hal dengan kebanyakan laki2 zaman sekarang yg berdalih sunah rasul padahal krn kebelet nafsu..
Balanedewa
Februari 2nd, 2013 pada 05:25
Dengan puisi ini aku bersaksi:
Bahwa hati nurani ini mesti dibakar
Tidak bisa menjadi abu
Hati nurani senantiasa bisa bersemi
Meski sudah ditebang putus di batang ( WS Rendra )
———————————————————–
TIDAK ADA paksaan dalam agama Islam, kata Allah di Quran. (bukan kaya saya, bisa di cek di Quran) Biicara soal agama, ya nggak jauh berbeda dengan berbicara mengenai kecap. Nggak ada kecap nomor dua,apalagi tiga. Semua nomor satu !
Yang sama dalam Islam ya cuma kitabnya,Quran . Ditambah Hadis. Dari yang dua ini lalu ada ribuan tafsir. Yang ekstrim, Pancasila itu hanya bikinan … manusia, dus harus diganti dengan syariah Islam , dengan paksa kalau perlu : gebuk dan bom. Amrozi,Bin Laden : mereka semua ini kan sangat percaya (kecap) Islam nomor satu. Di Pakistan mesjid2 orang Syiah sering dibom oleh ekstrimis Sunni, karena bagi esktrimis2 ini Syiah itu … sesat. Di Indonesia orang Syiah juga tidak jarang dikuya-kuya. Yang ekstrem adalah perlakuan orang yang beragama Islam pada kelompok Ahmadiiyah !
Quran yang , katanya, dari Allah itu tidak pernah bilang bahwa bumi lah yang mengelilingi matahari. Bahkan ada ayat yg mengatakan bumi itu … datar. Dalam Quran agama2 Nasrani dan Yahudi disebut-sebut, diakui. Tapi Quran tidak pernah menyebut agama2 HINDU,BUDDHA,Kejawen,TAO,ajaran Konghucu,Sokrates,dll. Lho ?
Kasihilah sesamamu manusia seperti mengasihi dirimu sendiri,kata Yesus. Jangan mencubit kalau tidak mau dicubit, TEPA SLIRA, kata orang Jawa. Jangan menggini-gitu kan orang lain kalau tidak mau dibegini-begitu kan oleh orang lain, kata Konghucu. JANGAN PERCAYA ajaran2 hanya karena ajaran2 itu tertulis di kitab2 suci, kata Sang Buddha. Agama tanpa (hati) nurani ya …. mbelgedes, kata mas JS.
kurcaci
Februari 2nd, 2013 pada 07:27
Salam hormat untuk poro kadang yang berbahagia……
Masih pagi buta sudah membicarakan agama……he he he…
Menurut kabar burung….agama sekarang yang dikatakan sebagai agama baru ( Islam . Kristen , etc ) akan berganti dengan agama lama , perlahan demi perlahan dan pasti ….entahlah…agama lama itu agama apa ??…apakah agama budha atau agama budhi atau kepercayaan bongso Jowo , agama yang bukan datang dari langit / wahyu , agama tanpa Nabi / utusan ….agama yang berdasar dan berasal dari ” Hati Nurani “…..agama / kepercayaan yang ketika menyembah Tuhan tidak mengkiaskan Tuhan dengan benda ujud / BERHALA , ….kita pasti tahu agama apa saja itu ….Nuwun…
dewi
Februari 2nd, 2013 pada 10:02
@ Endah,
Terkadang tidak menyukai islam belum tentu tidak menyukai nabinya, atau sebaliknya, menyukai nabinya tetapi tidak menyukai agama yang di bawanya, atau kedua-dunya suka.
Nuwunsewu mbak Endah, sekedar berdiskusi dan mengungkapkan isi hati, terlepas dari apa yang terjadi di masa lalu, toh kita juga tidak ada dalam TKP, kita semua manusia harusnya bisa lebih cerdas dan mengambil pelajarannya, contoh; seorang nabi yang memiliki istri hingga 9, lalu umatnya membelanya mati2an bahwa apa yang ia lakukan adalah benar syah menurut allah dan juga karena apa yang ia lakukan lebih baik ketimbang menggundik selir dsb seperti apa yang di lakukan pendahulunya???…
Coba, mbak renungkan, utak-atik kembali, sebelum ada islam ada agama kristen yang jauh sebelumnya justru malah mengajarkan setia sehidup semati dengan pasangannya, jadi bagaimana mungkin agama baru (islam) justru tidak seperti pendahulunya yang lebih santun?… apakah ini yang di namakan kemajuan apakah kemunduran?… apakah bukan tidak mungkin itu hanya kehendak pribadi dari nabi yang bersangkutan?… lalu di ikuti pula dengan dalih2 peperangan berupa harta rampasan plus wanita yang menjanda akibat peperangan dsb dst… kalau mbak renungkan sebenarnya nasib wanita itu hanya di kondisikan demikian oleh sifat paternalistik nabinya.
Di sini saya tidak bermaksut menulis untuk membenci sosok nabi dst, semua pendeta, nabi dan orang suci lainnya tak lebih dari manusia yang memiliki kekurangan, kelebihan dan keunggulan, semua manusia itu memiliki perjalanan hidupnya masing-masing. Kita seharusnya bisa mengasah akal dan nurani kita, Sekarang indonesia sudah merdeka, manusia terutama wanita seharusnya tidak ‘mengkondisikan’ dirinya seperti di jaman perbudakan, sebecik2nya manusia adalah yang tidak menjadi budak raganya, apalagi jiwanya, terutama mentalnya.
Salam rahayu,
Dewi
andielektro09
Maret 30th, 2013 pada 06:22
@javanizis : justru YAHUDI lah yg kasar menyebut orang selain pemeluk YAHUDI, yaitu GOYIM (manusia setengah binatang)
masih mending penyebutan kafir, yg kurang lebih artinya ingkar
daripada goyim?
Javanizis
Maret 30th, 2013 pada 10:28
Karena itu belajarlah makna.
Manusia setengah binatang itu harafiah atau perumpamaan?
Menurutku itu perumpamaan.
Manusia yang memiliki wujud manusia tetapi tidak memiliki perasaan, hati nurani. sehingga prilakunya lebih mirip binatang.
Yaitu manusia yang tahunya mengumbar nafsu.
thaPradana
Desember 4th, 2012 pada 12:19
sama seperti yang dikatakan eyang saya di jogja….
saya diajarkan tentang rogo sukmo rogo sejati….penemuan jati diri yang sampai saat ini saya masih belajar…
javanizis
Desember 12th, 2012 pada 06:04
Waooow ….Memang saya juga sering mendengar pernyataan dan perkataan yang menghina seperti: kejawen, klenik, mistis, tahyul. penyembah setan, penyembah blorong dan banyak lagi. Ya biarlah..
Yang pasti pemahaman akan spiritual itu bagaikan PIRAMIDA. Bila kita memahami agama sebatas dogma, syariat berarti kita berada pada dasar dan sudut piramida itu. Tiap-tiap sudut berjauhan dan tidak mungkin saling ketemu dan bertemu. Bila kita mau mendaki piramida itu jarak tiap sudut akan semakin dekat, semakin dekat, dan semakin dekat. Sesampai dipuncak sampailah kita pada ketidakadanya perbedaan.
salju asmara
Januari 8th, 2013 pada 09:48
Nggih
Ambia Alexander
Desember 18th, 2012 pada 21:05
banyak agama berarti banyak tuhan….kalau udah banyak tuhan bisa bisa sesama tuhan akan saling tawuran….kalau tuhan sudah tawuran maka siapa yang mengatur alam ini…coba kalian renungkan lagi mungkinkah di alam ini banyak tuhan……?????…hanya syaitan lah yang menciptakan dan mengajarkan agama dan aliran bermacam macam istilah sebutan spiritual supaya ada temannya nanti di neraka….dari nabi ADAM sudah ada islam, sampai nabi muhammad utusan terakhir dan sudah ada tuntunan nya jadi buat apa meng korupsi agama lagi…..demi mempertahankan tradisi nenek moyang sehingga rela agama yang telah di sahkan oleh ALLAH di permak dan di korupsi tanpa sadar bahwa itu tipu daya dari si SYAITAN…TRADISI NENEK MOYANG DENGAN AGAMA JANGAN DI CAMPUR ADUKAN……?????? jangan terlalu ego dengan tradisi…hanya ada satu agama yang benar di dunia ini.maka gunakan akal dan pikiran yang sehat untuk menentukan agama yang manakah yang benar, jgn berpedoman pada ajaran kebaikan saja karena syaitan pun bisa mengajar seperti itu supaya meninggalkan dari agama yang asli dari allah.malah yang tidak bertuhan pun mengajarkan kebaikan.
Warga majapahit
Desember 18th, 2012 pada 21:43
Kalo disuruh milih;
Lebih baik saya tidak bertuhan saja…
Sebab saya belom kenal tuhan,dan belom pernah bicara 4 mata dg tuhan..takut dikatakan pembohong bila bicara tuhan.
Mending saya pilih berAqlak baik dan berbudi pekerti luhur saja…
Lebih mudah dan indah..
Hehehe..
SABDå
Desember 18th, 2012 pada 23:53
Bung Ambia Alexander Yth
Terimakasih atas semua nasehatnya, yg baik akan kami pake, yg jelek akan kami buang ke tong sampah. Yang jelas kami akan berusaha utk tidak egois dgn kearifan lokal, seperti juga berlaku buat Anda, idealnya tdk ego dgn agama anda sendiri.
Lepas dari semua itu, ada tulisan anda yg sangat menggelitik pikiran sehat saya. Anda menulis sbb :
“…banyak agama berarti banyak tuhan….kalau udah banyak tuhan bisa bisa sesama tuhan akan saling tawuran….kalau tuhan sudah tawuran maka siapa yang mengatur alam ini…coba kalian renungkan lagi mungkinkah di alam ini banyak tuhan……?????
Nah, setelah saya renungkan, maka lebih baik saya berbaik sangka saja terhadap tuhan. Tuhan jumlahnya cuma satu atau banyak tidaklah penting buat saya, yg jelas akal sehat saya berfikir bahwa tuhan maha bijak. Jika seandainya jumlahnya banyak, tentu saja mereka akan tetap baik-baik saja, bahu membahu, bs bekerjasama dan saling menghormati. Saya enggan memakai KONFLIK TEORI sebagaimana pendekatan yg anda gunakan. Kalau ada tuhan kok suka tawuran, saya yakin mereka itu tuhan palsu dan berperangai buruk yg hanya ada di akal tidak sehat manusia saja.
Dus, dalam belajar tentang kebijaksanaan dan kebaikan hidup saya tidak suka pilih kasih..saya tdk mempermasalahkan apakah kebaikan itu datang dari lawan, dari teman, dari binatang, tumbuhan, ataupun lelembut, toh kebaikan tetap kebaikan. Saya lebih memilih diajari kebaikan dari para dedemit, daripada diajari kejahatan oleh manusia yg penuh simbol kesucian. Hidup ini sebenarnya bisa sangat sederhana, bisa jadi sangat rumit. Tergantung bagaimana mindset yg ada dalam otak kita.
Salam karaharjan
Warga majapahit
Desember 19th, 2012 pada 01:43
Saya sangat setuju skali dg pendapat ki sabda. Saya sangat senang skali bisa belajar skaligus tukar pikiran dg ki sabdo..
Bwat sedulur smua ; Jd Bwat apa kita tawuran masalah tuhan!! Itu smua tidak penting,yg pnting hasil ahirnya saja.
Tak ada ajaran yg mengajarkan untuk berbuat buruk. Smua ajaran pasti mengajarkan untuk slalu berbuat baik dan beraqlak mulia.
Jangan sampai smua salah kaprah.dan terjerumus dlm ego yg salah. Kebahagiaan sejati datang bukan dr kita menang debat atau menang Tawuran, tp kebahagiaan sejati itu datang dari hati yg tenang dan fikiran yg jernih..
Marilah kita bersama membangun bangsa ini dg aqlak yg baik dan budi pekerti yg luhur..
Jangan sampai wong jowo ilang jowone..
Wong indonesia lali karo Pancasilane..
Salam sejahtera..
javanizis
Desember 19th, 2012 pada 21:14
Ki SABDA
Lailahailallah
Tiada tuhan selain Allah
Nyatanya banyak tuhan didunia ini.
Ada yang menuhankan uang
Ada yang menuhankan Pangkat dan Jabatan
Ada yang menuhankan Akal dan pengetahuanya. Dll
Hukum Agama hanyalah menjadi pameo dan selogan.
Memakai Jubah Putih dan, juga surban tetapi seperti khuburan.
Mereka menuntut orang lain (yang disebut umat) patuh pada aturan
Seoah-olah yang paling tahu kehendak Tuhan semata-mata untuk dapat kehormatan
Bratayuda
Desember 19th, 2012 pada 03:52
Kalau di cermati bahwa agama pun adalah sebuah tradisi nenek moyang manusia dahulu terhadap kepercayaan yg diyakini. Bisa disebut pula manusia jaman sekarang memeluk tradisi beragama nenek moyang bagsa lain, atau nenek moyang bangsa sendiri.
Tidak ada dalil atau larangan untuk mencampur adukan agama dengan tradisi, justru agama yang benar yaitu yang alamiah dan manusiawi dan mampu beradaptasi dalam tradisi budaya manapun. Kalau memang agama itu benar dari Tuhan.
Yang tampak saat ini banyak manusia menggunakan agama tapi tak tahu agama itu sendiri , jadi sok berlagak menuhani orang lain denga aturan-aturan yang dibuatnya sendiri dengan mengatas namakan agama, padahal aturan tsb tidak ada dalam agama.
Adam disebut beragama “islam”, apa benar…..?
Tidak ada satu dalil keterangan pun dalam 4 kitab suci para nabi yang menyebutkan bahwa Adam beragama islam,…..!, coba periksa dg teliti.
Islam dalam istilah dan nama, baru di cetuskan oleh Nabi Ibarahim.
“Islam” dalam arti penyerahan diri secara totalitas kepada Tuhan Yang Maha Tunggal sudah dilakukan sejak dulu oleh agama-agama lain seperti hindu, budha, dan tradisi nenek moyang jaman dulu, dengan penyebutan Tuhan sesuai tradisi budaya masing-masing wilayah.
Mengapa pula Tuhan dalam wahyu pertama Nabi Muhammad tsaw tidak perintahkan membaca nama (Allah), tetapi “bacalah dengan Nama Tuhanmu(Robbika) yang menciptakan” . ini berlaku bagi seluruh umat manusia dalam kepercayaan apapun, yang maksudnya “Robbika” adalah Tuhan yang menuhani dalam dirimu, bahwa dalam diri manusia terdapat kuasa dan kehendak Yang Maha Kuasa.
Siapapun Dia( Tuhan) nama Nya, dalam panggilan yang dikenal dalam tradisi budaya manusia-manusia bumi , bahwa Yang Maha Tunggal ya itu itu juga.
Apakah itu Allah, Elohim, Yehova, Yahweh, YHWH, Gusti Pengeran, Sangyang Tunggal, Sangyang Jagad, Sangkan Paraning Dumadi, ya itu itu juga. Dia adalah “Robbika” “Robbuka”, “Robbakum” , “Robbikum”, Robbahu, “Robbihi”. Yaitu yang Maha Kuasa, Yang Maha Mengurus, dan Memelihara.
Banyak manusia yang awam terahdap agama nya, sehingga ia justru memeluk agama nenek moyang bangsa lain, dan merubah tradisi budaya sendiri dengan tradisi budaya bangsa lain, maka dia tidak mencerminkan bangsa yang hidup di tanah airnya. Orang seperi ini sudah pasti tidak punya tanggung jawab terhadap tanah airnya, dan iapun akan selalu memuja-muja bangsa lain.
Ini berlaku bukan untuk agama saja, namun dalam budaya apapun bangsa indonesia selalu latah merubah pola hidup nya dengan pola bangsa lain. maka ini adalah celah-celah kelemahan yang dimanfaatkan oleh bangsa lain untuk menjajah dalam bentuk apapun disegala aspek kehidupan, Dan bangsa Indonesia telah kehilangan jati dirinya. Sehingga seluruh sektor kehidupan sekarang telah terkuasai oleh bangsa lain, sehingga bangsa Indonesia menjadi tamu asing di negaranya sendiri. Seluruh aspek kehidupan baik itu, ekonomi, bidang usaha, hasil bumi, teknologi, politik, keamanan, demokrasi, semuanya dalam kebijakan bangsa lain. Bangsa yanag melupakan tradisi budayanya lambat lau akan lemah, hancur dan musnah, mudah diadu domba, berselisih, bertengkar hanya untuk membela tradisi dan budaya bangsa lain.
Bahkan kebanyakan kita tak pernah mensyukuri tanah air sediri yang telah menghidupi. Bukankah dimana bumi dipijak disanalah langit dijunjung tinggi..? . Ngapain pula kita berpijak ditanah sendiri, tetapi menjunjung langit orang lain, maka yang seperti ini tak layak disebut orang ber iman ber iman, karena melupakan dan memusnahkan anugerah Tuhan di bumi pertiwi. Semoga kita lekas sadar.
Salam
Jaya NKRI
javanizis
Desember 21st, 2012 pada 12:04
Ya…
Spiritual Jawa yang asli jawa saja disebut dengan KEJAWEN
Hanya berapa % orang jawa yang masih bangga dengan spiritual peninggalan nenek moyang.
Kembalikan
Kembalilah
Pada Kearifan Peradapan dan budaya Nenek Moyang.
PANDU
Desember 21st, 2012 pada 20:53
Silahkan anda jalani agama anda. kalo ada orang lain punya pendapat beda dengan anda toh anda gak rugi. alangkah bijaksananya anda seandainya menggunakan bahasa yang enak didengar. tentunya agama anda juga mengajarkan hal yang begitu. kenapa anda memaksakan orang lain dengan kata JANGAN.
didik
Maret 23rd, 2013 pada 00:24
KEMEROH
Wayah Eyang Ismoyo
Desember 21st, 2012 pada 05:00
Allah atau Alloh atau Tuhan atau yg lain2nya menurut saya adalah sebuah sebutan. Kenapa harus ngotot membela Nya… dg dalil atau dalih apapun bila masih ada rasa membela Nya, mk sebenernya justru tidak percaya kepada Nya yg mempunyai Maha Segalanya… kita manusia yg ciptaanNya itu punya kapasitas apa membelaNya…membela diri saja belum bisa. So, biarlah Dia yg membela diri Nya sendiri(kl kita msh mengaku prcaya pd Nya).
Bagi saya pribadi, yang terpenting sebagai manusia dan orang jawa adalah saya mengakui Sing Moho Kuwoso, Sing Moho Sakabehe…
dewa
Januari 2nd, 2013 pada 03:48
yg dibela bukan tuhan, tapi adat budayayanya yg di tuhankan.
Warga majapahit
Januari 2nd, 2013 pada 09:20
Bukankah tuhan itu maha segala-galanya.
Ngapain mas njenengan membela tuhan???
Apakah njenengan lebih hebat dr pada tuhan???
KAMPUNGAN
Desember 21st, 2012 pada 21:18
Mari kita saling menghargai. termasuk menghargai yang punya blog untuk tidak berkomentar sembarangan. silahkan komentar guyon di blog yang memang wadahnya para bloger celelekan.
javanizis
Desember 22nd, 2012 pada 00:57
Hanya Link
http://kuncibudaya.blogspot.com/2011/06/kapribaden-kunci.html
Atau search dengan Paman Google
klick di bawah ini
http://www.google.co.id/search?hl=en&sa=N&tab=Tw&q=Ajaran%20kejawen%2C%20dalam%20perkembangan#q=Kapribaden&hl=en&tbo=d&ei=jZrUUJW8HIbnrAfHuYHQDA&start=0&sa=N&bav=on.2,or.r_gc.r_pw.r_qf.&bvm=bv.1355534169,d.bmk&fp=ecbdd52f22bc6188&bpcl=40096503&biw=1024&bih=608
cah wingi
Desember 23rd, 2012 pada 00:58
Saya adalah umat islam yg selalu kagum dgn budaya luluhar saya (luluhur jawa)
buat sedulur2 islam mungkin lebih baik mendalami keduanya, islam dan jawa. Jadi lebih mudah untuk menyaring kaidah2 didalamnya. Banyak ajaran jawa yg sesuai dengan kaidah islam, yg penting kita tidak cuma bisanya eling dan eling. Tetap jalani perintahNya dan jauhi laranganNya
dewa
Januari 2nd, 2013 pada 03:52
ada ajaran jawa yg tdk dimusrikan oleh islam? cocokan islam dgn ajaran luhur jawa bukan sebaliknya!
Benere Dewe
April 2nd, 2013 pada 05:36
Ono tamu pingin ngatur tuan rumah. Diwenehi ati ngrogo rempelo….yoiku….
Bumi Persada
Januari 3rd, 2013 pada 04:03
kalo kejujuran niku pripun mbah?
zulfa
Januari 11th, 2013 pada 02:16
nun sewu,,,,salam rahayu,,,,,,,sebenarnya ajaran kejawes dan islam,,,tak ada bedanya
bila kita hayati dngn seksama….kita di lahirkan sudah ada perjanjian yaitui 4 kalimat,,,,,dalam sholat atau semedi,,,,,,( man arofa nafsah faqod arofa nafsahu)…
Edi Tepak
Januari 11th, 2013 pada 07:59
Zulfa
Januari 11th, 2013 pada 02:16
nun sewu,,,,salam rahayu,,,,,,,sebenarnya ajaran kejawes dan islam,,,tak ada bedanya (nglindur … – red) bila kita hayati dngn seksama….kita di lahirkan sudah ada perjanjian (perjanjian utang-piutang … – red) yaitui 4 kalimat,,,,,dalam sholat atau semedi,,,,,,( man arofa nafsah faqod arofa nafsahu)…
contoh kecil perbedaan :
kejawen: berasal dr budaya ayem tentrem …. islam: berasal dr budaya padang pasir yg panas, gersang, penuh dg KEKERASAN sampai SEKARANG..
kejawen: tdk mengharamkan babi …. islam: menharamkan babi, bahkan membenci
kejawen: wanitanya boleh pakai kemben …. islam: tdk boleh, krn kelihatan aurot
kejawen: tdk boleh jadi teroris …. islam: demi membela AGAMA boleh berJIHAD menjadi TERORIS..
…. masih banyak contoh lain ….
hai orang-orang yang beriman …. bencilah orang2 kafir, enyahkan orang2 kafir, bila perlu bunuhlah orang2 kafir begitu juga jin-jin kafir …. saya jamin … hai orang-orang yang beriman … niscaya kalian akan masuk neraka … ( surat Rum bu’ ayat Ta’awur )
Muhammad Indra Fatih Failasufa
Januari 28th, 2013 pada 02:43
adam diciptakan dari ruh ilahi saripati lumpur hitam dan tanah , ruh ilahi berhakikat jiwa yang mewakili sifat sifat allah / khalifah (wakil tuhan ‘surat al-baqoroh ayat 30′) lumpur hitam saripati dan tanah berhakikat NAFSU / kesenangan sesaat / kegoisan, DOSA horizontal itu merugikan diri sendiri , orang lain dan alam , DOSA vertikal itu tidak semutlak mutlaknya berserah diri kepada tuhan , KEBENARAN ITU SATU , kebaikan itu banyak , kelebih baikan itu banyak , kepaling baikan itu banyak , baik baik saja / KEBENARAN itu tunggal . lantas kita dapat menemukan kebenaran itu dalam islam saja , kita lihat kristiani mengkultuskan isa dan tidak sepenuhnya berserah diri kepada allah , kita lihat budha hindu maupun kejawen mereka berserah diri kepada alam tapi tidak berserah diri kepada satu satunya tuhan yang esa . kita lihat bill of right HAK ASASI MANUSIA yang dijungjung tinggi setinggi langit oleh orang liberal tapi mereka datang MEREKA DATANG DENGAN BENDERA INGGRIS dan semboyan yang menular ke bangsa bangsa eropa yang takmau kalah dengan kolonialisme “dengan pewujud-an gambar 8 mata angin dalam benderanya mereka siap menjajah memperkosa MENGKLAIM BER-HAK untuk mengambil hak orang lain seeogisnya mengumpulkan sumberdaya alam dan manusia yang seharusnya dibagi adil dengan ekonomi syariah 60 pemodal 40 investor.. sederhana itu mendekati kebenaran sederhana saja LIRIK EKONOMI SYARIAH , ekonomi kapitalis yang menghalalkan untuk mengambil keuntungan berpuluh bahkan beratusan kalilipat modal produk. ekonomi syariah dengan falsafah ekonomi syariah yang anti riba dan maksimal mengambil untung sebanding dari modal produk/jasa , islam adalah FALSAFAH ALLAH YANG MAHA MUTLAK , berfalsafah menggunakan qolbu penyinergian akal dan hati , coba kita telaah? “si a menutup aurat diwajibkan oleh islam , esensi menutup aurat adalah menutup kulit juga tidak membentuk halusnya tubuh si makhluk halus ragawi yaitu Wanita , si a memakai pakaian yang tertutup dan longgar … maka si a menutup PELUANG sesungguh sungguhnya untuk lelaki berfantasi / berfikiran kotor / berfikiran buruk terhadapnya , si x tidak menutup aurat dia memakai legging juga baju tanpa lengan .. si y adalah suami si x .. si y adalah dosen kampus .. mereka masuk kampus berjalan bersampingan terlihat dekat namun tak bergandeng tangan dan dilihat ratusan mahasiswa baru yang aktif di ospek .. ada beberapa dari mahasiswa yang berpeluang u/ berprasangka buruk “waduuuuuh tuh cewek simpenan dosen tuh cewek deketin dosen biar nilainya gede kali”.. ITU KARENA GA NUTUP AURAT , aurat itu sangat menutup dosa dari wadah yang membuat peluang buruk juga yang mengisi yang terpeluangkan memberi nilai buruk , mentok mentok kalau si x nutup aurat dengan menutup kulit juga TDK MEMBENTUK TUBUH YANG HALUS si x hanya di fitnah “itu istri ke2 kali” falsafah indah dari nabi muhammad ketika poligami adalah? adalah apa? MEMBUAT ISTRI NYA LEBIH MENCINTAI ALLAH DRPD DIRINYA , dan nabi muhammad mempoligami untuk mensejahterakan dengan keadilan dan kasih sayang , NILAI AKHLAK DI ISLAM ITU ADALAH KHALIFAH / MEWAKILI 99 SIFAT ALLAH , namun MAHA nya dihilangkan , ketika kita ambil suatu sikap atau tindakan kita mensinergikan 99 sifat allah walaupun pasti tak bisa sempurna dan MAHA nya dihilangkan.. lihatlah falsafah syariat , syariat adalah kesempurnaan. kebenaran itu 1 , kebaikan itu banyak , kelebihbaikan itu banyak , kepaling baikan itu banyak , kebaik-baikan saja itu 1 , baik ada buruk lebih baik ada lebih buruk paling baik ada paling buruk, tapi baik baik saja ga ada buruknya / kebenaran .. ISLAM ITU kita dialegtisi “MENGAPA YAA HARUS SEPERTI ITU” setelah kita tau falsafahnya ,, kita tahu disitulah ketauhid-an dan kasih sayang tuhan menurunkan agama untuk kebenaran hidup manusia dalam konteks syariat , bukan kebaikan hidup manusia, yang baik baik mah banyak! :]
Setan Gundul 666
Januari 28th, 2013 pada 05:16
….lantas kita dapat menemukan kebenaran itu dalam islam saja , kita lihat kristiani mengkultuskan isa dan tidak sepenuhnya berserah diri kepada allah , kita lihat budha hindu maupun kejawen mereka berserah diri kepada alam tapi tidak berserah diri kepada satu satunya tuhan yang esa . kita lihat bill of right HAK ASASI MANUSIA yang dijungjung tinggi setinggi langit ……
Muhammad I F F,
Islam : Warung2 dipaksa … tutup sewaktu bulan puasa,untuk menghormati yang puasa. Amrozi, Mukhlas,Abu Bakar Bashir,Bin Laden,dll, mereka ini diilhami apa ? Pancasila mau diganyang,diganti dengan NII yang berdasarkan Quran ?! FPI – Front Penggasak yg bukan Islam.
Kebenaran itu TIDAK (bisa) dimonopoli oleh satu golongan/agama saja. Tuhan – kalau ada – juga bukan milik satu golongan saja. Banyak kecap di luar sana dan semua …nomor satu ! …
Muhammad Indra Fatih Failasufa
Januari 28th, 2013 pada 13:54
kebenaran itu tunggal , kebaikan itu banyak , kelebihbaikan itu banyak , kepaling baikan itu banyak , tapi kebaikbaikansaja mengartikan satu kesatuan dari senyawa yang disitu tidak menimbulkan peluang buruk kedepanya , anda MANUSIA bukan MERASA PINTAR tapi manusia PINTAR MERASA , kalian harus melihat talmud kitab pertentangan vertikal dari bangsa yahudi , mereka menilai adam tercipta dari ragawi / wadah hawa nafsu dan ruh ilahi / kemuliaan akhlak , dan disitu ada penggoda yang disebut setan ” setan itu menggoda untuk membuat manusia lari dalam kesenangan sesaat .. kesenangan sesaat yang berpeluang dan dapat menimbulkan keburukan , misalkan di dalam syariat kita bahas masalah menutup aurat saja kalian tidak bisa memberi falsafah/argument yang lebih baik dalam masalah menutup aurat? karena kenapa menutup aurat itu sudah final dari level dialegtisi filsafat : baik-lebihbaik-palingbaik-baikbaiksaja .. cobalah berkaca pada filsafat .. setelah kalian bisa berfilsafat masalah kebaikbaiksajaan dari syariat menutup aurat ,, barus saya akan mengajak anda mendialegtisi berfilsafat dengan konteks baru, jangan merasa pintar pemikiran/penjiwaan cuma sampai lebih baik atau paling baik, coba temukan baik baiksaja/kebenaran semuanya ada di islam , kalian tau alqaeda dan osama bin laden? kalian tau banyak tentang sejarah KONSPIRASI DUNIA dari perang salib ,, perang salib yang sudah ada nubuatan dalam alquran tentang manusia yang mencuri sihir di dalam bilik bekas haikal sulaiman/ yg sekarangmasjidil aqso.. (Al-baqarah ayat 102) Dan mereka ikut apa yang diceritakan oleh syaitan-syaita tentang Kerajaan. Sulaiman , padahal tidaklah kafir Sulaiman,akan tetapi syaitan-syaitan itulah yang kafir. Mereka ajarkan kepada manusia sihir, dan apa yang diturunkan kepada kedua Malak di Babil , Harut dan Marut. Padahal mereka berdua tidak mengajarkan seseorang melainkan sesudah keduanya berkata: Kami tidak lain hanyalah suatu percobaan , maka janganlah kamu kafir ! .Tetapi mereka pelajari dari keduanya apa yang menceraikan di antara seseorang dengan isterinya. Dan tidaklah mereka dapat membahayakan seseorang dengan dia , melainkan dengan izin Allah. Dan mereka pelajari apa yang memberi mudharat kepada mereka dan tidak mernberi manfaat kepada mereka. Dan sesungguhnya merekapun telah tahu bahwa orang yang membelinya tidaklah ada untuk mereka bagian di akhirat.Dan amatlah buruknya suatu harga yang dengan itu mereka menjual diri mereka, jikalau mereka tahu. KITA BISA TEMUKAN sihir kepercayaan leluhur SESAJEN mereka itu berusaha untuk mengenyampingkan menyelewengkan suatu tauhid suatu KELURUSAN VERTIKAL dan mereka bisa membantu pekerjaan kita di dunia ,, dan ada orang yang memihaknya ,, kalian tau isi talmud yahudi yang berkata “JIKA TIDAK ADA SETAN MAKA MANUSIA TIDAK MULIA yang filosofi itu dijadikan doktrin kesuatu member FREEMASON ILLUMINATI SATANIC yang sudah berdiri rapi dari kemenangan perang salib .. dan disitu banyak pasukan berkuda knight of templar inggris membuat suatu tarekat/ajaran baru ajaran yang memihak pada setan dengan ilmu ilmunya yang berasal dari bantuan setan .. mereka membuat benderanya menjadi 8 mata angin yang siap menjajah padahal baru saja MENDEKLARASIKAN HAM setelah komuni freemason amerika inggris perancis italia belanda memiliki kas yang banyak membuat bank bernama BANK ROTHSCHILD yang sekarang memasok banyak kas ke IMF . amerika hutang nomor satu dengan rothschild namun engga ditagih tagih?, kalian tau apa tentang JIHAD? JIHAD ITU BERSUNGGUH SUNGGUH DIJALAN ALLAH , perang itu QITAL , qital yang jihad adalah perang dijalan allah dan di medan perang contoh seperti suriah yang sekarang memperjuangkan ke khalifahan karena memang nilai diatas PALING BAIK itu terdapat di ISLAM , kalian tahu tentang filsafat ketahud-an dimana tak ada perantara ketika kita bermunajat berdoa? apa yang diajarkan setan yang telah dikisahkan pada surah albaqoroh? bahwa mereka menggoyangkan kevertikalan yang tegak ! mereka menawarkan bantuan pada kehidupan horizontal , kalian tahu tentang falsafah orang satanic yang sekarang menggenggam dunia? falsafah mereka adalah kami dipihak setan dan kami baik baik saja sebab jika tidak ada setan anak cucu adam tidak ada yang menggoda jika tidak ada yang menggoda maka tidak ada hawa nafsu yang ditahan/DIPAGERI , maka kami baik baik saja , sekutu manusia dengan setan telah marak dari bangsa yahudi yang KERAS dan mempunyai pertentangan vertikal terhadap tuhan dan mereka ada yang memihak dengan setan .. paulus dari tarsus yang mengkebiri kitab injil dengan menulis wahyu 11 sebuah nubuatan konspirasi dimana mereka harus MEMBANGUN BAIT SUCI KE 3 DI ATAS MASJIDIL AQSO .. dan disitu tertulis bahwa itu adlaah syarat untuk isa yang mereka ngeyeli sebagai tuhan juru kunci selamat akan turun dan manusia menjadi saksi dan semua manusia masuk kristen.. CHECK WAHYU 11 SODARA .. konspirasi sudah ditanamkan pada perjanjian baru dan mereka dewan keaman yang dipilih dari pemenang PD ke2 adalah kristen saklek .. amerika dengan kristen liberal mereka kristen mereka harusnya percaya dengan 10 perintah allah gaboleh zina gaboleh mabuk .. tapi semuanya mengasah nafsu begitu bebas? kristen apakah mereka? 10 perintah tuhan dalam kristen saja tidak diterapkan .. inggris dengan kristen ortodoksnya yang terkenal kudus tapi ttp aja 10 perintah tuhan gadijadiin syariat u/ ngelarang manusia mbauk? zina? .. perancis dengan kristen protest dari italia yang nambah geser ketauhid-an dengan mengkultuskan maria setelah itu ISA .. nah setelah itu ada italia dengan katolik,, dewan keamanan semuanya kristen ya? IYALAH BUAT BUNUH ORANG ORANG ARAB TRUS JADIIN PEMIMPIN MEREKA KAKI TANGAN BARAT HABIS ITU BANGUN BAIT SUCI .. sebenernya yang teroris siapa? PINTAR MERASA BUNG ,, JANGAN MERASA PINTAR, jangan belajar cuma spirit spirit aja ,, belajar SEJARAH YANG VALID dr wikipedia/redaksi berita yang sah ,,, sejarah berbicara islam lah yang paling mulia
Muhammad Indra Fatih Failasufa
Januari 28th, 2013 pada 14:12
kalian punya teman ilmuwan ilmu murni sains? coba tanya apa yang membuat kuman dari babi itu mati ,, yang membuat kuman dari babi itu mati adalah tanah non basah .. islam mengajarkan kebenaran dan tidak membebani hambanya berfikir ,, pintar merasa yaa bukan merasa pintar, saya yakin di agan agan kejawen ini banyak kesadaran bahwa anda itu tersadar filsof filsof anda atau buah fikir anda nyeleneh . tapi pendustaan dari hawa nafsu itu timbul karena agan ingin di istimewakan ingin dipandang intelek tapi dipenuhi dengki .. kalian tau apa tentang suatu fitnah yang besar yang datang dalam islam? kalian tau apa negara MALI SEKARANG INGIN TEGAK MENDIRIKAN KHALIFAH namun dibilang terroris pemberontak? kalian tau apa tentang sistem sidang MUSYAWARAH MUFAKAT? tapi sekarang setelah demokrasi ada sistem sidang lobbying dan voting? kalian tau apa SYARIAT ISLAM MENEGASKAN UNTUK MUSYAWARAH MUFAKAT tidak boleh lobby / voting ,, kalian tau kan PANCASILA BERMAKNA MULIA? karena siapa? karena musyawarah mufakat rapat rapat sidang terdahulu yang berazazkan SYARIAT , musyawarah itu yaa berdiskusi mencari yang paling baik bahkan baik baik saja :] , kalian tau mesir tunisia libya suriah dulu pemimpinya kaki tangan barat? nah sekarang revolusi arab mesir tunisa kembali ke khalifahan .. namun di fitnah sebagai terroris.. PINTAR MERASA , jangan makan mie rebus ga direbus , kalian itu banyak memfitnah kami tanpa mencari VALIDALITAS! .. salam kasih sayang anak cucu adam :]
Muhammad Indra Fatih Failasufa
Januari 28th, 2013 pada 14:22
kalian tau apa tentang kafir? kafir itu berasal dari kufur kufur itu artinya orang yang menutup orang yang merasa pintar orang yang sombong , orang yang menutup dari kebenaran.. orang yang gamau belajar banyak ,, MAKANYA KITA ANAK CUCU ADAM SEBAGAI KHALIFAH/WAKIL TUHAN harus mengambil sifat tuhan yang pintar merasa itu bukan MERASA PINTAR , banyak banyak cari VALIDALITAS yaa cari ilmu , jangan sepirit sepirit aja , banyak dikampus saya di UNAS di fakultas ilmu sosial politiknya pada masuk islam , karena kami ingin pintar merasa dan berfalsafah menggunakan validalitas dan mencari diatas paling baik dari ilmu politik sistem presidensil parlementer demokrasi sosialis nasionalis , semuanya dibawah khalifah syariat islam .. “Sebenarnya (al-Qur’an) itu adalah ayat-ayat yang jelas di dalam dada orang-orang yang berilmu…” (29: 49)
Setan Gundul 666
Januari 28th, 2013 pada 19:56
Islam : Ha lah , jualan kecap lagi !! Tuhan itu kan pinter, bisa bahasa apa saja, tidak hanya bahasa Arab. Dan dia kan tidak tuli, tidak perlu teriak2 atau pakai pengeras suara untuk omong – berdoa padanya.
Tuhan menurunkan agama : Tuhan yang konon maha kuasa itu ternyata harus … minta tolong manusia untuk … menuliskan kata2nya – ayat2. Mengapa tidak Allah jatuhkan saja buku suci itu dari langit saja ? Ya karena dia tidak mampu, atau karena buku yg konon suci itu hanya , hmm, karangan manusia saja.
Agamaku untukku,agamamu untukmu, kata satu ayat di Quran. Nyatanya ? Lia Eden itu harus meringkuk di penjara karena dia, seperti orang2/nabi2 terdahulu, mengaku nabi. Mesjid orang2 Islam Syiah di bom di Irak dan Pakistan oleh terroris2 Sunni, orang2 Ahmadiyah di Nusantara harus mengungsi , mereka diterror oleh sementara kelompok Sunni. Kalau benar perbedaan adalah rahmat, seperti yang sering digembar-gemborkan orang Islam, muslim2 ini pasti akan membantu saudara2 mereka yg Kristen untuk membangun gereja, atau saudara2 Syiah atau Ahmadiyah membangun mesjid mereka. Tapi, rahmatan lil alamin itu cuma omdo bin omong kosong !
Pejabat2 yang suka korupsi itu kan kebetulan juga rajin sembahyang … Agama yang mereka yakini ternyata TIDAK menjadikan mereka manusia2 yang baik !
Otak itu untuk dipakai,Bung,untuk mikir, bukan untuk mengamini hal2 yang tidak masuk akal.
Setan Gundul 666
Januari 28th, 2013 pada 20:20
Islam : Pernah ditulis oleh seorang akang di sini, Islam itu tidak punya satu suara saja. Ada Islam model Amrozi / Imam Samudra/Mukhlas, Islam model BinLaden,model Abu Bakar Sate yang ANTI Pancasila,ANTI Bhinneka Tunggal Ika, ada Islam Wahabi yang meng KAFIR kan semua aliran Islam yang tidak se aliran dengan mereka – apalagi Kristen,Hindu,Kejawen. Islam FPI,dll. Islam model ini adalah Islam bangsat.
Ada lagi Islam model Gus Dur,Cak Nur (cholis) Madjid, Emha (Cak Nun), Goenawan Mohamad,Ulil,dll. Yang ini adalah Islam …santun, aturan. Mereka ini jelas2 pro Pancasila dan tidak pernah mengkopar-kapirkan orang lain, termasuk yang atheis dan pengikut setan.
Muhammad Indra FF termasuk Islam yang mana ??
Muhammad Indra Fatih Failasufa
Januari 28th, 2013 pada 21:40
diajak falsafah arti kebenaran itu tunggal saja kamu malah lari larian , itu saya kasih falsafah kebenaran tunggal konteks aurat saja anda sudah sadar bahwa kebenaran itu tunggal , saya kasih falsafah tentang musyawarah mufakat , dan berdoa bermunajat vertikal tegak lurus stabil terhadap tuhan saja anda juga tersadar, namun anda mendusta? (Al-baqarah ayat 102) Dan mereka ikut apa yang diceritakan oleh syaitan-syaita tentang Kerajaan. Sulaiman , padahal tidaklah kafir Sulaiman,akan tetapi syaitan-syaitan itulah yang kafir. Mereka ajarkan kepada manusia sihir, dan apa yang diturunkan kepada kedua Malak di Babil , Harut dan Marut. Padahal mereka berdua tidak mengajarkan seseorang melainkan sesudah keduanya berkata: Kami tidak lain hanyalah suatu percobaan , maka janganlah kamu kafir . kafir itu dari bahasa arab, artinya MENUTUP DIRI dari kebenaran, bahas perkonteks aja ini falsafah YANG MAHA MUTLAK tuhan agama tauhid agama tunggal dan isi isi syariatnya kebenaran yang tunggal persyariat
Muhammad Indra Fatih Failasufa
Januari 28th, 2013 pada 21:44
saya islam murni yang tidak mau berdusta akan syariat (aturan kebenaran untuk manusia) akidah (keimanan vertikal tegak lurus tanpa mempersekutukan tuhan allah yang tunggal)
Setan Gundul 666
Januari 29th, 2013 pada 14:16
saya islam murni yang tidak mau berdusta akan syariat (aturan kebenaran untuk manusia) akidah (keimanan vertikal tegak lurus tanpa mempersekutukan tuhan allah yang tunggal) ( M I F F)
=================================
Orang2 Wahabi itu juga mengaku Islam murni. Amrozi,Mukhlas,Imam Samudra,Bin Laden, FPI, mereka juga mengaku sebagai Islam murni ! Saya setan (gundul) murni saja ….
Muhammad Indra Fatih Failasufa
Januari 30th, 2013 pada 02:32
anda tau apa tentang FPI yang anda tau adalah tentang media yang dimonopoli untuk memfitnah islam agar rating naik? anda tau tentang REVOLUSI MESIR revolusi tunisia revolusi MALI / yang saat ini digembor-gemborkan diberita sebagai teroris, padahal mereka ingin lepas dari kaki tangan asing untuk mensejahterakan negaranya secara horizontal berdasarkan syariat? anda tau pelajaran sejarah SD saya dimana kerajaan hindu saling menyerang dan terjadi kebobrokan? apakah anda pernah melihat KEKHALIFAHAN yang saling menyerang pada zaman utsmaniyah? anda hanya mendalami spiritual , tapi spiritual itu tidak lengkap jika tidak berdasarkan syariat islam, spiritual anda membenci , menebar dengki, tau apa anda tentang BILL OF RIGHT setelah itu inggris melebarkan sayap dengan makna 8 mata angin di benderanya? tau a[a anda tentang perjanjian baru yang dikebiri oleh paus dari tarsus menuliskan WAHYU 11 untuk membangun BAIT SUCI ke3 / bait yang di idam idamkan oleh orang orang yang mempersekutukan tuhan dengan roh kudus? dengan jin? dengan syaitan? , tau apa anda tentang kitab talmud? yang berisi tentang pertentangan VERTIKAL bahwa manusia tidak akan mulia tanpa ada si penggoda/setan "trus mereka jadi di pihak setan diberi kekuatan wawasan/ilmu oleh pembisik syaitan , diberikan kekayaan" anda dibuat merasa pintar dan TIDAK PINTAR MERASA :] , berfalsafah masalah baik-lebihbaik-palingbaik-baikbaiksaja dalam konteks dan tema aurat saja? anda ditaklukan hatinya oleh kemuliaan syariat? anda tau apa tentang wahabi? wahabi itu pelabelan yang dilabelkan oleh orang lain , padahal mereka orang yang berfokus hanya hidup berdasarkan aqidah syariat dan sunnah . mereka tidak merayakan maulid? karena nabi muhammad tidak pernah mau dikultuskan. mereka tidak pernah mengkafirkan? ARTI KAFIR ITU ORANG YANG MENUTUP dari kebenaran , padahal sudah tau kebenaran, kebenaran masalah AURAT saja anda tidak bisa mencari falsafah yang lebih baik? TIDAK, karena itu sudah baikbaiksaja/benar
Muhammad Indra Fatih Failasufa
Januari 30th, 2013 pada 02:37
assalamualaikum mas baik itu banyak tapi yang benar itu satu , logika dasar filsafat dong sini mau buka dialegtis sama akang, baik-lebihbaik-palingbaik-baikbaiksaja , hayuk syariat islam yang tunggal nih yang benar, disini siap menyadarkan kalian, ayuk berfilsafat yuk? , tapi yang aurat dulu tuh selesain :] jangan kemben kemben aja , nanti ken dedes di ngelonjor-in lagi / ngelamunin jorok … :]
Setan Gundul 666
Januari 30th, 2013 pada 04:41
Muhammad Indra FF,
Sorri saja, meskipun kecap -Islam -Anda ,katanya, nomor satu, saya nggak mau beli … Yang ngebom di Bali itu siapa kalau bukan Amrozi,Mukhlas,Imam Samudra dkk ?!
Mereka mau apa ? Mau mengganti Pancasila dengan NII – Negara Islam Indonesia !
FPI itu apa ? Front Penggebuk yg bukan Islam – versi mereka. Anda tahu kan bulan puasa warung2 sering dipaksa TUTUP, katanya untuk menghormati yang sedang berpuasa ?
Wanita berkemben itu sudah bagian dari budaya – Jawa. Kalau Anda tidak senang dengan kemben, ini karena Anda sudah ditipu oleh budaya Arab yang mengharuskan wanita harus berjilbab. Budaya Jawa ini adiluhung, demit, setan saja kami hormati. kami beri sesajen.
Kalau Anda belum tahu, ini adalah blog kejawen yang toleran – setan gundul seperti saya saja dihormati, bukan blog Islam ala Amrozi – the smiling assassin, pembunuh dengan senyum dibibirnya.
Kalau mau jualan kecap Islam model Anda, salah masuk nih !
javanizis
Februari 13th, 2013 pada 12:37
@Muhammad Indra Fatih Failasufa
kebenaran itu tunggal , kebaikan itu banyak…dst
Bagai manakah kita melihat kebenaran yang tunggal
Hitungan matematika
1+8=9
3+6=9
4+5=9
1X9=9
3×3=9
Jadi untuk memperoleh kebenaran ada berbagai macam cara dan jalan tidak harus mutlak satu jalan.
javanizis
Februari 6th, 2013 pada 13:08
Kebaikan itu banyak kebenaran itu satu. Banyak yeng mencari pembenaran dengan mengutip ayat-ayat kitab suci
santoso
Januari 29th, 2013 pada 21:13
ass . .ww.maksud aku ingin tambah wawasan ko ketemune wong padu.ampunilah hambamu ini ya allah .sekiranya saya salah masuk.
Setan Gundul 666
Januari 30th, 2013 pada 01:14
ass . .ww.maksud aku ingin tambah wawasan ko ketemune wong padu
———————————–
Wawasan : Kan tidak harus dari surga ?! Wawasan kan bisa saja dari pohon2,batu2,angin,binatang, dan juga …. setan kober ?! Yang punya blog pernah bilang, lebih baik …. kebaikan dari setan dan demit daripada keburukan dari …. malaikat,nabi dan semacamnya.
santoso
Januari 29th, 2013 pada 21:23
salam kanggo mas setan gundul.rika kelewatan(iblis saja ga kaya situ)aku suka rela dan ihlas memancungmu.
Setan Gundul 666
Januari 30th, 2013 pada 01:09
Santoso,
Lho, ini blog kejawen, bukan blog Islam. Ya, mungkin Anda salah masuk. Orang beragama itu sering kurang …. ramah, senang kekerasan, sedikit2 … pancung !
javanizis
Februari 7th, 2013 pada 22:33
@Setan Gundul 666
Itu bukti jiwa-jiwa yang dibentuk oleh doktrin agamnya.
Bisanya mengancam bahkan intimidasi
Menyalahkan orang kafir kekejamannya melebihi orang kafir.
endah
Februari 2nd, 2013 pada 00:41
Salam..
maaf saya menyimak tapi tidak secara runut hanya sekilas..langsung permisi mau ikut koment nih
Qur’an alMaidah 66-69 mengakui semua agama ko: yahudi, nasrani, sabiin, juga yang mengaku islam..yang terpenting itu tauhid (keEsaan Tuhan) juga berbuat baik pada alam semesta..karena memang pada awalnya semua agama itu bersumber dari Tuhan yang sama, tapi terjadi infiltrasi.
Karena islam satu2nya agama yang masih memegang tauhid maka diadu domba dibuat friksi..karena kejawen satu2nya yang masih memegang keluhuran budi maka dibuat seolah sesat.
Qur’an itu bercerita bukan sekedar dongeng tapi juga perumpamaan bagi orang2 yang berfikir.
Asah Asih Asuh
javanizis
Maret 31st, 2013 pada 01:06
@Endah
Karena islam satu2nya agama yang masih memegang tauhid
@javanizis
Peryataan penjual kecap yang selalu meminta nomor satu.
Endah bila kita simak cerita….
Siapa dan bagaimana kehidupan bangsa Yahudi dan Arab.
Abraham/Ibrahim adalah seorang pengembala yang memiliki banyak hewan ternak, yang hidup di padang rumput jauh dari keramaian. Memiliki pemikiran dan ide. Membuat pernyataan bahwa Tuhan akan menjadikan keturunannya bangsa yang besar. He..he.. Mungkin menjadi dipresi karena hingga tua belum memiliki keturunan sehingga sang Istri (Sara) menyuruhnya menghampiri pembatunya (Hagar anak raja Mesir) untuk membahagiakan sang suami yang memiliki cita-cita dan mimpi menjadi bangsa yang besar. (Dengan begitu ia akan memperoleh kehormatan dan namanya akan di puja sepanjang masa.
Keturunannya menjalani kehidupan yang sama sebagai gembala di padang-padang.
Keturunannya berusaha mewujud cita-cita dan mimpi moyangnya (Abraham/Ibrahim)
Keturunan dari Isqak mampu mewujudkan lebih dulu dengan berdirinya kerajaan Israel\Yahudi dan menjadi jaya dimasa Daud dan Sulaiman (David & Salomo)
Keturunan Ismail dengan bangsanya arab ingin bersaing dengan keturunan Isqak.
Bagaimana kehidupan bangsa arab sebelum Mohammad? Gelap dan pekat.
Intinya mereka bersaing untuk menjadi Axis Mundi (Poros Dunia) dengan pola pikir mereka dan israel yang ternyata menang start. Masing-masing mengaku sebagai pilihan Allah dan sama-sama menjual kecap.
He..he..he..kecemburuanlah yang sebenarnya terjadi dari keturunan Ismail karena ternyata keturunan Isqak mampu meminang bangsa-bangsa eropa dengan keyahudian dan kekristenan. Sehingga Arab mengatakan bahwa keyahudian dan kekristenan tidak tauhid. Eh nyatanya arab sekarang juga menjadi pelacurnya kafir amerika, eropa, cina, rusia
javanizis
Februari 4th, 2013 pada 02:16
Gereja katholik belajar dari kenyataan sehingga ada konsili gereja yg ke dua. Coba cari tahu apa isinya. Lihat juga komen ku yg lain
hadi
Februari 6th, 2013 pada 12:37
ojo padudon ya poro kadang aku takon sing mbok sembah kuwi opo lan opo wis kenal opo durung sing mbok sembah, kabeh kuwi hamung lesan to hayo podo di laras ing batin yo poro kadang. kenal disik marang sing mbok sembah mengko kleru lho lho yen cuma kenal lesan.
hmm
Februari 9th, 2013 pada 11:25
bersyukur, bersabar & ikhlas..
insya allah pada saatnya akan menemui kebenaran yang sejati
romi
Februari 10th, 2013 pada 03:27
untuk lebih mudah mengenal islam itu se untuk lebih mudah mengenal islam itu seperti ini.
nabi ibrahim memandang kaumnya yang menyembah patung adalah benar benar sesat.
dan mulailah ia mencari tuhan.dan menyadari semua yang lenyap
patung,bintang,bulan matahari.tidak bisa memberikan manfaat dan mudharat bagi manusia.bukanlah yang patut di sembah.dan meyakini tuhan itu sang pencipta bukan makhluk ciptaan.dan tuhan itu kekal abadi..
.ia kemudian menghancurkan patung patung kecil dikuil.dan yang besar ia biarkan.untuk menguji kaumnya.
raja namrud(raja takabur)marah kemudian memerintah ibrahim di bakar.tetapi ibrahim justru kedinginan terkena api.inilah bukti nabi ibrahim dicintai Allah.dialah bapak tauhid.kekasih Allah.
kemudian tuhan mewahyukan ilmu kepada nabi ibrahim tentang islam.Nabi ibrahim bergelar kesayangan Allah.
kemudian nabi ibrahim berdo’a agar diberikan keturunan yang shaleh.
maka lahirlah Nabi ismail dan Nabi ishaq.
pada keturunan Nabi ishaq ada yang bernama nabi Yaqub(bapak bani israil).
konon Nabi Ibrahim disuruh berkurban karena tiap malam nabi Ibrahim di muliakan Allah dengan di mi’rajkan kelangit untuk melihat perilaku manusia…kemudian melihat banyaknya manusia yang zalim hingga dia berdo’a kepada Allah agar mereka semua di musnahkan.kemudian Allah menguji dia melalui mimpi yang terus datang berulang ulang……yaitu dia menyembelih anaknya Nabi Ismail.Allah menguji Nabi ibrahim as dengan anak yang di dambakan setelah bertahun tahun.yang jelas ia sangat mencintai anaknya.begitupun Tuhan yang Maha Pengasih Maha Penyayang kepada ciptaanNya.Dia tidak akan langsung mengazab hambaNya sebelum Rasul di utus.untuk membawa perintah Tuhan.
Allah berfirman kepada Nabi ibrahim,mereka adalah hamba hambaKu.sebab perbuatan mereka ada beberapa kemungkinan.mungkin mereka akan bertobat,lalu Aku ampuni mereka,atau Aku lahirkan dari mereka keturunan yang baik baik yang mereka itu sadar dan kembali kepadaku,dan tergantunglah hal itu kepadaKu Aku mengampuni atau menghukum mereka”
dan ismail pasrah.ini bukti nabi ismail tidak takut mati demi menjalankan perintah tuhan.(ilmu ikhlas)
.selang beberapa waktu.
di mesir pharaoh (raja takabur)
(entah itu keturunan malaikat-manusia atau manusia-jin,atau binatang yang berdoa, ingin jadi manusia karena jatuh hati pada manusia…darah biru,darah putih,
keturunan dewa matahari dan dewi bulan,yang pasti mereka adalah makhluk.
meskipun mereka memiliki kelebihan.
tapi sesama makhluk jangan saling menyembah.cukup saling menghormati.
.pharaoh mengaku sebagai tuhan tertinggi dan memaksa seluruh rakyatnya menyembahnya.kepada raja yang melampaui batas inilah para Rasul di utus.Sesunguhnya sesama makhluk tidak lah boleh saling menyembah.akan tetapi saling menghormati)
Pharaoh bermimpi kerajaannya akan hancur oleh pemuda keturunan bani israil
hingga semua anak lelaki israil dibunuh.
tapi tak tahu bahwa anak angkatnya(Nabi musa) adalah pemuda setelah nabi musa di angkat menjadi rasul.
ia diperintahkan untuk mengingatkan firaun…agar jangan takabur.Tuhan memberikan mukjizat kepada para Nabi dan Rasul untuk mengalahkan mereka yang sombong tidak mau mengikuti seruan Allah dan seruan Rasulnya.
kemudian Nabi musa meminta firaun membebaskan bani israel.tapi pharaoh menolak karena bani israil adalah budak bagi pharaoh.maka nabi musa dan pengikutnya diselamatkan dan pharaoh ditenggelamkan.(ini adalah bukti Allah melindungi muslim.)
istri pharaoh (islam) meyakini pharaoh bukanlah tuhan sehingga di suruh memilih.kemudian istrinya memilih mati beriman.dari pada hidup kafir.
ternyata setelah bani israil(yahudi)di selamatkan perangai mereka menjadi jadi.mereka minta kepada musa agar ia memperlihatkan Tuhan..tidak suka pabila tuhan tidak tampak(maka mereka kembali menyembah patung karena ditipu samiri setan..)
musa murka kepada mereka.
kemudian mereka ketika dijanjikan palestina.mereka malah berkata kepada musa ketika mereka melihat penduduk pribumi”pergilah kamu berperang bersama tuhanmu,kami menunggu disini saja”.
bertambah murka nabi musa.
hingga Allah mengharamkan palestina bagi yahudi selama 40 tahun.dan membiarkan yahudi berkeliaran.
selang beberapa waktu nabi sulaiman mewarisi berbagai rahasia.ia dapat menguasai setan jin ifrit…dan mengerti bahasa binatang dan dapat mengendalikan angin dengan izin Allah.meski ia hanya manusia biasa.
yahudi tertarik dengan ilmu ini.karena mereka tau tentang sihir jin,tetapi tak sehebat nabi.
yahudi banyak membengkokkan ajaran agama.
kemudian Allah mengutus jibril untuk menyampaikan kepada maria.yang taat beribadah di baitul maqdis.bahwa dia akan mengandung seorang rasul.meskipun ia adalah perawan.mariam keheranan.tapi malaikat menyampaikan.bahwa jika kun(jadi) kata Allah maka fayakun/jadilah ia.
nabi isa bisa berbicara ketika masih bayi.dan memiliki mukzizat lainnya.
dan yahudi marah karena banyak orang yang mengikuti nabi isa. kemudian mengadu domba ia dengan kerajaan.hingga mereka menyalib dia yang diserupakan dengan nabi isa.sedang nabi isa masih hidup di sisi tuhan.
dan saya meyakini nabi isa belum mati.
dan ajaran kristen berkembang tapi perlahan lahan tercampur dengan ajaran yunani(dewa)(bengkok).dan pun akhirnya mengatakan tuhan itu tiga dalam satu.karena terbiasa menyembah berhala.
raja romawi menerima ajaran kristen tapi tidak mau meninggalkan ajaran leluhur secara penuh.nabi isa di buat seolah olah orang kulit putih.(bule)
padahal ia orang timur tengah.mereka bilang isa dilahirkan pada musim salju(25 desember)…padahal timur tengah waktu itu tidak bersalju.seperti yang dikisahkan dalam quran.
terjadi perang besar antara romawi(kristen) dan persia(penyembah api) perang salib.hingga akhirnya baitul maqdis dikuasai romawi.
mekah yang tertutup gurun…tidak peduli dengan hiruk pikuk dunia luar.yang tidak memilih raja di antara mereka.mereka hidup rukun dengan budaya jahiliyahnya..tiba tiba di hebohkan dengan diutusnya nabi muhammad yang merupakan penutup para nabi.di daerah terpencil ini ,seorang nabi yang tidak bisa baca tulis.keturunan dari ismail dari suku quraisy yang di hormati para kaummnya.telah dipercayai oleh semua kaumnnya sebelum dia di angkat menjadi rasul(bergelar al amin,shiddiq,amanah).
tetapi kaum kafir quraisy memeranginya karena takut rugi,merasa bahwa mekah akan kekurangan jama’ah haji pabila agama ini tersebar.mengusirnya dari tanah kelahirannya.meskipun begitu islam bisa mengalahkan semua musuh.meninggikan kalimat tauhid di tanah haram.menghilangkan budaya jahiliyah.karena mereka mengikuti nabi lahir batin.
setelah pembebasan mekah dikirimlah utusan kepada dua kerajaan besar…..persia(penyembah api),dan romawi(kristen katolik).romawi menyambut baik utusan itu(raja baik).sedang persia(raja takabur) bersikap sombong.(surah rum)
nabi mengajak nasrani dan yahudi beserta orang musyrik. kembali kepada ajaran nabi ibrahim yang lurus.mewajibkan shalat,puasa,zakat,mencintai mati(akhirat) dari pada hidup(dunia).mengajar bahwa umat akhir zaman di haruskan meninggalkan sifat kesukuan.kalian adalah saksi rasul terdahulu atau umat pertengahan.
dan ibadah ini yang tidak sehebat ibadah para leluhur.yang mampu tidak makan dan minum berhari hari dan kita terkena hukum gravitasi.
dan membuat orang menjadi beriman pun tidak langsung serta merta memaksakan kehendak.karena hati yang di incar bukan akal.karena nabi mengikuti wahyu.terjadi proses.tidak langsung semua hal di haramkan.
sesungguhnya agama itu mudah(bisa diajarkan kepada manusia yang tuli,bisu,dan buta sekalipun asal tidak gila) berusaha mengarabkan islam adalah tindakan yang keliru.sedang Allah berfirman bacalah apa yang mudah dari Alqur’an,dan berdoalah kepada Allah dengan semua bahasa yang kamu miliki.semua yang dilangit dan dibumi bertasbih tapi tak semua mendengar.jika
mengatakan tuhan hanya mengerti bahasa arab pun adalah tidak mungkin.
meskipun begitu keindahan Al Qur’an yang diturunkan dengan bahasa Arab.yang membuat alquran itu ada di dalam dada umat islam(karena menghapal quran bukanlah hal yang sulit pabila kalian terajar dari kecil).bahkan kalian dapat menerjemahkan alquran kedalam bahasa ibu.
pun alam semesta adalah Ayat(tanda kebesaran) Tuhan.
memang bahasa arab dan juga kharamah orang shaleh atau para wali yang tak masuk akal. ini menjadi cobaan bagi manusia akhir zaman.karena terbiasa melihat dengan akal.
huruf hurufnya arab di pahami hanya dipahami oleh mereka yang bermakrifat,berbagai rahasia banyak ditemukan di dalam qur’an.banyak bukti Al Quran bukanlah karangan manusia ataupun jin.
seperti keseimbangan kata.
hidup 145 mati 145.
manfaat 50 kali mudarat 50 kali.
panas 4 kali dingin 4 kali.
langit yang tujuh 7 kali
perkataan isa 25 kali adam 25 kali.
“sesungguhnya disisi Allah,isa itu sama seperti adam”QS 3:59.
“besi sumber asalnya bukan dari bumi.
dan kami turunkan besi fe,yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan bermanfaat bagi manusia.
teori big bang.
sebelum bumi di huni bani adam.ada makhluk raksasa(dinosaurus),kebanyakan kita hanya melihat dengan akal tapi tidak dengan hati.karena mereka hanya melihat binatangnya.bukan makhluk ciptaan Tuhan yang bertasbih.perang mereka baik jahat.
tanah leluhur subur karena mereka muslim.
kini ilmu digunakan untuk mencari isi perut bumi.menumpuk harta.(sifat rakus)
ibadah shalat adalah ibadah yang memuliakan umat islam.karena shalat berarti memuji,mengingat tuhan. berkalam dengan Allah.i’tidal (alif) rukuksujud duduk antara dua sujud tasyadudd.adalah berdoa.diharamkan makan dan minum karena kamu menghadap tuhan.dimulai dengan takbir.di akhiri dengan salam.sedang amal tergantung niat makanya ketika berniat gunakan bahasa qalbu.berdoa gunakan bahasa qalbu…hanya ayat alquran saja yang kita jaga arabnya(bersendekap)
surah alfatihah(ummul quran) pun mudah di mengerti.lisan arab,hati bahasa kalbu.
sedangkan selain dari pada bersendekap.pakailah bahasa qalbu memuji tuhanmu.
makanya ulama dahulu berlama lama pabila dalam sholat sendirian……karena ibadah itu bukan sekedar lahir tapi batin.bukan lisan saja tapi juga hati.
nabi berdoa menggunakan bahasa arab karena ia tidak menguasai bahasa romawi atau cina sanskerta.
bukan berarti do’a dalam bahasa non arab tidak di dengar.
mereka benar benar telah bermakrifat pasti memahami.
adalah kurang baik pabila mereka yang memperpanjang shalat ketika sholat berjamaah.sedang jamaahnya memiliki banyak kepentingan lain.
cara sholat adalah bukti penghambaan…kepada raja.kelemahan hamba di hadapan Raja semesta.
karena kita generasi islam akhir zaman yang akan jadi umat pertengahan.dan memerangi mereka yang menyombongkan diri.bertoleransi dengan mereka yang berdamai.
dan mengajarkan semua umat islam sama di hadapan tuhan…sedang yang membedakannya adalah ketakwaan.dan kalian diajar untuk menghisab diri sendiri sebelum dihisab nantinya.umur kalian di banding pendahulu lebih pendek.tapi amal kalian akan lebih bermakna karena diwajibkan ibadah.dan kalian tak semua bisa melihat yang gaib.tapi kalian mengimani Allah dan rasulnya.
di bawah pimpinan para pejuang yang dengan serius menegakkan kalimat tauhid akhirnya persia dan romawi di kalahkan.konstatinopel ditaklukkan.kekuatan iman lah yang membuat mereka menang.
jelas mereka ditaklukkan dengan perang karena pemimpin mereka mengerti bahasa arab.
sedang para wali yang menyebarkan islam dengan cara berdamai menjadi aneh bagi ulama timur tengah.
karena pada waktu wali menyebarkan islam kiblat umat masih dipegang khilafah islam.tidak ada negara negara.
begitu wahabi menguasai kiblat, ulama nusantara yang belajar ke saudi .datang ke nusantara dengan paham akulah kebenaran.semangat buta mengarabkan islam.perlahan lahan akal menguasai.
di timur jauh pun begitu para raja mengaku lebih mulia dari manusia biasa.tapi perlahan lahan sistem kerajaan dihapuskan.kecuali para raja yang tidak menyombongkan diri.
di barat dulu gereja membantai semua orang dan merendahkan para wanita(hawa(tulang rusuk).mengatakan bayi itu menanggung dosa asal.mengatakan bumi ini datar hingga para ilmuan pada saat itu sangat memprihatinkan.hingga terpecah kristen menjadi protestan,katolik(roma) ortodoks(inggris)..paham sekuler.
pun yahudi yang memang sangat pembangkang.tidak mengakui rasul rasul setelah mereka.atau yang bukan dari kalangan mereka.
mereka di perangi oleh kristen maupun islam.
perbedaannya islam tidak mengangkat senjata pabila yahudi mau tunduk.sedang kristen bakal memerangi mereka meskipun mereka tidak menginginkan perang.(seperti hitler)semasa perang.
hingga para rahib yahudi berkeinginan merusak kedua agama tersebut dengan berpura pura masuk agama.jadi sulit membedakan mana mereka benar benar beriman atau tidak.hingga terajar berburuk sangka kepada semua orang.agama yang teracuni yahudi diantaranya
syiah rafidah,kristen katolik,wahabi,disisi lain adanya teracuni nafsu…komunis.
semua ini karena sumber asli atau kiblat agama mereka kuasai.karena bumi terkotak oleh tempurung tak terlihat(negara).
karena palestina telah direbut islam,kristen katolik mencari benua baru untuk di tinggali maka ditemukanlah benua amerika.
tapi ternyata sejarah membuktikan ulama islam dari cina(laksamana cheng ho) telah lebih dahulu mengelilingi dunia..hingga ada muslim indian.
parahnya sifat rakus para penjajah (menuhankan nafsu)membantai penduduk pribumi.perang antara koboi dengan indian,maupun negro.(inilah sifat yahudi yang sombong)amerika.
dahulu khalifah islam(sunni) melawan banyak musuh….dan umat islam perlahan terpengaruh kebudayaan jahiliyah,dan sifat kesukuan.
khalifah syiah berkuasa di afrika dan khalifah sunni menguasai mekah madinah(timur tengah)
hingga muncul sekte wahabi najd….yang bekerja sama dengan kerajaan inggris untuk menjatuhkan khalifah,disebabkan romawi(inggris) terlilit riba dari para yahudi.sedang raja arab wahabi yang sudah kong kalikong dengan yahudi..terbentuklah israel.
kemudian muslim arab banyak di jumudkan….disisi lain muslim yang lebih maju membantu perkembangan zaman.
hingga tanah leluhur di gunduli.hingga jin,dan semesta banyak yang makin benci sama manusia.
padahal islam tidak mengajarkan untuk merusak bumi….membangun gedung tinggi ataupun bermewah mewahan.islam mengingat kan manusia akan akhirat.kiamat sudah dekat.
di sisi lain kerajaan syiah pun begitu memusuhi.dengan menggunakan bangsa tartar untuk melemahkan khalifah.dan muncul sikap nasionalis.
khilafah runtuh,mekah madinah di kuasai wahabi.
sedangkan kerajaan islam tasawuf(murid2 wali sanga)di nusantara di adu domba dengan sekte wahabi.garis keras dengan yang lemah lembut di adu domba.untuk menegakkan islam menurut pandangan masing2.hingga akhirnya mereka yang keras sadar.dan meminta maaf.meski tetap fundamental.ini karena para wali telah bermakrifat.sedang wahabi masih menuhankan akal.
karena ternyata konflik ini di manfaatkan para penjajah….portugis,inggris,belanda,dan jepang,yang masih bersifat kesukuan(atau merasa lebih mulia,menuhankan nafsu) untuk mengeruk kekayaan Alam nusantara.
tapi generasi muda yang tidak mau terjajah berjuang memerdekakan bangsa dengan membentuk negri bhineka tunggal ika.
tapi seperti yang telah di janjikan rasul,akan datang para pendusta yang akan mengaku ngaku sebagai nabi.dan mereka akan mengingkari ajaran muhammad.
makanya syek siti jenar di hukum mati karena murtad.ketika itu khilafah masih ada.maka menjadi aneh paham seperti ahmadiyah tidak ditentang.bagi muslim pendatang.
mengapa di biarkan saja….??
sebab setiap pemimpin disumpah sebelum menjabat.dan mereka bukanlah khilafah.atau penguasa kota suci yang seharusnya(keturunan bani hasyim,orang quraisy, ahlu bait dari al hasan.yakni mereka diharamkan memakan sedekah).karena khilafah hancur.sedang khilafah itu memimpin umat islam.
mau bagaimana lagi pemimpin disumpah untuk membangun negri.sedang bahasa yang dikuasai terserah rakyat.tapi bahasa ibu bahasa indonesia.rakyat saling toleransi.terbiasa melihat dengan akal bukan dengan hati.
generasi muda islam yang terajar cinta tanah air…ada yang mencoba mengarabkan islam setelah belajar dari saudi dan memusuhi ulama tanah air(wahabi).ada yang bertoleransi agar tercipta perdamaian(tassawuf).adapula yang menoleransi sesama muslim tapi memusuhi yang bukan muslim dan menganggap pemimpin munafik.terbentuk tempurung tak terlihat yang menjumudkan umat manusia.
inilah manusia umat di adu setan.
kiblat umat di biarkan…..bumi gonjang ganjing suruh umat islam agar merebut mekah madinah.menghilangkan negara.
muslim yang bertoleransi seolah olah jadi orang yang tidak tahu tuhan.setiap pemimpin musti di ganti.generasi condong pada peradaban barat yang modern(industri)…yang cinta harta tahta wanita.dengan nafsu.jadi belajar agama di anggap kolot.orang kampung di remehkan.
terajar membenci islam,karena mereka hanya melihat arabnya…bukan ajarannya.hingga sifat kesukuan berontak menentang.
tak sadar kiblat dijadikan bahan jualan.dikuasai yahudi.amerika juga israel….sehingga orang miskin pun berlomba lomba biar bisa jadi kaya,bangun gedung2 tinggi,perlahan agama di logiskan2.ummat terbagi pemikiran ada yang berusaha jadi kaya ada yang terpaksa jadi buruh.ada yang gak peduli sama perkembangan,banyak yang prihatin sehingga mencalonkan diri,ada yang halal haram oke(islam ktp).ada yang kondisinya memprihatinkan (gak percaya agama).
yup ini semua udah direncanakan oleh Allah. membuat kebanyakan manusia menuhankan akal,jarak yang dulu jauh terasa dekat.berita berita dunia dalam sekejap bisa di ketahui.hingga menganggap semua derita ini karena agama para rasul.dengan seenaknya mereka berkata wahyu adalah karangan manusia.padahal ini terjadi karena manusia cinta dunia takut mati.
sesungguhnya Allah menganugrahkan kepada umat akhir zaman.alquran kepada nabi yang ummi.(tidak bisa baca tulis)
yang wahyunya terdapat dalam sanubari.mereka yang bermakrifat.alam semesta adalah ayat Allah.maka alquran itu terjaga dari kesalahan.mukjizat nabi bukanlah bahasa arab.tapi Alquran yang berbahasa arab.yang mudah di mengerti pabila mau meluangkan waktu tuk belajar.menghilangkan gengsi.
para yahudi akhirnya bisa kembali ketanah yang dijanjikan.dengan merebut haikal sulaiman.dengan memanfaatkan agama selain mereka.dengan boneka mereka yaitu amerika.dan mereka mendapatkan ribanya.kertas jadi berharga.semua tertuju pada materi.
jelas bagi komunis mereka adalah musuh karena komunislah(china rusia(ahli nujum) yang kekwuh menentang mereka.
biarpun begitu mereka(yahudi) menunggu tuhan versi mereka…..yang akan membuat mereka menjadi penguasa dunia.yaitu sulaiman versi yahudi.yang akan memuliakan yahudi.yang akan menguasai berbagai bahasa.jin setan maupun manusia.
mereka yang tergantung pada teknologi,pabila datang masanya dajjal maka senjata teknologi tak ada artinya…..dajjal marah karena bumi dirusak manusia.mengajak manusia akhir zaman menjadi seperti leluhur manusia nabi adam.semua manusia sama. mungkin inilah alasan dia memerangi agama samawi(kristen dan islam).yang meyakini Allah menurunkan Rasul untuk melawan mereka yang sombong.meskipun begitu ajaran fitnah ini dapat dikalahkan.
kristen berkata salib menang maka terjadi armagedon….karena ajaran fitnah dajjal musnah.dajjal pergi ke israel.yahudi menuhankan ia….mekah madinah di kepung.imam mahdi pun tak dapat melawannya.mekah di goncang gempa hingga munafik keluar dari mekah madinah.pembikotan terjadi cukup lama.hingga nabi isa turun.dajal mencair.akhirnya dibunuh.batu batu berbicara menunjukkan tempat persembunyian yahudi…..akhirnya yahudi yang sombong habis.
keluar yajuj(anjing/garang) majuj(babi/rakus).
yajuj majuj menantang penduduk Langit.mereka mati terkena penyakit.
bila leluhur kita bisa melihat makhluk gaib(jin iblis dan setan maupun ifrit)…..maka pertikaian yang terjadi adalah baik dan jahat.kesaktian yang mereka miliki antara baik dan jahat.
sedang umat akhir zaman yang bisa melihat mereka berbeda beda cara menghadapinya(ada yang takut,ada yang membiarkan(biasa aja),ada yang mendakwahi,ada yang di jadikan teman untuk bermain sulap,ada yang di jadikan teman untuk menyakiti manusia(dukun),ada yang di manfaatkan untuk mencuri berita(peramal),ada yang menggunakan untuk mempelajari struktur tubuh manusia(anatomi),ada yang meminta kaya selama manusia mau mengikuti apa yang jin perintahkan.ada yang di gunakan untuk mencari pusaka,
ada yang memerangi mereka entah itu jin kafir atau setan,)
bangsa jin kafir senang kalau manusia menumbalkan manusia,inilah salah satu tipu daya setan.atau apapun benda yang dipersembahkan untuk mereka..setan senang ketika manusia takut kepada mereka.mereka tertawa ketika kalian menghormati mereka.mereka bisa merasuk ketubuh kalian sewaktu kalian berkendara mengantuk…atau mereka menunjukkan ilmu merubah wujudnya hingga manusia kaget bukan main.hingga terjadi kecelakaan.
dan makanan jin muslim,berbeda dengan jin kafir…dan juga setan yang terkutuk)
kelebihan mereka,mereka tidak tampak. bisa berubah wujud….gerakan secepat kilat(tak kena hukum gravitasi).hingga sifat apinya kadang membuat mereka merendahkan manusia.
mereka bisa melakukan sihir pelet (nenek tua terlihat seperti perawan) .mengubah batu jadi emas,kotoran jadi seperti makanan enak,ini adalah cara jin kafir menipu manusia.
karena jin kafir sangat membenci manusia.
karena sifat api yang panas,jin muslim pun terkadang suka terbawa emosi atau angkuh.
sedang pabila bisa melihat jin jangan digunakan untuk mencari kekayaan dunia..nasehati lah mereka agar rajinlah beribadah.karena umat akhir zaman fokusnya bukanlah dunia.karena kita dipersiapkan untuk akhirat.suruhlah mereka pergi ke negri ummat yang terjajah untuk membantu umat islam.
pabila membangkang pun kalian bisa membakarnya dengan membaca ayat Alqur’an.
meskipun jin tidak mengerti bahasa arab.
tapi lebih baik di dakwahi dulu.karena jin berbeda dengan setan.
dan asal tahu jin bisa menuntut balas pabila kalian sengaja atau tidak.membunuh,atau merusak tempat tinggalnya.pabila kalian taat mereka incar keturunan kalian.(nasib pemimpin)
jelas jin yang mati terbakar itu bukan roh,melainkan jin peniru kafir.khaddam.atau setan.
umat islam adalah umat akhir zaman.makanya hal hal seperti bermewah mewahan(cinta harta),ramalan(tertipu),mabuk(hilang akal),judi(uang haram),mengundi nasib(bodoh) nyanyian jahiliyah(lalai) ,percaya ramalan orang kafir(tertipu)emas(kotoran),patung dan gambar tidak disukai dalam islam karena para jin non muslim suka bertempat disitu.sedang Malaikat tidak menyukai.
bukan karena hal lain.tapi karena bisa melalaikan.
makanan yang tidak baik seperti anjing(galak,penjilat),kucing(perayu),babi(rakus),ular (syahwat),keledai(bodoh),binatang buas(jahat),binatang dua alam(mukadua).kera(pembangkang). persembahan buat dewa dewi(karena rakus makanan jin pun di embat,jelas para malaikat dan roh leluhur(jin dan manusia) yang islam. tidak menerima sesembahan mereka(karena itu tipuan jin kafir untuk menipu manusia agar manusia memakan makanan yang haram.karena dipersembahkan kepada makhluk ciptaan yang tidak tampak.
kecuali pabila di persembahkan kepada makluk yang tampak.sesama manusia..atau manusia yang bisa melihat jin mengundang jin untuk makan.makanan jin jangan di makan(anggaplah sedekah,biarlah binatang yang memakan)..dengan niat karena Allah ataupun tanpa niat.
dahulu keinginan makhluk pun bermacam macam,batu ingin di muliakan,malaikat ingin jadi manusia,jin ingin jadi manusia,binatang pun ingin jadi manusia.manusia malah ingin seperti binatang.
nabi menyuruh membunuh binatang buas(ular tikus komodo buaya anjing galak,beruang,singa,harimau)manusia malah melestarikannya.
weleh weleh.
karena binatang angkuh berdoa agar bisa jadi manusia…..makanya ada raja yang sombong.
nabi isa turun untuk mematahkan salib membunuh anjing dan babi serta menolak upeti.
anjing(galak) babi(rakus)
tapi siapa manusia yang rakus dan mereka yang garang…??
komunis kah??
rasul itu manusia biasa.inilah maksud khalifah di muka bumi.
pabila mereka raja yang sombong itu adalah campur antara manusia islam dengan binatang yang tidak beragama tapi di kabulkan do’anya karena jatuh hati pada manusia.
maka kalian akan berharap menjadi abu.
karena binatang tidak di hisab.dan kalian cuma ikut ikutan.leluhur(muslim) bisa melihat yang ghaib.
kalian tidak.
pun pabila manusia dengan malaikat yang jadi manusia(kalian ikuti….mereka bisa melihat yang gaib sedang kalian tidak.pabila mereka meminta kepada bapaknya(malaikat).mereka bukanlah menyembah bapaknya.
umat islam di halalkan sejenis kambing(patuh),domba(patuh),sapi(tenang), onta(kuat),ayam (gigih),kelinci (pemalu),yang tidak dipersembahkan untuk jin atau roh leluhur,atau malaikat,atau dewa tetapi untuk manusia yang hidup atau mereka yang tampak….atau untuk beribadah kepada Allah(qurban)
susu(air suci antara darah dan daging(pertengahan),berbagai sayur seperti gandum,padi(rendah hati),dan berbagai buah buahan .yang ada dilautan beserta bangkainya kecuali yang berbisa.atau bertaring.
dan selalu di ajarkan membaca basmalah makan ketika lapar,berhentilah sebelum kenyang.(agar hati tidak terpengaruh sifat hewan)
pabila melakukan sesuatu kebaikan sebut nama Allah,melakukan dosa mohon ampun,diberi cobaan bersabar,diberi nikmat bersyukur,harta di sedekahkan,hanya fokus pada amal,dan menjaga wudhu.
semua ini membentengi kalian dari musuh kalian yang tak tampak.dan setiap Amal ikhlas berpahala.
sedang menyikapi perkara ruh haruslah sangat berhati hati dalam menafsirkannya.karena bahkan jin pun tidak tahu.(seperti ketika nabi sulaiman wafat)
dan ruh hanya bisa pergi pada saat tidur…atau bermimpi.atau hilang kesadaran.
kalian bisa bertemu dengan jin yang menyamar atau benar benar leluhur yang muslim.
dan meski mengaku bertemu dengan orang soleh pun harus diketahui beberapa tanda tandanya.
pabila bermimpi baik ceritakanlah kepada ulama yang faham.
makanya diajar berdoa sebelum tidur.
saya meyakini mereka yang tidak mengingkari ajaran nabi muhammad dan melaksanakan kewajiban islam mendapat ilham dari Allah….sedang mereka yang mengaku bisa melihat masa depan tapi tidak mengakui ajaran nabi muhammad.mendapatkan berita itu dari jin.atau mencuri berita leluhur jin kafir.
sedang pabila itu anak kecil di pahami betul maknanya baru di tentukan.ini karena jin kafir tidak suka manusia mengikuti kebenaran.
ini karena muncul kembali sifat kesukuan di dalam dada umat akhir zaman.karena khilafah runtuh.
hingga membanggakan leluhur…..padahal leluhur tidak lah bertanggung jawab terhadap kalian,pabila kalian mendustai ajaran rasul Allah.
penduduk kerajaan surga ialah…yang mengakui rasul Allah….di utus untuk menyampaikan kebenaran.dan rasul yang di utus adalah manusia biasa.tetapi diberikan tanda kekuasaan Allah.yang hak mengalahkan yang batil.
sedang para khalifah Rasul mereka tidak akan mencalonkan diri mereka…karena tawakkal kepada Allah.tetapi pabila mereka dipilih secara paksa khalifah wajib menjalankan tugas.dan khalifah itu menguasai makah madinah menguasai umat islam.suka tidak suka.jelas dia akan sangat berhati hati…karena fokusnya bukan harta melainkan Akhirat..
seharusnya fokus umat adalah mekah madinah.jadi pabila imam mahdi belum dikenal.
janganlah di berikan mekah madinah kepada siapapun.rebutlah kiblat dari mereka yang mengarabkan ataupun menjumudkan islam.suruhlah umat islam untuk berhijrah kekota suci.agar tidak terkena fitnah dajjal.
assyhaduan la illaha ilallah wa asyhadu anna muhammadarasulullah la nabiya ba’da.
(aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi nabi muhammad adalah rasul Allah tiada nabi setelahnya)
para rasul telah diwariskan tentang akan datangnya nabi muhammad.tapi karena sifat kesukuan yang tinggi,dan cinta dunia,para penerus,mendustakan nabi muhammad.yang menyampaikan ajaran sebagai rahmat buat seluruh Alam.tapi seperti yang kalian lihat banyak ummat islam yang berbondong bondong masuk islam.setelah heboh soal terorisme.
namun sayang kiblat umat dilalaikan….hingga merasa setiap pemimpin negara harus di ganti.padahal pemimpin disumpah untuk membela tanah air.jadi pemimpin rakyat.kalian gonta ganti pun pabila kiblat jadi bahan jual beli(harus kaya dulu baru bisa ke mekah),
generasi muda terajar bukannya cinta akhirat malah terajar cinta dunia.
kuat fitnahnya…..tapi besar pahalanya….so meskipun kalian lihat ada orang yang bisa menahan hujan atau menurunkan hujan,alias sakti…kalian jangan takut….mereka itu orang yang takkabur.
karena tiada daya dan upaya melainkan dengan izin Allah.
yang hak telah datang yang batil telah lenyap.mereka yang murtad akan menyesali hidupnya kelak.
bacalah makna surah al jinn,
perhatikan sabda nabi:
jikalau bukan karena dosa keturunan adam tentu manusia dapat melihat penduduk langit.
tahukah kalian nabi adam mengancam malaikat maut yang akan mencabut nyawanya.karena nabi adam lupa dia telah memberi sebagian umurnya kepada nabi daud.
sebenarnya tiap jiwa tempatnya telah ditentukan di akhirat.kalian di mudahkan mengikuti kebaikan(ajaran rasul…cinta akhirat,suka beramal) dan kejahatan(ajaran jin kafir(setan)..cinta dunia,suka menumpuk harta).
pun begitu ahli ibadah ada yang murtad di akhir hayat…sedang pendosa bertaubat atas kesalahannya di akhir ayat.
sayap nyamuk lebih mulia dari dunia kalau kalian mau berfikir.karena dunia fana sedang akhhirat itu kekal.kecantikan itu hanya jasad.aslinya hanyalah tulang.yang diberi daging.jadi semua tulang yang berjalan entah manusia atau jin.
mudah mudahan bermanfaat.
bertentilah membenci islam.ikutilah agama bapak para rasul…yaitu nabi ibrahim.yakinilah sang penutup para rasul.Nabi muhammad saw.
“Katakanlah,Aku tidak meminta upah kepada kalian atasnya,upahku ada di sisi Allah.(QS Hud (11):29)
Barang siapa yang bersyukur,maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri,dan barang siapa yang ingkar,maka sesungguhnya Tuhan-Ku Maha kaya Maha mulia. perti ini.
nabi ibrahim memandang kaumnya yang menyembah patung adalah benar benar sesat.
dan mulailah ia mencari tuhan.dan menyadari semua yang lenyap
patung,bintang,bulan matahari.tidak bisa memberikan manfaat dan mudharat bagi manusia.bukanlah yang patut di sembah.raja namrud memerintah ibrahim di bakar.tetapi ibrahim justru kedinginan terkena api.inilah bukti nabi ibrahim dicintai Allah.dialah bapak tauhid.kekasih Allah.
kemudian tuhan mewahyukan ilmu kepada nabi ibrahim.maka ibrahim bergelar kesayangan Allah.
kemudian nabi ibrahim berdo’a agar diberikan keturunan yang shaleh.
maka lahirlah nabi ismail dan nabi ishaq.
pada keturunan nabi ishaq ada yang bernama nabi yaqub(bapak bani israil).
konon nabi ibrahim disuruh berkurban karena tiap malam nabi ibrahim di muliakan Allah dengan di mi’rajkan kelangit untuk melihat perilaku manusia…kemudian melihat banyaknya manusia yang zalim hingga dia berdo’a kepada Allah agar mereka semua di musnahkan.kemudian Allah menguji dia melalui mimpi yang terus datang berulang ulang……dia menyembelih anaknya nabi ismail.Allah menguji nabi ibrahim dengan anak yang di dambakan setelah bertahun tahun.yang jelas ia sangat mencintai anaknya.begitupun tuhan yang maha pengasih maha penyayang kepada ciptaannya.
dia tidak akan langsung memusnahkan hambanya sebelum rasul di utus.untuk membawa perintah tuhan.
kemudian di mesir pharaoh yang keturunan darah biru(entah itu malaikat-manusia atau manusia-jin,darah biru,darah putih)
keturunan dewa matahari dan dewi bulan,entah siapa mereka ini…??
dan para raja itu ada yang dermawan ada yang keras kepala.
yang keras kepala yaitu mereka yang merasa lebih mulia dari manusia biasa..yaitu mereka yang menolak islam..hingga akhirnya dia mengaku sebagai tuhan tertinggi dan memaksa seluruh bawahannya menyembahnya.kepada raja yang melampaui batas inilah para rasul di turunkan.padahal sesama makhluk tidak lah boleh saling menyembah.akan tetapi saling menghormati.
pharaoh bermimpi kerajaannya akan hancur oleh pemuda keturunan bani israil
hingga semua anak laki-laki dibunuh.
tapi tak tahu bahwa anak angkatnya(nabi musa) adalah pemuda itu.ternyata nabi musa di angkat menjadi rasul.
ia diperintahkan untuk mengingatkan firaun…agar jangan takabur.tuhan memberikan mukjizat kepada para nabi dan rasul untuk mengalahkan mereka yang sombong.
tidak mau menyembah Allah.yang membedakan makhluk di hadapan Allah adalah ketakwaannya.kemudian nabi musa meminta firaun membebaskan bani israel.tapi pharaoh menolak karena bani israil adalah budak bagi pharaoh.maka firaun diselamatkan dan pharaoh ditenggelamkan.
ternyata setelah bani israil(yahudi)di selamatkan perangai mereka menjadi jadi.mereka membunuh nabi nabi.mengatakan uzair putra Allah.tidak suka pabila tuhan tidak tampak(maka mereka kembali menyembah patung)
kemudian mereka ketika dijanjikan palestina.mereka malah berkata kepada musa ketika mereka melihat penduduk pribumi”pergilah kamu berperang bersama tuhanmu,kami menunggu disini saja”.
untuk mengingatkan bani israil dan mengingatkan jangan merasa mulia karena berasal dari keturunan orang shaleh.
kemudian Allah mengutus jibril untuk menyampaikan kepada maria.bahwa dia akan mengandung seorang rasul.meskipun ia adalah perawan.mariam keheranan.tapi malaikat menyampaikan.bahwa jika kun(jadi) kata Allah maka fayakun/jadilah ia.
nabi isa bisa berbicara ketika masih bayi.dan memiliki mukzizat lainnya.
dan yahudi marah karena banyak orang yang mengikuti nabi isa. kemudian menyalib dia yang diserupakan dengan nabi isa.sedang nabi isa masih hidup di sisi tuhan.bahkan denger kabar keturunan nabi isa itu ada.(alias nabi isa menikah)
dan ajaran kristen berkembang tapi perlahan lahan tercampur dengan ajaran yunani(dewa).dan pun akhirnya mengatakan tuhan itu tiga dalam satu.
raja romawi menerima ajaran kristen tapi tidak mau meninggalkan ajaran leluhur secara penuh.nabi isa di buat seolah olah orang kulit putih.(bule)
padahal ia orang timur tengah.dia dilahirkan pada musim salju…padahal timur tengah waktu itu tidak bersalju.
terjadi perang besar antara romawi(kristen) dan persia(penyembah api).hingga akhirnya baitul maqdis dikuasai.
mekah yang tertutup gurun…tidak peduli dengan hiruk pikuk dunia luar.yang tidak memilih raja di antara mereka.mereka hidup rukun dengan budaya jahiliyahnya..tiba tiba di hebohkan dengan diutusnya nabi muhammad yang merupakan penutup para nabi.di daerah terpencil ini seorang nabi yang tidak bisa baca tulis.keturunan dari ismail dari suku quraisy yang di hormati para kaummnya.telah dipercayai oleh semua kaumnnya sebelum dia di angkat menjadi rasul(bergelar al amin,shiddiq,amanah).
tetapi kaum kafir quraisy memeranginya karena takut rugi,merasa bahwa mekah akan kekurangan jama’ah haji pabila agama ini tersebar.mengusirnya dari tanah kelahirannya.meskipun begitu islam bisa mengalahkan semua musuh.
setelah pembebasan mekah dikirimlah utusan kepada dua kerajaan besar…..persia(penyembah api),dan romawi(kristen katolik).romawi menyambut baik utusan itu.sedang persia bersikap sombong.(surah rum)
nabi mengajak manusia kembali kepada ajaran nabi ibrahim.mewajibkan shalat,puasa,zakat,mencintai mati(akhirat) dari pada hidup(dunia).dan ibadah ini yang tidak sehebat ibadah para leluhur.yang mampu tidak makan dan minum berhari hari…dan membuat orang menjadi beriman pun tidak langsung serta merta memaksakan kehendak.karena nabi mengikuti wahyu.terjadi proses.tidak langsung semua hal di haramkan.
sesungguhnya agama itu mudah(bisa diajarkan kepada manusia yang tuli,bisu,dan buta sekalipun) berusaha mengarabkan islam adalah tindakan yang keliru.sedang Allah berfirman bacalah apa yang mudah dari Alqur’an,dan berdoalah kepada Allah dengan semua bahasa yang kamu miliki.Allah
mengatakan tuhan hanya mengerti bahasa arab pun adalah tidak mungkin.
karena kita generasi akhir zaman yang akan jadi umat pertengahan.dan memerangi mereka yang menyombongkan diri.bertoleransi dengan mereka yang berdamai.
dan mengajarkan semua emakhluk sama di hadapan tuhan…sedang yang membedakannya adalah ketakwaan.dan kalian diajar untuk menghisab diri sendiri sebelum dihisab nantinya.umur kalian di banding pendahulu lebih pendek.tapi amal kalian akan lebih bermakna karena diwajibkan ibadah.dan kalian tak bisa melihat yang gaib.tapi kalian mengimani Allah dan rasulnya.
di bawah pimpinan para pejuang yang dengan serius menegakkan kalimat tauhid akhirnya persia dan romawi di kalahkan.konstatinopel ditaklukkan.kekuatan iman lah yang membuat mereka menang.
jelas mereka ditaklukkan dengan perang karena mereka mengerti bahasa arab.
sedang para wali yang menyebarkan islam dengan cara berdamai menjadi aneh bagi wahabi.
karena pada waktu wali menyebarkan islam kiblat umat masih dipegang khilafah islam.tidak ada negara negara.
begitu wahabi menguasai kiblat, ulama nusantara yang belajar ke saudi .datang ke nusantara dengan paham akulah kebenaran.semangat buta mengarabkan islam.
di timur jauh pun begitu para raja mengaku lebih mulia dari manusia biasa.tapi perlahan lahan sistem kerajaan dihapuskan.kecuali para raja yang tidak menyombongkan diri.
di barat dulu gereja membantai semua orang dan merendahkan para wanita(hawa).mengatakan bayi itu menanggung dosa asal.mengatakan bumi ini datar hingga para ilmuan pada saat itu sangat memprihatinkan.hingga terpecah kristen menjadi protestan katolik(roma) ortodoks(inggris)..paham sekuler.
pun yahudi yang memang sangat pembangkang.tidak mengakui rasul rasul setelah mereka.atau yang bukan dari kalangan mereka.
mereka di perangi oleh kristen maupun islam.
perbedaannya islam tidak mengangkat senjata pabila yahudi mau tunduk.sedang kristen bakal memerangi mereka meskipun mereka tidak menginginkan perang.(seperti hitler)
hingga para rahib yahudi berkeinginan merusak kedua agama tersebut dengan berpura pura masuk agama.jadi sulit membedakan mana mereka benar benar beriman atau tidak.hingga terajar berburuk sangka kepada mualaff.agama yang teracuni yahudi diantaranya
syiah rafidah,kristen katolik,wahabi.
semua ini karena sumber asli atau kiblat agama mereka kuasai.
karena palestina telah direbut,kristen mencari benua baru untuk di tinggali maka ditemukanlah benua amerika.
tapi ternyata sejarah membuktikan ulama islam dari cina(laksamana cheng ho) telah lebih dahulu mengelilingi mereka.hingga ada muslim indian.
parahnya sifat rakus para penjajah membantai penduduk pribumi.perang antara koboi dengan indian,maupun negro.(inilah sifat yahudi yang sombong)
dahulu khalifah islam(sunni) melawan banyak musuh….dan umat islam perlahan terpengaruh kebudayaan jahiliyah,dan sifat kesukuan.
khalifah syiah berkuasa di afrika dan khalifah sunni menguasai mekah madinah.(timur tengah)
hingga muncul sekte wahabi najd….yang bekerja sama dengan kerajaan inggris untuk menjatuhkan khalifah,disebabkan romawi(inggris) terlilit riba dari para yahudi.sedang raja arab sudah kong kalikong dengan yahudi..terbentuklah israel.
kemudian muslim arab banyak di jumudkan….disisi lain muslim yang lebih maju membantu perkembangan zaman.
hingga tanah leluhur di gunduli.hingga jin banyak yang makin benci sama manusia.
di sisi lain kerajaan syiah pun begitu memusuhi.dengan menggunakan bangsa tartar untuk melemahkan khalifah.dan muncul sikap nasionalis.
khilafah runtuh,mekah madinah di kuasai wahabi.
sedangkan kerajaan islam tasawuf(wali sanga)di nusantara di adu domba dengan sekte wahabi.garis keras dengan yang lemah lembut di adu domba.untuk menegakkan islam menurut pandangan masing2.hingga akhirnya mereka yang keras sadar.dan meminta maaf.meski tetap fundamental.ini karena para wali telah bermakrifat.sedang wahabi masih menuhankan akal.
karena ternyata konflik ini di manfaatkan para penjajah….portugis,inggris,belanda,dan jepang,yang masih bersifat kesukuan(atau merasa lebih mulia) untuk mengeruk kekayaan Alam nusantara.
tapi generasi muda yang tidak mau terjajah berjuang memerdekakan bangsa dengan membentuk negri bhineka tunggal ika.
tapi seperti yang telah di janjikan rasul akan datang para pendusta yang akan mengaku ngaku sebagai nabi.dan mereka akan mengingkari ajaran muhammad.
mau bagaimana lagi pemimpin disumpah untuk membangun negri.
generasi muda islam yang terajar cinta tanah air…ada yang mencoba mengarabkan islam setelah belajar dari saudi dan memusuhi ulama tanah air(wahabi).ada yang bertoleransi agar tercipta perdamaian(tassawuf).adapula yang menoleransi sesama muslim tapi memusuhi yang bukan muslim.
inilah akibatnya paham umat di adu.(ghazul fikri)
kiblat umat di biarkan…..mereka yang bertoleransi seolah olah jadi orang yang tidak tahu tuhan.setiap pemimpin musti di ganti.generasi condong pada peradaban barat yang modern(industri)…yang cinta harta tahta wanita.dengan nafsu.jadi belajar agama di anggap kolot.para santri kampung di remehkan.karena mereka hanya melihat arabnya…bukan ajarannya.hingga sifat kesukuan berontak menentang.
tak sadar kiblat dijadikan bahan jualan…..sehingga orang miskin pun berlomba lomba biar bisa jadi kaya,bangun gedung2 tinggi,perlahan agama di logiskan2.ummat terbagi pemikiran ada yang berusaha jadi kaya ada yang terpaksa jadi buruh.ada yang gak peduli sama perkembangan,banyak yang prihatin sehingga mencalonkan diri,ada yang halal haram oke.
yup ini semua udah direncanakan oleh Allah membuat kebanyakan manusia menuhankan akal,para yahudi akhirnya bisa kembali ketanah yang dijanjikan.dengan merebut haikal sulaiman.dengan memanfaatkan agama selain mereka.dengan boneka mereka yaitu amerika.dan mereka mendapatkan ribanya.kertas jadi berharga.semua tertuju pada dolar.
jelas bagi komunis mereka adalah musuh karena komunislah(china rusia) yang kekwuh menentang mereka.
biarpun begitu mereka(yahudi) menunggu tuhan versi mereka…..yang akan membuat mereka menjadi penguasa dunia.
padahal mereka yang tergantung pada teknologi,pabila datang masanya dajjal maka senjata teknologi tak ada artinya.tak adalagi terang lampu…dajjal marah karena bumi dirusak manusia.inilah alasan dia memerangi agama samawi(kristen dan islam)
atau mungkin meteor jatuh yang menghancurkan teknologi.
tuhan yang lebih tahu.
pabila leluhur kita bisa melihat makhluk gaib(jin iblis dan setan maupun ifrit)…..maka pertikaian yang terjadi adalah baik dan jahat.kesaktian yang mereka miliki antara baik dan jahat.
sedang umat akhir zaman yang bisa melihat mereka berbeda beda cara menghadapinya(ada yang takut,ada yang membiarkan(biasa aja),ada yang mendakwahi,ada yang di jadikan teman untuk bermain sulap,ada yang di jadikan teman untuk menyakiti manusia(dukun),ada yang di manfaatkan untuk mencuri berita(peramal),ada yang menggunakan untuk mempelajari struktur tubuh manusia(anatomi),ada yang meminta kaya selama manusia mau mengikuti apa yang jin perintahkan.ada yang di gunakan untuk mencari pusaka,ada yang menggunakan untuk mencari isi perut bumi,tambang ataupun minyak.
ada yang memerangi mereka entah itu jin kafir atau setan,)
bangsa jin kafir senang kalau manusia menumbalkan manusia,atau apapun itu untuk mereka.setan senang ketika manusia takut kepada mereka.mereka tertawa ketika kalian menghormati mereka.mereka bisa merasuk ketubuh kalian sewaktu kalian berkendara mengantuk…atau mereka menunjukkan ilmu merubah wujudnya hingga manusia kaget bukan main.hingga terjadi kecelakaan.
dan makanan jin muslim,berbeda dengan jin kafir…dan juga setan yang terkutuk)
kelebihan mereka mereka tidak tampak bisa berubah wujud….gerakan secepat kilat(bisa terbang kemanapun mereka suka).hingga sifat apinya kadang membuat mereka merendahkan manusia.
mereka bisa melakukan sihir pelet.mengubah batu jadi emas,kotoran jadi seperti makanan enak,ini adalah cara jin kafir menipu manusia.
karena jin kafir sangat membenci manusia.
karena sifat api yang panas jin muslim pun terkadang suka terbawa emosi atau angkuh.
sedang pabila bisa melihat jin jangan digunakan untuk mencari kekayaan dunia..nasehati lah mereka agar rajinlah beribadah.karena umat akhir zaman fokusnya bukanlah dunia.karena kita dipersiapkan untuk akhirat.suruhlah mereka pergi ke negri ummat yang terjajah untuk membantu umat islam.
pabila membangkang pun kalian bisa membakarnya dengan membaca ayat Alqur’an.
meskipun jin tidak mengerti bahasa arab.
tapi lebih baik di dakwahi dulu.karena jin berbeda dengan setan.
dan asal tahu jin bisa menuntut balas pabila kalian tak sengaja membunuh,atau merusak tempat tinggalnya.
jelas mereka yang mati terbakar itu bukan roh,melainkan jin peniru.khaddam.atau setan.
umat islam adalah umat akhir zaman.makanya hal hal seperti bermewah mewahan,mabuk(hilang akal),judi(uang haram),mengundi nasib(bodoh),makanan yang tidak baik seperti anjing(galak),kucing(perayu),babi(rakus),ular (syahwat),keledai(bodoh),binatang buas(jahat),binatang dua alam(mukadua)nyanyian jahiliyah(lalai).kera(pembangkang).dsb dilarang.persembahan buat jin.
dan di halalkan sejenis kambing(patuh),domba(patuh),sapi(gigih), onta(kuat),ayam (gigih),kelinci (pemalu),susu(air suci antara darah dan daging(pertengahan),berbagai sayur seperti padi(rendah hati),dan berbagai buah buahan selama .yang ada dilautan beserta bangkainya kecuali yang berbisa.
dan selalu di ajarkan makan ketika lapar,berhentilah sebelum kenyang.pabila melakukan sesuatu kebaikan sebut nama Allah,menjaga wudhu.
sedang menyikapi perkara ruh haruslah sangat berhati hati dalam menafsirkannya.karena bahkan jin pun tidak tahu.(seperti ketika nabi sulaiman wafat)
dan ruh hanya bisa pergi pada saat tidur…atau bermimpi.atau hilang kesadaran.
kalian bisa bertemu dengan jin yang menyamar atau benar benar leluhur yang bertauhid.
dan meski mengaku bertemu dengan orang soleh pun harus diketahui beberapa tanda tandanya.
pabila bermimpi baik ceritakanlah kepada ulama yang faham.
saya meyakini mereka yang tidak mengingkari ajaran nabi muhammad dan melaksanakan kewajiban islam mendapat ilham dari Allah….sedang mereka yang mengaku bisa melihat masa depan tapi tidak mengakui ajaran nabi muhammad.mendapatkan berita itu dari jin.atau mencuri berita.
sedang pabila itu anak kecil di pahami betul maknanya baru di tentukan.
ini karena sifat kesukuan masih ada di dalam dada umat akhir zaman.
hingga membanggakan leluhur…..padahal leluhur tidak lah bertanggung jawab terhadap kalian,pabila kalian mendustai rasul Allah.
penduduk kerajaan surga ialah…yang mengakui rasul Allah….di utus untuk menyampaikan kebenaran.dan rasul yang di utus adalah manusia biasa.tetapi diberikan tanda kekuasaan Allah.yang hak mengalahkan yang batil.
sedang pada khalifah Allah mereka tidak akan mencalonkan diri mereka…karena takut akan siksa Allah.tetapi pabila mereka dipilih secara paksa khalifah wajib menjalankan tugas.dan khalifah itu harus menguasai makah madinah.suka tidak suka.
seharusnya fokus umat adalah mekah madinah.jadi pabila imam mahdi belum dikenal.
janganlah di berikan mekah madinah kepada siapapun.rebutlah saudi dari mereka yang mengarabkan islam.suruhlah umat islam untuk berhijrah kekota suci.agar tidak terkena fitnah dajjal.
assyhaduan la illaha ilallah wa asyhadu anna muhammadarasulullah la nabiya ba’da.
(aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi nabi muhammad adalah rasul Allah tiada nabi setelahnya)
para rasul telah diwariskan tentang akan datangnya nabi muhammad.tapi karena sifat kesukuan yang tinggi,dan cinta dunia,mereka mendustakan nabi muhammad.yang menyampai kan ajaran sebagai rahmat buat seluruh Alam.tapi seperti yang kalian lihat banyak ummat islam yang berbondong bondong masuk islam.
namun sayang kiblat umat dilalaikan….hingga merasa setiap pemimpin harus di ganti.padahal pemimpin disumpah untuk membela tanah air.kalian gonta ganti pun pabila kiblat jadi bahan jual beli(harus kaya dulu baru bisa ke mekah)
generasi muda bukannya cinta akhirat malah terajar cinta dunia.
kuat fitnahnya…..tapi besar pahalanya….so meskipun kalian lihat ada orang yang bisa menahan hujan atau menurunkan hujan,alias sakti…kalian jangan takut….pabila mereka itu orang yang takkabur.
karena tiada daya dan upaya melainkan dengan izin Allah. haha….percaya gak percaya ntar kristen ama islam bersatu sementara.buat ngelawan ratu adil dan konco konconya…..terus kejadiannya pun di ti mur tengah….so…lu bakal ikut ratu adil atau
Mbalelono
Februari 10th, 2013 pada 04:27
(aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi nabi muhammad adalah rasul Allah tiada nabi setelahnya
————————————————————-
Aku bersaksi Tuhan itu ada di hati setiap manusia, bukan di atas sana. Aku bersaksi semua manusia berhak menjadi nabi untuk dirinya sendiri. Aku bersaksi kebenaran tidak bisa dimonopoli. Jangan percaya omongan orang hanya karena tertulis di kitab -2 yang konon suci.
Nugrohoyudha
Februari 10th, 2013 pada 12:56
@Romi yth…maturnuwun Mas atas dongengnya…!!!…
Edi Tepak
Februari 19th, 2013 pada 23:24
assyhaduan la illaha ilallah wa asyhadu anna muhammadarasulullah la nabiya ba’da.
(aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi nabi muhammad adalah rasul Allah tiada nabi setelahnya) — Romi ndongeng
menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia — “bersaksi” = seseorang yang melihat dengan mata kepalanya sendiri. – kalau bukan dg mata kepala sendiri = pembohong besar.
jangankan tuhan = Allah bisa disaksikan, nabi muhammad saja tidak boleh digambar.— berarti, bagi orang2 beriman yg bilang bersaksi seperti itu = PEMBOHONG BESAR
orang2 beriman yg tidak bisa menerima kenyataan bahwa selama hidupnya juga memakai hasil karya orang2 yahudi, bangsa eropa dan amerika alias orang2 kapir seperti roti, jarum, gotri sampai komputer, internet dll. Adalah termasuk golongan PENJILAT BERLIDAH PANJANG
ABU NAWAS yg CERDIK dan LICIK bejualan KECAP SUCI sambil berdakwah :
hai orang-orang yang beriman …. bencilah orang2 kafir, enyahkan orang2 kafir, bila perlu bunuhlah orang2 kafir begitu juga jin-jin kafir …. saya jamin … hai orang-orang yang beriman … niscaya kalian akan masuk neraka … ( surat Rum bu’ ayat Ta’awur )
Benere Dewe
Februari 22nd, 2013 pada 02:33
Sejarah Munculnya Syi’ah
Sumber http://www.al-shia.org/html/id/shia/moarrefi/2.htm
a.Kapan Syi’ah Muncul?
Syi’ah sebagai pengikut Ali bin Abi Thalib a.s. (imam pertama kaum Syi’ah) sudah muncul sejak Rasulullah SAWW masih hidup. Hal ini dapat dibuktikan dengan realita-realita berikut ini:
Pertama, ketika Rasulullah SAWW mendapat perintah dari Allah SWT untuk mengajak keluarga terdekatnya masuk Islam, ia berkata kepada mereka: “Barang siapa di antara kalian yang siap untuk mengikutiku, maka ia akan menjadi pengganti dan washiku setelah aku meninggal dunia”. Tidak ada seorang pun di antara mereka yang bersedia untuk mengikutinya kecuali Ali a.s. Sangat tidak masuk akal jika seorang pemimpin pergerakan –di hari pertama ia memulai langkah-langkahnya–memperkenalkan penggantinya setelah ia wafat kepada orang lain dan tidak memperkenalkanya kepada para pengikutnya yang setia. Atau ia mengangkat seseorang untuk menjadi penggantinya, akan tetapi, di sepanjang masa aktifnya pergerakan tersebut ia tidak memberikan tugas sedikit pun kepada penggantinya dan memperlakukannya sebagaimana orang biasa. Keberatan-keberatan di atas adalah bukti kuat bahwa Imam Ali a.s. setelah diperkenalkan sebagai pengganti dan washi Rasulullah SAWW di hari pertama dakwah, memiliki misi yang tidak berbeda dengan missi Rasulullah SAWW dan orang yang mengikutinya berarti ia juga mengikuti Rasulullah SAWW.
Kedua, berdasarkan riwayat-riwayat mutawatir yang dinukil oleh Ahlussunnah dan Syi’ah, Rasulullah SAWW pernah bersabda bahwa Imam Ali a.s. terjaga dari setiap dosa dan kesalahan, baik dalam ucapan maupun perilaku. Semua tindakan dan perilakunya sesuai dengan agama Islam dan ia adalah orang yang paling tahu tentang Islam.
Ketiga, Imam Ali a.s. adalah sosok figur yang telah berhasil menghidupkan Islam dengan pengorbanan-pengorbanan yang telah lakukannya. Seperti, ia pernah tidur di atas ranjang Rasulullah SAWW di malam peristiwa lailatul mabit ketika Rasulullah SAWW hendak berhijrah ke Madinah dan kepahlawannya di medan perang Badar, Uhud, Khandaq dan Khaibar. Seandainya pengorbanan-pengorbanan tersebut tidak pernah dilakukannya, niscaya Islam akan sirna di telan gelombang kebatilan.
Keempat, peristiwa Ghadir Khum adalah puncak keistimewaan yang dimiliki oleh Imam Ali a.s. Sebuah peristiwa –yang seandainya dapat direalisasikan sesuai dengan kehendak Rasulullah SAWW– akan memberikan warna lain terhadap Islam.
Semua keistimewaan dan keistimewaan-keistimewaan lain yang diakui oleh Ahlussunnah bahwa semua itu hanya dimiliki oleh Imam Ali a.s. secara otomatis akan menjadikan sebagian pengikut Rasulullah SAWW yang memang mencintai kesempurnaan dan hakikat, akan mencintai Imam Ali a.s. dan lebih dari itu, akan menjadi pengikutnya. Dan tidak menutup kemungkinan bagi sebagian pengikutnya yang memang memendam rasa dengki di hati kepada Imam Ali a.s., untuk membencinya meskipun mereka melihat ia telah berjasa dalam mengembangkan dan menjaga Islam dari kesirnaan.
b.Mengapa Minoritas Syi’ah berpisah dari mayoritas Ahlussunnah?
Dengan melihat keistimewaan dan kedudukan yang dimiliki oleh Imam Ali a.s., para pengikutnya meyakini bahwa ia adalah satu-satunya sahabat yang berhak untuk menggantikan kedudukan Rasulullah SAWW setelah ia wafat. Keyakinan ini menjadi semakin mantap setelah peristiwa “kertas dan pena” yang terjadi beberapa hari sebelum ia meninggal dunia. Akan tetapi, kenyataan bericara lain. Ketika Ahlul Bayt a.s. dan para pengikut setia mereka sedang sibuk mengurusi jenazah Rasulullah SAWW untuk dikebumikan, mayoritas sahabat yang didalangi oleh sekelompok sahabat yang memiliki kepentingan-kepentingan pribadi dengan Islam, berkumpul di sebuah balai pertemuan yang bernama Saqifah Bani Sa’idah guna menentukan khalifah pengganti Rasulullah SAWW. Dan dengan cara dan metode keji, para dalang “permainan” ini menentukan Abu Bakar sebagai khalifah pertama muslimin.
Setelah para pengikut Imam Ali a.s. yang hanya segelintir selesai mengebumikan jenazah Rasulullah SAWW, mereka mendapat berita bahwa khalifah muslimin telah dipilih. Banyak pengikut Imam Ali a.s. seperti Abbas, Zubair, Salman, Abu Dzar, Ammar Yasir dan lain-lain yang protes atas pemilihan tersebut dan menganggapnya tidak absah. Yang mereka dengar hanyalah alasan yang biasa dilontarkan oleh orang ingin membela diri. Mereka hanya berkata: “Kemaslahatan muslimin menuntut demikian”.
Protes minoritas inilah yang menyebabkan mereka memisahkan diri dari mayoritas masyarakat yang mendominasi arena politik kala itu. Dengan demikian, terwujudlah dua golongan di dalam tubuh masyarakat muslim yang baru ditinggal oleh pemimpinnya. Akan tetapi, pihak mayoritas yang tidak ingin realita itu diketahui oleh para musuh luar Islam, mereka mengeksposkan sebuah berita kepada masyarakat bahwa pihak minoritas itu adalah penentang pemerintahan yang resmi. Akibatnya, mereka dianggap sebagai musuh Islam.
Meskipun adanya tekanan-tekanan dari kelompok mayoritas, kelompok minoritas ini masih tetap teguh memegang keyakinannya bahwa kepemimpinan adalah hak Imam Ali a.s. setelah Rasulullah SAWW meninggal dunia. Bukan hanya itu, dalam menghadapi segala problema kehidupan, mereka hanya merujuk kepada Imam Ali a.s. untuk memecahkannya, bukan kepada pemerintah. Meskipun demikian, berkenaan dengan problema-problema yang menyangkut kepentingan umum, mereka tetap bersedia untuk ikut andil memecahkannya. Banyak problema telah terjadi yang tidak dapat dipecahkan oleh para khalifah, dan Imam Ali a.s. tampil aktif dalam memecahkannya.
c. Penyelewengan pada Masa Tiga Khalifah
Pada masa kepemimpinan tiga khalifah pertama muslimin, banyak terjadi penyelewengan-penyelewengan dilakukan oleh mereka dalam menjalankan pemerintahan yang tidak sesuai dengan rel Islam dan sunnah Rasulullah SAWW. Diamnya pemerintah atas pembunuhan yang telah dilakukan oleh Khalid bin Walid terhadap Malik bin Nuwairah yang berlanjut dengan pemerkosaan terhadap istrinya, pembagian harta baitul mal yang tidak merata sehingga menimbulkan perbedaan strata masyarakat kaya dan miskin, penghapusan dua jenis mut’ah yang sebelumnya pernah berlaku pada masa Rasulullah SAWW, penghapusan khumus dari orang-orang yang berhak menerimanya, pelarangan penulisan hadis-hadis Rasulullah SAWW, pelarangan mengucapkan hayya ‘alaa khairil ‘amal dalam azan, pemberian harta dan dukungan istimewa kepada Mu’awiyah sehingga ia dapat berkuasa di Syam dengan leluasa, dan lain sebagainya, semua itu adalah bukti jelas penyelewengan dan kepincangan yang terjadi pada masa tiga khalifah pertama. Semua itu jelas terjadi sehingga orang yang berpikiran jernih dan tidak dipengaruhi oleh fanatisme mazhab akan dapat menerimanya dengan menelaah buku-buku sejarah yang otentik.
Setelah Utsman bin Affan, Khalifat ketiga muslimin dibunuh oleh para “pemberontak” yang tidak rela dengan kinerjanya selama ia memegang tampuk khilafah, masyarakat dengan serta merta memilih Imam Ali a.s. secara aklamasi untuk memegang tampuk khilafah. Di antara Muhajirin yang pertama kali berbai’at dengannya adalah Thalhah dan Zubair. Hal ini terjadi pada tahun 5 H. Sangat disayangkan kekhilafahannya hanya berjalan sekitar 4 tahun 5 bulan, masa yang sangat sedikit untuk mengadakan sebuah perombakan dan reformasi mendasar.
Begitu ia menjadi khalifah, khotbah pertama yang dilontarkannya adalah sebagai berikut: “Ketahuilah bahwa segala kesulitan yang pernah kalian alami di masa-masa pertama Rasulullah SAWW diutus menjadi nabi, sekarang akan kembali menimpa kalian. Sekarang orang-orang yang memiliki keahlian dan selama ini disingkirkan harus memiliki kedudukan yang layak dan orang-orang yang tidak becus harus disingkirkan dari kedudukan yang telah diberikan kepada mereka dengan tidak benar”.
Ia mengadakan perombakan-perombakan secara besar-besaran, baik di bidang birokrasi maupun bidang pembagian harta baitul mal. Ia mengganti semua gubernur daerah yang telah ditunjuk oleh para khalifah sebelumnya dengan orang-orang yang layak untuk memegang tampuk tersebut dan membagikan harta baitul mal dengan sama rata di antara masyarakat. Hal ini menyebabkan sebagian sahabat sakit hati. Tentunya mereka yang merasa dirugikan oleh metode Imam Ali a.s. tersebut. Hal itu dapat kita pahami dalam peristiwa-peristiwa berdarah berikut:
Faktor utama perang Jamal adalah rasa sakit hati Thalhah dan Zubair karena hak mereka –sebagai sahabat senior– dari harta baitul mal merasa dikurangi dan disamaratakan dengan masyarakat umum. Dengan alasan ingin menziarahi Ka’bah, mereka masuk ke kota Makkah dan menemui A’isyah yang memiliki hubungan tidak baik dengan Imam Ali a.s. demi mengajaknya memberontak atas pemerintahan yang sah. Slogan yang mereka gembar-gemborkan untuk menarik perhatian opini umum adalah membalas dendam atas kematian Utsman. Padahal, ketika Utsman dikepung oleh para “pemberontak” yang ingin membunuhnya, mereka ada di Madinah dan tidak sedikit pun usaha yang tampak dari mereka untuk membelanya. A’isyah sendiri adalah orang pertama dan paling bersemangat mensupport masyarakat untuk membunuhnya. Ketika ia mendengar Utsman telah terbunuh, ia mencelanya dan merasa bahagia karena itu.
Faktor utama perang Shiffin adalah rasa tamak Mu’awiyah atas khilafah, karena ia telah disingkirkan oleh Imam Ali a.s. dari kursi kegubernuran Syam. Perang ini berlangsung selama 1,5 tahun yang telah memakan banyak korban tidak bersalah. Slogan Mu’awiyah di perang adalah membalas dendam atas kematian Utsman juga. Padahal, selama Utsman dalam kepungan para “pemberontak”, ia meminta bantuan dari Mua’wiyah yang bercokol di Syam demi membasmi mereka. Dengan satu pleton pasukan lengkap, Mu’awiyah berangkat dari Syam ke arah Madinah. Akan tetapi, di tengah perjalanan mereka sengaja memperlambat jalannya pasukan sehingga Utsman terbunuh. Setelah mendengar Utsman terbunuh, mereka kembali ke Syam dan kemudian bergerak kembali menuju ke Madinah dengan slogan “membalas dendam atas kematian Utsman”. Akhirnya pecahlah Shiffin.
Anehnya, ketika Imam Ali a.s. syahid dan Mu’awiyah berhasil memegang tampuk khilafah, mengapa ia tidak mendengung-dengungkan kembali slogan “membalas dendam atas kematian Utsman”?
Setelah perang Shiffin berhasil dipadamkan, perang Nahrawan berkecamuk. Faktornya adalah ketidakpuasan sebagian sahabat yang disulut oleh Mu’awiyah atas pemerintahan Imam Ali a.s. dan atas hasil perdamaian yang dipaksakan oleh mereka sendiri terhadap Imam Ali a.s. yang menghasilkan pencabutannya dari kursi khilafah dan penetapan Mu’awiyah sebagai khalifah muslimin. Tapi akhirnya, Imam Ali a.s. juga berhasil memadamkan api perang tersebut.
Tidak lama berselang dari peristiwa Nahrawan, Imam Ali a.s. syahid dengan kepala yang mengucurkan darah akibat tebasan pedang Abdurrahman bin Muljam di mihrab masjid Kufah.
d. Keberhasilan-keberhasilan Pemerintahan Imam Ali a.s.
Meskipun Imam Ali a.s. tidak berhasil memapankan kembali situasi masyarakat Islam yang sudah bobrok itu secara sempurna, akan tetapi, dalam tiga segi ia dapat dikatakan berhasil:
Pertama, dengan kehidupan sederhana yang dimilikinya, ia berhasil menunjukkan kepada masyarakat luas, khususnya para generasi baru, metode hidup Rasulullah SAWW yang sangat menarik dan pantas untuk diteladani. Hal ini berlainan sekali dengan kehidupan Mu’awiyah yang serba mewah. Ia a.s. tidak pernah mendahulukan kepentingan keluarganya atas kepentingan umum.
Kedua, dengan segala kesibukan dan problema sosial yang dihadapinya, ia masih sempat meninggalkan warisan segala jenis ilmu pengetahuan yang berguna bagi kehidupan masyarakat dan dapat dijadikan sebagai penunjuk jalan untuk mencapai tujuan hidup insani yang sebenarnya. Ia mewariskan sebelas ribu ungkapan-ungkapan pendek dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan rasional, sosial dan keagamaan. Ia adalah pencetus tata bahasa Arab dan orang pertama yang mengutarakan pembahasan-pembahasan filosofis yang belum pernah dikenal oleh para filosof kaliber kala itu. Dan ia juga orang pertama dalam Islam yang menggunakan argumentasi-argumentasi rasional dalam menetapkan sebuah pembahasan filosofis.
Ketiga, ia berhasil mendidik para pakar agama Islam yang dijadikan sumber rujukan dalam bidang ilmu ‘irfan oleh para ‘arif di masa sekarang, seperti Uwais Al-Qarani, Kumail bin Ziyad, Maitsam At-Tammar dan Rusyaid Al-Ĥajari.
e.Masa Sulit bagi Kaum Syi’ah
Setelah Imam Ali a.s. syahid di mihrab shalatnya, masyarakat waktu itu membai’at Imam Hasan a.s. untuk memegang tampuk khilafah. Setelah ia dibai’at, Mu’awiyah tidak tinggal diam. Ia malah mengirim pasukan yang berjumlah cukup besar ke Irak sebagai pusat pemerintahan Islam waktu itu untuk mengadakan peperangan dengan pemerintahan yang sah. Dengan segala tipu muslihat dan iming-iming harta yang melimpah, Mu’wiyah berhasil menipu para anggota pasukan Imam Hasan a.s. dan dengan teganya mereka meninggalkannya sendirian. Melihat kondisi yang tidak berpihak kepadanya dan dengan meneruskan perang Islam akan hancur, dengan terpaksa ia harus mengadakan perdamaian dengan Mu’awiyah. (Butir-butir perjanjian ini dapat dilihat di sejarah 14 ma’shum a.s.)
Setelah Mu’awiyah berhasil merebut khilafah dari tangan Imam Hasan a.s. pada tahun 40 H., –sebagaimana layaknya para pemeran politik kotor– ia langsung menginjak-injak surat perdamaian yang telah ditandatanganinya. Dalam sebuah kesempatan ia pernah berkata: “Aku tidak berperang dengan kalian karena aku ingin menegakkan shalat dan puasa. Sesungguhnya aku hanya ingin berkuasa atas kalian, dan aku sekarang telah sampai kepada tujuanku”.
Dengan demikian, Mu’awiyah ingin menghidupkan kembali sistem kerajaan sebagai ganti dari sistem khilafah sebagai penerus kenabian. Hal ini diperkuat dengan diangkatnya Yazid, putranya sebagai putra mahkota dan penggantinya setelah ia mati.
Mua’wiyah tidak pernah memberikan kesempatan kepada para pengikut Syi’ah untuk bernafas dengan tenang. Setiap ada orang yang diketahui sebagai pengikut Syi’ah, ia akan langsung dibunuh di tempat. Bukan hanya itu, setiap orang yang melantunkan syair yang berisi pujian terhadap keluarga Ali a.s., ia akan dibunuh meskipun ia bukan pengikut Syi’ah. Tidak cukup sampai di sini saja, ia juga memerintahkan kepada para khotib shalat Jumat untuk melaknat dan mencerca Imam Ali a.s. Kebiasaan ini berlangsung hingga masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz pada tahun 99-101 H.
Masa pemerintahan Mu’awiyah (selama 20 tahun) adalah masa tersulit bagi kaum Syi’ah di mana mereka tidak pernah memiliki sedikit pun kesempatan untuk bernafas.
Mayoritas pengikut Ahlussunnah menakwilkan semua pembunuhan yang telah dilakukan oleh para sahabat, khususnya Mu’awiyah itu dengan berasumsi bahwa mereka adalah sahabat Nabi SAWW dan semua perilaku mereka adalah ijtihad yang dilandasi oleh hadis-hadis yang telah mereka terima darinya. Oleh karena itu, semua perilkau mereka adalah benar dan diridhai oleh Allah SWT. Seandainya pun mereka salah dalam menentukan sikap dan perilaku, mereka akan tetap mendapatkan pahala berdasarkan ijtihad tang telah mereka lakukan.
Akan tetapi, Syi’ah tidak menerima asumsi di atas dengan alasan sebagai berikut:
Pertama, tidak masuk akal jika seorang pemimpin yang ingin menegakkan kebenaran, keadilan dan kebebasan dan mengajak orang-orang yang ada si sekitarnya untuk merealisasikan hal itu, setelah tujuan yang diinginkannya itu terwujudkan, ia merusak sendiri cita-citanya dengan cara memberikan kebebasan mutlak kepada para pengikutnya, dan segala kesalahan, perampasan hak orang lain dengan segala cara, serta tindakaan-tindakan kriminal yang mereka lakukan dimaafkan.
Kedua, hadis-hadis yang “menyucikan” para sahabat dan membenarkan semua perilaku non-manusiwi mereka berasal dari para sahabat sendiri. Dan sejarah membuktikan bahwa mereka tidak pernah memperhatikan hadis-hadis di atas. Mereka saling menuduh, membunuh, mencela dan melaknat. Dengan bukti di atas, keabsahan hadis-hadis di atas perlu diragukan.
Mu’awiyah menemui ajalnya pada tahun 60 H. dan Yazid, putranya menduduki kedudukannya sebagai pemimpin umat Islam. Sejarah membuktikan bahwa Yazid adalah sosok manusia yang tidak memiliki kepribadian luhur sedikit pun. Kesenangannya adalah melampiaskan hawa nafsu dan segala keinginannya. Dengan latar belakangnya yang demikian “cemerlang”, tidak aneh jika di tahun pertama memerintah, ia tega membunuh Imam Husein a.s., para keluarga dan sahabatnya dengan dalih karena mereka enggan berbai’at dengannya. Setelah itu, ia menancapkan kepala para syahid tersebut di ujung tombak dan mengelilingkannya di kota-kota besar; Di tahun kedua memerintah, ia mengadakan pembunuhan besar-besaran di kota Madinah dan menghalalkan darah, harta dan harga diri penduduk Madinah selama tiga hari kepada para pasukannya; Di tahun ketiga memerintah, ia membakar Ka’bah, kiblat muslimin.
Setelah masa Yazid dengan segala kebrutalannya berlalu, Bani Marwan yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Bani Umaiyah menggantikan kedudukannya. Mereka pun tidak kalah kejam dan keji dari Yazid. Mereka berhasil berkuasa selama 70 tahun dan jumlah khalifah dari dinasti mereka adalah sebelas orang. Salah seorang dari mereka pernah ingin membuat sebuah kamar di atas Ka’bah dengan tujuan untuk melampiaskan hawa nafsunya di dalamnya ketika musim haji tiba.
Dengan melihat kelaliman yang dilakukan oleh para khalifah waktu itu, para pengikut Syi’ah makin kokoh dalam memegang keyakinan mereka. Di akhir-akhir masa kekuasaan Bani Umaiyah, mereka dapat menunjukkan kepada masyarakat dunia bahwa mereka masih memilliki eksistensi dan mampu untuk melawan para penguasa lalim. Di masa keimamahan Imam Muhammad Baqir a.s. dan belum 40 tahun berlalu dari terbunuhnya Imam Husein a.s., para pengikut Syi’ah yang berdomisili di berbagai negara dengan memanfaatkan kelemahan pemerintahan Bani Umaiyah karena tekanan-tekanan dari para pemberontak yang tidak puas dengan perilaku mereka, datang ke Madinah untuk belajar dari Imam Baqir a.s. Sebelum abad ke-1 H. usai, beberapa pembesar kabilah di Iran membangun kota Qom dan meresmikannya sebagai kota pemeluk Syi’ah. Beberapa kali para keturunan Imam Ali a.s. karena tekanan yang dilakukan oleh Bani Umaiyah atas mereka, mengadakan pemberontakan-pemberontakan melawan penguasa dan perlawanan mereka –meskipun mengalami kekalahan– sempat mengancam keamanan pemerintah. Realita ini menunjukkan bahwa eksistensi Syi’ah belum sirna.
Dikarenakan kelaliman dinasti Bani Umaiyah yang sudah melampui batas, opini umum sangat membenci dan murka terhadap mereka. Setelah dinasti mereka runtuh dan penguasa terkahir mereka (Marwan ke-2 yang juga dikenal dengan sebutan Al-Himar, berkuasa dari tahun 127-132 H.) dibunuh, dua orang putranya melarikan diri bersama keluarganya. Mereka meminta suaka politik kepada berbagai negara, dan mereka enggan memberikan suaka politik kepada para pembunuh keluarga Rasulullah SAWW tersebut. Setelah mereka terlontang-lantung di gurun pasir yang panas, mayoritas mereka binasa karena kehausan dan kelaparan. Sebagian yang masih hidup pergi ke Yaman, dan kemudian dengan berpakaian compang-camping ala pengangkat barang di pasar-pasar mereka berhasil memasuki kota Makkah. Di Makkah pun mereka tidak berani menampakkan batang hidung, mungkin karena malu atau karena sebab yang lain.
f. Syi’ah Pada Abad Ke-2 H.
Di akhir-akhir sepertiga pertama abad ke-2 H., karena kelaliman dinasti Bani Umaiyah, muncul sebuah pemberontakan dari arah Khurasan, Iran dengan mengatasnamakan Ahlu Bayt a.s. Pemberontakan ini dipelopori oleh seorang militer berkebangsaan Iran yang bernama Abu Muslim Al-Marwazi. Dengan syiar ingin membalas dendam atas darah Ahlu Bayt a.s., ia memulai perlawanannya terhadap dinasti Bani Umaiyah. Banyak masyarakat yang tergiur dengan syiar tersebut sehingga mereka mendukung pemberontakannya. Akan tetapi, pemberontakan ini tidak mendapat dukungan dari Imam Shadiq a.s. Ketika Abu Muslim menawarkan kepadanya untuk dibai’at sebagai pemimpin umat, ia menolak seraya berkata: “Engkau bukanlah orangku dan sekarang bukan masaku untuk memberontak”.
Setelah mereka berhasil merebut kekuasaan dari tangan Bani Umaiyah, di hari-hari pertama berkuasa mereka memperlakukan para keturunan Imam Ali a.s. dengan baik, dan demi membalas dendam atas darah mereka yang telah dikucurkan, mereka membunuh semua keturunan Bani Umaiyah. Bahkan, mereka menggali kuburan-kuburan para penguasa Bani Umaiyah untuk dibakar jenazah mereka. Tidak lama berlalu, mereka mulai mengadakan penekanan-penekanan serius terhadap para keturunan Imam Ali a.s. dan para pengikut mereka serta orang-orang yang simpatik kepada mereka. Abu Hanifah pernah dipenjara dan disiksa oleh Manshur Dawaniqi dan Ahmad bin Hanbal juga pernah dicambuk olehnya. Imam Shadiq a.s. setelah disiksa dengan keji, dibunuh dengan racun dan para keturunan Imam Ali a.s. dibunuh atau dikubur hidup-hidup.
Kesimpulannya, kondisi para pengikut Syi’ah pada masa berkuasanya dinasti Bani Abasiah tidak jauh berbeda dengan kondisi mereka pada masa dinasti Bani Umaiyah.
g.Syi’ah Pada Abad Ke-3 H.
Dengan masuknya abad ke-3 H., para pengikut Syi’ah Imamiah mendapatkan kesempatan baru untuk mengembangkan missi mereka. Mereka dapat menikmati sedikit keleluasaan untuk mengembangkan dakwah di berbagai penjuru. Faktornya adalah dua hal berikut:
Pertama, banyaknya buku-buku berbahasa Yunani dan Suryani dalam bidang filsafat dan ilmu pengetahuan yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, dan masyarakat bersemangat untuk memperlajari ilmu-ilmu rasional dengan antusias. Di samping itu, peran Ma`mun Al-Abasi (195-218 H.) juga tidak patut dilupakan. Ia menganut mazhab Mu’tazilah yang sangat mendorong para pengikutnya untuk mengembangkan dan mempelajari argumentasi-argumentasi rasional. Oleh karena itu, ia memberikan kebebasan penuh kepada para pemikir dan teolog setiap agama untuk menyebarkan teologi dan keyakinan mereka masing-masing. Para pengikut Syi’ah tidak menyia-siakan kesempatan ini. Mereka mengembangkan jangkauan mazhab Syi’ah ke berbagai penjuru kota dan mengadakan dialog dengan para pemimpin agama lain demi mengenalkan keyakinan mazhab Syi’ah kepada khalayak ramai.
Kedua, Ma`mun Al-Abasi mengangkat Imam Ridha a.s. sebagai putra mahkota. Dengan ini, para keturunan Imam Ali a.s. dan sahabat mereka terjaga dari jamahan tangan para penguasa, dan menemukan ruang gerak yang relatif bebas.
Akan tetapi, kondisi ini tidak berlangsung lama. Karena setelah semua itu berlalu, politik kotor dinasti Bani Abasiyah mulai merongrong para keturunan Imam Ali a.s. dan pengikut mereka kembali. Khususnya pada masa Mutawakil Al-Abasi (232-247 H.). Atas perintahnya, kuburan Imam Husein a.s. di Karbala` diratakan dengan tanah.
h.Syi’ah Pada Abad ke-4 H.
Pada abad ke-4 H., dengan melemahnya kekuatan dinasti Bani Abasiyah dan kuatnya pengaruh para raja dinasti Alu Buyeh yang menganut mazhab Syi’ah di Baghdad (pusat khilafah Bani Abasiyah kala itu), terwujudlah sebuah kesempatan emas bagi para penganut Syi’ah untuk mengembangkan mazhab mereka dengan leluasa. Dengan demikian, –menurut pendapat para sejarawan–mayoritas penduduk jazirah Arab, seperti Hajar, Oman, dan Sha’dah, kota Tharablus, Nablus, Thabariah, Halab dan Harat menganut mazhab Syi’ah kecuali mereka yang berdomisili di kota-kota besar. Antara kota Bashrah sebagai pusat mazhab Ahlussunnah dan kota Kufah sebagai pusat mazhab Syi’ah selalu terjadi gesekan-gesekan antar mazhab. Tidak sampai di situ, penduduk kota Ahvaz dan Teluk Persia di Iran juga memeluk mazhab Syi’ah.
Di awal abad ini, seorang mubaligh yang bernama Abu Muhammad Hasan bin Ali bin Hasan bin Ali bin Umar bin Ali bin Imam Husein a.s. yang dikenal dengan sebutan Nashir Uthrush (250-320 H.) melakukan aktifitas dakwahnya di Iran Utara dan berhasil menguasai Thabaristan. Lalu ia membentuk sebuah kerajaan di sana. Sebelumnya, Hasan bin Yazid Al-Alawi juga pernah berkuasa di daerah itu.
Pada abad ini juga tepatnya tahun 296-527 H., dinasti Fathimiyah yang menganut mazhab Syi’ah Isma’iliyah berhasil menguasai Mesir dan mendirikan kerajaan besar di sana.
Sangat sering terjadi gesekan-gesekan antar mazhab di kota-kota seperti Bahgdad, Bashrah dan Nisyabur antara mazhab Ahlusunnah dan Syi’ah, dan di mayoritas gesekan antar mazhab tersebut, Syi’ah berhasil menang dengan gemilang.
i. Syi’ah Pada Abad ke-5 hingga Abad ke-9 H.
Dari abad ke-5 hingga abad ke-9 H., sistematika perkembangan mazhab Syi’ah tidak jauh berbeda dengan sistematika perkembangannya pada abad ke-4. Perkembangannya selalu didukung oleh kekuatan pemerintah yang memang menganut mazhab Syi’ah. Di akhir abad ke-5 H., mazhab Syi’ah Isma’iliyah berkuasa di Iran selama kurang lebih satu setengah abad dan ia dapat menyebarkan ajaran-ajaran Syi’ah dengan leluasa. Dinasti Al-Mar’asyi bertahun-tahun berkuasa di Mazandaran, Iran. Setelah masa mereka berlalu, dinasti Syah Khudabandeh, silsilah kerajaan Mongol memeluk dan menyebarkan mazhab Syi’ah. Dan kemudian, raja-raja dari dinasti Aaq Quyunlu dan Qareh Quyunlu yang berkuasa di Tabriz dan kekuasaan mereka terbentang hingga ke daerah Kerman serta dinasti Fathimiyah di Mesir berhasil menyebarkan mazhab Syi’ah ke seluruh masyarakat ramai.
Akan tetapi, hal itu tidak berlangsung lama. Setelah dinasti Fathimiyah mengalami kehancuran dan dinati Alu Ayyub berkuasa, para pengikut Syi’ah mulai terikat kembali dan mereka tidak bebas menyebarkan mazhab mereka. Banyak para tokoh Syi’ah yang dipenggal kepalanya pada masa itu. Seperti Syahid Awal dan seorang faqih kenamaan Syi’ah, Muhammad bin Muhammad Al-Makki dipenggal kepalanya pada tahun 786 H. di Damaskus karena tuduhan menganut mazhab Syi’ah, dan Syeikh Isyraq, Syihabuddin Sahruwardi dipenggal kepalanya di Halab karena tuduhan mengajarkan filsafat.
j. Syi’ah Pada Abad ke-10 hingga ke-11 H.
Pada tahun 906 H., Syah Isma’il Shafawi yang masih berusia 13 tahun, salah seorang keturunan Syeikh Shafi Al-Ardabili (seorang syeikh thariqah di mazhab Syi’ah dan meninggal pada tahun 153 H.), ingin mendirikan sebuah negara Syi’ah yang mandiri. Akhirnya, ia mengumpulkan para Darwisy pengikut kakeknya dan mengadakan pemberontakan dimulai dari daerah Ardabil dengan cara memberantas sistem kepemimpinan kabilah yang dominan kala itu dan membebaskan seluruh daerah Iran dari cengkraman dinasti Utsmaniyah dengan tujuan supaya Iran menjadi negara yang tunggal. Dan ia berhasil mewujudkan cita-citanya tersebut sehingga sebuah kerajaan Syi’ah Imamiah terbentuk dan berdaulat kala itu. Setelah ia meninggal dunia, kerajaannya diteruskan oleh putra-putranya. Mazhab Syi’ah kala itu memiliki legistimasi hukum yang sangat kuat sehingga semua organ pemerintah menganut mazhab Syi’ah. Pada masa kecemerlangan dinasti Shafawiyah di bawah pimpinan Syah Abbas yang Agung, kuantitas pengikut Syi’ah mencapai dua kali lipat penduduk Iran pada tahun 1384 H.
k. Syiah Pada Abad ke-12 hingga ke-14 H.
Di tiga abad terakhir ini, mazhab Syi’ah berkembang dengan sangat pesat, khususnya setelah ia menjadi mazhab resmi Iran setelah kemenangan Revolusi Islam. Begitu juga di Yaman dan Irak, mayoritas penduduknya memeluk mazhab Syi’ah. Dapat dikatakan bahwa di setiap negara yang penduduknya muslim, akan ditemukan para pemeluk Syi’ah. Di masa sekarang, diperkirakan bahwa pengikut Syi’ah di seluruh dunia berjumlah 300.000 .000 lebih.
Nugrohoyudha
Februari 22nd, 2013 pada 08:55
Sama mas saya juga nggak ikut agama yang “diridhoi” pemerintah…!!! mbingungi…
javanizis
Februari 23rd, 2013 pada 14:29
@Nugrohoyudha
Pemerintah ora biso ndunungne ning endi lan koyo ngopo Gusti Allah Kuwi.
Pemerintah ngono kepingine Rakyate nurut-nurut lan ngeden-ngedeni dengan dalih hukum ben rakyate biso diplokoto.
Golek ono suwargo ning atine dewe, yaiku ketenagan, kedamaian.
Poro nabi kan mung nduduhke carane.Sing nglakoni kan awake dewe
Nugrohoyudha
Februari 23rd, 2013 pada 17:07
@javanizis…owh mekaten nggih mbah !!! suwun…!!!
Edi Tepak
Februari 23rd, 2013 pada 23:01
Nugrohoyudha
Februari 22nd, 2013 pada 08:55
Sama mas saya juga nggak ikut agama yang “diridhoi” Allah.(hanya imajinatif)…!!! mbingungi…ora nyoto
Javanizis
Februari 24th, 2013 pada 03:50
@Romi
Dan ajaran kristen berkembang tapi perlahan lahan tercampur dengan ajaran yunani(dewa)(bengkok).dan pun akhirnya mengatakan tuhan itu tiga dalam satu.karena terbiasa menyembah berhala.
raja romawi menerima ajaran kristen tapi tidak mau meninggalkan ajaran leluhur secara penuh.nabi isa di buat seolah olah orang kulit putih.(bule)
padahal ia orang timur tengah.mereka bilang isa dilahirkan pada musim salju(25 desember)…padahal timur tengah waktu itu tidak bersalju.seperti yang dikisahkan dalam quran.
terjadi perang besar antara romawi(kristen) dan persia(penyembah api) perang salib.hingga akhirnya baitul maqdis dikuasai romawi.
1.JAVAVIZIS
Isa memang tidak dilahirkan di musim salju.
Tanggal 25 Desember sebenarnya sebagai lahirnya kekristenan dan ngacirnya dewa-dewa romawi dan akhirnya mereka mengenal dan menyembah allah
@Romi
di bawah pimpinan para pejuang yang dengan serius menegakkan kalimat tauhid akhirnya persia dan romawi di kalahkan.konstatinopel ditaklukkan.kekuatan iman lah yang membuat mereka menang.
jelas mereka ditaklukkan dengan perang karena pemimpin mereka mengerti bahasa arab.
sedang para wali yang menyebarkan islam dengan cara berdamai menjadi aneh bagi ulama timur tengah.
karena pada waktu wali menyebarkan islam kiblat umat masih dipegang khilafah islam.tidak ada negara negara.
2. JAVAVIZIS
Nah seperti yang ente ceritakan kristen tercampur dengan ajaran yunani & romawi karena itu watak, sikap dan prilaku yang belum mencerminkan ajaran Yesus yang harus mencintai Tuhan Allah dengan segenap akal dan budi dan mencintai sesama manusia seperti diri sendiri maka prilaku Romawi yang memang menjajah menguasai Israel, Mesir, Palestina bahkan sebelum Yesus lahir intinya ingin tetap berkuasa dan menjajah. Kalau dikatakan mereka memerangi Kristen Timur yang dianggap ortodok dan perbedaan pendapat itu hanya politik.
Seperti juga Wali Songo menghukum Syeh Siti Jenar dengan tuduhan spiritual karena Syeh Siti Jenar mengaku Allah. Itu dalihnya Wali Songo untuk menyingkirkan Syeh Siti Jenar yang secara politis tidak mau mengakui berdirinya Demak Bintoro dan tidak mau mengakui dan tunduk kepada Raden Patah sebagai Raja.
@Romi
begitu wahabi menguasai kiblat, ulama nusantara yang belajar ke saudi .datang ke nusantara dengan paham akulah kebenaran.semangat buta mengarabkan islam.perlahan lahan akal menguasai.
di timur jauh pun begitu para raja mengaku lebih mulia dari manusia biasa.tapi perlahan lahan sistem kerajaan dihapuskan.kecuali para raja yang tidak menyombongkan diri.
3. JAVAVIZIS
di timur jauh pun begitu para raja mengaku lebih mulia dari manusia biasa.tapi perlahan lahan sistem kerajaan dihapuskan.kecuali para raja yang tidak menyombongkan diri.
Sebagai gantinya raja itu harus tunduk kepada aturan islam dan memuliakan mohammad karena sedikit saja ada pernyataan yang menghina maka kau akan dicincang pengikutnya. dan setiap negara yang telah menyatakan tunduk harus membayar upeti dengan cara mencari gelar haji
@Romi
di barat dulu gereja membantai semua orang dan merendahkan para wanita(hawa(tulang rusuk).mengatakan bayi itu menanggung dosa asal.mengatakan bumi ini datar hingga para ilmuan pada saat itu sangat memprihatinkan.hingga terpecah kristen menjadi protestan,katolik(roma) ortodoks(inggris)..paham sekuler.
4. JAVAVIZIS
Di Timur Islam ternyata sama juga membatai dan mengahncurkan peradapan yang dianggap tidak sesuai dengan islam dan negara sekitar ara harus tunduk.
Intinya : Ingin menjadi sama dengan orang Romawi yaitu menjadi penguasa dan menguasai dan itu dimulai oleh sang pelopor yaitu nabinya dengan mengankat pedang. Sedangkan nabinya kristen ingin menciptakan kerajaannya dengan cinta
@Romi
pun yahudi yang memang sangat pembangkang.tidak mengakui rasul rasul setelah mereka.atau yang bukan dari kalangan mereka.
mereka di perangi oleh kristen maupun islam.
perbedaannya islam tidak mengangkat senjata pabila yahudi mau tunduk
4. JAVAVIZIS
Yang memerangi Yahudi adalah Romawi yang sudah menjadi kresten tetapi masih seperti pada jawabanku 2. JAVAVIZIS
@Romi
1. sedang kristen bakal memerangi mereka meskipun mereka tidak menginginkan perang.(seperti hitler)semasa perang.
2. hingga para rahib yahudi berkeinginan merusak kedua agama tersebut dengan berpura pura masuk agama.jadi sulit membedakan mana mereka benar benar beriman atau tidak.hingga terajar berburuk sangka kepada semua orang.agama yang teracuni yahudi diantaranya
syiah rafidah,kristen katolik,wahabi,disisi lain adanya teracuni nafsu…komunis.
semua ini karena sumber asli atau kiblat agama mereka kuasai.karena bumi terkotak oleh tempurung tak terlihat(negara).
5. JAVAVIZIS
1. Siapa yang bisa menjamin bahwa hitler beragama kristen
2. Siapa yang menjamin orang yang menyatakan beragama mesti baik dan siapa yang menjamin bahwa: syiah rafidah,kristen katolik,wahabi,disisi lain adanya teracuni nafsu…komunis.
Di sini ente tidak menyebut SUNI apakah Suni itu yang terbaik. Lihat Suni juga membantai syiah di madura. Apa dalihnya?
@Romi
karena palestina telah direbut islam,kristen katolik mencari benua baru untuk di tinggali maka ditemukanlah benua amerika.
tapi ternyata sejarah membuktikan ulama islam dari cina(laksamana cheng ho) telah lebih dahulu mengelilingi dunia..hingga ada muslim indian.
parahnya sifat rakus para penjajah (menuhankan nafsu)membantai penduduk pribumi.perang antara koboi dengan indian,maupun negro.(inilah sifat yahudi yang sombong)amerika.
6. JAVAVIZIS.
Ternyata islam dalam perkembangannya juga sama (menuhankan nafsu) ingin berkuasa tapi niatnya terhalang-halangi oleh Yahudi, Eropa, dan Amerika.
Dan kenyataannya tentu saja politik cara memperoleh kekuasaan.
Bila di dunia ini berhasil di islamkan yang paling di untungkan adalah arab yaitu tempat berdiri ka’ba karena mata uang dan emas akan menalir deras dengan dalih ibadah
@Romi
dahulu khalifah islam(sunni) melawan banyak musuh….dan umat islam perlahan terpengaruh kebudayaan jahiliyah,dan sifat kesukuan.
khalifah syiah berkuasa di afrika dan khalifah sunni menguasai mekah madinah(timur tengah)
hingga muncul sekte wahabi najd….yang bekerja sama dengan kerajaan inggris untuk menjatuhkan khalifah,disebabkan romawi(inggris) terlilit riba dari para yahudi.sedang raja arab wahabi yang sudah kong kalikong dengan yahudi..terbentuklah israel.
7 JAVAVIZIS.
Dahulu Arab sebelum Muhammad begitu gelap dan bersifat kesukuan. Suku-suku itu saling bantai karena kebudayaan jahiliyah. Pada saat itu Orang-orang yahudi tercerai-berai. Rakyat yahudi yang hidup di arab lebih berhasil secara ekonomi.
Karena Kebuadayaan jahiliyah itu arab begitu gelap dalam kasanah gemerlapnya bangsa-bangsa disekitarnya sehingga menculah muhammad pemersatu suku-suku arab. Dia kepingin bangsanya seperti bangsa disekitarnya maka….Selanjutanya
Baca http://www.marxists.org/indonesia/archive/malaka/1922-PanIslamisme.htm
Komunisme dan Pan-Islamisme
Tan Malaka (1922)
Penerjemah: Ted Sprague, Agustus 2009
Ini adalah sebuah pidato yang disampaikan oleh tokoh Marxis Indonesia Tan Malaka pada Kongres Komunis Internasional ke-empat pada tanggal 12 Nopember 1922. Menentang thesis yang didraf oleh Lenin dan diadopsi pada Kongres Kedua, yang telah menekankan perlunya sebuah “perjuangan melawan Pan-Islamisme”, Tan Malaka mengusulkan sebuah pendekatan yang lebih positif. Tan Malaka (1897-1949) dipilih sebagai ketua Partai Komunis Indonesia pada tahun 1921, tetapi pada tahun berikutnya dia dipaksa untuk meninggalkan Hindia Belanda oleh pihak otoritas koloni. Setelah proklamasi kemerdekaan pada bulan Agustus 1945, dia kembali ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda. Dia menjadi ketua Partai Murba (Partai Proletar)), yang dibentuk pada tahun 1948 untuk mengorganisir kelas pekerja oposisi terhadap pemerintahan Soekarno. Pada bulan Februari 1949 Tan Malaka ditangkap oleh tentara Indonesia dan dieksekusi.
Kamerad! Setelah mendengar pidato-pidato Jenderal Zinoviev, Jenderal Radek dan kamerad-kamerad Eropa lainnya, serta berkenaan dengan pentingnya, untuk kita di Timur juga, masalah front persatuan, saya pikir saya harus angkat bicara, atas nama Partai Komunis Jawa, untuk jutaan rakyat tertindas di Timur.
Saya harus mengajukan beberapa pertanyaan kepada kedua jenderal tersebut. Mungkin Jenderal Zinoviev tidak memikirkan mengenai sebuah front persatuan di Jawa; mungkin front persatuan kita adalah sesuatu yang berbeda. Tetapi keputusan dari Kongres Komunis Internasional Kedua secara praktis berarti bahwa kita harus membentuk sebuah front persatuan dengan kubu nasionalisme revolusioner. Karena, seperti yang harus kita akui, pembentukan sebuah front bersatu juga perlu di negara kita, front persatuan kita tidak bisa dibentuk dengan kaum Sosial Demokrat tetapi harus dengan kaum nasionalis revolusioner. Namun taktik yang digunakan oleh kaum nasionalis seringkali berbeda dengan taktik kita; sebagai contoh, taktik pemboikotan dan perjuangan pembebasan kaum Muslim, Pan-Islamisme. Dua hal inilah yang secara khusus saya pertimbangkan, sehingga saya bertanya begini. Pertama, apakah kita akan mendukung gerakan boikot atau tidak? Kedua, apakah kita akan mendukung Pan-Islamisme, ya atau tidak? Bila ya, seberapa jauh kita akan terlibat?
Metode boikot, harus saya akui, bukanlah sebuah metode Komunis, tapi hal itu adalah salah satu senjata paling tajam yang tersedia pada situasi penaklukan politik-militer di Timur. Dalam dua tahun terakhir kita telah menyaksikan keberhasilan aksi boikot rakyat Mesir 1919 melawan imperialisme Inggris, dan lagi boikot besar oleh Cina di akhir tahun 1919 dan awal tahun 1920. Gerakan boikot terbaru terjadi di India Inggris. Kita bisa melihat bahwa dalam beberapa tahun kedepan bentuk-bentuk pemboikotan lain akan digunakan di timur. Kita tahu bahwa ini bukan metode kita; ini adalah sebuah metode borjuis kecil, satu metode kepunyaan kaum borjuis nasionalis. Lebih jauh kita bisa mengatakan; bahwa pemboikotan berarti dukungan terhadap kapitalisme domestik; tetapi kita juga telah menyaksikan bahwa setelah gerakan boikot di India, kini ada 1800 pemimpin yang dipenjara, bahwa pemboikotan telah membangkitkan sebuah atmosfer yang sangat revolusioner, dan gerakan boikot ini telah memaksa pemerintahan Inggris untuk meminta bantuan militer kepada Jepang, untuk menjaga-jaga kalau gerakan ini akan berkembang menjadi sebuah pemeberontakan bersenjata. Kita juga tahu bahwa para pemimpin Mahommedan di India – Dr. Kirchief, Hasret Mahoni dan Ali bersaudara – pada kenyataannya adalah kaum nasionalis; kita tidak melihat sebuah pemberontakan ketika Gandhi dipenjara. Tapi rakyat di India sangat paham seperti halnya setiap kaum revolusioner disana: bahwa sebuah pemberontakan lokal hanya akan berahir dalam kekalahan, karena kita tidak punya senjata atau militer lainnya di sana, oleh karena itu masalah gerakan boikot akan, sekarang atau di hari depan, menjadi sebuah masalah yang mendesak bagi kita kaum Komunis. Baik di India maupun Jawa kita sadar bahwa banyak kaum Komunis yang cenderung ingin memproklamirkan sebuah gerakan boikot di Jawa, mungkin karena ide-ide Komunis yang berasal dari Rusia telah lama dilupakan, atau mungkin ada semacam pelepasan mood Komunis yang besar di India yang bisa menentang semua gerakan. Bagaimanapun juga kita dihadapkan pada pertanyaan: apakah kita akan mendukung taktik ini, ya atau tidak? Dan seberapa jauh kita akan mendukung?
Pan-Islamisme adalah sebuah sejarah yang panjang. Pertama saya akan berbicara tentang pengalaman kita di Hindia Belanda dimana kita telah bekerja sama dengan kaum Islamis. Di Jawa kita memiliki sebuah organisasi yang sangat besar dengan banyak petani yang sangat miskin, yaitu Sarekat Islam. Antara tahun 1912 dan 1916 organisasi ini memiliki sejuta anggota, mungkin sebanyak tiga atau empat juta. Itu adalah sebuah gerakan popular yang sangat besar, yang timbul secara spontan dan sangat revolusioner.
Hingga tahun 1921 kita berkolaborasi dengan mereka. Partai kita, terdiri dari 13,000 anggota, masuk ke pergerakan popular ini dan melakukan propaganda di dalamnya. Pada tahun 1921 kita berhasil membuat Sarekat Islam mengadopsi program kita. Sarekat Islam juga melakukan agitasii pedesaan mengenai kontrol pabrik-pabrik dan slogan: Semua kekuasaan untuk kaum tani miskin, Semua kekuasaan untuk kaum proletar! Dengan demikian Sarekat Islam melakukan propaganda yang sama seperti Partai Komunis kita, hanya saja terkadang menggunakan nama yang berbeda.
Namun pada tahun 1921 sebuah perpecahan timbul karena kritik yang ceroboh terhadap kepemimpinan Sarekat Islam. Pemerintah melalui agen-agennya di Sarekat Islam mengeksploitasi perpecahan ini, dan juga mengeksploitasi keputusan Kongres Komunis Internasional Kedua: Perjuangan melawan Pan-Islamisme! Apa kata mereka kepada para petani jelata? Mereka bilang: Lihatlah, Komunis tidak hanya menginginkan perpecahan, mereka ingin menghancurkan agamamu! Itu terlalu berlebihan bagi seorang petani muslim. Sang petani berpikir: aku telah kehilangan segalanya di dunia ini, haruskah aku kehilangan surgaku juga? Tidak akan! Ini adalah cara seorang Muslim jelata berpikir. Para propagandis dari agen-agen pemerintah telah berhasil mengeksploitasi ini dengan sangat baik. Jadi kita pecah. [Ketua: Waktu anda telah habis]
Saya datang dari Hindia Belanda, dan menempuh perjalanan selama empat puluh hari .[Tepuk Tangan]
Para anggota Sarekat Islam percaya pada propaganda kita dan tetap bersama kita di perut mereka, untuk menggunakan sebuah ekspresi yang popular, tetapi di hati mereka mereka masih bersama Sarekat Islam, dengan surga mereka. Karena surga adalah sesuatu yang tidak bisa kita berikan kepada mereka. Karena itulah, mereka memboikot pertemuan-peretemuan kita dan kita tidak bisa melanjutkan propaganda kita lagi.
Sejak awal tahun lalu kita telah bekerja untuk membangun kembali hubungan kita dengan Sarekat Islam. Pada kongres kami bulan Desember tahun lalu kita mengatakan bahwa Muslim di Kaukasus dan negara-negara lain, yang bekerjasama dengan Uni Soviet dan berjuang melawan kapitalisme internasional, memahami agama mereka dengan lebih baik, kami juga mengatakan bahwa, jika mereka ingin membuat sebuah propaganda mengenai agama mereka, mereka bisa melakukan ini, meskipun mereka tidak boleh melakukannya di dalam pertemuan-pertemuan tetapi di masjid-masjid.
Kami telah ditanya di pertemuan-pertemuan publik: Apakah Anda Muslim – ya atau tidak? Apakah Anda percaya pada Tuhan – ya atau tidak? Bagaimana kita menjawabnya? Ya, saya katakan, ketika saya berdiri di depan Tuhan saya adalah seorang Muslim, tapi ketika saya berdiri di depan banyak orang saya bukan seorang Muslim [Tepuk Tangan Meriah], karena Tuhan mengatakan bahwa banyak iblis di antara banyak manusia! [Tepuk Tangan Meriah] Jadi kami telah mengantarkan sebuah kekalahan pada para pemimpin mereka dengan Qur’an di tangan kita, dan di kongres kami tahun lalu kami telah memaksa para pemimpin mereka, melalui anggota mereka sendiri, untuk bekerjasama dengan kami.
Ketika sebuah pemogokan umum terjadi pada bulan Maret tahun lalu, para pekerja Muslim membutuhkan kami, karena kami memiliki pekerja kereta api di bawah kepemimpinan kami. Para pemimpin Sarekat Islam berkata: Anda ingin bekerjasama dengan kami, jadi Anda harus menolong kami juga. Tentu saja kami mendatangi mereka, dan berkata: Ya, Tuhan Anda maha kuasa, tapi Dia telah mengatakan bahwa di dunia ini pekerja kereta api adalah lebih berkuasa! [Tepuk Tangan Meriah] Pekerja kereta api adalah komite eksekutif Tuhan di dunia ini. [Tertawa]
Tapi ini tidak menyelesaikan masalah kita, jika kita pecah lagi dengan mereka kita bisa yakin bahwa para agen pemerintah akan berada di sana lagi dengan argumen Pan-Islamisme mereka. Jadi masalah Pan-Islamisme adalah sebuah masalah yang sangat mendadak.
Tapi sekarang pertama-tama kita harus paham benar apa arti sesungguhnya dari kata Pan-Islamisme. Dulu, ini mempunyai sebuah makna historis dan berarti bahwa Islam harus menaklukkan seluruh dunia, pedang di tangan, dan ini harus dilakukan di bawah kepemimpinan seorang Khalifah [Pemimpin dari Negara Islam – Ed.], dan Sang Khalifah haruslah keturunan Arab. 400 tahun setelah meninggalnya Muhammad, kaum muslim terpisah menjadi tiga Negara besar dan oleh karena itu Perang Suci ini telah kehilangan arti pentingnya bagi semua dunia Islam. Hilang artinya bahwa, atas nama Tuhan, Khalifah dan agama Islam harus menaklukkan dunia, karena Khalifah Spanyol mengatakan, aku adalah benar-benar Khalifah sesungguhnya, aku harus membawa panji [Islam], dan Khalifah Mesir mengatakan hal yang sama, serta Khalifah Baghdad berkata, Aku adalah Khalifah yang sebenarnya, karena aku berasal dari suku Arab Quraish.
Jadi Pan-Islamisme tidak lagi memiliki arti sebenarnya, tapi kini dalam prakteknya memiliki sebuah arti yang benar-benar berbeda. Saat ini, Pan-Islamisme berarti perjuangan untuk pembebasan nasional, karena bagi kaum Muslim Islam adalah segalanya: tidak hanya agama, tetapi juga Negara, ekonomi, makanan, dan segalanya. Dengan demikian Pan-Islamisme saat ini berarti persaudaraan antar sesama Muslim, dan perjuangan kemerdakaan bukan hanya untuk Arab tetapi juga India, Jawa dan semua Muslim yang tertindas. Persaudaraan ini berarti perjuangan kemerdekaan praktis bukan hanya melawan kapitalisme Belanda, tapi juga kapitalisme Inggris, Perancis dan Itali, oleh karena itu melawan kapitalisme secara keseluruhan. Itulah arti Pan-Islamisme saat ini di Indonesia di antara rakyat kolonial yang tertindas, menurut propaganda rahasia mereka – perjuangan melawan semua kekuasaan imperialis di dunia.
Ini adalah sebuah tugas yang baru untuk kita. Seperti halnya kita ingin mendukung perjuangan nasional, kita juga ingin mendukung perjuangan kemerdekaan 250 juta Muslim yang sangat pemberani, yang hidup di bawah kekuasaaan imperialis. Karena itu saya tanya sekali lagi: haruskah kita mendukung Pan-Islamisme, dalam pengertian ini?
Saya akhiri pidato saya. [Tepuk Tangan Meriah]
Lanjut….Coba baca tanggapan Tan malaka Terhadap Kristen
dengan link http://www.marxists.org/indonesia/archive/malaka/1948-Nasrani.htm
mbah semar
Februari 23rd, 2013 pada 00:38
Kyai Guru mangsuli tan becik, jenengira iku luwih ala, jalaran banget sarune, haram, najis lan mekruh, iku jeneng anyilakani, jeneng dadi duraka, jeneng ora patut, wus kasebut jroning kitab, nyirik haram yen mati munggah suwargi, kang haram manjing nraka.
Benere Dewe
April 2nd, 2013 pada 05:44
Becik lan olo kuwi piye leh ngukur lan opo sing didadeke ukuran.
tuslikhan
Februari 23rd, 2013 pada 05:09
andai keyakinan kita beda, tak usahlah kita perdebatkan disini, bagi yg sama silahkan bertanya ,karna yg saya tahu tingkatan ilmu di islam ada syariat , toriqot, hakikot, serta makrifat, dan saya sarankan belajarlah dari syariat dulu agar torikotmu kuat hingga dapat memahami arti dari makrifat gitu aja kok repot
semprul
Februari 24th, 2013 pada 16:26
Apapun tingkatan mereka tetap saja bagi saya bahwa mereka masih merasa bahwa ajaran yang dipeluknya adalah paling benar diantara agama dan pemahaman lain di nusantara ini……kepercayaan atau pemahaman untuk menyembah Tuhan dengan cara bukan seperti mereka dianggap musrik , syrik , kafir dan kata kata merendahkan yang lain…..agama yang salah dan dijamin masuk neraka tanpa jaminan ampunan…..sangat aneh kok ada Tuhan bersifat kedonyan , sangat suka dipuji , pemarah dan dendam…senang memusuhi dan punya musuh bebuyutan……kok bisa yaa ??…sifat Tuhan seperti manusia yang ego dan mau menang sendiri…….
Edi Tepak
Februari 25th, 2013 pada 03:39
Tuslikhan
Februari 23rd, 2013 pada 05:09
….. saya sarankan belajarlah dari syariat dulu agar torikotmu kuat hingga dapat memahami arti dari makrifat gitu aja kok repot —- Tuslikhan
SYARIAT —- SYAR —- SIAR = menyampaikan sesuatu dg kata2 = ngomongi = ndongengi — bila perlu BENGAK-BENGOK pakai pengeras suara
yang disampaikan itu aturan hidup yg paling benar, paling suci, asli dari sesuatu yg disebut ALLAH yang MAHA segalanya
bagi yg tidak percaya dg SYARIAT adalah KAPIR, harus di BUJUK
kalau masih tidak percaya, orang2 yg beriman harus NGAMUK
bila perlu harus di TEKUK-TEKUK dan di GEPUK sampai REMUK
sebelum melakukan itu harus berdoa dulu sambil menengadahkan tangan ( ngathong ) NJALUK – NJALUK
hALLAH minta … minta … mint …aaaaMiiiiiinnn
Tuslikhan, …gitu aja kok repot.
Kangmas
Maret 3rd, 2013 pada 12:02
bangunlah jiwa bangunlah badannya untuk indonesia raya… Demikian petikan lagu dari indonesia raya yang mengejawantahkan adanya nilai kemanusiaan yang terus didengungkan para generasi pendahulu untuk dilaksanakan generasi penerus, tak terkecuali nilai kejawen patut didengungkan dan diajarkan kepada generasi sekarang agar bumi nusantara ini tetep tentrem adem lan ayem numuju kersaning pangeran kang murbo meseso
Kyai Gringsing
Maret 7th, 2013 pada 17:50
Ingat kawan, iblis dan setan akan selalu meracuni pikiran dan hati anda, akan masuk kedalam darah anda, masuk secara halus untuk mempengaruhi alam bawah sadar anda, sampai anda mengiria bahwa apa yang ANDA LAKUKAN ADLH BENAR.
Sadarilah, anda sedang digiring untuk menemani mereka dalam neraka.
Kembalilah ke jalan yang benar, kembalilah menuju ALLAH SWT, tinggalkan ego anda, selagi nafas berada di tenggorokan anda.
Janganlah menyebut nama2 Allah, jika anda belum kembali kepada Allah. Bagaiamana caranya kembali kepada Allah yaitu dengan memeluk agama yang diridhoi Nya.
Edi Tepak
Maret 8th, 2013 pada 04:00
Kyai Gringsing
Maret 7th, 2013 pada 17:50
Ingat kawan, iblis dan setan DARI BANGSA ARAB akan selalu meracuni pikiran dan hati anda, akan masuk kedalam darah anda, masuk secara halus untuk mempengaruhi alam bawah sadar anda, sampai anda mengiria bahwa apa yang ANDA LAKUKAN ADLH BENAR.
Sadarilah, anda sedang digiring untuk menemani mereka dalam neraka.
Kembalilah ke jalan yang benar, kembalilah menuju KEARIFAN LOKAL, tinggalkan ego anda, selagi nafas berada di tenggorokan anda.
Janganlah menyebut nama2 Allah yg FIKTIF, jika anda belum meminta-minta (ngemis) kepada Allah. Bagaiamana caranya meminta-minta (ngemis) kepada Allah yaitu dengan memeluk agama yang diridhoi Rhoma.
Tamu
Maret 8th, 2013 pada 18:35
Ono setan ngamuk
anonymous
Maret 11th, 2013 pada 16:13
assalamualaikum,
sungguh menakjubkan,
terimakasih atas info yg bermanfaat ini,
salam kenal
SUGIANTARA
Maret 15th, 2013 pada 21:50
om swastiastu. saya terharu membaca tulisan anda,sampe air mata saya menetes sendiri,ternyata masih ada orang yg peduli dengan bumi nusantara bumi tempat kita berpijak sampe hayat menjemput,saya cuma bisa berharap semoga mereka sadar akan diri tentang asal usul….jayalah NUSANTARA …..samoga HYANG WIDHI MEMBERKATI KITA SEMUA….
Cah Goblog lan Kere
Maret 18th, 2013 pada 04:51
sampurasun, rahayu,
nun inggih kulonuwun,
slaman slumun slamet
wilujeung ndalu sedoyo mawon poro sedulur,
sak derengipun kulo nglajeungakeun, langkung rumiyin kulo ngaturaken ami pasang aliman tabik, tinebihno ing tulak sarik, linepatno ing sapu dendo,,,
mniko namung uneg2 manahipun kawulo mawon, ,,,
trnyata bahasa, kata2, ucapan2 yg da d blog ini bnyk yg gk bijak, gk sssuai dgn ajarn masing2, bukankh akn klihatan lbh arif bijaksana jk kata2 yg dgunakn penuh dgn welas asih, welas asih trhdp alam dn seisiny, welas asih trhadap kawan maupun lawan,,, tonjolkn sifat itu shingga lawan justru segan dgn kearifan kita, kebijakan kita, laaahh klo yg dtonjolkn dsini adlh cnderung sifat dengki, iri, benci, yg d dukung oleh kata2/ucapan kasar, melecehkn, mnghina lawan, LALU,, dimanakah letak kearifan budaya leluhur kita ini, , , ,
jika ada satu buah yg busuk, apakah lantas kita mau mencap/memvonis bahwa semua buah yg ada di karung itu busuk semua ??????? tolong smua sdulur renungkn lg, fikirkn lg, sdhkah ucapn2 kata2 yg dgunakn d atas sesuai dgn adat tradisi ajaran kejawen,,, berilah cntoh welas asih span sntun pd kawan maupun lawan,, agar mreka tahu bhwa sperti inilah ajaran kejawen , yg pnuh kelembutan,,,, pnuh welas asih,,, khusus buat bbrapa sdulur d atas , monggo d simak renungkn lg kata2 ucapn yg tlh anda tulis dlm blog ini, sdhkh sesuai dgn tradisi budaya leluhur . monggo disimak lg, bukankah saling mnghargai dn mnghormati yg dlantunkn dgn sabdo lampah lemah lembut itu lbih mncerminkn tradisi budaya kita, drpd sekedar ketak ketik d keyboard mnuliskn kedengkian kebncian dgn nada yg kasar dn menghina melecehkn.
jika demikian seperti d atas yg bnyk trtulis oleh sdulur smua,,, mk saya sbagai orang Jawa patut brtanya pd anda ”
Benarkh anda adlh org Jawa yg mnjunjung tinggi budaya Jawa ?
Demikiankah ucapan2 yg d ajarkn leluhur kita ?
Tidakkah kalian mengetahui bagaimana lakon Semar dlm kisah pewayangan ?
Budaya Jawa sprti apa yg igin kalian prkenalkn pd mereka yg blm tahu Kejawen ?
Masihkah kalian semua bs rumoso ngrumangsani lepat lan luput ?
kagem sedoyo sedulur kmawon,,,
sedih sekali saya sbagai orang Jawa mngetahui bhwa d blog ini para sedulur smua bnyk yg tidak bijak mngeluarkn kata2 kasar trhadap mreka yg kurang mngetahui budaya Jawa…
saran saya jika poro sedulur smua msh mnggunakn rasa dengki, kasar, Saru tur Wagu, , mk jgn mmbrikn comment, atau lebih baik tutup saja blog ini, daripada mencoreng arang k wajah sendiri,,,
Lihatlah blog lain yg juga mngusung adat tradisi budaya Jawa nmun penuh dgn kelemahlembutan baik dr pngunjung maupun pemilik blog ,, cntoh: blog mas alang alang kumitir.
monggo poro sedulur smua disimak dan d renungkn,,,
*_*
A Wahyudiyanto Mazzato
Benere Dewe
April 2nd, 2013 pada 06:42
@Wong Goblog Tur Kere
mniko namung uneg2 manahipun kawulo mawon, ,,,
trnyata bahasa, kata2, ucapan2 yg da d blog ini bnyk yg gk bijak, gk sssuai dgn ajarn masing2, bukankh akn klihatan lbh arif bijaksana jk kata2 yg dgunakn penuh dgn welas asih, welas asih trhdp alam dn seisiny, welas asih trhadap kawan maupun lawan,,, tonjolkn sifat itu shingga lawan justru segan dgn kearifan kita, kebijakan kita, laaahh klo yg dtonjolkn dsini adlh cnderung sifat dengki, iri, benci, yg d dukung oleh kata2/ucapan kasar, melecehkn, mnghina lawan, LALU,, dimanakah letak kearifan budaya leluhur kita ini, , , ,
jika ada satu buah yg busuk, apakah lantas kita mau mencap/memvonis bahwa semua buah yg ada di karung itu busuk semua ??????? tolong smua sdulur renungkn lg, fikirkn lg, sdhkah ucapn2 kata2 yg dgunakn d atas sesuai dgn adat tradisi ajaran kejawen,,, berilah cntoh welas asih span sntun pd kawan maupun lawan,, agar mreka tahu bhwa sperti inilah ajaran kejawen , yg pnuh kelembutan,,,, pnuh welas asih,,, khusus buat bbrapa sdulur d atas , monggo d simak renungkn lg kata2 ucapn yg tlh anda tulis dlm blog ini, sdhkh sesuai dgn tradisi budaya leluhur . monggo disimak lg, bukankah saling mnghargai dn mnghormati yg dlantunkn dgn sabdo lampah lemah lembut itu lbih mncerminkn tradisi budaya kita, drpd sekedar ketak ketik d keyboard mnuliskn kedengkian kebncian dgn nada yg kasar dn menghina melecehkn.
jika demikian seperti d atas yg bnyk trtulis oleh sdulur smua,,, mk saya sbagai orang Jawa patut brtanya pd anda ”
Benarkh anda adlh org Jawa yg mnjunjung tinggi budaya Jawa ?
Demikiankah ucapan2 yg d ajarkn leluhur kita ?
Tidakkah kalian mengetahui bagaimana lakon Semar dlm kisah pewayangan ?
Budaya Jawa sprti apa yg igin kalian prkenalkn pd mereka yg blm tahu Kejawen ?
Masihkah kalian semua bs rumoso ngrumangsani lepat lan luput ?
@Benere Dewe
Moyang kita mewariskan budaya luhur pada kita dengan tepo sliro, adap asor, bahasa, kata2, ucapan2 bijak.
Sekian dasawarsa kita nenek moyang kita menerima kehadiran budaya asing (arab, eropa, amerika, dll) dengan penuh kelembutan dan welas asih, tetapi budaya luhur pada kita yang tepo sliro, adap asor, bahasa, kata2, ucapan2 bijak. warisan moyang kita dihina, dienjek-enjek, bahkan berusaha dilenyapkan keberadaannya sehingga terbentuklah manusia-manusia jawa yang tinggal sebutan. tetapi sikapnya ora jowo, kurang jowo, ora jowo. sehingga jowo ilang jawane.
Tidak banyak yang mau dan berani menunjukan diri kejawaannya.
Aku wong jowo, bahasa jowo, budoyo jowo, agama jowo. Sehingga sifat dan prilaku menjadi kebarat-baratan, kearab-araban. Memangsih tranformasi budaya.
Coba lihat kenyataanya di komentar-komentar blog ini saja spiritual jawa dan warisan leluhur kita berupa punden, mungkin candi-candi dianggap tempat penyembahan berhala sehingga perlu di hancurkan. Spiritual warisan leluhur kita dianggap syirik, kafir dan lain sebagainya.
Coba sekarang anda mencoba membangun Punden, Candi, Kuil. Pure atau apapun yang dinamakan tempat pemujaan tradisional kita. Mereka akan menghalang-halangi bahkan akan merobohkanya.
Di desa teman saya di temukan punden berundak letaknya di desa kandangan, kecamatan senduro, kabupaten lumajang, jawa timur. Diperkirakan peninggalan jaman pra hindu-budha. Punden itu berusaha di benahi oleh saudara-saudara kita yang berada di bali. Naif dan tragis, pembangunan yang belum klar di robohkan oleh orang-orang bodoh yang mengaku beragama islam. Provokator yang merobohkan malah kepala desa. Padahal Pure yang dibangun di desa senduronya yang dibangun orang bali dapat mendatang keuntungan materi bagi orang-orang islam di dekat pure itu karena orang bali yang beribadat dan berjiarah kesitu dengan jumlah banyak membutuhkan penginapan dan makanan.
Coba mereka membangun Langgar, Surau, masjid (Pakai speaker lagi kayak gusti allah itu tuli dan budeg) anda halang-halangi,mungkin anda akan dicincang dan dijadikan bregedel.
Kita tidak semestinya memperkenalkan budaya jawa pada mereka karena mereka mestinya menyadari mereka bukan ketururan arab. atau orang keturun jawa yang sejak jaman kolobendu meninggalkan tanah jawa dan sekarang pulang. Mereka seharusnya yang ngrumangsani lepat lan luput dan menghormati leluhurnya dan budayanya
Nugrohoyudha
April 3rd, 2013 pada 01:10
Kulonuwun…@Cah Goblog Lan Kere yth…panjenengan ada benernya mas…mungkin panjenengan sudah sangat njawani…tapi banyak sedulur lain masih dalam tahap sinau njawani (termasuk saya)…jadi kalau ada yang bahasa atau tutur katanya kurang santun ya dimaklumi saja…semua butuh proses…ora ujug-ujug langsung apik…menurut saya blog ini nggak perlu ditutup lah mas…buat saya sangat bagus untuk sinau “njawani”…nuwun
wong goblog tur kere
Maret 19th, 2013 pada 13:36
sampurasun, rahayu,
nun inggih kulonuwun,
slaman slumun slamet
wilujeung ndalu sedoyo mawon poro sedulur,
sak derengipun kulo nglajeungakeun, langkung rumiyin kulo ngaturaken ami pasang aliman tabik, tinebihno ing tulak sarik, linepatno ing sapu dendo,,,
mniko namung uneg2 manahipun kawulo mawon, ,,,
trnyata bahasa, kata2, ucapan2 yg da d blog ini bnyk yg gk bijak, gk sssuai dgn ajarn masing2,
bukankh akn klihatan lbh arif bijaksana jk kata2 yg dgunakn penuh dgn welas asih, welas asih trhdp alam dn seisiny, welas asih trhadap kawan maupun lawan,,,
tonjolkn sifat itu shingga lawan justru segan dgn kearifan kita, kebijakan kita,
laaahh klo yg dtonjolkn dsini adlh cnderung sifat dengki, iri, benci, yg d dukung oleh kata2/ucapan kasar, melecehkn, mnghina lawan, LALU,, dimanakah letak kearifan budaya leluhur kita ini, , , ,
jika ada satu buah yg busuk, apakah lantas kita mau mencap/memvonis bahwa semua buah yg ada di karung itu busuk semua ???????
tolong smua sdulur renungkn lg, fikirkn lg, sdhkah ucapn2 kata2 yg dgunakn d atas sesuai dgn adat tradisi ajaran kejawen,,,
berilah cntoh welas asih span sntun pd kawan maupun lawan,, agar mreka tahu bhwa sperti inilah ajaran kejawen , yg pnuh kelembutan,,,, pnuh welas asih,,,
khusus buat bbrapa sdulur d atas , monggo d simak renungkn lg kata2 ucapn yg tlh anda tulis dlm blog ini, sdhkh sesuai dgn tradisi budaya leluhur .
monggo disimak lg, bukankah saling mnghargai dn mnghormati yg dlantunkn dgn sabdo lampah lemah lembut itu lbih mncerminkn tradisi budaya kita,
drpd sekedar ketak ketik d keyboard mnuliskn kedengkian kebncian dgn nada yg kasar dn menghina melecehkn.
jika demikian seperti d atas yg bnyk trtulis oleh sdulur smua,,, mk saya sbagai orang Jawa patut brtanya pd anda ”
Benarkh anda adlh org Jawa yg mnjunjung tinggi budaya Jawa ?
Demikiankah ucapan2 yg d ajarkn leluhur kita ?
Tidakkah kalian mengetahui bagaimana lakon Semar dlm kisah pewayangan ?
Budaya Jawa sprti apa yg igin kalian prkenalkn pd mereka yg blm tahu Kejawen ?
Masihkah kalian semua bs rumoso ngrumangsani lepat lan luput ?
kagem sedoyo sedulur kmawon,,,
sedih sekali saya sbagai orang Jawa mngetahui bhwa d blog ini para sedulur smua bnyk yg tidak bijak mngeluarkn kata2 kasar trhadap mreka yg kurang mngetahui budaya Jawa…
saran saya jika poro sedulur smua msh mnggunakn rasa dengki, kasar, Saru tur Wagu, , mk jgn mmbrikn comment, atau lebih baik tutup saja blog ini, daripada mencoreng arang k wajah sendiri,,,
Lihatlah blog lain yg juga mngusung adat tradisi budaya Jawa nmun penuh dgn kelemahlembutan baik dr pngunjung maupun pemilik blog ,, cntoh: blog mas alang alang kumitir.
monggo poro sedulur smua disimak dan d renungkn,,,
*_*
A Wahyudiyanto Mazzato
Bagus Ireng
Maret 21st, 2013 pada 06:15
Wong jowo ning ora njawani,ngakune kejawen kok jih duwe ati elek seneng ngelek elek liyan…
Nek pancen ngaku wong jowo yo dijogo omongane ben rak nglarani marang roso sepodo podo,nah iku wong jowo tenan ora abal abal…
Sak durunge ono jowo/kejawen iku luweh disik opo to?
Paling tuwo iku ajarane sopo to?
Manungso paling disik dicipto marang Gusti Kang Moho Kuwoso iku sopo to?
Manungso sing paling disik sing duwe tuntunan marang Sing Gawe Urip yo Bopo Adam,nah kuwi Ajaran sing PALING TUWO/ILMU sing PALING TUWO…
Monggo pundi sing ajeng dipilih sak kersane panjenengan…
Javanizis
Maret 21st, 2013 pada 14:13
@Bagus Ireng
Wong jowo ning ora njawani,ngakune kejawen kok jih duwe ati elek seneng ngelek elek liyan…
Nek pancen ngaku wong jowo yo dijogo omongane ben rak nglarani marang roso sepodo podo,nah iku wong jowo tenan ora abal abal…
Sak durunge ono jowo/kejawen iku luweh disik opo to?
Paling tuwo iku ajarane sopo to?
Manungso paling disik dicipto marang Gusti Kang Moho Kuwoso iku sopo to?
Manungso sing paling disik sing duwe tuntunan marang Sing Gawe Urip yo Bopo Adam,nah kuwi Ajaran sing PALING TUWO/ILMU sing PALING TUWO…
Monggo pundi sing ajeng dipilih sak kersane panjenengan…
@beneredewe
Bopo Adam,nah kuwi Ajaran sing PALING TUWO/ILMU sing PALING TUWO…
Bopo Adam Iku sopo?
Gusti Kang Moho Kuwoso iku sopo to?
bambang Suparno
April 2nd, 2013 pada 10:20
Alhamdulillah pitutur yg dapat menggugah niat utk memperbaiki iman kepada Allah dan Rasul-Nya. Memperbaiki ibadah, menghindari larangan Allah SWT. Insyaallah.
Manunggaleh KawuloGusti
April 13th, 2013 pada 16:56
kulo nuhun ngapunten urun rembug sangkeng wong sing rah diundang
Jawa berasal dr kata jiwi –> ji = siji –> wi = Tuhan Sejak dulu nenek moyangku sangat mempercayai ke esahan Tuhan —> dan banyak ditemukan kata Abramis dlm peninggalan jawa kuno , Abramis —> adalah Nama Ibrohim AS dlm bhs sangsekerta
kalau anda mengaku orang jawa yg terpenting adalah mengakui satu tuhan ( syang yang widi wase ) atau dlm bhs Arab Allah —-> Tuhan itu tetap satu hanya namanya saja yg beda2 (lisani bikaumi ) Jika memang anda adalah seorang budha atau apa mohon utk diartikan kata BOROBUDUR –> Nama candi budha ????
Waka Acundergroud Waka
April 16th, 2013 pada 14:02
cerita lama….., permusuhan dalam selimut antara kaum santri dan kejawen sudah ada sejak dulu . ketegangan antara santri dan kejawen makin hangat di kompori oleh kolonial belanda ,,dan mungkin kamu pemuja fanatik membabi buta ,.sisa sisa politik belanda ternyata masih terasa sampai sekarang …
Waka Acundergroud Waka
April 16th, 2013 pada 14:19
cerita lamaa…. permusuhan dalam selimut atara kaum santri dan kejawen ..pergesekan itu makin panas di kompori kolonial belanda ,,, ternyata jaman sekarang masih ada yang fanatik membabi buta ,, inilah sisa sisa politik kolonial
Waka Acundergroud Waka
April 16th, 2013 pada 15:54
Apa Kejawen Secara Umum?
Kata Kejawen secara gramatika kebahasaan aja salah. Dalam bahasa Jawa, gak ada kata Kejawen. Sebetulnya, Kejawen diberikan kepada kelompok-kelompok hasil dakwah dari gerakan pengislaman di daerah pedalaman. Dulu, pernah terjadi gerakan reformasi yang dilakukan oleh Syaikh Lemah Abang, dari masyarakat “kaulo” yang artinya budak, menjadi masyarakat yang diambil dari kata “musyârakah”, lalu terjadilah konflik dengan Demak. Nah, Syaikh Lemah Abang ini membikin banyak sekali desa Lemah Abang, dari daerah Banten sampai daerah ujung timur Jawa. Para pengikut Syaikh Lemah Abang menentang tradisi yang berada di Kesultanan Demak. Dalam buku Negara Kerta Bumi, disebutkan bahwa Syaikh Lemah Abang pernah tinggal di Baghdad selama tujuh belas tahun. Oleh karena itu, pemahaman dia terhadap sistem kekuasaan banyak terpengaruh oleh sistem kekuasaan di Baghdad. Ketika dia balik ke sini, dia melihat fakta. Loh, Kesultanan Demak ini masih meneruskan model kekuasaan Maja Pahit. Kalau masyarakat menghadap sultan atau raja, harus nyembah dulu. Ini yang menurut Syaikh Lemah Abang gak bener. Lha wonk Syaikh Lemah Abang kalau menghadap raja berdiri kok, gak sujud. Lalu, Syaikh Lemah Abang melarang menghadap sultan dengan cara sujud atau nyembah. Dihukumi kafir oleh dia kalau nyembah manusia. Awalnya begitu.
Kemudian, karena sistem kekuasan di Jawa itu absolut, bahwa raja atau sultan adalah titisan dewa atau tuhan, maka itu yang kemudian direduksi oleh Syaikh Lemah Abang dengan ajaran Manunggaling Kawula Gusti. Sejak saat itu, kata-kata “ingsun” atau “aku” adalah hak prerogatif sultan atau raja. Masyarakat gak boleh menggunakan kata ganti diri “aku” atau “ingsun”, masyarakat harus menggunakan “Kulo” atau “Kaulo”. Orang Sunda menyebut kata ganti dirinya dengan sebutan “Abdi” yang artinya budak, gak punya hak apa-apa. Orang-orang Sumatra mengatakan kata ganti dirinya dengan “Sahaya” atau “Saya” yang artinya juga budak. Nah, dari sini, Syaikh Lemah Abang mengatakan “Seluruh pengikutku, gunakanlah kata ganti ingsun!”, seperti raja. Apakah kerajaan gak marah? Selain mereka gak nyembah kalau menghadap raja, mereka menggunakan kata ganti yang khusus untuk raja. Apalagi Syaikh Lemah Abang melakukan gerakan untuk tidak membayar pajak bagi semua penduduk. Karena dengan ditarik pajak, penduduk sangat sengsara dan gak karu-karuan kehidupannya. Sistem perpajakan di daerah-daerah di Jawa sangat menekan. Sampai-sampai, orang miskin yang gak punya rumah, diharuskan membayar pajak. Bagaimana bentuk pajaknya? Karena dia gak punya uang, maka pajaknya adalah kemit, yaitu menjaga rumahnya pejabat atau kerja membabat rumput di alun-alun. Maka, Syaikh Lemah Abang menyatakan bahwa ini adalah eksploitasi manusia terhadap manusia. Syaikh Lemah Abang memerintahkan pengikutnya untuk tidak membayak pajak, karena Islam tidak pernah ngajar bayar pajak. Yang diajarkan oleh Islam adalah infak, zakat, wakaf, dan sebagainya. Maka, Syaikh Lemah Abang dibunuh.
Kemudian, mulailah muncul stigma komunitas masyarakat abangan, pengikutnya Syaikh Lemah Abang. Dari kata abangan itulah, berkembang menjadi aliran-aliran yang disebut Kejawen. Orang-orang Abangan dianggap pemberontak, gak tau tatakrama, karena kalau menghadap Sultan gak mau nyembah, dan lain sebagainya. Itulah yang nantinya menjadi cikal bakal munculnya kelompok-kelompok yang disebut Kaum Abangan. Padahal, aslinya, mereka muslim. Dari kata abangan ini, timbullah istilah Kejawen.
Agama apa yang ada pertama kali di nusantara ini?
Agama pertama kali adalah agama Kapitayan. Yaitu agama yang memuja dewa tertinggi, namanya Sahyangtaya. Dalam bahasa Jawa kuno, Sunda kuno, dan Melayu kuno, kata “taya” memiliki arti kosong atau hampa, tapi bukan berarti tidak ada. Ini adalah kata-kata yang digunakan oleh Jawa kuno untuk mendefinisikan sesuatu yang tidak terdefinisikan. Tapi, kemudian diberi definisi tangkeno kinoyo mopo, tidak bisa diliat, gak bisa dipikir, gak bisa diangan-angan. Ia tidak ada tetapi ada. Ada tetapi tidak ada. Kemudian, dalam sistematika ajaran Kapitayan yang sederhana waktu itu, Sahyangtaya ini tidak bisa dikenali kecuali ketika muncul dalam bentuk kekuatan gaib yang disebut “Tu”. “Tu” adalah bahasan kuno yang artinya benang atau tali yang menjulur. “Tu” inilah yang dianggap sebagai kemungkinan prib`di Sahyangtaya. Kemudian, “Tu” diketahui punya sifat utama, yaitu sifat baik dan sifat tidak baik. Yang baik terang dan yang tidak baik gelap. Ini tetap satu, hanya saja wajahnya dua. “Tu” yang baik disebut Tuhan, dan “Tu” yang tidak baik disebut Hantu. Namun, “Tu” ini tetap saja abstrak. “Tu” bisa didekati ketika dia muncul di dunia dalam sesuatu yang ada kata-kata tu. Seperti watu, tugu, tunggak, tunggul, tuban dan sebagainya, ada kekuatan ghaib dari “tu” yang bersemayam. Seperti di batu, yang bahasa jawanya watu, ada kekuatan tu yang berpotensi pada kebaikan atau keburukan. Nah, di depan watu, atau di tugu, atau di atas tumbuhan, di tuban, air terjun, dan benda-benda yang ada kata tu, biasanya orang-orang memberikan sesajen atau disebut tumpeng. Ini jaman purba sekali.
Kapitayan ini justru nantinya diambil alih oleh Wali Songo untuk menyebarkan Islam. Karena, Islam masuk ke Indonesia ada jeda waktu delapan ratus lima puluh tahun tidak bisa masuk pada kalangan pribumi. Menurut sejarah, Kapitayan ini disebut dengan istilah animisme dan dinamisme. Mulai jaman batu tua, jaman batu menengah, sampai jaman batu besar. Ada perangkat-perangkat sesembahan jaman kuno. Mereka kalau menyembah Sahyangtaya tidak melewati sarana batu atau tugu. Tetapi ada tempat namanya sanggar. Sanggar itu bangunan segi empat yang bagian belakangnya ada tupang. Tupang inilah yang dianggap sebagai lambang kosong. Nah, ketika Islam masuk tidak bisa langsung diterima. Mengapa? Karena kebanyakan saudagar-saudagar menceritakan bahwa Allah duduk di arsy yang ada kursinya, kan seperti manusia. Orang-orang pribumi gak bisa nerima itu. Bagaimana tuhan bisa duduk, kan kayak orang?
Jadi ada jangka waktu 850 tahun Islam tidak bisa diterima. Jadi, Kapitayan gak mengenal dewa-dewa seperti Hindu dan Budha. Nah, pada jaman Wali Songo, Kapitayan dijadikan sarana untuk berdakwah. Seperti Sahyangtaya adalah tangkeno kinoyo mopo, maka para Wali Songo menjelaskan kepada masyarakat bahwa tuhan Sahyangtayan adalah Laisa kamitslihî Syai’un, diambilkan dalil al-Quran dan Hadis. Laisa kamitslihî Syai’un kan sama dengan tangkeno kinoyo mopo. Wali Songo menjelaskan tata cara menyembah tuhan pakai istilah Kapitayan, yaitu sembahiyang, tidak pakai istilah salat. Sembahiyang adalah menyembah Yang. Di mana? Di sanggar. Tapi, bentuk sanggar Kapitayan itu diganti seperti langgar-langgar di desa yang ada mihrabnya. Termasuk juga adanya bedug, ini adalah kapitayan. Ajaran ibadah tidak makan tidak minum dari pagi hingga sore tidak diistilahkan dengan shaum, karena masyarakat gak ngerti. Tapi, pakai istilah upawasa sehingga menjadi puas`. Jadi, orang-orang dahulu, kalau ingin masuk Islam, cukup baca syahadat, setelah itu selametan pakai tumpeng. Jadi, Kapitayan selalu menyeleksi atas semua yang masuk. Jangan harap bisa diterima oleh Kapitayan bila ada agama yang tuhannya berwujud seperti manusia. Karena, alam bawah sadar mayoritas masyarakat akan menolak itu. Hindu pun ketika masuk ke nusantara diseleksi juga. Ajaran pertama dalam hindu yang paling banyak pengikutnya adalah Waisnawa, pemuja Wisnu. Tapi, karena ada ajaran bahwa Wisnu muncul dalam bentuk manusia, akhirnya tergusur habis, dan yang muncul adalah Siwa. Ajaran Siwa itu tidak berpandangan bahwa tuhan itu bisa menjelma menjadi orang.
Bagaimana dengan aliran-aliran kepercayaan Kejawen atau Kebatinan?
Ini kan karena politik orde baru Suharto. Ada dongeng-dongeng yang dibikin oleh kaum misionaris yang diambil dari kitab semacam Darmogandul. Bahwa, ada pembantunya raja Brawijaya, melakukan dendam karena Islam masuk ke sini. Dia mengatakan “Lima ratus tahun lagi saya akan balas dendam pada orang-orang Islam”. Dalam dongeng itu juga ada penafsiran bahwa peristiwa jatuhnya Maja Pahit adalah tahun 1478. Lima ratus tahun dari 1478 adalah 1978. Sebagai orang Kejawen, Suharto mempercayai dongeng ini. Maka, muncullah aliran-aliran kepercayaan. Karena itu, ada mitos bahwa mereka datang untuk membalas dendam pada orang-orang Islam. Sebetulnya ini hanya dongeng yang dibikin oleh Tunggulwulung, yaitu gurunya Kyai Sadrah, muridnya seorang tokoh yang mendirikan gereja di Mojowarno. Padahal Maja Pahit gak jatuh pada 1478, justru kerajaan Kerta Bumi yang jatuh pada 1478 ini. Orang-orang Kejawen gak paham sejarah, ya wes manut aja.
Pada tahun 1989, saya pernah bertemu dengan beberapa orang tokoh aliran kepercayaan seperti Sumarah. Sekitar 10 tahun kemudian, yaitu 1999, saya ketemu lagi dengan mereka. Tokohnya bilang ke saya “Alhamdulillah Pak Agus, saya sekarang sudah haji”. Dia berubah. Rupanya dia sudah tahu akar sejarah Kejawen. Nah, sebetulnya yang kita perlukan adalah merangkul mereka, bukan malah memusuhi.
Makanya, ketika saya nulis buku Syaikh Siti Jenar yang 7 jilid itu, banyak sekali orang-orang Kebatinan yang menemui saya dan ngomong “Pak Agus, ternyata ajaran Syaikh Siti Jenar ada hubungannya dengan al-Quran dan hadis. Saya pikir itu ajaran asli Jawa, ternyata enggak!”.
Guru, Mertua, dan Istrinya Syaikh Siti Jenar itu orang Syiah. Tapi dia sendiri enggak, amalan tarekatnya dia nyambung ke Abu Bakar ash-Shiddiq. Karena itulah, banyak pengaruh Syiah dari pengikut-pengikutnya. Jadi, kita harus tahu akar-akar Kejawen.
Apakah Kejawen dan Kebatinan itu sama?
Itu kan hanya sebutan baru belakangan ini. Sebetulnya, itu adalah peristiwa lama akibat Syaikh Lemah Abang dikejar-kejar oleh Kesultanan Demak karena menyebarkan ajaran Islam.
Menurut saya, Istilah Kejawen harusnya diberikan pada pesantren, bukan pada kelompok-kelompok. Kenapa? Karena yang mempertahankan budaya dan tradisi Jawa adalah pesantren. Misalnya, sistem belajar mengajar di pesantren. Kyai itu ngajar pakai Bahasa Inggris atau Bahasa Jawa? Kyai ngomong dengan santri pakai Jawa, dan santri ngomong dengan Kyai juga pakai Jawa. Kitab-kitab klasik yang diajarkan bilughatil-jawî kok. Tulisan pego adalah tulisan Jawa yang mana orang Arab gak mungkin bisa baca. Saya punya kitab Tafsir Jalalain terbitan Darul Fikr Beirut Lebanon yang ada arti jawanya. Ini bukan terbitan Indonesia. Coba lihat! (sambil menyerahkan kitab yang dimaksud).
Seharusnya, para ulama Indonesia menulis sejarah nusantara. Jamannya Kyai Hasyim Asyari jawanya sangat kelihatan. Seperti Pesantren Lirboyo. Tapi, sekarang, nama lirboyo malah diganti dengan nama Hidayatul Mubtadiin, malah gak dikenal masyarakat. Coba kamu tanya ke orang Kediri “Di mana lokasi pesantren Hidayatul Mubtadiin?” Dia gak bakal tahu. Coba tanya tentang Lirboyo, orang tahu semua. Sekarang malah diarabkan, padahal dulu enggak.
Sebenarnya kitab-kitab yang dipegang oleh orang Kejawen adalah kitab karangan Wali Songo. Ini kitab-kitab Islam semua. Seperti kitab Suluk Mujil yang ditulis oleh Sunan Bonang, dan Suluk Linglung yang ditulis oleh Sunan Kali Jaga. Juga seperti kitab Serat Wirid, karangan Ronggowarsito. Dia itu kan muslim, ya megang kitab kuning juga. Karena memang kitab itu ditulis menggunakan tulisan Jawa, akhirnya dikira bukan santri. Padahal Roggowarsito itu santri.
0 0 0 7
Diposkan oleh Fauzan al-Farisi di 12.04
Kirimkan Ini lewat Email
Benere Dewe
April 17th, 2013 pada 00:27
Ada sesuatu yang lain tentang spiritua jawa, coba kunjungi
http://www.kapribaden.org/K_Kapribaden%20Itu%20Apa.php
http://kuncibudaya.blogspot.com/2011/06/kapribaden-kunci.html
Simpulkan, apakah ada pengaruh islam
sony
April 22nd, 2013 pada 06:07
oalah iki do ngopo, wes do salat rung?? wes to, suwargo nroko suk ayo dibuktekke.. neng aku marem mergo duwe agomo.. seng ngenalke sugo nroko..
Benere Dewe
April 24th, 2013 pada 05:47
Aku ra butuh salat. Ngenteni mbesuk bukteake surgo lan neroko….Kesuwen….Kono ndak di bukte ake!!!!
Javanizis
Mei 1st, 2013 pada 02:08
sewot…he…he…apa yang akan didapat dengan sewot
aslan pernah datang ke sini
http://vilaputih.wordpress.com/2011/05/18/mau-dibawa-kemana-islam-kini/
http://filarbiru.wordpress.com/
http://riosukm.blogspot.com/2013/03/mengapa-kebudayaan-jawa-mengalami.html
murtadianto
Mei 11th, 2013 pada 08:09
Jahiliyah pada dasarnya adalah mereka yang percaya pada Bisikan Syaitan dari Gua Hira, yang merendahkan Tuhan hanya bisa berbahasa Arab yang gemar menghukum tapi maha penyayang. Mereka percaya bahwa Tuhan mempunyai percetakan yang memberi mereka sebuah buku keramat. Mereka juga percaya pada gossip yang distandarisasi (Hadis & Sunah) serta yang percaya dongeng sejarah (Sira) padahal semuanya tanpa bukti sejarah dan arkeologi, bahkan mengandung kesesatan kronologis-geografis. Seandainya orang Indonesia mau menggunakan logika dan belajar dari sumber-sumber yang ilmiah, pasti sudah menjadi bangsa besar yang berperadaban tinggi. Bukan seperti sekarang, sibuk menghujat budayanya sendiri untuk diganti syariah.
Javanizis
Mei 11th, 2013 pada 15:50
He..he..he..
Semoga penjelasmu menjadikan semakin jelas
Jahira arab…ada apanya sebelum mohammad datang. gelap pekat/jahiliyah
Ada peradapan di arab saat itu? Sementara negara tetangga Irak, Iran, Mesir, Yaman, Suriah, India, Cina sudah memiliki peradapan yang tinggi. Di tanah jawa saat itu sudah memiliki peradapan apalagi sekarang di temukannya Situs Gunung Padang semakin menunjukan tingginya peradapan Nusantara.
He..he..he..Lagi
Mereka sibuk menghujat budaya sendiri karena telah diperbodoh onta-onta arab untuk diganti syariah karena iming-iming surga yang tak karuan juntrungnya. Bahkan mereka ga nyadar disuruh bayar upeti ke arab dengan diterapkannya syariah
miko malioboro
Mei 14th, 2013 pada 14:49
Terima kasih atas tulisannya,. sebagai Pencerahan saya,.Nuwun,.
rere
Mei 14th, 2013 pada 23:13
@Javanizis
Sukarno, Hatta, Syahrir, Mahatma Gandi, bahkan Yesus tak pernah angkat senjata dan menjadi militan untuk memperjuangkan martabat bangsa dan manusia.
—————————-
Militansi dan revolusi bukan berarti angkat senjata saja bung, mereka adalah motivator jiwa militan dalam fikiran dan hatinya.
Mereka bukan jiwa pengeluh pencela, penghujat, pembenci, dan saling hujat sesama anak bangsa kayak elo, sebab jiwa seperti itu adalah jiwa pengecut, jiwa yang tidak dewasa dan tdk berkembang cenderung terhambat perkembangan nya, Sehingga hanya mampu menebar kebencian sirik dan dendam, seharus nya menyemangati dengan keluhuran budi pekerti. Apa elo gak baca artikel-2 di Blog ini yang selalu mengajak pada kesadaran dalam keluhuran budi pekerti..???
Ngak usah banyak tanya orang lain sdh berbuat apa, tapi tanyalah diri mu sendiri telahberbuat apa terhadap bangsa ini, walaupun hanya buah fikiran, tapi buah fikiran menyemangati, bukan buah fikiran yang menghujat, mencela menghina bangsa sendiri,
Suatu tanda kekerdilan jiwa dan sempit nya hati karena tak mampu menerima kenyataan dan tak mampu memperbaikinya, sehingga bisanya cuma menghujat mengeluh mencela, tidak tampak karya nyata dalam keluhuranbudi pekerti.
jiwa kerdil seperti elo hanya mampu mengenali nafsumu saja, tapi sedikitpun tak punya kemampuan mengenali diri, apalagi mengenali yang menciptakan kehidupan.
Lihatlah dan baca hujatan & keluhan mu yg penuh kebencian kpd kelompok lain, itu suatu tanda kekerdilan jiwa pecundang. Sementara elo menceritakan peradaban tinggi bangsa lain, namun dilain fihak jiwamu tidak beradab.
Membangun Nusantara yang berbudi pekerti adalah dengan keluhuran budi pekerti, bukan dengan kerendahan dan kekotoran hati. Orang waras akan membersihkan pakaian dengan air bersih, bukan dengan air comberan.
javanizisavanizis
Mei 15th, 2013 pada 15:30
@Rere
Kau katakan:
Militansi dan revolusi bukan berarti angkat senjata saja bung, mereka adalah motivator jiwa militan dalam fikiran dan hatinya.
Mereka bukan jiwa pengeluh pencela, penghujat, pembenci, dan saling hujat sesama anak bangsa kayak elo, sebab jiwa seperti itu adalah jiwa pengecut, jiwa yang tidak dewasa dan tdk berkembang cenderung terhambat perkembangan nya, Sehingga hanya mampu menebar kebencian sirik dan dendam, seharus nya menyemangati dengan keluhuran budi pekerti. Apa elo gak baca artikel-2 di Blog ini yang selalu mengajak pada kesadaran dalam keluhuran budi pekerti..???
@Javanizis
Mereka memang jiwa pengeluh pencela, penghujat, pembenci, dan saling hujat sesama anak bangsa.
Tapi tahu kau bahwa bahwa segala sessuatu itu minimal ada dua sisi karena adanya pro dan kontra. Merka dikatakan pemberontak oleh sang penguasa. Aku dan teman-temanku yang menyuarakan tentang keinginan kembalinya spiritual jawa kau anggap pengeluh pencela, penghujat, pembenci.
Rere…… lalu kau anggap apa pada mereka yang mengatakan bahwa spiritual dan budaya jawa adalah pemuja setan, pemuja blorong, sirik, kafir dan semua itu juga adalah pengeluh, pencela, penghujat, pembenci kepada kami yang ingin tetap melestarikan budaya spiritual moyang kami.
@Rere
Ngak usah banyak tanya orang lain sdh berbuat apa, tapi tanyalah diri mu sendiri telah berbuat apa terhadap bangsa ini, walaupun hanya buah fikiran, tapi buah fikiran menyemangati, bukan buah fikiran yang menghujat, mencela menghina bangsa sendiri,
Suatu tanda kekerdilan jiwa dan sempit nya hati karena tak mampu menerima kenyataan dan tak mampu memperbaikinya, sehingga bisanya cuma menghujat mengeluh mencela, tidak tampak karya nyata dalam keluhuranbudi pekerti.
jiwa kerdil seperti elo hanya mampu mengenali nafsumu saja, tapi sedikitpun tak punya kemampuan mengenali diri, apalagi mengenali yang menciptakan kehidupan.
Lihatlah dan baca hujatan & keluhan mu yg penuh kebencian kpd kelompok lain, itu suatu tanda kekerdilan jiwa pecundang. Sementara elo menceritakan peradaban tinggi bangsa lain, namun dilain fihak jiwamu tidak beradab.
Membangun Nusantara yang berbudi pekerti adalah dengan keluhuran budi pekerti, bukan dengan kerendahan dan kekotoran hati. Orang waras akan membersihkan pakaian dengan air bersih, bukan dengan air comberan.
@Javanizis
Rere …..Yang akau katakan itu juga adalah dirimu sendiri…
Nyatanya kau bukan hanya menghujat, pengeluh pencela yang tidak lebih baik dari aku. Kata-katamu juga tak lebih dari air comberan. Yang menyatakan bahwa Kau pun kerdil dengan jiwa yang sempit karena kau pun tak mampu menerima kenyataan dan tak mampu memperbaikinya, sehingga bisanya cuma menghujat mengeluh mencela, tidak tampak karya nyata dalam keluhuran budi pekerti.
Bukankah sudah sekian dasawarsa kami diam.
Kini kami bersuara untuk menunjukan bahwa kami ada.
Mungkin kami mengeluh dengan harapan keluhan kami di dengar.
Mereka tidak mendengar kami.
Rere,
Mereka tuli. Sekarang kami mencela dan menghujat.
Tetapi kami tidak melempar molotov dan bom agar kami didengar.
Rere…
Yesus dihukum oleh tokoh agama yahudi karena dianggap menghujat.
Kata-kata Penjajahan diatas dunia harus dihapuskan juga dikatakan kata-kata yang provokativ oleh pihak penjajah.
rere
Mei 16th, 2013 pada 00:38
ooo ceriatnye mo bales dendam…neh…. ha ha ha
apa bisa berjuang dengan hati kotor …? mana teori keluhuran budaya mu…
segala apapun keluhan celaan dan hujatan mu menunjukanm budaya jiwamu
kenyataan yang ada saat ini..?, mampukah akal mu mencapai hikmah kehidupan ini,…
atau hanya cukup dengan keluhan celaan dan hujatan…?
masih banyak nasihat luhur yg harus lebih disikapi dan di apresiasi…
baca dong yang bener, Blog ini mengajak kepada keluhuran budi pekerti
tanpa harus mencela menghujat dan mengeluh, Itulah karya nyata…..he he he
salam NKRI harga mati untuk anak Bangsa.
javanizisavanizis
Mei 16th, 2013 pada 01:15
Rere postingan di halaman ini berjudul: kejawen-ajaran-luhur-yang-dicurigai-dikambinghitamkan.
Adakah itu sebuah hujatan
Kenapa postingan ini diberi judul: kejawen-ajaran-luhur-yang-dicurigai-dikambinghitamkan.
Mungkin juga kau anggap sebagai hujatan
javanizisavanizis
Mei 16th, 2013 pada 01:19
Nyatanya kata-kata yang kau lontarkan juga ga berbau keluhuran
Jebule……..opo iku yo?
SABDå
Mei 16th, 2013 pada 13:57
Poro Sedulur sebangsa setanah air Yth
Saya harap kita semua saling belajar. Saling asah asih asuh. Silahkan digunakan media ini utk berdiskusi menggali kawruh. Hanya saja, mari kita semua giat meningkatkan kedewasaan dan kematangan jati diri. Kita bicara soal nilai-nilai luhur, hendaknya memilih kata-kata dan kalimat yang pas. Mari kita membersihkan lantai dengan kain pel yg bersih. Mari kita berdiskusi berbagai hal yg bernilai luhur dengan kalimat dan kata-kata yang membuat suasana nyaman, damai, tenteram. Sudah semestinya kita selalu menerapkan ajaran luhur : Kinaryo karyenak tyas ing sesama. Karena dari gaya bahasa yg tertulis akan terlihat setinggi apa kesadaran seseorang, seluas apa ilmu pengetahuan seseorang, dan sedalam apa kematangan lahir dan batin seseorang. Saya percaya di sini banyak sekali para waskita yg cukup berdiam saja, namun menyimak dengan penuh seksama.
Salam karaharjan dan paseduluran
asah asih asuh
Purwoko
Mei 17th, 2013 pada 12:02
Mungkin judul dari materi ini juga sudah provokatif..
Ki Sabdo juga harus bijak menulis materi tanpa menyinggung pihak lain….
klo memang tujuan penulisan materi adalah agar orang lain tahu tentang ajaran leluhur…tulis saja judul “Ajaran leluhur kejawen” tanpa embel-embel dicurigai-dikambing hitamkan, karena kata2 tersebut pasti menunjuk pihak lain
Klo Ki Sabda memang ingin mengajarkan ajaran leluhur, tulis saja tentang inti ajaran leluhur tanpa membandingkan dengan ajaran lain…. meskipun ajaran tersebut mungkin oleh pihak lain dianggap tidak sesuai…..
Tulislah dengan bijak……ajarkan dengan kasih sayang
rahayu wilujeng buat kita semua
rere
Mei 17th, 2013 pada 22:51
Mohon maaf dan trimaksih Mas Sabda kami telah di ingatkan, semoga menjadi pelajaran berharga utk kami semua, bahwa spt yg Mas sebutkan :
“….gaya bahasa yg tertulis akan terlihat setinggi apa kesadaran seseorang, seluas apa ilmu pengetahuan seseorang, dan sedalam apa kematangan lahir dan batin seseorang…”.
sekali lagi mohon maaf dan trimaksih….
salam karaharjaan.
KALI BENING
Mei 15th, 2013 pada 23:44
rere@ dari pada kebanyakan ngomong lebih baik tunjukin kejantanan loe
rere
Mei 16th, 2013 pada 00:49
eeehh……baru nongol jangan asal nyocor..bung
baca dong trhead nya,…siapa yang mulai menulis menebar kebencian hujatan dan celaan.
hmmm, tak perlu nyuruh tunjukin kjantanan….cung
pelajari tuh Filosfi Blangkon mu, sebelum nyocor gak karuan…
jangan asal bisa pake saja, so’ so’an nunjukin budaya jawa
tapi gak ngerti esensinya,….jebule malah ikut-ikutan nesunan…
hmmm……cita-cita nya besar membangun bangsa, tapi gedenan nesu
mana budaya luhurmu cung…?!!!
Benere Dewe
Mei 16th, 2013 pada 01:31
Hua..ha..ha…Yang memulai bicara tentang kejantanan siapa ya?
Bukankah Kau sendiri…
Kenapa kau jadi sewot bila kau sendiri disuruh nunjukin kejantanan?
Oggy Ndableg
Mei 20th, 2013 pada 02:47
harap berhati hati dalam berucap. leluhur selalu ada dalam lingkup kita. bukan karena kita tidak tahu, sesuatu menjadi tidak ada.
seseorang bisa nguri uri kebudayaan masing masing, jika hati dan jiwanya menyadari asal usulnya.
jagalabilowo
Mei 20th, 2013 pada 23:05
kenapa saudara2ku mencela budayamu sendiri alangkah naifnya saudara2ku
kita makan, minum, ngiseng, mencari nafkah di bumi nusantara tapi tidak mengakui kehebatan budaya sendiri. MUNAFIK.
perlu diketahui benar, pembenaran, kebenaran itu bermakana beda walau kata dasar sama benar.
benar artinya menurut sudut pandang dirinya sendiri
pembenaran artinya benar yang dipaksakan
kebenaran artinya mutlak milik Tuhan
kesimpulannya
bencilah dirimu sendiri sebelum kamu membenci orang lain
artinya lihatlah tingkah lakumu sendiri sebelum melihat tingkah laku orang lain.
jagalabilowo
Mei 20th, 2013 pada 23:10
ojo rumongso pinter nanging pintero ngrumangsani
Aryo Majisi
Mei 21st, 2013 pada 01:59
ojo rumongso pinter nanging pintero ngrumangsani.
He…he…he….
Lek Rumongso pinter, terus kelakon pinter…piye?
Ngrumangsani bodo, terus kelakon bodo piye?
Lek ngrumangsani pinter yo dibagi kepinterane, ojo nggo minteri kancane!
Opo arep dipek dewe ben ra ono saingane.
Yo pinter ngrumangsani yen pinter, pinter ngrumangsani yen bodo.
He..he..he..guyon yo kang. ojo di nggo ati
diet
Mei 21st, 2013 pada 04:17
Thank you, I have recently been looking for info approximately this subject for ages
and yours is the greatest I’ve came upon so far. However, what concerning the bottom line? Are you positive about the supply?
hi hi hi hi
Juni 24th, 2011 pada 10:42
woiiiiii kang BA….hahahahaha
apa kabar lama ga jumpa (terjemahan : long time no see) yah
sekarang bolehkan kalau aku balik ke jepang….habis gimana kan sudah dibilang tidak boleh memaksa.,….pak karno kasihan….
jadi diikhlaskan kalau aku balik ke Jepang…..banyak yang harus aku lakukan di sana
1. pertama KAWIN hahahahahaha
tinggal dengan enak dan damai jauh dari politik di Kyoto….
peni
Juni 30th, 2011 pada 15:42
pesan dari BA :
Jangan balik dulu, nusantara masih membutuhkan hi hi hi …
pak karno juga telah memaksa hi hi hi ….
dapetin cwk sini aja kan banyak cwk yg hi hi hi ….
perempuan priangan
Juli 8th, 2011 pada 10:30
memang siapa kau neng peni, ngatur2 aku….enak saja ga bisa…
pemirsa
Oktober 4th, 2011 pada 11:31
nusantara mem buahkan hasil…..hi hi hi
???????
Januari 15th, 2012 pada 16:31
TUHAN KAMI ADALAH ALAM, NAMA TUHAN ADALAH NAMA KIASAN, KLU BOLEH KAMI TIDAK MENULIS IDENTITAS NAMA AGAMA DI KTP ,LBH BAIK NGAK, BANYAK CARA MENYEMBAH ALAM,KRN ALAM MEMBERIKAN BANYAK CARA MEMBANTU KITA HIDUP.SAYANG DGN MANUSIA,ALAM ,TUHAN DAN CIPTAANYA.
………………………………………………………..
TUHAN KAMI ADALAH ALAM —————————————————— TUHAN = ALAM
HIDUP.SAYANG DGN MANUSIA,ALAM ,TUHAN DAN CIPTAANYA.—— ALAM /= TUHAN
??????????????????????????????????????????????????????????????????
Bratayuda
Januari 19th, 2012 pada 03:19
!!!!!!!!!!!
Tuhan = Alam, Alam=Tuhan,……..
“=” (Identik)
“Aku ” menunjuk ke dada
Aku tak tampak, yang tampak dada(fisik)
di dalam dada Qolbu(jantung/hati)
Tuhan ditunjukan dengan adanya Alam( ilmu dan kehidupan)
Tuhan tak tampak, yang tampak Alam
di Alam ada ilmu dan kehidupan yang disifati oleh sifat Tuhan
Tuhan mensifati Alam atas ilmu-Nya dan sifat hidup Nya
Hanya dengan melihat /membaca Alam kita mengenal Tuhan
hanya dengan melilhat/membaca/intopeksi diri kita mengenal Tuhan
Tuhan=Alam,……..Alam=Tuhan,……….is no trouble,..!!!
Tuhan meliputi seluruh kehidupan, tidak di atas/di bawah, tidak di depan/blakang, tidak diluar alam, namun terasa dalam hidup dan alam kehidupan pada setiap hembusan nafas dan detak jantung……….
salam bak sukses salalu
Togop
Juni 8th, 2012 pada 11:15
Lho bukannya Alam ….penyanyi dangdut tho ?
Rediyanto
Januari 20th, 2013 pada 01:06
seng suka blusukan….
BIMA
Januari 19th, 2012 pada 07:02
yang ‘mencipta tidak dapat ‘dipersamakan dengan yang ‘dicipta.
kamu mengetahui kata dan makna ‘alam itu pun hanya sebatas ‘alam mu.
S’alam
note:
lumayan buat selingan,
silahkan dillanjutkan mencari di primbon bentuk dan arti lambang itu..h h h
Onta Arab
Januari 19th, 2012 pada 10:13
lumayan buat selingan,
silahkan dillanjutkan mencari di primbon bentuk dan arti lambang itu..h h h
Ngiri ya
bukumu tulisan thok.. kakuuuuuuuuuuuuu…..
Bratayuda
Januari 20th, 2012 pada 13:37
emang ….hh..hh
semua kulit agama hanya permainan analogi dan sugesti… tok, tak lebih…. .
mari kita cari bedasarkan primbon qur’an,….utk mendekati prakiraan dalam prasangka-prasangka nanar dan nyasar gak pernah tentu.
lumayan lah kulit agama pun bisa di buat mainan kupasan nya
buat selingan mengisi waktu hidup, dari pada dungu thdp isi nya…hh..hh
salam baik ,…sukses selalu
wisnu tiang djawi
Maret 29th, 2012 pada 22:50
@mas Bima yg budiman
Klo mas Bima gak setuju dgn ajaran kejawen sebaiknya anda gak usah komentar di blog ini,, itu sama dengan merendahkan ajaran anda yg anda anggap paling benar,,,
salam perdamaian seluruh bumi,,,,
DOMBA GEMBEL
Januari 20th, 2012 pada 17:57
yang ‘mencipta tidak dapat ‘dipersamakan dengan yang ‘dicipta.
kamu mengetahui kata dan makna ‘alam itu pun hanya sebatas ‘alam mu.
betuuuuuul……?!
S’alam
note:
lumayan buat selingan,
silahkan dillanjutkan mencari di primbon bentuk dan arti lambang itu..h h h
gong………….gong……..gong gong……guk guk……………husssssss
baru setengah mas………setengah ilmu dunia……………h h h
Si Gundul
Januari 20th, 2012 pada 19:38
Setuju Mas Bratayuda….
“lumayan lah kulit agama pun bisa di buat mainan kupasan nya
buat selingan mengisi waktu hidup, dari pada dungu thdp isi nya…hh..hh”
Masalahnya: kl tahu kulitnya baru sebatas katanya, malah lebih sia2 donk hidupnya, wong megang kulit aja belum, apalagi mo main kupas2an..hehe.
Salam baik, sukses selalu….
Ande2 Lumut
Januari 20th, 2012 pada 18:11
lumayan buat selingan,
silahkan dillanjutkan mencari di primbon bentuk dan arti lambang itu..h h h
gong………….gong……..gong gong……guk guk……………husssssss
———————-
Lambang : Anjing menggonggong, kafilah (kejawen) berlalu …
DOMBA GEMBEL
Januari 20th, 2012 pada 18:24
maksud na…..lambang cupu?!……culun punya……huahaha haha…..
masih mentah mas……………setengah mat’eng….eng ing eng……………haha
Maret 14th, 2012 pada 12:28
Buah takkan pernah jatuh jauh dari pohonnya. Kayaknya pengalaman pribadi doyan primbombon nih. Xixixixiix…
DOMBA GEMBEL
Januari 20th, 2012 pada 23:06
ga heran doyanan nya ‘kulit sama ‘daging……
sesuai doktrin…………………………………………..hiiiii sereem…….haha haha
Minak Jinggo
Desember 22nd, 2012 pada 23:59
Yang parah adalah: hafal 2-3 ayat merasa paling tahu dan paling bener trus ajak-ajak lempar molotov ke tempat ibadat agama lain
BIMA
Februari 12th, 2012 pada 15:11
Alhamdulillah ya…..kebathilan pasti musnah! Insya Allah.
rere
Februari 12th, 2012 pada 15:16
Jelas, para penghancur kerukunan bangsa yang katanya agama nya sebangayk aliran selokan tukang demo, tukang ngrusak, tukang jagal, tk bunuh, tu bom
itu pasti MUSNAAAAAH dari tanah jawa…hua.ha ha ha
iya yah sesuatu bangetz……..hi hi hi hi hi
rere
Februari 12th, 2012 pada 16:15
di pikir pikir…………..
eeeehhhh jebule gak musnah-musnah…hu ha ha ha
malah si pecundang buetaaah buanget parkir disini….hi hi hi ih
gak punya maluuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu
maknya kalu ber agama itu mbok ya punya tuhan dong….he..he
tuhan kok cuma tahu nama nya doang…………hua ha ha ha
kok malah gak kenal yang punya nama………….he…he
lucu banget ………….agama apaan maunya slamet sendiri…..
apa yang nylametin …????…………Mbah dukun menyan arab yach……..???
bemo…bemo,……….elo banyak ngatur orang lain………sok tau lo…
atur dirmu sendiri,……makan tuh dalil-dalil mu
sampai tubuh dan jiwamu ngerti terhadap dalilmu….
slamatkan dirimu sendiri dengan agama ….
jangan sok pahlawan nylametin orang lain, smentara jiwamu hampa, kosong, terhambat, dan berpenyakit. jiwa mu kerdil, pengecut, dungu, cuma pandai menggoyang lidah dengan dalil mentah….
kitab suci mu gak sampai kerongkongan,…..
kata-katamu membunuhi binatang buruan,…..
agamamu hanya tampkak pada ceremonial
umat mu tak mengenali pimpinannya kecuali dari pakaian nya
hobi mu menghias mushaf dan rumah ibadah
mulut mu berbusa penuh dalil berbuih.
yang laki tampak wanita, yang wanita tampak laki
moral nya rusak. pemimpin nya ndablek
hobimu hura-hura, bikin makanan bakar menyan
korban mu hanya menyiksa dan membunuh
saudaramu mu terpecah belah berserakan bagai sampah
bertengkar rebutan tuhan yang tinggal nama
lu tinggalkan tuhan sejati yang menghidupi dirimu yang sejati
sementara badan mu se ongok calon bangkai
jiwa mu merana hati mu hampa
bukan telinganya yang budeg tapi hatinnya yang maghdub
bukan matanya yang buta tapi mata hatinya yang buta
elo pasti kenal dengan yang sbb :
——————————————
Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan,
Padahal kamu ketika itu melihat,
dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. tetapi kamu tidak melihat,
Maka mengapa jika kamu tidak dikuasai
kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?
——————————–
note ;
kembalikanlah nywamu pada tempat nya jika elo orang yang benar
jangan ngurusi nyawa orang, elo takan di mintai tanggung jawab…..
ha…ha.. ha…………….muntah deh elooooo….
Baladewa
Februari 15th, 2012 pada 09:09
Tafsir Ayat La Ikraha Fi al-Din
Oleh Abdul Moqsith Ghazali
Tidak banyak manfaatnya memaksa seseorang memeluk suatu agama, kalau tidak diikuti kepercayaan dan keyakinan dari orang tersebut. Agama yang dipaksakan, menurut Jawdat Sa’id, sama dengan cinta yang dipaksakan. “Tidak ada agama dengan paksaan, sebagaimana tidak ada cinta dengan paksaan”. Memeluk suatu agama sejatinya harus diikuti dengan keyakinan yang mendalam terhadap ajaran yang ditetapkan agama itu. Bahkan, setiap orang punya hak memilih antara beragama atau tidak beragama. Nabi pernah menawari salah seorang budak perempuannya, Rayhanah binti Zaid, untuk masuk Islam. Namun, Rayhanah lebih memilih Yahudi sebagai agamanya. Nabi tak marah pada Rayhanah hingga akhirnya ia sendiri yang memutuskan masuk Islam. Ini sebuah teladan. Sebagai majikan pun Nabi tak memaksa budaknya mengikuti agama yang dianutnya.
Toleransi dan kebebasan beragama selalu disandarkan pada ayat la ikraha fi al-Din. Persisnya Allah berfirman (QS, al-Baqarah [2] : 256), “Tidak boleh ada paksaan dalam agama. Sungguh telah nyata (berbeda) kebenaran dan kesesatan. Karena itu, barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, sesungguhnya ia telah berpegang kepada tali yang amat kuat yang tak akan putus. Allah Maha Mendengar dan Mengetahui” (la ikraha fi al-din qad tabayyana al-rusyd min al-ghayy fa man yakfur bi al-thaghut wa yu’min billah fa qad istamsaka bi al-’urwah al-utsaqa la infishama laha. Wallahu sami’un ’alim).
Abu Muslim dan al-Qaffal berpendapat, ayat ini hendak menegaskan bahwa keberimanan didasarkan atas suatu pilihan sadar dan bukan atas suatu tekanan. Menurut Muhammad Nawawi al-Jawi dala bukunya, Marah Labidz menegaskan bahwa ayat ini berarti pemaksaan untuk masuk dalam suatu agama tak dibenarkan. Dari sudut gramatika bahasa Arab tampak bahwa kata “la” dalam ayat di atas termasuk “la linafyi al-jins”, dengan demikian berarti menafikan seluruh jenis paksaan dalam soal agama. Ayat ini juga dikemukakan dengan lafzh ’am (kata yang umum). Dalalah lafzh ’am, menurut ushul fikih Hanafiyah, adalah qath’i (jelas-tegas) sehingga tak mungkin ditakhshish (dibatasi pengertiannya) apalagi dinaskh (dibatalkan) dengan dalil yang zhanni (tidak jelas maknanya).
Ayat ini merupakan teks fondasi atau dasar penyikapan Islam terhadap jaminan kebebasan beragama. Jawdat Sa’id dalam bukunya yang berjudul La Ikraha fi al-Din menyebut la ikraha fî al-din, qad tabayyana al-rusyd min al-ghayy sebagai ayah kabirah jiddan (ayat universal). Apalagi, menurut Jawdat Sa’id, ayat itu dinyatakan persis setelah ayat kursi yang dianggap sebagai salah satu ayat paling utama. Jika ayat kursi mengandung ajaran penyucian Allah, maka ayat tersebut mengandung penghormatan kepada manusia, yang salah satunya adalah menjamin hak kebebasan beragama.
Dalam menafsirkan ayat ini, Jawdat Sa’id menegaskan bahwa yang dimaksud dengan pemaksaan (al-ikrah) adalah al-ghayy dan ini adalah jalan salah (al-thariq al-khathi’). Sedang yang dimaksud dengan tanpa paksaan (alla ikrah) adalah al-rusyd dan ini adalah jalan benar (al-thariq al-shahih). Pengertian ayat itu adalah “tidak ada paksaan dalam agama. Sungguh sudah jelas (perbedaan) antara tanpa paksaan dan pemaksaan”. Berbeda dengan kebanyakan para mufasir, Jawdat Sa’id menafsir kata “thaghut” dalam lanjutan ayat itu sebagai orang yang memaksakan pemikiran dan keyakinannya kepada orang lain, dan membunuh orang yang berbeda keyakinan dengan dirinya.
Perihal ayat tersebut, Jawdat Sa’id mengemukakan pandangannya. Pertama, ayat itu memberi jaminan kepada orang lain untuk tidak mendapatkan paksaan dari seseorang. Ayat itu juga memberi jaminan agar seseorang tak dipaksa orang lain tentang sesuatu hal, termasuk dalam hal agama. Kedua, ayat itu bisa dipahami sebagai kalimat perintah (kalam insya’i) dan sebagai kalimat informatif (kalam ikhbari). Sebagai kalimat perintah, ia menyuruh seseorang untuk tak melakukan pemaksaan kepada orang lain. Sebagai kalam ikhbari, ayat itu memberitahukan bahwa seseorang yang dipaksa masuk pada suatu agama sementara hatinya menolak, maka orang itu tak bisa dikatakan telah memeluk agama itu. Ini karena agama ada di dalam kemantapan hati, bukan dalam ungkapan lisan. Ketiga, ayat ini melarang membunuh orang pindah agama, karena ayat itu turun untuk melarang pemaksaan dalam soal agama.
Para ulama tafsir menyebutkan beberapa sebab yang melatarbelakangi turunnya ayat tersebut. Al-Qurthubi dalam al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an menjelaskan riwayat yang menceritakan sebab turunnya ayat ini. Pertama, Sulaiman ibn Musa menyatakan, ayat ini dinasakh dengan ayat lain yang membolehkan umat Islam membunuh umat agama lain. Ia menambahkan, Nabi Muhammad telah memaksa dan memerangi orang-orang non-Muslim yang tinggal di Arab untuk memeluk Islam. Ibn Katsir mengutip pandangan sekelompok ulama yang menyatakan bahwa ayat tersebut sudah dinasakh ayat perang (ayat al-qital). Menurutnya, seluruh umat manusia wajib diseru masuk agama Islam. Sekiranya mereka tidak mau masuk Islam dan tak mau membayar retribusi (jizyah), mereka wajib diperangi. Ibn Katsîr dalam Tafsir al-Qur’an al-’Azhim berkata, ayat tersebut merupakan perintah agar umat Islam tak memaksa orang lain masuk Islam. Sementara Thabathaba’i dalam al-Mizan fi Tafsir al-Qur’an berpendapat, ayat itu tak mungkin dinaskh tanpa menaskh alasan hukumnya (illah al-hukm). Illat hukum itu tertera secara eksplisit dalam kalimat berikutnya yang menyatakan, antara al-rusyd (kebenaran) dan al-ghayy (kesesatan) sudah jelas.
Kedua, ayat tersebut tak dinaskh. Tapi, ia turun secara khusus kepada Ahli Kitab. Mereka tak bisa dipaksa masuk Islam selama masih membayar retribusi (jizyah). Pendapat ini dikemukakan al-Sya`bi, Qatadah, al-Hasan, dan al-Dhahhak. Para ulama tersebut memperkuat argumennya dengan riwayat Zaid ibn Aslam dari bapaknya. Ia mendengar Umar ibn Khattab berbincang dengan seorang perempuan tua beragama Kristen. “Masuk Islamlah, wahai perempuan tua, niscaya engkau akan selamat, karena Allah mengutus Muhammad SAW dengan membawa kebenaran. Lalu perempuan itu berkata, saya sudah tua renta dan sebentar lagi kematian akan menjemput. Umar berkata, Wahai Allah, saya bersaksi atas perempuan ini. Umar kemudian membaca ayat tadi.
Sementara pendapat lain menyatakan bahwa sebab turun ayat tersebut sebagai berikut. Pertama, diriwayatkan Abu Dawud, al-Nasa’i, Ibn Hibban, Ibn Jarir dari Ibn Abbas. Alkisah, ada seorang perempuan tidak punya anak. Ia berjanji pada dirinya bahwa sekiranya ia mempunyai anak, maka anaknya akan dijadikan seorang Yahudi. Ia tak akan membiarkan anaknya memeluk agama selain Yahudi. Dengan latar itu, ayat ini turun sebagai bentuk penolakan terhadap adanya pemaksaan dalam agama.
Kedua, ayat itu turun terkait peristiwa seorang laki-laki Anshar, Abu Hushain. Dikisahkan, Abu Hushain adalah seorang Muslim yang memiliki dua anak Kristen. Ia mengadu kepada Nabi, apakah dirinya boleh memaksa dua anaknya masuk Islam, sementara anaknya cenderung kepada Kristen. Ia menegaskan kepada Nabi, apakah dirinya akan membiarkan mereka masuk neraka. Dengan kejadian tersebut, turun firman Allah tadi yang melarang pemaksaan dalam urusan agama.
Dengan mengetahui sabab al-nuzûl tersebut, jelas bahwa pemaksaan dalam agama tak dibenarkan. Ibrahim al-Hafnawi menegaskan bahwa kebebasan beragama merupakan prinsip dasar ajaran Islam, sehingga tak ditemukan satu ayat pun dalam al-Qur’an atau sebuah hadits yang bertentangan dengan prinsip dasar ajaran ini. Pendapat senada dikemukakan Rasyid Ridla dalam Tafsir al-Qur’an al-Hakim. Karena keimanan merupakan pondasi agama yang esensinya adalah ketundukan diri, maka—menurut Ridla—ia tak bisa dijalankan dengan pemaksaan. Dengan ini bisa dikatakan, beriman bukan merupakan keharusan atau kewajiban sehingga perlu dipaksakan dari luar. Beriman merupakan pilihan, kesadaran dan ketundukan subyektif manusia atas ajaran-ajaran Allah.
Menjadi hak setiap orang untuk percaya bahwa agamanya benar. Namun, dalam waktu bersamaan, seseorang harus menghormati jika orang lain berpikiran serupa. Sebab, persoalan keyakinan merupakan perkara pribadi (qadliyah syahshiyyah) dari setiap orang, sehingga tak boleh ada paksaan. Jamal al-Banna dalam Hurriyah al-Fikr wa al-I’tiqad fi al-Islam menegaskan, Nabi hanya sekadar penyampai pesan. Dia tak punya kewenangan untuk memaksa. Allah berfirman dalam al-Qur’an (al-Ghasyiyah [88]: 21-22) “maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu adalah orang yang memberi peringatan. Kamu bukan orang yang berkuasa atas mereka”. Di ayat lain Allah berfirman (QS, Yunus [10]: 99), ”Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu akan beriman semua orang yang ada di bumi seluruhnya. Maka apakah kamu hendak memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang beriman semuanya? Tak seorang pun akan beriman kecuali dengan ijin Allah”.
Abdul Karim Soroush membuat sebuah ilustrasi. Bahwa sebagaimana seseorang menghadapi kematian secara sendirian, maka ia pun memeluk agama secara individual. Setiap umat beragama memang melakukan aksi dan ritus komunal, tetapi bukan keimanan komunal. Jika ekspresi iman bersifat publik, maka esensi iman bersifat gaib dan privat. Bagi Soroush, wilayah iman seperti arena akhirat yang di dalamnya setiap orang dinilai satu-satu. Disebutkan, “Tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri”. Allah berfirman dalam al-Qur’an (Maryam [19]: 95) “wa kulluhum atihi yawm al-qiyamah farda”.
Tidak banyak manfaatnya memaksa seseorang memeluk suatu agama, kalau tidak diikuti kepercayaan dan keyakinan dari orang tersebut. Agama yang dipaksakan, menurut Jawdat Sa’id, sama dengan cinta yang dipaksakan. “Tidak ada agama dengan paksaan, sebagaimana tidak ada cinta dengan paksaan”. Memeluk suatu agama sejatinya harus diikuti dengan keyakinan yang mendalam terhadap ajaran yang ditetapkan agama itu. Bahkan, setiap orang punya hak memilih antara beragama atau tidak beragama. Nabi pernah menawari salah seorang budak perempuannya, Rayhanah binti Zaid, untuk masuk Islam. Namun, Rayhanah lebih memilih Yahudi sebagai agamanya. Nabi tak marah pada Rayhanah hingga akhirnya ia sendiri yang memutuskan masuk Islam. Ini sebuah teladan. Sebagai majikan pun Nabi tak memaksa budaknya mengikuti agama yang dianutnya.
Tidak dibolehkannya melakukan pemaksaan dalam agama ini bisa dimaklumi, karena Allah memposisikan manusia sebagai makhluk berakal. Dengan akalnya manusia bisa memilih agama yang terbaik buat dirinya. Allah berfirman (QS, al-Kahfi [18]: 29), “Katakanlah: “kebenaran datang dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang beriman, silahkan, dan barangsiapa yang ingin kafir, biarlah kafir. Ini berarti, manusia tak memiliki kewenangan menilai dan mengintervensi keimanan seseorang. Tuhan yang berhak menilai benar dan tidaknya keyakinan. Itu pun dilakukan di akhirat kelak. Allah berfirman (QS, al-Sajdah [32]: 25) “sesungguhnya Tuhanmu yang akan memberikan vonis terhadap perselisihan yang terjadi di antara mereka, nanti pada hari kiamat. Karena keimanan berpangkal pada keyakinan yang terpatri dalam hati, maka yang mengetahui hakekat keberimanan seseorang hanya Allah. Beriman adalah tindakan soliter. Iman merupakan bagian dari komitmen pribadi.
Meminjam terminologi ushul fikih, persoalan beriman dan tidak beriman merupakan haq Allah (hak Allah). Artinya, beriman dan tidak beriman merupakan urusan manusia secara individual dengan Tuhannya, Allah. Pilihan iman atau kufr merupakan tindakan privat-individual. Adalah hak setiap orang untuk kufr atau iman. Sebab, keimanan dan kekufuran tidak dipertanggungjawabkan kepada manusia, melainkan kepada Allah. Tanggung jawab berada di tangan yang bersangkutan dalam hubungannya dengan Allah. Seseorang tak akan dimintai pertanggungan jawab atas dosa orang lain. Demikian pula sebaliknya. Allah SWT berfirman dalam al-Qur’an (Saba’ [34]: 25), ”katakanlah, kalian tak akan diminta mempertanggungjawabkan dosa-dosa kami. Kami pun tak akan mempertanggung jawabkan perbuatan-perbuatan kalian”.[]
13/02/2012 | Kolom, | #
http://www.islamlib.com
rere
Februari 16th, 2012 pada 06:15
Tepat sekali kalau begitu
Tiada paksaan dalam agama, dan tiada paksaan dalam islam.
Tafuik hidayah adalah hak Allah, bukan hak manusia, kalau ada yang memaksakan kehendak ber arti dia sudah melebihi kehendak Allah dan Nabi.
dan itu adalah sifat iblis.
semoga si “bemo..eh si bima” dan si ” ts “, sadar….he..he
ilmu dan kemampuan mu tumpul disini gak laku, kalau perlu panggil tuh gurumu sekalian kesini,
Rhatam
Mei 25th, 2012 pada 19:22
Hai bima/habib rieziq,memang kenapa dan apa masalahmu kalau semua manusia murtad dan tinggal kamu sendirian dimuka bumu ini yang beriman kepada Alloh?
Jangan memaksakan diri seolah2 agar supaya seperti pahlawan ya..
NEXT.......
Mei 26th, 2012 pada 00:58
pernah dialami oleh Nuh ‘Alaihissalam…..Subhanallah.,
termasuk rasul ulul azmi, rasul yg sangat sabar meskipun selalu dihina dan dihujat oleh umatnya yg membangkang.
Cokro Manggilingan
Juni 19th, 2012 pada 18:08
Setuju..@Rhatam
Pemaksaan sebuah agama kalau kita mau tahu itu adalah tumpangan dari politik. yang prinsipnya seperti ini, banyak orang arab yang menginginkan orang Indonesia ini menjadi Islam, bahkan orang arab ingin mengislamkan orang di seluruh dunia…karena apa ???? agar semua orang biar naek Haji di mekah…devisa negara arab sono sangat besar…bahkan menurut riset 85% orang Indonesia beragama Islam dan 70% orang islam naek haji, coba bayangkan berapa besar devisa negara yang masuk kesana???..inilah permasalahanya
———————————————————————————————————-
- Tahukah kalian kalau Pintu gerbang masjid di arab sana terbuat dari Emas ?
- Tahukah kalian kalau lampu-lampu gantung di dalam masjid terbuat dari emas ?
- bahkan benang yang yang buat jahit kain kabah terbuat dari emas ?
- Kenapa sekarang arab sangat kaya ???
———————————————————————————————————-
Saya Mohon dengan saudara-saudaraku Sebangsa & Setanah Air, jangan mudah terprofokasi, lihat kenyataan yang senyata-nyatanya, Pikirkanlah anak cucu kita Nanti, Ingatlah JASA PARA Pahlawan kita Dahulu, dan pelajarilah sejarah Bangsa kita, agar kita tahu yang sesungguhnya.
ndableg
Mei 26th, 2012 pada 01:41
@NEXT…
jangan heran ya..aku dulu juga ikut nyari rumput buat hewan2 yang turun dari perahu.
prahunya nuh tuh berhentinya di maluku. tahu nggak? apa sebabnya?
nggak tahu kan…..aku juga nggak akan ngasih tahu. hu…huuu…haaa
Rhatam
Juni 21st, 2012 pada 23:02
Bagi yang menganalogikan Agama laksana buah (kulit dan isi)
memang ada benarnya, tp kl saya pribadi Agama harus di “makan/implementasikan dalam kehidupan” jadi saya pilih isi jadi tidak repot2 ngupas.
Tp kalau Agama/buah mau disimpan/buat pajangan silahkan pilihlah yang masih ada kulitnya.
CEAT TACK
September 2nd, 2012 pada 09:19
kamu adalah bahagian yang sangat kecil dari buah….
mungkin kulitnya bijinya, dagingnya, atau boleh jadi saripati airnya.
fsuto
September 28th, 2012 pada 13:11
keinginan untuk mendalami dan menghayati Kejawen sedikit terusik dengan prolog dalam aline 1 – 3 artikel ini. Di balik keyakinan saya tentang Kejawen yang saya anggap 100% arif ternyata sang penulis masih terlihat adanya rasa kesal dengan ulah “pendatang baru”. Hal ini menurut pandangan saya bahwa penulis dalam memandang “pendatang baru” tidak berbeda jauh dengan contohnya sendiri tentang anggapan yang menganggap Islam jelek karena terorris bla bla bla bla……
Anto
Oktober 26th, 2012 pada 08:54
Begitulah adanya, ….saya Jawa yang sama sekali tidak njawani,apalagi saya muslim,dalam pencarian spirit kejawen sampai di blog ini. Ternyata masih ditemui unsur kebencian,kekecewaan,kekesalan atau dilandasi pemikiran entah apa sehingga sang empunya blog menumpahkan permasalahan yang lebih ke dimensi sosial ketimbang spiritual. Ramai komen,sehingga pelan tapi pasti berubahlah jadi perdebatan antar penganut kepercayaan yang mengarah ke penghujatan. Janganlah kalian berpendapat pada hal yang tak kalian kuasai,banyak komen yang berlandaskan pengetahuan seadanya ttg Islam, (lebih ke fenomena sosial politik ) aroma menumpahkan kekesalan yang mungin tak tercapai di dunia nyata. Saya tak ingin larut dalam perdebatan, krn forum /blog ini sejatinya saya maksudkan untuk belajar,bila forum debat ,ada forumnya sendiri. Rahayu………..(wassalamualaikum, ntar ditolak he he he h)
Edi Tepak
Oktober 26th, 2012 pada 21:59
krn forum /blog ini sejatinya saya maksudkan untuk belajar, untuk forum debat, untuk forum propaganda, untuk forum menghujat, dsb… Rahayu………..(wassalamualaikum, ntar ditolak he he he h)
Benere Dewe
Februari 24th, 2013 pada 22:03
Ya…aku akui. di omong kecewa aku memang kecewa. diomong kesal aku memang kesal. Tetapi ternyata yang punya blog juga kami-kami yang berkomentar masih lebih baik, karena kami masih menjaga kearifan ajaran kami. Kami menumpahkannya dalam bentuk argumentasi yang kau anggap menghujat. Sadarkah kau yang merasa diri paling benar bahwa sekian ratus tahun kalian menghina keyakinan leluhur kami, menghujat keyakinan leluhur kami.
@Anto
Janganlah kalian berpendapat pada hal yang tak kalian kuasai,banyak komen yang berlandaskan pengetahuan seadanya ttg Islam, (lebih ke fenomena sosial politik ) aroma menumpahkan kekesalan yang mungin tak tercapai di dunia nyata.
Jawab. Aku memang tidak menguasai islam, karena aku memang tak ingin menguasainya. Karena aku tak perlu yang import.
Islampun datang ke jawa aromanya bukan spiritual tetapi penjajahan peradapan dan budaya yang bernuansa politik dan penahklukan.
Islampun datang ke jawa untuk menghina, melecehkan, bahkan menhujat keyakinan dan spiritual leluhur kami.
Edi Tepak
Oktober 27th, 2012 pada 01:05
BETUL Lho, bukan nyak Alam ….penyanyi dangdut, tapi nyaknya Togop / Anton. Ya tho ?
slamers
Desember 17th, 2012 pada 12:53
jawab saja sendiri
nyata nya kok elo yang banyak menghujat, ?
Warga majapahit
Desember 18th, 2012 pada 21:14
Spuntene nggeh.. Kulo cuman kpingin ngenalaken diri kulo…
Kulo warga mojopahit mas..
Asli jawa
-agama kulo Pancasila
-nabi kulo ; Bejo, Untung, slamet
-malaikat kulo ; ati sing suci, lan pikiran sing jernih..
Salam kenal..
javanizis
Desember 19th, 2012 pada 13:51
ora ngatur mek usul. be e peni berbeda jenis kelamin karo Hi Hi Hi Hi
trus iso ketemuan darat trus dadi jodo
Warga majapahit
Desember 19th, 2012 pada 14:48
Dr pd debat masalah tuhan/ muhammad mending kita cari jodoh saja…
Sipa tau yg belom nikah bisa cepet nikah….
Heehee…
Salam cinta damai…
javanizis
Desember 21st, 2012 pada 12:19
Untuk bersujud di batu. Mending bersujud ditelapak kaki ibu yang melahirkan.
Sebab Hati inilah Tahta Allah
Tubuh inilah bait Allah
Hurip sinembah mring Hurip
Hurip nyembah nang hurip
Hurip disembah hurip
Nama Allahku adalah namaku
Namaku adalah nama Allahku
http://javanizis.wordpress.com/nama-allah/
Rediyanto
Januari 20th, 2013 pada 00:55
paparan yang sangat provokatif….naik haji itu rukun mas, itu pun bagi yang mampu!. Yang salah kalau nafsu sudah menunggangi manusia…sudah naik haji sekali gugurlah kewajibannya, lha mbok ya semestinya disedekahkan buat kang mas Cokro Manggilingan. Maturnuwon!
Rediyanto
Januari 20th, 2013 pada 01:00
paparan yang sangat provokatif! jauh dari kearifan seorang penganut kejawen murni. Naik haji itu rukun kang mas, wajib hukumnya!. Yang salah kalau nafsu yang sudah menunggangi manusianya. Sudah terpenuhi kewajibannya dengan naik haji sekali pingin 2,3,sampai 7 kali>>>semestinya yang kedua lebih mulia untuk menaik hajikan kang mas Cokro. Oyee?!
Lare Cubluk
Desember 21st, 2012 pada 21:09
Wah………. berani jujur si domba gembel ini . Dengan tulisan ini jujur kalo sebenarnya dirinya yang masih setengah mateng
Warga majapahit
Januari 1st, 2013 pada 14:11
Dikarbit wae kang ben cepet mateng….
Heheehe,,,,
salam pisang molen…
Bratayuda
Februari 7th, 2013 pada 19:47
tanah ka’bah adalah saripati tanah yang diambil pertamakali untuk menciptakan organ fisik hati(jantung) Adam, kemudian tanah-tanah bumi lainnya untuk bahan penciptaan seluruh bagian jasad nya. Tanah Ka’bah hanyalah tolok ukur kiblat nya jasad. Sedang kiblatnya ruh & jiwa kepada Sang Pencipta/Tuhan(Allah), itupun kalau tahu Tuhan(Allah).
Ibu kandung melahirkan manusia yang berasal dari segumpal darah dari nutfah(sperma-ovum) saripati tanah, sujud kepada tanah adalah sujud kepada asal jasad, tanah ibu pertiwi, dimana kelak jasad mati akan kembali kepada tanah.
djojo
Februari 23rd, 2013 pada 01:37
setuju @javanizis…. pancen biyung kuwi seng diarani pengeran katon…
semprul
Februari 24th, 2013 pada 16:36
Bagi kami …kabah dan batu hajar aswad hanyalah tempat dan benda yang tidak bermakna apa apa…..hanya sebagai tempat dan batu yang disakralkan …..manusia sangat keterlaluan dalam mengagung agungkan benda benda itu…..tanpa sadar bahwa jiwa jiwa mereka masih terjerat dengan sifat dan bentuk kebendaan…..
Suatu pemandangan dan penilaian yang amat tidak logis dan tidak masuk akal bagi perjalanan spiritual orang jawa / nusantara…mungkin gambaran ini adalah gambar pembenaran soal mempertuhankan benda / berhala…..
Tempat yang didatangi jutaan manusia hanyalah seperti tempat yang dijaga oleh aura gelap diatasnya dan saat ini penjaga itu seperti disapu bersih oleh aura hitam amat pekat sehingga sang penjaga rumah batu itu marah dan melarikan diri……
Javanizis
Februari 24th, 2013 pada 23:10
http://javanizis.wordpress.com/merah-adalah-aku-putih-adalah-aku-merah-putih-adalah-aku/
aslam
Maret 18th, 2013 pada 16:59
Sao tau. akh , ngerti juga engga,
justru aura orang yang mencela sdh jelas pekat hati nya, itu terbukti dari kata-kata nya, mau ngelessss.. hihihi.
Orang arif itu nggak pernah mencela, karena segala perbedaan keyakinan bukan kehendak manusia, ada yang mengatur, jd meneng bae lah…..
aslam
Maret 18th, 2013 pada 17:27
Sao tau. akh , ngerti juga engga,
justru aura orang yang mencela sdh jelas pekat hati nya, itu terbukti dari kata-kata nya, mau ngelessss.. hihihi.
Orang arif itu nggak pernah mencela, karena segala perbedaan keyakinan bukan kehendak manusia, ada yang mengatur, jd meneng bae lah…..
Javanizis
Maret 30th, 2013 pada 10:36
he..he..he Perbedaan keyakinan bukan kehendak manusia, ada yang mengatur.
Boleh nanya nih siapa yang mengatur?
Menurutku manusialah yang menciptakan perbedaan, bahkan perbedaan keyakinan.
Benere Dewe
Maret 30th, 2013 pada 10:37
he..he..he Perbedaan keyakinan bukan kehendak manusia, ada yang mengatur.
Boleh nanya nih siapa yang mengatur?
Menurutku manusialah yang menciptakan perbedaan, bahkan perbedaan keyakinan.
aslam
April 2nd, 2013 pada 18:48
he he he,…boleh tanya neh….
sapa nyang ngatuer perbedan detak jantung dan tekanan darah pada tiap manusia
apa itu dikendalikan oleh fikiran….he..he
yang ngatur perbedan ya Yang Maha Pengatur…he.he
semua manusia punya bakat dan kecenderungan,..
sapa nyang ngatur kita lahir di nusantara ,….kehendak sendiri….?
he he wakakakakakak
Benere Dewe
April 2nd, 2013 pada 19:56
@Aslam
he he he,…boleh tanya neh….
sapa nyang ngatuer perbedan detak jantung dan tekanan darah pada tiap manusia
apa itu dikendalikan oleh fikiran….he..he
@Benere Dewe
Pikiran ga bisa mengatur detak jantung yang bisa adalah rasa. Jantung berdebar bisa dirasakan pikiran mempertanyakan. Mengapa ya jantung berdebar?
@Aslam
yang ngatur perbedan ya Yang Maha Pengatur…he.he
semua manusia punya bakat dan kecenderungan,..
sapa nyang ngatur kita lahir di nusantara ,….kehendak sendiri….?
he he wakakakakakak
@Benere Dewe
Yang Maha Pengatur menginginkan persamaan pada kebenaran dan kebaikan manusia hidup di bumi meski di ujung manapun. Manusia menjadikan perbedaan dengan pola pikir dan nafsunya
aslam
April 2nd, 2013 pada 22:39
Rasa hanya merasakan, tidak bisa mengatur , Yang MENGATUR…?
makanya pikiran mempertanyakan. Mengapa ya jantung berdebar? ,…he he
Yang Maha Mengatur tak punya keinginan, Yang Maha Mengatur Berkehendak
keinginan itu nafsu , sedangkan kehendak itu intuisi, bukan nafsu dan fikiran, intuisi itu tidak bisa direncanakan oleh fikiran…he he ,…….coba rasakan dengan rahsa sejati. ..he he
Manusia menjadikan perbedaan dengan pola pikir dan nafsunya…..?
——————————————————————————————
he he ..jadi .jelaskan…? , bahwa nafsu dari manusia
karena manusia punya bakat dan kecenderungan…?
kecenderungan akan sesuatu bukan rencana manusia, tapi sudah include sejak lahirnya, atas kehendak Yang Maha Berkehendak
Yang menghendaki semuanya adalah Yang Maha Berkehendak ( iradah )
he he he he………….
Benere Dewe
April 6th, 2013 pada 21:33
Yang Maha Pengatur tak punya keinginan, Jadi untuk apa di atur bila tanpa keinginan sedang keinginan paling tidak menyatakan tujuan
Yang menghendaki semuanya adalah Yang Maha Berkehendak, Berkehendak untuk apa.
Jangn katakan berkehendak untuk berkehendak
Edi Tepak
April 8th, 2013 pada 23:16
Aslam
April 2nd, 2013 pada 22:39
he he ..jadi .jelaskan…? , bahwa nafsu dari manusia
karena manusia punya bakat dan kecenderungan…?
kecenderungan akan sesuatu bukan rencana manusia, tapi sudah include sejak lahirnya, atas kehendak Yang Maha Berkehendak
Yang menghendaki semuanya adalah Yang Maha Berkehendak ( iradah )
he he he he…………. Aslam … he he he ..
BERARTI :
- terjadinya perang di timur tengah yg tak berkesudahan adalah KEHENDAK Yang Maha Berkehendak ( iradah ) / TUHAN / ALLAH
- terjadinya sunami di Aceh adalah KEHENDAK Yang Maha Berkehendak ( iradah ) / TUHAN / ALLAH
- terjadinya WNI diperkosa oleh bangsa Arab Saudi adalah KEHENDAK Yang Maha Berkehendak ( iradah ) / TUHAN / ALLAH
- terjadinya TERORIS yg ngeBOM di Bali adalah KEHENDAK Yang Maha Berkehendak ( iradah ) / TUHAN / ALLAH
- adanya FPI yg main hakim sendiri sambil ber teriak2 alohu akbar…alohu akbar…alohu akbar… adalah KEHENDAK Yang Maha Berkehendak ( iradah ) / TUHAN / ALLAH
kemudian FPI akan bilang bahwa semua yg diperbuat oleh FPI, TERORIS, orang Arab Saudi itu BUKAN SALAHnya TAPI adalah KEHENDAK Yang Maha Berkehendak ( iradah ) / TUHAN / ALLAH yang MAHA MENGATUR SEGALANYA
sungguh JAHAT sekali …..
aslam
April 7th, 2013 pada 00:20
Sejak kapan Tuhan Maha Mengatur punya keinginan, ? , he he
mau manusia taat atau tidak ada pengaruh bagi Tuhan,
yang punya keinginan dan tujuan itu manusia, he he
maka manusia mendapatkan apa yang di inginkannya dan tujuan nya
sedang Tuhan mendapatkan apa ?. he he
Yang Maha Berkehendak, menghendaki sebagaimana yang terjadi dalam kehidupan……
nggak usah melarang dengan kata “JANGAN” , anda bukan pengatur, !
semua orang bebas menyatakan pendapat kan,…he he
javanizis
April 11th, 2013 pada 13:52
@ Aslan
Sejak kapan Tuhan Maha Mengatur punya keinginan, ? , he he
mau manusia taat atau tidak ada pengaruh bagi Tuhan,
yang punya keinginan dan tujuan itu manusia, he he
maka manusia mendapatkan apa yang di inginkannya dan tujuan nya
sedang Tuhan mendapatkan apa ?. he he
@Javanizis
Apa dasarnya Tuhan Itu menjadi Maha Penggatur, Siapa yang menjadikannya Maha pengatur.
@ Aslan
Yang Maha Berkehendak, menghendaki sebagaimana yang terjadi dalam kehidupan……
@Javanizis
Apa yang di kehendakinya dengan kehidupan?
Bila Tuhan hanya berkehendak dan menghendaki sebagaimana yang terjadi dalam kehidupan. Bunuh saja Tuhan.
Nnggak usah percaya kepada tuhan. Karena dengan begitu ga ada bedanya tuhan itu ada atawa kagak ada
@ Aslan
nggak usah melarang dengan kata “JANGAN” , anda bukan pengatur, !
semua orang bebas menyatakan pendapat kan,…he he
@Javanizis
Jadi ga perlu lagi percaya adanya agama langit, sebab langit hanya fatamorgana. Lebih baik percaya agama budaya karena itu lebih realistis
aslam
April 26th, 2013 pada 22:45
apa nya yang jahat,….?
bukankah segala sesuatunya sudah tertera di papan terpelihara( papan tanpo tulis) sebelum kehidupan itu ada..?
aslam
April 26th, 2013 pada 23:06
@ Edi Tepak
sungguh JAHAT sekali …..?
———————-
emang baru tahu …?, kemana saja selama ini..?
mengapa pula ya Tuhan ciptakan Iblis dan syetan..?
juga ciptakan tempat tinggal setan dalam tubuh manusia..?
lalu siapa ya. yang jahat…? he he
setriap manusia memang bebas ber pendapat kok he he
aslam
April 26th, 2013 pada 23:28
@Javanizis
Jadi ga perlu lagi percaya adanya agama langit, sebab langit hanya fatamorgana. Lebih baik percaya agama budaya karena itu lebih realistis
Mamang kayakinan itu memang tak perlu dipaksakan,
memang gak pernah ada yang memaksa anda utk peluk agama apapun,
dan itu hak anda kan..?
mau percaya adanya tuhan atau tidak itu terserah anda.
walapun semua manusia mengingkarinya toh Tuhan tetap Tuhan
keberadaan Nya tidak tergantung kepada makhluk Nya
Dia tak dapat diatur oleh makhluq nya
sebagai mana manusia tak pernah bisa merubah hukum alam yang pasti
kecuali manusia mengikuti dan beradaptasi terhdap hukum itu
termasuk kelahiran dan kematian yang tak dapat di tawar.. hehe he
BenereDewe
April 27th, 2013 pada 00:01
Ya mengapa Tuhan menciptakan manusia (Padahal dalam cerita sudah diprotes sama malaikat) tapi kok tuhan tetep ngeyel menciptakan manusia. Sampai-sampai Lucifer berontak karena ga mau tunduk bila harus tunduk manusia. Dan konon dalam cerita manusia harus dapat menguasai iblis bukan sebaliknya. Menurutku sih Tuhan itu berkehendak baik, Karna bila terjadi kehancuran itu bukan kehendak tuhan tetapi kesalahan manusia. Dengan mengatakan kehancuran itu kehendak tuhan berarti manusia mencari pembenaran diri atas kesalahan yang dilakukannya dan melimpahkan kesalahan itu pada Tuhan
javanizis
April 27th, 2013 pada 01:12
@Javanizis
Postingan Mas Sabda ini berjudul:
KEJAWEN :
“Permata” Asli Bumi Nusantara yang Selalu Dicurigai Dan Dikambinghitamkan
Dan Seperti yang kau tulis, “Memang kayakinan itu memang tak perlu dipaksakan,
memang gak pernah ada yang memaksa anda utk peluk agama apapun,
dan itu hak anda kan..?”
Nah permasalahanya adalah mengapa yang diklaim agama langit menjadikan pemeluknya merasa paling benar sehingga berhak mengkafirkan dan mengangap keyakinan lain sesat. sehingga Ki Sabda Langit menulis Posrtingan berjudul:
KEJAWEN :
“Permata” Asli Bumi Nusantara yang Selalu Dicurigai Dan Dikambinghitamkan
Tuhan memang tetap tuhan yang dianggap menjadi Tuan alam semesta. Dan ini pendapatku. Tuan yang dianggap sang pencipta memang berhak merusak apa yang diciptakanya. Tetapi Rasanya Tuan ingin menjaga ciptaanya tetap dalam keadaan baik. sehingga Sang Tuan tak akan berkehendak menghancurkanya. Bila dalam cerita Nuh terjadi Air bah yang menghancurkan peradapan manusia, kisah Penghancuran Sodom dan Gomora jaman Lut dan Ibrahim itu terjadi karena manusia sudah dianggap tidak taat lagi (manusia menjadi asyik dengan dosanya sehingga tidak adalagi belas kasihan antara sesama manusia sehingga kehidupan di bumi perlu diperbaharui.
@aslam
mau percaya adanya tuhan atau tidak itu terserah anda.
walapun semua manusia mengingkarinya toh Tuhan tetap Tuhan
keberadaan Nya tidak tergantung kepada makhluk Nya
@Javanizis
Siapa yang menyatakan Tuhan itu ada?
Adam, Nuh, Ibrahim, Yakub, Musa, Elia, Isa, Mohammad, Zarathustra, Sidartha Gautama. atau siapapun?
Siapa mereka? Mereka manusia.
“Tak seorangpun melihat allah tetapi anak manusia yang menyatakannya”. Itu kata Yesus entah di injil siapa, bab berapa, dan ayat berapa?
Jadi yang menyatakan bahwa Tuhan itu ada adalah manusia.
@aslam
Dia tak dapat diatur oleh makhluq nya
sebagai mana manusia tak pernah bisa merubah hukum alam yang pasti
kecuali manusia mengikuti dan beradaptasi terhdap hukum itu
termasuk kelahiran dan kematian yang tak dapat di tawar.. he he he
@Javanizis
Apa yang ada di dunia ini memang tidak ada yang abadi. Tapi percayakah kau bahwa keabadian itu ada. Memang kodrat manusia itu lahir dan mati. Percayakah kau bahwa manusia itu bisa menunda kematian bahkan dari yang tertulis dalam kitab kehidupan (tulis tanpo papan) Manusia juga boleh tahu tanggal kematiannya yang merupakan rahasia. Dan rahasia itu hanya boleh disimpan secara pribadi/tak boleh diceritakan pada orang lain
Ada cerita begini (kau boleh percaya atau tidak)
Suatu hari ada yang telp ke seseorang
“Pak, Mbah yang namanya……itu kan umurnya sudah 150 tahun lebih.”
“Ya, Kenapa?”
“Kemarin meninggal dan aku bersama tetangga yang menguburkanya.”
“Mbah….. itu mati…Ya ga apa-apa… Tapi kamu tunggu satu bulan.”
“Nunggu satu bulan Untuk apa?”
“Tunggu saja satu bulan, nanti telpon aku lagi”
Satu bulan berjalan dia telpon lagi
“Pak hari ini pas 1 bulan mbah itu meninggal”
“Lalu”
“Dia pulang”
“Terus”
“Banyak orang yang takut”
“Kamu takut”
“Tidak, kan aku” sudah siap”
“Kamu sudah tanya kenapa dia begitu”
“Sudah”
“Apa jawabnya”
“Dia kepingin tahu orang-orang yang mati itu tempatnya dimana? Jadi dia melakukanya dengan mati”
aslam
April 27th, 2013 pada 03:41
setiap pemeluk agama pasti akan merasa paling benar thdp agamanya, itulah keyakinan he he he., makanya melakukan bantahan,….
siapa yang mengkafirkan…?
kalau tdk mengapa merasa di kafirkan ?
kalau tidak mengapa merasa sebagai org sesat ?
dan siapa yang megklaim …?
gak ada tuh pendapatku menyebutkan itu ,…..hmm
yang menyatakan Tuhan ada dan tidak ?. itu pernyataan sendiri
dan di jawab sendiri tuh…hi hi hi
@ Nnggak usah percaya kepada tuhan. Karena dengan begitu ga ada bedanya tuhan itu ada atawa kagak ada ,
@ Jadi yang menyatakan bahwa Tuhan itu ada adalah manusia.
( confuse…..)
Javanizis
Mei 1st, 2013 pada 00:16
Aku pertahankan warisan leluhurku yang tentu saja aku anggap benar,sehingga aku ga perlu import keyakinan/agama?
Kau bertanya,”Siapa yang mengkafirkan?”
Baca lagi Postingan ki sabda ini dan simpulkan sendiri siapa yang berpotensi menyatakan ajaran leluhur dianggap kafir dan sesat.
Aku sebagai penganut ajaran leluhur ga peduli dianggap kafir atau sesat oleh para pengimport agama
aslam
Mei 1st, 2013 pada 01:34
Please man it your right …..he he
faith is yourself, I do not need it, ….hmm
and I respect your beliefs, I do not disturb your faith
please ask the person who said it, I did not say that
do you understand,…. ngger ?!! he he he
jangan sewot ah …,…ha ha ha
perlu akal dan mental sehat dlm berdiskusi
beda pendapat …akh….. itu biasaa. he he
Bingung
Mei 1st, 2013 pada 02:02
ada tuhan langit
ada tuhan budaya
ada tuhan utk meliphakan kesalahan
ada tuhan yang dikambing hitamkan
ada tuhan imaginer dlm pikiran manungso….yang di egokan
kadang tuhan itu diminta minati dan disuruh-suruh kalau kepepet
kadang di khianati kalau lagi senang
oh tuhan..tuhan,….
nasibmu kok di ombang ambing manusia bodoh
manungso keminter yo kok minteri. tuhan
Javanizis
Mei 1st, 2013 pada 03:03
sewot apa yang akan didapat dengan sewot?
Mungkin argumenku menunjukan aku sedang sewot
Terkadang aku perlu menujukan kesewotan untuk melepaskan dari kesewotan.
Yang pasti kesewotan itu adalah kesewotanku bukan kehendak Yang Maha pengatur, Yang Maha Berkehendak
Bila kesewotanku dikatakan kehendak Yang Maha pengatur, Yang Maha Berkehendak.
Ahk,… Yang Maha pengatur, Yang Maha Berkehendak. di timpahi kesalahan lagi…atas kesewotanku…
aslam
Mei 1st, 2013 pada 18:32
ha ha ha , sykurlah kalau njenengan sudah sadar
jangankan kesewotan , detak jantung aliran darahpun dari sejak lahir s/d sekarang kita tak pernah mengatur. ….he he he
Javanizis
Mei 2nd, 2013 pada 00:48
Detak jantung dan aliran darah yang mengatur memang bukan aku (lahiriah) tapi aku yang adalah hidup
aslam
Mei 2nd, 2013 pada 13:13
he he he
itulah AKU Yang Maha Hidup tak kenal mati,
Maha mengatur, Maha berkehendak, Maha berkuasa
javanizis
Mei 3rd, 2013 pada 12:27
Aku adalah aku, yang diutus aku kepada aku
Aslam
Mei 5th, 2013 pada 03:14
Yang hidup tak pernah kenal mati, yang megatur harmonisasi kehidupan tubuh dan jiwamu, menjadikan kau lahir dan mati.
javanizis
Mei 6th, 2013 pada 00:57
Hidup yang tak pernah kenal mati. yang mengatur harmonisasi kedatangan ku via rahim ibu dan kembali ke rahim ibu. Apa yang berasal dari tanah kembali ke tanah, yang berasal dari air kembali ke air, yang berasal dari api kembali ke api, yang berasal dari air kembali ke air. Hidup tak pernah mati.
Aku adalah aku, mengutus aku kepadaku. Hudup menyembah hidup, hidup disembah hidup.
tetangga
Mei 6th, 2013 pada 06:39
Salam Mas Aslam…Mas Java……saya ikut belajar dan menyimak……Nuwun
Tetangga.
Mei 6th, 2013 pada 06:42
Salam Mas Aslam…Mas Java…….ikut belajar dan menyimak……Nuwun
aslam
Mei 6th, 2013 pada 18:24
seluruh ciptaan(makhluq) akan kembali kepada asal penciptaan(ilaihi) atas Kuasa & kehendak Pencipta (Khaliq) , sesuai hukum kehidupan alam dalam ketetapan Nya yang ada dalam tiap-tiap ciptaan Nya.
javanizis
Mei 6th, 2013 pada 12:31
Salam damai….Sejahteralah Nusantara
aslam
Mei 6th, 2013 pada 18:26
Salam Karaharjan Mas Tetangga, dan semua nya
Javanizis
Mei 14th, 2013 pada 00:22
emangnya lo bangsa mana rere.
yang pasti bangsa indonesia merdeka atas perjuangan bangsa indonesia bukan hadiah bangsa arab atawa bangsa lain. Sekarang harta bangsa ini juga dikeruk amerika via freeport dan membayar upeti entah berapa trilyun pertahun ke arab saudi karena dali ibadah umroh dan haji
rere
Mei 14th, 2013 pada 01:53
ha ha ha
malah semakin parah keluhan nye….!
kalo tahu gitu ngapain diem aje cung ..?
bangsa ini gakan maju hanya dengan keluhan elo …nyong
bagai mana mau maju kalo anak bangsa cuma bisa iri dengki. hi hi hi
sirik tanda tak mampu, ngeluh tanda nya lemah
iri dengi tanda nya kalah…ha ha ha.
klo elo jantan & militan bangunlah bangsa ini dengan perbuatan nyata
jangan lu cekoki dengan keluhan mu yang frustasi….
malah memancing dendam dan sakit ati
coba semangati bangsamu dengan semangat NKRI atas budaya luhur yang kau agung-agungkan.
apakah bangsa ini budaya nya cuma mengeluh, mencela, dan menyalahkan….?, mana budi pekerti keluhuran mu cung..?
para leluhur bangsa ini membangun negara bukan dengan keluhan celaan dan iri dengki cung….,
kemerdekaan diraih bukan dengan keluhan dan celaan iri dengki
tapi dengan militansi dan semangat revolusi,
kemerdekaan diraih bukan dengan semangat mencela menghina dan mengeluh….
apakah ini gaya budaya luhur mu …..?
pantas saja kao begitu keluhuran budayamu selalu tergilas oleh dendam mu sendiri……he he he
javanizis
Mei 14th, 2013 pada 21:06
@Rere
klo elo jantan & militan bangunlah bangsa ini dengan perbuatan nyata
jangan lu cekoki dengan keluhan mu yang frustasi….
malah memancing dendam dan sakit ati
coba semangati bangsamu dengan semangat NKRI atas budaya luhur yang kau agung-agungkan.
@Javanizis
Rere………. emangnya elo udah jantan dan militan.
Motivasi apaan yang menjadikan elo merasa jantan juga militan?
Tindakan apa yang telah kau lakukan sehingga menjadikan elo sudah merasa jantan juga militan?
Elo menganggap komen-komen tentang spiritual dan dan keluhuran budaya tradisional dengan kata memancing dendam dan sakit hati, Tapi aku mengaggapnya sebagai langkah penyadaran akan eksitensi spiritual dan dan keluhuran budaya tradisional. Keluhan dan celaan yang terlontar pun karena kami terlalu direndahkan
@Rere
apakah bangsa ini budaya nya cuma mengeluh, mencela, dan menyalahkan….?, mana budi pekerti keluhuran mu cung..?
para leluhur bangsa ini membangun negara bukan dengan keluhan celaan dan iri dengki cung….,
kemerdekaan diraih bukan dengan keluhan dan celaan iri dengki
tapi dengan militansi dan semangat revolusi,
kemerdekaan diraih bukan dengan semangat mencela menghina dan mengeluh….
apakah ini gaya budaya luhur mu …..?
pantas saja kao begitu keluhuran budayamu selalu tergilas oleh dendam mu sendiri……he he he.
@Javanizis
Rere Bukan mengeluh, mencela, dan menyalahkan juga adalah dasar untuk bertindak? Para leluhur bangsa ini tentunya juga membangun bangsa ini karena adanya keluhan akan adanya ketimpangan dan kesalahan yang telah dilakukan sehingga menjadikan terpuruk bahkan dikuasai bangsa lain.
Sukarno, Hatta, Syahrir, Mahatma Gandi, bahkan Yesus tak pernah angkat senjata dan menjadi militan untuk memperjuangkan martabat bangsa dan manusia