Naga Raksasa Di Langit Bengkulu
Naga Raksasa Di Langit Bengkulu
Sebuah Pertanda Yang Misterius

- Gambar 1 (Kepala Naga)

- Gambar 2 (Badan dan Kepala Naga) dalam proses perwujudan


Gambar 3 (ekor naga)
Bengkulu, 15 April 2007
Hari kedua saat kami singgah di rumah seorang kawan seperjuangan sewaktu mahasiswa dulu, di Kota Bengkulu yang saat itu terasa panas dan pengap. Tetapi kami merasakan ada something it’s wrong, panas yang betul-betul aneh dan sangat ganjil. Seperti hawa panasnya bumi jika akan terjadi gempa. Radiasi panas yang menyembur dari dalam bumi dibarengi getaran energi bumi yang terasa menekan di dalam dada. Waktu itu kami merasakan semua tanda-tanda. Gejala alam yang hampir sama sebulan menjelang gempa dahsat di Yogyakarta dan sekitarnya. Duh Gusti, jika Engkau izinkan pasti kami dapat menangkap bahasaMu. Apa gerangan petunjukMu dan tanda-tanda yang dapat kami baca sebagai bahasaMu, melalui bahasa alam…Gusti ingkang Maha Agung. Waktu menunjukkan pukul 10.00 wib hari menjelang siang.
Hanya berselang kurang dari satu jam kami berdoa dalam hati. Perasaanku seolah berkata, keluarlah menuju belakang rumah, pandangilah langit. Perhatikan apa yang akan terjadi. Ku ikuti kata nurani. Benar saja, kami menyaksikan obyek yang letaknya tidak jauh dari tempat kami memandang langit, tampak awan putih tipis yang bergerak cepat. Hanya dalam waktu 5 menit saja terbentuklah konfigurasi awan yang membentuk mirip ular naga raksasa. Putih mulus, tetapi tampak bergerak seperti gelombang punggung ular yang sedang berjalan.
Hanya dalam waktu 5 menit pula, kemudian awan putih itu berubah wujud semakin nyata bahkan keluar sinar berkilau dibagian kepala, mungkin itu isyarat mata. Badan ular berkelok dan berlekuk (seperti luk keris) jumlahnya hingga tujuh lekukan. Memanjang kebelakang kira-kira sepanjang 1 kilometer, dan di ujung ekornya menyala lagi seperti lidah api. Sayang sekali, sepanjang badannya tidak begitu jelas karena sudut pandangnya terpotong-potong pepohonan durian di pinggir hutan. Fenomena itu tampak terkesan begitu rendah kira-kira tingginya kurang dari 200 meter DPL, seolah-olah dapat kami gapai dengan lambaian tangan saja. Saking rendahnya, hingga membuat fokus pandangan kami tidak bisa lepas, terhalang oleh banyak pohon besar.
Serta-merta kawan saya Mas Bimo Nugroho, berlari masuk ke dalam mengambil kamera. Hanya dalam beberapa menit saja, ekor yang tadinya menjulang vertikal ke angkasa, berubah menjadi horisontal (seperti dalam gambar 3). Sewaktu diambil gambar, penampilan fenomena itu sudah tidak seindah sebelumnya. Anehnya tidak semua orang dapat melihat, padahal gambaran itu sungguh besar bagai raksasa naga dan wujudnya jelas sekali. Kami bersukur karena kamera kami masih bisa menangkap fenomena tersebut sekalipun tidak optimal.
Sasmita Gaib
Menjelang fenomena itu surut perlahan, kami baru ingat kiranya perlu untuk mencari tahu apa gerangan arti semua bahasa alam ini. Kami masuk kamar, konsentrasi mohon petunjuk Tuhan (nayuh) kira-kira kejadian itu pertanda apa. Seketika itu kami rasakan energi sangat besar menerpa kami, besar sekali seperti energi bumi pada saat 1 jam sebelum gempa bumi Yogya terjadi. Kami hampir lari keluar kamar karena masih trauma dengan gempa Jogja 27 Mei tahun 2006 lalu. Karena energinya mencirikan kekuatan bumi seperti gejala 1 jam menjelang gempa Jogja dulu. Belum sempat beranjak dari duduk bersila, keburu telinga kami mendengar suara, dalam bahasa Jawa kuno campur Indonesia. Singkatnya, gambaran itu merupakan proyeksi dari kekuatan metafisika sebuah pusaka sejenis keris yang bernama…..(telinga kami kurang jelas menangkap). Sebagai pertanda atau peringatan agar supaya orang-orang lebih hati-hati, eling dan waspada. Jika berdoa yang dimohon kepada Gusti Yang Mahawisesa hanya satu ”nyuwun slamet” (mohon keselamatan), “kata suara itu. Karena di mana-mana masih akan terjadi gempa lebih besar, terutama di wilayah ini dan sekitarnya, hingga akhir 2009. Wabah aneh dan segala bentuk musibah masih akan terus terjadi, sebagai wujud bebendu (hukuman) Tuhan, karena manusia sudah membuat kerusakan alam, tidak menghargai lagi para leluhur dan perintis bangsa ini, dan tidak pandai bersukur. Lalu disambung masih dengan “suara tanpa rupa” dalam bahasa Jawa,“…Wolak-waliking jaman, sing ngelmune mung sak dumuk lan cubluk, gawene umuk bebener keminter, lan seneng miala, aniaya lan ngluputake liyan. Manungsa lagake wus keminter, najan mangkono ora ngerti apa kang ana sajroning samudra ? Artinya; “Zaman serba terbalik, orang yang ilmunya hanya sebatas kulit dan sangat bodoh, (cirinya) gemar pamer kebenaran dan merasa paling pandai, suka menyakiti, menganiaya, dan menyalahkan orang lain. Manusia sudah berlagak pandai, sementara apa yang ada di dalam laut saja tidak diketahuinya”..??
Setelah kejadian itu lalu kami keluar kamar, seolah tidak terjadi apa-apa. Kami takut juga untuk menceritakan kepada teman-teman di Bengkulu, karena saya bisa dianggap penyebar fitnah, provokator, atau penghasut yang membuat resah masyarakat. Kami hanya berdoa, ya Tuhan, kami mohon jika memang bencana-demi bencana sudah merupakan keharusan garis takdirMu, kami mohon agar supaya masyarakat di sini (Bengkulu) tetap dijaga, diberi keselamatan dan kesejahteraan lahir batin. Dan ada apa gerangan bahaya dari dalam bumi, atau dari dalam laut ? Sebuah teka-teki yg membutuhkan tindak lanjut untuk menjawabnya.
sabdalangit















189 tanggapan kepada “Naga Raksasa Di Langit Bengkulu”
Febri Harsanto
Juli 14th, 2009 pada 12:00
Nyuwun sewu Mas Sabdolangit
Tulisan Mas yang ini “gambaran itu merupakan proyeksi dari kekuatan metafisika sebuah pusaka sejenis keris yang bernama…..(telinga kami kurang jelas menangkap)”, … ini apa tunggul wulung? (Ngapunten menawi klintu), walau sudah baca di atas comment dr Mas Bambang. … ini malah jadi teka-teki je…
Lha itu Mas yang youtube video dari Mas Lor Muria, di detik 21-23 waktu player youtube (kira-kira), sepertinya ada buto juga di atas genting, walau saya lihat memang ada pohon juga. Apa benar begitu Mas Sabdalangit?
Maaf jika ada pertanyaan yang kurang berkenan..
Lha kulo anggep njenengan langkung waskita tinimbang kawula..
Maturnuwun…sih ageng pangaksami
abby
November 12th, 2009 pada 16:37
INJEH MAS NIKU DALEM KULO
Danis Hamara
Januari 1st, 2012 pada 18:56
menurut pengetahuan saya yang bodoh,gambaran fenomena dilangit bengkulu itu merupakan refleksi dari perwujudan pusaka yang bernama “kyai agni” yang merupakan salah satu bentuk pengejawantahan sanghyang Naga Pasha, yang dimiliki oleh bumi nusantara ini, dimana dan siapa pemilik kyai agni ?? tidak ada seorangpun yang tahu…. terima kasih.
H Hedi Ginaya
Juli 15th, 2009 pada 12:12
itu tanda2 alam yang bisa dijadikan sebagai Itibar, agar kita semua mau berubah sikap dan memperbaiki diri untuk lebih dekat kepad Allah SWT dan memberikan suri tauladan yang baik kepada semua lapisan masyarakat agar bisa tercipta masyarakat yang madani, ramah, disiplin, jujur, dan silih asah, asih asuh maka tunggu saatnya menjadi GEMAH RIPAH LOH JINAWI. Wallahu ‘alam
ula
Juli 23rd, 2009 pada 09:18
memang terjadi gempa besar 7,9 SR pada sehari sebelum memasuki bulan puasa thn 2007, bulan september kalo tidak salah. Sore sekitar jam 6. Apakah tanda itu ada kaitannya dengan gempa yang terjadi?
===========
Tidak menutup kemungkinan Mas Ula, ada hubungannya dengan sebuah “perlambang” tersebut. Bagaimanapun gejala alam, merupakan bahasa isyarat bagi orang2 yang mau mengambil pelajaran dariNya.
salam karaharjan
oshin
Oktober 2nd, 2009 pada 16:24
opo tenan!!!!
dude
Oktober 10th, 2009 pada 14:22
salam…
itu merupakan pertanda ramalan SABDA PALON mulai terbukti…
lia
Oktober 13th, 2009 pada 18:24
kak,nanya crita kakak th bnran apa boongan???
coz aq jg pnh liat bntuk naga d awan, dy jg gerak cman dy ga berwarna cman putih” doank warna….
=============
Beneran adik Lia, buat apa kakak boongan. Cape sendiri kan, dan buang2 waktu untuk hal2 yg tak berguna. Hidup ini apa adanya saja, just the way you are.
salam
naru atha
Oktober 13th, 2009 pada 21:54
AURORA x bkan naga.. dasar indonesia raya selalu dikaitkan dengan ghaib,, haha
============
Adik naru atha yth
Masing2 kesadaran setiap orang berkembang dalam tataran berbeda-beda. Awal kesadaran dimulai dari kesadaran lymbic, atau insting dasar hewaniah. Lalu ber-evolusi menuju kesadaran rasio yg sangat terbatas kemampuannya. Jika kesadaran terus berkembang secara progresif, akan menjadi kesadaran batin. Semakin berkembang menjadi kesadaran spiritual tingkat tinggi. Nah, kesadaran spiritual sering dianggap sebagai hal2 gaib yang tak bisa dipahami akal, sering dianggap aneh dan tak masuk akal. Ayo..sobat, kembangkan terus kesadaran anda agar terjadi proses evolusi yang progresif menuju manusia yang cerdas secara lahir dan batin. Cerdas akal, cerdas emosi, cerdas spiritualnya. Karena kecerdasan akal hanya mampu mengolah 6 – 7 bit impuls per sesi. Sedangkan kesadaran spirit mampu mengolah 1-3 juta bit impuls per sesinya.
salam sejati
yoseph agus trisakti
Oktober 14th, 2009 pada 00:19
mas sabda apakah setiap peristiwa alam yang terjadi dimuka bumi ini selalu ada tanda2nya ?
dan bagaimana kita yang awam terhadap dunia supranatural bisa merasakan tanda2 tersebut ? apakah rasa itu bisa diolah sehingga kita yang awam bisa ikut merasakan tanda2 tersebut ? dan bagaimana caranya ?
matur nuwun.
mbah darmo
Oktober 17th, 2009 pada 11:02
tu cm awan ga da yg aneh….
angling kencono
Oktober 23rd, 2009 pada 21:07
ada yang bisa saya bantu?
GooReum
Oktober 28th, 2009 pada 22:41
Arik : kueruend phuooool……..!
Maya : hampir kerend….miris banged…padahal hampir lho…jan ueman….
Rilla :
aw,
aw,
aw,
Kerend Boy…
Budi
Januari 7th, 2010 pada 19:03
Luar biasa, pertanda dari alam (hati-2, eling, waspodo, bersyukur, redam hawa nafsu) .. termasuk yg berhasil difoto (1,2 & 3). Hanya pribadi-2 tertentu saja yg bisa menangkap isyrat/perlambang dari alam.
hari
Januari 28th, 2010 pada 13:00
menurut simbah saya almarhum..beliau dulu di ceritakan oleh simbahnya juga,dongengnya kalo ada gempa itu krn naganya lg menggeliat..
masjefry
Januari 30th, 2010 pada 08:58
sereem euy
olads
Februari 4th, 2010 pada 01:09
TERNYATA TANDA ALAM ITU BENAR ADANYA
Apa yang dialami @ Mas Sabda dalam topik ini benar adanya, bahwa ternyata alam selalu menjadi transeiver bagi penghuninya demikian pula sebalik nya, dan masing-masing meresonansi dengan berbagai caranya yang disampaikan melalui tanda-tanda nya secara alami pula. Hanya orang-orang yang memposisikan kehidupan secara alami dalam fitrah manusia(alam mikro), yang mampu menangkap tanda-tanda alam, dimana hal tsb merupakan hukum mutlaq dari dalil-dalil aksioma alam yang tak pernah bergeser(sunatullah).
Sehingga benarlah manusia yang selalu Eling lan Waspodo terhadap sifatullah yang mensifati kehidupan ini akan selalu mendapatkan taufik hidayah, karena jiwanya selalu berta-aluq terhadap Tuhan. Ternyata apa yang disebut ghaib oleh orang awam tidak selalu ghaib yang sesungguhnya, dan masih berada pada tataran ilmiah yang mampu dicerna oleh aqal fikiran, bahwa tanda-tanda alam merupakan snyal /Qada dari Tuhan, yang kelak menjadi Qadar yang akan menentukan bukti selanjutnya.
Dan ternyata di bawah kota Bengkulu terdapat sesuatu yang spetakuler dalam pandangan dunia, bahwa di kedalaman 5.900 meter, terdapat Gunung Api Raksasa yang puncaknya berada di kedalaman 1.280 meter dari permukaan laut.. Gunung api raksasa tsb terletak di Palung (laut terdalam) Sunda di Barat daya Sumatra dengan diameter mencapai 50 km dan tinggi sampai 4.600 meter di 330 km arah barat Kota Bengkulu. Penemuan tsb bedasarkan riset Kelautan BPPT, LIPI, Departemen ESDM dan CGGVeritas serta IPG (Institut de Physique du Globe) Paris.
Bila magma pada gunung tsb beraktifitas sudah tentu akan mempengaruhi berbagai kondisi dan situasi alam sekitarnya, biasanya yang paling sensitif menangkap tanda-tanda alam tsb adalah binatang dengan nalurinya, bagi manusia yang tumpul alias tidak peka nalurinya, tak akan mampu merasakan dan meresonansi tanda-tanda alam yang demikian halus.
Pengalaman saya pribadi tatkala Gunung Merapi beraktifitas hebat yang diprediksi akan menyemburkan laharnya, saya mendapatkan pengalaman kejadian yang aneh yaitu di Bandung di rumah saya terjadi getaran hebat mirip gempa, bila gempa yang selama ini terjadi terdapat goyangan kekiri dan kanan, namun pada sat itu tak terdapat goyangan kiri kanan kecuali getaran hebat, sehingga kaca 2m2 pada kusen rumah depan bergetar dengan keras, ini adalah kejadian yang sangat aneh bagi saya, sehingga saya mencari jawaban apa yang sesungguhnya sedang terjadi, karena selanjutnya tidak ada berita apapun tentang gempa.
Akhirnya malam itu setelah kejadian sekitar jam 9 s/d 10 malam, saya temui teman saya untuk mendiskusikannya, dan menurut pengamatan nya bahwa jauh di bawah tanah dimana diatas nya terdapat rumah-rumah kami berdiri, sedang terjadi aliran lahar yang demikian besar dan mengerikan menurut teman saya. Kemudian saya ketahui menurut ilmu pengetahuan bahwa setiap gunung berapi saling berhubungan melalui lorong-lorong yang saling mengirimkan lahar dari pusat magma dasar bumi, jalur-jalur penghubung antara gunung merapi tsb disebut jalur pegunungan mediterania. Demikian pula saat terjadi tumpahan lahar d gunung Galunggung th 1982, menurut para peneliti bahwa gunung tsb jalur nya berhubungan dengan gunung-gunung di kepulauan Jepang.
Wallahu’alam.
.
Ngabehi
Februari 5th, 2010 pada 14:33
Kulanuwun Ki Sabda, mau numpang ndongeng…
saya kok tercengang membaca berita di kompas akhir2 ini, entah benar apa tidak tibat-tiba ada kabar menggegerkan dari kutai barat, yaitu tentang kemunculan sepasang naga di sebuah sungai. Berita itu bisa di lihat di sini:
http://regional.kompas.com/read/2010/02/05/10034445/Sepasang.Naga.Gemparkan.Kutai.Barat
Setau saya naga adalah simbol sebuah kewibawaan, kharisma atau kepemimpinan (pemimpin). Atas peristiwa ini saya jadi teringat beberapa peristiwa yang berhubungan dengan hal ini, yaitu:
1. Ketika saya Silaturahim yang kedua ke tempat Ki Sabdo bulan syawal yang lalu, ketika saya tiba di rumah beliau, Ki Sabdo sedang mengantarkan Priyayi dari Kutai dst ke bandara Adisucipto.
2. Saya sempat kaget membaca komentar Saudara Ades yang menyatakan bermimpi melihat sebuah pusaka yang berupa keris terbang menuju kalimantan.
3. Ini belum lama terjadi, waktu itu kakak saya yang kedua pulang kampung menengok kabar orang tua. Ketika saya mendengar di kampung sudah lama tidak turun hujan dan tanaman sudah pada mati, hati ini menjadi trenyuh. Maka sayapun berpesan kepada kakak saya tersebut untuk pergi ke ladang tanpa sepengetahuan orang, yang tujuannya Nenuwun kepada Gusti untuk menganugrahkan hujan. Rupanya hal ini tercium Pak Dhe saya, beliau segera menelfon saya dengan nada agak marah”
“Le iki dudu hakmu, iki wis kodrating alam, pancen kudu kaya ngene lelakone. Yen kowe nggege mangsa mengko asile udan barat(angin) sing nggegirisi, sing nduweni wajib lan bisa ngedunke udan priyayine iseh ono kalimantan”, waktu itu sempat terjadi perdebatan kecil dengan pak dhe saya, namun saya berusaha untuk diam karena beliau saya hormati sebagai keramat saya. Nah dari kejadian2 ini kok makin jelas tentang datangnya “Satria Pambukaning Gapura”,
Mangga dipun babar ingkang trawaca Ki, murih tambah padang trawangan para sedulur samudayanipun.
Nuwun.
SABDå
Februari 6th, 2010 pada 04:16
Ki Ngabehi Ingkang dahat luhuring budi
Jujur, memang ada (kaitannya). Bahkan beberapa bln lalu saat sy ada sedikit “misi” ke Kaltim (Kutai Lama, Tenggarong dan Muarakaman) tanda-tanda akan datangnya sebuah “sinyal” itu sdh ada sebelumnya dgn sangat jelas. Sy ditemani Ki Agung Hupudio Balikpapan, beliau mjd saksi hdp. Nanti dalam artikel sambungan ; Misteri 2012 (seri 4) akan saya singkap sebagian atas tabir semua itu, dgn tujuan sedikit memperjelas sasmita 1-2 thn yad. Paling tdk agar bisa mengurangi “kegelisahan” hati seluruh rekan-rekan para pembaca yg budiman di sini akan keadaan bangsa ini. Hidup memang butuh kepastian, supaya segala sesuatunya bisa terencana dan tertata dengan indah sesuai harapan. Ibarat akan melakukan suatu perjalanan ke daerah asing, kita sdh siapkan “peta”-nya terlebih dulu agar tidak gagap dan bingung selama di perjalanan.
salam karaharjan
tomy
Februari 8th, 2010 pada 10:31
Inggih kula entosi wedharanipun Mas Sabda..
Saking Kanjeng Ibu (KRK) kula angsal duka dene sampun nglirwakake wajib asah asih asuh marang pepadhane putra. Tansah mburu rejeki dados abdine kadonyan.
Ing wekdal sakpunika jumbuh kalih jejibahan Mas Sabda, Ibu Ratu paring bader bang sisik kencana kalih ingkang malih dados jago kalih wernanipun abrit.
Mugya saking lelakoning bangsa menika saged bangkit jagone para Dewa sapu kawat Majapahit kados ingkang sampun dipun andharaken Mas Bei minangka Satriya Pambukaning Gapura
Prabu Katong
Februari 8th, 2010 pada 18:23
Salam perkenalan lan paseduluran
Nderek tangklet dumateng kangmas sabda lan sederek sedaya..
“ANDAYATI WIWA DAYA” Artine nopo nggih?
Matur nuwun
Warok Argo Wilis Singo Bowo
Prabu Katong
081375202666
Prabu Katong
Februari 8th, 2010 pada 18:31
Satria pambukaning gapura pripun ciri2 nipun?
Niki kulo teng kalimantan.
MARA
Februari 14th, 2010 pada 13:07
salam, Mas Sabda
artikel yang sangat bagus… mampu membuka khasanah pengetahuan batin…
suara tanpa wujud yang sampeyan maksud itu koq hampir mirip-mirip dengan isi dari “ramalan musarar joyoboyo”….
ngomong-ngomong naga… saya ada sedikit pertanyaan,barang kali sudi kiranya Mas Sabda sedikit berbagi pengetahuan. seorang yang saya anggap guru.. pernah berkata PUSAKAne NAGAri… ketika beliau telah mengobati saya(ruqiyah), yang menurut mata batin beliau melihat simbol aura NAGA. barang kali itu pertanyaan saya…
matur nuwun
SABDå
Februari 14th, 2010 pada 22:47
Mara Yth
Secara umum, naga dimaknai oleh masy di berbagai wilayah sebagai lambang yg bersifat positif. Walaupun kadang menjadi sinyal akan datangnya sesuatu yg kurang baik, tetapi pertanda itu tetaplah baik sebagai peringatan dini agar manusia lebih berhati-hati dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Sejauh yg saya ketahui, sifat-sifat naga itu memang banyak baiknya daripada buruknya. Dalam kenyataan gaib pun naga benar-benar ada sebagai makhluk (binatang) yg memiliki sifat gaib. Di nusantara khususnya Jawa dikenal adanya naga bumi (naga gaib) yg hidup di bawah tanah. Naga betina disebut naga gini, naga jantan disebut naga raja. Kalau naga raja terjadi perkawinan dengan sejenis ular pyton, maka jadilah naga raksasa sepanjang -+ 40 meter, dgn diameter -+ 60 cm seperti yg tampak sepasang belum lama ini di Kutai Barat dan gambarnya berhasil di tangkap dgn kamera hendphone. Kasus ini sepadan dengan peristiwa “perkawinan” tak sengaja antara seorang wanita yg dihamili mekhluk halus sejenis gendruwo hingga lahirlah blasteran anak gendruwo-manusia. Seperti si TEBO yg sering diajak dalam pameran makhluk langka.
salam karaharjan
wolo wolo kuwato
Februari 15th, 2010 pada 01:14
@mas sabda
saya pernah dengar kalo blasteran anak gendruwo-manusia, biasanya umurnya ngak panjang. biasanya di minta oleh gendruwo/ayah anak tsb. saat anak tsb meninggal biasanya yg dikubur bukan jasadnya tapi diganti dengan barang lain seperti bantal dll. meskipun orang yg melihatnya itu adalah jasad dari anak tsb.
hal ini dilakukan oleh gendruwo tsb, agar rahasianya tidak diketahui oleh manusia dengan keberadaan anak blasteran gendruwo-manusia.
bagaimana pendapat mas sabda tentang hal ini?
terima kasih
MARA
Februari 16th, 2010 pada 16:44
mas sabda @naga
matur nuwun sanget sebelumnya sudah dijelaskan…
tapi saya sendiri masih bingung memecahkan simbol naga dalam diri saya, yang dimaksud guru saya itu… ditambah lagi dengan ucapan kalimat “PUSAKAne NAGAri”
sekali lagi saya haturkan terima kasih…, dan kalo mas sabda berkenan memberi sedikit masukan tentang teka-teki saya… , mohon via e-mail ini
; pasir_alam@yahoo.com
salam…karaharjan
Itsna Hikmatul Maula
Februari 17th, 2010 pada 23:08
Waaaah, anda hebat bisa menerima bahasa alam dariNya….
orang awam
April 26th, 2010 pada 23:05
salam kenal pakde. maaf perkenankan saya memanggil anda dengan sebutan pakde. mengenai awan aneh. pagi tadi sekitar jam 8.30 wib, saya, istri saya dan adik ipar saya menyaksikan secara langsung awan aneh berbentuk garis-garis pendek berjumlah 7, berukuran sama, sejajar seperti pagar. kondisi langit saat itu cerah berawan dengan posisi awan aneh di sebelah utara dari tempat kami melihat yaitu dari salah satu perumahan di kecamatan jaten, karanganyar, solo. kejadian tersebut sempat saya abadikan dengan kamera handphone. selang 2 menit awan tersebut mulai terkikis tersapu angin. apa makna semua itu pakde? terimakasih.
SABDå
April 27th, 2010 pada 17:54
Orang Awam Yth
Apapun panggilannya, jika sesuai dengan nurani tentunya akan lebih baik. Bila awan tersebut arahnya sejajar dengan jarak yg relatif sama. Awan tersebut biasanya menandakan sinyal akan ada cuaca yg tidak baik, misalnya cuaca ekstrim, sangat panas, kemudian tiba-tiba mendung yg sangat gelap disertai hawa yg dingin. Yg hrs lebih diwaspadai apabila awan tersebut arahnya saling bertabrakan, kontra, misalnya dalam satu areal angkasa ada awan yg arahnya ke selatan, ke utara, ke timur, dan ke barat dalam bentuk garis-garis lurus. Itu menunjukkan adanya energi besar yg berpantul dari dalam bumi yg mempengaruhi medan magnet di angkasa.
salam karaharjan
joyo
Mei 6th, 2010 pada 16:17
Nuwun sewu kulo mboten paham sasmitaning alam, mon ggo sami memayu hayuning bawana kanthi laku kang utomo
Mudjiastuti
Mei 14th, 2010 pada 20:26
Assalamualaikum WrWb.
Maaf ya ki Sabda Langit, saya pakai bahasa Indonesia. Saya yang beberapa waktu lalu silaturahmi ke panjenengan/yogyakarta bersama suami saya. Dua minggu lalu ketika saya mengendarai mobil lewat jalan Tol ke arah Gayamsari saya melihat di langit ada tulisan “Allah” yang sangat jelas. karena di jalan tol tidak boleh berhenti dan saya menyopir sendiri, sehingga mobil tidak bisa berhenti untuk ambil gambar/di photo. Setelah keluar Tol saya cari tulisan tersebut tidak terlihat. Keesokan harinya saya juga lewat jalan tersebut pada tempat yang sama saya kembali melihat tulisan “Allah” dalam posisi berdiri. Maknanya apa ya ki? Maturnuwun atas penjelasannya.
Wasalam
Hosting Murah Indonesia IndoSiteHost.com
Mei 22nd, 2010 pada 15:39
Ki.. setelah saya baca artikel hukuman atau reinkarnasi, saya sangat kaget tapi mungkin ini sebagai paembelajaran buat saya untuk semakin mendekatkan diri kepadaNYA..
henry eko
Juli 23rd, 2010 pada 16:01
assalamualaikum…
mas, aku juga orang bengkulu, tapi aku belum bisa merasakan tanda2 yang diberikan oleh Allah SWT yang deberikan kepada manusia melalui alam.
padahal seandainya kita bisa merasakan tanda2 yang deberikan itu kita bisa lebih mengurangi dampak negatif dari bencana tersebut (gempa bumi yang selalu menghantui bengkulu)
bagaimana caranya agar kita bisa melatih kepekaan batin agar kita bisa merasakan tanda2 itu?
matur suwun sakderengipun….
jabon
Agustus 10th, 2010 pada 14:09
jabon
wah gambarnya kaya ai aja ya merah kekuning kuningn
namuan aakah itu benar nga apa ak ya … saya masih kurang yakin atas itu
bejo
Agustus 21st, 2010 pada 17:34
jah ngapusi…senenge ngepas2ke…wong indonesia sukanya takhayul..bangun bang jang mimpi trus…
satrio ilang
Agustus 28th, 2010 pada 21:32
masyarakat kita emang udah trll diperngaruhi oleh pemikiran Barat… untuk percaya pd tanda2 alam emang sulit… apalagi tanda2 Tuhan..
dimas
Desember 30th, 2010 pada 22:19
salam kaharjan,
coba ada yg bisa menjelaskan definisi dari tahayul itu apa ?
umat islam yg mempelajari Alquran juga jelas terdapat iman pd yg Ghaib.
Kadang2 manusia hanya mengambil sepotong2 dalil dalil untuk disesuaikan dengan kepentingannya masing2.
salam damai untuksemua
wahyu
September 29th, 2010 pada 16:03
saya hargai pendapat teman2 tapi tolong sebuah fenomena jangan dikomentari miring krn dapat menyinggung perasaan orang yg mungkin menyukai fenomena tersebut, marilah kita bersatu krn bangsa kita sangat butuh persatuan yg kokoh,,, buat mas sabdo, boleh kawulo minta e-mail ato nmer hape…matur sembah nuwun
Ksatria Wibawa
Oktober 11th, 2010 pada 19:40
satu bukti lagi bahwa alam selalu meberi tanda akan datang suatu bencana
munculnnya awan benberntuk naga di papua
=======================quote==============================
Fenomena
Awan Naga di Langit Papua, Pertanda Apa?
Laporan wartawan KOMPAS Ichwan Susanto
Sabtu, 21 Agustus 2010 | 18:57 WIB
Kompas/Ichwan Susanto
AWAN NAGA – Fenomena awan berbentuk naga tampak melintas di atas cakrawala Pantai Dok II Jayapura, Papua, Sabtu (21/8/2010).
TERKAIT:
• Awan Aneh di Atas Tangerang Pertanda Gempa?
• Awan Aneh Terekam di Batas Atmosfer
JAYAPURA, KOMPAS.com – Fenomena alam yang unik menarik perhatian warga Kota Jayapura, Papua dengan menyaksikannya di langit Pantai Dok II, Sabtu (21/8/2010) sore.
Terlihat sebentang awan berwarna oranye kemerahan, melintang di atas cakrawala. Salah seorang yang sempat mengabadikan fenomena ini, Piet Namumuri, warga Dok V Jayapura.
Ia mengatakan, sekumpulan awan berbentuk seperti naga yang meliuk-liuk itu tampak sekitar pukul 17.30 WIT.
“Kejadian berlangsung sekitar 5 menit,” ungkapnya. Saat itu, Piet sedang duduk di kursi panjang depan Kantor Gubernur Papua, seperti kebiasaan warga Jayapura menghabiskan waktu senja.
Ia menjelaskan, awan naga itu tampak berjalan dan merangkak ke atas, lalu menghilang. Fenomena itu diabadikan dengan kamera telepon seluler dan diberikan kepada Kompas.
Ia mengaku resah akan penampakan naga ini. “Kira-kira ini pertanda akan ada kejadian apa di Papua?” ucapnya.
======================un quote==================
charoxx jr
Oktober 23rd, 2010 pada 23:49
Asslamualaikum… slm sejahtera bwt padepokan sabdo langit saya mo komentar dulu saya pernah k tmpt padepokan yg d joglo,saya ngambil tngkt khusus sukms sejati & di baiat ma abah sodiq tpi entah knpa saya koq smpi saat ni lom rasakan manfaatnya???
abdul
November 20th, 2010 pada 06:30
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Bagi para saudara2ku yang ingin membutuhkan bantuan berupa pesugihan putih (tanpa tumbal) dan hitam (pakai tumbal),kami siap membantu..
Kami ada beberapa macam pesugihan :
1. Pesugihan Kemukus (tanpa tumbal sedikitpun)—–> harta berlimpah di dunia,jabatan naik,menang dalam pemilihan umum dsb,dana goib,dll
*insya allah jika minat dg pesugihan ini semua permintaan saudaraku kami jamin semua bisa terpenuhi.
2. Pesugihan Puncak Rahtawu (tanpa tumbal sedikitpun)——> dana goib,cita2 terkabul,hutang piutang lunas,kewibawaan,kesaktian dan kedigdayaan,pangkat dan jabatan naik,dll
*insya allah jika minat dg pesugihan ini semua permintaan saudaraku kami jamin berhasil dan terpenuhi hajatnya.
3. Pesugihan Pantai Selatan (pakai tumbal)——–> dana hibah goib
*insya allah kami jamin berhasil.
Berminat bisa hub :
abdulghoniy40@yahoo.com (Ust.Ghoniy)
nb: maaf tidak untuk main2 & hanya melayani yang serius
AKA
Desember 13th, 2010 pada 19:28
Sallam
Alif, Lam, Mim, Nun, Waw, Ya
Petir menyalami ku
Aini menangisi ku
Jangan kamu keluarkan dulu pesannya
Putri Nan Rupawan dari Persia menjaganya di pantai selatan Bengkulu
Kalimat diberikan kepadaku utk menyambutnya
Tongkat kayu pernah ingin ku sentuh
Tapi tangisan dan darah terlalu banyak
Kenapa diwariskan…………………….
Aku tidak mau………………….
abu nawas
Desember 15th, 2010 pada 09:58
@AKA
Kaf Ha Ya ‘Ain Shad..
Ha Mim ‘Ain Sin Qaf..
Selamat sdr AKA..jangan ditolak anugerah Ilahi…
Mulai saat ini..tidak boleh lagi ada air mata..
hu hu hu.
AKA
Desember 15th, 2010 pada 19:53
Nun
Yaa Sin
Genderang sudah ditabuh
Hanya ingin tau…
Kapan harus bersiap…
Agar setiap jiwa bisa tenang
Agar Alam semesta kembali selaras
Agar semua yang Haq dan Bathil terkuak
TANTO
Desember 15th, 2010 pada 00:16
Salam untuk semua sahabatku,
melihat cerita di atas, saya jadi teringat pada kisah keluarga saya. Saya sendiri dilahirkan membawa angka 7 atau bahasa jawanya pitu dari angka lahir sampai tahun no rumah dan lain sebagainya. Di tambah lagi bahwa menurut cerita saudara dari ibu bahwa keluarga kami merupakan keturunan dari mahluk Allah yang lain yang mungkin ini seperti tidak masuk akal, karena kami keturunan dari Banyak Wide dari babad tanah bali. Anda semua bisa buka di google klik saja tentang banyak wide. Di sisi lain keluarga besar dari bapak atau ayah saya merupakan keturunan dari Kediri dan keturunan langsung dari Prabu Sri aji jayabaya yang membuat jangka jayabaya. Semenjak kecil saya ditempa kesulitan hidup yang luar biasa namun akhirnya saya bisa mengatasi semua kesulitan itu, dan akhirnya sekarang saya malah sering membantu banyak orang keluar dari masalah kehidupan. Suatu saat pada saat saya berziarah ke makam jayabaya disana dikatakana menurut penjaga makam jayabaya saya sudah ditunggu lama oleh mereka. karena malam sebelum saya berziarah, ada 3 ekor ayam jago yang berkokok terus menerus sampai pagi dan itu membuat suasana malam itu begitu hening dan banyak orang yang tidak berani keluar. dan esoknya hanya saya yang berdziarah ke makam leluhur saya, jayabaya. ini seperti fenomena yang bukan kebetulan tapi itu merupakan kehendak Allah SWT. Untuk semua sahabatku silahkan baca profil dan kegiatan saya sekarang di http://www.ustadztanto.blogspot.com atau telp 021-8349 6371
TS
Desember 15th, 2010 pada 08:00
Pasang di ffi pak iklan nya…dijamin laku h h h
Abu Nawas
Desember 15th, 2010 pada 09:52
@Tanto
ayah saya merupakan keturunan dari Kediri dan keturunan langsung dari Prabu Sri aji jayabaya yang membuat jangka jayabaya
=========================
Anda pernah bertemu Prabu Sri Aji Jayabaya? beliau orangnya tampan..menitis ke Prabu Angling Dharma. Prabu Jayabaya tak lain adalah sahabat Rasul., Abu Hurairah as.
kalo sama saya (Abu Nawas)..masih terbilang teman dekat.
Salam Kediri
Budak Angon
Januari 10th, 2011 pada 15:08
@ Tanto
BA percaya deh kalau ayah Tanto bin ayah bin Prabu Jayabaya?
apa ayahnya Tanto masih hidup?
jika masih hidup usianya pasti sdh sepuh banget bongkok, saking sepuhnya kalau tidur pasti membentuk huruf “U”, ya ngapunten nggih?
Kalau Abu Nawas mengaku temen deket Prabu Jayabaya,
BA percaya deh, namanya juga “temen” kan siapa saja bisa bertemen asal kenal ya gak? hhh …..
Titip salam nggih dari BA, buat Prabu Sri Aji Jayabaya
salam rahayu
TS
Desember 15th, 2010 pada 13:35
Nah…yang ditanyakan itu ada hubungannya di sini saudaraku Abu Nawas…
‘aku’ hanya dapat melihat sebatas ‘naga’…
karena ‘aku bukan manusia waskita’… abu nawas…
ya…biasanya…biasanya…begitu…h h h
Jaka Petir
Desember 21st, 2010 pada 14:14
@TS
aku’ hanya dapat melihat sebatas ‘naga’…
——————————————————-
Naga Langit ini benar ada, warnanya putih abu2, tanpa tanduk
Ukurannya cukup panjang, mungkin sekitar 1-3 km
Saya sendiri pernah diantar naik di atas punggung-nya.
Biasanya sering berkelompok.. kalo dipanggil ‘Hai Naga Langit’
mereka akan turun..trus bisa diusap-usap kepalanya.
wassalam
PIRAMIDA WARIS
Januari 27th, 2012 pada 22:33
memangnya itu naga?
ki kramajaya
Januari 10th, 2011 pada 14:42
Itu cuma awan biasa bung, ga ada hubunganya sama hal mistik dan gaib…ga perlu di risaukan dan dihubung hubungkan dengan hal irasional…bertawakal dan sujudlah pada Allah SWT yang maha pencipta…
sopokui
Januari 16th, 2011 pada 23:18
ular naga panjangnya,…
bayu
Februari 27th, 2011 pada 11:07
serem bisa bisanya naga muncul di dunia bukannya naga itu cuman cerita khaylan
vennywang
Maret 5th, 2011 pada 15:32
blh tanya……..saat saya perna 2x alami stagnan dlm belajar dan jua mrasa hampa dg apa yg saya lakukan…….saya diperlihatkan 2x bentuk rangkaian awan phoenix….dan seperti pengalaman para senior yg meliat proses pembentukan,,,,saya jua melihat proses-ny….cm proses yg p1 dg yg kedua berbeda,,,,yg p1 tu cuma rangkaian awan putih. tp yg kedua saya melihat rangkaian burung phoenix yg sgt indah dg warna senja….dan mata phoenis yg indah. stlh tu perasaan saya mrasa damai…seolah saya ndapatkn jawaban dr smua yg saya alami….blh dibilang saat itu saya mengajukan pertanyaan, dan doa kpd malaikat jibril, malaikat mikail dan jua malaikat syriah ttg tugas yg saya trima terasa sgt berat dan sulit….kalo lambang naga saya mengerti….tp lambang dan arti phoenix itu apa…..krn salah satu pertanyaan saya ttg perasaan saya….terima kasih.
hi hi hi
April 12th, 2011 pada 15:27
jangan bingung dan jangan heran…hi hi hi…
naga tak berkulit…silah ken u/sap2 n ungkap bulu ne…hi hi hi…
Danfar
Mei 5th, 2011 pada 05:55
Hal ini mengingatkan sy waktu masih kecil sekitar tahun 1988. Ketika mau berangkat mengaji bersama teman2 sekitar jam 5.30 sore, kami dikejutkan oleh sosok seperti naga dilangit ( persis gambar diatas). Sosok itu terbang dari arah utara ke selatan, gerakannya tampak santai sehingga kami dapat melihatnya dengan jelas. Namun waktu itu ada tetangga yang sudah tua, menyarankan kami untuk segera masuk rumah, katanya ” awas bahaya lebih baik kalian masuk rumah”. Sampai saat ini sy masih bertanya-tanya sebenarnya sosok itu apa dan mengapa berbahaya. demikian share sy dan salam kenal juga buat adminnya
cucu suntara
Juni 3rd, 2011 pada 11:54
salam mas sabda
sblmnya mhn maaf jika yang ingin di tanyakan kurang berkenan
bbrp bln yang lalu istri saya dan anak saya melihat cahaya seperti pelangi tepat di pintu rumah kami dan itu hanya sebentar, apakah itu pertanda ? terima kasih jika mas sabda berkenan memberi keterangan
prayusa
Juli 3rd, 2011 pada 00:50
asal mulane ngelmu kang luhur. hananging manungso djawa. malah seneng karo kabudayane wong manca.hmmmmm
sapa to sing bakal dimesakaake. pribadine dhewe ora sadar,nganti bener-bener lali. yo mokal yen wahyu iku diparingake marang bangsa liya. awit sing diparingi ora ngrumati.lali marang sejatine pribadi, lali marang alam, lali marang Asma Gusti.
ir ramos cakep
September 11th, 2011 pada 10:14
kawan-kawanku banyak bertatto naga….dan saat ini saya mencari orang yang bisa membuat patung kepala naga raksasa dan ekor naga raksasa untuk di jadikan gerbang jalanan naga adalah api berarti semangat hidup manusia ..menyosong masa depan ada juga mengartikan naga adalah perut bumi bumi naga skoik jimat mantra untuk kekasih jika memimpikan di patok ular naga so dekat u akan di lamar
dalam celanaku ada ular naga………..he..he…
Samsu Haryo S
Oktober 25th, 2011 pada 11:30
Keparenga Mas Sabda kula urun urun klungsu kawruh “fenomena” ingkang kados makaten. miturut pangandikanipin para sepuh ingkang paring panertosan dateng kula rumiyin gambaran “Kluwung” (Pelangi) horisontal menika dipunwastani “Teja Bathang” ingkang dados gambaran bade wonten musibah utawi kawontenan ingkang bekta korban kathah, Utawi badhe wonten tiyang ageng ing seda. menawi panjang malih wujuding teja, meh sami gambaranipun lintang kemukus, mbok menawi ingkang katelah para dhalang wayang purwa Teja Darpa Sura. dene leres dalah klentunipun sumangga.
mas boy
November 14th, 2011 pada 22:24
.
Gimana , dengan peristiwa gempa tsunami di tanah ACEH ?
yang menyapu ratusan ribu manusia . dan ALLAH SWT tlah
menunjukan kebesaran NYA , begitu banyak bangunan yang
hancur namun dari sekian ribu bangunan yang hancur ,MASJID
MASJID DI ACEH MASIH BERDIRI KOKOH .
Itu pertanda apa ?
O'on
November 14th, 2011 pada 22:56
…begitu banyak bangunan yang hancur namun dari sekian ribu bangunan yang hancur ,MASJID MASJID DI ACEH MASIH BERDIRI KOKOH .
Itu pertanda apa ?
————–
pertanda ada perbedaan (teknologi) konstruksi, samakah desain konstruksi masjid dgn bangunan yg hancur itu ?
oya, ..tahu kilang minyak lepas pantai kan…tu kilang minyak..lebih sering diterjang air daripada bangunan2 di kota aceh…
yg sering diterjang air dan berada di laut (pula)…koq malah ndak mudah hancur yak.
dewi
November 14th, 2011 pada 23:03
@ Mas Boy,
Pertanda secara logika aja mas, apakah anda sudah mencari tahu bahan2 yang di gunakan untuk membangun masjid serambi aceh itu terbuat dari apa?… kalau bukan belanda yang membangun kagak bakalan sekuat itu, maklum zaman pemerintahan belanda, terkenal dengan bangunannya yang kokoh, solid dan tahan lama, itu karena mereka sangat jujur dan profesional, tak mau mengurangi/ Mengkorupsi bahan bangunannya, ini bukan saja pada bangunan masjid, tetapi juga bangunan gedung2 peninggalan belanda seperti museum, appartement dsb.
http://badruddin69.wordpress.com/2009/04/24/sejarah-mesjid-raya-baiturrahman-banda-aceh/
Jadi kalau di bandingkan dengan bangunan rakyatnya yang masa kini ya bedah jauh lah, kena longsor dikit langsung ambless, kena gempa dikit langsung ambruk, kena banjir dikit langsung kintir, apalagi di sapu tsunami….
Terima kasih dan salam kenal,
Dewi
andini
Desember 1st, 2011 pada 15:05
wow bener bener yach keajaiban allah sungguh luar biasa
adit
Desember 21st, 2011 pada 20:58
zo bener pemerintahan indonesia skrg d pnuhi lalat2 yg hanya mengerumuni nasi2 rakyat bkn mlh menjagany amanat yg d brikan kpdny.. Z mga2 negeri qt trcnta d jauhkn dri smw bncna.. Amien
wisnu tiang djawi
Januari 2nd, 2012 pada 00:12
salam kenal mbak Dewi,,,, aq fans beratmu,,,hehehe, ada facebooknya gk ya?
Dewi
Januari 2nd, 2012 pada 11:35
@ Wisnu Tiang Djawi,
Maturnuwun sami2 mas, dan salam kenal juga…, maaf fb saya error, sudah saya woro2 kan di ruang ‘runtuhnya jembatan kutai negara’, he he he… harap maklum, namanya aja masih belajar teknology, ntar mau belajar bikin lagi tapi masih harus sabar dan pelan-pelan saja…
Wisnu… saya juga nge fans sama njenengan…
Salam friendship,
Dewi
satria
Januari 6th, 2012 pada 16:40
maaf numpang di bloknya ki sabdo. dan salam sedanten.. sesepuh pinisepuh..mau tanya cuma mimpi apa pertanda.sebelum bulan suro tahun ini kok saya bermimpi ada banyak naga air yg terbang keselatan, apa ini cuma mimpi apa suatu pertanda ki sabda..saya di jakarta.. trima ksh…matur suwun..
gani
Januari 16th, 2012 pada 14:36
thaks udah bagi tau informasi ini.
kedok kodok
Januari 31st, 2012 pada 03:12
Dewi
Itulah bedanya penjajah belanda dengan penjajah arab, sama2 penjajah tapi setidaknya bangsa yang pernah di jajah mampu bangkit dari keterpurukannya, tidak seperti kamu yang tidak mau bangkit dari belenggu jajahan doktrinasimu.
Salam anty penjajahan,
Dewi
Maksud mas Dewi…..yang peradabannya mundur lagi ya?! menyan gitu loool.
Rantam
Januari 31st, 2012 pada 05:05
…..yang peradabannya mundur lagi ya?! menyan gitu loool.
————-
Neng Bima/TS -Titiek Sandiri,
Orang China pakai dupa,hio , dari dulu juga begitu … Mereka lebih maju dan pinter daripada orang2 padang pasir itu … nah lhoo
div
Februari 9th, 2012 pada 12:10
Salam Sahabat..
Untuk para pembaca,peneliti atau apapun kedudukan kalian,mohon jangan pernah menyepelekan Bahasa Alam yg telah di berikan.Percaya atau tidak dengan apa yg terjadi,mari kita bersama-sama menghargai.Janganlah kita saling mencemooh atau menghina apalagi menyangkut Leluhur atau agama.Karena itu Sahabat,mari kita jaga adat,budaya para tetua kita yg terdahulu…siapapun kalian,agama apapun kalian,INGAT dan jangan pernah lupakan asal kita yang sesungguhnya….karena tanpa adanya mereka,kita juga pasti tidak akan terlahir ke bumi……mari Sahabat budayakan perasaan saling menghargai,menghormati satu dengan yg lainnya…….
Ki Agung Gledek Sayuto
Februari 12th, 2012 pada 19:45
piramida waris apanya. cukup gledek sayuto untuk menangani masalah nusantara yang berlarut. saya bocah angon, putra prabu siliwangi siap membantu orang jawa, berpegang kembali pada Bijak Adil Benar. Tanpa perlu bicara yang aneh-aneh seperti piramida waris.
kuncoro
Mei 8th, 2012 pada 15:01
maap.. maap lho ki, sepertinya yang sedang berkarya membimbing …. adalah prabu siliwangi pribadi. tidak mewakilkan. ya jelas kalau diwakilkan segala sesuatunya tidak sepadan dengan beliau. sebelumya ….. dibimbing majapahit 1, dan disengker sp. ntar tunggu aja ki. ketawa dulu boleh kok.
Ki Agung Gledek Sayuto
Februari 12th, 2012 pada 19:49
Sabdo langit… sado langit… kenapa kamu merasa sp cuma karena duduk di yogya. tidak heran kamu dijuluki bocah culun.
Ada banyak pemuda duduk yogya. saya yang asli sp saja tidak berkhayal bahwa awan adalah naga.
jadi orang kok suka mengkhayal, mau dibawa kemana negara itu.
-bejo-
Februari 13th, 2012 pada 12:09
Matur sembah nuwun ki Agung, kita semua mendukung dengan doa, semoga segala daya upaya untuk membangun bangsa dan negara ini menjadi lebih baik lekas terlaksana dan berhasil ki.
Salam karaharjan
Ki Agung Gledek Sayuto
Februari 12th, 2012 pada 19:52
Saya disini hendak memancing seseorang yang bernama wawan kanuragan. ada urusan hutang piutang yang belum selesai.
tangan saya sudah panas.
Ada yang kenal gak dengan wawan kanuragan?
Ki Agung Gledek Sayuto
Februari 12th, 2012 pada 19:54
dilarang bagi sebuah situs untuk menampilkan sosok semar manakala dirinya tidak mampu untuk menjadi semar. cuma sekadar utak-atik budaya jawa, walah anak kecil juga bisa.
kenalkan, sayalah yang didampingi Semar yang asli. gak percaya trawang saja.
Ki Agung Gledek Sayuto
Februari 12th, 2012 pada 19:55
Gak sembarang orang ditempeli semar. bayangkan saja. semar mengikuti seseorang. itu kenapa bisa terjadi begitu. itu karena yang diikuti itu sp asli.
selamat terkagum-kagum.
Ki Agung Gledek Sayuto
Februari 12th, 2012 pada 20:20
“Jika nanti ada orang jawa bernama tua agegaman kawruh dialah yang asuhan saya” – Semar (maaf, sabdo palon bukan dang hyang nirartha yang enteng-entengan. yang mengatakan dia adalah dang hyang nirartha matanya lamur).
Memangnya agegaman kawruh itu acara budaya jawa di situs ini hahaha hahaha.
Agegaman kawruh itu adalah pembawa agama nasrani, yaitu Nabi Isa itu sendiri.
Ada 3 sandi yang ditulis dalam kitab dharmo gandhul:
1. wit buddhi yaitu agama shivaism dicampur buddhism.
2. wit kawruh yaitu agama nasrani.
3. wit kuldi yaitu agama islam.
agama buddhi adalah gabungan tiga agama, yaitu hindu buddha kristen. kenapa demikian? karena dua agama (hindu buddha) diberi pada seseorang yang agegaman nasrani. itulah agama buddhi pada akhirnya yaitu gabungan hindu, buddha, kristen.
nah, sekarang kalian pada ngapain disini. apa mau kami ketawain.
adhen
Februari 22nd, 2012 pada 18:19
tahayul langit doank tuh, masih percaya aja. zaman gini gitu loh. hahahaha.
rahman
Maret 18th, 2012 pada 16:17
menurut saya itu ngapusi
rahman
Maret 18th, 2012 pada 16:21
asfddf
Sahatma Pangaribuan Dpx
Mei 8th, 2012 pada 05:13
naga
kuncoro
Mei 8th, 2012 pada 14:33
hallo,
tidak semua bisa dilogika. jikalau semua bisa dilogika dan semua manusia dapat mengerti hal2 yang gaib, spiritual maka yang ada hanya damai. kenapa dunia penuh dengan pertentangan? karena memang banyak tabir yang tidak /belum terbuka. akan lebih bijak jika dalam kita berjalan menuju sang khalik, tuhan, alam langgeng dengan tidak membuat kesimpulan (menganggap sisi lain salah). manusia memang dikarunia kelebihan dalam banyak hal. bagi yang mau dan bisa mengimplementasikan. masyarakat luar berupaya secara teknologi, pikiran/logika dan kemauan untuk menyingkap apa yang mereka tidak/belum tahu.(maka mereka memprediksi kemungkinan2 yang akan datang/terjadi).itu cara mereka. sedangkan cara timur menggunakan karunia terdalam (hati, pikiran, ajaran luhur, petuah leluhur, titen, sihing Gusti), karena banyak kejadian dimasa lampau yang mereka hadapi yang membuat mereka/beliau menjadi bijak.
terlalu dini menyebut sosok yang bukan sosok manusia adalah sosok rendah. lambang negara kita? negara2 lain? Alchemis berkata “perhatikanlah tanda tanda” itu karena rahmat dan kasih untuk umat manusia supaya terhindar dari malapetaka. dan terbukti kita tidak bisa menghindari, mencegah, membatalkan kehendak alam. banyak sanak saudara, kerabat, teman yang merasakan penderitaan. mungkin karena kita kurang peka terhadap kehendak alam. eter kebencian yang ada sekarang menyakiti alam, alam lain, rah yang lain, dzat yang lain, mahkluk lain. apakah mereka tidak punya hak sama sekali? apakah mereka tidak mengakaui yang-Esa? apakah mereka tidak diperbolehkan membalas? semua mahkluk apapun bentuk dan wujudnya menyembah/mengakui yang-Esa. manusia terlalu sombong dan terbukti selalu kalah duluan dari kerja alam.
masih ada kerja alam lagi untuk memurnikan manusia.
salam. damai selalu, wilujeng.
postivo
Mei 16th, 2012 pada 20:42
itu cma suatu peristiwa yg kbtulan terjadi,jngn suka dilebih2kan ah. . .musyrik bro. . .kita mah yg pnting slalu mndekatkan dri aja sm allah swt. peace
inuh
Mei 31st, 2012 pada 21:13
assalamu’alaikum wr.. wb..
ngapunten dhalem wong jowo.. tetapi mboten fasih boso jowo….
maturnuwun informasinya….. kebetulan saya dari kecil penasaran yang namanya naga… soalnya waktu saya kecil saya pernah melihat sosok laki” berpakaian seperti penari jawa begitu.. dengan kepala naga ato kuda… saya juga kurang faham… setelah saya pelototin itu menghilang… kejadian itu berada di toilet rumah kami… usia saya pada waktu itu mungkin sekitar 4/ 5 th.. lah… tapi saya masih ingat. betul… mohon penjelasanya apa itu.. trus saya pernah bermimpi saya melihat naga putih dari langit… menuju segaoro(laut) semua orang berlarian takut. tapi di dalam mimpi saya ini saya merasa. hanya saya dan ibu saja yang berani mendekat… dan sepertinya ibu saya memberi minum naga itu.. tapi saya juga masih penasaran makna apa yang dibalik semua itu….. sebelumnya ngapunten…(jawa timur/ malang)
wassalamu’alaikum wr…wb
BUKAN JAWA
Januari 6th, 2012 pada 17:06
Dewi / Ngabehi….
Pertanda secara logika aja mas, apakah anda sudah mencari tahu bahan2 yang di gunakan untuk membangun masjid serambi aceh itu terbuat dari apa?… kalau bukan belanda yang membangun kagak bakalan sekuat itu, maklum zaman pemerintahan belanda, terkenal dengan bangunannya yang kokoh, solid dan tahan lama, itu karena mereka sangat jujur dan profesional, tak mau mengurangi/ Mengkorupsi bahan bangunannya, ini bukan saja pada bangunan masjid, tetapi juga bangunan gedung2 peninggalan belanda seperti museum, appartement dsb.
……………………………
haha memang benar mereka jujur….soale bahan2 bangunannya dijarah dari jajahannya sendiri…..hehe
dan kemaren baru ngasih santunan krn pembunuhan masalnya…..jujur banget….
daripada kamu…..pake kedok kejawen…….ga jujur ih…….haha
Dewi
Januari 6th, 2012 pada 19:51
@ BUKAN JAWA alias BIMA alias TS alias ANTI KAFIR, dll…
Itulah bedanya penjajah belanda dengan penjajah arab, sama2 penjajah tapi setidaknya bangsa yang pernah di jajah mampu bangkit dari keterpurukannya, tidak seperti kamu yang tidak mau bangkit dari belenggu jajahan doktrinasimu.
Salam anty penjajahan,
Dewi
Pecinta Alam
Januari 31st, 2012 pada 15:48
…..yang peradabannya mundur lagi ya?! menyan gitu loool.
————-
Rantam / Sabda
Orang China pakai dupa,hio , dari dulu juga begitu … Mereka lebih maju dan pinter daripada orang2 padang pasir itu … nah lhoo
———————————————————
Pantas lah, pola fikir kalian seperti itu.
Kalau begitu, orang2 yahudi yang memang pintar (tanpa menyan) bagaimana???
Sabda, anda naif sekali….men-generalisasi sesuatu yang ‘relatif, terburu2 dalam mengambil konklusi, tanpa pemikiran yang matang.
Ok lah, biar lebih jelas lagi:
1. Orang China pakai dupa,hio adalah untuk MENG-HORMATI leluhurnya!,
sedangkan yang kalian lakukan adalah untuk ‘MEMANGGIL leluhur. Justru Kalian lah, secara tidak kalian sadari, telah ter-’obses dengan film2 vampir ‘khayalan produk dari China yang anda maksud itu.
2. Kalau lah memang begitu mudahnya kalian dapat memanggil leluhur dengan mempergunakan ‘menyan itu, tentu diri kalian sudah diliputi dengan ‘pasukan leluhur yang menyelimuti diri kalian. Dan sudah tentu pula dalam waktu sekejap kalian sudah ‘membuahkan hasil. Oleh karena itu, apa yang telah kalian lakukan tentu tidak nalar bukan???
Bagaimana mungkin anda dapat mengharapkan (dapat memahami) ‘piramida waris, sedangkan ‘menyan yang kalian pergunakan itu sendiri tidak kalian pahami???
Kabut ‘air yang anda lihat di ‘atas awan itu saja kalian sebut dengan NAGA. Anda selalu mengarahkan daya fikir anda sendiri kepada hal2 yang berbau hewan (‘rendah). Secara tidak anda sadari, anda telah merendahkan pula kemampuan berfikir anda sendiri. tik tik tik.
kuncoro
Mei 8th, 2012 pada 14:39
numpang ya…
siapapun kita, seberapapun kemampuan kita, kepandaian kita, pemahaman kita, kesaktian kita, dll dll terbukti kerja alam selalu mendahului kita. dan kita hanya tinggal menjalani, merasakan, bertanya tanya dll dll
salahku apa? dosaku apa? dldl dll
bararti kita mahkluk yang??????????
mari berlaku lebih bijak. Alchemist berkata ” perhatikan tanda tanda.
salam.