Reinkarnasi Atau Hukuman Tuhan ?

 

 

   

Peristiwa ini kami alami pada bulan Februari tahun 2006 menjelang perayaan hari raya Iedul Adha. Kami pulang kampung untuk menyembelih hewan korban. Kami putuskan membeli wedhus  sebagai hewan kurban. Dua hari menjelang hari raya aku  berkeliling bersama istri mencari wedhus, pikir ku dapat wedhus yg gedhe dgn duit pas-pasan. Aku berhenti di “toko swalayan” khusus menjajakan wedhus di pinggir jalan. Ku tawar seekor kambing merk benggala warna putih yang amat besar. Tawar menawar berlangsung alot akhirnya tidak putus karena waktu itu budgetku pas-pasan. Sewaktu aku pamit undur dan meminta maaf karena tidak jadi beli. Aku putuskan cari kambing di tempat lain saja; tiba-tiba nggak ada sebab apa-apa si kambing yang tadi ku tawar ngamuk. Nyeruduk sana sini ditundukkan oleh yang jaga  malah semakin ngamuk. Hingga akhirnya talinya putus. Kambingnya lari mengejarku, yg sedang menghidupkan mobil pik up bosok kesayangan. Sampai dekat pintu mobil, kambing tiba-tiba berhenti, lalu diam dan tenang. Kambing mengembik lirih, tapi kulihat matanya berkaca-kaca mengeluarkan air, saat itu istriku berkata lirih;

maaf ya dhusduitku nggak cukup buat  membelimu, mudah-mudahan kamu dibeli orang lain dan hidupmu bermanfaat untuk manusia. Dengan cara itu, mudah-mudahan kamu dapat pengampunan hukuman dari Tuhan. Dagingmu akan bermanfaat buat makan orang-orang yang hidupnya kekurangan. Jangan ngamuk ya, pasti ada orang lain yang akan menyempurnakan hidupmu”.

Aneh, kambing itu diam dan sepertinya memperhatikan ucapan istriku. Aku berfikir, mata kambing itu sepertinya bukan mata binatang, tapi memancarkan aura mata manusia. Tanpa ditarik lagi oleh yang punya kambing itu berbalik arah menuju kandang penampungan di tepi jalan.

Aku dan istri melanjutkan keliling, menuju ke desa-desa, ketemu  seorang penggembala yang memiliki banyak domba. Ku pilih salah satu yang paling besar, gemuk dan memenuhi syarat. Sesampai di rumah desa, domba kuberi makan dedaunan, rumput dan kusediakan air mentah untuk minum. Sehari berlalu, hingga tengah malam si domba  kok tidak mau makan rumput, maupun dedaunan dan tidak mau minum juga. Perutnya tampak sampai lengket. Aku khawatir kalau-kalau domba itu sakit. Padahal besok paginya akan disembelih. Malam kian larut, waktu itu aku ketiduran sekitar jam 24.00. Kira-kira jam 02.00 aku terbangun oleh suara sayup-sayup tangisan seseorang. Arahnya dari tempat domba yang kutaruh di samping rumah. Istriku bilang coba cermati, sesungguhnya itu suara domba kita. Aku keluar rumah, lalu duduk di teras sambil mengamati si domba. Domba itu menatapku tajam, diam. Karena sejak kemarin domba itu tidak aku ikat dan kubiarkan saja bebas berkeliaran, lalu si domba melangkah menghampiriku yang duduk mengamatinya di teras depan rumah. Si domba berhenti melangkah namun matanya menatap mataku, penuh iba, lagi-lagi tampak keluar air mata hingga meleleh air mata si domba. Wah..benar-benar menangis domba ini. Tapi apa maksudnya, aku coba mencerna. Aku cermati rumput, dedaunan, air semuanya utuh tak ada yang berkurang. Berarti domba ini bener-bener mogok makan, pikirku. Aku meninggalkan domba itu lalu kembali masuk ke rumah lalu tidur lagi. Jam 04.30 aku terbangun, lagi-lagi mendengar suara tangisan yang asalnya mengarah pada domba di samping rumah. Istriku menyuruh keponakan untuk memberi makan kambing dengan nasi putih. Kebetulan di rumah ada sisa martabak, digunakan sebagai lauknya. Nasi dengan lauknya martabak menjadi secobek besar penuh. Di tambah satu panci rantang teh hangat manis. Semua menu makanan diberikan ke si domba. Ponakanku kaget, “loh..ternyata si domba doyan makan nasi dengan lauk dua potong martabak. Nasi segitu banyaknya dilalap sebentar langsung habis tak bersisa. Berikut teh manis serantang juga langsung disruput sampai habis. Aku suruh ponakan membuatkan kopi pake panci rantang pula. Lalu diberikan lagi ke si domba. Benar saja kopi manis itu diminum juga hingga tinggal sisa kurang dari 1/4 rantang. Paginya setelah shalat ied, tukang jagal datang ke rumah untuk memotong hewan korban. Tepat jam 09.00 si domba sudah dipotong lalu daging dibagi-bagi ke tetangga kiri-kanan. Selesai.

 

SOSOK MISTERIUS

 

     Malam harinya, ketika itu kami ada di kamar bersama istri sedang bersantai sambil nonton tv, kira-kira jam 18.30 wib. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu jendela kamar. Tok..tok..tok..! Siapa ya ? Hening…nggak ada jawaban. Istriku minta supaya jendelanya dibuka saja, karena ada seseorang yang datang. Aku langsung buka jendela kamar..kaget sekali ! Aku lihat sosok laki-laki misterius. Suasana agak remang, dalam penglihatanku hanya wujud bayangan tubuh seorang lelaki seperti siluet. Kira-kira tingginya 155 cm badannya agak kurus, mengenakan pakaian zaman dahulu. Ia mengenakan ikat kepala warna hitam. “Kamu siapa, ada apa datang kemari ?” tanyaku kepada sosok misterius itu. Lho..ternyata ia bisa menjawab dalam bahasa Jawa yang biasa digunakan kira-kira dua abad yang lalu,”..saya terimakasih sekali, akhirnya mendapat pengurangan siksa (Tuhan), saya mau melanjutkan “perjalanan”. Kamu siapa ? sosok misterius itu menjawab,”saya yang sudah disembelih tadi pagi, saya anaknya ….(sosok misterius itu menyebutkan nama laki-laki dan perempuan, mungkin orang tuanya). Aku agak kaget, ia menyebutkan nama orang tuanya dengan nama-nama yang sudah tidak lazim dipakai untuk orang zaman sekarang. Aku tanya sekali lagi,” rumahmu dulu di mana ?”, ia tak menjawab, hanya menggelengkan kepala. Sosok misterius itu lalu menundukkan badan sebagai bahasa isyarat untuk mohon pamit dan terimakasih. Plass…hilang ! Ya Tuhan, ampunilah dosanya. Lepaso parane jembaro kubure. Aja parang tumuleh terusna lampahmu !

 

REINKARNASI (Hukuman Tuhan) ?

 

Aku berfikir..apakah ini yang dinamakan reinkarnasi ? ataukah bukan termasuk reinkarnasi, melainkan bentuk siksaan Tuhan atas dosa dan kesalahannya sewaktu hidup di dunia dulu ? Ataukah reinkarnasi itu juga merupakan salah satu bentuk hukuman Tuhan ?  Tapi ada satu hal yang saya ingat dengan apa yang dulu diceritakan eyang-eyang ku, bahwa orang yang mengalami reinkarnasi, yang diingat hanya siapa orang tuanya, dan apa saja dosa-dosanya dulu waktu masih hidup di dunia hingga sekarang mendapat hukuman seperti itu. Ataukah ini juga yang disebut siksa kubur, atau kah ini maksudnya bangkit dari kubur dengan rupa-rupa “wajah” atau wujud sesuai perbuatannya dulu.

Saya jadi teringat, tetangga saya 5 tahun yang lalu pernah memiliki seekor anjing yang tiap senin dan kamis berpuasa. Mungkinkah anjing itu berpuasa senin-kamis sebagai bentuk permohonan ampunan kepada Tuhan ? Eyang saya dulu punya burung perkutut yang berpuasa setiap hari kamis kliwon dan sabtu pahing. Usia perkututnya sampai 60 tahun turun temurun 3 generasi. Waktu itu tahun 1992 eyang dari Solo maringke perkutut kepada kami. Kami heran, karena eyang bilang kalau burung perkutut itu tidak usah repot diambil ke Solo. Biar burungnya saja yang pergi sendiri ke Jogja. Aneh tenan…masak manuk iso mabur dewe teka omahku ? Saya tertawa terpingkal karena…eyang bilang besok hari Jumat Legi perkutut yang ku paringke kamu, mau berangkat ke Jogja sendiri. Kami hanya diminta menyiapkan sangkarnya saja, dan pintu sangkarnya agar dibuka. Eh..tau-tau Jumat Legi malam hari si perkutut itu sudah datang hinggap di ranting taman belakang rumah, lalu hinggap dan masuk sendiri ke dalam sangkar. Nyai..nyai Beja !

 

 

KU SAKSIKAN DENGAN MATA KEPALA SENDIRI,

KEBESARAN TUHAN BEGITU DEKAT DI DEPAN MATA

 

Dari kisah di atas, kami berfikir dan bisa merasakan langsung BETAPA rahasia ilmu Tuhan itu benar-benar Mahaluas. Kami mersa sebagai manusia amat kecil bak butiran debu yang tiada artinya. Jasad ku, kemampuanku, kebisaanku, pengetahuanku, sungguh kerdil, bak pungguk yang berjalan ngesot. Hanyalah  amal kebaikan kita saja yang dapat memenuhi  jagad bumi ini. Itupun masih belum ada setets air laut dibanding Ilmu Tuhan Mahabesar ! Duh Gusti…ampunilah hamba Mu ini. Tiada kata-kata yang pantas terucap, kecuali ucapan rasa syukur atas segala anugrah dan rahmatMu ya Tuhan. Tiada perbuatan yang layak  kulakukan lagi, kecuali harus beramal kebaikan pada sesama sebagai wujud syukur ku yang paling nyata kepadaMu, Gusti Ingkang Akarya Jagad. Semakin ku kagumi Engkau, semakin merasa kecil dan bodoh aku, lalu semakin kutakuti pula Engkau.

 

  1. Bhikkhu Dhammaraja

    Saya hendak mengatakan bahwa selama saya memaparkan komentar disini yang mengikutsertakan penjelasan tentang Tuhan-Tuhan secara agama Hindu, ataupun saya seperti punya hubungan dengan mereka, tidak ada maksud samasekali untuk merendahkan simbol-simbol tersebut. Dimana saya menghargai semua simbol agama. Adapun jika saya keliru dalam tatacara memujinya, itu semata-mata karena saya beragama buddha jadi tidak mungkin saya mau belajar agama lain sampai detailnya, sehingga membuat saya seharusnya belajar lebihbaik akan agama hindu jika dinilai oranglain, penilaian itu tidak mengapa dan bisa saya terima.

    Avatar Shiva memiliki kelebihan mampu menghancurkan apapun.
    Avatar Brahma memiliki kelebihan mampu mengeluarkan segala daya alam.
    Avatar Vishnu memiliki kelebihan mampu mengetahui 99,9% ilmu (kalau 100% cuma suatu Buddha)

    Jadi sp, sebagai avatar Shiva tidak bisa dikalahkan secara apapun.

    • Bhikkhu Dhammaraja

      Orangjawa perlu belajar sejarah Tuhan-Tuhan hindu, agar tidak cuma menafsirkan secara kejawen saja.
      Misalnya saja, sp yang batara kala (dewa waktu) memang anak Shiva. Tapi bukan berarti batara kala selama di bumi tidak bisa jadi avatar Shiva.
      Ia cuma tidak bisa jadi shiva saat ia di alam rumahnya sendiri.

      • Bhikkhu Dhammaraja

        Batara kala sebenarnya anak Dewa Matahari Surya, tapi semua anak dewa dianggap anak Tuhan juga.

      • Bhikkhu Dhammaraja

        Kalau berdasarkan wayang jawa memang batara kala lahir dari shiva. tapi kalau versi india ia cuma dianggap Dewa Indra sebagai anak sulungnya, karena ia yang paling ulung di surga.

      • Bhikkhu Dhammaraja

        Tidak seperti Dewa Kamajaya yang tugasnya … (untuk apa saya urus dan baca, memangnya apa untungnya) tugas dari Dewa Kala adalah memutarbalikkan keadaan.
        Misalnya sebagai wild bill memutarbalikkan jahat menjadi baik.
        sebagai damarwulan memutarbalikkan …. menjadi ….
        sebagai sp tentusaja memutarbalikkan jamanjelek (islam) menjadi jamanbaik (hindu-buddha) kembali, dimana nusantara cuma memiliki 6 agama yang baik saja.

      • Bhikkhu Dhammaraja

        Banyak orang menganggap sp mencla-mencle, serta suka ngeles, tapi sp tidak bisa menjelaskan pada orang-orang itu. Cuma dewa berkata pada sp, saat sp mengatakan pendapat orang itu. Tuhan berkata, “kamu beda dengan yang lain, tugas kamu beda.”

      • Bhikkhu Dhammaraja

        “kok berubah lagi?” kata orang. “sudah kawin belum?” kata orang. Lalu dianggaplah sp suka ngeles. Tidak ada yang selalu tetap di dunia ini. Yang tetap ada, tapi yang selalu tetap tak ada. Hidup itu sendiri adalah perubahan, jadi perhatikan saja apa yang hendak diajarkan Sabdo Palon pada anda semua, melalui tulisan saya yang tampak suka ngeles dll.
        Karena saat ini saya masih dalam metamorfosa tahap II (ratu amisan), belum jadi tahap sultan herucakra.

      • Bhikkhu Dhammaraja

        Hal terakhir, sp kadang dipandang agak lambat perkembangannya. tugas 1 hari bagi guntur bisa 1 bulan bagi sp. tapi itu bukan lambat, sp kan buddhist jadi ia terpengaruh ajaran Buddha untuk tidak berkeras pada satu tugas, atau pendapat. Buddha menganjurkan pendekatan jalan tengah untuk semua hal.
        Misalnya saja, buddhist tingkat belumtahu pasti suka bilang no soul, no self. tapi buddhist sudah mahir gak bilang lagi begitu, tapi berpegang antara no soul dan soul. santai-santai saja.
        Jadi sebuah tugas itu tingkat kepentingannya bukan pada ….., melainkan pada ….
        Demikian. Sampai jumpa lagi.

      • Bhikkhu Dhammaraja

        Kenapa kok sabdo palon berceramah saat kembali, gunanya apa? Mungkin begitu pikir teman-teman. Sebenarnya itu tidak berguna, tapi hari ini sedang hari beruntung kalian jadi saya beritahu.
        Sabdo Palon berceramah kembali karena ia kan baru bangun tidur, jadi mau bicara dulu. Begitu selesai bicara, sp akan diubah ke dalam tahap metamorfosa III yaitu Sultan Herucakra, dimana tubuh sp akan berubah ganteng dsb.

  2. Reinkarnasi adalah sebuah keyakinan Universal dalam semua agama. Begitu juga dalam agama islam. Salah satu buktinya, tentang bayi dilahirkan tidak semuanya suci,. Memang ada hadits yang menyatakan bahwa setiap bayi yang dilahirkan dalam keadaan suci.
    Salah satu bukti lain bahwa setiap bayi yang lahir dalam kondisi tidak suci adalah status anak hasil zina, kelahirannya karena bukan dari hasil pernikahan sehingga menjadi illegal. Ada sebuah hadits:
    عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ, قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:”لا يَدْخُلُ وَلَدُ الزِّنَا الْجَنَّةَ، وَلا شَيْءٌ مِنْ نَسْلِهِ إِلَى سَبْعَةِ آبَاءٍ”.(رواه الطبرانى(
    Diceritakan dari Abu Hurairah r.a Rasulullah SAW bersabda: “Tidak masuk surga anak hasil zina dan tidak satupun dari keturunan mereka sampai tujuh turunan”. (Hr. Tabrany)
    عَن ْعَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَو بن العاص, قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:”لا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ وَلَدُ زَنِيَةٍ”. (رواه ابن حبان فى صحيحه)
    Diceritakan dari Abdullah bin Umar, Rasulullah SAW bersabda: “Tidak masuk surga yaitu anak dari wanita pezina “. (Hr. Ibnu Hibban)
    عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، يَقُولُ : ” لا يَدْخُلُ وَلَدُ زِنْيَةٍ الْجَنَّةَ ” .
    Dari Abu Hurairoh berkata: Aku mendengar Raulullah Saw. Bersabda: ” Tidak akan masuk surga anak zina”. (Hr. An-Nasai)

    Dari hadits-hadits di atas, ternyata ada beberapa kasus bayi karena hasil zina, sehingga mendapatkan hukuman tidak bisa masuk surga, bahkan sampai tujuh turunan. Mengapa hal itu bisa terjadi, dosa apakah bayi tersebut…?
    hadits tentang anak hasil zina (illegal lahir) adalah tidak masuk surga, sungguh sangat menegaskan bahwa memang benar-benar ada dalam dunia ini jiwa yang terlahir karena mempunyai jejak rekam yang negatif, yang suka berbuat jahat dan maksiat kepada Allah, mereka yang mencari rizki, jabatan dan kedudukan dengan cara harom, maka jangan heran jika dilahirkan kembali menjadi anak illegal lahir.
    Untuk lebih lengkapnya lihat di :

    http://cahayagusti.blogspot.com/2012/09/reinkarnasi-dalam-al-quran-dan-hadits.html

    • Mas wong ndeso,hadisnya pake huruf arab gundul bisa ditulis gx pake huruf latin

    • Wong Ndeso
      Januari 8th, 2014 pada 18:09

      Reinkarnasi adalah sebuah keyakinan Universal, dalam agama islam TIDAK ADA.
      Diceritakan dari Abu Hurairah r.a Rasulullah SAW bersabda: “Tidak masuk surga anak hasil zina dan tidak satupun dari keturunan mereka sampai tujuh turunan”. (Hr. Tabrany) ini OMONG KOSONG doang
      Diceritakan dari Abdullah bin Umar, Rasulullah SAW bersabda: “Tidak masuk surga yaitu anak dari wanita pezina “. (Hr. Ibnu Hibban) ini OMONG KOSONG doang
      Dari Abu Hurairoh berkata: Aku mendengar Raulullah Saw. Bersabda: ” Tidak akan masuk surga anak zina”. (Hr. An-Nasai) ini OMONG KOSONG doang, hanya KATAnya…. KATAnya, JARE..JARE ORA NYOTO (tidak realita)

      Wong Ndeso belum ngerti apa itu reinkarnasi yg sebenarnya, tahunya hanya KATAnya…. KATAnya, JARE..JARE ORA NYOTO (tidak realita) cuman kitab/buku

      Dari hadits-hadits di atas, ternyata ada beberapa kasus bayi karena hasil zina, sehingga mendapatkan hukuman tidak bisa masuk surga, bahkan sampai tujuh turunan…(memang sudah pernah nengok surga & neraka …. NGAWUR !!!!)

      yang suka berbuat jahat dan maksiat kepada Allah .. (orang JAWA tulen tidak kenal allah …. jadi apa maksud maksiat kepada allah???)
      mereka yang mencari rizki, jabatan dan kedudukan dengan cara harom, maka jangan heran jika dilahirkan kembali menjadi anak illegal lahir .. (iki maneh tambah NGAWUR BANGET).
      Untuk lebih lengkapnya lihat di buku yg dibuat hanya untuk menutupi kekurangan2 ajaran di Al-quran ….. subekanallah

  3. walah rebut balung tanpo sumsum….

  4. Mungkinkah yang anda ceritakan sungguh benar? Entahlah…saya belum pernah melihat rujukan mengenai reinkarnasi dalam Alquran dan hadist karena setiap ruh yang terpisah dari badannya mempunyai tempat yang jelas disisi Allah dan hanya Dia yg tahu.Apapun itu namun sebagai manusia biasa dan seorang Ibu yang pernah teramat kehilangan anak saya yang masih berusia belia (9 th) dalam hati kecil saya sering berdoa dan berharap Allah berbaik hati meniupkan ruh anak tersebut kerahim saya kembali dan menggantinya dg jasad baru.Astagfirullahaladzim…mdh2an Allah mengampuni kelancangan saya

  5. Tuhan itu tidak menghukum, karena tuhan itu cinta tanpa syarat (unconditional love).
    Seperti matahari yg menyinari semua orang, entah orang baik atau orang jahat diperlakukan sama saja.
    Yang anda dapatkan dari hukuman itu buah dari perbuatan anda sendiri. Terlalu ceroboh untuk mengatakan bahwa anda dihukum Tuhan saat anda berbuat buruk kemudian divonis hukuman kurungan oleh hakim pengadilan.
    Ini adalah kerja hukum karma (karma phala), anda dapatkan buah dari setiap perbuatan anda. Seperti hal nya hukum alam gravitasi, benda yg anda lepar keatas akan jatuh kebumi karena gaya gravitasi

  6. wah susah sekali buat saya untuk mengikuti komentar baru dan untuk berdiskusi karena tampilan komentar dalam website ini tidak mendukung sekali buat diskusi

  7. Kepercayaan itu tidak bisa dipaksakan… termasuk percaya adanya reinkarnasi… bagi yang percaya reinkarnasi silakan menyakininya… namun menurut analisisnya… kemunculan terakhir kali proses reinkarnasi di akhir zaman adalah yang paling utama… sedangkan kemunculan reinkarnasi berulang sampai misalnya 6x sebelumnya sudah hanya menjadi sejarah saja atau hanya kenangan semata… kira kira begitu menganilisis tentang keberadaan reinkarnasi… maaf kalau salah dan beda pendapat…

  8. ada tiga lapisan badan, lapisan badan kasar, badan halus dan atman/ruh
    tuhan adalah tingkatan spritual tertinggi, level di bawahnya ada dewa, leluhur yg telah suci dll. ada banyak level roh dan semuanya itu merupakan tingkatan evolusi roh. reinkarnasi merupakan hukum alam dimana perbuatan/tindakan berakibat meningkatnya level spritual manusia. spritual disini bukan merupakan kesaktian, melainkan besaran energi yg diolah dengan cara memutar cakra2 yg ada pada tubuh. tingkatan energi ini yg menentukan manusia apakah nantinya ia akan mencapai peningkatan level satu tingkat atau kembali kepada asalnya yaitu tuhan atau turun tingkatan dan menjadi binatang ataupun tumbuhan. tugas kita sebagai manusia ikuti, jalankan dan gali ajaran masing untuk meningkatkan spritual roh kita

  9. Wilujeng lan rahayu sedoyo mawon. nderek nyimak.
    sangat memgharukan kisahnya Ki Sabda.
    niki bade tanglet. kalian sedulur kabeh niki kulo gadah unek unek.
    yang jadi pertanyaan saya kalau reinkarnasi ada kok manusia bisa bertambah banyak ya. kalo jiwanya cuman 2 di awalnya kan seharusnya tetap 2. apa dengan ini ada jiwa jiwa baru (tukulan anyar) terus kalau sudah pada bebas reinkarnasi kok manusia nggak habis habis. bertambah banyak trrus.
    Matur nembah nuwun.

    • Mas Purwo pendapat saya bahwa reinkarnasi bukanlah kemunculan jiwa baru, jiwa tetap satu itu itu juga sebagai jauhar Tuhan, namun bagi jiwa yang mampu menyelesaikan perjalanan kesempurnaannya ia kembali ke hadhirat Tuhan. Bagi jiwa yang terhambat berbagai hal permasalahan ia harus menjalalani kehidupan di berbagai dimensi alam kehidupan dengan bentuk fisik lain atau fisik manusia lagi. Adapula menurut kitab suci ia akan hidup dalam bentuk makhluq yang tak dapat terpikirkan. Semua itu merupakan proses metafisika yang terjadi atas prilaku sebab akibat/karma dari pola fikir jiwanya. Pada proses kehidupan manusia dalam agama apapun yang menjadi pokok persoalan adalah esensinya/jiwanya/dirinya/ sebagai cahaya Tuhan yang berkendaraan jasad, dihidupkan oleh ruh/daya hidup. Jiwa adalah diri kita yang sejati yang dapat berfikir melalui akal fikiran dan merasa dengan hati nurani nya sebgai guru sejati pembimbing hidup nya. Maka dalam perjalanan hidup di dunia ini sebenarnya kita hidup dalam beberapa dimensi alam yang tidak kita sadari secara logika, baik dimensi alam jiwa, dan ruh. Yang kita sangat kenali hanya dimensi fisik alam dinia sementara yang rapuh, sedang dimensi kekekalan hidup hanya dapat dikenali oleh ruh dan jiwa yang selalu hidup berkesadaran/eling melalui pengetahuan spiritual. Maka akan sangat lucu dan membingungkan bila reinkarnasi di tanggapi secara logika yang sempit, karena hal itu bukanlah bgian dari logika matematis/numerik, sepertihal nya kita dapat melihat Tubuh fisik kita, namun kita tak dapat melihat daya hidup diri sendiri yang setiap saat selalu mengalir berproses menumbuhkan hingga berakhir dengan kematian, kecuali merasakan nya.

  10. tidak perlu memperdebatkan manakah yang benar atau mana yang salah dalam agama tertentu… karena manusia yang sempurna hanya menyembah satu Tuhan yang disebut berbeda ditiap agama, tapi dia satu yang dituju … Tuhan Yang Maha Esa

  11. Moh muj sulthony

    Tpi menurut wikipedia digoogle,reinkarnasi: terlahir kembali contoh: sia meninggal sama seperti sib,jasadnya sia telah dikubur thn 2005 tpi rohnya mengalami perjalanan ke masa depan,sib meninggal 2010 belum dikubur tpi roh sib kembali ke allah, roh sia langsung menempati jasad sib.

  12. Sopiyan Penukal Palembang

    Surat Albaqorah Ayat 28 = Mengapa kamu menyangkal Allah, sedang kamu dahulu mati ( belum ada ) , kemudian kamu dihidupkan Allah, (Nya), sudah itu dimatikannya, kemudian akan dihidupkan Nya ( Allah ), akhirnya kamu kembali kepada Allah. dr Sopiyan Penukal Palembang Smg kita sama-sama dpt memahaminya.

  13. Sbenarnya tidak ada yg tak memgenal Allah siapapun dan apapun, krn smua berasal & brgantumg pd Nya. Cuma gak smua org perlu mnjelaskn hal itu,. Juga tak smua org respek akn hal itu. smuanya krn manusia punya kcenderungan dan ego serta kyakinan masing 2 sbagai hak preogratif Tuhan yg tak bs dcampuri oleh manusia. jd manusia dituntut untuk sabar dlm sgala prbedaan yg di ciptakan Tuhan.

  14. putro romo herucokro

    Ribut pangerten takon gurujati kan reti dewe

  15. Sebelum saya tanggapi pendapat anda,

    Silahkan anda jabarkan definisi dari ‘reinkarnasi’ tersebut terlebih dahulu.
    Tentu untuk membahas suatu ‘istilah’ dalam keyakinan, harus dikemukakan dan diketahui terlebih dahulu, hal yang mendasar (definisi) dari reinkarnasi itu sendiri.

    Bagaimana Sdr. Muhh Age? Apakah anda setuju?!
    Silahkan anda copas atau uraikan menurut yang anda ketahui!

    note:
    Apakah reinkarnasi (menurut keyakinan anda) itu berhubungan atau ada kaitannya dengan ruh?

  16. dalam Islam, tidak begitu dijelaskan perbedaan jiwa dan ruh..tapi kata2 ini selalu ada tersendiri, dalam artian jiwa sebenarnya berbeda dengan ruh..Yg berinkarnasi ini sebenarnya dalah jiwa..karena ruh akan kembali ke Sisi TuhanNya (alam ruh)..sedang jiwa bisa saja terhambat perjalanannya, ada yg masih ‘terikat’ di bumi dan tempat2 tertentu bahkan di alam2 ghaib, misal yg pesugihan)..maka banyak cerita akan munculnya jiwa2 penasaran di lokasi kematian tragis seseorang..itu adalah jiwa2 mereka yg belum menemukan ‘jalan pulang’..bukan jin seperti yg sering dilontarkan kaum agama yg sok tahu..mengenai beda jiwa dan ruh akan tahu jika sudah mengalaminya..sama2 wujud ghaib diri kita sendiri yg kadang menyerupai diri kita sendiri..secara sains, sifat2 kita diturunkan melalui gen/DNA, disini kadang2 sifat2 dan keahlian leluhur kita diturunkan kembali..yg nenek moyang kita di masa lalu bisa jadi malah diri kita sendiri..ada ayat di S.Yasin juga perihal inkarnasi ini, lupa ayat berapa..”Dan kamu pada awalnya mati, lalu kami hidupkan kembali, lalu kami matikan kembali dan kami hidupkan kembali..maka kenapa kamu tidak beriman?..disebut awalnya kita mati (bukan tidak ada), sebelum mati tentu kita pernah hidup dulu..proses hidup-mati ini berulang2 kali..bukan hidup di alam akhirat atau di hari kiamat..di versi Sufi, hal2 sperti ini disamarkan, karena takut dicap sesat itu saja..baha’i dicap sesat gara2 mengakui inkarnasi..

  17. setahu sy ada kaitanya…
    roh suci/jiwa murni kita dibungkus oleh 3 pembungkus yaitu kausal, astral, dan tubuh ini/raga kita ini…
    selama kita belum bisa melepaskan ketiga pembungkus tadi dan kita masih terikat kpada dunia ini kita tdk bisa kembali ke kehadirat tuhan dan hanya manusialah yg beruntung punya kesempatan untuk kembali ke kehadirat tuhan, karna hanya ditubuh manusia yg ada pintu menuju kekerajaan allah dgn bantuan guru yg sempurna dan masih hidup…

  18. coba anda definisikan apa itu ruh? anda ini ruh atau anda ini badan anda?

  19. Tepat nya memang kalau bisa mengalami sendiri, sehingga kesadaran kita mampu menilai dan menggambarkan reinkarnasi tsb.

    kalau hanya dibahas mungkin kita mencari pendekatan kebenaran melalui dogma-dogma kayakinan. Selebih nya yang menolak adanya reinkarnasi, merupakan perbedaan pendapat dalam menyikapi bukti-bukti reinkarnasi, dan dogma-dogma atas keyakinan tsb.

    @ Mas Bambang
    Qur’an pun lebih banyak menjelaskan tentang jiwa (nafs), dari pada ruh yang menjadi urusan Tuhan, dan manusia tidak diberi pengtahuan tentang ruh kecuali sedikit. Sedikit yang dijelaskan qur’an mungkin sudah cukup untuk memahami nya, selebih nya yang menjadi urusan manusia adalah tanggung jawab terhadap jiwa, atas akal nya. Jiwa merupakan jauhar yang berdiri sendiri, sangat berbeda dengan jasad yang hidup karena adanya ruh jasmani (nyawa).

    Sehingga ketika ruh jasmani lepas dari jasad, maka jiwa(jauhar akhir) yang berdiri sendiri melakukan perjalanan nya untuk kembali. Qur’an menjelaskan bahwa ketika jiwa diambil dari tulang sulbi keturunan adam(sperma), diambil persaksian nya kepada Tuhan nya (alastu birobbikum/ apakah Aku Tuhanmu..?), maka jiwa bersaksi pada Tuhan nya, selanjutnya bersatu dengan Ovum(indung telur) menjadi nutfah alam rahim yang kemudian menjadi segumpal darah( alaq ), pada usia kandungan 40 hari s/d 100 hari.

    Selanjutnya jiwa(kauhar akhir) melakukan perjalanan untuk kembali ke kondisi semula(jauhar awal). Perjalanan tsb memakan waktu selama 7 generasi hingga mencapai insaan kamil, melalui reinkarnasi nya. Bila telah melewati 7 generasi jiwa itu belum mencapai sempurna(kamilah), bagai mana nasib jiwa tsb karena tak mampu kembali pada wal nya, apakah turun lagi pada genarasi tahap 7 berikutnya menjadi generasi tahap satu s/d tujuh…?.

    Adakah Mas Bambang bisa berbagi.., atau punya sedikit penjelasan..?,
    atau cerita pengalaman lain yang berhubungan ttg hal tsb …..?.

    mungkin bisa menjadi perbandingan, dengan pengalaman teman saya yang mengalami hal tsb, ia bisa menyadari keadaan nya pada dua tahap generasi sebelum nya. Dan ia mengatakan, bahwa saat ini ia berada pada tahap akhir( ke-7). Bila ia tak dapat menyelesaikan pada tahap nafs kamilah, maka ia menjelaskan bahwa akan mengalami kembali pada 7 tahap berikut nya yang di mulai lagi dari 1-7 generasi .

    Dia dapat jelas mengetahui hal tsb pada diri nya, setelah melalui proses spiritual pemurnian diri kultivasi ruhani( level avatar). Dimana level tingkatan ruh ini sebagaimana dalam islam yang di bahas oleh teory Gazali.

    sekian dulu,…. maaf kalau ada salah kata….
    salam baik……

  20. ..banyak cerita akan munculnya jiwa2 penasaran di lokasi kematian tragis seseorang..itu adalah jiwa2 mereka yg belum menemukan ‘jalan pulang’..
    ————————————————-
    si sy kirain memang cuma cerita doank Om,
    namun fyi si sy sering juga liat dan denger begituan langsung/live di TKP..(bukan cerita dr orang lain)
    tapi yah cuma skdr kayak nongton doank (non interaktif)..oleh kerana hanya skali saja livenya yg begituan..di lain waktu jadi kagak bisa si sy tongton lagi tayangan yg persis sama dgn sebelumnya

    ..bukan jin seperti yg sering dilontarkan kaum agama yg sok tahu..
    ———————
    kaum agama mungkin saja tahunya scr istilah jin…
    kalo si sy tahunya bahwa penampakan gituan kayak jejak historis atau konten via signal radio/EM yg masih bisa tertangkap indera dan diolah ‘otak udang’ si sy

    dan sebagaian orang yg mo meninggal (walopun scr ndak tragis) biasanya tubuhnya spt mem-boost signal/auranya utk terakhir kalinya.

    eniwey toh prinsip reflektor pd antena parabola setara sebagai ‘booster’ agar signal radio/EM dapat lebih mudah ditangkap indera/feeder/horn antenanya

    jiwa2 penasaran
    —————-
    jadi pelajaran apa yg bisa sy peroleh: kalo mo mampus jangan penasaran/binun/Harap2 Cemas takut masuk neraka atau pengen banget masuk surga di alam setelah kematian…krn jika demikian (H2C) sama aja kayak bikin dulu reflektor utk upstream..kan malu dong ach..kalo ada tukang intif (downstreamer) kayak si sy. ^_^

    siapakah balon H2C itu…setahu si sy sih yg (maaf) kagak bisa dan ndak mau bersyukur selama hidupnya (ya termasuk si sy ini). :oops:

  21. ada juga yg mengatakan ruh itu masuk ke dalam jiwa,jadi jiwa itu tubuh ruh atau pakaian/baju,kalau namanya baju bisa gonta ganti mau dicuci dulu atau diloundry dulu lalu pakai baju yg lain,kata rumput yg bergoyang karma/dosa melekat pada tubuh jiwa,sedang ruh tetap murni.Jadi saat ruh berganti wadah jiwa dilokasi/temapt dan waktu berbeda itulah disebut lahir kembali inkarnasi hanya tugas dan perannya berbeda.Ketika Ruh kembali ke asal dan harus mengambil wadah baru sebenarnya sdh dikasih tugas dari sananya…namun dalam perjalanannya kemauan jiwa lebih kuat apalagi diperparah ditambah kemauan raga badaniah maka tak pelah ruh terpksa ngikut dan tak bisa berbuat apa2 alias kecemplung dalam lumpur karma/dosa.Walau demikian yg mempertangungjawabkan adalah tubuh jiwanya,ruh tetpa murni karena Ruh berasal dari percikan Maha CahayaNya.

  22. benar tidak salah..

  23. yg dimaksud mati dan hidup dan mati dan hidup ini bukannya dalam satu periode hidup anda? jelas berbeda dengan reinkarnasi yg berganti tubuh, lahir tumbuh dan mati, lahir tumbuh dan mati

  24. Kwkwkw sok tahu

  25. dan bila tubuh anda dikuburan, ruh anda dimana?

  26. dan bila badan anda dikuburan, ruh anda ada dimana?

  27. Yth ; Sabdalangit ” Salam kenal dan terima kasih bisa gabung disin saya juga baru menemukan alamatnya “Apakah Johar Awal itu yang disebut Alif Mutakalimun Wakid ?

    ” Salam “

  1. Ping-balik: REINKARNASI MENURUT ISLAM « Membongkar Hakikat Tenaga Dalam, Ilmu Metafisika dan Ilmu Hikmah

  2. Ping-balik: Mengenal Konsep Reinkarnasi | Dongeng Budaya

  3. Ping-balik: Memahami Kepercayaan Reinkarnasi | Dongeng Budaya

  4. Ping-balik: Mengenal Kepercayaan Reinkarnasi | Dongeng Budaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 913 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: