per-EMPU-an
TUHAN, LAKI-LAKI & PRODUK IDEOLOGI GENDER
Halaman ini khusus saya persembahkan kepada seluruh pemerhati gender, kepada seluruh pembaca yang budiman, untuk berbicara, memberikan sumbang sih, membahas, berdiskusi seputar falsafah hidup, pandangan, persepsi, terhadap kaum perempuan. Tentu saja hal ini akan membawa kita ke dalam khasanah ideologi gender –feminisme– di mana ideologi feminisme bermula dari adanya PENILAIAN yang dilakukan oleh (terutama) otoritas/kekuasaan/dominasi kaum laki-laki (maskulin) terhadap kaum perempuan. Pada gilirannya penilaian tersebut mengkonstruksi SISTEM NILAI, di mana di dalamnya terdapat cara pandang (mind set) masyarakat terhadap kaum perempuan. Sistem nilai yang telah mengakar ke dalam tatanan masyarakat, mengkristal menjadi sistem sosial yang berlaku menjadi pedoman hidup, yang “dibakukan” ke dalam norma sosial, bahkan seringkali norma sosial tentang feminisme dijustifikasi dan dilegitimasi melalui norma hukum (hukum positif).
Celakanya, ideologi feminisme, terkonstruksi bukan melalui mekanisme sosial yang bersifat OBYEKTIF, alias tidak berlagsung apa adanya secara alamiah. Sebaliknya ideologi feminisme lebih merupakan PRODUK dari DOMINASI MASKULIN. Produk yang bersumber dari kekuasaan kaum laki-laki terhadap kaum perempuan. Bahkan seringkali dalam ranah spiritual, kaum perempuan tetap saja dipandang remeh atau prioritas kedua setelah kaum laki-laki. Dengan kata lain perempun sekedar berperan sebagai pelengkap penderita. Jika kita mau jujur mengakui, isi kitab suci pun memberikan kesan seolah tuhan itu berjenis kelamin laki-laki. Lebih parah lagi, pada akhirnya tak sedikit dari kaum perempuan sendiri pun ikut-ikutan memberikan penegasan dominasi maskulin, melalui berbagai stigma yang dilekatkan pada dirinya sendiri.
Walau begitu tidak seluruh sistem sosial demikian adanya, terutama di dalam tatanan sosial masyarakat modern, masyarakat dengan tingkat kemakmuran yang tinggi seperti negara-negara di belahan Skandinavia, Eropa Barat, beberapa wilayah Amerika Serikat, Latin. Namun terasa ideologi gender yang cenderung berat sebelah, menampakkan dominasi kaum laki-laki (patriarchard dan patrilineal) terjadi di negara-negara benua Asia meliputi Timur Tengah, China, Indonesia, India, Malaysia.
Sebagai bukti bahwa ideologi gender yang bersifat berat sebelah, tidak adil, tidak seimbang, telah sedemikian dalam mengkonstruksi pola pikir masyarakat dunia, yakni dirasukinya isi kitab suci dengan dominasi nilai-nilai maskulin. Sementara itu nilai feminin hanya menjadi obyek penderita saja, sebagai subordinat dari otoritas konsep tuhan yang cenderung maskulinisme. Sehingga membuat imajinasi kita sulit sekali membayangkan tuhan sebagai figur perempuan, oleh karena doktrin agama yang telah dijejalkan bertubi-tubi sejak kecil, baik melalui telinga, mata, maupun hidung. Saya berandai-andai, jika tuhan adalah perempuan, sepertinya dunia ini akan lebih tenteram dan damai. Tak ada lagi perang antar agama. Karena kaum perempuan, kenyataannya tidak memiliki nafsu mendominasi, mengalahkan, menghancurkan, yang berujung pada peperangan sebesar yang dimiliki kaum laki-laki.
Pada kenyataannya, manusia telah membuat definisi yang berbeda antara laki-laki dan perempuan, yang kemudian menampakkan kadar subyektif dan berat sebelah dalam menilai. Diakui atau tidak, munculnya stigma (“stempel” negatif) terhadap kaum perempuan, hanya berdasar penilaian pada sisi minus-nya saja, bukan pada sisi plus dan esensinya.
EMPU
Coba sekarang kita buka lagi lembaran lama khasanah spiritual nusantara. Di mana kaum wanita disebut sebagai PER-EMPU-AN. Empu adalah istilah untuk menyebut seseorang yang memiliki daya linuwih, waskita, berilmu tinggi, ahli sastra, menguasahi ilmu kasampurnaning urip, pembuat suatu karya agung. Maka sangatlah tepat para leluhur bangsa Nusantara ini memberikan istilah per-EMPU-an untuk kaum wanita, tidak hanya sekedar menyebutnya sesuai jenis kemaluannya saja, tetapi lebih mulia karena menyebutnya melalui aspek esensinya yang lebih manusiawi, dan sekaligus sebagai bentuk apresiasi rasa penghormatan tinggi terhadap kaum wanita. Ya…per-empu-an. Merupakan satu-satunya sebutan paling tepat dan hebat di muka bumi untuk menyebut kaum wanita.
Mohon masukan dan saran















243 tanggapan kepada “per-EMPU-an”
O'on
Juli 19th, 2011 pada 11:31
…jadi pengen nonton [url=http://en.wikipedia.org/wiki/Another_Earth]drama[/url]
dewi
Juli 19th, 2011 pada 21:51
@ O`on,
Monsieur, ca va? où avez-vous été pendant tout ce temps? Tu me manques.
Thanks, it was good cinematografi , and I really like the view of the other planet/eart, so breathtaking.
Saya mau tanya, mas O`on apa tahu penyanyi lagu ‘ends of the world selain david skeeter?, lagu ini di remix ulang di era 90 an, nah penyanyinya ini namanya siapa saya cari di google nggak ada, yang saya ingat dia nyanyi disco, yang kata2nya ngebeat : ‘but I never gonna stop from loving you…” adegan klipnya ada di tempat gymnastic. Asyik banget, saya kangen lagu dan musiknya tapi terkendala lupa penyanyinya dan judul lagunya tidak tahu, waktu itu aku masih kls 1 smp. Trims banget, merci beaucoup.
A bientot,
Dewi
O'on
Juli 19th, 2011 pada 23:59
..di remix ulang di era 90 an..

—————————-
wow..klo utk si sayah itu berarti..cukup lawas
cocok buat sontrek disaat bernostalgila..eh..nostalgia
apa tu lagu yg spt ini kah:
je n’ai aucune idée.
dewi
Juli 20th, 2011 pada 20:21
@ O`on
Merci, merci, vous etes formidable! Yes, it was her, trus aku surfing di youtube, ketemu deh lagunya “ you`ll never stop me from loving you”, Oh, how much I love that video, so rejoice and fresh… with slightly creepy dancer.
Iya, saya memang suka bernostalgila, let`s say that I have a good memorise. Even when I was a little girl my first romantic song was iis sugianto ‘jangan sakiti hatinya’ cipt: Rinto harahap. Mungkin waktu itu saya belom sekolah atau masih TK, masih cedal n pelat tapi saya bisa sedikit2 menirukan penyanyinya.
At those time, it`s was a lovely first love song to me. And even now, I`m still felt delicatecy feeling when I hear about that song.
Amicalement toujours,
Dewi
dewi
Juli 19th, 2011 pada 22:02
@ Laras Ati,
Salam kenal mbak, terima kasih kiriman lagu cublak2 suwengnya. Videonya juga keren banget, indah dan tak mudah untuk dilupakan, memang kekayaan ragam budaya indonesia tidak hanya mengagumkan tapi juga tiada duanya di dunia ini. Dan para perempuanya… oh, bukan hanya cantik tapi juga terlihat inner beautinya. Great video!
@ Sen Karno and @ All,
Jangan kaget , kalau surat2 yang lama hilang, karena udah full/ loaded, itu ada di komentar lama, kalau mau lihat, klik aja ‘komentar lama’ yang ada di atas kotak komentar di pojok kiri, beres deh. Tapi kalau nggak mau baca lagi ya langsung aja nulis disini, barangkali ada yang mau di sharingkan.
@ Pangeran kegelapan,
Husss….! masih kecil nggak boleh ngomong yang gelap2an, ntar tak jewer kupingmu.
Salam manis,
Dewi
dewi
Juli 19th, 2011 pada 22:07
@ Ki Sabda,
Sugeng dalu, apa khabar Ki? Saya mau sedikit kasih input, setiap halaman yang full /loaded selalu berganti halaman yang baru, bagaimana kalau komentar2 yang lama hilang (masuk) satu per satu, jadi nggak langsung hilang semua, sehingga yang barusan masuk tidak hilang atau tercampur dengan komentar2 yang terdahulu.
Maturnuwun sanget dan semoga Ki Sabda selalu sehat dan bisa santai sejenak di antara jadwal kesibukannya yang padat.
Salam sayang,
Dewi
Sen Karna
Juli 20th, 2011 pada 14:39
@ Dewi,
Saya punya sahabat2 arek Sby. Sayang mereka sibuk, kalau gak dengan njenengan ,kon, bisa main …. ludruk di sini (-: (-: Btw, KarnA lho, bukan KarnO, nanti saya dikira …Bung Karno. Njenengan ini belum bikin…jenang abang kok berani ganti2 nama orang ! (-: (-:
@ all,Dewi,
Tahun 40 (!) Vietnam punya dua pahlawan perEMPUan yg memimpin perang melawan penjajah, waktu itu China. Mereka dikenal sebagai TRUNG sisters, kakak beradik TRUNG. Nama2 mereka Trung Trac (baca cum cakh) & Trung Nhi (baca cum nyi,seperti nyimas Larasati). Nyaris dua RIBU tahun kemudian, jarang ada orang Vietnam yg gak tahu Trung sisters ini. Kemudian tahun 248, dua ratus th kemudian, seorang perEMPUan lagi memimpin perang melawan China lagi. Namanya Lady Trieu ( Ibu
Trieu, dibaca : ciu ).Ibu Trieu ini kalah karena,konon, beliau gak senang yg kotor2. Musuh, China, tahu rahasia ini. Jendral China kemudian memerintahkan prajurit2nya untuk … telanjang sambil me-nyumpah2 bin misuh2 kata2 kotor ketika menyerang pasukan pimpinan Bu Trieu ini.
Mas Sabda,
Blog Anda selalu mencerahkan ! Blog panjenengan lah yg membuat saya sekarang bikin dua gelas teh tubruk untuk kakang kawah dan adi ari2 saya.Tiap hari.Terima kasih njenengan telah berbagi ilmu,kearifan. Oh ya, kalau saya sampai lupa (daratan),misuh2 atau pakai kata2 kotor bin gak sopan di sini, tolong komentar saya di hapus saja. Saya misuh2 kalau sedang ..kebanyakan minum bir , itupun tak sadar, dan tidak di ‘rumah’ orang lain (-: (-: Terima kasih lagi.Gusti paring berkah.
slomanslamunslametslmanslamunslamet
dewi
Juli 20th, 2011 pada 20:46
@ Sen Karna,
Terima kasih atas sharing cerita sejarah ‘Trung Trac” ini, semoga memberi wacana inspirasional bagi pembacanya khususnya perempuanya. Tapi kisah pahlawan ibu trieu ini juga menggelikan, masak kalah perang hanya karena nggak tahan lihat musuhnya telanjang dan berkata misuh2/jorok. He he he…, harusnya dia yang maju ke depan telanjang, pasti musuhnya pada girap2 lari semuanya…, He he he…!
Sampeyan iki kok yo ngerti lek aku pancen seneng ludrukan, suka nonton ludruk, parikan, jula-juli, jaranan, reog, nonton wayang uwong/ kulit pas goro2 lan liyo-liyane. Tapi aku emoh lek dadi pemaine, aku dadi penontone ae, hanya sebagai penikmat aja. Tapi kalau sekedar ludrukan omdo di blog ini yo wis ora opo2, wong ora ono sing ndelok, tapi mung moco… he he he…!
Maaf kalau salah ketik karna menjadi karno, a itu kan versi indonesia, kalau o versi jawanya atau setidaknya sama aja. eh, ternyata lain to. Yo wis lek ngono, sepure sing dowo yo cak, sepurane cak!
Salam Teh Tubruk,
Dewi
Sen Karna
Juli 20th, 2011 pada 17:42
Mas Sabda,
Barusan saya lihat terjemahan ke bhs Inggis. Hmm, ini yg menterjemahkan …. komputer ya ? (-: Nama2, misalnya, diterjemahkan, Dewi : goddess,Sabda : word. Kalau bukan komputer – Google ? – yg menterjemahkan pasti dulu gak lulus bhs Inggrisnya …. (-: (-: di sekolah/PT. Orang yg bahasa aslinya Inggris, kemungkinan besar akan mengalami kesulitan memahami terjemahannya.
SK
hi hi hi
Juli 21st, 2011 pada 05:14
garage sale…garage sale…garage sale…hi hi hi…
garage…goog le arab translated jadi jereja…hi hi hi…hi hi hi…
jangan kemana2 setelah yang satu ini…hi hi hi…
sebell
Juli 21st, 2011 pada 14:20
udah aku bilang aku bukan SP……..
maaf aku tidak tertarik dengan pujian dan apapun apalagi sebuah kritikan soal xxxxx….
woiii kalian sebagian dari kalian ini aneh, termasuk kau sebagian dari kau, sudah disebutkan SP itu orang jawa atau orang indonesia asli…..
memang aku bohong, sudah aku katakan aku bukan orang indonesia asli…..
SP orang indonesia asli, sesuai UUD 45, lihat aja wajahku mirip banget ama bintang bokep dari jepang lah memang kami saudara satu garis xxxxxxxx, jelas lah aku akan balik ke jepang….
sp tinggi atletis tampan body bagus dll…..aku tidak memenuhi syarat itu, tuh kemarin neng cindy juga benar, dia tahu kalau aku masih suka bermain burung, nah itu tanda jelas bahwa aku bukan SP, capai deh…..hahahahahahaha…….
sarap semua,……
MBAH ROSO
Juli 28th, 2011 pada 18:09
TIPE PEREMPUAN BERDASARKAN KEGEMARAN MAKAN BUAH
———————————————————————————
PISANG, wanita yang gemar makan pisang dapat dikategorikan sebagai wanita yang besar nafsu seksualnya, kosong, rumah tangga tanpa seks. Para laki-laki yang memilik Istri jenis ini sebaiknya menjaga staminanya karena tiada hari yang terlewati tanpa olah asmara.
APEL, wanita yang gemar makan buah apel, amat gemar menjaga tubuh dan organ seksualnya. Jarang lelaki yang dapat berpaling darinya.
SEMANGKA, wanita yang gemar memakan buah semangka adalah tipe yang tertutup, tabu baginya untuk membicarakan tentang hubungan badan didepan umum menurutnya itu sesuatu yang sangat pribadi. Bukan hal buruk, Anda pun tak perlu gamang karenanya. Bila tahu jurus untuk menaklukannya, maka ia pasti akan mendapatkan kehangatan dan
TERONG, dalam olah asmara, tipe wanita seperti ini sangat dingin, bahkan sampai frigid. Anda sebagai laki-laki harus benar-benar ahli agar mampu mengobarkan gairah seksualnya. Menghadapi wanita semacam ini, diperlukan kesabaran, kelembutan dan rayuan maut.
BENGKOANG, tipe wanita seperti ini memiliki kulit yang sangat mulus dan putih berkilau. Ia sangat apik dalam menjaga parasnya. Disatu sisi dia merupakan tipe wanita yang sangat tertutup dalam masalah seksual, gairahnya pun sedang-sedang saja.
PEPAYA, wanita yang suka sekali makan buah pepaya, biasanya tubuhnya akan tumbuh subur, dan agak malas menjaga keserasian tubuhnya. Hm, sepertinya Anda harus memotivasinya untuk selalu tampil cantik dan menjaga berat badannya!
DURIAN, meski selintas wanita tipe ini terkesan keras dan acuh, bahkan kadang terkesan sulit untuk didekati, namun ia sangatlah romantis di dalam urusan bercinta, jika hanya Anda sebagai lelaki mampu menaklukannya.
KELAPA MUDA, tipe putri keraton, karena perasaanya amat sensitif, sebagai pasangan Anda harus ekstra hati-hati di dalam menjaga perasaannya. Selain itu hatinya sangat kecil, penakut dan pasif, namun bila ada lelaki yang berhasil menaklukan wanita ini, maka dapat dipastikan ia akan mendapatkan paduan pelayanan seksual yang menyentuh perasaan dan lembut. Nangka, hati-hati dengan wanita tipe seperti ini, sekali lelaki jatuh ke pelukannya, maka dapat dipastikan ia akan sulit lepas darinya. Pesonanya seolah memiliki daya perekat yang amat luar biasa. Ia adalah tipe wanita penakluk lelaki, meski kadang wajahnya biasa saja, namun yang dapat membuat lelaki bertekuk lutut adalah permainan seksualnya yang amat luar biasa.
dewi
Juli 29th, 2011 pada 10:36
@ Mbah Jati Roso,
Matur nuwun mbah, yang mengulaskan tentang: antara hubungan karakter (sek) wanita dan buah2an kesukaannya…
Mbah, kalau wanita yang suka makan buah ‘kesemek’ artinya apa?… he he he… biasanya di indonesia itu buahnya tergantung musim mbah, dan kayaknya buahnya yang disebutkan kurang komplit . kebetulan dewi kalau makan rujak, buahnya udah komplit dari sawo, semua buah yang diatas di tambah jambu gelas/air dsb. Apa itu artinya dewi bisa seperti mereka semua yang di atas? Kadang hot, kadang manis, kadang pedas, kadang pasif?…. hmmm?.. hmmm…? Ehmm ehmm!! …
Nah, terus kalau pria yang suka makan buah, apa kurang lebih sama artinya dengan yang diatas? Kalau laki2 yang suka makan pisang, artinya apa mbah?… masak pisang makan pisang?… he he he… (guyon mbah!)…
Salam buah tropical,
Dewi
JS
Juli 29th, 2011 pada 11:07
Dewi…..simbol kasih sayang ibu dan sifat Gusti
Salam Suroboyo……..” .j….k…’…..utowo…..” g….l ‘….yok opo kabare rek ??
Wanito…..wani ditoto…..siapa yang akan ditoto Njenengan ???…kik…kuk..
Suroboyo…..wani ngadepi beboyo……wani njobo njero…..
Jare wong kuno biyen.utowo wongtuwoe dewe …dek biyen awak dewe isih cilik dikudhang kudhang…digadhang gadhang supoyo dadi wong……..salam rahayu….
dewi
Juli 29th, 2011 pada 23:06
@ Pakpo JS,
Matur suwun, yok opo khabare peno cak?… he he he… , wanito, wani noto, njobo njero… wah, yo iki sing koyok`e arep tak lakoni… he he he… kik kuk !
Salam J K utowo G L niku nopo pak?…
Terima kasih pencerahanya…, siapa yang akan saya tata?… hmmm, saya kok baru sadar, bahwa ternyata saya punya bakat ‘menata’ dari pada ‘ditata’… he he he… kik kuk!…
Salam wanito,
Dewi
JS
Juli 29th, 2011 pada 23:50
Salam Jeng Dewa Dewi……..
Hi..hi..hi…baru sadar kalau tangan bawa suntikan…..suntik pasien….cuuuus….pasien sembuh…..sudah bisa senyum campur meringis …….meringis manis karena ditusuk jarum suntik…….kik..kuk…salam rahayu….
dewi
Juli 30th, 2011 pada 22:55
@ JS,
Hmmm, Pakpo JS pasti udah tahu apa yang ada di tanganku?… bukan suntik jarum tapi suntikan bunga… mak nyess… suejuuukkk…, tapi ada tapinya…, nggak ku ku sama durinya itu lho yang bisa melukai orang lain, termasuk bisa melukai si pemilik bunga itu sendiri … he he he… kik kuk!
Salam Mawar,
Dewi
@ Baok,
Punten akang, maaf, saya bicara BAB jadi kagak sopan…
BAB: Baby Akang Baok?… he he he…
salam semangka organic,
dewi
JS
Juli 31st, 2011 pada 01:37
Salam Jeng Dewa dewi…pemilik jarum mawar…….
Hi..hi..hi….para pengajar atau guru mungkin sering menangis sendiri kalau melihat para muridnya selalu bengal urakan dan sering tawuran……duri mawar kadang melukai tangan sendiri………..salam tabah dan ikhlas…..tidak lupa salam guyon saya….kik…kuk..kik..kuk…
Mbah Roso
Agustus 2nd, 2011 pada 11:46
Mbah, kalau wanita yang suka makan buah ‘kesemek’ artinya apa?… he he he… biasanya di indonesia itu buahnya tergantung musim mbah, dan kayaknya buahnya yang disebutkan kurang komplit .
—————-
kesemek artinya kesengsem sampai merem melek, ini buah kesukaan mu ya cu?
pemakan buah kesemek biasanya anak indekost, cucu ngekost juga?
kebetulan dewi kalau makan rujak, buahnya udah komplit dari sawo, semua buah yang diatas di tambah jambu gelas/air dsb. Apa itu artinya dewi bisa seperti mereka semua yang di atas? Kadang hot, kadang manis, kadang pedas, kadang pasif?…. hmmm?.. hmmm…? Ehmm ehmm!! …
—————-
kalo untuk cucu ku yang imut nggk amit, dewi.. buah yang cocok, nano-nano!, kadang asem, kadang manis, kadang pahit (?)
salam pedagang buah
dewi
Agustus 2nd, 2011 pada 21:35
@ Mbah Roso,
Buah kesemek, dewi pernah makan waktu di kampung duluuu, waktu sd/smp, sekarang nggak pernah lihat lagi. Tapi nggak pa2, dewi cuman tanya aja artinya apa. Dan terima kasih udah di kasih jawabannya. ternyata si mbah ini pedagang buah, gimana bisnisnya mbah? Ramai apa sepi? Apakah harga pepaya selalu naik? Dan harga pisang masih turun? Yang paling menonjol harga apa mbah? … he he he…
Waktu kecil dewi imut2, udah besar amit2… he he he…, dewi tinggal serumah dengan keluarga juragan, dan notebook ini miliknya, biasanya pagi dan malam dewi bisa bebas menggunakannya, tapi nggak selalu kadang2 aja. Dan nanti kalau pulkam sebulan lagi, mungkin akan jarang ketemu dengan mbah dan teman2 disini, tapi dewi akan selalu sowan ke blog ini, sekedar belajar dan baca2…
Eiiitt, kenapa mbah tanya2 saya apa saya anak indekost?… mau tahu aja, mbah genit deh…!
Salam buah nano2,
Dewi
baok
Juli 29th, 2011 pada 11:43
@neng geulis…wilujeung siang ‘n salam….
si-eneng serakah amat..semua doyan…hati-hati ntar jadi nano-nona…rasanya bisa gak karuan…
kalo neng dewi suka makan semangka…jangan lupa sekalian makan salak juga sebagai penetral biar taeun-nya (anune) tidak tarlalu ngucrak…he.he.he..ngucrak apaan ya.???? ada yang tau..???bahasa yang aneh…
pisang makan pisang…
___________________istilah baru nih…
istilah kisah pisang ma’em pisang jaman para nabi dikisahkan pada jaman nabi Luth (lot), nabi Luth merupakan anak dari keponakan nabi Ibrohim…di kisahkan gara-gara kaum Sadum, dimana si-pisang-nya ga doyan jeruk tapi pisang berselera apabila melihat pisang- pisang yang lain, pisang yang masih mulus kulitnya, yang masih segeer dalemya ga keriput..ga peot…
sampai-sampai malaikat diturunkan menyadarkan umat kaum Sadum dengan menyamar jadi laki laki…tapi ya tetep…keukeuh..kukuh si-pisang doyan pisang…
dewi
Juli 29th, 2011 pada 23:21
@ Baok,
Kumaha akang? … kalau dewi serakah buah bagus juga buat diet atuh kang…, tapi nggak mau kalau makan buah salak banyak2 takut sembelit, tapi kalau semangka malah bagus, bikin lancar BAB nya he he he…
Ngucrak nggak ngucrak nggak….? …hmmm, pingin tahu aja ah !….
Kisah buah si jeruk dan si pisang ternyata juga ada di jaman nabi ya kang, tapi pisang kan hanya tumbuh di negara semi dan sub tropis, masak di padang pasir sono juga ada tumbuh pisang, kumaha atuh kang?… mungkin namanya pisang kurma atau kurma pisang? … he he he…
Salam buah manggis buah kedondong,
(biar manis yang penting makan kedondong…he he he… nggak nyambung.),
dewi
Sen Karna
Juli 31st, 2011 pada 07:32
Hi..hi..hi….para pengajar atau guru mungkin sering menangis sendiri kalau melihat para muridnya selalu bengal urakan dan sering tawuran……duri mawar kadang melukai tangan sendiri………..salam tabah dan ikhlas…..tidak lupa salam guyon saya….kik…kuk..kik..kuk…(JS)
Pak/Mas JS, DMberkembenkansutraungu, semua,
Dengan hormat dan katresnan,
Kalau kita melihat sejarah , agama itu kan sering dijadiakan alasan untuk … menggebuk orang lain yg tak sealiran/sepaham. Tuhan itu ‘ada’ – di atas sana,di hati kita. dll – tapi sementara pengikut2 nya ? Galileo itu dulu digasak oleh Gereja karena dia bilang bumi lah yg mengelilingi matahari. Di zaman itu orang2 yg tak sepaham dgn Gereja ya dibakar/dipanggang hidup2. Sering dgn tuduhan ….anti Tuhan/Yesus, pro setan.
Di Nusantara, Siti Jenar juga digasak , karena ajarannya dianggap nyleneh,menyimpang. Dewi Murni – berkembenkan sutra ungu – pernah nulis di sini mengenai ….pemaksaan penutupan warung2 di bulan puasa. Ya oleh …. sementara orang yg suka kekerasan, atas nama agama. Kita tahu MAYORITAS orang yg beragama di Nusantara tidak seperti itu. Gunawan Muhammad pernah menulis mengenai …keblingeran orang2 ini di salah satu ‘catatan pinggir’ beliau. Mas Ulil dari JIL – Jaringan Islam Liberal – juga sering diterror , ya oleh orang2 yg suka ,itu tadi, kekerasan. Al quran mengatakan, ‘kalau ada ketaksepakatan di antara kalian, serahkan padaKu”. Nah, orang2 yg suka kekerasan dan anti perbedaan ini sering pura2 gak tahu ini….Atau mungkin mereka pikir Tuhan sudah tanpa daya, sudah pensiun, lalu mereka main tuhan/hakim sendiri.
Kita tahu sementara kaum Sunni yg suka menggebuk kaum Shiah, dan sebaliknya. Kita tahu nasib saudara2 beraliran Ahmadiyah di Nusantara . Kita pernah, mungkin sering, dengar bom bunuh diri di mesjid atau di pemakaman ! We leh we leh, orang sedang ngaji kok dibunuh … We leh we leh orang sudah mati kok …. diterror ….
Bicara soal agama ,ya seperti jual kecap. Kecap ABC nomor 1. Kecap DCE kan juga nomor satu, begitu juga kecap FGH . Gak ada kan kecap nomor 2 ? Kadang2 orang lupa ini. Orang juga sering lupa TIDAK semua agama itu …percaya pada Tuhan/Allah. Misalnya agama Buddha.
Tujuan akhir agama Buddha adalah Nirwana, keadaan tidak dilahirkan kembali, BUKAN surga seperti dalam agama2 Samawi. Agama Buddha ini … anti kekerasan. Jarang kita dengan atau baca ada orang yg mengatasnamakan agama Buddha menerror orang lain. Ajaran Buddha juga tidak memaksa. Buddha hanya menunjukkan jalannya, orang lah yg harus berjalan ke tujuan itu. Menurut salah satu teman saya yg beragama Buddha ajarannya gampang, berbuatlah kebaikan, jadilah baik, dan jangan berbuat jahat, plus kasihilah semua orang DAN semua mahluk hidup – yg kelihatan maupun yg tidak.
Umumnya orang Buddha gak …marah kalau ada orang yg bilang agama Buddha itu jelek,keji,ini itu. Agama Buddha juga tidak … mau menarik orang yg sudah beragama atau yg gak punya agama untuk masuk Buddha.
Urakan ? Ontoseno itu urakan,tapi dia jujur,omong apa adanya. Para punakawan – Gareng,Petruk,Bagong – juga urakan. (Alm) WS Rendra itu dulu memimpin kaum urakan ! (-: Nah kalau tawuran bin gebuk2an itu lain lagi. Agamaku untukku, agamamu untukmu, kata satu ayat Quran, bukan kata saya lho . Agama kekerasan, ini kan oksimoron.
Salam paseduluran, katresnan, Bhinneka Tunggal Ika
SK
JS
Juli 31st, 2011 pada 11:16
Salam katresnan Mas Sen Karna………
Saya ingat dengan cerita pewayangan Karna …..anak Dewi Kunti dan Dewa Surya……hidup Karna yang kontradiktif….badan labuh ke kurawa tapi kebatinan labuh dan membela Pandawa…..berkorban mati dalam perang demi kebenaran sejati……
Saya orang kampung dan hanya lulusan pendidikan rendah dan tidak bisa berucap bahasa para mahasisiwa di blog terhormat ini……
Saya lebih suka dengan bahasa terbuka dan blak blakan…..seperti bahasa Ponokawan…..ontoseno…Wisanggeni…….diblak semua permasalahan dengan mengedepankan kepentingan umum / rakyat dengan dasar kejujuran dan kasih sayang…….
Ucapan Syeh Siti Jenar…Al halaj ..Galileo dan sosok yang lain adalah keterbukaan dan kejujuran dari sosok yang dianggap nyeleneh dan menghinakan suatu ajaran atau sisitim yang berlaku saat itu……
Daya nalar orang khusus yang tidak bisa selalu difahami banyak orang…..hi..hi..hi…hanya Sunan Kalijogo yang bisa faham apa yang dimaksud oleh syeh Siti Jenar…..
Dalam pandangan gaib…anak anak saya menduga dan mengira ira bahwa para wali akhirnya juga malu dengan Syeh Siti Jenar…..ha..ha..ha….para wali yang bertempat di status quo dan para penguasa……
Sudah sangat jelas dan itu mungkin juga dibenarkan bahwa hakekat manusia kenal Gusti Allah bukan karena ikhtiar dan bukan karena ilmunya karena hakekat manusia kenal dengan NYA karena DIA sendiri yang memperkenalkan kepada manusia…kita berjalan selangkah dan Dia sudah berjalan seribu langkah / berlari untuk mendekati kita……gambaran yang sangat indah…..hi..hi..hi…manusia adalah mahkluk yang sebenarnya lemah tanpa daya dan tanpa kuasa……….
Budha tidak mengajarkan tentang keTuhanan dan yang dikenal hanyalah pencapaian tertinggi yaitu Nirwana dan kalau kita melogikakan dengan ilmu atau agama lain maka kita juga akan terjebak dengan faham kita sendiri dan mengatakan ajaran tersebut juga dikatakan yang tidak tidak…..suatu anggapan yang bisa memicu hal yang tidak kita inginkan dan kalau kita mencoba menghayati agama Budha maka kita juga akan merasa akan sangat berat untuk melakukan dan mungkin golong komeng dan menangis…..hi..hi..hi….memfanakan diri dan menghilangkan nafsu …….
Saya sendiri juga sangat tidak berani menyimpulkan dan menilai dengan grusa grusu soal yang sangat sensitif ini yaitu soal agama karena urusan yang sangat abstrak ini adalah rahasia pribadi seseorang dan Tuhan yang disembahnya dan sesuatu yang dianggap oleh para pemeluknya adalah sesuatu yang suci sakral dan apapun anggapan mereka soal keyakinan dan semua yang diperbuat dalam hidupnya adalah perjuangan mati matian demi menuju pencapaian tertinggi yaitu manusia yang suci lahir batin dengan predikat nama banyak…..ulama…insan kamil…wali…sufi…orang muklis dll dll…buuanyaaak sebutan…hi..hi..hi…
Gusti Allah mempunyai banyak nama …nama yang mungkin tidak terhingga….sebanyak dan seluas langit tak terbatas…
Gusti Allah yang seperti dan prasangka dalam benak hati masing masing pribadi yang ingin mendekat dan mewujudkan wujud Tuhan dalam rasa kalbu maka hal itu terserah anggapan mereka…….urusan yang mbulet seperti susur…….kik..kik…..agama ku…agama mu…..urusan pribadi masing masing dan tidak ada saling menjelekkan dan menghujad…..siapa yang salah dan siapa yang benar maka serahkan kepada Sang Hakim tunggal yaitu Tuhan Alam Semesta………
Mas Sen Karna terima kasih dengan pencerahan yang sudah saya terima…..ulasan yang bermanfaat untuk kita semua……….salam rahayu…….
Bima
Juli 31st, 2011 pada 11:48
Jazakumullah khairon katsiro…kang JS…
hanya ada 1 agama…
yang memberikan petunjuk dalam [beribadah]…yakni Islam…
Karena hidup selalu membutuhkan Petunjuk-Nya…Insya Allah.
note:
Kalau lah ada [aliran] lain yang disebut sebagai agama…
silahkan tunjukkan lah petunjuk ibadah yang terdapat dalam agama tersebut.
Apakah pantas kita membuat petunjuk hidup sendiri…
sementara hidup kita sendiri membutuhkan petunjuk-Nya…?!
Mbah Roso
Agustus 2nd, 2011 pada 11:50
salam TS.. anda mirip sekali seperti saya, saat masih muda doeloe..
teruslah blajar yang tersurat dan tersirat..
sampai ke suatu tingkat yang tidak bisa diucapkan oleh kata2..
Sen Karna
Juli 31st, 2011 pada 18:02
A : tapi bukankah hanya ada satu agama yg benar ?!
B : semua agama bisa mengklaim demikian, dirinyalah yg paling benar.
A : ahh…jadi bingung saya !
B : agar tidak bikin bingung, … hormati saja agama yg menebarkan kebaikan. Bukan agama yg cari benere dewe !
A : agama yg menebarkan kebaikan belum tentu benar !
B : juga belum tentu TIDAK benar ! A : ahh…jadi bingung saya !
B : agar tidak bikin bingung, … hormati saja agama yg menebarkan kebaikan. Bukan agama yg cari benere dewe !
A : agama yg menebarkan kebaikan belum tentu benar !
B : juga belum tentu TIDAK benar !
A : lantas bagaimana kita harus mensikapi agama supaya lebih arif dan bijak ??
B : agama hanya perlu keyakinan anda !
A : berarti saya cukup yakin saja ?
B : semua agama hanya berdasarkan keyakinan. Rasakan saja…jangan pake nalar, agama yg paling pas dengan jiwa dan membuat nurani anda tenteram.
A : tidak semua agama hanya berdasarkan keyakinan saja, artinya, agama atas dasar kebenaran !
B : mana buktinya ?!
A : agamaku !
B : itulah contoh orang yg barusan kita bahas, merasa diri paling bener ! ………………………….
A : bagaimana agama yg ikhlas dan jujur ?
B : Agama yg paling ikhlas adalah agama yang hanya mengajak seluruh manusia berbuat arif dan bijak, berperilaku terpuji dan budi pekertinya luhur (akhlakul karim) tanpa perlu mengajak-ajak, bahkan setengah memaksa orang lain utk bergabung ke dalam institusi agama tersebut. Mau bergabung silahkan mau enggak juga enggak apa-apa. Itulah agama paling ikhlas dan fairplay (jujur) ………………………
B : lihat saja, begitu banyaknya aliran dan faham dalam satu agama saja. Tidak hanya puluhan bahkan ratusan jumlahnya. Semua itu sudah menjadi hukum alam, bahwa aliran dan faham (mazab) akan selalu bermunculan dan kian banyak seiring perjalanan waktu, sesuai dengan kompleksitas rasio manusia, dan daya nalar yg menimbulkan persepsi dan penafsiran beragam. Apa jadinya kalau mereka saling mengklaim dirinya paling benar ?
A : yaaah…berebut kebenaran atau golek benere dewe. Yang menimbulkan perpecahan, perselisihan, permusuhan, saling curiga, saling menjatuhkan, saling bunuh, saling fitnah.
B : akar segala macam fragmentasi dan kehancuran di dalam satu agama, tidak lain disebabkan oleh penafsiran, persepsi dan pemahaman setiap individu, pengikutnya, dan akhirnya menjadi kelompok besar yg siap bersimbah darah demi kesadaran palsunya. ( copy,paste dari FAQ : POLITIK KETUHANAN , di blog ini )
SK
dewi
Oktober 11th, 2011 pada 22:52
@ Poro Sedulur Wanito,
Sebelumnya saya ucapkan selamat malam dan selamat menikmati bulan purnama, saya jadi teringat beberapa waktu lalu, seorang teman mengajak saya bergabung dalam ritual bulan purnama (fullmoon ceremony), sesuatu yang asing dan belum pernah saya kenal sebelumnya…
Acara ini ternyata sangat sederhana namun penuh dengan makna aura postive, enegy kecantikan dan persahabatan sesamanya. Kami berkumpul 3-5 orang, lalu membentuk lingkaran, di depan kami, sang tuan rumah (teman yang mengundang kami) sudah menyiapkan pernak-perniknya, al : kain/ taplak meja yang di letakkan di lantai=sbg alas, beberapa lilin=sbg penerang, beras satu cangkir=lambang hasil bumi, air mineral satu gelas=lambang kehidupan, beberapa batu cristal- giok (kalau ada)=sebagai pancaran energy aura, bunga=lambang kecantikan, incense stick/ aroma therapy= untuk rilexasi/ mengharumkan ruangan, patung kecil yang melambangkan sosok dewi /goddes, (terserah/ sosok yang di anggap favorite)= lambang kefemininan.
Ketika bulan purnama sudah menampakkan raut wajahnya, kita berdiri tepat di atas alas kain itu dan membentuk lingkaran, mengheningkan cipta beberapa saat lalu satu persatu mengucapkan rasa syukur, terima kasih dan harapan secara bergantian, dan setiap orang yang mengucapkan harapan,terima kasih dan rasa bahagianya, kita segera menjawabnya/ mengabulkan harapan2nya dengan berkata: ‘may all your wish come true’ atau ‘semoga harapan anda bisa terwujud’.
Do`a/mantra/harapan yang kita panjatkan bebas saja, dari masalah pribadi, rumah tangga, sosial, hingga dunia global…, setelah selesai, kita bisa meminum air sedikit/ sesruput saja, bergantian, lalu kita bisa mengambil sejumput beras yang sudah di sediakan, lalu kita bisa lemparkan beras itu ke halaman/tanah, beramai-ramai sambil berteriak “haaaaaahhhhh!!!”….
Beras yang kita taburkan ke tanah melambangkan harapan kita yang kita berikan ke dewi bumi dan semoga dewi bumi segera merespons/ mewujudkan harapan2 kita. Do`a dan harapan positive yang kita panjatkan dengan tulus akan di dengar oleh NYA serta peri2/ bidadari2 yang ada di sekitar kita, air yang kita minum sudah mengandung energy positif, kristal yang kita sentuh (setelah kita berdoa bersama), di percaya akan menambah aura kita, bunga yang kita pandang juga mengalirkan sumber energy kecantikan.
Ceremony bulan purnama ini sebisanya di adakan rutin tiap bulanya, tepat pas bulan purnama, selain menambah keakraban persahabatan juga turut serta dalam keindahan perdamaian makhluk terutama wanita. Acara tak harus dengan mewah/lux, sederhana juga bisa asal tak mengurangi makna pelaksanaannya, bisa beberapa orang saja atau lebih banyak yang ikut juga lebih bagus, biar ramai dan semarak. Bisa bergantian setiap bulannya dari rumah teman ke teman lainya, cukup beberapa jam saja. Setelah ritual ini selesai (berlangsung kira-kira 1 jam udah selesai), kita bisa mencicipi kue atau minuman sambil ngobrol gayeng berbagai macam topic bersama temen/ temen baru yang kita kenal, jadi bisa menambah wawasan dan kekeluargaan, karena ceremony ini lintas ras, suku dan agama.
Sesungguhnya semua wanita di dunia ini memiliki/ mewarisi sifat seorang ‘Dewi’. Tinggal bagaimana ia mengelolah intelligent & nuraninya, memelihara kecantikannya (baik fisik,hati dan jiwanya), mengasah simpathy dan rasa empathynya dsb. apakah untuk jagad pribadinya sendiri atau turut berperan serta dalam kedamaian dan keindahan di bumi ini…, seorang dewi tetaplah seorang dewi. dewi bagi dirinya sendiri,dewi bagi orang2 di sekitarnya (keluarga, teman dll) serta dewi bagi jagad alam semesta ini.
Akhir kata, saya mengucapkan ‘Happy fullmoon to all of you, may all your wish are come true and your inner beauty are radiant and your goddessness inside you are blessing’…
Salam Empu Purnama,
Dewi
Dalbo
Oktober 12th, 2011 pada 08:27
Nuwun sewu…
@ sdri Dewi…bravo…
Sebuah ritual yg menarik, dan tentu saja ini hanya bisa di lakukan di lingkungan masyarakat yg open minded yg tidak pada fanatik dn munafiq, kalau di bali ini sngt posible, kalau di Jawa ya…musti harus sembunyi2…soale masyarakat sering syirik mensyiriki….
Ritual ini kalau boleh sy bilang sebagai seni instalasi dan performence, ttu sj dg tujuan yg baik, memanfaatkan daya hidup dari cahaya bulan purnama. remember ” the light is property of lives”
Sesungguhnya semua wanita di dunia ini memiliki/ mewarisi sifat seorang ‘Dewi’
——————————————————————————————————————
Dewi/Dewa asal dari bahasa sanskrit “Div” artinya Sinar/Cahaya= yg menyinari =yg di sinari. tanpa cahaya tidak akan terjadi kehidupan di manapun juga atau hidup dg kegelapan tidak akan bertahan lama. Jadi tanpa Dewi/Dewa wah…jadi bergentayangan semua nanti kita…
Dlm pewayangan Jawa diceritakan asal mula kehidupan sebelum ada apa2 Tuhan berkontemplasi sendiri di awang uwung dlm kegelapan ( mungkin beliau kesepian juga kali he.he.he..)
lalu diciptakanlah Cahaya dan Teja, lalu barulah menciptakan kehidupan2 yg lain.
(remember) ini cerita versi pewayangan, bukan berarti kebenaran yg absoulute, bukan pula ke tidak benaran. its up to us how to comprehend those epic.
Semoga bermanfaat.
Tanggal limolas padang njingglang bulane bunder…seser…
kabeh di kudang suk yen gedhe dadio wong pinter…
Tanggal limolas padang njingglang bulane bunder….
Ning saiki akeh wong gedhe2 sing do keblinger….munyer seser…
Asah,asih,asuh..
Dalbo with love.
RD
Oktober 12th, 2011 pada 11:47
salam jeng Dewi, mas Dalbo…
Keelokan rembulan tidak lepas dari kecantikan Dewi Sari Wulan, Istri Dewa Wisnu.. Saya pernah beberapa kali bertemu sang dewi, parasnya memang cantik, pipinya kemerah-merahan.., sekel (bahasa indonesia nya apa ya?). Dewi Sari Wulan ada juga hubungan dengan Trowulan, Istana Majapahit.
Ada juga dewi bulan, versi Yunani, Dewi Artemis, saya pernah melihat konstelasi bintang Dewi Artemis di langit.. Dewi Artemis juga dikenal sebagai Dewi perburuan liar.. orang2 suci zaman dulu.. moksanya membentuk konstelasi bintang di langit?
Rahayu
RD
Oktober 12th, 2011 pada 12:00
Fenomena badai salju.. yang membuat amerika dan eropa beku dan lumpuh beberapa waktu yang lalu.. tidak lepas dari pengaruh Dewi Geratz (Dewi Angin Barat).
Dewi Geratz membawa hawa angin yang sangat dingin (badai es)…terbang uring-uringan.. kesana kemari.. menyebarkan hawa es yang membeku..
Sebagai God Masculin.. Dewa Wisnu.. pemelihara keseimbangan alam.. pun mengalirkan daya “kehangatan” sejati ke diri sang dewi..menghangatkan “jiwa” sang dewi..
Tadi malam sang dewi datang.. dan berkata: Terima kasih… atas “rasa” yang “ditanam”.. “terasa” sangat membantu…
mbah marijan pun berkata: roso.. roso.. roso !
Rahayu
dewi
Oktober 13th, 2011 pada 14:22
@ RD, O`on dan lainya,
Matahari selalu di simbolkan masculin yang mewakili manusia pria, sedang Rembulan di simbolkan feminin yang mewakili manusia wanita. Kalau dewa matahari bertemu dan berkopulasi (kawin) dengan dewi bulan, maka akan tercipta keseimbangan alam cosmicnya : panas+dingin= sejuk.
Namun di jagad cakrawala yang sesungguhnya, planet matahari selalu menyinari bumi, pun planet bulan selalu mengikuti bumi. Boleh di bilang bulan dan matahari tak pernah bersua apalagi berkopulasi. Matahari hanya muncul di siang hari, bulan hanya hadir di malam hari, kapan ketemunya?, tapi Baik bulan dan matahari selalu mengistimewakan dengan menjaga/ memelihara/ mengemong planet bumi.
Pertanyaanya adalah siapakah simbol bumi itu?… dan mengapa bumi sangat special bagi matahari dan bulan?…
Salam matabulan,
Dewi
RD
Oktober 13th, 2011 pada 15:00
@Dewi
Bumi adalah perlambang Ibu… Langit adalah perlambang Ayah..
Bumi/Ibu penuh kasih sayang.. menghidupi semua makhluk diatasnya..
Baik Matahari (Laki2) maupun Bulan (Perempuan) semua harus sungkem..
berbakti.. kepada Bumi (Ibu) dan Langit (Ayah)
Rahayu
Dalbo
Oktober 13th, 2011 pada 21:31
Nuwun sewu,,,
Hubungan antara Mata hari Bumi dan Bulan di simbulkan sebagai hubungan Polygami, Dewi Bulan adalah selir atau selingkuhanya Dewamata hari/bopo suryo.
jadi Istri/ mbok tuonya ya Mbok Dewi Pertimah ini alias Bumi, namun demikian mbok nom/Dewi nawang wulan akan selalu setia mengikuti mbok dewi pertimah kemanapun ia pergi…
Asah asih asuh..
Dalbo with love…
dewi
Oktober 14th, 2011 pada 21:51
@ Dalbo,
He he he… mas dalbo ini bisa aja, kalau bulan itu selirnya matahari kok nggak pernah berjumpa?, matahari hanya nongol di siang hari, bulan hanya muncul di malam hari, kapan kawinnya dong?…hk hk hk….
Eh, jangan2 ibu bumi juga berpoliandry, kan udah ada bapak langit kok masih punya PIL (pria idaman lain), yaitu kang matahari… , mungkin sinarnya lebih kuat nyentrongnya kali???… he he he…
Tapi kalau jodoh dewi bulan memang dewa matahari, kayaknya petemuan mereka akan menjadi perkawinan spektakuler sejagad galaxi!… entah kapan, habisnya mereka tak pernah berjumpa? Atau masih solu2? (malu2)…, hmmm, kira2 siapa ya yang bisa me-makcomblang-i pertemuan mereka?, who knows??…, mungkin Bumi hanya sebagai saksinya saja? Awh, so romantis…., atau sebagai wasitnya?… (mau gelut kali) … aw aw aw…
Salam KTT planet,
Dewi
dewi
Oktober 12th, 2011 pada 23:00
Salam buat: Ki Sabda, JS, Sen Karna, O`on, Mbah Roso, RP, Ijogading, Cah Pathi, Tembayat, Hi hi hi, Bima, dsb, selamat menikmati malam bulan purnama. hmmm… ibu2 and mbak2 pada kemana ya?…
@ Dalbo,
Terima kasih atas sharingnya, cahaya rembulan adalah property kehidupan juga. Pernah pas bulan purnama, cuaca mendung dan tak bersahabat, kami melakukannya di dalam ruangan/indoor, tapi itu semua tak mengurangi rasa khusuk dan bahagia kami, dan waku melemparkan butiran berasnya, kami melemparkannya di kebun/halaman sambil berteriak bersama-sama, tak jarang malah kami tertawa lepas karena mendengar suara kami sendiri yang saling bersautan dengan suara hujan.
@ RD,
Apakah seorang putri dari blambangan juga memiliki sifat seorang dewi? dan dewi yang bagaimana sifatnya?, Dan apakah legenda dewi bulan dari nusantara berasal dari keturunan jatim?…
Terima kasih kiriman energinya… roso 3x!…, ehmm 3x!…
@ All, sederek semuanya,
Mumpung masih dalam suasanan padang bulan, ini ada sebuah lagu dari kangmas Doel Sumbang dan nyimas Nini Karlina, yang berkisah tentang bulan : … kalau bulan bisa ngomong, Sayang bulan tak bisa ngomong, Coba kalau bisa ngomong, Dia pasti tak akan bohong, tentang cinta… cinta kita…
salam kasih rembulan,
dewi
O'on
Oktober 14th, 2011 pada 01:58
Sayang bulan tak bisa ngomong…
—————
tapi kalo dibandingin dgn antena parabola,
http://en.wikipedia.org/wiki/Parabolic_antenna
maka bulan bisa sbg reflektornya dan yg biasanya ada diantara dua mata manusia (cakra?) sbg feedernya.
yaah…kenapa koq ada orang yg berharap menghadap bulan.
kalo berharap sambil melihat meteor/”bintang” jatuh atau menghadap tembok mah…hmmm klasik (juga). ^_^
dewi
Oktober 15th, 2011 pada 01:09
@ O`on,
Merci, bulan tidak saja the source of light tapi juga bisa di pantulkan sbg reflektor feeder cakra manusia untuk paraboola(n). Ada lagi nih, bulan juga bisa masculin lho, panggilanya MR.MOON…
The milky way upon the heaven is twinkling just for you
And Mr. Moon he came bay to say goodnight to you… (by MLTR).
I think mr. O`on is possible to become mr. Moon, becouse you are the minister of the light here in kahyangan sabdalangit, and you`re always carried your lamp emoticon among you comment, he he he…
Salam la lune,
Dewi
JS
Oktober 15th, 2011 pada 01:42
Salam Jeng Dewa Dewi………weeh….kenapa belum tidur juga… ……he..he..he….siapa sebenarnya yang menjadi rembulan di blog ini…dengan sinarnya yang indah rupawan…….kik..kuk…..
dewi
Oktober 15th, 2011 pada 02:44
@ JS,
Weeeeh…. pakpo, kok sami2 dereng tilem?… lha kalau saya bulannya, trus pakpo jadi apanya hayoo?… he he he… kik kuk.
Menopo sampun sehat lan bugar?, niki enten lagune nyimas waljinah, yen ing tawang ono lintang, jika di langit ada rembulan, if in the sky there`s a star… lagu ini melambangkan orang tua yang mencintai putri2nya… semoga pakpo bisa meresapi lagunya…
salam sayang,
dewi
Kaget
November 7th, 2011 pada 11:54
lho….nenek aku ikut tampil nyanyi.. hai nekk
ku is
Oktober 14th, 2011 pada 09:04
13102011…Masya Allah.
RD
Oktober 26th, 2011 pada 10:27
@Dewi Murni
Apakah seorang putri dari blambangan juga memiliki sifat seorang dewi? dan dewi yang bagaimana sifatnya?
———
untuk menjadi dewi bulan.. diperlukan sifat mengasihi sesama makhluk, terutama mereka yang tertindas.. (Vishnu Records)
Gusti menyuruh kita, menyantuni anak yatim..
Gusti menyuruh kita, mengasihi fakir miskin..
Mari dengan ramah.. kita bagi cahaya.. matahari
Mari dengan ramah.. kita bagi cahaya.. bulan
salam rembulan
dewi
November 7th, 2011 pada 01:26
@ All, terutama kagem poro putri,
Gairah seksual wanita pastinya dipengaruhi oleh perkembangan dan siklus hormon bulanan. Agar tak salah sangka kenapa si dia tiba-tiba berubah murung atau malah sangat menggoda, dilansir dari Femalefirst, ini dia jawabannya.
Hari 1 sampai 7
Hari pertama dihitung dari hari pertama wanita menstruasi wanita di bulan tersebut. Pada masa ini, gairah seksual sangat menurun. Hormon estrogen berada di tingkat yang sangat menjelang masa menstruasi.
Hari 8 sampai 14
Inilah momen seorang wanita merasa paling seksi dan mudah bergairah karena level estrogen mulai meningkat lagi. Ini adalah saat ketika tubuh merasa siap melepas telur-telur untuk reproduksi. Pada masa ini wanita berada di tahap paling subur.
Pada masa ini wanita-wanita biasanya merasa lebih seksi. Menurut penelitian terhadap beberapa pria, wanita terlihat lebih sensual dan menarik pada masa ini.
Hari 15 sampai 21
Hormon seksi estrogen mulai menurun. Hormon ovulasi biasanya sering terjadi sekitar hari ke-14 sehingga hasrat seks yang tinggi perlahan mulai berkurang.
Hari 21 Sampai 28
Hormon progesteron mulai menggantikan minggu ini. Para wanita mungkin tak menyadari kalau suaranya terdengar lebih berat dan seksi. Walau seksi secara suara, pada masa ini wanita mulai merasa beberapa gejala menjelang siklus haid berikutnya. Jangan heran kalau kekasih Anda lebih ‘rewel’ karena rasa mual dan mudah berganti mood sering dialami pada masa ini.
Hmmm, Komentar saya : ya saya setuju, karna saya mengalami semua itu…, tetapi saya juga mensugesti diri saya sendiri, bahwa tak seharusnya ‘hormon’ mengambil alih pikiran kita, tapi kalau yang di ambil alih itu mood, ya okey ajalah…
Salam penuh gairah,
Dewi
Anita M U I
November 7th, 2011 pada 12:03
Andai size aku seukuran.. hmmm….
ga tau deh….
dewi
November 7th, 2011 pada 21:47
@ A.MUI
Mas mui, size doesn`t matter, kayak yang di film monster Godzilla itu lho, or size does matter?… xixixixixi….
@ Kaget,
Salam buat neneknya, kapan ya nyimas waljina duet dengan sepultura?… jadi hard rock-keroncong metal deh, konon duet maut ini yang di tunggu2 milyaran penduduk dunia… he he he…
Salam beautiful monster,
Dewi
Dewi
Januari 8th, 2012 pada 17:54
@ Ki Sabda, RD, Dalbo, Wongsorejo, Yhredaya, Cah Pathi, JS, O`on, RP, Sen Karna, Hana Kirey, Gus Supri, Hi Hi Hi, Widodo, Anita Mui, Bu Sri, Mbah Roso, lan Sederek Sedoyo,
Saya mengucapkan Sugeng Enggal Warso, Selamat Tahun Baru 2012
Banyak yang penasaran dengan apa yang akan terjadi pada tanggal 21-12-2012, yang meyakini sebagai akhir dunia berdasarkan prediksi suku bangsa Indian Maya yang sangat fenomenal itu, sebenarnya apa yang akan terjadi di tahun 2012 ini?… kesimpulan dari beberapa ahli astrolog, ilmu perbintangan, ilmu astral, cenayang, ramalan, filosophy dst… merumuskan bahwa tahun 2012 ini adalah tahun ‘karma’. Di bandingkan 2011, Tahun ini lebih membawa berkah.
Secara garis besar di tahun ini, orang akan cenderung lebih religius, dan Apa yang di ramalkan bahwa kiamat akan terjadi, adalah bukan kiamat yang sesungguhnya, dalam politik akan ada titik terang dalam pengungkapan kasus, semua akan makin terlihat keburukannya, apa yang mereka tabur itulah yang akan mereka tuai. dalam Karir, mereka yang sukses merebut peluang adalah para pekerja keras dan sabar, banyak wanita yang akan masuk ke ‘top level’, karena kepercayaan terhadap kemampuan kerja wanita akan meningkat. Pria tidak lagi di pandang sebagai satu2nya ‘spesies’ yang membawa kesuksesan pada perusahaan. Dalam Bisnis kebangkrutan global akan memicu penemuan2 ide yang kreatif sehingga banyak peluang bisnis yang bagus. Dalam peristiwa alam, akan banyak bencana alam, mulai banjir, longsor, gunung meletus, badai, gempa dsb komplit plit, dan kekuatan bencana ini tak bisa di siasati/ di hindari, maka bumi harus siap2 menerima efeknya. Emosi yang tidak stabil ini di sebabkan oleh suhu panas dalam bumi yang berdampak pada perilaku manusia sehingga mudah stress. Dalam urusan cinta/ asmarah, oleh karena suhu panas bumi yang tidak stabil maka emosi mudah panas pula yang cenderung membuat kesalahan/ konflik yang bisa menyebabkan perpecahan, untuk menghadapi masalah ini adalah tidak mudah mengucapkan kata pisah, yang akan menyelamatkan hubungan. Dalam dunia Selebritis, pelaku di bidang entertainment akan di pengaruhi energi positive untuk survive yang akan memberikan keberanian dalam berkarir, tren tentang artis hanya menjadi bumbu2 obrolan bukan sesuatu yang penting, karena masyarakat bisa melihat mana sisi yang bisa di ambil pelajaran atau tidak dari mereka.
Berikut adalah ulasannya dari sumber sebuah majalah yang berAura feminin.
Di tahun 2012 ini, bumi akan di tarik menjauh dari matahari, dengan posisi lebih tinggi dari gravitasi. Keadaan ini membuat gravitasi di sekitar bumi berubah, terutama di sistem magnetnya. Matahari akan menutupi bumi dari garis lurusnya.
Posisi matahari yang demikian, akan memutus ‘tali pusar’ bumi dengan pusat galaksi. Fenomena ini terjadi 26 ribu th sekali dan akan menyebabkan musim dingin berkepanjangan. Akibat lainnya adalah ‘lidah’ matahari yang menjadi sangat panjang, yang akan menjilat atmosfir, bahkan permukaan bumi, dan membakar semua kehidupan.
Selain itu akan terjadi pembalikan magnet bumi, secara cepat atau perlahan. Utara menjadi selatan, atau matahari terbit di barat. Intinya, bencana akan timbul akibat perubahan yang mendadak karena medan magnet dan gravitasi yang berantakan.
Hal ini akan membuat bencana alam bisa terjadi secara serempak. Dalam kondidi seperti ini tidak di anjurkan melakukan banyak perjalanandengan transportasi yang menggunakan kompas karena daya magnet yang kuat akan mengacaukannya.
Pembalikan magnet bumi ini berakibat besar pada manusia. Perubahan fisik bumi tsb membuat manusia juga ter aduk2 energynya. Tak heran jika pada 2012 sisi gelap manusia akan banyak muncul ke permukaan, banyak orang menjadi semakin serakah, semakin jahat dan semakin mementingkan diri sendiri. Tapi hal ini sebenarnya baik, karena secara energy artinya manusia sedang mengalami masa ‘karmic moment’ (masa penuaian karma). Manusia akan menuai perbuatan2 yang pernah di lakukannya. Ibarat baju kotor, tahun depan baju2 itu akan masuk ke mesin cuci. Jadi penuaian karma itu bukan hanya yang baik, tetapi juga karma yang buruk.
Tahun ini menjadi sebuah seleksi alam secara besar2an, termasuk pada manusia. Pada masa seperti ini sebaiknya manusia menjadi ‘kepompong’ yaitu, banyak melakukan perjalanan ke dalam diri untuk berdialog dengan sisi gelapnya, agar sisi tsb bisa terurai.
Sisi menarik lainnya adalah bumi berada pada tahap awal pergeseran ke tingkat dimensi keTuhanan dan kesadaran yang lebih tinggi. Planet dan semua penghuninya (manusia) bergeser dari tingkat kesadaran empat, ke kesadaran lima, yaitu tingkat kearifan, harmoni, perdamaian, cinta dan keteraturan alam.
Sepanjang hidupnya bumi telah mengalami 4 siklus. Pertama, energi feminin (elemen api), kedua energi maskulin (elemen bumi), ketiga energi feminin (elemen udara), ketiga energi maskulin (elemen air). Siklus kelima berupa peleburan energi feminin dan energi maskulin, hasilnya akan membawa keseimbangan.
Siklus kelima ini berenergi ‘Eter’, sehingga tahun ini akan banyak terjadi bangkitnya energi feminin. Orang akan mulai mendengarkan hatinya. Maka akan banyak pusat penyembuhan. Meditasi dan makanan berbahan organik akan makin di gemari.
Untuk menghadapi tahun 2012, hiduplah seperti biasanya. Fokuslah pada apa yang anda hadapi saat ini (present moment). Karena, orang cenderung panik berlebihan dan sering melupakan bahwa hidup kita sudah di gariskan oleh Sang Maha Kuasa sejak kita lahir. Melatih kesdaran baha kita hidup ‘sekarang’ akan membuat kita nyata yang bisa hadir sepenuhnya. Aktifkan fisik kita dengan kegiatan jalan kaki, renang, yoga atau hal2 sederhana yang bisa kita lakukan di rumah, seperti, berkebun, membersihkan rumah. Karena ketika tubuh bergerak, maka pikiran akan beristirahat sejenak, dan cakra jantung akan terbuka lebih lebar. Hasilnya, intuisi kita bisa lebih tajam. karena selama ini Banyak manusia lebih banyak mendengarkan otaknya di bandingkan hatinyaIntuisi ini akan memperingatkan kita jika ada hal2 yang membahayakan atau kurang menyenangkan.
Intinya, Berpikir Baik, Berbuat Baik dan Berhati Baik adalah cara tepat untuk menghadapi 2012.
Salam rahayu energi feminin,
Dewi
Sen Karna
Januari 9th, 2012 pada 09:29
‘..Intinya, Berpikir Baik, Berbuat Baik dan Berhati Baik adalah cara tepat untuk menghadapi 2012…’ (Dewi)
@DMberkembenkansutraungu/bertalikutang (-:
Konon, yang di atas adalah inti ajaran Om Buddha … Om yang arif ini pernah ditanya apa inti ajarannya. Beliau menjawab,’ Berbuatlah kebaikan,jadilah (orang) baik/berhati baik.’ ‘Lho, itu anak kecil juga tahu.’, kata si penanya itu. ‘ Lha, anak kecil mungkin juga tahu, tapi belum tentu orang yang berumur lebih dari 90 tahun pun bisa … menjalankannya ..’, kata Om yang arif ini.
Salam
Satria bergitaR
Januari 9th, 2012 pada 12:56
@ guru2 semua
smangat siang and salam hormat…
sa-KUDU-na,
pinteran mana yang ber-TANYA atau yang men-JAWAB…
si-PENANYA………………akan mendapatkan jawaban yang TEPAT jikalau pertanyaan yang dibuat juga TEPAT.sebuah jawaban akan didapatkan ketika dia tahu harus bagaimana dalam mengungkapkan pertanyaan yang akan di tanyakan………….ketika dia salah menyampaikan pertanyaan malah membuat dia lieur sorangan……..sudah jawabana teu karu-karuan,malah terjerumus pada sebuah hal yang keliru dan salah kaprah….
si-PENJAWAB……..harusnya bersipat sebagai gudang data……sebab dengan kebijaksanaan sebuah gudang data maka dia benar2 memberikan jawaban yang terbaik kepada sipenanya…..dan di jawab sesuai permintaan si penanya……………..
semua pengguna internet hampir pasti kenal aki-aki yang namanya mbah google…bisa di katakan google adalah sumber pencarian data……..akan tetapi pengguna key word sangatlah paling berperan dominan dalam mendapatkan data yang di cari……..data yang di dapat benar dan salahnya setelah sipencari data memilah dan memilih, merangkum dan menanalisa data tersebut………..
jadi siapa yang lebih pinter…..sipenanya atau si-penjawab……….
jawabnya : dua-duana kudu pinter………nah lhoo.
bang haji roim dalam felemnya SATRIA BERGITAR bersabda :
“kenapa ee…knapa berjudi itu harom…karena e karena merusak pikiran”
“kenapa ee… knapa berjinah juga harom…karena e karena seperti binatang”
he.he.heeee…jaka sembung bawa golok
ga nyambung rockkk
…
…
punten and
hatur tengkiyu
baok
Sen Karna
Januari 9th, 2012 pada 13:43
@Satria BergitaR aka Baok,
Kumaha ? (-; Sebenarnya ada yang bilang,’Pertanyaan yang benar sering lebih penting daripada jawabannya.’ Saya sendiri masih mencoba memahami pernyataan tsb. Mungkin, pertanyaan yang benar memicu si penanya untuk menemukan jawaban yang benar2 … benar, bukan asal jawaban.
Mbah Google itu amat sangat populer karena … gratis dan ‘convenient’ – nyaman ! … Kalau untuk mencari info mengenai ilmu pengetahuan , konon Om ‘Encyclopedia Britannica’ lebih mumpuni, lebih berbobot . Sayangnya untuk pakai Om yang satu ini harus … bayar bin-ti …dak gratis )-:
Siapa yg lebih pinter, penanya atau si penjawab ? Kapan itu – saya lupa kapannya, dah sangat lama -saya dapat buku di loakan. Buku yang konon ditulis mbah Plato, judulnya ‘Great Dialogues of Plato’ . Di situ kebanyakan mbah Sokrates, tokoh di buku itu, yang … bertanya. Misalnya apa definisi kebaikan,apa definisi cinta,dsb. Kita tahu mbah Sokrates ini arif dan ruarr biasanya ..pinternya …, padahal dia yang banyak bertanya, menguji … Nah lhoo … (-: (-:
Hatur nuhun
Dewi
Januari 9th, 2012 pada 14:02
@ Baok,
Semangat siang akang Baok… ngomongin bang haji, jadi ingat lagu bergadang jangan bergadang…, bang roim kalo bikin sabda memang cespleng, bikin sabdalagu nya pas lagi bergadang malem, apalagi bergadangnya sambil di temenin non angels (bidadari2)… xixixixixi….
he he he… bidadari nggak pernah bawa golok ta, iiiihhhh takuuuttt…
salam manis,
dewi
Dewi
Januari 9th, 2012 pada 22:55
@ Baok, dan Semuanya…
Bicara tentang per-EMPU-an tentunya tidak lengkap tanpa membicarakan sosok laki-laki yang sejati atau gentleman…
Sebenarnya apa dan bagaimana sih sosok laki-laki sejati itu?… mungkin ini bisa menjadi referensi dan bahan pertimbangan untuk perenungan diri (kontemplasi) …
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya….
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran…..
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi dari sikap bersahabatnya pada semua temannya…
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan…
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari hati yang ada dibalik itu…
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yang memuja, tetapi komitmennya terhadap wanita yang dicintainya…
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan, tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan…
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca kitab suci, tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia teladani…
TETAP SEMANGAT…
Salam hatur manis,
Dewi
Satria bergitaR
Januari 13th, 2012 pada 18:34
@dewi amor…salam.
wah dengan tulisan bu guru di atas sebuah mitos cinta sudah terbantahkan…selama ini kaum aki-aki tidak sedikit yang salah duga,
bahwa dikiranya nini-nini jatuh cintrong yang di lihat adalah kerasnya bahu…kuatnya otot…bidangnya dada dan tebalnya dompet…
sehingga remaja-remaji berjubel jubel rela antri masuk ke ruang fitnes hanya untuk mempermak habis-habisan body yang cungkring bin ceking biar badannya jadi gede kaya kingkong…ghrrrrr.
mereka rela tiap hari bercumbu dengan kerasnya besi demi pujaan hati…
mereka rela kaki sebelah ketiban barbel daripada sang dewi di bawa kabur sang pesaing cinta…
tapi buat yang yang sudah terlanjur badannya gede kaya mas barry prima si jagoan di pelem silat atau mas ade roi yang badanya sagede alaihim…wilujeung waelah jangan berkecil hati.
walopun ga dapat nini2 yang cantik yah lumayan dapat kingkongnya…eh salah lumayan dapat sehatnya..
konon kata pak mentri yang berkumis : “di dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat”
…
hatur tengkiyu.
Noer
Maret 15th, 2012 pada 15:18
Bagi saya, perempuan adalah sosok yg unik. Perempuan sangat mulia, karena telah melahirkan kita. Juga sebagai makhluk yang cantik karena telah memikat kita untuk menjalin rumah tangga bersama isteri. Sebaliknya, hal yang buruk pada perempuan pun tidak sedikit. Bahkan konon katanya di nerakapun, penghuni yang paling banyak adalah perempuan. Jadi piye ya…?
Dewi
Maret 15th, 2012 pada 22:24
@ Noer,
Sugeng dalu lan salam kenal pak Noer yang ganteng, apakah benar perempuan nanti adalah calon terbanyak penghuni neraka?… lha yang menciptakan kitabnya itu siapa dulu?… he he he… apakah dari budaya paternalistik atau dari kearifan spiritual mereka?…
Saya tidak hanya tidak setuju tapi juga tidak mempercayai isi dalam kitab tsb. Jadi piye ya?… yo ora piya-piye…, lha wong kuwi mung cuman katanya si konon… he he he…
Ada baiknya kita mengenal lebih dekat ajaran yang sejatinya sangat mulia dan asli dari leluhur bangsa yang universal ini, sebenarnya Banyak sekali sosok mistik feminin di Indonesia ini, karena sejatinya budaya kita sangat menghormati kaum wanita dan kaum ibu. selain Ratu Kidul di selatan, ada Dewi Lanjar Ratu penguasa daerah utara, ada Sri Gadhung Melati sebagai dewi pelindung mata air dan jangan lupa tentu saja ada Dewi Sri yang sangat populer dan sangat dihormati di Nusantara. ada lagi Bathari Durga yang kaki kahyangannya ada di daerah pinggir Sragen. lalu dewi Nawangwulan dan Nawangsih, Nyai Rara Kidul atau Gusti Purbajati dan Nyai Blorong atau Gusti Purbakuwasa adalah sosok2 Goddes yang juga dikenal luas….
Kita harus intropeksi diri, telepas dari apakah bangsa ini lebih suka menyembah2 dan mengaplikasikan Tuhan maskulin yang berkonsep budaya kitab paternalistik, bahwa sebenarnya banyaknya Goro2 di nusantara ini karena kita sudah tak menghormati ibu pertiwi lagi, tetapi sebaliknya bangsa ini banyak menginjak2 spirit bumi yang telah mengasuh dan memberi kita kehidupan.
@ Ratu Adil,
Maturnuwun kangmas, saya menunggu kisah2 selanjutnya tentang hubungan njenengan dengan Dewi drupadi… he he he… kik kuk.
Salam rahayu,
Dewi
Ratu Adil
Maret 15th, 2012 pada 17:16
Untuk menjadi ratu adil diperlukan yang baik. Karena tanpa perempuan yang baik ratu adil akan menjadi bhikkhu. kalau muslim sih tidak pengaruh, karena jadi kiyai pun tetap samasaja. begitupula jadi sunan tetap sama saja.
sedangkan jadi wali atau sufi cuma menolak saja, tapi masih sama nafsunya.
Dulu ratu adil itu tidak tahu dirinya ratu adil, sampai drupadi akhirnya ngomong, “ratu adl itu koko.” disitu ia baru tahu dirinya ratu adil. sejak itu drupadi ini membantu ratu adil dalam beberapa hal.
diantaranya pernah satu kali ratu adil hendak memperdalam bahasa inggrisnya, ia menyuruh drupadi mengambil buku di rumah mereka yang lain. “tolong kamu besok ke rumah yang disana untuk ambil buku grammarku.”
karena buku-buku ratu adil ada banyak sekali, jadi ditanyakan oleh Drupadi saat berada disana, “disini ada buku yang tampak gambar orang kecil, ini bukunya ya,”
“iya” jawab ratu adil. begitulah cara ratu adil mengelola ilmunya.
Ratu Adil
Maret 15th, 2012 pada 17:26
Kadang pula ratu adil yang membantu drupadi seperti saat memasang poster-poster di dinding. kadang-kadang ratu adil berkata, “dirumah aku, gak mungkin aku kerja seperti ini.” drupadi lalu berkata, “ya, tapi kita perlu tutup jendela ini agar tak kelihatan dari luar.” ratu adil pun tetap membantu memegangi.
Ratu Adil
Maret 15th, 2012 pada 17:32
Tentang perempuan adalah empu saya gak yakin, tapi memang jika saya duduk-duduk, tangan saya dipegang oleh drupadi, lalu diramal-ramal. “suatu hari nanti koko akan punya anak. entah dari aku atau dari istri lainnya.” tapi ramalan kan suatu gambaran saja, apalagi sebagai adam semua orang anak saya.
Ratu Adil
Maret 15th, 2012 pada 17:52
Kalau malam biasanya ia membaca buku dulu sambil berbaring disebelah saya. sementara saya berzikir dan berpikir tentang ilmu-ilmu sambil.
Sambil berbaring dan menerang langit-langit saya katakan padanya, “jangan terbiasa membaca seperti itu, matamu nanti kabur.”
Ratu Adil
Maret 15th, 2012 pada 17:58
Saya mencontohkan padanya cara membaca yang benar, yaitu dengan duduk. karena saya suka membaca, drupadi membelikan saya meja baca.
biasanya jika melihat saya membaca, ia datang dan berkata, “lagi baca apa, koko.”
Ratu Adil
Maret 15th, 2012 pada 18:17
Kalau baru mandi, ia menutup kepalanya dengan handuk lalu dibelit-belit seperti perempuan sedang di salon.
tomy
Maret 16th, 2012 pada 13:17
atur kawula dhumateng Para Empu :
Dak lelo lelo ledhung,
mardumarduwa linindhung gambang cemplung,
swaramu manis arum,
angudhang karem ing pangalem.
Katresnanmu minangka pancasona,
angemban saliring sukma,
pepujan kang madhangi dalan,
pangestu kang handayani laku,
Duh Ibu…..
kepriye anggonku nyaur banyu susu..?
Dewi
Maret 23rd, 2012 pada 10:21
@ Tomy,
Duh kangmas ngestok`aken dawuh, matursembah nuwun puisi njenengan nrenyuhke ati…, lajeng kepriye menawi njenengan nggadah pepujan lan pangestu angemban nyaur banyu susu meniko…
Salam kinasih,
Dewi
tomyarjunanto
Maret 26th, 2012 pada 12:52
Pamuji rahayu sagung sedherek,
Terima kasih atas atensi dan apresiasinya.
Minangkani pamundhutipun Mbak Dewi, kula minangka salah satunggile putranipun Ibu nyuwun samudraning pangaksami menawi wonten lepat klentunipun anggen kula matur.
Ngelmu niku wonten wadahe, wonten isine lan ugi wonten tutupipun.
Diwastani Tutuping Ngelmu menika menawi sampun saged pepanggihan kalawan Sedulur Sejatinipun piyambak.
Nanging kados pundi sagedipun nutup lha wong wadahipun mawon dereng wonten punapa dene isinipun.?
Mila ing kalodhangan menika, jumbuh kalawan kawontenan nagari ingkang umyeg kados samenika amargi manungsa sami kelangan jati diri, kula badhe matur tuwin ajak-ajak mbok inggih para sedherek sedaya sami-sami putranipun Ibu, kersa kondur wonten pangrengkuhe Ibu.
Kanjeng Ibu tansah kapang dhumateng para putrane, katresnan Ibu tansah lumintu mbanyu mili marang keng putra, nanging suwalikipun kadhangkala kita lali marang wong tuwa malah asring damel getun lan gempunging manah, kados paribasan kasih ibu sepanjang jalan kasih anak sepanjang penggalan.
Mboten badhe dados lare duraka, mila sumangga kita sedaya purun wangsul dhateng Bapa Biyung kita sedaya. Kautaman Leluhur sampun paring piwulang bilih Bapa Biyung menika minangka Lajering Urip Pancering Allah, nenggih Allah Katon.
Sumangga sami nyaur banyu susu dhumateng Ibu, nenggih ingkang dipun wastani ngGawe Wadahing Ngelmu.
Para sedherek saged nyawisaken Kembang Boreh ing njero baskom isi toya. Mangke sami monjuk dhateng Ibu lan sujud sumungkem wonten ngarsanipun Ibu, ngaras tuwin ngumbah samparanipun Ibu saking driji, polok ngantos wentisipun dipun boreh ngangge kembang, kanthi matur mekaten :
“Duh Ibu, ingkang putra badhe nyaur banyu susu, nyuwun linebur sedaya dosa ingkang sampun keng putra lampahi dhumateng Ibu, mugya Ibu kersa paring sabda dhumateng keng putra”/bold>
Ing mangke biyasanipun Ibu lajeng muwun, tangis-tangisan lan paring sabda pangandika.
Tumetesing waspa Ibu ing mbun-mbunan kita dados pambukaning warana ghaib lan sabda pangandikanipun andadosaken pangestu lan sipat kandel kita.
Sasampunipun sami tetangisan, samparan Ibu lajeng kita lap ngantos garing. Baskom isi toya sampun dipun buang nanging kita pundhut sagelas kagem diminum.
Inggih menika ingkang dipun wastani NYAUR BANYU SUSU utawi GAWE WADAHING NGELMU, nyumanggakaken menawi badhe nglampahi dawuh kautaman leluhur menika.
Mugi kita sedaya pra putra Ibu, inggih Ibu kita pribadhi punapi Ibu Pertiwi, tansah dipunjangkungi lan dijampangi sih katresnan Ibu.
Wilujeng rahayu kang tinemu, bandha lan begja kang teka.
Nuwun…
-bejo-
Maret 26th, 2012 pada 15:48
saya terharu mas tomy, semoga saja makin banyak yang pulang kembali kepada ibu, apalagi ibu pertiwi, nuswantara…mangabekti kagem kamulyaning nuswantara btw apa sudah sampai semarang mas?
tomyarjunanto
Maret 27th, 2012 pada 07:37
kula sampun dugi semarang Mas, malah langkung cepet tinimbang Ki Sondong, lha kula medal Solo sing dalane sepi mamring, Ki Sondong malah kejebak macet wonten Soropadan, kathah ingkang badhe liburan teng Jogja
raras
Maret 27th, 2012 pada 08:26
oh mekaten to mas…wenawi ngertos mekaten ki sondong sejatosipun saged tindak wonten sendang rumiyin njih…hehehe, sanes wekdal kemawon, mugi2 samangkeh mas tomy kaliyan ki sondonng saged tindak malih tanggal 7-8…rahayu mas
salam dumateng sedaya keluarga dalah sederek sedaya wonten semarang.
tomyarjunanto
Maret 28th, 2012 pada 07:37
nggih pancen kedahipun Ki Sondong ndherek sowan.
menawi kepareng kula kepengin saged ndherek nuweni acara tgl 7-8 april menika..lha terus acaranipun kados pundi lan punapa ingkang kedah kula siyapaken Mas?
salam ugi kagem kulawarga Wijilan
raras
Maret 28th, 2012 pada 07:53
Kanthi renaning manah mas tomy, monggo menawi badhe tindak, ingkang baken amargi adicara meniko wonten komplek pasarean agung kotagede, langkung prayitna mbokbilih ngasta rasukan jawi, menawi mboten wonten saged sewa wonten kotagede. Mugya berkahipun Gusti tansah dumawah dumateng panjenengan sami, pinaringan rahayu wilujeng kang tinemu, bandha lan beja kang teka. Nuwun, salam sih katresnan.
Dewi
Maret 29th, 2012 pada 21:56
@ TomyArjunanto,
Nuwun injih kangmas, matursembah nuwun, ternyata ‘nyaur banyu susu’ merupakan cara yang bisa membuka aura spiritual kita, juga cara membuat ‘wadah’ bagi ‘ilmu’… tentang penghormatan kepada leluhur yang terutama kepada ibu.
Sebelum menghormati leluhur yang jauh2 terlebih dulu kita memberikan rasa hormat yang mendalam kepada Kanjeng Ibu kita masing2, baru Bapak dan lalu semua leluhur yang telah menurunkan kita.
Sekali lagi terima kasih kagem kangmas ingkang kinasih lewat semua karya2 dan tulisan2nya yang di tuangkan dalam blog tomyarjunanto.wordspress.com mugi cinta kasih dan kesejahteraan selalu menyertai kangmas Tomy lan keluwargo.
NB : maaf, bahasanya campur2, maklum terbiasa boso suroboyoan yang akrab, kalau pake bahasa kromo inggil yang halus jadi plegak-pleguk… xixixixixi…
Salam katresnan,
Dewi
raras
Maret 30th, 2012 pada 09:14
salam kenal mbak dewi,
injih kados mekaten lelampahan ingkang sampun dipunraosaken kaliyan mas tomy, mugi2 saged migunani kagem sederek sedaya lan ugi mbak dewi…nuwun salam karaharjan, rahayu
arek Jawa Timur
Maret 30th, 2012 pada 11:00
NB : maaf, bahasanya campur2, maklum terbiasa boso suroboyoan yang akrab, kalau pake bahasa kromo inggil yang halus jadi plegak-pleguk… xixixixixi…
——————————————————————–
sama mbak yu…..
malah bahasa saya campur bawur…..
maklum keseringan jalan-jalan…
tuk mbak yu ku…. salam paseduluran, jalan – jalan yuk….
Dewi
Maret 31st, 2012 pada 20:29
@ Raras/ -bejo-
Injih maturnuwun sami2 mbak/ mas salam kenal juga, terima kasih atas dukungan dan apresiasinya.
@ Arek Jawa Timur,
Maturnuwun kiriman videonya mas, waduh namanya ‘sangar’ rek… xixixixixi… tapi isinya bagus, werno-werni budoyo ala jawa timuran yang di tampilkan seperti festival pasadena jalanan… hmmm, kira2 mengapa ya grup ini di beri nama ‘ular kobra’?… apakah karena ular itu mempesona dan upas (racun) nya bisa menjadi manfaat obat bagi penyakit bangsa yang kronis ini?… he he he… kik kuk.
Salam seduluran,
Dewi
raras
April 2nd, 2012 pada 10:14
Iya mbak dewi, matur sembah nuwun sampun diperbolehkan mengikuti dan menyimak ngangsu kawruh di blog ini, walaupun tidak selalu komen tapi saya selalu mengikuti perkembangan terbaru dari sini. Saya banyak mendapatkan ngelmu dalam mencapai kamulyaning sejati dari sini. Rahayu
suranggale
Mei 20th, 2012 pada 17:20
salam kenal semuanya….pada topik Per-empu-an ini menarik…dan saya masih bingung,mau saya tanyakan yang pertama hubungan per-empu-an diatas dengan perempuan(lawan jenis laki2), kedua sejak kapan ada kata bahasa perempuan di tanah jawa sehingga dapat ditarik hubungan keterkaitannya,terimakasih…
Dewi
Mei 21st, 2012 pada 09:41
@ Suranggale,
Maturnuwun dan salam kenal, di atas tulisan ini sudah di jelaskan bahwa asal kata per-EMPU-an adalah dari bahasa jawi kuno yang secara etimologis, berasal dari kata empu yang berarti ‘tuan’, ‘orang yang mahir/berkuasa’, atau pun ‘kepala’, ‘hulu’, atau ‘yang paling besar’; maka, dari sini bisa kita artikan bahwa perempuan adalah seseorang seseorang yang merdeka baik lahir dan batinnya untuk memiliki, mengurusi dan memimpin dirinya sendiri.
Namun begitu kata perempuan jaman sekarang telah mengalami degredasi atau penurunan makna menjadi tak lebih dari pengungkapan jenis kelamin saja dan tergantikan oleh kata wanito/a, yang artinya di kalangan masyarakat luas tak lebih dari sekedar wanito yang ‘wani di toto’…
Untuk meningkatkan nilai pehamamannya, Kita tak perlu mengganti kata wanita namun yang perlu di rubah adalah maknanya… wanito= wani noto, dari kata obyek menjadi kata subyek, wanito= wani noto njobo njero. Dan seseorang yang sudah bisa menatar dirinya, lingkungannya, bangsa dan negaranya, dialah seorang per-EMPU-an yang sejatinya.
http://gambarpacul.blogspot.com/2008/02/asal-kata-perempuan.html
salam senyum,
dewi
Punya cerita
Mei 28th, 2012 pada 23:09
Bagaimana pendapat om/tante dewi tentang wanita yang baru pacaran 2 minggu sudah bisa dibawa ke hotel, tapi kalau didepan kami sok suci, padahal kami tau kalau dia adalah wanita matrealistis?
Dewi
Mei 29th, 2012 pada 15:15
@ Punya Cerita,
Terima kasih dan salam kenal mas/mbak Cerita, Pada dasarnya sifat materialistis pada wanita adalah salah satu sifat yang umumnya di benci oleh kaum laki-laki. sebaliknya, jika seorang pria itu betul2 mencintai seorang wanita, ia rela menghamburkan uangnya demi pujaan hatinya, seperti kata milyarder dari yunani kangmas Aristoteles Onnasis “ Tanpa wanita, apalah arti uang di dunia ini?”… tapi jangan patah semangat ya mas, masih banyak di luar sana wanita baik2 yang bisa tulus mencintai dan bisa nrimo apapun kekurangan kelebihan pasangannya.
“Sok suci bukan berarti tidak munafik, materialistis bukan berati tidak realistis”.
Dan menurut saya jika ada wanita yang memiliki sifat dan perangai yang tidak elok, sedap dan patut yang antara lain seperti sifat2 yang njenengan sebutkan di atas, seharusnya wanita itu bercermin pada hati nuraninya yang di landasi nilai2 kejujuran, keluhuran dan kemulyaan sehingga ia lebih bisa ‘menata’ dirinya sebelum ia ‘ditata’ oleh orang lain.
Salam rahayu,
Dewi
Punya cerita
Mei 29th, 2012 pada 16:59
@dewi
Apa lagi yang harus ditata? Kan sudah saya jelaskan, kalau didepan kami wanita tersebut sok suci,(memperlihatkan kebaikannya dll) dan kalau dibelakang kami, sifat matrealismenya sangat nyata, (karena teman2nya sendirilah yg menunjukan kepada kami wanita itu matre, murahan dll)
saya jadi berfikir, jika dalam 2 minggu saja wanita itu bisa ditiduri, berarti dalam 1 bulan sudah bisa dibuang/tendang,
jadi wanita seperti ini sebaiknya mencari pria/jodoh yg sama sama matrealistis dan sama sama murahan,
apakah om/mbak dewi setuju
dgn pendapat saya.
salam harga diri tak bisa dibeli
Dewi
Mei 29th, 2012 pada 22:14
@ Punya Cerita,
Menata diri adalah fondasi dalam mengarungi samudra kehidupan yang sarat dengan gelombang. Menata diri adalah proses dimana kita mencoba menilik setiap potensi yang terpendam dalam diri kita yang bisa menyatu dengan rasa kita.
‘ Apalah artinya harta, jika tak ada wanita di dunia?’… tapi hidup itu pilihan kok mas, kalau nggak suka cewek matre ya jangan macari cewek matre, simpel kan?, udah jangan sedih, makanya kalau cinta jangan cengeng… ini tak kirimin lagu tentang cewek matre… kolaborasi antara Nyimas Madonna dan Lady Gaga…
salam simpel,
dewi
kuncoro
Mei 30th, 2012 pada 22:05
tercipta di dunia ini sosok pria dan wanita. sungguh sudah lengkap dan sempurna.
oleh yang memberi hidup pria diberi kewenangan untuk mengatur dan mengelola dunia, dan berkuasa atas itu. sedangkan wanita diberi kelebihan dalam kekuatan doa. seorang wanita yang dalam kedukaan ataupun kebahagiaannya terus berdoa, apalagi sampai meneteskan air matanya maka doanya langsung sampai.
rahayu wilujeng
Joko Poetjoeng
Mei 29th, 2012 pada 22:26
Saya kira, hanya manusia yang tidak pernah mengenal ibunya atau sosok seorang ibu, yang akan memperlakukan perempuan tidak seperti memperlakukan dirinya sendiri.
siapa yang merendahkan perempuan dibawah laki laki, sama saja merendahkan ibunya dibawah kakinya sendiri.
Dewi
Mei 31st, 2012 pada 10:48
@ Joko Poetjoeng,
Maturnuwun atas pencerahannya, di dunia ini masih banyak kaum fundamental temperamental yang membudidayakan kekuatan paternalistik di atas segalanya, bahkan di jadikan landasan dalam berbangsa dan bernegara dengan balutan moral adat dan agama pada generasinya, apakah mereka tak pernah sadar bahwa manusia laki-laki yang suka merendahkan sesamanya terutama wanita, maka ia lebih hina dan rendah seperti makhluk yang tidak bisa berpikir dan berperasa(?).
Di butuhkan suatu pemahaman ideology energy feminisme yang bisa luar biasa bajik dan bijak untuk mengayomi, melindungi dan mengasihi segenap umat manusia dari sifat kekejaman dan kelaliman dunia.
Salam rahayu,
Dewi
Punya cerita
Mei 29th, 2012 pada 22:32
Seumur hidup saya, saya tidak pernah pacaran dgn cewek matre dan ga pernah dapat, semua cewek saya baik setia, dan yg paling penting tidak munafik dan sok suci, meskipun pcr saya itu alim2.. dan saya tidak mempermasalahkan jika saya memiliki/mendapatkan cewek matre, tapi cewek yg bisa di ajak ke hotel dalam 2 minggu itu, yg jadi persoalannya, ya seharusnya wanita trsbt jangan sok suci didepan saya, padahal 2 minggu pacaran udah bisa ditelanjangi. Peran saya buat perempuan, jadilah perempuan yg ga munafik, kalau matre katakan matreh kalau murahan katakan murahah,
Saya juga ada, cerita tentang wanita2 lainnya, xixixi (dan pastinya lebih seru)
Salam harga diri tak bisa dibeli
wisnu tiang djawi
Mei 30th, 2012 pada 00:58
@Punya cerita
Maaf mas @Punya cerita ya namanya hidup itu beraneka ragam/unik begitu jg watak manusia baik wanita atau pria, tinggal mas @Punya cerita yg memilah-milah klo orang jawa cari bibit bobot bebet nya,, gak usah diurusin tuch wanita matre! gtu aja koq repot….tp jgn lupa banyak jg lho cowok matre! jgn” anda malah salah satunya jg,,,hehehe(just kiding lho…) btw mantan anda lumayan banyak jg ya,,,xixixi
Sohib
Mei 30th, 2012 pada 07:55
Bapakipun njenengan tiang Solo nggih, mas?
wisnu tiang djawi
Mei 30th, 2012 pada 12:38
@Sohib
Leres mas, la njenengan tiyang pundi mas??
Sohib
Mei 31st, 2012 pada 09:16
semarang mas, salam sejahtera kagem njenengan soho bapak ibu
nuwun.
wisnu tiang djawi
Mei 31st, 2012 pada 10:58
@Sohib
Mas Sohib, njenengan semarangipun pundi? kulo gadah sederek, rayinipun bapak, mbok menawi celak kaleh daleme panjenengan,,,,hehehe.
Salam karaharjan kagem sak kaluargo. Nuwun.
Punya cerita
Mei 30th, 2012 pada 02:03
@wisnu,
hahaha, mantan saya sdikit kok.. Karna sya bkan playboy. Saya sudah vacum pacaran 6 tahun yg lalu,
masalah cowok matre, anda menganggap saya cowok matre?
Apakah saya matre jika saya punya sahabat cewek yg udah kenal selama 7 1/2 tahun dan kerja yg setiap dia gajian 1bulan sekali saya minta ditraktir makan?
Matre mana dgn kekasihmu? Xixixi, udah habis uang badan pun lembek huahahaha.
Punya cerita
Mei 30th, 2012 pada 02:58
@Wisnu tiang djawi,
saya punya cerita.
Begini ceritanya :
ada seorang cewek yg suka pake baju warna pink dan kalau pacaran sok romantis, (korban novel cinta-cintaan)
si cewek ini suka/sering membawa tisue basah, kalau lagi kencan tisue itu di gunakan buat mengepel/mengelap keringat dikening sang pacar, truz kalau udah selesai makan/kencan. Si cewek ngasih uang ke cowoknya. Trus dicerita saya ini apakah si cowok yg matre (tapi sicowok ga pernah minta uang ke cewek baju pink) atau ceweknya yg goblok/sok kaya/sok baik,
cerita ini masih ada lanjutannya (versi hot), itupun kalau wisnu tiang djawi mau dilanjutin ceritanya.
mau ga??
Salam harga diri tak bisa dibeli
wisnu tiang djawi
Mei 30th, 2012 pada 13:03
@Punya Cerita
Klo menurut saya itu tergantung cara pandang/pikir orang, karena benar menurut qta belum tentu benar menurut orang lain, dlm kasus ini mngkin si cewek ngasih dgn iklas kpd si cowok, sicowok pun merasa gak bs menolak pemberian si cewek,,, selama kedua belah pihak nggak merasa dirugikan/punya pikiran spt si anda ya sah” aja,,,masalah cowok itu jd matre klo perbuatan itu sudah didasari oleh pikiran yg berasal dr nafsu bukan dr hatinurani, jadi qta liatnya hrs dgn kacamata si nurani sendiri. hehehe, klo mo cerita lg ya monggo,, tp disini bukan t4 cerita yg hot” di sini tuk t4 utk menyejukkan hati yg HOT,,,xixixixi
Punya cerita
Mei 30th, 2012 pada 14:26
@wisnu tiang djawi
Oh begitu yah ? Jadi si cewek itu ngasihnya ikhlas, dan si cowok ga bisa nolak, kalau duit aja ga bisa nolak, apalagi diajak selingkuh (sicowok bloon) oleh cewek lain, kalau menurut saya, cewek itu sok kaya,(tiap kencan harus bayar sicowok) dan goblok,.Xixixi
tapi kan allah maha adil menciptakan sesuatu berpasang2an, cewek baik untuk cowok baik2, dan cewek goblok untuk cowok bloon. Jadi cerita sambungannya diterusing ga?, soalnya kisahnya berakhir di atas ranjang, (aseek.. Goyang mang)
dan saya masih punya banyak cerita yag jauh lebih seru.
Tetapi yg banyak tentang wanita murahan,
doa dulu ya :
ya allah aku berlindung kepadaMU dari godaan wanita murahan yg terkutuk, dan aku berlindung kepadaMU dari kedatangan mereka kepadaku
dan jauhkan mereka dari rizki yang ENGKAU anugerahkan kepadaku.
Amin.
Salam harga diri tak bisa dibeli.
wisnu tiang djawi
Mei 30th, 2012 pada 16:15
@Punya cerita
Iya mas @Punya cerita , banyaklah berdoa biar dpt istri yg soleha,,,oya jgn terlalu merisaukan cewek2 spt itu, ingat!!pikiranmu adalah magnetmu/hukum tarik-menarik lho!,,,,klo qm cm berpikir tentang cewex murahan niscaya yg datang ke kamu cm cewek murahan,,xixixi, yg namanya hidup pastinya banyak ceritanya, apalagi cerita spti itu,,,tp maaf aq lbh tertarik dgn cerita negri kayangan aja,,,,hehehe! ok. dunia ini kan panggung sandiwara, semua memerankan karakternya masing2,,,jd berperanlah sebaik-baiknya.
Punya cerita
Mei 30th, 2012 pada 16:43
@wisnu tiang djawi
Saya tidak percaya hukum tarik menarik magnet anda, saya lebih percaya hukum keseimbangan, xixixi
siapa yg menamam dia yg memanen, kan sekarang saya lg menanam kebaikan dan kebenaran, mungkin sebentar lg saya akan memanen ketenangan dan kejayaan.
Ingat..
Diatas doa mustajab, masih ada doa seucap jadi,
diatas wanita cantik masih ada bidadari.
(Dan yg jelas dan pasti bidadari itu sangat pecemburu, dan untuk pria yg baik2)
allah maha penerima taubat, tapi allah juga maha membalas dosa dgn siksanya,
allah maha pemberi tapi allah juga penahan rezeki, (hukum keseimbangan)
ingat2 dosa ya, bentar lg kiamat, xixixi
dan allah mengetahui yg ada dilangit dan yg ada dibumi,
salam harga diri tak bisa dibeli.
Dewi
Mei 31st, 2012 pada 09:53
@ Punya Cerita,
Semut di seberang tahu, gajah di pelupuk mata tidak mau tahu…
intropeksi diri ya mas…
@ Kuncoro,
Siapa yang mencipta perempuan, apa yang di cipta perempuan dan untuk apa di ciptakan perempuan?… he he he… kik kuk.
@ Wisnu TD,
Maturnuwun kangmas, nggih sak meniko leres, mata wadag tak sama dengan mata batin, dengan menilai dan memandang segala suatu dengan pikiran yang jernih dan hati yang bersih, maka akan terciptalah keselarasan, keindahan dan ketentraman dalam jagad kehidupan.
@ Sederek Sedoyo,
Berikut saya tuliskan prosa karya Bpk Linus Suryadi AG, dalam bukunya yang berjudul “Pengakuan Pariyem”…
Lihatlah dalam pergaulan wanita, mengapa bisa berlangsung persaingan
Apa waktu berkumpul suasana memang mendorong demikian
Kenapa kembang percakapan sejalan di dalamnya semerbak perguncingan
Rasa cemburu memancing kita pameran terutama dalam dandanan dan kekayaan
Apakah karena terbawa oleh naluri perempuan itu sumbernya keindahan?
Aneh, kadang kesederhaannya pun terkadang di abaikan
Demikian pun makhluk laki-laki:
Lihatlah, persaingannya pun lebih kejam
Bukan karena gemar pamer dandanan atau ngrasani kawan
Dan bukan karena doyan main perempuan
Tapi yanga namanya iri diam-diam merajalalela dalam sanubari
Apabila di simpan menjelma jadi dendam dan gejolak dendam butuh saluran
Dengan berjalin dalih dan alasan, di bunuhnya prestasi sesama kawan
O, rasa cemburu dalam pergaulan mengambil tampang edan-edanan
Apakah karena terbawa oleh naluri lelaki itu gemar banget kekuasaan?
O Jagad lelaki, O jagad perempuan
Dua-duanya sama-sama penuh kegelapan
Semua terbakar, semua terserak
Di pinggir panggung kehidupan
Salam Pariyem ayem tentrem,
Dewi
wisnu tiang djawi
Mei 31st, 2012 pada 10:48
@Dewi
Matur nuwun Jeng Dewi ketikan prosanya, bs menambah wawasan tentang prosa dan yg lebih penting bisa menjadi bahan intronspeksi diri kususnya kaum lelaki,,, oya ini saya kasih puisi,,hehehe
Rentang Pagi
Pagi merentang di ufuk timur,
Membawa sejuta cerita baru yg layaknya novel tak berujung
Mengawali sebuah usia baru
Membekali dgn iman dan kedewasaan
Saat pujaan hati terlelap dalam mimpi
Sebuah doa terlafalkan dgn penuh air mata
Menitik harap ttg masa dpn yg bahagia
Menggapai cita dan cinta
Dlm kenyataan
Salam sih katresnan
kuncoro
Mei 31st, 2012 pada 14:02
@ jeng de
wah itu dah dari sononya jeng, …jauh sebelum adam. prosesnya dari jaman itu. klo dibeberkan wong sak donya eker-ekeran kek…kek…kek.
yang baku tuh tetap satu, dijadiin dua.
Punya cerita
Mei 30th, 2012 pada 20:49
Sepertinya lagu ini buat renungan, hehe..
http://www.youtube.com/watch?gl=US&hl=id&client=mv-google&v=67ir83iiGzQ
Punya cerita
Mei 31st, 2012 pada 11:42
@dewi
semut disebrang keliatan karena saya pake teleskop, gajah dipelupuk mata ga mau tahu, karena itu bukan gajah saya dan tak ada hubungan dgn saya, ga mungkin saya mengurusi gajah liar.
hutang nyawa bayar nyawa hutang malu bayar malu
Salam harga diri tak bisa dibeli
Dewi
Mei 31st, 2012 pada 18:53
@ Punya Cerita,
Rahayu kangmas, semoga njenengan bisa berbahagia dan merasakan kedamaian dalam hati, apapun ujian yang di berikan olehNya untuk anda, baik secara langsung maupun tidak langsung, dan itu akan bisa menambah wawasan sekaligus pengalaman njenengan untuk menuju ke gerbang pendewasaan diri sebagaimana njenengan menyikapi suatu hal apapun di dunia ini.
Salam rahayu,
Dewi
Punya cerita
Mei 31st, 2012 pada 15:40
Perjanjian yg merugikan adalah perjanjian dengan setan (dari gol jin dan manusia) dengan menggunakan matrai 6ribuan
hihihi..
sesungguhnya setan adalah musuh kamu yg nyata.
Salam harga diri tak bisa dibeli.
ndableg
Mei 31st, 2012 pada 18:23
setannya sudah antri mau masuk sorga. nerokone tak perk ijen. kuncine tak gembol. sesuk dho baris antri surgo kabeh.
Dewi
Mei 31st, 2012 pada 18:56
@ Ndableg,
Maturnuwun mas, lha iyo to, wong setan ora salah opo2 kok di salahke, dasare manungso kuwi senengane golek kambing hitam… arep di sate piye?… he he he..
Salam devilicious,
Dewi
Punya cerita
Mei 31st, 2012 pada 19:12
@dewi,
setan ga pernah salah kok disalahkan dan dikambing hitamkan? Maksudnya apa ya?
Ya namanya juga sahabat setan dan masih saudaraan sm nafsu, harus saling membela donk, nanti kalau dimusuhi keduanya bisa miskin,
salam harga diri tak bisa dibeli.
Punya cerita
Mei 31st, 2012 pada 21:32
Saya punya banyak cerita,
tapi hampir semua ceritanya berakhir diatas ranjang,
oh tuhan, boleh kah aku menceritakan kisah ini di http://www.Ceritapanas.Com
xixixi…
agar bisa di ambil hikmahnya (sekaligus berimajenasi) oleh para pembacanya budiman,
sesak rasanya dada ini, menyimpan semua kisah ini sendiri. Ternyata setan suka bersembunyi di belakang nafsu.
Ada cerita tentang (akh ceritanya terlalu panas untuk diteruskan)
tapi saya akan menceritakannya jika memang sudah saatnya.
Salam harga diri tak bisa dibeli.
ndableg
Juni 1st, 2012 pada 01:18
enak po rapenak, seneng po raseneng nak karep2 dhewe2. nek wis dikarepke arep milih yo ojo nggersulo. jenenge ra pandak.
roso anggur
Oktober 14th, 2011 pada 08:53
apakah ini yang dimaksud mbah ‘roso? satu kata seribu makna
kata-kata yang tak teru’cap..hmm