FAQ : Guru Sejati versus Ragawi

TANYA JAWAB ANTARA KAREPING RAHSA (B) vs RAHSANING KAREP (A)
Pernahkan para pembaca yang budiman melakukan tanya jawab antara hati nurani dengan persepsi pikiran anda sendiri ? Pernahkan pula terjadi tanya jawab antara raga dengan jiwa anda sendiri ?

A : siapa anda ?
B : saya ini orang kere !
A : lhoh…bukankah penampilan fisik anda mencerminkan jika anda
seorang kaya raya ?!
B : ……..
A : apakah anda ini orang yang tak bisa mensyukuri anugrah tuhan ?
B : justru saya ini mensyukuri setiap anugrah, bukan dengan mulut, tapi dengan tindakan nyata.
A : ah..dasar nggak tau diri, anda kan selalu merasa maenjadi fakir miskin, biarpun sudah kaya harta !
B : betul, namun saya ini fakir keserakahan, fakir kebodohan,
dan miskin ke-kikir-an.
A : hmmmm…. ?!!!
A : lalu…bagaimana anda menjadi kaya raya seperti itu ?
B : pakek modal…!
A : jelas dong, anda pasti anak orang kaya raya yang punya modal
besar !
B : anda salah kaprah ! modal saya cuma “dengkul” dan kaya
hati..!
A : kenapa bisa ..?
B : silahkan buktikan sendiri… anda kaya hati, rejeki akan selalu
mengikuti !
B : anda semakin banyak memberi….semakin banyak pula rejeki anda !
A : lhooh, kok rumusnya tidak berlaku untuk saya !
B : apa maksudnya ?
A : saya ini sudah menjadi orang dermawan, suka menolong,
membantu orang banyak orang !
B : siapa saja yang anda tolong  ?
A : yaa…anak, istri, adik, kakak, dan teman akrab….
B : kapan dan seberapa banyak anda membantu ?
A : tanggal 1, 5, 9, 30, banyak keselruhan ada 330 juta !! Dan
masih banyak lagi saya catat semua !
B : luar biasa ! anda ingat semua ya !!
A : iya dong…!
B : bagus…daya ingat dan ketelitian anda, tapi buruk budipekerti
anda…!
A : lhoooh kok begitu ?
B : anak dan istri merupakan tanggungjawab anda.
B : Kakak, adik ,teman akrab, merupakan orang-orang terdekat
anda.
B : anda juga yg menikmati “syurganya” hidup di tengah keluarga
dan sahabat karib anda.
B : anda hanya melaksanakan KEWAJIBAN “membayar hutang”
tanggungjawab kepada mereka keluarga anda !
A : tapi kan semua yang saya lakukan itu sudah merupakan suatu
kebaikan !!
B : bener…tapi kebaikan menurut kacamata anda sendiri !
A : harusnya bagaimana saya bersikap ??
B : penuhi kewajiban anda pada keluarga, dan penuhi hak dan
kewajiban orang yang tak berdaya !
B : landasan sikapnya adalah ketulusan…
B : “transaksinya” bukan dengan orang yang anda tolong, tapi
dengan tuhan…
B : sakdremo nglampahi titahing Gusti !
A : apa maksudnya ??
B : tanpa pamrih dan tanpa pilih kasih.
A : saya juga sudah melakukannya, tanpa pamrih dan tanpa pilih
kasih.
A : saya persembahkan doa bagi semua orang-orang yang
seiman.
B : kalimat anda tanpa anda sadari saling bertentangan !!
A : loh…di mana pertentangannya ?
B : anda tidak melakukan tapa mendem, tidak mengingat2
kebaikan yg pernah anda lakukan pada org lain.
B : Dan anda hanya mau berbagi kepada orang-orang terdekat
anda.
B : bahkan anda memberi karena sudah menjadi kewajiban anda
sendiri. Bukan karena kelonggaran hati anda !
B : dan bukankah anda hanya mendoakan orang2 yang seiman
dengan diri anda saja.
A : apa salahnya ?
B : anda bertentangan dgn hukum alam, rumus tuhan…!
B : bukankah tuhan tidak pernah pilih kasih ?!! siapapun diberikan
anugrah tanpa kecuali.
B : ya manusia, ya lelembut, ya binatang dan tumbuhan, bahkan
benda tak hidup..!
B : bukankah alam memberikan kenikmatan dan anugrah bagi
seluruh makhluk sekalipun binatang najis dan menjijikkan ?!!
B : anda baru benar-benar menjadi orang yg mulia apabila berani
menopang  apa yang menjadi beban hidup orang lain.
B : ukirlah di atas batu kebaikan orang lain kpd diri anda.
B : sebaliknya, tulislah di atas tanah, kebaikan yg pernah anda
lakukan pd org lain agar cepat terlupa dari benak anda.

TANYA JAWAB ANTARA SI KAPIR DENGAN SI KOPAR
B : apa agamamu ?
A : agama universal, agama utk manembah tuhan sejati !
B : agama apa itu ?
A : agama kasih sayang !
B : Lhoo kok nyleneh banget… ??
A : hakekat hidup adlh saling MENERIMA & MEMBERI KASIH SAYANG kpd & dari seluruh mahluk.
A : Barulah “rumah” kita akan damai, tenteram, aman, nyaman utk dihuni. tak ada teror bom, tak ada perang atas nama tuhan..!!
B : apa “syariatnya” ?
A : lakukan segala kebaikan kpd seluruh mahluk, atas dasar rasa
welas asih, tanpa pilih kasih…
B : benarkah agama itu ??
A : kenapa ragu ?
B : apakah bisa dijamin agama dari tuhan ?
A : tuhan nggak butuh agama, manusialah yg butuh ?
B : hahahaaha……
A : kenapa ketawa ?
B : mungkin pemikiranku slama ini sudah gila …!
A : saat anda menyadari bahwa anda gila, saat itulah anda waras !
B : lantas seperti apa gambaran tuhan yang tidak sejati ?
A : seperti yg ada dalam persepsi dan imajinasimu ! yg sejati, tan kena kinira, tan kena kinaya ngapa. Tak bisa dibayangkan, enggak bisa diduga-kira maupun diperumpamakan. Tak perlu pusing mikirin, bukankah “wajah” tuhan merefleksi ke dalam perilaku dan perbuatanmu ! Tuhan yang kau sangka suka marah dan membinasakan musuh, dirimu pun akan jadi suka marah dan ngebunuh orang. Tuhan yang kau gambarkan teramat sangat welas asih, dirimupun akan selalu welas asih kepada seluruh makhluk.
B : kalau begitu, aku akan membuat tuhan sesuai versi dan seleraku, tuhan yang mahapandai !
A : tepat !! karena memang prestasi belajarmu sangat jeblok ! buatlah pula tuhan yg mahadermawan, yang memberikan 90% dari total seluruh hartaNya. Biar sifat pelitmu hilang !

Si kopar balik tanya pada si kapir :
A : emang tuhan punya agama ?
A : emang…tuhan memeluk agama apa sih ?
A : kalau tuhan punya agama, lantas tuhan menyembah siapa ??
A : katanya tuhan mahakuasa ?!
A : mahakuasa kok nyuruh-nyuruh manusia yg mahalemah buat
membelaNya ??
B: selama ini otakku selalu dicekok dogma dari kitab-kitab dan ajaran yg terkesan patrilineal, serta berasal dari daerah sistem sosial budayanya kurang sekali menghargai wanita, anehnya kitab dan ajaran keyakinannya mengesankan seolah tuhan itu laki-laki. Alam bawah sadarku pun diam-diam berkesan bahwa tuhan itu seolah laki-laki. Kesan yang sulit kuhapus. Menurutmu juga ya ?!
A : soal kesan tuhan seolah laki ato perempuan, tergantung sistem sosial yg berlaku di mana kamu hidup bermasyarakat, dan referensi apa saja yg kau baca. sebagai contoh, waktu usia 3 tahun saya diboongin tetangga, “…jangan nakal..tuh liat ada gusti allah..ntar dicekokin pake cacing..!! tetangga sambil menunjuk seseorang laki2 tua bangka yg saya kenal bernama MBAH WIR, punggungnya bungkuk krn osteoporosis, berjalan sambil membawa tongkat dan mengenakan sarung batik hitam putih, kaosnya putih merk jupiter. Sampai sekarang, jika terlintas sebutan utk tuhan, maka yg muncul ya gambaran MBAH WIR itu. Begitulah alam bawah sadar membayangkan tuhan, sebagaimana ajaran yg tertanam sejak masih kanak-kanak.

Tanya jawab, tak perlu buka-buka buku referensi, tak perlu dicari kemana-mana, karena jawabannya ada di dalam “kitab suci” hati nurani kita masing-masing. Juga ada di dalam kitab tidak suci yg ada di dalam benak persepsi pola pikiran kita sendiri. Namun saya lebih suka membaca jawaban yang keluar dari hati nurani paling dalam.

Iklan

About SABDå

gentleman, Indonesia Raya

Posted on Februari 2, 2010, in FAQ : Guru Sejati versus Unsur Ragawi and tagged , , . Bookmark the permalink. 37 Komentar.

  1. Salam ki,.
    Dialog yg top markatop bin surotops tak spt nurdin m tops,.coba dinegri kita ini sekarang ada seratus ribu org spt anda,pasti beda kondisinya,..!!

  2. Salam Rahayu
    Apa yg mas sabda ulas di atas merupakan dialog batin yg sering terjadi pada diri kita kehendak rasa yg lahir dalam diri yg selaras dengan rasa sejati kadang masìh di liputi nafsu (rasaning karep) maka seseorang didalam, melakukan kebaikan,dan didalam berkeyakinan selalu berharap pahala atau penghargaan dari orang lain,maka tak jarang seseorang menganggap agama,atau keyakinan menjadi tujuan..Kalau hal itu terjadi biasanya mereka akan membela agama atau tuhanya.Dan tanpa di sadari mereka inilah yg menyembah KEPENTINGANYA. Atas nama Tuhan .Monggo dilanjut poro sedulur …

  3. Bekti kulo ki ..

    Nyuwun palilahipun, kepareng badhe dherek ngangsu kawruh

    Matur nuwun

  4. Yth .mas sabda.
    bener mas, pas banget, di mana -mana banyak org bicara ttg agama dan TUHAN,tapi tanpa sadar telah menyelingkuhi / menduakan TUHAN itu sendiri,dan selalu mengklaim orang lain sesat & salah.
    yang ahirnya beranggapan bahwa HIDUP ini seperti matematika ; ”1+1= 2 lupa bahwa ada juga; 1+1 = minus 5.terimakasih mas sabda atas postingannya.
    Rahayu.

  5. sama saja dengan para ahli syareat.

  6. yth santri gendheng,.benar kata anda bahwa 1+1 tidak selamanya 2,..buktinya 1 ayah anda plus 1 ibu anda menghasilkan lbh dari 2 khan he he he,..dulunya juga adam plus hawa buktinya skrg jadi milyaran khan ? Tapi adakalanya segalanya jelas spt jika hari ini selasa besok rabu khan ? Itu kalo ga kiamat ntar malem dan nama hari rabu besok gak dirubah,mbuh ding,tanya kisabda aja kali..

  7. Mencoba memahami hal tsb diatas, saya teringat dalam ageman Kisunda pada Serat Layang Muslimin Muslimat terdapat dialog antara Raden Insan dan Raden Kamil yang begitu panjang membahas tentang haqikat hidup. Saya fahami bahwa dialog tsb mungkin bisa di artikan sebagai dialog aqal fikiran (rahsaning karep/rasa keinginan), dan hati nurani (kareping rahsa/kehendak rahsa).

    Namun yang menjadi pokok justru pada hati nurani tsb dimana kreping rahsa berada, yang disebut rahsa sejati sebagai guru (Guru Mursyid yang pasti), bahwa diwilayah ini terdapat unsur ketegangan berupa nafsu(amarah,luwamah/sufiyah,mulhimah,muthma’inah), dimana jiwa muthma’inah selalu mendapat perlawanan dari ketiga nafsu yang mempengaruhi dalam keburukan ( kelicikan, ambisi, fitnah, jahil, iri, dengki, aniaya dsb penyakit hati).

    Saya mencoba fahami masalah dialog tsb dengan pengetahuan ajaran islam, dimana bila saya kutak katik tentang Bab Fiqih(pemahaman) tidak banyak membahas/bahkan tak ada yang membahas tentang hal ini, walaupun banyak sekali dalil hadits yang mengarah pada pembinaan hati. Bab fiqih(pemhaman syariat) hanya meng-kwantitaskan amal perbuatan dengan konpensasi ganjaran pahala surga ataupun neraka, terkesan memperbanyak amal perbuatan yang menuntut konpensasi, yang pada akhirnya hanya menggugurkan kewajiban. Rasulullah saw menggambarkan bahwa ibadah yang demikian adalah ibadahnya pedagang.

    Hal tsb terjadi karena dialog aqal fikiran terjadi bukan dengan hati nurani, tetapi berdialog dengan dalil-dalil yang ditafsirkan berbeda-beda pada tiap aliran pemahaman, sehingga keputusan dalam meng-anut suatu faham aliran menjadi wajib untuk menentukan existensi faham agama. Dengan demikian hati nurani pun(karephing rahsa) ter intervensi oleh faham yang ditimbulkan oleh pilihan aqal fikiran, sehingga fitrah manusia sebagai dasar pondasi untuk menagkap ajaran kebenaran Tuhan dalam kemerdekaan ber iman terjajah oleh konsep faham aliran yang mengikat.

    Hal demikian itu terjadi karena tidak terdapat dalam faham syariat metode pegolahan rahsa(hati nurani), dimana energi negatif(syetan & iblis) mendominasi dan bersarang di hati, sehingga hati nurani (nafsu muthma’inah) tidak akan pernah muncul sedikitpun, nilai-nilai agama dan Ketuhanan di kendalikan oleh aqal fikiran dalam pemhamannya (rahsaning karep/rasa keinginan).
    Kalau dalam faham tsb keinginannya benar menurut faham nya, ya pasti merasa yang paling benar, walapun harus mencaci maki, menghujat, menghukumi, membunuh, membantai dengan mengatas namakan Tuhan.

    Untuk para sedulur ikhwan muslimin/at, perlu di fahami dengan jelas bahwa esensi dari ajaran Islam sesungguhnya adalah PENYUCIAN JIWA, dimana syariat meng-istilahkan nya dengan TOHAROH(bersuci), sehingga bab Toharoh ini menempati pokok penting yang diutamakan dalam islam, bukan pada lahiriah ragawi saja, tapi bathiniah. Kalimat syahadat adalah termasuk pada toharoh awal, selanjutnya hati ( Qod Aflaha Mantazaka : beruntunglah orang yang membersihkan Hatinya), selanjutnya mensucikan ragawi dari hadats besar dan kecil. Demikian pula pada sesi Ramadhan adalah penyucian jiwa menuju fitrah insaani, sebagai mana bayi baru dilahirkan dlam keadaan suci/fitrah/islam, demikian menurut keterangan dalil-dalil.

    Namun kita semua patut prihatin yang termat sangat bahwa, prtaktek penyucian jiwa menuju fitrah manusia telah terkontaminasi oleh berbagai faham aliran yang justru hasil akhir nya menjauhi dari esensi islam yang sesungguhnya, karena bila ada faham yang mengarah kepada penyucian bathin(hati yang halus), seperti tasauf yang memperdalam kejiwaan melalui ajran toreqat, haqekat, makrifat, maka dianggap aliran kebathinan yang katanya tidak ada contoh dari Rasulullah.

    Sehingga daya kesadaran bathiniyah yang akan menumbuhkan kekuatan hati nurani (kareping rahsa), terlibas oleh faham yang mengagungkan syariat(kulit islam), dalam kegiatan amaliah ragawi dengan bentuk ceremonial saja, maka hilanglah rahsa sejati, rasa kemanusiaan, dan kepedulian terhadap sesama dan alam kehidupan, semua itu karena hati nurani(bathiniyah) telah dipenuhi konsep-konsep rasaning karep(keinginan rahsa) sesuai dengan warna famah dan aliran, sehingga taufik hidayah (petunjuk dan pertolongan Tuhan), tidak pernah terdapat dalam hati.

    Rasulullah saw bersabda, kurang lebih demikian :
    “Ikutilah kata hati, karena suara hati yang paling banyak membawa kebenaran”

    Firman Allah :
    “Qod aflaha Mantazaka” ( beruntunglah orang yang membersihkan Hatinya)

    Tentu hati yang terbebas dan merdeka dari segala dogma-dogma faham aliran yang beragam, menuju hati nurani(cahaya hati) yang disinari oleh cahaya Illahi, untuk menemukan kareping rahsa/ Guru Sejati, sebagai UTUSAN TUHAN dalam Rahsa Suci Fitrah Insaan, yang menjadi ukuran diri dalam kehidupan.

    Wallahu ‘alam.

  8. apa yg panjenegan sampaikan didialog diatas leres sanget ki, bahkan didalam islam ada 99 nama asmaaul husna yg menurut saya adalah sebagai sebaik baik persepsi kita thd tuhan, sedangkan tuhan sejati itu spt yg panjenengan katakan “tan kena kinaya ngapa, tan kena kinira”

    memang kadang bahkan sering kali dialog2 itu terjadi didalam diri kita antara baik dgn yg buruk, antara yg mau menang sendiri dan yg suka mengalah dll, bahkan tulisan2 saya juga adalah hasil dari dialog2 didiri saya yg saya tulis diblog supaya pembaca bisa menyimak tanpa merasa digurui….semoga para sutresno blog ini bisa mendapatkan hikmah dari dialog2 yg panjenengan sampaikan

  9. Salam.
    Ki Sabdo Langit yang saya muliakan. Semoga berkenan memberikan no. hp via email saya setyohd@mail.com atau ke hp 085659846447. Rasanya banyak sekali yang ingin saya diskusikan secara langsung dan intensif. Matur nuwun.

    Setyo Hajar Dewantoro

  10. Guru sejatiku adalah Allah sendiri dan orang2 yang selalu berkehendak baik.

    Berbahagialah anda,karena melalui pengabdian,kelembutan,keramahan,kesopanan dan kerendahan hati,anda menyalurkan roh ilahi kedalam jiwa-jiwa kami.

    matur sembah nuwun Ki pencerahanipun.
    salam rahayu.

  11. Barusan tadi jam 9 s/d 10 malam terjadi hujan lebat disertai angin dan klitan petir serta gludug yang tak henti-henti nya hingga hujan berakhir, saat itu saya sedang menulis coment untuk “Naga Raksasa di Langit Bengkulu”. Saat itu perasaan sangat gundah ingin segera berakhir tulisan dan matikan komputer, khawatir terjadi apa-apa. Selanjutnya saya cabuti seluruh perangkat elektronik dari stop kontak seperti halnya TV, komputer, dan saluran telephone agar tak terjadi kerusakan bila terdapat petir nyasar.

    Selama satu jam hujan tsb, saya bolak balik mengontrol di dalam rumah bila terjadi bocor dll, demikian pula ke luar rumah untuk melihat situasi, saat itu diri saya merasa gentar atas keadaan tsb, saya memilih untuk berada diluar rumah, entah mengapa perasaan saya tak mau di dalam rumah sendirian karena keluarga sedang pada pergi ke rumah mertua. Saya duduk di teras vaviliun di kursi panjang, beberapa saat kemudian memutuskan untuk menekung memohon perlindungan kepada Penguasa Alam dan berlindung dari segala hal yang tidak diharapkan dengan hati penuh was-was dan perasaan yang tak menentu, namun saya usahakan untuk menenangkan hati dan fikiran sambil menyapa alam …..” bumi…banyu…bayu…geni…silakan kalau memang harus memenuhi tugas dan memproses alam ini, sesungguhnya aku berlindung kepada yang mengendalikan, agar kami-kami semua di kampung ini diselamatkan dari mara bahaya.

    Selanjutnya setelah merasa cukup saya menekung, barulah saya merasa sedikit lega, namun masih tetap merasa was-was, karena melihat situasi yang tak kunjung reda baik hujan angin maupun petir dan gludug, kemudian untuk menutupi rasa was-was tsb saya wiridkan ….ya Allah..ya latiif……..terus menerus, dengan harapan situasi mejadi tenang. Beberapa saat kemudian hujan sedikit reda namun yang membuat tetap was-was petir masih terus beraksi, hingga beberapa saat kemudian berhenti sama sekali dan hujan menjadi gerimis.

    Dengan keadaan tsb saya merasa lega dan saya anggap cuaca telah selesai menunaikan prosesnya, selanjutnya saya mulai berfikir tentang kejadian tsb, dengan fikiran yang macam-macam, …..banjirlah….kebakaran akibat petir lah dll, karena saat itu saya membayangkan andai petir itu menyambar hingga ke beberapa tabung gas elpiji yang ada didapur dan meledak, juga tiba-tiba air bah melanda rumah dsb……..ah………..dasar fikiran kok aneh-aneh saja.

    Selanjutnya saya merasa sesuatu yang mengatakan bahwa :…….
    .”coba andaikan saja otak kanan bawah sadar kamu benar benar aktif, maka apa yang kamu bayangkan akan menjadi kenyataan…………..” dan saat itu kaget sekali diri saya.

    Dan saya menyadari dengan sebenar-benar nya dengan rasa lemas, betapa Tuhan ini sangat -sangat Maha Adil, tidak semua manusia di beri kemampuan berfikir dengan otak kanan seperti cerita film “The Screet”, apa yang di sugestikan menjadi kenyataan dengan seketika, apapun keinginan manusia akan terwujud dan di resonsnansi oleh alam, bahwa fikiran manusia akan menarik seluruh molekul-molekul alam raya membuat keadaan menjadi berubah sesuai fikirannya. Tidak dapat dibayangkan dunia ini akan menjadi seperti apa bila tiap manusia diberi kemampuan seperti itu,..hanya orang-orang arif dan bijak yang di beri kemampuan seperti itu, sehingga dia mampu mengendalikan dirinya dengan baik.

    Namun pada sesi akhir dialog perasaan saya, terdapat sesuatu yang rasanya menyeruak tajam, dengan pertanyaan sbb :

    BUKANKAH JAGAT RAYA DAN SEISINYA ADA PADA DIRIMU ?………….
    Ya’……saya jawab dalam hati, dengan penuh keyakinan (agak full rasanya tapi kurang bulat)

    Kemudian muncul lagi kata-kata :……….:
    ..” TETAPI BUKAN DIRASAKAN DENGAN SOMBONG”

    Dialog dalam dada dirasa berhenti,….kalimat dialog tadi berpindah ke arah fikiran, sambil penuh kebingungan dan ketidak mengertian harus bagai mana me menej nya dan mensikapinya, karena masih terasa tidak karuan, seakan mengerti tapi tak bisa di pecahkan dalam flow chart aqal fikiran, bagai mana caranya memahami mensikapi dan mengatur dalam diri bahwa : “jagat raya yang demikian luas ada dalam diri manusia”……………….
    …………????……………

    Wallahu’alam

    • Mas Olads Ingkang dahat luhuring budi
      Doa apapun bahasanya, merupakan upaya mengalirkan energi rasa sejati, agar supaya sinergis dengan irama alam. Kita mau percaya atau tidak percaya, alam semesta memiliki hukum yg sangat bisa dipercaya, alam tak akan menyisakan secuil ketidakadilan pun. Segala sesuatu yg bekerja dan diolah oleh rumus2 kodrat alam, pasti akan berlangsung secara adil, seimbang, harmonis dan sinergis satu sama lainnya. Manakala petir menyambar-nyambar, saat itu yg terjadi adanya pertemuan antara ion positif (dari uap dan kelembaban udara) dan ion negatif (dari tanah). Itu gambaran yg terjadi dalam jagad agung. Apa yg terjadi dalam jagad alit ?? Terjadinya dialog antara GURU SEJATI dengan NAFSU jasad/ragawi atau antara KAREPING RAHSA dengan RAHSANING KAREP, saat keduanya terjadi pergesekan, maka jiwa, batin, pikiran dan hati menjadi kalut, gundah, gelisah. Itulah peristiwa TERJADINYA “PETIR” dalam diri, dalam jagad alit kita. Petir terjadi karena alam sedang memproses keseimbangan, agar menemukan keadaan yg harmonis. Setelah terjadi ledakan petir (kebimbangan dan keraguan) maka akan terjadi keadaan yg hening, angin berhenti, hujan mulai reda. Emosi dalam jagad alit pun akan menemukan kematangan, ketenangan dan keseimbangan setelah terjadi kebimbangan dalam hati akibat peristiwa “petir” dalam jagad alit. maka tak perlu kita menjadi gundah dan khawatir jika jiwa mengalami kebimbangan dan kegalauan, karena saat itulah diri pribadi sedang mencari titik keseimbangan. hasilnya, tinggal kuat mana ? Jika lebih kuat unsur ragawinya, pertempuran dimenangkan oleh nafsu dan imajinasi pikirannya. Jika rahsa sejati memenangkan pertempuran, jiwa akan menjadi kalem, tdk mudah emosi walau beda pandangan dan pendapat, dan pasti akan menemukan kesejatian hidup. Dari sinilah, proses kecerdasan spiritual akan terbangun dengan sendirinya. Menjadi manusia yg matang secara mental, lahir dan batinnya. Ora kagetan, ora gumunan. Sepele bukan ??! 😉

      Siapapun yg mampu menyelaraskan diri dengan alam, ia akan senyawa dengan unsur alam, dan akan kebal terhadap unsur alam, kebal pula jika dicelakai org, dan sekalipun terhadap petir. Kata org Jawa dulu jika ada petir berkata,”gandrik…putune Ki Ageng Selo“. Kalimat itu merupakan upaya penyelarasan antara jagad alit dengan jagad ageng. Namun dibilang musrik oleh org yg tidak memahami makna dan hakekat kehidupan ini.

      salam karaharjan

    • Bersyukur sekali saya mendapatkan penafsiran yang benar-benar mantep di hati dan fikiran, padahal beberapa hari yang lalu saya coment untuk hal ini dengan warna teori-dalil, betapa Tuhan telah perlihatkan proses perbedaan yang tajam 360 derjajat, antara dalil-dalil dalam fikiran dengan bukti yang terasa di alam kehidupan dan diri sendiri, memang terlihat mudah dan sepele,…………..tapi tak bisa di anggap enteng, dan tak bisa dispelekan.

    • Maka diam dan rasakan nikmatnya. Larut dalam khasanah keindahan-Nya.
      Biarkan Dia menjalankan Haqnya, baik atas diri ini, maupun alam raya ini. kita cukup menjadi saksi akan existensi dan ke-esaan-Nya.
      Saatnya akan ada, bila memang kita ada jatah untuk menuangkan dalam bentuk kemasan bahasa atau laku lampah maupun contoh perilaku dalam keseharian kita.
      Yang bertanya sebenarnya sudah mengetahuinya.
      Bersyukurlah dan istiqomahlah.
      Wilujeng

  12. Mas Sabdo Yth
    Pengalaman yang baru saya alami tadi malam sampai tadi pagi saya punya duit 50 ribu
    ketika mau tidur ingat uang 50 ribu tidak ada didompet sudah berkali kali dompet dibuka
    terjadi pergulatan batin akibatnya tengah malam baru bisa tidur pagi bangun terjadi pergulatan batin lagi kalau memeng masih rezeki tak kemana sampai dikantor itu duit ketemu ada didepan pintu karna lapar saya makan ketika makan seperti ada yang mengingatkan sekian persen harus disadakokkan terjadi pergulatan batin lagi ya apa ngak mau disadakokkan diputuskan iya sadakoh timbul pergolakan lagi dan seterusnya mas Sabdo apa ini yang dimaksud dengan dialok antara Kareping Rahsa dengan Rahsaning Karep atau dialoh antara hati dan pikiran apakah ini yang dimaksud dengan bimbingan guru sejati dimana saya tidak menyadari karena tidak peka atau kotor bimbingan yang saya terima tidak digubris karena tidak kemengetian
    Mas sabdo Yth saya mohon bimbingan dan pencerahan karena ada teman yang bilang saya sudah sering kali diajak dialok tapi tidak memperhatikan
    Terima kasih atas bimbingan dan pencerahannya

    • Mas Edy Yth
      Setiap org sering mengalami dialog antara alam bawah sadar dengan pikiran sadar, bahkan antara “guru sejati” dengan pikiran ragawi. Namun banyak org tidak menyadarinya. Agar kita bisa benar2 mengerti apakah terjadi dialog dengan guru sejati, atau dengan alam pikrian bawah sadar, hendaknya kita pahami dulu sesungguhnya apa guru sejati itu, dan apa pula alam bawah sadar. Saya sudah menulis ttg dua hal itu, dalam artikel Purba Jati dan Alam Pikiran Sadar dan Bawah Sadar . Buka pula posting saya terdahulu dalam : Membangun Kesadaran Rahsa Sejati.
      Perlu latihan mengolah rasa sejati, cara yg paling sederhana selalu cermati apa kata hati anda, lalu tunggulah waktu utk membuktikan apa yg dikatakan oleh nurani anda. Jika yg dirasakan sebelumnya terbukti di kemudian hari/waktu, itulah getaran nurani. Jika tak terbukti, belum tentu bukan getaran nurani, sebab, tak ada patokan waktu buktian yg jelas, kecuali getaran nurani anda sudah mampu melihat sesuatu yg belum terjadi, atau kapan sesuatu akan terjadi. “Weruh sadurunge winarah“. Hati nurani biasanya muncul saat kita mengalami keraguan, saat itu terjadi tarik menarik antara sugesti akal pikiran dengan bimbingan nurani.

      salam karaharjan

  13. ….”hati nurani biasanya muncul saat kita mengalami keraguan,saat itu terjadi tarik menarik antara sugesti akal pikiran dg bimbingan ruhani “…yth ki sabda terkait petikan kalimat diatas,maka ada beberapa hal yg sekiranya bisa aki jelaskan lebih lanjut al;
    1.apakah hati nurani muncul hanya pada saat kita mengalami keraguan saja ? Adakah saat2 dimana hati nurani sering muncul ?
    2.bagaimana dg seseorang yg selalu bersikap dan bertindak tanpa keraguan,apakah hati nurani org tsb tdk pernah muncul atau sebaliknya hati nuraninya tsb yg membuat ia bisa bersikap tanpa keraguan ?
    3.apakah berarti utk melatih hati nurani kita musti berada dlm kondisi keraguan ? Ato ada kondisi2 laen yg lbh bagus utk melatih supaya kita bisa selalu mengikuti hati nurani ? Maturnuwun ki,..tidak lupa salam keraharjan bagi semua sedulur

  14. pamuji rahayu…

    matur sembah nuwun kangmas Sabda dan para kadhang kinasih.., rehne semua sampun gamblang dan pertarungan antara keduanya sudah terlaksana.. dan dengan ending yang baik , dan ini semua berkat pencerahan2 yang ada diblog ini maupun pendapat teman teman disini…, semua ini sebagai jejering manungsa saya mencoba untuk melakukan dimana hidup yang terbaik sesuai tuntunan Guru Sejati.. nuruti kareping rahsa… sejati,
    matur nuwun
    salam sihkatresnan
    Rahayu….

  15. assalamualaikum,matur sembah nuwun Pak Dhe,postinganipun panjenengan mugi mugi andadosaken manfaat dumateng kawula lan rencang sedoyo,salam paseduluran…

  16. nyuwun sih samudro pangapunten sing kathah Pak Dhe Sabdo,sampun wira wiri mboten kulonuwun dateng blog ipun panjenengan,,,,njihh.salam paseduluran
    ==============
    Sumonggo, tidak apa-apa di sini bebas keluar masuk, di copas juga tak masalah bila dimanfaat utk belajar di rumah atau bersama rekan lainnya. kalaupun akan dimuat dlm media lainnya, pencantuman sumber (penulis) hal itu semata-mata krn rasa tggjawab saya atas apa yg saya tulis.
    salam karaharjan

  17. matur sembah nuwun pak Dhe Sabdo ingkang kulo hormati,pangertosanipun.lemah telez Gusti Alloh ingkang mbales….

  18. Roh itu penurut tapi daging adalah lemah, mungkin karena itu daging atau raga ini perlu dilatih dengan matiraga agar tidak dikuasai rahsaning karep

  19. Yth Ki Sabdo,

    Dulu ketika masih kecil, kalau pas ada hujan angin dan petir
    bapak saya mengambil garam trus kemudian diawurkan ke genteng sambil
    komat-kamit. Kira-kira apa ya Ki maksud dan tujuan yang dilakukan bapak saya tsb ?
    Mohon penjelasannya.

    Matur Nuwun

  20. assalamu’alikum,wr.wb,
    salam kenal, saya trisno dari medan
    setelah membaca berbagai tulisan di blog ini saya semangkin ingin belajar banyak.

    buat mas sabda (siapapun nama panjenengan) klau boleh berbagi ilmu ke saya yang belum tahu ttg hal2 yang di luar syariat,
    dan
    bila berkenanbuat mas sabda dan alinnya kiranya kita dapat berkomunikasi via email :triz_abd_4jj1@yahoo.com

    salam

    trisno

  21. salam hangat dari lumajang Ki………………..
    mf Ki…. bisakah Aki mengirimi semua tulisan Aki ke email saya ? misalnya berbentuk file .PDF biar bisa saya pelajari secara utuh. bacaan saya mulai dulu memang senang filsafat dan tasawwuf. saya mengenal KEJAWEN lewat pengganti Mbah DIPO juru kunci gunung semeru namanya Mbah Ran(Musiran). mohon balasannya di email saya……………….
    makasih…………………

  22. to @ mustain

    Padahal Kang Mustain bisa langsung aje copy paste ke “office word”, kalau mau jadiin file PDF, gampang kok……pake printah “prit”, tp otuput printer nya pake ‘po PDF v6″ atau “PDF955” bisa di download di googling, trus Kang Mustain bisa pilih artikel yang cocok dan disukai.
    he…he…maap Kang sekedar saran aje …kok .

  23. KTP SI KAPIR

    NAMA : SI KAPIR
    AGAMA : UNIVERSAL
    KITAB : HATI NURANI
    ASAL : LANGIT-LANGIT LIDAH
    TUHAN : UDHELE DW

    Kutipan dialog si kapir :
    ”selama ini otakku selalu dicekok dogma dari kitab-kitab dan ajaran yg terkesan patrilineal, serta berasal dari daerah sistem sosial budayanya kurang sekali menghargai wanita, anehnya kitab dan ajaran keyakinannya mengesankan seolah tuhan itu laki-laki.”
    ” PENISTAAN AGAMA OLEH SI KAPIR YANG TERSIRAT”

    ”KALAU MAU NGAJARKAN KEBENARAN DAN PENCERAHAN AGAMA/KEPERCAYAAN, JANGAN MENGABURKAN AGAMA/KEPERCAYAAN ORANG LAIN, WALAU HANYA TERSIRAT”

    ”KATAKAN KEJUJURAN WALAU PAHIT ADANYA”.
    Terserah mau jawab apa, jiwa muda revolosioner selalu tertawa lepas menjunjung kejujuran

  24. @sabdalangit. Saya belum habis membaca semua artikel anda. Tetapi dari semua postingan yang saya baca hakekatnya sama seperti apa yang guru saya ajarkan, saya bukan muslim, saya bukan org jawa. Saya orang bali dan beragama hindu. Cerita yang diberikan guru saya hampir persis dan sama dengan apa yang anda postingkan di web ini. Bukan berarti saya berbicara dalam konteks agama. Karena cerita guru saya, agama hanya ciptaan manusia, karena keterbatasan manusia dalam memanifestasikan kemahakuasaan tuhan. Memang ilmu ini terlihat gampang tetapi tidak gampangan, dan tidak segampang dengan jika hanya membaca tapi tidak memaknai apa yang dibicarakan , Jika berkenan saya mohon sudi kiranya saya diberikan alamat email penulis, agar mungkin kelak saya bisa sharing atau bertanya tentang ilmu sejati ini. Terakhir saya mohon untuk tidak mempublish komentar ini, karena bukan komentar, tetapi saya tertarik dan ingin tau banyakn tentang ilmu kejawen yang memang asli ada di nusantara ini, bahkan lebih dahulu dari hindu yang ada di pulau bali ini.

    Salam.

    • Surya Dharma@namnamnam

      Lama Saya Amati BLOG Sabda ini,Dan tdk Berani Komentar,Hari ini saya putuskan Komentar Coment Bli Dharma ini :
      Mungkin Blia Dharma karena orang bali Bahasanya sopan dan hati-hati, Kalau saya sendiri dari PangkaL linang agak lebih Konservatif,maaf

      Menurut Saya Belajar Ketuhanan Tidak Ada istilah Kelak Bli,
      -At Any Risk- Bahasa Jawi Kunonya,
      Jika Berniat Detik inipun seharusnya dijalankan,
      Kalau Urusan Jangan diposting didalam Dunia Maya/Internet adalah udah terlambat/Urusan Kemustahilan,
      Jika kita memutuskan masuk dunia cyber..setiap orang dari sabang
      sampai merauke hingga timur menengah pun sudah pada tau bli,

      masalahnya Jaringan kadang sulit untuk Log in….ada ga ada ga ada ga ada ga.. ..naik turun membingungkan pengguna…..itu yang kadang buat kita agak lumayan kesel,menunggu pun bukan juga hal yang aneh..cuman jangan terlalu lama menunggu keburu Apollo naik ke BULAN bli…sepi di Bumi,Ga enak juga belajar sendirian kelak…seperti orang Re-midi,itu saran saya bli,

      Apa yang di postingkan kang sabda ini bukan jenis kanuragan Bli,
      Kalau kanuragan di tempat asal bli Bisa minta sama Bhatari Durga
      Atau Dalem Nusa,dinusa penida Tempatnya,Kalau dia Lagi Berhalangan Cari di Daerah Bukit Pecatu situ…disana Tongkronganya Bli… Kalau Pas ketemu Bilang Aja dari saya : Nam gtu…..

      Ini Urusan Ke-SEJATIAN-an…tapi kalau ga brani @Any Risk Ya Permisi Aja Holiday gtu….

      Kata Kuncinya Gampang Sekali Koq
      NamNamNam x LanLanLan = NamLanNamLAnNamLan

      Kalau Burung Terbang,Ayam Berkotek,Kucing Mengeong,Anjing Menggonggong itu Sudap SOP bli …Caracter….Yang Agak Mengejutkan Itu Kalau Kambing Bersiul Dan Ajing Menanam Badan di tanah………..

      ……Orang Berbuat Baik Untuk Kebaikan seperti Kang sabda ini Langka …. …..Orang Berbuat Baik Untuk Kebaikan diri sendiri Sudah Maklum Bli…..biasa….. ..Umum…Standard…

      Itu Mengapa Arjuna Pakai Senjata Panah Bukan Cakra…Sedangkan Cakra Adalah Semisal Senjata Paling Ampuh…..

      Tau Kan Bli..Orang Memanah Harus Melihat Sasaran Bidikanya dengan Seksama…kemudian Baru Tasssss………tiada suara….karena memanjang
      Lurus dan kecil…….Cappppp………

      Kira-kira Begitu bli,SUKSMA

  25. Satrio Nyoto sadarlah anda bahwa agama islam yang anda anggap benar sebenarnya teramat sangat menginjak injak harga diri bangsa dan sesat.Anda dimanfaatkam arab2,mengapa saya tahu karena bapak saya arab tapi ibu Sunda.Dan nenek Sunda.perkenalkan nama saya umar alhadad.tinggal di citereb.lahir sebagai habib keturunan sitifatimah binti muhamad dan ali bin abitholib.sejak belajar sampai jadi uztad saya tidak pernah tentram semakin belajar kitab semakin banyak punya musuh disekitar.benci pada cina disekitar,benci pada orang batak,menado,kejawen,sunda jaipong dst dst.bahkan benci sama semua orang berhidung pesek.ditambah lagi pendapat para ulama arab yang mengatakan bahwa orang pesek tidak bisa masuk surga juga tidak keneraka karena mereka golongan khewan golongan binatang walaupun mereka bisa baca doa dan salat karena mulut mereka tak lebih dari mulut beo mulut kakak tua.sebagian ulama arab lagi mengatakan bahwa orang pesek dan orang hitam tidak masuk surga karena hanya akan bikin kotor surga merusak pemandangan disurga.bahkan tatkala anak2perawan ane dilamar orang jawa ane tidak kasi.takut keturunan rusak dan jadi apkiran,takut engkong ane mengutuk merusak keturunan nabi.kata ulama arab nabi tak menikahkan keturunan perempuannya kawin dengan AJAMI dengan yang buruk rupa.hampir saja ane jadi pembunuh hidup ane sempit.sampai hampir bunuh diri.ketika nenek ane yang orang sunda asli yang sangat sayang sama ane memberi wejangan,nasihat dan ajaran sunda wiwitan.hati ane bisa tenang kini ane bahagia ikut aliran sunda wiwitan dan ajaran budi.ajaran sejati yang saling menghormati.hidup ane tentram bersama menantu2 yang ajami.ane bisa tersenyum dengan siucok tetangga sebrang,bisa berteman dengan semua orang.taklagi ada benci dan syak wasangka.bahagia seperti nenek ane yang saling menyayangi mempunyai budipekerti luhur dari leluhur jauh dari kebisingan surou dan masjid yang selalu kotbah bermusuhan dengan toa nya.semoga saudaraku yang lain bisa mengikuti.insyaflah kembalilah keajaran nenekmoyang.pasti selamat

  26. Satrio nyoto sadarlah ajaran islam yang anda anut sesat dan mengajarkan kebencian.perkenalkan nama saya umar alhadad.tinggal di citereb.lahir sebagai habib keturunan sitifatimah binti muhamad dan ali bin abitholib.sejak belajar sampai jadi uztad saya tidak pernah tentram semakin belajar kitab semakin banyak punya musuh disekitar.benci pada cina disekitar,benci pada orang batak,menado,kejawen,sunda jaipong dst dst.bahkan benci sama semua orang berhidung pesek.ditambah lagi pendapat para ulama arab yang mengatakan bahwa orang pesek tidak bisa masuk surga juga tidak keneraka karena mereka golongan khewan golongan binatang walaupun mereka bisa baca doa dan salat karena mulut mereka tak lebih dari mulut beo mulut kakak tua.sebagian ulama arab lagi mengatakan bahwa orang pesek dan orang hitam tidak masuk surga karena hanya akan bikin kotor surga merusak pemandangan disurga.bahkan tatkala anak2perawan ane dilamar orang jawa ane tidak kasi.takut keturunan rusak dan jadi apkiran,takut engkong ane mengutuk merusak keturunan nabi.kata ulama arab nabi tak menikahkan keturunan perempuannya kawin dengan AJAMI dengan yang buruk rupa.hampir saja ane jadi pembunuh hidup ane sempit.sampai hampir bunuh diri.ketika nenek ane yang orang sunda asli yang sangat sayang sama ane memberi wejangan,nasihat dan ajaran sunda wiwitan.hati ane bisa tenang kini ane bahagia ikut aliran sunda wiwitan dan ajaran budi.ajaran sejati yang saling menghormati.hidup ane tentram bersama menantu2 yang ajami.ane bisa tersenyum dengan siucok tetangga sebrang,bisa berteman dengan semua orang.taklagi ada benci dan syak wasangka.bahagia seperti nenek ane yang saling menyayangi mempunyai budipekerti luhur dari leluhur jauh dari kebisingan surou dan masjid yang selalu kotbah bermusuhan dengan toa nya.semoga saudaraku yang lain bisa mengikuti.insyaflah kembalilah keajaran nenekmoyang.pasti selamat

  27. HYANG Per-EMPU-an SABDALANGIT@Brother-Sis@All

    A : tanggal 1, 5, 9, 30, banyak keselruhan ada 330 juta !! Dan
    masih banyak lagi saya catat semua !
    B : luar biasa ! anda ingat semua ya !!
    A : iya dong…!
    __________________________________________________________
    Permisi Kang Numpang Lewat :

    WAH……Posthing Ini Saya SUKA Bnget…..Tpi Gtu Deh……Beda Batu dengan Mineral kang….Klo Batu Jdi Patung…Kalau Mineral….ya asal dari semua bentuk klie ya…ga tau saya……..he he he…MAAf guyon di pagi yang indah ini……..

    Tpi angka-angka ini apa maksudnya kang…1 5, 9, 30, banyak keselruhan ada 3+3=0 juta,…he he he……..
    …..Ga paham saya kang….mohon dijelasken….siapa tau bermanfaat buaT Obat saudara sebangsa untuk eling…toh semua sodara kita juga..(alam’nya-lah Pnentu) …Trims……..
    (maaf Sekedar IDE)

    “SUPIR BALAD” (SUka-mamPIR)

    Diantara Para Sopir-Sopir,
    Menjadi Sopir Bus Adalah Paling CAPE,
    Disamping Bus Berbadan besar
    Penumpangnya pun Buaaanyak,
    Aneka Macem jenis Kepribadian Bersatu disitu

    Kalau Sopir Lengah/Kurang Concern
    karena Kecapaian atau Bising nyanyian penumpang
    Disaat Melalui Jalan Sedikit Menikung atau miring
    Salah-salah BUS Bakal Oleng

    Jika Bus Adalah Bus Umum Atau TRANS Jakrta
    Mungkin Jauh Lebih Mudah Sebab ALUR sudah Tertata

    Yang Jadi Pertimbangan Bus Yang Satu INI Sedang Mengejar Waktu
    Untuk Cepat Sampai di ladang Bhakti Sosial,NYANGKUL
    Sedangkan Penumpang Bus tersebut adalah Narapidana
    Dalam Fase Pembebasan Bersyarat Pula……
    Kemungkinan Para ini ingin cepat Keluar dari bus
    Untuk mnghirup udara bebas

    Sedikit Saja Bus Oleng Akan Banyak Keresahan
    Apalagi Sampai Harus Menikung Tajam…
    Pasti nya harus memperhitungkan Sudut plus Keseimbangan
    Dan Kalkulasi dengan Kecerdasan yang Matang
    Pun Dengan Dedikasi Sebegitu
    Tidak Akan Luput dari Bermacam Opini

    Lah….SOPIR BUS seperti Ini
    Tentu Harus Punya Self Emoticon Control mumpuni
    Dan Konsentrasi Menyetir yang Matang
    HYANG SOPIR Selayaknya Mampu Juga Meredam Rasa
    (Walaupun Kadang Terasa Getir)
    Yang Sejatinya Demi Kepentingan Semua Penumpang
    Untuk Selamat sampai Di Tempat Tujuan

    Itupun Jika Para Penumpang MAU sedikit Memahami Posisi Sopir
    …Walaupun Sang Sopir Di Gaji Pemerintah/KepalaSipir
    sejatinya Tidaklah Sebanding Dengan Pengabdianya
    Untuk Keselamatan Para Napi Yang Di Sopirinya
    Alangkah MULIA HYANG SOPIR

    Jika Nanti Ada Seorang Yang Harus Menjadi SOPIR Bus Seperti ini
    Selayaknya IA orang Yang :
    SELAYAKNYA/PALING PATUT DIHORMATI

    SUKSES YA pak SOPir,
    Dedikasi Adalah AWAL dari HIDUP DALAM KEMULIAAN di BUMI
    Biarlah Debu-debu Berhamburan Selayaknya Dedak Dari Bulirnya

    ”STAY on FOCUS”
    SOPIR Adalah MAIN POWER
    Jalan Ada Di depan..Bukan Disamping Atau Belakang..
    Pandang Aspal Di Depan Dari dua Sisi Batu Kunci Tepian Aspal,
    Dengan Kesadaran Tetap tertata Pada Garis Tengah pembagi Jalan
    Berlakulah Selayaknya Khresna Mengendali Kereta Kencana
    Nis’cahya Mercu Bhuana Itu Dalam Genggaman,
    Semoga Dimudahkan

    Nur’SWA’Natha’Raya-JAYA

    “SEMOGA DAMAI SELALU”
    AtmanHsah-AtmanHsih-AtmanHsuh

    BY : “Seruling Sunyia”

  28. SABDALANGIT@WIKU RHSA
    Maaf Kakang Sabdalangit Selamat Sore,
    Numpang Koment :

    WIKU RHSA
    Percakapan Anak RAJA PENG’HEMIS Dan MALA’IKAT

    Disebuah Kamar Kontrakan Kecil Kumuh,Seorang Anak Perempuan Kumal dan Kurus kering Meringkuk disudut kamar,Airmata menetes pelahan namun tiada henti….dia selalu merintih menyebut nama Tuhan…tuhan..tuhan…dan tuhan…. entah berminggu bulanatau menaun….IA selalu Meringkuk disana sehabis pulang mengemis…dengan kelakuan yang sama persis…menyebut Tuhan dan bersujud…pasrah……

    Hingga suatu masa…ada sesosok MALA-IKAT kebetulan melewatinya dari perjalananya menuju kediamanya…….
    Lalu SANG MALA-IKAT iseng Bertanya : kenapa Anaku…..tanyanya…..Dia Hanya Menoleh Sebentarlalu melanjutkan lagi tangisannya berulang-ulang menyebut TUHAN……Sang Malaikat Hanya diam Memperhatikan Dan maklum kondisi si Anak kecil itu…

    IA diam Hingga waktu yang sangat lama memperhatikan sang anak…Lalu Mendadak Rasa Kasihan timbul dihati melihat derita sang anak
    ……Dia berfikir bagaimana cara menolong sang anak……lalu dengan Dengan kebijaksanaan nya dia memasuki alam pikiran sang anak,membuka-buka pengetahuan yang ada di dalam kehidupan sang anak tersebut…
    Hingga dia memahami masalahnya…..Dengan Kebijaksanaan yang dibekali tuhan sebagai malaikat kepadanya…berubahlah dia sebagai Orang tua si Anak…….

    Lalu muncul dengan tingkah aneh, lucu,kumal,dan dekil seperti wujud ayahnya sebelum meninggal……..lalu sang anak tersentak dan mulai berusaha mengangkat muka pelahan-lahan dari rasa cape yang mendera selama masa kehidupan Bertahun-tahun yang dijalaninya……

    lalu dia berujar…Ayah……kenapa kamu baru muncul ayah….aku sudah bertahun-tahun menanti kedatangan mu untuk menjawab semua penderitaan yang aku alami dalam hidupku ayah………..Ooohhhh Ayaaaaaahhh..hik…hikkk…..
    Sambil tersedu haruuu merasuki hatinyaaa……………

    DIALOGUE :
    Sang Ayah MALA-IKAT( MI)
    lalu Bertanya Dengan Suara Lembut : Apa Yang Hendak Engkau Tanyakan anakku Anak Raja Penghemis ( @RP) Aku Sudah Menyebut Nama Tuhan seperti yang engkau Isyaratkan dahulu itu ayah…..tapi dalam hidupku aku Merasa Menderita dan tidak pernah mengalami ketenangan……

    (Red : Sang Sang Malaikat Sempat Kaget Juga Karena Dia tidak sampai membuka-buka file tentang apa yang di ucapkan sang ayah,hanya sekedar sosok dan tampilan saja…lalu hitungan detik dengan cepatnya sang MALA-IKAT memasuki lagi rongga perpustakaan sang anak)

    ….lalu sedtetik kemudian dia sudah tampil lagi di depan sang anak…lalu IA berkata :

    MI : …anakku….TUHAN SEJATI yang aku maksud adalah “TUHAN HYANG WELAS ASIH”
    @RP : Bagaimana Itu Ayah

    MI : Waktu Ayah Mengajarkan mu Tuhan itu kamu masihlah Kecil,dan belum sempat Ayah ajarkan Hal yang lebih mendalam……
    @RP : Apakah Setelah Aku Tau Tentang Tuhan Sejati Hidupku Akan Menjadi Lebih Baik Dan tidak lagi Menderita Ayah

    MI : Ya…….katanya (sedikit Ragu)…..dilanjutkan… : setidaknya kamu akan Merasakan Kedamaian Di Hatimu…dengan kedamaian itulah kamu akan berjalan menapaki hidup dengan lebih jernih dan mengusahakan hal yang lebih baik kelak kemudian hari….setidaknya itu anakku @RP : Benarkah Ayah

    MI : BENAR anaku……TUHAN itu maha adil….asal engkau mengerti apa yang sudah disertakan di dalam dirimu ketika tumbuh kedunia ini
    @RP : Ajarkan Aku Ayah…Aku Bosan Menderita dan Tidak Pernah Merasa Ketenangn Hati

    MI : (Malaikat Melirik Jam Tanganya karena Teringat Jam pertemuan Dengan Ketua RT DUSUN SUKA KHRETA) Lalu Berkata : Begini Anakku…Tuhan Menyertakan tiga unsur dalam dirimu,
    unsur-unsur tersebut adalah :

    A : adanya di perut (Al’asan/sebab)( …. )
    H : adanya di Dada Unsur ( Hati)
    S : atau (Z) adanya di Kepala unsur (Syukur)
    *********************
    A : adalah untuk memaksamu bekerja,memaksamu mengusahakan kehidupanmu dengan bekerja,
    H : adalah memperhalus perbuatanmu karena disitu terkandung Rasa,di daerah itupun adalah tempat ….sumber hidupmu yaitu Jantung yang memompa darah untuk di alirkan Keseluruh Sel-sel Tubuhmu ….termasuk juga kedalam Otak,Dan Jantung ini jugalah Tempat Rasa Berbagimu kelak Kepada Sesama
    S (Z) : Di kepala Adalah Psyikir…eh maaf…Syaraf/sub/pusat kendali..
    …..(malaikat keselip Lidah karena otaknya ….bercabang ke pertemuan ketua RT) ……berada di dalam Otakmu berguna untuk meningkatkan ….kecerdasanmu juga ……sebagai pusat Kendali/Psyclocic/(budhi)Pikiran penjawab Akal/ dll-pikirin sendiri ……yakni MAIN CONTORUL/pusat Kendali yang memerintahkan Semua Syaraf dan ……otot-otot di seluruh ….tubuhmu,sehingga engkau mampu ….mengendalikan dan ……memperhalus Gerak tubuhmu agar supaya ….semua gerak tertata secara …..rapi…santun…elegant..wibawa

    T : tawar’akal….eh salahLagi…..TAKLUK……Drrrreetetetetet.. malaikat terkejut …..Sang mengambil comunicator di kantong celana yang tdi bergetar… membaca pesan….Melirik Jam Tangan Hendak Buru-buru menemui Ketua RT…lalu sekenanya ….dia menerangkan kepada sang Anak Bukan Anaknya itu

    MI : ketika kamu mampu menguasai ketiga unsur-unsur tersebut dengan sempurna …….maka yang ada di …dirimu adalah TAKLUK (Menyembah)…Meyakini Tuhan …….Dengan Kesadaran Yang tidak lagi kamu …pertanyakan tentang apa …….PEKERJAANYA…Siapa DIA…LAKI atau PEREMPUAN…dan lain pertanyaan ……yang tidak semestinya Engkau Pertanyakan Kepada pen-CIPTA-mu ITU….Dan …….Di Hidupmu akan Diliputi …Kebaikan yang tiada Henti seperti Layaknya Hadiah …….Dari Langit (Katanya sambil Berbohong Dkit Supaya Menarik/Promo)
    …….Menurut Teman Ayah yang Tinggal disebelah Dusun Ayah…nama tempat itu ….adalah Dusun Kesohoraga-suka-Raga’nya (panjang Banget nich nama dusun ini pikirnya sambil senyum-senyum)…begitulah …sementara waktu anakku…..supaya kamu bisa merenungi dan meresapinya dengan seksama……

    Pikirkan lah itu dahulu Anakku…nanti AYAH akan berkunjung lagi ketika engkau sudah memahaminya dengan Seksama…….

    ………PLASSSSS……tuing..tuinggg…….tu….ing……Hilanglah sang malaikat dari hadapan sang anak……..

    (sejatinya Sang Malaikat Lagi sakit Perut karena Kebanyakan Makan Sambal di pertemuan RT kemarin malam…dan sekaligus memenuhi panggilan KETUA RT SUKA-KHRETA, Red )

    Lalu Sang Anak Karena Kesungguhan Hatinnya Mulai berusaha Menghayati merenungi dan mencerna Kata-kata Sang Ayah Yang Bukan Ayahnya ITU…..

    ….Plassss….Sedetik tiba-tiba sang MALA-IKAT Muncul Lagi Sambil Bekata :
    “TUHAN MEMBERI BUKTI BUKAN JANJI”……Sedetik kemudian…..Plasss…ilang lagi……

    (….Menurut penelusuran reporter redaksi kami…..Ternyata kemunculan malaikat terakhir tdi itu…karena….MALA-IKAT lupa Meyakinkan Sang Anak Yang Bukan Anaknya Itu supaya Merasa Tertarik Dengan TUHAN…Entah Malaikat itu lagi Promo ataukah cuman Iseng untuk menarik hati sang anak…Hanya dia saja yang tau kebenaranya…..)

    WIKU RHSA
    TO BE CONTINUED,

  29. NamNamNam
    Desember 26th, 2011 pukul 17:55

    Maaf Kakang Sabdalangit Selamat Sore,
    Numpang Koment :

    WIKU RHSA
    Percakapan Anak RAJA PENG’HEMIS Dan MALA’IKAT

    Disebuah Kamar Kontrakan Kecil Kumuh,Seorang Anak Perempuan Kumal dan Kurus kering Meringkuk disudut kamar,Airmata menetes pelahan namun tiada henti….dia selalu merintih menyebut nama Tuhan…tuhan..tuhan…dan tuhan…. entah berminggu bulanatau menaun….IA selalu Meringkuk disana sehabis pulang mengemis…dengan kelakuan yang sama persis…menyebut Tuhan dan bersujud…pasrah……

    Hingga suatu masa…ada sesosok MALA-IKAT kebetulan melewatinya dari perjalananya menuju kediamanya…….
    Lalu SANG MALA-IKAT iseng Bertanya : kenapa Anaku…..tanyanya…..Dia Hanya Menoleh Sebentarlalu melanjutkan lagi tangisannya berulang-ulang menyebut TUHAN……Sang Malaikat Hanya diam Memperhatikan Dan maklum kondisi si Anak kecil itu…

    IA diam Hingga waktu yang sangat lama memperhatikan sang anak…Lalu Mendadak Rasa Kasihan timbul dihati melihat derita sang anak
    ……Dia berfikir bagaimana cara menolong sang anak……lalu dengan Dengan kebijaksanaan nya dia memasuki alam pikiran sang anak,membuka-buka pengetahuan yang ada di dalam kehidupan sang anak tersebut…

    Hingga dia memahami masalah anak itu…..Dengan Kebijaksanaan yang dibekali tuhan sebagai malaikat kepadanya…berubahlah dia sebagai Orang tua si Anak…….

    Lalu muncul dengan tingkah aneh, lucu,kumal,dan dekil seperti wujud ayahnya sebelum meninggal……..lalu sang anak tersentak dan mulai berusaha mengangkat muka pelahan-lahan dari rasa cape yang mendera selama masa kehidupan Bertahun-tahun yang dijalaninya……

    lalu dia berujar…Ayah……kenapa kamu baru muncul ayah….aku sudah bertahun-tahun menanti kedatangan mu untuk menjawab semua penderitaan yang aku alami dalam hidupku ayah………..Ooohhhh Ayaaaaaahhh..hik…hikkk…..
    Sambil tersedu haruuu merasuki hatinyaaa……………

    DIALOGUE :

    Sang Ayah MALA-IKAT( MI)
    lalu Bertanya Dengan Suara Lembut : Apa Yang Hendak Engkau Tanyakan anakku

    Anak Raja Penghemis ( @RP) Aku Sudah Menyebut Nama Tuhan seperti yang engkau Isyaratkan dahulu itu ayah…..tapi dalam hidupku aku Merasa Menderita dan tidak pernah mengalami ketenangan……

    (Red : Sang Sang Malaikat Sempat Kaget Juga Karena Dia tidak sampai membuka-buka file tentang apa yang di ucapkan sang ayah,hanya sekedar sosok dan tampilan saja…lalu hitungan detik dengan cepatnya sang MALA-IKAT memasuki lagi rongga perpustakaan sang anak)

    ….lalu sedtetik kemudian dia sudah tampil lagi di depan sang anak…lalu IA berkata :

    MI : …anakku….TUHAN SEJATI yang aku maksud adalah “TUHAN HYANG WELAS ASIH”
    @RP : Bagaimana Itu Ayah

    MI : Waktu Ayah Mengajarkan mu Tuhan itu kamu masihlah Kecil,dan belum sempat Ayah ajarkan Hal yang lebih mendalam……
    @RP : Apakah Setelah Aku Tau Tentang Tuhan Sejati Hidupku Akan Menjadi Lebih Baik Dan tidak lagi Menderita Ayah

    MI : Ya…….katanya (sedikit Ragu)…..dilanjutkan… : setidaknya kamu akan Merasakan Kedamaian Di Hatimu…dengan kedamaian itulah kamu akan berjalan menapaki hidup dengan lebih jernih dan mengusahakan hal yang lebih baik kelak kemudian hari….setidaknya itu anakku @RP : Benarkah Ayah

    MI : BENAR anaku……TUHAN itu maha adil….asal engkau mengerti apa yang sudah disertakan di dalam dirimu ketika tumbuh kedunia ini
    @RP : Ajarkan Aku Ayah…Aku Bosan Menderita dan Tidak Pernah Merasa Ketenangn Hati

    MI : (Malaikat Melirik Jam Tanganya karena Teringat Jam pertemuan Dengan Ketua RT DUSUN SUKA KHRETA) Lalu Berkata : Begini Anakku…Tuhan Menyertakan tiga unsur dalam dirimu,
    unsur-unsur tersebut adalah :

    A : adanya di perut (Al’asan/sebab)( …. )
    H : adanya di Dada Unsur ( Hati)
    S : atau (Z) adanya di Kepala unsur (Syukur)
    *********************

    A : adalah untuk memaksamu bekerja,memaksamu mengusahakan kehidupanmu …..dengan bekerja,

    H : adalah memperhalus perbuatanmu karena disitu terkandung Rasa,di daerah ……itupun adalah tempat ….sumber hidupmu yaitu Jantung yang memompa darah ……untuk di alirkan Keseluruh Sel-sel Tubuhmu ….termasuk juga kedalamOtak,
    ……Dan Jantung ini jugalah Tempat Rasa Berbagimu kelak Kepada Sesama

    S (Z) : Di kepala Adalah Psyikir…eh maaf…Syaraf/sub/pusat kendali..
    …..(malaikat keselip Lidah karena otaknya ….bercabang ke pertemuan ketua RT) ……berada di dalam Otakmu berguna untuk meningkatkan ….kecerdasanmu juga ……sebagai pusat Kendali/Psyclocic/(budhi)Pikiran penjawab Akal/ dll-pikirin sendiri

    ……yakni MAIN CONTORUL/pusat Kendali yang memerintahkan Semua Syaraf dan ……otot-otot di seluruh ….tubuhmu,sehingga engkau mampu ….mengendalikan dan ……memperhalus Gerak tubuhmu agar supaya ….semua gerak tertata secara …..rapi…santun…elegant..wibawa

    T : tawar’akal….eh salahLagi…..TAKLUK……Drrrreetetetetet.. …..malaikat terkejut …..Sang mengambil …..comunicator di kantong celana yang tdi bergetar… membaca pesan….Melirik ….Jam Tangan Hendak Buru-buru menemui Ketua RT…lalu sekenanya ….dia …..menerangkan kepada sang Anak Bukan Anaknya itu

    MI : T ini Berupa Terusan/saluran induk melalui tulang belakang menuju bagian …….tubuh terbawah kemudian menyebar lagi ke kakimu…..ketika kamu mampu menguasai ketiga unsur-unsur tersebut dengan sempurna …….maka yang ada di …dirimu adalah TAKLUK (Menyembah)…Meyakini Tuhan …….Dengan Kesadaran Yang tidak lagi kamu …pertanyakan tentang apa …….PEKERJAANYA…Siapa DIA…

    LAKI atau PEREMPUAN…dan lain pertanyaan ……yang tidak semestinya Engkau Pertanyakan Kepada pen-CIPTA-mu ITU….Dan …….Di Hidupmu akan Diliputi ……Kebaikan yang tiada Henti seperti Layaknya Hadiah …….Dari Langit (Katanya ……sambil Berbohong Dkit Supaya Menarik/Promo)

    …….Menurut Teman Ayah yang Tinggal disebelah Dusun Ayah…nama tempat itu ….adalah Dusun Kesohoraga-suka-Raga’nya (panjang Banget nich nama dusun ini ……pikirnya sambil senyum-senyum)…begitulah …sementara waktu …….anakku…..supaya kamu bisa merenungi dan meresapinya dengan …..seksama……

    Pikirkan lah itu dahulu Anakku…nanti AYAH akan berkunjung lagi ketika engkau sudah memahaminya dengan Seksama…….

    ………PLASSSSS……tuing..tuinggg…….tu….ing……Hilanglah sang malaikat dari hadapan sang anak……..

    (sejatinya Sang Malaikat Lagi sakit Perut karena Kebanyakan Makan Sambal di pertemuan RT kemarin malam…dan sekaligus memenuhi panggilan KETUA RT SUKA-KHRETA, Red )

    Lalu Sang Anak Karena Kesungguhan Hatinnya Mulai berusaha Menghayati merenungi dan mencerna Kata-kata Sang Ayah Yang Bukan Ayahnya ITU…..

    ….Plassss….Sedetik tiba-tiba sang MALA-IKAT Muncul Lagi Sambil Bekata :
    “TUHAN MEMBERI BUKTI BUKAN JANJI”……Sedetik kemudian…..Plasss…ilang lagi……

    (….Menurut penelusuran reporter redaksi kami…..Ternyata kemunculan malaikat terakhir tdi itu…karena….MALA-IKAT lupa Meyakinkan Sang Anak Yang Bukan Anaknya Itu supaya Merasa Tertarik Dengan TUHAN…Entah Malaikat itu lagi Promo ataukah cuman Iseng untuk menarik hati sang anak…Hanya dia saja yang tau kebenaranya…..)

    WIKU RHSA
    TO BE CONTINUED,

  30. Siiiplah… sayangnya kebanyakan manusia baru sebatas merasa beriman, (Qs 2:6-12) maka wajar bangsa indonesia terpuruk karena sadar maupun tidak sudah terjajah dari segala aspek. Lebih riskan lagi jika dikatakan terjajah oleh DOGMA AGAMA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: