FAQ : TES KEJUJURAN DALAM BERAGAMA

DIALOG ANTARA GURU SEJATI vs NAFSU

A : Guru Sejati
B : Nafsu

A : kamu tahu apa karakter penjajah dan karakter PARPOL ?

B : tahulah ya…? Penjajah seperti belanda, selalu berupaya utk memperluas wilayah kekuasaannya dan menambah dukungannya. Tujuannya untuk ekploitasi ekonomi sekaligus merebut suatu wilayah jajahannya, untuk dijadikan tempat tinggal serta diklaim secara sepihak sebagai “hak” miliknya (invasi). Sedangkan parpol untuk meraih kekuasaan.

A : kurang menyentuh hakekat. Penjajah selalu menancapkan identitas dirinya sendiri, misalnya penjajah Belanda menancapkan identitas kebelandaannya di bumi nusantara. Penjajah ekonomi, mau amerika, eropa, asia timur sama saja, akan menancapkan identitas ekonominya di bumi jajahannya.  Sementara itu, parpol selalu mencari pendukung/pengikut sebanyak-banyaknya. Jika meneriakkan yel-yel kebaikan pun hanya bertujuan untuk memperluas dukungan, bukan untuk menghayati kebaikan itu sendiri.

B : jadi garis besarnya pemaksaan identitas dan mencari pengikut sebanyaknya ?

A : betul !

B : tidak selalu buruk kan ?!

A : ….”hanya” menyalahi kodrat, melawan hukum alam, rumus-rumus tuhan.

B : kalau menggunakan alasan untuk kebaikan dan kebenaran ?

A : maksudnya bagaimana ?

B : misalnya agama yg mengklaim sebagai pembawa kabar kebenaran, lalu menancapkan segala  identitas agama di wilayah penyebarannya. Dari tata cara berpakaian, bahasanya, pola pikirnya, gerak-geriknya, prinsip hidupnya, dst disesuaikan dengan agama kebenaran tersebut. Bukankah hal itu diridhoi tuhan ?!!

A : diridhoi ?

B : firman tuhan !

A : memang kamu pernah dengar langsung suara tuhan..?

B : loh kan firman tuhan ada dalam kitab suci, kamu tau nggak sih kalau firman tuhan merupakan kalimat tuhan yg sudah diucapkan pada zaman dulu, selanjutnya ditulis oleh manusia yang saat itu mendengar kalimat tuhan !

A : kalau memang dahulu kala tuhan pernah berbicara menyampaikan “amanah”, kenapa dilakukan hanya pada zaman dulu saja dan hanya kepada satu orang saja lalu stop ? Bukankah tuhan sebagai juru  penyelamat umat manusia !  Kenapa kok nggak diperdengarkan ke dalam kuping seluruh umat manusia di muka bumi ini ?! Dan kenapa pula sampai sekarang tuhan nggak pernah mengeluarkan statement lagi supaya perselisihan umat manusia yg bersumber dari perbedaan agama segera usai ?

B : karena bisa jadi masing-masing orang akan berbeda memaknai kalimat tuhan ! sehingga perintah dan amanah tuhan diartikan dan dipahami secara berbeda-beda sesuai perbedaan kemampuan pikir setiap manusia. Kalau hanya disampaikan kepada satu orang saja, kan bisa kompak dan tidak terjadi distorsi pemahaman.

A : bukannya terbalik ??!! kalau disampaikan kepada satu orang saja, bisa-bisa dimanipulasi tanpa ada yg bisa mengontrol. Apabila terjadi distorsi pada satu orang tersebut, maka semua umat manusia akan mengalami distorsi. Fatal kan. Sebaliknya apabila banyak orang yg mendengarkan kalimat tuhan secara langsung, pasti akan lebih teliti dan akurat serta kuat dalam memberikan kesaksian, jika dibandingkan satu orang saja yg bersaksi. Lha wong pak polisi, pak jaksa, pak hakim saja kagak mau kalau saksinya hanya satu atau sepihak saja. Itu kan kesaksian yang lemah secara hukum.

B : jangan main-main dengan aturan main tuhan !

A : jangan main-main pula menetapkan keyakinan untuk diri sendiri. Keyakinan (agama) tanpa akal budi dan ilmu pengetahuan yang luas akan menghilangkan sikap arif dan bijaksana. Orang yang kehilangan sikap arif dan bijaksana, kesadaran sejatinya akan mengalami kebangkrutan ! Keyakinannya akan  menjadi boomerang, bisa merubah dirinya menjadi pribadi yang gelap mata.

B : tapi …kita tetap harus percaya walau tuhan mengamanatkan kepada satu orang, pasti dapat  dipercaya karena  orang tersebut pasti dipilih tuhan secara langsung.

A : anda berani mengharuskan dengan penuh kepastian agar supaya orang lain mengikuti sikap anda,  tetapi tak bisa membuktikan secara pasti ! Segala sesuatu yang tak bisa dipastikan, merupakan ketidakpastian. Artinya ia hanyalah sekedar keyakinan. Keyakinan tak butuh pembuktian, dan tak perlu kesaksian pula. dengan kata lain keyakinan bagaikan spekulasi.

B : apa maksud spekulasi di sini ?

A : spekulasi terjadi karena orang belum pernah mengalami sendiri. Sementara itu kepastian bukanlah spekulasi. Untuk mengikat keyakinan pun, hanya diperlukan iming-iming syurga dan ancaman neraka. Oleh sebab itu keyakinan BELUM PANTAS DISEBUT SEBAGAI KESADARAN (spiritual yang sejati). Alias “kesadaran semu”.   Saya bukan termasuk orang yang sangat berani berspekulasi dalam hal ini. Perlu pembuktian dengan tiga syarat yakni bisa dipahami secara logic, bisa dibuktikan secara ilmiah, dan secara disaksikan secara batiniah.  Masing-masing orang bebas merdeka dalam menentukan pendirian dan pilihannya.

B : loh kan banyak orang sudah paham dalil dan ayat ? bukankah itu sebuah kepastian dan sekaligus kesadaran sejati ?

A : bukan berarti paham, tapi yg merupakan “KEPASTIAN” adalah pasti hafal kalimatnya, minimal hafal nomer ayat atau dalilnya !  translate-nya pun belum tentu hafal, musti buka-buka buku dulu. Itupun kalau tidak ogah-ogahan. Kesadarannya baru mencapai tahap SADAR bahwa dirinya HAFAL. Itu saja.

B : maksud aku, kepastian benernya !

A : sekali lagi… mana bukti ilmiahnya, logicnya, dan kesaksian pengalaman batinnya ? apa umat pernah bersedia, jika mitologi agama dibuktikan secara ilmiah melalui penelitian arkeologi, antropologi dan para ahli sejarah..? kalau agama berani JUJUR, seharusnya mau bermain failplay, semua situs-situs keramatnya boleh diteliti secara ilmiah. Seperti halnya kearifan lokal, temuan candi-candi dan fosil purba itu pun boleh banget diteliti. Kalau perlu dilakukan penelitian manusia pertama, biar ketahuan siapa manusia pertama di dunia ini, siapa namanya, apa suku bangsanya, apa jenisnya. Lha wong agama mengklaim diri sebagai SANG PENGANJUR KEJUJURAN, kok merinding bila ada yg secara tak sengaja mengungkit-ungkit mitologinya. Manusia purba homo wajakencis, palaeo javanicus, pithecanthropus erectus, semua hidup sejak 2 juta tahun hingga 800.000 tahun lalu. Kenapa takut ? Ada apa di balik rasa takut itu ?

B : apa yg tak beres dengan misi agama zaman sekarang ?

A : seolah agama lupa misinya sebagai pemberi  contoh-contoh kebaikan dan bertugas memberi contoh kejujuran. Sebaliknya agama sekedar berjuang meneriakkan jargon pedagog, sambil menancapkan identitasnya/benderanya di mana agama tersebut disebarluaskan. Agama berlomba mencari pengikut agar menjadi yang terbesar, tak ubahnya misi PARPOL. Kalau hanya menjadi agama dengan jumlah umat yang kecil, takut ditindas agama yg lebih besar. Apa bedanya agama dengan permainan politik dan penjajah Belanda beserta sekutunya ?

B : kenapa kamu kurang simpati atas misi penyeragaman identitas ?

A : manusia sangat erat hubungannya dengan alam semesta. Yang meretas aneka ragam tradisi dan budaya sebagai hasil hubungan manusia (jagad alit) dengan lingkungan alamnya (jagad ageng).  Tentu saja falsafah hidup masing-masing masyarakat diselaraskan dengan lingkungan alam tempat tinggalnya.  Lalu nilai-nilai keselarasan,  keharmonisan, sinergisme antara mikrokosmos dengan makrokosmos itu kita sebut sebagai kearifan lokal (local wisdom). Local Wisdom tak bisa dipandang sebelah mata, sebab ia merupakan hasil dari proses pencarian JATI DIRI. Local wisdom lebih tahu apa yang harus dilakukannya. Jika dikatakan adalah umat yg tunduk dengan KODRAT TUHAN dan HUKUM ALAM, maka merekalah orangnya. Itu pun jika kamu menggunakan konsep Kebesaran Tuhan itu betul-betul Mahaluas tiada batas. “Wujud”  tuhan tampak pada setiap apa yg diciptakanNya. Tak mengherankan bila setiap orang, setiap masyarakat dan bangsa selalu memiliki identitas dan ajaran yg berbeda-beda sesuai wilayah masing-masing. Itulah tanda-tanda kebesaran ilahi. Akan tetapi jika kearifan lokal dipaksakan berlaku pada masyarakat lain suku, lain bangsa, lain wilayah, akibatnya adalah ketimpangan dan ketidaksepadanan antara NILAI-NILAI AJARAN dengan REALITAS OBYEKTIF. Terjadilah DISHARMONI seperti yang terjadi di bumi nusantara saat ini. Kesadaran kosmologis telah berganti menjadi kesadaran dogmatis di bawah bayang-bayang lymbic section (insting dasar hewani). Parah !!

B : memang apa implikasinya bila karagaman identitas kearifan lokal kemudian diseragamkan oleh kekuatan dan kekuasaan agama dengan dalih menegakkan kebenaran ? misalnya yang orang dengan tradisi Jawa  dan Sunda,  memaksa orang Belanda yang hidup di wilayah 4 musim untuk mengenakan kebaya yang berbahan tipis seperti saringan tepung..?

A : bisa punah lah semua orang belanda karena menggigil kedinginan.

B : Yang arab menancapkan pola hidup dengan bertemperamen tinggi, anti toleran dan keras seperti layaknya budaya gurun. Di indonesia ditanami pohon kurma dan buah zaitun ?

A : ya bangsa ini berubah temperamen, dari bangsa penyabar, lembah manah, sangat toleran, menjadi bangsa yang mudah marah, gampang tersinggung, fanantik, sering tawur or perang. Dan bangsa ini akan menderita kelaparan karena pohon zaitun dan kurma kagak bisa berbuah di nusantara.

B : apa akibatnya bila suku bangsa yang tubuhnya berbulu lebat mengharuskan orang nusantara yg klimis misss.. untuk memelihara jenggot dan brewok.

A : Akibatnya minyak penumbuh bulu laris manis kan.. J sementara itu pisau cukur kurang laku ! intinya..alam nusantara ini bisa rusak berat lingkungan alam dan nilai kemanusiaannya, karena selalu melawan kodrat alam.

B : apa hubungannya tradisi dan ritual agama dengan kerusakan alam dan agama ?

A : kita hidup di nusantara yg serba hijau dengan hutan yang sangat luas, subur makmur dengan tanah yg humus,  budaya maritim dengan lautan nan luas, mana bisa tata cara hidup kita dirombak habis-habisan dengan tradisi masyarakat gurun yang tak kenal budaya mencintai hutan dan lautan. Bahkan dalam berpakaianpun kita telah didoktrin jika ingin masuk surga bertemu bidadari harus berpakaian syurgawi seperti budaya org pakistan, afghan, india dst. Pakaian adl sekedar budaya, seperti halnya mengenakan blangkon dan jarit tak ada jaminan masuk surga, karena yg menjamin surga/kemuliaan itu adalah perbuatan kita sendiri kepada seluruh makhluk dan alam semesta. Ini semua bukanlah kesadaran sejati sayang !

B : apa jadinya jika budaya Eropa dan Amerika makan keju dan daging diterapkan di bumi nusantara ini ?

A : banyak orang mengalami overweight, kelebihan berat badan, kebanyakan lemak, kolesterol dan seterusnya. Negeri ini hanya terdiri dari dua musim saja, relatif hangat, tak ada musim dingin, dan tanah yang subur membuat orang tak perlu kerja keras banting tulang untuk mencari bahan pangan. Sehingga tak perlu timbunan lemak berlebih untuk pembakaran / menghangatkan tubuh. Akibatnya, lemak menjadi tertimbun dan tidak terbakar dengan baik dalam tubuh. Sehingga banyak orang mengalami kelebihan kolesterol, kelebihan trigliserida, sebab itu banyak sekali ragam penyakit berat seperti diabetes, jantung koroner, kanker, obesitas dst. Itulah sebagian kecil akibat karena tidak mengenali jati diri bangsa ini dan jati diri manusia.

B : lalu kapankah kesadaran sejati kita akan segara bangkit ?

A : jika umat kian menjadi-jadi dibuat bingung dan ambigu, di satu sisi harus percaya/iman kepada yg gaib, di sisi lain setiap saat dilarang berhubungan dengan yg gaib. Umpamanya kita ini diharuskan percaya pada isi dalam “kotak” yg tertutup rapat, sementara itu kita tak boleh membuka apalagi masuk di dalam “kotak”  itu untuk  mengetahui sekaligus membuktikan isinya seperti yang dibilang apa tidak. Kalau nggak boleh masuk, apa sih maunya ? Jangan heran bila kini banyak org merasakan suatu GERAK-GERIK yang MENCURIGAKAN. Ada apa gerangan di balik “kotak” itu, ahh…jangan-jangan hanya menyembunyikan ketidakjujuran supaya “kotak” itu tetap sakral dan bisa mendatangkan sumber devisa. Ahhhh…(sambil genit) mungkin bila kita membuka isi “kotak” itu, maka akan terbongkarlah rahasia besar bahwa isi “kotak” itu hanya sekedar bangkai yang sudah terlanjur dianggap orang sejagad sebagai roti kuwukan yang empuk dan nikmat.

B : lantas harus bagaimana ragaku mensikapi semua hal yang membingungkan ini kawan guru sejati ku ?

A : aku sungguh sangat respek pada siapapun orangnya asal JUJUR, dan sangat menghormati kepada apa pun agama yang ada di dunia ini, asal JUJUR pula ! Untuk sementara ini, aku berani menilai,”tak ada yg lebih mulia dari kehidupan ini, selain KEJUJURAN. Sebagaimana alam ini selalu jujur, tak pernah bohong, tak pernah menyisakan secuilpun ketidakadilan. Para tetua, karuhun, leluhur kita di zaman dulu, kiranya pernah mengalami kebingungan yang sama. Tapi mereka lebih cerdas jiwanya, sehingga hanya percaya kepada hukum alam, sebab alam mampu memberikan ajaran yg jujur, alam tak pernah bohong. Itulah sebabnya, dahulu kala, para leluhur kita mengakui “kitab suci” asli yg dinamakan pusaka sastra jendra sekaligus menjadi nilai-nilai kearifan lokal. Misinya hanya sederhana saja, untuk hamemayu hayuningrat. NING ing RAT. Hening, tunduk patuh kepada hukum RAT, “kodrat tuhan” atau hukum jagad raya seisinya. Serpihan dari “pusaka” itu menjadi sisa-sisa kearifan lokal yang disebut sebagai “pusaka” HASTA BRATA, yakni perilaku manusia yang selalu mulat laku jantraning bumi, menauladani sifat-sifat dari 8 unsur alam. Hasta Brata merupakan salah satu “serat kehidupan” yg masih bisa diselamatkan dari berbagai upaya penghancuran. Sebab serat itu tidak berujud buku yang aman tersimpan di lemari perpustakaan internasional, namun tersimpan rapat dalam sanubari setiap insan. Sebagai kitab sajroning dada.

salam sih katresnan

About SABDå

gentleman, Indonesia Raya

Posted on Februari 12, 2010, in FAQ : TES KEJUJURAN DALAM BERAGAMA and tagged . Bookmark the permalink. 89 Komentar.

  1. Nuwun sewu Ki Sabdo
    tulisan kulo wonten inggil leres nopo mboten menawi kepareng nyuwun tanggapan Ki Sabdo nuwun koreksi menawi wonten ingkang salah supados ndadosaken kebecikan kagem derek – derek engkang maos . Nuwun

    salam sih katresnan

  2. Adat basandi sara’,
    Sara’ basandi Kitabullah.

    Artinya:
    Adat bersendikan syariat,
    Syariat bersendikan Kitabullah.

    Ini adalah contoh perpaduan antara agama import dan adat istiadat lokal (masyarakat minang).

  3. Diantara 200 an juta bangsa ini paling banyak hanya 10% yang punya Pemahaman yang begini.
    Mungkin jawabannya singkat saja, mayoritas orang tidak mau membuka Hatinya, agama hanya bertumpu pada dalil, dan hukuman, hanya kata2 yang dibukukan dan menjadi Tuhan. sementara Tuhan sendiri entah dikemanakan,,,

    Salam , semoga yang sedikit ini bisa memperbaharui bangsa ini…

  4. Agama hanya jalan, Tetapi ironisnya agama sekarang dijadikan Tuhan.
    Kitab suci hanya menunjuk pada kebenaran, bukan kebenaran itu sendiri.
    Saya ingat kata2 R.A. Kartini, yang menyesalkan adanya agama yang keberadaanya justru menyimpangkan orang dari jalan Tuhan.

  5. Bangsa yang palinggggg aneeeeeh didunia ini, heran dulu tidak demikian tapi kenapa jadi begini ya?
    ga bisa bayangin kalau agama agama punya seperti Front pembela Muslim..
    wah ga cuma kacau…
    “Kebenaran punya sifat membela dirinya sendiri” ironis jika ada front2 pembela kebenaran dll.
    sekedar analogi, orang tidak perlu mendoktrin, menyebarkan, ataupun mengintimidasi orang lain untuk percaya kalau GARAM itu rasanya asin..
    garam akan membuktikan dirinya sendiri, jika ada orang yang mau merasakan…dan seperti itulah kebenaran.
    IRONISNYA: ada hal2 yang dibesarkan oleh intimidasi, manipulasi pikiran,tirani dll. dan sifat hal tersebut memfasilitasi keinginan manusia yang dengan notabene maunya terlihat baik,agamis tapi nafsu tetap bisa jalan lancar.
    Tokoh2 seperti Buda, yesus, walaupun dicaci maki, dihina, tapi mereka justru bertambah besar. karena kebesaran mereka bukan karena hal2 yang saya sebutkan diatas.

  6. Mas Sabda, saya seorang salik. Kalau diijinkan, saya pengen ngobrol via japri (telp/hp, email).
    Suwun. Salam, dekrit.

  7. Coba kita perhatikan bersama ( jangan gegabah terburu-buru ambil kesimpulan !) : Silahkan tarik garis pantai di peta dunia, mulai dari pesisir Afrika Selatan-Laut Merah-Mesir-Saudi Arabia-Yaman-Oman-Teluk Persia-UAE-Qatar-Kuwait-Irak-Iran-India-Asia-Indonesia-Australia. Perhatikan dengan seksama, bila perlu pakai kertas tipis/plastik+spidol, buat garis tebal dan tutup peta dunia, apa yg terlihat ? Silahkan dicermati dengan teliti, Ini bukan rekayasa…, itulah kenyataan sesungguhnya yg ada selama ini. Alam memang tidak pernah berbohong !

  8. Salam kangen ki

    Lama sudah saya menyimak apa yang ada di blog ini, membuat saya merenung dan coba untuk mencermati, karena jujur saya tak bisa mengomentari setiap untaian bait yg ki sadba tuliskan, ada sesuatu yang masuk mencerap yg tak bisa saya filter dengan logika sy sendiri, seolah nurani ini hanyut seirama tak bisa sy tolak, sungguh bukan saya meragukan apa yg selama ini diri sy rasakan dan yg sy jalani, sy rasakan betapa kerdil diri ini bahkan untuk mengenal DIRIini pun sy tak sanggup. Ki sadba kalau boleh sy sedikit curhat ” saya dapat merasakan sesuatu pada batin sy nmn tak tahu harus bagaimana dan apa itu sebenarnya” mugi ki sabda sudi membantu,
    mohon pencerahannya ki

    Salam rahayu

  9. Salam Hormat Ki sabda langit

    ” Sungguh luar biasa…kagum sy buat ki sabda,
    keluar dari sanubari terdalam, penuh dengan pengalaman spiritualnya,motivasinya keyakinan atas kebenaran, ya sy melihatnya begitu tulus apa yang disampaikannya, apa yang dilihatnya, itu pula yg dirasakannya. hingga tertuang lewat tulisan-tulisan yg punya makna yg dalam.
    Dan sy yakin untuk menangkkap isyaratnya harus dengan pendekatan qolbu;
    ” sanubari yg tulus, jujur menangkapnya serta iklas menerimanya…

    Mohon maaf bila ada salah kata nyuhun pangapunten ka saderek sadaya
    Semoga di berikan kesehatan dan kekuatan buat Ki sabda, keluarga dan para sedulur kabeh

    Salam Rahayu

  10. Kula nuwun, Ki Sabdalangit, Nderek ngangsu kaweruh…

    Kalau coba kita perhatikan bersama-sama ( kita jangan gegabah terburu-buru ambil kesimpulan dulu.) : Mari silahkan kita tarik garis pantai di peta dunia, mulai dari pesisir Afrika Selatan-Laut Merah-Mesir-Saudi Arabia-Yaman-Oman-Teluk Persia-UAE-Qatar-Kuwait-Irak-Iran-India-Asia-Indonesia-Australia. Perhatikan dengan seksama, bila perlu pakai kertas tipis/plastik+spidol, buat garis tebal dan tutup peta dunia, apa yg terlihat ? Silahkan kita cermati dengan teliti, Ini bukan rekayasa…, apa itu menjadi kenyataan sesungguhnya yg ada selama ini. Alam memang tidak pernah berbohong ?

    Mohon kesimpulan Ki Sabdalangit, matur nuwun.

  11. maturnuwun ki atas pencerahannya.

    zamane wes edan…
    kebenaran tak perlu di bela karena memang sudah benar.!
    biarlah mereka bengkerengan berebut kebeneran.
    biarlah orang arab lan sebangsane mencari kwantitas.
    tapi kita nuswantara tentu tetep dengan kualitas…
    smoga kujujuran nurani kita semakin tajam dapat melihat dan membuka tabir rahasia hidup ini..

    ceritanya ada dua orang siswa yang sedang berselisih/berkelahi.
    si A melapor kepada gurunya bahw dia telah dipukul hingga babak belur oleh si B.
    si A mencari pembelaan pembenaran dari perbuatannya B kepadanya.
    dan si B tidak melapor pada guru dia tetrp duduk manis di kursinya karena merasa benar telah memukul si A sebab telah mengejek dan menghinanya.
    jadi kesimpulannya kebenaran tak perlu pembelaan..?!

    salam rahayu.
    yang salah pasti mati-matian mencari kebenaran..

  12. nyuwun sewu..bisa Ki menjelaskan sesungguhnya Jujur itu apa? Secara etimologis jujur itu kayak apa…dan kenapa dikatakan jujur..kenapa tidak kata lain…matur nuwun

    • MAHMI Yth
      Jujur di sini maksudnya sesuatu yg ada dalam getaran nurani, yakni rahsa sejati, sejatining rasa. Rahsa sejati tdk tercemar oleh imajinasi, ilusi, halusinasi, angan-angan yg bisa tumbuh dari suatu keingingan/karep.
      salam karaharjan

    • Mahmi yth,

      Jujur itu kata sifat yang artinya tidak curang. Kalau seseorang telah berbuat curang itu artinya TIDAK JUJUR.

      Hidup ini penuh dengan aturan, baik yang diatur oleh alam semesta (namanya hukum alam) maupun kesepakatan bersama namanya hukum positif maupun hukum tak tertulis (adat).

      Setiap orang diandaikan sudah tahu tentang hukum positif maupun hukum adat, sehingga ketika seseoang melanggar hukum tidak bisa dengan alasan “saya tidak tahu”. Nah, secara mudah seseorang yang telah melanggar kesepakatan bersama dinyatakan telah “bersalah”. Tidak disebut dengan “tidak jujur”.

      Disebut TIDAK JUJUR apabila ia tidak mengerjakan kesepakatan itu sesuai dengan garis yang telah ditentukan. Misalnya, penyelewengan atau menyalahgunakan wewenang

      Kita, juga masing-masing memiliki kesepakatan dengan diri kita. Misalnya, ketika kita nemu HP dijalan atau nemu dompet, sebenarnya kita sepakat untuk harus mengembalikan HP atau dompet tersebut kepada yang memiliki (berhak).

      Tetapi KESEPAKATAN itu sering dilanggar oleh diri kita sendiri, oleh adanya sifat MILIK (nafsu untuk menguasai/memiliki). Nah perbuatan ini tentu saja curang atau tidak jujur.

      Jadi, jujur semudah itu.

  13. Hooey. . . . . . blog ini bukan milik kamu kalau menulis kira2 dong . Kamu kaya orang pintar tapi sebenarnya bodoh . tulisan panjang 2 tapi nggak ada isinya .

  14. tanah yg di janjikan

    Sugeng tetepangan ki…
    knp setiap bc tulisan pnjenengan,ada energi yg sangat luar biasa yg sy rskn.
    sy spt berada d awang2,itu bkn 1 atau 2x tjd.Setiap mmbc sy sll merasaknny.
    mohon pnjelasan.
    NB:Suatu tngh mlm mnjelang dini hr ,ktika sy brdiri d dpn rmh sy mlht benda brwrna merah di sebuah blandar cor rmh kosong.Itu apa y ki..? kl mnurut insting sy itu adl cincin/akik.mhon pnjlsn jg ki.
    slm damai utk ki sabda dan semesta smw.

    • Yang Terhormat Tanah Yg Dijanjikan
      Soal energi yg terasa itu, saya bs jelaskan via email panjenengan. Untuk sinar berwarna merah di blandar eumah kosong, biasanya merupakan aura dari sebuah benda pusaka yg ada di tempat tersebut. Bisa berupa batu, atau benda benda yg lain. Bisa juga diminta, jika mau ikut tentu akan dengan mudah diambil dgn cara khusus, atau dengan cara yg ditunjukkannya melalui mimpi atau secara langsung lewat kounikasi metafisik.
      Salam sih katresnan

  15. Maaf ki bukanya saya ikut2n komentarnya sdr tanah yang dijanjikan, saya jg sering merasakan ada energi yg saya gak tau ketika baca tulisan2 ki sabda, saya baru 2 minggu ketemu sama blognya panjenengan, mohon penjelasannya ki. Trimakasih Maz.tovic@yahoo.co.id

  16. Asslmkum,semoga ki sabdo dan keluarga selalu mendapat rahmat dan kebahagiaan.
    Saya asli orang jawa yang dilahirkan dalam lingkungan yang sangat kental dengan pemahaman kejawen,tepatnya di desa banjarwaru kec Nusawungu kab cilacap Jawa tengah,
    buyut dan kakek saya adalah sesepuh desa yang dituakan dangan pemahaman kejawen,akan tetapi saya merasa seperti di persimpangan,kebingungan selalu ada dalam hati,saya tahu leluhur keluarga saya selalu mengajarkan budi pekerti yang luhur dalam bermayarakat dan memahami fungsi alam sekitar,dengan nama “PAGUYUBAN RESIK KUBUR JERO TENGAH” tidak ada yang salah,tetapi dilihat dari KTP keluarga saya yang disitu tertulis beragama islam ada syariat yang tidak dijalani. Sungguh itu membuat hati saya gelisah ki, saya sangat mencintai leluhur dan keluarga saya,dengan menyimak dan memahami tulisan2 ki sabdo,saya merasa ada cahaya yang nampak yang sekian lama tertutup entah apa dalam hati saya.

    Mengenai Guru sejati vs Nafsu.
    Sepertinya sudah “kotak” itu sudah dibentengi dengan doktrin akan kemunculanya Dajal di akhir jaman.
    Saya takut kalau2 dikemudian hari ada kebenaran yang benar2 BENER,malah dibilang dajal ki. Mohon pencerahanya.
    Matur nuwun ki sabdo.
    Salam sih katresnan.

  17. Terima kasih sdr Dalbo,
    salam kenal juga,
    blog ini sangat bermanfaat untuk saya khususnya, karna saya keturunan leluhur yang benar2 mengamalkan kejawen murni akan tetapi saya terkungkung dalam kebingungan,setelah menemukan sedikit selisih antara pendidikan agama pemahaman keluarga dan disekolah.
    Matur nuwun sdr dalbo.
    Salam sejahtera.

  18. ki Sada yth
    mohon do’a restu dalam saya mempelajari apa yg telah ki sabda wedar disini….
    semoga ridlo ki sabda bersama ridlo Tuhan menunjukkan ku jalan dalam mengarungi kehidupan

    nuwun

  19. matur nuwun mas atas pencerahanya,,
    moga mas sabda ttp dberkahi gusti agawe urip

    ditunggu pencerahan2 slanjutnya

    salam karaharjan
    rahayu,rahayu,rahayu

  20. assalaamualaikum… saya mau bertanya, saya punya teman yg pernah mengalami kejadian2 ghaib, dan dr pengalaman dia itu akhirnya dia memiliki banyak teman dr alam ghaib, bahkan dia bisa memasukkan ke dirinya dr sebangsa jin, dan dia lakukan itu untuk mengobati dan membantu orang yg butuh pertolongan untuk kebaikan, pernah pada suatu hari saya bersama dia sdang dalam perjalanan, dan ketika saya tanya kamu sudah sholat zuhur, dia menjawab sudah.
    padahal saya dengan dia sama2 belum sholat zuhur, yang saya ingat dia mengatakan walau raga saya di sini tetapi (….ntah apa lah namanya) sudah melaksanakan shalat.
    yg saya mau tanya apakah benar bisa seperti itu ?
    smoga ki sudi menjelaskan kepada saya..
    akhirul kutub assalaamualikum.

  21. ASSALAAMUALAIKUM YANG MUSLIM,.. saya punya seorang teman, yg mana teman saya itu juga telah merasakan apa yg MUNGKIN telah di rasakan orang2 yg ada di forum tanya jawab ini, dgn smua yg telah ia dapat dari beberapa kejadian spiritual yg datang sendiri bahkan ada sesosok makhluk ghaib yg menyuruh dia untuk sholat tahajjud dan setelah itu dia berdialog langsung dgn makhluk ghaib tersebut, dan dgn kemampuan ia itu maka ia di minta orang untuk mengobati, mencari barang yg hilang, memberi penjaga dr makhluk ghaib untuk orang yg membutuhkan, bahkan memberi benda2 untuk keperluan jaga diri dan tujuan2 yg lain, dan tdk lupa rapalan berbahasa arab yg di campur dgn bahasa jawa dan macam lainya YANG MENURUT SAYA ADALAH MANTRA, dan tidak tanggung2 dia memasukkan sendiri sesosok mkhluk ghaib ke badanya untuk berda’wah dan makhluk tersebut hapal baik dan melafadzkan sebagian ayat2 al qur’an
    maksud saya dgn smua yg saya tulis di sini adalah, sewaktu teman saya mengatakan yg di lakukannya itu benar maka bberapa orang termasuk saya bertanya kepadanya ?
    kamu tentu tau hikayat nabi adam a.s, manusia pertama yg di ciptakan dan berada mutlak di surga, ia di berikan sgala kebutuhannya bahkan di ciptakan siti hawa dr tulang rusuknya untuk melengkapi ke sendirianya, hanya 1 yg di ingatkan kepadanya (di larang) oleh allah swt, janganlah kamu makan buah dr pohon ini yg menyebabkan kamu celaka dan termasuk orang2 yg zalim.
    jangankan peperangan antar suku, antar agama, antar manusia, smua itu tdak ada di sana, smua knikmatan telah ada di surga, tapi kenapa ia masih bisa tertipu oleh kata2 manis IBLIS.
    karna MANUSIA tdk luput dr lupa, silap, dan kemampuan berfikir logika yg terbatas, jangan sesekali kita mencoba membentur sesuatu yg masih ragu kebenaranya, SEDANGKAN NABI ADAM SAJA YG TELAH DI KATAKAN LANGSUNG OLEH ALLAH SWT KEPADANYA TENTANG KEBENARAN MEMAKAN BUAH DR POHON YG DAPAT MEMBUAT IA CELAKA DAN TERMASUK ORANG ZALIM SAJA MASIH BERANI MELAKUKAN LARANGAN TERSEBUT, itulah dahsyatnya iblis membujuk rayu dgn segala macam cara, iblis 100% pintar mencampurkan keburukan di dalam kebaikan, haq & bathil, maka dr itu adanya al-qur’an & hadits di khidupan kita sekarang adalah tempat kita untuk berpulang ketika kita terperangkap di jalan yg buntu, apakah yg kita lakukan benar apa salah.
    kamu tau peran iblis la’natullah atau sebangsa jin (ghaib) di khidupan manusia mencakup pendengaran, penglihatan, pikiran (akal), dan hati manusia ?
    sadar kah kamu stiap amalan walaupun itu shalat yg kamu lakukan sekarang selalu saja untuk tujuan spiritual kamu, JANGAN BOHONGI DIRI SENDIRI, TUNJUKKAN KALAU KAMU ITU JUJUR MULUT, PANDANGAN, PENDENGARAN, DAN YG UTAMA HATI, akhirnya ia jujur dan mengatakan, SAYA SHALAT, PUASA MUTIH DLL (yg sama skali bnyak di luar syariat islam) UNTUK MEMPERTAJAM ILMU KBHATINAN SAYA, DAN ITU ATAS AJARAN TEMAN GHAIB (QORIN) DLL, DAN SHALAT SERTA PUASA SAYA HAMPIR 80% BUKAN LILLAHI TAALA..
    apakah itu pernah terjadi di khidupan anda.
    AKHIRUL KITUB ASSALAAMUALAIKUM.

    • …SHALAT SERTA PUASA SAYA HAMPIR 80% BUKAN LILLAHI TAALA..
      ———————————
      Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, HIDUPKU dan matiku HANYALAH untuk Allah, Tuhan semesta alam. (QS.6:162)

      pertanyaan:
      apakah ayat itu diyakini scr sungguh2 dan diaplikasikan oleh para muslim/mah yg menjabat sbg (misalnya) top level manajer ?.
      kalo iya, maka akan terdapat salah satu peluang yaitu LUPA yg ujung2nya memprioritas-utamakan kebutuhan, keinginan dan kepentingan diri/golongannya sendiri.

      KECUALI, (sbg salah satu contoh) mungkin jika para believers itu percaya bahwa si Allah nya adalah (misalnya) berwujud alam semesta, maka akan terdapat peluang (pula) untuk memprioritas-utamakan kebutuhan, keinginan dan kepentingan SELAIN dirinya (kan menjabat sbg top level manajer). ^_^

      bagaimana di Indonesia?, apakah para top lever manajernya lebih memprioritas-utamakan masyarakat banyak/rakyat negeri ini, ataukah cenderung HANYA untuk diri/golongannya sendiri. (^_^)v

    • ……shalat serta puasa saya hampir 80% bukan lilahitaala…
      kita lihat secara sederhana saja,
      seseorang sedang melakukan puasa, dia sibuk menyiapkan saur, sorenya sibuk menyiapkan buka puasa. buka puasa adalah pada waktu maghrib diatas pikul 17.30. sedangkan kesibukan menyiapkan saur sudah dimulai pukul 15-an
      dan itu menjadi ritinitas, seakan akan jam 15-an menyiapkan buka puasa, dan jam 17.30 keatas buka puasa. itu merupakan rutinitas dan perilaku fisik. sedangkan puasa adalah rohaniah. puasa seperti dihitung waktunya. yang terpikirkan adalah buat makanan sahur dan buat makanan buka puasa. menghitung waktu setiap hari.
      kakek saya mengatakan pada saya ” yen pancen durung ngelak yo rasah ngombe, yen pancen durung luwe yo rasah mangan” ambok seminggu yo ben.
      dan berulang beberapa kali dalam diri saya, dan tidak pernah saya pikirkan. seakan akan hal tersebut “mengalir begitu saja tanpa persiapan dan menyiapkan”.
      perkecualian kalau bertamu, disuguh minuman tetap diminum, itu adalah rejeki baik, sedangkan racun saja diterima.

    • Maaf Mas Tw ! kalau masalah Nabi adam turun kebumi itu kan memang sudah ketetapan Alloh sendiri sewaktu penciptaan awalnya ? Waktu itu Alloh berfirman akan Kuciptakan manusia sebagai Kalifah dimuka bumi ! ( bukan di Sorga Lho ) ! Kemudian Para malaikat bersujut ,, untuk apa ya Alloh paduka ciptakan manusia sebagai kalifah dimuka bumi yang akan membuat kerusakan dimuka bumi ? sementara hamba ( para malaikat ) selalu bersujut dan patuh kepada Paduka ! Alloh bersabda …Aku lebih tahu apa2 yang aku kerjakan dari pada kaliyan ! dst …. dst nya ? jadi seandainya Iblis tidak menggoda Adam dan Hawa di sorga ! sesuai Firman Alloh di penciptaan awal . Memang jatah Adam dan hawa itu tetap turun ke bumi , sebagai kalifah Nya ?Selanjutnya masalah puasa mutih atau ngebleng dlsb nya itu jelas untuk Alloh ? karena tanpa puasa tersebut karomah tidak mungkin tercapai ! kemudian kalau di lihat pemikiran orang2 pelaku spiritual ini lebih logis ? karena melaksanakan pembuktian2 bahwa ghaib itu ada , riil dan nyata ! bukan kaya Mas TW ! Sampeyan percaya adanya sorga , neraka , alam kubur , jin dlsb nya itu kan hanya percaya Tok !!! kata Kitab suci ? kata ustadz ! kata guru ngaji ? Sementara sampeyan belum melihat sendiri kan Sorga Neraka dll terdebut ? Sementara lagi kalau kita percaya kepada sesuatu yang belum kita lihat dan buktikan itu namanya TAHAYUL ? iya nggak ? coba pikir ! Jadi lebih parah keyakinan sampeyan dari pada keyakinan para pelaku spiritual ? Untuk Ki Sabda lanjut pencerahannya ! sangat berbobot , gamblang dan nyata !

  22. ASSALAAMUALAIKUM, WOI KALAU SAYA SALAH COBA D BENARKAN, KALAU SEKIRANYA INI BENAR AYO LAKUKAN, DAN YG TERBAIK BAGIMU AMBIL KEBAIKANNYA.
    maksud saya menuliskan panjang lebar di komentar sebelumnya adalah,
    ngapain kita sibuk mencari-cari kspiritualan, keghaiban, di sekeliling khidupan kita (manusia).
    kalau pun kita mempunyai pengalaman pribadi tentang sesuatu yg berhubungan dengan ghaib, yg mulanya datang dari dalam tidur, dalam shalat, saat termenung menyendiri dll, yang akhirnya muncul dialog2 dgn makhluk ghaib yg akhirnya dapat pelajaran2 yg di haruskan agar kamu melaksanakan puasa yg mana puasa itu jelas tidak ada dan bertentangan dengan tujuan syariat, yaitu tercapainya kemaslahatan, puasa yang dilakukan karena mempunyai suatu hajat. Misalnya; puasa patigeni (puasa selama tiga hari dan malam hari terakhir tidak memejamkan mata), puasa ngebleng (puasa sambil mengubur badan ke dalam tanah), puasa sambil berendam di sungai selama beberapa hari, dan sebagainya.
    akhirnya setiap amalan2 seperti itu jangan di pungkiri jelas tujuannya untuk mempertajam kespiritualanya dan menganggap apa yg di ajarkan baik dr seorang guru spiritualnya yg memiliki infotaiment dr golongan bangsa JIN juga dan dr JIN yg dekat dgn ia sendiri semuanya dia kira itu baik,
    dan jelas amalan2 seperti itu semata2 bukan mengharapkan keridhoan dr allah swt dan kbaikan dunia akhirat baginya, malah sebaliknya membuat dia jauh dr ajaran islam.
    dan tdk di pungkiri selalu saja orang tersebut kalau di tanya tetap aja menjawab kan niatnya LILLAHI TAALA,.
    YANG LEBIH PARAHNYA LAGI BACAAAAAAAAAAAAAA NIH………
    di berikan kepada dia suatu benda berupa batu cincin, dll, lalu di beri tahu kepadanya bahwa dengan izin allah jika kamu bawa batu itu kemana2 maka kamu akan selamat dr orang2 yg mecoba menyakiti kamu, BGITULAH PINTARNYA JIN, LEBIH TEPATNYA “IBLIS” dalam menyatukan kebaikan di dalam keburukan, (SESAT)
    kamu mau meminta keselamatan dan rezki, ya jelas berikhtiar, tawakkal dan doa, tidak perlu kamu membawa batu itu kemana2 dengan mengumpamakan itu adalah perantara antara kamu dan allah.
    maka jelas tanpa batu itu izin allah tidak sampai kepadamu ? (SESAT)
    – Allah berfirman, yang artinya, “Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?”, niscaya mereka menjawab: “Allah”. Katakanlah: “Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudharatan kepadaku, apakah berhalamu (benda) itu dapat menghilangkan kemudharatan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya?”. Katakanlah: “Cukuplah Allah bagiku”. Kepada-Nyalah bertawakkal orang-orang yang berserah diri.” (Qs. Az-Zumar: 38)

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Barangsiapa menggantungkan jimat, maka ia telah melakukan syirik.” (HR. Ahmad, Hakim, dari Sahabat ‘Uqbah bin ‘Amir al-Juhani)

    Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melihat seseorang yang memakai gelang kuningan di tangannya, maka beliau bertanya, “Apa ini?”

    Orang itu menjawab, “Penangkal sakit.”

    Nabipun bersabda, “Lepaskanlah, karena dia hanya akan menambah kelemahan pada dirimu. Jika kamu mati sedang gelang itu masih ada pada tubuhmu maka kamu tidak akan beruntung selama-lamanya.” (HR. Ahmad)
    akhirul kutub assalaamualaikum..

    • Kamu itu tau apa to le le baru jadi budak arab saja bangganya setengah mati

      • …jadi budak ARAB saja bangganya…
        —————————————-
        gimana mau gak bangga…Om, ^_^
        FYI, ketika si sy merasa masih muslim..eh..beriman kpd si alloh..eh..ni badan masih sbg budak (leutik) <–sunda pisan ^_^
        kalo sholat, kan…harus/wajib (komat-kamit) baca2 mantra berbahasa ARAB. (^_^)v

      • Mulai nih!!! setiap ucapan ada tempatnya yg tepat dan setiap tempat ada ucapannya yg tepat. Setiap perkataan dan perbuatan baik buruknya ada balasannya masing2 mari jalan direl masing2 tanpa menyengol satu sama lain. ^_^ salam damai sejahtera

    • tulisan dhuwur mau nak kutipan seko jarene si a, si b, si c lsp.
      delengan kae tangane si habib2, pathing penthelos watu akik kabeh.
      piye kuwi horo…..hayo..ngeles’o sak katogmu.

    • kafirin yang budiman

      amalan sakti keblinger, dibaca 1000 kali biar mak nyos

      Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala-kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.” – (QS.8:12)

  23. nuwun sewu ki sabda…
    mohon ijin untuk menyebarkan artikel local wisdom ini nggih…
    RAHAYU

  24. salam rahayu,
    nderek nulis mumpung iso lan lagi pingin njeh kie sabdo.

    jujur,,, omong opo anane, atau berani mengungkapkan fakta apa adanya,…
    berani mengunkapkan apa yg di rasa dan d nilai dari pribadi masing”..

    suatu kata sederhana, tapi pelaksanaanny kawulo yakin(ning panjenengan” ojo percoyo nang kulo ndak magke di golongke tiyang/menungso/manusia yg musrik) bilih sing nulis lan sing komentar yow iseh atw masie bnyak yg susah untuk menjalanie, masie susah utuk bersikap jujur,,,

    jujur dlm menjalanie sebagai umat, juga jujur menjalanie sebagai pribadi,
    seperti halnya dialog antara guru sejati dan sie nafsu yg di atas pun(sie A&B), klo di lihat dng teliti seperti benar adanya . ning benarkah seperti itu,,,
    maka jangan tanyakan kebenarany, krn di manapun ada benar ada salah di situ terselip penilaian yg berdasarkan nafsu itu sendiri,,, jal wis piye
    hanya perdebatan antara nafsu semua wlo d katakan sang guru sejati,,,
    sang nafsu ya nafsu, tapi guru sejati juga berdasar pingin nyari kbenara,,,,,,(lah malah mbulet nulisku, kapok dow mumet)

    memang sebagai pribadi saya, juga mengakui bahwa jujur itu hal mudah yg sangat sulit d lakukan, semoga manusia bisa saling jujur,, saling menghormati hak dan kewajiban masing”…. agar selaras dan serasi bisa berdampingan dan damai benar benar tiba d bumi,,,

    mekaten atur kawulo katah lepat,, yow ngapunten cen anane salah….
    salam

  25. Betapa nikmatnya kalau hati dan pikiran kita mau terbuka,kebenaran itu ada dimana mana,jangan belajar kebenaran hanya dari satu sumber/guru/agama,karna kebenaran
    dari suatu agama adalah relatif,bukan Kebenaran Mutlak. Mari kita kaji bersama-sama
    ===================================================================
    kalau kebenaran dari satu agama dikatakan relatif, apakah agama2 yg lain jg relatif??
    padahal yg RELATIF itu seberapapun banyaknya akan tetap menjadi RELATIF, lalu untuk apa mempelajari agama2 yg RELATIF itu? padahal Agama / Keyakinan itu harus MUTLAK…. tlak…. tlak ….tlak…. baru bisa di IMANI……

  26. kafirin yang budiman

    “(berkata Muhammad:) ‘Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Rabb negeri ini (Mekah), yang telah menjadikannya suci, dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan, supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” – (QS.27:91)

    • Tuk kafirin budiman ! kamu masih bau kencur ? gak usah koment disini ! ayat2 itu sejak kakek nenekmu belon lahir ya begitu itu adanya ? kalau masih membaca kitab dan belum praktek gak usah banuak tingkah ? keyakinan masih pakai otak gak perlulah dipamerkan disini ! orang2 disini sudah sangat paham akan ayat2 yang kau pamerkan itu ! sadar ya nak !

  27. Salam kenal Ki…
    sungguh merupakan suatu nikmat saya merasakan mendapat wejangan yng menentramkan…..
    terima kasih….

  28. Ki,
    Saya sebagai suku jawa sering iri (iri positif) dengan suku Bali yang mampu mempertahankan adat istiadat lengkap dgn kepercayaannya sehingga sampai sekarang menimbulkan pesona bagi orang sedunia termasuk orang2 indonesia sendiri dari lain suku, kenapa kita suku jawa tidak mampu mempertahankannya seperti halnya suku bali ?

    Saya membayangkan, jika seluruh suku di negeri ini masing2 mempertahankan dan memelihara kekayaan budayanya pasti Indonesia akan diserbu oleh wisatawan dari luar Indonesia, karena beragamnya yang bisa dilihatnya dan dinikmatinya,
    Indahnyaaaaaa.

    Dengan begitu kita masyarakat Indonesia tidak bakal merasa kekurangan penghasilan karena lapangan kerja akan bermunculan antara lain dalam menyambut dan pemenuhan kebutuhan wisatawan.

    Bagaimana memulainya ya Ki ? Apa rahasia suku bali ? kenapa suku lain tidak belajar dari suku bali ? …..saya semakin iri saja ….

  1. Ping-balik: Mengolah dan Mempertajam Nurani « " OJO NEKO-NEKO, OJO LENO, OJO NAKAL "

  2. Ping-balik: Mengolah dan Mempertajam Nurani ala Ki Sabda Langit | Mlathi Wulung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: