TUNE UP POTENSI DIRI !!

TINGKAT KESADARAN OTAK

Telah lama diteliti bahwa selama hidupnya, manusia hanya menggunakan kurang dari 10% potensi diri yang tersembunyi di dalam otak. Bahkan sebagian besar manusia menggunakannya di bawah bilangan 5%. Lalu kemana yang 90% ? Jawabannya adalah potensi diri tersebut menunggu untuk digali. Dua dekade terakhir, penelitian tentang potensi diri manusia mengalami peningkatan yang signifikan. Semakin banyak metode-metode up to date dengan hasil penelitian yang mengungkap potensi diri dengan cara pengembangan potensi otak manusia. Bagaimanakah hubungan antara potensi diri atau potensi otak ini dengan kehidupan anda ? Pada realitasnya keduanya mempunyai hubungan yang erat sekali. Hal ini berarti, kemampuan anda untuk mengoptimalkan daya  otak anda akan sangat membantu anda untuk meraih target kesuksesan anda.

JEMPUTLAH ANUGERAH TUHAN DENGAN POTENSI DIRI

Potensi diri manusia sungguh luar biasa dahsyatnya. Lihatlah hasil karya potensi diri manusia di muka bumi ini. Meliputi berbagai bidang disiplin ilmu mengeksplorasi luasnya jagad besar (makrokosmos), teori-teori fisika dan kimia yang membuat manusia mampu pergi menjelajah ke bulan, mengeksplorasi luasnya angkasa luar,  meluncurkan satelit dengan kemampuan membaca setiap detil peta bumi secara lengkap dan jelas, menciptakan pesawat terbang super canggih, pesawat ulang alik nan menghebohkan, menciptakan kapal selam super power, menemukan jejaring internet yang membuat dunia ini serasa mengkerut  seolah-olah bagaikan dalam  genggaman tangan. Begitu juga eksplorasi ke dalam jagad kecil (mikrokosmos) yang teramat rumit dan njelimet, temuan-temuan dalam bidang ilmu biologi, neuro science, neurologi, fisiologi, kimia mikro dan teknologi medis yang membuat manusia mampu  menciptakan organ-organ tubuh imitasi yang dapat mengganti fungsi organ ciptaan Tuhan yang telah rusak. Ilmu ekonomi yang mampu membuat imperium bisnis sangat besar dan kuat, digabung dengan ilmu sosial dan politik mampu menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di berbagai negara belahan bumi Eropa, Amerika dan Asia. Semua itu merupakan buah karya potensi otak manusia. Dahulu, sesuatu yang dianggap sebagai kodrat (harga mati) yang tak bisa lagi dirubah (diwiradat), kini manusia semakin membuktikan diri mampu membuat temuan-temuan dan hasil karya yang menakjubkan, boleh jadi dianggap mukjizat. Meciptakan lensa mata imitasi menggantikan lensa asli yang rusak terkena katarak atau aksiden, menganti jantung manusia dengan jantung binatang, bahkan dengan alat pemacu kerja jantung membuat seseorang mampu bertahan hidup puluhan tahun lagi.

Bukankah tugas manusia di bumi ini untuk membaca, memahami, lalu menghayati bahasa dan ilmu Tuhan yang Mahaluas tiada batasnya itu. Bukankah setiap ada kesulitan, manusia selalu tertantang berikhtiar menemukan jalan keluarnya ? Maka tak heran bila dalam teknologi elektronika-metafisika, manusia telah menemukan alat penyadap keberadaan roh halus dan eksistensi makhluk gaib lainnya. Bahkan mungkin manusia masa depan akan mampu mendeteksi dan menshooting dengan kamera khusus yang dapat menangkap berbagai wujud makhluk halus.

Perkembangan potensi manusia tentunya tidak akan berkembang pesat apabila mental spiritual, dan pola pikirannya masih terbelenggu oleh sistem nilai yang diam-diam mengikat kesadaran dari dalam alam bawah sadar Anda sendiri. Agama  pun sesungguhnya bukan untuk mengungkung mental, mengurung kesadaran dan kebebasan berfikir, serta membelenggu kemampuan jelajah spiritual manusia.  Sebaliknya, sungguh ideal di saat mana agama dipahami sebagai guidance (pemandu jalan) agar potensi dan prestasi manusia mampu mengembangkan kemampuan pikirnya secara maksimal, dengan orientasi yang terarah, bermanfaat sebagai berkah bagi alam semesta dan seluruh isinya. Pada hakekatnya peran semua agama bukan bertujuan untuk membatasi perkembangan potensi diri, kreatifitas dan kreativitas inovasi manusia. Melainkan menjaganya agar jangan sampai inovasi manusia disalahgunakan sehingga membuat kerusakan-kehancuran di muka bumi. Sebagai contoh, bila Anda percaya bahwa Tuhan itu berkah bagi alam semesta maka dinamit bukan untuk digunakan membunuh manusia lainnya, melainkan untuk menciptakan energi yang dimanfaatkan bagi kesejahteraan umat, serta menjaga dan melestarikan anugrah Tuhan berupa lingkungan alam.

Dapat dibayangkan besarnya prestasi apabila manusia mampu mendayagunakan potensi diri yang lebih besar lagi, hingga mencapai 50 % nya saja. Sebab biar seberapapun kemajuan dan kedahsyatan potensi manusia seperti contoh di atas, kenyataannya bagian yang 90% potensi masih terpendam di dalam diri dan dibiarkan sia-sia begitu  saja. Maka tugas masing-masing kita adalah bisa membuka, menggali, mengenali, mengembangkan, lalu memanfaatkan potensi diri lebih baik daripada hari ini. Bukan untuk mengejar kepentingan pribadi, melainkan untuk menggapai kebaikan yang lebih utama, yakni menghayati makna berkah bagi alam semesta, dengan berprinsip memanfaatkan hidup kita agar berguna bagi sesama, seluruh makhluk, dan lingkungan alam. Apabila prinsip ini Anda terapkan dalam lembaga terkecil keluarga, niscaya keluarga anda akan harmonis, tenteram, selamat, sejahtera, dan selalu kecukupan rejeki. Kalis ing rubeda, nir ing sambekala. Terlindung dari segala kefakiran ; fakir kesehatan, fakir harta, fakir ilmu, fakir hati nurani, fakir budi pekerti.

Demikian pula apabila hal serupa terjadi di dalam lingkup wilayah yang lebih luas : kelurahan, kecamatan, kabupaten, propinsi, dan negara, maka ketidak-tentraman, kekisruhan, perselisihan, percekcokan, konflik di antara warga bangsa, antara pemimpin dengan rakyatnya, antar pemimpin dengan pemimpin lainnya, hampir pasti selalu berakibat tertutupnya pintu rejeki dan pintu-pintu anugrah yang disiapkan alam semesta (Tuhan). Nasib bukan tergantung Tuhan, tetapi tergantung pada diri kita sendiri. Alam semesta (Tuhan) telah meletakkan dan menyiapkan rejeki serta anugrah “di suatu tempat”  dan tugas kita adalah menjemputnya. Maka tak pelak lagi, negeri ini akan menggapai konsep tatanan sosial “RATU ADIL” di mana nusantara menjadi negeri yang gemah ripah loh jinawi, tata titi tentrem kerta raharja.

Secara teknis, untuk menjemput anugerah memerlukan kesadaran diri untuk mengembangkan potensi dalam diri. Untuk mengembangkan potensi diri, kita harus terlebih dahulu memahami 3 unsur utama yang mempengaruhi kepribadian manusia. Ketiga unsur tersebut sangat menentukan potensi diri dan  menjadi faktor penentu kesuksesan seseorang, adalah sebagai berikut :

  1. Data InPut. Data input di antaranya mencakup  sistem kepercayaan, ilmu pengetahuan, tradisi, budaya, lingkungan pergaulan dan pengalaman hidup. Semua itu merupakan faktor yang menentukan pola pikir (mind set) seseorang. Sistem  kepercayaan mencakup seperangkat nilai, sesuatu yang dianggap berharga, segala sesuatu yang diyakini, dan segala sesuatu yang dianggap benar. Cara pandang agama dalam memahami kehidupan ini akan berpengaruh terhadap cara pandang atau pola pikir (mind set) yang dimiliki para penganutnya. Demikian pula ilmu pengetahuan, tradisi, budaya, pengalaman hidup semuanya merangkum seperangkat nilai yang berisi bagaimana tingkat kesadaran manusia memahami setiap lini kehidupan ini. Tingkat kesadaran ini tercermin dalam pola pikir setiap individu.
  2. Pola Pikir (mind set) atau dalam ilmu Jawa disebut Båwå : disebut pula sistem berfikir merupakan faktor penentu sistem perilaku atau kepribadian seseorang (behavior). Menentukan bagaimana seseorang mengambil atau menentukan suatu rencana tindakan. Pola pikir akan menentukan respon terhadap segala sesuatu yang terjadi di dalam diri (inner world) maupun lingkungan sosial dan lingkungan alamnya. Pola pikir setiap individu dipengaruhi oleh tingkat kesadarannya. Tingkat kesadaran ditentukan oleh pengalaman pribadi, lingkup pergaulan, ilmu pengetahuan, sistem kepercayaan, mitologi, dan kebudayaan. Pola pikir ini kemudian akan menentukan pola perilaku atau sistem perilaku.
  3. Sistem perilaku / Kepribadian (behavior) atau dalam ilmu Jawa disebut Solah :  adalah faktor yang menentukan tata cara berinteraksi, bertindak, berbuat atau penentu perbuatan terhadap dunia luar, lingkungannya, atau segala sesuatu peristiwa di dalam diri maupun lingkungan sosialnya.

Data in put ditampung dalam memori alam pikiran bawah sadar. Kadang data-data yang telah tersimpan di dalam alam pikiran bawah sadar akan muncul secara otomatis tanpa anda sadari, yang mewarnai sikap, tabiat, jalan pikiran, dan pendapat yang anda kemukakan. Alam bawah sadar bagaikan stockpile atau database yang menyimpan banyak potensi diri maupun impotensi diri. Alam pikiran bawah sadar  dapat muncul dalam kondisi darurat, atau dalam keadaan hening rileks, dan biasanya bekerja secara spontan.  Kiranya sebelum membahas lebih lanjut perlu diulas sedikit apakah alam pikiran bawah sadar itu ?

ALAM PIKIRAN BAWAH SADAR

Alam pikiran bawah sadar bukan berarti tiadanya kesadaran. Sebaliknya, justru di situlah kesadaran level lebih tinggi (higher consciousness) diri anda berada. Hanya saja kenapa disebut alam pikiran bawah sadar, karena pada saat kita memahami alam pikiran bawah sadar ini kita masih menggunakan perspektif alam pikiran sadar yang belum memahami kesadaran pikiran bawah sadar kita sendiri.  Apabila anda telah sukses mengoptimalkan alam pikiran bawah sadar, maka sudah tidak ada lagi “tembok penyekat” antara alam pikiran bawah sadar dengan alam pikiran sadar. Sebaliknya alam pikiran sadar anda selalu menyadari apa yang dipahami alam pikiran bawah sadar. Jika anda terbiasa mengolah batin, anda akan memiliki kemampuan tersebut.

Di manakah letak alam pikiran sadar dan alam pikiran bawah sadar berada ? Berdasarkan pengukuran melalui alat yang dinamakan Electro-encepalograph dan perangkat eletronis pengukur kinerja otak lainnya, pada dasarnya otak memiliki 4 Fase Gelombang yaitu Bheta, Alpha, Theta, dan Delta. Sementara itu, terdapat pula gelombang gamma, di mana diindikasi sebagai gelombang tak beraturan. Namun gelombang gamma perlu pengkajian yang lebih mendalam dan panjang lebar, sehingga tak perlu untuk kita bahas di sini. Mungkin akan bisa kita bahas  pada thread selanjutnya.

Bheta

Fase gelombang otak pada frekuensi/cyclon 12 – 40 Hz/Second. Di saat mana anda sedang sangat aktif seperti mengobrol, memikirkan banyak hal, mengerjakan sesuatu, gugup/gelisah atau keadaan aktif lainnya. Gelombang Bheta sangat diperlukan jika kita harus memikirkan beberapa hal sekaligus, tapi TIDAK dibutuhkan  jika kita ingin menyerap informasi secara cepat, tepat dan akurat. Kemampuan analisa gelombang Bheta sangatlah terbatas, hanya mampu menampung sekitar 7-10 bit data dan masalah per session. Gelombang bheta biasanya cepat menemui jalan buntu. Buktinya, jika anda sedang banyak masalah dan pekerjaan yang anda pikirkan, maka anda akan mengalami perasaan panik, risau, kalut, hingga jalan buntu tidak bisa lagi mikir jalan keluar.

Alpha

Fase gelombang otak pada frekuensi/cyclon 12-8 Hz/Second. Fase otak penuh kreatifitas, di mana otak dalam keadaan yang lebih rileks. Fase ini sangat baik untuk belajar, menyerap informasi, melakukan terapi, mempercepat proses penyembuhan, meningkatkan kekebalan tubuh, juga mengurangi stress mental-emosional dan fisik. Sering disebut sebagai keadaan Meditasi Dasar. Fase alpha merupakan jembatan antara kesadaran bheta dengan theta. Pada saat semedi/meditasi Anda dapat menangkap sinyal-sinyal akurat yang dipancarkan oleh kesadaran theta. Buktikan, jika anda sedang kalut, panik, resah, gelisah, pikiran menemui jalan buntu, lalu lakukan penurunan gelombang otak ke level alpha. Caranya lakukan konsentrasi dan relaksasi dengan hanya memikirkan satu hal saja yang membuat anda senang dan gembira. Bisa pula anda melakukan posisi meditasi, semedi atau zikir, semuanya targetnya sama yakni keheningan pikir. Setelah itu anda akan benar-benar menemukan jalan keluar, pikiran anda terbuka dan menjadi jernih cemerlang.

Theta

Fase gelombang otak pada frekuensi/cyclon 8-4 Hz/Second. Fase gelombang otak yang lebih dalam, yaitu saat anda ada dalam kesadaran meditatif atau trance. Fase ini sangat bagus untuk proses auto-sugesti/auto-hypnosis. Pada fase inilah “mimpi” terjadi, sehingga dengan teknolgi yang mampu mengontrol fase ini, anda dapat memperoleh mimpi “Extra-Sensory Perception” atau biasa disebut kewaskitaan/wangsit. Melalui fase ini anda dapat menemukan jawaban yang tepat atas suatu permasalahan yang rumit dan berat. Dapat mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi, tanpa harus susah payah melakukan penelitian dan pengumpulan data terlebih dulu. Namun kelemahannya, jawaban yang muncul dari alam pikiran bawah sadar biasanya masih berupa SIMBOL yang masih harus anda jabarkan dan maknai secara tepat. Kesalahan dalam memaknai dan menjabarkan bahasa SIMBOL akan berakibat suatu pemahaman dan tindakan yang tidak tepat. Kiat suksesnya sederhana saja; berusahalah untuk menjabarkan dalam kadar nilai yang bersifat universal dan netral, bebas dari rasa egoisme, etnosentrisme, rasisme, dan pilih kasih. Sebagai contoh; dalam kesadaran meditatif anda muncul gambaran sosok manusia seperti patung liberty. Anda tidak perlu mengartikannya sebagai malaikat, atau harus pergi ke Amerika untuk menemui patung tersebut. Tapi pahamilah HAKEKAT patung tersebut, yakni simbol dari kedamaian dan ketentraman hidup.

Delta

Fase gelombang otak pada frekuensi/cyclon 4-0,1Hz/Second. Delta merupakan fase gelombang otak yang terakhir dan paling dalam. Keadaan ini diperoleh saat anda tidur nyenyak atau keadaan koma. Dengan mampu mengontrol fase ini, anda dapat memperoleh kondisi tidur yang nyenyak dan berkualitas. Dengan teknik tertentu, fase ini dapat menghubungkan antara theta Anda dengan Energi Kesadaran Astral. Melalui fase ini pulalah anda dapat mewujudkan energi pikiran menjadi materi. Bahkan dapat weruh sadurunge winarah, melihat sesuatu yang akan terjadi. Anda dapat berhasil menggapai Energi Kesadaran Astral di mana anda bisa mengalami MELEK SAJRONING TURU. Jiwa anda sadar walau dalam keadaan tidur pulas. Ciri-ciri awal keberhasilannya ; Anda dapat mendengar suara dengkuran atau suara nafas anda sendiri pada saat anda sedang tidur pulas.

DAPATKAH PIKIRAN SADAR MENYADARI ALAM BAWAH SADAR ?

Gelombang otak pada frekuensi bheta dan alpha berada di level alam pikiran sadar. Sedangkan frekuensi theta dan delta disebut sebagai alam pikiran bawah sadar. Sekali lagi, bukan berarti tidak adanya kesadaran otak/pikiran. Melainkan disebut alam bawah sadar, karena kesadaran delta dan theta belum mampu dipahami oleh kesadaran alpha dan betha (pikiran sadar). Fungsi alam bawah sadar merupakan stockphile atau memory card yang menampung dan menyimpan “bahan-bahan” jadi hasil olahan pikiran sadar yang sudah terseleksi oleh RAS (reticular activating system). Sedangkan pikiran sadar berfungsi sebagai “mesin produksi” bahan “olahan jadi” tersebut. Tugas pikiran sadar adalah memberi pemaknaan, lalu disaring mana yang dianggap memiliki nilai/value untuk dimasukkan ke dalam alam bawah sadar. Misalnya anda memaknai suatu yang hanya sekedar “keyakinan” tetapi Anda anggap sebagai kebenaran faktual, maka RAS anda akan menginstalnya ke dalam alam pikiran bawah sadar. Lalu tanpa anda sadari pola pikir dan perilaku anda akan diwarnai oleh makna/nilai yang tersimpan dalam alam pikiran bawah sadar.

PROSES PEMAKNAAN/PENILAIAN

Proses indoktrinasi, yang dilakukan oleh lembaga pendidikan-pengajaran agama, maupun lembaga militer pada umumnya memilih prinsip monolog, dan anti-dialog. Karenanya proses tersebut TIDAK BEBAS NILAI alias tetap berpegang pada asas kepentingan (naratif). Sementara pendidikan umum yang bersifat akademik-ilmiah-intelektual lebih memilih proses dialektika yang mengutamakan proses dialogis dengan mendasarkan diri pada prinsip BEBAS NILAI (deskriptif). Bukankah peristiwa alam, rumus-rumus alam yang ada adalah bebas nilai?!! Bukankah yang memberi nilai adalah pikiran dan kepentingan manusia ?!! Nah, RAS sangat dekat hubungannya dengan pemaknaan atau penilaian manusia terhadap suatu hal. RAS akan “menginstal” data matang (nilai/pemaknaan) yang dianggap penting dan bernilai ke dalam alam pikiran bawah sadar.

Sementara itu cara kerja RAS adalah sebagai berikut :

  • Data-data (stimulan) diolah oleh rasio/pikiran sadar, lalu masuk ke pikiran bawah sadar melalui proses penyaringan diri, dinamakan RAS (reticular activating system).
  • RAS tidak hanya menerima bahan jadi (nilai/pemaknaan) dari pikiran sadar, tetapi juga mengirim nilai/pemaknaan tersebut ke alam pikiran sadar. Kelemahannya : “Bahan jadi” yang telah diberi nilai oleh alam pikiran sadar dapat berupa “bahan jadi” yang konstruktif (positif/obyektif) bisa pula “bahan jadi” yang destruktif (negatif/distortif).
  • RAS bekerja otomatis tergantung pada kondisi gelombang otak, pemikiran dan emosi. Fungsi RAS adalah menginstalasi dan uninstalasi program ke atau dari dalam alam bawah sadar.
  • Kejadian /peristiwa bersifat netral bebas nilai. Sementara itu yang memberi nilai adalah pikiran sadar kita.

Persoalannya, bagaimana kita memilih program (nilai/pemaknaan) yang bermanfaat, bagaimana menentukan program positif. Positif bernilai universal dan positif bernilai individual. Program positif individual akan dipengaruhi oleh stimulus yang berasal dari luar diri. Sementara itu, program positif universal bersumber dari rahsa sejati yang menciptakan stimulan dalam otak sebelah kanan (spiritual spot). Misalnya nilai universal hukum sebab akibat yang memandang Puncak dari penyebab (penyebab sejati) dari seluruh kejadian di alam semesta ini disebut sebagai Tuhan (God) atau Causa Prima. Sesuatu yang ada (being) namun keberadaanya (eksistensi) tidak disebabkan oleh apapun juga.

Agar alam pikiran bawah sadar kita tidak keliru malah menumpuk “barang rongsok”, atau “racun dunia”. Oleh sebab itu diperlukan suatu prinsip yang paling sederhana dan aman sebagai pedoman dalam melakukan penilaian dan pemaknaan atas segala sesuatu. Yakni dengan prinsip ; apakah sesuatu itu memiliki faedah untuk diri kita, orang lain, dan lingkungan alam atau tidak. Salah satu patokan dasar yang biasa digunakan dalam falsafah Jawa adalah : sesuatu itu bagus/positif/baik kalau tidak ada efek menyakiti diri sendiri, menyakiti hati, mencelakai dan merugikan sesama/orang lain serta seluruh makhluk beserta lingkungan alam. Hal itu merupakan suatu prinsip kebaikan bersifat universal dalam rangka memberi nilai/memaknai segala sesuatu. Melampaui sikap rasialis, etnosentris, fanatis, egois, dan primordialisme. Dengan sikap demikian, RAS akan lebih akurat menyeleksi mana saja “bahan jadi” yang harus diinstal.

SULITNYA MENSORTIR DATA, MENGHILANGKAN DISTORSI

Sekali lagi, RAS hanya menginstal atau menguninstal data matang yang sudah dimasak (dinilai/dimaknai) oleh pikiran sadar / rasio. Kita masih perlu mensortir dan menghilangkan distorsi data yang disebabkan oleh kebodohan pikir dan lemahnya analisa. Semakin canggih dalam pensortiran, maka kita mampu menjadi insan yang waskita, permana, awas, cermat sehingga mampu membedakan mana “racun” mana pula “madu”. Jika ternyata “madu” maka RAS perlu menyimpan “database” ke dalam alam bawah sadar”. Atas dasar itu terdapat pepatah ; KEBODOHAN SANGAT DEKAT DENGAN KEJAHATAN DAN SEGALA MACAM KEFAKIRAN. Silahkan para pembaca yang budiman mencari orang yang mendem donga, mabuk agomo tapi bisa menciptakan teknologi super canggih. Kita cermati secara obyektif dan realistis saja, di Indonesia ini masih ada beberapa orang yang sibuk debat kusir soal sistem keyakinan, dogma, atau soal khalal-kharam, sementara bangsa lain tengah sibuk mencitakan teknologi serba digital, teknologi super nano, mengolah rumus fisika “hologram”,  yang semua itu dimaksud agar manusia lebih mampu memaknai apa sejatinya hidup ini, sehingga manusia menjadi bersikap lebih arif dan bijaksana. Sambil berharap-harap supaya dirinya bermanfaat bagi masyarakat dunia tanpa pilih kasih.

PENTINGNYA KEWASKITAAN, KECERMATAN HATI DAN PIKIRAN

Manusia waskita, awas, cermat, arif bijaksana akan mampu melakukan seleksi “data-data bahan jadi” secara akurat tepat, benar dan pas. Setahu saya, itu pula alasan mengapa tradisi Jowo mengutamakan mengolah dan mengasah ngelmu sastra jendra, supaya manusia pandai membaca “kitab teles” yang tergelar di jagad raya, tidak sekedar “produk” jarene, ujare, katanya. Data akurat yang sudah diseleksi dan benar-benar bersih dari “racun”, akan otomatis diseleksi untuk diinstal ke alam bawah sadar. Pernahkan anda merasa sudah tahu lebih dulu apa yang menjadi jawaban atas suatu kejadian sebelum rasio/logika anda melakukan analisa ? Jika pernah, berarti RAS dan alam bawah sadar anda dapat bekerja dengan sebaik-baiknya. Alam pikiran bawah sadar anda bukanlah sekedar keranjang sampah beracun melainkan berlian yang selalu memancarkan cahaya kebenaran, nur sejati, cahyo sejati.

CIRI ALAM BAWAH SADAR YANG MERDEKA

Alam bawah sadar yang MERDEKA, maksudnya adalah merdeka atau bebas dari belenggu distorsi yang disebabkan oleh berbagai macam polutan seperti ; imajinasi, reka-reka, ilusi, mitologi, dongeng bocah, ceunah ceuk ceunah, ujare, omonge, serta pemaknaan dan penilaian yang mengandung kadar SUBYEKTIVITAS tinggi. Bawah sadar anda pun akan menjadi “mata tembus pandang” yang mampu menyibak tirai rahasia. Membuka hijab yang bersifat lahir maupun batin. Sehingga terkadang anda heran sendiri, manakala menyadari keputusan spontan anda ternyata benar dan tepat padahal tanpa melibatkan analisa rasio anda lebih dulu. Hal itu terjadi karena alam bawah sadar anda telah menjadi “sumber mata air” kesadaran tinggi (higher consciousness) yang diam-diam tidak disadari oleh rasio/alam sadar anda sendiri. Kecepatan, ketepatan dan kemampuan analisanya jutaan kali lebih cepat dibandingkan dengan kemampuan rasio/logika alam pikiran sadar anda sendiri. Alam bawah sadar sudah memuat data-data yang telah diolah menjadi bahan jadi, apabila sewaktu-waktu diperlukan akan menjadi MAKANAN INSTAN SIAP SAJI. Anda tak perlu lebih dahulu berbelanja dan memasaknya, anda tinggal menyantap saja. Sewaktu-waktu Anda perlukan, anda tinggal patrap jurus relaksasi, konsentrasi, hening lalu byarr…jawaban yang anda harapkan sudah tersaji dan siap santap. Kesadaran alam pikiran bawah sadar, ditandai dengan ide-ide yang inspiratif, inovatis, dan dinamis. Bila kita terbiasa mengolah keseimbangan antara alam sadar dan bawah sadar, kita akan mampu berfikir jernih, cepat, tepat, akurat walau dalam keadaan tertekan dan genting. Silahkan dibuktikan dan dinikmati hasilnya.

Pertanyaannya kemudian, apa saja faktor yang mempengaruhi cara menilai dan memaknai segala sesuatu ? Tentu saja hal itu disebabkan oleh suatu sistem nilai. Berikut ini saya ulas secara singkat beberapa faktor yang sangat mempengaruhi sistem nilai seseorang :

  1. Lingkungan terdekat misalnya : keluarga, orang-tua, saudara kandung, teman bermain, kelompok sosial, golongan, aliran/mazab. Misalnya anda memeluk suatu keyakinan tertentu, kenyataannya kejadian itu tidaklah spontan, atau tiba-tiba keyakinan yang anda anut sudah dibawa sejak procot lahir ke dunia. Melainkan karena faktor keturunan (kebetulan).
  2. Lingkungan sosial-budaya. Meliputi kebudayaan masyarakat, tradisi, sistem kepercayaan, falsafah/pandangan hidup, sub-kultur atau pola-pola perilaku masyarakat. Meliputi lingkungan sosial-ekonomi misalnya masyarakat agraris, maritim, atau industri. Lingkungan sosial terdekat (keluarga), lingkungan masyarakat, sistem pendidikan, dan sistem politik. Misalnya kita memiliki sistem nilai yang bersumber dari suatu keyakinan. Kita menganut suatu keyakinan bukan karena pilihan, namun karena faktor-faktor kebetulan, bahkan tak jarang karena faktor paksaan. Misalnya mengikuti agama orang tua, disebut juga sebagai agama warisan. Lalu dikembangkan sebagai keyakinan mutlak. Sementara yang lainnya menganut suatu keyakinan karena takut pada daulah THEOKRASI yang biasanyafasis-totaliter. Semua itu melahirkan sistem nilai, dan sistem nilai menjadi pedoman kita untuk menilai dan memaknai segala sesuatu.
  3. Generalized other. Atau figur yang dijadikan tulada/suri tauladan yang anda jadikan sebagai panduan dan komparasi dalam menilai dan memaknai kehidupan ini. Bisa berupa tokoh politik, agamawan, budayawan, negarawan, dan bisa jadi tokoh bajingan, namun semua itu pada prinsipnya adalah orang-orang yang dikagumi.
  4. Pengalaman hidup meliputi pengalaman spiritual, baik berupa pengalaman rohani maupun pengalaman jasmani. Kesimpulan-kesimpulan realitas maupun idealitas akan menentukan tingkat kesadaran dan pemahaman spiritual masing-masing individu. Kesadaran dan pemahaman itu akan menjadi sistem nilai yang dijadikan dasar atau patokan dalam menentukan baik buruknya segala sesuatu.

Manusia “Linuwih”

Manusia linuwih tidak lantas berarti orang yang sakti mandraguna. Linuwih adalah memiliki kelebihan dibanding rata-rata orang. Kelebihan itu terletak pada prinsip keseimbangan. Sebagaimana keseimbangan yang ada di dalam mikrokosmos (jagad kecil atau diri pribadi) dan keseimbangan yang ada dalam makrokosmos (jagad besar atau alam semesta). Manusia seperti ini disebut sebagai manusia kesadaran KOSMOLOGIS. Pada galibnya, hubungan keduanya juga saling cross cuting harmony atau saling silang-menyilang dalam hubungan yang seimbang. Yakni, manusia selaras, sinergis, dan harmonis dengan alam semesta (manjing ajur ajer dengan pusaka hasta brata) atau kesimbangan mikro-makro kosmos. Di sini pembahasan saya tekankan pada adanya keseimbang di dalam  mikro-kosmos terutama pada keseimbangan gelombang otak. Keseimbangan antara gelombang beta, alpha, tetha, dan delta. Untuk menyelarasakan 4 gelombang tidaklah mudah, karena banyaknya kendala yang harus dilenyapkan. Oleh sebab itu untuk menyeimbangkan gelombang otak, perlu proses pelatihan dengan menerapkan beberapa teknis melatih diri.

Manfaat Stimulasi Penyeimbangan Gelombang Otak

  • Memprogram ulang pola pikiran dan perasaan anda menjadi mudah meraih sukses.
  • Menjadi lebih produktif dan kreatif
  • Menjadi lebih relaks dan bebas stress
  • Meraih sukses lebih cepat di bidang apapun
  • Mearaih kredit poin lebih tinggi pada prestasi kerja anda
  • Memiliki daya tangkap dan daya ingat lebih baik, cepat, kuat dan permanen
  • Memiliki kepercayaan diri lebih baik
  • Memiliki kemampuan komunitas bisnis dan sosial yg lebih baik
  • Mampu memecahkan berbagai masalah secara kreatif
  • Menghilangkan berbagai macam kebiasaan dan tabiat buruk
  • Emosi dan mood lebih stabil
  • Meningkatkan kemampuan otak
  • Meraih hasil-hasil tersebut (perubahan diri) dalam waktu lebih cepat dan singkat.

EFEK MEDITASI

Pada saat kita berada dalam situasi panik, gagap, gugup, tidak percaya diri, kalut, atau beban pikiran yang terlalu banyak, akan membuat katub RAS mengunci rapat, sehingga memungkinkan pikiran anda justru mengalami jalan buntu. Sebaliknya pada saat anda melakukan meditasi, kemudian mencapai kondisi relaksasi (gelombang alpha), maka katup RAS akan membuka, menjadi celah untuk masuk dan keluarnya arus data dari alam pikiran bawah sadar menuju alam pikiran sadar, dan sebaliknya dari alam pikiran sadar menuju alam pikiran bawah sadar. Perhatikan anak panah berwarna orange adalah proses masuknya data ke dalam alam pikiran bawah sadar. Sebaliknya anak panah berwarna hitam adalah proses keluarnya data dari alam pikiran bawah sadar ke alam pikiran sadar.

salam karaharjan

semoga bermanfaat

About SABDå

gentleman, Indonesia Raya

Posted on September 26, 2010, in Tune Up Potensi Diri !! and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 61 Komentar.

  1. Suwun mBah Sabda…sangat bermanfaat
    hihihi pertamax

  2. Ga mudeng mbah.. Bingung kie lekase ko ndi dhesek?

  3. Akhirnya ada yang bisa melebihi teritorika mario teguh.. Bravo ki sabda

  4. Ijin ki.. Boleh kah saya mengcopy tulisan anda dan saya bukukan? Bagus banget ki.. Salam dr linda di dubay.
    ===========
    Mb Linda Yth
    Silahkan, saya yg berterimakasih karena panjenengan membantu saya utk pembukuan. Harapan saya sedrhana saja, semoga tulisan di atas ada manfaatnya bagi sesama mahluk.
    salam karaharjan

  5. @Ki Sabda: Terima kasih postingannya. Sangat bermanfaat. Tapi yang jadi masalah, bagaimana caranya meraih potensi tersebut? Ditunggu potingan lanjutannya, terutama pada tingkat aplikasi.

  6. Matur nuwun infonya Mas Sabda. Ini sama dg keterangan mursyid saya ttg keutamaan riyadhah / meditasi. Salam karaharjan.

  7. Salam karaharjan…
    Salam kenal Ki Sabdalangit…
    Selama ini saya sering membaca tulisan2 panjenengan di web ini. Bagus sekali isinya dan maknanya sangat mendalam, walaupun kadang beberapa hal belum bisa dimengerti oleh saya yang bodoh ini. Bisa menjadi penyejuk dahaga jiwa kita ditengah2 kehidupan dunia modern yang menghambakan materi tapi gersang ini.
    Kalau boleh usul ki… mungkin ada baiknya tulisan2 panjenengan maupun karya2 filsafat leluhur kita tolong diterjemahkan dalam bahasa indonesia dan asing lalu diterbitkan dalam bentuk buku. Banyak tulisan pujangga2 kita dimasa lampau seperti Ki Ageng Suryamentaram, Ronggowarsito, dll yang berisi filsafat kehidupan dan bagus2 namun sayangnya belum tersebar luas karena menggunakan bahasa jawa halus yg sulit dipahami anak muda sekarang ini. Padahal saya tahu isinya sangat bagus dan dalam sekali filsafatnya walaupun saya baru baca sedikit dan masih awam. Kalau dibandingkan dengan tulisan ahli filsafat barat seperti : descartes, socrates, aquinas dll tidak kalah isinya. Malahan tulisan pujangga2 kita terasa lebih menyejukkan karena kaya akan olah rasa, sementara filsafat2 barat lebih mengandalkan logika sehingga terasa kering.
    Usulan saya, mohon kiranya Ki Sabdalangit mempelopori agar tulisan pujangga2 kita bisa tersebar luas dan mengglobal. Mungkin bisa diawali dengan tulisan2 Ki Sabda dulu atau bisa dengan menterjemahkan hasil karya pujangga kita ke dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Saya yakin pasti banyak peminatnya dan bisa menjadi setetes embun di dunia modern yang gersang ini. Dan kalau tulisan pujangga2 leluhur kita tidak disebarluaskan ke generasi sekarang, saya khawatir akan hilang dan generasi mendatang akan semakin kehilangan jati dirinya.

    Kalau panjenengan tidak keberatan, suatu saat saya ingin sowan ke rumah panjenengan. Saya ingin menimba ilmu dari panjenengan dan berdiskusi tentang hal ini.
    Boleh saya tahu alamat penjenengan Ki.. atau nomor telp yang bisa saya hubungi? atau mungkin bisa dikirim ke email saya : kawulaalit73@yahoo.com.

    Matur nuwun Ki Sabda… maaf kalau saya yang bodoh dan hina ini terlalu banyak berkomentar.
    Salam hormat dan Karaharjan….

  8. “Perhatikan anak panah berwarna orange adalah proses masuknya data ke dalam alam pikiran bawah sadar.”
    ————————————————————-

    Agar berwarna ‘orange’…Cahayanya darimana Ki…?!

  9. Salam karaharjan untuk PakDhe Sabda dan Keluarga serta sodaraku pengunjung Blog ini

    kalo boleh menyimpulkan ttg tulisan PakDhe Sabda di atas, Olah Semedi merupakan salah satu cara mendidik kita untuk menjadi manusia yang bisa “nuruti kareping rasa” bukan yang hanya “nuruti rasaning karep”.

    Mohon maaf sebelumnya ….
    saran PakDhe : mbok njenengan adakan semacam sarasehan untuk menunjukkan secara langsung pada Sodara-sodara pengunjung Blog ini tentang teknik Olah Semedi yang “pener”. Kan ada suatu prinsip bahwa membagi ilmu itu jangan setengah-setengah..hehehe

    sesuatu yang baik kan prlu ditiru dan dilestarikan…sprti sodara-sodara yang ada di Kampus Wong Alus yang telah melakukan silaturahmi di ParangKusuma, alangkah baiknya…..jika panjenengan dapat meluangkan waktu, silaturami secara langsung untuk membimbing sodara-sodara pengunjung Blog ini yang masih awam ttg Olah Semedi.(termasuk saya)

    apabila ada kekeliruan, mohon maaf sebesar-besarnya..
    Andum Slamet

    • Mas Mono Yth
      Dalam acara gathering KI Wongalus di Prkusumo, kebetulan saya tempo hari “ditodong” sebagai salah satu tuan rumah, dan oleh para sesepuh dan sedulur diminta (harus) memberikan attunment massal kepada para sedulur yg malam itu hadir ada sekitar 350 org, sampai ada yg datang dari Brunei dan Malaysia. Attunt yg sempat dkita praktekan ; Tng Dlm, meditasi, sampai melatih kepekaan sixsense dgn acara “wisata gaib”. Di berbagai acara gathering di berbagai penjuru tanah air ini kebetulan sering mendapat “jejibahan” utk langsung memberi praktek attunment kok mas. Ada meditasi, olah nafas, ketrampilan lainnya. Yah, sebisa yg saya lakukan saja. Itung-itung sambil belajar kpd para sedulur lainnya. Dan tidak ada yg lebih penting ketimbang nambah sedulur.
      salam karaharjan

  10. Salam Rahayu Ki Sabda,

    Beberapa kali sudah saya membaca ttg bahasan ini, tak pernah bosan. Dan, Ki Sabda menambah lagi wawasan saya dg postingan ini. Matur Nuwun sekali.

    Pengalaman saya Ki,.. ketika saya masih kecil ( SD ), saya sangat ingat, sering sekali mengalami fenomena mendengar dengkuran saya sendiri saat tidur. Bahkan sering juga saat mimpi, saya sangat sadar kalo saya sedang tidur dan bermimpi.

    Setelah masuk kuliah sampai sekarang sudah punya anak,.. fenomena2 itu sudah tidak lagi terjadi. Mungkin pengaruh kondisi mental yg sudah tidak polos lagi. Atau apa saya juga tidak paham.

    Ijin belajar Ki Sabda,

    Salam Rahayu

  11. Rahahyu
    matur nuwun Ki Sabdo…seratanipun jenengan sampun saget nambah wawasan dalem…
    nderek ngangsu kawruh nggih Ki….
    Rahayu Karaharjan

  12. terimakasih ki sabda langit ijin buat membaca dan mudah2han bisa jadi barokah…

  13. Sependapat sama mas mono, diatas…….., apalagi kegiatan nya dilaksanakan di Bali, ngarep.com. Mohon maaf sebelumnya. Rahayu!

  14. Matur Nuwun ulasannya Ki menambah lagi khasanah keilmuan semoga bermanfaat bwt sy pribadi juga para sedulur semuanya.
    Semoga senantiasa ki sabda dalam naunganNYA, diberikan kesehatan keselamatan serta umur yang panjang, menjadi penebar bibit kasih sayangNYA. Amiin…

    Salam Rahayu

  15. Rahayu
    kang mas sabda
    hilang dahaga dan tentram rasanya kalau sudah mampir disini suguhanya enak enak buat di santap
    mudah – mudahan yang punya rumah ini di beri panjang umur dan banyak rejekinya soalnya masih banyak sodaraku yg belum sempat mampir
    buat kang mas sabda nuwun sewu
    mbok sekali sekali ngadain sarasehan di jakarta dan sekitarnya gitu loh mas apa saya yang ketinggalan berita ya..
    matur nuwun……
    rahayu

  16. Yth. Mas Sabda,
    Menawin kepareng, nyuwun alamat email lan no hp panjenengan.
    Wonten info penting ingkang badhe kawula aturaken.
    Salam, Tatang S.

  17. mohon maaf sebelumnya PakDhe….

    @mas tatang sidik: kalo saya membaca komen sodara yang laen, kayaknya alamat e-mail PakDhe Sabda itu sabdalangit@gmail.com

  18. Ijin ngopy ya Mas Sabdolangit… pingin ngangsu kaweruh

  19. Asslam mualaikum Wr.Wb
    Om sabda sy mhon pencerahanx.
    Koq sy mrs mnjd mhluk yg bingung, ketika kcl sy rajin shalat krn megaggap kwjiban utk smbh tuhan, ketika kuliah sy tingglkn shalat krn mrs tk ad efek yg kongkrit pd hidp sy krn sy msi brjudi dn srg ambisi, ktika kakek sy akn meninggl dia brpesn bhwa yg trpnting bg manusia adl syahadat…? sjk beliau wafat sy mulai mncri mkna psn tsb hingga smpai pd menydri iya..ya.. sbnrx sy ini siapa utk ap d dunia tp nti mati??? sy bca bku tntg ajrn Syekh Siti Jenar hingga trsa2r k blok2 Om sabda,Wong alus,alang2 kumtir,dll. dr sni sy bnr2 mulai sdr akn petuah2 kongkrit yg brdmpk + pd khidupn sy… hingga sy mrs bgitu dkt dg tuhan. dn sgt mrs nyman dg ajaran kejawen yg lbh dpt sy terima mknax drpd sy rutin k mesjid saat mgrib n isya??? tp sy ksulitn dlm prktek smedi utk mgenal diri sy…(mhon ptunjuk Om Sabda) skrg sy bs nrimo n bsr hti apbila bkrja krs tp hsl minim, hti sy tk gundah lg spt dlu pdhl sy tdk shalat hanya bljr menhan gempuran2 dlm da2…!!! tp sy msi bingung Mensinkronkn ajaran nabi muhammad dn Syekh siti jenar? ktika sy tanya kpd ayah jwbx alif,lam,lam,ha dan mim,ha,mim,dal…???
    Sy bingung bgmna crax mgenal dri spy gk bingung?
    Skrg sy krj d smp katolik yg tiap hr mbca injil yg isix sm berupa petuah2 dn perumpamaan2 yg mdh d mgerti spt kejawen? trxta smua agm sma brmuara kpd tuhan…!!!
    Om Sabda tlg bantu sy gmn agr sy bs bljr mgenal diri sy sndiri? ap yg hrs sy lkukan dn krjakan?… Sy bnr2 bingung!!! Spt ” KETHEK OGLENG-nya Kang KUMITIR”…
    Sy Mhon Om Dibantu pengarahannya…
    Trima Kasih
    Wassalamualaikum Wr.Wb

  20. suwun ki
    memang pener ki. iki kelase nak diterangke gawe wong sing bondho jare memang susah. tp suatu saat nak kepentok njadug dug. mengko piya~piye. baru ngerti. golek wong elek koyok ngene. koyo gombal. tp gombal kuwi akhire gawe ngelap sing rusoh. yo wolak~walike jaman.
    suwun. assalamu alaikum sholowoh sallam

  21. Assalammu’alaikum Wr.Wb
    Leres wedharanipun Ki, namun hal terpenting dalam proses interaksi manusia (liveware) dengan lingkungan di luar dirinya adalah dalam hal pengolahan informasi, sehingga hal terpenting dalam hal ini adalah tentang memori individu. Memori, persepsi, stress dan fatigue akan sangat berhubungan dengan MIND, yaitu kalbu, batin atau mental, lebih dari pikiran manusia, karena MIND adalah tempat berasalnya semua pikiran dan perasaan.
    MIND menciptakan ilmu dan teknologi untuk mengendalikan dan merekayasa semua materi serta untuk memahami hal-hal universal spiritual termasuk pengalaman mistis yang agung. Dimana MIND manusia terletak pada otak yang terdiri dari:
    – 10% lemak
    – 10% protein dan
    – 80% air.
    Nuwun

  22. Salam Teguh Timbul Rahayu Slamet
    wah mas kalau ini bukan lagi wong linuwih,tapi waskito tunggal mas
    terima kasih mas semoga tulisan mas bermanfaat,NUWUN

  23. ada kalimat bagus “mabuk donga….mabuk agomo…..” saya tau ada saudara kita yang sering leyeh-leyeh disini merasa tersindir,…. gak pa pa,… semoga bisa tersadar dengan kalimat mas Sabda ini,….. peace 🙂

  24. Memang sebagian Ahli mengatakan bahwa kita hanya menggunakan 10% potensi otak yang ada. Untungnya ada juga 2 orang Profesor yang berpendapat beda, yaitu Prof. Freud dan satu lagi namanya lupa, yang mengatakan bahwa potensi diri itu bukan dari otak fisik manusia.

    Mbah sependapat dengan itu. Karena potensi diri itu sebenarnya bukan dari otak fisik yang akan mati begitu kita meninggal, tapi dari Diri Sejati kita yang memang tidak pernah mati. Diri Sejati kita sudah ada sejak ribuan tahun bahkan mungkin jutaan tahun lalu.

    Setiap manusia memiliki tubuh fisik, jiwa, dan Ruh (Diri Sejati). Jiwa adalah perantara antara Tubuh Fisik dan Diri Sejati (Ruh). Di dalam tubuh fisik terdapat Jiwa, dan di dalam Jiwa terdapat Ruh. Begitu seseorang meninggal Jiwa dan Ruhnya tetap ada dan tetap memiliki kesadaran, sedangkan otak fisiknya? ya mati, habis dimakan cacing.

    Pembuktian kesadaran jiwa dapat dilakukan melalui teknik hipnotis, dimana seseorang yang dihipnotis hingga memasuki kesadaran jiwa, dapat mengingat kembali kejadian pada masa beberapa kehidupan sebelumnya (Ini membuktikan bahwa reinkarnasai adalah nyata). Tapi teknik hipnotis bukan teknik yang baik, karena komunikasi hanya terjadi antara si Penghipnotis dan Jiwa orang yang dihipnotis. Sedangkan otak orang yang dihipnotis tak dapat mengingat apa yang diingat oleh jiwanya.

    Teknik olah semedi atau meditasi tertentu yang dimaksudkan untuk mencapai kesadaran jiwa dan/atau Diri Sejati kitalah yang terbaik. Karena dengan teknik ini kita dapat mengingat/sadar sebagai Jiwa dan/atau Diri Sejati kita, yang pernah hidup berulang kali di dunia ini. Dengan ini kita dapat menyadari apa-apa yang menjadi kesalahan kita pada kehidupan yang lalu, mengapa kita dilahrkan berulang kali? apa tujuan hidup kita sebenarnya? Yang pada intinya adalah untuk belajar hingga dapat menyadari bahwa Tuhan adalah segalanya, untuk menjadi lebih percaya, lebih pasrah, dan lebih mengutamakan Tuhan di atas segalanya. Agar dapat kembali seutuhnya kepada Tuhan Sang Pencipta.

    Sadarilah bahwa semua pelajaran ini bukan untuk membuat kita menjadi sakti mandraguna. Untuk apa kesaktian? Aku yakin bahwa para sedulur pada kehidupan yang lalu juga pernah menjadi orang sakti, kebal, bisa terbang, dll. Orang yang telah mengenal Diri Sejatinya juga sadar betul bahwa Diri Sejati kita itu juga sebenarnya sudah sangat sakti!!…Jadi bukan itu yang dicari!!…Tapi kesadaran bahwa Tuhan adalah segalanya, bahwa kebahagiaan sejati hanyalah dari Tuhan, sehingga kita harus mengutamakan Tuhan, menjadi lebih percaya, lebih pasrah, dan semakin mencintai-Tuhan di atas segalanya. Untuk kembali seutuh-utuhnya kepada Tuhan Sumber Diri Sejati kita.

    • Wah, Mbah Tukul..

      Bahasanya seperti Mbah tukul ini praktisi Reiki Tummo yah? atau anda membaca bukunya GM. Irmansyah Effendi: “Diri Sejati”?

      SAlam kenal yah

  25. Yth. Mas Sabda, ijin share (dhandhanggula) :

    Ulah jiwa peparinging Gusti
    ingkang arsa dadya marga tama
    tinonton adi lampahe
    sepisan datan mungkur
    mring agama ageming nabi
    tan ana ingkang tilar
    tuntunan kang sampun
    binekta dening agama
    datan ana warga ingkang tilar margi
    manembah ingkang nyata

    Lenggahira dadi seksi Gusti
    datan ana ingkang tilar karsa
    namung nguja mring napsune
    manembah ingkang tekun
    gya tinilar rumangsa dhiri
    wus bisa panggih jiwa
    ingkang arsa nuntun
    marang tindak reh utama
    kang agama kinira tan ana malih
    jer ingsun wus pinanggya

    Lenggahira ulah jiwa kaki
    namung srana amrih ingkang jiwa
    panggiha lawan ‘gustine’
    nanging dudu delangguing
    pirsa swarga paringing Gusti
    marga sampun kacetha
    tata sembah iku
    tan ana tilar agama
    lamun jiwa sampun rinesik ing Gusti
    sira pirsa jatinya

    Nuwun, mugi migunani
    Salam karaharjan.
    TS

  26. seandainya kita semua bisa belajar dan mau belajar yg seperti mas sabda sampekan,kayak nya kita akan lebih bijaksana dalam mengambil segala keputusan,dadi ora grusa grusu he..he.. he.. salam kenal buat sedulur kabeh….matur nuwun

  27. Matur nuwun kang Sabdo aku ikut share ya buat bahan tambahan

  28. proses/kegiatan meditasi apa seperti yang diajarkan pada kundalini reiki itu ya, sepertinya kok ada kemiripan konsep manajeman otak. mohon maaf kalau salah

  29. Ilmu yang bermanfaat,
    Terima Kasih

  30. saya sungguh kagum pada tulisan ini (luarbiasa) ; dgn literatur yg sangat sempurna
    dituangkan dlm bahasa yg universal,,dan mereka yg waskita/mursyid tdk semua bisa
    menuangkan ini dlm tulisan/buku meskipum mereka sudah mengalami subtansi tulisan ini

    Penulisnya Mantab,,,Tulisannya Krenn ,,Trimakasih-ku pada Penulis ,,salam..(GBU)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: