Spiritual Odyssey Trip 3

SPIRITUAL ODYSSEY TRIP 3
MENYAMBUT TAHUN TERBUKANYA
GERBANG KEJAYAAN NUSANTARA

Belajar Mengolah Rahsa,
Belajar Ketulusan Yang Tak Bertepi,
Belajar Saling Asah Asih Asuh,
Belajar Kebersamaan di atas Ragam Perbedaan,
Mempererat tali persaudaraan dalam keluarga besar Nusantara

Hamemayu Hayuning Bawana, Hamemayu Hayuning Rat, Pangruwating Diyu
Suradira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti

SABDA PALON

1358033405899Tak pernah terbayang dan terduga sebelumnya, semenjak pertemuan pertama dengan Eyang Sabdapalon pada acara 3 hari berturut mengadakan selamatan bersama untuk Nusantara saat erupsi Gunung Merapi bulan Oktober-November tahun 2010. Pertemuan kedua terjadi belum lama ini. Tepatnya pada Minggu Legi, 07 April 2013 sekitar pukul 12.40 WIB saat kota Yogyakarta  diguyur hujan yang luarbiasa derasnya, Eyang Sabdapalon berkenan ‘rawuh’ dan paring pangestu untuk siapapun yang setya-tuhu dan njejegake paugeraning soko-guru atau pilar-pilar kebangsaan. Beliau paring dawuh, setiap saat kita mau makan (sebelum makan) untuk ngaturi dhahar kepada Eyang Sabda Palon dan Eyang Naya Genggong. Titiwancine wus cedak, aku wis meh ngejawantah tumimbal lair…!!! Beberapa hari kemudian Ki Ageng Mangir Wanabaya memberikan info bahwasannya saat ini Garujito dan Garumurti sudah lahir sebagai anak seorang petani di wilayah ujung timur Pulau Jawa, tepatnya di wilayah dengan inisial B. Pada diri kedua anak itulah akan tumimbal lair yang kelak akan mendampingi momongannya. Untuk itu segenap tim SO melakukan berbagai evaluasi sebagai bentuk sikap tanggap ing sasmita dalam membaca dinamika zaman khususnya yang terjadi pada Nusantara. Dengan harapan acara SO dapat lebih sinergis dengan dinamika yang sedang terjadi. Sikap dan tindakan itu diambil sebagai usaha agar senanatiasa para peserta SO dapat merasakan manfaatnya, dan dapat menyaksikan berbagai fenomena melalui bahasa alam. Lebih dari itu, diharapkan seluruh peserta dapat meraih anugrah dari Roh Jagad Agung (spirit of the universe) lebih dari yang diharapkan.

Candi Abang

SPIRITUAL ODYSSEY, merupakan sebuah pilgrimage, perjalanan sakral ke tempat-tempat powerfull yang jadwal waktunya tidak bisa ditentutan sekehendak hati oleh tim penyelenggara SO sendiri. Lebih tepatnya dapat dikatakan semua berjalan mengalir, mengikuti aliran air (tapa ngeli). Kegiatan SO dilaksanakan dengan berpijak pada keselarasan irama alam, dan harmonis dengan skenario kekuatan alam yang dinamis. Untuk itu kegiatan SO terlebih dahulu diupayakan mendapatkan restu dari Sang Hyang Jagadnata. Sebagai parameternya kegiatan SO mendapatkan dukungan dari supernatural power dalam hal ini diperolehnya restu dari para leluhur agung. Singkat kata, untuk menyelenggarakan SO terlebih dahulu tim inti berusaha untuk memperoleh semacam wisik atau petunjuk yang diartikulasi melalui pralampita, yakni berbagai pertanda alam, yang bersifat gaib dan fisik.

Kegiatan ini menjawab tanda-tanda zaman di mana spirit Nusantara, para kawula muda generasi bangsa mulai menggeliat mencari jatidirinya yang telah sekian ratus tahun hilang atau sengaja dihilangkan dari bumi Nusantara. Gejala itu tidak akan bisa dicegah dan dibatalkan oleh siapapun karena sudah menjadi kehendak hukum alam yang maha adil, wus karseng sang Jagadnata. Maka wajarlah sekiranya acara SO memiliki daya tarik tersendiri. Daya tarik itu bukan berasal dari “heboh”nya acara, melainkan dari kesadaran untuk menggali jati diri bangsa yang telah mulai tumbuh di dalam roh jagad alit (guru sejati/pancer/sukma sejati) para generasi bangsa. Gayung telah bersambut. Kehendak rahsa sejati jagad ageng (makrokosmos) yang meliputi semesta ini disambut baik oleh kehendak rahsa sejati jagad alit (mikrokosmos) yang meliputi pribadi-pribadi dulur-dulur peserta SO. Cepat atau lambat, Nusantara akan mengarah pada kondisi yang lebih baik menuju pada kejayaannya, seiring dengan semakin menguatnya kesadaran jati diri bangsa Nusantara ini. Saat ini khususnya dulur-dulur peserta SO dan dulur-dulur di blog telah memulainya, bergabung bersama dulur-dulur yang lainnya di belahan bumi Nusantara ini dalam berbagai macam wadah, baik di “dunia maya” maupun dunia nyata. Siapapun sebagai generasi penerus bangsa yang melakukan start lebih awal maka sebagai konsekuensi logisnya mereka akan mendownload anugrah yang ditebarkan ibu bumi pertiwi dan bapa angkasa Nusantara secara lebih cepat pula.

Dapat dikatakan, jagad semesta, terutama di angkasa luar sana, medan magnet galaktika sedang memancarkan energinya secara berlimpah ruah, berpendar ke segala arah tak terkecuali planet bumi. Energi itu memaksa daya gravitasi berkurang, dan seluruh umat manusia menyadari atau tidak sedang dipaksa untuk bermeditasi secara massal. Al-hasil ada dua kecenderungan utama :

Pertama, bagi yang menolak perubahan alam akan berakibat membuat perilakunya semakin berbenturan dengan hukum alam, membuat dirinya terasing dan terisolir dari hukum dan rumus-rumus alam yang maha bijaksana. Hal itu menimbulkan gejala semakin banyak orang menderita stress, amarah yang mudah meluap, hingga timbul gangguan kejiwaan. Kedua, yang selaras dan harmonis dengan perubahan alam, mereka akan merasakan bangkitnya kesadaran spiritual dari yang bersifat evolutif maupun revolutif dari dalam dirinya.

Tapa Ngeli

Acara SO merupakan suatu upaya penyelarasan diri terhadap dinamika perubahan zaman. Atau lebih konkritnya adalah mengadaptasikan diri pada “skenario besar” yang dilakukan oleh supernatural power untuk meretas tinarbukaning gerbang kejayaan Nusantara. Kita sadari bahwa tak ada yang tidak berubah di jagad semesta ini. Yang tidak pernah berubah hanyalah perubahan itu sendiri. Sesuatu yang tak bisa dihindari bagi yang menolak hukum dinamika zaman, lama-kelamaan ia menjadi monumen sejarah yang akan lapuk ditelan waktu dan makin menjauh dari berkah alam semesta. Kita bersama-sama berusaha dan belajar untuk menyelaraskan dan mengharmonisasi antara diri jagad alit (mikrokosmos) terhadap gerak dinamika jagad ageng (makrokosmos) dalam wujud konkritnya adalah membentangkan kesadaran spiritual dengan cara mengelola mindset agar mempunyai pola pikir yang terbuka (open mind). Melalui kegiatan SO inilah kita sama-sama berusaha untuk mengelola mindset sebaik-baiknya. Kita membiasakan diri untuk saling asah asih asuh. Sebagai sarana membangun tali paseduluran di antara seluruh makhluk Tuhan yang ada di jagad semesta, yang fisik maupun yang halus khususnya generasi penerus Nusantara.

P10002200

Acara SO sebagai wujud perjalanan spiritual, di mana sebelumnya pemandu berusaha berkomunikasi dengan supernatural power. Jika alam sudah memberikan sinyal sebagai pertanda siap merespon dan menerima dengan baik, maka SO akan diselenggarakan.  Respon dan penerimaan alam (makrokosmos) menjadi pertanda baik, yang artinya berkah sudah menanti kita di penghujung jalan. Berkah sebagai hasil dari penyelarasan dan harmonisasi (ketakwaan) roh mikrokosmos (mahluk) terhadap roh makrokosmos (Tuhan). Begitulah korelasi untuk menjelaskan kesadaran manunggaling kawula kalawan Gusti. Diawali dengan mengolah rahsa welas asih, sabar, tulus, membangun pola pikir yang luas, seluas samudra tanpa tepian, dan memahami apa sejatinya hidup dan kehidupan ini. Memahami sejatinya hidup, menjadi modal utama supaya dapat menggapai hidup yang sejati. Hidup yang sejati apabia diri kita mampu memberikan kehidupan kepada seluruh mahluk, dengan rasa tulus dan tidak pilih kasih. Di situlah awal terbukanya pintu berkah dan anugrah dari alam semesta (Sang Jagadnata) selalu berpihak pada diri kita semua. Maka bukanlah sesuatu yang aneh bila para peserta SO semenjak timbul niat untuk mengikuti rangkaian acara SO sudah mengalami berbagai pengalaman menarik, yang pahit maupun manis. Tapi semua itu hendaklah kita sadari sebagai mekanisme seleksi alam. Karena pada kenyataannya beberapa peserta SO gagal menuntaskan acara sampai finis. Bahkan ada pula yang baru di awal acara sudah tidak kuat melanjutkan. Semua itu seyogyanya diterima dengan lapang dada dan sabar. Yang perlu dilakukan cukup instrospeksi dan evaluasi diri. Sebab sarat dan modal utama adalah ketulusan, kesabaran, batin yang bening, pikiran yang bersih dari berbagai beban. Kita awali dengan segala rasa yang nyaman, damai, tenteram, tulus, dan memulai belajar menanamkan welas asih tanpa pilih kasih. Keadaan hati, pikiran dan batin sedemikian rupa, menjadi awal terbukanya pintu anugrah dan berkah untuk kita semua.

Asah asih asuh

Brosur SO3

Untuk kegiatan SO kali ini terdapat perubahan besarnya iuran karena mempertimbangan beberapa hal di antaranya kemungkinan besar BBM naik dalam waktu dekat. Seandainya nanti tidak naik, kita menyadari semakin sulitnya memperoleh suplay BBM solar, kalaupun ada solar non subsidi harga dipasaran sudah hampir 10 ribu rupiah per liter. Selain itu, tim SO menambah beberapa fasilitas untuk peserta di antaranya kaos dan buku serta konsumsi yang lebih memadai untuk menjaga vitalitas peserta selama mengikuti rangkaian acara. Walaupun kegiatan SO bukan mentargetkan profit, saya sebagai penggagas dan instruktur acara berharap agar supaya kita semua tim panpel maupun peserta mendapatkan sesuatu manfaat secara lebih adil dan proporsional. Lebih dari itu, tidak ada yang berhutang budi dan jasa supaya tidak memberatkan langkah dalam meraih berkah, kemajuan dan kesuksesan di kemudian hari. Saya berharap terjalin kerjasama yang balance antara tim panpel SO yang telah mengalokasikan waktu, tenaga, dan pikiran hingga terselenggaranya SO-3 dan seterusnya. Begitu pula peserta yang telah mengeluarkan beaya, mengalokasikan waktu, tenaga dan pikiran. Kita meraih sukses bersama,  berangkat dari rasa saling asah asih asuh.

Rute Perjalanan

SO-3 akan menempuh trip dengan start di Pasarean Agung Imogiri Bantul Yogyakarta,  dilanjutkan ke pantai Parangkusumo. Selesai acara di Parangkusumo dilanjutkan perjalanan malam menuju Candi Sukuh pada ketinggian 1400 mdpl untuk menyongsong matahari terbit. Dari Candi Sukuh perjalanan dilanjutkan menuju ke beberapa tempat sakral, dan lokasi yang exotis dan magis. Menjelang matahari terbenan acara akan ditutup dengan menyajikan inaugurasi dan untuk menyambung tali rasa antara sesama peserta sebagai individu (mikrokosmos), dan tali rasa dengan ruh jagad agung (getaran makrokosmos).

Salam Karaharjan

KETERANGAN

ACARA DIMULAI PADA HARI JUMAT PON 24 MEI 2013 PUKUL 17.00 WIB SELESAI PADA HARI SABTU WAGE 25 MEI 2013 PUKUL 18.00 WIB. Para peserta dimohon berkumpul di basecamp KKS (berada di seputar Yogya nol km) Jln Kenekan 2A Panembahan Kraton Yogyakarta pukul 15.00 wib, PANPEL menyiapkan moda transportasi menuju Pajimatan Agung Imogiri Bantul pada pukul 15.30-16.00 wib.

Sebagai ancer-ancernya : Peserta menuju alun-alun utara Kraton Yogyakarta, sesudah tiba di alun-alun utara Kraton Yogya dimohon menghubungi Panpel untuk dijemput/dipandu. Bagi yang akan langsung menuju lokasi (Makam Raja-raja Mataram) Pajimatan Agung Imogiri dimohon mengkonfirmasi kepada Panpel 081-22-4545-727.

PERLENGKAPAN YANG DISIAPKAN OLEH PESERTA

1. Payung/jas hujan,
2. Baju hangat/jaket/pakaian ganti
3. Perlengkapan mandi
4. Obat-obatan pribadi
5. Alat tulis a la kadarnya
6. Lampu senter
7. Dan lainnya sekiranya perlu

Keterangan :

Untuk ziarah masuk ke dalam Pasarean Agung Imogiri, para peziarah diharuskan mengenakan pakaian adat. Putra mengenakan pakaian peranakan (model Jogja), atau beskap (model Solo),  putri mengenakan kemben dan jarit, bagi yang memakai kerudung boleh mengenakan selendang batik sebagai pengganti kerudung.

Bagi yang sudah memiliki busa seperti dimaksud boleh untuk di bawa. Bila tidak mempunyai pakaian adat, di lokasi sudah disediakan pakaian adat untuk putra dan putri, masing-masing akan dilayani para Abdidalem untuk berbusana adat dengan mengganti ongkos nyuci pakaian Rp. 10 ribu per orang.

GLOBAL ACARA :

  1. Pukul 14.30 – 16.00 wib Peserta di drop dari basecamp menuju Pajimatan Agung Imogiri.
  2. Pukul 17.00 wib acara dimulai dan selesai pukul 23 wib, dilanjutkan menuju ke lokasi kedua.
  3. Pukul 02.00 wib, selesai acara di lokasi kedua, peserta istirahat sambil menuju lokasi ke tiga.
  4. Pukul 05.30 wib dimulai acara di lokasi ketiga sampai dengan pukul 10.00 wib dilanjutkan menuju ke lokasi keempat.
  5. Pukul 11.00 wib, rangkaian acara di lokasi keempat hingga pukul 12.30 wib, kemudian dilanjutkan perjalanan menuju lokasi kelima.
  6. Pukul 15.00 istirahat dan rangkaian acara di lokasi kelima.
  7. Pukul 17.30 – 18.30 wib penutupan dan inaugurasi.

TATA TERTIB PESERTA

  1. Seluruh panitia dan peserta, tidak diperkenankan mengenakan pakaian berwarna hijau
  2. Selama ditempat sakral, bagi peserta yang sudah pernah belajar tenaga dalam, ilmu batin, dimohon untuk tidak melakukan berbagai macam percobaan-percobaan iseng
  3. Peserta yang ingin berziarah masuk ke pasarean agung, dimohon untuk sementara menyimpan jimat, pusaka, perhiasan emas dan berlian
  4. Menjaga sikap sopan santun dalam ucapan dan tindakan selama berada di tempat sakral
  5. Selalu belajar menanamkan rasa tulus dan ikhlas menjalani seluruh rangkaian kegiatan
  6. Hilangkan sikap sak wasangka, pikiran negatif, dan merasa bisa yang berlebihan
  7. Bagi peserta yang mengalami sesuatu sensasi yang belum pernah dirasakan sebelumnya atau perasaan yang tidak lazim harap menghubungi panitia atau ditanyakan dalam forum tanya jawab
  8. Para peserta dimohon tidak berada di luar lokasi kegiatan
  9. Bagi peserta yang merasa lelah, kurang fit, dimohon segera lapor kepada panitia
  10. Peserta yang akan meninggalkan lokasi untuk sementara waktu harap memberitahukan panitia
  11. Para peserta diperkenankan membawa/mengalungkan tas kecil untuk menyimpan barang-barang berharga
  12. Seluruh peserta dan panitia di mohon untuk mengenakan atributnya masing-masing selama acara berlangsung
  13. Seluruh Pantia dan Peserta dimohon menjaga ketenangan dan kebersihan lokasi acara

About SABDå

gentleman, Indonesia Raya

Posted on Mei 2, 2013, in ACARA KKS (Kadang Kadeyan Sabdalangit), Spiritual Odyssey Trip 3 and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 25 Komentar.

  1. Aku Bedain eyang semar ama sabdapalon aja ga bisa, gmn mau jd spiritualis Jawa?
    Powered by Telkomsel BlackBerry®

  2. Alumni boleh ikut lagi gak?

    • ALHAMDULILLAH SAYA SANGAT BERSYUKUR KEPADA ALLAH DAN SAYA JUGA SANGAT BERTERIMAKASIH KEPADA MBAH KARMOJO KARNA ATAS BANTUANNYA SAYA YANG DULUNYA CUMA SEORANG TUKAN PARKIR TAPI SEKARAN SUBAHANALLAH SAYA SUDAH PUNYA USAHA SENDIRI ITU SEMUA BERKAT BANTUAN MBAH KARMOJO.KINI KAMI SEKELUARGA SUDAH TIDAK SERBA KEKURANGAN LAGI DAN SEMUA HUTANG HUTANG KAMI JUGA SUDAH PADA LUNAS SEMUA…SEKALI LAGI MAKASIH BANYAK YAA MBAH DAN BAGI ANDA YANG INGIN SEPERTI SAYA SILAHKAN HUBUNGI MBAH KARMOJO DI 0823=2825=4444 NOMOR GHOIB DARI MBAH KARMOJO MEMAN 100% TERBUKTI TEMBUS,

  3. Salam,

    Saya sudah email ke alamat tsb. Mohon konfirmasi nya.

  4. semoga perjalanan SO3 lancar sukses,untuk diri dan kejayaan nusantara.moga Alloh meridhoi niat baik kita,asal jangan ada unsur syirik dan kemusyrikan aamiin

  5. Segala sesuatu bila diawali dengan niat baik, iklas dan tulus pastilah akan mendapatkan balasan atau imbalan yang setimpal dengan apa yg kita niatkan. Selalu berbekal welas asih, asah asih asuh tanpa pilih kasih. Semoga dengan terselenggaranya SO3, peserta mendapatkan berkah dan anugrah dari alam semesta (Sang Jagadnata) sehingga memahami sejatinya hidup dan penghidupan.

    Salam DASYAT !!!

  6. semoga lancar n sukses acaranya..
    semoga berkah agung selalu merasuk ke hati sanubari dan kehidupan kita semua

  7. semoga SO3 sukses…..

    salam sedjati.

  8. Semoga acara SO3 berlangsung dengan lancar tanpa ada halangan yg berarti dan semua peserta akan mendapat manfaat lahir dan batin. Rahayu

  9. G035 L13 (Jagad Zikirulloh)

    A§§alaмüalaîküм
    Sugeng Rahayu!
    Saya sebagai jagad alit yang masih harus banyak belajar ini turut mendoakan semoga pelaksanaan S03 berjalan sukses dan lancar! Besar harapan saya sebagai seorang Muslim ini yang ζ‍‍uƍå percaya akan adanya Sabdo Palon (Mbah Ismoyo / Mbah Semar / Mbah Sepuh) ​​ϑi jagad Nusantara ini, dengan kemunculanya kembali Beliau dalam mendampingi SP nantinya bisa membawa perubahan pada Nusantara yang sudah ​​ϑi penuhi oleh kemunafikan, meskipun memang semua itu nantinya akan ada bayaran yang cukup mahal dalam perubahan yang akan terjadi ​​ϑi alam Nusantara!
    Salam Kenal, Salam Hormat, Salam Persaudaraan saya Kepada Ki Sabdo dan seluruh kadang serta para sedulur semua ​​ϑi blog ini!

  10. initial B….. 100%Banyuwangi…….

  11. Sebenarnya ingin sekali sy ikut acara SO3 ini, tp karena sedang tugas di luar jawa yo di tanggal itu blm bs pulang. Semoga acara SO3 diberikan kelancaran.. Salam hormat

  12. semoga apa yg dikerjakan para sesepuh sukses selalu. ijin nymak ^_^

  13. mugi2 acara so 3 sukses . tansah pinaringan kanugrahaneng gusti.

  14. Kapan bisa ikutan…

  15. Waah…jadi teringat saat gabung dgn SO1 dulu..kangen…hikss T_T

    Jujur saya rasakan, SO sangat bermanfaat bagi diri saya pribadi. Tak cukup kata utk gambarkan betapa setelah menerapkan prinsip2 hidup selaras yg diajarkan di SO di kehidupan saya, kehidupan saya menjadi lebih baik.

    Meditasi, olah nafas, ketulusan, cara memandang hidup, dan banyak hal lain yg bermanfaat demi kebaikan kita dan semesta dibabarkan lengkap dengan teknik dan triknya.

    Terimakasih kahatur Ki Sabda, Bu Sabda dan Team SO. Ketulusan Panjenengan semua sangat membekas dalam hati saya. Semoga kebaikan berbalas kebaikan pula.

    Salam taklim, rahayu _/\_

  16. “Garujito dan Garumurti sudah lahir sebagai anak seorang petani di wilayah ujung timur Pulau Jawa, tepatnya di wilayah dengan inisial B”
    Mungkin banyuwangi…..

    .
    Salam Persaudaraan dari Pembaca asal Banyuwangi

  17. Mengucapkan Selamat ber-Odyssey dan semoga banyak mendapatkan berkah.
    Sayang sekali saya tak dapat ikut karena saya tinggal di benua kangguru.

  18. Pangapunten Ki Sabda….., kula telat anggenipun nyemerapi acara SO.3 punika. Awit nembe dalu punika mbikak situs-ipun Ki Sabda. Manawi pareng nyuwun pirsa, lajeng benjang punapa bade dipun lampahi malih acara SO punika..? Katur sedaya sederek ingkang sami derekaken SO.3…, kula aturaken sugeng anglampahi kanti satuhu, mugi Gusti Ingkang Murbeng Dumadi paring palilah saha pengestu. Nuwun

  19. Mohon maaf, Ki, saya ingin tahu, siapakah sejatinya Garujito dan Garumurti itu? Bagaimanakah hubungan Beliau berdua dengan Eyang Sabdapalon dan Eyang Noyogenggong? Mohon pencerahannya, Ki Sabda. Terimakasih.

  20. Rahayu

    Mohon penjelasan mengenai roh ato sukma leluhur bila ketika dialam dunia bermusuhan apakah dialam gaib/ alam kematian masih bermusuhan jg? Semisal Ki Ageng Mangir Wonoboyo dngn Panembahan Senopati.
    Terimakasih atas penjelasannya. Nuwun…

  21. Bisa jadi Raden ” Jaya Sentika” yg sbenarnya adalah Maha Patih Gajah Mada, dan nama “jaya sentika” yg artinya ” kemenangan dlm perang yg luhur” adalah hanya sebuah “sanepan” , kemenangan dlm perang yg luhur yg sebenarnya adalah perang dg nafsu kita sendiri, mohon maaf jika pendapat saya ini salah, tetapi mudah2an bs menjadikan pertimbangan unt smua saudara yg sudah berusaha “membangun bumi Nusantara dg budi pekerti yg luhur ” kembali meluruskan “Roso” nya jika sudah terasa melenceng dr tujuan yg luhur itu sendiri, ( tanpa pamrih , tanpa Ego & tidak ada tujuan untuk kemasyuran semata)

  22. Salam Rahayu Bg sedulur ku SO
    Pak Sabdo sy dl pernah ikut SO 2 kenapa pada SO 3 gak dikabari juga di trowulan Mojokerto sy juga ga tahu, saya orang Mojokerto, tolong dibalas cepat kalau ada acara ini lagi dikabari? Tolong diksh tahu dimana saya bisa tahu acara yg akan dilakukan akan datang ?

    • Mas Yudi Setiawan Yth
      Sebenarnya panpel sudah berusaha menghubungi panjenengan tapi gagal. Mungkin HP sedang off. Nanti untuk acara tanggal 21 saya berharap Mas Yudhi bisa rawuh.
      Salam karahayon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: