Kembalinya Sistem Keseimbangan Era “Wolak-Waliking Zaman”

Panggang, (sorotgunungkidul.com)–Setelah melalui beberapa proses ritual, tepat jam 00.45 WIB, Selasa Kliwon (08/10/2013) Cupu Kyai Panjala yang berselimut mori di buka. Pembukaan cupu dipimpin langsung oleh mbah Dwijo Sumarto (75) selaku juru kunci sekaligus keturunan Kyai Panjala yang ke-7. Dari lembar pertama hingga sepertiga tidak dibaca hasilnya, baru setelah lembar sepertiga ketahuan ada yang terbaca. Hasil dari bukaan lembar per lembar mori pembungkus cupu adalah sebagai berikut :
1. Kemule garing kemrisik (Kain kering kerontang)
2. Sepertiga kemul kotor.
3. Sisih lor kulon ada gambar telapak tangan seko ugel2 tekan driji (barat laut ada gambar telapak tangan)
4. Lor kulon ada gambar wayang Gatotkaca (barat laut ada gambar tokoh wayang Gatotkaca)
5. Kemule selembar nglemek (Kain selembar agak basah)
6. Kulon ono gambar gajah sikile mburi ndodok sikil ngarep nongkrong (Barat ada Gajah jongkok hendak bangun)
7. Sisih kulon ono gambar bocah cilik malang kerik nganggar pistol (barat ada anak kecil yang bersikap menantang sambil mengacungkan pistol)
8. Kidul kulon gambar iwak banyu (barat daya ada ikan air)
9. Sisih wetan ono gambar sirah naga madep ngalor (timur ada kepala naga menghadap ke utara)
10. Lor kulon ono gambar kelinci, sakcerake ono gambar wong lanang wadon sirah thok. Kidul kulon ono gambar wong wadon leyeh-leyeh madep ngetan.(Barat laut ada gambar kelinci di dekatnya ada lelaki dan wanita hanya kepalanya saja. Lantas disisi barat daya ada wanita bersandar menghadap ke barat)
11. Kemule kotor mubeng (Sekeliling kain kafan kotor)
12. Sisih kulon ono gambar bal tending (sebelah barat ada gambar bola sepak)
13. Kidul wetan gambar bercak-bercak getih garing (tenggara ada bercak-bercak darah kering)
14. Sisih wetan ono gambar ndas sapi (timur ada gambar kepala sapi)
15. Sisih kulon ono gambar wayang Durna (sebelah barat gambar wayang tokoh Durna)
16. Sisih lor ono wujud rambut cendak (utara ada wujud rambut pendek)
17. Sisih wetan ono wujud kembang bayem (timur ada wujud bunga bayam)
18. Kemule garing terus ono nglemek maneh. (setelah sekian halaman kering, kain agak basah lagi)
19. Lor kulon ono gambar bintang cacahe 5, sing 2 gede sing 3 cilik (Barat laut ada gambar bintang jumlahnya lima, yang nomor dua dan tiga paling besar membentuk huruf letter L)

20. Sisih kidul kulon ono gambar pulau Jawa, Lombok, dan Sumbawa (Sebelah barat daya ada gambar Pulau Jawa, Lombok dan Sumbawa)
21. Kidul kulon ono gambar wong nembak (Barat daya lagi ada gambar orang menembak)
22. Sisih kulon ono gambar ongko 8 (sebelah barat ada angka 8)
23. Sisih lor ono gambar ongko 42 (sebelah utara ada angka 42)
24. Kemule garing kotor kabeh mubeng (Kain kering, kotor menyeluruh)
25. Sisih kidul ono gambar huruf K (selatan ada huruf K)
26. Sisih lor ono gambar wayang Werkudara, Kumbakarna, Kresna, mung Werkudara lan Kumbakarna kaling-kalingan Kresna. (sebelah utara ada tokoh wayang Werkudara, Kumbakarna dan Kresna. Hanya saja Werkudara dan Kumbakarna agak tertutup Kresna)
27. Sisih kidul gambar wong wadon akeh jingkrak-jingkrak, sisih wetan yo podo. (Sebelah selatan ada banyak wanita melompat-lompat kegirangan, demikian juga sebelah timur)
28. Lor kulon ono gambar kelir, sisih wetan ongko 3 (sebelah barat laut ada gambar kelir, sebelah timur angka 3)
29. Sisih kidul kulon ono gambar singo madep ngetan sebelah barat daya ada singa menghadap ke timur)
30. Lor wetan ono wujud kleci kacang (timur laut ada kulit ari kacang tanah)
31. Kemule mangkat resik garing (kain kembali kering bersih)
32. Kemule bentuk U trotol kuning (kain berbentuk U dengan bercak-bercak kuning)
33. Sisih kulon ono gambar wong seko dada munggah nganggo kucir madep ngalor (barat ada gambar separuh badan, dada keatas, rambut dikuncir menghadap utara)
34. Sisih wetan ono wujud kapur garing putih. (Timur ada ujud kapur putih dan kering)
35. Kidul kulon ono gambar ongko 7 jaman mbiyen (barat daya ada gambar angka 7 kuno, atau 7 yang ada setrip tengahnya)
36. Lor wetan ono wujud jentik-jentik mati (barat laut banyak jentik-jentik yang mati)
37. Sisih lor karo kulon kemule ngeres (sebelah utara dan barat selimutnya kasar)
38. Sisih wetan ono gambar pitik babon madep ngidul (sebelah timur ada ayam betina menghadap ke selatan)
39. Kemule teles (Kain basah kembali)
40. Kemule garing maneh (Kain kembali kering)
41. Kidul wetan antarane 6 lembar kemule suwek (Tenggara ada 6 lembar kain kafan yang sobek-sobek)
42. Kemule resik garing (selimut kering kembali)
43. Kemule teles maneh (selimut kembali basah)
44. Lor wetan ono gambar ongko romawi VI (timur laut ada angka romawi VI)
45. Pojok kidul kulon gambar sirah wong, wetane gambar wayang Semar (pinggir barat daya ada gambar kepala orang, sebelahnya tokoh wayang Semar)
46. Kidul kulon bercak darah garing (barat daya ada bercak darah kering)
47. Sisih lor kulon ono angka 18-11-AA, OBN (timur laut ada angka 18-11-AA, OBN)
48. Sisih kidul wetan ono ongko 5 (selatan ada angka 5)
49. Sisih wetan karo kidul kulon ono gambar trotol nanah (Timur dan barat daya ada bercak-bercak nanah)
50. Sisih lor ono wujud benik klambi bolongane 4 warnane pinggir coklat tengah ireng putih (utara ada kancing baju lobangnya 4 warna tepi coklat, tengah hitam putih)
51. Kemule garing terus tekan njero (Kain kembali kering hingga ke dalam)
52.Kidul kulon ono wong botak kaca moto, wetan nganggo iket.(Barat daya ada orang botak berkaca mata, sebelah timur memakai ikat kepala mirip penyanyi Campursari)
Selanjutnya posisi ketiga guci setelah dibuka adalah untuk Semar Tinandu (gambaran orang besar/pejabat tinggi Negara) doyong ngalor (condong ke utara), Palang Kinantang (pejabat/pengusaha kelas menengah) ngalor wetan (timur laut) dengan keadaan tutup Palang Kinantang ambrol sedangkan posisi Kenthiwiri (rakyat kecil) jejeg (lurus).

Itulah gambaran yang terdapat di kain mori yang membungkus Cupu Kyai Panjala. Terdapat 52 lapis kain mori masing-masing menyiratkan berbagai lambang sebagai pertanda alam apa yang akan terjadi di Nusantara ini.

KEMBALINYA SISTEM KESEIMBANGAN ERA WOLAK-WALIKING ZAMAN

Nusantara sebentar lagi memasuki fase baru, yakni bulan Suro Moncer. Artinya, apa yang tidak mungkin terjadi menjadi mungkin terjadi (sileme prahu gabus, kumambange watu item). Serta apa yang dianggap tidak tampak atau tidak ada akan menjadi tampak dan mewujud (kang datan ono dadi gotro). Termasuk dalam dunia ekonomi dan politik. Sesuatu yang populer, ramai dan hangat ditunggu dan dibicarakan banyak orang, serta yang dianggap akan muncul seperti yang diharapkan, ternyata sebaliknya justru tenggelam. Banyak orang bersikap berlebihan, terlalu besar harapan, atau terlalu PeDe akan menguasai keadaan dan akan memenangkan menguasai dunia bisnis atau arena politik, tetapi akhirnya hanya gigit jari, kecewa, stress, depresi lalu mengidap gangguan jiwa. Sebaliknya, sesuatu yang tak pernah disangka diduga, luput dari pengamatan publik justru yang akan muncul seperti kuda hitam, bagaikan gadis yang baru saja keluar dari pingitan. Sesuatu yang terkesan kuat, perkasa, seolah tak mungkin tumbang, ternyata terjerembab juga. Termasuk pula kesadaran spiritual. Sesuatu yang tadinya dianggap najis dan layak diludahi, tetapi pada akhirnya akan banyak orang yang memahami bahwa sesuatu yang dianggap najis itu ternyata sesuatu yang sangat berharga dan sangat tinggi nilainya. Kencana katon wingko (emas yang dikira pecahan genteng). Sebaliknya, sesuatu yang dianggap kencana atau emas, ternyata tak lebih hanya sebatas kereweng atau wingko (pecahan genteng). Setelah berlangsung wolak waliking jaman, maka selanjutnya zaman akan memutar balik lagi, kembali pada keseimbangan menuju titik kebenaran.

Di sisi lain, apa yang tak nampak akan menjadi nampak. Apa yang tidak ada menjadi ada. Sesuatu yang kosong menjadi isi. Yang dianggap isi ternyata kosong. Maka pada fase ini akan terjadi banyak sekali kejutan bahkan yang tak pernah diduga dan disangka sebelumnya. Luput dari pengamatan para waskita pada umumnya. Orang yang semula dicemooh, maka giliran yang mencemooh akan malu sebab ternyata cemoohnya salah. Dikemudian hari barulah disadari ternyata yang benar justru yang dicemooh. Demikian seterusnya. Lantas bagaimana cara mengantisipasi agar kita menjadi bagian dari generasi yang selamat ? Mudah saja asalkan kita selalu eling dan waspada, niscaya kita akan menjadi generasi yang selalu dinaungi energi positif wilujeng rahayu kang tinemu, bondo lan begja kang teka saking kersaning Gusti.

SECERCAH HARAPAN

Semoga gambaran Semar Tinandu, Palang Kinantang, dan Kenthiwiri memang akan seperti apa adanya dan apa yang akan terjadi. Semar Tinandu yang posisinya miring ke utara melambangkan Pemimpin Indonesia yang akan datang berasal dari wilayah utara Nusantara. Kemungkinan besar adalah wilayah Kalimantan Timur atau Kutai Timur. Sedangkan Palang Kinantang sebagai gambaran kelas menengah, condong ke arah Timur Laut, di mana Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara memiliki daya tarik sendiri sebagai wilayah yang makmur dan relatif aman tenteram untuk berinvestasi. Bahkan kemakmuran Indonesia akan banyak ditopang oleh wilayah Kaltim, termasuk oleh Propinsi Kaltara sebagai salah satu Propinsi baru di Indonesia. Propinsi Kaltara yang berdiri pada 28 Oktober 2012 lalu sepertinya akan memunculkan tokoh baru dalam pola kepemimpinan yang ideal. Propinsi Kaltara akan menjadi salah satu daerah baru yang menjadi favorit bagi dunia investasi dan bisnis. Sementara itu, cupu paling kecil Kenthiwiri sebagai simbol rakyat Indonesia terutama rakyat kecil posisinya tampak jejeg atau berdiri tegak. Semoga hal itu menggambarkan dimulainya kesadaran baru bangsa Indonesia untuk jejeging soko guru bangsa yang dibangun dan dimulai oleh rakyat kecil yang mengerti sejatinya hidup (spiritual sejati). Harapan saya semoga gambaran terakhir ini merupakan starting point bagi Tinarbukaning Gerbang menuju era Kejayaan Nusantara di masa yang akan datang.

Rahayu sagung titah dumadi

Iklan

About SABDå

gentleman, Indonesia Raya

Posted on Oktober 9, 2013, in HIKMAH SPIRITUAL, Kembalinya Sistem Keseimbangan Era "Wolak-Waliking Zaman" and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 57 Komentar.

  1. Jaman sekarang:
    1. Presiden harus haji, harus muslim.
    2. Tempat hiburan diberantas (lihat di bumi mekkah indonesia, bioskop dilarang).
    3. Presiden diutamakan kalangan militer.

    Karsaning sukma akarya buwana balik:
    1. Presiden harus buddhist, wapres harus kristen.
    2. Tempat hiburan diperbanyak.
    3. Presiden diutamakan dari kalangan orang miskin dan sering terhina.

    • Menurut hinduism, dunia ini dikelola oleh Tiga Tuhan:
      1. Batara Guru.
      2. Batara Vishnu.
      3. Batara Brahma.

      Pertanyaannya sekarang, kalau saya sebagai avatar sedang menjadi Batara Guru, lalu siapa yang akan mengoreksi saya. Jawabannya adalah Batara Vishnu.

      Sewaktu saya sedang berubah jadi Batara Guru, saya mendengar Batara Vishnu bicara di hati saya, “jangan begini” dsb.

      Disamping itu Batara Guru didampingi dua asisten yaitu Batara Ismaya dan Batara Narada.

      • Batara Guru punya beberapa istri, tapi saya cuma membahas dua saja:
        1. shaktinya yang baik, yaitu Parvati.
        2. shaktinya yang bertugas menyesatkan manusia, yaitu Durga (atau Allah kata sansekertanya, yang lalu ditiru arab saat nabi ibrahim/asvatama membangun kuil disana).

  2. Saat raja-raja india hendak mengunjungi ka’bah, Shiva melarang mereka, “jangan, jangan kesana. Muhammad itu sebenarnya guru setan bernama Shukracharya.” (sumber: Bhavisya Purana, salahsatu kelompok kitab hindu yang sah).
    Dan disini saya berpikir saya sering mengkritik agama islam.

  3. Shri Khrisna kawatir kelompok Asvatama akan kawin dengan kaum Arya lagi, karena itu, ia menyunat rombongan Asvatama. Itulah pertama kalinya manusia disunat dalam sejarah.
    Sunat itu ternyata menguntungkan (atau pun tidak perlu?) selama para penjahat itu berada di arab karena katanya tidak perlu sering mencuci lagi.

    Seorang teman muslim pernah memamerkan pada saya manajemen pikirannya, termasuk yang diketikkannya di blog sabda langit sewaktu bertutur. Saya katakan padanya, “untuk apa lagi manajemen pikiran. kamu kan tidak sempurna. kamu kan sudah tersunat. lebihbaik tidur saja.”
    Kata dia kalem, “tetap masih bisa digunakan.”

    • Meski begitu tidak perlu kawatir, telah ada skin rejuvenation untuk menumbuhkan kembali lapisan syaraf yang hilang.

      Sampai jumpa lagi.

  4. Alhamdulillah….aamiin….yaa robbi yaa robbal al amin….
    semoga kita semua sebagai sesama ciptaanNYA….akan selalu berkasih sayang….untuk menghadapi jaman yang bolak balik ini…..

    • Arjuna
      Desember 8th, 2013 pada 00:43

      Alhamdulillah….aamiin….yaa robbi yaa robbal al amin….
      semoga kita semua sebagai PERMAINanNYA arabbi yaa arabbal….akan selalu berkasih sayang….untuk menghadapi jaman penjajahan sosial, budaya, spiritual ini…..

  5. dengan berkasih dan sayang terhadap sesama….adalah tuk kembali menyeimbangkan kondisi yang sedang di dominasi ke angkara murka an….
    agar keselarasan dan keharmonisan alam semesta raya….kan selalu terjaga…..
    dengan demikian…kelanggengan dan kelangsungan alam kehidupan…akan tetap terjaga….aamiin….

    • Arjuna
      Desember 8th, 2013 pada 00:47

      dengan berkasih dan sayang terhadap sesama….adalah tuk kembali menyeimbangkan kondisi yang sedang di dominasi BUDAYA ARAB an….
      agar keselarasan dan keharmonisan alam semesta raya….kan selalu terjaga…..
      dengan demikian…kelanggengan dan kelangsungan budaya JAWA yg adiluhung…akan tetap terjaga….saamiin….

      • mas Edi….
        janganlah kita berkutat di syariat maupun teori….dan terutama…janganlah lupa akan tujuan utama….yaitu kepada Sang Pencipta Alam Semesta Raya….
        Yang pada akhirnya…..dalam tujuan utama tersebut…terjadi peleburan….dan sudah tiada ada lagi pengkotakkan….semuanya akan SAMA….dan semuanya menjadi SATU….berpadu…

  6. Setelah saya membaca komentar dibawah …kaget juga…baiknya ngga usah saling menyinggung..huruf hidup dan hurup mati saling bekerja sama membuat kalimat yg tujuanya untuk menyampaikan berita.

  7. Dulu jasad manusia kasar yang menentukan arah hidup berbangsa, sekarang terbalik… jasad haluslah yang akan menntukan arah berbangsa… wong rohnya leluhur sudah bebas merdeka bisa mempunyai pendapat dan menentukan arah berkehidupan ini… 🙂

  8. semoga indonesia berjaya selamanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: