Memahami Seputar Harta Karun

Pertama-tama, penting Saya tegaskan bahwa tulisan berikut bukan bermaksud memancing apalagi menganjurkan para pembaca untuk mencari dan berburu harta karun. Tujuan tulisan ini untuk sekedar berbagi kawruh sekaligus mengkritisi berbagai kejadian dan kecenderungan beberapa orang selalu berburu harta karun. Sebaliknya, agar sedulur-sedulur jangan sampai menjadi salah satu korban mafia harta karun yang targetnya menguras harta benda si korban dengan modus operandi berlagak membantu mencari, mengaku-aku mampu melakukan ritual pengangkatan harta karun. Padahal target sesungguhnya adalah memperoleh “proyek ongkos”. Habis manis sepah dibuang. Setelah terkuras harta bendanya, kemudian si korban akan ditelantarkan.

Sebagian orang seringkali mudah diperdaya oleh mafia harta karun karena pelaku kejahatan memanfaatkan situasi dan kondisi perekonomian yang cenderung semakin sulit, semakin kompleksnya ragam tuntutan hidup di zaman sekarang ini, ditambah semakin mahalnya beaya hidup. Sementara itu daya beli dan kesejahteraan masyarakat justru semakin lemah. Wajar saja jika banyak orang ingin memenuhi segala kebutuhan melalui cara yang praktis dan disangkanya tidak beresiko besar. Tulisan ini saya buat sekaligus sebagai jawaban atas banyaknya email masuk menanyakan seputar harta karun, penggandaan uang, penarikan emas dan sejenisnya. Saya tidak memvonis orang-perorang, justru timbul rasa welas. Kalau kondisinya tidak kepepet pastilah orang akan menempuh jalur yang lebih mudah dan sudah lazim ditempuh. Mudah-mudahan dulur-dulur bisa mengambil manfaat dari tulisan ini, semakin jeli, mampu berfikir kritis dengan penalaran yang sehat untuk melihat peluang ekonomi.

PENGERTIAN HARTA KARUN

Benda-benda yang mempunyai nilai atau harga dan dapat ditukar dengan mata uang resmi. Dapat berupa berbagai macam benda misalnya ; uang serta benda-benda seni dan budaya, peralatan rumah tangga, alat perang, alat bercocok tanam, yang terbuat dari bahan baku emas, tembaga, perunggu, perak, gerabah, keramik dan porselin, jenis bahan bebatuan, atau bahan baku kuningan jika diuangkan memiliki nilai tinggi. Harta tersebut besar kecil nilainya ditentukan dari jenis bahan bakunya atau bisa juga nilai sejarah dan usianya yang kemudian disebut barang antik. Bahkan bisa juga dinilai dari perspektif kesakralan dan tuahnya. Walaupun barang atau benda-benda di atas dapat dikategorikan sebaga harta karun yang tidak jelas pemiliknya, bukan berarti harta karun menjadi tak bertuan atau tak ada lagi si pemiliknya. Jika kita mengambil harta karun yang si pemilik sah sudah tidak jelas juntrungnya, ada kemungkinan hal itu hanya membebaskan kita dari hukum positif pencurian dan perampasan saja. Tetapi secara metafisis belum tentu demikian.

JENIS HARTA KARUN

Saya membedakan harta karun menjadi dua jenis berdasarkan eksistensinya. Yakni harta karun wèntèh atau fisik dan harta karun mâyâ atau non fisik.

A. Harta Karun Wèntèh

Harta karun wèntèh atau wantahan adalah harta benda berharga yang berujud nyata (fisik) dan tidak bertabir misteri kekuatan gaib. Harta karun jenis ini biasanya mudah ditemukan oleh siapapun yang sedang beruntung menemukannya. Bisa ditemukan oleh orang yang secara sengaja mencari atau memang kebetulan saja. Saya katakan jenis harta karun wèntèh karena tidak ada selubung misteri. Sebaliknya mudah dilihat secara visual dengan mata wadag. Untuk mengambil jenis harta karun fisik tidak perlu menggunakan cara khusus, tetapi bisa memanfaatkan peralatan canggih semacam sonar logam untuk melacak posisinya dan dibutuhkan peralatan moderen maupun tradisional untuk mengambilnya. Yang tergolong jenis harta karun fisik biasanya harta yang dulunya pernah dimiliki oleh bukan orang sakti, bisa milik sebuah dinasti, pemerintahan, penjajah di masa lalu, atau bahkan milik pribadi yang pernah hidup di masa lalu. Harta karun biasana disimpan di dalam gua-gua, atau ditimbun di suatu tempat misalnya di bukit, gunung, dasar sungai, pemakaman dsb. Ada pula harta karun rampasan perang, juga harta karun yang hilang akibat terjadi suatu peristiwa. Termasuk pula harta karun yang ditinggalkan oleh seluruh pemiliknya yang tewas karena suatu kecelakaan misalnya tenggelamnya kapal laut yang sedang membawa berbagai macam harta benda.

B. Harta Karun Mâyâ (Gaib)

Yang saya maksud harta karun mâyâ yakni harta karun non fisik atau gaib. Ada secara fisik tapi terselubungi oleh tabir gaib sehingga menjadi tidak tampak jika dilihat dengan mata wadag atau mata telanjang. Harta karun mâyâ biasanya dulunya dimiliki oleh orang-orang sakti atau orang yang memiliki kemampuan supernatural pada saat masih hidup hingga setelah pindah dimensi metafisik. Harta karun ini benar-benar ada dan bisa berwujud fisik. Harta karun mâyâ atau non fisik akan selalu tersembunyi dan terselubung oleh tabir misteri yang tidak mudah dilihat dengan mata wadag. Hanya orang-orang tertentu yang mampu atau malah orang polos yang secara tidak sengaja melihatnya. Namun ada juga seseorang yang memang dikehendaki oleh si pemilik atau penjaga harta karun untuk bisa menyaksikan dengan mata kepala sendiri. Selain sulit dilihat secara fisik, harta karun mâyâ atau non-fisik tidak hanya sulit dilihat namun juga tidak bisa disentuh secara fisik sebelum dilakukan suatu upaya untuk membuka tabir gaib yang menyelimutinya.

BENTENG GAIB

Tabir gaib yang menyelimuti harta karun mâyâ bukanlah kebetulan. Tetapi memang disengaja agar tidak bisa dilihat oleh sembarang orang. Sengaja dibuat mâyâ oleh pemilik harta karun dengan tujuan untuk menyimpan, menyembunyikan dan melindungi agar supaya harta karun tidak dijarah orang. Sejauh ini yang saya ketahui ada beberapa sumber yang dapat menjadikan harta karun menjadi bertabir gaib.

1. Dilakukan oleh pemiliknya sendiri

Biasanya pemilik adalah orang-orang sakti, mulia, luhur dan dulunya sewaktu hidup adalah seorang pemimpin atau raja. Ada banyak cara atau teknik untuk menyembunyikan harta karun dengan tabir gaib. Di antaranya menggunakan ubo rampe seperti : daun kluwih, klaras, daun singkong dan lain-lainnya. Tentu saja tidak asal menutup begitu saja dengan menggunakan sarana tersebut. Melainkan dengan kemampuan lebih atau kekuatan supernatural power. Bahkan harta karun umumnya mempunyai pagar yang berlapis-lapis. Diantaranya ditutup dengan lapisan “password” gaib yang hanya diketahui oleh pemilik harta karun.

2. Penjagaan Berlapis

Setelah ditutup dengan tabir gaib oleh pemiliknya, terkadang masih ada lagi penjaga harta karun mâyâ yang terdiri berbagai jenis mahluk halus dengan kemampuan atau kesaktian yang paling rendah hingga paling tinggi. Mereka seperti membentuk lapisan-lapisan pagar. Mereka ditugaskan sebagai penjaga harian, berada di garda paling depan atau sekelas prajurit saja. Ada pula penjaga harta karun mâyâ berujud naga, ular besar, atau genderuwo, raksasa, dan beragam mahluk halus lainnya. Tetapi jangan salah dan asal menuduh, mereka sesungguhnya bukanlah mahluk jahat. Mereka hanya ditugaskan untuk menjaga harta karun, atas perintah pemiliknya atau karena atas suka rela mereka sendiri. Tetapi mahluk halus memiliki kesetiaan luar biasa, bukan seperti bangsa manusia yang terkadang berkhianat. Di dalam diri mahluk halus tidak ada watak pengkhianat. Jika berkata ya atau sanggup, artinya sebuah harga mati untuk setia melaksanakan tugas. Jika sudah berkata tidak, tidak ada lagi bujuk rayu yang mempan meruntuhkan keteguhan hatinya.

Pertanyaannya sekarang, kenapa pemilik harta karun masih berkenan menjaga harta karunnya, padahal mereka sudah hidup di dimensi yang abadi ? Penjagaan menjadi penting jika menyangkut harta benda bernilai tinggi. Dijaga agar tidak diambil oleh sembarang orang, apalagi digunakan untuk kepentingan pribadi dan merusak tatanan dan ketertiban hukum, maupun ketertiban sosial. Penjagaan bertujuan agar harta karun tidak jatuh ke tangan orang yang salah. Pemilik harta karun yang sudah menjadi leluhur sangat tahu akan dipergunakan untuk apa assetnya suatu saat nanti. Suatu ketika, jika sudah tiba saatnya untuk dikeluarkan, penerima yang dikehendaki akan diberikan wisik atau petunjuk langsung oleh pemiliknya sendiri. Biasanya akan jatuh kepada anak turunnya sendiri, atau ke tangan orang yang bisa dipercaya membawa tugas mulia. Dan tak akan jatuh ke tangan orang asing yang tidak dikenalnya.

3. Penguasaan oleh Bangsa Halus

Harta karun mâyâ atau non-fisik bisa pula berasal dari harta karun fisik yang sudah ditinggalkan oleh pemiliknya namun kemudian dikuasai dan dijaga oleh bangsa halus jenis siluman, gendruwo, jim periprayangan. Bangsa halus tersebut biasanya hanya menguasai dari jenis benda fisik yang terbuat dari bahan baku emas. Benda yang sudah berada di bawah penguasaan makhluk halus dengan sendirinya akan sirna dari pandangan mata wadag.

Ragam Wujud Harta Karun & Letaknya

Wujud harta karun jenis emas sangat beragam bentuknya. Ada yang berupa uang ori Wilhelmina, lempengan dengan berbagai ukuran, perhiasan maupun berupa perabotan rumah tangga terbuat dari emas. Ada yang masih utuh ada pula yang sudah remuk. Soal jumlahnya juga sangatlah bervariatif. Sedangkan letak harta karun mâyâ biasanya terkubur di bawah permukaan tanah. Bisa di dalam rumah, di dasar sungai, di tempat-tempat wingit, atau di sekitar pemakaman. Harta karun mâyâ walau digali tetap saja tidak akan tampak jika dilihat dengan mata wadag. Sementara itu harta karun wèntèh terdapat di berbagai lokasi yang beragam pula misalnya dasar laut, sungai, telaga, kolam, di dalam bangunan, bisa juga posisinya terkubur. Tetapi jika digali langsung akan terlihat oleh mata wadag.

PROSES MEMPEROLEH HARTA KARUN

Saya ingin berbagi sedikit pengetahuan yang sejauh ini saya ketahui soal paugeran dan seluk-beluk harta karun agar dapat dijadikan pedoman atau rambu-rambu bagi para pembaca yang budiman, sedulur-sedulur di manapun berada, semoga berguna untuk menghindari aksi tipu daya yang dilakukan oleh mafia harta karun.

  1. Petunjuk. Sebelum harta karun mâyâ diketahui di mana posisinya berada, biasanya terlebih dahulu ada seseorang yang mendapatkan petunjuk secara gaib. Bisa melalui mimpi maupun secara tidak sengaja melihat dengan mata wadag penampakan harta karun di atas permukaan tanah di lokasi harta karun itu berada atau di suatu tempat tertentu. Sebaliknya bagi seseorang yang memang sengaja bernafsu memburu harta karun malah akan kesulitan mendapatkan petunjuk. Penting untuk dicatat, walaupun sudah ada petunjuk bukan berarti seseorang pasti akan kesinungan atau terpilih untuk mendapatkannya.
  2. Perintah. Selain melalui mimpi dan melihat secara tidak sengaja, keberadaan harta karun terkadang didapat melalui sebuah pralampita yang disampaikan oleh leluhur. Informasi keberadaan harta karun yang disampaikan oleh leluhur biasanya ada suatu tujuan khusus. Leluhur memberikan perintah atau dhawuh untuk memprosesi harta karun agar bisa diangkat dan dipergunakan sebagaimana mestinya. Penting dicatat, walaupun ada perintah untuk memprosesi, bukan berarti pasti berhasil mendapatkan harta karun, karena seseorang bisa mendapatkan atau tidak tergantung bagaimana menata perilakunya dan syarat yang harus disiapkan.
  3. Secara Tidak Sengaja (Keparingan). Cara mendapatkan harta karun ini yang paling sering terjadi dan paling wajar, lumrah dan masuk akal. Misalnya kita sedang berkunjung ke suatu tempat misalnya candi atau tempat sakral, kemudian di lokasi tersebut kita mendapatkan sesuatu harta karun misalnya lempengan emas atau perhiasan emas, atau cuilan perhiasan dan alat-alat rumah tangga. Jenis harta karun yang didapat secara tidak sengaja itu ada dua kemungkinan, harta karun mâyâ atau bisa jadi harta karun wèntèh. Tetapi hal itu tidaklah penting. Yang jelas kita menjadi orang yang terpilih, atau kesinungan, untuk keparingan harta berharga dari pemilik atau penguasa harta karun yang ada di lokasi tersebut. Karena memang sudah kesinungan untuk keparingan, kita menjadi tidak perlu repot-repot menjalankan suatu rangkaian prosesi ritual. Apa adanya dan seadanya saja kita menerima harta pemberian tersebut. Memperoleh harta karun mâyâ secara tidak sengaja ini yang lebih sering dialami orang.

PENTINGNYA MEMAHAMI PAUGERAN

Banyak sekali informasi soal harta karun secara sepenggal-sepenggal, lebih celaka lagi sudah sepenggal-sepenggal dan tidak proporsional. Hal itu menjadikan pemahaman yang simpang siur. Untuk itu saya berharap tulisan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih proporsional dan tepat. Sehingga kita semua menjadi lebih bijaksana dalam bersikap.

Apa Yang Terjadi Di Balik Harta Karun ?

Ini yang harus dipahami oleh siapapun yang sedang atau ingin memperoleh harta karun, khususnya harta karun mâyâ. Harta karun biasanya ada pemiliknya dan ada yang menjaganya. Terlebih harta karun mâyâ pemiliknya pun sudah berada di dimensi lain. Yang menjaganya pun bukan lagi mahluk fisik tetapi ada di dimensi halus. Banyak sekali paugeran yang harus dipatuhi. Jika paugeran dilanggar, resikonya minimal seseorang tidak akan berhasil mendapatkannya, habis uangnya, dan resiko paling berat adalah berujung kematian. Untuk itu selangkah demi selangkah harus kita pahami apa yang terjadi di balik misteri harta karun mâyâ.

1. Memohon Ijin. Bagi siapapun yang berniat mengangkat harta karun mâyâ jangan pernah merasa percaya diri karena alasan merasa cukup ilmu, kesaktian dan kemampuan. Bersikaplah rendah hati dan pasrah. Sebelum memprosesi pengangkatan harta karun pertama-tama yang harus dilakukan adalah minta ijin kepada pemilik dan penjaga harta karun mâyâ. Anda harus punya kemampuan untuk men-tayuh terlebih dahulu dengan harapan dapat mengetahui siapa pemilik dan penjaganya. Jika ada respon, artinya bisa berkomunikasi dengan Pemilik atau penjaganya barulah menyampaikan maksud dan tujuan misalnya meminta harta karun mâyâ seikhlasnya, dan peminta tidak bisa mendikte menentukan jumlah yang akan diperoleh. Respon itu barulah merupakan langkah awal. Jawaban yang diberikan oleh “pemilik” maupun “penjaganya” di antara dua : bisa ya, bisa tidak ! Jika permohonan ditolak, berarti sudah lah, urungkan saja keinginan Anda memperoleh atau menguasai harta karun. Siapapun tidak akan bisa memaksa untuk memiliki harta karun mâyâ jika tanpa seijin pemilik dan penjaganya. Bila Anda berani memaksa mengambil karena merasa memiliki kekuatan dan kemampuan yang besar, pasti akan ada kejadian fatal menimpa diri Anda. Meskipun demikian, terkadang orang nekat saja melakukan penggalian suatu tempat yang diduga terdapat harta karun. Perbuatan itu tidak akan berguna, bahkan sebaliknya akan mencelakai dirinya sendiri.

2. Kekuasaan Penuh ada pada Pemilik & Penguasa Harta Karun. Tidak ada orang sesakti apapun yang bisa memaksa memiliki atau merebut harta karun mâyâ tanpa adanya ijin dari pemilik dan penjaganya. Jikalaupun Anda sangat sakti dan bisa mengalahkan Pemilik dan penjaga harta karun mâyâ, tentu saja pemilik dan penjaga akan melakukan antisipasi untuk memindahkan harta karun di suatu tempat yang tidak akan Anda ketahui. Pemindahan dilakukan dalam waktu sekejap pun bisa saja terjadi.

3. Dilindungi Password Khusus. Menyimpan, menyembunyikan, mengamankan harta karun mâyâ akan dilakukan oleh pemilik dan penjaga harta karun tersebut. Dengan berbagai lapisan pagar seperti yang sudah saya singgung sepintas di awal. Pagar yang paling sulit ditembus berupa “password” khusus yang hanya diketahui oleh Pemilik. Password biasanya berupa suatu mantera. Dan mantera ini tidak bisa dibongkar atau dibandrek dengan password apapun lainnya, apalagi dengan “password” berupa doa-doa impor. Bagaikan gembok dengan anak kuncinya. Gembok tidak bisa dibuka menggunakan anak kunci palsu. Namun “anak kunci” gembok gaib ini tak bisa digandakan atau dibandrek.

4. Meminta Sesuai Palilah. Sekalipun Anda telah diijinkan oleh Pemilik harta karun. Anda tidak akan bisa mengatur seberapa banyak harta karun mâyâ yang anda inginkan. Berapa banyaknya tergantung palilah atau kehendak ikhlas si Pemilik untuk memberikan harta karun kepada Anda.

5. Petunjuk & Dibimbing Langsung. Bagaimana tata cara menggunakan uborampe atau syarat-syarat ritual akan dibimbing langsung oleh Pemiliknya. Jika Anda diijinkan, Anda akan dibimbing langsung oleh Pemiliknya sendiri, berisi petunjuk bagaimana prosesi atau ritual yang harus dijalani agar harta karun mâyâ bisa diangkat atau diwujudkan. Anda akan dibimbing kapan waktu yang tepat untuk melakukan prosesi ritual. Berapa lama waktu yang dijalani sampai harta bisa benar-benar berhasil diangkat, dan kapan waktunya untuk melakukan ritual atau prosesi, kita juga tidak bisa menentukan sendiri. Pemilik akan membimbing dan menuntun kita secara langsung melalui pralampita dan dawuh. Anda tak bisa merekayasa sendiri, atau mengunakan uborampe dan persyaratan yang Anda bikin sendiri. Itu akan sia-sia saja. Anda hanya bisa menentukan sendiri kapan waktunya pada saat pertama kali melakukan maneges atau men-tayuh-nya, untuk memperoleh jawaban siapakah pemilik dan apakah diijinkan untuk meminta harta karun.

5. Berbagai Syarat. Selain “password” gaib yang merupakan produk lokal. Harta karun mâyâ masih dilindungi oleh berbagai lapisan pagar gaib (selain penjaga), di antaranya berupa bermacam syarat dan uborampe. Misalnya daun kluwih, daun singkong, klaras, kunyit, bunga-bunga dan lain sebagainya. Apa saja uborampe dan syarat-syarat yang harus disiapkan akan diberi tahu langsung oleh Pemilik harta karun mâyâ.

6. Tak Ada Tumbal Nyawa. Pada dasarnya mengangkat atau usaha untuk memperoleh harta karun tidak memerlukan tumbal nyawa manusia. Jika sampai ada kejadian korban nyawa manusia bukan berarti penjaga harta karun minta tumbal. Tetapi itu disebabkan oleh something it’s wrong, misalnya ada paugeran-paugeran yang dilanggar oleh peminta harta karun mâyâ itu sendiri.

7. Sudah Dikehendaki Pemilik. Inilah cara mendapatkan harta karun mâyâ yang paling aman dan mungkin ada harapan untuk berhasil mendapatkannya. Yakni melalui jalan petunjuk gaib, yang dialami oleh seseorang. Namun tetap harus hati-hati dan waspada terhadap klaim para mafia sebagai pembawa amanat untuk Anda. Karena petunjuk gaib tidak pernah dilewatkan melalui orang lain. Kita sendiri akan mendapatkan petunjuk langsung entah lewat mimpi atau interaksi langsung dengan gaib. Apabila leluhur berkehendak menuntun kita, alangkah beruntungnya diri kita. Sebab leluhur tak pernah mempersulit orang-orang yang dijangkung dan dijampanginya. Kalaupun ada uborampe atau syarat-syarat perlengkapan yang dibutuhkan, asalkan tulus, syarat atau uborampe untuk prosesi pun akan mudah kita dapatkan, walaupun sesuatu yang sangat langka.

PAUGERAN PENTING

Setidaknya enam poin di atas menjadi paugeran utama yang harus kita pahami tentang harta karun mâyâ. Selanjutnya masih ada lagi beberapa persyaratan penting lainnya yang sangat menentukan berhasil atau tidaknya bagi orang yang sudah diijinkan Pemilik untuk berusaha mengangkat harta karun mâyâ. Beberapa persyaratan itu adalah :

  1. Asas Kepantasan. Memperoleh harta karun tidaklah mudah. Sebab harta karun termasuk berkah besar. Artinya akan berat pula asas kepantasan yang harus dimiliki oleh seseorang calon penerima. Asas kepantasan berhubungan dengan layak tidaknya seseorang menerima harta karun. Kita termasuk sebagai orang yang pantas mendapatkan harta karun mâyâ apabila diri kita sudah dinilai oleh hukum alam sebagai seseorang yang cukup amalnya. Sering menolong, dan membantu sesama dan seluruh mahluk, sering memberikan kemudahan dan jalan hidup kepada sesama manusia.
  2. Peruntukan. Untuk apa harta karun yang akan didapat, akan menentukan seseorang berhasil atau tidak dalam melaksanakan prosesi mengangkat harta karun. Tergantung pula pada siapa pemilik harta karun itu. Jika harta karun adalah milik seorang Raja atau pemimpin di zaman dulu, biasanya akan bisa diangkat jika akan digunakan untuk kemakmuran orang banyak atau untuk suatu bangsa. Bisa juga diberikan kepada seseorang untuk pribadi, jika orang tersebut masih keturunan langsung si Pemilik harta karun mâyâ. Sementara itu harta karun milik Raja, pemimpin besar, maupun pribadi, jika digunakan untuk suatu tujuan merusak bangsa, rencana jahat, dan ketamakan jelas tidak akan diperolehnya. Sebaliknya harta karun yang akan digunakan untuk mengembalikan hutang, atau untuk melanjutkan hidup justru lebih bisa diterima oleh gaib pemilik dan penjaga harta karun mâyâ. Mengembalikan hutang pun tidak sembarang hutang. Alasan hutang yang disebabkan oleh perilaku hidup boros, judi, atau dampak resiko suatu perbuatan jahatnya sendiri, tentu tidak akan diterima. Sebaliknya hutang yang disebabkan akibat tanggungan beaya pengobatan, menolong orang, atau untuk membeayai sekolah dan tanggungan keluarga dan sejenisnya malah cukup beralasan dan bisa diterima gaib. Namun demikian, harta yang diperuntukkan untuk kemakmuran banyak banyak orang, masyarakat atau suatu bangsa biasanya akan lebih mudah dikabulkan oleh si pemilik harta karun.
  3. Kemampuan Menata Hati. Jika dalam diri kita masih ada sifat serakah, tamak, jahat, dengki, iri hati, adigang adigung adiguna. Masih pula tertanam sifat 3 G : golèk mênangé dhéwé, golèk butuhé dhéwé, golèk bênêré dhéwé. Tidak adil dan selalu pilih kasih. Bahkan termasuk karakter sombong, ria, semua itu akan menjadi batu sandungan dalam melaksanakan petunjuk dan bimbingan gaib. Dan resikonya cukup besar, seseorang bisa menjadi terganggu jiwanya, minimal kesurupan yang mengakibatkannya jatuh sakit. Untuk itu seseorang yang sedang memprosesi ritual demi ritual mengangkat harta karun hendaklah menata hati, jagalah selalu suasana hati agar selalu tertanam rasa tulus, legowo dan endapkan segala nafsu serakah, bersihkan segala penyakit hati dengan rasa “punya rasa, tidak punya rasa punya”. Nah, untuk syarat hati ini, sederhana tetapi sulit dilakukan. Biasanya jika sudah semakin mendekati akhir proses atau ritual, orang akan semakin tergiur. Apalagi jika dilakukan secara kelompok atau tim yang terdiri dari banyak orang. Jika yang melakukan prosesi mengangkat harta melibatkan banyak orang akan lebih sulit. Menata hati dan pikiran satu orang saja sulit, apalagi hati dan pikiran banyak orang. Kemampuan dan mental lahir batin setiap orang juga berbeda-beda. Satu orang saja tidak teguh hati atau tidak kuat, misalnya dengan tidak mematuhi satu dua paugêran atau melanggar wêwalêr akubatnya bisa sangat fatal. Dapat mengakibatkan usahanya gagal total. Minimal orang yang tidak kuat tersebut mengalami suatu resiko yang cukup berat. Prinsipnya, harus mampu membersihkan segala penyakit hati, meluruskan pemahaman dan pola pikir, kuat mental lahir dan batinnya. Karena merubah nasib dan menjadi kaya itu harus orang yang kesinungan begja. Bagi seseorang yang mampu mengelola hati hingga mencapai tataran manembah keluhuran budi,”duwé rasa, ora duwé rasa duwé“, rendah hati, ora kagètan lan ora gumunan, tidak silau harta, serta tertanam sifat dan sikap sugih ati, justru akan lebih besar kemungkinan untuk kêsinungan sugih båndhå. Bila kita mampu menerapkan sifat-sifat bumi (yang maha memberi berkah untuk seluruh mahluk) ke dalam diri kita, maka alam semesta akan selalu berpihak kepada diri kita. Semakin banyak memberi, akan semakin banyak menerima.

TIPU DAYA MAFIA HARTA KARUN

Pada tulisan ini saya akan mengulas sedikit soal kasus-kasus penipuan yang berkaitan dengan perburuan harta karun mâyâ. Seperti kita ketahui, banyak sekali berita, kabar dan dongeng tentang upaya orang mencari harta karun mâyâ atau gaib. Begitu banyak orang mengaku mampu mengentaskan atau mengangkat harta karun mâyâ atau gaib. Tetapi kebanyakan hanyalah sekedar aksi tipu daya, dengan target korban akan mengeluarkan beaya operasional. Begitu banyak dan seringnya orang-orang yang merasa yakin akan mendapat harta karun sehingga sampai teledor dan lengah mengeluarkan beaya seberapapun besarnya sampai menjual aset-aset penting demi mengejar harta karun yang dibayangkan sangat menjanjikan dan mampu merubah nasib secara drastis. Mereka barulah sadar setelah harta bendanya habis dijual dan uangnya ludes untuk beaya operasional. Yang beruntung adalah orang yang mengaku-aku mampu mengangkat harta karun. Dan semuanya pada akhirnya gagal. Tetapi selalu saja si penipu tidak mau disalahkan. Bahkan sudah dibuat skenario jika nantinya berujung kegagagalan yang disebabkan oleh korban penipuan yang melanggar pantangan atau karena kurang memenuhi sarat. Seribu alasan dibuat-buat yang pada intinya memposisikan si korban tidak punya alasan untuk menyalahkan si penipu yang berlagak dewa penolong. Maka tulisan ini sekaligus sebagai perngatan untuk sedulur dan pembaca yang budiman agar tidak terperangkap dalam jaringan mafia harta karun yang sesungguhnya hanya mengincar harta benda dan uang si calon korbannya.

Para mafia memang hebat berakting menjalankan modus tipu-dayanya. Biasanya mereka melengkapi diri kemampuan bermain mejik atau sulap. Di hadapan calon korbannya, biasanya mereka melakukan atraksi-atraksi yang dapat membuat calon korban terbius dan terkesima dengan kehebatan palsu si penipu. Misalnya dengan kemampuan merubah suatu benda menjadi emas, tisu dan daun menjadi lembaran uang. Bahkan pada beberapa kasus ada juga yang berani keluarkan modal untuk beratraksi palsu seolah benar-benar ia mengangkat emas perhiasan atau lempengan dalam jumlah kecil di suatu lokasi. Emas yang digunakan untuk atraksi juga emas asli, sehingga jika ditest ke toko emas akan menunjukkan keasliannya. Tapi dalihnya pasti mereka bilang, emas itu belum boleh dipergunakan atau dijual, karena si korban harus melengkapi persyaratan lagi agar tidak celaka. Singkatnya, rombongan penipu berani memasang umpan ikan teri untuk memperoleh ikan kakap. Penipu juga tak kurang akal, mereka pandai membuat surat-surat aspal untuk memperkuat bukti otentik. Termasuk bicaranya yang serba digaib-gaibkan, mengklaim diri sebagai pembawa amanat dan seterusnya. Penipuan biasanya tidak hanya dilakukan oleh satu orang melainkan banyak orang rombongan mafia. Mereka saling kenal tetapi berlagak tidak saling mengenal, sehingga calon korban merasa semua serba kebetulan dan menimbulkan kesan sangat istimewa dan menakjubkan. Rombongan mafia tidak hanya ada di satu wilayah, mereka berada di berbagai wilayah yang berjauhan tetapi mereka saling berkomunikasi untuk membangun modus operandi penipuan terhadap calon korban. Korban dibuat tak berdaya, selain juga bisa karena pengaruh gendam dan penyalahgunaan terhadap ketrampilan hipnotis. Si korban barulah akan sadar saat harta bendanya sudah habis ludes dijarah rombongan mafia, dan menelantarkan si korban dalam kondisi kebingungan, kesendirian, dan kesedihan yang sangat dalam. Bahkan anggota penipu seringkali menggunakan simbol-simbol kesucian, kesalehan, dan sifat agamis sebagai kedok. Selain semua modus diatas, calon korban biasanya diasingkan atau dieliminasi agar tidak berhubungan dengan orang lain selain rombongan mafia. Selain untuk merahasiakan aksi kejahatan jaringan mafia agar tidak tercium aparat keamanan, hal itu juga untuk mencegah agar calon korban tidak bisa meloloskan diri atau sadar diri setelah menerima masukan dari orang lain yang memahami tipu daya mafia. Maka waspadalah para pembaca yang budiman.

STUDI KASUS

Beberapa tahun lalu Menag berinisial SA tanpa mematuhi paugeran-paugeran dan langkah-langkah awal seperti di atas, pernah mencoba menggali harta karun yang tersimpan di Batu Tulis. Berbagai cara ditempuh, dengan wiridan, menggali, dan melacaknya dengan bantuan sonar logam. Akibatnya pertama, ada tim penggali yang tewas menjadi korban. Akibat selanjutnya, beberapa waktu kemudian, Menag terlibat kasus korupsi dan penyalahgunaan dana haji. Saya enggan mengkaitkan peristiwa kematian itu dengan harta karun. Mau disebut peristiwa kebetulan juga monggo. Tapi saya tetap mengambil pelajaran berharga dari peristiwa itu. Sebagai pedoman supaya dalam menjalani hidup ini selalu bersikap hati-hati, waspada, dan tidak serampangan. Masih ada lagi kasus lainnya yang dapat menjadi contoh.

Warning

Di akhir tulisan ini saya ingin sekali lagi menegaskan bahwa adalah dua prinsip paling penting harus diketahui sedulur-sedulur semua berkaitan dengan harta karun mâyâ. PERTAMA, orang yang memungkinkan memperoleh harta karun mâyâ adalah yang sungguh-sungguh memenuhi asas kepantasan, terpilih dan pinilih. Siapapun yang hatinya tidak bersih, tamak, serakah, tidak tulus, mudah iri-dengki, tidak bisa bersikap adil, batinnya ruwet, pikirannya aneh-aneh pasti tidak akan memenuhi asas kepantasan sebagai orang yang layak mendapatkan harta karun mâyâ. Termasuk pula orang yang gemar berburu, dan bernafsu untuk mencari atau menguasai harta karun mâyâ, pastilah akan ditolak oleh titah gaib. Sekalipun seseorang itu masih memiliki garis keturunan pemilik harta karun itu. KEDUA, begitu banyaknya orang mengaku-aku mampu mengangkat harta karun mâyâ atau gaib. Banyak pula orang yang ngotot meyakinkan orang lain, jika dirinya telah mengenal orang yang bisa mengangkat harta karun mâyâ. Akan tetapi sikap saya teguh, tidak akan percaya samasekali. Saya bukannya over-confident, tetapi saya melihat ciri orang yang benar-benar mampu mengangkat harta karun mâyâ. Saya juga mengerti betapa berat syarat-syarat (yang ditetapkan hukum alam) yang berlaku bagi orang yang mendapatkan anugrah mampu mengangkat harta karun mâyâ.

Bila kita lebih memahami berbagai hal yang berhubungan dengan harta karun. Harapan saya setidaknya dapat menambah referensi dan dapat dijadikan sebagai rambu-rambu bila di antara para pembaca yang budiman sedang menghadapi tawaran-tawaran yang menggiurkan soal pengangkatan harta karun. Jaya jaya wijayanti.

Sabdalangit

Iklan

About SABDå

gentleman, Indonesia Raya

Posted on Februari 4, 2014, in Memahami Seputar Harta Karun, WORO-WORO and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 117 Komentar.

  1. Salam
    saya pernah bekerja di natuna, kepri.. baru 3 hari saya udah didatangin secara langsung oleh puteri yang berpakaian hijau ( bukan mimpi ).. kata orang setempat.. dia bernama puteri si kembang melati..
    hari kelima sekitar jam 10 malam.. saya melihat ke gunung, yang kata nya tempat tinggal puteri tersebut.. saya melihat istana nya.. peti2 harya nya.. bahkan melihat patung Buddha yang terbuat dari emas..
    penasaran.. saya menemui orang2 pintar di kota tersebut.. kata mereka, di badan saya ada benda penangkal gaib jahat dan benda penyedot jin..
    saya gak ngerti semua nya ini.. jika ada yang mampu bantu saya.. mohon hubungi saya di 081376995989.. Andy

  2. bisa kita bantu dgn harta anda bersedekah dgn parkir miskin dan anak yatim dari putra langkat

  3. artikel di atas mengingatkan saya akan diri saya pribadi..sama persis dan tidak lari jauh dari kehidupan dan pengalaman saya.
    saya bernama (ovan jansen lahea) saya adalah salah satu dari sekian banyak orang yang mendapatkan wangsit/wasiat harta karun maya..berupa emas batangan dan samuarai di sebuah lokasi sumur untuk umum..kejadianya sekitar 2 tahun lalu awalnya saya penasaran saja tapi dalam benak hati saya tidak terlalu merespon harta benda itu saya anggap biasa saja karna saya berpikir hidup saya sudah pas tidak ingin berlebihan..syukur apa adanya..bagi saya kaya dan miskin tidak ada bedanya itulah saya tidak punya keinginan yang lebih seprti kebanyakn orang. tapi ada satu hal yang membuat saya tertarik bukan hartanya tapi sejarahnya asal mula harta maya tersebut sehingga suatu saat saya memutuskan untuk menanyakn langsung ke lokasi harta maya itu seperti orang gila..bicara sendiri di malam gelap gulita …dan pada saat itu juga sewaktu saya tudur saya mendapatkan mimpi layaknya sedang nonton cinema..dan akhirnya saya memutuskan ingin membuktikan kalau benar adanya harta maya itu di suatu malam saya datang ke lokasi itu seperti biasanya saya berbicara sendiri memohon ijin perlu di garis bawahi saya lakukan itu karna dalam situasi memperhatinkan keluarga saya yang berada di tempat lain sangat kekurangan maka dari itu saya mencoba hal itu dan sekaligus membuktikan kebenaran harta itu Masih teringat kata-kataku pada waktu itu ( jikalau benar adanya harta berupa emas batangan yang tersimpan di sini maka saya harap dengan seiklasnya berikanlah aku harta yang paling terkecil dari jumlah harta itu..saya tidak membutuhkan semua harta itu tapi saya hanya membutuhkan sebuah emas batangan/ balok yang pernah saya pegang pada waktu ditunjuknya lokasi dan harta itu.hanya itu yang saya mau dan butuhkan saya hanya ingin membantu sanak keluarga saya yang lebih membutuhkan pertolongan …lupahkanlah saya,saya tidak membutuhkan semua harta itu tapi saya hanya membutuhkan sebuah dari puluhan emas yang tersimpan di tempat ini) sampai akhirnya saya tertidur lelap di pembaringan saya dan bermipi ada suara yang mengatakan( saya telah mendengar semua kata-katamu itu dan keluhanmu BAIKLAH saya akan mengabulkan permintaanmu itu karna kamu jujur dan berniat baik membantu keluargamu pergilah carilah sebuah bambu berwarna kuning keemasan yang sangat keras dan tanamlah di tempat ini/sumur maka kamu akan mendapatkan sebatang emas yang kau minta dan ambilah dan ingat akan akan sauatu hal saya tidak akan lagi mengabulkan permintaanmu untuk yang ke dua kalinya SAMPAI PADA WAKTU ITU YANG SUDAH DITENTUKAN MAKA SEMUA HARTA INI AKAN KUBERIKAN PADAMU.) Seketika saya terbangun dan merenungkan mimpi itu..tapi meskipun itu adalah sebuah petunjuk sampai sekarang di tahun 2017 ini saya masih tidak berani mencoba walaupun masih saja terukir rapi di dalam ingatanku..selesai..

  4. Lebih tepatnya urusan harta maya ini ada di kata kunci SEMARANG TEMBAYAT
    “Semarang tembayat yg mengerti lambang ini”, semarang artinya sembunyi di alam terang, tembayat artinya gotong royong.

    • Artinya apa..maaf saya paling tidak mengerti tentang gaib..SEMARANG TEMBAYAT itu dalam arti apa…

    • Tembayat = gotong royong
      Jd ingat musair jayabaya ttg petunjuk “yg mengerti semarang tembayat”
      Sy coba menelusuri makna “semarang tembayat”, hanya menemukan makna tembayat yg artinya bergotong royong
      Tapi blm menemukan sosok “semarang” itu, sosok yg sembunyi di alam terang, yg selama ini sdg sy cari2, sosok tersebut (yg sembunyi di alam terang) adalah budak angon (sbgmn ditulis pd uga wangsit siliwangi)

      • Putri Sandal Biru

        DANA AMINAH ATAU HARTA AMANAH ITU KITA BERDUA SUDAH MENYERAHKAN SECARA TOTAL KEPADA ALLAH SWT PADA JAMAN IMAM MAHDI (SP/RA)

        JADI JANGAN MINTA DANA/HARTA KEPADA KITA BERDUA KARENA DENGAN TEGAS SAMA HALNYA RASULULLAH SAW PERSOALAN HARTA.

  5. Artikel yg sangat bagus, tentang harta maya, pd peruntukan, jika peruntukannya (harta maya) pribadi, krn masih keturunan.

    Hobi sy itu ziarah, gemar menelusuri silsilah keturunan, sy sering dikasih duit, emas dan cincin berharga, mungkin apa krn keturunan ?
    Kalau sowan ke org tua (almarhum yg diziarahi) tidak ketinggalan sll bawa kinangan kumplit dan degan kelapa hijau (kadang2 bw oleh2 ini ngumpet, takut dilihat oleh org lain yg tdk sepaham (pernah ziarah, ada suara “sy ini kan manusia, org2 kesini pd tahlilan, pdhl sy tidak mati, sy mendengar dan senang datang kesini ke org tuamu) lalu sy bacaiin ubo rampai tsb dgn surah yasiin, udah selesai, ya sy ijin pamit, biasanya ada suara “ucapan terima kasih tlh memberi apa yg sy bw dan doa srh yasin, mbah juga doa kan kalian sehat, banyak rejeki, ini mbah ngasih cindra mata ,,,”, spt itu ttg harta maya.
    Yg keselin itu, di sekitar tempat sy duduk, banyak makhluk2 yg ngintip merebut cindramata, org tua ngasih cindramatanya juga waspada lihat kiri kanan (takut direbut), direbutnya harta maya itu ktk “fase perpindahan barang dari alam maya ke alam manusia. Memang Allah itu menciptakan makhluk spt itu

    • Putri Sandal Biru

      Hemm hemm hemmm togog !!!

      TERSERAH DEH…HATI HATI SAJA
      AH TOGOG INI KOK MAAF MIRIP SIKAP DAN PERILAKUNYA SEPERTI DAZAL LAKNATULLAH SERING MENGGODA ANAK CUCU ADAM AS KARENA UJIAN TERBERAT AKHIR JAMAN ADALAH HARTA ALIAS DUIT MENJADI TUHAN KEDUA…..INGATLAH PESAN NABI MUHAMMAD SAW WAHAI RADEN BAMBANG KUSWANTO JANGANLAH GILA HORMAT DAN PUJIAN…CATET INI !!!

      • Sy banyak koleksi barang2 dari maya, org2 di dekatku juga gk percaya. Kelemahanku, dlm bekerja harus berdua dgn teman (gk bisa sendiri), istriku menentang habis2an, kalau sy ini dibohongi teman ku! mana mungkin temanku punya uang dan barang2 berharga spt ini! kataku meyakinkan, temanku hanya sy pakai sbg alat atau mediator. Kamu sendiri gk mau jd mediator, kalau mau kan gk mungkin sy dgn org lain! kapan akan bantu aku ,,, berlangsung lama sy berantem.
        3 th yg lalu, istriku ini waktu ziaroh ke kakeknya di lereng gunung halimun, gurunya (rupanya istriku ini pernah mesantren) masuk pinjam raganya blg pd ku dgn bhs sunda “mamah titip anakku, anakku ini satu2nya anak didik ku yg aku kasih kunci, tolong bina dan didik”. Sy jwb “iya bapak (sy lagi berfikir, mamah itu apa yah? sy org jawa jd gk paham “mamah”, oh rupanya mamah itu artinya kyai ,,, ).
        Peristiwa tsb aku simpan, istriku pun tak akan mengetahui, dia td waktu kerahuan gurunya ngomong apa, itu menjadi rahasiaku.
        Setiap aku cerita ttg aku dpt oleh2 dari maya (pernah sekardus) dia tetap, gak percaya, ktnya dibohongi temanku, aku tetap saja bertahan bhw temanku tdk membohongi ku, bahkan sy yg ngajari temenku. Aku hanya membukakan pintu, pintu apa? pokok capai berantem terus… berbekal amanat dari almarhum gurunya mamah ajengan rohyani, istriku ini kelak menjadi org yg terpilih.
        Waktu terus berjalan, pertengahan 2017 atau bln agustus, amanah guru nya benar terjadi, istriku mau mengikuti petunjukku, dia bisa ,,,, hampir mirip cerita NARATAS (kata ibuku, naratas itu artinya pembuka) putri sunda, cerita lama majapahit – pajajaran, gajahmada doroweksa, putri sunda bodo katatalaya, 5555 eta cirina yg bakal bukak,,, bro di juru, bro di pantau, ngalayah ditengah imah, ibadah modalnya (agak lupa narasinya)

    • Yg dibahas judulnya harta karun,
      kita ya mengikuti alurnya membahas harta karun, pengalaman sy, sy ceritakan (mungkin dik putri sendal biru belum punya pengalaman). Cerita harta karun pd status di aras, kalau sy cerna bhs nya, sptnya berkaitan dgn ilmu (pada artikel di atas disebutkan tentang password atau kunci membuka gembok, kuncinya bisa dari impor atau pun lokal).
      Mbak putri sandal biru, bgmn bs punya pemikiran perilakunya spt dajjal ?

  6. Putri Sandal Biru

    Lau soal dazal om bambang koreksi diri aja superhalus namun Allah SWT LEBIH MAHA SUPER HALUS….

    • Coba tingkatkan diri kita masing2, ketimbang koreksi diri, kalau sdh bisa, maya lalu wujud, hasil tingkatkan diri, kalau blm bisa koreksi diri, setuju bukan

    • Sebenarnya permasalahan cerita topik harta karun maya ini adalah TINGKAT KESULITAN MEWUJUDKANNYA, itu aja

      • Putri Sandal Biru

        Yang jelas om bambang…

        Aku dan suamiku ini sudah ikhlas menyerahkan harta rampasan perang atau dana aminah….
        Jadi kita berdua sudah tak peduli dengan harta/dana semua itu karena yang berhak mengurusnya itu IMAM MAHDI..
        Dan suamiku termasuk ksatria ke 7 katanya…

      • Tafsir ttg imam mahdi, sampai sekarang blm tuntas, cerita ramalan mahdi itu awalnya ditulis sebelum nb saw lahir, di agama buddha, ditulis pd kitab kalacakra,,,, jd kalau org arab membahas, blm tentu sesuai dgn kalacakra tsb ,,, kalau ttg suami mu yg ksatria ke 7 itu sy kurang tahu, setahuku kesatriya itu 5 (spt pandawa) atau sedulur 4 ke 5 pancer, itu ksatria di diri kita

      • Cerita harta rampasan perang (harta ghonimah) itu juga bukan perang antar orang, tp perang melawan dirinya sendiri, dlm cerita tsb, org2 jaman dulu itu (yg sdh meninggal) itu bawa harta krn itu matinya di alam sana jd makhluk samsara, nah dlm cerita ini (harta ghonimah) suamimu yg ksatria ini kudu bisa menolong org yg bw harta ini, agar bisa kembali ke wujud manusia sejati, baru lah “suamimu menang” bisa mendapatkan harta amanah tsb, bukan sebaliknya suamimu merebut dgn cara adu kesaktian, jika suamimu menang lalu bisa merampas harta tsb, itu namanya sama saja suamimu mengikuti dia jd org kafir (kafir itu artinya menimbun), itu dilarang oleh Allah QS al qashash 81-87
        Amanahnya adalah tolonglah mrk (jika engkau mendapati yg membawa harta itu ia leluhurmu) itu cara yg benar.
        Umumnya yg makhluk berbentuk naga dan berbentuk binatang (misalnya kepala manusia dgn ekor ular, monyet, maung dsb) dulunya manusia spt kita, itu yg menguasai harta

  7. Putri Sandal Biru

    Hehe….ydh deh lau om gk tau mah ksatria ke 7 iya jodohku intinya mah

    Ydh ya om lau diskusi sama om itu saya jd kebakar dada y entah kenapa super aneh…

    • Putri Sandal Biru

      Hmmm dulu harta rampasan perang itu selalu mengikuti kemana pun kangmasku pindah kost dijakarta yang jelas perang ghaib selalu menang suamiku.

      • Putri Sandal Biru

        Harta rampasan perang pun saya dilarang keras meminta harta tsb kepada suamiku karena sudah diserahkan ikhlas kepada Imam Mahdi…Tentunya Allah SWT lebih berhak mengatur semua itu…

      • sy lg belajar menelusuri sosok “mahdi”, mbk putri sendal biru “mengatakan, suami nya tlh menyerahkan harta rampasan perang, perangnya sama siapa? hartanya berupa apa?
        Harta rampasan perang, oleh suami PSB (putri sendal biru) tlh diserahkan imam mahdi, apakah imam mahdi versi suami PSB sdh ketemu suamimu ?

        Jd penasaran akan cerita mahdi dari mbk PSB, ceritakan dong

  8. Putri Sandal Biru

    Karena bagiku HARTA YANG PALING BERHARGA DI DUNIA INI ADALAH PEMUDA SHOLEH/ SUAMI SHOLEH AAMIIN..

    • Putri Sandal Biru

      Sudah dibilang urusan harta itu saya tidak tahu menahu bahkan persoalan harta saya tidak boleh minta seperti istri2 Rasulullah SAW waktu dijamannya.

      Hmm saya jadi tahu tentang Ratu kembaran yg jelas ratu yang kembar satunya menghadap kangmasku dan memperkenalkan diri sebagai RA baru saja saya dikasih tahu suamiku tadi persoalan om bambang ini pada akhirnya hanya RA yang asli yang bisa membuktikan meskipun di Ratu bisa mengimbangi RA.

  9. Putri Sandal Biru

    Dia memang Ratu kembar namun bukan RA KELAK AKAN DIBUKTIKAN KEMAMPUANNYA WALAUPUN BISA MENANDINGI KEHEBATAN RA/RATU ADIL karena suatu hal dia tidak bisa melakukannya kecuali RA yang Asli !!! BIARKANLAH TOH ITU SUDAH SKENARIL DARI SANG SUTRADARA YOWIS NUNUT MANUT SUAMIKU JEH

    Hmm intinya Saya dan suami tidak masuk DAFTAR CALON BURSA SP/RA ydh jadi sama-sama menjadi manusia biasa saja jangankan suamiku meninggalkan JUBAH KEBESARANNYA DISIMPAN DIALAM SONO….bahkan saya mendapat GELAR “PUTRI SANDAL BIRU” DARI ALLAH SWT dan bisa juga makna sandalnya DIINJAK2???
    KELAK LAU SUDAH MENIKAH DENGAN KANGMASKU SAYA AKAN NAIK MENJADI RATU BERGAUN BIRU seperti di DIALAM SONO.

    • Putri Sandal Biru

      LARAT SKENARIO BUKAN SKENARIL

      Yang jelas itu Ratu kembaran RA sukses buat aku terbakar cemburu walau cuma datang ke suamiku sebentar lalu pergi.
      Bukan persoalan RA ratunya jadi saya bodoh amatlah YANG PENTING KANGMASKU ITU HANYALAH SUAMIKU TITIK GAK PAKE KOMA.

      Duh gusti ujian/cobaan/godaan apalagi mendapatkan suami yang banyak PEMINATNYA BEGINI Hadeh…..

      • Putri Sandal Biru

        SESUNGGUHNYA MANUSIA ITU DALAM KESESATAN YANG NYATA DAN SESUNGGUHNYA SYETAN MUSUH NYATA BAGIMU !!!

      • oh gitu yah (tapi aku gak mudeng penjelasannya) orang kalau lagi kasmaran itu yg terbayang2 adalah wajahnya dan hal2 baik terhadapnya, dia percaya apa yg diomongin pacarnya itu, ibaratnya tahi ayam rasanya ciklat, itu yg pernah Togog rasakan thdp pacar Togog. Sampai suatu saat Togog liat dgn mata sendiri, ia selingkuh menduakan tuhannya, baru benci banget he3

    • Suatu saat suami mbakyu PSB akan jadi RA itu bisa jadi (*-*) krn bisa jadi bisa punya banyak sendal-sendal yg ia miliki, ia hrs adil

  10. Putri Sandal Biru

    SUAMIKU SEMASA MUDANYA SAMA SEPERTI MASA USIAKU SEKARANG 25 TAHUNAN SEMPAT MEMBENCI ALLAH SWT DAN TIDAK PERCAYA TUHAN YANG MAHA ESA KARENA PUNYA ALASAB KUAT TERPAKSA MAKA OLEH KAREAN ITU SEKARANG MENEMBUSNYA DENGAN TAUBATAN NASUHA ALHAMDULILLAH SAYA MASIH DISAYANG ALLAH SWT MENJADI KEKASIHNYA BUKAN MALAH MENJADI IJAZIL DAZAL LAKNATULLAH

    YANG JELAS SEKARANG LAGI RAMAI TEMA AKI IRENG DAN NINI IRENG YANG KISAHNYA LUAR BIASA SETIANYA SEHIDUP SEMATI SIMBOLNYA !!!

    • tulisan raden anom jaka surya, ttg nini ireng dan kaki ireng, udah di hapus admin, mana bisa dikatakan lagi ramai?
      Pdhl menurutku, tulisan mas raden itu menarik dikaji, malah dibuang

    • Putri Sandal Biru

      Larat

      ALASAN
      KARENA

      ALHAMDULILLAH SUAMIKU DARI DULU HINGGA SEKARANG SANGAT SETIA MENUNGGU DAN MENCARI SAYA BERPULUH-PULUH TAHUN BAHKAN SAMPE PERJAKA TUA/ BUJANG TUA MUNGKIN KALAU SUAMI SAYA TIDAK SETIA BAKAL UDAH MENIKAH DAN PUNYA ANAK TOH

      LAGIAN KATA SUAMIKU LAU SAYA MENOLAK LAMARANNYA BAKAL BELIAU MANDITO DAN SEBAGAINYA DAN MENGUNDURKAN DIRI DARI KSATRIA KETUJUH JEH.

      justru om bambang yang poligami gak setia toh sebenarnya.

      • Putri Sandal Biru

        Oh RAMAI DAN TERKENAL KISAH AKI IRENG DAN NINI IRENG DI DUNIA MAYA/FB BAHKAN DI ALAM GHAIB PUN BEGITU JUGA.

  11. Putri Sandal Biru

    Namanya juga JATUH CINTA BERJUTA RASANYA DONG OM-OM
    AH LAGIAN SUAMIKU BELUM JADI OM-OM USIANYA 38 TAHUN JADI PERJAKA TULEN JARENE !!!
    YANG TADINYA HAMBAR, SEDIH DAN ASEM PAHIT JADI SENENG, MANIS, ENAK DAN SEBAGAINYA.
    AH LAGI PULA OM TOGOG UDAH RASAIN MASA-MASA MUDA DONG YAH

  12. Putri Sandal Biru

    Intinya ya om togog nasib tragis Putri Sandal biru tak seperti sendal-sendal lain yang sudah di oplok-oplok ampe pegat tipis, rusak dan dibuang sia-sia, jadi arti PUTRI SANDAL BIRU SANGAT BERBEDA DONG MEMPUNYAI MAKNA BAIK SAJA.

    Meskipun selama ini enoke sejak dari kecil dan ampe sekarang sikap dan perilaku keluarga terutama emak masih MENGINTERVENSI atau para wong KUDETA enoke sampai SANGAT TERTEKAN namun enoke tetap bertahan atas perlakuan tidak manusiawi atau Pelanggaran HAM mereka emak dan saudara2 yang seolah-olah bak Tuhan sendiri. Memang Memilukan dan tragis keluarga sendiri terutama emak menganak tirikan atau mengganggap diriku seperti bukan anak kandung yang di sepelekan, di injak2 bahkan di tuduh anak durhaka atau adik durhaka.
    Saya disarankan kangmasku hijrah menikah agar keluargaku terutama pula saudara2ku tidak sering menganggu aku lagi deh. Nyesek jarene

  13. Muhammad Taufik Hidayat Rahmatullah

    Alhamdulillah.. terimakasih..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: