Semoga Negeriku Dinaungi dari Marabahaya Besar

Selamat pagi sedulur pembaca blog seluruh Nusantara apapun agama, suku, sesembahan dan pandangan politiknya. Berikut ini saya persembahkan instrumen dan Jawa. Dengan harapan semoga berguna untuk coolingdown, bikin hati ayem tentrem, batin jenjem jinem. Yang penting kita selalu ingat, kita semua masih satu nusa, satu bangsa, satu bahasa. Ada yang lebih utama dalam kehidupan ini ketimbang seorang presiden. Yakni jatidiri sebagai berkah agung yang ada di Nusantara. Marilah terutama saat ini kita perbanyak berkarya seni, berapresiasi seni, dan berbudaya adiluhung Nusantara agar tercipta situasi dan kondisi yang tata titi tentrem kerta raharja. Semakin sering kita alunkan musik tradisional masing-masing daerah dan kidung-kidung mantera, agar energinya selaras dengan spesifikasi karakter alam Nusantara. Supaya alam selalu berpihak kepada kita semua generasi bangsa. Setidaknya hal itu akan mengurangi beboyogung soko alam opodene jalma manungsa kang wus katon ing pralampita. Panca agni (5 hawa napsu angkara) sudah mulai berkobar, selalu disusul Sapta Tirta, saling bergantian. Sapta Tirta pada saat ini pun sedang menembus bumi Nusantara. Mugi-mugi sedulur sedaya, ugi sagung titah dumadi tansah pinaringan karahayon dan kabegjan.

Berikut ini Palaran Asmaradana pelog 6
http://www.4shared.com/mp3/PLWi7oALba/Instrumen_palaran_asmaradana_s.html

Berikut Kidung Mantera Jatimulyo.
http://www.4shared.com/mp3/3hK8BEADba/Kidung_Mantra_JatimulyoKi_Sabd.html

Ana kidung sun angidung wengi
Bebaratan duk amrem winaca
Sang Hyang Guru pangadeke
Lumaku Sang Hyang Bayu
Alambeyan asmara ening
Ngadek pangawak teja
Kang angidung iku
Yen kinarya angawula
Myang lelungan Gusti

Gething dadi asih
Setan sato sumimpang

Kegunaan kidung jatimulya ini antara lain :
1. Untuk tolak balak, termasuk niat jahat dari orang lain.
2. Untuk pengobatan yang sedang menderita sakit.
3. Bila melakukan slametan, upacara diawali atau dibuka dengan mantera kidung Jatimulya ini akan mendapat kemuliaan dalam hal derajat pangkat. Monggo untuk yang percaya saja. Yang tidak percaya tidak perlu membuat olok-olok. Cukup diam saja, itu akan lebih menunjukkan budi pekerti luhur Anda.

Dan satu lagi tembang cuplikan Serat Wedatama pupuh Pangkur podo kaping 12 :

Sapantuk wahyuning Alah,
Gya dumilah mangulah ngelmu bangkit,
Bangkit mikat reh mangukut,
Kukutaning jiwangga,
Yen mengkono kena sinebut wong sepuh,
Lire sepuh sepi hawa,
Awas roroning atunggil

Siapapun yang menerima wahyu Tuhan,
Dengan cermat mencerna ilmu tinggi,
Mampu menguasai ilmu kasampurnan,
Kesempurnaan jiwa raga,
Bila demikian pantas disebut “orang tua”.
Arti “orang tua” adalah tidak dikuasai hawa nafsu
Manunggal kalawan Gustinira (menyatunya roh jagad alit dengan Roh Jagad Agung)

http://www.4shared.com/mp3/Vo345h20ba/Tembang_pangkur_wanaran_pl_6_s.html

About SABDå

gentleman, Indonesia Raya

Posted on Juli 15, 2014, in OPINI BEBAS, Semoga Negeriku Dinaungi dari Marabahaya Besar and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 101 Komentar.

  1. Penonton Tak Berdayah

    Juara corrupt lagee…
    hiks…
    hiks…

  2. mas sabda…
    mhon izin tuk ikut nimbrung dirumah njenengan ini. hampir setahun yg llu sy hanya lwat dpan rumah ini. walapun kadang sy brhenti tuk ngintip tp kdang keblabasen harus copas & bahkan smpai hrus d buat hardcophy-nya. baru kini bisa mncoba berdekatan scara lngsung sama mas sabda (sy lbih enjoy dg sbutan ini tuk panjenengan).
    bagi diri yg msih buta ini, sangat mnarik materi plajaran ttg spiritualitas, kebudayaan & nasionalisme yg mas tulis. sy dari sumatra & kbetulan (sbnarnya tdk ada sgala ssuatu yg kbetulan) prnah mngikuti “acara ritual” yg trkait dg hal2 tsb d atas. tentu dg pmbimbing yg jelas. pertanyaan dr sy;
    1. apa mungkin ada acara yg persis sperti Spiritual Odyssey-nya mas sabda, tp di luar pulau jawa?
    2. saat ini pemahaman ttg keagamaan, budaya, cinta tanah air sdikit brbeda dg sblumnya. lbih bsa brpikir luwes (minimal tuk pribadi) dlm mnyikapi ssuatu. apakah ini effect dr acara yg prnah sy ikuti tsb?
    3. ritual yg sy ikuti berisi ziarah leluhur bangsa (raden ahmad notogirikusumo), kisah sjarah tokoh negri, dll. mengapa acara sperti ini tdak d buat scara umum dimana2? dan mengapa -seolah- hanya untuk orang2 trtentu?
    mhon pnjelasan mas sabda.

    • Mas abuzahr Yth
      Acara terkesan hanya untuk orang-orang tertentu, itu tdk benar mas. Sebetulnya bebas mau diikuti dan dilakukan oleh siapapun dgn latar belakang budaya dan agama apapun. Kalau ada kesan seperti itu hanya karena memang tdk semua orang tertarik acara-acara seperti itu. Dan pada saat publikasi pun lihat tempat, situasi dan kondisi krn kita ngemong, tdk setiap orang akan suka, menghargai, dan menghormati oleh sebab ketidakpahaman orang akan esensi dari acara-acara tsb.
      Mudah-mudahan suatu waktu bisa terlaksana di sumatera. Krn yg sdh pernah kita lakukan di Kaltim dgn diikuti sekitar 40 peserta.
      Rahayu sagung dumadi

  3. Pangeran Jawi Wetan

    selamat berjuang ki, saya salah satu orang dari ribuan manusia yang merasa bersukur dgn ke beradaan ki sabda yg selalu meng urih budaya leluhur, maju terus ki banyak orang yang men dukung njenengan, jangan kuwatir kalau ada yg meng olok2 njenengan tidak usah ikut me nanggapi cukup penggemar yg menanggapi termasuk saya, salam rahayu maju terus pan tang mundur sudah waktunya ki, nuwun.

    • Pangeran Jawi Wetan Yth
      Matur sembah nuwun awit panyengkuyungipun. Mugya kita.sedaya tansah pinaringan.wilujêng.rahayu kang tinêmu, båndhå lan bêgja kang têka saking kersane Gusti. Suradira jayaningrat lebur dening pangastuti.
      Rahayu sagung dumadi

  4. ki sabda yang terhormat,,
    kulo nyuwun ijin lan pangestune bade ngamalaken kidung purwa jati!!

    matur suwun ingkang katah ki sabda.
    tansah pinaringan rahayu karaharjan ugi sedoyo keluaragene panjenengan

    __/\__ kabegjan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: