Rahasia Alam ?

Hukum dan Rumus-Rumus Alam Semesta

Kita semua tentu cukup familiar dengan istilah “hukum alam”. Begitu pula  istilah rumus-rumus, dan semua rumus yang digunakan di semua disiplin ilmu pengetahuan merupakan bagian dari rumus-rumus alam. Jika hukum alam diumpamakan sebagai “pasal” maka rumus-rumus alam dapat diidentikkan dengan “ayat-ayat”. Sebagian yang lain menyebut hukum alam atau rumus itu sebagai bahasa alam. Seperti apa rumus-rumus alam dimaksud ? Sebagai contoh dapat dilihat dalam rumus-rumus yang dimiliki oleh berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Bahkan jagad raya ini sesungguhnya  “kitab undang-undang” atau “buku” yang berisi milyaran bahkan trilyunan rumus-rumus alam. Hukum alam mencakup seluruh rumus-rumus alam, yakni semua peristiwa yang terjadi di ruang kosmos dalam hubungan saling berkaitan, yang lazimnya disebut hubungaan sebab-akibat, atau hukum timbal-balik. Prosesnya disebut sebagai dinamika perubahan alam. Dan satu-satunya yang tidak berubah di jagad raya ini adalah dinamika atau perubahan itu sendiri.

Rahasia Alam

Rumus-rumus yang tergelar di jagad raya pada awalnya masih bersifat misteri atau rahasia bagi umat manusia. Sifat rahasia itu berlaku selama umat manusia belum mampu menemukan atau mengungkap rahasianya. Selanjutnya, suatu misteri alam menjadi sesuatu yang bukan rahasia lagi, ketika manusia telah mampu mengetahui atau menjabarkan hubungan sebab-akibatnya secara tepat dan akurat. Sesuatu misteri alam semesta yang semula masih bersifat rahasia, kemudian bisa menjadi kebenaran faktual karna manusia telah berhasil mengungkap rahasia alam dan mampu menjelaskan secara rasional. Itu juga menggambarkan bagaimana proses manusia dalam meraih ilmu pengetahuan baru (discovery). Keberhasilan manusia dalam mengungkap rahasia alam dan menemukan suatu rumus-rumus alam akan menambah khasanah ilmu pengetahuan. Untuk menjaga tingkat akurasi, kredibilitas, dan validitas, serta kebenaran suatu ilmu pengetahuan,  kemudian dilakukan verifikasi melalui berbagai kaidah-kaidah ilmiah. Ilmu pengetahuan yang sudah diterima secara akademik pun terus dilakukan penyempurnaan melalui serangkaian dinamika : tesis, antitesis, kemudian muncul sintesis baru sebagai penyempurnaannya. Demikian seterusnya selalu terjadi koreksi untuk meraih kesempurnaan ilmu pengetahuan.

Begitulah usaha manusia mengungkap rahasia alam, kemudian membuat rahasia itu sebagai sebuah fakta, baik fakta fisik maupun metafisik, fenomena maupun noumena. Oleh sebab itu ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang secara dinamis. Sains dan teknologi, merupakan wujud nyata prestasi manusia dalam mengungkap rahasia alam. Secanggih apapun teknologi, semaju apapun ilmu pengetahuan, semua itu merupakan keberhasilan manusia dalam menggambarkan sebagian kecil rumus-rumus alam yang ada dan berlaku di jagad raya ini.

Pertanyaannya kemudian, adakah rahasia alam yang tidak boleh diketahui manusia ? Tentu saja ini merupakan pertanyaan blunder. Seandainya ada, bagaimana manusia bisa mengetahui apakah sesuatu merupakan rahasia yang tidak boleh diketahui manusia? Dan andaikata ada orang yang merasa mengetahui sesuatu merupakan rahasia alam yang tidak boleh diketahui manusia, itupun hanya sebatas pandangan subyektif, atau jika boleh dikatakan hanyalah angan-angan atau prasangka subyektif saja. Artinya, pandangan itu belum bisa diverifikasi kebenarannya baik secara terlebih lagi secara empiris. Saya pribadi memandang bahwa, tidak ada rahasia alam yang tidak boleh diungkap oleh manusia. Manusia dengan bebas dan merdeka dapat mengungkap dengan berbekal segala kemampuan yang dimiliki oleh manusia. Barulah di sini terasa nilai keadilan Tuhan, bahkan sesuai dengan kaidah akademik. Beranjak dari pandangan tersebut, saya memandang bahwa Roh Jagad Agung (Tuhan) dan semua hal yang berkaitan dengan gaib tetaplah bersifat Mahailmiah, Mahaintelek, dan Maharasional.

Setiap orang dengan segenap daya kemampuannya yang meliputi pengalaman empiris dan pengalaman spiritual, kekuatan lahir dan batin, ilmu pengetahuan dan teknologi, kecerdasan dan kebijaksanaannya mempunyai kesempatan yang sama untuk mengungkap rahasia alam atas rumus-rumus alam yang terdapat di seantero jagad raya ini. Temuan-temuan baru terhadap rumus-rumus alam yang ada dan berlaku di jagad raya ini, baik yang bersifat gaib maupun wadag atau fisik selanjutnya didokumentasikan dalam bentuk manuskrip. Manuskrip yang terdapat di bebatuan (prasasti, relief dsb) dan setelah era lebih modern, ungkapan-ungkapan akan rahasia alam itu kemudian dikumpulkan dan disusun secara sistematis menjadi kitab atau buku-buku dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan, jurusan eksakta dan non eksakta.  Buku itu dengan bebas boleh diberi julukan apa saja misalnya buku induk segala ilmu, atau holly book, dan seterusnya.

Terhadap temuan-temuan rumus alam manusia telah melakukan upaya untuk membuat klasifikasi, kategorisasi, atau pengelompokan terhadap rumus-rumus yang terdapat di jagad raya ini.  Upaya itu menghasilkan sebuah hierarkhis ilmu pengetahuan. Filsafat sebagai induk segala ilmu, dan derivasinya menjadi berbagai cabang disiplin ilmu pengetahuan. Sebagaimana pandangan filsuf kaum Skeptisisme bahwa kecenderungan manusia dengan sifatnya selalu ingin tahu itulah yang menjadi pemicu lahirnya berbagai disiplin ilmu pengetahuan.  Sudah menjadi sifat manusia untuk selalu ingin tahu. Upaya manusia melahirkan berbagai disiplin ilmu bersifat dinamis dan tidak pernah berhenti dari sejak zaman pra sejarah hingga kini zaman cyber, ultra modern. Semakin hari semakin besar prestasi manusia dalam memahami bahasa alam untuk menemukan rumus-rumus yang selama ini masih menjadi rahasia alam. Kesadaran manusia untuk mendayagunakan akal budi, dapat dilihat dari perkembangan sains dan teknologi yang semakin pesat. Pendayagunaan akal budi jika diimbangi dengan kualitas kesadaran spiritualnya, akan melahirkan pribadi-pribadi cerdas dan bijaksana. Sebaliknya, terkadang orang ditakuti-takuti dengan julukan orang yang menuhankan akal, agar tidakmengutamakan akal budinya. Di sisi lain hal itu berakibat turunnya kesadaran manusia untuk menggunakan akal budinya, dan membuat mereka semakin terkurung dalam kubangan emosi dan hawa nafsu untuk memahami apa sesungguhnya kehidupan ini.

Adakah Rahasia Alam Yang Tak Boleh Diketahui ?

Sebenarnya pertanyaan di atas merupakan pertanyaan blunder. Jika seseorang menjawabnya, “ada ! Maka jawaban itupun tidak bisa dibuktikan. Hanya sebatas praduga saja. Tentu saja jawaban seperti itu tidak memenuhi kaidah ilmu pengetahuan. Lain halnya jika jawaban itu hanya berdasarkan sebuah keyakinan, angan-angan, atau sekedar duga kira saja. Ketiganya secara esensial sama, tidak butuh pembuktian secara empiris, ataupun hanya sekedar memenuhi alasan rasionalisme. Karena keyakinan (the myth) tidak membutuhkan kaidah intelektual dan ilmiah. Sepadan dengan cerita legenda, cerita rakyat, epik, dongeng, mitologi dan seterusnya.

Dalam realitasnya, terkadang kita mendengar statement yang mengatakan adalah suatu rahasia alam yang tidak boleh diketahui oleh manusia. Tetapi pada faktanya, kemudian manusia secara tidak sengaja mengetahui rahasia alam itu. Dan seseorang yang mengetahui tidak mendapatkan sanksi apapun kecuali sanksi sosial dan agama yang dilakukan oleh antar sesama manusia. Contohnya, Galileo Galilei, saat menemukan fakta bahwa bumi ini bundar. Padahal sebelumnya kitab agama rumpun samawi telah menyatakan bahwa bumi ini datar. Agama melarang keras orang mencari-cari tahu dan menverifikasi “kebenaran” atas statemen di atas. Umat harus meyakini saja, dan tidak boleh ada pertanyaan apalagi menyanggah, jika ada pertanyaan berarti imannya lemah dan akan dosa besar, titik ! Setelah Galileo secara tidak sengaja  mengungkap rahasia alam yang sangat terlarang itu. Dan Galileo bisa  membuktikan temuan rahasia alam bahwa bumi ini bundar. Akhirnya Galileo harus menerima sanksi dari kaum agamawan untuk menjalani hukuman gantung.

Namun beberapa dasawarsa kemudian, publik dunia menerima fakta bahwa apa yang diungkap Pak Gali itu benar adanya sesuai fakta dan hasil temuan Pak Gali benar-benar berguna bagi kemajuan peradaban manusia di masa berikutnya. Nah sejauh mana batas rahasia alam itu merupakan sesuatu yang tidak penting untuk dijawab dan diketahui. Jikalaupun saya harus menjawab, maka jawaban yang saya berikan hanya simple saja,”Batas rahasia alam, yang bersifat fisik maupun gaib adalah sejauh kemampuan manusia untuk mengungkap dan mengetahui rahasia alam itu sendiri”. Kalaupun di kemudian hari ada orang yang mampu melihat dasar samudra Atlantik dengan mata telanjang ya silahkan saja. Atau ada orang yang bisa melihat masa depan dalam rentang waktu 1 juta atau milyar tahun ke depan ya silahkan saja. Hanya saja membuktikan kebenaran pandangannya masih harus menunggu hingga sejuta atau semilyar tahun lagi.

Ada asumsi yang mengatakan bahwa terdapat suatu rahasia alam yang tidak boleh diketahui oleh manusia. Bila asumsi itu dicermati dengan seksama terlebih lagi dirasakan dengan hati nurani akan dirasakan adanya suatu kejanggalan. Esensi dari asumsi (dalil) itu bersifat kontradiktif dengan dalil kekuasan Tuhan yang diagungkan semua agama. Di mana asumsi itu secara tidak langsung justru telah mengesankan Tuhan masih mempunyai kelemahan. Pernyataan bahwa Tuhan menyembunyikan sesuatu, kemudian ada larangan  bagi siapapun untuk mengetahuinya, terasa sebagai pernyataan yang sangat janggal. Secara tidak langsung kalimat di atas mengandung makna Tuhan membuat rahasia, tetapi masih ada kemungkinan manusia untuk mengetahuinya hingga perlu dilarang. Jika Tuhan Yang Mahakuasa membuat suatu rahasia, mustinya sudah tidak perlu ada kekhawatiran manusia akan mampu mengetahuinya karena yang merahasiakan adalah Tuhan. Pertanyaan yang muncul di benak saya, “ngapain Tuhan musti nyimpen-nyimpen rahasia? Apa pentingnya ?

Jika kemudian ada pernyataan yang mengasumsikan bahwa seseorang telah berdosa besar karena mengungkap rahasia Tuhan di mana hanya Tuhan saja yang boleh tahu. Ini pernyataan yang lebih menggelikan. Apakah seseorang tidak sadar jika dari pernyataannya itu muncul kesimpulan bahwa Tuhan gagal menyembunyikan suatu rahasia sehingga ada orang yang sampai bisa mengintip rahasia itu. Jika ada Tuhan semacam itu, tentu jenis Tuhan palsu yang mahalucu yang keberadaannya hanya ada di dalam benak pikiran manusia, yang dangkal akalnya saja.

               Perlu saya tegaskan bahwa pembahasan tentang rahasia ini bukan menggunakan dasar keyakinan, karena jika sudah bicara soal keyakinan, maka tidak ada yang bisa diperdebatkan lagi, titik..! Sebaliknya saya mencoba melakukan dengan pendekatan rasional agar supaya bersifat ilmiah. Sejauh yang dapat saya analisa dan simpulkan, manusia manapun tidak bisa memastikan apakah ada atau tidak misteri alam yang bersifat rahasia atau tidak boleh diketahui oleh manusia.  Misteri alam semesta dan ketuhanan hanyalah bersifat sementara, atau tidak permanen. Sebab suatu ketika jika ada orang yang mampu mengungkap misteri dimaksud, maka suatu misteri alam itu menjadi bukan rahasia lagi. Artinya tidak ada urusan larang-melarang bagi siapapun untuk mengungkap misteri alam, sekalipun  dianggap sebagai sesuatu yang sangat rahasia. Menjadi rahasia karena hanya semata-mata orang belum mampu mengungkap suatu misteri alam itu. Dengan kata lain, sesuatu misteri yang saat ini masih dianggap  rahasia, bisa jadi di waktu yang akan datang sudah tidak menjadi rahasia lagi. Hati nurani saya lebih pas menilai bahwa Tuhan membebaskan semua umat manusia untuk mengungkap suatu misteri atau rahasia alam sejauh mana kemampuan yang dimiliki oleh setiap orang.

Teknik Mengungkap Rahasia Alam

Banyak ragam cara manusia untuk mengungkap rahasia alam. Beberapa di antaranya terdapat metode penelitian, survey, pengamatan atau observasi dan seterusnya. Beberapa metode di atas biasa digunakan oleh kaum akademisi dalam sebagai tradisi ilmiah. Sedangkan dalam tradisi spiritual, khususnya spiritual Kejawenisme, terdapat beberapa metode untuk mengungkap rahasia alam yang bersifat lebih misterius dengan menggunakan kemampuan panca indera, termasuk indera ke-enam. Berbagai usaha mempertajam penglihatan batin misalnya dengan mengolah rasa, olah semedi, atau meditasi untuk melatih kepekaan mata batin. Ada pula “ngelmu titen” yang mirip dengan metode observasi atau pengamatan terhadap fenomena alam. Ngelmu Titen, memerlukan waktu yang lama, dan dengan mengamati suatu fenomena secara berulang-ulang, melihat tanda-tandanya, kemudian mengambil kesimpulan yang valid yang bisa menjelaskan suatu fenomena “rahasia” alam. Kesimpulan valid kemudian diakui oleh masyarakat sebagai sebuah ilmu baru, yang menambah kekayaan nilai-nilai kearifan lokal. Bahkan tidak jarang, temuan-temuan ilmiah diilhami oleh suatu petunjuk yang bersifat gaib. Seperti apa yang dialami oleh Albert Einstein pada waktu akan menemukan hukum relativitas.

Pola Pikir Terbuka (Open Mind)

Demikianlah bahasan pendek kali ini tentang cara memahami suatu misteri atau rahasia alam. Dengan pemahaman yang lebih tepat mengenai rahasia alam semesta termasuk “rahasia ketuhanan”, justru akan memacu setiap orang lebih giat meningkatkan kecerdasan dalam bidang ilmu pengetahuan dan daya spiritualitas. Dalam tradisi filsafat sebagai induk segala ilmu bahwa kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan justru dilandasi oleh sikap skeptisisme, yakni ragu untuk tahu. Sebaliknya, apabila kita sedikit-sedikit dengan mudah menganggap suatu misteri  sebagai rahasia Tuhan (terlarang untuk diketahui), justru membuat kita semakin mudah menyerah, apatis, bahkan bisa menumbuhkan sikap fatalistis. Pola pikir demikian itu, memiliki resiko yang paling ringan, yakni menumbuhkan mental-block, dan sulit untuk memperoleh kemajuan hidup. Untuk memerdekakan diri dari penjara mental-block, caranya cukup sederhana saja, bukalah pola pikir Anda (Open Mind).

Rahayu sagung dumadi
Sabdalangit

Iklan

About SABDå

gentleman, Indonesia Raya

Posted on November 24, 2014, in BAHASA ALAM (SASTRA JENDRA), Rahasia Alam ? and tagged , , . Bookmark the permalink. 19 Komentar.

  1. bagus ulasannya Ki Sabda.. saya berharap ki Sabda melanjutkan ulasan tentang parallel universe atau keberadaan alam semesta lain..

  2. Rahayu Kang Sabda.
    Benar sekali ulasan anda, Sebenarnya manusia memang ditugaskan untuk mengetahui rahasia alam dan Penciptanya. Alam semesta adalah bagian dari Tuhan itu sendiri termasuk manusia yang merupakan percikan dari cahaya Tuhan. Menurut saya untuk mengetahui Tuhan dan rahasiaNya manusia harus mengenali dirinya sendiri baik itu badan wadagnya maupun susunan badan halusnya, tapi itu tidaklah mudah harus benar2 menekan dan menghilangkan nafsu2 yang bertentangan dengan sifat Tuhan. seperti dalam Mahabarata Pandawa yang menghancurkan kurawa meskipun itu adalah saudaranya sendiri, begitupun manusia yang mempunyai nafsu, pikiran, indra, angan2, ambisi, kemalasan yang merupakan bagian dari manusia itu sendiri harus di tekan dan yang sangat buruk harus dimatikan..maka itu adalah tugas yang sangat berat. jika itu mampu kita lakukan maka sang Guru Sejati atau sang Khrisna akan mau menuntun kita pada Rahasia Tuhan yang sangat rahasia……bagi jiwa-jiwa yang tercerahkan saja yang mengetahuinya. Jika manusia masih sibuk dengan urusan dunia apapun alasannya…apakah mampu ia menyadari kehadiran Sang Jiwa, dan berjalan menurut kehendak sang Jiwa? Karena Sang Mahajiwa tak memerlukan harta, Kedudukan, kemewahan, Gelar…karena itu semua semu, cukuplah makanan untuk kelangsungan hidup raga kita, tak perlu berlebihan. Mampukah kita hidup seperti itu? Sangat berat memang, tapi itulah pilihannya…..
    Nyuwun Agunging Pangapuro Kang Sabda maturnuwun….Rahayu.

    • Saya setuju dengan pernyataannya Saudara tapi terkadang untuk menekan segala ego ataupun nafsu ada hal yang harus dikorbankan dan itu tidak mudah meski apa yang kita lakukan adalah benar,,, belum tentu dapat diterima oleh akal manusia seperti cerita pandawa yang menyerang kurawa adakalanya hanya rasa kecewa yang didapat.
      Yang Saudara jelaskan diatas itu seperti istilah jawa “Wani mati sejroning urip pasrah pati njaluk urip” Menurut Saudara bagaimana cara menyikapi hal tersebut agar hubungan baik dengan siapapun bisa tetap terjaga ???

  3. sugeng enjang…sangat menyejukan dahagaku… monggo dilanjut….

  4. ya.proses aja ki,,semua kalo bisa terungkap apa ga,..ya kita manusia ingin dan ga mengetahui rahasia apa saja,,di kembalikan kepribadi masing2 saja…amien……

  5. Trima kasih atas Ulasan dan Pencerahannya Ki Sabda,….

    Rahayu3x.

  6. Trimakasih Ki Sabda atas kerelaannya memberikan yg bukan menjadi jatahku.
    Rahayu.
    Ratih.
    Permata.
    Indra.

  7. Tuhan, rasanya tak akan menyembunyikan apapun yang ada di jagad raya ini. Untuk apa diciptakan, kalau hanya di sembunyikan. Manusialah yang harus berusaha mencari tahu jawabnya. Memakai bahasa Ki Sabda,”Ngapain Dia bikin, kalau cuma diumpetin”

    Tuhan, rasanya tak ingin memanjakan kita. Untuk itulah manusia dibekali akal,budi, naluri, insting, pikiran dll. Dengan itu semua manusia diharapkan bisa “menafsir” dan merangkai jawaban dari setiap pertanyaan yang timbul. Dengan bekal itu pulalah kita berproses manjadi manusia utuh. Dengan itu pula kita bermimpi dan menyiapkan perubahan, justru di dunia yang tak pernah terpenuhi, yang serba ganjil.

    Karena itulah, di setiap masa selalu ada orang tak jera mengembara menyusur gurun pasir, menyeberangi lautan dan menaklukkan gunung, mencoba menafsir kehendak-Nya, terus menerus. Di sana, tanda-tanda tetap merupakan tanda-tanda, bukan kebenaran itu sendiri. Di sana, banyak hal yang belum selesai.

    Tak jarang pula kita sibuk mencari jawab hal-hal besar di luar diri kita, sementara keber”ada”an kita sendiri tak pernah tuntas terjawab. Rasanya, inilah yang membuat di setiap do’a mengandung ketegangan. Tak juga heran jika di setiap doa berlimpah rasa ingin mengerti dan rasa takjub, sikap ekpresif berlimpah dan diam beku.

    Nampaknya, di setiap pencarian akan menapaki jalan tak berujung. Manusia terus mencari, tapi, ruang dan waktu terus mengubahnya. Yang menyangka ada jalan pintas dalam pencarian, akan menemukan jalan buntu dalam sejarah. Harapan justru bermula pada sikap yang tak mengeluh pada batas.

    Seorang pencari pernah menulis,”Di pintu-Mu aku mengetuk/ aku tak bisa berpaling”, tulis Chairil Anwar.

  8. Betul adanya jika sdh mampu olah rasa maka misteri alam atau misteri ttg hal yg akan terjadi bisa kita ketahui sebelumnya …..saya sdh membuktikannya, bahkan sinyal2 yg akan terjadi sll saja muncul shg hidup kita menjadi lebih mudah dan nyaman.

  9. terimakasih ki atas pencerahannya, saya selalu menunggu tulisan-tulisan ki sabda selanjutnya

  10. Segala sesuatu yang ada dialam di ciptakan secara berlapis… Demikian juga tentang suatu rahasia… juga berlapis… Memang tak ada larangan untuk berbagi rahasia… Tetapi kemampuan orang juga bertingkat-tingkat sebagaimana juga kesiapan orang untuk menyerap sebuah ilmu pengetahuan juga tidak sama… Disisi luarnya ada dampak dari sebuah rahasia… bisa jadi dampak itu adalah dampak buruk dari sebuah rahasia…. Terlepas dari itu… adalah sebuah keberuntungan bagi seorang pencinta rahasia mendapatkan tempat yang menyimpan banyak rahasia… seperti di dalam blog ini… matur nuwun…

  11. Ada ajaran kesejatian yg mnjd puncak segala rahasia,Pradhana(cikal bakal materi alam semesta) lahir sangat kecilnya tiada hingga,dgn segera pecah mnjd bermacam macam dan berlipat lipat mnjd dua puluh lima dan dua puluh empat buah intisari ( material)

  12. Selaras dgn cita2 leluhur kita,


    Bangun lah JIWA nya..
    Bangun lah BADAN nya..
    Untuk INDONESIA RAYA..

    SALAM MERAH PUTIH

  13. Salam karahayon dhumateng ki Sabda
    Menawi kepareng kula bade nyuwun alamat email panjenengan..suwun

  14. Ngapain
    Dibikin, kalau cuma diumpetin!
    Rahasia yang belum terungkap.
    Semakin mantap menatap kedepan
    Sangat bermanfaat

  15. Rahasia allam?
    8 planet telah rusak
    Yang merusak namanya serangga perusak jagad raya.
    Siapa serangga perusak allam itu

    cublak cublak suweng
    Suwenge ting gerendel
    Mambu ketumdung gudel
    Lak elo ela elo
    Sing ngguyu ndelik ake.

    Yang membaca seratan ini tersenyum simpul
    Itu yang tahu.

    EMUTingkang sampun pirsa
    Kedah nglampahaken dununge gelar :
    ” Nyayogykartahadiningrat “

  16. Segala puji hanya milik Dzat yg Maha Sempurna yg telah memberikan sebagian rahasia ilmu-Nya kpd Ki Sabda ..ulasan yg sangat menyejukan hati menentramkan jiwa atau apapun namanya ..saya selalu menunggu ulasan2 Gusti Allah melalui Ki Sabda..

  17. maturnuwun ki Sabda. saya selalu menunggu ulasan selanjutnya.

  18. Trimakasih Ki sabda ….yg memberi Ilmu pengetahuan yg bermanfa’at bagi keluarga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: