Monthly Archives: Oktober 2019

Di Balik Fenomena Awan Caping Gunung (Lenticular)

Apa Itu Awan Caping Gunung ?

Akhir-akhir ini begitu sering dan marak, soal fenomena awan lenticular yang lebih sering disebut sebagai awan caping gunung, karena memang menyerupai caping yakni tutup kepala atau topi yang sering digunakan oleh para petani yang sedang bekerja di sawah ladang. Awan lenticular berada di pucuk gunung, seperti sedang memayungi gunung, sehingga jika dilihat dari kejauhan terkesan seolah-olah gunung sedang mengenakan tudung caping.

Penjelasan Ilmiah

BMKG berpendapat bahwa awan lenticular merupakan fenomena biasa atau lazim terjadi pada saat terjadi badai di puncak gunung. Penilaian sebagian orang senada dengan penilaian ilmiah yang disampaikan oleh BMKG. Memang demikian adanya seperti yang pernah saya saksikan secara langsung saat berada di puncak gunung Lawu dan kemudian terjadi fenomena awan lenticular belum lama ini terjadi. Namun entah faktor peyebabnya lebih dahulu mana ? Apakah badai yang menerpa badan gunung kemudian menimbulkan pusaran angin dan selanjutnya membentuk awan lenticular, atau justru sebaliknya awan lenticular terlebih dahulu muncul kemudian mengakibatkan tekanan udara yang berbeda. Perbedaan tekanan udara itu kemudian menimbulkan daya gerak udara yang menjadi bibit pusaran angin.

Rasionalkah Penjelasan Spiritual ?

Penilaian spiriual soal fenomena alam berupa awan lenticular atau caping gunung tentunya berbeda dengan apa yang disampaikan oleh BMKG. Tetapi bukan serta-merta lantas disimpulkan bahwa penilaian dari perspektif spiritual merupakan penilaian tidak masuk akal, alogis atau tidak ilmiah. Jangan buru-buru menyimpulkan, karena tidak lantas demikian logikanya ! Para pembaca yang budiman, silahkan luangkan waktu sejenak mengikuti apa yang hendak saya uraikan berikut ini.

Read the rest of this entry