Ciri-ciri Manusia PEMBAWA NAFSU ANGKARA & Jauh Dari Sipat Welas Asih

Tipikal PEMBAWA NAFSU ANGKARA lan sifat kang ADOH WELAS ASIH e ;

1. Jika berbicara nadanya ngotot utk memaksakan keyakinan dan kehendaknya pada orang lain. Orang seperti ini tidak mampu membedakan antara asumsi atau pendapat dengan sesuatu kebenaran. Jika berdebat bukan menggunakan akal sehat dan fikiran rasional, tetapi lebih menonjolkan okol atau hawa nafsu dan emosi yang yang menggebu. Maka tak heran orang seperti ini apabila emosinya telah mendidih maka yang keluar adalah kata-kata kasar, jorok, dan gemar memaki maki lawan bicara. Ini jelas menunjukkan kedangkalan akal budi dan sebaliknya begitu dominan hawa nafsu angkara dalam dirinya.


2. Bila berkomentar di media sosial, kalimat bernada congkak, merasa paling benar, ditulis dengan menggunakan huruf kapital atau capslock semua, dengan tendensi dan tujuan memberikan kesan untuk menarik perhatian dan memberi tekanan seolah apa yang dia katakan sesuatu yang maha penting. Semua orang harus tahu harus melihat, harus membacanya dan harus mengikuti jalan pikirannya.

3. Terhadap lawan bicara yang tidak sepaham, menggunakan kalimat bernada nyinyir & menghina, merendahkan, bahkan mengolok² yang tidak sepaham. Bahkan berani menyinggung hal yang sangat pribadi lawan bicaranya. Selain sudah keluar dari konteks pembicaraan, hal itu termasuk perbuatan tidak menyenangkan bahkan mengarah pada suatu fitnah. Orang seperti itu tidak akan mampu menyadari apa yang dia lakukan sebagai bentuk kejahatan dan pelanggaran hukum serta mencerminkan kebusukan hati dan pikirannya.

4. Sering mendoakan celaka pada orang lain yg dibencinya, atau kepada lawan bicara yang didebatnya, tapi doa yang keluar dari rasa kebencian dan dendam kesumat sungguh tidak akan manjur, karena doanya didasari oleh hawa nafsu, tak ubahnya tinja atau residu/sampah yang keluar dari kloaka atau silit yang menyerupai mulut.

5. Nalar atau akal sehatnya lumpuh, tertimbun oleh sifat okol. Bahkan seringkali ia berbicara meracau dengan sistem logika fikir yang cacat, sehingga kalimat yang keluar dari mulutnya saling bertubrukan dan kontradiktif dengan apa yang dipikirkan. Hal ini dapat dilihat dari isi tulisan, komentar, atau apa yang dibicarakan kalimatnya saling bertentangan satu sama lain. Dengan kata lain, tanpa sadar ia berbicara plin plan tidak konsisten dan sering menyanggah asumsi dan argumentasinya sendiri.

By Sabdalangit

About SABDå

gentleman, Indonesia Raya

Posted on Mei 1, 2022, in MEMBANGUN POTENSI DIRI and tagged . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. Ipong Sumantri

    Matursembahsuwun Ki Sabdo Rahayu 🙏❤️🙏

  2. A slamet widodo

    Ya apa yg Pakde sampaikan benar dan masuk akal
    Kalau mengubungi tlp Pakde berapa

  3. Maturnuwun.
    Kula sarujuk kaliyan pamanggih Panjenengan.

  4. Rahayu Romo, 🙏
    Kalau berkenan, saya mau minta no hp wa Romo yang bisa saya hubungi?
    Karena saya mau minta tolong untuk bancakan weton.
    Matur sembah nuwun, Rahayu 🙏

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: