Tembang~tembang Ki Sabdalangit

Koleksi Tembang Ki Sabdalangit :

1. Serat Wedhatama Pupuh Pangkur

Pupuh pangkur podo 1~2 

Pupuh pangkur podo 3

Pupuh pangkur podo 12

2. Serat Wedhatama Pupuh Sinom

Podo 15

Podo 16

Podo 18

3. Ragam Tembang

Mantra Tulak Balak

Bowo Setyo Tuhu

Tembang Mantera Kidung Jatimulyo

4. Best Collections

Gending Ketawang Puspawarna

5. Instrumen Jawa

                    Instrumen palaran asmaradana pelog 6 dgn seruling & rebab

Instrumen sinom logondang pelog brg voc seruling

  1. Berikut bentuk harmonisasi dalam perpaduan musik karawitan dan peristiwa atau prosesi per NI KA an adat budaya jawa…🙂

  2. Nah ini lagu campursarinya hampir ketinggalan…. dari si DIDI Kempot… si Kuncung… (nakal tenan)….🙂

  3. I love Ya Full all of Ya deep inside of Ma Heart Muachhh🙂 🙂🙂

  4. Maafkan saya, bila koruptor sangatlah nista merusak bangsa… sudah kaya masih serakah… selanjutnya laksana gayung bersambut. si miskinpun tak mau kalah berpestapora dengan gayanya menipu orang lain dengan kemiskinannya… dengan meminta minta padahal dia kaya… oh betapa malunya hati ini…

    Memang kalau diukur dari kerugian dalam penipuan, masih sangat menyengsarakan si KAYA yang SERAKAH yang tak mau memberi contoh siMISKIN PENIPU, agar di kelak kemudian hari tidak menjadikan suatu bencana global pada BUDAYA BANGSA INI dalam ILMU TIPU MENIPU itu…… sedih kecewa… mohon saya dimaafkan bila ada salah persepsi.. atau cara mengungkapkan juga gaya bahasa… urutan cerita atau peristiwa yang terjadi sebenarnya…. sekali lagi maafkan saya bila ada tatacara yang salah yg dan diluar prediksi saya….

  5. @ Senyum and All,

    Gimana nusantara mau siap jadi mercusuar dunia, kalau urusan cinta beda keyakinan saja di permasalahkan atau di larang bahkan di miskinkan keberadaannya??…

    Nyimas Asmirandah tak harus berpisah dengan kekasih belahan jiwanya, hanya karena komunitas agamis mengeklaim status hubungan mereka haram hukumnya.

    Perbedaan itu seharusnya bisa saling melengkapi bukan malah membuat kompetisi…

    Ini negri plural dengan kemajemukan keyakinan, adat dan budaya, mengapa harus di seragamkan sesuai hukum samawi?… nusantara bukan samawi, titik.

    Kalau perlu dengarkan sabda Gus Dur : bubarkan departemen agama! gitu aja kok repot :mrgreen:…

    Di tenggarai departemen itu adalah lahan basah tempat koruptor berkedok agama, mulai penggandaan alqur`an, biaya cetak surat nikah, pajak haji, donatur infaq, dsb.

    Kasus Asmirandah adalah fenomena gunung es saja, banyak sekali perkawinan beda keyakinan yang terpaksa menikah di bawah tangan karena hukum di indonesia belum (mau) mengaturnya, menjadi sangat dangkal dan kejam sekali jika hukum tidak bisa menempatkan semua warga negara posisinya sama dan sederajat di mata hukum negara.

    Bagi yang kaya dan berduit bisa menikah beda keyakinan di negri tetangga seperti singapur atau australia, tapi bagi yang berpenghasilan pas2an cukup puas dengan menikah secara sederhana saja, bahkan tanpa surat nikah sekalipun. Tidak cukup di situ mereka juga mendapat stigma dari masyarakat bahwa mereka kumpul kebo dsb, nasib mereka tak kalah pedihnya karena jika tak memiliki surat nikah maka tak dapat pinjaman hutang bank untuk mulai usaha dsb, ketika mereka punya anak, anak mereka tak dapat ‘akte kelahiran’ karena sang orang tua tak dapat menunjukkan surat nikah, ketika anak mereka masuk TK terpaksa tak dapat di terima di sekolah karena tak punya akte nikah, dsb.

    Betapa nasib anak nusantara seperti di sisihkan, mereka di miskinkan hanya karena tidak ingin ikut2an atau kawin secara adat asing dan atau budaya samawi.

    Mereka dan kita semua patut prihatin, karena mengalami shock culture di negri sendiri.

  6. Apapun itu, bagaimanapun itu… CINTA adalah CINTA.. KASIH adalah KASIH… manusia tak ada beda… biasa saja…🙂

  7. ooo ini nih yang bagus untuk acara malam menjelang pagi dan selamat pagi buat sedulur sedoyo nggih dan someone special… selamat datang world cup 2014… di brasil… apik tenan iki…

  8. Dear mbah SETAN kupersembahkan TEMBANG untukj mu

    • Dear mbah Iblees.. eh mbah IBLIS menika seratipun… sampun kesupen nggih…

      Qur’an 38 (Saad)

      38:66
      The Lord of the heavens and the earth, and whatever is between them, The Ever-Mighty, The Superb Forgiver.
      38:67
      Say, (This is addressed to the Prophet) “It is a magnificent tiding.
      38:68
      From which you are veering away.
      38:69
      In no way did I have any knowledge of the most exalted Chiefs (of the Angels) as they took adversary stands (among themselves).
      38:70
      Decidedly nothing is revealed to me except that surely I am only an evident constant warner.”
      38:71
      (Remember) as your Lord said to the Angels, “Surely I am creating a mortal of a clay.
      38:72
      So when I have molded him and breathed into him of My Spirit, then fall down to him prostrating!”
      38:73
      So the Angels prostrated themselves, all of them all together,
      38:74
      Except Iblis; he waxed proud, and was (one) of the disbelievers.
      38:75
      Said He, “O Iblis, what prevented you to prostrate yourself to what I created with My Hands? Have you waxed proud, or are you of the exalted?”
      38:76
      Said he, “I am more charitable (i.e., better) than he; You created me of fire, and him You created of clay.”
      38:77
      Said He, “Then get (Literally: go out) out of it; so surely you are a constant outcast.
      38:78
      And surely My curse is on you till the Day of Doom.” (i.e., Judgment).
      38:79
      Said he, “Lord! Respite me then to the Day (when) they are made to rise again.”
      38:80
      Said He, “So, surely you are of the respited,
      38:81
      Until the Day of the known time.”
      38:82
      Said he, “Then, by Your Might, indeed I will definitely misguide them all together,
      38:83
      Excepting Your bondmen among them that are most faithful (to You).”
      38:84
      Said He, “The Truth then is (this), and the Truth I say:
      38:85
      Indeed I will definitely fill Hell with you and with whoever of them follows you all together.”
      38:86
      Say, (This is addressed to the Prophet) “In no way do I ask of you any reward, and in no way am I (one) of the pretenders.
      38:87
      Decidedly it (is nothing) except a Remembrance to the worlds.
      38:88
      And indeed you will definitely know its tiding after a while.”

  9. Hello… I am Mary Lou…

  10. Disekecakaken kemawon… sakkersanipun nggih… :)…

  11. Ku tak tahu… dan andaikan KU TAHU… MAYday MAYday…

  12. Music Everywhere

    youtube.com/watch?v=Ai9aOfo-AVU

  13. Ki, koq serat Wulang Reh gak ada Ki? mohon di muat juga ya Ki.

  14. Terima kasih tak terhingga, saya sangat setuju dengan usaha untuk menghormati sesama manusia tanpa bicara SARA.

    Kita umat Tuhan yang satu, Dai lah yang mencipta seluruh alam raya dengan segala isinya tanpa ada yangsatupun salah, termasuk membuat berbeda-deda suku bangsa dan agama,

    Jadi lupakan perbedaan, mari bersatu padu membangun kembali Nuswantoro

  15. setujuuuuuu…akuuuuur

  16. kiswantowigiyanto

    UNTUK KITA RENUNGKAN

    Masih ingat sabda Eyang Brawijaya V : siapapun dan keyakinan baru apapun boleh hidup di tanahku ASAL JANGAN MERUSAK PANATAGAMA , nyatanya Eyang sampai mengalah mundur ke puncak lawu kembali menyatu dengan alam lebur papan tulis, kasihan Sinuwun Eyang Brawijaya V mugi ing alam kelanggehan pinareng Sampurnaning Rahayu ugi Sampurnaning Gesang amin amin amin………….Faktanya kondisi ini sampai sekarang bangsa ini rusak mental luar biasa dasyatnya, Benarkan ini dari Hukum Sebab Akibat menjadi hukum turunan , atau ini sudah kehendakNYA??? atau juga Takdir manusia sndiri,inilah yang kita harus renungkan sama sama………………… slalu saja bangsa ini tidak berani menyalahkan diri , lebih suka menyalahkan bangsa lain tapi aneh juga menghormati bangsa lain melalui propaganda ideologi , hanya dengan kembali mempelajari dan melaksanakan sejarah budaya kearifan lokal dan pesan pesan leluhur Bangsa ini akan kembali Bangkit dan bangkit SAMBIL MENUNGGU TABIR MISTERI KATULISTIWA NUSANTARA MUNCUL tatanan kehidupan akan kembali lebih baik seperti doa para Leluhur

    salam katresnan

    • Matur nuwun Kiswantowigiyanto ingkang kinurmatan. Malam ini kami nenepi di kaki Lawu. Hanetepi titah para ngaluhur. Nyuwun pengestune sagung para dulur. Ugi tansah waspada setiti ngati2 negarane arep bosah baseh.
      Rahayu sagung titah dumadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: