Category Archives: Mentalitas Kagetan & Gumunan

Mentalitas Kagetan & Gumunan

MENTALITAS KAGETAN DAN GUMUNAN
Kontraversi Sikap Eling dan Waspada

image

Teringat akan sebuah wanti-wanti yang keluar dari mulut para orang tua, yang sebagian besar kini sudah menjadi leluhur, dan sebagian lain sudah masuk ke fase nenek moyang. Wanti-wanti yang sangat sederhana dan sepele untuk sekedar diingat-ingat, karena hanya terdiri dari dua kata sifat. Ojo gumunan & ojo kagetan. Artinya hindarilah sifat mudah terheran-heran dan gampang terkaget-kaget. Pesan singkat itu dapat dimaknai dangkal, dapat pula dimaknai secara mendalam. Pesan itu hanya mengingatkan kita agar selalu menanamkan sifat yang tenang ke dalam diri. Pesan yang sederhana dan tidak berlebihan namun kegunaannya luar biasa. Pribadi yang memiliki ketenangan sifat dapat membangun sikap yang awas dan cermat. Ini sangat menentukan sebuah keberhasilan dan kesuksesan hidup seseorang. Mampu menentukan pilihan secara tepat, selanjutnya menetapkan perencanaan untuk meraih target secara akurat dan teliti. Berkat ketepatan dan ketelitian dalam usaha meraih target, apa yang dicita-citakan akan mudah diwujudkan sesuai harapan. Pribadi yang tidak kagetan dan gumunan, merupakan pribadi yang memiliki kematangan mental. Untuk membangun kematangan mental memerlukan kesadaran lahir dan batin yang memadai. Kita dapat bercermin pada orang-orang yang memiliki sikap sumeleh, sumarah dan legowo. Mereka itulah sebenarnya orang-orang yang powerfull, sudah mumpuni, mentalitasnya telah matang, sikapnya temuwo (lebih dari dewasa). Tenang dan menghanyutkan. Tidak mudah obral janji, keputusannya selalu tepat, sikapnya bijaksana dan pola pikirnya mencerminkan seseorang yang arif berilmu tinggi. Di wajahnya terpancar getaran energi kedamaian dan ketentraman. Getaran energi yang tumbuh dari rahsa sejati (nurani) merupakan bahasa universal yang dapat menembus lintas batas ruang dan dimensi. Tidaklah mengherankan bila pancaran energinya dapat menimbulkan efek ketenangan dan kenyamanan bagi yang memandanginya dan bagi orang-orang yang berada di dekatnya. Pancaran energi tidak hanya sebatas dapat dirasakan oleh sesama manusia, bahkan dapat dirasakan oleh entitas gaib, binatang dan tumbuhan. Kata-kata sederhana, ojo gumunan dan ojo kagetan, bila kita hayati dan implementasikan ternyata mampu membimbing diri kita untuk selalu selaras dan harmonis dengan sifat-sifat alam semesta. Kata-kata sederhana namun sungguh mendalam dan luas maknanya. Ngelmu iku yen ginulung amung sak mrico jinumput. Yen ginelar bakal ngebaki jagad.

Read the rest of this entry

Iklan