Arsip Blog

Mati Raga : Melek Sajroning Turu

Belajar Mati Raga Atau Melek Sajroning Turu

Meditasi dalam tradisi Jawa memiliki beragam cara maupun teknik yang berbeda-beda. Tetapi perbedaan itu bukanlah sesuatu yang saling bertentangan melainkan saling melengkapi dan memperkaya khazanah ilmu Jawa. Seperti pada beberapa artikel yang telah saya posting sebelumnya. Namun kali ini saya ingin berbagi tips, kiat mengenai teknis yang simpel atau sederhana tentang meditasi. Karena banyaknya pertanyaan dari para pembaca melalui email mengenai apa itu mati raga atau turu sajroning melek atau melek sajroning turu. Banyak di antara para pembaca blog ini yang masih kesulitan untuk membayangkan atau mendapatkan deskripsi lebih jelas mengenai kondisi mati raga atau melek sajroning turu. Baiklah, saya akan jelaskan secara sederhana dan singkat supaya lebih mudah dipahami oleh seluruh pembaca yang budiman dari segala usia, tingkat pendidikan, ataupun kelas sosial.

Apakah perbedaan meditasi dengan melamun?

Meditasi adalah Mengheningkan Cipta, dengan diawali upaya memusatkan fokus pikiran dan perasaan. Dalam pikiran anda biasanya banyak yang diperhatikan hingga memenuhi alam pikiran anda. Dalam meditasi, dari banyaknya fokus itu kemudian satu-persatu dikurangi hingga tersisa menjadi satu objek fokus saja. Sedangkan melamun adalah kondisi di mana seseorang sedang tidak mempunyai fokus perhatian yang jelas dengan kata lain fokusnya kosong atau pikirannya blank.

Read the rest of this entry