Reinkarnasi Atau Hukuman Tuhan ?

 

 

   

Peristiwa ini kami alami pada bulan Februari tahun 2006 menjelang perayaan hari raya Iedul Adha. Kami pulang kampung untuk menyembelih hewan korban. Kami putuskan membeli wedhus  sebagai hewan kurban. Dua hari menjelang hari raya aku  berkeliling bersama istri mencari wedhus, pikir ku dapat wedhus yg gedhe dgn duit pas-pasan. Aku berhenti di “toko swalayan” khusus menjajakan wedhus di pinggir jalan. Ku tawar seekor kambing merk benggala warna putih yang amat besar. Tawar menawar berlangsung alot akhirnya tidak putus karena waktu itu budgetku pas-pasan. Sewaktu aku pamit undur dan meminta maaf karena tidak jadi beli. Aku putuskan cari kambing di tempat lain saja; tiba-tiba nggak ada sebab apa-apa si kambing yang tadi ku tawar ngamuk. Nyeruduk sana sini ditundukkan oleh yang jaga  malah semakin ngamuk. Hingga akhirnya talinya putus. Kambingnya lari mengejarku, yg sedang menghidupkan mobil pik up bosok kesayangan. Sampai dekat pintu mobil, kambing tiba-tiba berhenti, lalu diam dan tenang. Kambing mengembik lirih, tapi kulihat matanya berkaca-kaca mengeluarkan air, saat itu istriku berkata lirih;

maaf ya dhusduitku nggak cukup buat  membelimu, mudah-mudahan kamu dibeli orang lain dan hidupmu bermanfaat untuk manusia. Dengan cara itu, mudah-mudahan kamu dapat pengampunan hukuman dari Tuhan. Dagingmu akan bermanfaat buat makan orang-orang yang hidupnya kekurangan. Jangan ngamuk ya, pasti ada orang lain yang akan menyempurnakan hidupmu”.

Aneh, kambing itu diam dan sepertinya memperhatikan ucapan istriku. Aku berfikir, mata kambing itu sepertinya bukan mata binatang, tapi memancarkan aura mata manusia. Tanpa ditarik lagi oleh yang punya kambing itu berbalik arah menuju kandang penampungan di tepi jalan.

Aku dan istri melanjutkan keliling, menuju ke desa-desa, ketemu  seorang penggembala yang memiliki banyak domba. Ku pilih salah satu yang paling besar, gemuk dan memenuhi syarat. Sesampai di rumah desa, domba kuberi makan dedaunan, rumput dan kusediakan air mentah untuk minum. Sehari berlalu, hingga tengah malam si domba  kok tidak mau makan rumput, maupun dedaunan dan tidak mau minum juga. Perutnya tampak sampai lengket. Aku khawatir kalau-kalau domba itu sakit. Padahal besok paginya akan disembelih. Malam kian larut, waktu itu aku ketiduran sekitar jam 24.00. Kira-kira jam 02.00 aku terbangun oleh suara sayup-sayup tangisan seseorang. Arahnya dari tempat domba yang kutaruh di samping rumah. Istriku bilang coba cermati, sesungguhnya itu suara domba kita. Aku keluar rumah, lalu duduk di teras sambil mengamati si domba. Domba itu menatapku tajam, diam. Karena sejak kemarin domba itu tidak aku ikat dan kubiarkan saja bebas berkeliaran, lalu si domba melangkah menghampiriku yang duduk mengamatinya di teras depan rumah. Si domba berhenti melangkah namun matanya menatap mataku, penuh iba, lagi-lagi tampak keluar air mata hingga meleleh air mata si domba. Wah..benar-benar menangis domba ini. Tapi apa maksudnya, aku coba mencerna. Aku cermati rumput, dedaunan, air semuanya utuh tak ada yang berkurang. Berarti domba ini bener-bener mogok makan, pikirku. Aku meninggalkan domba itu lalu kembali masuk ke rumah lalu tidur lagi. Jam 04.30 aku terbangun, lagi-lagi mendengar suara tangisan yang asalnya mengarah pada domba di samping rumah. Istriku menyuruh keponakan untuk memberi makan kambing dengan nasi putih. Kebetulan di rumah ada sisa martabak, digunakan sebagai lauknya. Nasi dengan lauknya martabak menjadi secobek besar penuh. Di tambah satu panci rantang teh hangat manis. Semua menu makanan diberikan ke si domba. Ponakanku kaget, “loh..ternyata si domba doyan makan nasi dengan lauk dua potong martabak. Nasi segitu banyaknya dilalap sebentar langsung habis tak bersisa. Berikut teh manis serantang juga langsung disruput sampai habis. Aku suruh ponakan membuatkan kopi pake panci rantang pula. Lalu diberikan lagi ke si domba. Benar saja kopi manis itu diminum juga hingga tinggal sisa kurang dari 1/4 rantang. Paginya setelah shalat ied, tukang jagal datang ke rumah untuk memotong hewan korban. Tepat jam 09.00 si domba sudah dipotong lalu daging dibagi-bagi ke tetangga kiri-kanan. Selesai.

 

SOSOK MISTERIUS

 

     Malam harinya, ketika itu kami ada di kamar bersama istri sedang bersantai sambil nonton tv, kira-kira jam 18.30 wib. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu jendela kamar. Tok..tok..tok..! Siapa ya ? Hening…nggak ada jawaban. Istriku minta supaya jendelanya dibuka saja, karena ada seseorang yang datang. Aku langsung buka jendela kamar..kaget sekali ! Aku lihat sosok laki-laki misterius. Suasana agak remang, dalam penglihatanku hanya wujud bayangan tubuh seorang lelaki seperti siluet. Kira-kira tingginya 155 cm badannya agak kurus, mengenakan pakaian zaman dahulu. Ia mengenakan ikat kepala warna hitam. “Kamu siapa, ada apa datang kemari ?” tanyaku kepada sosok misterius itu. Lho..ternyata ia bisa menjawab dalam bahasa Jawa yang biasa digunakan kira-kira dua abad yang lalu,”..saya terimakasih sekali, akhirnya mendapat pengurangan siksa (Tuhan), saya mau melanjutkan “perjalanan”. Kamu siapa ? sosok misterius itu menjawab,”saya yang sudah disembelih tadi pagi, saya anaknya ….(sosok misterius itu menyebutkan nama laki-laki dan perempuan, mungkin orang tuanya). Aku agak kaget, ia menyebutkan nama orang tuanya dengan nama-nama yang sudah tidak lazim dipakai untuk orang zaman sekarang. Aku tanya sekali lagi,” rumahmu dulu di mana ?”, ia tak menjawab, hanya menggelengkan kepala. Sosok misterius itu lalu menundukkan badan sebagai bahasa isyarat untuk mohon pamit dan terimakasih. Plass…hilang ! Ya Tuhan, ampunilah dosanya. Lepaso parane jembaro kubure. Aja parang tumuleh terusna lampahmu !

 

REINKARNASI (Hukuman Tuhan) ?

 

Aku berfikir..apakah ini yang dinamakan reinkarnasi ? ataukah bukan termasuk reinkarnasi, melainkan bentuk siksaan Tuhan atas dosa dan kesalahannya sewaktu hidup di dunia dulu ? Ataukah reinkarnasi itu juga merupakan salah satu bentuk hukuman Tuhan ?  Tapi ada satu hal yang saya ingat dengan apa yang dulu diceritakan eyang-eyang ku, bahwa orang yang mengalami reinkarnasi, yang diingat hanya siapa orang tuanya, dan apa saja dosa-dosanya dulu waktu masih hidup di dunia hingga sekarang mendapat hukuman seperti itu. Ataukah ini juga yang disebut siksa kubur, atau kah ini maksudnya bangkit dari kubur dengan rupa-rupa “wajah” atau wujud sesuai perbuatannya dulu.

Saya jadi teringat, tetangga saya 5 tahun yang lalu pernah memiliki seekor anjing yang tiap senin dan kamis berpuasa. Mungkinkah anjing itu berpuasa senin-kamis sebagai bentuk permohonan ampunan kepada Tuhan ? Eyang saya dulu punya burung perkutut yang berpuasa setiap hari kamis kliwon dan sabtu pahing. Usia perkututnya sampai 60 tahun turun temurun 3 generasi. Waktu itu tahun 1992 eyang dari Solo maringke perkutut kepada kami. Kami heran, karena eyang bilang kalau burung perkutut itu tidak usah repot diambil ke Solo. Biar burungnya saja yang pergi sendiri ke Jogja. Aneh tenan…masak manuk iso mabur dewe teka omahku ? Saya tertawa terpingkal karena…eyang bilang besok hari Jumat Legi perkutut yang ku paringke kamu, mau berangkat ke Jogja sendiri. Kami hanya diminta menyiapkan sangkarnya saja, dan pintu sangkarnya agar dibuka. Eh..tau-tau Jumat Legi malam hari si perkutut itu sudah datang hinggap di ranting taman belakang rumah, lalu hinggap dan masuk sendiri ke dalam sangkar. Nyai..nyai Beja !

 

 

KU SAKSIKAN DENGAN MATA KEPALA SENDIRI,

KEBESARAN TUHAN BEGITU DEKAT DI DEPAN MATA

 

Dari kisah di atas, kami berfikir dan bisa merasakan langsung BETAPA rahasia ilmu Tuhan itu benar-benar Mahaluas. Kami mersa sebagai manusia amat kecil bak butiran debu yang tiada artinya. Jasad ku, kemampuanku, kebisaanku, pengetahuanku, sungguh kerdil, bak pungguk yang berjalan ngesot. Hanyalah  amal kebaikan kita saja yang dapat memenuhi  jagad bumi ini. Itupun masih belum ada setets air laut dibanding Ilmu Tuhan Mahabesar ! Duh Gusti…ampunilah hamba Mu ini. Tiada kata-kata yang pantas terucap, kecuali ucapan rasa syukur atas segala anugrah dan rahmatMu ya Tuhan. Tiada perbuatan yang layak  kulakukan lagi, kecuali harus beramal kebaikan pada sesama sebagai wujud syukur ku yang paling nyata kepadaMu, Gusti Ingkang Akarya Jagad. Semakin ku kagumi Engkau, semakin merasa kecil dan bodoh aku, lalu semakin kutakuti pula Engkau.

 

  1. Trimakasih….. saya ucapkan buat Mas SABDALANGIT., tulisan ini menambah wawasan saya, peristiwa tersebut hampir sama dengan yang saya alami. pernah saya menghadiri pemakaman salah seorang saudara dekat sendiri. tiba tiba ada seekor burung datang mendekati prosesi pemakaman tersebut. setelah bertengger disalah satu dahan pohon, burung gagak tersebut berkoar-koar seolah memanggil temannya. tetapi secara pribadi batin saya mengdengar suara burung gagak tersebut seperti suara seseorang yang sedang memanggil temannya. setelah jenazah ditimbun tanah, tiba – tiba batin saya melihat sesuatu yang tidak bisa saya definisikan bentuk dan warnanya melayang dari kubur jenazah yang baru ditanam itu mendekati burung gagak tadi. “tetapi peristiwa tersebut hanya saya sendiri yang dapat melihatnya”. Setelah sesuatu itu berada disamping burung gagak tadi, tiba – tiba sesuatu itu berubah menjadi burung gagak juga dan tak lama kemudian kedua burung gagak tadi terbang bebas bersama ke angkasa. tetapi batin saya melihat wajah burung gagak yang menjelma tadi adalah wajah almarhum yang meninggal dunia tersebut. Dalam hati saya bertanya-tanya kejadian apa ini sebenarnya…
    Demikian salah satu pengalaman gaib saya,.. semoga bermanfaat dan bisa kita ambil intisari yang baik dari kejadian tersebut. sebenarnya sejak kecil saya banyak mengalami kejadian gaib.. mungkin dilain kali saya akan share kembali kejadian gaib yang saya alami lainnya.

  2. Bhikkhu Dhammaraja

    Semua orang bisa makan, semua orang boleh berusaha menjadi ratu adil atau sp. tidak perlu bertengkar. hehe sampaijumpa.

  3. Reinkarnasi, menurut hemat saya adalah salah satu bentuk konsep penebusan dosa yang sanggat masuk akal…..Tuhan itu maha pengasih dan penyayang..Tuhan tidak akan membakar hamba-hambaya di dalam api neraka…jadi bentuk penebusan dosa yang paling masuk akal adalah dengan terlahir kembali….hukumannya tergantung tingkat kesalahannya selama hidup..jika lebih banyak dosa dan maksiat, maka ia akan terlahir dalam kondisi yang sangat susah, apakah itu cacat fisik, kemiskinan, dan lain-lain, pun sebaliknya apa bila semasa hidupnya banyak berbuat kebaikan maka ia akan terlahir kembali dalam suasana penuh kebahagiaan dan kenikmatan, hingga sampai saatnya ia mencapai kesempurnaan…

  4. Sy suka tulisanx yg membangun mental sosial. Pahaman sy tentang reinkarnasi adalah dihidupkn kembali tp bukan fisikx melainkn spritx, jg menyembeli hewan merupakn sifat kebinatangan yg disembeli pd diri manusia.

  5. Bhikkhu Dhammaraja

    Saya hendak mengatakan bahwa selama saya memaparkan komentar disini yang mengikutsertakan penjelasan tentang Tuhan-Tuhan secara agama Hindu, ataupun saya seperti punya hubungan dengan mereka, tidak ada maksud samasekali untuk merendahkan simbol-simbol tersebut. Dimana saya menghargai semua simbol agama. Adapun jika saya keliru dalam tatacara memujinya, itu semata-mata karena saya beragama buddha jadi tidak mungkin saya mau belajar agama lain sampai detailnya, sehingga membuat saya seharusnya belajar lebihbaik akan agama hindu jika dinilai oranglain, penilaian itu tidak mengapa dan bisa saya terima.

    Avatar Shiva memiliki kelebihan mampu menghancurkan apapun.
    Avatar Brahma memiliki kelebihan mampu mengeluarkan segala daya alam.
    Avatar Vishnu memiliki kelebihan mampu mengetahui 99,9% ilmu (kalau 100% cuma suatu Buddha)

    Jadi sp, sebagai avatar Shiva tidak bisa dikalahkan secara apapun.

    • Bhikkhu Dhammaraja

      Orangjawa perlu belajar sejarah Tuhan-Tuhan hindu, agar tidak cuma menafsirkan secara kejawen saja.
      Misalnya saja, sp yang batara kala (dewa waktu) memang anak Shiva. Tapi bukan berarti batara kala selama di bumi tidak bisa jadi avatar Shiva.
      Ia cuma tidak bisa jadi shiva saat ia di alam rumahnya sendiri.

      • Bhikkhu Dhammaraja

        Batara kala sebenarnya anak Dewa Matahari Surya, tapi semua anak dewa dianggap anak Tuhan juga.

      • Bhikkhu Dhammaraja

        Kalau berdasarkan wayang jawa memang batara kala lahir dari shiva. tapi kalau versi india ia cuma dianggap Dewa Indra sebagai anak sulungnya, karena ia yang paling ulung di surga.

      • Bhikkhu Dhammaraja

        Tidak seperti Dewa Kamajaya yang tugasnya … (untuk apa saya urus dan baca, memangnya apa untungnya) tugas dari Dewa Kala adalah memutarbalikkan keadaan.
        Misalnya sebagai wild bill memutarbalikkan jahat menjadi baik.
        sebagai damarwulan memutarbalikkan …. menjadi ….
        sebagai sp tentusaja memutarbalikkan jamanjelek (islam) menjadi jamanbaik (hindu-buddha) kembali, dimana nusantara cuma memiliki 6 agama yang baik saja.

      • Bhikkhu Dhammaraja

        Banyak orang menganggap sp mencla-mencle, serta suka ngeles, tapi sp tidak bisa menjelaskan pada orang-orang itu. Cuma dewa berkata pada sp, saat sp mengatakan pendapat orang itu. Tuhan berkata, “kamu beda dengan yang lain, tugas kamu beda.”

      • Bhikkhu Dhammaraja

        “kok berubah lagi?” kata orang. “sudah kawin belum?” kata orang. Lalu dianggaplah sp suka ngeles. Tidak ada yang selalu tetap di dunia ini. Yang tetap ada, tapi yang selalu tetap tak ada. Hidup itu sendiri adalah perubahan, jadi perhatikan saja apa yang hendak diajarkan Sabdo Palon pada anda semua, melalui tulisan saya yang tampak suka ngeles dll.
        Karena saat ini saya masih dalam metamorfosa tahap II (ratu amisan), belum jadi tahap sultan herucakra.

      • Bhikkhu Dhammaraja

        Hal terakhir, sp kadang dipandang agak lambat perkembangannya. tugas 1 hari bagi guntur bisa 1 bulan bagi sp. tapi itu bukan lambat, sp kan buddhist jadi ia terpengaruh ajaran Buddha untuk tidak berkeras pada satu tugas, atau pendapat. Buddha menganjurkan pendekatan jalan tengah untuk semua hal.
        Misalnya saja, buddhist tingkat belumtahu pasti suka bilang no soul, no self. tapi buddhist sudah mahir gak bilang lagi begitu, tapi berpegang antara no soul dan soul. santai-santai saja.
        Jadi sebuah tugas itu tingkat kepentingannya bukan pada ….., melainkan pada ….
        Demikian. Sampai jumpa lagi.

      • Bhikkhu Dhammaraja

        Kenapa kok sabdo palon berceramah saat kembali, gunanya apa? Mungkin begitu pikir teman-teman. Sebenarnya itu tidak berguna, tapi hari ini sedang hari beruntung kalian jadi saya beritahu.
        Sabdo Palon berceramah kembali karena ia kan baru bangun tidur, jadi mau bicara dulu. Begitu selesai bicara, sp akan diubah ke dalam tahap metamorfosa III yaitu Sultan Herucakra, dimana tubuh sp akan berubah ganteng dsb.

  6. Reinkarnasi adalah sebuah keyakinan Universal dalam semua agama. Begitu juga dalam agama islam. Salah satu buktinya, tentang bayi dilahirkan tidak semuanya suci,. Memang ada hadits yang menyatakan bahwa setiap bayi yang dilahirkan dalam keadaan suci.
    Salah satu bukti lain bahwa setiap bayi yang lahir dalam kondisi tidak suci adalah status anak hasil zina, kelahirannya karena bukan dari hasil pernikahan sehingga menjadi illegal. Ada sebuah hadits:
    عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ, قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:”لا يَدْخُلُ وَلَدُ الزِّنَا الْجَنَّةَ، وَلا شَيْءٌ مِنْ نَسْلِهِ إِلَى سَبْعَةِ آبَاءٍ”.(رواه الطبرانى(
    Diceritakan dari Abu Hurairah r.a Rasulullah SAW bersabda: “Tidak masuk surga anak hasil zina dan tidak satupun dari keturunan mereka sampai tujuh turunan”. (Hr. Tabrany)
    عَن ْعَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَو بن العاص, قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:”لا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ وَلَدُ زَنِيَةٍ”. (رواه ابن حبان فى صحيحه)
    Diceritakan dari Abdullah bin Umar, Rasulullah SAW bersabda: “Tidak masuk surga yaitu anak dari wanita pezina “. (Hr. Ibnu Hibban)
    عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، يَقُولُ : ” لا يَدْخُلُ وَلَدُ زِنْيَةٍ الْجَنَّةَ ” .
    Dari Abu Hurairoh berkata: Aku mendengar Raulullah Saw. Bersabda: ” Tidak akan masuk surga anak zina”. (Hr. An-Nasai)

    Dari hadits-hadits di atas, ternyata ada beberapa kasus bayi karena hasil zina, sehingga mendapatkan hukuman tidak bisa masuk surga, bahkan sampai tujuh turunan. Mengapa hal itu bisa terjadi, dosa apakah bayi tersebut…?
    hadits tentang anak hasil zina (illegal lahir) adalah tidak masuk surga, sungguh sangat menegaskan bahwa memang benar-benar ada dalam dunia ini jiwa yang terlahir karena mempunyai jejak rekam yang negatif, yang suka berbuat jahat dan maksiat kepada Allah, mereka yang mencari rizki, jabatan dan kedudukan dengan cara harom, maka jangan heran jika dilahirkan kembali menjadi anak illegal lahir.
    Untuk lebih lengkapnya lihat di :
    http://cahayagusti.blogspot.com/2012/09/reinkarnasi-dalam-al-quran-dan-hadits.html

    • Mas wong ndeso,hadisnya pake huruf arab gundul bisa ditulis gx pake huruf latin

    • Wong Ndeso
      Januari 8th, 2014 pada 18:09

      Reinkarnasi adalah sebuah keyakinan Universal, dalam agama islam TIDAK ADA.
      Diceritakan dari Abu Hurairah r.a Rasulullah SAW bersabda: “Tidak masuk surga anak hasil zina dan tidak satupun dari keturunan mereka sampai tujuh turunan”. (Hr. Tabrany) ini OMONG KOSONG doang
      Diceritakan dari Abdullah bin Umar, Rasulullah SAW bersabda: “Tidak masuk surga yaitu anak dari wanita pezina “. (Hr. Ibnu Hibban) ini OMONG KOSONG doang
      Dari Abu Hurairoh berkata: Aku mendengar Raulullah Saw. Bersabda: ” Tidak akan masuk surga anak zina”. (Hr. An-Nasai) ini OMONG KOSONG doang, hanya KATAnya…. KATAnya, JARE..JARE ORA NYOTO (tidak realita)

      Wong Ndeso belum ngerti apa itu reinkarnasi yg sebenarnya, tahunya hanya KATAnya…. KATAnya, JARE..JARE ORA NYOTO (tidak realita) cuman kitab/buku

      Dari hadits-hadits di atas, ternyata ada beberapa kasus bayi karena hasil zina, sehingga mendapatkan hukuman tidak bisa masuk surga, bahkan sampai tujuh turunan…(memang sudah pernah nengok surga & neraka …. NGAWUR !!!!)

      yang suka berbuat jahat dan maksiat kepada Allah .. (orang JAWA tulen tidak kenal allah …. jadi apa maksud maksiat kepada allah???)
      mereka yang mencari rizki, jabatan dan kedudukan dengan cara harom, maka jangan heran jika dilahirkan kembali menjadi anak illegal lahir .. (iki maneh tambah NGAWUR BANGET).
      Untuk lebih lengkapnya lihat di buku yg dibuat hanya untuk menutupi kekurangan2 ajaran di Al-quran ….. subekanallah

    • persepsi anda sangat keliru dan sangat disyangkan jika hadist di agama anda seperti itu. anda tau pencipta logo apple iphone? yg fenomenal? dia terlahir sbg anak zina dan masa hdpnya sukses dan bnyk nenyumbang banyak orang. tdk penting anak zina atau tidak..dia lahir dgn sendirinya tanpa diminta. apakah anda pernah meminta dilahitkan ke dunia?? naif pemikiran dan logika anda.. kasihan..baca wawasan buku2 yg memotivasi dan logis jgn hanya menerka huruf gundul tanpa mengerti makna sebenarnya.. wong ndeso sama seperti pemikiran anda yg ndeso bgt yah.. cocok.

  7. walah rebut balung tanpo sumsum….

  8. Mungkinkah yang anda ceritakan sungguh benar? Entahlah…saya belum pernah melihat rujukan mengenai reinkarnasi dalam Alquran dan hadist karena setiap ruh yang terpisah dari badannya mempunyai tempat yang jelas disisi Allah dan hanya Dia yg tahu.Apapun itu namun sebagai manusia biasa dan seorang Ibu yang pernah teramat kehilangan anak saya yang masih berusia belia (9 th) dalam hati kecil saya sering berdoa dan berharap Allah berbaik hati meniupkan ruh anak tersebut kerahim saya kembali dan menggantinya dg jasad baru.Astagfirullahaladzim…mdh2an Allah mengampuni kelancangan saya

  9. Tuhan itu tidak menghukum, karena tuhan itu cinta tanpa syarat (unconditional love).
    Seperti matahari yg menyinari semua orang, entah orang baik atau orang jahat diperlakukan sama saja.
    Yang anda dapatkan dari hukuman itu buah dari perbuatan anda sendiri. Terlalu ceroboh untuk mengatakan bahwa anda dihukum Tuhan saat anda berbuat buruk kemudian divonis hukuman kurungan oleh hakim pengadilan.
    Ini adalah kerja hukum karma (karma phala), anda dapatkan buah dari setiap perbuatan anda. Seperti hal nya hukum alam gravitasi, benda yg anda lepar keatas akan jatuh kebumi karena gaya gravitasi

  10. wah susah sekali buat saya untuk mengikuti komentar baru dan untuk berdiskusi karena tampilan komentar dalam website ini tidak mendukung sekali buat diskusi

  11. Kepercayaan itu tidak bisa dipaksakan… termasuk percaya adanya reinkarnasi… bagi yang percaya reinkarnasi silakan menyakininya… namun menurut analisisnya… kemunculan terakhir kali proses reinkarnasi di akhir zaman adalah yang paling utama… sedangkan kemunculan reinkarnasi berulang sampai misalnya 6x sebelumnya sudah hanya menjadi sejarah saja atau hanya kenangan semata… kira kira begitu menganilisis tentang keberadaan reinkarnasi… maaf kalau salah dan beda pendapat…

  12. ada tiga lapisan badan, lapisan badan kasar, badan halus dan atman/ruh
    tuhan adalah tingkatan spritual tertinggi, level di bawahnya ada dewa, leluhur yg telah suci dll. ada banyak level roh dan semuanya itu merupakan tingkatan evolusi roh. reinkarnasi merupakan hukum alam dimana perbuatan/tindakan berakibat meningkatnya level spritual manusia. spritual disini bukan merupakan kesaktian, melainkan besaran energi yg diolah dengan cara memutar cakra2 yg ada pada tubuh. tingkatan energi ini yg menentukan manusia apakah nantinya ia akan mencapai peningkatan level satu tingkat atau kembali kepada asalnya yaitu tuhan atau turun tingkatan dan menjadi binatang ataupun tumbuhan. tugas kita sebagai manusia ikuti, jalankan dan gali ajaran masing untuk meningkatkan spritual roh kita

  13. Wilujeng lan rahayu sedoyo mawon. nderek nyimak.
    sangat memgharukan kisahnya Ki Sabda.
    niki bade tanglet. kalian sedulur kabeh niki kulo gadah unek unek.
    yang jadi pertanyaan saya kalau reinkarnasi ada kok manusia bisa bertambah banyak ya. kalo jiwanya cuman 2 di awalnya kan seharusnya tetap 2. apa dengan ini ada jiwa jiwa baru (tukulan anyar) terus kalau sudah pada bebas reinkarnasi kok manusia nggak habis habis. bertambah banyak trrus.
    Matur nembah nuwun.

    • Mas Purwo pendapat saya bahwa reinkarnasi bukanlah kemunculan jiwa baru, jiwa tetap satu itu itu juga sebagai jauhar Tuhan, namun bagi jiwa yang mampu menyelesaikan perjalanan kesempurnaannya ia kembali ke hadhirat Tuhan. Bagi jiwa yang terhambat berbagai hal permasalahan ia harus menjalalani kehidupan di berbagai dimensi alam kehidupan dengan bentuk fisik lain atau fisik manusia lagi. Adapula menurut kitab suci ia akan hidup dalam bentuk makhluq yang tak dapat terpikirkan. Semua itu merupakan proses metafisika yang terjadi atas prilaku sebab akibat/karma dari pola fikir jiwanya. Pada proses kehidupan manusia dalam agama apapun yang menjadi pokok persoalan adalah esensinya/jiwanya/dirinya/ sebagai cahaya Tuhan yang berkendaraan jasad, dihidupkan oleh ruh/daya hidup. Jiwa adalah diri kita yang sejati yang dapat berfikir melalui akal fikiran dan merasa dengan hati nurani nya sebgai guru sejati pembimbing hidup nya. Maka dalam perjalanan hidup di dunia ini sebenarnya kita hidup dalam beberapa dimensi alam yang tidak kita sadari secara logika, baik dimensi alam jiwa, dan ruh. Yang kita sangat kenali hanya dimensi fisik alam dinia sementara yang rapuh, sedang dimensi kekekalan hidup hanya dapat dikenali oleh ruh dan jiwa yang selalu hidup berkesadaran/eling melalui pengetahuan spiritual. Maka akan sangat lucu dan membingungkan bila reinkarnasi di tanggapi secara logika yang sempit, karena hal itu bukanlah bgian dari logika matematis/numerik, sepertihal nya kita dapat melihat Tubuh fisik kita, namun kita tak dapat melihat daya hidup diri sendiri yang setiap saat selalu mengalir berproses menumbuhkan hingga berakhir dengan kematian, kecuali merasakan nya.

  14. tidak perlu memperdebatkan manakah yang benar atau mana yang salah dalam agama tertentu… karena manusia yang sempurna hanya menyembah satu Tuhan yang disebut berbeda ditiap agama, tapi dia satu yang dituju … Tuhan Yang Maha Esa

  15. Moh muj sulthony

    Tpi menurut wikipedia digoogle,reinkarnasi: terlahir kembali contoh: sia meninggal sama seperti sib,jasadnya sia telah dikubur thn 2005 tpi rohnya mengalami perjalanan ke masa depan,sib meninggal 2010 belum dikubur tpi roh sib kembali ke allah, roh sia langsung menempati jasad sib.

  16. Sopiyan Penukal Palembang

    Surat Albaqorah Ayat 28 = Mengapa kamu menyangkal Allah, sedang kamu dahulu mati ( belum ada ) , kemudian kamu dihidupkan Allah, (Nya), sudah itu dimatikannya, kemudian akan dihidupkan Nya ( Allah ), akhirnya kamu kembali kepada Allah. dr Sopiyan Penukal Palembang Smg kita sama-sama dpt memahaminya.

  17. Sbenarnya tidak ada yg tak memgenal Allah siapapun dan apapun, krn smua berasal & brgantumg pd Nya. Cuma gak smua org perlu mnjelaskn hal itu,. Juga tak smua org respek akn hal itu. smuanya krn manusia punya kcenderungan dan ego serta kyakinan masing 2 sbagai hak preogratif Tuhan yg tak bs dcampuri oleh manusia. jd manusia dituntut untuk sabar dlm sgala prbedaan yg di ciptakan Tuhan.

  18. putro romo herucokro

    Ribut pangerten takon gurujati kan reti dewe

  19. Reinkarnasi adalah bahwa ruh pada jasad seseorang yang sudah meninggal berpindah ke jasad yang lainnya baik dia akan merasakan kebahagiaan didalam jasad tersebut ataukah kesengsaraan didalamnya tergantung dari amal-amal yang telah dilakukannya. Ia adalah perpindahan dari jasad yang satu ke jasad lainnya. Ini adalah perkataan paling batil dan kekufuran terhadap Allah, kitab-kitab dan Rasul-rasul-Nya.

    Sesungguhnya keimanan dengan akherat, hisab (perhitungan), surga dan neraka adalah diantara hal-hal yang diinformasikan melalui kedatangan para Rasul dan yang dicakup oleh kitab-kitab-Nya yang diturunkan dan perkataan tentang reinkarnasi ini merupakan pendustaan terhadap itu semua.
    Tafsir islami terhadap perkaran akherat sudah jelas didalam Kitabullah dan Sunnah Rasulullah saw, diantaranya firman Allah swt :

    Artinya : “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. Al Ankabut : 57)

    إِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا وَعْدَ اللّهِ حَقًّا إِنَّهُ يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ لِيَجْزِيَ الَّذِينَ آمَنُواْ وَعَمِلُواْ الصَّالِحَاتِ بِالْقِسْطِ وَالَّذِينَ كَفَرُواْ لَهُمْ شَرَابٌ مِّنْ حَمِيمٍ وَعَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُواْ يَكْفُرُونَ

    Artinya : “Hanya kepada-Nyalah kamu semuanya akan kembali; sebagai janji yang benar daripada Allah, Sesungguhnya Allah menciptakan makhluk pada permulaannya kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali (sesudah berbangkit), agar Dia memberi pembalasan kepada orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan amal saleh dengan adil. dan untuk orang-orang kafir disediakan minuman air yang panas dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka.’ (QS. Yunus : 4)

    يَوْمَ نَحْشُرُ الْمُتَّقِينَ إِلَى الرَّحْمَنِ وَفْدًا ﴿٨٥﴾
    وَنَسُوقُ الْمُجْرِمِينَ إِلَى جَهَنَّمَ وِرْدًا ﴿٨٦﴾

    Artinya : “(ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan yang Maha Pemurah sebagai perutusan yang terhormat, dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke neraka Jahannam dalam Keadaan dahaga.” (QS. Maryam : 85 – 86)

    لَقَدْ أَحْصَاهُمْ وَعَدَّهُمْ عَدًّا ﴿٩٤﴾
    وَكُلُّهُمْ آتِيهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَرْدًا ﴿٩٥﴾

    Artinya : “Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.” (QS. Maryam : 94 – 95)

    Artinya : “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kamu di hari kiamat, yang tidak ada keraguan terjadinya.” (QS. An Nisaa : 87)

    Artinya : “Orang-orang yang kafir mengatakan bahwa mereka sekali-kali tidak akan dibangkitkan. Katakanlah: “Memang, demi Tuhanku, benar-benar kamu akan dibangkitkan, kemudian akan diberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (QS. At Taghabun : 7)

    Dan ayat-ayat muhkamat lainnya.

    Sedangkan didalam hadits banyak disebutkan tentang akhirat, penegasannya maupun perincian berbagai perkarannya yang jumlahnya tidak terhitung banyaknya. Diantara sabda Rasulullah saw itu adalah,”Sesungguhnya kalian akan dikumpulkan dalam keadaan telanjang kaki, tidak berbusana dan tidak beralas kaki.” Kemudian beliau membacakan firman-Nya ;

    Artinya : “Sebagaimana Kami telah memulai panciptaan pertama Begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; Sesungguhnya kamilah yang akan melaksanakannya.” (QS. Al Anbiya : 104)

    Dan orang yang pertama kali dikeluarkan dari kubur dengan pakaian (ketika meninggalnya) pada hari kiamat adalah Ibrahim.” HR. Bukhori (3100) dan Muslim (5104)

    Sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya didalam jasad manusia terdapat sebuah tulang yang tidak dimakan bumi selamanya dan darinya akan dibentuk (kembali makhluk itu) pada hari kiamat.’ Mereka bertanya,’Tulang apakah itu wahai Rasulullah?’ beliau saw menjawab,’Ia adalah tulang ekor.” HR. Muslim (5255)

    Sabdanya saw,”Pada hari kiamat, matahari akan didekatkan kepada para makhluk hingga berjarak satu mil.’ Salim bin ‘Amir—salah seorang perawi hadits—berkata,’Demi Allah aku tidaklah mengetahui apakah yang dimaksud dengan satu mil itu apakah ia ukuran jarak di bumi ataukah mil yang digunakan untuk mencelak mata.” Rasulullah saw bersabda,”Kelak manusia, keringatnya akan tergantung pada amal-amal mereka. Dari mereka ada yang berkeringat hingga kedua mata kakinya, dari mereka ada yang berkeringat hingga kedua lututnya, dari mereka ada yang berkeringat hingga pinggangnya, dari mereka ada yang ditenggelamkan oleh keringatnya sendiri.” (si perawi) mengatakan,”Rasulullah saw mengisyaratkan dengan tangannya kearah bibirnya.” HR. Muslim (5108)

    Sabdanya saw,”Aku memasuki pintu surga pada hari kiamat lalu (pintu itu) terbuka dan penjaganya berkata,’Siapa anda?’ aku berkata,’Muhammad.’ Dia berkata,’karena engkau aku diperintahkan untuk tidak membukanya bagi seorangpun sebelum dirimu.” HR. Muslim (292) dan berbagai hadits lainnya.

    Sehingga reinkarnasi roh-roh ini merupakan pendustaan terhadap nash-nash tersebut dan pengingkaran terhadap kebangkitan.

    Didalam syariah terdapat dalil-dalil yang zhahir yang mengukuhan adzab dan nikmat kubur serta pertanyaan dua malaikat kepada roh manusia dan roh itu tidaklah berpindah kepada (jasad) yang lainnya akan tetapi yang diterima jasad itu bisa adzab ataupun kenikmatan hingga manusia dikumpulkan kepada tuhan mereka.

    Imam Ibnu Hazm mengatakan,”Cukuplah bantahan terhadap mereka (yang menganggap adanya reinkarnasi) adalah ijma seluruh ahli islam yang menyatakan kekufuran mereka. Dan terhadap orang yang mengatakan dengan perkataan mereka berarti sesungguhnya itu adalah di luar islam dan Nabi saw datang dengan selain itu.” (al Milal wa al Ahwa wa an Nahl 1/166).

    Keyakinan bahwa jasad akan punah dan tidak akan kembali lagi untuk merasakan nikmat atau menaggung adzab adalah jalan untuk menenggelamkan manusia kedalam syahwat, kezhaliman dan kegelapan. Inilah yang diinginkan setan dari para pengikut akidah yang rusak ini ditambah dengan tenggelamnya mereka didalam kekufuran didalam madzhab yang buruk ini. (fatawa al Islam Sual wa Jawab juz I hal 1428)

    Al Lajnah ad Daimah didalam fatwanya tentang permasalahan ini menyebutkan bahwa… perpindahan roh manusia dari seorang manusia kepada yang lainnya tidaklah benar. Dasar dari itu adalah firman Allah swt :

    وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِن بَنِي آدَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَى أَنفُسِهِمْ أَلَسْتَ بِرَبِّكُمْ قَالُواْ بَلَى شَهِدْنَا أَن تَقُولُواْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَذَا غَافِلِينَ

    Artinya : “Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah aku ini Tuhanmu?” mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuban kami), Kami menjadi saksi”. (kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya Kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”. (QS. Al A’raf : 172)

    Tafsir dari ayat ini adalah sebagaimana diriwayatkan oleh Malik didalam “al Muwatho’” bahwa Umar bin Khottob ditanya tentang ayat ini

    وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِن بَنِي آدَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَى أَنفُسِهِمْ أَلَسْتَ بِرَبِّكُمْ قَالُواْ بَلَى شَهِدْنَا أَن تَقُولُواْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَذَا غَافِلِينَ

    Artinya : “Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah aku ini Tuhanmu?” mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuban kami), Kami menjadi saksi”. (kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya Kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”. (QS. Al A’raf : 172)

    Lalu Umar menjawab,’Aku mendengar Rasulullah saw pernah ditanya tentang mereka maka Rasulullah saw bersabda,’Sesungguhnya Allah menciptakan Adam kemudian mengusap punggungnya dengan tangan kanan-Nya maka keluarlah darinya keturunannya lalu Allah berfirman,’Aku telah menciptakan mereka untuk di surga dan mengamalkan amal orang-orang surga.’ Kemudian Allah menugusap punggungnya maka keluarlah darinya keturunannya dan Allah pun berfirman,’Aku telah menciptakan mereka untuk di neraka dan mengamalkan amal orang-orang neraka.” (Imam Ahmad di “al Musnad” (311) tahqiq Ahmad Syakir. Imam Malik di “al Muwattho” (898), Abu Daud (4703), at Tirmidzi (5071), al Hakim di “al Mustadrok” (171), Ibnu Mundih di “ar Rod ala al Jahmiyah” (28)

    Ibnu Abdil Barr mengatakan bahwa makna dari hadits ini, sungguh betul berasal dari Nabi saw dari berbagai sisi yang mengukuhkannya dari hadits Umar bin Khottob, Abdullah bin Mas’ud, Ali bin Abi Thalib, Abu Hurairoh dan yang lainnya.

    Ijma Ahlus Sunnah wal Jama’ah menyebutkan bahwa perkataan perpindahan roh dari satu jasad ke jasad lainnya adalah perkataan orang-orang pendukung reinkarnasi dan mereka adalah orang yang paling kufur dan perkataan mereka itu adalah yang paling batil. (al Lajnah ad Daimah Li al Buhuts al Ilmiyah wa al Ifta juz IV hal 64)

    Tidak mungkin roh manusia bertemu dengan roh hewan atau salah satunya berpindah ke yang lainnya, ini yang disebut dengan reinkarnasi roh yang tidak dibenarkan akal dan tidak diterima oleh syariat.

    Ahli Ilmu menyebutkan bahwa perkataan seperti itu adalah perkataan kufur keluar dari agama. Khalil Ibnu Ishaq al Maliki didalam “Mukhtashar” nya mengatakan—tentang segala sesuatu yang menjadikannya dihukum dengan kufur dan murtad—atau tetang reinkarnasi roh.. dia menjelaskannya,”Yaitu perpindahannya didalam diri manusia atau lainnya. Dan bahwa sengsara atau bahagianya tergantung pada kebersihan dan keburukannya. Jika jiwanya jahat maka dirinya akan berbentuk seperti keburukannya itu, ia bisa berbentuk anjing, babi atau lainnya.

    Jika dirinya telah menyelesaikan hukuman dari keburukannya itu maka ia akan berpindah dari seekor kera kepada kera yang lainnya. Akan tetapi jika dirinya belum menyelesaikannya maka ia akan berindah ke bentuk yang lebih buruk lagi hingga dirinya menyelesaikan hukumannya itu. Sedangkan jika jiwanya baik maka ia akan berubah bentuk kepada yang lebih tinggi (baik).”

    Tujuan dari reinkarnasi ini adalah menafikan hari perhitungan (hisab), surga dan neraka… dan didalam keyakinan ini tampaklah pendustaan terhadap nash-nash wahyu dan ijma kaum muslimin.
    Jadi tidak dibenarkan menurut syariat dan juga akal perkataan bahwa ruh manusia berpindah ke tubuh hewan atau yang lainnya. (Markaz al Fatwa no. 36533)

    Wallahu A’lam

    • semoga bisa jadi bahan pertimbangan …. KEMBALIKAN SEMUA KEPADA ALLAH SWT (Al-Qur’an) Dan Rasulullah Muhammad SAW ……

      mohon maaf juga komentar saya adalah COPY PASTE dari ERAMUSLIM.com . terkait dengan apa yang sedulur2 sedang diskusikan sekarang

      • Setiap org punya keyakinan masing2 sudut pandang dari tempat berbeda hasilnya jg berbeda….silahkan menjalankan keyakinan masing masing dak perlu sibuk menilai org tapu lupa intropeksi…suwun

    • salam Santun dari Al faqir yang masih minim pengetahuan dan ilmu agama ini.

      Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

  20. reinkarnasi itu dalam Hindu sangat didasarkan pada karma, atau buah perbuatan kita waktu dulu. sehingga jika ia dilahirkan kembali berarti karma wasana nya belum sempurna. karena tujuan tertinggi umat Hindu adalah Moksa yaitu kesempurnaan abadi ( manunggal dengan Tuhan Yang Maha Esa) . dengan hidup didunia ini, ia dilahirkan bukan sebagai manusia lagi, karena karma nya yg dulu. untuk bisa reikarnasi sebagai manusia, maka yg lahir sebagai hewan serta tumbuh2an harus diberi doa atau upacara saat akan dimakan atau digunakan upacara. jadi reinkarnasi itu ada karena karma dalam kehidupan di alam semesta ini:)

  21. Saya ingin mengetahui siapa sejatinya diri saya ini pada kehidupan masa lalu, caranya bagaimana? terimakasih

    • Tomsancong mengatakan : “kamu adalah apa yang kau pikirkan”
      Tapi ada hukum alam yang sdah ditetapkan dimasa lalu kini dan di masa mendatang:
      Hukum karma : kau bisa lari atau bersembunyi, bahkan diselamatkan oleh apa yang kau sembah, Tapi sampaikapan, sebelum kau meminta maaf dan menebusnya semua pelarianmu sia2..

      Hukum reinkarnasi, bekerja secara otomatis, memilih mempercayainya atau tidak tetap berfungsi untuk semua jiwa.. tapi dengan memahaminya kita akan lebih siap dan akan menghormati semua mahluk hidup yg ada, karena sewaktu2 bisa saja seseorang dilahirkan sebagai mahluk hidup apapun.

      Mengenai Nirvana, swarga loka, kahyangan, surga astral, dan neraka, itu adalah “apa yang kau pikirkan”

      Yang terpenting dari yang terpenting di semesta ini adalah Berpengetahuan..
      Sedangkan Dosa terbesar si semesta ini adalah Kebodohan..

      Orang yg tidak tau akan mengatakan bahwa apa yang dipercayainya adalah benar, dan akan melakukan dosa yang berulang.
      Dan ada satu lagi yang membuat orang terlalu lama di neraka, karena dia sombong. Karena sepintar apapun mahluk, jika sombong, pengetahuannya akan monotun dan tak akan pernah bertambah sebelum merelakan dirinya untuk mau menerima dan belajar kebenaran..

      Karena sesuatu tidak tau, maka dia takut mati dalam ketidaktauan, dan mereka mengajak orang untuk titak tau bersama sama, dan untuk apa menjadi penyebab…

      Semesta berlimpah pengetahuan, hati2 dengan apa yang kau pikirkan.. sancai..3..

      Wucin…? Mana tipatkai?? Kenapapa kaubiarkan Tomsancong sendirian.. nanti dia bisa dimakan siluman.. wkwkwk…

  22. Adam dan Hawa “diturunkan” ke dunia menempuh kehidupan sekian waktu untuk kemudian “kembali”. Kalau jiwa tetap dua lalu dari mana kelahiran anak cucu mereka ? Dari nafsu keinginan (tanha)untuk punya anak seperti ini itu. Nafsu dari kebaikan (Habil,Seth) atau dari ular iblis (Kabil). Dilahirkan kembali di Surga? Tubuh mereka yang hancur(kubur) di Neraka dibuat utuh kembali(bayi) demikian berulang kali sampai suci?. Tapi jatuhcinta(kama) mengulang sejarah sekejap surgawi (orgasme), ejakulasi dinaungan pohon khuldi/gandum (makanan bayi/manusia) megulang kejatuhan/keturunan.

  23. matur nuwun/ trimakasih atas ilmunya…
    setelah menyimak semua komentar diatas.. menjadikan ilmu tambah buat saya pribadi ..
    saya muslim, tetapi saya sangat menghargai apa yg menjadi jembatan anda umasing2 ntuk menuju kehidupan yg abadi.
    kalau kepercayaan/agama itu tidak bisa dipaksakan, itu adalah hak individu masing2, tetapi peru diketahui bahwa setiap agama mempunyai cara srndiri2 untuk menymbah tuhannya, tidak semua muslim itu orangnya baik semua sesuai ajaran agamanya dan orang diluar muslim pun begitu.
    alangkah baiknya kita menghilangkan ego masing2, alangkah indahnya kita saling menghargai antar agama
    kita junjung tinggi bhineka tunggal ika

  24. Suami di rumah pelihara burung kenari dan derkuku, aku tanya kenapa tidak pelihara burung perkutut aja kan bagus. Suami cerita dulu bapak pernah pelihara perkutut katanya keluarga jadi sakit sakitan… terus burung itu dilepaskan. Katanya keluarga kita ga cocok pelihara burung perkutut.

  25. Badan kasar , badan halus, roh . roh tdk laki dan tdk perempuan. Reikarnasi surga dan neraka adalah cerita badan kasar dan halus, roh adalah pancaran molekul tuhan atau intinya

  26. Jempol untuk artikelnya, sebagai tambahan share pengalaman gaib.Hanya orang yang pernah mengalaminya yang bisa percaya. 1001.

  27. Dalam Qur’an ada disebutkan suatu kaum dilaknat menjadi babi, dan kera, dan itu hewan menjadi haram dimakan, untuk kambing, bukankah Nabi Ibrahim diriwayatkan dalam mimpinya menyembelih anaknya?
    Mengenai reinkarnasi coba simak Q.S 36, 68.

  28. SUBHANALLAH….cerita pengalaman saudara menambah keyakinan saya akan apa yg sudah diajarkan guru mursyid saya dimana reinkarnasi itu adalah sebuah siksa neraka yg sebenarnya….semoga njenengan dan kita semua diberi kemuliaan ilmu dan selamat dunia akherat.amin.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 1.068 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: