Hawa Panas Dari Laut Selatan Penghalau Wabah

Indonesia, 19 Maret 2020
Sedulur-sedulur setanah air, sepekan lalu terjadi hujan yang sangat ekstrim di berbagai wiayah terutama di Jogja, Jateng, Jatim, dan mungkin wilayah lainnya juga. Namun sudah sejak tanggal 13 dan 14 Maret 2020 lalu, mungkin Anda merasakan hujan tiba-tiba menghilang, lantas berganti dengan hawa panas dan hanya sedikit hujan ringan. Hawa panas sangat terasa terutama di wilayah Jawa, khususnya yang saya rasakan di pulau Jawa bagian selatan. Entah wilayah lain merasakan atau tidak ? Sementara itu, Indonesia pun saat ini tak luput dari Pagebluk dunia yang berasal pandemi Covid-19 yang semakin nyata dan meningkat jumlahnya di berbagai wilayah Indonesia. Lalu, apa yang sebenarnya sedang terjadi ?
Seperti apa yang disampaikan oleh Nyi Ageng Nis (Eyang Putri Kanjeng Panembahan Senopati) bahwa hawa panas ini memang kiriman dari “selatan” yang berguna untuk menghalau wabah. Beliau berpesan agar jangan mengeluhkan terjadinya hawa panas di tengah puncak musim penghujan ini. Terima saja, dan sukuri semua ini apa adanya. Namun kadang tiba-tiba hujan sangat deras berlangsung sebentar, itu menandakan setelah memanggang wabah, kemudian alam melakukan bersih-bersih. Ini sejalan dengan apa yang disampaikan beliau KRK. Itulah usaha para leluhur melindungi anak keturunannya, warganya, dan orang-orang yang masih percaya dan setyo tuhu pada leluhurnya sendiri.
Hawa panas ini bukan dari Gunung Merapi, melainkan dari laut selatan Jawa. Air laut memiliki kemampuan untuk menetralisir polusi, serta melemahkan dan mematikan bakteri dan virus. Sedulur-sedulur mari kita terapkan gegamane leluhur berupa “pusaka Hasta Brata” ke dalam diri kita, terutama MULAT LAKU JANTRANING SAMUDRA.https://sabdalangit.wordpress.com/cat…
Rahayu sagung titah dumadi, jaya-jaya wijayanti, sluman-slumun slamet

 

Monggo silahkan midangetaken kidung-kidung wingit menika, sanget migunani ing kawontenan sakmenika nembe nandang pagebluk ;

About SABDå

gentleman, Indonesia Raya

Posted on Maret 19, 2020, in BAHASA ALAM (SASTRA JENDRA). Bookmark the permalink. 27 Komentar.

  1. Pantesan info dr emak di kampung seminggu yg lalu hawa di pesisir Cilacap puanassseee puooolll,pak sabda…
    Sangat beda dr biasa nya.
    Terimakasih informasinya,pak… sebenarnya dr kemaren saya tunggu info dr pak sabda berkaitan dg wabah yg sedang melanda negeri.
    Mudah2an wabah segera menyingkir dr bumi Nusantara ya,pak..
    Matur nuwun,pak sabda🙏🙏
    Rahayu

  2. Trimakasih kang sabda..ditunggu ulasan selanjutnya tentang wabah corona yg saat ini lagi ditakuti masyarakat.semoga negri kita segera dijauhkan dr wabah ini..amin.

  3. Hujan panas saya selalu berusaha syukuri, tak pernah ngeluh, sebab dibalik itu disadari atau tidak, disitu ada maksud yg baik, benar2 menambah wawasan spiritual saya, saya Izin share ke fanpage ya mas sabda.. terimakasih

  4. Para leluhur memang tidak tinggal diam dengan pacoban yang sedang melanda tedak turunnya. Trimakasih Kang Sabda akan wulang wawasannya

  5. Matur nuwun ulasannya Ki Sabdo ,adakah tolak balak untuk penangkal wabah ini..

  6. Punten loh ya pak.. menurut saya hawa panas bukan karena hal seperti yg bpk tulis… ya memang hawanya lagi panas karena kebetulan masuk periode EQUINOX, matahari lewat wilayah khatulistiwa, tiap tahun memang begitu…tiap periode tgl 20an bulan Maret dan September……….

    • Lihat ada yg kasih “jempol ke bawah”, ya nggak apa-apa, meskipun yg saya infokan itu fakta (bahkan tiap tahun terjadi) – coba pelajari, teliti dulu, baik-baik. Ada hal-hal yg terjadi karena peran spiritual, dan ada yg terjadi karena memang hukum alam. Dan Equinox adalah rutin. Monggo dipelajari dulu. Diteliti. Setelah dipelajari, jgn sampai masih ‘tuli, bisu, dan buta’. Saya nggak menentang atau berseberangan dgn spiritualitas, tp ada hal2 yg terjadi seperti periode Equinox sbg periode rutin alam (baik itu terjadi tanpa atau saat wabah, equinox ya terjadi tiap Maret dan September). Mudah2an nangkep maksud sy komen yg mungkin dinilai “berbeda” dari komen pembaca lainnya. Nuwun.

    • ya ndak papa mas,semua punya keyakinan sendiri sendiri,yang penting intinya bahwa itu bermanfaat buat kita . sesuatu yang belum kita pahami bukan berarti tidak ada ,bisa jadi kita belum compatible dengan hal itu .

    • Monggo bebas mengemukakan berpendapat, tidak harus sama.

  7. ada kabar viral, ‘Lawan Pagebluk Corona dengan Sayur Lodeh 7 warna‘, bagaimana menurut kang sabda ?

  8. Merapi baru saja erupsi..tanda alam apalagi ini Ki…

  9. Hanya org² tertentu yg bisa membedakan antara hawa panas equinox dng hawa panas energi laut selatan yg di dalamnya mengandung energi alam semesta maha dahsyat 🙏

  10. Slmt malam ki sabda,sebelumya mohon maaf kalo koment ini tidak nyambung dengan postnya,soalnya saya mau koment di post yg nyambung tapi sudah post tahun 2018 di sana ada 2 pertanyaan yg tidak di jawab oleh ki sabda, saya asli kartasura sudah bertemu dengan Ki Sabda dan juga Ibu Ageng beberapa kali di Dalem plengkung wijilan,saya asli lahir di kartosuro tapi besar di jogja saya pernah bermimpi yg rasanya seperti nyata setelah saya lulus smu saya pulang ke kartosuro,bahkan saya tidak pernah mendengar cerita atau apapun tentang sosok Nyai Sedah Merah,karena sewaktu di jogja juga tidak pernah ada yg cerita di kalangan keluarga saya,tapi dalam mimpi itu saya di ajak keliling kya sekitaran kota raja,seperti ada suara yg membimbing di kanan kuping saya,singkatnya setelah semua saya di tunjukan muter2 lalu di berhenti di sekitaran timur kampus iain itu ada sebidang tanah dengan suara air gemericik seperti sungai kecil lalu di suruh berhenti di situ dan suara itu berkara seperti ini, ” le iki mbesuk bakale dadi duekmu go kowe,seng maringi Aku, ngertiyo Aku iki Sedah Merah” lalu saya terperanjat bangun dan setelah itu saya tanyakan ke keluarga saya ga ada yg bisa menjawabnya,ini kejadian sekitar tahun 2000 dulu sebenarnya saya kepingin bertanya kepada jenengan sewaktu di Dalem Plengkung wijilan tapi saya ragu dan takut karena takut tidak sopan🙏,saya temenya mas dedy kiboto

    • Wah sama mas bnyk kejadian aneh jg dgn sy ,sy juga tinggal di Jogja ,bolehkah sy meminta no WA nya ut Sharing² mas ,terimakasih

      • Wah sama mas bnyk kejadian aneh jg dgn sy ,sy juga tinggal di Jogja ,bolehkah sy meminta no WA nya ut Sharing² mas ,terimakasih

    • Wah sama mas bnyk kejadian aneh jg dgn sy ,sy juga tinggal di Jogja ,bolehkah sy meminta no WA nya ut Sharing² mas ,terimakasih

  11. Wah sama mas bnyk kejadian aneh jg dgn sy ,sy juga tinggal di Jogja ,bolehkah sy meminta no WA nya ut Sharing² mas ,terimakasih

  12. Mau tanya ki apa ada hubungan’y pagebluk yg terjadi sekarang dngan perjanjian antara sabdo palon nayagenggong dngan syekh subakhir dulu??
    Matursuwun…

  13. Mas sabda mau tanya supaya terhindar dari pagebluk ini harus gimana menurut pandangan spritual ?
    Apa harus mengadakan selamatan atau gimana?
    Terima kasih sebelumnya mas…

  14. ada bawang merah ada bawang putih
    bawalah selalu di saku
    seringlah di hisap atau di tempel ke hidung sampai terasa pedasnya bawang merah. yg terkena positip corona makankah bawang merah mentah dikunyah lalu telan biarkan tenggorokan merasakan pedasnya bawang barulah minum air hangat lakukan sesering mungkin

  15. MESJID AGUNG KERAMAT LUAR BATANG
    ORANG
    JAWA

    ban

    NYA

    INDONESIA
    RAYA

  16. Adhitya Hatmawan

    Minggu ini Gunung Slamet pun erupsi, dari photo yang diabadikan oleh masyarakat di sekitar nya, nampak sosok menyerupai mbah kyai Bagong, itu pertanda apa ya Ki Sabda

  17. Angin, api, air, tanah, beberapa hari sebelum meletus nya merapi yg ke 2 saya mendapat gambaran tapi di mimpi, saya berkunjung ke saudara di yogyakarta 🙏, tapi yg saya heran, saya sadar akan mimpi itu karna saya sedang tidak ingin berkunjung kesana karna saya sedang bekerja di jakarta, dan anehnya saya disambut dirumah keluarga yg sebenarnya saya tidak mengenal mereka itu siapa, mereka sangat ramah dalam menyambut saya dengan bentuk rumah limasan khas rumah jawa yg membelakangi gunung merapi, setelah itu gunung merapi meletus dengan gagahnya, saya pun takut walau itu hanya mimpi, cuma mereka (saudara yg tidak saya kenal sekaligus pemilik rumah) berkata, wes tenang wae ngger, disini sudah biasa seperti itu, semoga itu semua tidak terjadi, maturnuwun 🙏

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: