Harta, Tahta, Wanita
HARTA, TAHTA, WANITA
Ketiganya adalah anugrah terindah manusia
Namun bisa menjadi musibah yang paling memilukan
Inilah foto Kerajaan Kelantan yang menghebohkan berkaitan dengan kasus “skandal dan kekerasan” yang dilakukan kepada seorang WNI Indonesia bernama Manohara, seorang seniman asal Makassar, masuk ke dalam sangkar emas.
Seperti biasa, jatuhnya kehormatan manusia yang mengklaim diri sebagai makhluk paling mulia justru tidak jauh dari kasus klasik yang mencakup 3 hal : harta, tahta, wanita. Kemuliaan manusia bukan diukur karena punya akal budi. Tetap saja ukuran kemuliaan adalah perbuatan kita sendiri, terutama perbuatan kepada sesama. Akal budi dapat membawa manusia kepada kemuliaan hidup di dunia maupun di kelak setelah ajal. Sebaliknya oleh akal budi pula manusia bisa menjadi makhluk paling hina di planet bumi ini. Akal budi bisa merencanakan memanifestasikan nafsu/hawa negatif, sebaliknya bisa pula mendukung artikulasi hawa positif.
Untuk membangun sikap eling dan waspada, terutama difokuskan pada 3 hal yang paling krusial yakni : harta, tahta, wanita. Semua itu bagaikan anugrah “permata” dunia, namun bila kita tidak hati-hati serta eling dan waspada akan menjadi salah kelola dan berubah menjadi malapetaka bagi kehidupan manusia. Ketiganya dapat menjadi anugrah madune jagad, dengan syarat bila kita mampu mengelola dengan sebaik-baiknya. Sebaliknya bila gagal mengelola dengan baik dan cara yang tepat akan menjadi malapetaka paling dahsyat di muka bumi.
Tahta bisa membuat seseorang gila, membunuh, menghancurkan. Ratusan caleg gagal lalu mengalami stress, gila, bunuh diri, terlibat kasus uang panas, semua karena demi mengejar kekuasaan dan uang. Yang berhasil menjadi wakil rakyat, banyak yang singgah di “Hotel” Prodeo gara-gara harta. Banyak pula pemimpin negara yang jatuh gara-gara masalah skandal seks. Banyak pengalaman bisa dijadikan pelajaran berharga, namun nafsu manusia selamanya tak pernah kunjung padam. Latihan mengendalikan nafsu negatif, belajar bersabar, belajar ikhlas adalah mata kuliah manusia yang tak pernah usai sepanjang ia masih dibalut raga.

Gerbang Pribadi

Rumah Pribadi Raja

Pusaka Andalan Kerajaan

Jalan Kecil Menuju "Sangkar Emas" Manohara ?!















103 tanggapan kepada “Harta, Tahta, Wanita”
wolo wolo kuwato
April 24th, 2009 pada 07:36
mas sabdalangit
samakah harta, tahta dan wanita dengan wisma, garwa, turangga, kukilo dan curiga?
sabdalangit
April 24th, 2009 pada 19:54
Benten mas Wolo, punika murih sampurnaning gesang, tumrap salaki Jawi jumeneng pangembating kulawarga.
Nuwun
broto wiryono
Mei 19th, 2009 pada 14:13
Mas Sabdalangit bisakah kami mohon alamat email; tujuan saya ingin mengutarakan permasalahan yang sangat pribadi.
Trims sebelumnya
sapto
Mei 19th, 2009 pada 20:36
Harta adalah obyek…
Tahta adalah obyek…
Lha Wanita…?
Bisa menjadi obyek dan subyek.
Sehingga…
Wanita mampu menjadikan si pemilik Harta dan Tahta…
Menjadi OBYEK…
Sedahsyat itukah ya Mas Sabda, hehehe…?
Salam hormat
O'on
Januari 29th, 2010 pada 11:03
:XD bikin ane iri aja sama cewek

dikutip dr salah satu lirik lagu kalo: female species is “more dangerous” than male.
Dimulai dari infrastruktur tubuhnya yg lebih lengkap & canggih, anda ada yg ingatkan cerita virgin Mary yg bisa (maaf) reproduksi (punya anak) tanpa seks/gak di-inject manual 23 kromosom dari luar/cowok (sperm)?
kalo gitu,
tanpa ada cowok, cewek mungkin bisa lebih langgeng idup di dunia, tinggal memodifikasi bagian tubuhnya (agar memproduksi 46 kromosom) jika ingin punya anak kandung tanpa suami, cewek juga bisa melakukan pekerjaan (yg biasanya dikerjakan cowok) dalam mencapai target HARTA & TAHTA.
so..cerita kalo waktu kiamat lebih deket jika populasi cewek dah lebih banyak, dan kenapa sampai wanita masuk jadi “trilogy” (harta, tahta, WANITA), nampaknya bisa jadi pengetahuan yg sangat bermanfaat buat cowok. D
broto wiryono
Juni 2nd, 2009 pada 13:28
Rayimas Sabdalangit Yth.
Monggo pun babarakan kersanipun sutresna sami pana ing babagan:
1. Harta, Tahta, Wanita
2. Wisma, Garwa, Turangga, Kukilo, lan Curiga
Taksih wonten malih kagem sanguning tiyang agesang kedah anggadahi 3 perkawis, utawi sak-mboten2ipun salah setunggal:
a. Harta = kagungan donya banda saged kagem sarana gesang ing alam padang.
b. Wirya = pangkat, kalenggahan ugi saged kagem sarananing gesang ugi.
c. Winasis = pinter, kapinteran, mumpuni; bilih kekalih ing nginggil mboten kagungan, ananing kita anggadahi winasis saged kagem ngupaya sarananing gesang.
Wonten kiranging seserepan mangga mpun jangkepi Dimas.
Nyuwun sewu; email kawula menapa dereng dumugi? Kawula nengga suka keteranganipun bilih ludang ing penggalih.
Nuwun, widodo nir ing sambekolo.
sabdalangit
Juni 2nd, 2009 pada 14:19
Kangmas Broto Yth
Wisma, Garwa, Turangga, Kukilo, lan Curiga punika agemanipun lajering Jawi. Menawi kagem jangkepipun tiyang gesang kedah kalabet ing 3 perkawis injih kados ingkang sampun kaserat ing Serat Wredatama ; Sinom, padha kaping 29.
Matur sembah Nuwun
titi suwito
Juni 8th, 2009 pada 17:40
Perkenankan saya memperkenalkan diri.
Saya sangat berhasrat mempelajari dan mencari kebisa-an keluruhan budi,
tapi dengan ilmu kejawen yg membutuhkan ritual yg aneh dan gaib saya takut dan ngeri.
Saya hanya ingin menjadi orang yg wasis dan waskita karena Tuhan berkenan dengan pribadi saya.
Saya mohon bantuan Ki Sabdalangit untuk memberikan bimbingan spiritual bagi saya bagaimana caranya saya bisa mencapai keinginan saya tersebut.
Terima kasih
Salam,
Titi Suwito
sabdalangit
Juni 8th, 2009 pada 19:40
Mbak Titi Suwito Yth
Sebelum anda mempelajari kejawen lebih lanjut, pertama-tama ada baiknya segala kesan aneh, takut dan ngeri diluruskan dahulu. Anda perlu mendapat informasi sebanyaknya dan secara tepat di sini, agar supaya terbangun MIND SET baru yg menyegarkan.
….Bila ilmu kejawen yg membutuhkan ritual yg aneh dan gaib saya takut dan ngeri…
Menurut saya, hal itu hanyalah stereotype saja. Atau penilaian subyektif sebagai punishment dari pihak yg kurang mengyukai kejawen. Agar supaya stereotype tsb hilang atau minimal bisa mendapat info yg sebenarnya bagaimana kejawen itu, silahkan membaca-baca dulu apa yg sdh saya tulis di sini. Semoga kesan aneh, takut, dan ngeri bisa hilang dari kesan subyektif. Barulah anda akan merasa ternyata Kejawen itu jauh dari realitas aneh, serem, ngeri menakutkan.
salam
titi suwito
Juni 9th, 2009 pada 17:59
bolehkah saya mohon alamat email Ki Sabdalangit?
saya ingin konsultasi atau menanyakan sesuatu tapi rasanya tidak sreg jika forum.
Terima kasih
sabdalangit
Juni 9th, 2009 pada 19:31
Silahkan mBak Titi, email saya ada di MEDIA TANYA JAWAB, sabdalangit@gmail.com
sebisanya saya akan bantu anda.
salam sejati
wongalus
Juni 9th, 2009 pada 22:11
HARTA, TAHTA DAN WANITA adalah kunci surga bila kita mampu mendudukkan ketiganya secara tepat, proporsional dan dalam frame menunjang seseorang untuk kembali ke JALAN TUHAN.
Sayangnya, peradaban sekarang telah menempatkan mereka sebagai sumber malapetaka. Peradaban yang semakin maju, menjadikan HARTA, TAHTA, DAN WANITA sebagai tujuan HIDUP.
Masyarakat telah MEMBERHALAKAN mereka. Kenikmatan hidup (Hedonisme) dan kekayaan material (Materialistik) telah meracuni sendi-sendi kehidupan bangsa. Tidak ketrecuali budaya JAWA. Harus ada REVOLUSI BESAR-BESARAN terhadap BUDAYA JAWA sehingga kita semua tidak hanyut dalam ideologi yang keliru.
Selain penyadaran terhadap diri sendiri, Siapa yang juga harus memulai untuk menggerakkan REVOLUSI BUDAYA yaitu MEREVITALISASIKAN BUDAYA ke tempat yang adiluhung? Tidak lain mereka yang kini BERADA DI episentrum budaya JAWA, Ya para raja, kerabat dan sentara dalem tidak boleh tinggal diam. Sebab keraton adalah SIMBOL EKSISTENSI BUDAYA JAWA.
Salah satu yang memprihatinkan kita semua adalah kini PARA RAJA DI JAWA tidak memiliki kepekaan soal FENOMENA SEMAKIN TERKIKISNYA BUDAYA JAWA oleh BUDAYA GLOBAL ini. Mereka sibuk untuk berpolitik atau sibuk dengan kebingungan untuk berperan di tengah budaya global internasional.
Buku-buku babon budaya Jawa yang luar biasa hanya disimpan di PERPUSTAKAAN KRATON tanpa boleh diakses oleh masyarakat. Padahal kami percaya bahwa di dalam buku-buku babon Jawa itu ada kunci awal untuk membuka cakrawala berpikir PENGEMBANGAN BANGSA YANG BERBASIS BUDAYA sebagaimana bangsa China, Jepang dan lain-lain.
Justeru para blogger yang ada di pinggir budaya JAWA, seperti KI SABDA LANGIT, KI KUMITIR, DAN REKAN-REKAN BLOGGER yang lainlah yang sesungguhnya pelestari budaya jawa. Saya dukung Ki Sabda Langit untuk terus nguri-uri kebudayaan lokal yang menjadi aset bangsa ini agar kelak menjadi bangsa yang besar dan bermartabat di dunia Internasional.
Ngapunten bila salah dan mohon pencerahannya Ki.
Salam Panta Rhei.
WONG ALUS
http://www.wongalus.wordpress.com
sabdalangit
Juni 9th, 2009 pada 23:48
Matur sembah nuwun Ki Wongalus.
Saya selalu menyimak dengan cermat setiapkali panjenengan rawuh ing gubuk mriki. Memang benar apa yg panjenengan katakan. Kerajaan di Nusantara, baik yg ada di pulau jawa dan Luar Jawa, masih banyak sekali terdapat kerajaan. Namun kerajaan bagaikan sangkar yang tiada penghuninya lagi. Kerajaan yg hilang gaungnya. Raja lebih menikmati berbisnis dan berpolitik. Kepedulian terhadap perannya sebagai cagar budaya Jawa, Melayu, dan yang lainnya sudah terbengkelai. Jika di zaman dahulu Raja berperan pula sebagai seorang spiritualis handal, kini hanyalah simbolisme tanpa makna. Ibarat harimau kehilangan taringnya. Padahal, kelak negeri ini akan mencapai kejayaannya kembali, manakala masing2 suku bangsa kembali menghayati dan melestarikan kearifan lokal, memiliki jiwa apresiasi tinggi terhadap seni dan budaya serta tradisi yg indah sekali. Kita telah mendapat pelajaran berharga bagaimana bangsa bangsa di Asia yakni Cina, Jepang, India, Korea, Taiwan, Thailand, mereka dapat eksis berkat kekuatan akan jatidiri bangsa yg tidak mudah terombang-ambing nilai-nilai asing yg melahirkan diskrepansi dengan akar budi daya setempat. Bangsa menjadi kehilangan arah dan jatidiri, bangsa yg serba salah tingkah, tdk sinergis dan harmonis dengan keadaan alam sekitar. Pada gilirannya, bangsa ini benar-benar menjadi bangsa tercerabut dari akarnya, limbung lalu jatuh tersungkur. Semoga pencerahan demi pencerahan disuarakan oleh para generasi muda bangsa, yg masih memiliki semangat dan energi yg tak kenal lelah.
Salam asah asih asuh
elfan
Juni 18th, 2009 pada 15:53
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihahan (kendaraan), binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik (surga)” (QS. 3:14)
tomy
Oktober 5th, 2009 pada 11:22
Salam karaharjan Mas Sabda
Saya tertarik dengan bahasan yang tak sempat terbahas saat kita bertemu di Jogja tentang sigaraning nyawa
Berikut sebuah kisah kehidupan kami berdua *saya & istri* yang coba saya sharing kepada semua saudara tentang arti hidup berkeluarga bagaimana suami istri mencapai kasampurnan hidup
Haruskah ditinggal bila salah satu tidak sanggup hingga kasampurnan hanyalah egois
Oleh Kanjeng Ibu Ratu Kidul kami mendapat pelajaran yang sangat berharga
http://tomyarjunanto.wordpress.com/2008/01/23/best-i-ever-had/
Mas Sabda berkata bahwa sigaraning nyawa tidak hanya menikah raga saja tapi juga ningkah batin atau ghoib
disini http://tomyarjunanto.wordpress.com/2008/04/23/sri-gadung-melati/ adalah wahyu istri saya
besar harapan saya Mas Sabda kersa paring wawasan membabar kawruh kehidupan berumah tangga yang sejati sehingga bagi kita semua setidaknya bagi saya & istri sanggup mensyukuri & memelihara cinta kasih ini
matur nuwun sanget sakderengipun
salam karaharjan dumateng Kangmas Sakulawrga
SABDå
Oktober 5th, 2009 pada 12:40
Adimas Tomy Yth
Sebuah mahligai rumah tangga sejati, memiliki tali suh bernama rasasejati, yang tdk hanya mengikat raga, namun mengikat sukma menjadi satu tak terpisahkan. Apabila satu berpisaah, sukma menjadi sigar (terbelah dua) dirasa. Itulah rasa sigaraning nyawa (garwo). Tidak hanya sejalan, namun juga seiring, jadilah pasangan yang seiring dan sejalan. Ibarat gedono-gedini, mimi lan mintuno, bagaikan romantika prabu rama dan shinta. Jika ajal tiba, kelak akan saling menunggu dan bersatu di alam keabadian, tempat di mana kehidupan yang sejati berada. Itulah Garwa (sigaraning nyawa), yang terasa bukan lah cinta dan rindu dendam lagi. Namun terasa menentramkan, menyejukkan, ketenangan, penuh kedamaian dan melenyapkan segala resah gelisah. Itulah cinta yg tdk membelenggu, namun membebaskan jiwa, memerdekakan sukma dalam kemerdekaan rasasejati, kemerdekaan lahir dan batin. Rasa yang menghantarkan kita kepada kebahagiaan tertinggi (audaimonistis) dan ketentraman yang sejati.
salam sejati
yang-kung
November 19th, 2009 pada 23:13
Kangmas Sabda ingkang kinurmatan.
Mohon pencerahan dari “3 ta “==> Harta-Tahta-Wanita.Apabila kita mencapainya secara sempurna,apakah “3ta”ini akan menjadi kehancuran atau kemuliaan dalam hidup ?Mungkin Kangmas berkenan untuk mbabar keseimbangan “3 ta”agar bisa kita sikapi dengan “pener lan bener”
Matur sembah nuwun.
salam rahayu.
meilia
Maret 13th, 2010 pada 08:35
Raja dan ke 4 istrinya
Dahulu kala… Ada seorang raja yang mempunyai 4 isteri.
Raja ini sangat mencintai isteri ke empat dan selalu menghadiahkannya pakaian-pakaian yang mahal dan memberinya makanan yang paling enak. Hanya yang terbaik yang akan diberikan kepada sang isteri ke empat.
Dia juga sangat memuja isteri ke tiga dan selalu memamerkannya ke pejabat-pejabat kerajaan tetangga. Itu karena dia takut suatu saat nanti, isteri ke tiganya ini akan meninggalkannya.
Sang raja juga menyayangi isteri ke dua. Karena isterinya yang ke dua ini merupakan tempat curahan hatinya, yang akan selalu ramah, peduli dan sabar terhadapnya. Pada saat sang raja menghadapi suatu masalah, dia akan mengungkapkan isi hatinya hanya pada isteri ke dua ini karena dia bisa membantunya melalui masa-masa sulit itu.
Isteri pertama raja adalah pasangan yang sangat setia dan telah memberikan kontribusi yang besar dalam pemeliharaan kekayaannya maupun untuk kerajaannya. Akan tetapi, si raja tidak peduli terhadap isteri pertamanya ini meskipun sang isteri begitu mencintainya, tetap saja sulit bagi sang raja untuk memperhatikan isteri pertama itu.
Hingga suatu hari, sang raja jatuh sakit dan dia sadar bahwa kematiannya sudah dekat.
Sambil merenungi kehidupannya yang sangat mewah itu, sang raja lalu berpikir, ?? Saat ini aku memiliki 4 isteri di sampingku, tapi ketika aku pergi, mungkin aku akan sendiri??.
Lalu, bertanyalah ia pada isteri ke empat ??Sampai saat ini, aku paling mencintaimu, aku sudah menghadiahkanmu pakaian-pakaian yang paling indah dan memberi perhatian yang sangat besar hanya untukmu. Sekarang aku sekarat, apakah kau akan mengikuti dan tetap menemaniku??? “Tidak akan!” balas si isteri ke empat itu, ia pun pergi tanpa mengatakan apapun lagi.
Jawaban isterinya itu bagaikan pisau yang begitu tepat menusuk jantungnya.
Raja yang sedih itu kemudian berkata pada isteri ke tiganya,?Aku sangat memujamu dengan seluruh jiwaku. Sekarang aku sekarat, apakah kau tetap mengikuti dan selalu bersamaku???
“Tidak!” sahut sang isteri. “Hidup ini begitu indah! Saat kau meninggal, akupun akan menikah kembali!”
Perasaan sang rajapun hampa dan membeku.
Beberapa saat kemudian, sang raja bertanya pada isteri ke dua, Selama ini, bila aku membutuhkanmu, kau selalu ada untukku. Jika nanti aku meninggal, apakah kau akan mengikuti dan terus di sampingku??
“Maafkan aku, untuk kali ini aku tidak bisa memenuhi permintaaanmu!” jawab isteri ke duanya. “Yang bisa aku lakukan,hanyalah ikut menemanimu menuju pemakamanmu.”
Lagi-lagi, jawaban si isteri ke dua bagaikan petir yang menyambar dan menghancurkan hatinya.
Tiba-tiba, sebuah suara berkata: “Aku akan bersamamu dan menemanimu kemanapun kau pergi.” Sang raja menolehkan kepalanya mencari-cari siapa yang berbicara dan terlihatlah olehnya isteri pertamanya. Dia kelihatan begitu kurus, seperti menderita kekurangan gizi. Dengan penyesalan yang sangat mendalam kesedihan yang amat sangat, sang raja berkata sendu, “Seharusnya aku lebih memperhatikanmu saat aku masih punya banyak kesempatan!”
…………………………………………………………………………….
Dalam realitanya, sesungguhnya kita semua mempunyai 4 isteri dalam hidup kita….
Isteri ke empat kita adalah tubuh kita. Tidak peduli berapa banyak waktu dan usaha yang kita habiskan untuk tubuh kita.
Kemudian Isteri ke tiga kita adalah ambisi, kedudukan dan kekayaan kita. Saat kita meninggal, semua itu pasti akan jatuh ke tangan orang lain.
Sedangkan isteri ke dua kita adalah keluarga dan teman-teman kita. Tak peduli berapa lama waktu yang sudah dihabiskan bersama kita, tetap saja mereka hanya bisa menemani dan mengiringi kita hingga ke pemakaman.
Dan akhirnya isteri pertama kita adalah jiwa, roh, iman kita, yang sering terabaikan karena sibuk memburu kekayaan, kekuasaan, dan kepuasan nafsu. Padahal, jiwa, roh, atau iman inilah yang akan mengikuti kita kemanapun kita pergi.
Jadi perhatikan, tanamkan dan simpan baik-baik dalam hatimu sekarang! Hanya inilah hal terbaik yang bisa kau tunjukkan pada dunia. Let it Shine!
===========================================
Sudarmono, dr. (2010). Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi, 1001 Kisah Sumber Inspirasi, pp. 8. Hafara
………………………………………………………………………………………………………
SABDå
Maret 13th, 2010 pada 18:11
Meilia Yth
Terimakasih, sebuah refleksi analog yang sangat cerdik dan mengena. Dapat menambah wawasan semua yg ada di sini.
salam sejati
tri sari wijayanti
November 18th, 2010 pada 21:52
salam kenal buat mas sabda, saya mo konsultasi mas……bagaimana cara agar kita bisa manunggal dengan yg kuasa…..dan bagaimana pula agar kita bisa selamat dikehidupan yang sejati? makasih atas jawabannya
SABDå
November 19th, 2010 pada 10:44
Mbak Trisari Yth
Manunggal sifat lbh mudah dijabarkan dan gampang dicerna akal. Misalnya, jika panjenengan percaya Gusti iku mahawelas asih, maka wujud panunggalan kita adl selalu memberkan kasih sayang kpd seluruh makhluk tanpa kecuali dan tidak pilih kasih. Demikian seterusnya.
Agar kita selamat, buatlah hidup kita supaya mjd org yg bermanfaat bagi alam semesta beserta slruh isinya. Jgn bertindak destruktif seperti merusak, menghancurkan, mencelakai, menyakiti siapapun serta lingkungan alam, skalipun dgn klaim subyektif atas nama jalan kebenaran dan demi utk tuhan.
Mas Budi & Mbk Kirana yth
Mohon maaf utk kondisi Bromo dan Semeru saya tak bisa memberi jawaban krn sampai hari ini belum memperoleh “gambaran” akurat. Utk Gng Lawu kondisinya aman!
Salam karaharjan
tri sari wijayanti
November 20th, 2010 pada 00:44
ass wr wb, makasih mas atas masukannya….cuma yang saya masih bingung ni apa semua itu hanya bisa ditempuh dengan cara yang sederhana namun mendalam maknanya seperti itu? bagaimana dengan kalo muslim menjalankan ibadah sholat? cantoh saja bila ada dua orang dimana salah satunya rajin menjalankan sholat tapi rasa welas asihnya kurang dan ada yang tidak pernah sholat tapi dia tidak pernah melakukan hal2 buruk, manakah diantara kedua orang ini yang bisa masuk kedalam kategori selamat mas….makasih
edyy
November 20th, 2010 pada 01:59
mas sabda, dimanakah posisi org yg baru meninggal, anggaplah dia selamat. Apkah masih memungkinkan mengunjungi keluarganya? dan bagaimana caranya pihak keluarga bila ingin berjumpa dengannya? Adakah ritual yang dimaksuD? terimakasih
SABDå
November 20th, 2010 pada 10:34
Mas Edyy yth
Silahkan buka thread pada halaman blog ing ttg “Rahasia 40 hari”.
Salam karaharjan
edyy
November 21st, 2010 pada 18:55
terima kasih…..
soetrisno,
Desember 17th, 2010 pada 09:26
Salam karaharjan
buat ki sabda mhn pencerahan bab tata cara dalam menyembah kepada Hyang Maha Kawasa dengan cara kejawen lengkap berikut bacaannya, mohon tuntunannya, nuwun
wiwid
Desember 24th, 2010 pada 16:47
Ya namanya dunia manusia, semuanya materi. Menginginkan hanya yang tampak2 saja. Yang tidak tampak di nomor duakan. :*
vai
Februari 6th, 2011 pada 13:42
dan untuk meraih ketiganya, agama adalah senjatanya…
anto
Februari 23rd, 2011 pada 15:51
lah gimana nih mbah…katanya gak ada harta abang ditendang…gak ada tahta abang kebingungan…gak ada wanita lah ini abang gak bisa kelonan dong….heheheh
RYAM HANNA
Juni 7th, 2011 pada 13:41
ass ,pak Sabda , matur suwun analognya yang sangat bermanfaat , wass, …
dewi
Juli 19th, 2011 pada 22:37
@ Ki Sabda dan sederek sedoyo,
Siapakah musuh manusia? Musuh tidak jauh dari badan manusia juga, di hatilah tempatnya. Di dalam diri manusia ada 6 musuh, yaitu : keinginan, keserakahan, kemarahan, kemabukan, kebingungan dan rasa iri atau dendam. Mereka ini pun tidak perlu dilawan, karena kalau dilawan ia akan berontak. Mereka ini harus dikuasai atau dijadikan sahabat. Mereka yang mampu menguasai kesemuanya itu akan dipuji, disenangi dan dihormati di dunia ini.
Salam sejahtera,
Dewi
joko bodo
Juli 20th, 2011 pada 12:08
harta tahta, wanita. Semua itu bagaikan anugrah “permata” dunia, namun bila kita tidak hati-hati serta eling dan waspada akan menjadi salah kelola dan berubah menjadi malapetaka bagi kehidupan manusia. Ketiganya dapat menjadi anugrah madune jagad
——-
maturnuwun Ki, jadi permata dunia itu harta tahta wanita ya? pantesan banyak dicari orang! MADUNE JAGAD itu harta tahta wanita ? kalo harta sama tahta mungkin bisa, tapi kalo WANITA? mana ada yang mau di MADU? MADU loh bukan RACUN…??
salam madu jagad–ueenak tenan
dewi
Juli 20th, 2011 pada 21:29
@ Joko Bodo and @ All,
Harta, tahta dan wanita…., bagaimana kalau urutanya saya balik menjadi, harta, tahta dan lelaki?… karena pada umumnya masyarakat hanya memandang bahwa wanita itu hanya sebagai godaan di dunia… , padahal itu bisa dibalik juga, bahwa lelaki adalah godaan terberat wanita juga, entah karena sangking cintanya atau karena lemah posisi tawarnya, Contoh : banyak wanita yang rela ganti agama untuk menuruti ajakan suaminya, banyak yang rela dimadu karena kepincut rayuan lelaki yang sudah beriistri, bahkan banyak yang rela menjadi sapi perahan bagi suaminya yang pemalas tak mau bekerja, dan sampai ada pepatah yang mengatakan wanita itu surga nunut neraka katut , kepada lelaki jagoanya ke nerakapun ia rela ikut, para wanita/istri rela dikebiri hak2 prerogativenya oleh suami/lelaki , apa2 harus seizin menurut pendapat para lelakinya, atau akan bisa masuk surga hanya dengan ridlo suami. dsb,dst …
Mengapa wanita hanya di posisikan dirinya sebagai object oleh masyarakat/ suatu budaya bangsa ?…, dan sebaliknya, mengapa wanita lebih nyaman memposisikan dirinya sebagai object saja? Sedang wanita sejatinya memiliki keistimewaan tersendiri…, Apakah karena factor mind set yang telah terbentuk yang berlangsung secara turun-temurun dari generasi ke generasi tanpa ada upaya untuk membangun suatu mind set yang memberi pencerahan posisi dan derajatnya ?…
Kalau kita membaca karya fromm (2007) tentang seksualitas, perempuan sesungguhnya lebih kuat dari pada laki2, baik secara biologis maupun seksual, asumsi ini bukanlah temuan baru, namun jelas tidak diakui oleh kaum pria yang sesungguhnya kemampuan seksualitasnya harus tergantung pada durasi alat vitalnya. Meskipun demikian laki2 berhasil membangun budaya patriakalnya untuk mengendalikan makhluk Tuhan yang mempesona ini.
Untuk itu, Kita harus mengkaji ulang aspek2 moral tentang : 1. harta yang notebenenya benda mati, 2. tahta yang bisa kita dapatkan dengan usaha keras, potensi diri dan dukungan sekitar (keluarga/ lingkungan) dan 3. seorang wanita yang sejatinya memiliki roh, hati, jiwa dan raga sebagai layaknya seorang lelaki yang berhati, berjiwa, beraga dan berohani.
Salam damai,
Dewi
JS
Juli 20th, 2011 pada 23:19
Salam untuk Jeng Dewi yang saktinya seperti Dewa……..
hi..hi..hi……slogan dari kaum hawa…..istri sebagai sosok ….neroko katut…surgo nunut……kasihan dan menyedihkan nasibnya……
Hakekat wanita / Ibu adalah sosok yang nomor urutnya adalah persis di bawah Gusti Allah…..kemudian nomer urut lelaki …….
Kenapa Hawa diambil dari tulang rusuk Adam……kias bahwa seorang wanita sering berjalan bengkok……dan neraka lebih banyak dihuni para wanita……biarlah anggapan seperti diyakini banyak manusia……
Adam dari sari pati bumi dan Hawa dari tulang manusia yang menurut saya tulang adalah sari pati manusia….hi..hi…hi…uthak athik gathuk ilmu ngawur……..
Wanita sebagai simbol nyata dari sifat dan perbuatan kasih sayang Gusti Allah kepada semua yang sudah diciptakan….peengayom…cinta kasih ….memelihara memberi…mendidik…mengawasi anak anaknya….dst dst…….peran / tugas wanita atau ibu yang lebih berat 3 kali atau 3 langkah kedepan dari seorang lelaki./ suami……….kaum lelaki yang seharusnya malu kepada dirinya atau malu kepada Tuhan
Secara hakekat…menurut saya….pria / suami itu yang nunut istri / wanita…….laki laki gondhal gandhul…nggandol masuk surga……..kik..kik….salam rahayu…..
dewi
Juli 22nd, 2011 pada 00:24
@ JS,
Hi hi hi… Pakpo JS niki saget mawon ndamel hakekat lelaki 3G. Lho lha iya, kok sekarang saya baru sadar, ternyata lelakilah yang harus berkaca dan malu pada Tuhan dan pada dirinya sendiri, lha wong selama ini dia yang nunut nggandol surganya perempuan…., Pakpo JS memang cerdik sekali dalam ber uthak uthik gathuk…, jangan2 wanita adalah makhluk pertama yang tepat di bawah Tuhan, sedang lelaki diciptakan sebagai pelengkap/pelindung/penjaga perempuan di dunia ini?….
Salam hakekat wanita,
Dewi
Joko Bodo
Juli 22nd, 2011 pada 11:59
@mbak Dewi Murni
namun jelas tidak diakui oleh kaum PRIA yang SEBENARNYA KEMAMPUAN seksualitasnya harus tergantung pada DURASI ALAT VITAL nya.
============
wah2 ini mah..TO THE POINT banget…
tolong di jabarkan mbak…maksud durasi itu apa ya? kulo boten ngartos ?
salam madu jagad
dewi
Juli 22nd, 2011 pada 20:51
@ Joko Bodo,
Alah, gayamu ko joko…, he he he!…, dan maaf saya nggak bisa menjelentarahkannya secara explisit lagi, karena itu hanya berupa konklusif logis alias hasil pengamatan secara logika kenyataan, dan menurut saya itu lebih baik di kembalikan ke individu masing2 (khususnya laki2). Tapi kalau mau tahu lebih detailnya tanya aja sama Mr. Fromm, si penulis bukunya. He he he…
Durasi vs Duracell…, ya semacam iklan batu batrei gitu deh. He he he…, rasanya bangga dan indah sekali menjadi seorang wanita, yang sumber kekuatannya tak pernah habis, ia akan terus menerus bersinar secara alami…, anda bisa melihatnya hanya dari sorotan matanya saja…
Salam indah alami,
Dewi
dewi
Juli 24th, 2011 pada 10:02
@ sederek sedoyo,
“Tanpa wanita di dunia ini, apalah arti harta dan kekayaan di dunia ini?”… ( Aristotle onnasis), si milyuner yang flamboyan ini begitu memanjakan wanita yang dicintainya, ia memuja wanitanya seperti layaknya seorang bidadari. Namun kepolosan dan kejujurannya telah di ‘manfaatkan’ oleh… (excuse me, madame)… ketamakan jackie janda kennedy, kerajaan bisnisnya, keluarga dan anak2nya berantakan karena si Aris lebih menuruti jackie dan anak2nya ketimbang anak2 kandungnya sendiri. Bukan itu saja, di usia yang senja, ia pun harus menerima sindiran bertubi2 dari pers, bahwa ia selayaknya dongeng pangeran berwajah tua kusut yang memperistri seorang princessa.
Pernyataan freud bahwa Energi terbesar manusia adalah energi yang berhubungan dengan seksualitas mungkin ada benarnya. Goda-menggoda-tergoda sepertinya trilogi ini yang melekat dan terus berkembang dari generasi ke generasi. Siapa yang menggoda, siapa yang digoda dan siapa yang tergoda?… bak lingkaran duniawi yang saling memanfaatkan.
Oh.. wanita dijajah pria sejak dulu… dijadikan perhiasan sangkar maduuuu…, namun ada kala pria tak berdaya… tekuk lutut di sudut kerling wanita…. (lagu sabda alam).
Salam rahayu,
Dewi
Mandi Madu
Juli 25th, 2011 pada 12:03
Wanita Ibarat Warangka..Pria Ibarat Kerisnya
Keris tanpa Warangka.. alangkah sepi nya ?
Warangka tanpa Keris…dimana karisma nya?
Saat Keris masuk ke dalam Warangka..itulah Sorga..
Saat Warangka masuk ke dalam Keris… itulah Garwa..
salam syurga
dewi
Juli 26th, 2011 pada 14:08
@ Mandi Madu,
inilah lagu syurga itu…
salam angin syuuuurr-ga,
dewi
Mandi Madu
Juli 26th, 2011 pada 14:32
mbakyu..apa benar kata orang wanita itu syurga dunia?
jika iya…betapa mulia nya menjadi seorang wanita?
dan betapa beruntungnya lucky2 yang mendapatkan wanita?
saya dilahirkan dengan keindahan..dan keindahan itulah yang melahirkan kehidupan..
sexual helaing ini pas untuk yang udah married ya?
kalo yang masih jomblo.., cuma bisa gigit jari?
salam madu-jagad
Kebo Ijo
Juli 26th, 2011 pada 14:48
salam nimas..
kirimannya hot banget kaya’ lahar gunung merapi..
sudah kodrat wanita kekasih pria,
bila keduanya sudah manggung rasa,
alam semesta `cuma penonton saja?
pria punya kekuatan, wanita punya keindahan..
orang bijak bilang: sepanas-panasnya neraka.. lebih panas ranjang syurga..?
wow, kuku nggk ya? bojo nggk nuntut sorga, tapi dikasih, ya diterima dong..
salam bo-jo
Bima
Juli 26th, 2011 pada 15:05
dibaca dulu buku sejarah nya…
siapa tau ada artikel baru..
tentang nasib wanita KE DEPAN…he he
dewi
Juli 26th, 2011 pada 17:00
@ Bima,
Mas bima Salam sakti eh salam kenal…
@ Mandi Madu,
Hey baby, wanita bukan saja surga dunia, tapi juga surga dunia akherat…, jadi jangan hanya bisa gigit jari. he he he…
@ Bo Jo,
Ups, rupanya njenengan bukan hanya ngintip tapi juga menikmati lagunya, saya jadi malu nih…, tapi saya senang jika masnya memberi respon yang positif. sengaja saya memilih lagu ini soalnya si mandi madu mengibaratkan wanita dan pria itu seperti keris dan warangkanya, itu tak ubahnya seperti sepasang peribaratan : sendok dan garpu eh, sendok dan piringnya, bulan dan bintangnya?, kembang dan kumbangnya, syair dan lagunya dsb… termasuk mandi madu dan mandi kembangnya … he he he…
Nah, saya to the point aja, kirim lagu blues klasik ini, saya suka suaranya yang serak2 basahhhh…, lagunya juga nge hits sepanjang jaman. Mohon di maafkan kalau kiriman lagunya ini terlalu vulgar, tapi janganlah melihat sesuatu itu dari sampulnya saja, tapi lihatlah isi yang ingin di sampaikan… he he he…
Konon kekuatan wanita terletak pada keindahannya…
Oh ya, mas kalau ada waktu, tolong mampir di ruang mimpi, saya pingin tau aja, makna mimpi saya itu artinya apa?… trims banget.
Salam manisnya surga,
Dewi
Bima
Juli 24th, 2011 pada 11:17
laki-laki adalah pemimpin…bukan pemimpi…he he…
dibuktikan dengan penciptaan yang lebih dulu…
ini adalah sunatullah…tunjuk kan akal mu…he he…
dewi
Juli 24th, 2011 pada 20:20
@ Bima,
Ternyata Memang benar apa yang dikatakan orang di seluruh dunia, bahwa ego laki2 itu selalu lebih besar dari pada ukuran kemaluanya…
Salam jadilah Pemimpin bagi dirimu sendiri,
Dewi
dhony
Juli 24th, 2011 pada 20:27
Ternyata Memang benar apa yang dikatakan orang di seluruh dunia, bahwa ego laki2 itu selalu lebih besar dari pada ukuran kemaluanya…
hahaha.. memangnya standar ukuran kemaluan pria yang ber ego tinngi berapa cm??
dewi
Juli 25th, 2011 pada 11:23
@ Dhony,
Salam kenal, berapapun ukuran cm nya, ego laki2 selalu lebih gedhe dari cm nya…he he he…
Salam jangan egois,
Dewi
dhony
Juli 25th, 2011 pada 13:01
ohw begitu yaaa..
hana kirei
Juli 24th, 2011 pada 20:42
kau mau main-main denganku don…….
dhony
Juli 24th, 2011 pada 20:44
muleeeeeeeeeeeeeees bangeeett!!!!
hana kirei
Juli 24th, 2011 pada 20:46
bangsat lu don.,………….pengecut…..
JS
Juli 24th, 2011 pada 20:50
Salam……hi..hi..hi…teman lama.berjumpa lagi……salam rahayu….
Bima
Juli 26th, 2011 pada 14:42
wah lupa di LOK…
apa lupa di block…he he…
salam JS…
hana kirei
Juli 24th, 2011 pada 20:48
woiiiiiiiiiiiiiiiiii don sudah aku bilang kalau kamu merasa jagoan dan mau sok-sokan di depanku, aku tunggu di pertemuan tiga lautan…………
mana nyalimu……………..aku tahu selama ini yang kau lakukan……………
hana kirei
Juli 24th, 2011 pada 20:49
berapa kali kau menyerangku selalu aku ampuni,,,,,,,,,,,,,,ga tau diri kau……………..
dhony
Juli 24th, 2011 pada 20:49
hahahahah
iya seh. kemaren aku bermimpi disuruh allah menemui perempuan di pelabuhan
tapi itukan dulu,
sekarang kan sudah beda zaman.
hana kirei
Juli 24th, 2011 pada 20:52
nah kan,,,,,memang sombong kamu don, tidak selevel aku mengurusi orang susah diatur macam kamu…..ingat woiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii….berkali kamu aku ampuni dan maafkan…….
tapi jangan belagu dan merasa sok jagoan…………….
hana kirei
Juli 24th, 2011 pada 20:51
memang kau selama ini meremehkan aku don, kalau aku diam memang aku takut kepadamu, kau aku ampuni tapi kau tidak tahu diri, dulu di blog xxxxx kau aku ajak bicara baik2 tapi lembut juga tidak berpengaruh buatmu……………..
maka aku katakan EGP buat kamu don…………………
dhony
Juli 24th, 2011 pada 20:53
semua isi otak dan hatimu itu aku tau..
kamu takutkan seperti temanmu… itu
saaaaaaaaaaakiiit rasanya…..
hahahahha
hana kirei
Juli 24th, 2011 pada 21:09
aku bukan SP, kalau kau pengen jadi SP, silahkan saja jadi SP aku tahu kau ini sangat berbakat jadi SP………aku dukung,,,,,,,,,,,,,,,,
sampaikan saja buat perempuan itu, aku bukan SP, semoga paham, aku tahu kau ini membawa pesan dari perempuan itu, sudah aku jawab……..
aku bukan SP, kau pun tahu aku ini bejat dan mesum, maka kalau sudah tahu SP itu pantang mesum dan bejat, kadang aku heran hahahahahahahahaha dengan kamu, sduah tahu aku ini bejat dan mesum masih menyangka aku ini SP……kamulah yang SP……. kamu yang alim dan sholeh, lebih baik kamu jadi SP………..
SP itu pribumi, aku bukan murni pribumi, jelas kan, aku beri kelembutan lagi buat kau sekarang sebagai kewajibanku dalam pergaulan sesama manusia…..itu saja dan jangan GR, lebih dan selanjutnya aku tidak mengurusi apa perkataanmu, semua sudah aku jelaskan, okey,….semoga paham……..
dhony
Juli 24th, 2011 pada 21:14
ga ngerti niih
tambah susah aja ngartiinnya maksud kamu itu
kamu kan bisa telepati..
kenapa ga telepati aja
hahahahahhahahah
dhony
Juli 24th, 2011 pada 20:51
berapa kali kau menyerangku selalu aku ampuni,,,,,,,,,,,,,,ga tau diri kau……………..
kalau aku benar2 ingin meyerang mu, mungkin udah lama kamu mampuss..
baok
Juli 25th, 2011 pada 12:36
salam oi…….
jika…sepasang monyet tidur…jadi buyut moyang ku…suuiit suwiwwww..oe..ooe..oooee
jika…buyut moyang ku tidur…jadi kakek dan nenek ku.
jika…kakek dan nenek tidur…jadi ayah dan bunda…
dan jika…ayah dan ibu tidur…jadi sebiji kepala yaitu si-baok tea….
sedangkan waktu si-baok yang tidur…ga jadi apa apa…yang jadi cuma iler dan beberapa pasang kecoak di bawah tempat tidur ku….hi.hi.hi.
dewi
Juli 26th, 2011 pada 13:57
@ Baok,
Kaciaaannn deh, udah tidurnya sendirian di temani kecoak lagi. Coba akang baok beli baygon ya sayang…, ntar pasti tidurnya nyenyak…, and kalau masih kesepian telpon aja si surti atau si TS, beres kan… he he he…
Oh ya, ini dewi dapet sms humor yang lucu untuk di sharingkan :
(*)Motivasi hari ini dari “dunia lain” : 1.belajarlah dr kuntilanak, sesulit apapun hidup tp selalu tertawa.=D 2.belajarlah dr tuyul, masih kecil tp dah bisa cr duit sendiri.({}) 3.belajarlah dr pocong, dr dulu bajunya itu2 aja, hidup sederhana..O:) 4.belajarlah dr babi ngepet, klo malem cuma pake lilin, hemat listrik..(y) 5.belajarlah dari jalangkung brangkat ngga dijemput pulang ngga diantar, hidup mandiri…
Salam biar Jombloh yang penting Mandiri,
Dewi
dewi
Juli 26th, 2011 pada 13:49
@ All,
Harta, tahta dan wanita, Ungkapan ini adalah kekerasan verbal yang sangat cerdas menjalankan hegemoninya. Namun begitu, Salah satu contoh Harta, tahta dan wanita/pria yang dimanifestasikan masyarakat dalam wujud nyata bisa kita temukan dalam bentuk ikatan pernikahan :
Kadang pembacaan secara kultural mengenai perkawinan berikut tata cara pelaksanaanya tidak dapat membuka selubung kesakralan yang umumnya dipuja orang, namun menyembunyikan motif lain yang dianggap vulgar dan profon, motif ekonomi dan seksual misalnya. contoh adalah lewat pernikahan yang suci dan sakral. Modus perkawinan yang sebenarnya juga mengandung aspek ekonomi dan sosial itu, berhasil digeser ke dimensi religius dan mitologis sehingga dua dimensi terakhir inilah yang tampak eksotik. Tidak pernah terungkap secara explicit adanya motif seksual dan motif ekonomi di belakang suatu perkawinan. Padahal siapa yang dapat membantah kalau modus suatu perkawinan juga termasuk kedalam dua hal itu?…
Apakah ini ada relativisme salah satu ciri masyarakat kita yang hipokrit dan hedonis? Atau masih adakah cinta yang tulus, suci dan sejati di dunia ini?…
Salam kasih,
Dewi
baok
Juli 26th, 2011 pada 14:05
salam…
dan belajarlah pada KARET jangan pada BESI…karena karet paham situasi…
Bima
Juli 26th, 2011 pada 14:21
he he…he he…he he…
lupa bahas artikel nya sendiri…(FFI style…)
makanya kalau nulis artikel… lebih bermanfaat yang KE DEPAN…he he…
alliendikit
Juli 26th, 2011 pada 14:31
hahahahahahaha…nah kan menunjukkan seberapa intelektual dan etik anda….
sudah jelas ini blog adalah blog kejawen bukan FFI,,,,,,,yang cari masalah itu kamu, sadar woiiiii baca baik2 di atas blog kejawen…….sampai kapan kau dan para temanmu akan menunjukkan kebodohan kalian, woiiiiii kalian dilihat di seluruh dunia…..
mau aku beri saran, bawa aja tema bahasan yang kau benci di blog ini bawa ke forum FFI tempat nongkrong anda, bukankah di sana sudah banyak lawan2 yang cocok setipe dengan anda….nah itu kalau anda benar cerdas bukan punya niat lain……sekedar pengen mendapat pujian dari dunia oh aku ini adalah pintar dalam debat…hah…..memalukan….
seluruh dunia melihat geli dan lucu……..
Bima
Juli 26th, 2011 pada 14:37
dicerna dulu mas…!
lupa bahas artikel nya sendiri…(FFI style…)
hanya yang satu ini…
he he…he he…he he…ciri khas…ciri khas…ciri khas…
hi hi hi
Juli 26th, 2011 pada 14:58
kejawen…kejawen…kejawen…
kejawen…kejawen…kejawen pak…
dek…beli kejawen nya satu…piro dek…
biasa pak…
dah siang murah donk…
kok ora ono berita baru dek…he he…he he…he he…(kesel abis…)
rosemary
Juli 29th, 2011 pada 07:08
ingin saya cerita dan minta pendapat anda apa yg terbaik untuk saya.
apa yg saya lakukan bila melihat sahabat saya selingkuh dgn suami orang?
saya punya teman ,pas kenalnya juga gak sengaja ditaman mainan anak2 disebuah taman.
aku dan dia lain suku,bangsa,dan bahasa, dia (singel) asli dari daratan china sana.
suaminya duda anak satu,istri terdahulunya juga berasal sama(daratan china)
pertemuan mereka terjadi dinegara siistri sendiri,dimana sang suami waktu itu bertugas bekerja dinegara sicew.
dgn berjalannya waktu mereka menikah dan siistri diboyong kenegara sicow.
dgn berjalanya waktu hari demi hari dilalui,sedikit demi sedikit terlihatlah sifat asli suami dan sifat asli mertua.
ternyata sisuami anak mama,manja tdk bisa hidup mandiri.
siistri setiap hari dirumah,masak nyuci baju buat mertua dan seisi keluarga ibarat pembantu dirumah,harinya tertekan dan sakit karena setiap hari dapat kata2 keji dari keluarga mereka.
ternyata mertua temen saya itu bukan orang baik2,terutama mertua cew… dia skerjanya begadang siang malam untuk main judi bersama teman2nya.suka makan jajanan dan minuman.
lambat laun siistri gak betah tinggal bersama mertua, diskusi bersama suami untuk ngontrak sendiri juga tdk diizinkan,mau tdk mau harus tgl disitu karena pernah suatu ketika pasangan kakek nenek (mertua)sakit dan harus minum ramuan yg direbus setiap harinya.
suatu hari sisuami dapat job tugas di Amerika,dan siistri ngaku dah gak tahan tgl bersama mertua, akhirnya diizinkan pisah dgn mertua tapi tgl dirumah adik iparnya bersama anak hasil pernikahan yg dulu, yg setiap bulan layaknya bayar kontrakan .
singkat cerita mereka tinggal dgn keluarga adik sisuami tersebut,
karena sisuami bekerja diluar negeri untuk sementara waktu.
lanjut cerita waktu terus berjalan dan sedikit demi sedikit mereka cekcok teman saya dgn adik iparnya,sampai waktu ketika mereka diusir dari rumah meraka sunguh malang anak dan ibu tersebut, walau ibu tiri tapi kasih sayangnya melebihi ibu asli. mereka membawa baju2 mereka dan keluar rumah dgn modal kendaraan saja,kunci rumah diminta pemiliknya, malam itu juga ibu dan anak diusir seketika,baju dalam kantong tas sampai bodol berceceran dijalan, dan pada waktu itu sedikit gerimis, untung ada pengendara mobil anak muda yg baik hati membantu mengangat barang2 mereka.
mereka binggung mau tgl dimana? sahabat dan kerabat tdk ada?
malam itu juga mereka menelfon saya,pas saya masih berkerja telfon tak terangat.
mereka setia menunggu dirumah tetangga saya sampai saya pulang,saya dan suami saya dgn senang hati memberi tumpangan,sampai dia menemekan jalan pokoknya.
akhirnya dia memutuskan mengontrak sendiri bersama anaknya,sambil menunggu suaminya pulang.
waktu terus berjalan suaminya pun pulang kenegeri tercinta,tapi masalah keluarga mereka tdk terpecahkan,sisuami tetap dgn pendirianya ngumpul dgn orunya sedang istrinya tdk mau! karena dalam pikiran suami bila ortunya meninggal dia pasti dapat warisan rumah tersebut(ngipi kaliaya? ) masih ada 2 saudara mereka,gak mungkin warisan jatuh ketangan dia sendiri.
namanya suami malas, tdk rajin nabung bahkan tabungan pun gak ada , sejak remaja ,dia suka foya2 ,judi mungkin keturunan dari darah ortunya.
sekarang suami istri tersebut pisah tempat tinggal,sedangkan anak kecil itu tinggal dan dirawat bersama ibu tirinya sampai saat ini.
kebutuhan makan sehari dan kontrakan ,temen saya dari hasil kerja dia sendiri dan biaya sekolah,pajak,asuransi anak tersebut dibiayaai pabaknya.
walau status suami istri tapi hubungan bukan layaknya sebagai suami istri lagi,pernah teman saya menanyakan akan dibawa kemana hubungan mereka,dan tujuananya apa sih menikahi dia?
sisuami menjawab: menikahinya dgn alasan tdk lebih menjadikanya dia layaknya sebagai pembatu rumah merawat ortunya waktu itu yg sakit2an.
mending pembatu yg dapat bayaran,sedang dia sepeser pun tdk!
alangkah geramnya teman saya tersebut! akhirnya dendam didalam hati dan merencanakan sesuatu.oh ya….yg bikin sakit lagi, suaminya menghabiskan uang yg ditabung siistri selama dia kerja diAmrik buat judi satu malam.
dgn berjalannya waktu, temen saya mulai kesepian dan tergoda mencari pacar!
dgn bertemu berkenalan dgn seseorang laki2 yg sudah beristri, beranak 2
umurnya sudah 54 tahun, aku pun tdk mengerti kapan dan bagaimana mereka bisa pacaran, kalau dia tdk cerita dan memperkenalkan keaku,aku pun kaget!
dan tdk tahu-menahu kenapa teman saya itu seperti itu.
aku sama temen saya itu jarang kontak karena sibuknya dgn masing2 aktivitas pekerjaan .
akhir2 ini ada waktu sengang, dia main kerumahku dan keluar jalan bareng dan memperkenalkan laki2 tersebut,aku kaget sebelumnya dia tdk jujur kalau laki2 itu masih status bersuamikan orang aku pun menyetujuinya,aku kira duda dan istrinya meningal.
memang laki2 tersebut kaya,dia pengusaha jual beli rumah, kata temen saya itu hubungan silaki-laki dgn istrinya baik2 saja,dan katanya istrinya cantik juga cuma katanya perutnya gendut.
saya sebagai teman sangat bersalah membiarkan hubungan mereka,yg makin hari,makin layaknya suami istri, apa yg harus saya perbuat ?
mereka masing2 punya pasangan sendiri2 dan mereka selingkuh
emang dasarnya teman saya itu matre suka duit, mungkin yg bikin laki2 itu suka karena kesepian dan pengen mencicipi wanita lain wajarkan orang berduit?
saya sendiri.
mereka suka jalan bareng,renang bareng,mungkin betar lagi tidur bareng?
kendaraan sudah dibelikan,uang buat jajan sekitar 30 juta sudah diterima,dan sekarang mau membelikan rumah buat temen saya supaya tdk ngontrak lagi.
saya berusaha menasehati dia,dgn ajaran agama yg saya anut, tapi karena saya dan dia lain kepercayaaan jadi susah dianya mengerti!
agamanya dia bukan,islam,kristen,hindu,budha kayaknya agama kepercayaan ,
dia tdk percaya ada hari pembalasan setelah kita mati nanti, perasaan dia terbudak oleh uang, uang no.1 uang segalanya,tujuan hidupnya mengutamakan uang. sifat iman orang berbeda-beda dia pernah aborsi dgn pacarnya dulu waktu masih status singel, kata dia aborsi itu legal.
saya tdk percaya dgn apa yg dia pernah lakuan,karena dia sangat sayang dan sangat baik dalam mendidik anak tirinya.
apakah ini sudah jalan hidup dia, dimana wanita baik akan mendapat jodoh laki2 baik,dan sebaliknya.
pernikahan tak akan langgeng bila motif tujuanya adalah uang, dimana kebanyakan wanita2 dari daratan china sana suka uang,mereka menghalalkan cara hanya karena uang.
sayang sekali karena untuk uang mereka merelakan berzina,melacurkan diri demi harta yg gak sampai dibawa mati.
uang juga penting,dan kita pasti butuh tapi kalau diperbudak uang itu namanya nista.
kadang saya berpikir? kenapa saya dipertemukan orang seperti dia…?
sifat saya dan dia jauh2 berbeda, saya dan suami saya sangat2 harmonis dan bahagia,kali saling membahu membagun rumahtangga dari nol sampai sekarang.kunci kami saling menerima kekurangan masing2 apa adanya.
tdk mengutamakan uang sebagai kunci kebahagiaan rumahtangga.
sabat2 semua,dan pemilik blog ini pak sabda yg terhormat,apa? pendapat kalian ,apa saya harus menjahui dan menjaga jarak bergaul dgn teman saya tersebut supaya tdk salah gaul.
dewi
Juli 29th, 2011 pada 22:04
@ Yth Ibu Rosemary,
Terima kasih dan salam kenal, nama yang cantik, seperti mediteranian spice or a fragance flower…
Membaca berbagai fragmen tentang kisah kehidupan rumah tangga seperti tak ada habisnya ya bu?.. kalau saya jadi ibu, mungkin juga akan kecewa dan sebal lihat perilaku teman kita yang sudah susah hidupnya dia malah menambah kesusahan bagi orang lain saja. Di sisi lain kita sangat kasihan karena ketidak beruntungan hidupnya yang di perlakukan suaminya tak ubahnya seperti budak dalam keluarga, di sisi lain dia menjadi apatis dan tidak takut lagi dengan karma/dosa. Menjadi penganut kepercayaan bukan berarti tidak takut karma, bahkan seorang atheispun yang lurus dan bijaksana jalan pikiranya tidak akan berbuat yang demikian. Jadi ini bukan semata2 karena agama/ kepercayaan/ atheis yang di anutnya, tapi lebih ke pola sikap hidup, bagaimana dia menyikapi hidupnya yang selalu susah dan menderita lahir batin…
Kalau tentang perselingkuhan, tidak tidak adil rasanya kalau hanya menyalahkan si wanitanya saja (teman karib ibu), sekalipun ia mendapatkan materi dari selingkuhanya, si laki2 itu juga bersalah, apalagi dia melakukanyadengan sadar, sesadar-sadarnya, bahwa ia memang berniat bermain di belakang istrinya/ serong/ selingkuh.
Sebetulnya perbuatan selingkuh tidak hanya di lakukan oleh manusia saja, tapi juga makhluk hidup lainya, yaitu hewan , seperti: ada spesies burung tertentu, yang pejantanya begitu setia, namun betinanya yang suka selingkuh. Lalu ada si anjing laut yang suka meniduri betinanya kalau musim kawin saja, dan sekali musim kawin dia bisa berinteraksi dengan puluhan/ratusan betina, tentu saja setelah ia menguasai medan perang dengan para pejantan lainya terlebih dahulu. lalu si Raja singa yang doyan poligami, si betina yang cari mangsa/makan, dia yang malas2an dan hanya makan dari hasil jerih payah sang betina saja.
Sementara itu menurut legenda dewa-dewi kuno, yaitu mitologi dewa yunani kuno serta kitab hindu brahmana yang merupakan gambaran yang sangat terkenal adalah : goda-menggoda istri/suami orang itu bukan hanya di lakukan oleh manusia saja, tapi bahkan para dewa2 kahyangan melakukanya. Percintaan dewa2 , dikisahkan mereka lebih menyukai wanita2 bumi, dan salah satu tipuan kesukaan mereka adalah dengan membujuk penghuni dunia yang cantik2 dengan menyamar sebagai suami mereka. dan dewa Zeus sangat menyukai permainan ini. Juga Indra sebagai raja para dewa dalam budaya hindu awal memiliki kegemaran yang sama, bukan karena kelesuanya ataupun kelompok bidadari yang cantik2 ini yang menyebabkannya tertahan dari hiburan ini, tetapi berkat keyakinan yang penuh dari istrinya, Indrani. Ketidak moralan ilahi ini akan tampak di mana saja dan menggunakan penyamaran yang kebanyakan mungkin membuat para bidadari cantik ini menyerahkan daya pikatnya kepadanya. Tapi ini bukan berarti bahwa semua wanita dengan mudah tertipu sekalipun dengan berkedok kitab suci keagamaan. Di sini dewa indra bukanlah contoh yang baik untuk di ikuti manusia. Dan akibatnya kita di beritahu, bahwa perbuatan menggoda istri orang semacam ini telah melanda seluruh dunia. Literatur eropa abad pertengahan, terutama Decameron dari boccacio menyatakan bahwa “ Manusia tidak mampu memamakai penyamaran para dewa untuk mendapatkan kesenangan para dewa dalam menggunakan penyamaran manusia”.
Kembali ke permasalahan teman karib ibu, yang ibu bisa lakukan adalah tetap menyayanginya sebagai teman, tapi bukan berarti mendukung perbuatanya, tapi membimbingnya, nasehati dia dan kalau dia lebih memilih tetap melanjutkan hubungan dengan suami orang, ingatkan dia bahwa hidup itu adalah pilihan, seperti halnya dia dulu lebih memilih menggugurkan janinnya, maka dia menerima karmanya, dimana di dalam kehidupan rumah tangganya dia menjadi bulan2an nasib yang tidak mujur. Itu seperti halnya jika ia lebih memilih laki2 tsb, maka di kehidupan tuanya nanti akan lebih berat lagi cobaan karmanya. Dan si lelaki mantan suaminya yang doyan judi serta tak pernah ngurusi istri/keluarga nanti juga akan mendapat balasan setimpal, ini hanya masalah waktu saja, serta laki2 pasangan selingkuhanya yang berdosa pada istrinya. Karena roda kehidupan karma akan selalu berputar. Sungguh Tuham maha melihat perbuatan makhluknya.
Coba ibu kalau berdo`a/ meditasi, sertakan dia dalam do`a ibu, do`a ibu yang ibu panjatkan dengan tulus akan memancarkan kasihNYA, sehingga teman karib ibu itu nantinya akan lebih mendengarkan nasehat ibu ketimbang bujukan suami orang atau rayuan materi duniawi. Apapun agama/ kepercayaan seseorang bahkan orang yang tidak beragama sekalipun (Atheis), akan selalu di dengar oleh NYA, karena hanya Dia yanga maha mengetahui dan maha mengabulkan doa semua makhluknya. bukan agamanya yang di lihat tapi apa yang ada dalam hatilah yang di lihat dan di dengar oleh NYA.
Semoga apa yang saya sampaikan dapat membantu ibu dengan teman karib anda dalam mengatasi permasalahan dilema batin ibu… “mengapa ibu di pertemukan orang semacam ini?”… bukan tidak mungkin ibu adalah kekasih pilihan Tuhan yang di tunjuk oleh Tuhan untuk membimbing jalan teman anda….
Dan semoga ibu, suami dan keluarga selalu dalam keadaan baik dan berbahagia serta selalu di limpahi kasih dan berkah NYA.
Salam rahayu,
Dewi
dewi
Juli 31st, 2011 pada 22:27
@ Yth Ibu Rosemary,
Maaf bu, saya ingin mengoreksi tulisan saya yang di atas, yaitu : … Tapi ini bukan berarti bahwa semua wanita dengan mudah tertipu sekalipun dengan ‘berkedok kitab suci keagamaan’… Maksut saya adalah :… tidak semua wanita dengan mudah tertipu oleh ‘kebebasan berpikir secara keagamaan ini’.
Terima kasih dan salam sayang,
Dewi
Zeus
Agustus 1st, 2011 pada 15:27
@Rosemary
mnrt saya lebih baik anda menjaga jarak dengan teman anda, karena sebagaimana tabiat baik, tabiat buruk pun dapat menular, bersikap eling dan waspada, jangan sampai pengaruh buruknya mempengaruhi kebahaagiaan keluarga anda
soal teman anda, biarlah alam yang mendidiknya, alam yang dipenuhi rumus rumus kebijaksanaan telah menyediakan karma yang lengkap bagi manusia.
@Dewi
Setiap kali Zeus memilih wanita yang akan jadi istrinya, tentu bukan wanita sembarangan, asal comot dipasar, tapi adalah wanita pilihan, baik dari bangsa manusia dan bangsa bidadari/dewi. Setiap Zeus menitipkan benih kepada seorang wanita, tentu bayi yang dilahirkannya akan membawa misi sangat penting (lihat perseus dalam clash of titans). Wanita yang mengandung benih Zeus, dan jadi Ibu seorang pahlawan..juga akan mendapat “karma”, kebajikan yang berlimpah di kehidupan berikutnya.
Dalam sejarah pewayangan, Pandu yang dikutuk oleh seorang Resi karena memanah rusa yang sedang bercinta, tidak bisa memberikan keturunan anak. Setelah merenung dan akhirnya pasrah lalu Pandu minta Dewi Kunti mencoba ajian Ilmu Adityarhedaya mendatangkan Dewa. Dewi Kunti akhirnya menggunakan aji Kunti ya tentu saja mau dong, sudah lama kesepian karena kutukan itu eh diberi kesempatan “outsourcing”, Dewa lagi … langsung saja Dewa Dharma, Bayu dan Indra yang dipanggil bergiliran setahun sekali dan Yudistira, Bima serta Arjuna akhirnya lahir.
Karena jasa “outsourcing” dari para dewa ini, sejarah bharata yudha, pun bisa digelar..
dewi
Agustus 1st, 2011 pada 22:25
@ Zeus,
Waduh, ada dewa zeus turun ke bumi, mati aku…, ini pasti kelakuan dewa wisnu yang mbisikin zeus untuk menjewer kuping saya…, Ampun ndoro…, saya takut dengan Petir penjenengan yang … menyambar-nyambar jantung hati ini ! … hi hi hi….
Tapi Terima kasih sudah mau menyapa saya…
Tentang kisah dewa zeus, beliau nggak asal comot wanita? Apalagi nyomot di pasar ?… hmmm, emangnya kita tahu kejadian di TKP he he he…, mungkin juga sih, tapi zeus terkenal penuh muslihat untuk mendapatkan para wanitanya, termasuk dewi Hera, adik kandungnya sendiri yang di jadiin teman kopulasi/istri, awalnya si hera ngotot nggak mau, tapi si kakak tak pantang menyerah dan penuh berbagai trik untuk mendapatkanya, dia menyamar menjadi burung tekukur, ketika Hera melihat burung tersebut, dia mendekatkan burung tersebut ke dadanya, saat itulah Zeus berubah kembali dan memperkosa Hera. Untuk menutupi rasa malunya, Hera pun menikahi Zeus. Dari Hera, Zeus menjadi ayah dari Ares, Hebe, Hefaistos, Ilithyia dan Eris.
Ahhh, itu kan hanya mitos dan legenda, kalau di kenyataan, ngapain juga nikah sama kakaknya sendiri, yang sudah memeperkosanya lagi??…. coba kalau waktu itu ada keadilan dan hukum, harusnya dewi hera melaporkan kasusnya pada yang berwajiiiibek…
Tentang Dewi Kunti, beliau adalah simbol kasih sayang, ia berwatak penuh belas kasih, setia dan wingit, suka mendalami ilmu2 kejiwaan/ kebatinan. Ia menikah 2x, dengan prabu pandu, raja negara astina dan bathara surya, akibat salah merapal mantra he he he…, Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan menididik semua anak2nya begitupun juga kepada anak tirinya….
Hmmm, legenda yang cantik , tapi kalau di alam nyata, semua wanita/ perempuan pada dasarnya memang mempunyai karakter seorang dewi kunti, karena semua wanita di bumi ini adalah ibu dari segala kaum umat manusia, mau anak sendiri atau tiri atau tetangga atau beda suku bangsa, dsb, ia akan selalu tersentuh untuk selalu menyayangi, it`s natural, itu sudah sifat alaminya, karena ia memiliki ‘maternal instink’, insting keibuan…, mau yang udah menikah atau bujang, yang udah pernah melahirkan atau belum itu tidak mempengaruhi kapasitas insting keibuanya.
Dan sisi keibuan ini ternyata juga bukan monopoli wanita saja, kaum pria juga punya, hanya kapasitasnya tidak sebesar kaum wanita. Sebaliknya Sifat maskulin juga bisa terdapat di kaum wanita, hanya kadarnya saja yang tidak sebesar kaum laki2. Laki2 dan wanita di dunia ini sudah membawa gen komplit, akibat dari kopulasi ayah, yang mewarisi gen maskulin dan ibu, yang mewarisi gen feminin. Lalu terakhir jumlah kromosom gen nya masing2 lah yang akan menentukan apakah dia laki2 atau perempuan.
http://www.fertitest.co.id/kromosom/1/index.html
Salam mesraaahhh….,
Dewi
rosemary
Agustus 2nd, 2011 pada 01:54
mbak dewi dan mas zeus makasih bayak2 atas nasehatnya,salam persahabat selalu saya juga gak percaya dipertemukan dgn orang2 salah jalan seperti teman saya itu.
moga buat pelajaran hidup saya dan dapat bisa membedakan mana yg baik dan mana yg tdk.
kemaren aku juga ketemu dia, dan tak bilangi ,kalau sepinter2nya selingkuh tetep aja nanti pasangan mereka tahu masing2, apalagi anak kecil yg selalu bersama dia suatu saat bilang sama bapaknya,kalau ibunya selingkuh!
aku juga heran dgn teman saya itu,kenapa? aib keluarga dia disebar keorang2,setiap orang yg dikenalnya diceritain kehidupanya.aku juga tdk tahu apa mau,dan maksudnya?
setiap keluarga dgn pasangan pasti punya masalah masing2,dan bagaimana kita menyikapinya saja.
bukanya aib, keluarga sebaiknya kita pendam dan tdk boleh menceritakan kesiapa saja, kecuali benar2 butuh orang menolong kita.
saya juga gak pernah menceritakan masalah keluarga saya kepada dia,kecuali kalau yg cerita manis2 saja.
saya tahu persis sifat dia suka mencampuri masalah orang,pernah suatu hari aku menceritakan kedia kalau kami akan membeli rumah baru dari yg selama ini ngontrak! tapi suami saya blm bisa menemukan dan memastikan lokasi yg tepat.aku dan suami masih menunggu yg tepat rencana pun masing ngantung.
dan suatu hari temen saya nebitipkan anaknya keaku hari minggu karena dianya kerja akunya libur.
pas malam dia jemput anaknya,dia duduk bersama kami sekeluarga,dan denger bincang2 saya dan suami,aku pengen beli kulkas kataku karena kulkas lama sudah agak rusak,suamiku jawab bulan depan aja!, dianya ikut nimbrung gak usah beli2 barang nanti aja kalau punya rumah sendiri katanya.
dan suatu hari dia membujuk2 suami saya beli rumah lewat pacarnya itu,suami saya cuma jawab belum cukup uang gitu aja,tdk cuma sekali berkali2 temen saya itu membujuk2 kami beli rumah sampai2 bahasanya agak memojokan kami berdua.
aku dan suamiku sangat heran dgn sikap dia,aku aja yg istrinya yg menikah hampir 7 th tdk pernah meminta-minta apalagi mendesak suami saya untuk beli sesuatu apalagi rumah. saya lebih bahagia dan seneng kalau bisa mencari duit sendiri tdk mengantung dgn gaji suami,saya sangat malu sendiri bila mengantungkan diri ini kesuami. supaya tdk salah paham aku bicara pada suamiku supaya jgn mencerna apa omongan teman saya itu,bisa2 keluarga kami bisa goyang dgn masuknya dia kelingkungn saya.
apalagi sekarang dia mulai berani membawa pacarnya kerumahku berbicara dgn suamiku masalah rumah .kami santai saja dan dgn senyum2 dan masih pura2 ramah dgn mereka,padahal kami eneg bgt dgn mereka……
dewi
Agustus 2nd, 2011 pada 09:17
@ Rosemary,
Selamat pagi bu, saya membaca cerita ibu tentang teman ibu itu…., ternyata selain sial hidupnya, orangnya juga ‘resek’, sifat ibu yang ramah dan bersahabat ternyata dimanfaatkan oleh kawan ibu, membuat dia dan pacarnya semakin menjadi-jadi tidak sopannya dan ikut campur dalam urusan privasi keluarga anda. coba ibu belajar lebih ‘assertif’ lagi pada teman ibu yang ‘ember’ itu (maksutnya mulutnya kayak ember yang suka menceritakan aib dia/ orang lain)…
Perilaku aserif merupakan perilaku seseorang dalam mempertahankan hak pribadi serta mampu mengekspresikan pikiran, perasaan, dan keyakinan secara langsung dan jujur dengan cara yang tepat. orang yang memiliki tingkah laku atau perilaku asertif adalah orang yang berpendapat dari oroentasi dari dalam, memiliki kepercayan diri yang baik, dapat mengungkapkan pendapat dan ekspresi yang sebenarnya tanpa rasa takut dan berkomunikasi dengan orang lain secara lancar. Sebaliknya orang yang kurang asertif adalah mereka yang memiliki ciri terlalu mudah mengalah/ lemah, mudah tersinggung, cemas, kurang yakin pada diri sendiri, sukar mengadakan komunikasi dengan orang lain, dan tidak bebas mengemukakan masalah atau hal yang telah dikemukakan.
Menyayangi teman bukan berarti tidak tegas dan hanya pasif, untuk saat ini yang terbaik adalah ibu harus lebih menyayangi diri ibu sendiri lalu suami/keluarga. Anda berhak mempertahankan hak pribadi ibu, bicara terus terang atas ketidaknyamanan ibu atas kehadirannya dan pacarnya itu di rumah ibu, kalau mereka berdua tak memiliki ‘behaviour’ atau tata krama/ sopan santun. Diskusikan dengan suami ibu untuk sama2 bisa asertif, Lebih mudahnya, kalau mereka mau berkunjung ke rumah ibu, katakan tidak ada waktu (untuk mendengarkan ocehan mereka) atau tidak minggu2 ini dsb, kalau terpaksa mereka berkunjung, terima aja di ruang tamu atau teras rumah, nggak usah masuk2 rumah, bicara yang sekedarnya aja, kalau dia tanya ini itu, bilang aja, ‘maaf, itu bukan urusan anda’, kalau dia masih suka curhat, dengarkan saja, sampai ibu tahu di mana batas kebosanan itu lalu katakan ‘maaf, saya rasa saya sudah cukup mendengar ungkapan anda selama ini’.
Saya rasa pelajaran berharga yang ibu bisa petik dari mengapa anda di pertemukan orang2 semacam ini adalah ibu harus bisa lebih assertif dan harus lebih Menyayangi diri ibu dan keluarga. Semoga ibu dan suami selalu berbahagia dan berlimpah rejekinya. Baik rejeki berupa material maupun non material: spirit dan spiritual.
Salam sayang,
Dewi
Zeus
Agustus 2nd, 2011 pada 09:36
@RoseMary
benar kan kata saya, salam eling waspada..
@Dewi
Waduh, ada dewa zeus turun ke bumi, mati aku…, ini pasti kelakuan dewa wisnu yang mbisikin zeus untuk menjewer kuping saya…, Ampun ndoro…, saya takut dengan Petir penjenengan yang … menyambar-nyambar jantung hati ini ! … hi hi hi….
—————–
jeng, saya memang bawa petir, petir cinta ? saya datang bukan untuk jewer loh..
terus terang hera memang jodoh saya jeng, jadi mau nggk mau harus mau ?(maksa ni?)
salam petir
dewi
Agustus 2nd, 2011 pada 21:09
@ Zeus,
Halaaaah…., nggak usah maksa gitu…., kalau bisa saling ‘kerja sama’ kan nggak perlu ‘kerja paksa’ … hi hi hi…
salam jodoh2 an,
dewi
rosemary
Agustus 2nd, 2011 pada 02:03
mbak dewi dapat salam mesra dari mas zeus tuh…. xixixixiixixix
buat pak sabda salam sejahtera selallu.
dewi
Agustus 2nd, 2011 pada 09:42
@ Rosemary xixixixixix,
mbak dewi dapat salam mesra dari mas zeus tuh…. He he he…. kayaknya yang kirim salam mesra duluan saya bu, tapi kalau dewa zeus, si dewa petir kirm salam mesra juga…. saya hanya bisa berkata …. Ambooooyyyy Asyiknya …. xik axik axik ! … he he he….
ya saya kirim salam juga buat Ki Sabda, salam kangen, yang lama tidak online untuk menyapa penggemar2nya…
salam manis,
dewi
Zeus
Agustus 2nd, 2011 pada 09:51
@Rosemary
mbak, saya juga punya temen namanya Rosebrand, kenal nggk?
saya biasanya kirim petir sih, paket pos kilat?
tp kalo dibilang saya kirim mesrah mungkin itu tersirat dalam petir saya ?
rosemary
Agustus 3rd, 2011 pada 14:39
wkwkkwkwkkwk
mbak dewi dan mas zeus kocak abis..
ngakak guling2 deh bacanya.
om zeus aku pesen petir goreng ada gak?
kalau ada paketin 2 box ya?
Rosebrand itu kembaran saya ,jadi jgn selingkuh dgn Rosebrand ya?
dewi
Agustus 3rd, 2011 pada 22:32
@ Rosemary,
What???!!!!…. ternyata si Zeus udah punya bini??!! Siapa namanya jeng….?? Nyonya Petirwati????….
Tak kusangka tak kuduga ternyata selama ini yang ku kira Zeus itu masih perjaka tong-tong ternyata memang udah ber-joko…, alias jokondo-kondo???….Oalah nasib2….
untungnya, selama ini saya belum pernah mencicipi petir gorengnya… kwkwkwkwk…
Salam… hiks,
Dewi
JS
Agustus 3rd, 2011 pada 16:38
Hi..hi.hi…banyak dalang…..banyak dewa,……
rosemary
Agustus 4th, 2011 pada 01:57
@ JS
gak takut kena petir apa?
main dalang2an,apalagi disini byk dewa=dewa 19 wkwkwkwk
jeng dewi sizeus lagi monyong bibirnya,nyiapin petir buat nyambar jeng dewi wkwkwkwk( moga kena ya)
kok jadi oot sih?
rosemary
Agustus 4th, 2011 pada 02:00
moga pak sabda yg punya blok gak marah,karena roomnya buat chating begini!
ngomong2 paksabda kemana ya?
apa lagi semedi untuk pemilihan pilpres 2014 nanti.
JS
Agustus 4th, 2011 pada 02:26
Pak Sabdo lagi nyiapin petir…….kik..kuk….
ABR
Agustus 7th, 2011 pada 00:45
Bangsa kambing, yang paling doyan kawin.
Bangsa kambing, yang bisa diadu satu dg yg lain.
Sayangnya, aku juga anak kambing.
Suarakupun masih suara kambing,
bangsakupun tetap menganggapku kambing.
Meski telah dididik untuk tidak jadi kambing.
dewi
Agustus 7th, 2011 pada 09:17
@ ABR (Anak Baru Resek?),
Siapa kambingnya mas? Njenengan?… he he he…
kalau anda tak bisa ‘meresapi’ tulisan yang di atas, lebih baik ‘mereskambing’ aja…
ya, apa boleh baut?…
salam anty adu domba-kambing,
dewi
joko
Agustus 7th, 2011 pada 11:52
salam kenal kagem ki sabdo,,sebenarny saya hoby membaca atau apa saja yang menyangkut masalah gaib atau hal supranatural,dulu (almrhm)bpk saya adalah orang pintar,sblm bpk saya meninggal dulu saya masih kecil,skrng sudah besar baru saya tertarik tengtang dunia supranatural,dulu tahun 2002 saya prnah di tramfer ilmu jarak jauh oleh seorang paranormal kondang di indonesia,tp reaksi ilmunya cuma bberapa tahun saja,yang jadi presoalanya apakah saya ini nggak ada bakat atau keampuhan ilmunya cuma segitu,jujur saja aku orangnya agak penakut.mohon penjelasanya dari ki sabdo…
gretongan
September 28th, 2011 pada 12:30
hheee,,, ,,
ceko
Desember 11th, 2011 pada 01:04
bacaan komen……pada asikkkkkkkkkkkk……kalau kita pilih ilmu pada dapat semua kata sepenguruan paduka sukarno ……salam rahayu….
Dewi
Desember 12th, 2011 pada 21:28
@ Sedoyo,
Ini ada pepeling dan Wewaler tentang harta, tahta dan wanita dari pujangga Ronggowarsito, bukan Ronggowarsidi lho ya…
1.bandha iku perlu nanging aja diumuk-umukake, drajat lan pangkat iku perlu, aja di pamer-pamerake, jalaran biso mblesedake awak dhewe.
Harta itu penting tapi jangan di pamer2kan, drajat dan pangkat itu di butuhkan, tetapi juga jangan di pamerkan, karena bisa membuat diri sendiri jatuh.
2.aja melik darbeging liyan, marga rebutan rajabrana lan wanita iku bisa gawe congkrahing para sujana lan gawe nisthaning ati.
Jangan berhasrat memiliki kepunyaan orang lain, karena berebut harta dan wanita itu bisa membuat perselisihan para orang pandai dan menistakan hati.
3.aja seneng mameraken bandha lan ngegungake pangkat, sebab bandha bisa lungo, drajat/pangkat bisa oncat.
Jangan suka pamer kekayaan dan menyombonkan derajat dan pangkat, harta bisa sirna, derajat/ pangkat bisa hilang.
4.aja seneng marang wong kang nguja hawa napsu marga akeh bandhane, jalaran bandha mau bisa gawe ciloko amargo durung mesthi bandha kang resik.
Jangan menyukai orang yang suka ber foya2 karena kelebihan harta, sebab belum tentu harta yang di pakai ber senang2 itu belum tentu harta yang bersih.
Salam rahayu,
Dewi
oa
Januari 23rd, 2012 pada 00:15
kodrat/takdir mboten wonten ingkang saget ngrubah.
wong lanang mekaten kodrate.
wanito inggih mekaten kodradipun.
sedoyo sampun wonten jatahipun piambak-piambak saking GUSTI.
mangkane ojo protes marang seng KUASA.
harta, tahta, wanita memeng sering jadi godaan laki2.
tetapi jika bisa mengendalikan akan jadi nikmat.
dan juga menjadi sarana menuju surga…
tapi klo tidak bisa mengendalikan akan menjadi sengsara dan juga sarana ke neraka ..
dan begitu juga sebaliknya kepada wanita.
Tommy Yuliawan Budi
Februari 24th, 2012 pada 00:05
Ki permisi numpang tanya nii..
saya orang jawa asli tapi tidak bisa bicara bahasa krama, jadi lebih sopannya saya menggunakan bahasa Indonesia saja ya Ki..
jadi gini Ki, sekarang saya sedang menjalani tugas akhir kuliah, kebetulan saya kuliah Jurusan Sendratasik (seni drama, tari, dan musik) tapi prodi saya Musik,, di UNESA (Uiversita Negeri Surabaya)
Naaah.. tugas akhir saya sekarang menciptakan sebuah karya musik, kebetulan konsep pagelaran karya saya ini bentuknya vokal grup acapella (male choir) dengan mengangkat tema yang intinya menceritakan tentang “Harta, Tahta, Wanita”..
yang ingin saya tanyakan Ki, apa benar pepatah tersebut berasal dari tanah Jawa..?? lalu jika benar siapakah penciptanya Ki..??
Jika Ki Sabda mengerti, mohon bantuannya ya Ki, terima kasih banyak..
Ki Agung Gledek Sayuto
Mei 25th, 2012 pada 15:07
“paringane gatotkaca sejuta”. orang yang mengerti tentu akan tahu apa maksud “warisan” yaitu ia bukanlah aji bolosewu, bukan uang yang banyak, dan bukan pula keilmuan formal yang dipelajari disekolah ala guntur baladewa surojoyo.
guntur.. guntur… kasihan kamu. paringane gatotkaca sayuto artinya ada yang meninggal lalu keturunannya diwarisi berjuta-juta jin dan makhluk halus yang kebersamaan dengan mereka ini menghasilkan ilmu yang disebut Satujuta Gatotkaca.
Tidak percaya tanya saja roh Rishi Drona, yang telah mewariskan itu pada saya. beliau berkata, “saya tidak punya pewaris soalnya.” silakan tanya saja jika tidak percaya.
Selain dari itu, saya juga memiliki baju antakusumo versi modern, yaitu seperti film Iron Man. Tapi baju ini harus dibeli dengan wirid yang sangat banyak sekali, sampai-sampai saya disebut, “tetunggule zikir”, kerjaannya wirid melulu.
dan ini memang harus, kenapa, (saya mengirimkan pesan telepati pada paranormal yang mengerti). beberapa hari lalu seperti terasa bentukan energy potongan-potongan baju super ditangan dan kaki saya. dan tadi malam. mungkin karena sudah bertahun-tahun saya berzikir, dikepala saya terbentuk seperti helm robot dengan telinga super.
pada saat saya berubah nanti, ditempat lain seorang wanita juga akan berubah menjadi polisi robot. itulah shakti saya yang akan menemani saya menyebarkan Agama Buddhi.
hahahaha guntur… guntur… warisannya gatotkaca sejuta, lebih dari sekedar belajar ini dan itu. hahaha hahaha.
Ki Agung Gledek Sayuto
Mei 25th, 2012 pada 15:11
Tidak percuma saya dalam musarar jayabaya disebut “tunjung putih pundak sinumpet. hahaha sabdo langit… tidakkah engkah malu melihat temanmu panji trisula yang memakai topeng monyet di youtube dengan nama super joko pingit, agar kelihatan mirip saya yang bertopeng robot. tidakkah engkah malu.
hahaha hahahaha
Ki Agung Gledek Sayuto
Mei 25th, 2012 pada 15:29
atau memang seperti itulah baju antakusumo itu, memandang bahwa diperang kurusetra dulu mendapat dari alien. cuma gara-gara muslim lah kita mengira anatakusumo adalah rajah arab lalu dibuat baju. itu juga pernah saya beli dulu di stand paranormal sewaktu saya masih muslim.
talipinggang rajah arab pun punya saya. saya banyak duit. jimat mahal saya beli.
sekarang tidak perlu lagi saya sejak jadi SP.
Ki Agung Gledek Sayuto
Mei 25th, 2012 pada 15:30
muslim memang sering merusak.
- yudistira disebut punya jimat kalimasodo (kalimat syahadat).
- cincin sulaiman adalah rajah arab.
- baju antakusumo adalah rajah arab.
semua mau dijajah arab. SEKARANG GILIRAN KALIAN DIJAJAH ISRAEL.
Ki Agung Gledek Sayuto
Mei 25th, 2012 pada 15:31
kalian akan melihat segala yang serba israel dalam waktu dekat. itulah pembalasan bagi kalian yang telah menodai tanah jawa dengan bau arab.
Ki Agung Gledek Sayuto
Mei 25th, 2012 pada 15:33
sampai jumpa dilain waktu.