Khitan atau sunat merupakan suatu tradisi, yaitu dengan cara memotong kulup (kulit luar kelamin laki-laki). Pemotongan kulup ini bertujuan agar penis menjadi bersih dan kotoran yang keluar dari saluran kemih tidak terhambat. Pada laki-laki, kulup ini sering menghambat kebersihan, karena kotoran air seni sering menempel pada kulup terutama pada bagian dala kulup dan sering menimbulkan infeksi. Nah dengan melakukan sunat maka penis menjadi lebih bersih, sehingga menjadi ‘wajib’ bagi seorang laki-laki.

Pertanyaannya, apakah anak perempuan harus dikhitan (disunat) sama seperti anak laki-laki? Bahayanya apa jika tidak dikhitan?

Monggo, para pembaca yang budiman, silahkan berbagi pandangan.

Asah asih asuh