SELUK BELUK HUKUM KARMA

             Para pembaca yang budiman, tulisan ini merupakan rangkuman dari rangkaian pengalaman lahir maupun batin. Serta hasil asah asih asuh dalam setiap kesempatan diskusi di berbagai acara, misalnya kumpul-kumpul bersama di manapun berada. Perdebatan tentang hukum karma sudah berlangsung sejak ribuan tahun yang lalu. Antara yang mempercayainya ada, yang meragukannya, yang belum paham samasekali, maupun yang tidak mempercayai. Sebelum melanjutkan tulisan berikut, seyogyanya kita berusaha memahami terlebih dahulu apa itu hukum karma. Dari berbagai keterangan yang ada, setidaknya dapat disimpulkan bahwa hukum karma atau karma sepadan dengan apa yang di maksud hukum timbal balik. Dalam falsafah Jawa senada pula dengan apa yang dimaksud hukum sebab akibat. Dalam literatur Barat, dikenal dengan istilah hukum kausalitas. Apakah hukum karma yang sedemikian menghebohkan dunia spiritual, filsafat, ilmu pengetahuan, sains dan teknologi ini kemudian layak dianggap tidak ada sama sekali ? Saya tidak ingin tergesa dalam menjawab pertanyaan tersebut, sebelum saya pribadi dapat membuktikannya sendiri, baik secara langsung, tak langsung, secara logika maupun pengalaman lahir dan batin.

Secara sederhana hukum karma atau sebab akibat dapat dipahami dengan logika sederhana pula. Sebagaimana dalam rumus yang mempunyai dalil “ada asap, berarti ada api”. Dalam bahasa yang sederhana dapat dikatakan “ada akibat, tentu ada penyebabnya pula”.  Yang jelas di dalam hukum karma terdapat pola hubungan erat antara penyebab dan akibatnya. Rumus ini dapat diterapkan untuk memahami setiap kejadian atau peristiwa dalam kehidupan sehari-hari kita. Dengan demikian, hukum karma dapat didefinisikan sebagai hubungan sebab-akibat atas perbuatan yang pernah kita lakukan (sebagai sebab) dan apa yang akan kita alami kemudian (sebagai akibatnya). Dengan demikian di dalam hukum karma terdapat pola hubungan yang bersifat positif atau baik, maupun negatif atau buruk. Hukum karma yang memiliki pola sederhana akan mudah dibaca, misalnya setelah kita berbuat jahat atau membuat masalah, selanjutnya kita akan tertimpa masalah atau balik dijahati orang lainnya. Misalnya, kita melakukan penganiayaan terhadap seseorang, maka akibatnya kita akan dimusuhi keluarganya, teman-teman dari seorang yang dianiaya tadi. Bahkan kelak anak turun seseorang yang dianiaya akan memusuhi anak turun kita sendiri.  Sebaliknya, setelah kita berbuat kebaikan, selanjutnya kita akan menerima kebaikan pula.  Kita menolong seseorang, maka ia atau keluarga yang kita tolong suatu waktu ingin gantian menolong kita di saat kita mendapat kesulitan. Bahkan anak turun yang kita tolong akan mengenang kebaikan yang pernah kita lakukan, dan ingin sekali mereka membalas budi-kebaik kita di waktu selanjutnya. Pola hubungan dalam hukum  karma atau hukum sebab-akibat dapat kita uji coba pula keberadaannya. Misalnya, para pembaca yang budiman gemar sekali membantu dan menolong orang lain yang sedang mengalami kesulitan. Maka, Anda akan selalu mendapat kemudahan dalam setiap urusan. Sekalipun pernah terpentok saat-saat di mana Anda merasa tidak ada lagi jalan keluar, di saat Anda betul-betul sedang dalam keadaan yang sangat genting dan darurat  pada akhirnya datang lah “the last minute man” atau “dewa penolong”. Jika anda mereview perjalanan hidup anda ke belakang, disadari atau tidak Anda pernah  berperan menjadi “the last minute man” atau berperan sebagai “dewa penolong” disaat seseorang sedang dalam keputus-asaan.

“MISSING LINK” dalam KARMA

Dibutuhkan kecermatan dalam membaca “benang” yang menghubungkan antara suatu kejadian (sebagai akibat) dari kejadian sebelumnya (penyebab). Terkadang dalam hukum karma terdapat pola hubungan sebab-akibat yang sangat sulit dilacak bagaimana pola hubungan itu terjalin. Seolah tak ada hubungannya sama sekali. Sebagai contoh, seseorang tewas akibat bencana alam, misalnya diterjang gelombang tsunami. Jika tewasnya seseorang itu dikaitkan dengan hukum karma, tentu akan sulit sekali dilacak. Benarkah seseorang yang diterjang tsunami hingga tewas sedang menjalani karma? Jika tanpa pemahaman yang mendalam pada saat kita menelusuri pola-pola hubungan dalam hukum karma, kesimpulan yang mengkaitkan di antara dua kejadian tersebut (bencana alam dengan korban bencana) menjadi terasa janggal, seolah terlalu memaksakan diri menghubung-hubungkan dua hal yang tak ada hubungannya sama sekali. Seolah terdapat missing link, atau mata rantai hubungan sebab akibat yang terputus alias tak nyambung.

Hal itu disebabkan adanya pola hubungan yang sangat rumit. Yang membuat kemampuan untuk memahami menjadi terbatas. Dalam terminologi Jawa disebut,”datan bisa hanggayuh kawicaksananing gusti”. Tak mampu memahami kebijaksanaan alam semesta. Dua hal itu tak cukup dijabarkan melalui pola hubungan yang bersifat sederhana dan matematis. Misalnya ia tewas gara-gara terlelap dalam tidur, sehingga tidak dapat menyelamatkan diri saat terjadi tsunami. Jawaban seperti itu bersifat klise, hanya mengena pada “kulit” luarnya saja alias tidak menyentuh hal-hal yang esensial dan prinsipiil. Benar tetapi tidak tepat. Walau sulit, kiranya akan lebih bermanfaat bila kita berusaha menjawab pola hubungan yang jauh lebih mendalam, misalnya dengan menjawab pertanyaan, “kenapa ia tewas? Jawabnya tentu bukan jawaban sederhana, misalnya jawaban yang mengatakan,”oh, semua itu sudah kehendak tuhan”. Ini masih merupakan jawaban klise juga, konsepnya masih sangat lemah. Bagaimana kita tahu persis jika tuhan berkehendak atas tewasnya seseorang itu dengan cara dibuat tsunami? Tentu saja hal itu hanyalah kira-kira atau tindakan berusaha mengambil kesimpulan secara generalisir, gebyah uyah.  Selanjutnya tak ada lagi pelajaran hidup yang sangat berharga yang dapat digali. Orang menjadi hilang semangat berusaha (ikhtiar), yang terjadi adalah bukan kepasrahan melainkan sikap fatalistis, sikap tanpa mau berfikir, berusaha, melainkan  sikap apatis menghadapi segala sesuatu.  Yang rugi kita sendiri.

MENGUJI “MISSING LINK”

Dalam hukum karma, banyak pula terdapat pola hubungan yang sangat kompleks dan memiliki mata rantai sangat panjang serta memiliki rentang waktu sangat panjang pula. Marilah kita rentangkan logika dan pola pikir kita seluas samudra tanpa tepian. Perlu kita catat, bahwa suatu sebab tidak selalu memiliki konsekuensi akibat yang terjadi dalam jeda waktu yang dapat dihitung secara pasti. Antara sebab dengan akibat tidak selalu terjadi dalam siklus yang  dapat dibilang secara matematis. Jika dijabarkan akan terurai pola hubungan begitu kompleks, disebabkan oleh multifactor.  Pernahkah Anda berfikir, jika seseorang yang tewas akibat bencana alam karena ia sedang menjalani akibat dari segala perbuatan dan tindakan di masa lalunya ? Dalam falsafah Jawa disebut sebagai tidakan “Ngunduh wohing pakarti”. Dalam tradisi spiritual Budhis disebut sebagai karmayoga, dalam tradisi spiritual Islam disebutkan adanya khisab (hari hisab). Walau ternyata terjadinya khisab tidak musti menunggu setelah ajal atau setelah datang “hari akhir”. Kita semua bisa menyaksikan, pada kenyataannya “hari khisab” dapat terjadi setiap hari. Apa yang Anda alami hari ini, merupakan “buah” atas apa yang anda lakukan beberapa saat lalu, kemarin, pekan lalu, bulan lalu, tahun yang lalu, atau windu yang lalu. Karma jika didefinisikan sebagai hukum sebab akibat , berarti pula dalam hukum karma tercakup dua makna, yakni sebagai “buah”, atau hasil yang baik, bisa juga berupa akibat buruk (yang diartikan sebagai hukuman). Dalam tradisi samawiah, atau agama rumpun Abrahamisme, disebut sebagai pahala (kebaikan sebagai sebab) dan surga (prestasi sebagai akibat), atau dosa (keburukan sebagai sebab) dan neraka (keburukan sebagai akibat/hukuman).  Lantas dari mana datangnya ganjaran baik dan ganjaran buruk (hukuman) tersebut ? Hukuman maupun hasil baik, bukan datang dari orang lain, melainkan dari diri kita sendiri. Maksudnya, timbulnya akibat yang kita alami saat ini karena atas perbuatan yang telah kita lakukan sebelumnya. Untuk mempermudah pemahaman, saya kemukakan contoh, seorang korupor divonis penjara 7 tahun lamanya. Pertanyaannya, vonis tersebut datang dari mana? Apakah datang dari tuhan, atau dari lembaga legislatif yang membuat perundang-undangan ? Atau berasal dari lembaga yudikatif  atau hakim suatu perkara? Ataukah vonis itu diberikan oleh pihak-pihak lainnya di luar ketiganya? Jawabanya TIDAK SEMUANYA! Jika kita cermati, hukuman atau vonis itu datang tidak lain dari diri kita sendiri, yakni atas perbuatan yang kita lakukan sendiri.  Hakim hanya sebatas melaksanakan rumus-rumus yang berlaku di dalam hukum alam. Hal itu sepadan dengan bekerjanya mekanisme hukum di dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana. Sekiranya boleh dikatakan, karma atau hukuman bukan lagi datang dari “tuhan” yang berperan sebagai pembuat rumus dan hukum alam secara langsung pada saat kejadian, karena tuhan (hukum alam) sekedar membentuk rumus-rumusnya secara baku. Selanjutnya rumus-rumus itulah yang akan bekerja dengan sendirinya melalui mekanisme alam yang begitu jujur. Sehingga ia akan bekerja secara tepat dan akurat, serta tak bisa “disuap”. Dapat dibahasakan bahwa hukum alam akan bekerja dengan kadar maha jujur, maha adil, tak pernah menyisakan ketidakadilan dan ketidakjujuran walau hanya sebutir biji sawi. Sebagal akibat tentu ada penyebabnya secara esensial. Bencana alam merupakan salah satu mekanisme hukum alam yang melakukan seleksi sangat ketat. Kita mudah menemukan orang-orang selamat dari bencana alam bagaikan keluar dari lobang jarum. Begitu pula para korban bencana alam yang luka berat, cacat, maupun tewas. Semua itu bukan lah peristiwa KEBETULAN saja. Bisa jadi para korban sedang menjalani karma-yoga, menebus kesalahan, sementara yang selamat sedang “menuai buah” atas apa yang pernah ia tanam jauh-jauh hari sebelumnya, bahkan menuai buah kebaikan yang telah ditanam oleh para leluhurnya di masa lalu.

RUMUS BERCOCOK TANAM

Pada galibnya, uraian di atas membawa pada kesimpulan, kebaikan akan berbuah kebaikan, keburukan akan berbuah keburukan. Apapun kebaikan yang kita lakukan akan kembali pada diri kita sendiri, bahkan jika kebaikan itu berlimpah ruah kualitas dan kuantitasnya kelak akan meluber kepada anak turun kita juga. Bekerjanya rumus hukum sebab akibat tersebut, ibarat menuangkan air ke dalam gelas, apabila air yang Anda tuangkan banyak sekali, air akan tumpah meluber di seputar gelas. Pun demikian pula, jika kita menaman pohon, kita sendiri yang akan menuai buahnya, bahkan jika pohon yang kita tanam berkualitas super, buahnya akan berlimpah ruah, phon akan awet berbuah dan berumur panjang sehingga kelak anak cucu kita masih akan merasakan buahnya. Apa yang membuat tanaman kita menjadi tanaman super? Tentu perlu kita berikan pupuk dan teknik merawat yang tepat. Pupuklah setiap kebaikan dengan ketulusan tanpa batas, sirami dengan “air kasih sayang”, maka ia akan menjadi kebaikan yang berkualitas super, bahkan buahnya akan berlimpah ruah dapat dirasakan oleh anak turun kita.

WASPADA TERHADAP KARMA TURUNAN

Karma Turunan Bersifat Fisik

Sebaliknya, keburukan yang kita lakukan bukan saja akan berbalik pda diri kita sendiri, bahkan anak turun, anak cucu, akan ikut merasakan akibatnya. Hal ini yang dimaksud dengan karma turunan. Katanya, dosa akan ditanggung sendiri oleh si pendosa? Benarkah demikian? Mari kita uji. Kita kadang menyaksikan dengan mata kepala sendiri, adalah anak seorang pencoleng, perampok, pembunuh, yang dikucilkan oleh masyarakat sekitar. Wajar saja, barangkali orang akan takut dicelakai, kalau-kalau si anak akan menuruni sifat-sifat orang tuanya yang menjadi penjahat kelas kakap. Bahkan bilamana anak seorang penjahat yang benar-benar berbisnis dengan jujur pun, orang yang mengetahui riwayat keluarganya akan  menjadi ragu dan takut. Manakala anak seorang penjahat kakap melamar pekerjaan, kemudian perusahaan melakukan screening melalui CurriculumVitae-nya untuk melacak asal-usul calon karyawannya apakah keturunan dari orang baik-baik, ataukah keturunan penjahat residivis. Jika kedapatan bukti, perusahaan biasanya akan menolak  secara halus. Semua itu merupakan bentuk karma atau “dosa” turunan.

Sisa-Sisa Karma

Saya pribadi termasuk orang yang MERAGUKAN bahwa suatu musibah yang dialami seseorang dapat terjadi secara independen, mandiri, tanpa rangkaian suatu sebab. Dengan kata lain musibah tidak akan menimpa seseorang yang tidak pernah bersalah di masa lalu, dan orang yang terbebas dari karma turunan. Namun apakah ada orang semacam itu? Menurut apa yang saya alami dan sejauh bisa saya saksikan sendiri bahwa, setiap musibah, merupakan akibat dari suatu sebab. Yakni merupakan konsekuansi logis dari kesalahan yang pernah dilakukan kemarin, minggu lalu, bulan lalu, tahun lalu atau kesalahan yang pernah dilakukan (secara sadar maupun tidak) di masa lalu. Dan kenyataannya setiap orang pernah mengalami suatu musibah, karena bukankah semua orang tanpa kecuali pernah melakukan kesalahan ?!! Besar kecil, ringan beratnya suatu musibah, tentu saja sepadan dengan suatu kesalahan di masa lalu. Lebih berbahaya lagi karena kesalahan yang kita lakukan saat ini, apabila sampai mati kita baru sedikit menebus karmanya, maka hukuman itu tidak saja menimpa kita di alam sejati, namun bisa pula jatuh ke anak cucu kelak. Anak cucu bisa saja menanggung karma orang tuanya. Kita bisa pula dalam posisi sebagai anak turun yang masih menerima sisa-sisa karma para pendahulu kita. Sebaliknya, karma baik, bisa jadi kesuksesan dan kebahagian yang kita rasakan saat ini merupakan sisa-sisa karma baik para leluhur di masa lalu. Hal ini dapat untuk menjelaskan mengapa ada seseorang yang sering mencelakai orang lain, tetapi hidupnya kok bahagia dan sukses. Tentu saja kesuksesan dan kebahagiaan itu tidak akan berlangsung langgeng sampai akhir hayat. Karena hanya bersifat temporer, setelah sisa-sisa karma baik para leluhurnya habis, akan habis juga kebagahagiaan dan kesuksesan orang itu.

Karma Turunan bersifat Gaib

Wanita Baulawean. Uraian di atas merupakan contoh karma turunan yang mudah kita cermati pola hubungannya. Ada pula karma turunan yang sulit dibuka tabirnya. Terutama yang bersifat gaib. Misalnya wanita bahulawean. Tanda-tanda yang mudah disaksikan, jika wanita tersebut menikah, suaminya selalu meninggal dunia dalam usia perkawinan yang masih dini, antara 1 bulan hingga kurang dari 3 tahun. Mati bukan karena kecelakaan, biasanya karena sakit mendadak, atau menderita sakit ringan saja, tahu-tahu suaminya meninggal. Jika para pembaca telah memiliki kawaskitan yang memadai, akan dapat melihat, di dalam rahim wanita baulawean terdapat sebangsa ular dengan ukuran kecil, kira-kira sebesar pensil. Namun bukan sembarang ular, karena lebih bersifat metafisik atau bangsa alus. Tanpa disadari oleh istri maupun suami, ular metafisik itulah yang menjadi penyebab tewasnya si suami. Wanita bahulawean atau baulawean, memang biasanya ia tak tahu apa yang sedang dideritanya. Jika kita cari penyebab atau asal-usul keberadaan “ular” misterius tersebut, ternyata berasal dari karma. Celakanya, bukan karma akibat perbuatannya sendiri, melainkan karma turunan dari orang tuanya, bahkan dari kakek neneknya di masa lalu. Jika kita telusuri lebih dalam lagi kira-kira kesalahan atau dosa macam apa yang menjadi penyebab baulawean, saya pribadi menemukan benang merah, penyebab utamanya adalah mulut. Di mana mulut sering sekali lepas kontrol, tak disadari maupun disadari seringkali ucapannya menyakiti hati orang lain dalam kadar yang sudah sangat keterlaluan. Memutus karma seperti ini cukup sulit, karena yang dapat kita buang hanyalah “ular” misterius tersebut. Sementara karma bisa saja berubah dalam bentuk lain. Namun setidaknya, kita bisa menyarankan seroang baulawean untuk melakukan koreksi diri, dan berusaha untuk memperbaiki masa lalu para leluhurnya. Caranya antara lain, cari dan mintakan maaf kepada orang-orang atau keluarga yang dirasa memusuhi keluarganya, terutama para leluhurnya, atas segala kesalahan yang dulu pernah dilakukan oleh para leluhurnya. Walau hal itu tidak signifikan merubah “nasib” mereka yang telah pindah alam keabadian, namun setidaknya dapat mengurangi karma turunan yang menimpanya.

Nafas bau bangkai. Selain wanita baulawean, saya pernah secara tak sengaja menemukan seorang yang menderita nafas bau bangkai. Sudah puluhan dokter ia kunjungi. Sudah sekian macam obat dan jamu ia minum. Tapi penyakit itu tak kunjung sembuh, bau bangkai tetap keluar dari rongga mulutnya. Sampai sampai tak ada perempuan yang mau menikah dengannya, hingga usia tua. Alhasil, penyebabnya sama seperti wanita baulawean, berupa karma turunan. Orang itu akhirnya sembuh setelah memalui metode yang sama diterapkan untuk menangani perempuan baulawean. Bedanya hanya pada saat menyingkirkan “ular” misterius saja. Karena penderita nafas bau bangkai tidak ditemukan makhluk macam manapun di dalam tubuhnya.

Karma tak langsung. Masih dalam pola hubungan karma turunan. Yakni korban bencana alam, atau orang yang nasibnya terpuruk, sementara ia sudah menjalani hidup dalam batas kewajaran sebagai manusia yang gemar membantu dan menolong sesama, dengan ketulusan pula.

Masih banyak untuk dijabarkan di sini, adanya beragam penyakit sebagai akibat dari berlangsungnya karma atas perbuatan sendiri, maupun karena karma turunan. Tentu akan saya jabarkan pada kesempatan dan tulisan berikutnya. Misalnya suatu karma tentang berpindahnya penyakit dari orang yang sering dianiaya, kepada orang yang sering menganiaya lahir batinnya. Semua itu bukan lagi teori, tetapi pengalaman demi pengalaman yang terjadi disekitar kita.

Karma Turunan dan Ketidakadilan Hukum

Kita jangan tergesa menuduh dan menyimpulkan, jika hukuman atau karma turunan bersifat buruk dan selalu berarti azab atau musibah dan celaka bagi seorang yang ditimpanya. Telah saya singgung dalam tulisan terdahulu, kami kemukakan dalam tema,”merubah musibah menjadi anugrah”. Memang sekilas terasa merupakan sesuatu ketidakadilan. Namun anggapan demikian ini salah kaprah, karena disebabkan kurangnya pemahaman yang mendalam terhadap seluk-beluk karma turunan. Karma turunan bisa berubah menjadi ladang amal kebaikan, atau tanaman yang berkualitas baik yang dapat menghasilkan buah berlimpah ruah yang dapat kita tuai sendiri hingga anak cucu kelak. Namun semua itu tergantung si penerima karma turunan. Kita sendiri bisa memutus karma turunan itu dengan suatu kiat-kiat hidup. Tentu pemutusan karma turunan itu bisa dilakukan, dengan bekal kita harus mampu mengerti dan memahami apa sejatinya hidup dan kehidupan ini. Untuk itu dibutuhkan kesadaran spiritual yang memadai. Untuk mengurai karma turunan, saya mencoba menggunakan ngelmu Jawa, (maklum saya miskin pengetahuan lainnya). Kiatnya sederhana, tebuslah kesalahan ortu, atau para leluhur yang menjadi sumber karma. Cara penebusan juga cukup sederhana, lakukan kebaikan, ketulusan, welas asih kepada lingkungan alam dan seluruh isinya.  Kunci keberhasilannya, tentu saja masih harus disertai ketulusan tanpa batas. Tahap awal, kita harus menyadari bahwa apa yangs sedang  kita alami merupakan karma turunan, akibat kesalahan ortu dan para leluhur di masa lalu. Memang bukanlah kesalahan atas perbuatan yang kita lakukan sendiri. Tentu kesadaran ini dapat menyulitkan kita untuk menggapai keadaan tulus tanpa batas. Kita perlu menyadari suatu rumus berikutnya, yakni jika semakin tulus, semakin cepat selesai pula karma turunan. Menjalani karma, bagaikan menjalani vonis dalam lembaga pemasyarakatan (LP). Berlakulah baik selama di dalam lembaga pemasyarakatan, supaya mendapat remisi, atau potongan dan dispensasi masa hukumannya. Jangan suka grenengan, menggerutu, apalagi timbul sikap tidak terima. Justru akan membuat masa hukuman menjadi sia-sia. Seperti halnya gol yang dianulir wasit. Penderitaan yang anda alami akan menjadi sia-sia, ibarat anda sudah menginjak anak tangga paling atas, lantas terpuruk lagi jatuh, dan harus memulai memanjat anak tangga dari bawah. Hal itu menjadi penyebab, mengapa seseorang mengalami derita sepanjang masa, selama hidupnya selalu sial.

Di balik berlangsungnya karma turunan, sebagai bentuk keadilan hukum alam, maka mekanisme alam semesta telah menyiapkan derivasi rumus lainnya.  Karma turunan akan berubah menjadi segudang berkah anugrah yang berlimpah ruah. Anda sendiri tak akan bisa menghabiskan, sehingga akan meluber, sumrambah, mengalir kepada anak turunnya kelak. Apa yang dianggap musibah, akan berubah menjadi anugrah agung. Asal kita semua mau memahami, menghayati, dan mengimplementasikan kuni-kuncinya.

KEMANA JATUHNYA KARMA TURUNAN

Singkat saja, karma turnan akan jatuh kepada orang-orang atau anak turun yang paling dicinta atau paling disayang. Barangkali hal ini sebagai bentuk keadilan alam pula. Coba, lebih adil mana jika karma turunan jatuh ke anak yang paling tidak disayang. Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Nah, tidak sayang atau pun kebencian belum tentu tepat pada duduk permasalahannya. Kadang hanya karena faktor emosi orang tua dan parameter yang begitu kompleks. Artinya, kebencian ortu pada anak belum tentu karena si anak bukan anak baik-baik. Bisa juga disebab faktor ortunya sendiri. Karena ortu tidak selalu pada pihak yang benar.  Sekalipun ortu di mana-mana sama saja, selalu bilang bahwa semua anak mendapatkan kasih sayang sama-rata. Tapi kenyataannya tidak demikian, kita bisa mencermati dari sikap tindaknya kepada masing-masing anak. Anggap saja hal itu sebagai sesuatu yang wajar dan biasa-biasa saja.  Coba cermatilah diri Anda, apakah sebagai anak yang paling disayang ortu? Jika di antara Para Pembaca yang budiman merasakan hal yang sama, bersyukurlah saja, karena di hadapan Anda sedang disajikan “ladang amal”. Manfaatkan agar betul-betul menjadi  ladang amal, toh Anda sendiri dan anak turun kelak yang akan mengunduh hasil panen atas apa yang anda tanam di ladang amal pada hari ini.

Nilai Utama ; Memenuhi Tanggungjawab Orang Lain

Nilai paling utama pada saat kita menebus karma turunan, karena kita menyelesaikan tanggungjawab orang lain, bukan tanggung jawab kita sendiri. Rumus ini berlaku pula manakala Anda mengangkat seorang bocah terlantar menjadi anak angkat anda. Kenapa anak angkat seringkali jauh lebih ngrejekeni (membawa rejeki) dibanding anak sendiri ? Itulah jawabnya, karena anda memenuhi tanggungjawab orang lain. Sepadan pada saat Anda membantu atau menolong orang yang sedang dalam kesulitan besar. Esnsi dari menolong dan membantu sesama, adalah Anda menghandle beban hidup orang lain menjadi tanggungjawab anda. Itulah nilai kebaikan paling utama. Silahkan dibuktikan sendiri. Karma baik dengan segera akan Anda rasakan. Ngunduh uwohing pakarti akan segera anda alami. Kebaikan yang anda lakukan akan berbalik pada diri anda sendiri, bahkan dengan rumus gema suara, kebaikan akan menjadi berlipat ganda. Asalkan dengan ketulusan tanpa batas.

Sampai di sini, saya menyimpulkan, bahwa “pagar gaib” yang paling kuat mampu membentengi diri kita sendiri dari segala macam marabahaya, musibah dan bencana, tidak lain adalah kebaikan yang kita lakukan. Semakin banyak kebaikan kita lakukan, semakin tebal dan kuat pula “pagar gaib” menyelimuti diri kita. So, tak perlu kita minta-minta dipagari dengan berbagai ilmu kebal. Karena yang mampu melakukan pemagaran paling kuat, adalah diri kita sendiri. Pemagaran yang dilakukan oleh orang lain, hanya bersifat temporer atau dapat bekerja untuk sementara waktu saja. Setelah itu akan pudar lagi, lantas menjadi mudah diguna-guna, disantet, tenung, dan dicelakai oleh orang lain.

About these ads

About SABDå

gentleman, Indonesia Raya

Posted on Juli 26, 2011, in Seluk Beluk Hukum Karma, WORO-WORO and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 1.134 Komentar.

  1. Salam kenal,

    Saya membaca tulisan hukum karma ini menambah wawasan saya dalam memahami hukum sebab akibat dan mencoba membaca yang tersirat. Mengenai pernyataan mengenai hubungan korban manusia dengan bencana alam, mohon saya diijinkan untuk mengomentari dengan mengintisarikan hubungan dari kejadian itu. Alam dan manusia memiliki hubungan sebab akibat yang kuat sebagai konsep dari keseimbangan, maka ketika manusia membuat kerusakan pada alam dan manusia tidak memperbaiki kerusakan itu … maka alamlah yang akan memperbaiki dirinya sendiri, tentu saja ya dengan cara alam. Proses perbaikan oleh alam –dalam rangka keseimbangan– itu yang hari ini manusia sebut sebagai bencana… ya longsor lah .. ya banjirlah .. dst …

    Semoga makin banyak anak bangsa yang mau memahami hukum sebab akibat sehingga semakin banyak pemikiran positif untuk berbuat kebaikan. Amin.

    Salam

  2. alhamdulillah dapat pencerahan yang luar biasa, membimbing saya kepada keluhuran budi, mendamaikan hati dan menentramkan jiwa. Mudah-mudahan Ki Sabdo selalu mendapat bimbingan-NYA diparingi sehat lahir bathin dan selalu bermanfaat untuk sepadaning urip. Sejahtera untuk Ki Sabdo sekeluarga.

  3. I visited multiple web pages however the audio feature for audio songs current at this site is in fact
    marvelous.

  4. Amazing.. apa yg dijabarkan diatas mendekati benar!
    Apa yg saya lalui saya saksikan mirip dgn penjelasan diatas..fiuh..
    Saya bersyukur pernah di kasih lihat terjadinya karma buruk seseorang
    Saya jg pernah di cubit Tuhan
    Saya jg pernah merasakan Keajaiban Tuhan
    Saya juga masih ada rasa dendam krn dizolimi, dan penjelasan diatas mampu mengobati rasa dendam saya pada seseorang..

  5. Mohon maaf mau tanya kpada penulis…Bagaimana menghadapi fitnah?
    Karena ini menyangkut pekerjaan.. mohon pencerahannya

    • LATONGmanggung123456789

      jika kita di fitnah orang lain, brarti itu salah atu bentuk orang menceritakan kebaikan yang kita miliki, walaupun dia membalikan fakta.. dengan kata-kata yang dia ceritakan. itu mengarah pada seseorang yang menceritakan tentang keburukan dirinya sendiri… memaafkan orang lain itu muliah… biarpun maaf itu sulit, tapi ganpang di lakukan. salam Razong LOZZA

  6. @ sabdalangit
    hukum karma iku perangan saka ingkang sinebut rta (hukum alam), dene rta ana rong prekara; hukum karma lan punarbawa (penitisan). kekarone nyawiji ora bisa pinilah siji lan sijine. dene anane kaanan kang dumadi ora banjur kabeh iku dumadi saka hukum karma iku. manut wewarah luhur kang dumadi ana saora-orane ana teung prekara;
    1. ananing gangguan
    2. minangka ujian
    3. pepesthen (karmawasana)
    nembe ingkang angka telu iku ana sambung rapete karo hukum karma. tuladha kang luwih ngegla; lamun ana bayi lair cenger ana kang sajroning kulawarga mapan, ana kang sekeng, ana kang sugih, ana kang ayu, ana kang bagus, ana kang gantheng lsp. kabeh iku gumantung saka karmawasanane kang sinebut kriyamana karma, mula maneka warna kaanane. ya lamun kaya kang dikarepake bakal sinebut begja, dene lamun sisip banjur golek golek kanggo paran tutuhan. kabeh iku bakal kalis lamun pambabare lumantar hukum karma. nuwun

  7. Salam,saya mengakui karma keturunan. Karna ibu saya mengajarkan anak anaknya untuk membenci sodara sodara lain ketika itu kami masih kecil karna urusan pribadi sampai ibu pernah ke orang pintar agar mas mas saya masuk PNS di solo dan wonogiri,akhirnya berhasil. Ibu saya hidup sendiri tanpa suami sejak kami kecil. 15 tahun kemudian,1 tahun sebelum saya menikah,saya menghidap kelainan jantung sampai saya operasi jantung di harkit lalu sekarang anak saya berumur 4 tahun jantungnya bocor. Saya sadar kesalahan ibu mendidik saya dan kakak kakak saya tapi saya bahagia karna kesakitan saya membawa banyak orang kasihan pada saya tapi disisi lain saya takut karna suami saya gembala di gereja. Bagaimana baiknya? Trimakasih

  8. ass.. knp gw sejak kecil nasib gw sial. gw saat msh kecil sering sakit sakitan shg fisik jadi lemah. hal itu bikin gw kalau sekolah, kerja, olahraga, bergaul dll gw jadi bahan ejekan org. gw di kampung sering dibenci dan dimusuhi teman. sering dijelekin dan difitnah tetangga. gw tdk tau penyebab nya. mungkin krn gw bukan warga asli dari kampung itu. gw di perantauan sering dijahati org dan sering ditolak cewek. pdhl gw selalu baik, jujur dan sering menolong org. gw pulang kampung nganggur dan jomblo sangat sangat lama sekali tp tdk ada yg mau menolong, tp org2 malah anggap hdup gw enak tiap hari cuma makan dan tidur. benar benar sial!

  9. Islam dan Hukum Karma

    Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi keadilan. Allah Swt. juga memiliki nama lain yang berhubungan dengan keadilan seperti Al-‘Adl (Yang Maha Adil) atau Al-Hakim (Yang Maha Menghakimi). Di dalam Al-Qur’an sendiri juga dijelaskan bahwa segala perbuatan, baik ataupun buruk, sekecil apapun, pasti akan mendapat ganjaran dari Sang Maha Kuasa.
    فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْراً يَرَهُ وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرّاً يَرَهُ
    “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah (biji atom), niscaya dia akan menerima (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah (biji atom) pun, niscaya dia akan menerima (balasan)nya.” (QS. Al-Zalzalah [99]:7-8)
    Lalu bagaimana Islam memandang hukum karma? hukum karma tidak bertentangan dengan Islam, hanya berbeda nama dan sebutan saja, karena dalam Islam meyakini bahwa Allah Maha Adil dan segala perbuatan kita pasti akan ada balasannya, baik di dunia ataupun di akhirat nanti. Hadits Nabi Muhammad SAW,:
    “Setiap dari kamu adalah pemimpin, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemim pinannya (perbuatannya).” (HR. Bukhari)
    Seperti firman-Nya,
    هَلْ جَزَاء الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ
    “Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan pula.” (QS. Ar-Rahman [55]:60).

    http://cahayagusti.blogspot.com/2012/09/reinkarnasi-dalam-al-quran-dan-hadits.html

    • Cahaya Gusti
      Januari 10th, 2014 pada 16:28

      Islam dan Hukum Karma

      Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi keadilan….sangat bagus, paling benar, paling baik ….. seperti merk KECAP no.1 …

      Allah Swt. juga memiliki nama lain yang berhubungan dengan keadilan seperti Al-‘Adl (Yang Maha Adil) atau Al-Hakim (Yang Maha Menghakimi). Kalo ada bencana alam (Yang Maha Murka), Kalo di neraka (Yang Maha Penyiksa), Kalo ada orang mati (Yang Maha Pembunuh) …dst.

      Di dalam Al-Qur’an sendiri juga dijelaskan bahwa segala perbuatan, baik ataupun buruk, sekecil apapun, pasti akan mendapat ganjaran dari Sang Maha Kuasa.
      فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْراً يَرَهُ وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرّاً يَرَهُ
      “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah (biji atom), niscaya dia akan menerima (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah (biji atom) pun, niscaya dia akan menerima (balasan)nya.” (QS. Al-Zalzalah [99]:7-8)

      Analogi karma … nandur pari thukul pari … nandur jagung thukul jagung(tanam padi tumbuh padi … tanam jagung tumbuh jagung)

      Membunuh orang kapir (bukan orang islam), musrik … niscaya dia akan menerima (balasan)nya
      Pd saat idul adha .. hewan2 kurban yg disembelih masal pasti merasa kesakitan … bagi yg menyembelih … niscaya dia akan menerima (balasan)nya
      FPI yg suka berbuat onar dan buat resah … niscaya dia akan menerima (balasan)nya
      Memaksakan kehendak sesuai akidah islam … niscaya dia akan menerima (balasan)nya

      ISLAM memang hebat …

  10. http://ahadan.blogspot.com/2014/01/kh-maimoen-zubair-seperti-syaikh.html

    Acara Harlah PP Al Anwar ke-47 dan maulid Nabi Muhammad Saw pada hari Kamis, 9 Januari 2014 merupakan acara yang istimewa bagi para alumni apalagi ditambah dengan sambutan keluarga menambah khidmatnya acara tersebut, dalam acara ini KH. Abdul Ghofur MZ yang sering disapa Gus Ghofur mengutarakan kebahagian beliau dengan banyaknya santri al anwar, terbukti degan adanya santri al anwar diberbagai Propinsi di Indonesia dan yang membuat beliau lebih bahagia alumni dan santri al anwar masih mau mengajar agama yang bisa menjadikan pondok ini bisa tetap mencetak para santri.

  11. Acara Harlah PP Al Anwar ke-47 dan maulid Nabi Muhammad Saw pada hari Kamis, 9 Januari 2014 merupakan acara yang istimewa bagi para alumni apalagi ditambah dengan sambutan keluarga menambah khidmatnya acara tersebut, dalam acara ini KH. Abdul Ghofur MZ yang sering disapa Gus Ghofur mengutarakan kebahagian beliau dengan banyaknya santri al anwar, terbukti degan adanya santri al anwar diberbagai Propinsi di Indonesia dan yang membuat beliau lebih bahagia alumni dan santri al anwar masih mau mengajar agama yang bisa menjadikan pondok ini bisa tetap mencetak para santri.

  12. matur sembah nuwun…sejuukkk tenan

  13. Salam
    Sering kali di masyarakat timbul pemahaman Yang rancu.. Karena memperbandingkan antara pahala dan dosa dengan karma.. Yang sejatinya adalah beda..
    Pahala dan dosa adalah urusan diri pribadi kita dengan Tuhan Yang kalau gak salah saya pernah dengar “bahwa setiap manusia tidak akan menanggung selain apa Yang telah diupayakannya” kurang lebih seperti itu..
    Sedangkan karma adalah hukum alam
    Contoh:
    Kakek kita menanam durian.. Pada saat kakek kita meninggal dunia apakah durian Yang ditanamnya ikut mati?? Pastinya tidak trus siapa Yang menikmati duriannya?? Keturunannya pasti..
    Salam

  14. kalau pengalaman gw.. gw di perantauan dijahati teman yg suka maksiat. gw di kampung halaman dijahati teman yg rajin ibadah. sialan. gw curhat kpd teman di kampung halaman bahwa gw sering dijahati org saat merantau. tp teman gw bukan kasihan kpd gw tp dia malah ikut jahat kpd gw. pdhl teman gw rajin ibadah.

  15. Hadits Ahad…jangan dilupakan…

  16. selebihnya adalah pengelola blog…haha

  17. haha…manusia pasti terbatas mode On.!

  18. @ Semua pembaca blog, para sedherek,

    Hmm, ini saya ‘copy paste’ komentar beberapa bulan yl dari Mas Bratayuda yang ampuh itu.( Nyuwun sewu mas Bratayuda,njenengan telah menulis …. hal2 yg masih sangat relevan saat ini. Terima kasih.) Kata Mas Bratayuda : HANYA RASA KASIH SAYANG WELAS & ASIH YANG MAMPU MEMUSNAHKAN BERBAGAI UNSUR NEGATIFITAS ….

    April 30th, 2011 pukul 14:47

    He..he..he …….ingin rasanya ketawa ngakak , lucu juga si (dihapus,t)
    sangat pandai membuat resep kesesatan…………..

    Padahal bukti nyata tak dapat dipungkiri bahwa yang banyak terjadi kekacauan, peperangan pengebomam, kesasatan, pembuhunan dan berbagai kelompok golongan yang jumlanya buanyak tak pernah bersatu diseluruh dunia adalah ÏSLAM.

    Koruptor, maling, hakim, jaksa, wakilrakyat, dan seluruh pemimpin, pekerja, apapun segala hal, ribuan jutaan ustad, ulama, haji, hingga apapun di indonesia sampai tingkat bawah mayoritas islam. Tapi wajah islam kok malah menjadikan indonesia banyak wabah dan bencana. Pelaku kejahatan dari tingkat bahwa hingga elit poitik mayoritas islam………hmmm…………apakah mereka semua it u yang disebut suci.?

    Jadi yang sesat siapa,?, dan sesat apanya ..? he…he
    Biasanya orang yang berani menghakimi orang lain tanpa dasar yang jelas, justru itulah perbuatan sesat…..he..he,……….karena kata-kata tsb telah jelaassss mengandung kesesatan dan kedengkian…..

    Hanya rasa kasih sayang walas & asih yang mampu memusnahkan berbagai unsur negatifitas…….., bukankah setiap pekerjaan apapun yang kita niyatkan, fikirkan, ucapkan dan tindakan harus dimulai dengan “Bismillah……?”

    Lalu Bismillah…… seperti apa yang layak disandingkan dengan rasa kedengkian dan kata-kata yang menghakimi ……….?,

    Bukankah sikap yang demikian lebih mencerminkan ‘Ulat bulu”yang sesungguh nya. Bila ulat bulu di pohon masih bisa di basmi dan ada rentang waktu muncul nya, tetapi “Ulat Bulu” dalam fikiran dan di hati yang sulit untuk di basmi, bahkan akan tumbuh subur merusak tatanan kedamaian dan kerukunan.

    Kalau begini saya lebih layak menucapkan ajakan :
    “WASSALAM ” ( dan Selamat)

  19. Masa ga tau ULAT BULU ?????
    yang brewokan kumisan tangannya jg ada bulunya… wedus gembel ARAB itulah manusia berbulu.. ULAT bulu doyannya makan daun muda. contoh Syeh Puji.wkwkwkwk pengen jadi nabi . malah ga waras. PEDOFILLLLLL tulen.
    Budaya meniru nabi mulai dari busana asesoris bulu ga warasnya sampe pedofilnya adalah PLAGIAT tulen
    Wong Semarang = Wong Jowo = Wong Jowo ilang Jawane
    Habib matane picek siji = DAJAL kuwi

  20. Sudah lah mas Kaget.. tidak usah ngurusi orang lain, lebih baik ngurusi diri sendiri saja.. kalau orang lain mau aneh-2 ya biarkan saja.. toh mereka juga yang ngunduh wohing pakartine dewe.. ngapunten lho..

  21. Hehe Mas Djaka
    sepanjang yg saya tau yg pake smiley tu cuma orang satu. owner blog mental tempe. yen muni sak karepe dewe. wes tabiate olo. Wes panccen sifate seneng dengki. wes kethok. yen ora sepaham yo maen tendang sikat amblas. weleh weleh le le. bocah wingi sore . rumangsamu opo ora kethok yo iku awakmu seng di tempeli anak buahe dajal. Ora promosi blog mu maneh nang kene le..

    Ngapunten kembali sedulur. mbok bilih kulo kebablasan.
    Suwun

  22. Salam Mas Kaget………

    Saya rasa cukup nesune……hi..hi..hi……saya si kebo sebenarnya juga ingin nyruduk…..tidak peduli nubruk apa.dan siapa….rumah…pagar…tembok….si kebo yang lagi kumat sakit budrek. dan matanya sudah lamur…….he..he……

    Mungkin bagi sebagian teman yang menulis di blog menganggap bahwa menulis dengan tak diketahui identitasnya adalah sangat bebas dan tidak ada ikatan dan tanggung jawabya……tulisan yang hanya sekedar guyonan atau memang serius……apa mereka juga tidak mengira atau tidak berpikir bahwa para gaib sebenarnya ada juga yang melihat dan membaca tulisan ini…ha..ha..ha..kalau sosok gaib itu tidak buta huruf…….percaya atau tidak itu terserah masing masing manusia……….

    Saya juga tidak perduli bila ada orang sakti yang sakit hati terhadap apa yang saya tulis dan saya tidak pernah takut dengan ilmu sakti…..kalau kebetulan yang sakit hati adalah murid Kyai top markotop atau sebagai anak kesayangan habib silakan laporkan bahwa JS siap sedia menerima gempuran dengan waktu tidak terbatas…..ha..ha….saya ingin tahu hebatnya manusia yang menganggap dirinya paling suci dan paling benar agamanya……hi..hi….akan saya tandingkan dengan sosok gaib klas yang paling tidak bermutu./ kelas rendahan…cukup dengan si petruk…ingin saya lihat apakah mereka masih bisa nyaho soal kebenaran dalam menyembah dan beragama dan apakah mereka nantinya dibantu oleh Allah atau malah dipentung malaikat……..

  23. Hehehe.. JS
    Itu semua adalah jawaban atas pertanyaan yg pernah sampeyan lontarkan pada saya tentang. Bagaimana kalo saya bertemu dengan sukarno.
    wkwkwkwk……

    Balik maning nang pokerrrrrrrrrrrrrrr….

  24. hehe tulisanku kethok yo.. wkwkwk. jiaaahhhhhh…. pasti murup abang …panas…. gpp ben dikiro dajal sisan. hahahaha…..

  25. aku sudah minta baik-baik kepada kamu dan siapa saja yang mengikuti aku agar tahu diri dan tidak bandel, kalau kau selama ini mengikuti aku kenapa tidak mematuhi perintahku, walau bagaimana aku tahu apa yang disembunyikan di dalam hatimu, karena aku adalah sangat sakti….
    aku dengan mudah bisa mematahkan semua argumen semua orang di sini kalau aku mau tapi aku lebih suka diam dan mengalah….
    itu tanda bahwa aku sebenarnya lebih terhormat…..
    secara nyata kalian semua mengikuti aku….itu tanda kalian terpesona…..
    diantara spiritualis di sini yang cinta damai cuma budha…..
    yang lain sama saja dari dulu seperti itu, membosankan, obrol tidak jelas……
    hahahahaha….semua di sini sudah terbagi menjadi beberapa golongan :
    1. muslim dengan berbagai sekte dan aliran
    2. kejawen, sunda dll,
    khusus kepada ini aku minta kalian mengalah dan tidak usah menanggapi serangan dari sekte muslim ini dan itu, dan kepada pemerintah sebaiknya tidak arogan dan memihak kepada kelompok tertentu saja, karena kejawen dan sunda wiwitan, batak dll adalah umurnya sudah sangat tua sebagai bagian dari kekayaan nusantara…
    jangan hanya karena terpengaruh oleh sebagian sekte radikal terus ada keinginan untuk membubarkan kejawen dan lain-lain
    aku berkata sebagai lanjutan dari bathara semar yang sudah bertitah, bahwa bathara semar meminta memerintahkan dengan disiplin keras untuk menjaga aliran kejawen sunda batak dan berbagai aliran spiritualis asli negeri ini…
    3. aliran politik dari berbagai aliran
    4. dll

    kepada pemilik blog sudah sejak dulu aku menyarankan kalau blog ini suasananya selalu begitu lebih baik ditutup untuk sementara waktu….ingat semar adalah sangat disiplin dan keras tidak seperti yang dibayangkan orang jawa, lemah lembut sepoy-sepoy.,,,,

  26. pengiikut mbah marjan…hmmm

  27. DiturunkanNya Azab

    sekalian Agnostic bang!
    Sesungguhnya nasib mereka sama dengan umat terdahulu yang ingkar kpd nabi Luth.
    Insya Allah.

  28. mas Setiono…
    kamu kan kresetan…kenafa ga dijawab soal anggur, incest, editing kitab, ayat buntung, kisah yang tidak mendidik?…dst

    Soal anggur:
    memang tidak ada ayatnya dalam alkitab, yang menegaskan bahwa y telah melakukannya. Lantas mengapa kamu minum anggur dan mencercah roti sebagai simbol daging? (bukan roti isi daging loooo…). Sedangkan y bersujud ada ayatnya, mengapa kamu ingkari? kamu kan tahu perbuatan nabi adalah teladan bagimu. Apa hakmu memilah-milah ibadah sesuai dengan seleramu sendiri! malah mengada2kan yang tidak ada dalam kitabmu. Tunjukkan tata cara ibadah mu di gereja, apakah ada rujukannya dalam kitabmu. Satu pun tidak ada yang sesuai!

    Tentang incest: memang ada dan jelas terdapat di dalam alkitab, jadi apa yang mau kau pungkiri. silahkan buktikan dalam kitabmu sendiri. Malahan kisahnya sangat lengkap dan vulgar.

    Masalah editing kitab: semua orang juga sudah tahu, ada terjemahan alkitab menurut bhs gaul sehari-hari. bahkan beberapa ayat dibiarkan kosong…maksudnya apa itu?! tanpa penjelasan yang jelas (js)…hehe. Apakah itu yang disebut dengan kitab suci.

    jadi apa bedanya dengan artikel dalam blog ini, yang senantiasa dapat diedit dan diubah2 menurut selera???

    monggo mas…ditunggu (minta bantu Sabda untuk menjawab juga boleh)…haha

  29. hayo On…dijawab…mosok ngumpet gitu…hehe

    mode Off….

  30. sekalian Agnostic bang!
    SESUNGGUHNYA nasib MEREKA sama dengan umat terdahulu yang ingkar kpd nabi Luth.
    ——————————–
    skalian radikal (agar tahu sampai ke akarnya) juga Om ^_^

    bagaimana Anda bisa mengatakan SESUNGGUHNYA ?
    APAKAH Anda PERNAH menyaksikan (scr langsung di TKP) peristiwa umat terdahulu yang ingkar itu. ???

    Insya Allah.
    ———-
    hak pribadi Anda untuk berkeyakinan…(agnostik)

    namun apa hak Anda untuk melibatkan itu nasib MEREKA dengan kesan menjudge melalui kata SESUNGGUHNYA..
    KECUALI kalau memang Anda PERNAH menyaksikan sendiri peristiwa yg Anda kemukakan itu sebagai bukti kebenaran keyakinan Anda.

    apakah Anda pernah dan MASIH ingin mengetahui sesuatu ?
    kalo iya..plis jangan lupa ada radikal sebelum agnostik.
    JIKA kemampuan manusia PASTI terbatas, maka (sbg contoh) internet-pun tak akan pernah terealisasikan.
    btw berapakah jumlah manusia yg pernah dan akan ada?..
    bukankah jika setiap individu ber’gotong-royong’ akan semakin terbuka peluang untuk saling mengetahui. ?
    jadi kita (manusia) lebih membutuhkan solusi yg aplikatif & praktikal daripada mentok berputus-asa.

    denger lagu lagi ah… ^_^

  31. DiturunkanNya Azab

    HAK & TANGGUNGJAWAB mu sebagai “manusia” apa dek???
    apa mau ngarang2 sendiri?
    brp banyak hak & tanggungjawab menurut selera kalian sendiri…pasti keos…heh
    dan keok…haha

  32. Salam untuk Njenengan yang terhormat…….

    Mohon dijawab soal yang Anda terangkan dan tanyakan yaitu soal ……

    HAK & TANGGUNGJAWAB mu sebagai “manusia” apa dek???
    apa mau ngarang2 sendiri?
    brp banyak hak & tanggungjawab menurut selera kalian sendiri…pasti keos…heh
    dan keok…haha

    Apakah Njenengan TAHU siapa dan apakah sebenarnya MANUSIA…..apakah Njenengan tahu dan bisa membabarkan siapa ANDA. sebenarnya secara lengkap…..lengkap NJOBO dan NJEROH……kalau Anda bisa menceritakan nasib Anda sendiri untuk esok hari maka saya akan bertekuk lutut dan menuruti apa yang Anda katakan……..terima kasih…..apakah Anda sangat sakit hati kalau dan ternyata bahwa agama islam sudah banyak diselewengkan oleh kyai sontoloyo di negeri ini ……para kyai yang ubud dunia…menipu para santri atau jamahnya……

  33. HAK & TANGGUNGJAWAB mu sebagai “manusia” apa dek???
    apa mau ngarang2 sendiri?
    brp banyak hak & tanggungjawab menurut selera kalian sendiri…pasti keos…heh
    dan keok…haha
    —————————————————————————————–
    KOEN dewe ae takon nang wong liyo ???? PO wes lunas tanggungjawabmu ??????? podo** PICEK moto batine ae kakean COCOT

  34. Sebenarnya blog ini luar biasa…gegap gempita….semangat….sangat mendidik…sebagai cermin kehidupan di luar sana……asah asih asuh……

    betul….luar biasa…bisanya cuma nampung pertanyaan…”operator pasif”…haha

    dijawab mas…”pertanyaan-pertanyaan” yang bikin gegap gempita itu!
    jangan cuma mewek ngek ngok….ngek ngok….ga jelas……….haha

  35. mas Sabda…

    Islam di turunkan karena bangsa di sana adalah bangsa bejat dan bebal otaknya…sering khianat….dholim dan suka membunuh….bahkan membunuh anak kandung sendiri………
    ———————————————————————————
    Itulah mengapa dinul Islam perlu diturunkan, karena dholimnya manusia.

    Kalau dan ternyata islam adalah agama sesungguhnya menurut Tuhan Allah atau menurut kalian….kenapa menurunkan utusan dan Nabinya secara bertahap…..kenapa tidak langsung jreng ada dari awal dan kenapa wahyu diturunkan karena ada peristiwa terjadi…..peristiwa yang ada dan terjadi dan berlangsung disana bukan di negeri lain…….he..he…pertanyaan orang goblog yang memang tidak perlu dijawab….debat kusir yang berkepanjangan……
    ———————————————————————————
    looo…keberadaan umat pun juga bertahap…kamu paham ga sih…istilah “umat terdahulu”?! Ketika kamu orok dalam rahim pun kan ga langsung jreng. Apa kamu bisa merubah kodrat sunah-Nya?!

    Jangan sakit hati kalau ada faham lain / tidak percaya Tuhan mengatakan kenapa di Al Quran tidak ada cerita dinosaurus…..peristiwa alam yang sangat penting nggegirisi dengan punahnya mahluk purba……jelaskan pula soal siapa sebenarnya yang dikatakan Nabi Adam dan beliau ada ada jaman apa ??……
    ———————————————————————————
    Kamu yang belum mampu memahaminya dengan utuh…kalau dijelaskan pasti kamu akan tetap ingkar…ini yang namanya ‘hati membatu’.

    Tentang nabi Adam as, apa kamu mau mengingkari nenek moyang leluhurmu sendiri?! Tau dari mana kamu tentang garis silsilahmu sendiri, kalau bukan dari ‘kesaksian’ dan ‘agama’?!

    Jawab dengan jujur dan kuntit mereka yang beragama islam…mulai klas atas sampai klas bawah / rakyat kecil…para DPR…Pejabat….Usahawan sukses….sampai orang termiskin dan rumahnya dari gedhek…..telisik…bagaimana hidup mereka….saya berani potong leher bahwa mereka banyak menyalahi aturan……dimana bekas dari sembahnya atau sholatnya…..sholat bagi orang gebleg bin bahlul hanya mengatakan bahwa gerak jengkang jengking itu harus dilakukan kalau tidak akan mendapat dosa…….omongan apa ini….kenapa sholat disininimkan dan diarahkan hanya kepada dosa dan pahala…bukan kepada tabiat nurani sebagai mahluk sempurna……..
    ———————————————————————————
    Sama halnya dengan bahasa Inggris…mau tidak mau, suka tidak suka kamu harus mempergunakannya. Tinggal bagaimana manusia yang mempergunakannya…berbahasa yang baik dan benar…atau berbahasa yang ngawur dan jorok.

    ulang lagi ya mas:
    pahami keadaanmu ketika kamu lahir, sama kan?! mau tidak mau, suka tidak suka kamu juga harus muter2 dan jengking jengkang di alam rahim.

    Dan kamu tidak dapat memungkiri, begitu kamu lahir kamu dihadapkan kepada pilihan langkah hidup…itu pasti. Ada langkah yang lurus dan ada langkah bengkok. Ketika kecil kamu merangkak pun diajarkan oleh manusia lain, mengapa kamu ingkar kepada Tuhan yang telah menurunkan nabi untuk mengajarkan kamu memilih langkah hidup itu???

    Saya orang islam dan keluarga saya juga islam…katakan dan bebas mendakwa saya sebagai orang islam munafik dan saya katakan bahwa Islam sudah gagal diajarkan oleh para pengajar sontoloyo….
    ———————————————————————————
    Agama tetap lurus, yang bengkok adalah manusianya…
    Islam itu mudah kalau kamu mau memahaminya dengan akal waras.

    Saya seperti memusuhi agama saya sendiri dan rasa sedih ini tak terhingga kalau ternyata mereka yang mengaku beragama dan ber Tuhan Allah hanya lelamisan di ujung bibirnya…kebohongan yang nyata…..mereka dan para pengajarnya bukan menyembah Tuhan…mereka hanya mengejar duniawi ketika hidup dan mengejar surga bila sudah meninggal dunia…..berlagak sopan dan santun ketika masuk masjid atau mushola dan berbuat berangasan lagi dengan berbuat nista dan kebohongan…..dengan alasan dosa bisa di impaskan dengan sholat 5 waktu…omongan dan ajaran dari pengajar bermata mblero dan omongan tahi kucing….beragama dan menyembah sudah tidak perlu ngomong pahala…..agama yang semestinya bisa mencegah perbuatan keji dan munkar…..bukan ngomong soal jihad….mati sahid….tidak usah ngomong kafir kepada orang faham lain…..bengak bengok di corong masjid……agama adalah ajaran pribadi….sendiri….sunyi…mendekat dengan merendahkan diri….membuktikan dengan perilaku dan kerja nyata….amal baik….saling menghormati…tolong menolong….bukan petentang petenteng ngamuk sana sini……memuakkan…….
    ———————————————————————————
    Itulah yang dinamakan dengan ujian hidup, seperti pilihan langkah hidup yang saya sampaikan di atas. Orang-orang yang taqwa dan kuat imannya, tentu akan tegar dan teguh menghadapi semua ujian hidup itu dalam menempuh jalan yang lurus (Al Furqan).

  36. gerombolan separahtis

    betul mas sabda…

    meng-amini azab…

    salam sabda

  37. Islam di turunkan karena bangsa di sana adalah bangsa bejat dan bebal otaknya…sering khianat….dholim dan suka membunuh….bahkan membunuh anak kandung sendiri………

    Kalau dan ternyata islam adalah agama sesungguhnya menurut Tuhan Allah atau menurut kalian….kenapa menurunkan utusan dan Nabinya secara bertahap…..kenapa tidak langsung jreng ada dari awal dan kenapa wahyu diturunkan karena ada peristiwa terjadi…..peristiwa yang ada dan terjadi dan berlangsung disana bukan di negeri lain…….he..he…pertanyaan orang goblog yang memang tidak perlu dijawab….debat kusir yang berkepanjangan……

    Jangan sakit hati kalau ada faham lain / tidak percaya Tuhan mengatakan kenapa di Al Quran tidak ada cerita dinosaurus…..peristiwa alam yang sangat penting nggegirisi dengan punahnya mahluk purba……jelaskan pula soal siapa sebenarnya yang dikatakan Nabi Adam dan beliau ada ada jaman apa ??……

    Jawab dengan jujur dan kuntit mereka yang beragama islam…mulai klas atas sampai klas bawah / rakyat kecil…para DPR…Pejabat….Usahawan sukses….sampai orang termiskin dan rumahnya dari gedhek…..telisik…bagaimana hidup mereka….saya berani potong leher bahwa mereka banyak menyalahi aturan……dimana bekas dari sembahnya atau sholatnya…..sholat bagi orang gebleg bin bahlul hanya mengatakan bahwa gerak jengkang jengking itu harus dilakukan kalau tidak akan mendapat dosa…….omongan apa ini….kenapa sholat disininimkan dan diarahkan hanya kepada dosa dan pahala…bukan kepada tabiat nurani sebagai mahluk sempurna……..

    Saya orang islam dan keluarga saya juga islam…katakan dan bebas mendakwa saya sebagai orang islam munafik dan saya katakan bahwa Islam sudah gagal diajarkan oleh para pengajar sontoloyo….

    Saya seperti memusuhi agama saya sendiri dan rasa sedih ini tak terhingga kalau ternyata mereka yang mengaku beragama dan ber Tuhan Allah hanya lelamisan di ujung bibirnya…kebohongan yang nyata…..mereka dan para pengajarnya bukan menyembah Tuhan…mereka hanya mengejar duniawi ketika hidup dan mengejar surga bila sudah meninggal dunia…..berlagak sopan dan santun ketika masuk masjid atau mushola dan berbuat berangasan lagi dengan berbuat nista dan kebohongan…..dengan alasan dosa bisa di impaskan dengan sholat 5 waktu…omongan dan ajaran dari pengajar bermata mblero dan omongan tahi kucing….beragama dan menyembah sudah tidak perlu ngomong pahala…..agama yang semestinya bisa mencegah perbuatan keji dan munkar…..bukan ngomong soal jihad….mati sahid….tidak usah ngomong kafir kepada orang faham lain…..bengak bengok di corong masjid……agama adalah ajaran pribadi….sendiri….sunyi…mendekat dengan merendahkan diri….membuktikan dengan perilaku dan kerja nyata….amal baik….saling menghormati…tolong menolong….bukan petentang petenteng ngamuk sana sini……memuakkan…….

  38. mas Lare Bantul…
    makanya nek nulis dipikir dulu!

    lihat tulisanmu sendiri…..kamu nanya, kamu jawab sendiri:

    Quran sama, sholat sama = 1 golongan saja yang benar dan masuk sorga

  39. Sangat menyedihkan bila dan ternyata kita yang beragama islam masih ukrek ukrek faham lain…….biarkan mereka dengan jalan yang sudah dipilih….kenapa kita yang beragama islam masih saja debat kusir soal agama dan Tuhan…….
    kita sepertinya sudah tidak ingat lagi soal adil dan welas asihnya Gusti Allah……
    Kita yang beragama islam sudah tidak percaya dengan Firman Allah sendiri bahwa segala sesuatu adalah atas kehendak NYA….semua apa yang ada adalah dalam lingkup genggam tangan NYA….tidak ada yang bisa lari dari pandangan NYA…..
    Dosa dan salah kita hanya Tuhan yang tahu dan hanya DIA yang bisa membenarkan perilaku kita…..kita memang tidak sangat tahu bahwa dan kenapa perbedaan selalu ada…..berbunuh bunuhan sesama manusia……

    Beruntung sekali bila kita berkedudukan diatas kebenaran dan bukan seperti Firaun atau Namrud dan apakah benar bahwa 2 raja itu masuk neraka…siapa yang tahu soal ini…….

    Kebenaran memang harus ada ujudnya dan ada wujud sosoknya dan sebaliknya kepongahan…kesombongan…kenistaan juga ada wujud sosok manusianya dan semua ada dan diadakan sebenarnya untuk apa dan siapa……bagaimana nasib dari para contoh hal buruk itu…..apakah mereka masuk neraka dan disiksa….siapa yang menjamin hal seperti itu……apakah Nabi atau kita yang sepertinya paling benar dalam menilai sesuatu seperti itu…sesuatu yang tidak kita ketahui juntrungnya……..

  40. DiturunkanNya Azab

    mas Tono…

    Nuwun sewu…
    @ sdr Azab yg terhormat….

    Saya sih memilih yg simple2 aja, lha wong mau berbuat kebaikan aja kok kakean thethek mbengek, jadi rujukanany ya, berdasarkan rasa pri kemanusiaan dan pri kebinatangan, boleh jadi landasan dasarnya “Kemanusiaan yg adil dan beradab” jelas kan manusia yg beradab artinya yg punya peradaban, bukan yg “Ber Azab”
    ——————————————————
    Apakah yang “relatif” bisa menjadi rujukan???
    yang menurut kamu baik…bisa jadi ada buruk di baliknya, atau yang kamu anggap buruk…bisa jadi ada kebaikan di dalamnya. Menurut kamu baik, menurut saya buruk atau sebaliknya.
    Jadi…sudah harus ada rujukan yang pasti dan mutlak.
    Kalau kebaikan/keburukan dinilai menurut selera masing2 jelas menjadi keos…
    Dalam segala aspek kehidupan, suka maupun tidak suka, sadar maupun tidak disadari…semua sudah tentu ada rujukannya yang dinilai “paling benar”. Dalam agama tentulah yang “mutlak benar”.

    menurut Dalbo: Tuhan “Maha Tidak sempurna”
    adalah “Yang Mutlak menciptakan kadar yang Tidak sempurna” itu!
    gimana dalbo?! ditunggu!

    lanjut…………………………..
    ————————————————————————————

    Maaf menurut sy sdr Azab tergesa2 membaca komen sy sehingga menyimpulkan kalau menurut Dalbo Tuhan maha tidak sempurna., ini sy coba copas lagi dibawah ini yg sdh sy tuliskan mohon di baca dg sabar, gak usah keburu2 nonton sinetron.

    Sdr: Ah..kita ini kan manusia tidak sempurna…
    Dlb: itu alasan sj… kita sdh sempurna dg kelebihan dan kekurangan kita, klo manusia tidk sempurna berarti Tuhan Maha Tidak sempurna?

    Nah….jelaskan …? manusia yg sok beragama sering mengingkari sumpahnya sendiri…mereka bilang Tuhan Maha diatas segalanya….nah giliran mereka sengaja berbuat kesalahan terus ngeles ..lha kita ini kan mahluk yg tidak sempurna, bg mana Tuhan yg katanya Maha sempurna menciptakan mahluhk yg tidak sempurna, jadi kalau menurut sy manusia ini ya sdh di ciptakan dg sempurna, dg segala kekurangan dan kelebihan kita,maaf sy tdk bilang manusia mahluk paling sempurna lho ya…
    Lha kalau kita bilang kita ini tdk sempurna, kan berarti yg menciptakan maha tidak sempurna, kan katanya beliau maha di atas segalanya…

    OK santen peresan klopo, ….cekap semanten piatur kulo…
    Kupat lawuhe teri, menawi lepat I am sorry…

    Salam ..semoga sdr Azab, menjadi manusia yg beradab…

    Asah, asih, asuh…
    Dalo with loughter….
    ————————————————————————————
    jurus ngeles mas…sah2 saja…

    Sekarang saya bertanya dulu kepada anda…
    Apa yang dimaksud dengan “manusia yang sempurna” itu…ditunggu!

    Dan kamu terlihat belum paham dengan arti dari kata “Maha” itu sendiri.

    salam ngeles.

  41. DiturunkanNya Azab

    ayo mas Tono/Dalbo…

    Jawab pertanyaan saya yang SIMPLE:

    Apa yang dimaksud dengan “manusia yang sempurna” itu…ditunggu!

    dan tentang “relatif”:
    Tunjukkan dan sebutkan apa yang “tidak relatif” dan “tidak berubah-ubah” di muka bumi ini, termasuk di muka anda!….ditunggu!

  42. mas Tono/Apalah Arti….hehe

    Bisa buat notebook, laptop, hp, barang2 elektronik, dan segala barang mewah itu kan dari hasil menyedot harta karun di negeri ini…mosok lupa…huaha haha
    tambang emas, berlian, minyak, gas, semua di boyong ke luar….haha sampe2 beras dan ketan…untungnya cd (perangkat lunak kamu) ga keboyong juga…huahaha haha

    Jadi apa boleh buat…bangsa kita tinggal menikmati hasilnya meskipun dikit…heh
    maklum ekonomi high cost alias biaya tinggi…boros artikel kayak kamu, manfaatnya ga ada….huaha haha

  43. ya kalo pertanyaanny cuma ngek ngok ngek ngok aja gmn jawabnya mas.
    terkadang pertanyaanmu persis orang gila soalnya bnyak ketawanya aja.
    coba nanya yg baek pasti d jawab baek.
    kalopun di jawab ya d sambung. biasanya kamu cuma ngeles. model kayak kamu pasti penggemar sepak bola. bisanya cuma memaki aja.
    Gimana mas?? mau tanya yg baek tidak seperti orang gila ato cuma tanya ngek ngok ngek ngok aja dan hahahahaha?????????

  44. betul….luar biasa…bisanya cuma nampung pertanyaan…”operator pasif”…haha

    Mas Sabdo itu ga sama dengan kamu. beliau istilah kerja ya tenaga ahli. tenaga ahli butuh waktu berpikir dan hasilnya adalah jawabaan yg benar santun penuh etika dan penghormatan atas sebuah pertanyaan. bukan pasif . beda donk. sedang kamu tenaga kerja. namanya saja OPERATOR. sekolah ga tho…. tenaga kerja tu pake otot bukan otak. otak di dengkul. dengkul kropos ya kaya kamu. ngoceh ga nyambung.
    benerin dulu otak kamu tuh. hahaha ma dengkulnya sekalian…. jengkang jengking ya hasilnya gtu. dengkul sakit. otak di adu terus ma tanah. gobblok…

  45. Salam untuk yang terhormat……..Temannya Bima……

    Saya cukup belajar dengan cara sendiri yang mungkin sangat salah menurut agama islam atau agama lain…….biar resiko akan saya ambil karena itulah saya…apa yang saya pilih menurut kata hati saya dan faham saya tidak pernah menyerang faham lain selama mereka juga menghargai faham dan manusia lain…..
    Benar yang Anda katakan bahwa saya sebagai dan mempunyai hati yang membatu……siapa yang tahu apa isi hati manusia….perasaan saya kepada seluruh manusia / alam semesta dan juga kepada Gusti Allah…….

    Saya hanya sangat menyayangkan kenapa para manusia di muka bumi nusantara ini berpikiran seperti itu yang seakan akan membenarkan apa apa yang sudah diyakini…….

    Saya bertanya dan menulis memang tidak perlu dijawab karena jawaban itu sudah saya dengar jauh jauh hari……jawaban dan analisa yang dikeluarkan atas rasa iman dan percaya atas semua kejadian sejarah……

    Saya membenarkan apa apa yang Anda terangkan soa bermacam kata dan ulasan itu tapi seharusnya dan seyogyanya Anda tujukan kepada para jamaah di masjid atau di mushola karena disini bukan tempat mengulas agama dan bukan sebagai olok olok dan merendahkan manusia yang seakan akan kami semua adalah manusia congek…goblog…tidak bernurani….kejam.. disini mungkin membahas hal yang mungkin sangat sepele yaitu tentang pribadi manusia dalam berperilaku dan mungkin sangat sepele bagi Anda yaitu leluhur Nusantara……

    Kalau ternyata tulisan Mas Sabdo menghina islam maka seyogyanya Anda menulis lewat email untuk menghapus itupun kalau para tamu merelakan……apa yang ditulis adalah kenyataan hidup dan bukan mengada ada……..

    Kalau Anda memang islam sejati maka datangi blog yang benar benar sangat tidak sefaham dengan islam maka datangi blognya Tri Budhi Dharma / blog Parikesit….disitu ada lawan tangguh dalam adu argumen….silakan pencak silat disana…..saya yakin Anda pasti keok……saya ingin tahu kehebatan Anda dalam soal islam dan seberapa besar kemampuan logika pikir Anda dan seberapa besar keimanan Anda ketika berhadapan dengan Mas Tri Budhi Dharma………….

  46. Untuk orang paling suci di blog ini…….BIMA atau Temannya Bima…….

    Beritahu saya dan semua orang yang Anda anggap kafir dan goblog diblog ini bila sudah atau sedang adu argumen dengan yang terhormat Bapak Tri Budhi Darma ? Parikesit…cari sendiri blognya atau saya carikan alamatnya…….oh ya…saya sudah siapkan ambulance untuk Anda……saya jamin Anda pasti jadi gotongan…keok……

  47. Orang-orang yang taqwa dan kuat imannya, tentu akan tegar dan teguh menghadapi semua ujian hidup itu dalam menempuh JALAN YANG LURUS (Al Furqan).
    ——————-
    oh pantes..baru tahu dech si sy.. :oops:
    fyi, tadi dari pasar si sy liwat pinggiran bandara…
    jd inget kata temen bhw di lokasi bandara ada jalan yg lurus (landasan pacu)..
    tapi koq setelah si sy perhatiin..tu landasan pacu ada ketidaklurusan alias melengkung yak….jd heran…ato blo’on si sy makin kambuh yak.

    waaah koq..semakin diperhati’in apapun (ndak hanya jalan) yg spintas berkesan lurus, tapi ada aja ketidaklurusannya walopun kurang dari 1mm,…jadi apakah maksudnya jalan yang lurus ada dalam hayalan yak….hmmm.

  48. Itulah mengapa dinul Islam perlu diturunkan, karena dholimnya manusia.
    manusia dholim dan keblinger spt kamu itu

    looo…keberadaan umat pun juga bertahap…kamu paham ga sih…istilah “umat terdahulu”?! Ketika kamu orok dalam rahim pun kan ga langsung jreng. Apa kamu bisa merubah kodrat sunah-Nya?!
    Goblok poll plus bego sak ratan sebelum si AHMADMU sudah ada UMAT TERDAHULU yaitu Yahudi dan kristen . kalo langsung jrenk blegudug ada si AHMADMU artinya ga da nabi ADAM menurut versimu. BUKUMU RUSAK ATO KOMPUTERMU RUSAK ATAU OTAKMU RUSAK MASS???? apa kamu bisa benerin? itu namanya keberadaan umat yang bertahap. atau jangan2 AHMADMU itu ALIEN ya…. tiba tiba nongol

    Kamu yang belum mampu memahaminya dengan utuh…kalau dijelaskan pasti kamu akan tetap ingkar…ini yang namanya ‘hati membatu’.
    Kamu toh jg suka dijelaskan tetapi sllu kamu tentang dan ngeles. namamu kan jg jago ngeles. sek..sek… yg hatinya membatu itu siapa? bukannya itu kamu sendiri? sampai sampai kamu bkin simbol betapa kerasnya hatimu. kamu bikin pemujaan berhala di ARAB sono. MemBATU HITAM lebih gede dr gajah..

    Agama tetap lurus, yang bengkok adalah manusianya…
    Islam itu mudah kalau kamu mau memahaminya dengan akal waras.
    Sayangnya kamu ga waras. Agama adalah sakral. omongan nabi omongan Rosul wahyu Allah. kamu anggap mudah… manusia SONTOLOYO KAMU
    AGAMA ADALAH SUSAH. kalo mudah ya bkin aja agama baru kalo bosen ya bkin baru lagi

    Itulah yang dinamakan dengan ujian hidup, seperti pilihan langkah hidup yang saya sampaikan di atas. Orang-orang yang taqwa dan kuat imannya, tentu akan tegar dan teguh menghadapi semua ujian hidup itu dalam menempuh jalan yang lurus (Al Furqan).
    sudah tahu itu semua adalah ujian. kenapa kamu dan golongan mu laskar jahit ga sabaran gtu. sama saja kamu tidak mengikuti hadisnudis sama saja kamu tidak kuat imannya. iman saja tidak kuat apalagi imen….
    jalan mu sudah lurus le… MATAMU yg bengkok liat pantat santriwati dan santribanci melenggok

  49. Temanya Bima@
    salam kenal mas Tman bima

    Saya bingung baca yang ini : A vs B doank ga lbih baik dari itu,

    Kalau bicara agama :
    si A yang mengimani A Ujung nya ya bakal A,mau dibawa kemanapun tetep A namanya juga mengimani,sampai matipun ya imani,mau salah mau benar ya imani…kan imani….mpe kiamatpun ya cuman sebatas imani…bagaimana pula bisa melebarkan pikiran seperti itu……apa bedanya dengan berdebat antara partai A dan partai B…sama-sama mempunyai doktrin yang mendarah daging yang matipun akan dijalani dengan tersenyum (Stelah mati dikasi Lem bibirnya)

    kecuali yang dibicarakan itu urusan kembali kepada Fitrah…kalau fitrah nya kembali ke jalan tuhan…kan bisa sedikit mencair…..kalau tuhan cuman yang dimengerti dari satu buku panduan kan bisa di argue dengan berbagai sudut…barulah debatnya bisa agak sehat dan ilmiah……tapi saya yakin Tuhan nya mas temanya bima pastilah akan berusaha sekuat tenaga selalu ke A…..tpi tetep aja musingin…N ga sehat,

    Sebenernya saya ga pengen ikut campur mas…tapi karena coment ini mengandung kelucuan yang mendalam sedalam lembah gurun pasir…ya terpaksa dech saya ikut nimbrung….saya pingin tanya…kenapa banyak negara-negara di dunia seakan-akan memusuhi negara timur tengah :
    apakah karena agamanya…?????…kalau YA…kenapa indonesia yg mayorits islam tidak diperlakukan sama dengan ngr timteng

    ini saya selipin sdikit pertanyaan yg sangat mengganggu akal sehat saya mas
    itupun kalau mas sudi menjawabnya,kalau engga dijawab jg gpp :

    1) kenapa sih di timteng seneng banget mengarak tubuh orang mati perang keliling kota sambil meneriakkan all…..(tiiitt)….bar
    Apa itu bagian dari budaya setempat…..kalau YA…luhur banget Tuhan mereka ya
    ……jasad pun bs dihargai sedemikian rupanya…pastilah tuhannya sngat sayang dengan umatnya tsb n dberi hdiah sorga yg berkilauan

    2) kenapa sih muslim yang solid bin mengebu2 sperti (..U..) di indonesia ini ga pernah tampil gagah berani melakukan pembelaan trhadap (yang katanya) sesama sodara2 muslim(yang katanya harus dibela darah dengan darah)
    Kenapa hanya muslim yg dianiaya dinegara selain timteng aja yang harus di bela mati-matian…hal ini membingungkan buat sy mas/agak aneh/jangan2 ini bagian dari politik

    3) Kalau boleh Berapa sih pmerintah Arab menghabiskan Biaya untuk mengurus jemaah haji dari indonesia yang ribuan setiap tahun-pastinya banyak,ya-kasian dong pmerintah Arab ngrusin bnyak jemaah tuhan,lama-lama bs bangkrut ngra arab tuch

    4) kenapa sih binatang-binatang di arab ga sama bentuk dan sifat hidupnya dengan binatang di indonesia

    mkasi sblomnya atas jawbanya,silahkan djawab mas

  50. tumben ga pake smiley? takut ketahuan ya?
    kenapa jg tidak kamu jawab pertanyaan “sholat itu mau tau apakah itu coklat atau tai? apa kamu yakin? Si amadmu kan buta huruf. gmn nulis gmn bikin rujukan. memng betul dia ngmong lisan kalopun ada yang nulis , APA YANG DI TULIS?/? wong ga bisa baca trus apa tau rujukan itu sdh sesuai dengan yg di omongkan atau tidak. Bapakmu buta huruf. lalu bapakmu mendikte sesuatu blanjaan. bisa jadi kamu yang nulis kamu putar balikkan angka. spy kamu untung. waktu kamu sodorin ke bapakmu beliau cuma mnggut mnggut ga ngerti. hahahahahaha

  51. mas Setiono…
    kamu kan kresetan…kenafa ga dijawab soal anggur, incest, editing kitab, ayat buntung, kisah yang tidak mendidik?…dst

    Soal anggur:
    memang tidak ada ayatnya dalam alkitab, yang menegaskan bahwa y telah melakukannya. Lantas mengapa kamu minum anggur dan mencercah roti sebagai simbol daging? (bukan roti isi daging loooo…). Sedangkan y bersujud ada ayatnya, mengapa kamu ingkari? kamu kan tahu perbuatan nabi adalah teladan bagimu. Apa hakmu memilah-milah ibadah sesuai dengan seleramu sendiri! malah mengada2kan yang tidak ada dalam kitabmu. Tunjukkan tata cara ibadah mu di gereja, apakah ada rujukannya dalam kitabmu. Satu pun tidak ada yang sesuai!

    Tentang incest: memang ada dan jelas terdapat di dalam alkitab, jadi apa yang mau kau pungkiri. silahkan buktikan dalam kitabmu sendiri. Malahan kisahnya sangat lengkap dan vulgar.

    Masalah editing kitab: semua orang juga sudah tahu, ada terjemahan alkitab menurut bhs gaul sehari-hari. bahkan beberapa ayat dibiarkan kosong…maksudnya apa itu?! tanpa penjelasan yang jelas (js)…hehe. Apakah itu yang disebut dengan kitab suci.

    jadi apa bedanya dengan artikel dalam blog ini, yang senantiasa dapat diedit dan diubah2 menurut selera???

    monggo mas…ditunggu (minta bantu Sabda untuk menjawab juga boleh)…haha

    ——————————————————————————————–
    he… LENG.MALENG……. keto’ane penyekit SARAPmu ki PARAH tiba’e. wong KYAIMU dewe, ra wani nerangno lan nglaksanakno AGOMOmu kanthi BENER wae, athek katene takon nang wong liyane. balik ngaji kono lho seng BENER…… OMONGONO KYAImu iku, OJO atek di sengetno (barang** seng HAQ, seng sejatine wong liyo yo wajib di kabari ) Opo barang HAQ iku ?????? seng paling dasar ( SAHADAT ) ojo mung sahadat SAREAT ( LAMBE ) thok seng di unggul** no, kon NERANGNO kanti GAMBLANG. alip JEJEG AE RA WANI NERANGNO, PO MANEH alip BENGKONG. LENG, MALENG…..

  52. Apalah Arti….
    ya kalo pertanyaanny cuma ngek ngok ngek ngok aja gmn jawabnya mas.
    terkadang pertanyaanmu persis orang gila soalnya bnyak ketawanya aja.
    coba nanya yg baek pasti d jawab baek.
    kalopun di jawab ya d sambung. biasanya kamu cuma ngeles. model kayak kamu pasti penggemar sepak bola. bisanya cuma memaki aja.
    Gimana mas?? mau tanya yg baek tidak seperti orang gila ato cuma tanya ngek ngok ngek ngok aja dan hahahahaha?????????
    ————————————————————-

    mbak Endah/Apalah Arti…hehe

    pan kalau masuk kandang domba…sebaiknya kita ngembek dulu…haha

    lihat donk kisah pedagang peci (muslim) dengan ‘monyet2 berpeci’ itu…mosok lupa huaha haha…

    persis….persis…persis….apalah arti sebuah peci haha haha……………………..

  53. mbak Endah/Baok…

    ahli adu domba…atau ahli domba adu mbak….haha

    yang kewalahan yang ngumpet lama….(alias ga dijawab!) huaha haha…

  54. mas Sabda/JS/Endah/Apalah Arti…hehe

    ah kau itu…kalau sudah tak ada argumen…akui sajalah!…huaha haha

  55. @Mas JS, para sedherek,

    Sudah pernah saya tulis di sini, dan kita semua tahu, ada cem macem versi Islam. Ada 70 an versi Islam , yang benar cuma satu. Ini blog KEJAWEN, BUKAN blog Islam. Kalau mau, yang tertarik pada Islam klik saja ,Islamlib dot com. Ini blog yang dikelola Mas Ulil, blog Islam yang santun dan bagus.

    Tapi, kalau ada yang belum tahu – lagi – blog Islam Liberal ini juga mendapat serangan dari orang2 Islam yang …. merasa Islam mereka paling benar. Mas Ulil itu malah pernah mau dibunuh, dan terakhir dapat paket bom ! Lha wong blog Islam saja diserang oleh orang2 Islam sendiri, apalagi blog kejawen !

    Bima,TS,Temannya Bima,War Ning,Domba Botak, Domba Game Bel,dll, menunjuk pada orang yang sama, Mas Bima/TS. Operator Ngumpet, kalau bukan Mas Bima , ya kembarannya Bima, sami mawon ! Menurut Mas Bima dengan bermacam-macam nama ini, versi Islamnya lah yang paling benar …. Mas Bima mau blog ini dibubarkan saja, tapi beliau bilang begitu dengan nama/avatar lain…. Pernah Mas Bima ini nulis, dengan nama lain ‘ Mas Bima dah lama ga muncul, pertanyaan2 beliau banyak yg ga dijawab …’ Mas Bima mungkin berpikir orang2 di blog kejawen ini begitu dungunya, mereka tidak akan tahu bahwa tulisan itu adalah dari Mas Bima sendiri .

    Saya tidak habis berpikir kenapa Mas Bima …. betah di blog kejawen ini ….Apakah di luar sana tak ada blog Islam yang bisa membuat Mas Bima betah ? Jawabnya mungkin saya harus tanya rumput yang bergoyang …. Tapi, bahwa Mas Bima , dengan cem macem nama itu, betah disini, ini merupakan bukti bahwa blog ini memang …ruarrr biasa ! Acungan jempol untuk Mas Sabda dan komentator2 yang ikut membuat blog ini
    …. dahsyat : Mas JS, Mas Tembayat, Mas O’on, Kang RD, Jeng Dewi,Mas Ijogading, Mas Bratayuda, Mas Wongsorejo, Mas Dalbo, Mas Edy, Mas Kebo Ijo,dll. Mereka ini lah pemain2 dalam orkestra Sabdalangit, sedangkan Mas Bima itu ….eh hem, apa ya …?

    Pernah Mas Sabda …menanggapi Mas Bima, ada semacam perdebatan …. Tapi, saya pikir itu …. buang2 waktu Mas Sabda saja …. Mas Bima/Temannya Bima/Domba Botak/Domba Game Bel/War Ning/Operator Ngumpet biarkan jadi …. dirinya sendiri. Kalau Mas Bima membaca ini, semoga Allah selalu memberkati anda,dan ingat kata Allah, BUKAN kata saya :’ …Agamamu untukmu, agamaku untukku ….Tak ada paksaan dalam agama …’

    Salam katresnan,

  56. yuup Mas JS . akur. coba sekarang ditelaah deh sedulur semua. terutama yang gandurung dengan sorga . Manusia yang mencari sorga itu tidak salah sia[pa sih orangnya yang tidak suka dengan kemuliaan. la kemudian kenapa sih iblis setan kok dimasukan ke dalam neraka . apa ya se kejam itu kesalahan Iblis tidak mau bersujud kepada adam terus dihukum . padahal Allah SWT maha Tahu . artinya sebelum Allah memerintahkan Malaikat dan iblis untuk bersujud, sesungguhnya Allah sudah mengetahui jawabanya sampai pada Permintaan Iblis untuk menggoda manusia juga sudah tahu kejadianya. lalu apakah Iblis dan syetan dimasukan neraka mereka tersiksa. padahal iblis dan syetan itu kejadianya dari api . ini artinya api dimasukan kedalam api atau kembali keasalnya . Lo jawablah sendiri sendiri … sersiksakah iblis dan syetan … ?. Nah inilah Kemaha adilan Allah. Allah yang Maha tahu dan Maha adil itu jangan disamakan dengan ukuran adilnya mahluk ciptaanya . Mari kita hidul Lila Legawa Temen sabaar dan berbudi luhur . Ingat agama ratu adil itu sabar darono. siapapun yang sabar darono akan mendapatkan keselamatan. Salam keselamatan dan Salam rahayu wibawa mukti semuanya.

  57. eh…si o’on baru muncul…es’mosi juga ya…haha

    gimana mau lurus, suka nyela diskusi orang…hehe
    pertanyaan di diri sendiri ga dijawab?! mana…mana jawabannya?????????

    emang gampang kalau nyalib, slab slib jreng upload video. blog tempe….huaha ha

    Blog Sang Rakean niye…asah asih asu….haha

  58. @Blog Sang Rakean/O’on/Apalah Arti….

    hmmm….cerminan alkitab dan pengelola blog

    salam

  59. toh tetep barang haram juga toh. dan kamu tetep pake. menjilat ludah sendiri. itukah ajaran AHMADMU? jangan2 jg di suruh jilat bokong yg di depan saat sholat ya??

    Jadi apa boleh buat…bangsa kita tinggal menikmati hasilnya meskipun dikit…heh
    bangsa yang mana le….? kamu punya bangsa? bangsa mu itu BANGSAT dr ARAB le..le…. kan kamu jg boros artikel katanya CINTAILAH PRODUK DALAM NEGRI. Kok kamu cinta banget produk ARAB???? hehehehe
    Saran ye….. jangan bawa ONTA… kandangnya sdh penuh. ada KIJANG PANTHER KUDA MUSTANG JUGA JAGUAR…. tapi masih bisa terima sidkit ruang kok buat WEDUS kayak kamu le…….

  60. Ga akan berani kesana dia. wong pangkatnya rendah. kalo pangkat tinggi gaya bahasa nya ga akan seperti itu. hehe
    suruh aja datangi DANTON biar di dor. model gni kalo dibiarkjan lama lama bisa jadi teroris. sebaiknya BIN lebih memusatkan perhatian kepada org yg kayak gnian.

  61. emanknya enak jengkang jengking di entup kolojengking…. ngadhek le sing jejeg sing pener sing jujur

  62. Katanya SHOLAT HANYA UNTUK MEMBUKTIKAN MANA COKLAT MANA TAI…. MAKANYA JENGKANG JENGKING… MANA YANG BENER… MASA MAU MASUK SORGA HARUS BAUIN TAI TEST NYA,,,,

  63. Nuwun sewu..
    @ sdr Azab, nah..tu kan anda terburu2 lagi, baca tulisan sy…
    Lho kok..? lha buktinya masih di tanyakan lagi dan lagi..
    kan sy bilang rujukanaya ” Kemanusaian yg adil dan ber adab” bukan “berazab” kalau anda manusia Indonesia pasti tahu kalo ini landasan dasarnya adalah Pancasila, titik (no coma) tidak perlu di pertentangkan, kalau dlm khasanah Jawa ada falsafah Memayu hayuning bawana, artinya ikut menjaga, memelihara Buana bumi dan segala isinya termasuk manusia,
    Lha kalau menurut anda Yang paling benar rujukanya pd agama dan mutlak kebenaranya, ya saran saya, ber agamalah, dan aplikasikan ke “paling benaranya” dan ke mutlakanya titik ( no coma)

    Azab: Apakah yang “relatif” bisa menjadi rujukan???
    yang menurut kamu baik…bisa jadi ada buruk di baliknya, atau yang kamu anggap buruk…bisa jadi ada kebaikan di dalamnya. Menurut kamu baik, menurut saya buruk atau sebaliknya.
    Jadi…sudah harus ada rujukan yang pasti dan mutlak.
    Kalau kebaikan/keburukan dinilai menurut selera masing2 jelas menjadi keos…
    Dalam segala aspek kehidupan, suka maupun tidak suka, sadar maupun tidak disadari…semua sudah tentu ada rujukannya yang dinilai “paling benar”. Dalam agama tentulah yang “mutlak benar”.
    ———————————————————————————————-

    Dalbo: walah walah mas…lha terus kapan kita ada waktu untuk ber buat kebaikan kalu berfikiran mbulet terus begitu,,,dan di topik ini kan dah jelas ngebahas seluk beluk hukum karma.

    Azab: Sekarang saya bertanya dulu kepada anda…
    Apa yang dimaksud dengan “manusia yang sempurna” itu…ditunggu!

    Dalbo: Lha tu kan lagi2 anda nggak nyemak dan terburu2 baca tulisanku,..
    kan sy bilang manusia yg sempurna ya itu manusia yg mempunyai kekurangan komplit dg kelebihanya titik (no coma)

    Azab:Dan kamu terlihat belum paham dengan arti dari kata “Maha” itu sendiri.

    Dalbo: Belum paham???hmm mungkin sj tapi yg jelas antara sy dan anda berbeda cara memahami arti “maha” itu,
    BERBEDA, boleh kan?

    yu ginten klelegen ulo, mangan bakwan nggo lawuhe..
    cekap semanten piatur kulo, iki wis awan aku tak nyambut gawe…..

    Golek rejeki….yuk….sapa yg ikut….

    Asah, asih asuh..

    Dalbo with mesem…

  64. Salam Mas Tanwakito……..

    Iya Mas…..sayang sekali kalau saya tidak pandai berargumen….saya akui bahwa saya bodoh dan sedikit ilmu agama…membaca nggetu dan mbulet dan ternyata tidak dijalnkan satu ayatpun…..tapi kalau si dia mampu mengikuti apa yang saya jalankan dalam hidup maka saya akan berguru kepada si beliau yang top markotop itu……paling banter si dia bukan orang penting di masyarakat dan bukan orang penting dalam organisasi…….apa si dia guru ngaji anak anak……lumayan kalau sudah mau bekerja untuk itu…..kalau dia aktif hadir dalam masjid menjadi muadzin mungkin dan lalu naik menjadi imam sholat….di undang kenduren atau hajatan…beri doa…..lalu jadi modin kampung…jadi modin atau pembantu di KUA kelurahan….lalu nyambi berceramah ibu ibu dan bapak bapak di RT / RW dan eng ing eng bisa jadi ustad kampung atau kyai karbitan dan lalu memakai aji mumpung dan kalau nasib baik bisa jadi kyai di saluran TV swasta……ha…ha…ha……….

    Sangat sayang kalau dan ternyata blog ini ketamuan teroris…tidak dialam nyata…di dunia net juga direcoki…….biarkan si dia nerocos terus …lihat saja apa yang ditulis seperti pertanyaan yang tidak perlu dibahas….sangat tidak bermanfaat untuk ketentraman hati…..selalu memberi pertanyaan dan jawaban hanya itu itu saja…..hanya katanya…ngeles dan lari…apa dipikir firman Tuhan hanya di kitab saja….apa yang dikira bahwa para tamu disini tidak ada yang beragama islam atau beragama bangsat dan kafir menurut si dia…….apa si dia itu mblero dan tidak mengakui bahwa banyak orang yang bukan islam juga dididik hatinya oleh Gusti Allah…terus apa si dia bilang itu salah dan musrik….apa dia berpikiran bahwa Allah hanya mikiri dan sayang orang islam…..suruh si dia menjawab kenapa negara islam selalu tawuran sendiri di timur tengah sana dan juga di negeri ini…..mereka berkelompok dan berorganisasi mengatas anamakan pembela islam…….apa yang di bela lha wong islam tidak ada masalah di negeri ini…..negeri ini bukan negeri agama….mereka hanya benalu dalam agama islam….cari muka dan pengaruh toh nantinya juga menjadi bajingan dan tukang palak dan mengemis ke orang cina dan pejabat atau usahawan sukses dengan alasan macam macam………..

    Boleh saja si dia . teroris blog ini mengaku dan merasa hebat….ngelem awake dewe paling jos mangojos dan merasa paling suci….lha wong ngomongnya saja sudah bernada merendahkan……apa si dia memang ditugaskan untuk membuat blog ini ramai….hanya Mas Sabdo yang tahu jawabnya…….

    Kalau si dia berani dan menegakkan ajaran islam maka lebih baik si dia berkunjung ke blog Parikshit / blog membahas ilmu Budha dan SP……apa si dia masih bisa nyaho…paling 1 ronde sudah keok……nanti saya cek Blog Mas Parikshit masih ada atau tidak…..saya ingin tahu…teroris di blog ini apa punya nyali untuk datang dan beradu argumen dengan Mas Tri Budi Dharma…..paling paling mewek mewek…..nangis seperti anak kecil…….

  65. @ Tan waskita
    Tuhan mana yang mau memberkati orang2 spt itu , paling2 tuhan mereka minta tumbal darah mereka, karena nabi mereka juga haus darah sama seperti tuhannya , setiap tahun makan korban jiwa bila pergi haji, belum lagi yang mati jadi pengantin di gereja, belum lagi yang mati bunuh2an sesama muslim di pakistan dan afganistan, gitu kok orang indonesia mau2nya nyembah batu hitam yang haus darah.

  66. ayo mas Tono/Dalbo…

    Jawab pertanyaan saya yang SIMPLE:

    Apa yang dimaksud dengan “manusia yang sempurna” itu…ditunggu!

    dan tentang “relatif”:
    Tunjukkan dan sebutkan apa yang “tidak relatif” dan “tidak berubah-ubah” di muka bumi ini, termasuk di muka anda!….ditunggu!
    ———————————————————————–
    leng, MALENG…….. RAImu ku ROTO yo ???????

  67. Ah,………. dari dulu bisanya cuma bikin TTS, ujung ujung nya nanti peranyaan nya di jawab sendiri sambil nyalahin orang lain, dan mendakwakan dirinya plg benar,,,,he,,,,he ( tipikal sakit jiwa ) ……manusia sempur-na or manusia semprul,….????

  68. Ah,………. dari dulu bisanya cuma bikin TTS, ujung ujung nya nanti peranyaan nya di jawab sendiri sambil nyalahin orang lain, dan mendakwakan dirinya plg benar,,,,he,,,,he ( tipikal sakit jiwa ) ……manusia sempur-na or manusia semprul,….????

  69. @ Sepoy ……Salam dan hormat saya………terima kasih……..semoga kita semua sadar …………salam rahayu…..

  70. @Sepoy
    diantara spiritualis di sini yang cinta damai cuma budha…..
    ———-
    Budha memang tidak suka marah.. beliau suka tersenyum.

    Budha bersabda: suatu kalimat yang baik dapat mendatangkan cahaya/anugerah selama 40 hari.. begitu juga sebaliknya..suatu kalimat yang buruk dapat mendatangkan kegelapan / bencana selama 40 hari..

    semar adalah sangat disiplin dan keras tidak seperti yang dibayangkan orang jawa
    ——–
    Semar itu hitam putih (tegas), Setia (sama Budaya Jawa)

    Jika mesemnya Semar digabung sama Senyum Budha… Sejuklah Dunia..

    Rahayu

  71. @Budha Julai,

    Saya sering lihat patung Buddha yg tertawa – laughing Buddha – di rumah teman2 saya. Buddha yg ini , disamping tertawa, perutnya biasanya … gendut. Tolong koreksi kalau saya keliru, Buddha tertawa ini adalah Buddha versi Asia Timur, China (?), sedangkan Buddha yg juga avatar anda di sini,yg tersenyum saja, adalah Buddha versi Asia Tenggara, termasuk yg di candi Borobudur.

    Menurut seorang teman saya yg ‘beragama’ Buddha, konon Buddha itu tertawa saja kalau dimaki-maki atau dihina orang,memang beliau gak pernah marah . Ya namanya saja ‘yang sudah dicerahkan’ …

    Oh, saya ingat beberapa tahun yang lalu candi Borobudur dirusak dengan … bom ….We leh we leh candi buatan jenius lokal kok dirusak … Konon, yang merusak bukan orang buddha .

    Salam katresnan,

  72. @ Sen Karna,
    Sepengetahuan saya Sang Budha itu isinya merupakan perjalanan dai Kanjeng Nabi Adam,benar tidaknya saya tidak tahu!Konon kabarnya Bapa Adam diturunkan dibumi tepatnya di tanah jawa bagian barat,dulunya nusantara itu menyatau dengan indocina daratannya.Maka tak heran bila kenangan sang Budha dibuat di Tanah Jawa lewat tangan-tangan terampil dari arsitek Gunadarma.Cinta yang terpisah sebagi sebuah /akibat karma perbuatan ketika ditaman firdaus,hingga kini belum dipertemukan atau disatukan,saat diasatukan itulah maka akan dibukanya zaman baru yaitu zaman keemasan,keindahan,kedamaian dan kemakmuran(zaman kalazuba),ibarat ceirta wayang Nangkula /sadewa meruwat Betari Durga dan kembali sempurna seperti sedyakala lalu bersatu lagi dg Batara Guru.Saat penyatuan itulah waktu dan saat yang dilakukan oleh “Satria Kinayungan Wahyu” yang selama ini masih menjadi “Satria Piningit”.Hal yang sangat menggembirakan adalah saat -saat adanya anugerah pengampunan dosa atas pertobatan bangsa Nusantara yang akan diwakili Satria Piningit untuk menyatukan kembali cinta yang pisah.Masa-masa yang paling indah bagi makluk khususnya manusia adalah saat-saat manusia menemukan rasa “CINTA KASIH ” yang tulus murni.Siapapun yang mbibiti ollo(jahat) di Tanah Jawa ini ing kono wahyune bakal sirna.Sehebat /sesempurna apapun kalau dipergunakan untuk mbibiti olo ditanah Jawa ini maka yang ada hanyalah keruntuhan dan wahyunya akan sirna.segala sesuatu ada masanya.Hukum karma,ngunduh wohing pakarti,hukum sebab akibat akan berlaku,mengapa kejahatan manusia seolah dibiarkan terus ,sebenarnya Tuhan itu Maha Pengasih dan Penyayang,selalu memberi waktu pertobatan,kalau ada makluk yang berlagak sebagai hakim Agung maka,kelak juga akan diukurkan juga perbuatannya itu.

  73. DiturunkanNya Azab

    @Dalbo dan rekan…

    Nuwun sewu..
    @ sdr Azab, nah..tu kan anda terburu2 lagi, baca tulisan sy…
    Lho kok..? lha buktinya masih di tanyakan lagi dan lagi..
    kan sy bilang rujukanaya ” Kemanusaian yg adil dan ber adab” bukan “berazab” kalau anda manusia Indonesia pasti tahu kalo ini landasan dasarnya adalah Pancasila, titik (no coma) tidak perlu di pertentangkan, kalau dlm khasanah Jawa ada falsafah Memayu hayuning bawana, artinya ikut menjaga, memelihara Buana bumi dan segala isinya termasuk manusia,
    Lha kalau menurut anda Yang paling benar rujukanya pd agama dan mutlak kebenaranya, ya saran saya, ber agamalah, dan aplikasikan ke “paling benaranya” dan ke mutlakanya titik ( no coma)

    Azab: Apakah yang “relatif” bisa menjadi rujukan???
    yang menurut kamu baik…bisa jadi ada buruk di baliknya, atau yang kamu anggap buruk…bisa jadi ada kebaikan di dalamnya. Menurut kamu baik, menurut saya buruk atau sebaliknya.
    Jadi…sudah harus ada rujukan yang pasti dan mutlak.
    Kalau kebaikan/keburukan dinilai menurut selera masing2 jelas menjadi keos…
    Dalam segala aspek kehidupan, suka maupun tidak suka, sadar maupun tidak disadari…semua sudah tentu ada rujukannya yang dinilai “paling benar”. Dalam agama tentulah yang “mutlak benar”.
    ———————————————————————————————-

    Dalbo: walah walah mas…lha terus kapan kita ada waktu untuk ber buat kebaikan kalu berfikiran mbulet terus begitu,,,dan di topik ini kan dah jelas ngebahas seluk beluk hukum karma.
    ……………………………………………………………………………………….
    ****
    baik & buruk, benar & salah adalah ‘relatif’.
    Di atas itu semua adalah yang Hak dan yang Bathil (Al Furqan).
    Hanya Islam yang mengajarkan dan menjelaskan secara lengkap pengetahuan tentang yang Hak dan yang Bathil itu. (yang lainnnya?!….heh).

    Yang Maha…adalah Yang Mutlak ber-Hak.

    Azab: Sekarang saya bertanya dulu kepada anda…
    Apa yang dimaksud dengan “manusia yang sempurna” itu…ditunggu!

    Dalbo: Lha tu kan lagi2 anda nggak nyemak dan terburu2 baca tulisanku,..
    kan sy bilang manusia yg sempurna ya itu manusia yg mempunyai kekurangan komplit dg kelebihanya titik (no coma)

    Azab:Dan kamu terlihat belum paham dengan arti dari kata “Maha” itu sendiri.

    Dalbo: Belum paham???hmm mungkin sj tapi yg jelas antara sy dan anda berbeda cara memahami arti “maha” itu,
    BERBEDA, boleh kan?

    yu ginten klelegen ulo, mangan bakwan nggo lawuhe..
    cekap semanten piatur kulo, iki wis awan aku tak nyambut gawe…..

    Golek rejeki….yuk….sapa yg ikut….

    Asah, asih asuh..

    Dalbo with mesem…
    ………………………………………………………………………………………
    jadi jelas ya…sebagai resume pelajaran yg lalu, saya ulangi:

    manusia yang ‘sempurna’ penciptaanNya adalah Imamul muttaqin. (nabi Adam sbl turun).
    diturunkanNya menjadi khalifatullah wan nafs
    diangkat kembali menjadi Insan Abdilah.

    Sesungguhnya ‘nafsu’ mu…senantiasa membawa mu ‘manusia’ kepada kejahatan.

    Salam

  74. DiturunkanNya Azab

    tidak ada yg menyalahi siapa2 bukan?! Semua petunjuk telah diturunkanNya.

    Selanjutnya silahkan anda jelaskan pertanyaan saya berikutnya:

    dan tentang “relatif”:
    Tunjukkan dan sebutkan apa yang “tidak relatif” dan “tidak berubah-ubah” di muka bumi ini, termasuk di muka anda!….ditunggu!

  75. tidak ada yg menyalahi siapa2 bukan?! Semua petunjuk telah diturunkanNya.

    Selanjutnya silahkan anda jelaskan pertanyaan saya berikutnya:

    dan tentang “relatif”:
    Tunjukkan dan sebutkan apa yang “tidak relatif” dan “tidak berubah-ubah” di muka bumi ini, termasuk di muka anda!….ditunggu!
    ————————————————————————————-
    jawabannya tuh tetep sama ja…. RAImu tuh RATA.

  76. Nuwun sewu…
    @ Diturunkanya Azab, Ts, Bima dad siapa saja namau…
    setelah aku coba kontemplasi, merenung tentang ayat2 sucimu dan mencari2 jawaban yg anda tanyakan, tanyakan dan tanyakan lagi..akhirnya timbulah ilham dlm diriku…
    jadi jawabanya adalah ” FUCK YOU!!!!!!!! tolong bilang sama Tuhan mu “FUCK YOU!!!!!

    Dalbo with mringis….

  77. Coba liat ke kaca. muka mas berubah ubah ga? ga berubah kan.. bagus lah.. itu artinya mas harus sadar kalo ternyata muka mas sangat JELEK AUUUDDUUUBIILLAAHHHH MINZALIIIQQQQQQQUMMMMBAHHHDULLUUUUU.. BIAR GANTENG….. NGIMPIIIIIII…..

  78. DiturunkanNya Azab

    yang belum sanggup, silahkan duduk manis di tepian blog…
    awas tergelincir ya…

  79. yang belum sanggup, silahkan duduk manis di tepian blog…
    awas tergelincir ya…
    —————————————————————
    wewewewewewewewe……….. ternyata ni orang lamur tiba’e. KATARAK PARAH !!!!!!

  80. @ Semua, dan Diturunkanya Azab – aka Mas Bima/TS/Domba Game Bel/Biang Ngeles,dll

    Fyi – untuk info anda – sekedar copy paste dan sedikit tambahan ……….

    ….Lha wong blog Islam -Islamlib dot com – saja diserang oleh orang2 Islam sendiri, apalagi blog kejawen ! ….
    Bima,TS,Temannya Bima,War Ning,Domba Botak, Domba Game Bel,dll, menunjuk pada orang yang sama, Mas Bima/TS. Operator Ngumpet/Diturunkannya Azab kalau bukan Mas Bima , ya kembarannya Bima, sami mawon ! Menurut Mas Bima dengan bermacam-macam nama ini, versi Islamnya lah yang paling benar …. Mas Bima mau blog ini dibubarkan saja, tapi beliau bilang begitu dengan nama/avatar lain…. Pernah Mas Bima ini nulis, dengan nama lain ‘ Mas Bima dah lama ga muncul, pertanyaan2 beliau banyak yg ga dijawab …’ Mas Bima mungkin berpikir orang2 di blog kejawen ini begitu dungunya, mereka tidak akan tahu bahwa tulisan itu adalah dari Mas Bima sendiri .

    Saya tidak habis berpikir kenapa Mas Bima …. betah di blog kejawen ini ….Apakah di luar sana tak ada blog Islam yang bisa membuat Mas Bima betah ? Jawabnya mungkin saya harus tanya rumput yang bergoyang …. Tapi, bahwa Mas Bima , dengan cem macem nama itu, betah disini, ini merupakan bukti bahwa blog ini memang …ruarrr biasa ! Acungan jempol untuk Mas Sabda dan komentator2 yang ikut membuat blog ini
    …. dahsyat …….

    Pernah Mas Sabda …menanggapi Mas Bima, ada semacam perdebatan …. Tapi, saya pikir itu …. buang2 waktu Mas Sabda saja …. Mas Bima/TS/Temannya Bima/Domba Botak/Domba Game Bel/War Ning/Operator Ngumpet dan sekarang DITURUNKANNYA AZAB biarkan jadi …. dirinya sendiri. Selama blog kejawen ini masih BAGUS, selama itu pula Mas Bima bin Diturunkannya Azab akan selalu berusaha mengislamkan siapa saja ….

    Oh, Mas Bayangan dan yang lain2 – yang belum tahu Mas Bima – mungkin perlu sedikit tahu latar belakang oknum utusan tuhan (?) ini.Mungkin kita perlu fokus pada kejawen saja, bukan pada utusan keblinger yg mau … blog ini bubar…. Blog ini membuat Islam – versi Mas Bima/Domba Botak/Biang Ngeles/Diturunkanya Rahmat …ooops Azab – tidak laku.

    Kalau Mas Bima aka TS membaca ini, semoga Allah semua mahluk selalu memberkati dan menyertai anda,dan ingat kata Allah – BUKAN kata saya – …Agamamu untukmu, agamaku untukku ….Tak ada paksaan dalam agama …

    Salam katresnan

  81. Rumahnya daerah kumuh ya mas.. kok diturnkan asap… foging ya.. kesian
    awas digigit nyamuk mati…..

  82. oce….. adimu ni dah ngerasa kok mas….. beberapa sanepan ja yg q tuliskan, kalau memang dia bisa memaknainya, pasti dianya akan berpikir. kalau toh tak jawab. ntar malah bikin uring**ang dan memerah wajahnya seperti yg lalu**. karena lidah ini sudah tidak lagi memiliki tulang, ya jadinya seperti itu. Dah puluhan tahun saya berhadapan langsung dengan yg namanya dedengkotnya si itu mah, puluhan dalil dan hadis dah di keluarkan olehnya…. tapi untungnya ya itu… jadi tau maksud sebenarnya…
    ( PS… pernah tuh langsung dia sama bokap di gampar pakai KITAPNYA , tepat di wajah, saat mengeluarkan FATWANYA, di depan murid**nya. saat menghina keluarga kami gara** tugasnya sebagai makelar TANAH tidak berhasil mengelabui keluarga kami, dan dia tidak bisa menunjukkan di mana letak dan sifat YA HU, juga menjabarkan dengan lantang di depan murid**nya tentang letak dan sifat sahadat 7 yg di dalamnya jg termasuk sahadat sariat ( lesan) sebagai syarat di relakannya dan di setujui keinginannya atas tanah kami).

  83. Tambahan :……..
    kalau memang pingin muka jadi merah, kuping membara, jantung merekah menahan amarah, la monggo aja….. kan dah ada dlm syair lagu perkenalan siapa aku bila pingin kenal… hehehehhehhe

  84. Warning untuk kaum wanita yang sedang menstruasi. bahaya pada saat melakiukan ibadah haji. saat itu adalah waktu yg tepat untuk anda menjadi korban penculikan perkosaan dan pembunuhan. hukumnya adalah wanita yg diperkosa adalah BUNUH WANITANYA. pemerkosanya ngeloyor pergi.
    Berita di tanah air menyatakan Nama X hilang di tanah haji. nama X meninggal di arab. padahal hilang entah kemana

  85. @Mas Amar Makruf, Mas Bayangan, Mas JS,Mas Agus Quraisi,Mas Dalbo, Mas -go on- O’on – Mas/Mbak Kaget, dan Mas2/Mbak2 yang lain yang peduli dan baik hati,

    Dengan hormat dan katresnan,

    Ini saya copy/paste dari ATUR SABDO PAMBAGYO di blog ini. Saya sering lupa untuk eling lan waspada …. Kita kan bangsa Nusantara, bukan (se) bangsa SETAN KOBER ………………………
    Klabang iku wisané ånå ing capité.
    Kålåjêngkíng wisané múng ånå pucúk buntút (êntúp).
    Yèn ulå mung dumunúng ånå untuné ulå kang duwé wiså.
    Nangíng yèn durjånå wisané dumunúng ånå ing sakujúr badan
    (Bisa Lipan terletak dicapitnya, bisa kalajengking hanya terdapat di ujung ekornya, bisa ular hanya terdapat di gigi taringnya saja, tetapi manusia durjana seluruh badannya berbisa)
    ♥♥♥
    Ajiníng dhiri iku dumunúng ånå ing lathi lan budi
    (Harga diri seseorang terletak di dalam ucapan dan budi pekertinya)
    ♥♥♥
    Wóng iku kudu ngudi kabêcikan, jalaran kabêcikan iku sanguníng uríp. Wóng kang ora gêlêm ngudi kabêcikan iku prasasat sétan
    (Setiap orang harus berusaha melaksanakan kebajikan, sebab kebajikan itu sebagai bekal hidup. Orang yang tidak mempedulikan kebajikan adalah sebangsa setan)
    ♥♥♥
    Ngèlmu iku kêlakóné kanthi laku, sênajan akèh ngèlmuné lamún ora ditangkaraké lan ora digunakaké, ngèlmu iku tanpå gunå
    (Ilmu diperoleh dengan usaha yang giat, walapun banyak ilmu jika tidak disebarluaskan dan tidak dimanfaatkan, ilmu tersebut tak kan berguna apa-apa)
    ♥♥♥
    Wóng linuwíh iku kudu biså ngêpèk ati lan ngêpénakaké atiné liyan. Yèn kumpúl karo mitrå kudu biså ngêtrapaké têmbúng kang manís kang pêdhês, sêpêt, bisa gawé sênêngíng ati. Yèn kumpúl pandhitå kudu biså ngómóngaké têmbúng kang bêcík. Yèn ånå sangarêpíng mungsúh kudu biså ngatónaké kuwåså pangaribåwå kaluwihané
    (Orang punya kelebihan harus bisa mengambil hati dan menentramkan hati orang lain, jika berkumpul bersama kawan-kawan harus bisa menyesuaikan ucapan yang manis, yang pedas, yang sepet, bisa membuat gembira hati orang lain. Bilamana berkumpul dengan pendhita harus bisa berucap secara sopan dan baik. Bilamana berada di depan musuh harus bisa memperlihatkan wibawa dan kelebihannya)
    ♥♥♥
    Åjå sênêng yèn dèn alêm, åjå sêngit yèn dèn cacad
    (Jangan senang jika dipuji, jangan sakit hati jika dicela) ………………………………………

    Salam katresnan copy/paste

  86. Sudah pinter ya mas.. ckckck calon nabi.. kok maen blog??? ceramah di tv donk… jgn bisanya cuma ngumpet ga kliatan muka. SETAN donk eh SYAITON kamu mas. kamu ngefans yg mana Sutet jefry Santet alhammmdullliillliilliillalalalalalalaliilliiii… yg mana? ckckck ooow… Abubekasbakas pantat Wasir ya… kacian banget… pantat diikutin

  87. wahh… kang dalbo…jangan sampai kemarahan akang membuat gunung berguncang.. lautan tsunami.. bumi gempa .. eling eling.. khusnul khotimah, khusnul khotimah !

  88. @Joko Sembung
    Apa kabarnya,bagaimana depok banjir nggak ??

    @Dewi
    Salam kenal kenal

    @BAYANGAN
    Apakah yang akang ketahui tentang “Bintang Sembilan”,saat itu peristiwanya seseorang sdg nglakoni kungkum,pada 2/3 malam datanglah simbilan cahaya putih keperakan dan ketika dekat ternyata berbentuk cahaya bintang dan merasuk ke tubuh dari ujung kaki hingga kepala,saat itu pula diberikan nama dan kuncinya.Saya mencoba bertanya ke para wikan daerah tengah dan barat tapi tapi tdk ada yg tahu,ketika saya jalan2 di pedalaman jabar ada seseorang yg tahu,dia bilang benar itu sdh masuk hanya perlu perawatan saja.Informasi langit yg pernah sy terima itu untuk kejayaan masa lalu,tapi masa depan butuh lebih dari itu,karena tantangan dan kondisi yang berbeda,kelak akan ada seseorang yg terpilih yang akan menerima tambahan bintang lagi.

    kalau cahaya yg diterima Karebet ketika di tepi Bengawan Solo yg dilihat Ki Banyubiru,bentuk dan warnany apa kang ?apa pula sebabnya ,tdk bertahan lama?Konon kabarnya nanti akan kembali ke karebet saat dia wajib militer lagi,akankah ini masanya ?kalau itu benar berarti yogya dan solo akan kehilangan pamor dan akan kembali ke Hadiwijoyo=pemimpin yang membawa kejayaan

    sugeng injing

  89. Apakah yang akang ketahui tentang “Bintang Sembilan”

    —————————————————————————————
    bintang 9 itu nama lain, yg lebih ngeh adalah 9 lobang manusia, oleh sebab itulah kapan hari q menyinggung sahadat jasad jangkep ( sembayang badan / rogo = penyucian raga )

    kelak akan ada seseorang yg terpilih yang akan menerima tambahan bintang lagi.
    ————————————————————————————-
    semuanya punya yg ini, tapi sinarnya belum mampu menembus keluar dr badan. yg kepilihh itu yg bisa memancarkan cahaya hingga tembus badan sumebar madangi awang**

    kalau cahaya yg diterima Karebet ketika di tepi Bengawan Solo yg dilihat Ki Banyubiru,bentuk dan warnany apa kang ?apa pula sebabnya ,tdk bertahan lama?
    ——————————————————————————————–
    pernah nyalakan lilin ? lihat warna yg paling dekat dengan sumbu lilin. tdk tahan lama, biasalah…… namanya juga manusia punya keinginan…..

    Konon kabarnya nanti akan kembali ke karebet saat dia wajib militer lagi,akankah ini masanya ?kalau itu benar berarti yogya dan solo akan kehilangan pamor dan akan kembali ke Hadiwijoyo=pemimpin yang membawa kejayaan
    ———————————————————————————————
    waktu yg akan menjawabnya, yg punya dah nyengir di tahan…………

    @DEWI
    Ah, mas bayangan ini bisa aja deh, masak ngrasani/ mengguncingkan keraton aja udah terasa ‘semriwing-semriwing’…
    ———————————————————————————–
    Jeng DEWI ini….. masak q di ajak joget terus……. kan encok bisa kumat …….
    bukan itu jeng maksudnya ( asal usul semua itu terjadi itu lo yg bikin bbbrrrrrr……… semriwing……… ) kalau keraton dan pemangkunya mau di bahas sampai jontor bibir ni, ndak masalah. Tapi pas mau mbahas, da yg kipas** sambil senyum di depan q. iya kalau langsung mesra, la kalau langsung benci kan berabe….. piss…

  90. Bayangan,sebenarnya di koordinat berapa ?Wah,pancen blog iki isine werno-werno,enek sing seneng,sebel,seneng,senep!
    Wah,soal bintang songo ,kulo mbonten sarujuk,kula benten pamanggih.Manawi ingkang kakang kajengaken meniko ketelah lubang songo,lajeng sinten mawon ingkang saget meper babahaan howo songo menika kalebet tiyang ingkap sampun meneping galih,sumeleh.Sak lajengipun,saget ning,nung.Sanajanto inggih memper anamung benten.Meniko pamanggih kulo lho kang.Nyuwun pangapunten menawi benten.Awit duk kolo semanten cahyanipun byar petak .
    Bade nyuwun prikso,sejatosipun panjenengan meniko saking pundi,to?

  91. @Bayangan
    Tadi saya kena moderasi,lagi !
    saya semakin yakin kalau saya ini dimonitor terus,saya jadi agak grogi ,dalam menulis,Atau memang diblog ini berbagai macem pihak telah menyari ditempat ini,ya !
    Tapi ,saya merasakan kang “BAYANGAN “,saya mengenalnya,mungkin waktu wajib turun bumi(WTB).Apa waktu di kurusetra atau di padang pasir,atau di hutan tarik ?

  92. Wah,soal bintang songo ,kulo mbonten sarujuk,kula benten pamanggih
    ————————————————————————————————–

    yang saya maksud bintang 9 adalah…..
    ( mulut itu awalannya, dia punya jalur menuju ke tempat……… di sana ada bintang (tempat sucinya badan)
    ( begitu juga yg lain** mata, hidung, kuping, lobang air, lobang kotoran. Masing** punya bintang. pas bersinar pertama kali kayak di tusuk jarum ( cessss….. )

    atau mungkin saja saya yg belum di kaweruhi ma 9 bintang yg kakang tisning maksud. mudah**an nanti da yg mampir bawa buku trus di uji cobakan

    Tapi ,saya merasakan kang “BAYANGAN “,saya mengenalnya,mungkin waktu wajib turun bumi(WTB).Apa waktu di kurusetra atau di padang pasir,atau di hutan tarik ?
    —————————————————————————————
    Banyak sekali siluet yg masuk, yg paling jelas terlihat posisinya mesti saat sedang berdiri sendiri. Kalau toh saat rombongan, biasanya itu pas salah tempat, trus di tarik paksa naik andong, kadang juga cikar ( kereta di tarik sapi ) lalu di bawa ke suatu tempat dan di lepas sendiri lagi.
    Gambaran situasinya selalu dalam keadaan santai ( tidak ada perang / goro** apapun ).

    Entahlah kakang……. mungkin suatu saat nanti ada jawaban tentang ini. karena biasanya da yg mampir ( kadang da yg datang langsung nusuk** seluruh badan, entah pa yg di cari. Kadang da yg datang trus cuma lihat wajah, kadang da yg datang senyum** aja, malah da yg hrs q uber** karena tingkahnya aneh, dan lain sebagainya)
    coba nanti tak urute lagi…. siapa tau q waktu itu dah pikun, atau amnesia karena suatu hal.

  1. Ping-balik: Mengenal Hukum Karma | Dongeng Budaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 914 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: